Pages

Showing posts with label 2018 at 05:09PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 05:09PM. Show all posts

Thursday, December 27, 2018

Mengisi Liburan dengan Membaca Raksasa Pemakan Apel

Buku didesain dengan ilustrasi yang diharapkan menawan mata anak.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Hari demi hari berganti seperti kebiasaan pun bisa berubah. Seperti kebiasaan membacakan cerita kepada anak dengan menggunakan buku cerita yang mulai ditinggalkan. Kecanggihan teknologi membuat anak juga lebih senang melihat cerita lewat gawai.

Tapi kebiasaan mendongeng menggunakan buku cerita masih memiliki peminat tersendiri. Masih ada pula penulis-penulis yang membuat buku dongeng untuk anak.

Salah satunya buku dongeng kolaborasi dari Buku Berjalan dengan Pickpockie Books yang berbasis di Yogyakarta. Kolaborasi tersebut meluncurkan satu buku yang berjudul "Raka si Raksasa dan Pohon Apel Tua".

"Ini buku kolaborasi yang dibuat untuk anak, karena anak jarang membaca buku. Dan buku berkualitas di pasaran sekarang juga sudah jarang apalagi buatan Indonesia," ungkap Marcelina, humas Pickpockie Books, di kawasan Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Buku dongeng ini didesain lebih menarik dengan ilustrasi lebih hidup. Sehingga anak-anak yang membacanya diharapkan lebih tertarik. Raka Si Raksasa dan Pohon Apel Tua bercerita tentang raksasa yang senang makan apel. Cerita lalu bergulir tentang apa yang harus dilakukan ketika semua apel habis untuk dimakan Raka.

Buku Raka Si Raksasa dan Pohon Apel Tua didesain agar pembacanya agar bisa saling berimajinasi. Bisa mengeksplorasi pengalaman dan perasaan. Picture book di sini bisa menceritakan hal-hal yang tidak bisa diceritakan di gawait. Buku juga mengajarkan untuk bisa membuat pandangan berubah termasuk memotivasi anak-anak untuk terus percaya diri.

Menariknya, Raka Si Raksasa dan Pohon Apel Tua adalah kumpulan cerita dari para relawan. Baru pada tahun ini kisah-kisah tersebut dibukukan.

Harga buku dongeng ini berkisar Rp 80 ribu. Jika ingin mengoleksi dengan merchandise harganya menjadi Rp 150 ribu. Buku bisa dibeli secara daring di media sosial Buku Berjalan dan Pickpockie Books.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2LBiaWl
December 27, 2018 at 05:09PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2LBiaWl
via IFTTT

Monday, December 24, 2018

In Picture: PT Pusri Berusia 59 Tahun Beri Penghargaan pada Karyawan

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG – PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) adalah pabrik pupuk tertua di Indonesia. Pada 2018,  BUMN pupuk yang berpusat di Palembang sudah berusia 59 tahun.

Pada peringatan HUT ke-59, Senin (24/12) PT Pusri melaksanakan berbagai kegiatan.
Setelah pelaksanaan upacara bendera peringatan HUT ke-59, Direktur Utama PT Pusri Mulyono Prawiro memberikan penghargaan Dwi Windu dan Catur Windu kepada karyawan yang telah mengabdi di PT Pusri. Juga diserahkan bantuan beasiswa pendidikan kepada anak dari karyawan dan pensiunan PT Pusri.

Pada hari yang sama juga dilakukan peresmian pilot plant pupuk hayati bioripah dan pupuk mikro nutremag. Produk ini merupakan hasil riset Pusri yang berguna untuk meningkatkan kesuburan tanah, karena bahan baku yang digunakan dapat diperbaharui dan merupakan produk ramah lingkungan. 

Menyongsong revolusi industri 4.0. PT Pusri juga meluncurkan e-PAS (Pusri Agribusiness Solution) sebagai solusi bagi permasalahan pertanian dan agroindustri. e-PAS merupakan platform bisnis baru Pusri dalam era order pembelian produk dapat dilakukan secara online sehingga menjamin layanan dapat diberikan lebih transparan, lebih cepat dan efisien. 

