Pages

Showing posts with label 2019 at 08:05PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 08:05PM. Show all posts

Monday, May 20, 2019

Yayasan Pemuda Launching Program One Family One Hafiz

Selama satu tahun peserta ditargetkan menghafal juz 30 dan 29.

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Yayasan Bangun Pemimpin Muda Masa Depan melaunching Program One Family One Hafiz Qur’an, Ahad (19/5). Lembaga yang bergerak dibidang Sosial dan Pendidikan Non formal ini menyatakan keseriusannya dalam penyelenggaraan program pembinaan remaja. Berbagai pihak yang mendukung program ini antara lain PT. Majoris Asset Management dan Lazis PLN Pusat.

Sejak berdiri tahun 2012 sudah berkomitmen untuk menyelenggarakan program pembinaan karakter untuk segmen remaja. Pada tahun ini, mereka menyatakan kesungguhannya untuk membantu segementasi remaja mendapatkan program pengembangan diri dan karakter melalui program hafalan Alquran.

“Program ini ide dari bidang pendidikan, yang secara khusus bercita-cita memfasilitasi remaja muslim mendapatkan pembinaan karakter melalui hafalan Alquran dan bercita-cita munculnya keluarga-keluarga penghafal Aquran di Indonesia," kata Hadi selaku Direktur Yayasan.

Pada saat pelaksanaan peluncuran program dihadiri oleh 75 peserta laki-laki dan perempuan yang antusias mengikuti program tersebut. Secara konsep program ini memulai menghafal Alquran dengan target Juz 30 dan Juz 29 selama satu tahun.

Setiap peserta melakukan proses menghafal dan mengulang hafalan secara mandiri setiap harinya dan secara periodik dua pekan sekali diadakan forum untuk menyampaikan hasil hafalannya kepada Musyrif. “Alhamdulillah sekitar 75 peserta hadir pada peluncuran program, mereka antusias untuk menyetorkan hafalan juz 30 dan Juz 29," kata Fajar selaku ketua panita.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2HqSTO6
May 20, 2019 at 08:05PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2HqSTO6
via IFTTT

Tuesday, May 14, 2019

Hasil Sementara, Jokowi Unggul di 14 Provinsi, Prabowo 4

KPU telah menetapkan hasil pemilu di 18 provinsi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Pemilihan Umum (KPU), telah menetapkan hasil Pemilu 2019 dari 18 provinsi. Dari penetapan tersebut, paslon capres-cawapres nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf Amin unggul di 14 provinsi.

Sementara itu, paslon capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga Uno,  unggul di empat provinsi. Berdasarkan data dari KPU hingga pukul 16.00 WIB,  hasil pemilu dari 18 provinsi telah ditetapkan sah.

Paslon Jokowi-Ma'ruf tercatat unggul di Bali,  Kepulauan Bangka Belitung,  Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah, Gorontalo, Kalimantan Barat,  Sulawesi Barat,  DIY,  Lampung,  Kalimantan Timur,  Sulawesi  Utara,  Sulawesi Tengah,  Jawa Timur dan NTT. 

Sementara itu,  paslon Prabowo-Sandiaga Uno tercatat unggul di Jambi,  Bengkulu, Kalimantan Selatan dan Maluku Utara. Berikut ini perolehan suara pilpres  dari 14 provinsi

Jokowi-Ma'ruf Amin Unggul

Provinsi Bali:

Paslon 01: 2.351.057

Paslon 02: 213.415

Provinsi Kepulauan Bangka Belitung:

Paslon 01: 495.729

Paslon 02: 288.235

Provinsi Kalimantan Utara:

Paslon 01: 248.239

Paslon 02: 106.162

Provinsi Kalimantan Tengah:

Paslon 01: 830.948 suara.

Paslon 02: 537.138 suara.

Provinsi Gorontalo:

Paslon 01: 369.803.

Paslon 02: 345.129.

Provinsi Kalimantan Barat

Paslon 01 : 1.709.896

Paslon 02 : 1.263.757

Provinsi Sulawesi Barat

Paslon 01 : 475.312

Paslon 02 : 263.620

Provinsi DIY

Paslon 01 : 1.655.174

Pason 02 : 742.481

Provinsi Kaltim

Paslon 01: 1.094.845

Paslon 02: 870.443

Provinsi Lampung

Paslon 01: 2.853.585

Paslon 02 : 1.955.689

Provinsi Sulawesi Utara

Paslon 01 : 1.220.524

Paslon 02 :  359.685

Provinsi Sulawesi Tengah

Paslon 01:  914.588

Paslon 02 : 706.654

Provinsi Jawa Timur

Paslon 01 : 16.231.668

Paslon 02 :  8.441.247

NTT

Paslon 01: 2.368.982

Paslon 02: 305.587

Prabowo-Sandiaga Uno Unggul

Provinsi Jambi

Paslon 01 :  859.833

Paslon 02 : 1.203.025

Provinsi Bengkulu:

Paslon 01: 583.488

Paslon 02: 585.999

Provinsi Kalimantan Selatan:

Paslon 01: 823.939

Paslon 02: 1.470.163

Provinsi Maluku Utara

Paslon 01 : 310.548

Paslon 02 :  344.823

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2E8ATGh
May 14, 2019 at 08:05PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2E8ATGh
via IFTTT

JPO di Gatot Subroto, Sudah Berkarat dan Kurang Terawat

Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Gatot Subroto, Pancoran, Jakarta Selatan

Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Gatot Subroto, Pancoran,  Jakarta Selatan kondisinya kurang terawat. 

Berdasarkan pantauan di lokasi, di beberapa sudut JPO, besi-besi di yang digunakan untuk berpengangan sudah mulai banyak yang rusak dan hilang. Di beberapa sudut lainnya bahkan  besi-besi tersebut sudah mulai berkarat. 

Di pertengahan jalan JPO pun terdapat kabel listrik yang menjuntai hingga menyentuh kepala orang dewasa. Kondisi ini dikhawatirkan bisa membahayakan para pejalan kaki yang melintas di atas JPO. 

Walaupun masih bisa dipakai untuk menyebrang, tapi semoga kerusakan-kerusakan yang ada bisa segera diperbaiki.

