Pages

Showing posts with label 2019 at 09:00PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 09:00PM. Show all posts

Sunday, May 19, 2019

Kolev tak Gentar Hadapi Tuan Rumah Barito Putra

Ivan Kolev senang striker Persija Marko Simic kembali.

REPUBLIKA.CO.ID, REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Persija Jakarta akan menantang Barito Putra pada laga perdana Liga 1 2019 di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Senin (19/5) malam. Pelatih Persija Jakarta, Ivan Kolev menyatakan, tim asuhannya berada dalam kondisi siap secara fisik dan mental.

Apalagi, bomber andalan Persija Jakarta, Marko Simic, dipastikan akan merumput pada laga tersebut. "Persiapannya seperti biasa. Kami juga sudah terbiasa main setiap lima hari sekali. Yang paling penting buat kami saat ini sudah memiliki Marko Simic. Dan bagusnya lagi kondisi pemain juga cukup bagus dan mudah-mudahan laga besok kami bisa 100 persen," kata Kolev dalam konferensi pers jelang laga, Ahad (19/5).

Kolev mengakui, Barito Putra memiliki rekor tak terkalahkan di setiap laga kandang yang dilakoni. Namun, pelatih asal Bulgaria ini tetap percaya pada kemampuan anak asuhnya. Ia berharap Simic dkk bisa memaksimalkan laga tersebut. "Kami harap besok main bagus dan hasilnya juga bagus," ujarnya.

Menurut Kolev, wajar jika ada rintangan yang dihadapi tim pada setiap pertandingan. Terlebih ini adalah laga perdana bagi Persija di Liga 1 2019. Maka, Persija memiliki beban untuk memenangkan pertandingan tersebut.

Bahkan, kata Kolev, hal itu bukan hanya target bagi Persija, melainkan seluruh tim yang ingin mengawali musim dengan baik. Selain itu, Persija yang merupakan juara bertahan pada musim lalu bertekad untuk mempertahankan statusnya. "Pastinya setiap game ada beban, itu biasa apalagi ini game pertama di kompetisi ini. Ditambah Persija tim juara, kami berusaha bisa mengulangi prestasi musim lalu," jelasnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Vz7T0b
May 19, 2019 at 09:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Vz7T0b
via IFTTT

Sunday, May 12, 2019

Nashaihul Ibad yang Mencerahkan Umat

Nashaihul Ibad berisi nasihat-nasihat yang bersumber hadis dan ucapan para sahabat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Dalam mukadimah kitab Nashaihul Ibad, Syekh Nawawi menjelaskan bahwa kitab yang disusunnya ini merupakan syarah (kitab penjelas) dari kitab kumpulan nasihat karya Syekh Syihabuddin Ahmad bin Ali bin Muhammad bin Ahmad as Syafi'i. Syekh Syihabuddin juga masyhur dikenal sebagai Ibnu Hajar al-Asqalani al-Mishri.

Syekh Nawawi menamai kitab ini dengan judul Nashaih al-Ibad fi Bayan alAlfadz Munabbihat ala al-Isti'dad li Yaum al-Ma'ad, yang artinya kumpulan nasihat bagi para hamba dalam menjelaskan katakata peringatan untuk bersiap menghadapi hari kiamat.

Saya berharap semoga Allah menjadikan kitab ini bermanfaat bagi umat Islam dan menjadikannya tabungan amal hingga hari kiamat kelak. Amin. Sayangnya, dalam mukadimah buku ini, Syekh Nawawi tidak menjelaskan tentang latar belakang penulisan kitab ini.

Namun, ada beberapa sumber yang menyebutkan bahwa Syekh Nawawi menulis kitab karena adanya permintaan dari murid-muridnya. Selain itu, Syekh Nawawi juga menulis kitab untuk memelihara ajaran Islam yang tertuang dalam kitab-kitab klasik, sehingga karya Syekh Nawawi kebanyak an adalah kitab syarah dari kitab-kitab turats karya ulama terdahulu.

Kitab Nashaihul `Ibad berisi beberapa nasihat yang akan mencerahkan umat, sehingga bisa mempersiapkan diri untuk menghadapi hari kiamat. Nasihat-nasihat di dalam kitab ini dikelompokkan menjadi 10 bab yang berisi 214 nasihat.

Sebanyak 45 nasihat di antaranya bersumber dari hadis dan selebihnya adalah atsar atau ucapan para sahabat dan pengikut nabi. Penulisan kitab ini diselesaikan Syekh Nawawi pada Kamis, 21 Safar 1311 H (1893 M).

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2E4e8Dp
May 12, 2019 at 09:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2E4e8Dp
via IFTTT

Saturday, May 11, 2019

Ultah Ke-68 PBSI Diharap Jadi Momentum Raih Piala Sudirman

Komposisi tim yang dibawa ke Cina dinilai punya kapabilitas kepercayaan diri tinggi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) memasuki usia 68 tahun. Bertepatan dengan tahun penyelenggaraan Piala Sudirman di Cina, 19-26 Mei mendatang, usia 68 PBSi diharapkan menjadi momentum bagi kontingen untuk meraih gelar tersebut.

Sekretaris Jenderal PP PBSI, Achmad Budiharto, mengatakan bahwa gelar juara Piala Sudirman menjadi salah satu targetnya di ulang tahun (ultah) PBSI tahun ini. Selain itu, pihaknya juga ingin para atlet dapat menggoreskan tinta emas prestasi di ajang internasional lainnya.

"Tujuan PBSI di usia ke-68 ini, kami berharap bisa mendapat kebanggaan berupa gelar juara di Piala Sudirman, Kejuaraan Dunia, serta meloloskan sebanyak mungkin pemain ke olimpiade," kata Budiharto dalam keterangan resmi yang diterima Republika.co.id, Sabtu (11/5).

Budiharto optimistis, para atlet memiliki peluang besar untuk merebut gelar yang sudah 30 tahun tak 'pulang' ke Indonesia itu. Sebab, komposisi yang dibawa ke Cina dinilai memiliki kapabilitas kepercayaan diri yang tinggi.

