Pages

Showing posts with label 2019 at 09:50PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 09:50PM. Show all posts

Sunday, May 12, 2019

Babak Pertama, Liverpool Unggul Sementara Atas Wolves

Sadio Mane mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-17.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Liverpool sementara unggul 1-0 atas tamunya Wolverhampton dalam pertandingan terakhir Liga Primer Inggris di Stadion Anfield. Sadio Mane mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-17.

Liverpool langsung menekan di sejak peluit pertandingan dibunyikan. Para pemain Liverpool terus mencoba membongkar pertahanan Wolves. Divock Origi mempunyai peluang bagus untuk mencetak gol pada menit ke-10, namun tembakannya dari jarak dekat bisa digagalkan kiper Wolves Patricio.

Liverpool akhirnya memperoleh gol pada menit ke-17. Berawal dari serangan yang dilancarkan Sadio Mane, pemain asal Senegal itu mengirimkan bola ke Jordan Henderson, yang langsung meneruskan ke Tren Alexander-Arnord, dan kemudian melepaskan umpan silang mendatar. Bola sempat membentur kaki pemain Wolves, dan jatuh di kaki Sadio Mane yang tidak dikawal. Mane pun tanpa kesulitan mencetak gol ke-21 musim ini.

Pendukung Liverpool sempat berlonjak gembira saat mendengar Brighton berhasil unggul atas City, namun hal itu tidak berlangsung lama karena City menyamakan kedudukan dan justru unggul dari Brighton.

Di pertengahan babak pertama Liverpool terlihat lebih banyak memainkan ball position, sambil melancarkan serangan balik. Sementara Wolves juga terus mencoba mencari gol penyeimbang. Hingga akhir babak pertama, tidak ada gol lagi yang tercipta, Liverpool sementara unggul atas Wolves.

Stastistik mencatat, Liverpool punya 62 persen penguasaan bola, dengan melepaskan lima tendangan percobaan dan tiga diantaranya tepat sasaran. Sementara Wolves menguasai 38 persen penguasaan bola dan melepaskan dua kali tendangan percobaan ke arah gawang.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2HgaY1l
May 12, 2019 at 09:50PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2HgaY1l
via IFTTT

Saturday, May 4, 2019

Persipura Pulangkan Dua Pemain Asing Asal Brasil

Manajemen klub telah menunggu terlalu lama untuk dokumen kedua pemain tersebut.

REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA -- Manajemen Persipura Jayapura akhirnya memulangkan dua pemain asing asal Brasil karena kendala dokumen dari klub lama. Juru bicara Persipura Jayapura Eveerth Zakariaz Joumilena ketika dihubungi di Kota Jayapura, Sabtu (4/5) malam mengatakan, manajemen klub telah menunggu terlalu lama untuk dokumen kedua pemain tersebut yang terlihat mulai padu dengan tim.

"Kedua pemain tersebut adalah Luis Carlos Rocha da Silva atau yang akrab disapa Pilar tersebut. Sedangkan Pemain lainnya asal Negara Brasil lainnya adalah Wallacer de Andrade Medeiros," katanya.

Pilar, kata dia, merupakan pemain klub kasta kedua sepak bola Brasil, America Mineiro. Sedangkan Wallacer de Andrade Medeiros merupakan pemain Klub Sepakbola asal Brasil, Remo.

"Berkaitan dengan akan dipulangkannya kedua pemain tersebut, manajemen Persipura sedang mencari penggantinya," katanya.

Sementara pemain asing lainnya, yakni Andre Riberio tetap bersama Persipura. 

"Untuk pengganti kedua pemain itu akan dijelaskan nanti. Kedua pemain yang akan bergabung dengan Persipura nanti sudah merasakan kompetisi dalam negeri sebelumnya. Mungkin itu sedikit tambahan saja," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WpCP43
May 04, 2019 at 09:50PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WpCP43
via IFTTT

Saturday, April 27, 2019

Merpati Bali Juara Srikandi Cup 2018/2019

Pada babak final, Merpati membungkam Sahabat Semarang 66-45.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYKARTA -- Merpati Bali tampil sebagai juara baru kompetisi bola basket antarklub putri Srikandi Cup musim 2018/2019. Pada babak final, Merpati membungkam Sahabat Semarang 66-45 di GOR Ki Bagoes Hadikoesoemo UII Yogyakarta, Sabtu (27/4).

