Pages

Showing posts with label 2018 at 08:06PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 08:06PM. Show all posts

Friday, December 28, 2018

Pellegrini Sampaikan Pesan Penting untuk Felipe Anderson

Ia mengakui Felipe telah menjelma menjadi pemain penting bagi West Ham.

REPUBLIKA.CO.ID, SOUTHAMPTON -- Pelatih West Ham United Manuel Pellegrini memberikan pesan penting pada Felipe Anderson untuk mengembangkan diri menghadapi kerasnya persaingan Liga Primer Inggris. Kendati, sang pemain sayap mencetak dua gol penentu kemenangan 2-1 timnya di markas Southampton pada Jumat (28/12) pagi WIB.

Pellegrini mengakui Felipe telah menjelma menjadi pemain penting bagi West Ham di setiap pertandingan yang dijalani the Hammers. "Ia pembeda. Ia pemain yang melakukan hal-hal penting di setiap pertandingan," kata Pellegrini dalam komentar purnalaga yang dilansir laman resmi West Ham.

Namun, mantan pelatih Manchester City itu meyakini bahwa Felipe Anderson masih bisa terus berkembang untuk membuktikan kemampuannya di Liga Primer Inggris. "Saya masih berpikir ia bisa terus berkembang. Ia masih kerap kehilangan bola, mungkin ia perlu memahami lebih bahwa Liga Inggris tidak semudah itu," katanya. "Namun, sekali lagi, ia menjadi pembeda dengan penampilannya yang penting."

Felipe Anderson merupakan pembelian West Ham pada musim panas lalu yang memecahkan rekor transfer klub dengan mahar sebesar 35 juta poundsterling. Hingga saat ini, pemain asal Brasil yang didatangkan dari Lazio itu memperlihatkan pantas dibanderol sebagai pemain termahal West Ham dengan catatan sebagai top skorer tim di Liga Primer lewat koleksi delapan gol.

Dua gol Felipe Anderson juga sukses mengangkat posisi West Ham di klasemen sementara Liga Primer ke peringkat kesembilan dengan total poin 27 poin. Padahal, the Hammers sempat terseok-seok dan nirpoin dalam empat laga pertama.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2ETCAcr
December 28, 2018 at 08:06PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2ETCAcr
via IFTTT

Tuesday, December 11, 2018

Dituduh Bahayakan Israel, Awad Gugur oleh Militer Israel

Awad sempat terkapar beberapa saat hingga akhirnya dibawa ke rumah sakit.

REPUBLIKA.CO.ID, RAMALLAH –  Seorang pria Palestina bernama Omar Hassan Awad (27 tahun) ditembak hingga tewas oleh pasukan keamanan Israel di sebuah desa di Tepi Barat, Senin (10/12). Peristiwa itu terjadi setelah Awad diduga melakukan serangan menggunakan mobil di dekat pos pemeriksaan. 

Menurut Kementerian Kesehatan Otoritas Palestina, Awad tewas setelah terluka parah akibat ditembak beberapa kali di bagian belakang tubuhnya. Dia ditembak saat masih mengendarai mobilnya. 

Kantor berita Palestina WAFA melaporkan, Awad sempat dibiarkan terkapar terlebih dulu sebelum ambulans Bulan Sabit Palestina diizinkan menjemputnya di lokasi kejadian. Ia dinyatakan meninggal saat tiba di rumah sakit. 

Tentara Israel mengklaim Awad ditembak setelah menolak berhenti di pos pemeriksaan. Tindakan Awad, menurut tentara Israel, membahayakan keamanan dan keselamatan para personel yang berjaga. 

Insiden penembakan terhadap Awad terjadi sehari setelah pasukan Israel menyerbu kota Ramallah. Mereka memburu orang-orang bersenjata yang menyerang tujuh pemukim Yahudi Israel di dekat permukiman ilegal Ofra. 

Sejumlah kelompok hak asasi manusia lokal dan internasional telah menyuarakan keprihatinan dan kecaman terhadap pasukan Israel. Mereka menilai, pasukan Israel telah menerapkan kebijakan "tembak untuk membunuh" ketika menghadapi warga Palestina.   

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Px8xYX
December 11, 2018 at 08:06PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Px8xYX
via IFTTT

Friday, December 7, 2018

Wanita Syarikat Islam Usul Cuti Hamil Sembilan Bulan

Generasi emas yang cerdas pembentukannya dimulai dari usia balita.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum Pimpinan Pusat Wanita Syarikat Islam Valina Singka Subekti mengusulkan cuti hamil ditingkatkan menjadi sembilan bulan. "Dalam kaitan ini kami mengusulkan perlunya cuti hamil melahirkan ditingkatkan dari tiga bulan menjadi enam bulan dan sembilan bulan secara bertahap disesuikan dengan kemampuan ekonomi negara," ujar Valina saat sambutan dalam peringatan hari lahir Wanita Syarikat Islam (WSI) ke-100 tahun di Gedung Nusantara V MPR RI, Jakarta Pusat, Jumat (7/12).

WSI juga mendorong lahirnya kebijakan yang mengharuskan perkantoran menyediakan tempat penitipan anak balita (day care) sehingga ibu bekerja tetap bisa mengasuh dan memberikan ASI sambil ibu bekerja. Menurut dia, hal ini penting untuk melahirkan generasi yang cerdas.