Kontingen Indonesia membawa atlet putra yang terdiri dari Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie, Shesar Hiren Rhustavito, Kevin Sanjaya Sukamuljo, Marcus Fernaldi Gideon, Hendra Setiawan, Mohammad Ahsan, Fajar Alfian, Muhammad Rian Ardianto, Tontowi Ahmad, Praveen Jordan, dan Hafiz Faizal.

Sedangkan, delapan pemain putri diisi oleh Gregoria Mariska Tunjung, Fitriani, Greysia Polii, Apriyani Rahayu, Ni Ketut Mahadewi Istarani, Melati Daeva Oktavianti, Gloria Emanuelle Widjaja, dan Winny Oktavina Kandow.

"Targetnya semua pemain yang diturunkan bisa main semaksimal mungkin. Saat ini tiga nomor andalan kami masih di ganda putra, tunggal putra, dan ganda campuran," ujar Budiharto. "Nomor ganda putri pun bisa dibilang andalan meskipun kami hanya membawa satu pasangan tetap yaitu Greysia/Apriyani, karena penampilan mereka yang paling stabil. Kami pun berharap ada kejutan dari tim tunggal putri."

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2vUJJmc
May 11, 2019 at 09:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2vUJJmc
via IFTTT

Kiai Maruf Tegaskan Indonesia adalah Negara Kesepakatan

Kiai Maruf menghadiri acara tasyakuran kebangsaan yang digelar oleh ISNU.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Calon Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin menghadiri acara Tasyakuran Kebangsaan dan Buka Bersama yang dihelat Ikatan Sarjana Nahdatul Ulama (ISNU) di Condet, Jakarta Timur, Sabtu (11/5). Dalam tausiyahnya Ketua Dewan Pembina ISNU itu menekankan, Indonesia merupakan negara kesepakatan. Sehingga, semua pihak harus saling menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.

"Bagi kita NKRI itu sudah final. Indonesia ini adalah negara kesepakatan yang harus kita jaga," kata Kiai Ma'ruf.

Kiai Ma'ruf menghadiri acara itu sekitar setengah jam sebelum jam berbuka puasa. Datang dengan mengenakan sarung berwarna merah dan jas berwarna hitam, Ma'ruf langsung disambut ketua umum ISNU Ali Masykur Musa di depan pendopo tempat acara diadakan. Selain ISNU, hadir juga disana Keluarga Alumni Universitas Jember.

Ali Masykur mengatakan, acara itu dihelat sebagai bentuk syukur karena Pemilu 2019 telah berjalan lancar. Selain itu juga bentuk syukur atas perolehan suara sementara yang menunjukkan bahwa KH Ma'ruf Amin sebagai cawapres bersama capres Joko Widodo memenangi perolehan suara.

"Selain buka bersama ini adalah kirim doa untuk keselamatan bangsa. Siapapun yang menang, mereka harus menjadi presiden bagi semua rakyat Indonesia," kata dia. Maka dari itu, sambung Ali, setiap pihak harus siap menerima dengan lapang dada siapapun yang akhirnya dilantik pada 20 Oktober nanti.

Hal senada disampaikan Kiai Ma'ruf dalam tausyiahnya yang berlangsung sekitar 15 menit itu. Ia berharap, tidak ada lagi konflik ketika hasil perhitungan suara sudah diumumkan KPU.

"Terlebih lagi di bulan puasa ini kita harus belajar menahan diri. Maka dari itu (kita) harus menahan diri dari hal-hal yang tidak seusai dengan komitmen kebangsaan kita dan tidak sesuai dengan mekanisme tata negara yang telah disepakati," katanya.

Ia pun sebagai ulama dari organisasi Nahdatul Ulama, menekankan, setiap kader NU siap mengawal bangsa dan negara Indonesia kedepannya. Karena bagi ulama kelahiran Tangerang, Banten itu, hal terpenting sekarang ini adalah bagaimana mengawal NKRI dari upaya-upaya yang tidak seusai kesepakatan.

"Pancasila itu kesepakatan, NKRI itu kesepakatan, dan tata aturan mekanisme (negara) itu juga kesepakatan," tutur dia.

Seusai memberikan tausyiahnya yang dihadiri lebih dari 100 orang itu, Kiai Ma'ruf melanjutkan degan membacakan doa. Tak lama setelah itu, waktu berbuka puasa pun datang, ia berbuka dan melaksanakan shalat maghrib. Sekitar pukul 06.50 Kiai Ma'ruf pun meninggalkan lokasi perhelatan Tasyakuran itu.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Q0VX6b
May 11, 2019 at 09:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Q0VX6b
via IFTTT

Menghafal Alquran, Sulitkah?

Allah telah mudahkan dan Allah jamin Alquran mudah untuk dipelajari dan dihafalkan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penemu metode 30 menit lancar membaca Alquran Ustaz Achmad Farid Hasan pun menyebutkan beberapa cara menghafal Alquran bagi pemula. "Paling efisien dan efektif bagi pemula, yakni cukup sediakan waktu, sehari setengah jam," kata dia.

Selama setengah jam, satu ayat Alquran bisa dihafal. Jadi, dalam waktu satu jam, dua ayat sudah dapat dihafal. Ustaz Farid mengaku pernah menggunakan cara itu saat masih tinggal di pon dok pesantren. Setiap hari, dia menyediakan waktu minimal setengah jam untuk menghafal Al quran.

Supaya hafalan tidak mudah hilang, hafalan sebelumnya harus diulang kurang lebih lima kali. "Misalnya, sudah menghafal surah al-Baqarah ayat 1, menuju ayat 2, ayat 1 tersebut harus dibaca lagi, diulang lagi. Selanjutnya menuju ayat 3, ayat 1 dan 2 di baca lagi, begitu seterusnya, lama-lama akan hafal sendiri," kata Ustaz Farid.

Dia mengungkapkan, banyak orang berpikir menghafal Alquran sulit. Padahal, tidak sama sekali. "Allah telah mudahkan dan Allah jamin Alquran mudah untuk dipelajari dan dihafalkan. Jadi, nggak ada yang sulit, menghafal juga mudah," ujarnya mene gaskan.

