Pages

Showing posts with label 2018 at 11:23PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 11:23PM. Show all posts

Sunday, December 9, 2018

Menang di Segiri, PS Tira Bertahan di Liga 1

PS Tira menang 3-1 atas Borneo FC pada laga terakhir Liga 1 musim ini.

REPUBLIKA.CO.ID, SAMARINDA — Hasil laga mengejutkan terjadi di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) yang mempertemukan antara Borneo FC menghadapi PS Tira, Ahad (9/12). Laga pekan final Liga 1 2018 antara kedua kesebelasan, berakhir dengan skor 1-3. Hasil tersebut, membuat PS Tira selamat dari zona degradasi dan tetap bertahan di Liga 1 2019.

Kemenangan di kandang Borneo tersebut, membuat PS Tira mengakhiri Liga 1 musim ini, di zona aman tangga ke-15 klasemen final dengan nilai total 42 angka. PS Tira berhasil keluar dari zona degradasi setelah selama paruh musim kedua Liga 1, berada di zona terusir Liga 2 2019. PS Tira terpaut tiga angka dari Sriwijaya FC yang kandas 1-2 dari Arema FC pada pekan final di stadion Kanjuruhan, Malang.

Saat laga di Segiri, PS Tira unggul cepat sejak babak pertama. Pada menit kesembilan, striker Aleksander Rakic membuka keunggulan. Skor 0-1 bertahan lama sampai setengah jam pertandingan.

Pada menit ke-36, bomber impor dari Serbia itu berhasil menggandakan kedudukan menjadi 0-2. Dua gol ke gawang Borneo kali ini, membuat Rakic menempati daftar pencetak gol terbanyak di Liga 1 dengan catatan 21 gol.  

Sebelum babak pertama pungkas, pada menit ke-45, Borneo berhasil membelas lewat gol Renan Silva Alves. Babak pertama ditutup dengan skor 1-2. Pada babak kedua, para penggawa Pesut Etam tak mampu membalas.

Adapun, para pemain skuat Tentara, berhasil memperbesar keunggulan menjadi 1-3. Persisnya pada menit ke-70, Ahmad Nufiandani mencatatkan namanya di papan angka. Gol tersebut, menjadi skor terakhir dalam laga tersebut.

Meski kalah di pekan terakhir dari PS Tira, tak membuat Borneo FC khawatir. Alasannya, tim asuhan pelatih Dejan Antonic tersebut tetap aman di kompetisi kasta utama. Borneo mengakhiri Liga 1 2018 di tangga ketujuh dengan nilai total 48 angka.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2L6MtEb
December 09, 2018 at 11:23PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2L6MtEb
via IFTTT

Sunday, December 2, 2018

Gus Yaqut: Indonesia Didirikan untuk Semua Umat

Pendiri NU memiliki pertimbangan syari menyetujui Pancasila sebagai ideologi negara.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Ketua Umum Pengurus Pusat Gerakan Pemuda Ansor Yaqut Cholil Qoumas menegaskan, bangsa Indonesia didirikan untuk semua umat, sehingga perlu komitmen semua pihak untuk menjaganya. Menurut Gus Yaqut, Indonesia adalah rumah bersama yang didirikan oleh semua komponen bangsa yang berbeda agama, suku, etnis, budaya, tidak hanya Islam.

"Jadi, kita sebagai kader Ansor dan Banser harus memiliki komitmen tinggi untuk menjaga Indonesia dari setiap upaya yang ingin mengubah Indonesia menjadi bentuk lain," ujar Yaqut, di hadapan ratusan peserta Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan (PKL) Ansor dan Kursus Banser Lanjutan (Susbalan) di Bumi Perkemahan Linggo, Kabupaten Pekalongan, Ahad (2/12).

Menurut dia, para pendiri Nahdlatul Ulama (NU) seperti mbah Hasyim Asy'ari, mbah Wahab Chasbullah, mbah Bisri Sansuri yang ikut mendirikan negara Indonesia sudah menyepakati Indonesia milik semua umat. Para pendiri NU jelas memiliki pertimbangan syar'i hingga menyetujui juga Pancasila sebagai ideologi negara.

 "Mulai dari (sila) Ketuhanan Yang Maha Esa hingga Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab, mana ada yang bertentangan dengan syariah. Tidak ada yang bertentangan dan sudah sesuai syariah. Maka dari itu, tak perlu aneh-aneh mau bikin negara Islam, sehingga warga yang bukan Islam menjadi warga negara kelas dua," ujarnya pula.

