Pages

Showing posts with label 2018 at 03:11PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 03:11PM. Show all posts

Thursday, December 27, 2018

KAI Siapkan 1.400 Petugas Jaga Titik Rawan

Jumlah penumpang kereta pada libur akhir tahun diprediksi meningkat empat persen

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menyiapkan sekitar 1.400 petugas untuk menjaga titik rawan di seluruh lintasan kereta api. Selain mengerahkan petugas, KAI juga mengandeng personel polisi dan TNI untuk pengamanan.

"Sebelumnya kami juga sudah melakukan pengecekan di jalur utara dan selatan untuk memastikan kesiapan stasiun. Sejauh ini masih aman," kata Direktur Utama PT KAI (Persero) Edi Sukmoro di sela kunjungannya di Stasiun Solo Balapan, Kamis (27/12).

Ia mengatakan untuk titik rawan tersebut, di antaranya untuk aspek teknis karena longsor, banjir, dan ambles. Sedangkan dari sisi non teknis seperti perlintasan sebidang. "Selain mengerahkan petugas KAI, kami juga bekerja sama dengan pihak terkait menyiagakan lebih dari 6.000 polisi dan TNI dalam rangka ikut melakukan pengamanan," katanya.

Ia mengatakan upaya tersebut dilakukan setiap memasuki libur panjang, termasuk libur Natal dan Tahun Baru 2019. "Tentu harapannya agar cuaca tidak ekstrem, misalnya hujan deras habis-habisan, itu yang kami khawatirkan," katanya.

Sementara itu, selama momentum libur Natal dan Tahun Baru 2019 kali ini pihaknya memprediksi jumlah penumpang secara keseluruhan mengalami kenaikan sebesar empat persen jika dibandingkan periode sama tahun lalu.

"Dari sekitar 5,1 juta penumpang terangkut kami siapkan 5,3 juta tempat duduk. Kalau terbeli semua maka terdapat kenaikan 4 persen," katanya.

Dalam kunjungannya ke stasiun tersebut, Edi sempat berdialog dan swafoto dengan sejumlah calon penumpang yang masih menunggu KA datang. "Tadi saya sempat menampung beberapa usulan dari penumpang, salah satunya dari penumpang Prameks (KA Prambanan Ekspre) yang meminta agar jumlah loket diperbanyak. Nanti kami tindak lanjuti agar orang makin gampang dapat tiket," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2TbldHd
December 27, 2018 at 03:11PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2TbldHd
via IFTTT

Cara Dokter Cegah Penyakit Selama Liburan (1)

Penyakit yang mengintai selama liburan sebenarnya bisa dicegah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --Salah satu cara mengisi libur panjang yang paling umum dilakukan adalah melancong atau berjalan-jalan. Namun berlibur juga membuat orang lebih rentan terkena kuman-kuman yang berterbangan di mana-mana. Risiko untuk menjadi sakit pun tak bisa dipungkiri.

Namun tak perlu kuatir, penyakit-penyakit yang mengintai selama liburan bisa dicegah. Selain mencuci tangan secara rutin dan membawa sanitizer, Cooking Light mengungkapkan ada sembilan cara lain yang biasa dilakukan dokter untuk mencegah penyakit selama liburan.

Menahan Napas

Virus flu maupun penyebab pilek dapat ditularkan melalui droplet. Bila tak sengaja melewati orang bersin atau batuk, tahan napas hingga Anda berjarak setidaknya enam kaki dari orang yang bersin atau batuk tersebut. Saran ini diungkapkan oleh dokter asal Los Angeles Tsippora Shainhouse MD.

Gunakan Spray Hidung

Spray hidung bisa digunakan sebelum dan saat berada di pesawat. Menurut dokter Dana Cohen MD, kuman tidak dapat menempel pada xylitol sehingga dapat mencegah infeksi penyakit yang menular melalui udara.

Suplemen Vitamin D

Cohen mengungkapkan hal lain yang kerap ia lakukan untuk melindungi tubuh selama perjalanan adalah asupan vitamin D. Vitamin D memiliki peran besar dalam menjaga fungsi imun tubuh. Penelitian mengungkapkan bahwa kadar vitamin D yang rendah pada orang dewasa akan membuat mereka lebih rentan terkena flu dua kali lipat lebih tinggi.

Hindari Kacang Campuran

Mangkuk berisi kacang, mint hingga permen merupakan sajian yang cukup umum diberikan kepada tamu. Namun orang mungkin jarang membayangkan ada berapa tangan yang sudah masuk ke dalam mangkuk tersebut untuk mengambil kacang-kacangan tersebut. Dan tak semua orang yang merauk kudapan di mangkuk tersebut sudah mencuci tangan. Oleh karena itu, ada baiknya menghindari sajian kacang-kacangan yang sudah dicampur ke dalam satu mangkuk.

