Pages

Showing posts with label May 01. Show all posts
Showing posts with label May 01. Show all posts

Wednesday, May 1, 2019

Data Situng KPU Sudah Capai 60,10 Persen

Jokowi-Ma'ruf memeroleh 56 persen, Prabowo-Sandi memeroleh 44 persen.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Data penghitungan suara Pilpres 2019 yang masuk dalam Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) KPU RI telah mencapai 60,10 persen pada Rabu pukul 18.15 WIB. Dalam hitung suara sementara Pilpres 2019, pasang Joko Widodo/Ma'ruf Amin unggul atas pasangan Prabowo Subianto/Sandiaga Uno.

Jokowi-Ma'ruf memeroleh 56 persen atau 51.484.122 suara. Sedangkan, Prabowo-Sandi memeroleh 44 persen atau 40.458.834 suara. Jumlah TPS yang telah menyelesaikan penghitungan suara yakni 488.867 TPS dari total 813.350 TPS yang ada di dalam dan luar negeri.

Dalam disclaimer Situng, KPU menyatakan bahwa data entri yang ditampilkan pada Menu Hitung Suara adalah data yang disalin apa adanya/sesuai dengan angka yang tertulis pada Salinan Formulir C1 yang diterima KPU Kabupaten/Kota dari KPPS. Apabila terdapat kekeliruan pengisian data pada Formulir C1, perbaikan dapat dilakukan pada rapat pleno terbuka rekapitulasi di tingkat kecamatan.

Apabila terdapat perbedaan data antara entri di Situng dan Salinan Formulir C1, koreksi akan dilakukan sesuai data yang tertulis di Salinan Formulir C1.

Data yang ditampilkan di Situng bukan merupakan hasil resmi penghitungan perolehan suara. Penetapan hasil rekapitulasi penghitungan perolehan suara dilakukan secara berjenjang sesuai tingkatannya dalam rapat pleno terbuka.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2ISL0Da
May 01, 2019 at 07:33PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2ISL0Da
via IFTTT

Erick Cerita Kaitan Film Avengers dan Pemilu 2019

Erick berpendapat film Avengers: Endgame memiliki banyak pesan moral yang penting.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Erick Thohir, mengatakan cerita film Avengers: Endgame memiliki banyak pesan moral yang penting. Ia juga menceritakan kaitannya film itu dengan  perjuangan pada pemilu presiden 2019.

"Film ini bercerita soal pertempuran, peperangan, kerusuhan, yang menimbulkan banyak korban, tapi di sisi lain, juga bercerita soal upaya perdamaian yang membuahkan kemenangan dan kedamaian," kata Erick Thohir usai nonton film bersama wartawan peliput pemilu presiden di XXI Epicentrum, Jakarta, Rabu (1/5).

Menurut Erick, upaya perdamaian yang membuahkan kemenangan dan kedamaian menjadi contoh indah bagi pemilu yang diselenggarakan setiap lima tahun. Pemilu sebaiknya diakhiri dengan persahabatan dan persatuan bangsa.

"Tadi di film, Kapten Amerika yang melakukan pertempuran, tetapi kemudian melakukan upaya damai dan menciptakan suasana kedamaian, sehingga kehidupan menjadi damai dan kondusif," katanya.

Karena itu, setelah pemilu selesai dan sambil menunggu penghitungan suara resmi dari KPU, menurut dia, saat ini para elite maupun masyarakat Indonesia agar bersatu kembali. Selian itu, semua pihak harus menyiapkan diri untuk bersama-sama membangun bangsa dan negara.

Erick menegaskan, kalau bangsa Indonesia terus saling menyalahkan satu sama lain, membangun narasi negatif, dan pesimisme, maka Indonesia tidak maju dan menjadi bangsa tertinggal. "Padahal, harapan sebagian besar bangsa Indonesia, pada 2045, Indonesia sudah menjadi negara maju dan menjadi kekuatan ekonomi keempat terkuat di dunia. Kalau pembangunan bangsa tidak dimulai dari sekarang, Indonesia bisa ketinggalan," katanya.

Erick juga mengingatkan, agar bangsa Indonesia mencontoh dari bangsa-bangsa lain yang sudah maju, misalnya Singapura dan Korea Selatan. "Latar belakang itulah kenapa kami mengajak rekan media dan relawan untuk bersama-sama menonton film ini. Mari kita membangun kesadaran bangsa untuk bersama-sama membangun bangsa dan negara," katanya.

Pada kesempatan tersebut hadir juga, jajaran TKN Joko Widodo-Ma''ruf Amin, antara lain, Abdul Kadir Karding (wakil ketua), Arya Sinulingga (direktur media sosial), dan Ade Irfan Pulungan (direktur hukum dan advokasi).

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2J8TTI3
May 01, 2019 at 07:31PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2J8TTI3
via IFTTT

Melatih Hati

Hati merupakan salah satu karunia Allah SWT.

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Iu Rusliana

Hati merupakan salah satu karunia Allah SWT. Sang pengendali jasmani, menentukan manusia menjadi mulia atau hina. Jaga dan latih hati kita agar terhin dar dari dosa yang menjerumuskan. Seringnya maksiat, membuat hati kotor dan tertutup dari cahaya Ilahi.

Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya seorang hamba jika melakukan perbuatan dosa maka akan tertitik dalam hatinya noda hitam jika ia menghilangkannya dan memohon ampun, dan diampuni, hatinya itu dibersihkan. Jika ia melakukan kesalahan lagi, bintik hitam itu akan ditambah sehingga bisa menutupi hatinya," (HR Ibnu Mâjah, Tirmidzi).

Tentang bagaimana melatih hati, Imam Al-Ghazali menjelaskan tata cara melatih hati agar selalu bersih dan tertaut pada Allah SWT. Setidaknya ada empat hal yang harus dilakukan. Pertama, keyakinan yang benar dan tidak disisipi oleh unsur-unsur bidah. Tauhid terhujam dalam hati, segala hal yang potensial menjadi musyrik dihindari. Kedua, taubatan nasuuha, tobat sungguh-sungguh.

Tidak kembali melakukan dosa kecuali tanpa sengaja. Berusaha sekuat tenaga menjauhi segala perbuatan dosa dan menjadikan jalan kebenaran sebagai jalur kehidupan yang ditempuh.

Ketiga, meminta maaf kepada musuh sehingga tidak memiliki tanggungan (utang) kepada siapa pun. Berat tentunya, tapi berbesar hati untuk itu jauh lebih baik. Rendah hati dan merasa bersalah, karena sepenuhnya sadar kadang ada hal yang lupa dalam hidup ini, akan membuat kita jauh lebih mulia. Setelah meminta maaf yang tulus, tak ada lagi beban dosa dalam hidup kita. Jika yang dimintai maaf tak mau memaafkan, adalah haknya dan tentu saja Allah Yang Maha Pengampun yang akan menghakimi dengan adil.

Keempat, menguasai ilmu syariat, yang digunakan untuk melaksanakan perintah-perintah Allah SWT dan disertai penguasaan ilmu-ilmu akhirat yang bisa mengan tarkan kepada keselamatan. Hakikat tanpa syariat akan sesat. Belajarlah sepenuh hati agar semua ibadah kita berdasarkan ilmu yang benar.

Empat hal ini menjadi cara untuk terus menjaga dan melatih hati agar tetap bersih. Seseorang yang hatinya bersih, hidupnya akan tenang. Kebahagiaan senantiasa menghiasi hari-harinya. Cahaya iman mampu menembus hati dan membimbing setiap perbuatan. Tutur katanya santun dan lembut. Sikapnya ramah menenteramkan. Tak pernah menyinggung perasaan.

Sebaliknya, seseorang yang hatinya kotor karena seringnya berbuat maksiat, hidupnya penuh gelisah, kurang bersyukur, selalu merasa kekurangan harta, jauh dari ketenangan sepanjang hidupnya.

Cahaya iman tak mampu menembus hati yang tertutupi dosa. Ia tersesat sehingga tidak lagi bisa membedakan mana yang benar dan salah. Sebagaimana Allah berfirman, "Barang siapa yang Allah sesatkan maka baginya tak ada orang yang akan memberi petunjuk. Dan Allah membiarkan mereka terombang-ambing dalam kesesatan," (QS al-A'raf: 186).

Latihlah hati agar senantiasa berada di jalan yang diridai-Nya. Penuhi hati dengan keimanan agar Allah semakin menambah keimanan itu serta menjadikan hati kita menjadi tenang. Firman Allah, "Dialah yang telah menurunkan ketenangan ke dalam hati orang Mukmin untuk menambah keimanan atas keimanan mereka (yang telah ada)," (QS al-Fath: 4).