Anak umur lima tahun saja, ia menambahkan, sudah bisa menghafal Alquran, apalagi orang dewasa. Hal itu karena bahasa Alquran tidak serumit yang dibayangkan. "Lebih sulit matematika dibandingkan membaca Alquran," ujar Ustaz Farid.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2vQ97tD
May 11, 2019 at 09:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2vQ97tD
via IFTTT

Sunday, May 5, 2019

Mampir Sejenak ke Masjid Cologne

Ruangan utama masjid seluas 4.500 meter persegi (m2) ini berbentuk kotak.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pada Selasa (16/4) siang waktu setempat, terlihat banyak orang sedang mengunjungi masjid ini. Sepertinya ibu-ibu setengah baya yang memakai kerudung ini berasal dari Turki. Mereka sedang tur dan salah satunya mengunjungi Masjid Pusat Cologne.

Republika sempat berpapasan dengan mereka seusai berwudhu yang lokasinya berada di gedung sam ping masjid. Karena tidak tersedia sandal, rata-rata di samping tempat duduk wudhu disediakan tisu untuk mengusap kaki agar kering, sebelum jamaah memakai sepatu kembali menuju ke masjid.

Ruangan utama masjid seluas 4.500 meter persegi (m2) ini berbentuk kotak. Kala itu, hanya ada beberapa jamaah yang menunaikan shalat Zuhur. Sementara itu, di sudut lainnya, ada jamaah yang ngobrol dengan rekannya. Ada anak kecil yang berlari-lari ketika ayahnya menunaikan shalat.

Sementara itu, jamaah perempuan di tempatkan di lantai atasnya. Masjid berbentuk kubah ini dipenuhi hiasan kaligrafi bertuliskan lafaz Allah dan Asmaul Husna di dindingnya yang berwarna peach. Sebagian dindingnya terbuat dari kaca sehingga sinar matahari bisa lang sung masuk menyinari ruang shalat.

Sementara itu, lambang dua bintang yang disatukan tampak menempel di bagian atap masjid, seolah memayungi jamaah. Karpet yang terpasang pun terasa empuk dan menutup seluruh lantai. Sementara itu, di bagian pojok, tersedia kursi yang dapat digunakan bagi jamaah uzur yang ingin menunaikan shalat dengan cara duduk.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VN35Zk
May 05, 2019 at 09:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VN35Zk
via IFTTT

Saturday, May 4, 2019

Kementan Alokasikan Bibit Lada Senilai Rp 5,5 Triliun

Produktivitas bibit unggul bisa mencapai 2,5 ton per hektare per tahun.

REPUBLIKA.CO.ID, BELITUNG -- Kementerian Pertanian (Kementan) dalam dua tahun terakhir telah mengalokasikan bibit lada unggul senilai Rp 5,5 triliun ke provinsi yang menjadi sentra produksi lada di Indonesia. Hal ini dilakukan sebagai upaya pemerintah mengembalikan kejayaan komoditas ekspor tersebut di pasar dunia.

"Khusus untuk Provinsi Bangka Belitung (Babel), Kementan telah mengalokasikan bibit unggul lada dengan rehabilitasinya seluas 5.000 hektare kebun lada petani," kata Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat pelepasan ekspor lada putih di perkebunan lada putih Desa Air Seruk, Belitung, Sabtu (4/5).

Ia mengatakan bantuan bibit unggul ini tidak hanya membantu petani dalam mengembangkan usaha perkebunannya. Bantuan ini juga dapat meningkatkan produksi dan kualitas komoditas unggulan pemerintah daerah Babel.

"Bedanya, produktivitas bibit biasa hanya 0,7 ton per hektare per tahun, tetapi kalau bibit unggul produktivitasnya mencapai 2,5 ton per hektare per tahun, bahkan bisa mencapai tiga ton per hektare per tahun," ujar Mentan.

Dengan program ini, Mentan Amran optimistis dapat mengembalikan kejayaan rempah Indonesia. Selama ini, kata dia, akar permasalahan rempah, khususnya lada, ada pada bibit, teknologi, dan membangun semangat petani.

Apalagi keunggulan komparatif pertanian Indonesia masih luar biasa, sehingga produktivitas dan kualitas suatu komoditas dapat ditingkatkan dan mampu bersaing di pasar dunia.

"Kita sudah buktikan empat tahun terakhir, dulu ekspor kita 33 juta ton, tetapi pada 2018 meningkat menjadi 42 juta ton. Artinya naik hampir 10 juta ton. Apa yang kita lakukan sekarang ini sudah membuahkan hasil pada pemerintahan Jokowi-JK. Sekarang kita sudah panen," ujar Mentan.

Ia mengatakan Kementan memberikan anggaran bibit unggul berdasarkan sentra produksi. Sehingga, pemerintah tidak memberikan anggaran kepada daerah yang tidak cocok dengan lada. Adapun sentra produksi lada di Indonesia yakni ada di Bangka Belitung, Luwu Raya, Bengkulu, Sumatera Selatan, dan Lampung.

"Ini adalah sentra lada kita. Kita harus kembangkan berdasar keunggulan komparatif dan kompetitif. Kompetitif itu melakukan pengolahan, agar bisa memasuki pasar internasional. Karena nilai tambah yang paling besar ada di pengolahan. Jadi cara berpikir kita ke depan seperti itu," ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Wo9gQB
May 04, 2019 at 09:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Wo9gQB
via IFTTT

Saturday, April 27, 2019

Herrera Sepakat Bergabung dengan PSG

Herrera akan mengisi lini tengah PSG yang sudah padat dengan sejumlah pemain top.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Klub kaya Prancis Paris Saint-Germain (PSG) dilaporkan telah menyetujui kesepakatan untuk merekrut gelandang tengah Manchester United (MU) Ander Herrera pada musim panas nanti. Herrera akan mengisi lini tengah PSG yang sudah padat dengan sejumlah pemain top.

Seperti dilaporkan RMC Sport disadur Four Four Two, Sabtu (27/4), gelandang berusia 29 tahun sudah sepakat bergabung dengan PSG pada awal musim depan dengan durasi kontrak selama lima tahun. Meski sang pemain lebih setuju untuk menandatangani durasinya di Parc des Princes selama empat tahun. Kehadiran Herrera diproyeksikan menggantikan Adrien Rabiot yang kontraknya akan berakhir di PSG, akhir musim ini.