Disclaimer: Retizen bermakna Republika Netizen. Retizen adalah wadah bagi pembaca Republika.co.id untuk berkumpul dan berbagi informasi mengenai beragam hal. Republika melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda baik dalam dalam bentuk video, tulisan, maupun foto. Video, tulisan, dan foto yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim. Silakan kirimkan video, tulisan dan foto ke retizen@rol.republika.co.id.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WI3DwL
May 14, 2019 at 08:05PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WI3DwL
via IFTTT

Saturday, May 4, 2019

Manolas Sebut Kedatangan Ranieri Berdampak Positif buat Roma

Ranieri resmi menggantikan Eusebio Di Francesco pada awal Maret lalu.

REPUBLIKA.CO.ID, ROMA -- Bek tengah AS Roma Kostas Manolas mengatakan kedatangan pelatih Caludio Ranieri membawa dampak positif. Itu bisa dilihat dari sikap dan juga mentalitas tim.

Ranieri resmi menggantikan Eusebio Di Francesco pada awal Maret lalu. Sejak ditangani Ranieri, performa i Giallorossi membaik dan kini menghuni posisi lima klasemen Liga Italia.

"Saat ini kami lebih kompak, tidak seperti di bawah Di Francesco. Kami mengubah mentalitas kami, seperti sebelumnya. Sekarang kami lebih solitd, dan Anda dapat melihat itu dalam beberapa hasil terakhir," kata Manolas, dilansir dari Football Italia, Sabtu (4/5).

Lebih lanjut, bek yang memiliki paspor Yunani merasa sangat kecewa dengan kegagalan timnya meraih kemenangan di laga-laga penting. Ia pun meminta rekan setimnya untuk tetap fokus dan tampil semaksimal mungkin pada sisa pertandingan musim 2018/2019.

"Kami semestinya sudah berada di zona Liga Champions jika tidak membuang-buang poin," sambung dia.

Roma akan bertandang ke markas Genoa pada laga pekan ke-35 Serie A Italia. I Lupi menargetkan tiga poin penuh demi menjaga harapan mereka berada di empat besar klasemen.

Manolas memprediksi laga di Stadion Luigi de Ferraris akan berjalan sulit. Sebab, tuan rumah sedang berjuang untuk lolos dari jeratan degradasi.

"Kami harus memenangkan semua pertandingan kami. Jika kami tak menang, kepastian untuk bermain di Liga Champions musim depan menghilang," kata dia.

Roma saat ini bercokol di urutan kelima dengan perolehan nilai 58 dari 34 pertandingan yang telah dilakoni. Mereka hanya terpaut satu angka dari Atalanta di posisi keempat.

Torino, AC Milan, dan SS Lazio terus menguntit di tempat keenam, tujuh, dan delapan. Persaingan memperebutkan jatah tiket Liga Champions masih dimiliki setidaknya lima klub.

"Saya belum pernah melihat situasi seperti ini di Italia sebelumnya dengan begitu banyak tim yang berjuang untuk empat besar."

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2V2ijFc
May 04, 2019 at 08:05PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2V2ijFc
via IFTTT

Friday, May 3, 2019

Bandarlampung Imbau Tempat Hiburan Malam Tutup Selama Puasa

Bandarlampung meminta tempat hiburan malam hormati orang berpuasa.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDARLAMPUNG— Pemerintah Kota Bandarlampung mengimbau semua tempat hiburan dan panti pijat yang ada di kota itu tutup selama Ramadhan. 

"Saya minta mereka menghormati orang yang sedang menjalankan ibadah puasa," kata Wali Kota Bandarlampung, Herman HN, di Bandarlampung, Jumat (3/5).

Dia mengatakan Pemkot sudah memberikan surat edaran kepada seluruh tempat-tempat hiburan dan panti pijat termasuk rumah makan.

"Rumah makan juga kami minta untuk menutup setengah tiang tempat makannya agar dapat menghargai orang yang sedang berpuasa," kata Herman.

Dia mengatakan untuk tempat hiburan yang tidak menutup tempatnya selama Ramadhan akan dikenakan sanksi administratif berupa surat teguran atau lainnya.

Sementara untuk tempat olah raga biliar diperbolehkan buka namun harus mendapatkan surat rekomendasi terlebih dahulu dari pemkot dan tidak boleh dipergunakan untuk kegiatan lainnya.

"Kalau untuk biliard boleh buka hanya yang rekomendasi Koni sebagai tempat latihan para atlet, tapi kalau tempat hiburan malam dan lainnya tidak boleh," jelasnya.

Dia berharap semua tempat hiburan yang sudah diberikan surat edaran dapat mematuhinya agar dapat menjaga harmonisasi antar umat beragama di Bandarlampung.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2vzg6GX
May 03, 2019 at 08:05PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2vzg6GX
via IFTTT

Monday, April 29, 2019

10 Anggota KPPS di Cianjur Meninggal Dunia

Anggota KPPS di Cianjur meninggal dunia karena kelelahan.

REPUBLIKA.CO.ID, CIANJUR -- Sebanyak 10 anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) di Kabupaten Cianjur meninggal dunia selama proses pemilu. Mereka meninggal dunia karena faktor kelelahan dalam menjalankan tugas baik pencoblosan hingga penghitungan suara.

‘’Data terbaru ada 10 petugas KPPS yang dinyatakan meninggal dunia,’’ ujar Komisioner KPU Kabupaten Cianjur, Rustiman kepada wartawan Senin (29/4). Terbaru, ada dua petugas KPPS di Kecamatan Pagelaran yang meninggal dunia.

Mereka adalah petugas KPPS di TPS 01 Desa Bunijaya yakni Dina Wahdina (47 tahun) dan Surahman (63 tahun) petugas di TPS 01 Desa Pasirbaru. Keduanya meninggal dunia pada Ahad (28/4). Dina meninggal pada Ahad pukul 13.00 WIB dan Surahman pada pukul 15.30 WIB.

