Pages

Showing posts with label 2018 at 09:04PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 09:04PM. Show all posts

Friday, December 14, 2018

In Picture: Lintas Ekbis: BPKH Paparkan Investasi di Ajang ISEF 2018

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menargetkan nilai manfaat hingga Rp 7 triliun pada 2019 dari hasil investasi. Sejumlah strategi telah disiapkan sesuai regulasi yang berlaku. Dana kelolaan hingga saat ini tercatat Rp 110 miliar dengan peningkatan Rp 11 miliar.

Ketua BPKH Anggito Abimanyu menyampaikan, proporsi penempatan dan investasi dana akan berubah tahun depan. Sebanyak 50 persen digunakan untuk penempatan, 50 persen investasi pada 2018. Tahun depan, 50 persen untuk penempatan di BPS-BPIH, 30 persen investasi di surat berharga syariah, dan 20 persen investasi langsung.

"Investasi langsung kita akan fokus di Arab Saudi, investasinya tentu terkait dengan haji, seperti penerbangan, hotel, katering itu yang diprioritaskan," kata Anggito dalam konferensi pers di Grand City, Surabaya, Jumat (14/12).

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2EvlBwW
December 14, 2018 at 09:04PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2EvlBwW
via IFTTT

Tuesday, November 20, 2018

POP 2018 Resmi Ditutup

Tujuan POP 2018 membudayakan olahraga untuk perempuan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kompetisi Pekan Olahraga Perempuan 2018 siang ini (20/11) resmi ditutup. Pada acara penutupan tampak dihadiri oleh beberapa pejabat Kemenpora dan tokoh-tokoh NU. Event kerjasama antara Fatayat NU dengan Kemenpora ini sedari awal memang bertujuan untuk membudayakan olahraga bagi perempuan. 

Upacara penutupan ini sekaligus membagikan hadiah bagi para pemenang dari ketiga cabor. Dengan hadiah utama adalah piala Menpora RI dan fresh money untuk dana pembinaan.

Pada cabor voli Tim Semeru Polda Jatim berhasil meraih juara pertama mengalahkan Tim Fatayat Cabang Kabupaten Semarang.

Sementara itu, pada cabor bulutangkis dimenangkan oleh pasangan ganda puteri dari Perwosi Tulungagung yang mengalahkan tim DWP kota Bogor di posisi kedua. Dan di lapangan hadang tampil sebagai jawara adalah tim Perwosi Sidoarjo dan Tim Fatayat Gunung Pati di posisi kedua. 

Kementerian Pemuda dan Olahraga RI sangat mensupport event besar ini. Pasalnya ini yang pertama kali ada di Indonesia sebuah pekan olahraga khusus perempuan dan yang mengadakan adalah ormas perempuan.

"Kami mengapresiasi jerih payah Fatayat NU untuk mensukseskan POP ini. Hampir setahun pelaksanaannya dan sekarang kita tahu banyak perempuan yang sangat potensial di bidang olahraga" Ujar Isnanta, Deputi Pembudayaan Olahraga Kemenpora RI. 

Menurutnya, keterlibatan perempuan dalam dalam olahraga masih rendah hanya sekitar 30-40% saja. Itupun mayoritas atlet profesional perempuan, dari kalangan masyarakat umum masih cukup rendah.

"POP ini menepis persepsi publik bahwa perempuan hanya bisa berperan di urusan rumah tangga atau karir saja. Dalam pembudayaan olahraga harusnya terus dilakukan" imbuhnya. 

Senada dengan Isnanta, Anggia berharap tidak hanya Fatayat yang melakukan ini. Sisi olahraga sebagai budaya atau gaya hidup harusnya dapat digalakkan oleh komunitas atau organisasi perempuan apapun. 

"Alhamdulillah, kita sudah berhasil dengan POP di tahun pertama ini. Tujuannya memang bukan melahirkan atlet baru tetapi membangkitkan kembali semangat perempuan untuk mau berolahraga, karena sesungguhnya ini ekspresi yang tepat" tuturnya.

Acara yang sekaligus dikemas dengan perayaan Maulid Nabi ini turut mengundang Ketua Umum PBNU KH. Said Aqil Siroj. Dalam pidatonya, dia menghimbau seluruh umat Islam untuk menjaga persatuan NKRI. Salah satu caranya dengan menjaga Islam Nusantara.

"Islam Nusantara bukan akidah atau agama baru. Ini adalah cara akulturasi antara budaya lokal yang baik dengan nilai-nilai keislaman. Ya kalau budayanya buruk tentu kita tolak" terangnya.

Selain itu, turut hadir pula pejabat dari Kedutaan Australia yang mensupport event ini berupa bola voli dan shuttle cock. Pihaknya bangga perempuan Indonesia bisa berprestasi di bidang olahraga. 

Event Pekan Olahraga Perempuan 2018 Fatayat NU ini resmi ditutup oleh Pejabat Kemenpora, Ketua Umum PBNU dan Ketua Umum PP. Fatayat NU dengan menabuh rebana bersama-sama.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Dyu15m
November 20, 2018 at 09:04PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Dyu15m
via IFTTT

Monday, November 19, 2018

Puluhan Usaha Bisa Dimiliki Asing Ditarget Pacu Investasi

Sebanyak 25 bidang usaha dibuka sepenuhnya untuk investasi asing.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono mengatakan kebijakan relaksasi Daftar Negatif Investasi (DNI) 2018 melalui Paket Kebijakan Ekonomi XVI diharapkan mampu meningkatkan investasi.

Susiwijono mengatakan bahwa DNI 2018 merupakan optimalisasi dari Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 39 Tahun 2014 dan Perpres Nomor 44 Tahun 2016. Ia menilai kedua perpres tersebut belum optimal merealisasikan investasi di berbagai bidang usaha.

"Dari evaluasi kami, ada beberapa hasil yang membuat kami meninjau bidang usaha yang selama ini sudah dilakukan relaksasi di 2014 dan 2016," kata Susiwijono dalam jumpa pers di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (19/11).

Ia menyebutkan 83 dari 101 bidang usaha yang memberikan keterbukaan lebih bagi penanaman modal asing (PMA) ternyata realisasi investasinya di bawah 50 persen, di mana 51 bidang usaha bahkan tidak ada peminatnya sama sekali. Oleh karena itu, pemerintah melalui Paket Kebijakan Ekonomi XVI melakukan lagi relaksasi DNI, yang rencananya akan diatur oleh perpres yang ditargetkan selesai pada minggu terakhir November 2018.

Salah satu kebijakan relaksasi DNI 2018 adalah mengeluarkan 54 bidang usaha dari DNI. Bidang usaha yang dikeluarkan tersebut menjadi lebih sederhana perizinannya atau lebih terbuka untuk investasi.

Dari 54 bidang usaha tersebut, pemerintah memutuskan untuk meningkatkan porsi kepemilikan melalui PMA menjadi maksimum 100 persen bagi 25 bidang usaha.

"Untuk 25 bidang usaha ini asalnya dari dulu sudah PMA, kemudian ditingkatkan 100 persen karena tidak ada peningkatan investasi. Begitu dikeluarkan dari DNI, maka terbuka bebas," ujar dia.

Baca: Menko Darmin Bantah Investasi UMKM Dibuka untuk Asing

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2DMuqlx
November 19, 2018 at 09:04PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2DMuqlx
via IFTTT