Pages

Showing posts with label 2019 at 11:03PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 11:03PM. Show all posts

Sunday, May 12, 2019

Hujan Interupsi Warnai Pleno KPU Sumsel

Padahal 90 persen proses rekapitulasi sudah selesai sejak Sabtu (11/5) kemarin.

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG -- Hujan interupsi dari para saksi partai dan DPD membuat pleno rekapitulasi tingkat KPU Sumsel berlangsung alot dan kerap diskorsing. Padahal 90 persen proses rekapitulasi sudah selesai sejak Sabtu (11/5) kemarin.

Pada hari terakhir jadwal pleno, KPU Sumsel seyogyanya tinggal menyelesaikan rekapitulasi untuk Kabupaten Empat Lawang dan menyelesaikan permasalahan suara di Kabupaten Muratara serta Kota Palembang. Namun saat penyelesaian terkait suara di dapil 8 Kabupaten Muaratara, para saksi partai tidak bisa menerima keputusan KPU yang menganggap masalah perbedaan jumlah suara antara form C1 dan DB1 sudah selesai.

"Padahal KPU Sumsel ingin permasalahan seperti ini sudah selesai ditingkat KPU kabupaten/kota, namun interupsi terus menerus dilayangkan, tapi kami tetap akomodasi interupsi mereka," kata Komisioner KPU Sumsel Divisi Hukum dan Pengawasan, Hepriyadi.

Sementara para saksi menginginkan KPU menyandingkan form C1 dengan DA1, bukan DB1, tetapi KPU Sumsel tetap bertahan pada keputusan awal untuk tidak mempermasalahkan lagi.

Pendapat saksi yang menyangkakan penggelembungan suara dan keputusan KPU menemui jalan buntu hampir tujuh jam lamanya, di sisi lain rekomendasi Bawaslu Sumsel tidak diakomodasi karena keputusan sudah ketok palu, beruntungnya hujan interupsi tidak berujung kericuhan di ruang pleno meski diliputi ketegangan.

Akibat kebuntuan tersebut, pleno rekapitulasi untuk Kabupaten Empat Lawang terus tertunda dan pleno KPU Sumsel terancam tidak selesai, padahal sudah mendekati tenggat waktu.

"Kami terus berkomunikasi dengan KPU RI terkait proses pleno yang belum selesai, kami usahakan pleno selesai malam ini sebelum pukul 24.00 WIB. Jika belum selesai maka otomatis ditarik KPU RI ke Jakarta," ujar Hepriyadi.

Alotnya proses rekapitulasi menyebabkan perolehan suara bagi pemilihan presiden, DPR RI, DPR Provinsi dan DPRD kabupaten/kota belum dapat difinalisasi dan ketok palu. Sementara Kabupaten Empat Lawang terpaksa direkapitulasi paling terakhir karena pleno untuk tingkat kabupaten yang dilaksanakan KPU Sumsel baru selesai pada Sabtu malam (11/5).

"Rekapitulasi di Empat Lawang melibatkan dua kecamatan, terpaksa menyusul hari ini karena itu paling telat, semoga malam ini selesai atau mungkin bisa saja dialihkan ke KPU RI," kata Hepriyadi.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VCHGCY
May 12, 2019 at 11:03PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VCHGCY
via IFTTT

Saturday, April 20, 2019

Langkah Juventus Tarik Felix Terganjal City

Manchester City siap membayar klausul rilis Joao Felix 120 juta eruro.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER – Upaya Juventus untuk mendapatkan tanda tangan wonderkid Benfica, Joao Felix, bisa saja sirna. Pasalnya, surat kabar Portugal melaporkan klub kaya raya Liga Primer Inggris Manchester City siap untuk membayar klausul rilis sang pemain sebesar 120 juta euro musim panas mendatang.

Sensasi pesepak bola 19 tahun itu tengah membuat pecinta sepak bola dunia terperana. Alhasil, beberapa klub elite benua biru itu tengah memantau perkembangan sang pemain dan berniat untuk mendapatkannya.