Rustiman menerangkan, sebelumnya ada delapan petugas KPPS yang meninggal dunia pada rentang waktu 19 April hingga 25 April 2019. Para petugas KPPS itu sebelumnya telah mendapatkan penanganan medis di rumah sakit maupun layanan kesehatan lainnya.

Menurut Rustiman, para petugas KPPS jatuh sakit karena kelelahan melaksanakan tugas dalam pemilu 17 April 2019. Sehingga, saat ini KPU berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk memastikan kondisi kesehatan para petugas penyelenggara pemilu. 

Targetnya, kata Rustiman, kondisi kesehatan para petugas dapat terjaga dengan baik. Hal itu untuk menekan makin bertambahnya petugas yang sakit dan meninggal dunia.

Rustiman menuturkan, petugas kesehatan tersebut akan disiapkan juga untuk pelaksanaan sidang pleno penghitungan suara tingkat kabupaten pada 1 Mei. Keberadaan petugas akan berjaga secara bergantian selama 24 jam.

Rustiman menerangkan, KPU juga mengusulkan dana santunan bagi petugas yang meninggal. Rencananya, Pemprov Jabar menyiapkan dana santunan sebesar Rp 50 juta untuk keluarga dari petugas yang meninggal. Di sisi lain, KPU Cianjur mengaku belum tahu kaitan dana santunan dari pemerintah pusat.

Khusus santunan dari Pemprov Jabar, kata Rustiman, ada 7 berkas dari keluarga petugas KPPS yang lengkap. Sementara, tiga berkas lainnya masih dalam proses melengkapi.

Selain petugas KPPS, di Cianjur juga tercatat ada satu orang petugas pengawas TPS yang meninggal dunia. Komisioner Bawaslu Cianjur, Hadi Dzikri Nur mengatakan, hingga kini belum mengetahui santunan untuk keluarga dari provinsi maupun pemerintah pusat. Namun, berkas untuk pengajuan akan segera diusulkan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Lan0x0
April 29, 2019 at 08:05PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Lan0x0
via IFTTT

Tuesday, April 23, 2019

Serangan Malaria di Penajam Tinggi

Hampir 300 warga terkena malaria sepanjang Januari hingga Maret 2019.

REPUBLIKA.CO.ID, PENAJAM -- Serangan malaria di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur cukup tinggi, tercatat 299 penderita di pusat-pusat pelayanan kesehatan setempat sepanjang Januari hingga Maret 2019. Pengelola Program Malaria Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara Sarjito Ponco Waluyo saat ditemui di Penajam, Selasa (23/4), mengatakan Dinas Kesehatan menemukan sebanyak 299 kasus malaria hingga akhir Maret 2019.

Ratusan warga yang terdeteksi positif menderita penyakit malaria sepanjang 2019 tersebut merupakan hasil laporan penanganan pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) yang berada di empat kecamatan di Kabupaten Penajam Paser Utara. Ada lima wilayah di Kabupaten Penajam Paser Utara yang dinyatakan endemis malaria, di antaranya Kelurahan Sotek, Sepan dan Kelurahan Riko, serta di wilayah Muan Kelurahan Buluminung dan Desa Bukit Subur.

Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara mencatat warga di Kelurahan Sotek, Kecamatan Penajam, terbanyak terdeteksi positif menderita penyakit malaria, dibanding wilayah lainnya. "Dari 299 orang yang terdeteksi mengalami gejala penyakit malaria di wilayah Penajam Paser Utara, sekitar 100 orang di antaranya berada di Kelurahan Sotek," kata Ponco.

Mayoritas penderita malaria dari kilometer 42 ke atas arah masuk ke wilayah Kecamatan Bongan, Kabupaten Kutai Barat. Warga yang terindikasi positif menderita penyakit malaria terbanyak dari pengrajin kayu atau pekerja perusahaan perkebunan.

Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara segera membagikan kelambu insektisida antimalaria kepada warga yang bermukim di daerah terindikasi endemis malaria. Kelambu insektisida antimalaria bantuan Kementerian Kesehatan atau Kemenkes tersebut khusus bagi warga yang tinggal di area atau wilayah perkebunan.

"Kami segera bagikan kelambu insektisida antimalaria untuk penanganan dan pencegahan penyakit malaria, total kelambu insektisida antimalaria yang tersedia dan siap dibagikan sebanyak 4.700 lembar," kata Ponco.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2vh5Umv
April 23, 2019 at 08:05PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2vh5Umv
via IFTTT

Sunday, April 7, 2019

TKN Tanggapi Surat Terbuka SBY Soal Kampanye Prabowo-Sandi

Sekretaris TKN menanggapi surat terbuka SBY soal kampanye akbar Prabowo-Sandi

REPUBLIKA.CO.ID, LAMPUNG -- Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Hasto Kristiyanto angkat bicara terkait surat terbuka Ketua Umum partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Hasto mengaku sangat memahami kegelisahan SBY terkait kritik kampanye akbar calon presiden (capres) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Kami bisa memahami kegelisahan dari SBY, terlebih dalam putaran terakhir ini Pak Prabowo menampilkan sosok yang mudah emosional, kemudian menampilkan kampanye yang berbeda jauh dari yang diharapkan Pak SBY," kata Hasto Kristiyanto di sela kampanye akbar di Lampung Selatan, Ahad (7/4).

Hasto mengatakan sependapat dengan SBY soal kampanye pilpres. Menurut Sekjen PDIP itu, kampanye memang seharusnya dilakukan secara lazim, tidak inklusif agar dapat mencerminkan ke-Indonesiaan.

"Kami sangat memahami kegelisahan SBY itu. Apalagi dia sosok pemimpin yang santun, yang tidak menyukai kata-kata kasar, fitnah dan hoaks, yang selama ini banyak dilakukan oleh pendukung Prabowo-Sandi," ujar Hasto.

Sebelumnya, SBY menegur secara terbuka pasangan calon (paslon) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Teguran ini tak terlepas kampanye akbar yang dilakukan pasangan nomor urut 02 itu di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

SBY memandang kampanye yang tak lazim dan ekskusif yang dilakukan Prabowo-Sandi dinilai berbahaya. Sebab akan menguatkan polarisasi yang sudah tercipta di tengah masyarakat.

