Pages

Showing posts with label 2018 at 05:52PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 05:52PM. Show all posts

Saturday, December 29, 2018

Ormas Islam Dukung Perda Larang Mushalla di Basement

Pemkot Bandung menerbitkan perda atur tempat ibadah di gedung perkantoran dan mal.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Peraturan daerah terkait perintah bagi gedung-gedung agar menyediakan tempat ibadah (mushalla) yang layak disambut baik oleh sejumlah organisasi masyarakat (ormas) Islam. Salah satu poinnya, adalah melarang mushalla berada di basement gedung.

Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Abdul Mu'ti, mengatakan ia menyambut baik Perda tentang keharusan fasilitas publik menyediakan mushalla yang representatif.  "Soal tempatnya bisa dimana saja. Yang penting bagus, bersih, dan layak. Selama ini memang ada kesan fasilitas mushalla disediakan ala kadarnya, kotor, dan sumpek," kata Mu'ti melalui pesan elektronik kepada Republika.co.id, Sabtu (29/12).

Dosen UIN Jakarta ini mengatakan, fasilitas mushalla yang baik bisa membuat pengunjung yang beragama Islam merasa nyaman. Menurutnya, kenyamanan tempat ibadah bisa menjadi daya tarik tersendiri. Bahkan, kata dia, ketersediaan mushalla bisa menguntungkan pemilik gedung atau mall bersangkutan.

"Hal ini dapat meningkatkan keuntungan bagi penyedia mal, restoran, dan sarana hiburan," tambahnya.

Senada dengan Mu'ti, Ketua Bidang Tarbiyah PP Persatuan Islam (Persis), Irfan Saprudin, mengungkapkan bahwa ia merasa gembira karena pemerintah kota  sangat memperhatikan kebutuhan umat Islam warga Bandung. Ia mengatakan, mal dan gedung perkantoran yang mempunyai mushala di basement secara sisi kemanusiaan dan kesehatan tidak baik dan tidak sehat. Karena itu, menurutnya, Perda yang dikeluarkan Pemkot adalah peraturan yang sangat dinantikan oleh warga Bandung khususnya. 

"Peraturan ini sangat sinergis dengan Program Kerja MUI Kota Bandung. Saya menyambut perda tersebut, dan mengucapkan selamat dengan Perda tersebut," kata Irfan.

Pemkot Bandung baru saja mengesahkan peraturan daerah (perda) tentang gedung dan bangunan. Salah satu poinnya ialah mewajibkan bangunan atau gedung untuk menyediakan tempat ibadah yang layak. Dalam perda itu disebutkan tempat ibadah seperti mushalla yang disediakan pemilik gedung atau perkantoran, tidak boleh berada di basement.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2TezxyL
December 29, 2018 at 05:52PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2TezxyL
via IFTTT

Sunday, December 16, 2018

Persib Dibanjiri Lamaran Calon Pemain

Sejumlah pemain mengajukan lamaran untuk bergabung dan membela skuat Maung Bandung.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Persib Bandung menjadi magnet pesepak bola Tanah Air. Saat ini, sejumlah pemain mengajukan lamaran untuk bergabung dan membela skuat Maung Bandung pada kompetisi musim depan.

"Pemain yang melamar ke Persib banyak," ujar Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Kuswara S. Taryono, di Bandung, Ahad (16/12).

Meski banyak, ia tidak merinci siapa saja sosok pemain pelamar yang ingin bergabung ke Bandung. Tapi, nama-nama yang ada sudah disimpan dan tinggal dilakukan komunikasi lebih lanjut.

Ia menjelaskan, perekrutan pemain baru ini tidak terlepas dari pandangan pelatih yang akan mengarsiteki Persib. "Ini kan ranahnya pelatih. Seberapa banyak yang melamar kami tampung dulu. Komunikasi (dan keputusan) akhirnya ada di tangan pelatih," kata dia.

Tidak hanya itu, nasib para pemain lama juga belum dipastikan. Belum ditentukan kontraknya yang akan diperpanjang atau tidak. Menurut dia, segala kemungkinan masih bisa terjadi tergantung pelatih yang akan menangani kompetisi 2019.