Adalah juara bertahan Serie A Italia, Juventus yang dikaitkan dengan talenta muda itu, dengan memanfaatkan kedekatan mereka dengan agen Jorge Mendez untuk membantu memperlancar jalan mereka mengikat pemain tersebut.  

Pihak Signora Omicidi pun dinilai siap untuk merogoh kocek dalam sebesar 75 juta euro untuk mendapatkan pemain yang mengagumi Cristiano Ronaldo tersebut. 

Sayangnya, jalan Juve mendapatkan Joao Felix tidak akan mudah. Sebab, mereka mendapat perlawanan sengit dari tim Liga Primer Manchester City. Terlebih salah satu stasiun televisi Portugal TVI disadur Football Italia, Sabtu (20/4), mengklaim City siap untuk membayar klausul rilis sebesar 120 juta euro. 

Adapun kesepakatan Felix dengan Benfica saat ini berlaku hingga Juni 2023 mendatang. Sementara itu, Felix sejauh ini sudah menciptakan 21 gol bagi Las Auilas.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IPQe1k
April 20, 2019 at 11:03PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IPQe1k
via IFTTT

Saturday, March 16, 2019

Rektor UIN Bandung Ajak Umat Islam Jaga Kondusivitas Negeri

Umat Islam tidak boleh melakukan tindakan yang di luar koordinasi.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR – Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung, Prof Mahmud, mengajak umat Muslim  tetap menjaga kondusivitas dalam negeri pasca-peristiwa penembakan di Selandia Baru. Bagaimanapun kejahatan tidak boleh dibalas dengan kejahatan lagi.

"Semuanya ada mekanismenya, jadi tidak boleh kejahatan kemanusiaan dilawan dengan cara jahat lagi. Jadi umat Islam harus menahan diri, nggak boleh melakukan tindakan yang di luar koordinasi," kata Ketua Koordinatorat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (Kopertais) Wilayah Jabar-Banten ini kepada Republika.co.id di Gunung Menyan, Pamijahan, Kabupaten Bogor, Sabtu (16/3). 

Mahmud juga mengutuk apa yang dilakukan pelaku penembakan di dua masjid di Christchurch, Selandia Baru. Menurutnya, apa pun bentuk kekerasan tentu tidak ada dalil yang membenarkan. 

Namun, dia mengingatkan, umat Islam tidak boleh melakukan tindakan yang sporadis.  

"Kita ikuti saja kebijakan pemerintah. Dan kita tentu turut berbelasungkawa terhadap umat Islam di sana," kata ini. 

Perguruan tinggi, papar Mahmud, akan terus berupaya melakukan berbagai cara dalam membangun pemahaman Islam yang rahmatan lil 'alamin

Dia meyakini umat Muslim di Indonesia sudah dewasa sehingga mampu menahan diri dan tetap tenang dalam situasi apa pun yang dihadapi.

"Umat Islam di Indonesia ini sudah luar biasa. Islamnya kan Islam wasathiyah, Islam moderat, rahmatan lil alamin. Dan kita dari perguruan tinggi akan berusaha bagaimana membangun pemahaman Islam rahmatan lil alamin," ucapnya.  

Mahmud juga mengingatkan bahwa Islam itu shalihun li kulli zaman wa makan, yang berarti sesuai dengan perkembangan situasi dan kondisi zaman. Karena itu, sekali pun ada di dalam situasi tertentu, maka tidak boleh bagi umat Islam untuk melakukan pertentangan.  

"Islam itu aktual, di negeri mana pun Islam bisa hidup. Ini yang perlu kita sosialisasikan bagaimana mengantarkan Islam yang rahmatan lil alamin. Saya kira kalau kita semuanya rahmatan lil alamin itu akan nyaman," kata dia.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2CnFeUS
March 16, 2019 at 11:03PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2CnFeUS
via IFTTT

Thursday, March 7, 2019

Muslim Kosta Rika Hidup Sebagai Pedagang

Bulan Ramadhan merupakan momentum muslim kosta Rika perkuat silaturahim.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Konsentrasi komunitas Muslim berada di San Jose. Akan tetapi, ada sebagian dari mereka yang tinggal di kota-kota besar lain di negara itu. Mereka hidup sebagai pedagang atau pengusaha. 