Kedua tim langsung menggebrak lapangan dengan menampilkan pola permainan bertempo cepat. Namun, Merpati yang memiliki lebih banyak pengalaman mampu tampil lebih tenang dan membukukan keunggulan 21-10 di kuarter pembuka.

Pada kuarter awal tersebut, sebagian besar poin dari Sahabat Semarang disumbang oleh pemain andalan tim Dyah Lestari dengan tujuh poin, sedangkan Regita Pramesti menyumbang delapan poin untuk Merpati Bali.

Memasuki kuarter kedua, Sahabat Semarang mencoba terus mengimbangi permainan Merpati. Meskipun mengumpulkan 14 poin, namun total perolehan poin yang dibukukan masih belum mampu mengungguli Merpati yang menutup kuarter tersebut dengan 33-24.

Merpati yang sudah diperkuat Helena Tumbelaka pun semakin menguasai jalannya pertandingan dan terus membukukan poin demi poin dan unggul 42-24 hingga pertengahan kuarter ketiga. Setelah meminta time out, Sahabat baru bisa menambah poin namun belum cukup untuk mengejar perolehan poin Merpati yang sudah semakin jauh.

Merpati yang semakin nyaman dengan pola permainan yang mereka kembangkan kemudian menutup kuarter ketiga dengan keunggulan cukup jauh 54-30. Meski Sahabat mencoba bangkit pada kuarter keempat, namun perolehan 15 poin di kuarter pamungkas tersebut tidak mampu menggoyahkan Merpati Bali untuk meraih trofi juara.

“Target awal kami memang maju hingga babak final. Tidak dimungkiri Merpati Bali unggul di segala lini dibanding tim kami,” kata pelatih Sahabat Semarang Xaverius Wiwid.

Sedangkan pelatih Merpati Bali Bambang Asdianto Pribadi mengatakan, perjalanan timnya untuk meraih gelar juara tidak semudah membalikkan telapak tangan. “Penampilan kami sempat naik-turun. Tetapi akhirnya dengan kerja keras seluruh keluarga di Merpati Bali, tim ini tampil sebagai juara,” katanya yang juga dianugerahi penghargaan sebagai pelatih terbaik itu.

Pada pertandingan final tersebut, tiga pemain Merpati Bali mencetak double digit yaitu Dora Lovita dengan 11 poin, delapan rebound; Kadek Pratita Citta Dewi dengan 10 poin, lima rebound, dan dua assist; Regita Pramesti dengan 10 poin, dua rebound, dua assist, satu steal.

Sedangkan pemain Sahabat Semarang, Dyah Lestari mencetak 14 poin dan 17 rebound, serta rekan satu timnya Yuni Anggraeni membukukan 13 poin, dan 13 rebound. Yuni bahkan mendapat penghargaan sebagai pencetak steal terbanyak, pemain terbaik, dan pemain yang mencetak 1.000 poin.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2PwVBUK
April 27, 2019 at 09:50PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2PwVBUK
via IFTTT

Saturday, February 9, 2019

Soal Video Viral 'Nasakom', Ini Kata Pengacara Ahmad Dhani

PBNU telah merespons video yang beredar viral di Twitter.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --Belakangan beredar viral di media sosial video yang diduga berisi ceramah Ahmad Dhani yang menyebut kemungkinan munculnya ideologi Nasakom baru, yang di dalamnya terdapat Nahdlatul Ulama (NU). Kuasa Hukum Ahmad Dhani, Hendarsam Marantoko, mengatakan, belum mengkonfirmasi kepada Ahmad Dhani tentang video itu.

"Saya belum konfirmasi terhadap Ahmad Dhani tentang video itu karena rutan nya dipindahkan ke Surabaya. Coba kalau di sini saya tinggal datang dan konfirmasi. Paling nanti saya konfirmasi saat sidang selanjutnya," ucapnya, Sabtu (9/2).

Hendarsam merasa tidak ada yang harus dipermasalahkan tentang video tersebut. Sebab, menurutnya, pada masa Soekarno memang ada ajaran Nasakom yang terbagi menjadi tiga ideologi politik besar.

"Saat itu kan nasional oleh PNI, agama oleh NU, dan komunis oleh PKI. Adanya ajaran Nasakom supaya ketiganya saling bersatu dan tidak memecah belah," ujarnya.

