Pages

Showing posts with label 2019 at 09:34PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 09:34PM. Show all posts

Friday, April 5, 2019

KPUD NTB Laporkan Surat Suara yang Rusak

Jumlah surat suara yang rusak tidak banyak

REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM -- Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Nusa Tenggara Barat (NTB)  Suhardi Soud mengatakan kebutuhan logistik penyelenggara pemilu sudah mulai didistribusikan kepada KPUD tingkat kabupaten dan kota di NTB. Suhardi menyampaikan ada beberapa surat suara yang dalam kondisi rusak, mulai dari warna yang tidak jelas, robek, dan terkena tinta lain.

"Tapi jumlah surat suara yang rusak hanya beberapa saja, tidak banyak," ujar Suhardi saat dihubungi dari Mataram, NTB, Jumat (5/4).

Suhardi menyampaikan surat suara yang dalam kondisi rusak sudah dilaporkan kepada KPU RI. Dalam waktu dekat, dia katakan, surat suara yang rusak akan ada penggantian.

"Kita pastikan sebelum pelaksanaan pencoblosan penggatian surat suara itu sudah dilakukan, selanjutnya akan didistribusikan ke TPS," kata Suhardi.

Suhardi menyatakan hampir seluruh komisioner KPUD NTB terus turun melakukan pengawasan terkait distribusi logistik pemilu 2019 di 10 kabupaten dan kota yang ada di NTB. Suhardi saat ini sedang berada di KPUD Sumbawa guna memantau proses sortir surat suara. Suhardi mengimbau seluruh KPUD kabupaten dan kota di NTB bersinergi dengan pihak aparat kepolisian di wilayahnya masing-masing.

"KPUD Sumbawa juga telah bersinergi dengan aparat keamanan. Bahkan, kawan-kawan kepolisian juga ikut mengawal seperti tempat sortir. Intinya semua aman dan lancar," kata Suhardi menambahkan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2YQ601Q
April 05, 2019 at 09:34PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2YQ601Q
via IFTTT

Saturday, March 30, 2019

Tekuk Fulham 2-0, City Puncaki Klasemen Liga Inggris

Tiga angka tambahan membuat City sementara kembali ke puncak klasemen.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Manchester City sukses mengamankan kemenangan 2-0 atas tuan rumah Fulham pada laga pekan ke-32 Liga Primer Inggris di Stadion Cottages, Sabtu (30/3) malam WIB. Tiga angka tambahan membuat City sementara kembali ke puncak klasemen.

Dua gol the Citizens lahir pada babak pertama melalui Bernardo Silva menit kelima dan striker Sergio Aguero menit ke-27. Selebihnya, kedua tim tampil tanpa gol pada sisa pertandingan.

Hasil ini menguntungkan anak asuh Josep Guardiola dengan menggusur rival mereka Liverpool. City sementara mengoleksi angka 77 terpaut satu poin dari the Reds di kursi kedua.

Di sisi lain, kekalahan ini membuat Fulham semakin sulit keluar dari zona degradasi. Legiun Scott Parker masih terjerembab di posisi ke-19 dengan perolehan nilai 17.

Mengusung misi tiga poin City langsung tancap gas sejak peluit pertama berbunyi. Peluang pertama lahir melalui tendangan bebas Kevin De Bruyne, sayang tembakannya masih melenceng di luar gawang lawan.

Giliran Sergio Aguero yang mencoba peruntungannya. Striker asal Argentina berhadapan dengan kiper, namun sepakan volinya masih bisa ditepis penjaga gawang Fulham, Sergio Rico.

Berselang semenit, tepatnya menit kelima City sukses membuka keunggulan melalui Bernardo Silva. Berawal dari sebuah kesalahan pemain belakang Fulham, bola mampu dicuri Aguero yang langsung melakukan umpan pendek ke Silva.

