Pages

Showing posts with label March 15. Show all posts
Showing posts with label March 15. Show all posts

Friday, March 15, 2019

Tiba di KPK, Romi Sembunyi di Balik Badan Penyidik

Ketum PPP Romahurmuziy terjaring operasi tangkap tangan KPK di Jawa Timur.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum PPP M Romahurmuziy atau yang akrab dipanggil Romi akhirnya tiba di Gedung KPK Jakarta sekitar pukul 20.15 WIB. Sebelumnya, ia bersama empat orang lainnya tertangkap tangan oleh tim penidakan KPK di Surabaya, Jawa Timur pada Jumat (15/3) pagi.

Pantauan Republika, saat tiba di Gedung KPK, Romi mengenakan pakaian yang serba tertutup mulai dari jaket berwarna hitam, topi, kacamata hitam serta masker wajah untuk menutupi wajahnya. Romi juga tampak tak ingin wajahnya terlihat oleh awak media sehingga saat turun dari mobil ia berusaha bersembunyi di balik badan penyidik KPK.

Selain Romi, tim penindakan KPK juga membawa lima orang lainnya. Mereka terdiri dari sejumlah unsur, yakni staf anggota DPR RI, pejabat Kemenag dan pihak swasta. Romi dan lainnya ditangkap saat sedang melakukan transaksi suap di Jawa Timur. Diduga mereka melakukan suap terkait jual beli jabatan di Kementerian Agama baik di pusat ataupun di daerah.

Dalam operasi senyap tersebut, tim KPK juga mengamankan sejumlah uang dengan pecahan seratus ribu rupiah. Uang itu diduga bagian suap atau fee atas pengaturan jabatan tersebut.

Saat ini, KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum dari mereka. Detail ihwal kasus ini akan diumumkan pimpinan KPK dalam konferensi pers yang bakal digelar malam ini ini atau besok pagi.

Ketua KPK Agus Rahardjo mengungkapkan pihaknya telah lama menyelidiki dugaan transaksi terkait pengisian jabatan di Kementerian Agama (Kemenag) yang diduga melibatkan Romi. "Sudah lama. Sudah lama (intai Romahurmuziy)," kata Agus di Gedung KPK Jakarta, Jumat (15/3).

Agus mengatakan, penyelidikan kasus ini tidak sampai satu tahun. Penguatan ini, kata Agus dilakukan KPK setelah mendapat laporan dari masyarakat. Dari proses verifikasi dan pemeriksaan KPK menemukan adanya alat bukti permulaan.

Bahkan, Agus mengungkapkan, dari proses identifikasi sementara, KPK menemukan adanya dugaan transaksi terkait jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama yang diduga melibatkan Romi telah terjadi berulang kali.

"Yang perlu dicatat itu bukan pemberian yang pertama karena sebelumnya juga yang bersangkutan pernah memberikan," ujarnya.

Romi dan empat orang lainnya diamankan KPK di Jawa Timur. Kelimanya diduga melakukan suap terkait jual beli jabatan di Kementerian Agama baik di pusat ataupun di daerah.

Selain menangkap kelimanya, tim KPK juga mengamankan sejumlah uang dengan pecahan seratus ribu rupiah. Uang itu diduga bagian suap atau fee atas pengaturan jabatan tersebut.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2F6BCY3
March 15, 2019 at 09:02PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2F6BCY3
via IFTTT

Instruksi Pemerintah Indonesia Pascateror di Selandia Baru

Wakil Presiden Jusuf Kalla

Foto: Republika TV/Fauziah Mursid
EMBED
Wakil Presiden Jusuf Kalla mengutuk keras aksi penembakan yang terjadi di dua masjid.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Wakil Presiden Jusuf Kalla mengutuk keras aksi penembakan yang terjadi di dua masjid di Selandia Baru.

Terkait adanya WNI yang berada di dalam masjid, JK pun telah menginstruksikan kepada Kementrian Luar Negeri untuk melacak dan mencari tau kondisi WNI tersebut.

JK pun mengimbau kepada WNI lainnya yang tengah berada di New Zealand untuk tetap berhati-hati.

Berikut video lengkapnya.

Videografer | Fauziah Mursid     Video Editor | Wisnu Aji Prasetiyo

Dapatkan Update Berita Republika

TERPOPULER

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2TECblX
March 15, 2019 at 09:01PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2TECblX
via IFTTT

Profesi Amil Ziswaf yang Kurang Diminati Generasi Muda

Potensi wakaf besar namun harus dikelola amil dengan SDM unggul.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Profesi amil dalam lembaga pengola zakat, infak, sedekah, dan wakaf merupakan profesi pilihan dan bukan pelarian. Kendati demikian, diakui minat para sarjana terhadap profesi ini masih kecil.  

"Maka itu seharusnya menjadi introspeksi buat lembaga wakaf misalnya agar punya attractiveness atau daya tarik supaya orang lulus kuliah mau ke sana," kata CEO Kubik Leadership, Jamil Azzaini, kepada Republika di Jakarta, Jumat, (15/3). 

Lembaga wakaf, kata dia, perlu membangun attractiveness serta memastikan para pengelola wakaf atau nazhir mendapatkan upah layak. Dengan begitu, mereka akan bangga berprofesi sebagai nazhir. 

Lebih lanjut, kata dia, perlu banyak orang kreatif untuk mengelola wakaf. "Para pengelola wakaf harus menjadikan itu aktivitas utama bukan sampingan," tegas Jamil. 

Maka menurutnya, perlu ada pelatihan nazhir secara terstruktur dengan materi yang telah diprogram. 

"Jadi nggak asal-asalan. Perusahaan yang hebat merupakan perusahaan yang mampu mengembangkan SDM-SDM hebat," katanya. 

Baginya pengelola wakaf harus unggul. Ia menjelaskan, unggul berarti memiliki kemampuan lebih dibandingkan SDM yang mengelola perusahaan profesional.   

