Pages

Showing posts with label November 19. Show all posts
Showing posts with label November 19. Show all posts

Monday, November 19, 2018

Produsen Listrik Harus Mewaspadai Era Harga Murah EBT

Arah kebijakan energi listrik Indonesia masih bertolak belakang dengan tren global

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pembangkit listrik berbahan bakar tenaga matahari (surya) sedang digencarkan di dalam negeri. Kendati demikian, harga jual listrik yang dihasilkan dari energi surya ini masih terbilang mahal.

Institute for Essential Service Reform (IESR) memperkirakan pada satu dekade mendatang atau 2028 harga listrik dari pembangkit surya dan tenaga baterai lebih murah dari listrik jaringan (grid). "Harga listrik solar pv dan baterai akan jadi murah, ini akan meningkatkan risiko aset PLN dan IPP. Pemerintah dan perusahaan listrik perlu menyadari ancaman ini," kata Direktur IESR Fabby Tumiwa baru-baru ini.

Fabby menjelaskan perlu adanya transformasi bisnis yang baru, sebab arah kebijakan energi dan kelistrikan Indonesia masih bertolak belakang dengan tren global. Perubahan yang terjadi di sektor energi dalam bentuk dekarbonisasi, digitalisasi, dan desentralisasi pembangkit.

Semakin murahnya harga energi baru terbarukan, menurut dia, sebaiknya diwaspadai oleh para pemangku kepentingan untuk segera berinovasi dalam pengembangan bisnisnya. Hal itu berdasarkan dari semakin kuatnya tekanan dari dunia internasional mengenai pengembangan energi baru terbarukan guna menurunkan emisi gas rumah kaca.

Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (Ditjen EBTKE) berharap para investor dari negara-negara Uni Eropa dapat menjadi mitra dalam mengembangkan sektor EBTKE yang saat ini masih terus digencarkan di Indonesia dalam rangka memenuhi target yang ada di dalam Rencana Umum Energi Nasional (RUEN).

Direktur Aneka Energi Baru dan Energi Terbarukan, Harris yang mewakili Dirjen EBTKE dalam kegiatan tahunan Green Energy Technology (GET) oleh European Union Business Avenue in South East Asia (EUBA), mengatakan bahwa kini penggunaan teknologi bersih sudah menjadi kebutuhan masyarakat Indonesia.

"Indonesia berkomitmen mengurangi emisi gas rumah kaca 29 persen pada 2030. Dengan bantuan investasi luar negeri, pemerintah optimis dapat mengurangi emisi hingga 41 persen," kata Harris.

Hal itu, jelas dia, sejalan dengan semangat peningkatan pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT), yang selain dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat modern akan energi, juga merupakan upaya pengurangan karbon emisi gas rumah kaca yang dihasilkan oleh bahan bakar fosil.

Oleh karena itu, pemerintah, katanya, sangat mengharapkan investasi untuk pengembangan sektor EBT di Indonesia, yang menitikberatkan pada aspek-aspek kesejahteraan sosial, penciptaan iklim bisnis yang kondusif, serta faktor-faktor pertumbuhan ekonomi.

"Pengembangan EBT difokuskan kepada ketahanan energi, peningkatan rasio elektrifikasi, penyebaran yang merata, dan harus dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat," ujarnya.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan, untuk mempermudah pengembangan EBT di Indonesia, pemerintah telah melaksanakan reformasi birokrasi, terutama kepada proses dan pelayanan investasi seperti simplifikasi perijinan, menyusun pengaturan perijinan secara online, serta pelaksanaan good governance.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FsJLK0
November 19, 2018 at 11:45PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FsJLK0
via IFTTT

Waymo akan Memperluas Layanan Mobil Swakemudi

Pengguna dapat menggunakan aplikasi smartphone untuk memanggil kendaraan swakemudi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Waymo sedang melakukan tes uji coba layanan mobil swakemudi milik Alphabet. Layanan mobil swakemudi ini nantinya akan dibuka untuk lebih banyak orang di daerah Phoenix, Arizona.

"Sekitar 400 pengendara awal sudah mengambil bagian dalam layanan baru Waymo yang mulai diuji awal tahun lalu," kata pimpinan Waymo wilayah Arizona John Krafcik pada konferensi teknologi Wall Street Journal di Southern California pekan lalu.

Menurut Krafcik, nantinya para pengendara awal ini dapat menggunakan aplikasi smartphone untuk memanggil kendaraan otonom setiap saat sepanjang hari untuk mencapai maksimum sekitar 100 mil per jam.

"Sekarang, kami berada di titik di mana kami akan memperluas langkah demi langkah ini, sedikit demi sedikit, karena ini adalah perjalanan yang sangat panjang," tutur Krafcik.

Selama beberapa bulan ke depan, nantinya Waymo akan membuka layanan hingga lebih banyak orang dan akan memberi para pengendara 'otonomi' yang lebih banyak dalam melihat apa yang dapat mereka lakukan dengannya. "Ini teknologi yang sangat menantang dan kami akan menggunakan waktu kami," ujarnya.

Waymo mengharapkan para pengendara tertarik menggunakan layanan angkutan otonom untuk membawa pelanggan ke toko-toko, menurut laporan Journal. Perusahaan pada awal tahun ini mengumumkan telah menambahkan kendaraan sebanyak 62.000 dari Fiat Chrysler minivan ke armada otonomnya dalam sebuah kolaborasi yang diperluas yang telah diumumkan oleh perusahaan.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2qU0vQ0
November 19, 2018 at 11:25PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2qU0vQ0
via IFTTT

4 Alasan Wanita Lebih Memilih Mengencani Pria Lebih Muda

Banyak pria yang lebih muda lebih siap menikah ketimbang pria yang lebih tua umurnya

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mereka yang mencoba meyakinkan Anda bahwa pria lebih muda belum siap berhubungan jangka panjang tak selalu benar. Kenyataannya pria lebih muda mungkin lebih siap menikah ketimbang pria lebih tua.

ROLers, jika Anda saat ini bertemu dengan pria lebih muda kemudian jatuh cinta dan ingin melanjutkan ke jenjang lebih serius, percayalah, ada setidaknya empat alasan inspiratif untuk meyakinkan Anda, dilansir dari Womanitely.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FsJIxO
November 19, 2018 at 11:10PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FsJIxO
via IFTTT

Kemenag Kembangkan Alquran Digital

Alquran Digital dibutuhkan dalam mendukung aktifitas keagamaan maupun nonkeagamaan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Agama Repu lik Indonesia (Kemenag RI) terus berupaya mengembangkan Alquran Digital. Generasi pertama Alquran Digital Kemenag telah dirilis pada 2016. 

Kepala Lajnah Pentashihan Mushaf Alquran (LPMQ) Kemenag Muchlis Hanafi mengatakan pihaknya telah melakukan revisi dan pembaruan aplikasi ini. Sehingga secara tampilan lebih menarik dan lebih ringan.

"Penelitian ini berusaha memotret kecenderungan masyarakat dalam menggunakan Alquran Digital versi Kemenag. Sehingga, kita bisa menghadirkan apa yang dibutuhkan oleh masyarakat, bukan seperti yang kita inginkan," ujarnya dalam keterangan tulis yang diterima Republika.co.id, Ahad (18/11).