Tanpa pengawalan Silva langsung melepas tembakan melalui kaki kirinya. Bolo mengarah ke ujung kanan yang tak mampu diantisipasi Sergio Rico. Skor 1-0 sementara unggul untuk keuntungan the Eastland.

Memasuki menit ke-25 serangan City mengendur, hal itu dimanfaatkan Fulham untuk mengambil alih permainan. Namun anak asuh Scott Parker belum mampu menembus kokohnya dindinga peetahanan City yang dijaga Otamendi dan Aymeric Laporte.

Berselang dua menit City kembali memperlebar jarak kali ini Sergio Aguero mencatatkan namanya di papan skor. Giliran Bernardo Silva yang jadi assist bagi terciptanya gol Kun Aguero. Skor 2-0 pun bertahan hingga peluit turun minum.

Memasuki interval kedua Fulham tampil lebih percaya diri melalui trisula Floyed Ayite, Ryan Sessegnon, dan Ryan Babel. Usaha awal dilakukan Sessegnon pada menit ke-55, berduel satu lawan satu melawan Kyle Walker sayangnya ia gagal melepaskan tembakan ke gawang City. Hingga 15 menit tak ada yang mengancam.

City nyaris memperlebar keunggulan melalui striker bertubuh mungil Sterling pada menit ke-70. Winger timnas Inggris melakukan penetrasi dari luar kotak penalti akan tetapi tembakan spekulasinya masih diblok bek tengah Fulham.

Lagi-lagi Sterling membuat barisan belakang Fulham kocar-kacir. Ia memberikan sodoran pendek ke kotak penalti Fulham yang langsung ditembak keras oleh Walker, namun bola membentur tiang. Hingga peluit panjang skor 2-0 tetap bertahan.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2uC98AM
March 30, 2019 at 09:34PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2uC98AM
via IFTTT

Monday, February 25, 2019

Simon McMenemy Umumkan Nama Tiga Asistennya di Timnas

Timnas Indonesia bersiap untuk melakukan pemusatan latihan di Perth, Australia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelatih tim nasional (timnas) Indonesia Simon McMenemy mengumumkan tiga asisten pelatih yang akan membantu pekerjaannya menangani skuat berjuluk Garuda tersebut. Menurut Simon, ketiga nama tersebut dipilih karena memiliki segudang pengalaman di persepakbolaan nasional.

"Saya perkenalkan asisten saya yaitu Yeyen Tumena, Joko Susilo, dan pelatih kiper Alan Haviludin," ujar Simon di Kantor PSSI, Jakarta, Senin (25/2).

Yeyen Tumena merupakan mantan pemain timnas Indonesia yang sebelumnya menjabat sebagai direktur teknik klub Bhayangkara FC. Di bawah pengawasannya, Bhayangkara meraih gelar juara Liga 1 2017 dan peringkat ketiga Liga 1 2018.

Sementara, Joko Susilo berada di kepelatihan Arema FC sejak tahun 2007 dan beberapa kali mengisi posisi pelatih kepala di klub tersebut. Adapun Alan Haviludin adalah mantan pelatih kiper Persipura Jayapura dan pernah pula bekerja di Arema Cronus.

"Terima kasih untuk Simon yang sudah memercayakan saya menjadi asistennya. Kami sudah bekerja sama selama dua tahun di Bhayangkara dan sudah saling mengenal. Saya siap memberikan yang terbaik untuk timnas," kata Yeyen menanggapi penunjukannya sebagai asisten pelatih timnas.

Joko Susilo pun mengutarakan hal serupa. Menurut Joko, bisa berperan di timnas merupakan sebuah kehormatan. Apalagi, ini adalah kesempatan perdananya berada di staf kepelatihan skuat Garuda. "Saya senang dengan penunjukan ini dan akan selalu mendukung Simon McMenemy," jelas dia.

Timnas Indonesia saat ini bersiap untuk melakukan pemusatan latihan di Perth, Australia, pada 6-17 Maret 2019 dan Bali pada 18-21 Maret 2019.