Nazhir pun harus berani mengambil keputusan, berani membuat terobosan, dan berani ke luar dari program biasanya. 

"Nazhir harus cepat mengambil keputusan sekaligus bermental kolaborasi pula. Hal itu karena, programnya tidak akan bisa dijalankan sendiri," jelas Jamil. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2F3QVAM
March 15, 2019 at 08:47PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2F3QVAM
via IFTTT

In Picture: Peluncuran Rangkaian Kereta Penolong di Stasiun Bandung

Kereta penolong berfungsi untuk evakuasi penumpang dan kereta api.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Petugas Kereta Api Indonesia dan warga beraktivitas didekat rangkaian kereta penolong saat acara peluncuran rangkaian Kereta Penolong di Stasiun Bandung, Kota Bandung, Jumat (15/3).

PT Kereta Api Indonesia resmi meluncurkan satu rangkaian Kereta penolong yang berfungsi untuk evakuasi penumpang dan kru kereta api serta evakuasi sarana kereta.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2THfrSo
March 15, 2019 at 08:46PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2THfrSo
via IFTTT

Perempat Final Liga Champions, MU Tantang Barcelona

Hasil pengundian babak perempat final Liga Champions musim 2019 telah dilakukan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Hasil pengundian babak perempat final Liga Champions musim 2019 telah selesai dilakukan. Ada dua tim dari Liga Primer Inggris yang harus saling berhadapan di babak ini.

Dalam undian yang dilakukan di Nyon, Swiss, Jumat (15/3), Manchester City harus berhadapan dengan Tottenham Hostpur di babak perempat final Liga Champions. Leg pertama akan dimainkan di Stadion Wembley yang merupakan kandang Hotspur, pada 9 April mendatang.

Sementara Manchester United dan Liverpool tidak saling bertemu di babak perempat final. Namun keduanya bisa saling berhadapan jika lolos ke babak semifinal.

Di perempat final, Manchester United akan menghadapi salah satu favorit juara Barcelona FC. Manchester United akan bertindak lebih dulu sebagai tuan rumah pada leg pertama, yang akan dimainkan di Stadion Old Trafford pada 10 April.

Sementara Liverpool akan menghadapi FC Porto. Liverpool akan menjadi tuan rumah lebih dulu di leg pertama yang akan dimainkan di Stadion Anfield pada 9 April mendatang.

Sedangkan tim favorit lainnya Juventus, akan menghadapi kuda hityam Ajax. Tim asal Amsterdam itu akan menjadi tuan rumah di leg pertama melawan Juventus yang akan digelar di Stadion Amesterdam Arena pada 10 April.

Berikut jadwal perempat final Liga Champions musim 2019:

Leg Pertama:

9 April 2019

Liverpool vs Porto

Tottenham Hotspur vs Manchester City

10 April 2019

Ajak vs Juventus

Manchester United vs Barcelona

Leg Kedua:

16 April 2019

Juventus vs Ajax

Barcelona vs Manchester United

17 April 2019

Porto vs Liverpool

Manchester City vs Tottenham Hotspur

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2HmKSuI
March 15, 2019 at 08:45PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2HmKSuI
via IFTTT

Bulog Teruskan Operasi Pasar Beras

Hingga saat ini sebanyak 190 ribu ton CBP telah digelontorkan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Perum Bulog terus melakukan Operasi Pasar (OP) Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di seluruh Indonesia untuk menjaga ketersediaan pasokan dan stabilisasi harga di tingkat konsumen. Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Bulog, Tri Wahyudi Saleh mengatakan, hingga saat ini sebanyak 190 ribu ton CBP telah digelontorkan.

CBP yang digelontorkan tersebut masuk dalam kategori beras medium dengan rata-rata penyaluran harian sekitar 2.000 hingga 3.000 ton. Tri menargetkan, OP CBP ditingkatkan hingga 15 ribu ton per hari ketika nanti akan memasuki masa paceklik.

Meski begitu, Bulog membutuhkan kerja sama lintas lembaga agar operasi pasar yang digelar dapat efektif.  “Keberhasilan menjaga pasokan dan stabilisasi harga akan tercapai kalau dilakukan secara bersama dengan dukungan seluruh pihak. Terutama dari Pemerintah Daerah, Dinas dan Aparat terkait hingga para pelaku pasar,” kata Tri dalam keterangan resmi, Jumat (15/3).

Selain melibatkan pemerintah setempat, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pangan ikut dilibatkan. Selain itu, para pengecer di pasar tradisional, retail modern, hingga jaringan outlet Rumah Pangan Kita diikutsertakan dalam OP CBP.

“Bulog juga bekerjasama dengan Satgas Pangan Polri serta Jajaran Kementerian Perdagangan  untuk melakukan pengawasan dalam pelaksanaan,” ujarnya menambahkan.

Adapun harga beras yang dijual sesuai dengan ketentuan Kementerian Perdagangan. Harga beras dari gudang untuk wilayah Satu (Jawa, Lampung, Sumsel, Sulawesi, NTB, Bali) sebesar Rp 8.100 per kilogram. Di wilayah dua (Sumetera kecuali Lampung dan Sumsel, Kalimantan, NTT) sebesar Rp 8.600 per kilogram dan wilayah tiga (Maluku dan Papua) sebesar Rp. 8.900 per kilogram. Adapun harga jual maksimal di pasar dijual sesuai HET masing-masing wilayah.

Tri mengatakan, saat ini stok beras Bulog secara nasional lebih dari 1,89 Juta ton. Gudang-gudang Bulog di seluruh Indonesia siap menyalurkan stok tersebut bila sewaktu-waktu dibutuhkan. Selain itu, stok tersebut juga siap digunakan untuk menjaga stok saat musim Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Ho5xOU
March 15, 2019 at 08:34PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Ho5xOU
via IFTTT

Jumat Malam, Petugas KPK Geledah Rumah Romi di Condet

Ketum PPP Romahurmuziy terjaring operasi tangkap tangan KPK di Jatim.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Empat orang petugas KPK memasuki rumah Ketua Umum Partai PPP Romarhamuziy atau yang biasa akrab dipanggil Romi di Jalan Batu Ampar III no 4, Condet Jakarta Timur sekitar pukul 20.00, Jumat (15/3). Petugas KPK sebelumnya telah tiba sejak pukul 19.00 WIB menggunakan mobil Kijang Innova warna hitam beserta seorang supir.