"Cegah demonstrasi apalagi show off force identitas, baik yang berbasiskan agama, etnis serta kedaerahan, maupun yang bernuansa ideologi, paham dan polarisasi politik yang ekstrim," kata SBY lewat surat tertulisnya.

SBY sempat menyurati sejumlah petinggi Partai Demokrat dan meminta agar mereka memberikan masukan kepada Prabowo-Sandiaga agar acara tersebut terkait kampanye akbar tersebut. SBY menyurati Ketua Wanhor PD Amir Syamsudin,Waketum PD Syarief Hassan dan Sekjen PD Hinca Panjaitan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2CWaydV
April 07, 2019 at 08:05PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2CWaydV
via IFTTT

Tuesday, April 2, 2019

BPN Minta Kedua Kubu Hentikan Isu Komunis dan Khilafah

BPN menilai kedua isu ini dihembuskan oknum tak bertanggung jawab.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perdebatan dan perang isu soal pergantian ideologi negara Pancasila, dengan Komunis atau Khilafah tidak henti-hentinya dilemparkan oleh dua pendukung pasangan calon (paslon) di media sosial. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi menegaskan tidak pernah melemparkan isu Jokowi dan Komunisme, karena itu BPN meminta kepada pendukung Prabowo menghentikan tuduhan isu ideologi tersebut.

Juru Bicara BPN, Viva Yoga Mauladi menegaskan BPN tidak pernah menginstruksikan kepada para pendukung Prabowo di media sosial menyebut Jokowi berideologi komunis. "Kami tidak pernah memainkan isu ideologi komunisme yang saat ini sering di wacana publik dikaitkan dengan eksistensi pak Jokowi," katanya kepada wartawan, Selasa (2/4).

Karena itu ia meminta kepada seluruh pendukung Prabowo di media sosial, hentikan hujatan soal ideologi ini. Viva juga meminta para pendukung 01, Jokowi-KH Maruf Amin menghentikan tuduhan yang menyebut Prabowo dan para pendukung menginginkan mengganti ideologi Pancasila dengan ideologi Khilafah. Hal itu, ia tegaskan, tidaklah benar.

"Bagi BPN persoalan ideologi negara, Pancasila sudah final, janganlah diperdebatkan lagi. Tidak boleh diganti oleh bentuk ideologi manapun, termasuk ideologi komunisme dan sistem khilafah," tegasnya.

Menurut dia, isu dua ideologi ini dilemparkan oleh oknum dua pihak yang tidak bertanggung jawab. Tujuannya memang tidak lain hanya ingin menjadikan ideologi sebagai isu politik, dalam rangka ingin memperolah efek peningkatan elektoral. Padahal, menurut dia, jelas isu soal Komunis vs Khilafah ini sungguh sangat tidak produktif di masyarakat, karena sudah dibantah sendiri oleh dua paslon tersebut.

Direktur Materi dan Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi Sudirman Said menegaskan, isu pasangan 02 akan membentuk negara khilafah adalah fitnah. Ia mengingatkan pihak-pihak yang menyebarkan isu tersebut agar berhenti.

"Hentikan kebohongan itu, karena bukan saja merupakan fitnah yang keji, tetapi juga memecah belah bangsa," kata Sudirman Said.

Sudirman mengungkapkan, perjalanan hidup Prabowo menjadi bukti bagaimana kecintaan beliau kepada Pancasila dan NKRI. Menurut Sudirman, isu khilafah adalah kabar murahan yang dimainkan sejumlah pihak karena panik melihat besarnya dukungan kepada Prabowo-Sandi.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FQkshY
April 02, 2019 at 08:05PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FQkshY
via IFTTT

Monday, April 1, 2019

Kemenag dan Kemenko Perekonomian Perkuat Vokasi Madrasah

Peningkatan mutu dilakukan antara lain melalui skema program TVET.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Agama (Kemenag) dan Kementerian Koordinator (Kemenko) Perekonomian meningkatkan kerja sama untuk memperkuat mutu pendidikan keterampilan atau vokasi di madrasah. Sinergi tersebut ditandai penandatanganan nota kesepahaman, Senin (1/4).

Dirjen Pendidikan Islam Kemenag Kamaruddin Amin menuturkan, kerja sama ini merupakan tindak lanjut Instruksi Presiden 9/2016 tentang Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Aturan tersebut dalam rangka peningkatan kualitas dan daya saing sumber daya manusia Indonesia.

Menurut Kamaruddin, peningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan vokasi di madrasah dilakukan melalui dua skema, pendirian Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK), dan pengembangan Madrasah Aliyah Plus Keterampilan.

"Kebijakan Pendirian MAK (Skema 1) akan dilaksanakan secara selektif dengan menerapkan standar mutu penyelenggaraan yang tinggi sejak awal pendirian," kata Kamaruddin Amin dalam siaran pers yang diterima Republika.co.id, Senin (1/4).

Sementara itu, kebijakan pengembangan MA Plus Keterampilan (Skema 2), lanjut Kamaruddin, dilaksanakan oleh Madrasah Aliyah melalui penambahan jumlah jam pelajaran muatan keterampilan/kejuruan.

Nota Kesepahaman ditandatangani Kamaruddin Amin dan Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan, dan Daya Saing Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, Kemenko Perekonomian Mohammad Rudy Salahuddin.

Kamaruddin menambahkan, Kemenag pada 2018 sudah mendirikan dua MAK Negeri, yaitu MAKN Ende di Nusa Tenggara Timur, dan MAKN Bolaang Mongondow di Sulawesi Utara. Sementara itu, sampai saat ini, ada 153 Madrasah Aliyah yang telah mengembangkan program keterampilan yang tersebar di sejumlah provinsi di Indonesia.

"Mutu penyelenggaraan MAK dan MA Plus Keterampilan tersebut masih perlu ditingkatkan lagi, terutama terkait desain kurikulum dan pembelajaran, standar isi dan standar prosesnya," tuturnya.

Kamaruddin mengungkapkan, sinergi Kemenag dan Kemenko Perekonomian ini bertujuan meningkatkan sekaligus menjamin mutu pendidikan vokasi di madrasah melalui skema program Technical and Vocational Education and Training System Reform (TVET).