Pada perayaan HUT 59 Pusri juga diisi dengan kegiatan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) antar-direktorat,  jalan sehat bersama masyarakat lingkungan bakti sosial donor darah, khitanan massal, doa bersama 1.000 anak yatim, pengantongan akhir 2018 dan pengantongan perdana 2019. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2QNgjDv
December 24, 2018 at 05:09PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2QNgjDv
via IFTTT

Monday, December 17, 2018

Proses Urus Visa Saudi Lebih Rumit dari Negara Lain

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Seorang calon mahasiswa Universitas King Fahd, menyatakan proses pengurusan visa ke Saudi lebih rumit daripada ke Eropa. Ahmad Said, calon mahasiswa jurusan  Perminyakan dan Mineral ini mengatakan untuk mengurus visa ke Saudi pun kini harus melalui proses rekam biometrik.

“(Pengurusan visa ke Saudi) susah di antara negara lain, ke Eropa aja enggak seperti ini (persyaratannya, Red),” kata Said saat ditemui di VFS Tasheel, Epiwalk, Rasuna Epicentrum, Jakarta, Senin (17/12).

Dia mengeluhkan proses pengurusan untuk perekaman data biometrik agar mendapat visa pelajar. Sebab, dia harus menerjemahkan ijazah dan transkrip nilai dalam bahasa Arab.

Kemudian, harus ada legalisir dari tiga kementerian, yakni Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), serta Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham). Data itu untuk proses verifikasi sebelum mendaftar di laman VFS Tasheel.

Kemudian, Said harus melakukan tes kesehatan di klinik yang direkomendasikan Saudi. Sehingga, dia tidak bisa asal mendatangi rumah sakit. Semua berkas itu dikirim ke Kedubes Saudi di Indonesia.

Said memilih jasa agen untuk mempermudah pengurusan mendaftar rekam data biometrik. Sebab, alumni UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta itu tinggal di DI Yogyakarta.

Said melakukan perekaman sidik jari dan retina tidak lebih dari lima menit. Kemudian, dia menunggu tiga hingga tujuh hari untuk mendapat visa tersebut.

Said menyayangkan, kantor perekaman data biometrik belum ada di seluruh Indonesia. Sehingga, dia harus bertolak ke Jakarta untuk mengurus perekaman. Dia tiba di Jakarta pada Senin (17/12) pagi dan kembali pada Senin malam.

Berita Terkait

Said mengatakan, pengurusan visa ke Eropa tidak serumit ke Saudi. Dia cukup memberikan semua berkas, seperti, ijazah, transkrip nilai, surat pernyataan diterima di perguruan tinggi tujuan, paspor, dan uang pada agen. Kemudian, dia akan menunggu satu hingga dua pekan visa pelajar untuknya keluar. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2QW0byW
December 17, 2018 at 05:09PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2QW0byW
via IFTTT

Saturday, December 15, 2018

Chelsea akan Terapkan Taktik Berbeda Vs Brighton

Pertandingan melawan Vidi tidaklah sepenting lawan Brighton Albion.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Chelsea akan mengubah permainan setelah ditahan imbang 2-2 oleh MOL Vidi di Liga Europa. Maurizio Sarri menilai, saat itu timnya membuat banyak kesalahan, khususnya dari sisi taktik dan penguasaan bola.

Namun, pertandingan melawan Vidi tidaklah sepenting lawan Brighton Albion. Sebab Chelsea sudah dipastikan lolos ke fase gugur Liga Europa. Namun kali ini, jika kalah oleh Brighton yang cukup impresif di kandang sendiri, akan langsung berpengaruh terhadap posisi the Blues di klasemen sementara Liga Primer Inggris.

Oleh karena itu, Sarri tidak akan menggunakan pendekatan strategi yang sama seperti lawan Vidi. ''Saya tidak tahu jika di Brighton kami akan bermain dengan cara yang sama atau tidak, mungkin tidak,'' ujar Sarri dikutip dari Theargus, Sabtu (16/12).