Diduga dua orang petugas laki-laki dan dua orang wanita memasuki rumah Romi bermaksud melakukan penggeledahan, setelah sebelumnya sempat tidak diizinkan masuk oleh petugas keamanan rumah Romi. Atas bantuan ketua RT setempat, petugas KPK akhirnya dapat masuk ke dalam rumah. Masing-masing petugas nampak membawa sejumlah tas ransel.

Saat ini, kondisi rumah Romi masih tertutup rapat dan dijaga oleh petugas keamanan dari dalam rumah. Jendela pintu juga masih tertutup kain putih. Hingga berita ini ditulis, belum ada perkembangan lebih jauh terkait pemeriksaan petugas KPK.

Romi tertangkap tangan dalam operasi KPK di Jawa Timur, Jumat (15/3) pagi tadi. Namun hingga malam ini, KPK masih belum menentukan status laki-laki yang akrab disapa Romi itu.

"Sesuai dengan aturan yang ada di KUHAP, maka ada waktu maksimal 24 jam bagi KPK sebelum menentukan status hukum perkara ini dan juga orang-orang yang diamankan," kata Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan, Jumat.

Ketua KPK Agus Rahardjo mengungkapkan pihaknya telah lama menyelidiki dugaan transaksi terkait pengisian jabatan di Kementerian Agama (Kemag) yang diduga melibatkan Romi. "Sudah lama. Sudah lama (intai Romahurmuziy)," kata Agus di Gedung KPK Jakarta, Jumat (15/3).

Agus mengatakan, penyelidikan kasus ini tidak sampai satu tahun. Penguatan ini, kata Agus dilakukan KPK setelah mendapat laporan dari masyarakat. Dari proses verifikasi dan pemeriksaan KPK menemukan adanya alat bukti permulaan.

Bahkan, Agus mengungkapkan, dari proses identifikasi sementara, KPK menemukan adanya dugaan transaksi terkait jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama yang diduga melibatkan Romi telah terjadi berulang kali.

"Yang perlu dicatat itu bukan pemberian yang pertama karena sebelumnya juga yang bersangkutan pernah memberikan," ujarnya.

Romi dan empat orang lainnya diamankan KPK di Jawa Timur. Kelimanya diduga melakukan suap terkait jual beli jabatan di Kementerian Agama baik di pusat ataupun di daerah.

Selain menangkap kelimanya, tim KPK juga mengamankan sejumlah uang dengan pecahan seratus ribu rupiah. Uang itu diduga bagian suap atau fee atas pengaturan jabatan tersebut.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2XY1jma
March 15, 2019 at 08:22PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2XY1jma
via IFTTT

Supaya Profesi 'Nazhir' Kian Diminati

Seorang 'nazhir' sudah sepantasnya mendapatkan upah yang layak.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sumber daya manusia (SDM) yang unggul diperlukan untuk mengelola wakaf, zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Profesionalitas tetap menjadi kata kunci dalam mengelola lembaga yang berkutat pada persoalan keumatan. Hal itu disampaikan CEO Kubik Leadership Jamil Azzaini.

Dalam hal ini, lanjut dia, memang masih ada anggapan, profesi pengelola wakaf (naszhir) kurang diminati lulusan sarjana. Maka dari itu, setiap lembaga wakaf perlu membangun daya tarik serta memastikan nazhir mendapatkan upah yang layak. Dengan begitu, para lulusan sarjana akan bangga bila berprofesi sebagai nazhir.

"Maka itu seharusnya menjadi introspeksi buat lembaga wakaf misalnya agar punya attractiveness atau daya tarik supaya orang lulus kuliah mau ke sana," kata Jamil Azzani kepada Republika.co.id di Jakarta, Jumat, (15/3).

Lebih lanjut, kata dia, perlu banyak orang kreatif untuk mengelola wakaf. Sebab, mengelola wakaf bagi para nazhir semestinya menjadi aktivitas utama, bukan sambilan. Karena itu, perlu ada pelatihan nazhir secara terstruktur dengan materi yang telah diprogram.

"Jadi nggak asal-asalan. Perusahaan yang hebat merupakan perusahaan yang mampu mengembangkan SDM-SDM hebat," katanya.

Baginya pengelola wakaf harus unggul. Ia menjelaskan, unggul berati memiliki kemampuan lebih dibandingkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mengelola perusahaan profesional.

Nazhir pun harus agile yang berarti berani ambil keputusan, berani membuat terobosan, dan berani ke luar dari program biasanya. "Nazhir harus cepat mengambil keputusan sekaligus bermental kolaborasi pula. Hal itu karena, programnya tidak akan bisa dijalankan sendiri," jelas Jamil.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Jgpk4S
March 15, 2019 at 08:22PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Jgpk4S
via IFTTT

In Picture: Pemusatan Latihan Timnas U-23 di Bali

Pemusatan latihan dalam rangka menghhadapi kualifikasi Piala Asia U-23 di Vietnam.

REPUBLIKA.CO.ID, Pemain Timnas U-23 Indonesia melakukan latihan di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Jumat (15/3/2019).