Menurut Muchlis, keinginan kuat untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat tidak cukup jalan sendiri. "Kita harus bersinergi dengan Kominfo untuk pengembangan Alquran Digital ini," ungkapnya.

Temuan penelitian ini mengungkapkan bahwa keberadaan Alquran Digital sangat dibutuhkan masyarakat dalam mendukung aktifitas keagamaan maupun non-keagamaan. Masyarakat juga menghendaki produk Alquran Digital memiliki fitur serta konten yang lengkap, tapi tidak memberatkan kapasitas ponsel pintar.

Hasil penelitian ini dibahas sejumlah narasumber, yaitu Guru Besar Unindra Prof. Mulyani Nurhadi, Kepala Badan Pelatihan dan Pengembangan TIK Kemkominfo Nusirwan, Kepala Bidang Pengkajian Alquran Abdul Aziz Sidqi. Nusirwan misalnya, menyatakan bahwa pengembangan aplikasi juga harus diiringi penguatan konten, regulasi, dan teknologi.

"Kuatkan infrastruktur, regulasi, dan SDM," ungkap Nusirwan. Acara dihadiri 75 undangan yang terdiri dari unsur perguruan tinggi Alquran, pusat studi Alquran, termasuk pengembang Quran Digital. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FwXEGQ
November 19, 2018 at 10:55PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FwXEGQ
via IFTTT

97.500 Kendaraan di Purwakarta Menunggak Pajak

Pemkot Purwakarta menyebut rata-rata penunggak pekerjaan adalah milik pribadi

REPUBLIKA.CO.ID, PURWAKARTA -- Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Barat Wilayah Purwakarta, melansir ada 97.500 kendaraan yang menunggak pajak. Ribuan kendaraan itu, masuk dalam kategori kendaraan tidak melakukan daftar ulang (KTMDU). Tingginya kendaraan yang menunggak pajak ini, disebabkan oleh rendahnya kesadaran masyarakat akan kewajibannya dalam membayar pajak.

Kepala Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Barat Wilayah Purwakarta, Ahmad Solihat, mengatakan, jumlah kendaraan yang ada di wilayah ini mencapai 325 ribu unit. Dari jumlah tersebut, yang tercatat menunggak pajak mencapai 30 persennya atau setara dengan 97.500 unit.

"Penunggak pajak ini cukup tinggi," ujar Solihat, disela-sela operasi tertib kendaraan bermotor di Taman Pembaharuan Purwakarta, Senin (19/11).

Dari 97.500 penunggak pajak ini, lanjutnya, kategorinya bervariasi. Yaitu, ada yang menunggak pajak kendaraannya rusak. Ada juga, menunggak akibat kendaraannya hilang. Serta, kendaraannya ada dalam kondisi bagus, tetapi pemiliknya benar-benar menunggak pajak.

Dengan tingginya kasus penunggak pajak ini, membuat pihaknya cukup prihatin. Karena itu, Solihat meminta kepada masyarakat wajib pajak, untuk memerhatikan kendaraannya. Mengingat, saat ini ada klausul baru mengenai pajak kendaraan.

Sebagaimana diatur dalam Peraturan Kapolri No 05/2012. Yaitu, kendaraan setelah lima tahun tidak membayar pajak atau KTMD, serta di tambah dua tahun berikutnya tidak daftar ulang, maka kendaraan itu akan dihapus dari daftar registrasi. Sehingga, lanjut Solihat, kendaraan tersebut bisa dikatakan bodong alias tak punya surat resmi. 

Menurutnya, dari 97.500 kendaraan penunggak pajak ini, mayoritas merupakan milik masyarakat atau pribadi. Adapun kendaraan dengan plat merah atau milik pemerintah, yang menunggak pajaknya sedikit. Yakni, hanya 300 unit. 

Pihaknya sangat mengapresiasi kepada ASN di Pemkab Purwakarta, yang tidak lupa membayar pajak kendaraan dinasnya. Apalagi, saat ini membayar pajak kendaraan dinas jauh lebih mudah. Sebab, ada petugas khusus dari Samsat Purwakarta yang melakukan jemput bola ke instansi-instansi. 

"Upaya jemput bola ini, ternyata mampu menekan tunggakan pajak untuk kendaraan plat merah," ujarnya. 

Karena itu, pihaknya sangat menghimbau kepada masyarakat untuk taat dalam membayar pajak. Mengingat, pajak dari masyarakat ini sangatlah penting. Terutama, untuk pembangunan wilayah. Jika pembangunan wilayah ini bagus, yang merasakan dampak positifnya tentu masyarakat juga.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Purwakarta AKP Ricky Adipratama, mengatakan, selama 12 hari melakukan operasi zebra lodaya 2018, ada 3.520 kendaraan yang terjaring razia. Mayoritas, pengendara tidak membawa surat dan dokumen. Seperti SIM serta STNK. 

Selain itu, ada juga pengendara yang melanggar aturan, karena tidak menggunakan sabuk pengaman. Serta, memakai handphone saat berkendaraan. 

"Kami juga, menyita 149 unit motor. Sebab, pengemudi tidak bisa menunjukan dokumen kendaraan tersebut," ujar Ricky. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2qTR2bq
November 19, 2018 at 10:53PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2qTR2bq
via IFTTT

Guru TK Bosowa Bina Insani Ikuti Pelatihan Menulis Berita

Melalui pelatihan ini diharapkan akan lahir jurnalis-jurnalis baru dari kalangan guru

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Guru KB-TK Bosowa Bina Insani mengikuti pelatihan teknik penulisan berita. Kegiatan tersebut  diselenggarakan oleh Yayasan Bosowa Bina Insani (YBBI), Selasa (13/11), bertempat di Ruang rapat guru SMP Bosowa Bina Insani, Bogor, Jawa Barat.

Selain guru KB-TK, pelatihan ini diikuti pula oleh Manager Kurikulum Sekolah Bosowa Bina Insani (SBBI),  yaitu Fachtul Dannah. Pelatihan dibuka oleh Hj. Dedeh Soeria Atmaja selaku kepala kelembagaan dan PR SBBI. Sedangkan yang memberikan materi adalah Irwan Kelana, redaktur senior Harian Republika.

“Pelatihan tekhnik penulisan berita ini diberikan kepada guru-guru Sekolah Bosowa Bina Insani bertujuan supaya guru-guru dapat membuat berita/ siaran pers yang layak dimuat di media massa, baik media cetak maupun online, dengan teknik yang benar,” kata Dedeh saat membuka pelatihan, seperti dikutip dalam rilis SBBI yang dikirimkan kepada Republika.co.id,  Sabtu (17/11).

Ia menambahkan, melalui pelatihan ini diharapkan akan lahir jurnalis-jurnalis baru dari kalangan guru SBBI.  “Hal ini akan membedakan kualitas antara guru SBBI dengan guru-guru lain di luar SBBI,” ujarnya.

