Pages

Showing posts with label 2019 at 11:11PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 11:11PM. Show all posts

Sunday, May 12, 2019

In Picture: Masjid Nururrahman Depok Gelar Sanlat Anak dan Remaja

Acara rutin setiap Ramadhan ini diikuti 230 santri, dari tingkat PAUD hingga SMP.

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Pengurus Badan Kemakmuran Masjid Nururrahman (BKMN) Depok, menggelar acara Pesantren Kilat (Sanlat) Anak dan Remaja pada Ahad-Jumat (12-17 Mei 2019).

Acara rutin tahunan setiap Ramadhan ini diikuti sekitar 230 santri, dari tingkat PAUD, TK, SD, hingga kelas 1 SMP. Ketua BKM Nururrahman Syahruddin El-Fikri mengatakan, acara untuk untuk membiasakan anak sejak usia dini mengenal tentang agama Islam, sehingga terbentuk generasi muslim khaira ummah (sebaik-baiknya umat).

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Vur5ky
May 12, 2019 at 11:11PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Vur5ky
via IFTTT

Saturday, May 11, 2019

Naja Pantura Berangkatkan Jamaah Umrah Ramadhan

IHRAM.CO.ID, JAKARTA – Naja Travel Cabang Pantura memberangkatkan jamaah umrah Ramadhan 1440 H, Kamis (9/5). “Pada  umrah awal Ramadhan 1440 H  ini, Naja Pantura memberangkatkan 32 jamaah asal Jawa Tengah.   Program umrah awal Ramadhan ini lamanya sembilan  hari,” kata Direktur Eksekutif Naja Travel, Ustaz Muhammad Asrori melalui siaran pers yang diterima ihram.co.id, Jumat (10/5). 

Ia menambahkan, di dalam  rombongan Program Umrah Ramadhan kali ini juga ikut bergabung Pengasuh Pondok Pesantren Syafiiyyah Bantarbolang, Pemalang, Jawa Tengah, Kiai Sodikin Munasir.  “Para jamaah umrah tersebut berada di Madinah selama tiga hari, kemudian bertolak ke Mekkah dan berada di kota tersebut selama lima hari,” ujarnya.

Selama di Madinah, kata dia, jamaah dilayani untuk melaksanakan ibadah di Raudhah (tempat doa yang maqbul di Masjid Nabawi). Jamaah wanita diantar ke Raudhah  setelah shalat Maghrib, sedangkan jamaah pria diantar ke tempat tersebut seusai shalat Tarawih.

“Selama di Madinah,  para jamaah umrah diajak berkeliling  kota Madinah (city tour) untuk mengunjungi tempat-tempat penting dan bersejarah, seperti Masjid Quba, Syuhada Uhud, percetakan Alquran, Masjid Qiblatain dan melintasi Masjid Sab’ah,” tuturnya.

Selama di Mekkah, kata Asrori,  para jamaah dilayani melaksanakan umrah dua kali. Setelah itu, mereka juga diajak melakukan keliling kota Mekkah (city tour), mengunjungi Bukit Tsur, Arafah, Jabal Rahmah, Muzdalifah, Mina dan Ji’ranah (untuk mengambil miqot dan niar umrah).

“Menjelang kembali ke Tanah Air, para jamaah juga diajak keliling kota Jeddah, yakni mengunjungi Masjid Qishash, tempat pemakaman Hawa, Balad Shopping Centre, dan melewati Laut Merah,” ujarnya.

Asrori mengemukakan, Ramadhan merupakan bulan istimewa bagi umat Islam. Di bulan ini, semua amalan ibadah pahalnya dilipatgandakan menjadi beribu kali lipat dibandingkan pada bulan–bulan lain selain Ramadhan. 

“Nuansa Ramadhan akan terlebih Khusyuk bila Ramadhan dihabiskan di dua  Kota suci, Mekkah dan Madinah. Maka tidak heran banyak orang berlomba–berlomba melakukan amalan ibadah sebanyak–sebanyaknya di bulan Ramadhan. Salah satunya  umrah pada Ramadhan,” tuturnya.

Ia mengutip hadis Nabi SAW yang menyatakan, pahala umrah pada Ramadhan sama seperti pahala haji bahkan seperti berhaji bersama dengan Rasulullah. “Prosesi ibadah umrah dua sampai tiga hari sudah bisa selesai. Sedangkan prosesi ibadah  haji baru selesai enam hari. Namun pahala haji bisa didapatkan ketika umrah pada Ramadhan,” paparnya.