Jelang kualifikasi Piala Asia U-23 di Vietnam, Timnas Indonesia melakukan pemusatan latihan di Bali sekaligus akan uji coba melawan Bali United.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2HjVVVq
March 15, 2019 at 08:16PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2HjVVVq
via IFTTT

Nusantara Bertauhid, Ikhtiar Batin PKB Doakan Pilpres

Kegiatan ini berupa khataman Alquran dari 14 Maret-14 April 2019.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Menjelang Pemilu pada 17 April 2019, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar (Cak Imin) meluncurkan gerakan Nusantara Bertauhid di Masjid Almunawar, Ciganjur, Jakarta, Kamis (15/3) malam. Gerakan ini sebagai wujud keprihatinan atas dinamika sosial dan politik yang terjadi di Tanah Air saat ini. 

Cak Imin melihat sendi-sendi kehidupan kebangsaan, kenegaraan, dan kemasyarakatan mengalami berbagai ujian yang tidak ringan. 

Ancaman hoaks, radikalisme, terorisme, kesenjangan ekonomi dan sosial, pudarnya nilai keagamaan, pergaulan bebas, narkoba, LGBT, perilaku menang sendiri, makin menambah berat perjuangan mewujudkan negara sejahtera, dan makmur lahir batin. 

“Gerakan Nusantara Bertauhid adalah gerakan moral keagamaan yang kami rumuskan sebagai tanggungjawab kami atas situasi mutakhir bangsa, di mana sesama umat Muslim, maupun antara umat beragama dibuat renggang dan diadu-domba oleh fitnah dan hoaks media sosial yang tersetruktur massif. Kami prihatin,” ujar Cak Imin dalam siaran pers yang diterima Republika.co.id, Jumat (15/3). 

Menurut Cak Imin, bangsa ini harus bersama-sama membenahi semua sutuasi tersebut dengan kerja keras. 

Selain itu, sudah sepatutnya juga bersama-sama mengangkat kedua tangan berdoa kepada Allah SWT untuk keselamatan dan kesejahteraan seluruh bangsa Indonesia.  

“Kita harus optimis Pemilu akan terlaksana dengan damai. Umat harus tetap bersatu dalam dukungan yang berbeda. Umat harus tetap akur dalam perbedaan pilihan. Dengan membaca Alquran dan bershalawat, yakinlah Allah akan memberikan pertolongannya kepada bangsa Indonesia," kata Wakil Ketua MPR ini.  

Terkait hal itu, Cak Imin mengajak seluruh umat Islam di Indonesia untuk bergabung dan berpartisipasi membaca dan mengkhatamkan Alquran serta bersalawat secara serentak dalam gerakan Nusantara Bertauhid  yang akan dilaksanakan pada 14 Maret-14 April 2019. 

Acara ini akan dilakukan di seluruh wilayah Indonesia bersama para ulama, kiai, hafiz, qari serta santri, dan masyarakat umum. 

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PKB, M Hanif Dhakiri mengatakan, dengan Nusantara Bertauhid, PKB mengajak kepada seluruh komponen bangsa, terutama umat Muslim melakukan upaya batin untuk menjaga katauhidan dan persatuan. 

“Berdoa agar bangsa Indonesia  selalu bersatu  dalam ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah,” kata Hanif.  

Gerakan Nusantara Bertahuhid, tambahnya, juga dimaksudkan agar Pemilu 17 April 2019 nanti berlangsung aman, damai, jujur, serta menghasilkan pemimpin yang memberikan kerja nyata bagi seluruh bangsa Indonesia.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2HnZrOL
March 15, 2019 at 08:14PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2HnZrOL
via IFTTT

Menkominfo Imbau Masyarakat tak Sebar Video Christchurch

Video penembakan brutal di Christchurch, Selandia Baru, tersebar luas di dunia maya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Rudiantara mengimbau masyarakat untuk tidak menyebar video kekerasan. Imbauan tersebut dikeluarkan melalui cicitan di akun Twitter pribadi Rudiantara (@rudiantara_id), Jumat (15/3).

"Kami mengimbau agar masyarakat tidak ikut menyebarkan video atau tautan terhadap konten kekerasan yang brutal tersebut. Kominfo akan terus memantau dan mengupayakan dengan maksimal penapisannya," tulis Rudiantara.

Imbauan tersebut dikeluarkan setelah adanya peristiwa penembakan di Masjid Al Noor, Christchurch, Selandia Baru. Rudiantara menyatakan, Kominfo sudah berusaha menyaring video rekaman yang tersebar di media sosial.

"Berkaitan dengan tragedi berdarah di Selandia Baru, dengan ini Kominfo menyampaikan, sejak Jumat siang ini telah menapis video rekaman penembakan yang beredar di internet dan media sosial. Sudah sekitar 500 posting yang ditapis dari berbagai platform sampai sore ini," tulis Rudiantara.

Menkominfo telah melakukan kerja sama dengan Facebook, Instagram, Twitter, serta media sosial lainnya. Hal itu dilakukan untuk menapis konten-konten kekerasan tersebut. Selain itu, Kominfo juga bekerja sama dengan instansi pemerintah lainnya untuk mengoptimalkan upaya itu. 

Rudiantara juga menjelaskan, presiden dan wakil presiden telah mengecam peristiwa di Selandia Baru tersebut.

“Indonesia sangat mengecam keras aksi kekerasan seperti ini. Saya juga menyampaikan duka yang mendalam kepada para korban yang ada dari aksi tersebut," ungkap Presiden sebagaimana tertulis di akun Twitter Rudiantara.

Penembakan secara brutal di Masjid Al Noor, Christchurch, Selandia Baru terjadi saat warga Muslim sedang shalat Jumat. Dalam kejadian tersebut, setidaknya 49 orang dikabarkan tewas dan 20 orang lainnya mengalami luka-luka.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2OajBfK
March 15, 2019 at 08:13PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2OajBfK
via IFTTT

In Picture: Suasana Kediaman Ketum PPP Pasca-OTT KPK

REPUBLIKA.CO.ID, Sejumlah kendaraan terparkir di halaman kediaman Ketua Umum PPP Romahurmuziy, di kawasan Kramat Jati, Jakarta, Jumat (15/3/2019).