Menurutnya, dalam video Ahmad Dhani yang tersebar di media sosial, hanya audionya saja yang terdengar dan perekaman diambil dari jauh, tetapi visualnya tidak terlihat. "Ya suaranya mirip Ahmad Dhani tetapi konten sejarah tidak bisa dihapus toh. Apabila kontra argumentasi monggo. Faktanya ajaran Nasakom pada saat Bung Karno tidak bisa dipungkiri," ucapnya.

Sementara itu, ia menambahkan PDIP dan NU tidak usah merasa resah akan pernyataan dalam video tersebut. Sejarah itu catatan yang sudah terjadi, tidak bisa terlupakan bahkan jangan pernah pura-pura menutup mata seakan tidak pernah terjadi.

Hendarsam berpesan, sejarah merupakan masa lalu yang harus dipelajari untuk masa yang akan datang. Sehingga generasi saat ini bisa mencegah ajaran Nasakom tidak bangkit kembali.

"Intinya paling penting tidak ada black campaign di dalam video itu," ujarnya.

Sebuah video beredar viral di Twitter yang berisi pernyataan diduga Ahmad Dhani. Dalam sebuah ceramah dalam video itu suara Ahmad Dhani terdengar menyebut kemungkinan munculnya Nasakom baru, yang di dalamnya terdapat NU.

"Jadi, harus tahu benar sejarah bahwa NU dahulu mendukung Nasakom. Banyak anak-anak NU meskipun yang sudah di PBNU enggak paham itu bahwa dahulu yang dukung Nasakom bersama PKI dalam komunisnya itu PKI, itu (kelompok agamanya) NU. Nah, sekarang ini mereka sudah bergabung PDIP, NU, juga komunisnya."

Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Robikin Emhas menyebut Ahmad Dhani ahistoris dan ilusif karena menarasikan seolah-olah NU akan menjadi pendukung Nasakom baru bila Jokowi menang Pilpres 2019.  Menurut Robikin, narasi keliru yang disampaikan musikus yang kini menjadi calon anggota DPR RI dari Gerindra tersebut didasarkan karena NU pada masa Bung Karno berkuasa pernah mendukung Nasakom.

"Perlu dicatat, NU bukan pendukung PKI. Setelah pemberontakan G-30-S/PKI, NU bahkan berada di garda depan menuntut pembubaran PKI," kata Robikin dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (8/2).

Robikin menegaskan, bahwa sikap itu didasari paham Islam ahlu sunnah wal jamaah dan visi kebangsaan yang dianut NU tak memberi ruang bagi tafsir PKI terhadap sila pertama Pancasila dan pemberontakan yang dilakukan PKI. Sejarah mencatat, dukungan NU terhadap Nasakom pada era demokrasi terpimpin kala itu selain atas pertimbangan keutuhan NKRI, justru sebagai bandul politik untuk membendung laju komunis yang kala itu pengaruhnya makin meluas.

"NU menempatkan diri menjadi benteng Islam dari kemungkinan ancaman komunis. Apalagi, kala itu NU boleh dibilang sebagai satu-satunya kekuatan politik Islam usia pembubaran Masyumi karena terlibat PRRI/Permesta," kata Robikin.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Dls62s
February 09, 2019 at 09:50PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Dls62s
via IFTTT

Saturday, January 19, 2019

Kecelakaaan Maut di Jalan Tol Tebing Tinggi

Satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian dan empat orang luka-luka.

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN -- Kecelakaan maut melibatkan tiga unit mobil terjadi di Jalan Tol Tebing Tinggi-Medan, tepatnya di KM 37.400, Desa Tanjung Morawa, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatra Utara, Sabtu (19/1).

Kasat Lantas Polres Deli Serdang, AKP Budiono Saputro mengatakan mobil terlibat kecelakaan itu, yakni Toyota Innova BK 1558 NC, Toyota  Calya BK 1781 OX, Nissan Xtrail BK 1339 KI. Dalam kejadian itu, menurut dia, satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian, sedangkan empat orang lainnya mengalami luka-luka. "Saat ini, korban yang meninggal dunia dibawa ke RSUD Lubuk Pakam, korban luka ringan dan berat dibawa ke Rumah Sakit Medistra Lubuk Pakam," ujar AKP Budiono.

Ia menjelaskan, kejadian ini berawal saat mobil Innova membawa penumpang sakit dengan kecepatan tinggi ingin mendahului mobil Calya dan Nissan Xtrail yang ada di depannya. Karena mobil tersebut tidak dapat melewati kendaraan lainnya, tabrakan tidak dapat dihindari yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa dan luka-luka.

