Pages

Showing posts with label May 02. Show all posts
Showing posts with label May 02. Show all posts

Thursday, May 2, 2019

Jelang Puasa, Telur dan Ayam Potong Merangkak Naik

Harga ini diperkirakan akan terus naik hingga pekan pertama Ramadhan.

REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON -- Menjelang bulan puasa, harga telur dan ayam potong di pasar tradisional di Kota Cirebon merangkak naik. Hal itu terungkap saat Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Cirebon menggelar sidak ke Pasar Pagi Kota Cirebon, Kamis (2/5).

Seorang penjual daging ayam potong di Pasar Pagi, Kota Cirebon, Sutrisno, menyebutkan, harga daging ayam potong saat ini sudah mencapai Rp 36 ribu per kg. Pada pekan lalu, harga tersebut masih mencapai Rp 34 ribu per kg.

"Naiknya sedikit-sedikit," kata Sutrisno.

Sutrisno memperkirakan, harga daging ayam potong akan terus naik hingga pekan pertama Ramadhan. Pasalnya, permintaan komoditas tersebut biasanya tinggi di masa-masa tersebut.

Selain daging ayam potong, harga telur ayam juga sudah naik kembali. Sebelumnya, harga telur dijual seharga Rp 23 ribu per kg. Namun saat ini sudah naik menjadi Rp 25 ribu per kg kg.

"Harga telur dari peternaknya sudah naik. Jadi ya kita juga ikut naik," tutur seorang pedagang sembako di Pasar Pagi, Wawan.

Tak hanya daging ayam potong dan telur ayam, harga bawang putih juga hingga saat ini masih tinggi, yakni Rp 60 ribu per kg. Harga itu masih bertahan sejak sekitar dua pekan terakhir dari harga sebelumnya yang mencapai Rp 40 ribu per kg.

Sementara itu, Ketua TPID Kota Cirebon yang juga Sekda Kota Cirebon, Asep Dedi, menilai, kenaikan harga saat ini masih dalam batas wajar. "Tidak ada lonjakan harga yang terlalu tinggi," kata Asep.

Meski demikian, Asep menyatakan, TPID Kota Cirebon tidak tinggal diam. Beberapa hari yang, pihaknya sudah menggelar pasar murah produk pangan. Kegiatan serupa juga akan digelar di sejumlah titik yang tersebar di lima kecamatan yang ada di Kota Cirebon.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VF8cdQ
May 02, 2019 at 06:20PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VF8cdQ
via IFTTT

Kemnaker Bangun BLK Komunitas Ponpes di Dharmasraya

Pembangunan BLK komunitas itu bertujuan menyiapkan Sumber Daya Manusia.

REPUBLIKA.CO.ID, PULAU PUNJUNG -- Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengucurkan anggaran Rp 1 miliar untuk membangun Balai Latihan Kerja (BLK) komunitas di Pondok Pesantren Tarbiyatul Athfal, Nagari Koto Ranah Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, pada 2019.

"Pembangunan BLK komunitas itu bertujuan menyiapkan sumber daya manusia (SDM) dalam menghadapi persaingan kerja, khususnya bagi kalangan santri di pondok pesantren Tarbiyatul Athfal Nagari Koto Ranah, Kecamatan Koto Besar," kata Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan di Pulau Punjung, Rabu (1/5) lalu.

Ia mengatakan pembangunan BLK di ponpes itu bertujuan mempercepat peningkatan SDM dan kompetensi kerja di kalangan angkatan muda, khususnya di pesantren. Sutan berharap kehadiran BLK komunitas mampu melahirkan santri-santri yang mampu menciptakan peluang kerja di tengah persaingan yang semakin kompetitif.

Menurut Sutan, Tarbiyatul Athfal menjadi salah satu ponpes yang menerima program Kemnaker tersebut pada tahun ini, tentunya perhatian pemerintah pusat untuk pembangunan Kabupaten Dharmasraya patut diapresiasi. Sementara, Pimpinan Ponpes Tarbiyatul Athfal Nurkholidin mengatakan, bantuan Kemenaker tidak hanya untuk pembangunan fisik gedung, namun juga untuk kegiatan dan peralatan pelatihan.

"Kami bersyukur Ponpes Tarbiyatul Athfal dipilih sebagai salah satu penerima program ini. Semoga, kehadiran BLK mampu meningkatkan potensi santri sehingga saat lepas dari pondok santri dapat bersaing di dunia kerja atau membuka lapangan kerja sendiri dengan keterampilan yang dimiliki," ujarnya.

