Pages

Showing posts with label 2018 at 05:50PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 05:50PM. Show all posts

Thursday, December 20, 2018

Kemenag Sidak Jamaah Umrah di Makassar

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Direktorat Bina Umrah dan Haji Khusus Kementerian Agama (Kemenag) melakukan inspeksi mendadak (sidak) pemberangkatan jamaah umrah di Bandar Udara Sultan Hasanuddin Makassar. Sidak yang dilakukan Kamis (20/12) ini merupakan bagian dari pengawasan umrah.

Sidak dilakukan oleh Tim dari Subdit Pemantauan dan Pengawasan Umrah dan Haji Khusus bersama Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan dan instansi terkait. Tim ini dipimpin Kasi Identifikasi dan Penanganan Masalah Ibadah Umrah, Ali Machzumi.

"Pemberangkatan hari ini di Bandara Hasanuddin Makassar sebanyakan 45 jamaah dari dua  Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU). 15 orang jamaah dari PT Prima Astuti Sejahtera dan 30 orang dari PT Meida Wisata," ujar Ali dalam keterangan yang didapat Republika.co.id, Kamis (20/12).

Sulawesi Selatan dipilih sebagai lokasi sidak karena tingkat keberangkatan jamaah umrah dari provinsi ini cukup banyak. Karenanya, pengawasan di Bandara Internasional wilayah timur Indonesia ini dirasa sangat penting.

Sidak dilakukan dengan mengecek proses pemberangkatan jamaah sesuai dengan ketentuan. Pengecekan dilakukan mulai dari tiket PP (pergi-pulang), layanan akomodasi jamaah selama di Arab Saudi, termasuk asuransi perjalanan bagi jamaah.

"Sidak juga untuk memastikan jamaah berangkat dengan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU), bukan travel tak berizin. Termasuk untuk memastikan jamaah telah mendapatkan pelayanan sesuai ketentuan," lanjut Ali.

Berita Terkait

Ia pun menambahkan, jika ditemukan adanya pelanggaran yang dilakukan, maka itu akan menjadi dasar Kemenag untuk melakukan pemanggilan klarifikasi terhadap PPIU. Pengawasan ini tidak hanya dilakukan di Makassar, ke depan juga akan dilakukan di bandara lainnya yang melakukan pemberangkatan umrah dari Indonesia. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2LyQVMd
December 20, 2018 at 05:50PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2LyQVMd
via IFTTT

Rutin Bangun Tidur di Jam yang Sama Bantu Jaga Kesehatan

Bangun pagi adalah kunci meningkatkan produktivitas.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menjaga kesehatan tak selalu hanya berkutat soal pola makan dan olah raga. Tidur juga memegang peranan vital dalam menjaga kondisi tubuh. Selain punya waktu tidur yang cukup, ternyata punya jadwal bangun tidur yang rutin juga penting.

Survey terhadap lebih dari 1.000 orang yang dilakukan oleh Mattress Inquirer menemukan waktu bangun tidur yang rutin sama pentingnya dengan waktu tidur malam sebelumnya. Hasil survei menunjukkan orang dengan jadwal bangun tidur yang tetap merasakan lebih banyak kepuasan dalam hidupnya dibanding yang jam bangun tidurnya tak teratur. Orang-orang tersebut 13 persen lebih puas dengan kehidupan personalnya, 45 persen lebih puas dengan kondisi keuangannya, dan 42 persen lebih puas dengan keseimbangan hidupnya.

Walau temuan ini baru sebatas laporan pribadi tanpa diikuti analisis statistik mendalam, hasil survei menunjukkan betapa besar pengaruh rutinitas di kasur dengan kepuasan hidup. Marissa Knight dan Mara Mather dalam studinya bertajuk Look Out-It's Your Off-Peak Time of Day! mendapati bangun pagi adalah kunci meningkatkan produktivitas.