Namun, Chelsea juga tengah pincang karena salah satu dari dua striker yang dimilikinya tengah cedera, yaitu Alvaro Morata. Morata harus ditarik keluar lapangan saat baru main setengah jam lawan Vidi. Sehingga, satu-satunya striker yang siap untuk diturunkan adalah Olivier Giroud. Giroud dan Morata selama ini selalu bergantian mengisi posisi di lapangan.

Namun, Sarri belum memastikan berapa lama pemain internasional Spanyol itu akan absen. Laporan awal menyebutkan jika Morata tidak mengalami cedera serius. ''Tapi tentu dengan situasi ini kami harus menunggu,'' ujarnya menjelaskan.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2LmEbbq
December 15, 2018 at 05:09PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2LmEbbq
via IFTTT

Kapendam Cendrawasih: Mbua Mulai Normal, Yigi Belum Berubah

Distrik Mbua telah diamankan oleh TNI.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Penerangan Kodam XVII/Cendrawasih, Kolonel Inf Muhammad Aidi, menerangkan, situasi di Distrik Mbua, Nduga, Papua, sudah berangsur normal pascaterjadinya penyerangan oleh kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB). Itu karena Distrik Mbua telah diamankan oleh TNI.

"Saat ini situasi di Distrik Mbua sudah mulai normal, kegiatan sosial dan roda perekonomian sudah berjalan dengan baik," jelas Aidi ketika dikonfirmasi, Sabtu (15/12).

Kondisi tersebut, kata Aidi, belum terlihat di Distrik Yigi, Nduga, Papua. Ia menuturkan, berdasarkan keterangan pengungsi dari Distrik Yigi, Distrik Mbua sudah berangsur pulih karena telah diamankan oleh TNI. Sementara di Distrik Yigi, setiap saat, terutama pada malam hari, masih kerap terdengar suara tembakan dari arah hutan ke perkampungan.

"Mungkin juga sebagian warga ada yang berlindung ke hutan. Dari penuturan warga Yigi yang mengunsi ke Mbua mengisahkan, pelaku pembantaian di Puncak Kabo di Yigi bukan warga Yigi, kemungkinan mereka dari Mapenduma atau daerah lain," jelas Aidi.

Menurut Aidi, pada saat kejadian pembantaian, warga di sama berusaha menghalangi KKSB agar tidak membunuh orang yang tidak berdosa, tapi warga tidak punya kekuatan apa-apa. Bahkan, pasa saat KKSB melaksanakan penyisiran ke rumah-rumah warga untuk mencari para pekerja bangunan, warga asli Yigi berusaha melindungi para pekerja tersebut.

"Mereka minta para pekerja agar lari menyelamatkan diri ke hutan karena KKSB akan menangkap dan membunuh mereka. Sebagian warga asli Yigi membawa lari dan mengantar warga pendatang masuk hutan menuju Mbua, karena mereka yang tahu jalan," jelasnya.

Hingga saat ini, dua orang jenazah karyawan PT Istaka Karya korban pembantaian KKSB di puncak Kabo Yigi belum ditemukan. Selain itu, dua orang yang diperkirakan masih selamat juga belum diketahui seperti apa nasibnya kini.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Cf8ugU
December 15, 2018 at 05:09PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Cf8ugU
via IFTTT

Thursday, December 13, 2018

BSM Nilai Bisnis Organik Saja Tidak Cukup

OJK mendorong perbankan syariah agar salurkan pembiayaan ke sektor riil.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bank Syariah Mandiri (BSM) menilai, pertumbuhan keuangan syariah masih lambat. Hal itu karena pangsa pasarnya baru sekitar 8,58 persen. 

"Kita lihat pertumbuhan ini lambat. Meski masih bergerak," ujar Komisaris Utama BSM Mulya E Siregar dalam Indonesian Islamic Economic Forum dan Masyarakat Ekonomi Islam (IIEF & MES), di Menara Bank Tabungan Negara (BTN), Jakarta, Kamis, (13/12).

Selama ini, kata dia, lembaga keuangan keuangan syariah seperti bank hanya mengembangkan bisnis organik. Maka menurutnya, perlu ada terobosan lain untuk mempercepat pertumbuhan tersebut.