Kelak di hadapan Allah, harta dan anak-anak menjadi tidak berguna. Kecuali hati yang bersih, yang selalu dipenuhi rasa takut dan cinta pada-Nya, dan ikhlas dalam niat. Allah berfirman, "Pada hari ketika harta dan anakanak tidak berguna. Kecuali orang-orang yang menghadap Allah SWT dengan hati yang bersih," (QS as-Syu'ara: 88- 89). Wallaahu a'lam. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2URHQkD
May 01, 2019 at 07:30PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2URHQkD
via IFTTT

Pasokan Mencukupi, Harga Komoditas Hortikultura Stabil

harga aneka cabai stabil dan cenderung rendah dikarenakan panen yang serentak.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menjelang Ramadhan, harga-harga sejumlah komoditas bahan pokok terpantau normal, tak terkecuali untuk komoditas hortikultura. Hal itu sebagaimana hasil pemantauan yang dilakukan tim Direktorat Hortikultura Kementerian Pertanian (Kementan) di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (1/5).

Dari hasil penelusuran kepada sejumlah pedagang, harga cabai, bawang merah dan bawang putih terpantau stabil alias tak mengalami penurunan maupun kenaikan signifikan. Pasokan yang masuk ke pasar Induk Kramat Jati sebanyak 48 ton untuk cabai merah keriting dengan harga Rp 17.000 per kg, 12 ton untuk cabai merah besar (TW) dengan harga Rp 28.000 per kg, 63 ton untuk cabai rawit merah dengan harga Rp 20.000 per kg, 23 ton untuk cabai rawit hijau dengan harga Rp 13.000 per kg, dan 94 ton bawang merah dengan harga Rp 20.000 per kg.

“Kalau untuk cabai rawit kita dapat dari daerah Rembang dan Muntilan, karena daerah tersebut sedang panen serentak sehingga dapat dikatakan pasokan untuk menghadapi puasa dan lebaran aman,” ujar Jiman salah satu pedagang besar cabai rawit.

Secara umum, harga aneka cabai stabil dan cenderung rendah dikarenakan panen yang serentak didaerah Jawa Tengah. Harga cabai rawit merah berkisar Rp18.000 hingga Rp 20.000 per kg, cabai rawit hijau Rp 13.000 hingga Rp15.000 per kg, cabai merah keriting Rp. 15.000 hingga Rp 17.000 per kg, dan cabai merah besar Rp28.000 per kg.

Pun dengan bawang merah, harga cenderung stabil. Faktanya, salah seorang pedagang besar di sana, Aldo Simbolon mengatakan bahwa untuk kualitas super harganya sekitar Rp 22.000 per kilogram. Sementara kualitas sedang Rp15.000 per kg dan bawang giling Rp5.000 per kg.

Aldo menambahkan bahwa saat ini sedang terjadi panen bawang merah di daerah seperti Brebes, Demak, Purwodadi, dan Nganjuk. Maka dari kebutuhan untuk Ramadan hingga Lebaran nanti dipastikan aman. 

“Hari ini bawang merah masuk 94 ton, naik 21 ton dari hari kemarin dan akan naik terus hingga bulan Agustus karena pada bulan Juni–Agustus bawang merah sedang bagus-bagusnya,” tuturnya.

Instruksi Mentan

Di tempat terpisah, Direktur Jenderal Hortikultura Kementan, Suwandi menegaskan sesuai arahan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman untuk menjaga pasokan dan stabilisasi harga. Terutama dua komoditas hortikultura yakni cabai dan bawang merah. 

Hal ini bertepatan dengan panen raya bawang merah dan cabai yang terjadi di sentra-sentra besar bertepatan pada bulan Mei-Juni 2019. Dengan demikian, inilah yang menjadi faktor utama penyebab kepastian pasokan dan harga kedua komoditas tersebut. 

"Buktinya, saat ini petani di Semarang lagi panen cabai besar 500 hektar dan cabai rawit 375 hektar pada bulan Mei ini. Demikian juga Juni masih panen yang sama sehingga siap dan cukup untuk memasok Jakarta," kata Suwandi yang sedang berada di Desa Samirono Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang guna memantau panen dan pasokan cabai, Rabu (1/5).

Dari hasil pantauan langsung di lapangan, harga cabai rawit di petani Rp15.000 per kg dan cabai keriting Rp 10.500 per kg. Artinya ada disparitas harga di petani dengan di pasar induk jakarta sekitar 30 persen.

"Terkait bawang putih, Kementan bersama dengan Kemendag kompak memastikan pasokan akan segera normal seiring dengan mulai diterbitkannya Surat Persetujuan Impor kepada beberapa importir," jelas dia.

Pasokan bawang merah saat ini sudah kembali normal. Lihat saja, harga di pasar induk sudah dibawah Rp 20 ribu per kilo dan sentra-sentra besar seperti Brebes, Nganjuk, Demak, Grobogan hingga Bima saat ini sudah memasuki panen. 

Hal senada disampaikan Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hortikultura Kementan, Yasid Taufik. Yasid memaparkan bahwa untuk suplai bawang merah, cabai serta bawang putih dipastikan aman. Pasalnya produksi bawang merah dan cabai sangat memadai. 

"Bulan Mei mulai panen raya, sementara bawang putih yang 97% impor mulai minggu pertama Bulan Mei ini bawang putih impor sudah mulai masuk," kata dia. 

Kementan menjelaskan, untuk mengamankan suplai 3 bulan kedepan akan masuk bawang putih sebanyak 115 ribu ton.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2PCqHds
May 01, 2019 at 07:27PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2PCqHds
via IFTTT

KPU Lakukan Rekapitulasi Nasional Hasil Pemilu Mulai 4 Mei

KPU akan memastikan jumlah dokumen yang masuk sebelum memulai rekapitulasi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman, mengatakan proses rekapitulasi hasil Pemilu 2019 secara nasional rencananya digelar di Kantor KPU mulai 4 Mei 2019. Menurut Arief, proses rekapitulasi akan berlangsung secara simultan. 

"Awalnya kami rencanakan mulai pada 3 Mei, tetapi kemungkinan kita akan mulai pada 4 Mei, ini baru rencana ya," ujar Arief kepada wartawan di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (1/5). 

Sebelum memulai rekapitulasi, Arief menjelaskan, KPU akan menginformasikan kepada pihak terkait dan memastikan berapa banyak dokumen yang sudah masuk. Ia menjelaskan, jumlah dokumen yang masuk ini akan menentukan proses rekapitulasi tidak berhenti. 

"Kalau kami mulai ternyata dokumennya hanya satu dua yang masuk kan berhenti lagi nanti. Kami pastikan saat ini berjalan terus sampe selesai kemudian diharapkan setelah ini selesai rekap di provinsi juga selesai dan segera dibawa ke rekapitulasi nasional," kata dia.

Arief menjelaskan rekapitulasi akan dilakukan dalam ruangan berbeda, yang dibuka dalam forum paripurna. Kemudian, ada rapat pleno dalam jumlah lengkap.

"Semua ada di sana baik peserta pemilu, pileg maupun pilpres, nah setelah itu kita melakukan rekapitulasinya dalam kelas pararel. Nanti saksi pilpres akan ada diruang pilpres, saksi pileg ada diruang pileg," kata Arief. 

Dalam rekapitulasi nasional nanti, dokumen hasil rekapitulasi tingkat provinsi akan dibuka. Kemudian, data isian sebagaimana ditulis dalam formulir tingkat provinsi akan dibacakan dan dimasukkan dalam rekapitulasi. 

"Kami masukkan data-data sebagaimana form di tingkat provinsi, mulai dari perolehan suara, jumlah pemilih, surat suara sah, surat suara tidak sah, semua nanti akan dimasukkan ke situ," kata Arief.

Sebelumnya, KPU mencatat rekapitulasi hasil pemilu di tingkat kabupaten/kota mencapai 9,53 persen. Hingga Selasa (30/4) malam, hanya 49 kabupaten/kota yang sudah 100 persen melakukan rekapitulasi hasil pemilu. 

Komisioner KPU Ilham Saputra mengatakan, jika dipersentasekan maka hanya sekitar 9,53 persen. Dengan demikian, KPU masih harus menyelesaikan rekapitulasi di 465 Kabupaten Kota lainnya.

Proses rekapitulasi di tingkat kabupaten dan kota dimulai sejak 25 April lalu dan ditargetkan selesai pada 7 Mei mendatang.  Berdasarkan data KPU, Kepulauan Bangka Belitung dan Kalimantan Tengah menjadi provinsi terbanyak dalam rekapitulasi di tingkat kabupaten kota dengan jumlah 7.