"Untuk persiapan musim depan, kami akan tentukan dulu sosok pelatih. Tentunya nanti kita akan bicarakan tentang pemain untuk musim depan," katanya.

Sementara soal sosok pelatih baru, manajemen masih mempertimbangkan banyak nama. Manajemen berharap ada keputusan setelah melakukan evaluasi dan pembahasan bersama di jajaran manajemen.

"Intinya insya Allah kami bergerak cepat. Makin cepat, makin bagus," kata Kuswara. 

Persib gagal juara Liga 1 2018 setelah tampil buruk pada paruh kedua musim. Maung Bandung hanya finis keempat dengan nilai 52, terpaut 10 angka dari Persija Jakarta yang menjadi juara.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2S3RRKT
December 16, 2018 at 05:52PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2S3RRKT
via IFTTT

Tuesday, December 11, 2018

Ary Ginanjar: Membangun Karakter, Senjata Terakhir Indonesia

Bangsa ini akan terpurukjika generasi muda yang tidak terkelola dan tertata.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- CEO ESQ Leadership Center, Ary Ginanjar Agustian menyampaikan, membangun karakter sumber daya manusia adalah senjata terakhir bangsa Indonesia. Oleh sebab itu ESQ Leadership Center ingin membantu pemerintah dan masyarakat untuk membangun karakter masyarakat bangsa Indonesia.

Ary Ginanjar menerangkan, untuk meningkatkan pendapatan per kapita Korea, mereka membangun karakter masyarakatnya. Fokus mereka sebesar 50 persen untuk membangun karakter masyarakat, 25 persen membangun ekonomi dan 25 persen membangun lingkungan. 

"Korea bangkit, pendapatan per kapita naik empat kali lipat dengan cara membangun karakter, membangun karakter saya kira senjata terakhir Indonesia," kata Ary saat konferensi pers training ESQ The Amazing You di Menara 165, Selasa (11/12).

Ia menyampaikan, seperti diketahui harga minyak dan gas tidak menentu. Harga sawit jatuh, harga batu bara tidak menentu dan sektor pertanian bermasalah. Sementara sektor-sektor lain juga menghadapi tekanan yang berat. Tapi ada satu kekuatan terakhir Indonesia, yaitu manusia atau masyarakat Indonesia.

Selama ini bicara sumber daya alam seperti sumber daya pertanian, kehutanan dan energi. Tapi sumber daya manusia adalah kekuatan dan senjata terakhir Bangsa Indonesia. Pada tahun 2030 jumlah penduduk Indonesia diperkirakan mencapai 300 juta jiwa. Sebanyak 80 persennya generasi muda.

"Kalau indonesia tidak bisa menenganani generasi muda yang banyak, mereka akan menjadi beban dan jadi sumber masalah, tapi kalau kita berhasil menata dan mengoptimalkan generasi muda maka bangsa ini akan bangkit pasca 2030," ujarnya.

Namun, Ary mengingatkan, kalau generasi muda yang jumlahnya banyak dibiarkan begitu saja, maka bangsa ini akan terpuruk akibat generasi muda yang tidak terkelola dan tertata. ESQ Leadership Center memiliki tujuan membangun karakter bangsa. Sebab ESQ Leadership Center tahu bangsa ini memiliki masalah moral dan karakter.

Oleh karena itu ESQ Leadership Center menggelar training ESQ The Amazing You yang diikuti 10 ribu peserta di ICE BSD pada 15-16 Desember 2018. ESQ memiliki tujuan mendidik masyarakat secara formal dan informal. Secara non formal, setiap satu bulan mendidik sekitar 10 ribu orang di 100 titik di berbagai daerah.

"Tujuannya memberikan kepercayaan diri dan memberikan skill kecerdasan emosi dan spiritual, memberi tahu cara menghadapi kehidupan. Sebab untuk sukses, kecerdasan intelektual hanya berperan 10 sampai 20 persen, sisanya kecerdasan lain, itu yang kita ajarkan," ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2RQqmnX
December 11, 2018 at 05:52PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2RQqmnX
via IFTTT

Tuesday, December 4, 2018

Universal Garap Film yang Terinspirasi Musik Prince

Film akan digarap menyerupai Mamma Mia! dengan lagu-lagu Prince.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Universal Pictures berencana menggarap film fiksi yang terinspirasi musik karya musisi Prince. Rumah produksi itu sudah mendapatkan hak menggunakan sederet lagu klasik dari katalog karya Prince.