Timnas Indonesia dijadwalkan menjalani dua kali uji coba di Australia salah satunya melawan klub Liga Australia Perth Glory FC. Pemusatan latihan itu digelar sebagai persiapan timnas menghadapi laga uji coba internasional (FIFA match day) menghadapi Myanmar pada 25 Maret 2019 di Stadion Mandala Thiri, Myanmar.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2E8CWct
February 25, 2019 at 09:34PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2E8CWct
via IFTTT

Sunday, February 17, 2019

Kementerian PUPR Tingkatkan Penggunaan e-Katalog

e-katalog sektoral membantu Kementerian PUPR untuk pengadaan barang dan jasa

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus meningkatkan penggunaan Katalog Elektronik atau e-katalog dalam pengadaan barang dan jasa (PBJ). Penggunaan e-katalog mendukung PBJ Pemerintah yang terbuka, efisien, cepat dan mudah.

Untuk meningkatkan ketersediaan ragam barang dan jasa yang dibutuhkan Kementerian PUPR, dilakukan kerja sama pengembangan e-katalog sektoral dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP). Kerja sama ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Menteri PUPR Basuki Hadimuljono yang diwakili Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR Anita Firmanti dan Kepala LKPP Roni Dwi Susanto di kantor LKPP, Jakarta, Jumat (15/2).

“Hadirnya e-katalog sektoral akan sangat membantu Kementerian PUPR karena mayoritas anggaran di Kementerian PUPR digunakan untuk pengadaan barang dan jasa. e-katalog sektoral akan mempercepat proses pengadaan barang yang bersifat teknis, sekaligus kita bisa melihat perbandingan harga secara cepat misalnya pengadaan alat berat dan bronjong kawat," kata Anita.

Ia menambahkan, selain mempercepat proses pengadaan, e-katalog juga akan menghemat waktu dan biaya, jika dibandingkan harus melewati proses lelang, dengan tetap mengedepankan pengadaan  yang transparan dan akuntabel.

Kementerian PUPR menjadi salah satu kementerian dengan alokasi anggaran  belanja modal terbesar. Pada 2018, Kementerian PUPR melakukan pelelangan 10.714 paket pekerjaan baik konsultansi maupun konstruksi senilai total Rp 88,1 triliun. Untuk tahun ini, Kementerian PUPR mendapat amanah untuk membelanjakan anggaran sebesar Rp 110,73 triliun di mana sekitar 84 persen atau Rp 93 triliun merupakan belanja modal melalui mekanisme pengadaan barang dan jasa.

LKPP memiliki tiga katalog elektronik yaitu katalog nasional yang disusun dan dikelola oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Katalog sektoral yang disusun dan dikelola oleh kementerian dan katalog daerah yang disusun dan dikelola oleh pemerintah daerah.

Kepala LKPP Roni Dwi Susanto menjelaskan, katalog elektronik juga dipandang sebagai instrumen yang efektif untuk mencegah adanya tindak pidana korupsi dalam pengadan barang dan jasa pemerintah. “Saat ini terdapat dua lembaga yang sudah menerapkan e-katalog sektoral yakni KPU dan Kemendagri," kata Roni. 

Selain Kementerian PUPR, terdapat empat kementerian lain yang menandatangani nota kesepahaman mengenai pengembangan e-katalog sektoral, yakni  Kementerian Kesehatan, Kementerian Perhubungan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian Pertanian.

Turut hadir dalam acara tersebut yakni Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Kesehatan Nila Moeloek, Sekjen Kementerian Pertanian Syukur Iwantoro, Wakil Ketua KPK Saut Situmorang, Staf Ahli Bidang Regulasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Chatarina Muliana Girsang, Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Kementerian PPN/Bappenas Wismana Adi Suryabrata.

 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GNWllR
February 17, 2019 at 09:34PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GNWllR
via IFTTT

Saturday, February 16, 2019

Purnawirawan Jenderal Ingatkan India Jika Mau Balas Pakistan

India menyalahkan Pakistan atas serangan mematikan di Kashmir.