Dikutip dari Mind Body Green, hasil studi Knight dan Mather mungkin bisa menjelaskan mengapa mereka yang bangun di jam yang sama tiap pagi bisa lebih bahagia dengan kehidupan finansial dan pekerjaannya. Penelitian lain menyebut tidur tak teratur bisa berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan, termasuk di antaranya menurunkan kadar kolesterol baik dalam tubuh, meningkatkan lemak, serta meningkatkan gejala yang berhubungan dengan diabetes dan penyakit jantung.

Survei menemukan 69 persen orang bisa mempertahankan jadwal bangun tidur secara konsisten. Sebanyak 35 persen mampu tidur di jam yang sama setiap malam. Keseimbangan antara jam tidur dan jam bangun pagi adalah salah satu kunci hidup sehat.

Harus diakui tidak semua orang bisa menerapkan pola tidur yang ideal seperti itu. Bangun pagi buat sebagian orang adalah hal yang sulit.

Untuk menyiasatinya jadwalkan satu agenda rutin setiap pagi. Anda bisa menjadwalkan olah raga ringan atau ikut kelas meditasi sehingga lebih semangat menyambut hari.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2rL26Iv
December 20, 2018 at 05:50PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2rL26Iv
via IFTTT

Tuesday, December 11, 2018

Di RSU Siloam Pengobatan Batu Ginjal dengan Gelombang Kejut

Dengan layanan ESWL ini pasien tidak perlu lagi risau dan merasa takut.

REPUBLIKA.CO.ID, PURWAKARTA -- Rumah Sakit Umum (RSU) Siloam Purwakarta meluncurkan layanan pemecah batu ginjal tanpa sayatan operasi. Layanan tersebut, yakni extracorporeal shock wave lithotripsy (EWL). Dengan layanan ini, pasien dengan batu ginjal bisa disembuhkan, hanya melalui gelombang kejut.

Kepala Divisi Pengembangan Bisnis, RSU Siloam Purwakarta, Nita Hanjani Dewi mengatakan, layanan ESWL ini merupakan yang terbaru di rumah sakit swasta tersebut. Layanan ini, sengaja diluncurkan. Mengingat, jumlah pasien dengan masalah saluran indung kemih atau yang berpenyakit batu ginjal cukup banyak. 

"Pasien saluran indung kemih yang berobat ke kita saja, angara 75-100 warga per bulannya," ujar Nita, kepada Republika.co.id, Selasa (11/12).

Selama ini, lanjut Nita, untuk mengangkat batu yang bersemayam di ginjal itu, masih menggunakan pola lama. Yakni, operasi dengan berbagai sayatan. Tetapi, dengan seiringnya perkembangan teknologi, kini pengangkatan batu ginjal tak perlu operasi dengan luka sayatan lagi.

Cukup, dengan pengobatan yang ada di layanan ESWL, maka batu ginjal pasien bisa diluruhkan. Saat ini, layanan tersebut telah tersedia di RSU Siloam Purwakarta. Serta, pasien tak perlu khawatir soal biayanya. Sebab, telah tercover oleh BPJS.

"Alat ESWL-nya, baru kemarin datang. Jadi, ke depan bisa sudah ada pasien yang mencoba alat terbaru ini," ujarnya.

Sementara itu, dokter spesialis Urologi RSU Siloam, Jupiter Sibarani, mengatakan, dulu pasien batu ginjal ini akan membayangkan hal yang 'ngeri' dalam tindakan penyembuhan penyakitnya. Karena, prosedur penyembuhannya biasanya dengan tindakan operasi. Tapi, dengan layanan ESWL ini pasien tidak perlu lagi risau dan merasa takut. 

"Sebab, tindakan penyembuhan penyakit batu ginjal saat ini menggunakan gelombang kejut. Artinya, tak dilakukan dengan pembedahan," ujarnya.

Bahkan, tindakan untuk meluruhkan batu ginjal itu hanya memakan waktu kurang lebih satu jam. Pasien, cukup berbaring. Nanti, alat ESWL ini akan memancarkan gelombang kejut ke area tempat batu ginjal-nya berada. Setelah itu, luruhan batu tersebut akan terbuang dengan air seni pasien.