Ia menambahkan, selain umrah sudah memiliki pahala dahsyat tersendiri, orang yang melakukan umrah pada Ramadhan juga mendapatkan keutamaan-keutamaan ibadah di Masjid Al-Haram yang tidak bisa didapatkan di belahan bumi manapun. 

Dahsyatnya ibadah di Masjid al-Haram yaitu  memiliki ganjaran 1.000 kali lipat dibandingkan dengan ibadah di tempat lain di bumi ini. “Jika lima waktu shalat  (17 rakaat) di Masjid Al-Haram dimisalkan 1.000 ganjaran dalam satu rakaat, berarti dalam satu hari kita mengerjakan  ibadah yang nilainya 17.000 rakaat. Hitungan tersebut jika shalat sendrian lalu bagaimana bila shalat berjamaah dengan jumlah jamaah tidak kurang dari satu juta jamaah pada bulan Ramadhan seperti ini. Luar biasa,” ujarnya. 

Hal itu diiyakan oleh Kiai Sodikin. “Pahala ibadah umrah di bulan Ramadhan luar biasa. Kalau kita bandingkan biaya yang dikeluarkan untuk melaksanakan umrah Ramadhan, tidak sebanding dengan besarnya keutamaan dan pahala yang kita dapatkan,” tuturnya.

Sodikin mengemukakan, biaya yang dikeluarkan untuk umrah adalah sedekah  paling besar.  Apalagi dikeluarkan pada bulan Ramadhan. “Sebab,  sedekah paling utama adalah  pada Ramadhan,”  ungkap pria yang juga seorang kepala desa. 

Berita Terkait

Sodikin  mengutip hadis Nabi SAW,   bahwa ibadah umrah dan haji yang dikerjakan secara berkesinambungan akan menghilangkan kesusahan hidup dan kemiskinan sebagaimana api menghilangkan karat pada besi. “Umrah dan haji adalah penyebab datangnya rezeki dan kebahagiaan hidup di dunia dan di akherat,”  tuturnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Q0SYuz
May 11, 2019 at 11:11PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Q0SYuz
via IFTTT

Sunday, April 7, 2019

Islam di Honduras, Kontribusi Imigran Timur Tengah

alasan imigran asal Timur Tengah dan Afrika datang karena persoalan dalam negeri.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kawasan Amerika Tengah sejak lama telah menjadi tujuan para imigran asal Timur Tengah. Beragam alasan kedatangan mereka ke sini. Misalnya, sikap toleran dari penduduk lokal dan terbukanya kesempatan memperbaiki taraf kehidupan.

Selain itu, alasan imigran asal Timur Tengah dan Afrika datang karena persoalan dalam negeri yang menimpa mereka. Maka itu, tak mengherankan jika kemudian dikatakan bahwa Amerika Tengah bagaikan negara kedua bagi para imigran tersebut.

Sejarah mencatat, imigran Arab dan Afrika adalah yang pertama datang ke Amerika jauh sebelum Christopher Columbus yang menemukan benua itu. Mereka adalah umat Muslim yang menghindari represi dari kaum Nasrani setelah jatuhnya Andalusia (Spanyol). Setelah itu, semakin deras arus kehadiran imigran asal Arab pada abad ke-19 dan ke-20. Alasan mereka karena adanya gejolak yang terjadi Tanah Arab, khususnya Palestina dan Afghanistan.

Salah satu negara yang menjadi tujuan para imigran itu adalah Honduras. Negara yang bertetangga dengan Guatemala, El Savador, dan Nikaragua ini dikenal sebagai ‘Republik Pisang’. Sebab, Honduras dikenal sebagai penghasil pisang terbesar di dunia.

Selain pisang, komoditas utama di bidang perkebunan adalah kopi. Selain sektor pertanian dan perkebunan, Pemerintah Honduras juga gencar mendorong sektor perdagangan dan industri.

Mereka ingin keluar dari jerat kemiskinan. Honduras tercatat masuk kategori negara dengan penghasilan menengah ke bawah. Oleh karena itu, pembangunan di segala bidang merupakan keharusan demi mencapai kesejahteraan. Menjadi tanggung jawab segenap elemen bangsa untuk turut berpartisipasi mewujudkan tujuan bersama tadi.

Termasuk, para imigran asal Timur Tengah. Honduras mulai menerima kehadiran gelombang imigran Arab sekitar tahun 1896 hingga 1918. Sebagian besar imigran itu adalah warga keturunan Arab asal Palestina.