Gunakan Hoodie

Tak ada yang tahu seberapa bersih sandaran bangku di pesawat. Sedangkan area muka dan mulut mungkin saja menempel pada bagian sandaran bangku ketika Anda tertidur selama penerbangan. Untuk menghindari kontak seperti ini, ada baiknya menggunakan hoodie saat menaiki pesawat sehingga tak terjadi kontak langsung antara area wajah dengan sandaran bangku.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Sn3Hjo
December 27, 2018 at 03:11PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Sn3Hjo
via IFTTT

Sunday, December 23, 2018

Mau Diet, Pilihlah Minuman Ini

Ada beberapa makanan sarapan yang juga dapat menggagalkan diet.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sarapan merupakan kunci mengawali diet. Tepat memilih makanan dan minuman akan membantu mereka yang ingin mengurangi berat badan

"Pilih jus segar, jus dingin atau jus buah dan sayuran yang mengandung lebih banyak nutrisi dan lebih sedikit gula," kata ahli diet, Isabel Smith dilansir dari laman Express, Ahad (23/12).

Carilah jus yang memiliki dua sayuran untuk setiap buah yang termasuk dalam minuman. Atau sebagai gantinya, ganti jus buah dengan air atau teh tanpa pemanis, ada banyak teh herbal lezat yang tersedia.

Ada beberapa makanan sarapan yang juga dapat menggagalkan diet. Misalnya, yoghurt mungkin tampak seperti pilihan yang sehat tetapi jika mereka sudah diberi rasa sebelumnya, maka akan mengandung banyak sirup dan gula tambahan.

Hindari jus buah dikemas dengan gula dan, jika dibeli di toko dalam karton, rendah nutrisi.

Nilai gizi semakin memburuk jika telah diproses pada suhu yang lebih tinggi. Ini berarti konsumen berhadapan dengan dosis tinggi kalori, dan gula bahkan sebelum mereka memasukkan makanan sarapan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Ad3WXb
December 23, 2018 at 03:11PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Ad3WXb
via IFTTT

Friday, December 14, 2018

Zonasi Jadi Strategi Pemerataan Pendidikan Kemendikbud

Salah satu fokusnya adalah pembenahan fasilitas sekolah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) ingin fokus kepada zonasi sekolah pada tahun-tahun mendatang. Menurut Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Dirjen Dikdasmen) Kemendikbud, Hamid Muhammad zonasi adalah strategi untuk meratakan kualitas pendidikan di Indonesia.

"Strateginya itu zonasi. Jadi pemerataan kualitas pendidikan itu strateginya menggunakan zonasi. Kita tidak mumgkin memahami semuanya tanpa ada strategi. Kita akan fokus perzona mana yang akan kita benahi," kata Hamid, usai acara Apresiasi Siswa Berprestasi, di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Jumat (14/12).

Ia menjelaskan, tiga hal yang ingin ditingkatkan kualitasnya pertama adalah meningkatkan kualitas pembelajaran dan kompetensi siswa. Semua hal yang menunjang peningkatan kualitas pembelajaran seperti ketersediaan dan kompetensi guru juga ingin diperbaiki.

Fokus kedua adalah kualitas kepemimpinan kepala sekolah. Selanjutnya, fokus yang ketiga adalah pembenahan fasilitas sekolah yang masih belum lengkap ataupun rusak di sekolah-sekolah yang ada di seluruh Indonesia.

"Jadi kalau masalah guru dan fasilitas ini tadi diselesaikan, harapannya akan ada peningkatan kualitas pembelajaran dan kompetensi siswa," kata Hamid menjelaskan.

Berdasarkan data akreditasi sekolah, masih banyak yang di bawah peringkat akreditasi B. Menurut Hamid, dirinya ingin memperbanyak sekolah berakreditasi A dengan memenuhi kekurangan di tiap sekolah sehingga semuanya memiliki standar yang sama.

Melalui zonasi, pembetulan di berbagai sekolah dapat lebih mudah karena dapat berfokus pada kebutuhan di masing-masing daerah. "Kalau kita enggak punyya strategi, mau semuanya sekolah di Indonesia langsung diperbaiki ya tidak mungkin," kata dia.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2rCQyH0
December 14, 2018 at 03:11PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2rCQyH0
via IFTTT

Wednesday, December 5, 2018

Panitia Reuni 212: Tidak Ada Pelanggaran Kampanye

Panitia meyakinkan, tidak ada pelanggaran, baik di atas maupun di bawah panggung.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua Media Center Reuni 212 Ahmad Saugi menegaskan, tidak terjadi pelanggaran kampanye dalam kegiatan Reuni akbar 212 yang dilaksanakan di Monas, Jakarta, pada Ahad (2/12) kemarin. Ia meyakinkan, tidak ada pelanggaran, baik di atas panggung maupun di bawah kendali panitia acara.

"Saat ini pun tidak ditemukan pelanggaran oleh pihak Bawaslu. Karena patokan kita tetap (aturan dari) Bawaslu," kata dia kepada Republika.co.id saat dihubungi, Rabu (5/12).