Pelatihan teknik penulisan berita berlangsung selama dua jam setengah. Irwan memberikan materi sekaligus membimbing para guru mulai dari cara membuat pointers berita sampai menjadi siaran berita yang layak tayang di media massa “Materi yang diberikan oleh Irwan Kelana sangat menarik bagi guru KB-TK Bosowa Bina Insani. Mereka  termotivasi untuk mencoba membuat berita dari setiap kegiatan yang sudah diadakan khususnya di KB-TK Bosowa Bina Insani,” tutur Dedeh.

Selepas memberikan materi pelatihan, Irwan Kelana yang juga seorang cerpenis dan novelis memberikan kenang-kenangan kepada semua peserta. Kenang-kenangan tersebut adalah novelette karyanya yang berjudul “Biarkan Cinta Menemukanmu”. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FsUG6l
November 19, 2018 at 10:52PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FsUG6l
via IFTTT

Berwirausaha Harus Melek Hukum

Turut sertanya Indonesia dalam pasar bebas ASEAN para pelaku harus perhatikan hukum.

REPUBLIKA.CO.ID, BANTUL -- Seorang enterpreneur dituntut tidak hanya memiliki jiwa yang krearif dan inovatif, namun juga harus memahami hukum-hukum kewirausahaan yang berlaku di Indonesia. Deputi Bidang Pengembangan SDM Kementerian Koperasi dan UKM, Rully Nuryanto, mengungkapkan dengan turut sertanya Indonesia dalam pasar bebas ASEAN, tentunya hal ini menuntut para pelaku usaha untuk lebih memperhatikan detail hukum terkait wirausaha.

Ia menjelaskan, dalam menjalankan usaha, seorang pelaku usaha harus tetap melihat norma hukum yang berlaku. Sebab, dengan melek hukum maka akan dapat menciptakan iklim yang kondusif bagi perkembangan kewirausahaan dan juga fungsi kontrol dalam menjalankan usaha itu sendiri.

"Jadi berwirausaha juga harus melek dengan hukum, karena kalau nilai-nilai hukum dalam berwirausaha ini diabaikan maka akan beresiko pada usaha yang dijalankan," kata Rulli dalam Seminar nasional yang bertemakan "Peranan Hukum Dalam Berwirausaha Guna Mewujudkan Kemandirian Ekonomi Umat" di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), beberapa waktu lalu.

Saat ini, pemerintah bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI masih membahas secara cermat rancangan undang-undang untuk kewirausahaan nasional. Diharapkan, dengan disahkannya undang-undang ini, dapat menjadi salah satu faktor pendorong bagi pertumbuhan wirausaha di Indonesia.

"Contohnya seperti penjualan yang dilakukan melalui Instagram atau Youtube yang saat ini masih belum dikenakan pajak penghasilan. Jadi kami lihat penerapan hukum tentang wirausaha ini masih tidak beraturan," tambahnya.

Rully pun juga memotivasi generasi muda dalam hal ini mahasiswa untuk tidak berkecil hati dalam memulai suatu usaha. Jiwa wirausaha, lanjutnya, akan tumbuh seiring dengan proses kewirausahaan yang dijalani.

"Begitu juga dengan kalian yang sudah merintis usaha kecil-kecilan, jangan minder dengan para pelaku usaha yang sudah maju dan memiliki nama besar. Karena mental berwirausaha itu tumbuh seiring dengan adaptasi yang kalian jalani dalam menghadapi persaingan pasar," ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FuGCsR
November 19, 2018 at 10:35PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FuGCsR
via IFTTT

Grand Final POP 2018 Berlangsung Semarak

Grand Final mempertemukan tiga region.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pekan Olahraga Perempuan Fatayat NU menggelar Grand Final di GOR Otista, Grand Final POP 2018 mempertemukan tiga region, yakni Jawa Tengah, dan Banten.

Acara yang merupakan kerjasama Fatayat NU dan Kemenpora RI ini mempertandingkan tiga cabor yaitu bulutangkis, voli dan hadang. 

Dari lapangan bulutangkis tampak dua tim besutan Perwosi Tulungagung dan tim PDAM Bogor melaju ke babak grand final. Keduanya merupakan tim yang sama kuat sehingga perolehan skor cukup ketat. 

Perwosi Tulungagung unggul di babak pertama dengan skor 21-16 dan pada babak kedua tim ini kembali merajai skor dengan perolehan akhir 21-10. Sehingga pasangan Dwi Astuti (46) dan Nuning Triana (39) ini berhasil memperoleh kemenangan di POP 2018 cabor bulutangkis. 

Saat ditemui disela-sela pertandingan, keduanya mengaku tak memiliki persiapan khusus. "Ya kami latihan tapi itu sudah rutin seminggu dua kali. Khusus untuk persiapan grand final ini sebenarnya ndak ada. Karena namanya ibu-ibu sibuk banyak kerjaannya" timpal keduanya dengan tawa lepas. 

Namun, untuk menjaga stamina dan kesehatan pengurus Perwosi mengaku sering mengingatkan pemain untuk menjaga pola makan dan istirahat yang cukup. Tim Perwosi Tulungagung ini beberapa kali memenangi turnamen lokal tingkat kecamatan dan kabupaten. Di ajang POP ini pertama kalinya mereka mengaku mengikuti turnamen skala nasional.

"Kami sangat mengapresiasi Fatayat NU yang punya ide bikin acara POP ini. Semuanya perempuan. Dan akhirnya kita tahu kalau banyak perempuan yang punya potensi olahraga sangat bagus kan?" Ujarnya.

Tak jauh berbeda, di lapangan hadang tim Perwosi Sidoarjo juga nampak mendominasi permainan. Cabor yang kerap disebut dengan gobak sodor ini memiliki waktu yang cukup panjang untuk bermain sehingga stamina pemain yang dibutuhkan harus lebih kuat. 

Pada pertandingan grand final ini tampil dua tim tangguh besutan PAC Fatayat Gunung Pati melawan tim Perwosi Sidoarjo. Keduanya tampak mempersiapkan diri dengan sangat baik. Sehingga, perolehan skor berkejaran dengan ketat.

"Selain tenaga, keduanya punya strategi yang udah matang. Ini pertandingan paling seru selama POP" ujar salah satu wasit hadang. 

Pada akhir pertandingan, kemenangan diraih oleh tim Perwosi Sidoarjo yang berhasil mengalahkan tim PAC Fatayat Gunung Pati.  

Sementara itu, pertandingan grand final bola voli dijadwalkan besok pagi dan pemberian hadiah pemenang akan dilaksanakan besok siang pada penutupan grand final oleh Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Imam Nahrawi.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FwU8w8
November 19, 2018 at 10:32PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FwU8w8
via IFTTT

Indekos Jadi Tempat Transaksi Prostitusi Online di Sukabumi

Pelaku menawarkan gadis-gadis di bawah umur dengan tarif Rp 500 ribu

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI--Tempat kos-kosan atau indekos di Sukabumi dijadikan sebagai tempat transaksi prostitusi online. Hal ini terungkap dalam penyelidikan yang dilakukan Polres Sukabumi Kota dalam kasus prostitusi online yang menggunakan media sosial Twitter.