Secara demografi, kebanyakan merupakan kaum Nasrani, namun terdapat pula umat beragama Islam. Namun, mereka bisa cepat berbaur dengan warga lokal serta mulai menjalani kehidupan baru.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2OXJUWH
April 07, 2019 at 11:11PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2OXJUWH
via IFTTT

Thursday, March 28, 2019

7 WNA asal Cina Masih Jalani Pemeriksaan Imigrasi Sukabumi

Ketujuh orang tersebut diamankan karena ada dugaan pelanggaran keimigrasian.

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Kantor Imigrasi Kelas II Non Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Sukabumi masih melakukan pemeriksaan terhadap tujuh WNA asal Cina. Sehingga keputusan terhadap ketujuh orang tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan.

Sebelumnya, sebanyak tujuh orang WNA asal Cina diamankan petugas Imigrasi Sukabumi Rabu (27/3) sore. Ketujuh orang tersebut diamankan karena ada dugaan pelanggaran keimigrasian.

Informasi yang diperoleh dari Kantor Imigrasi Sukabumi menyebutkan, ketujuh orang WNA ini diamankan dari lokasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) di Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi. Mereka selanjutnya dibawa ke Kantor Imigrasi Sukabumi yang berada di Kota Sukabumi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

" Hingga Kamis (28/3) siang mereka masih menjalani pemeriksaan," ujar Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan, Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Sukabumi Zulmanur Arif kepada wartawan Kamis.

Dia mengatakan, nanti selepas pemeriksaan lengkap maka akan diputuskan langkah selanjutnya dari Imigrasi Sukabumi. Menurut Zulmanur, pemeriksaan melibatkan penterjamah bahasa mandarin. Di mana ada petugas Imigrasi dan penterjemah dari luar yang ikut membantu proses tersebut.

Zulmanur menerangkan, ketujuh orang WNA asal Cina ini diamankan petugas dari lokasi pembangunan PLTMH di Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi. Ketujuh orang ini memiliki dokumen lengkap dan masuk secara legal bukan ilegal. Dari tujuh orang itu lima di antaranya memiliki kartu izin tinggal terbatas (Kitas) dalam rangka bekerja. Sementara dua WNA lainnya hanya dibekali visa kunjungan saja.

Petugas kini lebih mendalami dokumen tersebut. Dugaan awal ketujuhnya melakukan pelanggaran sesuai Pasal 75 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. "Yang pasti mereka memiliki keahlian khusus sehingga dipakai melakukan pembangunan terowongan PLTA," ungkap Zulmanur.

Pemeriksaan terhadap mereka akan dilakukan dengan bantuan penterjamah karena kendala keterbatasan bahasa. Sebabnya kata Zulmanur, ketujuh WNA ini hanya bisa bahasa mandarin. Hal ini menyebabkan ketika dilakukan pengamanan oleh petugas mereka tidak mengerti karena kendala bahasa.

Zulmanur menuturkan, bila nantinya terbukti melakukan pelanggaran maka ketujuhnya akan ditindak sesuai aturan seperti dilakukan deportasi atau tindakan pro yustisia. Sebaliknya bila tidak melakukan pelanggaran maka akan segera dibebaskan.

Di sisi lain Zulmanur mengatakan, Imigrasi juga akan melakukan pemeriksaan terkait perusahaan yang mempekerjakannya. Termasuk apakah perusahaan tersebut bersifat penanaman modal asing (PMA) atau penanaman modal dalam negeri (PMDM).

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2YpGiB8
March 28, 2019 at 11:11PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2YpGiB8
via IFTTT

Saturday, February 9, 2019

In Picture: Libas Fulham, Iblis Merah Rangsek Empat Besar

Pogba menyumbang dua gol untuk MU.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON --Manchester United akhirnya bisa merasakan posisi empat besar di Liga Inggris, usai melibas Fulham 3-0, di Craven Cottage, Sabtu (9/2). Paul Pogba menyumbangkan dua gol, lalu satu gol sisanya dicetak Anthony Martial.

Hasil ini membuat MU menggeser Chelsea untuk sementara waktu, yang baru akan bertandingan lawan Manchester City, Ahad (10/2). MU mengoleksi 51 poin, dari sebelumnya berjarak 11 poin pada Desember lalu. MU tak pernah menginjak posisi tersebut sejak Agustus 2018.

Kemenangan ini memperpanjang rekor apik Solskdjaer sebagai manajer dengan 10 kemenangan dan 1 seri dari 11 pertandingan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2tfT9Ye
February 09, 2019 at 11:11PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2tfT9Ye
via IFTTT