Pages

Showing posts with label April 23. Show all posts
Showing posts with label April 23. Show all posts

Tuesday, April 23, 2019

Rumah Makan Padang tak Terpengaruh Seruan Boikot Usai Pemilu

Rumah makan Padang di Jakarta masih banyak dikunjungi pembeli.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sejumlah pemilik rumah makan (RM) Padang menyatakan, tidak terpengaruh oleh ajakan boikot rumah makan Padang yang beredar di media sosial dalam beberapa hari terakhir. Pemilik RM Padang berharap masyarakat tidak merespons kekalahan capres yang mereka dukung dengan melakukan hal yang dapat mengganggu kerukunan hidup berbangsa.

"Sampai sekarang pengunjung masih banyak yang datang, seperti hari-hari biasa," kata Nina, manager Rumah Makan Padang Sederhana di Jalan Sabang, Jakarta, Selasa (23/4).

Nina mengatakan, tidak ada penurunan jumlah pembeli dan omzet dalam beberapa hari terakhir setelah beredar boikot RM Padang di sejumlah platform media sosial. Nina mengetahui, rencana boikot itu dari Facebook, tetapi sejauh ini ia tidak merasakan dampak apa pun dari rencana tersebut.

Senada dengan Nina, pelayan di Rumah Makan Padang Saiyo, Yeni, dan Sinar Minang Jaya, Deni, juga mengaku tidak ada penurunan kunjungan pembeli di rumah makan tempat mereka bekerja. Yeni bahkan mengatakan, jumlah pesanan dalam beberapa hari terakhir meningkat karena banyak acara di beberapa perkantoran.

Yeni mengatakan kalah menang adalah hal biasa. Yang terpenting adalah kelapangan dada untuk menerima kekalahan sebagai hal yang justru dapat mempererat persatuan dan kesatuan. Dia mengimbau sesama warga negara Indonesia untuk tetap menjaga kerukunan dan kesatuan bangsa dengan melakukan tindakan yang positif.

Jejen, yang tengah makan di RM Padang Sederhana dan mengaku sebagai pendukung pasangan calon (paslon) nomor urut 01, mengatakan dirinya mengetahui ajakan boikot tersebut. Tetapi, makan masakan Padang sudah menjadi kegemarannya.

"Terlepas dari pilihan politik saya, makan masakan Padang itu sudah menjadi hobi dan enggak ada hubungannya makanan dengan politik," kata dia.

Perbincangan tentang boikot RM Padang itu muncul setelah beredar tangkap layar status Facebook yang mengatakan malas makan di RM Padang dan mengajak rakyat untuk tidak makan di rumah makan tersebut. Berdasar hitung cepat, pasangan capres Jokowi-Maruf memperoleh suara jauh lebih sedikit dibanding Prabowo-Sandi di Sumatra Barat (Sumbar).

Sementara, berdasarkan hasil real count sementara Komisi Pemilihan Umum pada Selasa (23/4) sore, pasangan nomor urut 01 memperoleh 13,34 persen suara di Sumbar. Sementara pasangan nomor urut 02 memperoleh 86,66 persen.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UNZbzw
April 23, 2019 at 08:58PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UNZbzw
via IFTTT

STMIK Nusa Mandiri Luncurkan Aplikasi My Staff Nusamandiri

Aplikasi ini sangat membantu dosen dalam menerima informasi kegiatan akademik.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Nusa Mandiri meluncurkan aplikasi berbasis mobile sebagai asisten digital bagi staf dan dosen di STMIK Nusa Mandiri.

Ketua STMIK Nusa Mandiri, Dr Dwiza Riana yang ditemui di STMIK Nusa Mandiri Kramat 18 Jalan Kramat Raya nomor 18, RT 01/RW 07, Kwitang, Senen, Jakarta Pusat, Selasa (23/4) mengatakan aplikasi My Staff Nusamandiri ini akan sangat membantu dosen dalam menerima informasi seluruh kegiatan akademik.

“Dimulai dari jadwal mengajar, data mahasiswa, mahasiswa bimbingan, jadwal sidang mahasiswa bimbingan, kalender akademik sampai dengan rekapitulasi kegiatan yang dilakukan selama di lingkungan kampus STMIK Nusa Mandiri,” ujarnya.

Dr Dwiza juga menjelaskan,  staf dan dosen dapat menggunakan aplikasi ini dengan mengunduh terlebih dahulu aplikasi ini di playstore lalu menginstallnya. Untuk saat ini aplikasi My Staff Nusamandiri baru tersedia untuk pengguna smartphone android saja.

“Untuk ke depannya,  aplikasi My Staff Nusamandiri ini akan dikembangkan oleh tim Biro Teknologi Informasi (BTI) Nusa Mandiri untuk pengguna IOS dan dari segi performa aplikasi juga akan terus dikembangkan,” tutur  Dwiza dalam rilis yang diterima Republika.co.id, Selasa (23/4).

Ia memaparkan,  aplikasi My Staff Nusamandiri, yang didesain dan dibangun dengan pemanfaatan perkembangan teknologi dan digital,  merupakan salah satu usaha STMIK Nusa Mandiri untuk berperan menjadi salah satu kampus yang terus berevolusi dan berkembang di era revolusi industri 4.0 saat ini. 

“Semoga dengan aplikasi My Staff Nusamandiri,  seluruh kegiatan dan informasi akademik dapat diterima dengan baik dan cepat, sehingga membantu dan mempermudah dosen dalam memberikan pelayanan akademik kepada mahasiswa,” kata Dwiza.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2W2snzs
April 23, 2019 at 08:48PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2W2snzs
via IFTTT

Laba Bank Danamon Turun Jadi Rp 933 Miliar

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pada kuartal I 2019, PT Bank Danamon Indonesia Tbk mencatatkan laba bersih sebesar Rp 933 miliar atau turun 11 persen dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 1,04 triliun. Penurunan ini disebabkan persaingan lini bisnis enterprise banking di perbankan nasional.

Chief Financial Officer Satinder Ahluwalia mengatakan penurunan ini masih dianggap prudent lantaran perusahaan masih membukukan pertumbuhan total portofolio kredit dan trade finance sebesar Rp 138 triliun pada kuartal pertama 2019.

“Pertumbuhan kredit didukung oleh permintaan konsumen yang kuat seperti Consumer Mortgage dan pembiayaan kendaraan bermotor melalui Adira Finance,” ujarnya saat acara ‘Paparan Kinerja Bank Danamon Kuartal I 2019’ di Menara Danamon, Selasa (23/4).