Sebelumnya, Polres Sukabumi Kota mengungkap kasus prostitusi online yang menggunakan media sosial twitter. Di mana dalam kasus tersebut polisi menangkap dua orang pelaku yang bertindak sebagai pembuat akun dan sekaligus mucikari bagi para wanita yang diperdagangkan dalam akun tersebut.

Data dari Polres Sukabumi Kota menyebutkan, dua pelaku yang ditangkap yakni WS alias P (42 tahun) yang bertindak sebagai pembuat akun atau admin dan US (40) selaku operasional. "Tempat yang digunakan adalah kos-kosan yang sengaja disewa oleh tersangka sebagai transaksi," ujar Kapolres Sukabumi Kota AKBP Susatyo Purnomo Condro kepada wartawan Senin (19/11).

Para pelaku tersebut sebelumnya melakukan operasi di media sosial dan eksekusinya di tempat kos-kosan. Menurut Susatyo, kedua orang pelaku merekrut wanita untuk ditawarkan kepada para warganet yang membuka twitter untuk layanan seksual dengan tarif Rp 500 ribu. Saat ini ada delapan saksi wanita yang diduga ditawarkan dalam akun medsos twitter Escort 0266 ke 2 @sukabumiasyik.

Dalam kasus ini kata Susatyo, polisi menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya satu bundel hasil screenshot sebanyak 30 postingan akun twitter Escort 0266 ke 2 @sukabumiasyik, lima  unit handphone, 1 akun twitter Escort 0266 ke 2 @sukabumiasyik.  Selain itu uang tunai Rp 450 ribu, satu unit sepeda motor honda beat nomor polisi F 6412 FCC, dan satu buah id card dari perusahaan tertentu

Kedua tersangka ungkap Susatyo, dijerat dengan Pasal 4 ayat 1 Jo 29 dan atau Pasal 4 (2) Jo 30 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi.  Di mana ancaman hukumannya selama 12 tahun penjara dan denda Rp 6 miliar.

Selain itu Pasal 27 Jo Pasal 45 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Infomasi dan Transaksi Elektronik. Ancaman hukuman yang dikenakan selama 6 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar.

Susatyo menuturkan, pelaku juga dijerat dengan Pasal 296 KUHP yang mengatur mengenai memudahkan perbuatan cabul enggan ancaman 1 tahun 4 bulan penjara. Di samping itu Pasal 506 KUHP yang mengatur soal mucikari dengan ancaman 1 tahun penjara.

"Karena ada saksi perempuan yang diijajakan sebanyak dua orang dibawah umur yakni 17 tahun, maka kami terapkan pasal perlindunan anak,’’ imbuh Susatyo. Ke depan polisi berpesan kepada masyarakat untuk segera melaporkan apabila ada akun yang menjajakan hal asusila dan berharap jangan sampai masyarakat dengan mudah bertransiasi seksual melalui online.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2qX0Dy5
November 19, 2018 at 10:23PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2qX0Dy5
via IFTTT

Banyuwangi Bidik Wisatawan Timur Tengah

Banyuwangi mendukung pengembangan pariwisata halal.

REPUBLIKA.CO.ID, BANYUWANGI -- Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, akan membidik pasar Timur Tengah lewat promosi yang difasilitasi oleh Kementerian Luar Negeri, termasuk Kedutaan Besar RI di Arab Saudi.

"Alhamdulillah kami sudah bertemu dengan Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Arab Saudi, Bapak Agus Maftuh Abegebriel. Beliau mendukung inovasi daerah dalam mengembangkan pariwisata, termasuk Banyuwangi diminta ikut dalam Festival Janadriyah ke-32 yang akan digelar di pada 1-21 Januari 2019 mendatang di Arab Saudi," ujar Bupati Abdullah Azwar Anas di Banyuwangi, Senin (19/11).

Ajang tersebut adalah festival seni budaya tahunan terbesar di Arab Saudi, yang setiap tahunnya dikunjungi 5 juta pengunjung dari dalam dan luar Arab Saudi.

"Terima kasih kepada pemerintah pusat, terutama Kemenlu dan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) yang terus memfasilitasi upaya Pemkab Banyuwangi berpromosi ke mancanegara. Sebelumnya, Banyuwangi juga dipromosikan ke Amerika Serikat, Inggris, sampai Rusia saat Piala Dunia 2018 berlangsung, bahkan pada tahun depan kami juga difasilitasi ke Belgia yang merupakan salah satu pusat aktivitas Uni Eropa," ujarnya.

Anas mengaku sangat antusias dengan tawaran promosi tersebut, karena Banyuwangi mendukung pengembangan pariwisata halal yang salah satunya menyasar wisatawan asal Timur Tengah. Konsep itu dibentuk untuk memudahkan wisatawan Muslim menjalankan ibadah saat berlibur.

"Kawasan wisata halal ini umumnya akan menyediakan kemudahan yang bersifat general, seperti menyediakan musala, masjid, dan tempat wudhu. Ini sangat mudah ditemukan di Banyuwangi, termasuk kulinernya, yang hampir semua makanannya kami pastikan halal," kata Anas.

Bupati Anas menambahkan, pada 2017, sebanyak 222.297 wisatawan Timur Tengah masuk ke Indonesia.

"Mereka dikenal menyukai wisata leisure, seperti di Bali. Ini akan memudahkan kami untuk berpromosi karena kedekatan geografis dengan Bali. Target kami tidak muluk-muluk, bisa mengambil ceruk 3 persen turis Timur Tengah saja yang masuk ke Indonesia sudah sangat bagus," kata Anas.

Wisatawan Timur Tengah, kata Anas, punya keunggulan tersendiri. Berdasarkan riset Kemenpar, rata-rata turis Timteng mengeluarkan uang mencapai 1.918 Dolar AS (sekitar Rp28 juta) per wisatawan per kunjungan, melampaui wisatawan Eropa yang hanya 1.538 Dolar AS (sekitar Rp23 juta) per wisatawan per kunjungan. Selain itu, rata-rata lama tinggal wisman Arab Saudi di Indonesia cukup lama, yaitu mencapai 10,14 hari.

"Belanja turis Eropa kalah dari turis Timur Tengah. Dengan belanja yang besar dan masa tinggal yang lama, efek ekonominya ke daerah juga besar," kata Anas.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2BhseA1
November 19, 2018 at 10:22PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2BhseA1
via IFTTT

Zaki Muadzin SD Juara Bersuara Merdu

Diharapkan Zaki bisa menjadi muadzin yang suaranya dikenal dunia.

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN -- Empat orang siswa SD Juara Medan berlatih azan untuk mengikuti lomba dalam rangka pembukaan salah satu mini market yang dibuka pada November ini. Salah satu siswa tersebut ialah Zaki Farhan Hutabarat siswa kelas 5 SD Juara Medan.

Para peserta dilatih oleh Fahriza, salah satu guru di SD Juara. Saat tiba giliran Zaki, guru pelatih terkejut mendengar suaranya yang sangat merdu.

Hanya saja Zaki masih kurang percaya diri dalam mengeluarkan suara. Setelah mendapat sentuhan dan dilatih agar mengunakan suara perut. Hasilnya bacaannya fasih dan nadanya mendayu syahdu.