Film tidak akan serupa dengan Purple Rain, sinema biopik Prince rilisan 1984. Dikutip dari laman Hollywood Reporter, sinema lebih seperti waralaba film Mamma Mia! yang kisahnya terilhami musik ABBA.

 

Mike Knobloch, presiden publikasi global film dan musik Universal Pictures menjadi penanggung jawab proyek. Wakil presiden produksi Sara Scott dan eksekutif kreatif Mika Pryce berperan mengembangkan film.

Troy Carter, pendiri Atom Factory yang merupakan penasihat hiburan Prince, dilibatkan menjadi produser eksekutif. Begitu pula Jody Gerson, CEO grup Universal Music Publishing yang memegang publikasi eksklusif lagu Prince.

Prince yang meninggal pada 2016 dikenal sebagai musisi multiinstrumen. Dia telah menjual lebih dari 100 juta rekaman di seluruh dunia, memenangkan delapan Grammy Awards serta berbagai penghargaan lain.

Kehadiran film dengan lagu-lagu Prince cukup menjanjikan. Sebelum ini, Universal telah sukses dengan sederet film musikal seperti Mamma Mia!,  Pitch Perfect, dan Les Miserables.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2RwOZWz
December 04, 2018 at 05:52PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2RwOZWz
via IFTTT

Tuesday, November 27, 2018

Pendiri Traveloka Mengundurkan Diri

Traveloka memastikan transisi kepemimpinan ini akan berjalan dengan baik

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Salah seorang pendiri Traveloka, Derianto Kusuma, mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Chief Technology Officer biro perjalanan online tersebut. Pengunduran diri ini berlaku efektif mulai 30 November 2018.

"Perjalanan saya dengan Traveloka sungguh luar biasa, dari lahirnya Traveloka, mengimplementasikan pola pikir dan kapabilitas kelas dunia di Asia Tenggara di mana kami menawarkan para pelanggan dan mitra kami standar baru dalam kualitas dan akuntabilitas dalam seluruh operasi kami, hingga mengatasi berbagai jenis tantangan dalam berbagai tahapan tumbuhnya Traveloka. Saya senang dapat bekerja dengan semuanya dalam membawa Traveloka ke titik ini," kata Derianto, melalui keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (27/11).

Derianto tidak mengungkapkan secara gamblang alasannya mundur dari perusahaan tersebut, yang dia dan teman-temannya dirikan pada 2012, namun, CEO Ferry Unardi dalam keterangan yang sama menyatakan rekannya itu sudah mempertimbangkan hal ini sejak beberapa bulan terakhir dan sudah berdiskusi dengan dirinya maupun investor.

"Deri memiliki peran yang tidak tertandingi dalam pertumbuhan dan kesuksesan Traveloka dengan perannya yang tidak hanya membangun dan membesarkan sistem dan kapabilitas teknologi yang sustainable, tapi juga organisasi yang sustainable," kata CEO sekaligus pendiri Traveloka, Ferry Unardi.

Mereka memastikan transisi kepemimpinan ini akan berjalan dan tetap mempertahankan standard yang selama ini mereka tetapkan. "Proses serah terima pekerjaan telah dipersiapkan, dan kami akan meneruskan apa yang telah kami bangun untuk Traveloka dengan menetapkan standar yang tinggi. Kami akan terus berkembang dan fokus untuk mencapai tujuan jangka panjang kami, menjadi perusahaan teknologi kelas dunia yang digunakan oleh jutaan orang," kata Ferry.

Traveloka menyatakan sudah membentuk tim teknologi yang kuat agar perusahaan tersebut terus maju dengan investasi terbaru. "Traveloka kini sedang melalui tahap transisi, pekerjaan transformasi teknologi saya telah selesai dengan terbentuknya tim yang kuat untuk membawa pondasi kokoh kami untuk terus maju dan jalan untuk Traveloka ke depannya telah terjamin dengan pembiayaan atau investasi terbaru. Kini adalah waktu yang tepat bagi saya untuk melanjutkan bab selanjutnya dari hidup saya," kata Derianto.