"Korban di dalam mobil Toyota Innova, yakni Delfina boru Siahaan (67) meninggal di tempat kejadian, Wariel Situmorang (68) luka robek di kepala dan Wilpari Situmorang (35) patah bahu. Ketiga korban tersebut, merupakan warga Perdagangan di Jalan Sudirman dan Jalan Dwitunggal," jelasnya.

Budiono menyebutkan, kemudian korban luka ringan yang berada di Toyota Calya, yakni Abdullah Rahman Ashari (25) warga Jalan Sei Belutu Pasar IX, Kelurahan PB Selayang, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan. Selain itu, korban luka ringan lainnya yang ada di mobil  Xtrail, yakni Dermawan Sipayung (45) warga Kota Wisata Amerika Blok A8/23, Kabupaten Bogor. "Situasi sampai saat ini masih dalam keadaan aman. Arus lalu lintas lancar dan terkendali," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2U3anDt
January 19, 2019 at 09:50PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2U3anDt
via IFTTT

Kesetrum Massal di Probolinggo Renggut Empat Nyawa

Kejadian karena adanya konektor listrik yang tersangkut di plafon rumah dari seng.

REPUBLIKA.CO.ID, PROBOLINGGO -- Empat orang meninggal dunia karena kesetrum saat terjadi banjir genangan setinggi 30 cm. Kejadian di Jalan Sunan Kalijaga, Kelurahan Jati, Kota Probolinggo, Jawa Timur itu terjadi pada Jumat (18/1) malam.

''Kami mendapatkan informasi terjadi kesetrum massal yang diakibatkan korsleting listrik saat lampu penerangan jalan di Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan, hingga menyebabkan empat orang meninggal dunia," kata Lurah Jati, Endah Dwi Kumalasari di Kota Probolinggo, Sabtu.

Empat korban yang meninggal dunia tersebut yakni Sri Wahyuni alias Bu Sumi (42), pasangan suami istri Joko Sandy (33) dan Elistya Hutahuruk (33), serta Totok (55). Semuanya tinggal di Jalan Sunan Kalijaga RT 2, RW 1, Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo.

Sedangkan korban selamat yakni anak pasangan suami istri Joko Sandy dan Elistya Hutahuruk bernama Zaki (3) dan Musdalifah (50). ''Korban Totok dan Sri Wahyuni merupakan warga Kelurahan Jati, sedangkan pasutri Joko Sandy dan Elistya Hutahuruk adalah warga Kelurahan Kanigaran yang menyewa rumah di Jalan Sunan Kalijaga,'' ujar Endah.

Kejadian bermula ketika Sri Wahyuni memegang tiang rumahnya yang terbuat dari besi, kemudian terjatuh dan spontan berteriak. Joko Sandy langsung datang untuk menolong korban dengan memegang besi.

Namun, Joko juga terjatuh dan datang istrinya Elistya Hutahuruk dengan maksud ingin menolong. Elistya tanpa sengaja memegang tiang tersebut.

Tidak selang beberapa lama, Totok juga bermaksud ingin menolong dan memegang tiang tersebut. Totok kemudian terjatuh disertai dengan matinya lampu di sekitar wilayah tersebut karena lokasi kejadian tergenang air setinggi 30 cm pada Jumat (18/1) malam.

Warga yang melihat kejadian tersebut, tidak berani menolong keempat korban yang terjatuh. Karena, sekitar tempat kejadian teraliri oleh listrik.

Warga baru menolong empat korban setelah memastikan tidak ada aliran listrik di sekitar lokasi karena aliran listrik padam, sehingga Jalan Sunan Kalijaga gelap gulita. ''Keempat korban diduga sudah meninggal di lokasi kejadian dan selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Moh Saleh Kota Probolinggo, kemudian pihak PLN datang ke lokasi untuk menetralisir dan mematikan seluruh aliran listrik di lokasi kejadian, agar tidak terjadi hal serupa,'' kata Endah.