Kemudian disusul oleh Papua 6 Kabupaten Kota, Sumatera Utara 5 Kabupaten Kota dan 19 provinsi lainnya. Sementara Aceh, Riau, Sumatera Selatan, Bengkulu, Kepulauan Riau, Jawa Tengah, DIY, Banten, NTB, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Maluku, dan Maluku Utara belum ada satupun kabupaten kota yang sudah menyelesaikan rekapitulasi manual.  

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2vvdnhR
May 01, 2019 at 07:24PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2vvdnhR
via IFTTT

Bersama KPK, Kementan Perkuat SIPERIBUN

SIPERIBUN merupakan bagian dari program koordinasi dan supervisi KPK.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDA ACEH — Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Perkebunan terus berupaya meningkatkan dan memperkuat database sistem informasi perizinan perkebunan. Salah satunya dengan mengadakan kegiatan Workshop Database Sistem Informasi Perizinan Perkebunan (SIPERIBUN). 

Aplikasi database SIPERIBUN merupakan sistem informasi berbasis teknologi yang dikembangkan dan dikelola oleh Direktorat Jendral Perkebunan Kementerian Pertanian atas kerja sama dengan Komisi Pemberatasan Korupsi. “Sistem ini semakin memperkuat transparansi sehingga masyarakat dapat ikut mengawasi,” ujar Direktur Tanaman Tahunan dan Penyegar Ditjen Perkebunan,Irmijati Rahmi Nurbahar yang mewakili Dirjen Perkebunan pada acara Workshop Database Sistem Informasi Perizinan Perkebunan (SIPERIBUN) di Banda Aceh, pada Rabu (1/5).

SIPERIBUN merupakan bagian dari program koordinasi dan supervisi KPK, pengembangan dan pelengkapan data SIPERIBUN se Indonesia. Kemudian, akan dievaluasi secara berkala, setidaknya setiap 3 bulan, oleh Direktorat Jenderal Perkebunan bersama-sama dengan KPK.

SIPERIBUN bertujuan untuk mengintegrasikan data perizinan perkebunan secara lengkap dan termutakhir. Bahkan dengan data tersebut memfasilitasi pengendalian perizinan usaha perkebunan dan koordinasi antar Kementerian dan Lembaga serta Pemerintahan Daerah. 

Tujuan ini, lanjut Irmijati, sejalan dengan mandat dalam Instruksi Presiden No. 8 Tahun 2018 tentang Penundaan dan Evaluasi Perizinan Perkebunan Kelapa Sawit serta Peningkatan Produktivitas Perkebunan Kelapa Sawit, khususnya bagi Kementerian Pertanian, Pemeritah Provinsi, dan Pemerintah Kabupaten untuk melakukan pengumpulan dan verifikasi data dan peta izin usaha perkebunan kelapa sawit, serta melakukan evaluasi terhadap perizinan usaha perkebunan kelapa sawit dan norma standar prosedur dan kriterianya.

"Bagi pelaku usaha, SIPERIBUN merupakan instrumen untuk penguatan kepastian hukum terhadap kegiatan usaha melalui perwujudan data perizinan yang konsisten dan jelas bagi seluruh pihak," terangnya.

Tumpang tindih dan sengketa lahan yang saat ini marak terjadi diharapkan dapat diminimalisir dengan adanya satu data dan satu peta. Ke depan SIPERIBUN direncanakan untuk menjadi fasilitas pelaporan berkala. Ini guna mempermudah pelaku usaha dalam menyampaikan laporannya. Selain itu, pelaku usaha juga dapat menggunakan SIPERIBUN untuk mengawasi dan mengevaluasi kepatuhannya terhadap kewajiban hukum.

Karenanya, Irmijati menegaskan saatnya semua stakeholder terkait dapat bersinergi dengan Kementan dan Pemerintah Provinsi, serta Pemerintah Kabupaten, serta seluruh pemangku kepentingan di bidang perkelapasawitan. Memanfaatkan peluang ini untuk kemajuan pengembangan kelapa sawit mendukung perkebunan kelapa sawit nasional.

"Kami berharap agar pada kesempatan kali ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dan ditindaklanjuti dalam upaya percepatan pembangunan kelapa sawit di Indonesia," pungkasnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2PEBPGM
May 01, 2019 at 07:22PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2PEBPGM
via IFTTT

Pengadilan Inggris Vonis Pendiri Wikileaks 1 Tahun Penjara

Pengadilan Inggris menjatauhkan hukuman 1 tahun penjara ke Julian Assange

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Pengadilan Inggris menjatuhkan hukuman penjara selama 50 pekan atau setara 1 tahun kurang dua pekan kepada pendiri situs Wikileaks Julian Assange, Rabu (1/5). Hukuman itu diberikan karena Assange dinilai telah melanggar jaminannya dan bersembunyi di Kedutaan Besar Ekuador di London. 

Hakim Deborah Taylor mengatakan keputusan Assange bersembunyi di Kedutaan Besar Ekuador di London telah membebani pembayar pajak Inggris sebesar 16 juta poundstreling. Dia menyebut pencarian suaka yang dilakukan Assange adalah upaya sengaja untuk menunda proses peradilan. 

Pengacara Assange, Mark Summers, sempat memprotes dakwaan yang dilayangkan terhadap kliennya. Dia menilai, keputusan Assange mencari suaka ke Kedutaan Besar Ekuador di London adalah hal yang wajar dilakukan. "Karena dia hidup dengan ketakutan yang luar biasa akan diserahkan kepada Amerika Serikat (AS)," ucapnya. 

Summers berpendapat Assange memiliki ketakutan beralasan bahwa dia akan dianiaya dan mungkin dikirim ke kamp tahanan AS untuk terpidana terorisme di Teluk Guantanamo. Saat vonis terhadap dirinya dibacakan, Assange hanya berdiri dengan ekspresi datar. Sementara para pendukung Wikileaks yang hadir di ruang persidangan menyoraki keputusan hakim. 

Pada Kamis (2/5), Assange harus menghadapi persidangan terpisah di AS. Dia diketahui dituding telah berkonspirasi menjebol sistem jaringan komputer rahasia Pentagon. Dalam kasus itu, Assange terancam hukuman lima tahun penjara. 

Pada 11 April lalu, Assange ditangkap kepolisian Inggris di Keduataan Besar Ekuador di London. Penangkapan dilakukan setelah suaka politik terhadap Assange dicabut oleh Pemerintah Ekuador. 

Assange telah bersembunyi di Kedutaan Besar Ekuador di London sejak Juni 2012. Ia diburu oleh kejaksaan Swedia atas berbagai kasus pelanggaran seksual yang diduga dilakukannya. Assange seharusnya diekstradisi ke Stockholm oleh otoritas berwenang Inggris sebelum memasuki kedutaan.

Assange menolak untuk kembali ke Swedia sebab takut akan diekstradisi ke AS jika melakukannya. Sejak 2010, jaksa AS telah menyelidiki Wikileaks.

Penyelidikan dilakukan setelah Wikileaks merilis sekitar 250 juta dokumen rahasia dari kedutaan besar AS di seluruh dunia. Informasi rahasia dan sensitif tersebut dikirim ke Wikileaks oleh Chelsea Manning, mantan analis intelijen militer AS. Akibat tindakan itu, Assange dituding melakukan aksi spionase.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2vyMAB6
May 01, 2019 at 07:22PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2vyMAB6
via IFTTT

Kaisar Naruhito Bersumpah Jaga Perdamaian Dunia

Naruhito, kaisar Jepang pertama yang pernah belajar di luar negeri.

REPUBLIKA.CO.ID, TOKYO--Kaisar Jepang Naruhito mewariskan pusaka yang berupa pedang dan perhiasan yang menandai kekuasaannya. Dalam pidato pertamanya sebagai seorang kaisar, Naruhito berjanji untuk mengikuti apa yang sudah dilakukan ayahnya Akihito untuk menjaga perdamaian dan memberbagi kebahagiaan dan duka cita dengan rakyatnya.

Naruhito, kaisar Jepang pertama yang pernah belajar di luar negeri. Ia juga kaisar pertama yang lahir setelah Perang Dunia II. Ia resmi dinobatkan sebagai kaisar pada tengah malam setelah Akihito menyerahkan takhtanya.

"Ketika saya berpikir tentang tanggung jawab penting yang saya tanggung, saya akan memenuhinya dengan kesungguhan," kata Naruhito, Rabut (1/5).

Ia berjanji untuk mematuhi konstitusi yang melepaskan kekuasaan politik kaisar. Naruhito juga mengatakan akan memenuhi tugasnya sebagai simbol negara dan selalu berpihak pada rakyat.

"Saya berdoa untuk kebahagiaan rakyat dan pembangunan negara yang lebih lanjut juga untuk perdamaian dunia," katanya.

