Pages

Showing posts with label March 13. Show all posts
Showing posts with label March 13. Show all posts

Wednesday, March 13, 2019

MRT Jakarta akan Perbaiki Sinyal dan Marka

Keluhannya, sinyal telepon seluler pada saat ratangga melintas di rel bawah tanah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta fase I rute Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia mulai di uji coba publik sejak Senin (12/3). PT MRT Jakarta akan melaksanakan uji coba untuk masyarakat ini hingga 24 Maret 2019 mendatang menuju beroperasi secara resmi.

Berdasarkan uji coba publik pada hari pertama, PT MRT Jakarta akan mengevaluasi sejumlah hal dari masukkan warga yang menjajal MRT. Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta Muhamad Kamaluddin mengatakan, pihaknya kebanyakan menerima keluhan sinyal telepon seluler pada saat ratangga melintas di rel bawah tanah.

"Jadi untuk evaluasi kami kebanyakan mengenai sinyal handphone di bawah masih belum stabil," ujar Kamaluddin saat dihubungi Republika, Rabu (13/3) sore.

Ia mengaku, PT MRT Jakarta telah menyediakan perangkat keras untuk menunjang sinyal telekomunikasi di seluruh area. Akan tetapi, kata Kamaluddin, pihaknya akan meneruskannya dengan bekerja sama dengan operator telekomunikasi.

Selain itu, ia menyebut, masyarakat mengeluhkan terkait kurangnya petunjuk atau marka di area stasiun MRT dan di dalam ratangga. Diantaranya petunjuk ke arah lift, eskalator, maupun tangga manual keluar atau masuk.

Kemudian marka agar para penumpang disiplin dan taat aturan ketika mengakses fasilitas yang ada di MRT. Kamaluddin menuturkan, pihaknya akan menambah petunjuk dan hal-hal apa saja yang dirasa kurang.

Menurut dia, itu lah alasan uji coba publik itu diselenggarakan. Sehingga sebelum beroperasinya MRT Jakarta secara resmi, semua prasarana dan sarana sudah siap seluruhnya.

"Kami sedang persiapkan untuk menambah marka-marka petunjuk. Untuk sinyal juga memang sebetulnya secara hardware sudah siap tingga kerja sama dengan operator teleponnya saja, komunikasinya," kata Kamaluddin.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2F7i7jb
March 13, 2019 at 08:30PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2F7i7jb
via IFTTT

Wisata Religi ke Kotabaru

Makam Guru Cantung termasuk salah satu destinasi wisata religi di Kotabaru.

REPUBLIKA.CO.ID, BANJARMASIN -- Kabupaten Kotabaru menyimpan objek wisata religi atau rohani yang cukup potensial. Salah satunya ialah makam Syekh KH Muhammad Dahlan bin Ahmad Abbas atau yang akrab disapa Guru Cantung.

Makam Guru Cantung selama ini ramai peziarah. Pengunjung datang bukan saja dari warga setempat, tetapi juga dari luar daerah.

"Namun, objek wisata religi itu terkesan masih kurang promosi dan perhatian pemerintah daerah," tutur anggota DPRD Kalimantan Selatan, Surinto, menjawab Antara, Senin.

Surinto mengungkapkan, jalan menuju objek wisata religi tersebut kurang memadai. Anggota Komisi III Bidang Pembangunan dan Infrastruktur DPRD Kalsel dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu berharap agar pemerintah provinsi (Pemprov) setempat membantu peningkatan jalan arah ke makam Guru Gantung.

"Jalan makam Guru Cantung (sekitar 350 kilometer timur Banjarmasin) tersebut tidak sampai satu kilometer dari jalan raya atau jalan utama/trans Kalimantan lintas timur Kalsel menuju Kalimantan Timur (Kaltim)," jelas wakil rakyat asal daerah pemilihan Kalsel VI/Kabupaten Kotabaru dan Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) itu.

Pada masa Hindia Belanda, Cantung merupakan kawasan perkebunan "sahang" (lada/marica). Cantung menjadi bagian dari konsisi perkebunan besar kelapa sawit milik perusahaan swasta.

Selain makam Guru Cantung, di "Bumi Sa-ijaan" Kotabaru atau kabupaten paling timur Kalimantan Selatan itu juga terdapat masjid yang masyarakat anggap mempunyai  karamah, yaitu Masjid Jami' Tamiang Desa Pantai. Lokasinya sekitar 300 kilometer timur Banjarmasin.

Masjid Jami'Tamiang itu berbentuk panggung dan terbuat dari kayu ulin (kayu besi). Pada mimbarnya terukir tulisan "Safar 1323 H" yang berarti usia tempat ibadah kaum Muslim tersebut kini sudah mencapai 117 tahun.

Rancang bangun mimbar Masjid Jami'Tamiang sama dengan yang ada di Masjid Su'ada Aluan Mati/Aluan Sumur (sekitar 171 kilometer utara Banjarmasin) Kecamatan Batu Benawa Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST). Selain itu, ada kesamaan pula dengan rancang bangun atau desain mimbar pada Masjid Al Abrar Titipapan Medan, Sumatra Utara (Sumut).

"Tidak mengherankan, kalau desain ketiga mimbar Masjid Su'ada Aluan Mati/Aluan Sumur, Masjid Jami' Tamiang dan Masjid Al Abrar Titipapan itu ada kesamaan, karena perancangnya orang yang sama pula," ujar zuriah perancang tersebut, Syamsuddin Hasan.

Perancang mimbar ketiga mimbar tersebut adalah almarhum H Muhammad Basyiri. Meninggal dunia tahun 1939, almarhum yang juga seorang ulama dimakamkan di pekuburan Muslim belakang Masjid Al Abrar Titipapan Medan.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2NZ3pxP
March 13, 2019 at 08:29PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2NZ3pxP
via IFTTT

Bersih-Bersih Pemandangan Ibukota dari Foto Caleg

Pemerintah provinsi sigap dalam menertibkan spanduk dan poster liar

Bagi pejalan kaki di wilayah Jakarta, masih mendapatkan trotoar yang layak adalah perjuangan. Apalagi di sekitar wilayah Jalan Warung Buncit. 

Bila sedang untung, pejalan kaki bisa berjalan lenggang kangkung tanpa ada gangguan. Namun seringnya, pejalan kaki terganggu oleh sesama warga dengan beragam profesi. Mulai dari supir angkut, pengojek pangkalan hingga ojek online. 

Nah, jelang Pemilu 2019, pejalan kaki juga terganggu oleh foto-foto caleg yang menempel di sana-sini. Untungnya Pemerintah DKI sigap mencabut beragam spanduk yang ada di sisi jalan.

Disclaimer: Retizen bermakna Republika Netizen. Retizen adalah wadah bagi pembaca Republika.co.id untuk berkumpul dan berbagi informasi mengenai beragam hal. Republika melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda baik dalam dalam bentuk video, tulisan, maupun foto. Video, tulisan, dan foto yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim. Silakan kirimkan video, tulisan dan foto ke retizen@rol.republika.co.id.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2JaVUoI
March 13, 2019 at 08:25PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2JaVUoI
via IFTTT

BNI Syariah Kembangkan Pelatihan Manajemen Masjid Kantoran

Kegiatan bertujuan meningkatkan profesionalitas manajemen masjid di perkantoran.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- BNI Syariah mengembangkan pelatihan manajemen masjid untuk segmen perkantoran dalam program Focus Group Discussion (FGD) "Manajemen Masjid Kantor", Rabu (13/3). Acara pelatihan ini diikuti oleh pengelola masjid yang ada di sejumlah gedung perusahaan.