Teman-temanya yang ikut menyaksikan latihan itu ikut berkomentar. "Merdu kali Pak suara Zaki," kata Siddik siswa kelas 6. Zaki hanya tersenyum malu-malu mendapat pujian.

Seperti dalam siaran pers Rumah Zakat disebutkan, menang kalah dalam perlombaan itu biasa. Yang terpenting Zaki dan teman-temannya sudah berusaha keras untuk latihan. Zaki yang memiliki cita-cita menjadi TNI ini, semoga kelak Ia bisa menjadi muadzin yang suaranya mendunia. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Q5XL01
November 19, 2018 at 10:15PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Q5XL01
via IFTTT

Belasan Anggota Geng Motor Ditangkap Polres Sukabumi

Seorang anggota geng ditetapkan tersangka kasus penganiayaan.

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Belasan pemuda yang merupakan anggota geng motor diciduk anggota Polres Sukabumi Kota, Jawa Barat. Mereka dinilai kerap membuat onar dan membawa senjata tajam untuk melukai orang yang dianggap musuhnya.

"Dari 14 anggota geng motor XTC tersebut satu di antaranya perempuan. Mayoritas berandalan bermotor tersebut usianya masih muda dan ada juga yang di bawah umur," kata Kapolres Sukabumi Kota AKBP Susatyo Purnomo Condro di Sukabumi, Senin (19/11).

Menurut dia, satu dari 14 anggota geng motor itu berinial LA Alias B (19 tahun) warga Kampung Sukasari, RT 03/08, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, ditetapkan menjadi tersangka penganiayaan. Hal itu karena tersangka melakukan pembacokan terhadap geng motor lain.

Informasi yang dihimpun, kasus penangkapan ini berawal saat geng motor XTC yang sedang nongkrong didatangi kelompok geng motor GBR. Mereka yang sudah lama bermusuhan langsung terlibat perkelahian.

Karena genk motor GBR terdesak, memilih melarikan diri, namun ada empat orang dan satu motor tertinggal di lokasi. Anggota GBR yang paling belakang terkena bacokan oleh tersangka LA.

Mendapat laporan adanya bentrok antargeng motor, Tim Buser Polres Sukabumi Kota berhasil menangkap pelaku bentrokan di Jalan Lingkar Selatan, Desa Babakan, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi.

"Dari tangan tersangka kami menyita beberapa bilah senjata tajam dan 10 unit sepeda motor dari berbagai merek. Untuk anggota geng motor yang dinilai tidak bersalah akan dikembalikan lagi ke orang tuanya dengan syarat tidak membuat perjanjian bermaterai," ujarnya.

Sementara untuk LA, Kapolres mengatakan sudah menahannya di sel tahanan Polres Sukabumi Kota untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya dengan dijerat Pasal 351 ayat (2) KUHP tentang Penganiayaan yang ancamannya lima tahun penjara.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2DskHjD
November 19, 2018 at 10:09PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2DskHjD
via IFTTT

Wiranto Beri Penjelasan Soal Foto Keluarganya yang Viral

Wiranto menanggapi foto keluarganya terutama soal penampilan bercadar.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menko Polhukam Wiranto menanggapi viralnya foto keluarganya saat pemakaman cucunya, Ahmad Daniyal Al Fatih. Hal itu terutama terkait penampilan anggota keluarganya yang bercadar.

Berikut penjelasan lengkap Wiranto berdasarkan rilis Humas Kemenko Polhukam pada Senin (19/11).

"Beberapa tahun yang lalu, di saat anak saya Zainal Nurizky (alm) meninggal dunia pada saat belajar Al Quran di Afrika Selatan, ada sebagian orang mengatakan bahwa anak Wiranto menganut Islam radikal, masuk Islam garis keras, kader terorisme dan seterusnya.

Padahal dengan kesadarannya sendiri dia minta izin untuk keluar dari Universitas Gadjah Mada yang sangat bergengsi itu karena keprihatinan dan kesadarannya melihat perilaku sebagian generasi muda yang tidak lagi memiliki kepribadian yang terpuji.

Dia mendalami Al Quran untuk memantapkan akhlaq dan moralnya sebagai basis pengabdiannya ke depan nanti sebagai generasi penerus.  Lewat internet, dia memilih tempat belajar Al Quran yang bebas politik, Ponpes Internasional di wilayah Land Asia Afrika Selatan yang khusus untuk memantapkan pemahaman Al Quran yang mengedepankan persaudaraan dan kedamaian, bukan sekolah teroris.

Sayang sekali baru satu tahun belajar dari 7 tahun yang harus dijalaninya, dia meninggal di sana karena sakit, di saat membaca ayat-ayat suci. Maka saat ada orang yang mencibir dan memfitnah, sayapun hanya tertawa, karena memang tidak perlu saya layani.

Sekarang ini pada saat cucu saya Ahmad Daniyal Al Fatih meninggal dunia, ibu, ayah dan kakak-kakaknya mengenakan busana muslim yang bercadar, bersorban, banyak masyarakat terkejut, media sosial ramai membincangkan tentang mereka.

Ada yang senang dan ada pula yang mencerca dengan prasangka dan cara mereka. Bahkan mencoba menghubung-hubungkan dengan tugas dan jabatan saya sebagai Menko Polhukam.

Agar anak dan cucu saya dapat menghadap Allah yang Maha Kasih dengan tenang maka tidak ada salahnya kalau saya menjelaskan tentang keluarga saya dan prinsip-prinsip kehidupan yang saya berikan kepada mereka.

Saat ini di tahun 2018 sudah genap setengah abad (50 tahun) saya mengabdikan diri saya kepada Ibu Pertiwi, 32 tahun dalam penugasan sebagai militer aktif dan sisanya 18 tahun dalam politik dan pemerintahan. Banyak yang telah saya lakukan untuk menjaga keutuhan, kedaulatan, dan kehormatan negeri ini.

Prestasi, pujian juga fitnah dan cercaan sudah tak terbilang banyaknya, namun tidak menggoyahkan kecintaan saya kepada negeri ini dan keyakinan saya tentang idiologi negara Pancasila, Saptamarga yang telah merasuk dalam jiwa raga saya.

Dengan modal itu saya ajari mereka untuk merasa memiliki, mencintai, membela negeri ini di mana pun posisi mereka, apa pun pekerjaan mereka karena di sinilah kita dilahirkan, dibesarkan, dididik, mendapatkan kehidupan bahkan tempat peristirahatan yang terakhir.

Jangan campur adukkan agama dengan idiologi negara, jangan jual agama untuk kepentingan politik dan jangan jual agama untuk mencari keuntungan finansial. Dalami agama untuk bekal di akherat dan memberikan kebaikan bagi sesama, bangsa dan negara.

Kamu boleh kenakan baju apa saja, selama kamu merasa nyaman, tetapi yang penting janganlah penampilanmu hanya untuk pamer tentang ke-Islamanmu, karena kedalaman agamamu bukan diukur dari pakaianmu atau penampilanmu, tetapi akhlak dan perilakumulah yang lebih utama.