Naruhito dinilai sebagai generasi baru kaisar Jepang. Pandangannya ditempa oleh pilihan orang tuanya yang menentang tradisi. Kaisar Emeritus Akihito menjalani pengabdiannya selama tiga puluhan tahun berjuang melepaskan diri dari bayang-bayang ayahnya.

Akihito lebih dekat dengan rakyat sementara istrinya Machiko berasal dari kalangan rakyat biasa yang dididik secara Katholik. Keduanya dekat dengan rakyat Jepang terutama difabel, orang yang mendapat diskriminasi dan korban bencana alam.

Dalam acara penobatan Naruhito itu  Permaisuri Masako dan Putri Aiko tidak diperkenankan hadiri. Upacaya penyerahan dua pusaka Kekaisaran Jepang itu hanya boleh disaksikan laki-laki dewasa. Hanya adik Naruhito yakni Putra Mahkota Pangeran Fumihito dan pamannya, Pangeran Hitachi anggota keluarga kekaisaran yang diizinkan menyaksikan upacara tersebut.

Sementara itu tamu mereka menteri perempuan dalam Kabinet Perdana Menteri Shinzo Abe diizinkan hadiri. Karena Undang-undang Kekaisaran tidak mengatur jenis kelamin rakyat biasa yang menghadiri upacara tersebut. 

Larangan perempuan untuk menghadiri upacara-upacara semacam itu membuat keluarga kekaisaran menghadapi masa depan yang tidak pasti. Karena saat ini artinya mereka hanya memiliki dua calon pewaris Kekaisaran. Fumihito dan putranya Pangeran Hisahito yang masih berusia 12 tahun.

Rakyat Jepang merayakan pergantian rezim tersebut. Banyak orang yang berdiri di luar Istana Kekaisaran jepang untuk mengenang era Akihito, yang lainnya berkumpul dalam event-event yang digelar untuk merayakan pergantian kekuasaan. Sementara itu lebih banyak lagi yang datang untuk merayakan awal rezim Naruhito.

Puluhan pasangan mengantre di kantor pemerintahan untuk menyerahkan dokumen pernikahan. Mereka ingin menikah di hari yang sama saat dimulainya era Kaisar Naruhito yang dikenal dengan era Reiwa atau 'harmoni yang cantik'.

Natsumi Nishimura dan Keigo Mori salah satu dari puluhan pasangan yang mengantri di kantor pemerintahan di Tokyo. Mereka ingin menikah di hari yang sama dengan dimulai era Reiwa.

"Kesempatan seperti ini tidak sering terjadi jadi kami pikir ini hari yang tidak akan pernah kami lupakan," kata Nishimura.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2PHdiAN
May 01, 2019 at 07:20PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2PHdiAN
via IFTTT

Tanggulangi Rabies, Kementan Luncurkan Vaksin Neorabivet®

Vaksin itu merupakan karya Pusat Veteriner Farma (Pusvetma) Kementan.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA — Kementerian Pertanian (Kementan) meluncurkan vaksin Neorabivet untuk menanggulangi penyakit rabies. Vaksin rabies yang menggunakan strain Pasteur ini dipastikan memiliki kualitas yang baik dan menjamin perlindungan hewan kesayangan dari ancaman penyakit rabies dengan durasi lebih dari 1 tahun.

Vaksin itu merupakan karya Pusat Veteriner Farma (Pusvetma) yang merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementan. Adanya produk baru vaksin Neorabivet® ini diharapkan dapat ikut mendukung sekaligus mendorong percepatan upaya pemberantasan rabies di Indonesia dengan target bebas tahun 2030.

Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan I Ketut Diarmita mengatakan, program pemberantasan rabies bertahap seluruh Indonesia 2030 (PrestasIndonesia 2030) harus didukung ketersediaan vaksin yang berkualitas dan dalam jumlah besar. “Adanya vaksin rabies baru ini tentu saja akan banyak membantu pemenuhan kebutuhan tersebut. Vaksin ini diproduksi oleh instansi pemerintah, sehingga kualitasnya dipastikan terjamin" ungkap Ketut.

Ni Made Ria Isriyanthi yang mewakili Direktur Kesehatan Hewan menyampaikan bahwa Nomor Pendaftaran Obat Hewan untuk Neorabivet® telah terbit. Vaksin sudah siap diedarkan dan dijual. Pusvetma telah memiliki sertifikat Cara Pembuatan Obat Hewan Yang Baik (CPOHB) yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan. 

Dengan CPOHB, kualitas produk Pusvetma dipastikan mampu memenuhi persyaratan mutu, khasiat, dan keamanan obat hewan, sehingga mampu bersaing dengan produk-produk sejenis di lapangan. Bentuk jaminan kualitas dari pemerintah tersebut antara lain dengan telah diberikannya Nomor Pendaftaran Obat Hewan dari Kementerian Pertanian yaitu Kementan RI No. D 19035888 VKC. 

Berdaya saing global

Sementara itu Kepala Pusvetma, Agung Suganda mamaparkan bahwa Pusvetma mempunyai visi menjadi institusi produsen bahan biologik veteriner yang berdaya saing global, serta misi antara lain memproduksi vaksin, antisera, diagnostika, dan bahan biologis lain untuk mendukung program pencegahan, pengendalian dan penanggulangan penyakit hewan secara nasional. Pusvetma juga diharapkan mampu melaksanakan proses produksi sesuai standar nasional dan internasional.

Gedung Fasilitas Produksi Vaksin Zoonosis diresmikan oleh Dirjen PKH, sekaligus juga peluncuran vaksin Neorabivet®. Penambahan fasilitas ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri dan semangat seluruh pegawai Pusvetma untuk terus memproduksi vaksin yang memenuhi standar. Juga mendorong upaya-upaya pengendalian dan pemberantasan penyakit hewan dengan vaksinasi. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2vxMQR7
May 01, 2019 at 07:16PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2vxMQR7
via IFTTT

Soal Irjen Firli Dipulangkan ke Polri, Ini Kata Ketua KPK

Agus menolak menjelaskan lebih detail soal gejolak yang terjadi di KPK.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berencana memulangkan Deputi Penindakan Irjen Firli ke Polri. Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan, pemulangan Firli ke Polri sedang dibahas di internal KPK.

"Jadi kalau itu (pengembalian Firli) sudah ada rapim," kata Agus saat dikonfirmasi, kemarin.

Menurut Agus, hingga kini usulan pengembalian Firli sedang dipelajari Deputi Pengawas Internal KPK. Pihak Deputi Pengawas Internal KPK memiliki waktu 10 hari untuk memutuskan pemulangan Firli tersebut "Itu diperiksa oleh Deputi Pengawas Internal kemudian KPK berikan waktu 10 hari untuk pengawas internal," terang Agus.

Namun, Agus menolak menjelaskan detail persoalan yang tengah bergejolak di internal KPK. Dia hanya menyebut petisi yang disampaikan pegawai dari bidang penyidik dan penyelidik memang perlu ditindaklanjuti. "Petisi itu harus diperiksa," ujarnya.

Penyidik dan penyilidik KPK melayangkan petisi untuk kelima pimpinan. Petisi tersebut berkaitan dengan keluhan dari pegawai KPK atas hambatan-hambatan pengusutan sebuah perkara.

Dalam petisi itu, ada lima poin yang menjadi tuntutan para pegawai KPK di bagian penindakan agar ditanggapi secara serius oleh kelima pimpinan. Petisi itu berjudul 'Hentikan Segala Bentuk Upaya Menghambat Penanganan Kasus'.

Sementara Ketua Presidium Ind Police Watch (IPW), Neta S Pane, menilai, rencana pengembalian Deputi Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Inspektur Jenderal Polisi Firli, ke Polri dapat membuka front terhadap kepolisian. Hal tersebut juga ia nilai menandakan KPK saat ini penuh intrik dan manuver politik.

"Ini sangat tidak sehat dan terkesan pimpinan KPK kalah oleh manuver pihak tertentu di internal KPK," ujar Neta pada keterangan tertulisnya, Selasa (30/4).

Ia menilai, para pimpinan KPK seakan tidak mengakar di KPK. Padahal, para pimpinan KPK dipilih dari hasil seleksi yang ketat dengan biaya negara. Dengan adanya kasus ini, ia mengatakan, terkesan KPK sudah menjadi 'kerajaan' bagi pihak tertentu. Hal tersebut ia nilai sangat berbahaya bagi pemberantasan korupsi di Indonesia.

