Pages

Showing posts with label 2018 at 10:32PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 10:32PM. Show all posts

Sunday, December 30, 2018

Ini Kata Pengunjung dari Malaysia Soal Festival Republik

Ade datang bersama istri dan tiga orang anaknya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Festival Republik 2018 Menebar Kebaikan Menguatkan Kepedulian yang digelar di Masjid At-Tin Taman Mini Indonesia Indah (TMII) sudah memasuki hari kedua. Perhelatan akbar yang puncak acaranya digelar Senin (31/12) besok ini sudah diisi beragam acara edukasi yang diikuti banyak pengunjung.

Ade Fadli Farul salah satu pengunjung dari Malaysia mengaku senang bisa mengikut acara tahunan Republika yang dikenal dengan sebutan Dzkir Nasional. Ade pun datang bersama dengan keluarganya.

"Saya bersama keluarga dari Malaysia sangat senang dapat mengikuti rangkaian acara Festival Republik 2018 ini," kata Ade Fadli Farul saat ditemui Republika.co.id di Masjid At-Tin, Ahad (30/12).

Menurut Ade, acara Dzikir Nasional ini patut dibanggakan oleh orang Muslim di seluruh Indonesia. Karena, selain mengingatkan masyarakatnya juga sebagai perekat persaudaraan sesama umat Muslim yang berbudaya dan berahlak mulia.

"Acara ini harus terus dipelihara karena sebagai wujud kegiatan budaya juga kegiatan yang digelar bagus-bagus untuk memperluas literasi Indonesia, karena banyak acara edukasinya," ujarnya.

Ade mengaku acara tahun yang digelar Republika ini cukup menginspirasinya sebagai dosen tamu Bina Nusatara (Binus) yang mengajar karakter building. Dia mengatakan Republika mengisi rangkaian acara dengan kegiatan-kegiatan yang dapat mendorong masyarakat terhadap kegemaran mengkaji dan menelaah buku bacaan.

"Kegiatan ini juga sarat dengan banyak buku yang harus dibaca dan ditelaah. Ini menjadi bagian penting ketika kita ingin mengaplikasikannya kepada kehidupan," katanya.

Ade berpesan agar Republika bisa terus mengadakan acara-acara yang mengedukasi masyarakat, seperti bedah buku dan seminar parenting yang diikuti banyak peserta. "Dengan acara seperti ini Republika berperan dalam membangun budaya yang bagus kepada masyarakat," kata Ade yang mengaku telah sampai di Jakarta lima hari yang lalu bersama istri dan tiga anaknya.

Dia pun mengaku akan datang lagi pada puncak acara Dzikir Nasional yang digelar besok. "Karena besok acaranya, insya Allah besok saya hadir lagi bersama keluarga," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Apuogf
December 30, 2018 at 10:32PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Apuogf
via IFTTT

Saturday, December 22, 2018

93.600 Kendaraan Tinggalkan Jakarta Via Tol Jakarta-Cikampek

Petugas dikerahkan melakukan rekayasa lalu lintas di sekitar titik kemacetan.

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- PT Jasa Marga Cabang Tol Jakarta-Cikampek mencatat sebanyak 93.600 kendaraan meninggalkan Jakarta ke arah Cikampek menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2019. "Hal ini berarti 58 persen meningkat dibanding situasi pada saat normal sebanyak 58.900 unit," kata Humas PT Jasa Marga Tol Jakarta-Cikampek Hendra Damanik di Bekasi, Sabtu (22/12).

Situasi itu berdampak pada kemacetan di lintasan Tol Jakarta-Cikampek sejak Sabtu siang hingga sore hari. Petugas terkait dikerahkan oleh Jasa Marga untuk melakukan rekayasa lalu lintas di sekitar titik kemacetan.

Salah satunya adalah rekayasa lalu lintas contraflow arah Cikampek mulai Dari Km 35+600 hingga Km 61+500 Jakarta. "Jasa Marga atas diskresi dan kerja sama dengan pihak kepolisian telah memberlakukan rekayasa lalu lintas contraflow dari Km 50+000 hingga Km 61+500 pada pukul 11.30 WIB," katanya.

Terhitung sejak pukul 13.00 WIB, Hendra mengatakan, contraflow diperpanjang mulai dari Km 35+600 Jalan Tol Jakarta Cikampek arah Cikampek hingga Km 61+500. "Contraflow diperpanjang kurang lebih 26 Km.

Perpanjangan contraflow ini diharapkan dapat memecah kepadatan di beberapa titik, terutama penyempitan lajur di Km 38 serta jelang akses keluar masuk Rest Area Km 39," katanya.

Hendra mengatakan, peningkatan volume kendaraan hari ini menandakan masyarakat sangat antusias melakukan perjalanan liburan melintasi tol. "Kami mengimbau kepada pengguna jalan tol untuk selalu memastikan kondisi fisik dan kelaikan kendaraan sebelum memulai perjalanan di jalan tol," katanya.