Selepas dari Traveloka, Derianto berencana mengembangkan usaha baru dalam kategori yang berbeda dengan perusahaan yang dia dirikan pada 2012 ini.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2zCmcJp
November 27, 2018 at 05:52PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2zCmcJp
via IFTTT

Monday, November 26, 2018

Ketua DPRD Buton Selatan Ditangkap karena Narkoba

BNN Jaksel melakukan assesment terhadap LA untuk mengetahui tingkat ketergantungan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua DPRD Kabupaten Buton Selatan Provinsi Sulawesi Tenggara berinisial LA ditangkap anggota Polda Metro Jaya terkait penyalahgunaan narkoba. "(LA) ditangkap Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta, Senin (26/11).

Argo menjelaskan ketua DPRD Buton Selatan dari Fraksi PAN itu diringkus anggota Polda Metro Jaya di Hotel Red Planet lantai 2 Kamar 216 Jalan Samanhudi Jakarta Pusat pada Jumat (23/11) pukul 23.00 WIB. Dari LA, polisi menyita dua cangklong bekas pakai yang ditemukan pada saku celana tersangka dan toilet, tiga buah korek api gas, dan satu unit telepon seluler.

Argo mengungkapkan awalnya polisi menerima informasi adanya penyalahgunaan narkoba kemudian menuju lokasi kejadian dan menemukan sejumlah barang bukti. Dari hasil pemeriksaan tersangka, Argo mengatakan LA mengkonsumsi shabu-shabu sehari sebelum penangkapan yang didapat dari Lani, pengemudi yang biasa mendampingi tersangka di Jakarta berstatus daftar pencarian orang.

"Sudah dua kali mendapatkan shabu," ujar Argo seraya menambahkan berdasarkan tes urin awal LA positif menggunakan shabu.

Kemudian, polisi menguji barang bukti, urine, darah, dan rambut LA di Pusat Laboratorium Forensik Mabes Polri yang menunjukkan cangklong tidak ditemukan kandungan narkotika, dan uji lanjutan urin positif dilanjutkan tes konfirmasi urine dengan alat. "Untuk uji darah dan rambut masih proses," ucap Argo.

Saat ini, tim Badan Narkotika Nasional Kota Jakarta Selatan melakukan assesment terhadap LA guna mengetahui tingkat ketergantungan narkoba dan polisi juga memburu pelaku yang memasok shabu kepada LA.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2PU3MO9
November 26, 2018 at 05:52PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2PU3MO9
via IFTTT

Sunday, November 25, 2018

Kisah Dosen Asal Bima Raih Beasiswa Short Term Award Aussie

Perolehan beasiswa ini dapat memotivasi civitas akademika perguruan tinggi di Bima.

REPUBLIKA.CO.ID,BIMA -- Dosen Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam (IAI) Muhammadiyah Bima Azhar berhasil memperoleh Beasiswa Short Term Awards (Kursus Singkat) dari Department of Foreign Affair and Trade (DFAT) Australian Government yang diselenggarkan oleh Monash University, Melbourne Australia. Azhar mendapat kesempatan kursus singkat di Australia selama dua minggu.  

Menurutnya perolehan beasiswa kursus singkat di Australia selama dua minggu ini merupakan pencapaian yang patut disyukuri, pasalnya dia salah satu awardee (penerima beasiswa) dari 25 awardee terpilih yang berasal dari daerah dan 25 lainnya berasal dari berbagai kementerian pusat. "Dan diharapkan, perolehan beasiswa ini dapat memotivasi seluruh civitas akademika perguruan tinggi di Bima," kata Azhar kepada Republika.co.id, Ahad (25/11).

Selanjutnya, Azhar mengungkapkan beasiswa ini sudah menjadi impiannya dari kecil untuk bisa menimba ilmu di negeri kangguru, semangat untuk meraih beasiswa ini semakin tinggi ketika azhar duduk di bangku S-1 STAI Muhammadiyah Bima yang kini bernama IAI Muhammadiyah Bima. Azhar amat bersyukur karena bisa mewujudkan impiannya setelah dia menjadi alumni.