Dengan tindakan ini, luka dan rasa sakit nyaris tidak ada. Karna, batu akan keluar dengan sendirinya dan terbawa urin. Jadi, pasien tak perlu dilakukan tindakan rawat inap. Sehingga, biayanya juga lebih murah.

Namun demikian, lanjut dia, pascatindakan ESWL pasien tetap harus melakukan kontrol. Guna, memastikan jika batu ginjal ang dideritanya sudah hancur atau hilang.

Dia menjelaskan, ginjal adalah organ tubuh yang berfungsi untuk membuang zat sisa dalam darah melalui urin. Batu ginjal sendiri, merupakan zat yang mengendap dan tidak bisa keluar. Penyakit ini, biasanya ditandai dengan rasa nyeri dibagian pinggang dan nyeri saat buang air kecil.

Selain itu, batu ginjal tidak bisa dianggap remeh. Bila dibiarkan, akan menyumbat saluran kemih. Serta efek terparah, bisa menyebabkan penurunan fungsi ginjal secara permanen (gagal ginjal).

"Dari 75-100 pasien saluran kemih ini, lima persennya terindikasikan harus menjalani peluruhan batu ginjal," ujarnya. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2QoqDBO
December 11, 2018 at 05:50PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2QoqDBO
via IFTTT

Wednesday, December 5, 2018

SMAIT Daarul Ilmi Wisuda 33 Siswa Penghafal Alquran

Program ini dikemas dengan nama Tahfidz Super Camp.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG -- SMA Islam Terpadu (IT) Daarul Ilmi Bandar Lampung kembali mewisuda sebanyak 33 siswa/siswi penghafal Alquran, Rabu (5/12). Program wajib hafalan Alquran pada akhir semester sekolah tersebut, kembali mencetak penghafal Alquran mulai dua sampai 26 juz.

Program bernama “Tahfidz Super Camp” berlangsung selama 10 hari dan berakhir Rabu (5/12). Sebanyak 33 peserta (12 siswa dan 21 siswi) kelas 10 dan 11 mengikuti program mabit atau menginap di sekolah. Mereka dibimbing delapan musrif dan musrifah serta lima fasilitator. Tahfidz Super Camp ini sudah berlangsung tiga periode, dua periode digelar Griya Quran El-Kamil Lampung. Kepala SMA IT Daarul Ilmi Bandar Lampung Denny Harnova mengatakan, Periode perdana langsung dibimbing Griya Quran El-Kamil dengan mabit 10 hari. Sedangkan periode kedua digelar pihak sekolah tanpa mabit. Periode ketiga ini kembali dibimbing Griya Quran El-Kamil dengan mabit 10 hari.

“Tahfidz Super Camp ini diikuti kelas 10 dan 11 dengan jumlah 33 peserta, dan bimbing lagi Griya Quran El-Kamil. Selama mabit peserta kegiatannya menghafal mulai pukul tiga sampai 10 malam atau lebih,” kata Denny Harnova.

Ia mengatakan peserta mabit Tahfidz Super Camp tersebut beragam latar belakang. Para siswa/siswi kelas 10 dan 11 ada yang sama sekali nol hafalan. Ada juga peserta yang sudah menyimpan hafalan beberapa juz untuk ditambah lagi. Bagi yang sama sekali nol hafalan belum sampai satu juz, pembimbing terus membangkitkan atau mendongkrak agar mampu menghafal Alquran meski satu juz dalam 10 hari.

Tahfidz Super Camp tersebut mampu mencetak 33 siswa siswi kelas 10 dan 11 penghafal Alquran mulai dari dua juz hingga 26 juz. Dalam enam bulan ke depan, SMAIT Daarul Ilmi optimistis dapat mencetak siswa penghafal Alquran 30 juz. “Kami pihak sekolah hanya memfasilitasi program tersebut, agar nantinya kami-kami di sekolah dan memberi andil kepada mereka yang hafal Alquran hingga ke surga nanti,” kata Denny

Pemimpin Griya Quran El-Kamil Lampung Jumadi Ilyas Alhafidz mengatakan, semangat para siswa-siswi mengikuti mabit 10 hari menghafal Alquran sejak bangun pukul 03.00 untuk Shalat Tahajud, Shalat Subuh, hingga pukul 10 atau 11 malam sangat diapresiasi.