Saya memberikan kebebasan kepada keluarga saya untuk menjadi apa saja dan melakukan apa saja sepanjang tidak keluar dari rambu-rambu kehidupan yang telah saya pesankan kepada mereka itu. Saya selalu menekankan kepada mereka untuk berusaha memberikan kebaikan kepada negeri ini dan bukan malah merepotkan negeri ini.

Saya beruntung pernah dipercaya menjadi Panglima ABRI/TNI, tetapi tak seorangpun anak atau menantu saya mengikuti jejak saya sebagai militer, atau menjadi rekanan untuk pengadaan Alutsista.

Saya mendirikan partai Hanura, namun tak seorangpun dari keluarga saya menjadi pengurus partai. Saya memang meminta dengan sungguh-sungguh kepada mereka untuk jangan sekali-kali memanfaatkan jabatan saya untuk kepentingan pribadi.

Saya bersyukur sampai detik ini kami sekeluarga masih dapat mempertahankan komitmen itu.

Terima kasih kepada siapa saja di saat cucu saya Ahmad Daniyal Al Fatih meninggal dunia, telah memberikan atensi dan doanya. Semoga semua itu akan menjadi bekal yang menerangi jalan baginya untuk menghadap Tuhan Yang Maha Kasih, Amiin."

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2PEDAqD
November 19, 2018 at 10:00PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2PEDAqD
via IFTTT

Bank Wakaf dan BUMDes Jawaban Persoalan Kemiskinan Desa

BFM dan BUMDes bisa menjalin kerja sama bisnis.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah meresmikan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Center Maju Sejahtera Desa Wonorejo di Kabupaten Sukoharjo. Skema bisnis BUMDes tersebut telah disinergikan dengan UMKM binaan Bank Wakaf Mikro (BWM) Imam Syuhodo sebagai off taker maupun enabler dalam mengakses pasar.

Peneliti Ekonomi Syariah SEBI School of Islamic Economics Aziz Setiawan menilai, secara umum ruang sinergi BWM dan BUMDes sangat terbuka dan potensial dikembangkan. Hal itu untuk menjawab persoalan besar terkait kemiskinan di pedesaan yang masih sangat tinggi.

"Titik temu utamanya BUMDes dengan Dana Desa dapat memberi manfaat sebesar-besarnya bagi warga desa. Di sisi lain mayoritas pesantren yang menjadi tempat bank wakaf mikro juga berada di pedesaan," jelasnya kepada Republika.co.id, Ahad, (18/11).

Jadi, kata dia, Bank Wakaf Mikro yang ada dapat bersinergi dengan Bumdes terdekat, bukan berkompetisi. Jadi kerangkanya harus kolaboratif, karena tantangannya besar untuk mewujudkan kemakmuran di pedesaan kita.

"Kerangka kerjasamanya bisa beragam, dari joint financing, channeling financing, maupun joint business dan program pendampingan pemberdayaan usaha rakyat desa," kata Aziz.

Ia menambahkan, upaya sebelumnya di mana BUMDes sudah ada juga yang bermitra dengan pesantren bisa menghasilkan Program Produk Unggulan Kawasan Pedesaan, ini seharusnya bisa diperluas dan diperkuat dengan penajaman program.

Aziz menjelaskan, permasalahan besar di pedesaan yakni keterbatasan sumber pendanaan untuk pengembangan usaha dan ekonomi. "Maka BWM dan BUMDes bisa bekerjasama untuk menjalankan joint financing dan channeling financing kepada masyarakat desa yang memiliki usaha yang dibina oleh BUMDes," kata dia.

Keunggulan BWM dengan sumber dana wakaf dan akses jejaring pendanaan lainnya bisa dimanfaatkan untuk akselerasi ketersediaan dana tersebut sedangkan BUMDes memiliki basis komunitas usaha rakyat yang riil. Jika kolaborasi ini sukses maka kebutuhan dana untuk meningkatkan modal usaha rakyat dipedesaan akan terjawab.

Bentuk lainnya BWM dan BUMDes, kata dia, bisa melakukan kerjasama bisnis atau joint bisnis untuk mengoptimalkan kekuatannya masing-masing. Misalnya BUMDes dapat memasarkan produknya dan produk usaha rakyat binaanya untuk memenuhi kebutuhan pesantren yang menjadi basis BWM.

"Selain itu pengembangan kewirausahaan dan peningkatan kapasitasnya baik di desa dan pesantren bisa menjadi program kolaboratif termasuk penguatan aspek spiritual untuk mendukung kesuksesan bisnisnya. Keberlanjutan BUMDes dan usaha-usaha rakyat dipedesaan juga membutuhkan peningkatan SDI, integritas, spiritualitas, juga manajemen dan sistemnya," kata Aziz.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2qSlaUF
November 19, 2018 at 09:50PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2qSlaUF
via IFTTT

LIPI Ajak Pelaku Usaha Obat Tradisional Gunakan CPOTB

CPOTB LIPI dilengkapi dengan fasilitas laboratorium uji mikro dan kimia

REPUBLIKA.CO.ID, SERPONG -- Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengajak pelaku usaha obat tradisional untuk menggunakan fasilitas "Cara Pembuatan Obat Tradisional Yang Baik (CPOTB)" demi menjaga mutu produk.

"Semua fasilitas yang ada di LIPI dapat diakses oleh semua orang, baik akademisi, kampus  pengusaha kecil mau pun besar. Kami mengharapkan nanti akan ada kolaborasi dan para periset mendapatkan ide untuk memberikan solusi untuk para pengusaha," kata Kepala LIPI Laksana Tri Handoko di Puspitek Serpong, Banten, Senin (19/11).

Ia menambahkan LIPI mengajak mitranya baik pemerintah daerah mau pun komunitas untuk menggunakan fasilitas yang baru saja diresmikan tersebut.

Sementara itu Kepala Pusat Penelitian Kimia LIPI, Agus Haryono mengatakan, dalam membuat fasilitas tersebut LIPI telah berkonsultasi dengan Badan Pengawasan Makanan dan Obat.

Tak hanya itu mereka pun melakukan kunjungan ke industri besar obat tradisional untuk melihat fasilitas CPOTB yang mereka gunakan.

"CPOTB ini akan membantu para indusrti kecil dan menengah yang membutuhkannya, jadi mereka dapat produksi dengan harga yang lebih terjangkau," kata dia.

Gabungan Pengusaha Jamu juga meyambut baik adanya CPOTB tersebut. "CPOTB LIPI sangat membantu pengusaha terutama industri kecil dan menengah," kata Ketua Bidang Perdagangan Dalam Negeri GP Jamu Prof Benard Widjaja.

CPOTB LIPI memiliki luas 15 meter persegi dilengkapi dengan fasilitas pendukung seperti fasilitas penerima bahan baku, pengeringan, sortasi, ekstrasi, pengemasan cair, kapsul dan tablet, serta laboratorium uji mikro dan kimia. Pembangunan telah dimulai sejak Januari 2018 dan selesai Agustus 2018. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2TmUBUC
November 19, 2018 at 09:37PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2TmUBUC
via IFTTT

Investor Cina Berminat Investasi Pariwisata di Lombok

Kontribusi Shanghai besar dalam hal kunjungan wisatawan Cina ke Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, SHANGHAI -- Salah satu investor asal Provinsi Anhui, Cina, menyampaikan minatnya berinvestasi di bidang pariwisata di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Konsul Jenderal RI untuk Shanghai Siti Nugraha Mauludiah mengatakan investor wilayah timur daratan Tiongkok itu sudah memiliki pengalaman mengantarkan wisatawan Cina ke Lombok.