Sejatinya, PSG memiliki pesaing untuk mendaratkan gelandang bertubuh mungil. Les Parisien diganggu oleh klub asal Spanyol yang juga merupakan klub Herrera sebelumnya, yakni Athletic Bilbao. 

Tim asal Basque sebelumnya menawarkan harga sebesar 40 juta euro untuk membawa pulang Herrera ke Spanyol. Tetapi, PSG datang dan memberikan sodoran gaji tinggi yang membuat Herera memilih untuk merapat bersama Nyemar Jr dan kolega.

Herrera telah membuat 187 penampilan bersama MU sejak bergabung dengan klub berjuluk the Red Devils pada 2014 silam. Bersama MU, ia memenangkan Piala FA, Piala Liga Inggris, dan Liga Europa.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IKbiar
April 27, 2019 at 09:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IKbiar
via IFTTT

Monday, April 22, 2019

MUI Respons Kebutuhan Difabel

MUI menyebut agama memang perlu menyentuh kalangan difabel.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Komisi Fatwa MUI Pusat, Prof Hasanud din AF mengatakan, MUI memang belum pernah melakukan kajian Fikih Disabilitas karena tidak ada permintaan dari difabel untuk membahasnya.

"Tapi, kalau ada permintaan dari masyarakat itu akan direspons oleh MUI, Komisi Fatwa. Namun, selama ini belum ada permintaan itu," ujar Hasanuddin.

Fatwa yang dikeluarkan MUI selama ini memang merupakan permintaan dari kalangan masyarakat. Kendati demikian, Komisi Fatwa MUI juga responsif terhadap masalah keagamaan yang dihadapi umat Islam.

Terlepas dari itu, Hasanuddin memandang Fikih Disabilitas sangat penting untuk disosialisasikan kepada kaum difabel yang menganut agama Islam. Apalagi, kaum difabel masih banyak yang menghadapi masalah-masalah hukum Islam.

"Perlu kalau terkait dengan masalah hukum fikih, ada hal-hal tertentu yang memang menjadi masalah kaum disabilitas. Saya kira jelas perlu penjelasan bagaimana hukumnya," kata Hasanuddin.

Menurut dia, agama memang perlu menyentuh kalangan difabel. Karena itu, para ulama harus berupaya mengajarkan ilmu agama kepada kaum difabel, termasuk melalui Komisi Dakwah MUI.

"Perlulah disosialisasikan kalau memang sudah ada fikih-fikih atau aturan hukum Islam terkait dengan ka um difabel. Saya kira, para dai dan para mubalig bisa menyosialisasikannya,"kata Hasanuddin.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2W0nYwM
April 22, 2019 at 09:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2W0nYwM
via IFTTT

In Picture: Menengok Sekolah Balap Motor untuk Anak-anak di Bandung

Sekolah balap motor untuk anak ini bertujuan untuk melatih keberanian dan mental.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Sejumlah pebalap cilik mengendarai pocket bike beradu kecepatan saat melakukan sesi latihan di sirkuit X1GP Racing Academy, Kota Bandung, Ahad (21/4).

X1GP Racing Academy merupakan sekolah balap motor untuk anak berumur 4-20 tahun yang bertujuan untuk melatih keberanian, mental dan kemampuan balap sekaligus sebagai sarana pembibitan pebalap profesional.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DoKPuM
April 22, 2019 at 09:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DoKPuM
via IFTTT

Friday, April 19, 2019

KPU Beri Santunan Pada Petugas KPPS yang Sakit dan Meninggal

KPU menyatakan pekerjaan penyelenggara pemilu sangat berat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ilham Saputra mengapresiasi para anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suata (KPPS). Menurut Ilham, tugas penyelenggara pemilu memang sangat berat sehingga saat ini banyak kabar ada Ketua KPPS yang meninggal.

"Ada kecapekan, ada serangan jantung. Nah, ini masyarakat enggak banyak tahu bahwa pekerjaan penyelenggara pemilu sangat berat, sangat maksimal," kata Ilham, di Kantor KPU, Jakarta, Jumat (19/4).

Ilham berpendapat, petugas KPPS yang sakit dan ada yang hingga meninggal adalah pahlawan demokrasi. Ia juga mengatakan, KPU memberikan penghargaan kepada seluruh petugas KPPS yang berjuang menyelenggarakan pemilu dengan relatif baik.

"Nanti akan berikan penghargaan kepada mereka semua, juga penyelenggara pemilu kabupaten dan provinsi yang menyelenggarakan pemilu 2019 yang sampai saat ini relatif berjalan baik. Ya bisa nanti orang sakit, meninggal kita santuni," kata dia lagi.

Adapun proses penghitungan suara di situng pemilu saat ini terus berjalan. Ilham mengungkapkan sejumlah kendala yakni sinyal yang sulit di beberapa daerah terutama di bagian timur.

Namun, KPU terus berupaya agar hasil yang ditampilkan di Situng bisa maksimal. "Sekarang enggak down kok. Namanya yang buka jutaan orang, ribuan. Tapi yang pentimg kita bisa maksimalkan agar masyarakat bisa akses," kata dia lagi. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2PlctNU
April 19, 2019 at 09:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2PlctNU
via IFTTT

Sunday, April 14, 2019

Dubes: Iran Masuki Tahap Rehabilitasi Bencana

Pemerintah Iran sudah berupaya melakukan penanganan infrastruktur yang rusak.

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Bencana banjir di Iran telag menelan korban hingga 76 orang warganya. Beruntung, dalam musibah banjir bandang itu tak satu pun Warga Negara Indonesia (WNI) yang tinggal di berbagai tempat di Iran tertimpa bencana. 

Atas bencana yang banyak merenggut korban jiwa, Dubes RI untuk Iran, Octaviano Alimudin atas nama pemerintah RI dalam setiap kesempatan dalam pertemuan-pertemuan kenegaraan telah menyampaikan rasa duka mendalam. Saat ini, katanya, banjir yang melanda berbagai tempat di Ira sudah mulai mereda. Selanjutnya, pemerintah Iran sudah berupaya melakukan penanganan infrastruktur yang rusak akibat bencana tersebut. 