Kegiatan bertujuan meningkatkan profesionalitas manajemen masjid. Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo berharap acara dapat meningkatkan pengelolaan masjid kantor dalam hal keuangan, organisasi, program dan pengelolaan usaha mandiri masjid.

"Melalui FGD Manajemen Masjid Kantor, kami berharap bisa mencetak takmir-takmir masjid yang profesional yang dapat mengelola masjid kantor secara optimal," kata Abdullah Firman dalam siaran pers yang diterima Republika.co.id.

Acara FGD merupakan acara yang pertama kali dilakukan BNI Syariah dengan mengundang pengurus DKM Masjid Kantor. Sebelumnya BNI Syariah mengadakan Pelatihan Manajemen Masjid secara umum pada tahun 2018, diikuti oleh 2.284 peserta dan 1.256 masjid di 10 kota di Indonesia, yaitu Banda Aceh, Medan, Padang, Jakarta, Solo, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Makassar dan Bandung.

Selain peningkatan kapasitas, acara diharapkan dapat mempererat silaturahim antar DKM masjid perkantoran dan sharing knowledge mengenai pengelolaan masjid. Selain itu, dapat memberikan gambaran secara menyeluruh mengenai manajemen masjid kantor.

"Agar dapat memakmurkan masjid dan lebih jauh lagi mendatangkan keberkahan bagi pengurus masjid dan segenap pegawai," katanya.

Ke depannya, BNI Syariah berencana mengadakan FGD serupa untuk masjid di mal atau pusat perbelanjaan. Pada tahun 2019 Program Pelatihan Manajemen Masjid akan dilaksanakan di 20 kota selama bulan Maret sampai dengan Desember 2019 melibatkan 4.000 peserta dan 2.000 masjid.

Pada pelaksanaan program ini di tahun 2018, BNI Syariah berhasil meningkatkan pertumbuhan jumlah dan volume rekening masjid di seluruh wilayah lokasi pelaksanaan program. Hal ini menopang portofolio DPK BNI Syariah secara keseluruhan di tahun 2018 mencapai Rp 35,50 triliun, tumbuh sebesar 20,82 persen dengan jumlah nasabah mencapai lebih dari tiga juta.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2EZdYNf
March 13, 2019 at 08:20PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2EZdYNf
via IFTTT

Latih Tanding, Timnas Senior Indonesia Tekuk Perth Glory

Timnas menang 3-1 atas klub Perth Glory pada latih tanding pertama.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tim nasional senior Indonesia meraih hasil positif pada latih tanding pertama di Perth Australia. Tim Polesan pelatih Simon McMenemy ini menang 3-1 atas klub Perth Glory pada laga yang digelar di lapangan Litis Stadium, Perth, Rabu (13/3).

Timnas Indonesia sempat kewalahan pada babak pertama laga tersebut, pada menit ke-41 Timnas tertinggal 0-1 melalui aksi Henry Hore yang berhasil membobol gawang Teja Paku Alam. Babak pertama selesai tanpa gol balasan dari Timnas Indonesia.

Indonesia baru merespons di babak kedua dengan membalikkan keadaan menjadi 3-1. Tiga gol bagi Timnas Indonesia itu semuanya diciptakan oleh Rahmat, yakni pada menit ke-67, 81, dan 88.

Di babak pertama, Simon menurunkan skuat dengan penjaga gawang Teja Paku Alam, pemain belakang Yustinus Pae, Otavio Dutra, Fachrudin dan Ruben Sanadi. Sementara pemain tengahnya Zulfiandi, Evan Dimas dan Subo Seto. Adapun lini depannya, Lilipaly, Greg dan Dedik.

Sementara di babak kedua, Simon mengubah komposisi pemain dengan pola 3-4-3. Andritany menggantikan posisi Teja Paku Alam sebagai penjaga gawang. Selain itu pemain belakang diisi oleh Manahati, Ricky Fajrin dan Artur Bonai. Sementara di barisan tengah diisi oleh Rizky Pellu, Zulfiandi, Novri Setiawan dan Andik. Adapun lini depannya ada Rahmat, Spaso dan Febri.

"Kita cukup beruntung dapat lawan bertanding seperti Perht Glory. Mereka bermain sangat cepat. Saya sangat senang dengan pertandingan ini," kata Simon, dilansir dari laman resmi PSSI, Rabu (13/3).

Simon mengaku, pemain sempat kesulitan pada babak pertama. Namun dengan mengganti komposisi pemain, bisa mengembangkan permainan di babak kedua dengan memainkan tempo cepat. "Para pemain juga membuat keputusan yang bagus. Banyak hal positif yang kami dapat dari pertandingan ini," jelas Simon.

Penyerang Timnas Indonesia, Rahmat, yang berhasil mencetak tiga gol pada laga tersebut mengatakan, sangat senang bisa memberikan sumbangan gol. Ini hasil latihan yang cukup baik walaupun masih banyak hal yang harus kita perbaiki. "Kita akan latihan lebih keras lagi," ucapnya.

Sementara itu, Richard Garcia, asisten pelatih Perth Glory mengatakan, pertandingan ini sangat bagus. Dia terkejut dengan penampilan pemain Indonesia yang tampil bagus. "Mereka mampu merespons setelah tertinggal. Ini menunjukkan kualitas tim yang bagus," kata Garcia.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Ty1pT4
March 13, 2019 at 08:19PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Ty1pT4
via IFTTT

BPN Kritik Gaji PNS Naik Jelang Pilpres, TKN: Mereka Cemburu

TKN menilai BPN cemburu atas kebijakan Jokowi yang menyejahterakan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Maruf Amin menanggapi pernyataan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang mengkritik rencana kenaikan gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Aparatur Sipil Negara (ASN). TKN mengatakan, pernyataan yang dilontarkan BPN merupakan sebuah kecemburuan akan kebijakan yang menyejahterakan.

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Johnny G Plate meminta BPN untuk menunjukan program tandingan dibanding iri hati akan kebijakan tersebut. "Pernyataan BPN itu bukan kritik, kalau kritik kami dengarkan tapi ini sikap kecemburuan atas kinerja yang baik karena mereka gagal untuk menampilkan program yang lebih baik," kata Jhonny.

"Memang sebagai presiden dan capres (calon presiden) saat ini tidak boleh ngambil keputusan? Apa pemerintah saat ini nggak boleh ngambil keputusan sampai selesai pemilu?" kata Jhonny melanjutkan.

BPN sebelumnya menyoroti rencana pemerintah menaikan gaji PNS atau ASN sebelum pemilihan presiden (Pilpres) 2019 pada April mendatang menuai pro-kontra. Mereka menilai, kenaikan gaji PNS yang cenderung tidak tepat waktunya ini akan menimbulkan kecurigaan dan keanehan bagi pejawat yang sedang berlaga kembali dalam kontestasi pilpres.