REPUBLIKA.CO.ID, SRINAGAR- - Seorang pensiunan komandan militer India Letnan Jendral D.S. Hooda mengingatkan negaranya hati-hati dalam mempertimbangkan melakukan serangan balasan ke Pakistan. India sedang mempertimbangkan untuk merespons bom mobil yang membunuh 44 orang pasukan keamanan di Kashmir, Kamis (14/2) lalu.

India menyalahkan Pakistan atas serangan tersebut dan berjanji akan memberikan 'respon yang menghancurkan'. India menuduh negara tetangganya tersebut mendukung kelompok pemberontak di Kashmir. Tuduhan yang dibantah Pakistan.

"Serangan (militer) terbatas lebih mungkin dilakukan, harapannya semua pihak berpikir kembali dan menggelar rekonsiliasi," kata Hooda, Sabtu (18/2).

Dalam sebuah video yang beredar di media sosial menunjukan pelaku serangan Adil Hamed Dar, mengenakan pakaian perang dan dikeliling senjata api serta granat. Ia mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut dan mengajak para pemberontak lainnya untuk melakukan hal yang sama untuk mengusir India dari Kahsmir.

Kashmir terpecah menjadi dua bagian antara India dan Pakistan tapi keduanya mengklaim seluruh provinsi tersebut. Para pemberontak sudah berperang melawan kekuasan India sejak 1989.

Mereka menuntut Kashmir masuk bagian Pakistan atau merdeka jadi negara sendiri. Dilaporkan lebih dari 70 ribu orang tewas dalam tindakan keras militer India dalam membungkam pemberontak.

Hooda adalah mantan komandan pasukan India di sebelah utara yang bertanggung jawab atas perbatasan dengan Pakistan di Kashmir. Ia juga menjalankan operasi kontra pemberontakan dan mengawasi surgical strike atau serangan yang hanya menyasar objek militer 29 September 2016 lalu.

Serangan itu dilakukan setelah para pemberontak menyerang pangkalan militer di kota perbatasan Uri yang berada didekat Garis Kontrol yang dikuasai India di Kashmir. Sebanyak 19 tentara India dan tiga orang pelaku penyerangan tewas dalam serangan itu.

India menyalahkan Pakistan atas dukungan mereka kepada para pemberontak tersebut. India yakin para pelaku berasal dari Pakistan. Puncaknya pada 2016 warga sipil Kashmir melakukan unjuk rasa besar-besaran setelah pemimpin pemberontakan karismatik dibunuh.

Ketika itu Hooda meminta kedua belah pihak untuk melangkah mundur demi menghindari konfrontasi mematikan. Ia menyarankan ada inisiatif politik untuk menyelesaikan konflik ini. Sebuah langkah yang sangat jarang dilakukan jendral India.

Namun Hooda diminta menjadi komandan surgical strike yang dilancarkan untuk menghancurkan pemberontak yang berada di wilayah kekuasaan Pakistan. India mengklaim serangan itu dilakukan pasukan khusus dan menewaskan sejumlah pemberontak. Pakistan menolak klaim tersebut.

Pakistan menyatakan pasukan India tidak menyeberangi Garis Kontrol namun hanya terjadi baku tembak dengan tentara Pakistan di perbatasan, yang mengakibatkan tewasnya dua tentara Pakistan dan melukai sembilan orang. Mereka juga meminta bukti kepada India serangan tersebut pernah terjadi.

Sejak itu Hooda mengkritik pemerintahan Perdana Menteri Narendra Modi yang 'mempolitisasi' serangan tersebut. Modi menggelar perayaan selama tiga di New Delhi yang dipenuhi kemegahan militer tanpa alasan.

Sejak 2016 India dan Pakistan saling baku tembak di perbatasan. Keduanya menyalahkan satu sama lain karena telah memulai perang-perang kecil dan mengakibatkan lusinan tentara dan warga sipil dari kedua pihak tewas.