Kepada para siswa/siswi, ia berharap untuk menjaga hafalan Alquran yang telah didapatnya setelah program tersebut di rumah. Menurut dia, bagi penghafal Alquran hendaknya tidak melepaskan murojaah setiap hari. “Tilawah atau murojaah tidak bisa lepas setiap harinya, minimal dua juz per hari,” katanya.

Untuk menjaga agar hafalan Alquran tidak hilang dan lepas, Jumadi memberikan tips yakni terus melakukan murojaah atau tilawah dengan membagi waktunya sebaik mungkin. Kalau biasanya semua orang hafal surat Alfatehah, begitu juga hafalan yang diperoleh sama nantinya seperti surat Alfatehah yang dibaca setiap hari minimal 17 kali.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2SwRiZS
December 05, 2018 at 05:50PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2SwRiZS
via IFTTT

Tuesday, December 4, 2018

Dua Pembawa Sabu Divonis Penjara Seumur Hidup

Dua-duanya berperan sebagai kurir.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG  –-  Majelis hakim sidang Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Lampung, Selasa (4/12), memvonis dua terdakwa kepemilikan narkoba jenis sabu seberat 6 kg. Mereka dijatuhi hukuman penjara seumur hidup dan denda Rp 2 miliar.

Dua terdakwa yang divonis mendekam di penjara tersebut yakni Rafi Febrianto (32 tahun), warga Dusun II Sidodai, Desa Muara Aman, Kecamatan Bukit Kemuning, Kabupaten Lampung Utara. Sedangkan terdakwa lainnya Hendrik (36), warga Jalan Laksamana Martadinata LK III, RT 41, Kelurahan Pesawahan, Telukbetung Selatan.. Mereka membawa sabu seberat enam kilogram lebih dari Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel).

Ketua Majelis Hakim Surono mengatakan, terdakwa Rafi Febrianto terbukti secara sah melakukan tindak pidana permufakatan tentang narkotika jenis sabu. Terdakwa telah dengan sah bermufakat jahat dan tanpa hak melawan hukum membawa dan menawarkan narkoba untuk dijual kembali.

“Terdakwa Rafi Febrianto dan terdakwa Hendrik telah memenuhi unsur melakukan permufakatan jahat dan tanpa hak melawan hukum,” katanya.

Dalam amar putusanya, terdakwa menawarkan untuk dijual, menjual membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli menukar atau menyerahkan narkotika golongan 1 bukan tanaman jenis sabu sabu bertanya melebihi lima gram sesuai dengan Pasal 114 ayat (1) jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Putusan majelis hakim tersebut lebih berat dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Dalam sidang tuntatan, JPU hanya menuntut kedua terdakwa dengan 18 tahun penjara atas kepemilikan enam kilogram lebih sabu, yang dibawanya dari Lubuklinggau, Sumsel.

Dalam dakwaannya, terdakwa Rafi diketahui sebagai kurir yang mengambil sabu seberat enam kilogram dari Lubuklinggau, Sumatra Selatan untuk dibawa ke Bandar Lampung. Sedangkan terdakwa kedua Hendrik berperan sebagai kurir penerima sabu enam kilogram yang diantar Rafi.

Pada sidang awal, Rafi mengaku nekat menjadi kurir sabu lantaran terjerat utang piutang dengan saudara Alam yang sudah meninggal lantaran melawan saat diamankan. Kesaksiannya, ia berutang kepada Alam Rp 10 juta pada Januari 2018, dan janji dikembalikan pada Lebaran.