Sementara itu, Azhar saat ditanya mengenai kiat atau cara ia meraih beasiswa kursus singkat ini, “Ia menjelaskan kuncinya terletak pada ikhtiar untuk terus belajar, menghargai waktu dan memantaskan diri, karena dalam meraih beasiswa ini azhar harus berjuang dan bersaing dengan para pelamar yang nota bene lulusan luar negeri.

Menurut Azhar, mestinya era digital ini harus dimanfaatkan secara maksimal untuk mengakses informasi sebanyak-banyaknya, termasuk mengakses informasi mengenai beasiswa karena di sana batasan ditiadakan.

Azhar berharap semangatnya untuk terus belajar dan menimba ilmu bisa ditularkan ke orang-orang di sekitarnya. "Untuk mau berkembang itu tidak ditentukan di mana kita tapi bagaimana kita berusaha untuk menggapai mimpi. Karena belajar tidak melulu masalah tempat entah itu di daerah sendiri maupun di luar daerah itu sama saja, tapi yang menentukan kita sukses apa tidak lebih kepada diri kita masing-masing. Meminjam istilah Pak Anies Baswedan 'Rumah boleh di kampung, tapi mimpi taruh di langit',” ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2BwpYp0
November 25, 2018 at 05:52PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2BwpYp0
via IFTTT

Saturday, November 24, 2018

Trend Belajar di Madrasah Meningkat di Jateng

Masyarakat mulai menunjukkan ketertarikan menyekolahkan anaknya di madrasah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Jawa Tengah, Farhani, menyatakan terjadi peningkatan drastis di sektor pendidikan madrasah. Masyarakatnya mulai menunjukkan ketertarikan untuk menyekolahkan anak-anaknya di madrasah.

"Banyak masyarakat yang menginginkan putra dan putrinya bersekolah di madrasah. Tapi, karena keterbatasan ruang, maka dengan keterpaksaan banyak yang ditolak, dan itu sudah terjadi selama empat tahun terakhir," ucap Farhani dalam keterangan yang didapat Republika.co.id, Jumat (23/11).

Ia menyebut setiap tahun jumlah siswa didik yang tidak bisa diterima di madrasah mencapai 600 siswa. Madrasah menurut dia saat ini digandrungi masyarakat. "Ada masyarakat yang mengatakan, Pak, kok mau sekolah di madrasah tidak bisa? Ini membawa keprihatinan kita dan untuk itulah kita membangun sinergitas dengan pemerintah daerah," ucap Farhani di hadapan Komisi VIII DPR RI saat melakukan kunjungan kerja Spesifik di MAN I Magelang.

Kehadiran Komisi VIII ini untuk meninjau program peningkatan pelayanan fungsi agama. Turut hadir pada acara tersebut Wakil Ketua Komisi VIII Marwan Dasopang, Iskan Qolba Lubis dan anggota Komisi VIII DPR RI. Pun tampak hadir Bupati Kabupaten Magelang Zaenal Arifin, Direktur Penerangan Agama Islam Juraidi dan Kasubdit Sarpras Direktorat KSKK Madrasah Abdullah Alkholis.

Farhani menambahkan, di Provinsi Jawa Tengah, madrasah tumbuh subur, baik negeri dan swasta. Sampai saat ini, total ada 6.256 madrasah di Jateng mulai tingkat Aliyah, Tsanawiyah, sampai Ibtidaiyah. "Jateng punya 17.885 guru ASN, 76.890 guru swasta, 223.000 siswa madrasah negeri, dan 1.392.000 siswa madrasah swasta," ujar Farhani.

Farhani mengapresiasi Bupati Kabupaten Magelang yang peduli dengan pendidikan agama dan madrasah. Ia menyebut bupati telah menganggarkan dana dari APBD untuk membantu madrasah. Pada hakekatnya pemerintah itu satu, ingin mensejahterakan masyarakat.

Sebelumnya Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang mengingatkan pemerintah untuk tidak membiarkan madrasah bergerak tanpa dukungan sarana dan prasarana yang memadai. "Pak Bupati, negara kita memang belum punya anggaran. Kementerian Agama tidak mencukupi. Karena itu kami turut bermohon kalau bisa tanah di MAN 1 Magelang dapat dihibahkan ke Kementerian Agama. Hal ini insya Allah untuk membangun boarding school," ujarnya.