"Saya hanya berharap semuanya mengarah pada intropeksi diri, pemikiran mendalam dan keterlibatan dalam melakukan segalanya dengan segar dan berpikir ulang apa yang harus kami lakukan untuk menyelesaikan masalah ini untuk semua orang," kata Hooda.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SBXRyA
February 16, 2019 at 09:34PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2SBXRyA
via IFTTT

Tuesday, February 5, 2019

Himpuh: Jamaah Umrah Berkurang Akibat Kebijakan Biometrik

[unable to retrieve full-text content]

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Asosiasi penyelenggara perjalanan umrah mengeluhkan kebijakan rekam biometrik yang menyulitkan calon jamaah umrah dan penyelenggara umrah. Bahkan Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (Himpuh) menyampaikan ada penurunan...
http://bit.ly/2SmGAsz
February 05, 2019 at 09:34PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2SmGAsz
via IFTTT

Monday, January 28, 2019

Tokoh Masjid Jogokariyan: Kericuhan Sudah Dimediasi Polisi

Pihak Masjid Jogokariyan menyangkal DPP PDIP yang membantah massanya menyerang masjid

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kericuhan di dekat Masjid Jogokariyan, Yogyakarta, pada Ahad (27/1) berujung prokontra. Walaupun di lapangan kejadian tersebut sudah tuntas dimediasi kepolisian setempat, pihak sentral Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) masih meragukan sejumlah hal. Termasuk kabar massa PDIP yang disebut melakukan penyerangan terhadap Masjid Jogokariyan.

Tokoh Masjid Jogokariyan Ustaz Jazir ASP menegaskan, massa beratribut PDIP telah melakukan provokasi di dekat rumah ibadah tersebut, sehingga menimbulkan cekcok dengan sejumlah remaja Masjid Jogokariyan pada kemarin sore. Namun, mediasi yang dilakukan di Pendopo Kecamatan Mantrijeron sejak pukul 17.15 WIB kemarin telah berhasil meredakan situasi.

Turut hadir di sana adalah Camat Mantrijeron, Kapolsek Mantrijeron, Danramil 09/MJ, Bawaslu, Panwas Kecamatan Mantrijeron, dan Ustaz M Fanni Rahman selaku ketua Takmir Masjid Jogokariyan. Mediasi yang berlanjut malam hari itu juga menghadirkan Junianto, Ketua DPC PDIP Kecamatan Mantrijeron sekaligus calon legislatif DPRD Kota Yogyakarta. Junianto dinilai sebagai tokoh yang dituakan di kalangan partai berlambang moncong putih itu di Yogyakarta.

Berikut ini transkrip surat yang merupakan buah mediasi tersebut.

Surat Pernyataan Bersama

Yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama: Junianto Budi Purnomo

Tempat tanggal lahir: Yogyakarta, 17 Juni 1977

Alamat: Mantrijeron, MI 3/367 RT 52 RW 14 Mantrijeron, Yogyakarta

Pekerjaan: Swasta (tokoh masyarakat)

Selanjutnya disebut PIHAK I (Pertama)

Nama: Muhammad Fanni Rahman

Tempat tanggal lahir: Yogyakarta, 11 Juli 1978

Alamat: Jalan Jogokaryan 35 Yogyakarta

Pekerjaan: Swasta (Ketua Takmir Masjid Jogokariyan)

Selanjutnya disebut PIHAK II (Kedua)

Dengan ini, para pihak menyatakan, berkaitan dengan kejadian pada hari Minggu, 27 Januari 2019 pukul 16.00 di Jalan Jogokaryan (pertigaan Karya Jasa sampai dengan depan Masjid Jogokariyan) antara kelompok kedua belah pihak, dengan ini menyatakan kedua belah pihak bersepakat menyelesaikan permasalahan tersebut dengan musyawarah mufakat.