Pihaknya mengimbau agar pengendara memastikan kecukupan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan perbekalan. Juga memastikan kecukupan saldo e-toll dan mengutamakan keselamatan dengan memperhatikan kecepatan kendaraan dan beristirahat secukupnya. "Jasa Marga juga berkomitmen untuk melayani pengguna jalan dengan terus mengupayakan kelancaran Jalan Tol Jakarta-Cikampek," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SfVq0D
December 22, 2018 at 10:32PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2SfVq0D
via IFTTT

Sunday, December 9, 2018

Rahmad Darmawan Anggap Dua Gol Persija Bermasalah

Mitra Kukar terdegradasi ke Liga 2 bersama PSMS Medan dan Sriwijaya FC.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pelatih Mitra Kukar FC, Rahmad Darmawan mengakui dirinya geram dengan kepemimpinan wasit Prasetyo Hadi saat timnya kandas dari Persija Jakarta. Laga kedua kesebelasan di Gelora Bung Karno (GBK) pada pekan final Liga 1 2018, Ahad (9/12) berakhir dengan kekalahan Mitra Kukar dengan skor 1-2 atas Persija.

Meski menilai minus kepemimpinan wasit, Rahmad Darmawan mengakui keunggulan Persija atas Mitra Kukar. Dua gol kemenangan Persija tersebut, milik striker Marko Simic. Gol kemenenangan tersebut terjadi pada menit ke-17 lewat sepakan penalti, dan pada menit ke-59 lewat sundulan.

Satu gol balasan Mitra Kukar, dicetak oleh Aldino Herdianto yang terjadi pada menit ke-88. Rahmad Darmawan, menyoroti dua gol kemenangan Macan Kemayoran tersebut.

Penilaian dari pelatih 52 tahun itu, membuat ia membeberkan aksi protesnya terhadap kepemimpinan wasit Prasetyo Hadi. ”Saya memang dua kali protes keras terhadap wasit. Saya marah kepada wasit dan meminta wasit dan perangkat pertandingan melihat siaran ulang terjadinya gol,” kata Rahmad Darmawan usai laga di GBK Jakarta, Ahad (9/12). Akan tetapi, permintaan tersebut tak digubris wasit.

Rahmad Darmawan menerangkan gol pertama Simic yang terjadi lewat hukuman penalti. Kata mantan pelati Sriwijaya FC tersebut, tak seharusnya wasit menunjuk titik putih.

Meski ia mengakui dua pemain belakang Mitra Kukar menjatuhkan Simic di kotak penalti. Tetapi, jaruhnya Simic dalam posisi sedang tak menerima bola.

“Saya protes karena Simic saat jatuh sedang tidak menguasai bola,” ujar dia.

Meski protes, keputusan wasit menghukum Mitra Kukar dengan penalti tak bisa dibatalkan. Adapun gol kedua Simic, kembali menjadi kontroversi.

Gol kedua tersebut, bahkan sempat menghentikan pertandingan hampir tiga menit. Para pemain Mitra Kukar, dan ofisial protes keras terhadap wasit. Rahmad Darmawan yang selama ini dikenal sebagai pelatih pendiam, dan tampak terlihat marah, pun melampiaskan kekecewaannya.

Menurut dia, pada gol kedua tersebut tak seharusnya wasit mensahkan. Sebab Rahmad menilai,  sundulan Simic terjadi setelah terjadi pelanggaran yang dilakukan Ramdhani Lestaluhu terhadap kiper Yoo Jae-hoon. Pelanggaran tersebut, yaitu berupa aksi Lestaluhu yang menghalang-halangi Jae-hoon merebut bola di udara menangkal bola liar sebelum Simic melakukan tandukan.

“Gol kedua saya datangi asisten wasit. Saya minta lihat video ulang. Saya marah mengatakan kepada wasit, itu (aksi Lestaluhu) melakukan pelanggaran. Karena posisi kiper yang berada di zona penyelamatan yang tidak boleh diganggu siapa pun,” sambung Rahmad Darmawan. Akan tetapi, tetap saja wasit mengesahkan gol kedua milik Persija tersebut.

Skor 2-0 keunggulan Persija bertahan sampai menjelang pertandingan bubar. Namun, Mitra Kukar berhasil memperkecil kedudukan menjadi 2-1 pada menit ke-88.

Sampai pertandingan bubar, skor 2-1 membuat Persija mengklaim gelar juara Liga 1. Sedangkan nasib buruk bagi Mitra Kukar, dengan kekalahan ini membuat tim tersebut harus terdegradasi ke Liga 2 musim 2019.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2G3ge9Q
December 09, 2018 at 10:32PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2G3ge9Q
via IFTTT

Tuesday, November 20, 2018

Van Dijk: Target Utama Belanda, Lolos ke Piala Eropa 2020

Belanda mengamankan tiket babak semifunal Liga antar Bangsa-Bangsa Eropa.