Suasana di rumah itu tampak sepi pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Ketum PPP Romahurmuziy oleh tim satuan tugas penindakan KPK, di Surabaya, Jawa Timur. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2UCmA2L
March 15, 2019 at 08:09PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2UCmA2L
via IFTTT

Tiga Tantangan yang Dihadapi IMM di Era Globalisasi

Tantangan utama adalah pergeseran informasi yang sangat cepat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dihadapkan pada tiga tantangan dalam menjalankan perannya dalam gerakan pembaruan.

Asisten Staf Khusus Presiden Bidang Keagamaan Internasional, Pradana Boy ZTF, mengatakan tantangan yang pertama adalah pergerakan manusia yang semakin cepat. 

Gerak tersebut, kata Pradana, diakibatkan proses globalisasi, maupun kesepakatan politik antarnegara yang mempermudah warganya untuk saling berkunjung. 

Dia menjelaskan, tantangan yang kedua yaitu pergerakan modal, dan terakhir pertumbuhan media. Pertumbuhan media yang memproduksi banyak informasi itu tidak dialami generasi sebelumnya. Berbeda dengan generasi sekarang yang begitu mudah menerima informasi. 

"Manusia bingung karena terlalu banyak menerima informasi," kata Pradana pada malam refleksi Milad IMM ke-55 di Madrasah Muallimin Yogyakarta, Kamis (14/3) malam. 

Maka dari itu, kata dia, dalam ketiga konteks inilah IMM dan generasi muda perlu mengambil peran dan merumuskan seperti apa bentuknya pembaruan ke depan.

"Di samping mengacu pada landasan normatif (nilai agama dan teladan KH. Ahamd Dahlan), tetapi juga mengacu pada perkembangan di masyarakat," kata Pradana memberi tips pada hadirin dalam mengambil peran.  

Milad ke-55 IMM yang diselenggarakan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) IMM Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ini dihadiri 203 peserta yang datang dari daerah  Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jatim (Malang, Surabaya). 

IMM mengundang Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nasir dan Asisten Staf Khusus Presiden Bidang Keagamaan Internasional Pradana Boy ZTF menjadi pembicara. 

Acara sederhana ini ditutup doa bersama dan pemotongan tumpeng oleh Ketua Umum Muhammasdiyah. Doa dan potong tumpeng dilakukan sebagai bentuk rasa syukur atas eksistensi IMM selama 55 tahun. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2HzTAFc
March 15, 2019 at 08:05PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2HzTAFc
via IFTTT

Kelola Wakaf Produktif, Sinergi Foundation Terus Inovasi

Sinergi Foundation berencana meluncurkan platform 'e-commerce'.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebagai suatu lembaga pemberdayaan berbasis wakaf produktif, Sinergi Foundation terus berinovasi dalam mengelola wakaf produktif. Hal itu disampaikan CEO Sinergi Foundation, Asep Irawan. Dia mengungkapkan, pada tahun ini pihaknya berencana meluncurkan platform e-commerce.

"Potensi wakaf yang luar biasa harus kita kembangkan. Kita harus sesuaikan pula dengan perkembangan zaman," ujar CEO Sinergi Foundation Asep Irawan saat ditemui Republika.co.id di sela-sela acara Seminar Bank Aset Wakaf di Jakarta, Jumat (15/3).

Banyak kalangan yang bergerak di dunia perwakafan telah memanfaatkan era digital. Atas dasar itu, lembaganya turut bersinergi untuk mengeluarkan platform digital.

"Kami sedang siapkan platform yang diharapkan bisa seperti Bukalapak, Tokopedia, dan lainnya," kata Asep. Sayangnya ia masih engga menuturkan lebih detail mengenai platform tersebut.

Asep berharap, terobosan itu bisa diluncurkan sebelum bulan Ramadhan tahun ini. Investasi atau modal untuk membangun platform itu menggunakan dana wakaf. Kemudian hasilnya nanti disalurkan ke penerima manfaat wakaf (maufuq'alaih) lewat berbagai program sosial yang dimiliki Sinergi Foundation.

Dia menyebutkan, Sinergi Foundation telah memiliki beberapa program sosial di antaranya pendidikan gratis untuk semua kalangan. Kebutuhan anggarannya di tahun ketujuh nanti sebesar Rp 3,5 miliar. Saat ini baru masuk tahun kedua, sehingga kebutuhan anggarannya sekitar Rp 900 juta.

"Semua program kita ditopang dari hasil usaha wakaf. Kita punya beberapa usaha baik di bidang kuliner seperti Rumah Makan Ampera, lalu properti syariah, dan lainnya," jelas Asep.

Dirinya menjelaskan, dana wakaf boleh digunakan untuk usaha. Sepanjang usahanya berhasil syariah, tidak bertentangan dengan Islam, serta seluruh keuntungannya dimanfaatkan oleh para mauquf'alaih.

Hanya saja ia tidak memungkiri, saat ini belum banyak lembaga nazhir yang bisa mengelola wakaf produktif seperti itu. "Memang di Indonesia ini, paradigma masyarakat tentang wakaf produktif masih kecil. Mereka kebanyakan mindset-nya, dana wakaf digunakan untuk sosial seperti pembangunan masjid," katanya.

Maka dari itu, perlu adanya edukasi supaya masyarakat lebih paham kalau dana wakaf tidak harus digunakan untuk pembangunan masjid. Melainkan bisa dipakai untuk mendirikan usaha apa pun sepanjang bersifat syariah.

"Kalau kita berbisnia dari modal dana wakaf, multiplier efeknya luar biasa. Contoh, Rumah Makan Ampera memiliki 37 karyawan, belum lagi bicara supplier. Itu puluhan ribu orang bisa terlibat dalam bisnis tersebut," tegas Asep.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2HjSL40
March 15, 2019 at 08:05PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2HjSL40
via IFTTT

Kemenag Bantah Ada Bagi-Bagi Jabatan

Kemenag masih menunggu informasi resmi dari KPK.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Agama (Kemenag) RI masih irit bicara terkait jajarannya di kantor wilayah Jawa Timur (Jatim) yang tertangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kemenag menyatakan masih menunggu penjelasan resmi dari KPK.