BPN mengatakan, tidak memungkiri kasus ini menjadi keuntungan bagi pejawat dalam hal ini pasangan calon Joko Widodo-Maruf Amin. Mereka melanjutkan, kenaikan gaji PNS jelang pilpres dikhawatirkan sebagai strategi pejawat untuk mendongkrak suara.

Sebelumnya, Juru Bicara TKN Arya Sinulingga juga menjawab kritik terkait THR dan gaji ke-13 PNS yang dipercepat. Arya mengatakan, kebijakan tersebut dilakukan untuk memberikan kesejahteraan bagi para ASN. Dia membantah kebijakan itu sebagai bagian dari politik uang.

"Bukan money politic orang itu gaji orang kok. Money politic itu artinya apa? Bukan haknya tapi diberikan," katanya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2EYU1Ga
March 13, 2019 at 08:15PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2EYU1Ga
via IFTTT

PKB Kumpulkan Seribu Kiai, Mendadak Jokowi Telepon

Pasangan Jokowi-Maruf dinilai memiliki komitmen kuat terhadap kalangan santri.

REPUBLIKA.CO.ID, SALATIGA -- Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terus meningkatkan konsolidasi pemenangan pasangan calon presiden Joko Widodo-KH Maruf Amin. Bertempat di Gedung Pertemuan Kota Salatiga, Selasa (12/3) malam, sedikitnya seribu kiai di Jawa Tengah berkumpul dalam acara Silaturahim Masayikh dan Alumni Pondok Pesantren Lirboyo dan Al Falah Ploso, Kediri.

“Kenapa harus memilih Pak Jokowi dan KH Maruf Amin? Karena pasangan ini yang telah terbukti memiliki komitmen kuat terhadap kalangan santri,” kata Muhaimin Iskandar seperti dalam siaran pers, Rabu (13/3).

Komitmen Jokowi, lanjutnya, ditunjukkan dengan berbagai program yang prosantri, serta menetapkan 22 Oktober sebagai hari Santri Nasional sebagai pengakuan atas jasa para kiai dan ulama dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan serta keutuhan NKRI. Apalagi KH Maruf Amin, menurut Muhaimun, adalah Rais ‘Aam Nahdlatul Ulama”.

Hadir pada acara tersebut sejumlah kyai sepuh, antara lain KH. Abdulloh Kafabihi Mahrus, (Lirboyo, Kediri) KH. Anwar Manshur (Lirboyo), KH. Zainuddin Jazuli Ustman (Al-Falah Ploso), KH. Nurul Huda Jazuli (Al-Falah Ploso), KH. Anwar Iskandar (Al Amin, Kediri) beserta sedikitnya 1000 Alumni kedua Pesantren tersebut. Dari jajaran PKB hadir Sekjen M Hanif Dhakiri, Ketua PKB Jateng KH Yusuf Chudlori serta sejumlah Caleg PKB.

Dalam pidatonya, KH Anwar Iskandar menyampaikan maksud silaturrahim adalah mengajak seluruh masyarakat alumni Pesantren Ploso dan Lirboyo untuk mendukung pasangan calon presiden Joko Widodo-KH Maruf Amin. “Tujuh belas April nanti, luangkan waktu satu menit saja untuk memilih KH Maruf Amin sebagai Wakil Presidennya Bapak Jokowi. Ini adalah dawuh para kyai Ploso dan Lirboyo,” kata KH Anwar Iskandar.

Saat KH Zainuddin Jazuli Ustman memberikan sambutan, tiba-tiba Ketua PKB Jawa Tengah, KH Yusuf Chudlori menghampiri dan mengulurkan telepon. Ternyata, suara di ujung telepon adalah Presiden Joko Widodo yang terdengar melalui load spreaker. “Kami menghaturkan ucapan terima kasih sebesar-besarnya atas seluruh dukungan yang diberikan kepada kami dan kepada KH Maruf Amin,” kata Jokowi melalui sambungan telepon.

Dalam sambutannya, KH Zainuddin Jazuli Ustman menegaskan, para kyai tak hanya meminta kepada santri untuk memilih pasangan Jokowi-Kyai Maruf, tapi juga harus mengembangkan PKB. Karena masalah politik saat ini sama seperti jihad. Jika dulu jihad identik dengan perang, saat ini jihad di Indonesia adalah jihad politik untuk memilih pemimpin yang sesuai dengan akidah Islam ahlussunah wal jamaah.

Penegasan serupa disampaikan oleh KH Abdulloh Kafabihi Mahrus. Menurutnya, Pilpres  bukan kekadar memilih presiden. Tapi memilih pemimpin yang akan menjamin keberlangsungan Islam ahlussunah waljamaah dan NKRI berdasarkan Pancasila.

“Kenapa harus memilih Pak Jokowi dan KH Ma’ruf Amin, karena memperjuangkan Islam ahlussunah waljamaah. Agama dan pemerintahan itu seperti saudara kembar,” tuturnya seperti dikutip dari siaran pers yang diterima Republika.co.id.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2u2R4iO
March 13, 2019 at 08:09PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2u2R4iO
via IFTTT

Ketika Abu Jahal Terperosok Lubang Dalam

Abu Jahal justru terperosok ke dalam jebakannya sendiri.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Abu Jahal merupakan tokoh musyrik Quraisy yang sangat membenci Rasulullah SAW dan dakwah Islam. Dia berupaya mati-matian untuk mempermalukan Nabi Muhammad SAW, baik secara fisik maupun psikis.

Maka muncul ide dari benaknya. Abu Jahal lantas mengumpulkan orang-orang kafir. Mereka dimintanya untuk menjebak Rasulullah SAW agar masuk ke dalam lubang perangkap.

Caranya, Abu Jahal menyiapkan sebuah lubang besar tepat di depan rumahnya. Namun, bagian atas lubang itu ditutup dengan rumput kering dan pasir tipis, supaya tidak tampak jelas. Setiap hari, budaknya disuruh untuk mengawasi lubang jebakan itu. Pesannya lagi: ketika nanti Muhammad (SAW) jatuh terperosok ke dalamnya, maka segera lubang itu ditimbun dengan pasir.

Allah SWT menakdirkan rencana itu gagal. Awalnya, Abu Jahal mengabarkan kepada orang-orang bahwa dirinya terserang sakit parah. Hal itu sampai pada Rasullah SAW. Beliau pun berinisiatif untuk menjenguknya.

Begitu mendekati rumah Abu Jahal, Malaikat Jibril memberitahu beliau tentang keadaan pemuka Quraisy ini. Tenyata, Abu Jahal hanya berpura-pura sakit. Maksudnya tidak lain untuk mencelakakan Rasulullah SAW setibanya di rumahnya.

Nabi SAW kemudian hendak mengurungkan niatnya. Namun, Abu Jahal lebih dahulu menyadari kedatangan Nabi Muhammad SAW dari bilik rumahnya. Ketika melihat Rasul hendak kembali, Abu Jahal segera melompat dari tempat pembaringannya dan bergegas menghampiri.