Gus Yaqut secara tegas menolak Khilafah Islamiyah karena negara ini sudah sangat Islami dan mengayomi semua umat. Di sisi lain, Gus Yaqut juga mengingatkan para kader Ansor dan Banser bahwa ancaman paling nyata dan dekat saat ini adalah kelompok radikal atau kelompok yang menggunakan agama sebagai alat politik kekuasaan.

"Mereka itu hanya punya dua agenda. Pertama, menyalahkan amaliah di luar kelompok mereka, menganggap bidah, kafir sehingga layak dianggap musuh. Kedua, agenda mereka jelas merebut kekuasaan dan akan menjadikan negeri ini Khilafah Islamiyah," katanya pula.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2SqrKxw
December 02, 2018 at 11:23PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2SqrKxw
via IFTTT

Saturday, November 24, 2018

Inul Daratista Bawa Pulang Raket Bersejarah Jonatan Christie

Total hasil lelang barang pebulu tangkis Indonesia tersebut mencapai Rp 2,1 miliar.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penyanyi dangdut Inul Daratista terlibat langsung dalam penggalangan dana untuk korban bencana alam di Sulawesi Tengah. Ia pun membawa pulang raket bersejarah milik Jonatan Christie.

Pada lelang barang bersejarah milik sejumlah atlet bulu tangkis Indonesia di Fountain Atrium West Mall Grand Indonesia, Jakarta, Sabtu (23/11), penyanyi asal Pasuruan, Jawa Timur, itu menjadi orang yang melakukan penawaran tertinggi, yaitu Rp 200 juta. Lelang terhadap raket itu dibuka dengan harga Rp 30 juta.

Tingginya nilai lelang untuk raket Jonatan Christie ini tidak lepas dari sejarah yang ada di belakangnya. Raket yang dibawa pulang Inul Daratista ini adalah yang digunakan oleh pemain yang akrab dipanggil Jojo saat meraih emas SEA Games 2017 di Malaysia.

Perjuangan Ratu Ngebor ini untuk mendapatkan raket Jojo ini terbilang tidak mudah karena harus bersaing dengan pihak lain yang juga menginginkan raket pemain peraih medali emas Asian Games 2018 itu dengan tawaran Rp 175 juta. Namun, Inul langsung menaikkan tawaran menjadi Rp 200 juta dan tawaran tersebut tidak ada yang mengungguli.

Inul langsung didaulat naik panggung dan foto bersama dengan Jojo berikut raketnya. Momen itu mendapatkan apresiasi dari ratusan masyarakat yang secara khusus datang ke penggalangan dana untuk korban bencana yang diprakarsai oleh Komunitas Bulu tangkis Indonesia.

"Mudah-mudahan olahraga Indonesia ke depannya lebih sukses. Semoga hasil penggalangan dana ini bisa bermanfaat untuk masyarakat yang membutuhkan," kata Inul sebelum meninggalkan lokasi lelang dengan tajuk "Bulu tangkis Peduli Palu Donggala" itu.

Inul Daratista sebenarnya juga mengincar jersey milik Kevin Sanjaya. Hanya saja, upaya yang dilakukan belum membuahkan hasil karena jersey pemain ganda nomor satu dunia ini jatuh ke tangan Boy dengan nilai Rp150 juta.

Selain barang bersejarah milik Jonatan Christie dan Kevin Sanjaya, masih banyak lagi barang yang dilelang seperti jersey milik Muhammad Ahsan. Jersey milik pasangan Hendra Setiawan ini laku Rp 80 juta. Selain itu, barang milik Tontowi Ahmad hingga Liliyana Natsir serta milik legenda bulu tangkis Indonesia.

Ketua Komunitas Bulu Tangkis Indonesia Hariyanto Arbi mengatakan, apa yang dilakukan oleh para pebulu tangkis nasiomal adalah bentuk kepedulian nyata terhadap korban bencana terutama yang menimpa masyarakat Sulawesi Tengah beberapa waktu lalu. "Hasil penggalangan dana melalui lelang barang-barang kesayangan atlet ini nantinya akan digunakan untuk pembangunan gelanggang olahraga bulu tangkis. Harapan kami ke depannya akan lahir atlet-atlet potensial," katanya.

Berdasarkan data dari panitia, hasil penggalangan dana dan lelang barang bersejarah milik pebulu tangkis andalan Indonesia tersebut mencapai Rp 2,1 miliar.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2S7Nr5h
November 24, 2018 at 11:23PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2S7Nr5h
via IFTTT