Pages

Showing posts with label 2018 at 10:35PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 10:35PM. Show all posts

Saturday, December 8, 2018

Taklukkan Bali United, Bhayangkara Naik ke Peringkat Ketiga

Bhayangkara menggusur Persib Bandung yang hanya imbang dengan Barito Putera

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Klub sepak bola Bhayangkara FC menaklukkan tamunya Bali United dengan skor 2-0 pada laga pamungkasnya Liga 1 Indonesia musim 2018, Sabtu (8/12). Hasil ini membuat tim berjuluk "The Guardian" naik ke peringkat ketiga klasemen akhir.

Mengumpulkan 53 poin, Bhayangkara melampaui perolehan nilai Persib Bandung yang di pertandingan lain ditahan imbang Barito Putera dengan skor 3-3. Persib pun turun ke posisi keempat klasemen dengan mengoleksi total 52 poin.

Bertanding di markasnya Stadion Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian, Jakarta, Bhayangkara tampil menekan sejak awal pertandingan.

Tidak sampai 10 menit laga berjalan, Bhayangkara langsung mencuri gol melalui sundulan Vladimir Vujovic di menit kesembilan. Vujovic menyundul masuk umpan silang dari Herman Dzumafo.

Bhayangkara hampir menggandakan kedudukan setelah tendangan Herman Dzumafo menerpa mistar gawang di menit ke-16.

Gol kedua bagi skuat berjuluk "The Guardian" benar-benar datang satu menit setelahnya. Dzumafo tidak menyia-nyiakan peluang yang didapatkannya setelah bek Ricky Fajrin melakukan kesalahan.

Itu adalah gol kesebelas Dzumafo untuk Bhayangkara dari 33 pertandingan di Liga 1 musim 2018.

Tak ada gol tambahan di babak pertama dan skor tetap 2-0 sampai pertandingan memasuki masa jeda.

Di babak kedua, baik Bhayangkara dan Bali United tidak banyak memiliki peluang berbahaya. Bali United sempat mengancam melalui Nick van der Velden di menit ke-74, tapi bola hasil sepakannya ditepis penjaga gawang Bhayangkara Wahyu Tri Nugroho.

Memasuki menit ke-86, Sani Rizki bisa saja membuat kedudukan 3-0 untuk Bhayangkara kalau bola tendangannya tidak membentur tiang gawang yang sudah kosong.

Gol lain tak hadir sampai pertandingan tuntas. Skor tetap 2-0 untuk kemenangan Bhayangkara FC. Posisi ketiga Liga 1 Indonesia musim 2018 membuat Bhayangkara memiliki kesempatan bertanding di turnamen tingkat Asia.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2zNczaC
December 08, 2018 at 10:35PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2zNczaC
via IFTTT

Sunday, December 2, 2018

Kontes Mobil Hemat Energi Dorong Kreativitas Mahasiswa

Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2018 diikuti 71 tim dari 43 perguruan tinggi.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Perkembangan kreativitas mahasiswa terus ditingkatkan. Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi bekerja sama dengan Universitas Negeri Padang (UNP) menyelenggarakan Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) tahun 2018.

Kegiatan tersebut diadakan Rabu-Sabtu (28/11-1/12). Kegiatan KMHE diikuti  43 perguruan tinggi dengan 71 tim se-Indonesia. 

Siaran pers yang diterima Republika.co.id, Ahad (2/12) menyebutkan, KMHE tahun 2018  untuk pertama kalinya diadakan di luar Pulau Jawa. Tepatnya kota Padang, Sumatera Barat, yakni di kampus UNP.

Rektor UNP,  Prof Ganefri, PhD mengatakan, UNP berkomitmen menyukseskan pelaksanaan KMHE. “Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan prestasi dan daya tarik kepada mahasiswa dan penonton terhadap KMHE di UNP. UNP didukung  Pemerintah Provinsi  (Pemprov) Sumbar dan Kota Padang serta mitra lainnya antusias dan bangga menjadi tuan rumah KMHE,” kata Ganefri. 

Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Prof Ismunandar PhD mengatakan pentingnya  mendorong inovasi dan kreativitas mahasiswa, terutama dalam program ketahanan energi, teknologi, dan revolusi indutri 4.0. “Kegiatan KMHE diharapkan terus berkembang baik pada kategori Prototype dan Urban. Sehingga,  dari sisi kuantitas dan kualitas terus meningkat,” ujar Ismunandar.

Ia menambahkan, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kreativitas terus melakukan perubahan dan peningkatan kualitas pembelajaran dan kemahasiswaan. 

Ketua Pelaksana KMHE,  Prof Ardipal menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung pelaksanaan KMHE tahun 2018.  “UNP siap menjadi tuan rumah kegiatan selanjutnya,” tutur Ardipal. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2E8jKOt
December 02, 2018 at 10:35PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2E8jKOt
via IFTTT

Monday, November 19, 2018

Berwirausaha Harus Melek Hukum

Turut sertanya Indonesia dalam pasar bebas ASEAN para pelaku harus perhatikan hukum.

REPUBLIKA.CO.ID, BANTUL -- Seorang enterpreneur dituntut tidak hanya memiliki jiwa yang krearif dan inovatif, namun juga harus memahami hukum-hukum kewirausahaan yang berlaku di Indonesia. Deputi Bidang Pengembangan SDM Kementerian Koperasi dan UKM, Rully Nuryanto, mengungkapkan dengan turut sertanya Indonesia dalam pasar bebas ASEAN, tentunya hal ini menuntut para pelaku usaha untuk lebih memperhatikan detail hukum terkait wirausaha.

Ia menjelaskan, dalam menjalankan usaha, seorang pelaku usaha harus tetap melihat norma hukum yang berlaku. Sebab, dengan melek hukum maka akan dapat menciptakan iklim yang kondusif bagi perkembangan kewirausahaan dan juga fungsi kontrol dalam menjalankan usaha itu sendiri.

"Jadi berwirausaha juga harus melek dengan hukum, karena kalau nilai-nilai hukum dalam berwirausaha ini diabaikan maka akan beresiko pada usaha yang dijalankan," kata Rulli dalam Seminar nasional yang bertemakan "Peranan Hukum Dalam Berwirausaha Guna Mewujudkan Kemandirian Ekonomi Umat" di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), beberapa waktu lalu.

Saat ini, pemerintah bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI masih membahas secara cermat rancangan undang-undang untuk kewirausahaan nasional. Diharapkan, dengan disahkannya undang-undang ini, dapat menjadi salah satu faktor pendorong bagi pertumbuhan wirausaha di Indonesia.

"Contohnya seperti penjualan yang dilakukan melalui Instagram atau Youtube yang saat ini masih belum dikenakan pajak penghasilan. Jadi kami lihat penerapan hukum tentang wirausaha ini masih tidak beraturan," tambahnya.

Rully pun juga memotivasi generasi muda dalam hal ini mahasiswa untuk tidak berkecil hati dalam memulai suatu usaha. Jiwa wirausaha, lanjutnya, akan tumbuh seiring dengan proses kewirausahaan yang dijalani.

"Begitu juga dengan kalian yang sudah merintis usaha kecil-kecilan, jangan minder dengan para pelaku usaha yang sudah maju dan memiliki nama besar. Karena mental berwirausaha itu tumbuh seiring dengan adaptasi yang kalian jalani dalam menghadapi persaingan pasar," ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FuGCsR
November 19, 2018 at 10:35PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FuGCsR
via IFTTT