Kondisi itu tidak menjadi masalah karena mereka terus menjalin komunikasi. Pada waktu-waktu tertentu, seperti pada bulan Ramadhan atau hari besar agama, umat akan berkumpul dan bersilaturahim. Kegiatan itu bertujuan untuk merekatkan ukhuwah (persaudaraan). 

Buka puasa bersama sangat dinanti. Masing-masing keluarga akan membawa makanan khas dari negara asal mereka untuk kemudian disantap bersama. Mereka sudah seperti sebuah keluarga besar dan sangat menikmati keakraban tersebut. 

Menurutnya, umat yang berasal dari etnis dan budaya berbeda ini sama-sama merasakan senasib sepenanggungan. Hidup dan menetap di negara yang jauh dari negara asal serta menjadi kaum minoritas, tentu bukan perkara mudah. Namun, Islam mempersatukan mereka dan membentuk ikatan yang kuat.

Dari penjelasan Sasa, bulan Ramadhan merupakan momen yang ditunggu segenap umat Muslim Costa Rica. Mereka bisa berkumpul sekaligus melaksanakan aktivitas keagamaan bersama. 

Sehingga, komunitas Muslim memperoleh dua keutamaan sekaligus. Pertama, bisa memperkuat tali silaturahim antarumat. Kedua, meningkatkan amal ibadah kepada Allah SWT,’’ kata imigran asal Lebanon ini menambahkan.

Masjid San Jose, yang lokasinya berdekatan dengan Muslim Cultural Center di distrik Calle Blancos, pun kian semarak. Shalat fardhu ataupun tarawih berjamaah selalu dipadati oleh umat. Tidak hanya itu, pengurus masjid turut pula mengisi kegiatan dengan kajian agama dan pendidikan baca Alquran.

Imam masjid, Syekh Elsafi Abdel Majid, kerap memimpin langsung kegiatan tersebut. Berpuasa akan mampu meningkatkan ketakwaan kepada Allah,” tegas Syekh Elsafi, yang berasal dari Mesir. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2tX3HMu
March 07, 2019 at 11:03PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2tX3HMu
via IFTTT

Sunday, February 24, 2019

Tahan Imbang MU, Liverpool ke Puncak Klasemen

Liverpool kini mengoleksi nilai 66, hanya unggul satu angka dari Manchester City.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Liverpool kembali ke puncak klasemen Liga Primer Inggris setelah mendapatkan tambahan satu angka angka. The Reds bermain imbang 0-0 dengan Manchester United pada duel bigmatch pekan ke-27 Liga Primer Inggris di Old Trafford, Ahad (24/2) malam WIB, memakan korban. 

Liverpool kini mengoleksi nilai 66, hanya unggul satu angka dari Manchester City. Sementara MU harus turun ke posisi lima dengan nilai 52.

Laga ini diwarnai bertumbangannya pemain kedua tim akibat cedera. Tiga pemain MU harus keluar pada babak pertama, sementara satu penggawa Liverpool bernasib sama.

Pelatih MU Ole Gunnar Solskjaer harus menarik Ander Herrera pada menit ke-21 dan menggantikannya dengan Andreas Pereira. Berselang empat menit, giliran Juan Mata yang berjalan tertatih keluar lapangan. Posisinya digantikan Jesse Lingard yang belum sepenuhnya bugar karena gangguan otot.

Lingard hanya bisa beraksi selama sekitar 17 menit. Ia pun harus keluar lapangan akibat cedera setelah mengejar operan Romelu Lukaku di depan gawang MU pada menit ke-40. Posisinya digantikan Alexis Sanchez. Alhasil, jatah pergantian pemain MU habis pada babak pertama.