Sebelumnya, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Ketenagakerjaan akan mengucurkan dana Rp 1 triliun untuk membangun BLK komunitas di 1.000 pesantren pada 2019.

Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri melalui siaran pers, di Jakarta, mengatakan pihaknya akan menjamin setiap pesantren akan diberikan Rp 1 miliar untuk membangun dan mengembangkan BLK komunitas.

"Bapak Presiden Joko Widodo sudah setuju untuk membangun BLK komunitas di 1.000 pesantren. Pembangunan BLK komunitas ini merupakan bagian dari program pengembangan SDM yang akan mulai digenjot pada 2019," kata Hanif.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Lwyvzl
May 02, 2019 at 06:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Lwyvzl
via IFTTT

Bea Cukai Priok Jadi Bagian Zona Integritas di Pelabuhan

Bea Cukai Priok bertekad menjadi bagian dari 103 instansi Kemenkeu dengan WBK.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bea Cukai Tanjung Priok melakukan pencananangan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM), Rabu (24/4). Pencanangan ini adalah bentuk komitmen Bea Cukai Priok dalam mewujudkan ZI Wilayah di Pelabuhan Tanjung Priok.

Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea Cukai Tanjung Priok, Dwi Teguh Wibowo mengungkapkan pada tahun 2019 dicanangkan ZI Wilayah yang mengamanatkan setiap instansi pemerintah pada wilayah tersebut mendapatkan predikat WBK.

“Sedangkan instansi yang sudah menyandang predikat WBK didorong untuk meraih gelar WBBM," kata dia.

ZI Wilayah Tanjung Priok sendiri terdiri dari instansi-instansi pemerintah berikut ini: Kesyahbandaran Utama Tanjung Priok,  Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok, Bea Cukai Tanjung Priok, Distrik Navigasi Tanjung Priok, Komando Lintas Laut Militer Tanjung Priok, Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Balai Besar Karantina Pertanian Tanjung Priok,  Imigrasi Kelas I Tanjung Priok, Kantor Kesehatan Pelabuhan Tanjung  Priok,  Karantina Tumbuhan Tanjung Priok, dan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Tanjung Priok.

Pada acara pencanangan di Aula Sinergi Bea Cukai Tanjung Priok tersebut ada dua agenda utama yang dilaksanakan, yaitu penandatanganan komitmen zona integritas menuju wilayah bebas korupsi dan sosialisasi. Acara penandatanganan dipimpin oleh Kepala Bea Cukai Tanjung Priok, Dwi Teguh Wibowo, diikuti oleh 300 pegawai dan mitra kerja. Sementara 888 pegawai yang belum melaksanakannya, melakukan penandatanganan komitmen seusai acara.

Sosialisasi diadakan untuk menyamakan pandangan dan mematangkan strategi mendapatkan predikat WBK yang kemudian dilanjutkan rapat koordinasi seusai acara. Sosialisasi diberikan oleh Saut Mulia, Kepala Subbagian Tata Laksana II, Sekretariat Jenderal Bea Cukai dan Florentius Eko, Kepala Subbagian Ketatalaksanaan IIA, Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan.

Agar pencanangan Zona Integritas Menuju WBK makin tertanam pada diri setiap pegawai dan mitra kerja dilakukan pula penyematan pin secara simbolis dan pengenalan semboyan: Integritas Tanpa Batas, Menuju Wilayah Bebas Korupsi. Bea Cukai Priok juga bertekad menjadi bagian dari 103 instansi di bawah Kementerian Keuangan yang ditargetkan mendapat predikat WBK dan WBBM pada tahun 2019 ini.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DMWjIS
May 02, 2019 at 06:18PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DMWjIS
via IFTTT

Dewi Sandra Batasi Kegiatan Luar Rumah Selama Ramadhan

Dewi Sandra mengaku merindukan Ramadhan di Tanah Suci.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penyanyi sekaligus aktris Dewi Sandra mengaku akan membatasi kegiatannya di luar rumah selama Ramadhan. Ia memilih fokus untuk menjalankan ibadah selama Ramadan 1440 H.

"Insya Allah. (Saya) memang sudah nggak (banyak kegiatan). Kecuali dua kegiatan, tetapi in line. Seperti tahun lalu, saya bertemu The Little Hijabi karena ini in line dengan fokus mau beribadah dan tetap nggak keluar dari konteks," ujar Dewi di sela-sela konferensi pers kampanye #SELALUBERSYUKUR Wardah di Jakarta, Kamis (2/5).