Ahamd pun menanggapi dengan santai terkait isu pelanggaran kampanye yang terjadi saat Reuni 212 berlangsung. Ia menilai tuduhan-tuduhan semacam itu wajar terjadi.

Sebab, ia mengatakan, setiap orang bebas mengeluarkan pendapat. Bahkan, kebebasan berpendat itu pun dijamin dalam UU.

"Kita tidak bisa membatasi seseorang harus bicara seperti ini, seperti itu. Terkecuali di panggung kemarin, memang Pak Prabowo sendiri sudah kita bilang, di sini (Reuni 212) bukan ajang kampanye," paparnya. 

Menurutnya, panitia Reuni 212 pun sudah mengumumkan dan mengingatkan secara resmi bahwa kegiatan tersebut bebas dari politik dan kampanye. Bahkan, panitia melarang peserta yang hadir untuk tidak membawa atribut-atribut berbau partai atau kampanye.

"Artinya jika kemudian ada yang melanggar itu, itu adalah urusannya orang yang melanggar, bukan kepada panitia," tegasnya. Ia menyebutkan, pengumuman itu telah disebarkan panitia melalui media sosial, video, hingga dalam bentuk surat resmi.  

Karena itu, Ahmad juga menambahkan, panitia tidak mempermasalahkan jika sewaktu-waktu ada pihak yang melapor ke lembaga-lembaga terkait bahwa terjadi pelanggaran kampanye di Reuni 212. "Kalau memang terbukti, silakan saja diajukan ke pengadilan, nggak masalah," tuturnya. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2RBd0fh
December 05, 2018 at 03:11PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2RBd0fh
via IFTTT

Monday, November 26, 2018

Wapres: Dakwah Islam di Indonesia Selalu Menggembirakan

Wapres berharap Pemuda Muhammadiyah mengedepankan dakwah Islam yang tidak menakutkan.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Wakil Presiden RI Jusuf Kalla dalam pidatonya pada pembukaan Muktamar Pemuda Muhammadiyah di Yogyakarta mengatakan dakwah Islam di Indonesia selalu dilakukan dengan cara yang menggembirakan. Wapres pun berharap Pemuda Muhammadiyah mengedepankan dakwah Islam yang tidak menakutkan.

"Bangsa Indonesia ini kita kenal semuanya sebagai negara dengan umat muslim terbesar, tapi dalam dakwahnya selalu menyesuaikan dan menggembirakan," kata Wapres di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Senin (26/11).

Ia mengatakan Pemuda Muhammadiyah sebagai organisasi kepemudaan yang meskipun mengenakan seragam dan topi baret merah tentunya harus melakukan dakwah Islam menggembirakan dan tidak menakutkan. Ia juga mengatakan dakwah yang menggemberikan sudah menjadi sejarah bangsa ini.

Sebab, di Indonesia tidak ada gambar-gambar keislaman yang memakai pedang. Hal itu berbeda dengan di negara Timur Tengah yang memakai gambar pedang.

"Itu menandakan bahwa dakwah mereka berbeda dengan cara kita di negeri ini yang nengutamakan kultural sambil berdakwah, meyakinkan dengan mengembirakannya dan bukan dengan menakutkannya," kata Wapres. 

"Dan itulah ciri khas Islam di Indenesia, oleh karena itu kita harus melanjutkan itu, bahwa berdakwah tidak perlu menakutkan tidak perlu didorong dan memaksakan. Apalagi dakwah itu memang suatu upaya untuk kemajuan bersama," kata Wapres. 

Jusuf Kalla menambahkan, dengan dakwah Islam yang menggembirakan itu, tentunya berdampak pada kemajuan agama terbesar di Indonesia. Hal itu bisa diukur dari makin banyaknya jumlah masjid dan mushala serta jamaah yang melaksanakan ibadah shalat.

"Kemudian orang haji itu dulu bayar langsung berangkat, sekarang butuh 20 sampai 40 tahun, itu menandakan adanya kemajuan agama yang tinggi. Begitu juga puasa dan shalat tarawih saat Ramadhan itu menandakan dakwah berhasil dan maju dengan baik," katanya.

Muktamar XVII Pemuda Muhammadiyah yang diikuti ribuan peserta dan peninjau dari masing-masing Pimpinan Wilayah, Pimpinan Daerah dan Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah seluruh Indonesia pada 25-28 November 2018 itu mengambil tema "Menggembirakan Dakwah Islam, Memajukan Indonesia". "Tentunya harapan kita semua Muktamar ini disamping bisa mengevaluasi apa yang dilaksanakan kepengurusan sebelumnnya (PP Pemuda Muhammadiyah) tentu merancang apa yang akan dilakukan di masa depan," katanya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2RkpGGU
November 26, 2018 at 03:11PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2RkpGGU
via IFTTT