Neta juga beranggapan, dengan adanya surat terbuka yang beredar sebelum rencana ini, ada hal aneh yang terjadi di KPK. Seharusnya, kata dia, para pimpinan KPK menjelaskan secara transparan bagaimana kondisi KPK yang sebenarnya saat ini.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DStZVB
May 01, 2019 at 07:15PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DStZVB
via IFTTT

Koalisi Jokowi Masih Mungkin Terima Parpol Lain untuk Gabung

Karding melihat parpol berwarna biru memiliki peluang bergabung dengan KIK.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Koalisi Indonesia Kerja (KIK), koalisi partai pengusung Pasangan calon presiden dan calon wakil presiden RI, Joko Widodo-Ma'ruf Amin, masih memungkinkan menerima partai politik lain untuk bergabung. Syaratnya, partai itu harus memiliki visi dan misi serta chemistry yang sama.

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding, mengatakan hal itu menjawab pertanyaan wartawan menanggapi pertemuan yang dilakukan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan dengan Presiden RI Joko Widodo di Istana Negara setelah pelantikan gubernur Maluku. Menurut Karding, dalam situasi saat ini KIK masih memungkinkan menerima partai politik lain.

"Saya melihat parpol berwarna biru memiliki peluang bergabung dengan KIK," katanya menjawab pertanyaan wartawan usai nonton bareng film "Avenger:Endgame" di XXI Epicentrum, Jakarta, Rabu (1/5).

Menurut Karding, dari informasi yang diterimanya, pada pertemuan tersebut, Zulkifli Hasan sempat menyampaikan harapannya kepada Presiden Joko Widodo agar PAN mendapat jatah kursi pimpinan MPR RI. "Iya saya mendengar informasi itu dari Istana," katanya.

Sebelumnya, Sekretaris TKN Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto, mengatakan bahwa pertemuan Zulkifli Hasan dan Presiden Joko Widodo dalam upaya membangun komunikasi untuk menurunkan tensi politik setelah pemilu. Menurut dia, hendaknya dapat dibedakan antara upaya membangun komunikasi politik dan upaya koalisi.

Ia mengatakan upaya koalisi akan melibatkan ketua umum partai politik anggota KIK. Hasto menegaskan bahwa langkah koalisi tentunya harus dibicarakan bersama antara Jokowi, Kiai Ma'ruf, dan seluruh ketua umum parpol anggota KIK.

"Untuk bergabung dalam koalisi di pemerintahan, itu bukan sekadar bergabung saja, melainkan juga ada hal-hal lain yang penting diperhatikan, seperti rekam jejak, komitmen menjaga Pancasila, dan komitmen untuk mengawal jalan kerakyatan," katanya.

Hal yang penting dipertimbangkan, lanjut dia, adalah mendahulukan partai politik yang sudah sejak awal bergabung dan berjuang memenangkan pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2PDyR5z
May 01, 2019 at 07:14PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2PDyR5z
via IFTTT

Non-Muslim pun Ikut Pawai Sambut Ramadhan di Sulsel

Pawai sambut Ramadhan di Sulsel berlangsung semarak tiap tahun.

REPUBLIKA.CO.ID, TAHUNA— Berbagai macam tradisi dilakukan warga Muslim di Tanah Air untuk menyambut Ramadhan. Tak terkecuali di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara. 

Katib Pengurus Cabang NU Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, Nader Baraja, mengatakan menyambut perayaan bulan puasa, umat muslim di daerah itu selalu melakukan berbagai tradisi.

"Berbagai tradisi selalu dilakukan umat Muslim di Kabupaten Sangihe menyambut datangnya bulan suci Ramadhan," kata Nader Baraja di Tahuna, Rabu (1/5).

Menurut dia, tradisi yang dilakukan berupa ziarah ke makam keluarga serta doa arwah yang digelar setiap keluarga.

"Ada beberapa tradisi umat Muslim menjelang Ramadhan di antaranya ziarah ke makam serta doa arwah yang dilakukan setiap malam beberapa hari sebelum perayaan Ramadhan," kata dia.

Sebelum puasa Ramadhan, kata dia, umat Muslim di Sangihe juga melakukan pawai keliling. "Pawai keliling yang dilakukan untuk mengingatkan umat bahwa bulan puasa segera tiba," kata dia.

Dia mengatakan, khusus untuk kegiatan pawai tidak hanya diikuti umat Islam, tapi juga melibatkan umat non-Muslim. "Kegiatan pawai juga menjadi salah satu pemersatu antarumat beragama, sebab umat Kristen juga turut serta meramaikan kegiatan pawai tersebut," kata dia. 

Sebagai tokoh pemuda Muslim, dirinya patut menyampaikan terima kasih atas kebersamaan antarumat beragama yang terus terbina di Sangihe. "Kami berterima kasih atas dukungan umat lintas agama di setiap kegiatan keagamaan termasuk pawai sebelum puasa serta pawai takbiran menyambut Idul Fitri," kata dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2J6M1GJ
May 01, 2019 at 07:14PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2J6M1GJ
via IFTTT

Guru Besar ITB Nilai Pemindahan Ibu Kota Harus Terapkan 4.0

Hal ini akan membuat kerja pemerintahan akan lebih efektif.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Guru Besar Institut Teknologi Bandung juga menjabat sebagai Ketua Asosiasi Prakarsa Indonesia Cerdas (APIC) Prof Dr Ir Suhono Harso menilai, pemindahan Ibu Kota Indonesia harus memerlukan aspek yang terintegrasi dengan menerapkan sistem pemerintahan 4.0. Tentunya, dengan menggunakan teknologi yang memudahkan kerja pemerintahan.

"Kehadiran teknologi ini tentu bisa memberikan kontribusi bidang bidang lain seperti bidang pendidikan, kesehatan , perdagangan hingga pemerintahan," ujar Suhono kepada wartawan di Bandung, Rabu (1/5).

Suhono mengatakan, saat ini, wacana pemindahan Ibu Kota Indonesia mencuat kembali akhir bulan April lalu. Bahkan isu tempat yang diusulkan seperti Jonggol, Kertajati Jabar, hingga Kalimantan dan Sulawesi terus menjadi bahan diskusi.

Suhono menilai, masing-masing punya dasar dan alasan. Yakni, dengan faktor seperti biaya, teknis, sosial, keamanan, kenyamanan, ekonomi hingga lingkungan, termasuk juga masalah pemerataan dan mungkin politik.

Namun, kata dia, masih jarang yang membahas (konsider) beban pemerintahan yang akan diemban oleh ibu kota ke depan, pada 100 tahun kemerdekaan yakni tahun 2045. Selama 25 tahun ke depan, cukup untuk melakukan rencana pembangunan dalam rangka pencapain cita-cita bangsa.

"Transformasi pada hakekatnya adalah perubahan dari satu kondisi ke suatu kondisi yang diharapkan. Makna hijrah yang sering dimaknai pindah lokasi, bisa diartikan juga perubahan," katanya.

Sementara itu, kata Suhono, lima tahun terakhir masyarakat juga disibukan dengan hadirnya suatu revolusi industri yang dikenal dengan Revolusi Industri 4.0. Nantinya, kehadiran disrupsi teknologi seperti IoT, Cloud Computing hingga kecerdasan buatan telah mengubah cara pabrik atau industri berproses.

Menurut Suhono, pemerintahan yang mempunyai fungsi perencaanaan, pelaksanaan, pengaturan hingga pengawasan pembangunan, tentu sangat bisa terbantukan oleh teknologi informasi. Jadi, kerja pemerintahan akan lebih efektif dalam melakukan observasi, orientasi, keputusan dan tindakan sistem pemerintahan.

"Beban atau proses yang selama ini dilakukan untuk fungsi administrasi, baik dalam monitoring, pelaporan rapat bahkan proses pengambilan keputusan dengan mudah terbantukan oleh teknologi," katanya.

Suhono mengatakan, teknologi robot, komputasi, jaringan, hingga kecerdasan tiruan (Artificial Intellegence) sangat dimungkinkan mengurangi beban admistrasi pemerintahan. Bahkan, bisa dilakukan penyimpanan dokumen secara terdistribusi. Misalnya, jika ada bencana, data bisa disimpan secara "mirror" di beberapa lokasi atau yang disebut sebagai "Data Recovery Center". Termasuk pertemuan, rapat, koordinasi bisa dilakukan melalui jejaring video, teks dan suara.

"Sejatinya pemerintah juga sedang siapkan sistem pemerintahan berbasis elektronik, walau progresnya, sejak ada Inpres e-Gov 2003 hingga Perpres SPBE 2018 masih belum membanggakan," katanya.

Karena, kata dia, mungkin ekosistem pendukungnya belum siap. Terutama,  menyangkut sarana dan prasarana, regulasi hingga sumber daya manusia. Dalam kerangka 25 tahun kedepan menuju 100 tahun kemerdekaan Indonesia, jika progres Making Indonesia 4.0 berhasil maka proses pemerintahan mestinya dengan mudah dibantu oleh teknologi informasi.