Cedera pemain tak hanya menghantui MU pada laga dengan tempo tinggi ini. Roberto Firmino harus keluar lapangan pada menit ke-31. Tempatnya di lini depan diisi oleh Daniel Sturridge.

Jalannya laga

Liverpool langsung mengancam pertahanan MU dan mendapatkan tendangan bebas tak langsung setelah duel antara kiper David De Gea dan Sadio Mane. Pemain MU memprotes sebab pelanggaran, sementara kubu tamu juga menanyakan alasan mereka tak mendapatkan penalti. Tendangan bebas ini tak menghasilkan apapun.

MU mendapatkan kesempatan pertama pada menit kesembilan. Tendangan Marcus Rashford mudah diamankan Alisson.

Liverpool kemudian menekan tim tamu. Mane mendapatkan peluang untuk menghadirkan bahaya, tapi bola cut back yang dilepasnya tak berhasil menemui rekannya di depan gawang MU.

Liverpool mendapatkan peluang berikutnya pada menit ke-18 lewat Joel Matip yang diganjal Herrera. The Reds mendapatkan sepak pojok, tapi sepakan Mohamed Salah melambung tinggi dan melebar.

Menit ke-21, Herrera harus meninggalkan lapangan akibat cedera. Menyusul berikutnya Mata, dan kemudian Firmino. Hingga menit ke-35, Liverpool mencatatkan penguasaan bola 61 persen, tapi tak banyak menghasilkan peluang.

Menit ke-40, Paul Pogba melepas tendangan melengkung dari luar kotak penalti, namun Virgil van Dijk menyapu bahaya dengan kepalanya.

MU mendapatkan satu peluang emas pada menit ke-42 setelah Lukaku melepas umpan terobosan. Lingard berusaha mengejar, tapi Allison sepersekian detik lebih cepat menjangkau bola sambil menjatuhkan badan. Karena berakselerasi, Lingard harus meninggalkan lapangan karena cedera ototnya kambuh.

Kedua tim kemudian lebih banyak berkutat di tengah dan sayap tanpa bisa menghasilkan ancaman berarti. Hingga injury time empat menit berakhir, skor tetap 0-0.

Memasuki babak kedua, MU terlihat lebih dominan. Iblis Merah mendapatkan tendangan bebas jauh di luar kotak penalti pada menit ke-51. Bola dioperkan ke Pogba lolos dan melepaskan tandukan yang bisa diamankan Alisson. Tapi andai masuk gol ini bakal dianulir karena hakim garis sudah mengangkat bendera. Hal serupa terjadi dua menit berselang.

Pogba menjalankan peran krusial pada babak kedua ini. Ia tak lagi sebagai pengumpan, namun berperan sebagai penyerang lubang saat menyerang. Justru Lukaku yang bermain melebar untuk memasok bola ke kotak penalti Liverpool.

Setelah sempat buntu, the Reds baru bisa melancarkan tekanan sejak menit ke-65. Permainan sabar skuat asuhan Juergen Klopp membuat para pemain MU dipaksa bertahan rapat untuk mengamankan gawang. Menit ke-66, Georginio Wijnaldum menari-nari di sisi kanan pertahanan MU. Ia kemudian melepas tendangan keras di tepi kotak penalti, tapi bola hanya melambung di atas mistar.

Menit ke-70, Wijnaldum mendapatkan peluang dari sepak pojok. Tapi tandukannya menyamping. Pada sepak pojok berikutnya, Matip menyambut bola dengan kepalanya, tapi pergerakannya ditahan pemain MU Scott McTominay. Namun wasit Michael Oliver tak menganggap itu pelanggaran.

Klopp kemudian memasukkan Xherdan Shaqiri pada menit ke-72 menggantikan Jordan Henderson. Klopp berharap masuknya Shaqiri memberikan tambahan amunisi untuk serangan Liverpool.

Tapi justru MU mendapatkan peluang pada menit ke-75. Lewat tendangan bebas, membuat Matip mencetak gol bunuh diri. Tapi gol dianulir karena satu pemain MU offside.