Ruddy Salahudin, menyatakan nota kesepahaman ini bentuk upaya pemerintah Indonesia mempercepat peningkatan kualitas SDM melalui institusi Pendidikan Islam. Pihaknya berupaya agar pengembangan vokasi menyentuh institusi pendidikan agama yang jumlahnya banyak dan turut menyumbang tenaga kerja dalam jumlah besar tiap tahunnya.

Nota kesepahaman ini, lanjut Ruddy, meliputi dukungan konsultasi dalam penyusunan regulasi, pelatihan dan pendampingan pengelolaan dan penyelenggaraan pendidikan vokasi, serta penguatan jaringan dengan Dunia Usaha/Dunia Industri dalam rangka peningkatan dan penjaminan mutu pendidikan vokasi di madrasah.

Nota kesepahaman tersebut juga nantinya akan dilaksanakan dalam berbagai kegiatan yang melibatkan Kemenko Perekonomian dan Kementerian Agama dan juga didukung oleh Pemerintah Jerman melalui GIZ dalam Kerangka Kerja TVET System Reform (TSR).

Agenda penadatanganan MoU ini dihadiri banyak pihak. Di antaranya, pemangku kepentingan pendidikan vokasi dari Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Bappenas, Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Perindustrian, Kantor Staf Presiden, KADIN, termasuk pewakilan dari Duta Besar Jerman untuk Indonesia dan juga GIZ sebagai representatif mitra kerjasama pengembangan vokasi Indonesia-Jerman.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2TNrMjb
April 01, 2019 at 08:05PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2TNrMjb
via IFTTT

Sunday, March 31, 2019

BMP Gelar Bazar Murah di Jaksel

Bazar murah ini merupakan upaya membantu masyarakat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Relawan Bunda Merah Putih (BMP) menggelar bazar murah di Jalan Tebet Barat Raya, Trijaya III, Jakarta Selatan, Ahad (31/3). Bazar tersebut di antaranya menjual beras, mie instan, biskuit, gula, kopi, minyak berkualitas dengan harga yang terjangkau masyarakat.

Ketua Umum BMP, Angela Brigita, mengatakan apa yang dilakukannya untuk membantu masyarakat sekaligus menyampaikan sejumlah pencapaian kerja Jokowi dalam memimpin Indonesia. Dengan demikian, juga mampu mengklarifikasi dan melawan kampanye negatif, ujaran kebencian dan hoaks yang disebarkan pihak tidak bertanggungjawab.

“Ini bentuk kepedulian BMP kepada masyarakat. Kita tahu banyak masyarakat yang perlu dibantu. Ini salah satu cara membantu mereka,” katanya di lokasi. Kegiatan ini juga disertai dengan memberikan sumbangan bedug dan 100 Alquran untuk Musala Al Muhajirin di kawasan tersebut.

Lebih jauh disampaikan Gita- sapaan Angela Brigita- kegiatan serupa juga telah dilakukan di beberapa wilayah. Masing-masing wilayah,  yakni Cengkareng Timur (Jakarta Barat), Kampung Dukuh (Jakarta Timur), Poris (Tanggerang), Pasar Minggu (Jakarta Timur), Cilandak (Jakarta selatan), Jagakarsa (Jakarta Selatan), Ulujami (Jaksel), Pademangan Timur (Jakarta Utara), Lodan (Jakarta Utara), Petukangan (Jakut), Rawa Bokor ( Tanggerang), Pondok Pucung, Bintaro, Tangsel.

“Nantinya akan sering dilakukan oleh BMP, terutama ditujukan bagi warga yang kurang beruntung dengan harga terjangkau,” katanya dalam siaran persnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2CMeP3g
March 31, 2019 at 08:05PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2CMeP3g
via IFTTT

Tuesday, March 26, 2019

Surat Suara tak Pakai Template Sulitkan Pemilih Disabilitas

Saat simulasi pemilu terungkap suray suara pakai template hanya untuk pilpres saja.

REPUBLIKA.CO.ID, CIMAHI -- Penyandang disabilitas netra yang tergabung di Perhimpunan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kota Cimahi mengeluhkan tidak adanya template untuk jenis surat suara DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi Jawa Barat dan DPRD Kota Cimahi. Kondisi tersebut membuat mereka kesulitan untuk mencoblos.

Berdasarkan keterangan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cimahi, fasilitas template untuk penyandang disabilitas netra hanya untuk surat suara pemilihan presiden. Sedangkan untuk empat jenis surat suara lainnya tidak difasilitasi template.

Salah seorang penyandang disabilitas netra, Saepudin (51) mengaku bersyukur terdapat sosialisasi tata cara pencoblosan ditunjang alat peraga. Namun begitu, ketiadaan template untuk empat jenis surat suara akan menghambat dan menjadi kendala saat mencoblos.

"Ketika tidak ada template (pemilihan yang lalu-lalu), kita pernah mengalami hambatan dan jadi kendala juga," ujarnya ditemui di SLB A Negeri Cimahi, Selasa (26/3).

Ketiadaan template dan banyaknya pilihan calon legislatif, membuat dia tetap akan mencoblos. Namun, hasilnya siapa yang tercoblos tergantung keberuntungan. "Ketika DPR banyak pilihan, ketika tidak ada template. Untung-untungan saja nyoblos, siapa yang (terkena coblos di tengah dalam kotak)," katanya.

Ia mengaku sejauh ini tidak ada calon legislatif yang berbicara atau ngobrol dengan para penyandang disabilitas. Oleh karena itu, diharapkan template untuk jenis surat suara lainnya bisa diadakan oleh KPU. "Tidak ada template sangat disayangkan," katanya.

Saepudin pun menolak didampingi saat mencoblos. Sebab pada saat zaman orde baru, ia mengaku didampingi saat mencoblos dan dibilik suara diarahkan untuk mencoblos pilihan tertentu. "Pas reformasi sendiri waktu milih paling dianter ke bilik suara," katanya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2JFUJxK
March 26, 2019 at 08:05PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2JFUJxK
via IFTTT

Friday, March 15, 2019

Tiga Tantangan yang Dihadapi IMM di Era Globalisasi

Tantangan utama adalah pergeseran informasi yang sangat cepat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dihadapkan pada tiga tantangan dalam menjalankan perannya dalam gerakan pembaruan.