REPUBLIKA.CO.ID, GELSENKIRCHEN -- Belanda lolos ke semifinal Divisi Teratas Liga antar bangsa-bangsa Eropa. Skuat Oranye mendapatkan tiket tersebut usai menjuarai Grup 1. Pada laga pamungkas penyisihan grup, skuat polesan Ronald Koeman menahan imbang tuan rumah Jerman 2-2. Duel tersebut berlangsung di Veltins-Arena, Gelsenkirchen, Selasa (20/11).

Hasil demikian menjadikan laskar negeri Kincir Angin mengoleksi tujuh poin dari empat pertandingan. Belanda unggul head to head di atas Perancis di posisi runner up. "Ini sesuatu yang fantastis. Kami bangga pada diri kami sendiri," kata bek tengah Holland, Virgil van Dijk, dikutip dari Four Four Two, Selasa (20/11).

Pemain bertahan Liverpool itu mengaku timnya bekerja keras hingga mencapai tahapan ini. Mereka menyisihkan juara dunia 2014 dan 2018. Namun, ia berharap kubunya tetap membumi. Seban masib ada target besar menanti mereka.

"Kami ingin lolos ke Piala Eropa 2020, itu target utama kami," ujar Van Dijk.

Jika asa tersebut tercapai, menghadirkan kebanggan untuk penggemar. Sebab ini menjadi pelipur lara usai kegagalan skuat Orange berpartisipasi di Piala Eropa 2016, dan Piala Dunia 2018.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2DxVlRk
November 20, 2018 at 10:32PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2DxVlRk
via IFTTT

Monday, November 19, 2018

Grand Final POP 2018 Berlangsung Semarak

Grand Final mempertemukan tiga region.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pekan Olahraga Perempuan Fatayat NU menggelar Grand Final di GOR Otista, Grand Final POP 2018 mempertemukan tiga region, yakni Jawa Tengah, dan Banten.

Acara yang merupakan kerjasama Fatayat NU dan Kemenpora RI ini mempertandingkan tiga cabor yaitu bulutangkis, voli dan hadang. 

Dari lapangan bulutangkis tampak dua tim besutan Perwosi Tulungagung dan tim PDAM Bogor melaju ke babak grand final. Keduanya merupakan tim yang sama kuat sehingga perolehan skor cukup ketat. 

Perwosi Tulungagung unggul di babak pertama dengan skor 21-16 dan pada babak kedua tim ini kembali merajai skor dengan perolehan akhir 21-10. Sehingga pasangan Dwi Astuti (46) dan Nuning Triana (39) ini berhasil memperoleh kemenangan di POP 2018 cabor bulutangkis. 

Saat ditemui disela-sela pertandingan, keduanya mengaku tak memiliki persiapan khusus. "Ya kami latihan tapi itu sudah rutin seminggu dua kali. Khusus untuk persiapan grand final ini sebenarnya ndak ada. Karena namanya ibu-ibu sibuk banyak kerjaannya" timpal keduanya dengan tawa lepas. 

Namun, untuk menjaga stamina dan kesehatan pengurus Perwosi mengaku sering mengingatkan pemain untuk menjaga pola makan dan istirahat yang cukup. Tim Perwosi Tulungagung ini beberapa kali memenangi turnamen lokal tingkat kecamatan dan kabupaten. Di ajang POP ini pertama kalinya mereka mengaku mengikuti turnamen skala nasional.

"Kami sangat mengapresiasi Fatayat NU yang punya ide bikin acara POP ini. Semuanya perempuan. Dan akhirnya kita tahu kalau banyak perempuan yang punya potensi olahraga sangat bagus kan?" Ujarnya.

Tak jauh berbeda, di lapangan hadang tim Perwosi Sidoarjo juga nampak mendominasi permainan. Cabor yang kerap disebut dengan gobak sodor ini memiliki waktu yang cukup panjang untuk bermain sehingga stamina pemain yang dibutuhkan harus lebih kuat. 

Pada pertandingan grand final ini tampil dua tim tangguh besutan PAC Fatayat Gunung Pati melawan tim Perwosi Sidoarjo. Keduanya tampak mempersiapkan diri dengan sangat baik. Sehingga, perolehan skor berkejaran dengan ketat.

"Selain tenaga, keduanya punya strategi yang udah matang. Ini pertandingan paling seru selama POP" ujar salah satu wasit hadang. 

Pada akhir pertandingan, kemenangan diraih oleh tim Perwosi Sidoarjo yang berhasil mengalahkan tim PAC Fatayat Gunung Pati.  

Sementara itu, pertandingan grand final bola voli dijadwalkan besok pagi dan pemberian hadiah pemenang akan dilaksanakan besok siang pada penutupan grand final oleh Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Imam Nahrawi.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FwU8w8
November 19, 2018 at 10:32PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FwU8w8
via IFTTT