"Tahapannya bukan lagi darurat. Saat ini sudah memasuki tahapan rehabilitasi dan target mereka (Iran-red) selesai dalam dua bulan," ujar Dubes Octaviano kepada Republika.co.id, Ahad (14/4).

Dubes menyebutkan, saat banjir berlansung bertepatan dengan masa liburan. Karenanya, banyak mahasiswa dan pelajar Indonesia tak terkena dampak langsung dari bencana banjir tersebut. Lebih dari itu, katannya, komunikasi antara KBRI dengan WNI yang ada di Iran relatif berjalan lancar. 

"Banyak mahasiwa-mahasiswa sedang berlibur di luar kota semisal di Tehran dan Qom. Kami terus melakukan monitoring terhadap WNI di sini, alhamdulillah semua aman," ujarnya seraya mengatakan, KBRI juga menyediakan ruangan atau tempat bagi mahasiswa dan mahasiswa untuk menetap sementara guna menghindari bencana banjir.

Sebelumnnnya, Pejabat Penerangan Sosial Budaya (Pensosbud) KBRI Tehran, Tety Mudrika menyatakan, sejak 23 Maret hingga saat ini sebanyak 22 provinsi dari 31 provinsi di Iran terdampak bencana banjir bandang sehingga seluruh masyarakat Iran diminta untuk tetap waspada. Atas kondisi itu, katanya, sejak awal KBRI sudah lakukan berbagai langkah. 

Baca juga: Alhamdulillah WNI di Iran tak Terdampak Banjir

Pertama, melakukan kontak di WAG beranggotakan tdk hanya WNI tapi juga Diaspora Indonesia (WNI yg menikah dengan WN Iran)."Sejauh ini mereka dalam keadaan baik2 saja dan jauh dari lokasi bencana banjir bandang," ujarnya.

KBRI, katanya lagi, telah mengeluarkan dan menyebarluaskan imbauan (safety warning) kepada WNI dan diaspora Indonesia di Iran untuk tetap waspada dan menghindari tempat-tempat yang rawan banjir bandang serta menghubungi hotline/nomor telepon KBRI Tehran. Selain itu, Pemerintah Iran telah melakukan berbagai upaya dalam penanganan korban,  pemulihan pascabencana termasuk penanganan trauma pascabencana terutama perempuan dan anak-anak.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2KCwAZv
April 14, 2019 at 09:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2KCwAZv
via IFTTT

Serpihan Bata Berukir Era Pra Majapahit Ditemukan di Malang

Bata berukir era majapahit terungkap di Desa Sekaran

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG— Serpihan bata berhias atau berukir ditemukan di Situs Sekaran, di Dusun Sekaran, Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Penemuan dilakukan  salah seorang warga pada Ahad (14/4) siang saat melihat timbunan tanah yang ada di sekitaran lokasi situs.

Ketua Ikatan Ahli Arkeologi Indonesia (IAAI) Komisariat Daerah Jawa Timur, Ismail Lutfi, mengatakan pihaknya belum bisa memastikan letak pasti dari bata berhias tersebut. Namun, dari wujud fisik bata itu, serpihan merupakan salah satu sudut bangunan yang ada di Situs Sekaran.

"Serpihan temuan terakhir ini, disebut sebagai bata berhias. Kebetulan posisinya bagian pojok, dan bata ini sudah ada ukiran atau pahatannya," katanya saat ditemui di area Situs Sekaran, Kabupaten Malang.

Ketua tim arkeolog Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Trowulan, Jawa Timur, Wicaksono Dwi Nugroho, menyatakan pihak Balai Arkeologi Yogyakarta telah melakukan peninjauan langsung di lokasi temuan, yang ditengarai merupakan situs peninggalan era pra-Majapahit.

Dia menambahkan, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan guna memastikan jenis bangunan tersebut. Sementara BPCB Trowulan Jawa Timur, bertugas untuk memastikan batasan situs kaitannya dengan pembangunan jalan tol Pandaan-Malang.

Situs Sekaran, diprediksi merupakan kompleks bangunan suci yang berasal dari era pra-Majapahit. Hal tersebut diperkuat dengan temuan lepas berupa fragmen porselen, dan mata uang kuno asal Tiongkok yang berasal dari masa Dinasti Song.

Ismail Lutfi menjelaskan, dengan adanya temuan bata berhias tersebut, maka pada salah satu bangunan yang ada di Situs Sekaran sudah bisa diprediksi rampung pembangunannya pada masa lampau. Namun, belum bisa dipastikan apakah seluruh bangunan yang ada memiliki ukiran serupa.

Pada Situs Sekaran, terdapat kluster-kluster dari beberapa bangunan. Pada kluster pertama, terdapat dua bangunan dan sebuah gapura, serta reruntuhan, dan pada kluster kedua, ditemukan dinding pembatas, yang diperkirakan menjadi pembatas terhadap bangunan lainnya di wilayah selatan.

"Jadi, ukiran tersebut, tidak akan dilakukan saat strukturnya belum selesai. Dengan adanya data ini, kita boleh menduga, sangat mungkin dulu bangunan tersebut sudah selesai dibangun, terutama pada bagian yang memiliki ukiran tersebut," katanya.

Menurut Lutfi, bata berhias yang ditemukan pada area pembangunan Tol Pandaan-Malang Seksi V tersebut memiliki dua fungsi. Pertama, hanya sekadar mempercantik bangunan, dan yang kedua adalah terkait hubungan simbol-simbol tertentu yang ingin dihadirkan pada bangunan tersebut.

"Apalagi kalau relief, pasti ada pesan yang ingin disampaikan pada khalayak," katanya. Pihaknya belum bisa memastikan bata tersebut berasal dari bagian atas, tengah, atau bawah dari bangunan yang ada. Namun, dirinya meyakini bahwa bangunan pada masa Hindu Budha yang memiliki ukiran, tidak hanya yang berbahan batu.

Salah satu contoh bangunan berbahan bata dan memiliki ukiran adalah Situs Trowulan, di Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Pada situs tersebut, terdapat Gapura Bajang Ratu, yang memiliki ukiran dari bawah hingga ke atas.

"Di Malang belum ada, tapi ada di Trowulan. Di sana, terdapat gapura Bajang Ratu, yang memiliki ukiran dari bawah. Kemudian, ukiran Sri Tanjung, yang semakin di atas makin muncul lagi, sampai puncak ada ukir-ukirannya. Itu juga berbahan bata," kata dia.   