Saat itulah, dia lupa akan jebakan yang telah dibuatnya. Maka terperosoklah Abu Jahal ke dalam lubang besar itu, yang sesungguhnya telah dipersiapkan sebagai jebakan untuk Rasul SAW.

Orang-orang musyrik yang mendengar teriakan Abu Jahal segera datang. Mereka mengulurkan tali ke dalam lubang besar itu. Namun, tali yang ada terlalu pendek, sehingga tak dapat digapai Abu Jahal.

Ketika tali disambung lagi, keadaannya tidak berubah. Abu Jahal tak dapat menjangkaunya. Begitu tali disambung, Abu Jahal semakin dalam terperosok ke lubang itu. Ini terus berulang.

Karena rasa takut yang sangat, Abu Jahal berseru dari dalam lubang, ''Hai kawan-kawan, susul Muhammad, dan suruh dia datang ke sini. Aku yakin tidak ada yang bisa menyelamatkanku selain dia."

Mereka segera melaksanakan isntruksinya. Rasulullah SAW pun bersedia kembali ke rumah Abu Jahal. Di dekat lubang besar itu, belaiu berkata, "Abu Jahal, pamanku, apabila aku berhasil menyelamatkan paman dari lubang ini, apakah paman bersedia beriman kepada Allah, dan Rasul-Nya?"

"Ya, aku bersedia!" seru Abu Jahal. Rasulullah SAW pun mengulurkan tangannya ke dalam lubang. Tanpa perlu tali, Nabi Muhammad SAW dapat menggapai tangan Abu Jahal dan lalu mengangkatnya keluar.

Setelah berhasil keluar dari dalam lubang itu, dia berkata, ''Muhammad, hebat benar sihirmu.'' Dan dia ingkar terhadap janjinya.

Peristiwa ini sebagai tanda kekuasaan Allah pada diri Rasul saw, dan kemudian beliau bersabda, ''Barang siapa yang menggali lubang untuk mencelakakan saudaranya yang Muslim, maka niscaya ia yang akan terperosok ke dalamnya''.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2VXLFW2
March 13, 2019 at 08:07PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2VXLFW2
via IFTTT

Soal Kurikulum E-Sport, IeSPA: Harus Dipelajari Dulu

Perlu dilakukan kajian bagaimana kurikulum e-sport diterapkan di sekolah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Indonesia Esport Assocation (IeSPA) Eddy Lim menanggapi usulan Kementerian Pemuda dan Olah Raga (Kemenpora) mengenai masuknya e-sport ke kurikulum sekolah. Ia mengatakan perlu dilakukan kajian bagaimana kurikulum itu diterapkan di sekolah. Selain diterapkan di kurikulum, ada juga usulan agar e-sport dijadikan ektrakurikuler saja.

"Sebenarnya semua baik asalkan itu membentuk sumber daya manusia buat industri esport, bukan hanya suruh orang main game," kata dia pada Republika, Rabu (13/3).

Oleh sebab itu, ia menyarankan, agar memasukkan e-sport ke dalam kurikulum tidak sekadar mengajari siswa bermain game, perlu dilakukan pembahasan lebih lanjut. Pemerintah tidak bisa buru-buru memasukan kurikulum tersebut di pembelajaran di sekolah tanpa kajian yang tepat. 

"Setahu saya, yang mengusulkan itu Menpora. Kita mestinya pelajari dulu, kurikulum itu bagaimana. Perlu tahu dulu yang dipelajari seperti apa," kata dia menjelaskan.

Sebelumnya, Menpora Imam Nahrawi mengusulkan agar e-sport menjadi bagian dalam kurikulum di sekolah. Imam menilai, e-sport bukanlah sekadar permainan video namun juga melatih fisik.

Selain itu, e-sport juga dinilai dapat melatih mental pemain. E-sport juga dinilai bisa melatih konsentrasi karena para pemain ditutntut untuk memiliki konsentrasi tinggi selama memainkan permainan.

Sementara itu, pemerintah terus mendorong para pemain gim profesional untuk mengikuti perlombaan. Saat ini, tengah berlangsung Piala Presiden E-sports 2019 yang diselenggarakan oleh Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Kemenpora, Kantor Staf Presiden (KSP), Kementerian Komunikasi dan Informafika (Kemenkominfo), dan IESPL.

Menurut Kepala Bekraf, Triawan Munaf pertandingan ini adalah permintaan dari Presiden Joko Widodo. Pertandingan berlangsung Januari hingga Maret 2019 dan saat ini telah mencapai tahap final.

"Piala Presiden Esports 2019 ini sejalan dengan komitmen Bekraf untuk mengembangkan ekosistem ekraf terutama subsektor aplikasi dan games yang sehat dan inklusif," kata Triawan, dalam keterangan tertulis.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2F8K0rn
March 13, 2019 at 08:06PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2F8K0rn
via IFTTT

Bekraf Perkuat Komunitas Film di Sukabumi

Bekraf mendampingi komunitas film.

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (Bekraf) menggiatkan upaya penguatan komunitas film di daerah. Salah satunya dengan menggelar pendampingan dan penguatan komunitas film daerah melalui komunitas film bergerak (Konfig) kreatif di Kota Sukabumi, Rabu (13/3).

‘’Bekraf melakukan penguatan komunitas film yang ada di daerah,’’ ujar Direktur Hubungan Antar Lembaga Dalam Negeri, Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (Bekraf) Hasan Abud kepada wartawan di sela-sela membuka Konfig Kreatif di Hotel Anugrah Kota Sukabumi. 

Penguatan ini dilakukan baik dari sisi manajemen pengelolan ketika ada festival film di daerah. Targetnya kata Hasan, komunitas film bisa mengelola dengan baik kegiatan festival. Sehingga pengelolaan komunitas film berjalan dengan mandiri.

Intinya lanjut Hasan, kemandirian komunitas film akan diperkuat dan Bekraf akan memfasilitasinya. Ia menilai keberadaan komunitas film di Sukabumi sudah bagus. Selepas kegiatan Konfig maka diharapkan ada dampak semakin kuat.

Kepala Bidang Pariwisata, Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Sukabumi Yudi Yustiawan menambahkan, kegiatan Konfig Kreatid ini akan berdampak positif bagi komunitas film di Sukabumi. ‘’Terutama penambahan ilmu dan wawasan untuk menguatkan komunitas film,’’ kata dia.

Ke depan kata Yudi, komunitas film akan semakin kreatif dalam memproduksi karyanya. Terlebih selama ini kiprah Sukabumi cukup bagus dalam produksi film.

Contohnya kegiatan festival film pendek yang pernah digelar di Kota Sukabumi. Di mana jumlah peserta dalam kegiatan tersebut mencapai ratusan yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Rencananya pada 2019 ini pun Kota Sukabumi akan menggelar festival film pendek pada April 2019.

Yudi menerangkan, pemkot memberikan perhatian khusus pada ekonomi kreatif salah satunya bidang film. Hal ini ditunjukkan dengan dukungan yang diberikan pemerintah daerah dalam pengembangan perfilman di daerah.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2TFMB56
March 13, 2019 at 08:04PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2TFMB56
via IFTTT

RSUD Depok Siap Terima Caleg Stres

Sejumlah kamar perawatan sudah disiapkan pihak rumah sakit untuk caleg stres.