Klopp mengambil pergantian ketiga dengan memasukkan Divock Origi menggantikan Salah pada menit ke-80. Masuknya Origi tak banyak membantu. Sebab MU bertahan dengan disiplin. Lima pemain sejajar ditempatkan di belakang untuk mengawal De Gea. Sementara barisan gelandang dikomandoi Pogba juga bergerak lugas menghentikan bola masuk dengan mudah ke kotak penalti MU. Ini membuat para pemain Liverpool frustrasi.

Justru MU mendapatkan peluang pada menit ke-90. Operan Lukaku ke depan gawang Liverpool gagal disambut Chris Smalling yang hanya berjarak setengah meter dari bola. Kedua tim pun harus puas mendapatkan satu poin setelah laga berakhir 0-0.

Berikut susunan pemain kedua tim:

Manchester United (4-3-3)

David De Gea; Ashley Young, Chriss Smalling, Victor Lindelof, Luke Shaw; Ander Herrera (Andreas Pereira 21'), Juan Mata (Jesse Lingard 25', Alexis Sanchez 40'), Paul Pogba; Scott McTominay, Romelu Lukaku, Marcus Rashford

Pelatih: Ole Gunnar Solskjaer

Liverpool (4-3-3)

ALlison; Joel Matip, Virgil van Dijk, Andy Robertson, James Milner; Georgino WIjnaldu, Jordan Henderson, Fabinho; Roberto Firmino (Daniel Sturridge 31'), Mohamed Salah, Sadio Mane

Pelatih: Juergen Klopp

Wasit: Michael Oliver

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2SWTOwZ
February 24, 2019 at 11:03PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2SWTOwZ
via IFTTT

Saturday, February 2, 2019

Menyegerakan Amal

Kebanyakan manusia memang cukup longgar dalam menggunakan waktu

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Imam Nawawi

Dalam kitab Ihya' Ulumuddin, Imam Ghazali menukil ungkapan Al-Mandzir, "Aku mendengar Malik bin Dinar berkata kepada dirinya, 'Celakalah kamu. Bersegeralah sebelum urusan datang kepadamu. Celakalah kamu. Bersegeralah sebelum urusan datang kepadamu.' Sehingga, ia mengulangi yang demikian itu sampai 60 kali yang aku dengarnya dan ia tidak melihatku."

Tindakan Malik bin Dinar tentu didorong oleh pemahaman yang kuat terhadap perintah Allah Ta'ala agar bersegera dalam beramal (QS Ali Imran: 133-134 dan QS al-Hadid: 21). Kata "segera" berarti tidak bisa dipisahkan dari waktu.

Ibn Al-Jauzi dalam bukunya Shaid Al-Khatir mengatakan, "Seorang manusia mesti mengetahui nilai dan kedudukan waktu agar ia tak menyia-nyiakan sesaat pun darinya untuk sesuatu yang tak bisa mendekatkan diri kepada Allah."

Pemahaman mendalam terhadap nilai dan kedudukan waktu menjadikan ulama terdahulu amat selektif dalam memanfaatkan nikmat yang menurut Rasulullah kebanyakan manusia tertipu, yakni waktu. Fudhail bin Iyadh berkata, "Aku kenal orang yang menghitung perkataannya dari minggu ke minggu."

Kemudian ada Dawud al-Tha'i, meski sedang membuat adonan roti, lisannya tak pernah kering dari ayat-ayat Alquran. "Antara membuat adonan dan makan roti aku telah berhasil membaca 50 ayat."

Suatu hari seseorang berkata kepada Amir bin Abd Qais (55 H), murid dari Abu Musa al-Asy'ari, "Berhentilah, aku ingin berbicara kepada Anda!" Amir bin Abd Qais pun menjawab, "Coba hentikan matahari."

Sikap Amir bin Abd Qais itu menunjukkan bahwa dirinya telah menetapkan beragam amal di setiap pergantian waktu sehingga menjadi tidak mungkin dirinya meluangkan waktu kepada orang yang secara tiba-tiba memintanya untuk berhenti tanpa niat dan tujuan yang jelas.