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UYCesS
April 14, 2019 at 09:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UYCesS
via IFTTT

Saturday, April 13, 2019

In Picture: Foto Pasangan Capres dan Cawapres 01 Tiba di Lokasi Debat

Debat putaran kelima adalah debat terakhir Pilpres 2019.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Capres nomor urut 01 Joko Widodo bersama istri Iriana Joko Widodo tiba di lokasi untuk mengikuti debat Pilpres 2019 putaran kelima, di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4/2019).

Sementara Cawapres nomor urut 01 Ma'ruf Amin datang bersama istri Wury Estu Handayani saat tiba di lokasi debat Pilpres 2019 .

Debat itu mengangkat tema ekonomi dan kesejahteraan sosial, keuangan dan investasi serta perdagangan dan industri.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IhHQsk
April 13, 2019 at 09:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IhHQsk
via IFTTT

AHY: Semoga Masyarakat Terpuaskan dengan Debat Capres

AHY berharap para capres dan cawapres mampu memberikan rekomendasi untuk masyarakat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Pemilu 2019 Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berharap semoga seluruh masyarakat Indonesia terpuaskan dari debat terakhir capres-cawapres 2019.

"Ya, semoga seluruh masyarakat terpuaskan, khususnya untuk para swing voters," kata Agus ketika tiba di lokasi debat, Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4).

Agus juga mengatakan bahwa semoga para capres dan cawapres mampu menyampaikan rekomendasi yang tepat bagi Indonesia, khususnya pasangan Capres - cawapres nomor urut 02 Prabowo - Sandiaga.

AHY juga sempat menyebutkan bahwa banyak masyarakat yang merindukan program dari kepemimpinan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Di mana, program dari SBY menurutnya banyak yang akan dibawa oleh pasangan no urut 02 Prabowo-Sandi. Ia menjelaskan banyak program Prabowo-Sandiaga yang juga sempat didiskusikan dengan SBY.

Debat kelima Pemilu Presiden 2019 merupakan debat pamungkas sekaligus akan menutup seluruh rangkaian debat yang telah dimulai sejak Januari 2019.

Debat yang digelar di Hotel Sultan, Jakarta ini menghadirkan kedua pasangan calon presiden dan wakil presiden baik paslon nomor urut 01 maupun 02. Berbagai tema yang diangkat dalam debat terakhir ini adalah ekonomi dan kesejahteraan sosial, keuangan, investasi, dan industri.

Sebagaimana diketahui, Pemilu Presiden 2019 yang akan diselenggarakan pada 17 April diikuti dua pasangan calon presiden dan wakil presiden, yakni pasangan nomor urut 01 Joko Widodo dan KH Ma''ruf Amin serta pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2X2qeno
April 13, 2019 at 09:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2X2qeno
via IFTTT

Saturday, April 6, 2019

Hindari Konsumsi Karbohidrat Olahan

Karbohidrat olahan memicu craving

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Obesitas pada anak dapat dihindari salah satunya dengan mengurangi konsumsi karbohidrat olahan, demikian saran dokter spesialis anak dari RSCM, dr. Piprim Basarah Yanuarso, SpA(K).

"Terapi obesitas pada usia remaja punya tingkat keberhasilan 10-20 persen saja. Kalau enggak mau keto (diet rendah karbohidrat), kurangi konsumsi karbohidrat olahan. Jajanan yang ada di mini market, jika langsung dimakan, akan langsung meningkatkan kadar gula. Indeks glikemik akan langsung tinggi," ujar Piprim di Jakarta, Sabtu (6/4).

Piprim mengatakan karbohidrat olahan seperti yang banyak ditemui di toko ritel justru memicu craving atau ingin mengosumsi suatu terus menerus dan tidak mengenyangkan."Berbeda dengan makanan alami yang langsung diciptakan Allah, misalnya telur, daging, ikan dan bahan pangan lain berikut lemaknya itu mengenyangkan," katanya.

Ketika seseorang mengonsumsi karbohidrat olahan pabrik, lanjut Piprim, orang itu mampu menghabiskan makanan itu dalam jumlah banyak seorang diri. "Itu namanya sugar craving. Siklusnya, insulin naik dulu, sedangkan gulanya turun. Begitu gula turun, dia lapar lagi dan mengambil (makanan) lagi," ujar Piprim.

Para ahli kesehatan menyarankan semua orang mengonsumsi sayuran dan buah meskipun tidak semua buah aman dikonsumsi bagi penderita diabetes, salah satunya pisang.

Piprim mengatakan kadar gula dalam pisang tinggi sehingga justru berbahaya dikonsumsi berlebihan, apalagi jika Anda penderita diabetes.

Satu potong pisang besar bisa mengandung 17 gram atau 4,25 sendok teh gula. Sementara, satu cangkir buah anggur mengandung 15 gram atau 3,75 gram sendok teh gula.

"Buah mesti dicari yang nutrisi tinggi tapi enggak langsung diubah oleh tubuh menjadi gula. Misalnya alpukat, stroberi, atau buah lain keluarga berry, bengkuang, timun dan buah berserat tinggi," kata Piprim.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2D0Ft93
April 06, 2019 at 09:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2D0Ft93
via IFTTT

Wednesday, April 3, 2019

Masjid Bibi Khanym, Lambang Cinta Sang Raja

Pada zamannya, Masjid Bibi Khanym bangunan tertinggi dunia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Masjid Bibi Khanym dibangun pada masa pemerintahan Timur Lenk. Pada 1399, ia memerintahkan untuk membangun masjid jami yang megah, besar, indah, dan pantas untuk ibu kota pemerintahannya. Pembangunan masjid ini selesai lima tahun pada 1404. 

Oleh penguasa Timurid ini, masjid yang baru dibangun tersebut diberi nama Masjid Bibi Khanym. Nama yang tersemat pada bangunan masjid ini diambil dari nama istri Timur Lenk yang berasal dari negeri Tiongkok. Sebagai lambang cintanya untuk sang permaisuri tersayang, Timur Lenk mendirikan masjid tersebut.      