Kalaupun harus berkegiatan di luar, Dewi akan lebih memprioritaskan berbagai kegiatan yang sejalan dengan ibadahnya. Ramadhan, lanjut perempuan berdarah Inggris-Indonesia itu, menjadi momentum untuk kembali mencari jati diri tanpa sibuk pada kegiatan seperti 11 bulan lain.

"Going back to mencari diri kita ini siapa. (Sudah kegiatan) 11 bulan. Apalagi di dunia ini, distorsi terlalu banyak. Kita disibukkan dengan tanggung jawab dengan keluarga, dengan deadline," kata aktris kelahiran Rio de Janeiro Brasil itu.

Dewi mengaku rindu untuk kembali ke Tanah Suci Makkah dan Madinah saat Ramadhan sebagaimana pada Ramadhan 1439 H. Ketika berada di Makkah dan Madinah, Dewi merasa lebih fokus beribadah tanpa pusing memikirkan hal lain seperti menu takjil, buka puasa, dan sebagainya.

"Nggak perlu mikir takjilnya apa, buka puasanya apa, baju apa (saat Lebaran). (Aku) fokus shalat di masjid, duduk di dalamnya (sambil) membaca Alquran. Fokusnya itu saja dan aku rindu itu," tuturnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GXmL4f
May 02, 2019 at 06:13PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GXmL4f
via IFTTT

Darmin: Pemindahan Ibu Kota Masih Tahap Evaluasi

Pemindahan ibu kota ini pun banyak menimbulkan pro dan kontra dari berbagai kalangan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah serius merealisasikan wacana pemindahan ibukota. Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution mengatakan saat ini rencana pemindahan ibukota masih dalam tahap evaluasi.

Menurut Darmin, pemerintah belum memutuskan daerah mana yang akan dijadikan lokasi ibukota baru. "Kan belum diputuskan di mananya, tunggu aja dulu," kata Darmin saat ditemui di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (2/5).

Keinginan untuk memindahkan ibukota ini sejatinya bukan pertama kali muncul di pemerintahan Presiden Joko Widodo. Wacana ini sudah pernah muncul di era pemerintahan sebelumnya mulai dari Soekarno, Soeharto, hingga Susilo Bambang Yudhoyono.

Wacana pemindahan ibu kota ini pun banyak menimbulkan pro dan kontra dari berbagai kalangan. Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Bhima Yudhistira Adhinegara, menilai pemindahan ibu kota ini akan menimbulkan sejumlah dampak.

Menurutnya, pemindahan ibu kota ini akan menghabiskan anggaran yang sangat besar. Berdasarkan perhitungan dari Bappenas, total biaya pembangunan ibu kota baru ini akan memakan anggaran Rp 466 triliun. Bhima memperkirakan akan terjadi pembengkakan biaya akibat spekulasi tanah. 

"Biaya pembebasan lahan mahal karena ulah spekulan tanah. Biaya lain misalnya force majeure karena krisis harus dimasukkan," kata Bhima.

Bhima mencontohkan yang terjadi pada pembangunan pusat pemerintahan Putrajaya di Malaysia. Saat pembangunan Putrajaya, sempat terjadi pembengkakan dana karena krisis finansial 1998. Konsekuensi dari mahalnya biaya itu akan menambah defisit APBN dan utang pemrintah, sehingga tidak feasible secara ekonomi. 

Selain itu, menurut Bhima, pemindahan ibukota ini tidak bisa menyelesaikan masalah kemacetan. Pasalnya, jumlah kendaraan dinas yang berkurang tidak signifikan dibanding kendaraan pribadi dari swasta dan rumah tangga. Total kendaraan pribadi di Jakarta sekitar 17 juta unit sedangkan kendaraan dinas hanya 140 ribu unit. 

"Apakah berpindahnya para pns kementerian keluar jakarta signifikan kurangi kemacetan? Jawabannya tidak sama sekali," tutur Bhima. 

Bhima menegaskan, pemindahan ibu kota justru menimbulkan inflasi karena arus urbanisasi ke tempat baru menaikan harga kebtuhan pokok. Ketimpangan di ibu kota baru akan semakin melebar imbas dari pendatang yang lebih mampu secara ekonomi dibandingkan dengan penduduk lokal yang miskin.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2J9JdJ9
May 02, 2019 at 06:11PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2J9JdJ9
via IFTTT

Bek Torino tak Sabar Bertemu Juventus

Torino bertemu Juventus dalam laga bertajuk Derby della Mole di Stadion Allianz Turin

REPUBLIKA.CO.ID, TURIN -- Bek Torino Armando Izzo antusias menatap laga bergengsi pada pekan ke-35 Serie A. Torino bertemu Juventus dalam laga bertajuk Derby della Mole, di Stadion Allianz Turin, Sabtu (4/5) dini hari WIB.