1. Pihak I meminta maaf kepada Pihak II

2. Pihak I sanggup mendatangkan Kristiyono (Kelinci) untuk menuntaskan masalah tersebut.

Demikian surat pernyataan ini dibuat dengan sebenar-benarnya dan tanpa adanya paksaan dari pihak manapun.

Yogyakarta, 27 Januari 2019

Pihak I: Junianto Budi Purnomo

(tanda tangan di atas Materai Rp 6.000)

Pihak II: Muhammad Fanni Rahman

(tanda tangan di atas Materai Rp 6.000)

Bagaimanapun, lanjut Ustaz Jazir, sampai berita ini ditulis Kristiyono alias Kelinci belum juga datang ke Masjid Jogokariyan untuk meminta maaf, sebagaimana butir kesepakatan nomor dua. “Belum didatangkan (oleh pihak PDIP). Kami menunggu itikad baik,” ujar Ustaz Jazir saat dihubungi Republika.co.id dari Jakarta, Senin (28/1).

Harapannya, semua persoalan dapat dituntaskan seperti hasil mediasi semalam. Untuk itu, dia menyayangkan adanya pernyataan-pernyataan yang bernada menafikan provokasi massa dari kubu PDIP. “Insya Allah itu jelas. Ada bukti pengakuan,” katanya.

Sebelumnya, Ketua DPP PDIP Bidang Keorganisasian Djarot Saiful Hidayat menyebut, kabar yang mengatakan bahwa massa PDIP telah melakukan penyerangan ke Masjid Jogokariyan sebagai bohong. Djarot mengklaim, pihak DPP PDIP telah mengecek lokasi kerjadian perkara untuk memastikan kabar yang beredar.

“Ini adalah berita-berita yang mengadu domba. Media sosial yang menebarkan kebencian,” ujar sosok yang pernah melaju di Pilgub DKI Jakarta dan Pilgub Sumatra Utara itu, Senin (28/1).

Djarot juga meminta kepolisian mengusut tuntas setiap akun media sosial yang sudah menyebarkan kabar yang diklaimnya bohong tersebut. “Kami sudah instruksikan kepada seluruh jajaran pengurus partai di Yogyakarta untuk melaporkan setiap akun yang menyebarluaskan dan pembuat berita seperti itu,” tegas Djarot. Terpisah, pada Senin (28/1) pagi pihak Masjid Jokokariyan sudah menjelaskan duduk perkara atau kronologi kejadian kepada awak media.

Berikut ini poin-poin urutannya:

Pada pukul 16.05 WIB, massa PDIP melintas di depan Masjid Jogokariyan dan merusak bendera (dan) spanduk Hizbulloh serta membleyer-bleyer sepeda motor di dekat Masjid Jogokariyan. Selanjutnya, (sejumlah) pemuda Masjid Jogokaryan keluar dan menghadang dan mengejar massa PDIP. Terjadilah cekcok mulut. Dan pada saat itu sempat terjadi ketegangan di antara kedua belah pihak.

Babinsa Koramil 09/MJ (Serka Suyatno) dan Babinkamtibmas Polsek Mantrijeron melaksanakan pengamanan di antara kedua belah pihak dan melerai massa yang akan bentrok. Pada pukul 17.15 WIB (Ahad, 27/1) kedua belah pihak difasilitasi oleh Bawaslu, Polsek Mantrijeron dan Koramil 09/MJ melaksanakan mediasi di Pendopo Kecamatan Mantrijeron. Mediasi di hadiri sebagai berikut: Camat Mantrijeron, Kapolsek Mantrijeron, Danramil 09/MJ, Bawaslu, Panwas Kecamatan Mantrijeron, Ustadz M Fanni Rahman (Ketua Takmir Masjid Jogokariyan), Junianto (Ketua DPC PDIP Kecamatan Mantrijeron/calon legislatif DPRD Kota Yogyakarta dari PDIP wilayah Mantrijeron), dan Darrohman (Ketua FJI DIY).