"Mereka menyampaikan minatnya dengan mendatangi 'booth' (stan) kami di CITM (ajang pemasaran pariwisata internasional di Shanghai, Cina)," kata Siti Nugraha Mauludiah.

Di ajang CITM yang digelar pada 16-19 November 2018 tersebut, Indonesia turut berpartisipasi dengan mendirikan Paviliun Indonesia. Acara yang dibuka oleh pejabat setingkat Wakil Menteri Pariwisata Cina itu juga dihadiri oleh Menteri Pariwisata RI Arief Yahya dan Duta Besar RI untuk Cina Djauhari Oratmangun.

"Pameran wisata terbesar ini digelar di Shanghai juga karena kontribusi Shanghai sangat besar dalam hal kunjungan wisatawan Cina ke Indonesia," kata Nining.

Pada tahun ini Kementerian Pariwisata RI menargetkan 2,7 juta kunjungan wisatawan asal Cina. Sebelumnya pemerintah menargetkan tiga juta kunjungan wisman Cina, namun direvisi menjadi 2,7 juta setelah terjadi gempa bumi di Lombok dan Sulawesi Tengah.

Saat ini baru terealisasi sekitar dua juta kunjungan wisatawan dari Cina ke sejumlah objek wisata, seperti Bali dan Manado, Sulawesi Utara.

"Kami tidak mematok target khusus dari ajang CITM. Secara umum, kami menginginkan agar target tersebut tercapai," kata Konjen.

Dalam pameran pariwisata di kota terkaya di China itu, Indonesia memasarkan paket wisata minat khusus, seperti menyelam dan golf.

"Selain itu, pameran ini difokuskan untuk meyakinkan para wisatawan Cina setelah beberapa wilayah di Indonesia dilanda bencana," ujar Nining.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2A3f5ZB
November 19, 2018 at 09:32PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2A3f5ZB
via IFTTT

Sebanyak 25 Usaha Dibolehkan 100 Persen Modal Asing

Pelaksanaan relaksasi DNI akan dilakukan melalui revisi Perpres No 44/2017

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah melalui Paket Kebijakan Ekonomi XVI terkait deregulasi Daftar Negatif Invetasi (DNI) memutuskan untuk meningkatkan porsi kepemilikan melalui penanaman modal asing (PMA) menjadi maksimum 100 persen bagi 25 bidang usaha.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan upaya tersebut dilakukan karena peningkatan investasi di bidang-bidang usaha masih minim dalam empat tahun terakhir. "Sewaktu kami survei dan teliti, investasi yang masuk kebanyakan nol. Itu mengapa kemudian kami bikin 100 persen," kata Darmin, dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (19/11).

Pelaksanaan relaksasi DNI akan dilakukan melalui revisi Peraturan Presiden Nomor 44 Tahun 2017 tentang Daftar Bidang Usaha yang Tertutup dan Bidang Usaha yang Terbuka dengan Persyaratan di Bidang Penanaman Modal. Dalam Peraturan Presiden Nomor 44 Tahun 2017 yang mengatur DNI 2016, 25 bidang usaha yang dimaksud memiliki persyaratan persentase kepemilikan modal asing yang bervariasi. Mulai dari 49 persen sampai 95 persen.

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono menyebutkan bahwa 25 bidang usaha tersebut memang semula masuk dalam DNI 2016. Namun kemudian dikeluarkan dari DNI 2018. Pertimbangan bidang usaha tersebut dikeluarkan adalah untuk meningkatkan investasi.

Ia menjelaskan bahwa bidang usaha yang dikeluarkan dari DNI menjadi terbuka bebas untuk investasi baik oleh modal asing, modal dalam negeri, maupun untuk usaha mikro, kecil, menengah, dan koperasi. "Bukan hanya untuk penanaman modal asing, begitu dikeluarkan dari DNI, penanaman modal dalam negeri bahkan UMKM boleh masuk apabila merasa mampu bersaing. Maka artinya terbuka bebas," ujar Susiwijono.

Berikut daftar 25 bidang usaha yang ditingkatkan kepemilikan modal asingnya menjadi 100 persen dalam DNI 2018.

1. Pengusahaan pariwisata alam berupa pengusahaan sarana, kegiatan, dan jasa ekowisata di dalam kawasan hutan

2. Jasa konstruksi migas

3. Jasa survei panas bumi

4. Jasa pemboran migas di laut

5. Jasa pemboran panas bumi

6. Jasa pengoperasian dan pemeliharaan panas bumi

7. Pembangkit listrik lebih dari 10 megawatt

8. Pemeriksaan dan pengujian instalasi tenaga listrik atau instalasi penyediaan tenaga listrik atau pemanfaatan tenaga listrik tegangan tinggi

9. Jasa survei atau jajak pendapat masyarakat dan penelitian pasar

10. Galeri seni

11. Gedung pertunjukan seni

12. Angkutan orang dengan moda darat tidak dalam trayek: angkutan pariwisata dan angkutan tujuan tertentu

13. Angkutan moda laut luar negeri untuk penumpang

14. Jasa sistem komunikasi data

15. Penyelenggaraan jaringan telekomunikasi tetap

16. Penyelenggaraan jaringan telekomunikasi bergerak

17. Penyelenggaraan jasa telekomunikasi layanan content

18. Pusat layanan informasi dan jasa nilai tambah telepon lainnya

19. Jasa akses internet

20. Jasa internet teleponi untuk keperluan publik

21. Jasa interkoneksi internet, jasa multimedia lainnya

22. Pelatihan kerja

23. Industri farmasi obat jadi

24. Fasilitas pelayanan akupuntur

25. Pelayanan pest control/fumigasi.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2OP9QlT
November 19, 2018 at 09:23PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2OP9QlT
via IFTTT

Jalur Pendakian Gunung Rinjani Lewat Aik Berik Dibuka

Pembukaan jalur pendakian Gunung Rinjani ditarget membangkitkan ekonomi warga.

REPUBLIKA.CO.ID, LOMBOK TENGAH -- Jalur pendakian Gunung Rinjani melalui Aik Berik di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, resmi dibuka. Hal itu untuk membangkitkan perekonomian masyarakat sekitar kawasan taman nasional yang sempat lumpuh akibat gempa bumi Juli-Agustus 2018.

Pembukaan jalur pendakian tersebut dilakukan oleh Bupati Lombok Tengah H. Suhaili FT, bersama dengan Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) Sudiyono, di Aik Berik, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, Senin (19/11).

"Jalur pendakian di Aik Berik dibuka resmi hari ini dalam rangka menghilangkan dahaga pendaki pecinta Rinjani," kata Kepala BTNGR Sudiyono.