Upaya pemindahan Ibu Kota atau tetap di ibu Kota lama, kata Suhono, perlu memperhatikan kebutuhan ibu kota dan kemampuan teknologi dalam membantu tugas dan fungsi ibu kota jangka panjang. Roadmap pemerintahan berbasis elektronik (smart government) perlu dibuat dan dikaji lebih rinci, kebutuhan ruang Aparatur Sipil Negara, pertemuan, dan sistem terdistribusi bisa mengurangi beban Ibu Kota.

Suhono pun mengungkapkan prediksiknya tahun 2045, Aparatur Sipil Negara dan penduduk akan diisi oleh kaum yang saat ini banyak disebut sebagai generasi millenia, yaitu generasi yang tidak perlu kantor tetap, lebih bisa kerja di "co working space" atau sistem kerja gabungan non formal dengan dunia virtual. Tentu ini akan berpengaruh terhadap rancangan "government co working space. 

"Masalah infrastructure sharing, tidak boleh dilupakan juga masalah keamanan fisik dan virtual. Hoax dan hacker perlu di antisipasi lebih baik lagi," katanya. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IShvkL
May 01, 2019 at 07:10PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IShvkL
via IFTTT

Mayday 2019, BPJSTK Berkomitmen Tumbuh Bersama Pekerja

BPJSTK mencatat kepesertaan mencapai 50,8 juta atau tumbuh 9 persen dari 2018.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Memasuki peringatan Hari Buruh International (May Day), BPJS Ketenagakerjaan (BPJSTK) menegaskan komitmennya untuk terus tumbuh bersama pekerja. Lembaga tersebut terus berupaya meningkatkan cakupan kepesertaan dan berinovasi untuk memberikan layanan dan manfaat perlindungan jaminan sosial bagi pekerja. 

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto menyatakan, bahwa, jajaran direksi, dewan pengawas dan tim manajemen tahun ini telah memutuskan untuk mengusung tema aggressive growth atau pertumbuhan agresif bagi operasional BPJS Ketenagakerjaan. “Kami tidak akan bisa mencapai pertumbuhan tersebut tanpa dukungan semua pihak terutama para pekerja Indonesia."

Tugas utama BPJS Ketenagakerjaan adalah menyelenggarakan jaminan sosial. Arahnya melindungi semua pekerja Indonesia yang berhak menjadi peserta BPJSTK. Juga memberikan pelayanan terbaik saat terjadinya risiko sosial seperti kecelakaan kerja, memasuki masa tua dan kematian.

Sampai dengan Maret 2019, BPJSTK telah mencatat kepesertaan mencapai 50,8 juta atau tumbuh 9 persen dari periode sebelumnya tahun 2018. Dari angka tersebut, peserta yang aktif membayar iuran mencapai 30,5 juta atau tumbuh 14%. Sedangkan untuk Pekerja Migran Indonesia (PMI), jumlah pekerja yang telah tedaftar sebanyak 422 Ribu.

"Kami telah mengkover 59 persen dari 86 juta pekerja yang berhak menjadi peserta BPJSTK termasuk pekerja migran, dan akan terus berusaha meningkatkan cakupan Kepesertaan tersebut, tentunya dengan dukungan semua pihak," tambah Agus.

Sebagai informasi, jumlah total pekerja di Indonesia mencapai 128 juta, namun berdasarkan regulasi yang berlaku, pekerja yang dapat dilindungi oleh BPJSTK tidak termasuk PNS, TNI, POLRI dan pekerja diluar usia tanggungan. Sehingga jumlah pekerja yang berhak dilindungi BPJSTK mencapai 86 juta.

Agus menambahkan, salah satu tantangan dalam menambah cakupan kepesertaan adalah menggaet pekerja sektor informal dan Usaha Kecil Menengah Mikro (UMKM) yang tumbuh pesat di seluruh Indonesia. Pihaknya mengajak masyarakat menjadi perpanjangan tangan BPJSTK, melalui inisiatif PERISAI (Penggerak Jaminan Sosial Indonesia). Jumlah PERISAI per Maret 2019 sebanyak 4.591 orang, dengan akuisisi mencapai 693 ribu pekerja.

Sementara itu, iuran yang telah dibukukan oleh BPJSTK terhitung Maret 2019 sebesar Rp 16 triliun atau meningkat 14 persen dari periode sebelumnya dan mencapai 21 persen dari target Rp 76 Triliun. Iuran terkumpul dan kegiatan pengembangan dana yang dilaksanakan BPJSTK berdampak pada dana kelolaan BPJSTK telah mencapai Rp 382 Triliun.

Dari sisi pelayanan, nilai total pembayaran klaim yang telah dibayarkan per Maret 2019 telah mencapai Rp7,2 triliun atau 23% dari target Rp31 triliun di Tahun 2019 atau meningkat 21% dari periode yang sama di Tahun 2018. Klaim terbesar yang dibayarkan adalah untuk Jaminan Hari Tua (JHT), mencapai 92% atau  sebesar Rp6,6 triliun.

 

Pencairan klaim JHT

Agus menjelaskan, trend pencairan klaim JHT masih sangat tinggi, terutama karena regulasi yang membebaskan para pekerja yang sudah tidak bekerja lagi untuk mengambil saldo JHT. Jadi, meskipun belum memasuki masa tua atau masa pensiunnya, mereka bisa mengambil jaminan tersebut berdasarkan PP 60 Tahun 2015 dan Permenaker Nomor 19 Tahun 2015 yang menjadi regulasi mendasar terkait pencairan dana JHT tersebut.

"Jumlah mutasi pekerja yang keluar dan masuk sebagai peserta dan mencairkan JHT pada kami sangat tinggi, pencairan JHT sebelum usia pensiun tentunya memudarkan semangat filosofi jaminan sosial itu sendiri sebagai bantuan untuk memasuki masa ketika pekerja sudah tidak produktif lagi. Para pekerjalah menjadi pihak yang paling dirugikan dengan kondisi ini”, jelas Agus.

Pencairan dana JHT tersebut akan menurunkan bilangan yang digunakan BPJSTK untuk pengembangan manfaat dalam beberapa instrumen investasinya, jumlah dana yang kecil tentu akan mengecilkan pula pengembangan investasinya dan tentu akan berdampak pada keuntungan yang diperoleh BPJSTK untuk menyempurnakan manfaat bagi pesertanya.

Peningkatan manfaat ini merupakan komitmen nyata untuk tumbuh bersama pekerja dalam menjamin kesejahteraan pekerja Indonesia.

Pihaknya juga menghimbau di event Mayday Ini agar para pekerja tidak terburu-buru mencairkan JHT-nya saat dalam kondisi tidak bekerja. Sebab manfaat yang didapat bagi seluruh pekerja akan lebih optimal jika mencairkan JHTnya ketika memasuki masa pensiun.

"Para pekerja Indonesia, BPJSTK sudah melindungi pekerja sejak 1977. BPJSTK sudah bertransformasi sebagai badan hukum publik yang bersifat nirlaba, dengan manfaat yang semuanya diberikan bagi pekerja. Mari kita semua tumbuh bersama dalam mewujudkan kesejahteraan pekerja serta berpartisipasi dalam pembangunan Indonesia yang berkesinambungan. 

Dalam rangkaian kegiatan May Day kali ini, BPJSTK juga menyelenggarakan berbagai rangkaian kegiatan yang dilaksanakan di 11 Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan di Indonesia antara lain: Seminar nasional bersama SP/SB untuk dukungan Aggressive Growth BPJS Ketenagakerjaan, Fun Bike bersama SP/SB, pemeriksanaan kesehatan gratis, donor darah, pelatihan peningkatan kompetensi pekerja, sosialisasi manfaat BPJS Ketenagakerjaan dan beberapa kegiatan lainnya.

“BPJSTK lahir dan tumbuh bersama pekerja. Perayaan Mayday yang kami lakukan bersama pekerja sebagai bagian dari semangat untuk mewujudkan masyarakat pekerja Indonesia yang produktif dan sejahtera,” tutup Agus.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VHfxJO
May 01, 2019 at 07:08PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VHfxJO
via IFTTT

Kerja Bakti di Masjid, Tradisi Muslim Ternate Sambut Puasa

Tradisi membersihkan masjid dan batahlil rutin digelar tiap tahun.

REPUBLIKA.CO.ID, TERNATE— Sejumlah warga di Kota Ternate, Maluku Utara (Malut), berbondong-bondong ke masjid dengan memanfaatkan hari libur untuk melakukan kerja bakti sebagai tradisi dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadhan. 

Ketua Badan Pengurus Masjid Tariqul Falah Tobelou Kota Ternate, Muhammad Irfandi Ternate, Rabu (1/5) membenarkan kehadiran ratusan warganya ke masjid sebagai tradisi datangnya Ramadhan dengan membersihkan tempat ibadah secara bergotong-royong.