Bank Danamon mencatatkan aset yang sehat, dengan posisi rasio kredit bermasalah atau Non Performing Loans (NPL) menjadi 2,8 persen dibandingkan 3,2 persen periode tahun sebelumnya. Sedangkan rasio biaya kredit atau Cost of Credit Ratio berada pada posisi 2,4 persen pada akhir kuartal pertama 2019 dibandingkan 2,5 persen setahun sebelumnya.

Pertumbuhan kredit Consumer Mortgage tumbuh 27 persen menjadi Rp8,3 triliun. Sementara kredit di segmen Enterprise Banking yang terdiri dari perbankan korporasi, perbankan komersial dan institusi keuangan naik 7 persen menjadi Rp39,5 triliun. Sedangkan segmen perbankan UKM mencatatkan pertumbuhan sebesar 6 persen menjadi Rp 31,1 triliun.

Dari sisi pembiayaan kendaraan bermotor, Adira Finance tumbuh 14 persen menjadi Rp 52,6 triliun pada kuartal I 2019. Pertumbuhan ini didorong pembiayaan kendaraan  roda dua dan roda empat yang tumbuh masing-masing sebesar 14 persen dan 15 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Di luar perbankan mikro, total portofolio kredit dan trade finance tumbuh 10 persen menjadi Rp 136,4 triliun dibandingkan tahun sebelumnya.

Rasio kecukupan modal Bank Danamon atau Capital Adequacy Ratio (CAR) menjadi salah satu yang diandalkan perusahaan. CAR konsolidasi dan CAR Bank Only masing-masing berada pada posisi 22 persen dan 22,8 persen.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GCdtuo
April 23, 2019 at 08:43PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GCdtuo
via IFTTT

Dokter dan Paramedis Disiagakan di Lokasi Penghitungan Suara

Kondisi beberapa petugas cukup menurun karena memastikan pemilu berjalan baik.

REPUBLIKA.CO.ID, BENGKULU -- Pemerintah Kota Bengkulu menyiagakan empat orang petugas kesehatan di masing-masing lokasi penghitungan surat suara yang saat ini prosesnya berada di tingkat kecamatan. Petugas kesehatan itu terdiri dari dua orang dokter dan dua orang paramedis.

Keberadaan petugas kesehatan untuk memastikan kondisi kesehatan petugas pemilihan umum terjaga baik saat bertugas. "Ada empat orang petugas kesehatan yang berjaga di kantor kecamatan untuk memastikan kondisi kesehatan petugas terjaga dengan baik," kata Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan Muara Bangkahulu, Awaludin di Bengkulu, Selasa (23/4).

Ia mengatakan banyak petugas pemilihan umum yang jatuh sakit dan tidak sedikit yang meninggal dunia karena kelelahan, penyakit kambuh, jantung dan lainnya. Ia menambahkan kondisi ini menjadi cambukan untuk pemerintah daerah Kota Bengkulu.

Awaludin mengatakan kondisi petugas yang kelelahan akibat bertugas hingga mengakibatkan kematian memang belum terjadi di Bengkulu. Namun, kejadian di daerah lain sudah layak dijadikan pelajaran.

Karena itu, Dinas Kesehatan Kota Bengkulu menyiagakan dua orang dokter dan dua petugas kesehatan di masing-masing kecamatan yang masih menjalani pleno. Awaluddin menambahkan hampir seminggu ini kondisi beberapa petugas cukup menurun karena bekerja memastikan pemilu berjalan baik.

Sementara itu, dokter yang menangani PPK dan PPS Teluk Segara Gandar Kusuma menjelaskan, banyak petugas yang mengalami tensi darah rendah ketika dicek rutin sejak Senin (22/4). "Dilihat dari tekanan darah, terlihat mereka kerja lembur, hampir 75 persen darah tinggi semua, karena kurang istirahat," kata Gandar.

Lebih lanjut kata Gandar, tekanan darah para petugas harus terkontrol. Sebab, bila terus menerus naik akan mengakibatkan kondisi yang serius, sehingga dilakukanlah pembagian obat secara gratis untuk para petugas.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IY6FZV
April 23, 2019 at 08:40PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IY6FZV
via IFTTT

Kementerian ESDM Berharap Proyek Listrik tak Terganggu

Kementerian ESDM menghormati proses hukum terhadap Dirut PLN

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), Sofyan Basir ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (23/4). Menanggapi hal tersebut, Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Rida Mulyana mengatakan pihaknya menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

Rida menjelaskan meski Direktur Utama PLN ditetapkan sebagai tersangka, pemerintah berharap proses hukum tersebut tidak mengganggu proses pelaksanaan proyek-proyek ketenagalistrikan. "Kami tentu saja prihatin. Tapi kita wajib menghormati proses hukum yang berjalan. Kami berharap hal ini tidak akan banyak menganggu pelaksanaan proyek proyek ketenagalistrikan ke depannya," ujar Rida saat dihubungi, Selasa (23/4).

Ia juga menjelaskan bahwa meski ada proses hukum yang sedang berlangsung, namun Pemerintah dan PLN berusaha untuk bisa fokus melakukan penyediaan listrik. Ia mengatakan karena pelayanan kepada masyarakat tetap harus jadi prioritas.

"Pelayanan kepada masyarakat tetap harus jadi prioritas," ujar Rida.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Direktur Utama Perusahaan Listrik Negara (PLN) Sofyan Basir sebagai tersangka kasus suap terkait kesepakatan kontrak kerja sama pembangunan PLTU Riau-1. Sofyan diduga menerima janji dengan mendapatkan bagian yang sama besar dari jatah Wakil Ketua Komisi VII Eni Maulani Saragih dan Mantan Sekertaris Jenderal Partai Golkar, Idrus Marham.

"KPK kemudian meningkatkan perkara ini ke tahap penyidikan dengan tersangka SFB (Sofyan Basir), Direktur Utama PT PLN (Persero)," kata Saut di Gedung KPK Jakarta, Selasa (23/4).

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GsIfER
April 23, 2019 at 08:38PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GsIfER
via IFTTT

In Picture: Produk UKM Indonesia Raih 1,65 Juta Dolar AS di Pakistan

REPUBLIKA.CO.ID, ISLAMABAD -- Delegasi Usaha Kecil Menengah (UKM) Indonesia sukses menggelar pameran di International Rawal Expo 2019, meraih potensi transaksi sebesar USD 1,65 juta.