"Generasi emas yang cerdas pembentukannya dimulai dari usia balita dan itu sebabnya negara-negara welfare state seperti di Skandinavia memberikan cuti hamil melahirkan dua tahun," ucapnya.

Di samping itu, menurut dia, saat ini bangsa Indonesia juga sedang menghadapi derasnya gempuran nilai-nilai baru akibat globalisasi dan kemajuan teknologi informasi. Menurut dia, kondisi ini telah merusak tatanan religiusitas masyarakat Indonesia.

Dia mengatakan, pornografi, miras, dan narkoba juga telah memberikan kontribusi besar terhadap meningkatnya kekerasan terhadap perempuan dan juga perilaku LGBT. "Oleh karena itu, kami mendorong pemerintah membuat kebijakan antipornografi, antimiras dan antinarkoba. Pelakunya harus diberikan sanksi tegas dengan hukuman seberat mungkin," kata dia.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2RF7yYx
December 07, 2018 at 08:06PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2RF7yYx
via IFTTT

Tuesday, November 27, 2018

Survei LSI: Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf Masih Unggul

Jokowi-Ma'ruf Amin masih unggul dengan selisih 20 persen dari Prabowo-Sandi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA merilis hasil survei terbaru terkait kondisi ekonomi dan pengaruhnya terhadap pemilihan presiden (pilpres) 2019 mendatang. Berdasarkan hasil survei, pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin masih unggul atas Prabowo-Sandiaga.

Peneliti LSI Denny JA Ardian Sopa mengatakan, pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin masih unggul dengan selisih di atas 20 persen dibanding pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga. "Saat ini dukungan terhadap Jokowi-Ma'ruf sebesar 53,2 persen, sementara dukungan terhadap Prabowo-Sandiaga sebesar 31,2 persen," kata Ardian di Kantor  LSI, Jakarta, Selasa (27/11).

Sementara itu sebanyak 15,6 persen belum menentukan pilihan. Ardian menjelaskan salah pekerjaan rumah bagi Prabowo untuk mendongkrak elektabilitasnya tersebut adalah dengan memperlihatkan bahwa ketua umum Partai Gerindra tersebut punya tawaran lebih baik daripada yang ditawarkan Jokowi.

"Sehingga itu bisa menandingi apa yang ditawarkan Pak Jokowi, elektabilitas juga bisa melampaui Pak Jokowi," ujarnya.

Ardian mencontohkan salah satu bentuk konkretnya yaitu dengan membuat turunan dari visi misi menciptakan Indonesia adil dan makmur. Menurutnya perlu ada pembeda dari program-program yang telah dilakukan Jokowi.

"Kalau misalkan enggak ada perbedaan saya yakin masyarakat tidak akan terpengaruh. Tetapi kalau adil dan makmur dan menurunkan dengan turunannya dan berbeda dengan petahana itu bisa jadi pilihan alternatif dari petahana sekarang," ucapnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2BBLybx
November 27, 2018 at 08:06PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2BBLybx
via IFTTT

Wednesday, November 21, 2018

Kini Pengguna Bisa Tahu Berapa Lama Menghabiskan Waktu di FB

Data ditampilkan dalam bentuk grafik.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Facebook telah meluncurkan fitur yang akan membuat orang tahu durasi berapa lama mereka menghabiskan waktu di media sosial tersebut. Fitur tersebut diberi nama "Your Time On Facebook".

Fitur baru ini memungkinkan pengguna untuk melihat dengan tepat berapa lama mereka menghabiskan waktu menjelajahi media sosial tersebut. Perilisan ini diharapkan akan mempermudah pengguna untuk berhenti ketika telah menghabiskan waktu yang panjang.

Dalam fitur tersebut, nantinya akan bisa menampilkan semua data dalam grafik. Pengguna bisa melihat waktu yang mereka habiskan di Facebook sepanjang pekan, serta rata-rata dari berapa lama mereka telah menghabiskan waktu di aplikasi, dikutip dari Independent, Rabu (21/11).

Manfaat fitur baru itu pun tidak hanya untuk memperlihatkan waktu penggunaan saja. Terdapat opsi untuk "mengatur waktu Anda" yang dimaksudkan agar lebih mudah untuk mengurangi waktu yang akan habiskan dalam menggunakan Facebook.

Ketika mengaktifkan pengaturan waktu, pengguna akan mendapatkan pengingat harian ketika telah melampaui jumlah waktu yang ingin dihabiskan saat menjelajahi Facebook. Pengingat itu bisa bertahan untuk berapa lama dan dapat dengan mudah dihapus ketika muncul pada layar.

Alat baru berfungsi seperti halaman "Aktivitas Anda" yang baru saja diluncurkan di Instagram. Berbagai perusahaan yang berbeda, termasuk Google di Android dan Apple untuk Ios telah meluncurkan alat serupa, penggunaan grafik dalam upaya untuk memastikan pengguna menggunakan layanan dengan aman. Fitur tersebut muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran tentang rusaknya aktivitas sosial dan teknologi lainnya yang dilakukan kepada orang-orang yang menggunakannya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FLWQOL
November 21, 2018 at 08:06PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FLWQOL
via IFTTT