Kepala Biro Humas Data dan Informasi Kemenag Mastuki membenarkan informasi yang beredar ihwal salah satu jajarannya di Jawa Timur terciduk KPK. Namun, dia mengaku belum mendapat informasi pejabat yang tertangkap tangan KPK itu berstatus sebagai apa. “Kami menunggu penjelasan resmi dari KPK,” kata Mastuki kepada Republika.co.id, Jumat (15/3).

Dia membantah informasi yang menyebut operasi tangkap tangan (OTT) KPK tersebut berhubungan dengan bagi-bagi jabatan. Sebab, dia menegaskan, pengisian jabatan di kementerian tersebut memiliki aturan dan prosedur.

Kabiro Humas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah mengatakan sebanyak lima orang diamankan saat operasi tangkap tangan yang dilakukan tim penindakan KPK pada Jumat (15/3) pagi di Jawa Timur. Berdasar informasi, dalam tangkap tangan tersebut terdapat petinggi partai Ketua Umum PPP M Romahurmuziy.

Selain Romi, sapaan Romahurmuziy, terdapat empat orang lainnya yang turut diamankan, termasuk pejabat Kementerian Agama.  "Ada dari unsur penyelenggara negara dari DPR RI atau anggota DPR RI, kemudian ada unsur swasta, dan dari unsur pejabat di Kementerian Agama pejabat di daerah ya di Kementerian Agama," kata Jubir Febri di Gedung KPK Jakarta, Jumat (15/3).

Febri mengatakan tangkap tangan kali ini berawal dari laporan akan adanya transaksi yang diduga melibatkan unsur penyelenggara negara. Adapun, transaksi kali ini bukanlah yang pertama. Dalam tangkap tangan kali ini, tim satgas penindakan KPK juga mengamankan uang tunai yang diduga barang bukti suap.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2HzYYbt
March 15, 2019 at 08:04PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2HzYYbt
via IFTTT

Selain Romi, Ini Identitas yang Terjaring OTT KPK

Romi telah diterbangkan dari Bandara Juanda, Sidoarjo sekitar pukul 17.20 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol. Frans Barung Mangera mengungkapkan, Ketua Umum PPP Romahurmuzy beserta rombongan yang terjaring OTT Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah diterbangkan dari Bandara Juanda, Sidoarjo, pada Jumat (15/3) sekitar pukul 17.20 WIB. Selain Romi, di antara yang terjaring OTT KPK adalah Kakanwil Kemenag Prov Jatim Haris Hasanuddin, dan Kadis Kemenag Kabupaten Gresik Muh. Muafaq Wirahadi.

"Benar telah diterbangkan dari Bandara Juanda, Sidoarjo sekitar pukul 17.20 WIB," kata Barung melalui pesan singkatnya, Jumat (15/3).

Adapun rincian kegiatannya, pada pukul 15.20 WIB Romahurmuzy beserta rombongan tiba di bandara juanda international Terminal 1 A dengan pengawalan dari personel KPK. Pukul 15.30 WIB Romahurmuzy beserta rombongan sambil menunggu boarding peswat menunggu di cafe gloria jeans.

Selanjutnya, kata Barung, pada pukul 16.50 WIB Romahurmuzy beserta rombongan memasuki proses boarding mulai masuk pesawat JT 693 tujuan Surabaya-Jakarta. Kemudian, pukul 17.20 WIB Romahurmuzy beserta rombongan take off dari Surabaya menuju Jakarta.

Berikut daftar nama-nama yang tergabung dalam penerbangan tersebut:

1. M. Romahurmuzy ( Ketua Umum PPP)

2. Haris Hasanuddin (Kakanwil Kemenag Prov Jatim)

3. Muh. Muafaq Wirahadi (Kadis Kemenag Kabupaten Gresik)

4. Harun Al Rasyid ( Katim dari KPK)

5. Agtaria Adriana

6. Tieswin Rachwell

7. Condro Raharjo

8. Amin Nuryadi

9. Abdul Wahab

10. M. Sachrun Najib

11. Ni made Dewi

12. Arif N Kuncoro

13. Herdiyanto Prabowo

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2TOdh2v
March 15, 2019 at 07:54PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2TOdh2v
via IFTTT

Darmayanti Lubis Ajak Milenial Jadi Motor Penggerak Kemajuan

Darmayanti meminta milenial bisa menciptakan pekerjaan bukan lagi pencari kerja.

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN -- Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Darmayanti Lubis mengajak kaum millenial Medan menjadi motor perubahan pembangunan bangsa. Ia meminta anak-anak muda jadi bagian dari generasi yang siap dan tangguh dalam menghadapi era globalisasi, dengan cara menciptakan lapangan pekerjaan (job creator) bukan sebagai pencari kerja (job seeker).

Hal itu diungkapkan Darmayanti saat menjadi pembicara dalam acara Dialog Publik “Membangun Generasi Millenial Indonesia Melalui Pendidikan Moral dan Etika" di Aula Universitas Al Washliyah, Medan, Jumat (15/3). Menurut senator Sumatera Utara ini,  mahasiswa saat ini tidak bisa hanya diarahkan menjadi pencari kerja namun harus mampu menjadi pembuka lapangan pekerjaan.

"Karena mahasiswa sebagai kaum millenial saat ini punya tantangan yang besar, bukan sebagai pencari kerja tapi harus berani menciptakan lapangan kerja,“ ucapnya seperti dalam siaran pers.

Menurutnya saat ini lapangan pekerjaan terbatas sedangkan jumlah tenaga kerja terus tumbuh. Sehingga kebutuhan lapangan kerja tidak berbanding lurus dengan jumlah lulusan kerja, hal itu yang akan menimbulkan jumlah pengganguran makin tinggi.