Pada zamannya, Masjid Bibi Khanym pernah menjadi bangunan tertinggi di dunia. Yulianto Sumalyo dalam buku Arsitektur Masjid dan Monumen Sejarah Muslim menulis, masjid berukuran raksasa ini berbentuk segi empat dengan ukuran 109 x 167 meter persegi dan bagian minaret menempel pada portal (pintu gerbang utama) yang sangat besar. Ketinggian minaretnya mencapai 19 meter, sedang pintu gerbangnya setinggi 35 meter. 

Bangunan masjid ini terdiri dari sahn (halaman terbuka). Di dalam sahn terdapat tulisan ayat Alquran yang diukir di atas sebuah marmer yang berdiri tegak di tengah-tengah. Bagian sahn ini dikelilingi oleh empat iwan, yaitu: dua iwan lateral, sebuah iwan pada pintu gerbang utama, dan iwan pada bagian mihrab. 

Kedua iwan lateral mengarah ke ruang-ruang segi empat yang berada di bawah atap bulbous domes, yaitu kubah berbentuk bawang, bagian atas meruncing, bagian tengah menggelembung, dan bawahnya mengecil. Iwan pada bagian portal diapit oleh minaret yang mengarah ke kubah ketiga yang paling besar. Ketinggian kubah utama ini mencapai 40 meter. Namun, kubah ini runtuh pada abad ke-15 M. 

Kubah masjid berbentuk kembar dengan tambur silindris tinggi untuk menetralisasi interiornya yang rendah di bawah kubah bulat. Semua kubah dilapis dengan keramik kebiruan yang menggambarkan kekayaan variasi seni dekorasi Timurid. Bagian dinding-dinding masjid juga dilapis dengan keramik dan mozaik, namun dalam aneka warna.    

Meskipun rancangan empat iwan sudah menjadi tradisi pada bangunan masjid-masjid di Iran sejak abad ke-12 M, ruang-ruang di bawah kubah di balik iwan adalah baru. Skala bangunan Masjid Bibi Khanym sama dengan bangunan berarsitektur Timurid lainnya. 

Rancangan masjid meniru rancangan Masjid Agung Sultan Ujaytu di Sultaniyah, Iran. Kendati demikian, Masjid Bibi Khanym dirancang tidak hanya untuk melanjutkan tradisi kerajaan Iran, tetapi juga sebagai simbol kejayaan Dinasti Timurid. 

Menurut ahli sejarah kontemporer, Sharaf al-Din ‘Ali Yazdi, tukang-tukang batu didatangkan khusus dari Iran dan India. Sementara Sheila S Blair dalam tulisannya yang bertajuk The Art and Architecture of Islam mengungkapkan, Timur Lenk mendatangkan 95 ekor gajah dari India untuk mengangkut bahan bangunan bagi pembangunan Masjid Bibi Khanym.

Pada 1897, ketika gempa bumi besar melanda wilayah Uzbekistan, sebagian dari bangunan masjid ini runtuh. Pada 1974, Pemerintah Uzbekistan melakukan rekonstruksi terhadap bangunan masjid itu. 

Dengan dilakukannya rekonstruksi tersebut, praktis bangunan Masjid Bibi Khanym yang berdiri saat ini sebagian besar merupakan bangunan baru yang tidak sama dengan masjid yang dibangun 600 tahun lalu. Kendati demikian, ciri khas dari arsitektur Timurid tetap dipertahankan. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2K3qXDr
April 03, 2019 at 09:00PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2K3qXDr
via IFTTT

Sunday, March 31, 2019

Tokoh PDIP: Jokowi Belum Pernah Kalah

Jokowi belum pernah kalah dalam pemilih sejak bersaing di wali kota Solo.

REPUBLIKA.CO.ID, BOYOLALI -- Tokoh masyarakat dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Boyolali Seno Kusumoarjo mengatakan, calon presiden 01 Joko Widodo sejak muncul ke pemerintahan belum pernah dikalahkan. Jokowi belum pernah kalah dalam pemilihan sejak dari wali kota Surakarta.

"Pak Jokowi sejak muncul turun ke pemerintahan belum pernah kalah, dan berawal dari Wali Kota Surakarta, kemudian Gubernur DKI, dan terakhir 2014 menjadi Presiden hingga sekarang," kata Seno Kusumoarjo, disela acara rapat internal kampanye pendukung pasangan calon 01,Jokowi-Ma'ruf, di Boyolali, Jateng, Ahad (31/3.

Menurut Seno, hal tersebut membedakan Jokowi dengan calon lainnya secara politik dan demokrasi. Jokowi, kata ia, selalu menang dengan jumlah suara yang cukup banyak dengan lawan poltiknya.

Kendati demikian, Seno berharap sebagai warga Boyolali berperan aktif untuk menjaga kerukunan yang sudah berjalan dalam pesta demokrasi Pemilu 2019.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kerukunan, berbeda pilihan itu biasa. Dalam berdemokrasi harus tetap menjaga kerukunan di dalam masyarakat. Kerukunan di dalam negara demokrasi memang harus ada," tuturnya.

Selain itu, pihaknya juga mengimbau masyarakat jangan golput, dan mendatangi TPS untuk memberikan hak suaranya dalam Pemilu mendatang. Menurut Seno, salah satu keberhasilan demokrasi adalah dari tingkat kehadiran warga dalam memberikan hak suaranya.

"Salah satu parameter peningkatan demokrasi itu, adalah ketika ada Pemilu tingkat kehadirannya memberikan hak suara dari tahun ke tahun naik," ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FMQaxy
March 31, 2019 at 09:00PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FMQaxy
via IFTTT

Friday, March 29, 2019

Membesuk yang Sakit

Saat ini, penulis dalam keadaan istirahat dan rehat total di Penang.

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Muhammad Arifin Ilham

Betul, saat ini, penulis dalam keadaan istirahat dan rehat total di Penang. Memiliki asa besar untuk segera mendapati pemulihan prima dan sehat yang sempurna. Terima kasih untuk doanya yang terus menguntai bagi kesembuhan penulis. Doa serupa yang berlimpah kebaikan untuk semua ikhwah.