Pada pukul 18.00 WIB (Ahad, 27/1), mediasi istirahat dan akan dilanjutkan setelah shalat maghrib. Pada pukul 18.45 WIB, mediasi selanjutnya dilaksanakan di ruang Camat Mantrijeron. Adapun penyampaian sebagai berikut.

Camat Mantrijeron: “Saya minta urusan atau masalah yang terjadi tadi sore selesaikan di sini. Kita sama-sama anak bangsa dan warga masyarakat. Semoga nanti dalam mediasi tidak ada ketegangan di antara kedua belah pihak, sehingga suasana segera aman, terkendali di luar atau masyarakat.”

Kapolsek Mantrijeron: “Kita musyawarah di ruangan Bapak Camat Mantrijeron ini untuk melaksanakan penyelesaian masalah yang terjadi tadi sore. Mudah-mudahan kita dapat keputusan yang terbaik. Niat kita menyelesaikan permasalahan. Kita akan menjadi mediasi yang netral dan tidak akan berpihak ke salah satu. Tujuan kita beretikad, wilayah di Mantrijeron harus menjadi rukun dan lebih baik bermasyarakat ke depannya.”

Danramil 09/MJ: “Saya berharap permasalahan ini selesai malam ini juga sesuai apa yang akan di sepakati bersama kedua belah pihak. Masalah ini jangan sampai berkembang ke masyarakat khususnya wilayah Kota Yogyakarta. Kami dari pihak aparat menjembatani kedua belah pihak untuk bermediasi mencari titik terang menyelesaikan permasalahan ini dengan damai.”

Ustaz M Fanni Rahman: “Mumpung berita ini belum melebar ke mana-mana, karena saat ini isu Masjid Jogokaryan yang dilempar batu oleh salah satu pihak simpatisan PDIP (Saudara Kelinci) (maka Kelinci –Red) segera minta maaf ke Masjid Jogokaryan Mantrijeron. Tolong Bapak Junianto, kami minta untuk menjembatani antara Kelinci dan jamaah Masjid Jogokaryan.”

Bapak Junianto: “Saya sebagai yang dituakan di DPC PDIP Mantrijeron, apabila ada suatu  hal yang salah (dalam pandangan) di antara teman kita dari jamaah Masjid Jogokariyan, saya minta maaf yang sebesar-besarnya. Kita berharap, ke depan semua antarwarga bisa bersilaturahmi dengan baik. Kita bisa meredam masing-masing. Perbedaan pandangan boleh, tapi tujuan kita sama. Semua ini menjadi pembelajaran bagi kita ke belakangnya. Sekali lagi, saya minta maaf apabila temen saya ada yang salah, dan akan saya temukan besok antara Saudara Kelinci dan pihak jamaah Masjid Jogokariyan untuk meminta maaf. Saudara Kelinci akan saya hadirkan secepatnya bertemu dengan jamaah Masjid Jogokariyan.”

Setelah diadakan mediasi, maka dilaksanakan konsep perdamaian antara kedua belah pihak dan membuat Surat Pernyataan. Hingga pukul 19.35 WIB Ahad (27/1), kegiatan mediasi tersebut selesai dalam keadaan aman dan lancar.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2HEe6Gq
January 28, 2019 at 09:34PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2HEe6Gq
via IFTTT

Monday, January 14, 2019

Blaszczykowski Pulang Kampung Selamatkan Klub Masa Kecilnya

Blaszczykowski berikan 300 ribu euro untuk bantu Wisla Krakow bayar gaji pemain.

REPUBLIKA.CO.ID, WARSAWA -- Mantan bintang Borussia Dortmund, Jakub Blaszczykowski, merelakan diri pulang kampung untuk memperkuat kembali klub masa kecilnya di Polandia, Wisla Krakow, tanpa dibayar. Pemain berusia 33 tahun itu bahkan telah menyisihkan sebagian uangnya untuk membiayai kebutuhan klub yang dibawanya menjadi juara Liga Polandia (Ekstraklasa) pada 2005 silam.