Asisten Staf Khusus Presiden Bidang Keagamaan Internasional, Pradana Boy ZTF, mengatakan tantangan yang pertama adalah pergerakan manusia yang semakin cepat. 

Gerak tersebut, kata Pradana, diakibatkan proses globalisasi, maupun kesepakatan politik antarnegara yang mempermudah warganya untuk saling berkunjung. 

Dia menjelaskan, tantangan yang kedua yaitu pergerakan modal, dan terakhir pertumbuhan media. Pertumbuhan media yang memproduksi banyak informasi itu tidak dialami generasi sebelumnya. Berbeda dengan generasi sekarang yang begitu mudah menerima informasi. 

"Manusia bingung karena terlalu banyak menerima informasi," kata Pradana pada malam refleksi Milad IMM ke-55 di Madrasah Muallimin Yogyakarta, Kamis (14/3) malam. 

Maka dari itu, kata dia, dalam ketiga konteks inilah IMM dan generasi muda perlu mengambil peran dan merumuskan seperti apa bentuknya pembaruan ke depan.

"Di samping mengacu pada landasan normatif (nilai agama dan teladan KH. Ahamd Dahlan), tetapi juga mengacu pada perkembangan di masyarakat," kata Pradana memberi tips pada hadirin dalam mengambil peran.  

Milad ke-55 IMM yang diselenggarakan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) IMM Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ini dihadiri 203 peserta yang datang dari daerah  Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jatim (Malang, Surabaya). 

IMM mengundang Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nasir dan Asisten Staf Khusus Presiden Bidang Keagamaan Internasional Pradana Boy ZTF menjadi pembicara. 

Acara sederhana ini ditutup doa bersama dan pemotongan tumpeng oleh Ketua Umum Muhammasdiyah. Doa dan potong tumpeng dilakukan sebagai bentuk rasa syukur atas eksistensi IMM selama 55 tahun. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2HzTAFc
March 15, 2019 at 08:05PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2HzTAFc
via IFTTT

Kelola Wakaf Produktif, Sinergi Foundation Terus Inovasi

Sinergi Foundation berencana meluncurkan platform 'e-commerce'.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebagai suatu lembaga pemberdayaan berbasis wakaf produktif, Sinergi Foundation terus berinovasi dalam mengelola wakaf produktif. Hal itu disampaikan CEO Sinergi Foundation, Asep Irawan. Dia mengungkapkan, pada tahun ini pihaknya berencana meluncurkan platform e-commerce.

"Potensi wakaf yang luar biasa harus kita kembangkan. Kita harus sesuaikan pula dengan perkembangan zaman," ujar CEO Sinergi Foundation Asep Irawan saat ditemui Republika.co.id di sela-sela acara Seminar Bank Aset Wakaf di Jakarta, Jumat (15/3).

Banyak kalangan yang bergerak di dunia perwakafan telah memanfaatkan era digital. Atas dasar itu, lembaganya turut bersinergi untuk mengeluarkan platform digital.

"Kami sedang siapkan platform yang diharapkan bisa seperti Bukalapak, Tokopedia, dan lainnya," kata Asep. Sayangnya ia masih engga menuturkan lebih detail mengenai platform tersebut.

Asep berharap, terobosan itu bisa diluncurkan sebelum bulan Ramadhan tahun ini. Investasi atau modal untuk membangun platform itu menggunakan dana wakaf. Kemudian hasilnya nanti disalurkan ke penerima manfaat wakaf (maufuq'alaih) lewat berbagai program sosial yang dimiliki Sinergi Foundation.

Dia menyebutkan, Sinergi Foundation telah memiliki beberapa program sosial di antaranya pendidikan gratis untuk semua kalangan. Kebutuhan anggarannya di tahun ketujuh nanti sebesar Rp 3,5 miliar. Saat ini baru masuk tahun kedua, sehingga kebutuhan anggarannya sekitar Rp 900 juta.

"Semua program kita ditopang dari hasil usaha wakaf. Kita punya beberapa usaha baik di bidang kuliner seperti Rumah Makan Ampera, lalu properti syariah, dan lainnya," jelas Asep.

Dirinya menjelaskan, dana wakaf boleh digunakan untuk usaha. Sepanjang usahanya berhasil syariah, tidak bertentangan dengan Islam, serta seluruh keuntungannya dimanfaatkan oleh para mauquf'alaih.

Hanya saja ia tidak memungkiri, saat ini belum banyak lembaga nazhir yang bisa mengelola wakaf produktif seperti itu. "Memang di Indonesia ini, paradigma masyarakat tentang wakaf produktif masih kecil. Mereka kebanyakan mindset-nya, dana wakaf digunakan untuk sosial seperti pembangunan masjid," katanya.

Maka dari itu, perlu adanya edukasi supaya masyarakat lebih paham kalau dana wakaf tidak harus digunakan untuk pembangunan masjid. Melainkan bisa dipakai untuk mendirikan usaha apa pun sepanjang bersifat syariah.

"Kalau kita berbisnia dari modal dana wakaf, multiplier efeknya luar biasa. Contoh, Rumah Makan Ampera memiliki 37 karyawan, belum lagi bicara supplier. Itu puluhan ribu orang bisa terlibat dalam bisnis tersebut," tegas Asep.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2HjSL40
March 15, 2019 at 08:05PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2HjSL40
via IFTTT

Thursday, February 14, 2019

Geser Valentine, Festival Ghifari SMA 4 Bandung Diapresiasi

Kegiatan ini bentuk mengisi religiusitas siswa di tengah serangan budaya luar.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG— Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, mengapresiasi para siswa-siswi SMUN 4 Bandung yang menggelar Festival Keagamaan di hari yang bertepatan dengan tradisi valentine.

Festival Keagamaan yang bertajuk Festival Ghifari ini memiliki beragam kegiatan seperti lomba Islami, fashion show busana Muslim, bakti sosial hingga kewirausahaan. 