"Kami memanfaatkan hari libur dengan mengundang warga, bahkan banyak yang datang secara sukarela untuk membersihkan rumah ibadah dalam menyambut Ramadhan," kata Irfan.

Dia mengatakan, momentum ini juga digunakan warga untuk bersedekah, buktinya saat ini warga sendiri yang datang secara sukarela membawakan uangnya untuk membelikan berbagai kebutuhan masjid.

Selain itu, kata dia, mulai sore hingga malam hari ada tradisi Islam yang telah ditinggalkan leluhur yang masih dipertahankan masyarakat setempat, di antaranya tradisi batahlil sebelum Maghrib maupun sesudah Isya’ dalam menyambut Ramadhan.

Dia mengatakan, seperti biasanya masyarakat setempat merasa ada yang kurang kalau menjelang Ramadhan belum dimeriahkan dengan tahlil yang dihadiri para tetangga setempat.

Selain itu, tradisi berziarah ke kubur orang tua atau keluarga yang telah meninggal dengan menaburkan potongan kecil daun pandan di atas pusara, kemudian menyiramnya dengan sebotol air lalu membacakan doa dan hal ini bisa terlihat di pekuburan Islam Ternate, ratusan peziarah telah memenuhi pekuburan tersebut.

Setelah itu, menurut dia, warga yang akan melaksanakan batahlil mengundang perangkat masjid dan tetangga terdekat ke rumah bersangkutan untuk bersama-sama melaksanakan batahlil.

Sementara itu, salah seorang imam masjid, Ali Djumati ketika dikonfirmasi mengakui, sepekan sebelum Ramadhan biasanya mendapatkan banyak undangan dari warga untuk menggelar tahlilan.

Sehingga, biasanya kalau ada keluarga yang akan membuat tahlilan di rumahnya, dua atau tiga hari telah menyampaikan ke imam, karena sebagian besar rumah pasti menggelar tahlilan sebagai tradisi datangnya Ramadhan.

Kepala Kemenag Kota Ternate, Marus Adam, ketika dikonfirmasi membenarkan, dalam menyambut Ramadhan, warga Ternate selalu menggelar ritual batahlil itu yang dibaca secara bersama-bersama adalah kalimat zikir dan doa kepada sang pencipta agar mengampuni dosa para orang tua atau keluarga yang telah meninggal serta memberi keselamatan dan perlindungan bagi mereka untuk bisa menjalankan ibadah Ramadhan hingga selesai.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WiOxh4
May 01, 2019 at 07:05PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WiOxh4
via IFTTT

Pengembangan Meisterstadt Batam Masuki Fase Kedua

Habibie meyakini Meisterstadt Batam adalah wujud nyata dari hasil pencapaian Batam.

REPUBLIKA.CO.ID, BATAM -- Batam selalu berada dekat di hati saya. Begitu ujar Presiden ketiga RI BJ Habibie saat berada di Batam. Kepala Otorita Batam periode 1978 hingga 1998 ini menyambangi kembali Batam untuk menghadiri peluncuran Global Launching Erleseen Tower yang menjadi bagian dari megasuperblok Meisterstadt Batam.

Proyek properti ini merupakan buah karya PT Pollux Barelang Megasuperblok atau yang dikenal dengan Pollux Habibie International, perusahaan kolaborasi antara PT Pollux Properti Indonesia Tbk dan keluarga besar BJ Habibie. "Batam selalu berada dekat di hati saya, karena sejak awal kami sudah melihat bahwa ke depannya Batam akan menjadi penghubung antara Indonesia dengan dunia," ujar Habibie, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (1/5).

Dalam perjalannya, Habibie mengatakan, Batam menitikberatkan pada pembangunan industri berbasis manufaktur. Setelah berjalan dengan baik, maka Batam sekarang menjadi salah satu pusat utama industri berat di Indonesia. "Kita harus terus berinovasi, membangun dan maju," katanya.

"Saya sangat senang dan bangga menjadi bagian dari proyek pembangunan dan pengembangan ini karena Meisterstadt Batam adalah wujud nyata dari hasil pencapaian Batam ketika kita memiliki keberanian dan visi untuk berpikir besar," ucap Habibie melanjutkan.

Melihat kondisi itu, BJ Habibie mengatakan, pembangunan megasuperblok Meisterstadt Batam akan terus berlanjut dengan pengembangan fase kedua. Fase kedua ini akan lebih menekankan proyek ini sebagai tujuan investasi dan wisata bertaraf internasional.

Peluncuran ini sekaligus menandakan pemasaran Erleseen Tower. Erleseen Tower dirancang dengan kualitas terbaik dan diyakini mampu bersaing dengan Marina Bay Sands Singapura karena dilengkapi sky pool and private lounge dengan pemandangan pulau-pulau cantik yang mengelilingi wilayah Pulau Batam.

Habibie mengatakan Meisterstadt Batam akan memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal. Hal ini seiring dengan perubahan Batam dari industri berat menjadi pusat penyedia jasa dan wisata.

Berlokasi sekitar 30 menit dengan kapal feri dari Singapura, Batam dipandang oleh para investor sebagai Shenzen di masa depan. Menjadi pusat manufaktur yang ditopang oleh industri jasa. "Dan bisa menjadi basis bagi para investor dan pelaku bisnis internasional yang ingin mengakses pasar domestik Indonesia yang luas," ungkap Habibie.

Erleseen Tower yang merupakan tower keempat pada pengembangan fase pertama nantinya akan merangkum sebanyak 385 unit luxury apartemen. Dengan fasilitas itu, Erleseen Tower diyakini dapat meningkatkan reputasi Batam sebagai destinasi investasi dan wisata yang sedang bertumbuh dengan pesat.

Meisterstadt Batam dikembangkan di atas lahan seluas sembilan hektare. Proyek multifungsi ini nantinya akan merangkum 11 gedung pencakar langit yang terdiri atas delapan menara apartemen sebanyak 6.500 unit, satu hotel bintang lima dan satu rumah sakit bertaraf internasional, mal raksasa, serta satu perkantoran dengan rencana ketinggian 100 lantai.

Tak kurang, sebesar Rp 15 triliun dana investasi dipersiapkan perseroan untuk mengembangkan proyek terbesar di Batam ini. Seluruh area didisain mengikuti standar kota di Jerman yang mengintegrasikan apartemen dengan perkantoran, shopping mall dan rumah sakit.

Erleseen Tower ditawarkan dalam beberapa tipe luasan. Mulai dari tipe Studio dengan ukuran mulai dari 24 meter persegi, satu kamar dengan ukuran mulai dari 49 meter persegi sampai dengan tipe tiga kamar dengan ukuran luas mulai dari 80 meter persegi. Hadir pula dalam acara itu Chairman PT Pollux Properti Indonesia Tbk Po Sun Kok dan CEO PT Pollux Properti Indonesia Tbk Nico Po.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WiZjDN
May 01, 2019 at 07:02PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WiZjDN
via IFTTT

Kecelakaan Maut, Empat Orang Masih Satu Keluarga Meninggal

Mobill sedan menabrak truk tronton yang sedang parkir.

REPUBLIKA.CO.ID, CILACAP -- Kecelakaan maut terjadi di jalur alternatif Kroya-Cilacap, tepatnya di Dusun Kejen Desa Sikampuh Kecamatan Kroya Kabupaten Cilacap, Rabu (1/5) dinihari. Mobil sedan Suzuki Aerio bernopol R 9443 AK menabrak truk tronton nopol AA 1925 BA yang sedang parkir akibat mogok.

Akibat kecelakaan, empat penumpang yang masih satu keluarga meninggal di tempat, dan seorang mengalami luka.

Data dari kepolisian Polres Cilacap, menyebutkan korban meninggal terdiri dari Jumono Feri (45), istri Supriyati (38), dan anak balita yang masih berusia 3 bulan, Thomas, meninggal dunia. Selain itu, sang sopir, Dean Pujiono (35) yang merupakan adik Supriyanti turut meninggal dunia. 

Adapun satu-satunya korban selamat adalah Adelia Rosehawa (12) yang merupakan anak pasangan suami isteri tersebut. ''Kecelakaan terjadi setelah keluarga tersebut menjemput anaknya, Adelia Rosehawa dari Yogyakarta,'' jelas Kasat Lantas Polres Cilacap, AKP Nur Ali mewakili Kapolres Cilacap AKBP Djoko Julianto.

Mengenai kronologis kejadiannya, AKP Nur Ali mengaku masih belum bisa menjelaskan penyebab kejadiannya. "Yang pasti, kendaraan melaju dari arah Kroya menuju Adipala," jelasnya.