Wisla Krakow sejak 2011 tak pernah lagi menjuarai Liga Polandia. Sementara di tahun yang sama, Blaszczykowsi meraih gelar Bundeliga Jerman pertama sebelum mengulanginya di tahun berikutnya bersama Dortmund di bawah asuhan Juergen Klopp.

Blaszczykowski hingga saat ini bahkan telah memberikan tak kurang dari 300 ribu euro (sekira Rp 4,8 miliar) untuk membantu Wisla Krakow membayar gaji pemain. Bintang tim nasional Polandia itu sepakat berpisah dengan klub terakhirnya, VfL Wolfsburg, selama jeda musim dingin Liga Jerman.

Sejak itu ia berlatih kembali di tim masa kecilnya yang tengah dilanda kesulitan finansial. Ia memutuskan bergabung tanpa dibayar. Keputusan Blaszczykowski tidak luput dari pengamatan Dortmund, yang mengapresiasi langkahnya lewat unggahan di berbagai akun media sosial resmi klub.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2ClKo2V
January 14, 2019 at 09:34PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2ClKo2V
via IFTTT

Sunday, January 13, 2019

WNI Gemari Berobat ke Penang Malaysia

Ada beberapa rumah sakit swasta yang menjadi rujukan berobat WNI di Penang.

REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR -- Makin banyak Warga Negara Indonesia (WNI) dari sejumlah provinsi melakukan pengobatan ke Negara Bagian Penang dan Malaka, Malaysia. Terutama mereka yang menderita penyakit kronis dan tidak bisa disembuhkan di Tanah Air.

"Gleneagles Hospital merupakan salah satu rumah sakit di Penang yang banyak dituju oleh WNI, mereka memang memiliki beberapa dokter spesialis yg ahli di bidangnya," kata Kepala Pensosbud KJRI Penang, Osrinikita Zubhana ketika dihubungi dari Kuala Lumpur, Ahad (13/1).

Ustaz Arifin Ilham yang juga Pimpinan Majelis Taklim Adz-Dzikra sekarang ini menjalani perawatan di Rumah Sakit Gleneagles Jalan Pangkor, Pulau Tikus, George Town, Pulau Pinang, Malaysia. Ia menderita kanker nasofaring dan getah bening stadium empat sehingga menjalani perawatan khusus di Penang.

Gleneagles merupakan salah satu rumah sakit yang memberikan pelayanan yang cukup baik bagi pasien yang berasal dari luar negeri. "Rumah sakit lainnya yang banyak didatangi WNI antara lain RS Adventist, RS Lam Wah Ee, Island hospital dan RS Loh Guan lye," katanya.

Dia mengatakan, selama ini pasien dari Indonesia rata-rata berasal dari Medan dan Jakarta. "Rumah sakit-rumah sakit tersebut sudah cukup mempunyai nama di kalangan pasien WNI, Gleneagles adalah salah satu rumah sakit yang terkenal penanganan kanker, disamping Mount Miriam Cancer Hospital, Loh Guan lye, dan Adventist," katanya.

Sementara itu, anggota PPLN Penang, Agung Prihatin yang cukup lama tinggal di Penang, mengatakan, Gleneagles adalah salah satu rumah sakit swasta yang ada di Penang. Gleneagles menjadi pilihan berobat bagi WNI terutama yang mengidap penyakit jantung dan kanker.

"Rumah sakit ini menjadi pilihan para WNI untuk berobat karena selain menangani dua spesialis tadi juga pelayanan dan fasilitasnya lebih bagus dari yang lain. Rumah sakit ini masih baru. Kebanyakan WNI yang berobat berasal dari Jakarta maupun Sumut, terutama Medan," kata pria asal Lamongan ini.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2D5QNky
January 13, 2019 at 09:34PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2D5QNky
via IFTTT