Pages

Showing posts with label 2018 at 08:52PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 08:52PM. Show all posts

Sunday, December 23, 2018

Almarhum Gitaris Seventeen Terdaftar Sebagai Caleg DPR

Gitaris Seventeen Herman Sikumbang termasuk korban meninggal akibat tsunami

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gitaris grup band Seventeen Herman Sikumbang yang tewas terseret gelombang tsunami di Pantai Tanjung Lesung, Banten, Sabtu (22/12) adalah caleg DPR RI. Herman terdaftar sebagai caleg dari PKB dapil Maluku Utara nomor urut 2.

Jenazah Herman akan disemayamkan di rumah Ketua DPP PKB Abdul Kadir Karding di kompleks DPR Kalibata, Jakarta Timur sebelum diterbangkan ke Ternate, Maluku Utara nanti malam.

"Selamat jalan Adikku, sahabatku Herman Sikumbang Seventeen, gitaris Seventeen," kata Karding melalui akun Instagramnya, Ahad (23/12).

Hingga saat ini jenazah belum sampai di kediaman Abdul Karding. Sejumlah pelayat sudah hadir di kediaman Abdul Karding teemasuk istri Herman.

Abdul Karding menganggap Herman sebagai sosok yang baik hati dan bertanggungjawab terhadap keluarganya. "Saya bersaksi engkau adalah orang baik, ayah yang bertanggung jawab bagi anak-istri, sahabat yang loyal dan senang membantu. Teman yang menyenangkan karena menghibur kami, orang yang agamanya baik," kata dia.

Band Seventeen sedang tampil di Tanjung Lesung Beach Resort, Banten, untuk mengisi acara gathering karyawan PLN saat tsunami tiba-tiba menerjang panggung sekitar pukul 21.15 WIB pada Sabtu malam.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SiSOyQ
December 23, 2018 at 08:52PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2SiSOyQ
via IFTTT

Friday, December 21, 2018

Thoriq Alkatiri Wasit Terbaik Liga 1

Nama Thoriq terpilih berdasarkan penilaian dari tim panel PSSI.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Thoriq Alkatiri dinobatkan menjadi wasit terbaik Liga 1 Indonesia musim 2018. Nama Thoriq terpilih berdasarkan penilaian dari tim panel Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

Kabar tersebut diumumkan operator liga PT Liga Indonesia Baru (LIB) melalui keterangan resminya Jumat (21/12). Penyerahan penghargaan wasit terbaik kepada Thoriq dilakukan oleh Direktur Operasional LIB Tigorshalom Boboy di Kantor LIB, Jakarta, Jumat.

Menurut LIB, tim panel PSSI menilai Thoriq selalu berhasil menunaikan tugas dengan baik saat memimpin pertandingan. Wasit berlisensi FIFA sejak 2014 tersebut dinilai memiliki kepemimpinan mumpuni dalam laga, kepercayaan diri. Penampilannya juga rapi, performa serta kondisi fisik yang bagus, komunikasi yang baik dengan pemain hingga ofisial terutama saat menghadapi protes, dan andal menjaga martabat pertandingan.

"Alhamdulillah. Penghargaan ini menjadi motivasi untuk selalu menjaga performaa. Ini juga menjadi sebuah kebanggaan sekaligus beban untuk saya. Saya bersyukur mendapatkan dukungan penuh dari keluarga dan rekan-rekan, karena menjadi wasit adalah pekerjaan utama saya," kata Thoriq menanggapi penghargaan yang diterimanya.

Pria bernama lengkap Thoriq Munir Alkatiri tersebut bukanlah nama asing di dunia perwasitan Indonesia. Mengawali kiprah sebagai wasit pada usia 18 tahun, laki-laki kelahiran 1988 tersebut mampu menjadi wasit FIFA pada 2014.

Thoriq merupakan satu-satunya wasit Indonesia yang masuk jajaran wasit elite AFC dan dipercaya memimpin pertandingan level Asia seperti Liga Champions Asia 2018. Total, Thoriq telah memimpin 154 pertandingan sepanjang kiprahnya sebagai wasit dan pernah dinobatkan sebagai wasit terbaik liga pada 2014 dan turnamen pra-musim tahun 2015 serta 2016.

Pada musim 2018, Thoriq memimpin 16 pertandingan dan dua kali bertugas sebagai ofisial keempat. Dari 16 laga tersebut, dia mengeluarkan 59 kartu kuning dan tiga kartu merah.

Direktur Operasional PT LIB Tigorshalom Boboy berharap ke depan semakin banyak lahir wasit-wasit berkualitas di Indonesia.