Jalur pendakian Aik Berik merupakan satu dari empat jalur pendakian resmi. Tiga lainnya yakni jalur pendakian Timbanuh, dan Sembalun di Kabupaten Lombok Timur, serta jalur pendakian di Senaru, Kabupaten Lombok Utara. Jalur pendakian di Kabupaten Lombok Timur dan Lombok Utara, masih ditutup karena kondisinya rusak berat akibat gempa bumi sehingga membahayakan keselamatan jiwa manusia.

Menurut Sudiyono, jalur pendakian Aik Berik merupakan model kegiatan pendakian yang melibatkan multi pihak. Pada jalur tersebut akan dikembangkan secara berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah dan Pemerintah Provinsi NTB.

Jalur tersebut dirasa layak untuk dibuka karena berdasarkan hasil survei memiliki potensi, sarana prasarana ketersediaan air bersih. "Kegiatan survei melibatkan mitra, di antaranya Badan Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, pecinta alam, pelaku wisata, Badan SAR Nasional, Dinas Pariwisata, dan TNI-Polri," ujarnya.

Jalur pendakian Aik Berik, kata dia, merupakan salah satu jalur pendakian yang memiliki beberapa keunikan, di antaranya berada paling dekat dengan Bandara Internasional Lombok, dan Ibu Kota Provinsi NTB (Kota Mataram).

Keunikan lainnya adalah memiliki keanekaragaman flora dan fauna. Tercatat ada 45 jenis anggrek (identifikasi tahun 2006), beberapa jenis burung, di antaranya burung endemik dan satwa prioritas nasional (celepuk Rinjani dan elang flores), musang Rinjani, dan rusa.

Sudiyono menambahkan di setiap pos peristirahatan terdapat sumber mata air, dan terdapat beberapa situs geologi dan jejak kaki Umar Maya, serta tiga destinasi top pemandangan (Pelawangan Aik Berik, Pelawangan Batu Belah dan Puncak Gunung Kondo). "Cukup banyak peminat, namun kami batasi hanya 150 orang per hari yang boleh mendaki. Kebijakan tersebut juga berkaitan dengan pengelolaan sampah di sepanjang jalur pendakian hingga pos terakhir (tempat berkemah)," katanya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2zhkUD6
November 19, 2018 at 09:18PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2zhkUD6
via IFTTT

Kemenag akan Bentuk Tim Penilai Buku PAI

Buku PAI diminta diuji publik lebih dulu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementria agama akan membentuk tim penilai buku pendidikan agama Islam (PAI). Saat ini Direktorat Pendidikan Agama Islam Kementerian Agama mulai menggarap 12 buku PAI dari kelas I sampai dengan kelas XII. Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Kamaruddin Amin meminta agar buku-buku yang sedang disusun tersebut diuji publik terlebih dahulu sebelum penggandaan buku yang masif.

Hal ini diperlukan agar tidak ada kesalahan penulisan dalam penulisan buku PAI, termasuk salah dalam menulis ayat suci Alquran dan hadis.  "Kita akan adakan pertemuan untuk membentuk tim penilai yang terdiri dari para ahli untuk menguji keshahihan buku PAI," ujar Kamaruddin dikutip laman resmi Kemenag, Senin (19/11).

Guru Besar UIN Alauddin Makassar ini menyarankan agar tim penyusun tidak terburu-buru dalam menyelesaikan buku teks PAI. Konten dan tampilan harus disusun sedemikian rupa sehingga hasilnya maksimal serta lebih baik dari buku sebelumnya.

Selain itu, buku PAI juga harus sarat nilai keagamaan yang dapat diinternalisasikan kepada anak didik. "Buku ini harus maksimal, bisa mentransformasi, bisa efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan pemahaman serta karakter keberagamaan anak kita di sekolah," ucapnya.

Sementara itu, Direktur Pendidikan Agama Islam, Rohmat Mulyana Sapdi menjelaskan bahwa Direktorat Pendidikan Agama Islam memiliki peran strategis dalam pengelolaan buku teks PAI. "Ada sekitar 74 persen siswa pada sekolah umum yang belajar tentang PAI. Untuk itu penyusunan buku ini harus maksimal," kata Rohmat.

Sebelumnya, Pengamat Pendidikan Islam dari UIN Syariaf Hidayatullah, Jejen Musfah mengatakan bahwa Kementerian Agama harus memperluas penyeleksian terhadap buku-buku Pendidikan Agama Islam yang diajarkan di madrasah maupun di sekolah. Hal ini disampaikan seiring dengan banyaknya kesalahan penulisan ayat suci Alquran dan hadis dalam buku PAI.

"Apa yang sudah dilakukan Kementerian Agama penyeleksian itu harus diperluas. Jadi, jangkauannya harus diperluas," jelas Jejen kepada Republika.co.id beberapa waktu lalu.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2qVFlRG
November 19, 2018 at 09:16PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2qVFlRG
via IFTTT

Puluhan Usaha Bisa Dimiliki Asing Ditarget Pacu Investasi

Sebanyak 25 bidang usaha dibuka sepenuhnya untuk investasi asing.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono mengatakan kebijakan relaksasi Daftar Negatif Investasi (DNI) 2018 melalui Paket Kebijakan Ekonomi XVI diharapkan mampu meningkatkan investasi.

Susiwijono mengatakan bahwa DNI 2018 merupakan optimalisasi dari Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 39 Tahun 2014 dan Perpres Nomor 44 Tahun 2016. Ia menilai kedua perpres tersebut belum optimal merealisasikan investasi di berbagai bidang usaha.

"Dari evaluasi kami, ada beberapa hasil yang membuat kami meninjau bidang usaha yang selama ini sudah dilakukan relaksasi di 2014 dan 2016," kata Susiwijono dalam jumpa pers di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (19/11).

Ia menyebutkan 83 dari 101 bidang usaha yang memberikan keterbukaan lebih bagi penanaman modal asing (PMA) ternyata realisasi investasinya di bawah 50 persen, di mana 51 bidang usaha bahkan tidak ada peminatnya sama sekali. Oleh karena itu, pemerintah melalui Paket Kebijakan Ekonomi XVI melakukan lagi relaksasi DNI, yang rencananya akan diatur oleh perpres yang ditargetkan selesai pada minggu terakhir November 2018.

Salah satu kebijakan relaksasi DNI 2018 adalah mengeluarkan 54 bidang usaha dari DNI. Bidang usaha yang dikeluarkan tersebut menjadi lebih sederhana perizinannya atau lebih terbuka untuk investasi.

Dari 54 bidang usaha tersebut, pemerintah memutuskan untuk meningkatkan porsi kepemilikan melalui PMA menjadi maksimum 100 persen bagi 25 bidang usaha.

"Untuk 25 bidang usaha ini asalnya dari dulu sudah PMA, kemudian ditingkatkan 100 persen karena tidak ada peningkatan investasi. Begitu dikeluarkan dari DNI, maka terbuka bebas," ujar dia.

Baca: Menko Darmin Bantah Investasi UMKM Dibuka untuk Asing

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2DMuqlx
November 19, 2018 at 09:04PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2DMuqlx
via IFTTT