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- RSUD Depok siap menerima para calon legislatif (caleg) yang stres atau depresi karena gagal terpilih menjadi anggota legislatif di Pemilu 2019. Sejumlah kamar perawatan sudah disiapkan pihak rumah sakit.

"Bukan hanya caleg yang gagal tapi seluruh warga Depok yang stres dan depresi pun kita akan terima untuk pengobatan," ujar Humas RSUD Depok Hadi di RSUD Depok, Rabu (13/3).

Hadi menuturkan kalau RSUD Depok belum memiliki tim khusus untuk penanganan caleg stres dan depresi. Namun, pasien stres dan depresi tetap ditangani oleh dokter spesialis kejiawan.

"Untuk mekanisme tetep dari surat keterangan tidak mampu (SKTM), bagi yang tidak mampu yang mau periksa kejiawaannya," terangnya.

Dia menambahkan, sejumlah kamar juga sudah disediakan RSUD Depok untuk menampung caleg dan warga yang alami stres dan depresi. "Kamar untuk pasien stres dan depresi juga disediakan RSUD Depok," pungkas Hadi.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, Novarita mengatakan, pihaknya memang memiliki program untuk menangani penyakit gangguan kejiwaan. "Kami ada program untuk perawatan kesehatan kejiawaan. Jadi, tentunya kami siap melayani para caleg stres," tegasnya.

Data terakhir Dinkes Kota Depok, tercatat ada 3.986 orang yang menderita gangguan jiwa. Paling banyak penderita gangguan jiwa berat mencapai 1.687 orang yang di derita usia produktif di usia 19 tahun hingga 45 tahun.

"Gangguan jiwa terbagi menjadi 10 kasus, dia ntaranya gangguan mental organik, gangguan penggunaan narkoba, skizofrenia dan gangguan psikotik kronik, gangguan psikotik akut, gangguan bipolar, depresif, neurotik, retardasi mental, gangguan jiwa anak dan remaja serta epilepsi," jelas Novarita.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2F0Qwis
March 13, 2019 at 08:02PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2F0Qwis
via IFTTT

Jokowi Bahas Upaya Repatriasi Pengungsi Rohingya

Presiden menerima kunjungan Menteri Luar Negeri Thailand Don Pramudwinai.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima kunjungan Menteri Luar Negeri Thailand Don Pramudwinai di Istana Merdeka, Rabu (13/3) siang. Ada sejumlah isu yang dibahas oleh kedua negara, salah satunya adalah upaya repatriasi pengungsi Rohingya ke Negara Bagian Rakhine, Myanmar.

Presiden menegaskan, ASEAN selaku organisasi bersama oleh bangsa-bangsa di Asia Tenggara harus memfasilitas Myanmar dalam melakukan repatriasi terhadap pengungsi Rohingya.

"Presiden menyampaikan pentingnya keterlibatan ASEAN dalam membantu Myanmar dalam menyiapkan repatriasi yang sukarela, damai, dan bermartabat," ujar Menlu RI Retno Marsudi usai mendampingi Jokowi di Istana Merdeka, Rabu (13/3).

Retno menambahkan, sebelumnya ASEAN sudah mengupayakan membantu proses repatriasi dengan mengirim the preliminary need assessment team (tim penilai kebutuhan awal) ke Myanmar.

Tim ini dikirim berdasarkan hasil pembicaraan negara-negara ASEAN di Singapura pada 2018 lalu. Selepas tim penilai bekerja, maka ASEAN akan melanjutkan dengan mengirim tim komprehensif ke Myanmar.

"Hari ini saya mendapatkan laporan dari lapangan sudah proses briefing di Myanmar. Akan disusul tim komprehensif yang akan tinggal di Myanmar lebih lama lagi," kata Retno.

Sebelum bertemu dengan Presiden, baik Menlu Thailand dan Menlu RI telah lebih dulu melakukan pertemuan di Kementerian Luar Negeri RI. Retno menyebutkan bahwa Indonesia dan Thailand memiliki pandangan yang sama dalam menanganai situasi di Rakhine, termasuk dalam mengupayakan repatriasi.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2TAyfmt
March 13, 2019 at 08:00PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2TAyfmt
via IFTTT

BPN Terharu Melihat Semangat Relawan Menangkan Prabowo-Sandi

Sumbangan yang diterima BPN tidak hanya berupa dana.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Relawan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Ferry Mursydan Baldan mengaku terharu dengan semangat relawan dan masyarakat untuk memenangkan Prabowo-Sandiaga yang begitu besar. Hal itu dibuktikan dengan adanya sumbangan yang tidak hanya berupa dana, tetapi juga berupa baliho dan spanduk untuk menandingi spanduk kubu pejawat.

"Kami terharu melihat semangat ini di jalan-jalan. Ada spanduk yang memang dibuat dengan modal mahal, tapi di sisinya terbentang spanduk rakyat yang mendukung Prabowo-Sandi. Inilah yang disebut gerakan rakyat untuk perubahan," kata Ferry, Rabu (13/3).

"Ini gerakan rakyat. Kami bahkan tidak mengira animo masyarakat untuk memenangkan Prabowo-Sandi begitu tinggi. Insya Allah rakyat yang menghendaki perubahan kepemimpinan akan terkabul," ujar Ferry melanjutkan.

Ferry mengapresiasi setiap usaha dan sumbangan yang diberikan oleh rakyat. Ia mengaku tidak pernah melihat kualitas dari spanduk atau besaran sumbangan yang diberikan. Namun, semangat perjuangan untuk perubahan itu membuat dirinya terharu.

Di media sosial tersebar video maupun foto mengenai kegiatan rakyat di sejumlah daerah yang berinisiatif membuat spanduk tandingan untuk perjuangan Prabowo-Sandi. Salah satunya di kawasan Cijantung, Jakarta Timur. Sekelompok orang mengabadikan kegiatan proses pembuatan spanduk rakyat.

Selain itu, di kawasan Jatinegara, dan terowongan Kasablanka juga tampak bersanding spanduk rakyat yang berusaha menandingi spanduk mahal petahana. "Sekali lagi saya sampaikan, bahwa inilah semangat perubahan yang diinginkan oleh rakyat. Bahasa Pak Prabowo, aroma kemenangan sudah tercium," ucap mantan Menteri Agraria dan Tata Ruang /Kepala Badan Pertanahan Nasional tersebut.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2HwDgVW
March 13, 2019 at 07:56PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2HwDgVW
via IFTTT

Mendes Ajak Milenial Bangun Kawasan Perdesaan

Mendes ajak kaum muda turun langsung ke desa.

REPUBLIKA.CO.ID, BENGKULU -- Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes-PDTT) Eko Putro Sandjojo mengajak kaum muda dan akademisi untuk berkontribusi membangun desa. Salah satunya dengan turun langsung ke desa.

"Turun ke desa, lihat desa wisata, kembangkan. Kalian akan jadi unicorn-unicorn baru. Lihat peluang-peluang, jangan buang waktu untuk mengeluh dan melihat ketidaksempurnaan," katanya saat mengisi kuliah umum di Universitas Bengkulu di Gedung Serbaguna Kantor Gubernur Provinsi Bengkulu, pada Rabu (13/3).