"Kayaknya perlu sesuatu yang out of the box, karena target nggak bakal tembus kalau hanya lakukan bisnis organik saja. Terobosan itu misalnya BTN dikonversi jadi bank syariah, bisa tembus 10 persen itu (pangsa pasar keuangan syariah)," tuturnya. 

Kepala Departemen Perbankan Syariah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Ahmad Soekro menambahkan, dalam perekonomian syariah bukan hanya ada industri keuangan syariah melainkan juga sektor riil seperti industri halal. Dengan begitu perlu turut dikembangkan. 

"Jadi kita dorong perbankan syariah agar salurkan pembiayaan ke sektor riil yang orientasinya pada pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Dengan begitu, bank syariah akan dapatkan nasabah yang betul-betul Bagus secara syariah," katanya pada kesempatan serupa. 

Ia menambahkan, pangsa pasar perbankan syariah sendiri kita sekitar 5,9 persen. Kurang sedikit lagi untuk mencapai target tahun ini di enam persen. 

Diharapkan lewat penyaluran pembiayaan ke sektor riil dapat meningkatkan pangsa pasar tersebut. "Proyeksi tahun depan, pertumbuhan bank syariah tidak berbeda jauh dengan tahun ini namun akan naik sedikit karena kita dorong ke pembiayaan sektor riil tadi," jelas Soekro.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2ErmRkT
December 13, 2018 at 05:09PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2ErmRkT
via IFTTT

Tuesday, December 11, 2018

Kubu Prabowo Minta KPU Buka Akses Parpol untuk Cek DPT

Riza mengakui KPU belum mengizinkan untuk membuka akses parpol untuk cek DPT.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria meminta penyelenggara Pemilu Serentak 2019 agar melibatkan partai politik pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dalam proses penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT). Mereka ingin Komisi Pemilihan Umum (KPU) membuka akses data sehingga seluruh parpol bisa mengecek kebenaran DPT.

"Kami meminta diberi kesempatan mencermati bersama-sama KPU terkait DPT ini. Sehingga kita semua partai atau tim kampanye masing-masing calon diberi akses mengecek kebenaran dan kepastian daripada DPT," kata dia kepada Republika.co.id, Selasa (11/12).

Namun, Riza mengakui KPU belum mengizinkannya. Menurutnya, KPU akan mengeluarkan keputusan terkait permintaan mereka dalam beberapa hari ini.

Ia memahami, data tersebut tentu tidak boleh dibawa keluar sehingga timnya pun bersedia mengakses data hanya saat di kantor KPU. "Supaya partai-partai itu bisa mengakses data untuk mengecek, memastikan konstituennya, anggotanya, pendukungnya, masyarakat dan seluruh Warga Negara Indonesia, itu terdaftar (dalam DPT). Jangan sampai nanti enggak terdaftar," kata anggota DPR yang duduk di komisi II ini.

Riza menyadari, perwakilan dari parpol mendapat kesempatan untuk menghadiri rapat pleno terkait DPT di daerah-daerah. Namun, itu saja belum cukup karena dalam kondisi tersebut parpol hanya menerima hasil rekapitulasi dari petugas KPU.

"Ya belum (cukup). Kan di rapat pleno itu hanya menyepakati doang rekapnya. Kita kan bukan butuh rekapnya, tapi isinya. Kalau rekapnya kan kita enggak tahu isinya, kita mau lihat isinya. Untuk bisa melihat isinya itu diberi akses bersama KPU, ya sama-sama," tutur dia.

Jika KPU memenuhi permintaan kubu Prabowo-Sandi, lanjut Riza, ahli-ahli teknologi informasi akan dihadirkan untuk memeriksa kebenaran DPT. Ahli tersebut kalau perlu tidak diperkenankan membawa alat komunikasi seperti ponsel bila ada kekhawatiran data tersebut bocor.

"Kami bisa buka dengan software. Ada teknologinya untuk mengecek itu. Asal diberi kesempatan mengakses. Yang penting data itu tidak dibawa keluar. Kalau perlu enggak usah bawa handphone juga enggak apa-apa, hanya petugas-petugas kami saja," ucapnya.