Kapolres Kota Probolinggo, AKBP Alfian Nurrizal kepada sejumlah wartawan mengatakan, kejadian tersebut disebabkan karena adanya konektor listrik yang tersangkut di plafon rumah yang terbuat dari seng dan langsung mengalirkan listrik ke tiang penyangga rumah yang terbuat dari pipa besi. Konektor listrik itu terpasang tanpa sepengetahuan PLN.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DlOdqU
January 19, 2019 at 09:50PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DlOdqU
via IFTTT

Monday, January 14, 2019

BPJS Ketenagakerjaan Tingkatkan Manfaat Perlindungan PMI

Pemerintah memberi perlindungan jaminan sosial yang lebih baik kepada pejuang devisa

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mengawali 2019, BPJS Ketenagakerjaan meningkatkan manfaat perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para Pekerja Migran Indonesia (PMI). Perlindungan berlaku bagi PMI yang sedang dalam masa persiapan kerja, maupun yang sudah ditempatkan di negara tujuan. Peningkatan manfaat yang dilakukan ini dilakukan berdasarkan perubahan regulasi terkait peningkatan manfaat bagi PMI yang tertuang dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) No 18 Tahun 2018 tentang Jaminan Sosial Pekerja Migran Indonesia.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto menyatakan, pihaknya menyambut baik peningkatan manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para PMI.

 “Sudah sepantasnya pemerintah memberikan perlindungan jaminan sosial yang lebih baik kepada para pejuang devisa. Kami akan terus mengupayakan penyelenggaraan program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi PMI ini dapat dirasakan oleh seluruh PMI,” kata Agus.

Adapun manfaat yang akan diterima bagi PMI yang terdaftar dalam program BPJS Ketenagakerjaan antara lain mencakup perlindungan atas risiko kecelakaan kerja dan kematian yang terjadi saat PMI sedang menjalani persiapan atau pelatihan, selama berada di negara penempatan kerja, hingga kembali ke Indonesia setelah masa kerja berakhir. Selain perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKm), PMI juga bisa memilih untuk ikut dalam program Jaminan Hari Tua (JHT) yang dapat digunakan sebagai tabungan bagi para PMI jika telah selesai menjalani masa kerja di negara penempatan.

Menurut Agus, peningkatan manfaat diberikan dalam program perlindungan atas risiko kecelakaan kerja yang terjadi, seperti meliputi kecelakaan akibat kegiatan pekerjaan, tindakan kekerasan, dan pemerkosaan yang pertanggungannya akan ditangani oleh BPJS Ketenagakerjaan sampai yang bersangkutan sembuh. PMI juga akan mendapatkan santunan cacat hingga Rp100 juta jika PMI mengalami risiko kerja.

“Manfaat lainnya seperti kompensasi karena gagal berangkat ke negara penempatan senilai Rp7,5 juta, bantuan PHK karena kecelakaan kerja mendapatkan mulai dari Rp2 juta sampai Rp5 juta, beasiswa untuk dua orang anak hingga lulus sarjana atau mendapatkan pelatihan kerja, hingga bantuan penggantian tiket pesawat kepulangan PMI karena terkena kecelakaan kerja juga diatur dalam regulasi ini,” ujar Agus.

Ia menambahkan, beasiswa atau pelatihan kerja untuk dua orang anak peserta dinilai sangat penting untuk mempertahankan derajat kehidupan yang layak dan sejahtera di masa yang akan datang. Peningkatan manfaat beasiswa ini sebelumnya hanya diberikan kepada seoorang anak peserta yang meninggal dunia ataupun menderita cacat total tetap karena kecelakaan kerja.

“Regulasi terbaru menegaskan bahwa dua orang anak peserta berhak untuk mendapatkan beasiswa sampai lulus sarjana atau pelatihan kerja sesuai ketentuan yang berlaku,” tutur Agus.

Manfaat lainnya yang ditambahkan melalui regulasi ini adalah adanya penggantian kerugian karena tindakan pihak lain selama perjalanan pulang ke daerah akan diberikan penggantian dengan besaran Rp10 juta. Selain itu, jika PMI terkena risiko kecelakaan kerja dan mengalami kecacatan, BPJS Ketenagakerjaan juga akan memberikan pendampingan dan pelatihan vokasional agar yang bersangkutan dapat terus berkreasi dan menghasilkan pendapatan melalui bidang usaha lain.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada stakeholder, organisasi PMI, dan pemerintah atas masukan yang diberikan pada setiap kesempatan pertemuan, FGD dan sebagainya. Khususnya kepada menteri ketenagakerjaan yang telah merumuskan dan mengeluarkan Permenaker peningkatan manfaat ini bagi para pejuang devisa. Semua dilakukan sebagai bentuk hadirnya pemerintah demi kepentingan bangsa, rakyat, dan negara,” pungkas Agus.

 

 

 

 

 

 

 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2RoIEjX
January 14, 2019 at 09:50PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2RoIEjX
via IFTTT