Pages

Showing posts with label 2019 at 09:46PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 09:46PM. Show all posts

Friday, March 29, 2019

AC Milan Berencana Tinggalkan San Siro

Milan menempati satu stadion yang sama dengan Inter.

REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- AC Milan dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk meninggalkan Stadion San Siro sebagai kandang mereka. Selama ini, Milan menempati satu stadion yang sama dengan Inter. Sehingga, hal tersebut membuat pendapatan klub tidak beranjak naik sejak 2003.

Predisen Milan Paolo Scaroni menyatakan Milan harus segera meninggalkan San Siro. ''Saya tidak mengesampingkan meninggalkan San Siro. Kami perlu memulai perjalanan seperti nama besar di luar sana, mempersiapkan diri dengan struktur yang modern dan efisien,'' kata Scaroni, dikutip dari Football Italia, Jumat (29/3).

Dengan pindah dari San Siro, lanjut dia, Milan akan mendapatkan pendapatan yang lebih banyak, membeli beberapa pemain dan lolos ke Liga Champions, dan mungkin bisa kembali juara. Menurut Scaroni, bukan hanya klubnya saja yang ingin hengkang dari stadion milik negara tersebut. Inter juga telah sepakat untuk menjalankan proyek tersebut.

''Kami dapat meninggalkan San Siro dan bermain di Parma, Verona atau di mana saja. Tapi saya tidak berpikir kami ingin melihat Inter dan Milan bermain di luar Milan. Itu dilema,'' kata Scaroni.

Ia mengatakan, jika perdebatan ideologis terkait San Siro tidak dapat menyentuh struktur klub, maka tidak ragu Milan akan hengkang. Sebab untuk bisa menjadi juara dalam sebuah kompetisi, klub harus punya pemain yang bagus, dan hanya bisa dibeli dengan harga yang mahal dan membayarnya dengan layak.

Untuk bisa mewujudkan hal tersebut, Milan harus mendapatkan keuntungan. Karena dengan Financial Fair Play, klub tidak bisa lagi berlama-lama meminjam uang. Semua bisa diwujudkan dengan memiliki stadion sendiri. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Ywr9Oy
March 29, 2019 at 09:46PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Ywr9Oy
via IFTTT

Sunday, March 17, 2019

In Picture: Debat Cawapres Maruf Amin dan Sandiaga Uno

Debat bertemakan Pendidikan, Kesehatan, Ketenagakerjaan serta Sosial dan Kebudayaan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Cawapres nomor urut 01 Maruf Amin dan Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno mengikuti Debat Capres Putaran Ketiga di Hotel Sultan, Jakarta, Ahad (17/3/2019).

Debat Capres Putaran Ketiga yang menampilkan kedua Cawapres tersebut bertemakan Pendidikan, Kesehatan, Ketenagakerjaan serta Sosial dan Kebudayaan.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2W6Y76e
March 17, 2019 at 09:46PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2W6Y76e
via IFTTT

Tuesday, January 29, 2019

BPIH Diklaim Paling Murah se-ASEAN, ini Kata KPHI

BPIH Diklaim Paling Murah se-ASEAN, ini Kata KPHI

Selasa , 29 Jan 2019, 21:46 WIB

IHRAM.CO.ID, JAKARTA— Komisi Pengawasan Haji Indonesia (KPHI) angkat bicara terkait klaim Kementerian Agama bahwa biaya penyelenggaran ibadah haji (BPIH) Indonesia paling murah se-ASEAN. 

Ketua KPHI, Samidin Nashir, mengingatkan klaim BPIH paling murah se-ASEAN selama kurun waktu tiga tahu tidak boleh dijadikan alasan untuk menaikan BPIH pada 2019 secara tidak porposional.

Menurut Samidin, jika tujuannya adalah komparasi, Kemenag harus juga membandingkan bagaimana dengan sistem penyelenggaraan haji di negara-negara tersebut yang dinilai menguntungkan jamaah.  

“Kalau mau membandingkan itu mesti harus melihat sistem penyelenggaraannya juga,” katanya.

Di antaranya, ungkap dia, subsidi yang diberikan untuk jamaah haji Indonesia, bukan berdasarkan nilai bagi hasil dari masing-masing rekening jamaah, melainkan bagi hasil dari total jamaah yang sedang mengantre sekian puluh tahun.

“Itu duitnya, nilai bagai hasilnya dipakai sekarang. Itulah menurut kami tidak tepat. Seharusnya dari bagi hasil tabung masing-masing (red jamaah haji yang telah mendaftar). Baru setelah itu dikasih subsidi dari keuntungan-keuntungan bisnis yang dikembangkan oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Sehingga dengan demikian tidak terjadi devisit,” katanya.

Dia mengatakan, KPHI mendorong pemberian subsidi nilai bagi hasil yang porposional. Hendaknya pola-pola lama yang tidak menguntungkan jamaah tidak dilakukan lagi oleh Kemenag. Karena akan merugikan calon jamaah haji yang berangkat pada periode selanjutnya. 

Menurutnya, jangan pendapatan atau keuntungan tahun ini dipakai habis untuk mensubsidi jamaah yang akan berangkat tahun ini.

“Hal seperti itu tidak memberikan rasa keadilan kepada jamaah yang masih ngantre,” kata dia.    

Berita Terkait

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2HGl0uO
January 29, 2019 at 09:46PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2HGl0uO
via IFTTT