Sama-sama dalam keadaan diuji dan diberi nikmat sakit oleh Allah. Namun, bukan berarti berkurang dalam beramal saleh. Sakit tidak menjadi penghalang dalam berbuat sesuatu yang indah di hadapan Allah. Amal saleh itu adalah membesuk saudara yang juga dalam keadaan sakit.

Tetangga sebelah kamar ada yang Muslim dan ada yang juga non- Muslim. Hari itu, penulis sempatkan berkunjung kepada keduanya. Saling menyapa dan meneguhkan. Saling menghibur dan menguatkan. Indah. Subhana Allah cinta Allah dan Rasul-Nya membuat sayang semua karena Allah.

Penulis teringat akan sabda Nabi SAW. "Hak Muslim terhadap Mus lim lainnya ada enam. Sahabat bertanya, 'Apa saja, wahai Rasulullah?' Beliau menjawab, 'Bila ia bersin dan memuji Allah (mengucap: alhamdulillah), jawablah (dengan mengucapkan: yarhamukallah); bila ia sakit, jenguklah, dan bila ia meninggal dunia, antarkanlah (jenazahnya hingga makam)'...." (HR Muslim, no. 2162).

Mengapa membesuk yang sakit? Pertama, seakan mengitari kebun surga. Rasulullah Saw bersabda, "Siapa saja yang menjenguk orang sakit akan senantiasa berada di kebun surga sampai ia kembali." (HR. Muslim).

Kedua, terliputi kasih sayang dan rahmat Allah. "Barang siapa yang menjenguk orang sakit, ia masuk ke dalam rahmat (Allah). Apabila duduk di sisinya, ia merasa puas atau tenang di dalam rahmat itu. Apabila keluar darinya, ia senantiasa berada di dalam rahmat itu hingga ia pulang ke rumahnya." (HR. Ibnu Abdil Barr di kitab at-Tamhid 24/273).

Ketiga, berbuah banyak pahala dari Allah. Hadis Qudsi Rasulullah SAW menyebut firman-Nya, "Sesungguhnya Allah azza wa jalla berfirman pada hari kiamat: 'Wahai anak Adam, Aku sakit, tapi engkau tidak menjenguk-Ku.' Ia berkata: 'Ya Rabb, bagaimana aku menje nguk-Mu, sementara Engkau adalah Tuhan alam semesta?' Allah berfirman: 'Tidakkah engkau tahu bahwa hamba-Ku fulan sakit, tapi engkau tidak menjenguknya, tidakkah engkau tahu, bila menjenguk nya niscaya engkau akan mendapati-Ku ada di sisinya?' (HR. Muslim).

Keempat, mendapatkan doa kebaikan dari malaikat. "Barang siapa yang mendatangi saudaranya Muslim (yang sakit) untuk menjenguknya, ia berjalan di atas kebun surga hingga ia duduk. Apabila ia duduk, rahmat (Allah) akan menyelimutinya. Bila waktu itu pagi hari, 70 ribu malaikat akan bersalawat kepadanya hingga sore hari, dan bila ia melakukannya pada sore hari, 70 ribu malaikat tersebut akan bersalawat kepadanya hingga pagi hari." (HR. Ahmad, Abu Dawud, dan Ibnu Majah).

Kelima, penyebab masuk surga. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Siapa yang menjenguk orang sakit atau berkunjung kepada saudaranya karena Allah, akan ada penyeru yang berseru, 'Alangkah baiknya dirimu, alangkah baiknya langkahmu, engkau telah menempati tempat tinggal di surga.'" (HR. at-Tirmidzi dan Ibnu Majah). Wallahu A'lam bimuraadih.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2WArUV9
March 29, 2019 at 09:00PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2WArUV9
via IFTTT

Sunday, March 24, 2019

SK Tarif Ojol Terbit Besok? Ini Bocorannya

Tarif khusus Ojol diturunkan dari lima ke empat kilometer.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan Surat Keputusan (SK) tarif ojek online (ojol) akan terbit besok (25/3). Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi belum dapat menuturkan secara detil bagaimana SK tersebut namun yang sudah pasti mengenai flag fall atau tarif khusus untuk jarak tertentu.

Sebelumnya, Budi mengatakan tarif khusus untuk jarak tertentu akan diterapkan untuk perjalanan lima kilometer. Budi menuturkan setelah diskusi terakhir, tarif khusus tersebut akan diberlakukan untuk perjalanan maksimal empat kilometer.

Budi menuturkan tarif khusus untuk empat kilometer tersebut masih berkisar dengan rentang tertentu. “Flag fall -nya jadinya antara. Jadi tidak kita tentukan, sekarang empat kilometer nant Rp.7 ribu sampai Rp.10 ribu, mungkin ya tapi besok pastinya,” kata Budi di area parkir Taman Mini Indonesia Indah, Ahad (24/3).

Dia menambahkan ada alasan tersendiri mengapa tari khusus pada jarak tertentu tersebut diturunkan dari lima kilometer ke empat kilometer. Dia melihat, nantinya dikhawatirkan banyak konsumen yang menggunakan jarak pendek saja sehingga diturunkan menjadi hanya empat kilometer saja.

“Kasihan kalau pengemudi dapat berapa artinya itu harus ada, kita sesuaikan dengan harapan pengemudi dan aplikator,” tutur Budi.

Dia menjelaskan untuk SK tarif batas atas dan bawah ojek daring besok tidak akan langsung diterapkan. Budi menegaskan nantinya akan ada penyesuaian administrasi dan penerapan awal butuh beberapa pekan terlebih dahulu.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memastikan SK tarif tersebut akan rampung pekan depan. “Besok (24/3) (SK tarif ojek daring terbit),” kata Budi singkat kepada sejumlah media usai peresmian Moda Raya Terpadu (MRT) di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Ahad (24/3).

Ojek daring atau online juga saat ini sudah memiliki aturan untuk melindungi keselamatan penumpang dan pengemudi yakni Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 12 Tahun 2019 tentang Perlindungan Keselamatan Pengguna Sepeda Motor yang Digunakan untuk Kepentingan Masyarakat. Aturan tersebut mengatue keselamatan, kemitraan, suspend, tarif, dan kuota.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2TWSKd2
March 24, 2019 at 09:00PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2TWSKd2
via IFTTT