Kusdiana, Ketua Rombongan UKM, menyampaikan apresiasi atas peran KBRI Islamabad  mengatur berbagai pertemuan bisnis dengan calon mitra Pakistan, perencanaan lay out stall pameran produk UKM selama lima hari. “Sejak awal kami bersemangat mengikuti pameran di Pakistan, karena KBRI telah mengatur dengan baik mulai acara B2B meeting, kunjungan pasar retail di Lahore, hingga pameran produk UKM berakhir,” tutur Kusdiana.

Sejumlah pengusaha UKM melaporkan telah memperoleh pemesanan berbagai produk dalam jumlah yang cukup signifikan seperti minyak goreng, virgin coconut oil, sabun, sampo, karbol, pinang, dan pakaian jadi anak-anak.

 “Banyak pengusaha Pakistan tertarik dan berencana memesan produk kami baik sebagai importir maupun distributor,” ucap Darmawan Djajusman seusai pelaksanaan B2B meeting di Rawalpindi dan Lahore.

Rawal Expo merupakan pameran multi produk tahunan yang diselenggarakan oleh Rawalpindi Chamber of Commerce and Industry (RCCI). Rawal Expo 2019 adalah kali yang ketiga KBRI Islamabad berpartisipasi bersama pelaku usaha Indonesia selama lima hari dari tanggal 17-21 April 2019 di Topi Rakh Rawalpindi.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UW71HH
April 23, 2019 at 08:33PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UW71HH
via IFTTT

BPN: Real Count Internal tak Hanya dari Kantong Suara 02

BPN mengklaim penghitungan suara diambil dari seluruh TPS di Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Relawan Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Ferry Mursyidan Baldan, menegaskan bahwa, dalam real count internal tidak hanya diambil dari kantong-kantong suara pasangan Prabowo-Sandiaga saja. Justru pihaknya mengambil data dari seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) se-Indonesia.

"Kami mengumpulkan C1 dari seluruh TPS. Kami tidak memilih yang beda karena pemilu berlangsung di 800 ribu TPS. Maka tidak benar kalau kami hanya ambil dari kantong suara 02 saja," tegas Ferry saat ditemui di media center Prabowo-Sandiaga, Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan, Selasa (23/4).

Hanya saja, kata Ferry, sampai saat ini penghitungan masih berlangsung. Kemudian jika formulir C1 yang diambil dari TPS basis pendukung 02, maka penghitungan perolehan suara pasangan Prabowo-Sandiaga sudah 85 persen. Bagi dirinya, pemilihan umum bukan hanya untuk menyenangkan para pendukung pasangan calon Prabowo-Sandiaga saja.

"Pemilu itu bukan hanya ingin menyenangkan tapi kita menunjukkan fakta sebenarnya, apa adanya," terang Ferry.

Kendati demikian, Ferry tetap meminta agar para relawan dan masyarakat umum tidak hanya berhenti menggunakan hak suaranya, tapi juga mengawal jalannya penghitungan suara hingga tuntas. Diantaranya dengan mengawal formulir C1 plano Apalagi tingkat partisipasi masyarakat sangat tinggi dalam mengawal Pemilu 2019.

"Pengumpulan C1 adalah bentuk partisipasi yang luar biasa. Emak-emak, anak muda, semuanya ingin memastikan supaya suaranya tidak dibawa lari ataupun dimanipulasi," tutur Ferry.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2PpyH1u
April 23, 2019 at 08:30PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2PpyH1u
via IFTTT

Ogah Pikirkan Borneo FC, Radovic Hanya Fokus Persib

Borneo FC saat ini berada di bawah asuhan Mario Gomez, mantan pelatih Persib.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Babak delapan besar Piala Indonesia antara Persib Bandung melawan Borneo FC akan digelar di Stadion Segiri, Samarinda, Rabu (24/4). Pelatih Persib Miljan Radovic menyebut timnya siap mencuri poin dalam pertandingan ini.

Radovic mengakui hanya fokus pada Persib tanpa melihat bagaimana kondisi Borneo FC. Borneo FC saat ini berada di bawah asuhan Mario Gomez, mantan pelatih Persib yang baru bergabung pekan lalu.

"Kami hanya memikirkan tim kami, apa yang bisa kami lakukan di sini dan di leg kedua nanti di Bandung," kata Radovic, Selasa (23/4).

Dia mengakui Borneo merupakan tim yang bagus dan tidak mudah untuk menghadapinya. Sehingga Maung Bandung tidak bia meremehkan Pesut Etam meskipun Gomez baru hadir memimpin tim.

"Tapi saya pikir kami sudah siap, kami akan fight seratus persen. Kita akan lihat nanti," kata Radovic.

Pelatih asal Montenegro ini menyebut akan memaksimalkan tim dalam melawan Borneo. Menurut Radovic, setidaknya Persib harus bisa mencetak gol dan mencuri poin.

"Saya pikir kalau kami bisa menang atau cetak gol di sini akan bagus untuk kami. Keuntungan untuk leg kedua nanti di Bandung," kata dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GCzAkx
April 23, 2019 at 08:28PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GCzAkx
via IFTTT

Pengamat: Evaluasi Teknis Pemilu Perlu Riset Mendalam

Evaluasi mendalam untuk mengetahui akar masalah pada Pemilu serentak 2019.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Evaluasi terhadap pelaksanaan Pemilu serentak 2019 harus melalui riset mendalam sehingga pelaksanaan ke depan benar-benar menjadi "pesta demokrasi yang membuat bahagia". Evaluasi dilakukan menyusul lebih dari 100 orang penyelenggara dan petugas keamanan meninggal dunia. 

"Kita harus tahu dulu masalahnya, apakah pengalaman penyelenggaraan pemilu serentak yang belum ada atau manajemen penyelenggaraan yang belum tepat, setelah itu baru bisa ubah teknisnya," kata Pengamat politik Universitas Andalas (Unand) Padang, Dr Asrinaldi, Selasa (23/4).

Ia mengatakan itu terkait kuatnya dorongan dari berbagai pihak untuk evaluasi pelaksanaan Pemilu serentak 2019. Evaluasi itu harus segera dilakukan karena pada 2024 diwacanakan Pemilihan Wali Kota/Bupati serta Pemilihan Gubernur akan ikut digabung dalam satu paket, hingga nantinya akan ada tujuh jenis surat suara.

"Kalau pelaksanaannya seperti ini juga, pemilu serentak 2024 itu pasti jauh lebih berat karena itu sekarang harus dievaluasi dulu teknis pelaksanaannya," kata dia.