Kegiatan ini bertujuan untuk pembentukan karakter siswa bahwa ada kegiatan yang lebih positif ketimbang merayakan hari kasih sayang yang merupakan budaya luar.

"Saya menyambut baik Festival Ghifari ini sebagai pengalihan jadi mereka disibukkan dengan kegiatan keagamaan ini," ujar Wagub Uu usai membuka Fstival Ghifari, di kampus SMUN 4 Jalan Gardujati Bandung, Kamis (14/2).

Wagub berharap, hal serupa diadakan di semua sekolah di Jabar. Karena, para siswa harus memiliki moral dan akhlak hebat yang diutamakan dalam hidup.

"Saya bangga anak-anak di sini nuansa religiusnya sudah terasa sangat kental. Ini yang kami harapkan, memiliki moral dan akhlak yang hebat," katanya.

Menurut Uu, sepintar apapun siswa di sekolah, pendidikan ukhrowi tidak boleh ditinggalkan. Sebab aspek ukhrawi atau pendidikan akhlak yang bersumber pada syar'i adalah hal yang paling utama.

Namun siswa juga tetap harus mengikuti perkembangan dunia yang mana kini memasuki era 4.0 atau dunia cyber. Artinya kehidupan dunia semakin cepat berubah yang bila tidak mengikuti perkembangannya akan tergilas dengan sendirinya.

"Saya berharap disamping belajar ilmu duniawi ilmu ukhrowi jangan ditinggalkan. Makanya visi kami Jabar juara lahir," katanya.

Dalam kesempatan itu, Wagub Uu juga meresmikan Perpustakaan Audio Book dan Digital (PADI) milik SMUN 4.  

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2X3dSwb
February 14, 2019 at 08:05PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2X3dSwb
via IFTTT

Sunday, February 3, 2019

Kementan Galakkan Program Serasi di Kalimantan Selatan

Asosiasi bawang merah diminta memperluas akses pemasaran salah satunya dengan ekspor.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tahun ini Kementerian Pertanian mulai menggalakkan program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani (Serasi) di enam provinsi, di antaranya Kalimantan Selatan. Program ini sesuai arahan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, bahwa lahan rawa merupakan solusi pangan nasional.

"Karena itu, kita harus garap lahan rawa, tanami padi, sayuran, itik, dan ikan untuk sejahterakan petani. Pembangunan hortikultura tidak hanya terkonsentrasi di Pulau Jawa, tetapi juga di luar Jawa,” kata Amran.

Menindaklanjuti hal tersebut, Direktorat Jenderal Hortikultura melalui Program Pengembangan Kawasan Aneka Cabai dan Bawang Merah gencar menumbuhkan sentra baru di seluruh Indonesia, termasuk di lahan rawa Kalimantan Selatan. Kebutuhan bawang merah yang selama ini didatangkan dari Pulau Jawa , NTB dan Sulawesi Selatan mulai didorong untuk diproduksi sendiri.

Direktur Jenderal Hortikultura Kementan, Suwandi menyatakan, pihaknya akan terus mendorong petani luar Jawa untuk terus menanam.  Asosiasi bawang merah diminta memperluas akses pemasaran salah satunya dengan ekspor.

Suwandi menambahkan, bawang merah varietas Tajuk dan Super Philip yang dihasilkan petani Tapin, meski di lahan bekas rawa, secara spesifikasi memenuhi standard ekspor. “Selain mendapatkan harga yang lebih baik, ekspor bawang merah akan memacu petani memperbaiki cara budidayanya agar produknya bisa bersaing,” ujarnya.

Kalimantan Selatan mulai tumbuh menjadi sentra baru sayuran. Kelompok Tani Ngudi Rahayu Kelurahan Syamsudin Noor, Landasan Ulin, Kota Banjarbaru yang diketuai Sargim bertanam sayuran di lahan seluas 31 hektare.

Pada umumnya petani setempat menanam cabai rawit merah dan keriting dengan tomat secara tumpang sari secara terus menerus. Kini mulai menanam bawang merah. Sargim bersama kelompoknya sudah melakukan tindakan pengendalian OPT secara pre emtif yang diikuti pengendalian secara responsif seperti yang dianjurkan oleh petugas lapang setempat.

“Kenyataannya hasil panen cabai setengah ton per minggu dari KT Ngudi Rahayu dapat mencukupi kebutuhan masyarakat setempat bahkan sebagian dipasarkan ke Banjarmasin,” ungkap Sargim.

Anggota kelompok tani Ngudi Rahay , Surono mengatakan, ia sudah mulai menanam bawang merah di lahan seluas 1000 m2 dengan bibit 35 kg varietas Super Philip dari Probolinggo.

"Saya baru saja panen sebanyak 3 kuintal bulan Desember lalu. Hal ini menambah keyakinan menanam hortikultura khususnya cabai dan bawang merah cukup menguntungkan untuk menambah penghasilan,” kaya Surono.

Kasubdit Pengendalian OPT Sayuran dan Biofarmaka, Nadra Illiyana menjelaskan, serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) dapat menurunkan hasil dan kualitas produksi pertanian. "Penggunaan pestisida kimia yang tidak tepat akan berdampak terganggunya ekosistem, akibatnya terdapat residu pestisida pada produk yang dikonsumsi," jelasnya.

Sementara itu kendala saat tingginya curah hujan adalah serangan patogen penyakit. Dijelaskan pula pada musim hujan bisa terus berbudidaya bawang merah yaitu dengan inovasi teknologi menggunakan metode sungkup plastik atau yang dikenal dengan rain shelter di samping  melakukan pengendalian OPT ramah lingkungan.

Produksi yang terjaga dapat menekan kehilangan hasil akibat serangan OPT, sehingga mutu hasil terjamin, daya saing yang tinggi dan aman dikonsumsi. Diharapkan ke depan petani Kalsel dapat mencukupi kebutuhan pasarnya sendiri,  sehingga sayuran seperti cabai, tomat dan bawang merah tak perlu lagi didatangkan dari luar.