"Selalu menyenangkan bermain di pertandingan derbi," kata Izzo kepada Sky, dikutip dari Football Italia, Kamis (2/5).

Ia menegaskan momen ini bukan sekadar laga emosional. Lebih dari itu, Torino membutuhkan poin penuh di semua partai tersisa. Sebab, Granata bersaing ketat dengan sejumlah tim di papan atas Serie A. Mereka mengejar tiket Liga Champions musim depan.

Saat ini, Torino berada di peringkat keenam klasemen sementara Liga Italia. Dengan mengantongi 56 poin, skuat polesan Walter Mazzarri tertinggal tiga angka dari Atalanta di tangga keempat.

Izzo mengakui pemilik Allianz Stadium mempunyai sederet penggawa berkelas. Menurutnya, Juventus adalah tim terbaik negeri Spageti.

Tapi hal itu hanyalah bentuk respek. "Kami harus melawan ketakutan kami. Kami percaya diri dan bersemangat menatap pertandingan ini," ujar bek tengah 27 tahun itu.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IYdKKC
May 02, 2019 at 06:11PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IYdKKC
via IFTTT

Dimanakah Pemimpin yang Amanah?

Pemimpin yang amanah sesuai Islam adalah mereka yang menjalankan akidah dengan benar

Sungguh memilukan, tercatat sudah 326 petugas pemilu yang meninggal dunia. Perinciannya, 253 korban berasal dari jajaran KPU yang bertugas sebagai KPPS dan 55 sisanya dari unsur Bawaslu. Sementara dari kepolisian ada 18 personil yang meninggal dunia. Bahkan yang lebih memprihatinkan, berdasarkan laporan yang diterima KPU, salah seorang korban bernama Alhat Supawi, meninggal karena bunuh diri. Ia merupakan petugas KPPS yang bertugas mengisi formulir C1 sebanyak 86 rangkap, dikutip dari jpnn.com (27/4)

Pesta demokrasi di Indonesia menorehkan kisah yang begitu menyedihkan. Karena berakhirnya justru meninggalkan duka bagi keluarga jajaran KPU yang bertugas. Demi mencari pemimpin yang akan menyejahterakan rakyat, namun akankah itu didapatkan? 

Dalam demokrasi ada paradigma siapa yang banyak perolehan suaranya dia yang menang. Lantas untuk mendapatkan suara yang banyak tersebut, mereka harus mencitrakan diri sebai mungkin agar bisa diterima dan memesona. 

Tapi sangat disayangkan karena pencitraan yang dibangun minim dengan kapasitas kepemimpinan. Karena tentunya mengandalkan opini yang banyak dimuat oleh berbagai media sementara visi dan misi yang akan dijalankan masih jauh dari harapan yang dibutuhkan oleh masyarakat untuk mengurusi kehidupan mereka agar lebih baik dan sejahtera. 

Pemimpin harus memiliki kesadaran politik. Dengan kesadaran politik inilah ia mengetahui apa yang harus dilakukan, siapa kawan dan siapa lawan. Ia mengetahui konstelasi politik di tingkat lokal dan global. Tidak mengandalkan politik pencitraan sebagai cara untuk mendulang suara. 

Pemimpin sejati dalam Islam juga harus mempunyai ideologi yang terpancar dari akidahnya. Dengan ideologi, ia punya prinsip dan rela berkorban demi ideologinya. Hal ini sangat berbeda dengan pemimpin  pragmatis.

Sikap politik mereka cenderung berubah-ubah. Sehingga muncul jargon  “tidak ada kawan dan lawan yang abadi, yang abadi adalah kepentingan”. Sikap politik hanya ditentukan oleh kemanfaatan belaka. Akhirnya lahir politik transaksional. 

Pemimpin yang memiliki ideologi akan bertindak dan bersikap berdasarkan ideologinya, bukan atas kepentingan tertentu, apakah kelompok atau asing. Semua dilakukan karena tuntutan ideologi. Ideologi itu sendiri terpancar dari akidah Islam yang benar. Karenanya, tidak mungkin seorang menjadi ideologis jika akidahnya masih bermasalah.