Evaluasi itu harus melibatkan semua pihak seperti penyelenggara, pemerintah, legislator, akademisi hingga Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang menjadi ujung tombak dalam pelaksanaanya pemilu. "Suara dari KPPS juga penting dalam proses ini," ujarnya.

Jika hasil evaluasi nanti bermuara pada mengubah teknis pelaksanaan Pemilu, maka Undang-Undang (UU) Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (Pemilu) kemungkinan harus diubah kembali melalui mekanisme yang ada.

Dorongan untuk evaluasi Pemilu 2019 itu gencar disuarakan karena banyaknya penyelenggara di tingkat terbawah yang menjadi korban meninggal dan sakit. Demikian juga dengan petugas keamanan yang ditugaskan mengawal pelaksanaan Pemilu agar aman.

Wakil Presiden Jusuf Kalla mewacanakan pemisahan Pemilu Presiden dengan Pemilu Legislatif supaya bebannya tidak terlalu berat. Sementara Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy'ari menyebut ada wacana berasal dari riset evaluasi terhadap penyelenggaraan Pemilu 2019 dan Pemilu 2014 untuk memisahkan pemilu serentak di tingkat daerah dengan pemilu serentak di tingkat nasional.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2INbLI2
April 23, 2019 at 08:25PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2INbLI2
via IFTTT

Saudi Kirim 70 Imam untuk Pimpin Tarawih di 35 Negara

Kebijakan ini merupakan bagian dari menyambut datangnya Ramadhan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Arab Saudi akan mengirim imam untuk memimpin shalat tarawih selama bulan suci Ramadhan ke sejumlah negara. Menteri Urusan Islam, Seruan dan Bimbingan Saudi, Abdullatif Al-Asheikh, telah menyepakati pengiriman delegasi dari 70 imam untuk memimpin shalat Tarawih dan shalat Tahajud di 35 negara di dunia selama Ramadhan.

Menurutnya, pengiriman imam ke negara-negara lain selama Ramadhan tersebut sudah menjadi kebiasaan dari Saudi. Imam tersebut bertugas untuk memimpin shalat dan memberi pencerahan terhadap umat Islam tentang agama.

Menurutnya, langkah ini adalah bagian dari pesan Kerajaan Saudi untuk memelihara dan memberikan dukungan pada umat Islam di seluruh dunia. Ia mengatakan, para imam akan memberikan panduan kepada umat Islam.

Dalam hal ini, mereka akan menjelaskan ajaran Islam yang sebenarnya kepada umat Muslim dan memberikan penerangan tentang pendekatan moderat dalam keyakinan agama dalam segala hal.

Dikatakannya, bahwa para imam itu diambil dari perguruan tinggi syariah. Sehingga, mereka semua fasih dalam agama dan telah menghafal Alquran.

"Para imam muda ini adalah pengkhotbah yang baik yang dapat menjelaskan Islam kepada umat Islam dengan jelas dan dapat membacakan kitab suci dari hapalan," kata Al Asheikh, dilansir dari Saudi Gazette, Selasa (23/4).

Al-Asheikh mengatakan, bahwa masjid-masjid biasanya dipenuhi jamaah selama bulan Ramadhan. Hal ini menurutnya merupakan kesempatan berharga bagi para imam untuk menginvestasikan waktu mereka dalam menyediakan bimbingan dan pencerahan.

"Para imam akan menyebarkan pesan moderat Islam dan membina hubungan antara Kerajaan Saudi dan negara-negara tuan rumah," ujarnya.

Al-Asheikh telah bertemu dengan para delegasi imam itu pada Senin kemarin. Ia berpesan agar mereka menjadi duta besar yang baik bagi Kerajaan Saudi.

Sebelum dikirim ke luar negeri, kementerian ini lebih dulu mengadakan lokakarya bagi para imam. Lokakarya ini bertujuan untuk lebih memberikan pencerahan kepada para imam tentang cara dan metode terbaik dalam penyebaran Islam di luar negeri. Acara ini turut dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian Luar Negeri.

Sebelumnya pada Ahad lalu, Al-Asheikh juga bertemu dengan sejumlah pejabat senior. Mereka mendiskusikan terkait tugas-tugas kementerian selama Ramadhan serta musim haji dan umrah.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2URq7hW
April 23, 2019 at 08:20PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2URq7hW
via IFTTT

KPU: Pemungutan Suara Susulan di Nias Selatan Lancar

Antusiasme masyarakat menyalurkan hak politiknya dengan datang ke TPS cukup tinggi.

REPUBLIKA.CO.ID, NIAS SELATAN -- Pemungutan suara susulan Pemilu 2019 di Nias Selatan, Sumatera utara, berjalan dengan lancar. Antusiasme masyarakat menyalurkan hak politiknya dengan datang ke sejumlah TPS di lima kecamatan cukup tinggi.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara Yulhasni mengatakan, proses pemungutan suara susulan di lima kecamatan di Nias Selatan pada umumnya berjalan dengan baik sebagaimana yang diharapkan. Masyarakat pemilih hak suara juga cukup antusias datang ke TPS yang tersedia.

Demikian juga petugas pemilu juga bekerja dengan cukup sigap melayani setiap warga yang datang untuk mencoblos. "Masyarakat cukup antusias ke TPS. Meski hari kerja dan ada yang pekan, semangat mereka datang ke TPS cukup tinggi untuk menyalurkan hak suaranya," katanya yang dihubungi dari Medan, Selasa (23/4).

Sebelumnya pencoblosan pada 143 TPS yang tersebar di lima kecamatan Kabupaten Nias Selatan yakni Kecamatan Toma, Mazino, Somambawa, Siduaori, dan Lolowan harus tertunda karena logistik pemilu datang terlambat. KPU Sumut langsung bergerak cepat dengan datang langsung ke Nias Selatan dan berkoordinasi dengan KPU setempat untuk melakukan langkah-langkah persiapan pemungutan suara susulan.

"Jadi dalam beberapa hari sebelumnya persiapan terus dimatangkan, termasuk C6 kalau kurang segera dicetak ulang," katanya.

Sebelum pencoblosan ulang, pihaknya bersama KPU Nias Selatan mencermati beberapa hal terkait logistik yang masih tersedia di gudang secara mendetail. Seperti kondisi kotak suara, bilik, tinta, plastik, sampul, formulir, paku dan lainnya agar diperiksa satu persatu kembali apakah jumlah dan keadaannya masih utuh, dan apakah mencukupi jumlah yang akan dibutuhkan untuk menyelenggarakan pemilu di lima kecamatan tersebut.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GntUJC
April 23, 2019 at 08:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GntUJC
via IFTTT

Pemain Persija ini Mulai Lupakan Piala AFC 2019

Persija mengalami kekalahan dari Ceres Negros di SU GBK

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Laga keempat Grup G Piala AFC 2019 antara Persija Jakarta kontra Ceres Negros berakhir dengan skor 2-3, kemenangan bagi Ceres Negros. Kekalahan itu membuat kiper Persija Jakarta, Andritany Ardhiyasa kehilangan harapan dan memilih untuk fokus pada Piala Indonesia.