Untuk menghadapi keterbatasan ketersediaan lapangan kerja, Darmayanti mengajak kaum millenial mulai membuka lapangan pekerjaan di sektor kewirausahaan. Idealnya dalam suatu negara, kata Darmayanti, persentase masyarakat yang bergerak di dunia wirausaha adalah dua persen dari jumlah penduduk, karena kewirausahaan adalah motor penggerak ekonomi sebuah negara. Indonesia, menurut Darmayanti masih jauh dari target itu.

Meskipun begitu tren minat generasi muda untuk menjadi wirausaha mengalami kenaikan yang cukup menggembirakan. Darmayanti mencatat khusus untuk industri kreatif, data Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mencatat besarnya potensi ekonomi kreatif untuk berkontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), penyerapan tenaga kerja dan nilai ekspor.

Pada tahun 2013 ekonomi kreatif mampu berkontribusi 7,05 persen terhadap PDB Nasional. Menyerap 11,91 juta tenaga kerja atau 11 persen dari total tenaga  kerja nasional, serta menciptakan 5,4 juta usaha kreatif yang sebagian besar adalah Usaha Kecil Menengah (UKM).

Lebih lanjut, Darmayanti menjelaskan, masalah sumberdaya Indonesia perlu menjadi perhatian semua. Oleh karena itu sudah selayaknya pemerintah dan perguruan tinggi berkemas untuk meregenerasi bibit unggul bangsa.

“Maka menurut kami untuk mendorong ataupun memproduksi generasi penerus, perlu optimalisasi dalam mendudukan pendidikan karakter maupun pendidikan kejuruan atau vokasi bagi generasi kita,” ujarnya.

Dikesempatan yang sama, Darmayanti juga menyoroti peran umat dalam ikut serta membangun bangsa melalui pendidikan yang bertakwa dan bermoral serta beretika. Sehingga generasi millenial yang dihasilkan tidak hanya berwawasan global tetapi memiliki sikap jujur dan bertoleransi terhadap kelompok lain.

“Dalam rangka menjaga keutuhan dan kebesaran umat maka perlu kita bergandengan tangan untuk terus-menerus memberikan spirit dan mendorong terbentuknya karakter bagi generasi bangsa. Sehingga apa yang kita cita-citakan dapat menjadikan yang terbaik bagi umat,“ ujar Wakil Ketua II DPD RI ini.

Acara yang dihadiri seratusan mahasiswa univeritas Al Washliyah ini juga menghadirkan pembicara lainnya yaitu Rektor Universitas Washliyah Medan Jamaludin Marpaung MA, dan Rahmayati, yang mewakili Kakanwil Kemenkumham Provinsi Sumatera Utara.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2O5s57B
March 15, 2019 at 07:52PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2O5s57B
via IFTTT

KPK Bawa Romi ke Jakarta

Total ada lima orang yang dibawa ke Jakarta usai OTT di Jatim.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Kabiro Humas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah mengungkapkan tim penindakan KPK sudah membawa enam orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang melibatkan Ketua Umum PPP M Romahurmuziy atau yang biasa dipanggil Romi dan pejabat Kementerian Agama. KPK sebelumnya menangkap Romi dengan 4 orang lainnya yang terdiri dari sejumlah unsur, salah satunya pejabat Kemenag.

Romi dan lainnya ditangkap saat sedang melakukan transaksi suap. Namun, usai menjalani pemeriksaan awal di Polda Jatim, KPK memutuskan membawa satu orang lain yang diduga terlibat. Sayangnya, Febri tak merinci identitas dan peran orang tersebut.

"Tim KPK sedang dalam perjalanan dari Surabaya ke Jakarta melalui jalur udara, rencana dibawa enam orang ke kantor KPK untuk proses lebih lanjut" kata Febri di Gedung KPK Jakarta, Jumat (15/3).

Romi dan empat orang lainnya ditangkap KPK di Jawa Timur. Kelimanya diduga melakukan suap terkait jual beli jabatan di Kementerian Agama baik di pusat ataupun di daerah.

Selain menangkap kelimanya, tim KPK juga mengamankan sejumlah uang dengan pecahan seratus ribu rupiah. Uang itu diduga bagian suap atau fee atas pengaturan jabatan tersebut.

Saat ini, KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum dari mereka. Detail ihwal kasus ini akan diumumkan pimpinan KPK dalam konferensi pers yang bakal digelar malam ini ini atau besok pagi.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FedELS
March 15, 2019 at 07:52PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FedELS
via IFTTT

Otoritas Nigeria Dorong Calon Jamaah Haji Lunasi BPIH

IHRAM.CO.ID, IKEJA — Pemerintah negara bagian Lagos, Nigeria menetapkan batas waktu pelunasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2019 pada 15 April 2019. Otoritas haji setempat mendesak calon jamaah haji (calhaj) segera menyelesaikan proses pelunasan sebelum batas waktu yang ditetapkan.  

Baca Juga:

Seperti dilansir di Vanguardngr.com pada Jumat (15/3), Dewan Negara merumuskan segala pengaturan selama berada di Tanah Suci. 

Sekretaris Dewan, Ishola Rahman menjelaskan peraturan itu diperlukan untuk membantu kelancaran operasi haji tahun ini. Selain itu, peraturan juga memungkinkan otoritas mendesak calhaj melakukan pelunasan lebih awal. 

Dengan demikian, dewan bisa segera menyelesaikan masalah layanan di Tanah Suci, seperti menyediakan akomodasi standar, tenda berkualitas di Mina, dan fasilitas lain di Arab Saudi. 

Dia mengatakan keterlambatan pembayaran menjadi sebagai penyebab utama kendala di Tanah Suci dalam operasi haji sebelumnya.