Korban Adel yang saat ini dirawat di RS Kroya, juga mengaku tidak tahu bagaimana kejadiannya. ''Saat itu, saya sedang tidur di jok belakang. Tiba-tiba saja, kendaraan menabrak truk hingga saya terlempar ke jok pengemudi,'' katanya.

Dia mengaku, beberapa warga yang saat itu mengetahui terjadi kecelakaan, sempat membantunya keluar dari dalam mobil. Bahkan dia sempat mengambil adiknya yang berusia 3 bulan dari dalam mobil, dan menelpon pamannya di Adipala untuk mengabarkan kecelakaan itu.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DGVxgv
May 01, 2019 at 07:02PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DGVxgv
via IFTTT

In Picture: Kapal Armada Ke-7 Amerika Serikat Tiba di Tanjung Priok

Kunjungan kapal USS Blue Ridge dalam rangka peringatan ke-70 tahun hubungan RI-AS.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Personel TNI AL menyambut kedatangan kapal komando Amerika Serikat USS Blue Ridge (LCC-19) di dermaga JICT 2, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (1/5/2019).

Kunjungan kapal komando Armada ke-7 AS itu dalam rangka peringatan ke-70 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Amerika Serikat.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2XYNbs1
May 01, 2019 at 07:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2XYNbs1
via IFTTT

Rumah Zakat Bantu Korban Banjir Bandang di Bangga

Rumah Zakat membawa logistik ke lokasi bencana di Banga.

REPUBLIKA.CO.ID, BANGGA -- Rumah Zakat Action menerjunkan tim ke lokasi bencana di Bangga, Senin (29/4). Jarak ke Bangga ditempuh kurang lebih 3 jam dari kota Palu.

Tim yang diberangkatkan berjumlah 4 orang, selain itu tim membawa logistik berupa rendang yang berjumlah 1000 kaleng, selimut, diapers, dan beberapa bantuan logistik lainnya. Selama dalam perjalanan ke lokasi terlihat beberapa bekas puing-puing kayu disekitar lokasi bencana.

Sesampainya di lokasi, tim berkordinasi dengan BPBD, BNPB, DANREM, Dinsos, dan Polres Sigi. Kordinasi ini dianggap penting agar keberadaan Rumah Zakat diketahui oleh Stakeholder yang bersangkutan. Selain berkordinasi, tim memasukkan logistik ke Dinsos karena Pemda memberikan wewenang ke Dinsos untuk mengatur masalah logistik.

"Bencana banjir bandang yang terjadi di Bangga mulanya terjadi di hari Ahad (28/4) tepat pukul 07:00 Wita, dikarenakan intensitas air hujan meningkat, disamping itu insentitas air berbanding terbalik dengan badan sungai (lebar sungai) dan seringkali terjadi longsor diatas gunung tempat lewatnya air, nah itulah yang menyebabkan lumpur juga datang bersamaan dengam air," ujar Kepala Desa Bangga.

Kepadala desa menambahkan saat ini sekitar 1000 KK telah mengungsi ke dataran tinggi didesa sebelah, banyak harta benda milik warga tertimbun lumpur seperti mobil dan motor warga.

Setelah mendapat informasi dari warga tim langsung ke lokasi terdampak bencana, tepatnya di dusun 2 Desa Bangga Kecamatan Dolo Selatan Kabupaten Sigi. Ternyata memang betul beberapa rumah warga tertimbun setinggi 2 meter, dan masih ada motor yang juga tertimbung oleh lumpur.

"Kondisi lokasi sangat miris, dikarenakan semua bangunan seperti rumah, sekolah, dan masjid sudah terendam lumpur sehingga hanya atapnya saja yang kelihatan," ucap Fadel, Relawan Rumah Zakat.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GTlk74
May 01, 2019 at 07:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GTlk74
via IFTTT

Penunggang Unta dan Masjid Pertama di Australia

Banyak terdapat kuburan para penunggang unta di Australia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pada abad ke-19, terjadi gelombang baru Muslim memasuki Australia dan menetap di sana. Dalam kurun waktu antara tahun 1870 hingga 1920, sekitar 20 ribu ekor unta dan 2.000-3.000 penunggang unta mendarat di daratan Australia. Mereka berasal dari Afghanistan, Rajasthan, Khasmir, Mesir, Turki, dan Persia.

Hal itu diceritakan dalam Boundless Plains: The Australian Muslim Connection, sebuah pameran foto yang menceritakan sejarah Islam di Australia. Pameran itu secara resmi dibuka di Museum Sejarah Jakarta pada Senin (15/4), dan akan berlangsung sampai 30 April 2019.

Para penunggang unta tersebut ke mudian membuat jaringan jalan unta yang luas, tersebar ke seluruh pedalaman Benua Australia. Mereka melakukan apa yang perlu dilakukan saat membuka sebuah wilayah. Mere ka terbukti sangat berjasa dalam eks pedisi untuk memetakan Benua Australia.

Di wilayah Maree, Australia Selatan ditemukan sisa bangunan masjid yang diduga dibangun oleh para penunggang unta dari Afghanistan pada tahun 1885. Bentuk masjid tersebut meniru bangunan masjid yang pertama kali dibangun di Makkah dan Madinah pada masa awal penyebaran Islam.

Penentuan posisi masjid sangat hati-hati sebab harus dibangun dekat sumber air yang bisa digunakan untuk berwudhu. Bangunan masjid di Maree itu juga terinspirasi oleh teknik arsi tek tur di daerah yang bercuaca panas. Atap masjidnya dibuat miring agar memberi perlindungan dari sengatan matahari. Sementara itu, dinding masjid yang pendek dan terbuat dari lumpur membantu ventilasi bangunan dan melancarkan pergerakan udara.

Kisah lain, Saleh (Charlie) Sada deen yang tiba di Australia pada akhir tahun 1890 diyakini telah membangun masjid pertama di wilayah Alice Spring pada tahun 1913. Saleh meninggal dunia pada tahun 1933 saat bisnis untanya mulai merosot. Sekarang namanya dipakai untuk menamai kota satelit, sekolah, dan lapangan.

Banyak terdapat kuburan para penunggang unta di Australia. Contohnya di pemakaman Bourke, pada salah satu batu nisan tertulis Wahub Afghan, meninggal pada Agustus 1895. Pada nisan tersebut tertulis Bismillahirohmanirohim, Syahadat, dan surah al-Ikhlas.

Di pemakaman Bourke juga dite mu kan gubuk yang terbuat dari seng. Pada masa lalu, gubuk tersebut digu na kan sebagai mushala oleh umat Islam. Ada pula Masjid Broken Hill yang diperkirakan menjadi masjid pertama di New South Wales. Masjid tersebut dibangun di situs kamp unta yang sudah tua. Dulu, para penunggang unta biasa beristirahat di sana sambil merencanakan perjalanan mereka.

Kini, bangunan masjid yang terbuat dari seng tersebut masih bisa digunakan oleh pengunjung dan penduduk setempat. Para penunggang unta biasanya meninggalkan sajadah di masjid tersebut sebagai penghargaan kepada masjid. Pada dinding masjid tertulis ayatayat Alquran, foto Makkah, dan tempat suci lainnya. Sementara itu, di luar masjid terdapat pohon kurma yang ditanam oleh para penunggang unta dari Afghanistan.

Di sana juga ditemukan kereta unta berusia tua. Dulu, kereta itu digunakan untuk mengangkut barangbarang ke pedalaman. Unta digunakan karena dapat bertahan dalam cuaca ekstrem, tidak seperti kuda. Unta dianggap sebagai moda transportasi yang cocok di Australia yang kondisinya ekstrem.

Para penunggang unta mengangkut wol ke pelabuhan, juga mengangkut air ke daerah-daerah yang dilanda kekeringan. Mereka juga mengangkut surat, peralatan, dan berdagang pada saat konstruksi kereta api masih dalam masa pengembangan di Australia.

Para penunggang unta juga memainkan peran penting dalam mem fasilitasi pembangunan jalur Telegraf Overland pada tahun 1870-1872. Mereka membantu mengangkut peralatan, bahan-bahan, dan pasokan lainnya. Tanpa mereka, pengembangan pedalaman Australia akan tertinggal paling sedikit lima puluh tahun sampai muncul era perbaikan jalan dan layanan kereta api.

Setelah kedatangan para penung gang unta, datanglah para pedagang dan penyelam mutiara dari Melayu ke Australia. Kemudian, secara bertahap Australia didatangi orang-orang Albania, Turki, dan Muslim lainnya dari berbagai negara. Semua itu menjadi bagian dari sejarah awal perkem bangan Islam di Australia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2XW1ZHZ
May 01, 2019 at 07:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2XW1ZHZ
via IFTTT