Sejumlah elite parpol pendukung Prabowo-Sandi mendatangi KPU dan Bawaslu RI pada Senin (10/12) kemarin. Di antaranya, Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan, Sekjen Partai Berkarya Priyo Budi Santoso dan Ketua DPP Gerindra Ahmad Riza Patria.

Dalam pertemuan itu, mereka menyoroti persoalan DPT menjelang hari penetapannya pada 16 Desember nanti. Hinca mengungkapkan keheranannya soal 31 juta data pemilih yang belum masuk ke dalam DPT. Persoalan ini bagi mereka serius dan harus segera diselesaikan agar Pemilu 2019 bisa berjalan tanpa kecurangan.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2RNBlhO
December 11, 2018 at 05:09PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2RNBlhO
via IFTTT

Wednesday, November 28, 2018

Perang Dagang Memanas, Darmin Prediksi Investor Tinggalkan C

Jika pertemuan di Argentina gagal, industri diprediksi akan meninggalkan Cina.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyebut, perang dagang antara AS dan Cina bisa memberikan dampak positif bagi Indonesia. Menurutnya, sejumlah investor di Cina mulai memikirkan skenario relokasi pabrik terutama ke negara-negara berkembang di sekitarnya. 

"Dampak tidak langsungnya akibat perang dagang itu investor di Cina sudah mulai berpikir, kalau di Cina terus susah. Dia mulai mau relokasi," kata Darmin dalam sambutannya di acara Seminar dan Proyeksi Perekonomian Indonesia 2019 yang digelar Indef di Jakarta, Rabu (28/11). 

Darmin mengatakan, pelaku usaha di dunia sejatinya masih menanti moderasi dari perang dagang. Hal itu akan terjawab dalam pertemuan pemimpin negara G20 di Buenos Aires, Argentina yang akan dihadiri Presiden AS Donald Trump dan Presiden Cina Xi Jinping. 

"Kalau di Argentina gagal, maka orang akan mulai bergerak (meninggalkan Cina)," kata Darmin. 

Kendati demikian, dampak positif itu belum tentu bisa langsung dinikmati Indonesia. Ini karena Indonesia masih harus bersaing dengan Vietnam, Thailand, dan juga Malaysia untuk menjadi tempat relokasi. 

Saat ini, kata Darmin, pemerintah fokus memperbaiki iklim investasi guna menarik investor tersebut. Salah satu upayanya adalah dengan menerbitkan Paket Kebijakan ke-16 yang telah diumumkan dua pekan lalu.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FXP58v
November 28, 2018 at 05:09PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FXP58v
via IFTTT

Friday, November 23, 2018

Mantan Kapten Real Madrid Ini Hibur Lopetegui

Ia merasa tak adil bila menghakimi Lopetegui sebagai penyebab keterpurukan Madrid.

REPUBLIKA.CO.ID, MADRID -- Mantan kapten Real Madrid Fernando Hierro memberikan komentar pembelaan terhadap Julen Lopetegui yang mengalami pemecatan dari kursi pelatih Real Madrid bulan lalu. Menurut Hierro, Lopetegui merupakan pelatih berkelas. Hanya saja Lopetegui membutuhkan lebih banyak waktu untuk menemukan formula terbaik buat Los Blancos pasca-kepergian Zinedine Zidane.

"Lopetegui pelatih hebat. Dia hanya butuh waktu," kata Hierro dikutip dari Dario AS, Jumat (23/11).

Hierro merupakan sosok yang menggantikan Lopetegui sebagai pelatih timnas Spanyol saat Piala Dunia 2018 di Rusia. Lopetegui menerima pinangan El Real kurang dari 10 hari menjelang kick-off Piala Dunia di Moskow.

Padahal Lopetegui sudah menyiapkan skuat La Furia Roja selama dua tahun. Ia terkesan gegabah menerima tawaran melatih Madrid yang ditinggal pergi Zinedine Zidane. Sehingga, Otoritas Sepak Bola Spanyol memecat Lopetegui dan mengangkat Hierro sebagai pelatih interim. Hierro hanya membawa La Roja sampai di 16 besar Piala Dunia Rusia.