Rahman mengatakan, Dewan Kesejahteraan Jamaah Muslim Negara Bagian Lagos siap melayani perekaman data biometrik calhaj. Namun, pelaksanaannya masih menunggu arahan Komisi Haji Nasional Nigeria (NAHCON).

Rahman mengatakan Dewan Negara menyediakan pendidikan persiapan haji pada akhir pekan. Pendidikan itu bertujuan untuk membekali calhaj dengan pengetahuan dasar Islam dan keterampilan untuk melakukan haji.

Berita Terkait

Rahman mengatakan pendidikan persiapan ibadah haji segera dimulai di berbagai sekretariat pemerintah daerah di seluruh negara bagian. Sementara itu, penjualan dan pengajuan formulir ibadah haji masih berlangsung di Dewan Negara.

Selain itu, tes medis juga tengah berlangsung di Rumah Sakit Pendidikan Universitas Negeri Lagos.  

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2ChiyWj
March 15, 2019 at 07:45PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2ChiyWj
via IFTTT

Ikadi Sambut Baik Kesepakatan Kemenag, MUI, dan KPI

Ikadi mengapresiasi kesepakatan terkait dai di siaran televisi itu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) Prof Ahmad Satori Ismail menyambut baik nota kesepahaman antara Kementerian Agama (Kemenag), Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Menurut dia, kerja sama tersebut dapat menjadi langkah baik untuk menghasilkan dai-dai berkompetensi keilmuan di siaran televisi.

"Pada hakekatnya saya setuju selama tidak mengekang dan juga untuk meningkatkan kualitas para dai, kualitas mubaligh dari sisi materi dan penyampaian karena ini penting," kata Ahmad Satori Ismail kepada Republika.co.id, Jumat (15/3).

Satori melanjutkan, pengawasan maupun pemantauan yang dilakukan itu jangan sampai membatasi gerak para dai dalam menyampaikan materi dakwahnya. Sebab, Islam, kata dia, adalah agama yang mencakup yang semua aspek kehidupan sehingga pembahasan materinya pun menyangkut berbagai permasalahan di kalangan masyarakat.

"Jangan sampai, misalnya di di masyarakat ada penyakit perjudian, lalu enggak boleh ngomong, nah hal-hal seperti itu yang tidak diperbolehkan. Kan kita ingin menunjukkan Islam yang sebenarnya dalam menyampaikan ajaran-ajaran untuk mengoreksi kondisi masyarakat," papar dia.

Selain itu, jelas Satori, juga untuk memperbaiki kondisi masyarakat dan meningkatkan kualitas iman masyarakat agar lebih dekat kepada Allah SWT. Namun, kalau ujung-ujungnya membatasi, misalnya ada materi-materi yang dilarang disampaikan, maka ini yang tidak baik.

"Kalau arahnya untuk membatasi, ini enggak boleh, ini enggak boleh, khawatir Islam ini tidak sampai kepada pihak-pihak yang membutuhkan secara baik. Sebetulnya sejak dulu sudah diawasi terus, hanya enggak tahu ini yang sekarang tampaknya ingin lebih lagi dalam masalah ceramah," ungkap dia.

Seputar Dai 'Pemula'

Soal dai pemula yang harus mengikuti proses seleksi dan sertifikasi, Satori menilai, kalau seleksi tersebut dalam artian agar orang yang menyampaikan ceramah di hadapan publik betul-betul punya kompetensi, maka itu menjadi hal yang patut dilakukan. Contohnya, dengan menguji bacaan Alquran beserta makhraj hurufnya.

"Karena khawatir misalnya bacaan Alqurannya enggak benar. Dan juga mengerti agama Islam. Maka memang harus disertifikasi dengan benar. Khawatir juga dasar-dasar tentang keislamannya kurang, metodologinya kurang. Jadi wajar-wajar saja kalau hanya keperluan agar semakin meningkatkan kompetensi dai," ungkap dia.

Satori juga mengingatkan bahwa umat Muslim diperintahkan untuk meningkatkan segala kebaikan, termasuk amalan, perekonomian dan seluruh aspek kehidupan. "Jadi diseleksi untuk layak. Kalau bacaannya belum pas, makhraj hurufnya kurang, pengetahuan keislamannya kurang, kan enggak bagus jadinya," ujarnya.

Sementara itu, Ustaz Muhammad Nur Maulana, yang selama ini berdakwah melalui program televisi "Islam Itu Indah", memandang positif poin-poin dari nota kesepahaman tersebut. Selama ini pun dia mengaku telah bekerjasama dengan Kemenag terkait konten-konten yang akan dibawa ke dalam materi dakwah.

"Kalau kita kan sudah bekerjasama dengan Kemenag, jadi semua konten, semuanya, dilaporin (ke Kemenag). Dari dulu program "Islam Itu Indah" sudah bekerjasama dan diawasi oleh Kemenag, KPI, dan semuanya. Meski ada MoU seperti itu kan kami sudah lebih dulu. Justru kami yang minta diawasi. Aman kok," katanya.

Ustaz Maulana mengatakan, yang terpenting dalam berdakwah di antaranya jangan sampai mrngandung SARA dan hal-hal negatif lainnya. "Kalau saya Alhamdulillah yah, kan kita berada di negara tentu ada aturan-aturannya, dan memang kan jangan sampai kita mengandung SARA dan sebagainya," ucap dia.

Terkait dai pemulu yang perlu diuji dan disertifikasi, Ustaz Maulana menilai hal demikian memang harus dilakukan. Sebab, seorang dai itu mewakili umat Muslim sehingga sudah sepatutnya dai-dai yang muncul di hadapan publik punya kompetensi yang mumpuni di bidang keagamaan.

"Semua kan harus begitu. Bagus, kan (dai itu) mewakili umat. Aman enggak ada masalah. Dan mungkin sebenarnya bukan diseleksi, karena kan kalau di pesantren itu ada pelatihan dakwah, aman kok," imbuh dia.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2UCrJbl
March 15, 2019 at 07:39PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2UCrJbl
via IFTTT