"Sedih pasti karena tidak ada peluang lagi untuk lolos ke babak selanjutnya. Kita diakhir-akhir babak kedua kehilangan fokus, jadi terjadi kebobolan di gawang saya. Saat ini kita harus fokus di Piala Indonesia dan lupakan AFC meskipun masih ada dua game lagi," kata Andritany usai laga di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Selasa (23/4).

Pada Piala AFC 2018 skuat Macan Kemayoran berhasil lolos hingga ke babak semifinal, sementara kali ini peluang Persija lolos dari fase grup sangat kecil. Menurut Andry, tidak ada perbedaan signifikan antara Piala AFC musim ini dengan musim sebelumnya. "Sebenarnya tidak ada bedanya, karena JDT (Johor Darul Takzim) juga bagus. Tapi ketika away kesini bawa lapis keduanya karena fokus untuk kejuaraan disana. Kalau saat ini Ceres Negros full team," kata Andry.

Terlepas dari kekalahannya, Andry ucapkan selamat kepada Ceres Negros atas kemenangannya. Andry juga mengaku ada hal yang dapat dipetik dari kekalahannya tersebut. "Yang bisa saya petik adalah bagaimana bisa melawan banyak pemain naturalisasi, itu sangat bagus sekali untuk pengalaman saya pribadi ke depannya," ujarnya.

Sementara itu, Andry menilai terkait simpang siurnya kabar larangan The Jakmania, suporter setia skuat Macan Kemayoran itu cukup mengganggunya. Menurutnya, pertandingan sepak bola tidak meriah jika tak dihadiri penonton di stadion.  "Secara profesional seharusnya tidak masalah mau ada atau tanpa penonton. Tapi motivasi kurang, ke depan semoga panpel dan  pihak kepolisian bisa memberikan izin bagi kami dengan penonton lagi," ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2vk9DzA
April 23, 2019 at 08:14PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2vk9DzA
via IFTTT

In Picture: Persija Kalah dengan Skor 2-3 dari Ceres Negros

Persija Jakarta sempat memimpin pertandingan 2-0.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Persija Jakarta sempat memimpin pertandingan 2-0 pada awal babak kedua laga lanjutan Piala AFC 2019 melawan Ceres-Negros di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Selasa (23/4). Namun, tim berjuluk The Bussmen itu berhasil melakukan comeback dan raih kemenangan 3-2 atas Macan Kemayoran.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2vk8RCE
April 23, 2019 at 08:09PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2vk8RCE
via IFTTT

Anggota Polisi Dibawa ke RS Saat Pengamanan Rekapitulasi

Anggota Polisi di Ogan Komering Ulu terjatuh akibat kelelahan saat pengamanan.

REPUBLIKA.CO.ID, BATURAJA -- Seorang anggota kepolisian Polres Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, Aiptu Didik Yulistiawan, terpaksa dilarikan ke rumah sakit. Ia terjatuh akibat kelelahan saat melakukan pengamanan rekapitulasi penghitungan perolehan suara di PPK Kecamatan Baturaja Timur, Senin (22/4) kemarin.

"Aiptu Didik dilarikan ke Rumah Sakit Noesmir Baturaja pada Senin sekitar pukul 22.00 WIB diduga akibat kelelahan saat menjalankan tugas," kata Wakapolres Ogan Komering Ulu (OKU), Kompol Nurhadiansyah SIK saat membesuk Kanit Patroli Polsek Baturaja Timur tersebut di Baturaja, Selasa (23/4).

Dia mengemukakan, Aiptu Didik dilarikan ke rumah sakit setelah jatuh pingsan diduga kelelahan saat menjalankan tugas mengamankan proses Pemilu serentak 2019 di wilayah setempat. "Saat melakukan pengamanan rekaputulasi penghitungan perolehan suara di PPK Kecamatan Baturaja Timur tiba-tiba yang bersangkutan pingsan hingga dilarikan ke rumah sakit," ungkapnya.

Wakapolres menuturkan, dirinya bersama sejumlah jajaran perwira Polres setempat membesuk Aiptu Didik Yulistiawan untuk mengetahui keadaanya. Kunjungan juga untuk memberikan semangat agar cepat sembuh sehingga dapat menjalankan tugasnya lagi.

"Saya bersama Anjak Ren Polres OKU Kompol Maman Sumanteri, Kasat Binmas AKP Mardi Nursal dan Kasi Propam Iptu Rusamsi mendoakan agar Aiptu Didik Yulistiawan cepat sembuh," tegasnya.

Dengan adanya insiden tersebut, wakapolres juga berpesan kepada seluruh personel polisi yang bertugas melakukan pengamanan pemilu di seluruh kecamatan senantiasa menjaga kesehatan agar tidak mengalami hal yang sama. "Sejauh ini rekapitulasi penghitungan perolehan suara di seluruh kecamatan di OKU berjalan aman dan lancar. Anggota kami juga siap siaga mengawal proses tersebut," ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2PsW7D1
April 23, 2019 at 08:07PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2PsW7D1
via IFTTT

Serangan Malaria di Penajam Tinggi

Hampir 300 warga terkena malaria sepanjang Januari hingga Maret 2019.

REPUBLIKA.CO.ID, PENAJAM -- Serangan malaria di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur cukup tinggi, tercatat 299 penderita di pusat-pusat pelayanan kesehatan setempat sepanjang Januari hingga Maret 2019. Pengelola Program Malaria Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara Sarjito Ponco Waluyo saat ditemui di Penajam, Selasa (23/4), mengatakan Dinas Kesehatan menemukan sebanyak 299 kasus malaria hingga akhir Maret 2019.

Ratusan warga yang terdeteksi positif menderita penyakit malaria sepanjang 2019 tersebut merupakan hasil laporan penanganan pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) yang berada di empat kecamatan di Kabupaten Penajam Paser Utara. Ada lima wilayah di Kabupaten Penajam Paser Utara yang dinyatakan endemis malaria, di antaranya Kelurahan Sotek, Sepan dan Kelurahan Riko, serta di wilayah Muan Kelurahan Buluminung dan Desa Bukit Subur.

Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara mencatat warga di Kelurahan Sotek, Kecamatan Penajam, terbanyak terdeteksi positif menderita penyakit malaria, dibanding wilayah lainnya. "Dari 299 orang yang terdeteksi mengalami gejala penyakit malaria di wilayah Penajam Paser Utara, sekitar 100 orang di antaranya berada di Kelurahan Sotek," kata Ponco.

Mayoritas penderita malaria dari kilometer 42 ke atas arah masuk ke wilayah Kecamatan Bongan, Kabupaten Kutai Barat. Warga yang terindikasi positif menderita penyakit malaria terbanyak dari pengrajin kayu atau pekerja perusahaan perkebunan.

Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara segera membagikan kelambu insektisida antimalaria kepada warga yang bermukim di daerah terindikasi endemis malaria. Kelambu insektisida antimalaria bantuan Kementerian Kesehatan atau Kemenkes tersebut khusus bagi warga yang tinggal di area atau wilayah perkebunan.

"Kami segera bagikan kelambu insektisida antimalaria untuk penanganan dan pencegahan penyakit malaria, total kelambu insektisida antimalaria yang tersedia dan siap dibagikan sebanyak 4.700 lembar," kata Ponco.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2vh5Umv
April 23, 2019 at 08:05PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2vh5Umv
via IFTTT

JK Tekankan Pentingnya Kawasan Industri di Indonesia

JK mendukung pengembangan kawasan-kawasan industri seperti KBN

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Presiden Jusuf Kalla menekankan pentingnya keberadaaan kawasan industri di Indonesia. Menurut JK, keberadaan kawasan industri sangat diperlukan untuk mengembangkan investasi dan industri di Indonesia. Hal itu disampaikan JK di sela kunjungannya meninjau Kawasan Berikat Nusantara di Cakung, Jakarta, Selasa (23/4).

"Untuk mengembangkan investasi khususnya industri tentu membutuhkan kawasan dan kenapa kawasan itu penting karena suatu industri negara-negara seperti kita perlu sinergi dan perlu adanya kawasan yang saling melengkapi," ujar JK.

Karenanya, ia mendukung pengembangan kawasan-kawasan industri seperti halnya di Kawasan Berikat Nusantara. JK menilai keberadaan KBN yang dibangun sejak beberapa puluh tahun lalu itu telah menopang industri besar di sekitar kawasan.

"Kalau ada industri besar ada penopangnya dan sebagainya termasuk ada pelabuhannya yang tadi yang disampaikan. Itulah kenapa semua negara maju selalu mempunyai banyak kawasan kawasan seperti ini agar dapat bekerja industrinya dengan efisien," kata JK.

JK juga mengapresiasi KBN yang saat ini terus berkembang dengan mengelola kawaasan industri lebih dari 650 hektar yang berlokasi di Cakung, Marunda, dan Tanjung Priok. Menurutnya, kondisi di KBN saat ini jauh lebih maju daripada saat 10 tahun terakhir. Terlebih, PT. KBN (Persero) tengah memperkuat bisnis pengelolaan logistik dan pelabuhan.   

"Tanpa kawasan yang baik yang sinergi dan saling melengkapi maka akan memakan ongkosnya mahal bagi industri tersebut karena itulah maka upaya ini sangat penting," ujarnya.

Karenanya, Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia berharap KBN terus berkembang untuk mendukung kemajuan industri di Indonesia berkembang pesat.

"Perlu dijaga sebaik baiknya kelangsungan dan juga menjaga apa yang mungkin terjadi kepada kawasan ini. Kawasan ini tentu harus dilengkapi dengan sebaik-baiknya," kata JK.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GA2nWS
April 23, 2019 at 08:01PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GA2nWS
via IFTTT

Bangun Kecerdasan Emosional

Kecerdasan Emosional penting untuk dipraktikan dalam kehidupan sehari-hari.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Seseorang menemui Nabi Muhammad, hendak me nagih utang seekor unta. Ia datang sembari melontarkan kata-kata kasar. Kebetulan, saat itu sejumlah sahabat berada di sana. Mendengar perkataan si penagih utang, mereka tak terima dan berencana membalasnya. Namun, Muhammad SAW mencegah para sahabatnya berbuat demikian.

Beliau tak membalas perlakuan buruk terhadap dirinya dengan sikap yang sama. Sebaliknya, ia menunjukkan akhlak nya yang bagus. “Biarkanlah orang ini, sebab semua orang berhak bicara,” katanya mengenai tingkah si penagih utang kepada saha batnya. Ia meminta tolong sahabatnya, jika ada seekor unta yang umurnya sama dengan unta yang diutangnya maka diberikan kepada si pemberi utang itu.

Sayang, tak ada unta yang sebanding. Ada juga yang lebih besar. Rasulullah meminta kepada para sahabatnya untuk menyerahkan unta itu. Ia pun berkata, orang terbaik di antara manusia adalah mereka yang paling baik dalam mengembalikan utang. Riwayat lain menyebutkan, Umar bin Khattab ada di dekat Nabi ketika seorang datang menagih utang kepada Nabi dengan ucapan kasar. Umar tak kuasa menahan diri dan bermaksud menangkap orang itu.

Rasul mencegahnya serta memintanya sebaiknya mendorong dirinya segera mem bayar kan utang itu. Sebab, si pem beri utang tentu sedang sangat membutuhkan pelunasan dari orang yang berutang. Menurut Sopian Muham mad, sikap Nabi dalam istilah pakar psikologi, Daniel Goleman, disebut kecerdasan emosional.

Kecerdasan ini, papar dia, dalam bukunya Manajemen Cinta Sang Nabi dimaknai kemampuan konstruktif dalam merasakan, memahami, dan mengelola perasaan diri sendiri terhadap orang lain. Bukan hanya itu, kecerdasan ini menggambarkan serangkaian kemampuan, kompetensi, dan keterampilan nonkognitif yang memengaruhi seseorang berhasil menghadapi tuntutan dan tekanan lingkungan.

Dalam pandangan cendekiawan Muslim, Amr Khaled, kecerdasan emosional ini merupakan etika dalam berhubungan dengan orang lain, pribadi yang sensitif, dan ketajaman jiwa. Melalui karya Buku Pintar Akhlak, ia mengatakan, kecerdasan ini penting dipraktikkan di dalam kehidupan sehari-hari. Ketiadaan kecerdasan ini berdampak pada diri seseorang dan orang lain.