Menurutnya, mahasiswa juga bisa berkontribusi di era digital 4.0 ini, seperti peluang usaha e-commerce. Apalagi, saat ini banyak desa-desa wisata yang menggerakan ekonomi yang bisa dijadikan sebagai salah satu promosi paling cepat dengan menggunakan teknologi internet melalui jejaring media sosial seperti Instagram, Facebook atau portal-portal dari BUMDes.

"Jadi kita memanfaatkan teknologi untuk lebih cepat pertumbuhan ekonomi di desa. Dengan menggunakan teknologi industri 4.0 ini. Kita ada kerja sama dengan Bukalapak, Regopantes dan portal lain (dalam bentuk e-commerce) nah kalian kaum pemuda dan mahasiswa ini bisa melihat peluang itu," ujarnya.

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi memiliki Forum Perguruan Tinggi untuk Desa (Fortides). Saat ini ada 100 universitas yang ikut gabung. Diharapkan forum ini bisa menjadi wadah mahasiswa untuk ikut berkontribusi membangun desa.

Selain memberikan materi kuliah umum, Mendes PDTT juga memberikan pencerahan terkait sikap. Dirinya berharap kaum muda atau mahasiwa bisa memanfaatkan waktunya dengan optimal.

"Kalian bisa jadi apa pun tergantung kalian punya mimpi dan seberapa keras cita-cita itu bisa diwujudkan. Kalian punya energi yang begitu besar tapi bisa redup jika kecewa. Jangan biarkan kita kecewa karena tidak akan semangat lagi untuk cita-cita. Nomor satu, semangat," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Teknik Universitas Bengkulu Gusta Gunawan mengatakan  persoalan pembangunan berkelanjutan masih terus digenjot. Desa-desa tertinggal di Bengkulu mulai berbenah dari Mukomuko hingga Kaur, yang menurutnya tidak terlepas dari peran Kemendes PDTT.

"Perlunya kerja sama antara akademisi, pebisnis, pemerintah, dan komunitas. Harapannya desa tertinggal bisa maju seperti di daerah transmigrasi," katanya.

Acara seminar nasional ini dihadiri dari Universitas Bengkulu (UNIB), Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB), Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA), Universitas Dehasen (UNIVED), SMKN 2 Kota Bengkulu.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Hj8pNf
March 13, 2019 at 07:56PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Hj8pNf
via IFTTT

Ketika Islam Membebaskan Madinah dari Riba

Madinah sebelum kedatangan Islam dikuasai dominasi ekonomi riba.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebelum Rasulullah SAW dan kaum Muhajirin datang, Madinah secara ekonomi dikuasai kaum Yahudi. Para ahl al-Kitab itu terutama dari kabilah-kabilah Khaibar, Nadhir, Quraizhah, dan Qainuqa.

Mereka menguasai lahan-lahan subur, sehingga berperan sentral dalam distribusi hasil pertanian dan perkebunan, termasuk permodalan. Prof Akram D Umari dalam buku Madinan Society at the Time of the Prophet (1999) menegaskan, pusat aktivitas ekonomi kaum Yahudi itu adalah riba.

Karena berbasis riba, mereka mampu menghimpun dana dalam jumlah yang sangat besar. Mereka juga bisa membangun kekuatan senjata, bahkan menjualnya ke banyak kabilah Arab. Pengaruh mereka pun semakin tersohor.

Dalam keadaan itulah, suku-suku non-Yahudi kian rapuh diadu-domba. Sering, isu-isu tertentu melebar menjadi konflik antar-kabilah. Apalagi, masing-masing suku menyimpan fanatisme yang berlebihan, sehingga menganggap kelompoknya jauh lebih baik daripada yang lain.

Sebagai contoh, Kabilah Aus dan Khazraj selalu berperang. Hampir saja negeri Yatsrib (nama sebelum Madinah) hancur lebur.

Sungguh solidaritas sosial di Yastrib bagaikan telur di ujung tanduk, sedikit lagi meluncur ke dalam jurang perpecahan dan kehancuran. Semantara, kabilah-kabilah Yahudi menyaksikan mereka dengan gembira dan kedudukannya kian kokoh.

Maka ketika Islam datang ke Madinah, itulah awal pembebasan suku-suku sekalian dari dominasi Yahudi. Agama ini dengan tegas melarang riba. Lihat misalnya surah al-Baqarah ayat 276, artinya, "Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah.

Perlahan namun pasti, orang-orang Madinah (disebut sebagai kaum Anshar) meninggalkan praktik bisnis ribawi. Mereka tidak mau terus terperangkap dalam utang yang bunganya terus menerus meningkat. Akhirnya, dominasi ekonomi Yahudi pun kian terkikis.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2EX2nOM
March 13, 2019 at 07:54PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2EX2nOM
via IFTTT

7.559 Surat Suara untuk Pemilu di Dumai Rusak

Surat suara yang rusak sudah dipisahkan.

REPUBLIKA.CO.ID, DUMAI -- Bawaslu Kota Dumai, Provinsi Riau, pada hari pertama pelipatan surat suara Pemilu 2019 mendapati sebanyak 7.559 lembar yang rusak. Bentuk rusaknya seperti kertas robek, kotor dan bercak tinta.

Ketua Bawaslu Dumai Zulfan menyebutkan, ribuan lembar surat suara rusak ini merupakan kertas suara untuk pemilihan calon presiden dan calon wakil presiden saja yang fokus dilipat pada hari pertama. "Hari pertama pelipatan ditemukan 7.559 lembar rusak untuk pemilihan capres dan cawapres," kata Zulfan, Rabu (13/3).

Dijelaskan, petugas pelipatan dipekerjakan KPU Dumai sebanyak 150 orang pada hari pertama sudah melipat 177.530 lembar surat suara capres dan cawapres, dan hari kedua difokuskan untuk DPR.

Sementara, Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran dan Sengketa Bawaslu Dumai Agustri menambahkan, mengaku belum mendapat laporan pengawas petugas di lapangan hasil pelipatan hari kedua ini. Namun, diiperoleh informasi bahwa KPU sedang mendata kertas suara yang potensi rusak.

"Ribuan lembar yang rusak itu baru surat suara pilpres, dan hari ini infonya KPU ada yang disisihkan dulu karena ada potensi rusak, tapi belum tahu berapa jumlahnya," sebut Agustri.

Disebutkan, temuan tersebut terungkap saat Bawaslu Dumai melakukan supervisi pelipatan surat suara ke gudang KPU Dumai di Kelurahan Bukit Batrem Kecamatan Dumai Timur.

Bawaslu kabupaten kota, lanjutnya, diperintahkan untuk melakukan pengawasan logistik surat suara termasuk dalam proses pelipatan serta distribusi surat suara ke tiap tempat pemungutan suara (TPS).

"Pengawasan tahap pelipatan surat suara dilakukan bawaslu untuk memastikan pemilu serentak dapat berjalan baik dan lancar tanpa ada kekurangan surat suara di tiap tempat pemungutan suara," kata Agustri.