Alam menagihnya sebelum jatuh tempo. Rafi tidak punya uang membayarnya. Karena terdesak, ia ditawari Alam pekerjaan dengan keuntungan Rp 60 juta tapi dibagi dua dengannya. Rafi menerima bersih RP 20 juta. Pekerjaan tersebut agar Rafi mengambil sabu enam kilogram ke Lubuklinggau, setelah itu dibawa ke Tanjungkarang

Saat membawa barang haram tersebut, sabunya diikat dan disimpan di ban serep mobil. Setiba di Bandar Lampung mobillnya dihentikan petugas dan digeledah. Teman Rafi bernama Wiko tewas karena melawan, sedangkan Rafi dibawa ke kantor petugas. Ia disuruh menelepon Hendrik untuk menerima kiriman sabu tersebut. Hendrik pun diciduk petugas Badan Nasional Narkotika Provinsi Lampung. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2QgMOdi
December 04, 2018 at 05:50PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2QgMOdi
via IFTTT

Tuesday, November 27, 2018

Sucofindo Luncurkan Jasa IT Security

Industri keuangan dan perbankan memerlukan keamanan yang tinggi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – PT Sucofindo (Persero) meluncurkan jasa IT Security atau software bernama Sucofindo Omniguard.  Peluncuran jasa bersamaan dengan grand launching Unit Sucofindo Technology dengan layanan jasa di bidang teknologi informasi yang dilaksanakan di Jakarta, Selasa (27/11).

Selain jasa IT Security, Unit Sucofindo Technology juga menawarkan jasa pengelolaan big data, internet of things, dan enterprise solution yang dikemas dalam berbagai model bisnis, termasuk dengan konsep managed services. 

Grand launching dihadiri Deputi Komisioner Pengawas Perbankan IV Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Roberto Akyuwen, CEO LSWare - Korea Kim Min Soo, dan Direktur Sumber Daya Manusia Sucofindo Rozainbahri Noor.

Rozain mengatakan, Sucofindo mempersembahkan Unit Sucofindo Technology untuk memberikan nilai tambah bagi pelanggan sejalan dengan perkembangan teknologi pada era industri 4.0.

“Dengan kompetensi Sucofindo di bidang inspeksi, pengujian dan sertifikasi, maka diharapkan produk IT Security dan IT Solution ini dapat mendukung pengelolaan keamanan data dan solusi informasi teknologi dalam bisnis proses pelanggan, termasuk kegiatan inspeksi, pengujian dan sertifikasi pelanggan Sucofindo,” ujar Rozain.

Melalui sebuah penyelarasan antara teknologi dan kebutuhan pasar akan IT Security, kata dia, Unit Sucofindo Technology bermitra dengan perusahaan Korea, yaitu LSWare, yang mendapat dukungan dari pemerintah Korea. Dengan kolaborasi yang ada saat ini menjadikan Sucofindo Omniguard sebuah solusi yang selaras serta sarat dengan kearifan local, khususnya pangsa pasar di Indonesia.

Kim Min Soo mengatakan, LSWare bangga dapat bermitra dengan perusahaan milik Pemerintah Indonesia, yaitu Sucofindo.  Menurut Kim, latar belakang peluncuran jasa tersebut adalah hubungan Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Korea yang semakin kuat sekaligus sama-sama menyiapkan diri menuju industri 4.0.

“Semua perusahaan industri akan menjadi perusahaan software yang merupakan pusat industri 4.0. Untuk itu, dibutuhkan pengelolaan cyber security yang baik,” kata Kim. 

Dia melanjutkan, LSWare telah mengembangkan software cyber security lebih dari 14 tahun dengan pelanggan yang semakin meningkat dari berbagai jenis industri, seperti Samsung Grup dan LG Grup. Kerja sama dengan Sucofindo (Persero), maka diharapkan Omniguard juga banyak digunakan di Indonesia.

Roberto Akyuwen pada sambutannya menyatakan, industri keuangan dan perbankan merupakan industri yang sangat strategis dan memerlukan keamanan yang tinggi. Secara bertahap, implementasi digital merambah ke berbagai sektor industri, termasuk industri keuangan dan perbankan.