Hierro merasa tidak adil bila menghakimi Lopetegui sebagai penyebab keterpurukan Madrid. Ia melihat tidak mudah membangkitkan tim juara yang baru saja ditinggalkan ikon klub, Cristiano Ronaldo, dan pelatih karismatik seperti Zidane. "Posisi Julen kemarin sangat sulit. Saya yakin ia akan segera kembali melatih karena ia punya kualitas," ujar dia menjelaskan.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2r14jPB
November 23, 2018 at 05:09PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2r14jPB
via IFTTT

Wednesday, November 21, 2018

Drajad Jelaskan Soal Amien Rais Minta Muhammadiyah Bersikap

Drajad jelaskan soal khittah, Muhammadiyah memang harus netral soal parpol.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anggota Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Drajad Wibowo menjelaskan pernyataan Amien Rais soal 'menjewer' Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir jika tidak menentukan sikap dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Ia menerangkan pernyataan tersebut harus dilihat secara utuh.

"Itu bagian dari tausiyah kebangsaan Pak Amien dalam Tabligh Akbar dan Resepsi Milad ke-106 Muhammadiyah di Islamic Centre, Surabaya, 20 November 2018, yang diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya. Saya sendiri hadir mendampingi Pak Amien selama di Surabaya," kata dia kepada Republika.co.id, Rabu (21/11).

Drajad menjelaskan, Amien mendapat kesempatan berbicara setelah sambutan dari Ketua PD Muhammadiyah Kota Surabaya Mahsun Jayadi. Saat itu, Amien menyampaikan, ketentuan di dalam Islam itu dimaksudkan untuk menjaga dan melindungi agar semua manusia hidup dalam kedamaian, keamanan, dan ketenteraman umum.

"Beliau memberi contoh mengenai perintah berbuat adil dalam Al-Qur'an. Dan ternyata kata adil ini, yang berasal dari bahasa Arab, dipakai dalam dua sila Pancasila, yaitu, kemanusiaan yang adil dan beradab, serta Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," papar Drajad.

Dalam konteks inilah, lanjut Drajad, terdapat lima perkara penting yang harus dijaga dan dilindungi oleh kaum Muslimin, di mana tidak seorangpun boleh merusaknya. Yaitu, menjaga agama, jiwa, akal, keturunan dan harta. Kelima perkara ini dikenal sebagai adh-dharuriyyatul khams.

"Contohnya, membunuh itu menghilangkan jiwa. Umat Islam wajib mencegah pembunuhan dan wajib menghukum pembunuh sesuai aturan," kata dia.

Politik, kata Drajad, berperan sangat penting dalam menjaga dharuriyyatul khams itu. Karena itu, Amien menyampaikan bahwa warga Muhammadiyah tidak boleh lepas tangan dari politik.

Jadi, ia mengatakan, Amien akan mengingatkan jika Haedar memilih tidak bersikap dalam Pilpres. "Jika perlu, Pak Amien akan menjewer Mas Haedar," tuturnya.

Drajad memaparkan, Amien juga tidak secara eksplisit mengarahkan peserta agar memilih pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. "Tapi peserta tentu sudah maklum. Respons mereka amat sangat meriah. Terlihat sekali kalau Pak Amien menjadi panutan dari ribuan warga Muhammadiyah yang hadir kemarin," katanya.

Haedar, ucap Drajad, adalah junior Amien di Muhammadiyah. Keduanya sudah saling mengenal dengan sangat akrab.

Menurutnya, istilah 'menjewer' itu sebagai cermin keakraban, seperti saat Amien bercerita tentang pertemuannya dengan Syafii Ma'arif. Ada nuansa keakraban yang kental antar-para mantan Ketum dan Ketum Muhammadiyah.

"Soal khittah, Muhammadiyah memang harus netral soal parpol. Pak Amien juga menyebut netral dalam pileg (pemilihan legislatif)," ujar dia.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2PHHQ8Y
November 21, 2018 at 05:09PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2PHHQ8Y
via IFTTT