Direktur Perlindungan Hortikultura, Sri Wijayanti Yusuf, dalam kesempatan terpisah menyatakan, Kementan meminta  semua BPTPH untuk mengawal petani melaksanakan pengendalian OPT secara preventif dengan memanfaatkan bahan pengendali OPT ramah lingkungan yang sudah banyak dihasilkan oleh Laboratorium Pengamatan Hama dan Penyakit (LPHP).

“Serta memonitor secara intensif pertanaman hortikultura. Sehingga gangguan OPT tidak mengganggu produksi dan mutu produk hortikultura,” tuturnya

Ditjen Hortikultura mendorong petani menerapkan budidaya ramah lingkungan, dengan mengaplikasikan lebih banyak bahan organik dan bahan pengendali biologi, mulai dari persiapan lahan, pemeliharaan, sampai pasca panen.

“Semoga dengan kegigihan petani sayuran di lahan rawa, dapat menghasilkan sayuran yang sehat dan aman konsumsi serta meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan mereka,” ujarnya mengakhiri.

 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Smx3S1
February 03, 2019 at 08:05PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Smx3S1
via IFTTT

Friday, January 18, 2019

Kementan: Kondisi Harga Pangan Strategis Stabil dan Aman

Sstok beras di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) mencapai 61.613 ton.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kondisi harga dan pasokan pangan strategis secara nasional dalam keadaan stabil dan aman. Hal tersebut disampaikan Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian Risfaheri, Jumat (18/1).

Menurutnya, stok beras di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) mencapai 61.613 ton. Stok sebanyak itu sangat jauh diatas stok normal yang hanya 25 sampai dengan 30 ribu ton.

"Sekali lagi, stok beras sangat stabil dan aman," tegas Risfaheri.

Ia mengatakan, untuk saat ini harga beras medium jenis IR 64 III menyentuh angka Rp 8.500 per kilogram (kg). Harga tersebut bahkan cendrung mengalami penurunan karena hanya 57,39 persen dari harga rata-rata pasokan.

Kemudian harga beras cianjur juga turun sebesar 0,36 persen atau dengan nominal Rp 13.650 per kg.

"Lalu ada beras saigon bandung yang turun di angka 0,4 persen atau mencapai Rp 12 ribu per kg," katanya.

Meski sebagian besar harga beras turun, namun ada juga yang mengalami kenaikan. Ia melanjutkan, kenaikan tersebut terjadi pada jenis IR-42 yang mencapai 0,41 persen atau dengan nominal Rp 12.225 per kg. Namun diakui Risfaheri, kenaikan ini masih dalam batas wajar alias normal.

Harga tersebut normal karena rata-rata beras medium di wilayah DKI mencapai Rp 9.448 per kg.

"Jika dibandingkan sebelumnya, harga ini turun sebesar 0,62 persen," ujar dia.

Harga terendah di Pasar Cijantung mencapai Rp 8.200 per kg dengan harga tertinggi mencapai Rp 11 ribu per kg.

Selain beras, penurunan harga juga terjadi pada rata-rata harga cabai rawit merah kriting yang mencapai Rp 20.019 per kg atau turun 0,76 persen. Harga tersebut bahkan masih ada kemungkinan menyentuh Rp 18 ribu per kg atau 31,53 persen.

"Rata-rata harga cabai merah keriting Tk di 113 Kabupaten dan Kota per Januari 2019 sangat stabil. Harga di bawah HAP Rp 18 ribu per kg sebanyak 66,37 persen, harga di antara kisaran Rp 18 ribu per kg," ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2FB1VrU
January 18, 2019 at 08:05PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2FB1VrU
via IFTTT

Wednesday, January 16, 2019

Sering Konsumsi Makanan Cepat Saji Sebabkan Obesitas

Pola konsumsi masyarakat merupakan tantangan dalam pengendalian obesitas.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Gizi Masyarakat Kementerian Kesehatan Doddy Izwardy mengatakan terlalu sering mengonsumsi makanan cepat saji dan makanan olahan merupakan faktor yang sangat memengaruhi kondisi kelebihan berat badan atau obesitas. Makanan cepat saji dan makanan olahan memiliki kadar gula, garam, dan lemak tinggi.

Doddy mengatakan pola konsumsi masyarakat terhadap makanan cepat saji dan olahan dengan kadar gula, garam dan lemak (GGL) tinggi merupakan tantangan dalam pengendalian obesitas. "Tantangan terberat yang kita hadapi adalah makanan olahan yang begitu masif, itu yang tidak bisa kita hadapi," kata Doddy di Jakarta, Rabu (16/1).

Menurut Doddy, saat ini di Indonesia masih lemah dalam hal acuan label pangan yang menginformasikan kandungan GGL tinggi tersebut. Seharusnya, kata Doddy, pola konsumsi masyarakat disesuaikan dengan angka kecukupan gizi dan pedoman gizi seimbang.

Masyarakat juga dianjurkan untuk membaca label kandungan gizi di setiap makanan olahan saat membelinya agar bisa memahami sebatas mana yang harus dikonsumsi. "PP-nya sedang diinisiasi oleh BPOM, kami minta BPOM untuk hati-hati dalam memberikan promosi terhadap makanan-makanan yang tidak bergizi baik, bukan tidak sehat tapi tidak bergizi baik," kata Doddy.

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Anung Sugihantono sebelumnya mengatakan Kemenkes telah mengomunikasikan hal terkait pelabelan pada makanan dengan kadar GGL tinggi. Namun, pembahasan tersebut, yang berkaitan dengan Kementerian Perindustrian dan Kementerian Perdagangan, belum membuahkan hasil dalam pelabelan tersebut.

Kemenkes memberikan usul untuk melabeli makanan dengan kadar GGL tinggi dengan logo merah agar masyarakat sendiri. Khususnya, penderita penyakit hipertensi dan diabetes, bisa menghindari makanan olahan tinggi gula garam dan lemak.

Doddy menegaskan kasus obesitas ini erat kaitannya dengan kasus penyakit tidak menular yang juga jumlahnya semakin meningkat di Indonesia dari tahun ke tahun.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2AR7m27
January 16, 2019 at 08:05PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2AR7m27
via IFTTT