Dalam menjalin hubungan dengan orang tua, kecerdasan semacam ini perlu diperhatikan. Ia pun mengutip peristiwa di masa Nabi Muhammad. Kala itu, ada seorang sahabat yang sedang di ambang ajal. Namun, sahabat ini belum juga mampu mengucapkan kalimat syahadat. Melihat gelagat ini, Rasulullah mafhum dan cepat merespons.

Dia bertanya kepada sahabat-sahabatnya yang berada di sana, apakah orang yang berada di ambang kematian itu memiliki orang tua. Mereka menjawab, tinggal ibunya. Rasulullah bergegas menuju rumah sang ibu dan berhasil menemuinya. Langsung saja beliau bertanya mengenai putranya. Sang ibu menjawab bahwa anak lakilakinya itu adalah sosok yang saleh. Dia rajin beribadah.

Namun, jawaban itu tak memuaskan Rasul dan ia bertanya bagaimana hubungan pribadi dengan ibunya. Ibu itu terdiam beberapa saat dan menyampaikan kisahnya. Suatu hari anaknya itu membawa buah-buahan untuk anak dan istrinya, lalu menyembunyikan darinya. Rasul langsung paham. Si ibu berat hati untuk memaafkan anaknya akibat peristiwa itu.

Rasul bersama sahabatnya mengumpulkan kayu untuk membakar sahabatnya itu. Akhirnya, langkah itu berhasil membuat hati ibu tersebut luluh dan memaafkan anaknya. Tak lama berselang, sahabat yang semula sulit mengucapkan syahadat itu kemudian dengan mudah melafalkannya, mengiringi em busan napas terakhirnya.

Khaled mengingatkan, kecerdasan emosional pun mestinya mampu diterapkan di luar rumah dengan berperilaku baik terhadap orang lain. Saat ber kendara, misalnya, tak sedikit orang yang beradu membunyikan klakson sekeras-kerasnya, apalagi dalam kondisi macet. Mereka memuaskan keinginannya, lupa bahwa perbuatannya itu mengganggu orang lain.

Kerap kali pengendara mobil atau sepeda motor mempersempit celah jalan orang lain. Ia menghubungkan penjelasan yang ada di dalam surah al-Muja dilah ayat 11, agar orangorang beriman ketika diseru berlapang-lapang di majelis, mereka memberi kelapangan kepada orang lain.

Niscaya Allah akan memberikan kelapangan. Umar bin Khattab mengatakan, tiga hal yang membuat seseorang memperoleh simpati dari orang lain, di antaranya memberikan kelapangan kepada orang lain saat di majelis. Rasulullah memberikan teladan. Ketika beliau duduk di masjid, datang se orang Arab badui. Rasulullah menggeser tubuhnya untuk memberikan ruang lebih luas pada orang itu.

Orang tersebut keheranan dan bertanya, mengapa Rasul bergeser padahal masjid saja tidak penuh. Rasul menjawab, “Sudah menjadi kewajiban setiap Muslim ketika melihat saudara seagamanya datang, ia ber geser untuk menyediakan tempat bagi saudaranya.” Khaled mengatakan, berlapanglapang bukan hanya di majelis, tetapi juga di jalanan. Jadi, sepatutnya tak mempersempit jalan yang akan dilalui oleh kendaraan orang lain.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IW3IsN
April 23, 2019 at 08:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IW3IsN
via IFTTT

Pola Pikir Kaum Muda Menjadi PNS Harus Direvolusi

Kaum muda harus mengasah kepemimpinan dan jaringan.

REPUBLIKA.CO.ID, TEMANGGUNG -- Motivator muda Syafii Efendi mengatakan pola pikir menjadi pegawai negeri sipil (PNS) harus direvolusi dari bawah. "Baru-baru ini gaji PNS naik lima persen, APBN sudah berat untuk menggaji PNS. Selama ini banyak kaum muda ingin jadi PNS, mindset ini harus direvolusi dari akar bawah," katanya di Temanggung, Selasa (23/4).

Ia menyampaikan hal tersebut saat menjadi pembicara pada seminar motivasi nasional Characther Building dengan tema "How To Be Young Entrepreneur And World Class Leader" di Gedung Narwastu Temanggung. Syafii menuturkan ketika nanti lulus kuliah pola pikirnya bukan lagi ingin jadi PNS, tetapi jadi pengusaha yang bisa menciptakan dan menyerap banyak tenaga kerja.

Pada kesempatan tersebut dia memberikan tips sukses berwirausaha di usia muda. Satu di antaranya yang penting adalah jangan habiskan waktu muda untuk pacaran, melainkan membangun kemampuan leadership (kepemimpinan) dan networking (jaringan).

"Jangan pacaran, tidak ada sejarahnya orang sukses itu menghabiskan waktunya hanya untuk pacaran," katanya.

Menurut dia, sejak dini kawula muda harus mulai mengasah kepemimpinan. Saat ini secara nasional, kepemimpinan kawula muda Indonesia lemah karena tidak diajarkan untuk memimpin dan belajar arti sebuah peradaban.

Menurut dia, untuk sukses dalam berbisnis dan wirausaha harus punya kepemimpinan yang kuat. Kewirausahaan tidak akan berjalan baik tanpa kepemimpinan yang mumpuni.

"Kalau mau kaya, perbaiki dulu kepemimpinannya nanti yang lain akan mengikuti, itu otomatis," katanya.

Selain itu, jaringan juga berperan penting dalam enterpreneurship. Selama ini, ada pola pikir yang salah bahwa berbisnis itu harus punya modal besar.

"Itu pola pikir salah, jaringan akan menekan modal hingga sangat minimal. Anak muda kalau diajak ngomong bisnis selalu ngomong terkendala modal, dikasih modal pun kalau tidak mampu maka modalnya habis," katanya.

Ketua panitia seminar Slamet Muridan mengatakan acara ini terselenggara atas kerja sama organisasi kepemudaan Wirausaha Muda Nusantara (Wimnus) Jateng bersama BEM Akpers Ngesti Waluyo Temanggung. Menurut dia, seminar motivasi nasional ini diikuti oleh sekitar 1.300 peserta dari siswa SMA/MA/SMK dan mahasiswa di Kabupaten Temanggung.