Diberitakan sebelumnya, KPU Kota Dumai memulai proses pelipatan dan pemilahan 928.302 lembar surat suara Pemilu April 2019 dengan mempekerjakan 150 petugas yang dibagi 30 kelompok, Selasa (12/3). Ketua KPU Dumai Darwis menyebut, proses pelipatan dan pemilahan kertas suara untuk pemilihan presiden dan legislatif itu ditarget selama sepuluh hari, dan berlokasi di gudang penyimpanan logistik di Jalan Soekarno Hatta Dumai.

Surat suara yang dilipat dan disortir terdiri, surat suara pemilhan Presiden Wakil Presiden, DPD, DPR RI Dapil Riau 1, DPRD Provinsi Dapil Riau 5 dan DPRD Kota Dumai Dapil 1-4. "Setiap surat suara yang rusak baik robek maupun terkena tinta sehingga menyebabkan timbul tanda, maka akan dipisahkan sebagai surat suara rusak atau cacat," kata Darwis.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2TDLEtN
March 13, 2019 at 07:46PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2TDLEtN
via IFTTT

TGB: Pilpres Jangan Sampai Pecah Belah Bangsa

Indonesia merupakan bangsa yang besar dengan keragamannya.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Pendiri Wasathiyah Center Muhammad Zainul Majdi atau dikenal dengan Tuan Guru Bajang (TGB) mengingatkan, pesta demokrasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 jangan sampai menimbulkan efek negatif. Di antaranya  seperti menjauhkan sesama anak bangsa Indonesia karena adanya beda memilih calon pemimpin.

"Tidak boleh menjauhkan kita sebagai sesama anak bangsa, itu benang merahnya," kata TGB usai acara Dialog Keumatan dan Kebangsaan dalam Bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia di IPC Corporate University Bogor, Jawa Barat.

Negara Indonesia, kata dia, merupakan bangsa yang besar dengan keragamannya yang harus dijaga. Karena itu jangan sampai terjadi perpecahan yang dapat merugikan seluruh bangsa Indonesia. "Ini (negara Indonesia) menjadi wadah menyatukan kita selama ini, semangat keberagamaan, kebangsaan," kata TGB yang juga menjabat sebagai Koordinator Bidang Keumatan DPP Golkar.

Ia mengungkapkan, banyak negara-negara lain yang sudah 'rusak' akibat konflik. Seluruh daya pembangunan  pun ikut hancur.

TGB juga mengajak mahasiswa untuk berkolaborasi, bersama membangun bangsa Indonesia dalam bingkai kebhinekaan. "Kita boleh berbeda pandangan, tapi kita harus membangun kolaborasi jangan sampai perbedaan pandangan itu menjauhkan," katanya.

Selain itu, TGB juga mengajak mahasiswa dan seluruh elemen masyarakat untuk selalu hati-hati dan tidak mudah terperdaya dari segala paham yang dapat mengancam keutuhan bangsa.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak saling tuduh tentang hal yang negatif. Jika ada pelanggaran hukum sebaiknya dilaporkan kepada pihak berwajib. "Masyarakat sipil perlu mengawasi, kalau ada bukti silakan laporkan ke Bawaslu, atau penegak hukum, kita hentikan tuding menuding," katanya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2EVRJrh
March 13, 2019 at 07:45PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2EVRJrh
via IFTTT

Menhub: Inspeksi Boeing 737 MAX 8 Minimal Dua Pekan

Kemenhub memutuskan untuk menginspeksi pesawat Boeing 737 MAX-8

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah memperkirakan periode inspeksi terhadap pesawat Boeing 737 MAX 8 dilakukan dalam waktu paling singkat 2-3 pekan. Pemerintah, melalui Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU) Kementerian Perhubungan memang memutuskan untuk menginspeksi pesawat Boeing 737 MAX-8 di Bandar Udara Soekarno-Hatta, Cengkareng setelah insiden kecelakaan pesawat Ethiopian Airlines dan Lion Air.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyebutkan bahwa inspeksi dilakukan untuk melihat kelaikan terbang dan mendengar klarifikasi dari pihak maskapai serta Boeing. Sejalan dengan proses inspenksi ini, pemerintah pun meminta seluruh maskapai pengguna MAX 8 untuk mengandangkan pesawat dalam waktu tak ditentukan.

"Kita memang mesti hati-hati. Satu sisi kita pastikan pesawat itu tidak terbang supaya ada rasa aman bagi masyarakat, tugas kedua kita menginspeksi, apakah memang ada masalah atau tidak," kata Budi di Istana Negara, Rabu (13/3).

Budi menjelaskan, pemerintah akan membuat kebijakan lanjutan bila haisl inspeksi telah keluar. Bila memang ditemukan ada masalah, lanjutnya, pemerintah tentu akan membuat aturan tegas yang melindungi keamanan masyarakat. Sebaliknya, bila memang tidak ditemukan ada masalah, maka izin terbang tetap diberikan kepada maskapai.

"Namun untuk mempersilakan terbang butuh waktu yang panjang karena input dari berbagai pihak. Apalagi dari badan dunia EU dan FAA juga memberi catatan bagi pesawat bagi MAX 8," kata Budi.

Pemerintah mencatat, saat ini terdapat 11 unit pesawat jenis Boeing 737 MAX 8 yang dioperasikan di Tanah Air. Sepuluh unit di antaranya dioperasikan Lion Air, sedangkan satu pesawat dioperasikan Garuda Indonesia.

Pesawat jenis Boeing 737 MAX 8 mengalami beberapa peristiwa di sejumlah negara. Pesawat jenis ini pernah jatuh di Indonesia pada 29 Oktober 2018 silam, yakni pesawat dengan nomor penerbangan JT610 dengan rute Jakarta-Pangkal Pinang yang diperasikan maskapai Lion Air. Sebanyak 181 penumpang dan delapan awak pun menjadi korban.

Kemudian pada 16 Desember 2018, pesawat Boeing 737 MAX 8 yang dioperasikan maskapai Norwegian Air dengan rute Dubai (UEA)-Oslo (Norwegia) juga mengalami masalah pada mesin sehingga harus mendarat darurat di Shiraz, Iran. Tak ada korban jiwa dan terluka dalam penerbangan ini.

Dan terakhir, pesawat dengan jenis yang sama yang dioperasikan oleh maskapai Ethiopian Airlines dengan nomor penerbangan ET302 jatuh enam menit setelah lepas landas. Jatuhnya pesawat dengan rute Addis Ababa (Ethiopia)-Nairobi (Kenya) itu pun menyebabkan adanya korban sebanyak 149 penumpang dan delapan awak.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2TA72Af
March 13, 2019 at 07:44PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2TA72Af
via IFTTT

Pemerintah Minta Pemda Permudah Izin Bangun Jargas

Kerja sama pemerintah pusat dan daerah membuat proyek jargas segera terealisasi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meminta kepada 18 Pemerintah Daerah (Pemda) untuk bisa membantu pemerintah dalam mempermudah proses pembangunan Jaringan Gas (Jargas) untuk Rumah Tangga. Sekertaris Jenderal Kementerian ESDM, Ego Syahrial, berharap dengan adanya kerja sama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah proyek pembangunan argas bisa segera terealisasi.