"Boarding School ini ada kegiatan membaca kitab kuning. Kitab kuning ini adalah khazanah keislaman kita yang tidak boleh dipisahkan," lanjut Marwan Dasopang. Marwan menilai penguatan pembelajaran kitab kuning di madrasah penting agar pemahaman keagamaan siswa semakin dalam. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2PQMLEO
November 24, 2018 at 05:52PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2PQMLEO
via IFTTT

Sunday, November 18, 2018

Bersaing Juara dengan PSM dan Persija, Persib Malah Kalah

Persib kalah 0-3 dari PSIS pada laga lanjutan Liga 1 sore ini.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- PSIS Semarang taklukan Persib Bandung dengan skor akhir 3-0. Persib harus mengakui hasil racikan PSIS yang berhasil menghasilkan gol dari Bruno Silva, Hari Nur, dan Ibrahim Conteh.

Kubu Persib merotasi lini pertahanan dengan menurunkan Henhen dan Puja Abdillah untuk menggantikan Supardi dan Ardi Idrus. Sementara di kubu PSIS, Jafri Sastra menarik Pletar Planic dan menurunkan Rio Saputro.

Jalannya pertandingan, Henhen Herdiana membuka peluang untuk Persib. Tak butuh waktu lama untuk PSIS membalikkan keadaan. Dua kali Ibrahim Conteh melepas peluang emas untuk menjebol gawang Made Wirawan.

Gol pertama tercipta pada menit 16 dari sundulan Bruno Silva yang dengan baik mengeksekusi umpan Hari Nur, 1-0 untuk PSIS. Pada menit ke-24, Persib kembali melepas peluang dengan melambung ke atas mistar gawang.

Menit 37, Bruno kembali membuka peluang, meski gagal PSIS terus menekan pertahanan Persib. Menjelang akhir babak pertama, Persib kembali gagal menembus gawang Jandia. Babak pertama berakhir dengan skor 1-0.

Babak kedua, PSIS kembali membuka peluang dari Conteh. Pada menit 54, Persib lagi-lagi gagal memanfaatkan peluang dari tendangan bebas. Secara mengejutkan, Gomez menurunkan Bauman dan Ghozali. Hasilnya, Persib mendapat peluang emas.

Menit 67, Conteh lagi lagi menekan pertahanan Persib, alhasil, gol kedua kembali diciptakan oleh Hari Nur. Skor 2-0 untuk PSIS. Ghozali lagi-lagi gagal melepas peluang setelah tendangannya terkena mistar gawang. Hasil tekanan Conteh membuahkan hasil, menit 75, Conteh berhasil menjebol gawang Persib, 3-0 untuk PSIS.

Pertandingan sempat dihentikan karena keributan Ezechiel dan Rio Saputro. Tambahan waktu dua menit nyatanya tidak mengubah kedudukan, pertandingan berkahir dengan skor 3-0 untuk kemenangan PSIS.

Atas hasil tersebut, PSIS memanjat ke posisi 10 klasemen sementara dengan raihan 42 poin. Sementara Persib yang tengah bersaing menjadi juara Liga 1 bersama PSM Makassar dan Persija Jakarta masih di posisi tiga dengan raihan 49 poin.

Liga 1 Indonesia musim ini tinggal menyisakan tiga pertandingan. PSM di puncak klasemen sementara memimpin dengan koleksi 54 angka yang dibuntuti oleh Persija dengan raihan 50 angka. Namun, Persija surplus satu laga dibandingkan PSM dan Persib.

Daftar Susunan Pemain

Persib Bandung: I Made Wirawan, Henhen Herdiana, Bojan Malisic, Victor Ibgonefo, Tony Sucipto, Hariono, Oh Inkyun, Atep, Puja Abdillah, Agung Mulyadi, dan Ezechiel NDuoassel.

PSIS Semarang: Jandia Eka Putra, Gilang Ginarsa, Rio Saputro, Haudi Abdillah, Safrudin, Ibrahim Conteh, Nelius Alom, M Yunus, Bayu Nugroho, Bruno Silva dan Hari Nur Yulianto

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2OOc197
November 18, 2018 at 05:52PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2OOc197
via IFTTT