Ia menuturkan, pada 2030-an Indonesia punya bonus demografi di mana penduduk akan didominasi oleh usia produktif. Ia menuturkan untuk menyongsong bonus demografi tersebut kaum muda harus mengubah pola pikir dari ingin jadi pekerja menjadi ingin berwirausaha sejak dini.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GA2jq6
April 23, 2019 at 07:58PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GA2jq6
via IFTTT

Kalah dari Ceres, Kolev: Persija Berjuang Hingga Akhir

Kolev mengatakan timnya sudah bermain dengan bagus.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Persija Jakarta takluk 3-2 dari Ceres Negros pada laga keempat Grup G Piala AFC 2019 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Selasa (23/4). Pelatih Persija Jakarta, Ivan Kolev menyesali kekalahan tim asuhannya tersebut. Menurutnya, Ismed Sofyan dan kawan-kawan sudah bermain dengan bagus selama 70 menit pertandingan berlangsung.

Pada babak pertama, skuat Macan Kemayoran memiliki peluang emas ketika mendapat hadiah penalti dari wasit, namun sayang Bruno Matos yang bertindak sebagai algojo gagal menciptakan gol dari titik putih. Kolev sebut anak-anak bermain sangat bagus pada babak pertama.

"Kita kalah game ini sangat sedih dan menyesal karena menurut saya sampai menit ke-70 sangat bagus apalagi babak pertama. Lawan seperti Ceres sangat kuat. Jika babak pertama masukin dua gol saya rasa berjalan baik," kata Kolev dalam konferensi pers usai laga, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Selasa (23/4).

Kendati demikian, pelatih asal Bulgaria itu masih akan mengupayakan anak asuhnya untuk terus melaju dalam kompetisi Piala AFC ini. Untuk lolos ke babak selanjutnya, peluang yang tersisa bagi Persija Jakarta adalah menjadi runner up terbaik. Sementara itu, skuat Macan Kemayoran baru kantongi empat poin.

"Tanggal 1 main disana (lawan Binh Doung). Itu game hidup mati bagi kita. Kita harus cari tiga poin. semoga pemain kita mendapat poin. Mesti cetak gol, pasti kita akan coba sampai menit terakhir," jelasnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DuHsT1
April 23, 2019 at 07:37PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DuHsT1
via IFTTT

KPK Telah Kirimkan Surat Penetapan Tersangka ke Sofyan Basir

Sofyan Basir diduga menerima hadiah atau janji dari Johannes Kotjo.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang mengatakan, pihaknya telah mengirimkan surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) kepada Dirut PLN Sofyan Basir. KPK baru saja menetapkan Sofyan Basir sebagai tersangka kasus suap terkait kesepakatan kontrak kerja sama pembangunan PLTU Riau -1.

"Sebagai bentuk pemenuhan hak tersangka, pagi ini KPK telah mengirimkan surat pemberitahuan dimulainya penyidikan dengan tersangka SFB ke rumah tersangka," kata Saut di Gedung KPK Jakarta, Selasa (23/4).

KPK, sambung Saut, juga terus mengajak semua pihak untuk menempatkan penanganan perkara ini sebagai sebuah proses hukum. Termasuk sikap kooperatif dari para tersangka dan saksi yang dibuthkan.

"Masyarakat kami harap juga dapat mengawal proses hukum ini agar dapat berjalan secara maksimal. Oleh karena itu, kami ingatkan pada tersangka dan saksi yang akan dipanggil agar bersikap koperatlf dan membuka informasi yang diketahui secara benar," tegas Saut.

Sofyan diduga bersama-sama atau membantu Eni Maulani Saragih selaku anggota DPR-Rl dan kawan-kawan menerima hadiah atau janji dari Johannes Budisutrisno Kotjo terkait kesepakatan kontrak kerja sama Pembangunan PLTU Riau-1. Adapun, konstruksi perkara diduga telah terjadi sejak Oktober 2015.

Direktur PT Samantaka Batubara mengirimkan surat pada PT PLN (Persero) yang pada pokoknya momohon pada PT PLN (Persero) agar memasukan proyek dimaksud ke dalam Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PT PLN (Persero) namun tidak ada tanggapan positif hingga akhirnya Kotjo, pemegang saham Blackgold Natural Resources, Ltd (BNR, Ltd) mencari bantuan agar diberikan jalan untuk berkoordinasi dangan PT PLN (Person) untuk mendapatkan proyek Independent Power Producer (IPP) Pembangkit Listrik Tenaga Uap Mulut Tambang RIAU 1 (PLTU MT RIAU 1)

"Diduga telah terjadi. Beberapa kali penemuan yang dihadiri sebagian atau seluruh pihak, yaitu: SBF, Eni dan Kotjo untuk membahas proyek PLTU," kata Saut.

Kemudian pada 2016, meskipun belum terbit Peraturan Presiden Nomor 4 tahun 2016 tentang Percepatan Pembangunan Infrastruktur Ketenagalistrikan yang menugaskan PT PLN (Persero) menyelenggarakan Pembangunan Infrastruktur Kelustrikan (PIK), dalam penemuan tersebut diduga Sofyan telah menunjuk Kotjo untuk mengerjakan proyek di Riau (PLTU Riau 1) karena untuk PLTU di Jawa sudah penuh dan sudah ada kandidat.

"Kemudian, PLTU Riau-1 dengan kapasitas 2x300 MW masuk dalam Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik RUPTL PLN Johanes Kotjo meminta anak buahnya M siap-siap karena sudah dipastikan Riau-1 milik PT Samantaka," ucap Saut.

Setelah itu diduga Sofyan menyuruh salah satu Direktur PT PLN (Persero) agar PPA antara PLN dengan BNR dan CHEC segera direalisasikan. Sampai dengan Juni 2018 diduga terjadi sejumlah penemuan yang dihadiri sebagian atau seluruh pihak, yaitu: Sofyan, Kotjo dan Eni serta pihak lain di sejumlah tempat, seperti Hotel, Restoran. Kantor PLN dan rumah Sofyan

"Dalam pertemuan-pertemuan tersebut dibahas sejumlah hal terkait proyek PLTU Riau 1 yang akan dikerjakan perusahaan Kotjo seperti, Sofyan menunjuk perusahaan Kotjo untuk mengerjakan proyek PLTU Riau 1," terang Saut.

Kemudian, Sofyan menyuruh salah satu Direktur dl PT. PLN (Persero) untuk berhubungan dengan Eni dan Kotjo. Sofyan juga menyuruh salah satu Direktur di PT PLN (Persero) untuk memonitor karena ada keluhan dari Kotjo tentang Iamanya penentuan proyek PLTU Riau 1.

[video] Sofyan Basir akan Hormati Proses Hukum

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2USv5eo
April 23, 2019 at 07:31PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2USv5eo
via IFTTT