Ego menjelaskan pada tahun ini pemerintah akan menambah jaringan gas di 18 wilayah sebanyak 78 ribu sambungan rumah tangga. Ego menjelaskan sambungan tersebut untuk mengebut target sebanyak 463 ribu sambungan.

"Dengan kerja sama ini maka harapannya adalah mohon Pemda bisa membantu proses perizinan dari pembangunan ini. Beberapa tahun ini kendala di lapangan adalah masalah sosial. Tanpa ada support Pemda maka nggak akan jadi," ujar Ego di Hotel Grand Sahid, Rabu (13/3).

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Djoko Siswanto, juga menjelaskan meski saat ini proyek pembangunan jargas dikomandoi oleh Pemerintah melalui penugasan kepada Pertamina dan PGN, namun hal tersebut tidak menutup kemungkinan apabila daerah juga hendak membangun Jargas.

Hanya saja, kata Djoksis rencana pembangunan jargas secara mandiri yang dilakukan Pemda harapnya juga bisa berkordinasi dengan pemerintah pusat agar operasionalnya bisa terintegrasi.

"Pembangunan ini didampingi oleh Pertamina Persero melalui PGN. Program ini perlu didukung oleh pemerintah setempat," ujar Djoko dilokasi yang sama.

Menanggapi hal tersebut, beberapa kepala daerah menyatakan kesanggupannya dalam mendukung program Jargas ini. Sebab, selain karena kebutuhan masyarakat beberapa wilayah juga sudah membangun Jargas melalui BUMD dan memakai dana APBD.

Wali Kota Palembang, Harnojoyo, menjelaskan pihaknya akan membantu pemerintah pusat untuk mempermudah perizinan lahan. Ia juga menjelaskan pemerintah daerah akan meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat.

"Sebab kami sadar bahwa dengan jargas penghematannya bisa mencapai 200 persen dibandingkan memakai elpiji," ujar Harno dilokasi yang sama.

Harno juga merinci, saat ini Palembang merupakan salah satu daerah yang sudah membangun jaringan gas secara mandiri. Pemerintah Daerah bersama BUMD sudah membangun 6.700 sambungan rumah tangga. Rencananya, 2019 ini Pemerintah Daerah akan menambah 1.000 sambungan lagi.

"Sekarang ini tahun kita anggarkan Rp 21 miliar untuk tambah 1.000 sambungan. Makanya kami juga harap soal jargas, nanti semoga bisa kerjasamakan dengan BUMD kita. Jadi pengelolaannya bisa bareng-bareng. Ada 514 ribu sambungan yang kami butuhkan," ujar Harno.

Bupati Banggai, Herwin Yetim, pun juga mengatakan jaringan gas merupakan salah satu kebutuhan masyarakat saat ini. Sebab, meski sudah ada elpiji bersubsidi, melalui jargas harapannya masyarakat bisa jauh lebih hemat karena harga jargas yang lebih murah.

Herwin juga mengatakan lokasi Banggai sendiri pun dekat dengan sumur dan fasilitas gas. Selama ini ada sekitar 415 mmscfd yang berasal dari Lapangan Senoro dan Matindok. Selama ini pemanfataan gas untuk ekspor gas ke jepang dan pembangunan pabrik amoniak dan PLN. 

"Ada satu keinginan kami, untuk dapat jatah pengelolaan gas. Adanya pembagian bagi hasil atas kekayaan gas sangat lumayan," ujar Herwin.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2T5UDz3
March 13, 2019 at 07:35PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2T5UDz3
via IFTTT

Satu dari Dua Jenazah Bom Sibolga Adalah Balita

Satu jenazah lainnya adalah wanita berusia 30-an tahun.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Tim DVI Polri memastikan terdapat dua jenazah di lokasi ledakan bom di Sibolga, Sumatera Utara (Sumut), Rabu (13/3). Karo Penmas Mabes Polri, Brigjen Dedi Prasetyo menyampaikan, dua jenazah tersebut satu perempuan dan satu balita yang ditaksir berusia dua tahun. Keduanya dalam keadaan tubuh yang tak utuh.

“Yang sudah dipastikan itu jasad perempuan sekitar 30-an tahun. Dan satu jasad anak-anak, usianya sekitar dua tahunan,” kata Dedi, Rabu (13/3). Saat ini kata Dedi, dua jenazah tersebut ada di Laboratorium Forensik dan INAFIS, untuk diidentifikasi. Dugaan sementara, dua jenazah tersebut, merupakan keluarga dari terduga terorisme Abu Hamzah.

Densus 88 Anti-teror, pada Selasa (12/3) menangkap hidup Husain alias Abu Hamzah di Sibolga, Sumut. Ia ditangkat lantaran terkait dengan jaringan terorisme Jamaah Ansharut Daulah (JAD). Saat penangkapan tersebut, sempat terjadi aksi peledakan di rumah terduga yang terletak di Jalan Ahmad Dahlan, Sibolga. Satu petugas, dan satu warga sipil terluka dalam peledakan tersebut.

Setelah penangkapan itu, Densus 88 mencoba ikut menangkap istri dari Abu Hamzah. Tetapi, sang istri tak menurut dan memilih untuk melakukan upaya perlawanan. Yaitu dengan mendekam di dalam rumah bersama anaknya dan mengancam mengancam meledakkan bom. Densus 88 berusaha membujuk keduanya untuk keluar rumah. Tetapi, sampai Selasa (12/3) tengah malam, bujukan petugas keamanan mentah.

Pada Rabu (13/3) dini hari, sekitar pukul 01:20 WIB, usaha membujuk istri keluar rumah berujung pada aksi ledakan bunuh diri. Dua kali ledakan beruntun mengejutkan warga di sekitar lokasi kejadian. Kepolisian mengatakan, bom diduga jenis bom lontong yang dirakit mandiri, dengan daya ledak yang  terbilang kecil. Tetapi, lantaran berjumlah banyak, bom tersebut berdampak cukup besar.

Puluhan warga diareal  lokasi kejadian diungsikan agar terhindar dari dampak ledakan. “Sekitar radius 100 meter, sejak awal sudah dievakuasi. Meskipun low explosive (daya ledak rendah), tetapi jumlahnya cukup banyak. Dan bisa merusak,” ujar Dedi. Insiden ledakan dan bom bunuh diri di Sibolga ini, kata Dedi menjadi pintu baru bagi penganan, dan pemberantasan aksi terorisme di Tanah Air.

Sebab kata dia, penangkapan Abu Hamzah, yang berujung pada aksi bunuh diri para keluarganya, merupakan lanjutan dari penelusuran dan perburuan Densus 88 terhadap para terduga pelaku teror jaringan JAD. Sebelum menangkap Abu Hamzah, pada Sabtu (9/3),  Densus 88 menangkap sorang pria berinisial Ro di Lampung. Ro, dan ABu Hamzah dikatakan Kepolisian sama-sama berada dalam jaringan JAD. Keduanya merencanakan aksi teror di Jakarta, dan Bandar Lampung.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2XXjzfp
March 13, 2019 at 07:30PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2XXjzfp
via IFTTT