“Saat ini, sudah merupakan kebutuhan masyarakat akan layanan transaksi keuangan yang murah, aman, cepat, dapat dikerjakan kapan pun dan di mana pun berada serta melewati batas wilayah,” ujar Roberto.

Untuk mengantisipasi dinamika tersebut, perbankan mulai menggunakan digitalisasi, seperti internet banking dan mobile banking. Karena itu, kata Roberto, hanya perbankan yang dapat beradaptasi dengan digital yang dapat bersaing dan memenuhi kebutuhan pelanggan ke depan. Ditambah lagi, kehadiran berbagai perusahaan FinTech menjadi persaingan semakin menantang.

“Besarnya transaksi keuangan melalui digital akan meningkatkan risiko keamanan data yang harus dikelola secara serius,” kata Roberto.

Karena itulah, Roberto mengapresiasi kehadiran Sucofindo Technology yang didukung kompetensi Sucofindo di bidang sertifikasi sistem manajemen mutu. Diharapkan, kompetensi Sucofindo semakin lengkap dalam membantu peningkatan daya saing di industri keuangan.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2zuxLSH
November 27, 2018 at 05:50PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2zuxLSH
via IFTTT

Sunday, November 18, 2018

Indonesia Sabet Perak di Panjat Tebing Cina Terbuka

Performa pemanjat kebanggaan Indonesia Aries Susanti Rahayu kali ini menurun.

REPUBLIKA.CO.ID, GUANGZHOU -- Atlet panjat tebing Indonesia hanya menyabet satu medali di kejuaraan internasional Panjat Tebing Cina Terbuka 2018 yang digelar di Guangzhou, Cina. Pemanjat Aspar Jaelolo meraih medali perak, sementara rekannya, Puji Lestari gagal membawa membawa pulang medali.

Gelaran Cina Terbuka dimulai sejak Jumat (16/11). Dua pemanjat Indonesia berhasil melaju ke babak final.

Jaeololo berhasil menembus babak final di nomor speed putera. Namun sayang saat lomba, pemanjat 26 tahun tersebut kalah cepat dengan atlet tuan rumah Zhong Qi-xin. Selisih waktunya, pun tipis. Jaelolo finis dengan catatan 5,99 detik. Sedangkan Qi-xin, lebih cepat 5,89 detik.

Selisih waktu yang tipis tersebut memaksa Jaelolo harus puas di podium kedua dengan medali perak. Rivalnya, Qi-xin berhak atas emas.

“Aspar Jaelolo harus puas engan catatan waktu tersebut dan medali perak yang diraih,” begitu pernyataan resmi Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) yang diterima wartawan di Jakarta, Ahad (18/11). Sementara pemanjat asal Rusia, Dmitri Timofeev meraih medali perunggu dengan catatan panjat 5,86 detik.

Adapun di nomor speed puteri, pemanjat Puji Lestari kalah dari pesaingnya asal Rusia, Liliana Kaplina dalam perebutan medali perunggu. Puji mencatatkan waktu panjat 9,69 detik, sedangkan Kaplina lebih cepat 7,49 detik. Di nomor speed putri ini, medali emas diraih pemanjat Polandia Aleksandra Rudzinska dan medali perak diraih pemanjat Rusia, Mariia Krasavina.

Kegagalan serupa juga dari nomor speed puteri. Pemanjat kebanggaan Indonesia Aries Susanti Rahayu di gelaran kali ini menunjukkan performasi yang menurun. Peraih emas Asian Games 2018 itu tak mampu menembus babak empat besar. Padahal, saat kualifikasi Aries mampu mencatatkan waktu 7,8 detik dan berhasil ke perdelapan final dengan waktu panjat 8,13 detik. Sayang saat di perempat final, atlet asal Jawa Tengah (Jateng) itu tersingkir dengan cuma mencatatkan waktu 9,48 detik.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2KaOiiD
November 18, 2018 at 05:50PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2KaOiiD
via IFTTT