Kebanyakan manusia memang cukup longgar dalam menggunakan waktu, terutama pada malam hari. Kebanyakan menghabiskan waktu dengan mengobrol yang kurang, bahkan tidak berguna sehingga tidur sangat larut yang menjadikan sebagian waktu siang habis untuk tidur atau berfoya-foya di keramaian. Dirinya seakan lupa bahwa kematian bisa datang kapan saja.

Seorang pemuda yang gagah dan memiliki warisan harta melimpah tetapi tidak pernah bersegera dalam amal saleh justru tenggelam dalam beragam jenis kemaksiatan dan terus asyik menunda-nunda tobat. Sangat mungkin mengalami kebinasaan bersebab ajal yang datang tiba-tiba.

Oleh karena itu, Islam mengutuk kebiasaan menunda-nunda suatu pekerjaan ataupun menghafal, mempelajari, memahami dan menguasai ilmu. Sebab, waktu akan habis bila ditunda-tunda dan tidak ada lagi cita-cita, kecuali tinggal cerita. Benarlah pepatah Arab yang mengatakan, "Waktu itu bagaikan pedang, jika kau tak memanfaatkannya, ia akan menebasmu."

Lantas, jenis amal yang mana yang mesti disegerakan? Mengacu pada ayat 134 surah Ali Imran, amalan tersebut meliputi: menafkahkan harta baik dalam kondisi lapang maupun sempit, menahan amarah, dan memaafkan kesalahan orang.

Dalam soal menafkahkan harta di jalan Allah, Sayyidah Aisyah RA sangat patut kita teladani. Suatu waktu Ibn Zubari memberikan uang sebesar 100 ribu dirham. Aisyah menerima uang itu dan langsung membagi-bagikannya kepada fakir miskin. Sampai-sampai, Ummu Dzarrah berkata, "Wahai Ummul Mukminin, tidak bisakah engkau membelikan kami sepotong daging satu dirham saja?"

Aisyah menjawab, "Jangan keras-keras kepadaku. Andai engkau mengingatkan aku, niscaya aku akan membelinya." Aisyah RA benar-benar tidak mau ketinggalan momentum sehingga jika ada kesempatan bersedekah, hal itu akan dilakukan tidak saja dengan bersegera, tetapi juga seluruhnya disedekahkan.

Karena itu, terhadap amal saleh bersegeralah. Pesan Nabi, "Ambillah kesempatan lima sebelum lima, yaitu mudamu sebelum tuamu, sehatmu sebelum sakitmu, kayamu sebelum miskinmu, kekosonganmu sebelum kesibukanmu, dan hidupmu sebelum matimu" (HR Ibn Abi al-Dunya). Insya Allah surga seluas langit dan bumi sedang berhias menanti penuh cinta kehadiran kita. Wallahu a'lam.</span>

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Ber3kE
February 02, 2019 at 11:03PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Ber3kE
via IFTTT

Monday, January 21, 2019

Postur Andy Setyo Pikat Nova Arianto di Timnas U-22

Pesepak bola bertinggi badan 180 cm itu memiliki postur tubuh yang baik.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bek PS Tira, Andy Setyo Nugroho, yang tengah mengikuti pemusatan latihan (TC) tim nasional U-22 menarik perhatian asisten pelatih Nova Arianto. Pasalnya, menurut Nova, pesepak bola bertinggi badan 180 cm itu memiliki postur tubuh yang baik. Nova terpicu ingin mengasah lebih jauh kemampuan bek itu untuk masa depan sepak bola Indonesia.

"Saya punya sedikit fokus ke Andy, karena dia punya postur tubuh yang baik ya. Saya ingin tingkatkan kemampuannya menjadi lebih baik," kata Nova seusai memimpin sesi hari pertama pekan ketiga TC Timnas U-22 di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin (21/1).