"Wasit salah satu elemen penting dalam suatu pertandingan. Kita juga harus memberikan penghormatan kepada mereka. Mudah-mudahan ke depan ada peningkatan kualitas. Bukan hanya Thoriq, tetapi juga untuk wasit-wasit yang lain," tutur Tigor.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2rRzCNi
December 21, 2018 at 08:52PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2rRzCNi
via IFTTT

Friday, December 7, 2018

In Picture: Lintas Ekbis: Lotte Bangun Pabrik Petrokimia Rp 52,5 Triliun

REPUBLIKA.CO.ID, CILEGON -- Industri petrokimia milik Lotte Chemical Indonesia di Cilegon, Banten, senilai 3,5 miliar dolar atau Rp 52,5 triliun resmi dibangun. Pembangunan industri petrokimia ini ditandai dengan prosesi peletakan batu pertama oleh Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto.

"Industri petrokimia sama pentingnya seperti industri baja, sebagai mother of industry. Untuk itu, kita perlu menjaga situasi lingkungan dan iklim usaha yang stabil agar proyek ini berhasil terlaksana dengan baik," kata Airlangga di Cilegon, Jumat (7/12).

Menperin menyampaikan hal itu pada acara Peletakan Batu Pertama (ground breaking) Pembangunan Komplek Petrokimia PT Lotte Chemical Indonesia (PT LCI) di Cilegon, Banten. Berdasarkan karakteristiknya, menurut Menperin, industri petrokimia dikategorikan sebagai jenis sektor manufaktur yang padat modal, padat teknologi dan padat energi. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2UpH0MI
December 07, 2018 at 08:52PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2UpH0MI
via IFTTT

Cara Turki Menjaga Identitas

Gerakan ini melindungi nilai-nilai keagamaan yang dimiliki Turki

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Salah satu ulama Turki yang berkontribusi dalam mengembangkan gerakan tasawuf adalah Suleyman Helmi Tunakhan (1888-1959). Di tengah tekanan sekularisme yang dikembangkan oleh rezim Attaturk, Suleyman melalui organisasinya, Milli Gurus, gigih mengembangkan metodologi ilmu pengetahuan Islam di Turki. Tidak hanya mengembangkan ajaran di sekolah-sekolah, ia bersama rekan-rekannya juga gencar mempertahankan kebudayaan dan pendidikan Islam di Turki.

Melalui gerakan tasawufnya, Suleyman juga menekankan perlindungan terhadap nilai-nilai keagamaan yang dimiliki Turki di berbagai aspek kehidupan. Tak hanya dalam kebudayaan, pendidikan, dan sosial, namun juga dalam tatanan pemerintahan melalui dunia politik.

Meskipun negara mereka dalam situasi tergerus kebudayaan Barat, kalangan sufi Islam Turki terus giat belajar. Mereka banyak mendapat respons dan simpati dari kalangan intelektual dan pemuda Turki, baik di dalam maupun  luar negeri. Mereka menyadari akan pentingnya nilai-nilai kebudayaan dan keagamaan sebagai identitas kebangsaan mereka yang sudah diretas sejak berabad-abad silam.

Keberhasilan gerakan tasawuf Islam Turki ini dapat dilihat dengan banyaknya anak mudaTurki di negara-negara Eropa yang dipercaya menjadi imam dan pengurus masjid. Sementara di Turki sendiri, kelompok sufi berhasil mendirikan Partai Refah, yang dapat menjadi wadah bagi mereka untuk berjuang di kancah politik.

Baca: Sumbangsih Muslim Turki dalam Mengenalkan Islam di Eropa

Tokoh lain di Turki yang memperjuangkan hal serupa adalah Badiuzzaman (1876-1960) melalui organisasinya, Nurasi Orde. Dalam berjuang, Badiuzzaman bersama pengikutnya lebih menekankan pada metodologi untuk memadukan budaya sekuler ala Barat dengan kebudayaan Islam. Targetnya juga sama, yakni dunia pendidikan dan sosial budaya.

Meski gerakan Nurasi Orde tak sekental tasawuf yang dikembangkan Suleyman, ajaran yang mereka kembangkan juga punya dampak positif terhadap sebagian warga Turki. Sebab, dengan memahami konsep agama dan modernitas, warga Turki—baik yang tinggal di Tanah Airnya maupun yang merantau ke Eropa—dapat dengan mudah beradaptasi dengan kebudayaan bangsa Eropa yang sudah modern.

Tak hanya dua gerakan sufi ini yang terdapat di Turki. Ada lagi yang lain, seperti Muluwees, Al Qadyyria, dan beberapa yang lain. Meski demikian, gerakan mereka tidak seperti Milli Gurus dan Nurasi Orde. Gerakan sufi yang lain ini hanya mempunyai pengikut yang tidak banyak dan hanya tersebar di beberapa tempat di Turki.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2B20m1y
December 07, 2018 at 08:52PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2B20m1y
via IFTTT