Andy memang cukup menjadi langganan timnas usia dini. Ia sempat mengemban ban kapten Timnas U-19. Pesepak bola yang juga berstatus sebagai prajurit TNI Angkatan Darat dengan pangkat Sersan Dua itu belakangan juga memperkuat Timnas U-23 yang mencapai babak 16 besar Asian Games 2018.

Kendati memberikan fokus lebih kepada Andy, Nova menyebut bahwa kemampuan para pemain belakang di TC Timnas U-22 cukup merata. Bahkan, mantan bek Persib Bandung dan timnas Indonesia itu menilai bahwa semua pemain bisa menjadi calon penerusnya.

"Saya pikir hampir merata ya yang di sini punya kemampuan. Ya semuanya bisa menjadi calon penerus Nova Arianto," katanya.

Meski mendapat sorotan dari Nova, Andy tentu tetap harus berjuang untuk mendapatkan tempat utama di Timnas U-22. Mengingat di posisi bek tengah terdapat sejumlah nama lain seperti Nurhidayat (Bhayangkara FC), Rachmat Irianto (Persebaya Surabaya), Bagas Adi (Arema FC), Dandi Maulana (Barito Putera) bahkan Dallen Ramadhan (Bali United).

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2sF8WQ1
January 21, 2019 at 11:03PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2sF8WQ1
via IFTTT

Sunday, January 6, 2019

Puluhan Pekerja Seni Indonesia Peduli Korban Bencana

Konser amal ini menjadi momentum bagi para pekerja seni untuk dapat semakin solid

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Puluhan pekerja seni Indonesia ambil bagian dalam konser amal bertajuk "Pekerja Seni Peduli 'Konser Galang Dana untuk Korban Bencana Indonesia'" pada Ahad (6/1). Acara yang digagas oleh Pekerja Event Indonesia (PEI), Ikatan Manajer Artis Indonesia (IMARINDO) dan Persatuan Seniman Komedi Indonesia (PASKI) itu diramaikan oleh para pekerja seni mulai dari musisi hingga komedian. Di antaranya Vina Panduwinata, Anji, OM PMR, Jarwo Kwat, Narji, Juliana Moechtar, Sandy Canester, Siti Liza, Drive, Trisouls, Pentaboyz dan lainnya.

Ketua umum IMARINDO Nanda Persada dalam jumpa pers mengatakan digelarnya konser amal ini merupakan bentuk kepedulian para pekerja seni terhadap masyarakat yang menjadi korban bencana di Tanah Air, seperti tsunami di Banten dan Lampung serta bencana tanah longsor di Sukabumi. "Tidak mudah bisa menerima kejadian ini, dan kami ingin menumbuhkan rasa kepedulian, ingin menyumbangkan apa yang kami punya," ujar Nanda.

Nanda juga mengatakan bahwa konser amal ini juga menjadi momentum bagi para pekerja seni untuk dapat semakin solid dan peduli antara satu dengan yang lain. Ia kemudian menyinggung tentang pentingnya jaminan keselamatan kerja bagi para pekerja seni ketika sedang menjalankan pekerjaan. Pembahasan tersebut mencuat setelah tiga personil grup band Seventeen menjadi korban bencana tsunami Selat Sunda yang terjadi pada Sabtu (22/12) lalu.

"Ada banyak masalah yang harus dipikirkan, seperti masalah keselamatan kerja, misalnya letak panggung yang tidak di pinggir laut," ucap Nanda.

Hal yang sama juga disampaikan oleh penyanyi Anji. Pelantun lagu "Dia" itu menilai jaminan keselamatan kerja untuk para pekerja seni seperti asuransi merupakan hal yang penting.

Saat ini, berdasarkan informasi yang dia terima, jaminan keselamatan kerja seperti asuransi belum ada dalam klausul kontrak kerja. Oleh karenanya, dirinya bertekad untuk mulai menyuarakan pentingnya jaminan keselamatan kerja bagi para pekerja seni.

"Ini harus disuarakan. Saya akan konsisten untuk menyuarakan ini," ujar mantan vokalis grup band Drive itu.

Sementara itu, komedian Jarwo Kwat yang mewakili PASKI berharap kegiatan amal semacam ini dapat terus berlanjut guna semakin meringankan beban para korban yang terkena dampak bencana.

"Ini bentuk kepedulian kami, bahwa PASKI tidak cuma bisa ketawa saja. Anggota kami Ade Jigo dan AA Jimmy juga jadi korban. Semoga ini terus berlanjut dan semoga apa yang kita lakukan memberi manfaat dan hikmah yang besar untuk kita semua," ucap Jarwo.

Konser amal bertajuk "Pekerja Seni Peduli 'Konser Galang Dana untuk Korban Bencana Indonesia'" berlangsung selama satu hari, mulai pukul 13.00 WIB hingga 22.00 WIB malam.

Para pengunjung dapat memberikan donasi melalui kotak-kotak sumbangan yang tersedia di sekitar area konser. Bagi masyarakat yang tidak dapat menghadiri konser, tetap bisa menyalurkan donasi melalui Palang Merah Indonesia, dengan nomor rekening 0001200380001 pada Bank Jabar Banten (BJB) cabang Banten, A/N Panitia Bulan Dana PMI.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2AAnV22
January 06, 2019 at 11:03PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2AAnV22
via IFTTT

Saudi akan Bantu Pembangunan Masjid di Palu dan Donggala

Bantuan yang akan diberikan dapat membantu umat Islam untuk bangkit.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Arah Saudi akan membantu pembangunan masjid yang rusak akibat bencana alam di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.

Ketua Harian Dewan Masjid Indonesia (DMI) Haji Syafruddin mengatakan, rencana tersebut terungkap ketika dirinya mengadakan dua pertemuan penting di sela-sela menjalankan ibadah umrah dengan dua pejabat Pemerintah Arab Saudi.

Syafruddin yang juga Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi bertemu dengan pimpinan Kantor Imigrasi Jeddah Brigjend Muhammad As Syarif dan Ahmad Al Ghahtan sebagai Wakil Museum Rumah Rasulullah di sebuah hotel di Makkah.

Dalam pertemuan tersebut, Muhammad As Syarif menyatakan niatnya memberikan bantuan untuk pembangunan masjid yang rusak akibat bencana alam di Palu dan Donggala.

Kemudian, dengan Ahmad Al Ghahtan, membahas rencana pembangunan Museum Rasulullah di komplek Kawasan Masjid Al Markaz, Makassar. Selain itu, bantuan akan disalurkan melalui DMI untuk pembangunan masjid lainnya di seluruh wilayah Indonesia.

Muhammad As Syarif berharap bantuan yang akan diberikan dapat membantu umat Islam di wilayah terdampak bencana khususnya Palu dan Donggala untuk kembali dapat menjalankan ibadah secara khusyuk.

Syafruddin menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi terkait bantuan pembangunan masjid yang akan diberikan Pemerintah Arab Saudi.  "Semoga dengan bantuan ini akan semakin meningkatkan keimanan para korban bencana khususnya di Palu dan Donggala," kata Syafruddin tanpa merinci berupa apa bantuan yang dimaksud dan kapan akan direalisasikan.

Syafruddin menjelaskan DMI berperan aktif memberikan bantuan saat bencana alam terjadi di seluruh wilayah Indonesia seperti Lombok, Sulawesi Tengah dan yang terbaru di kawasan Banten serta Lampung.

DMI memberikan bantuan aspek religius dengan alasan bantuan kemanuasiaan berupa makanan dan obat saat bencana jumlahnya akan sangat banyak, sedangkan bantuan religius bagi korban bencana masih sangat kurang.

"Saya perintahkan langsung pengurus DMI untuk bangun masjid semi permanen," ucap Syafruddin.

Terkait bencana gempa dan tsunami yang menimpa Palu, Donggala dan Sigi menghancurkan setidaknya 195 masjid dan DMI menargetkan akan membangun seratus masjid di tiga wilayah bencana tersebut.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2scjoOI
January 06, 2019 at 11:03PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2scjoOI
via IFTTT