Pengirim: Rindyanti Septiana S.Hi, Pegiat Literasi Islam & Jurnalis Muslimah Medan

Disclaimer: Retizen bermakna Republika Netizen. Retizen adalah wadah bagi pembaca Republika.co.id untuk berkumpul dan berbagi informasi mengenai beragam hal. Republika melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda baik dalam dalam bentuk video, tulisan, maupun foto. Video, tulisan, dan foto yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim. Silakan kirimkan video, tulisan dan foto ke retizen@rol.republika.co.id.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2XWNfZi
May 02, 2019 at 06:06PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2XWNfZi
via IFTTT

LSI Denny JA: Ada Empat Fenomena Penting pada Pemilu 2019

Angka golput menurun, teritori dukungan capres, hingga usulan lima kali pemilu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- LSI Denny JA menemukan empat fenomena penting yang terjadi di Pemilu Presiden (Pilpres) 2019. Pertama, angka golput atau orang tidak memilih cenderung menurun dibandingkan pemilu sebelumnya.

"Data dari pemilu ke pemilu pasca-Orde Baru menunjukkan bahwa Pilpres 2019 adalah pilpres dengan partisipasi pemilih paling tinggi. Atau pilpres dengan tingkat golput yang paling rendah," kata peneliti LSI Denny JA, Ardian Sopa dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (2/5).

Dia membandingkan pada Pilpres 2004, golput tercatat sebesar 23,30 persen. Pada Pilpres 2009 angka golput naik yaitu 27,45 persen, sedangkan Pilpres 2014 angka golput mengalami kenaikan yaitu di angka 30,42 persen.

Menurut dia, berdasarkan hasil hitung cepat, pada Pilpres 2019, angka golput mengalami penurunan yaitu sebesar 19,24 persen.

Kedua, menurut dia, Pilpres 2019 ternyata hanya mengubah 15 persen teritori dari dukungan Jokowi maupun Prabowo di Pilpres 2014. "Pada pemilu 2014, Jokowi tercatat menang di 23 provinsi di Indonesia. Dan Prabowo menang di 10 provinsi di Indonesia," ujarnya.

Menurut dia, di Pilpres 2019, dari data hitung cepat, Jokowi mampu menang di 21 provinsi dan Prabowo menang di 13 provinsi di Indonesia. Dengan catatan, pada 2019 ada tambahan 1 provinsi yaitu Kalimantan Utara.

Pada pilpres 2019 menurut dia ada 4 provinsi yang pada pilpres 2014 dimenangi Jokowi, kini dimenangkan oleh Prabowo-Sandi yaitu Provinsi Bengkulu, Jambi, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara. "Sementara ada satu provinsi yang pada Pilpres 2014 dimenangi Prabowo Subianto namun kini dimenangkan Jokowi-Maruf, yaitu Provinsi Gorontalo," katanya.

Ketiga, menurut dia, di Pemilu 2019 menunjukkan ada pembelahan dukungan berdasarkan identitas dan paham keagamaan di sejumlah wilayah. Dia mengatakan hal itu dibuktikan dengan kemenangan mutlak Jokowi di wilayah-wilayah yang merupakan basis pemilih minoritas seperti di Bali, Sulawesi Utara, Papua, Papua Barat dan Kalimantan Barat.

"Sementara Prabowo-Sandi juga menang telak di sejumlah wilayah yang merupakan basis pemilih Islam seperti di Aceh, Sumatera Barat dan Riau," katanya.

Ardian menjelaskan, keempat, pemilu serentak harus dibayar mahal karena membuat pemlu legislatif (DPR dan DPD) kalah pamor dibandingkan dengan pemilu presiden. Kesimpulan itu, menurut dia berdasarkan bukti bahwa percakapan publik hampir 70 persen didominasi percakapan pilpres, bukti lainnya adalah angka partisipasi publik yang berbeda antara pilpres dan pileg.

Karena itu menurut dia, LSI Denny JA mengusulkan adanya skenario pemilu nasional dan pemilu lokal yang berbeda. Dengan demikian, ada lima kali pemilu, yaitu pemilu presiden, pemilu legislatif nasional (DPR dan DPD), pemilu legislatif lokal (DPRD Provinsi dan DPRD Kab/Kota), pemilu serentak gubernur, dan pemilu serentak bupati/walikota.

Menurut dia, Pemilu bupati dan walikota harus dipisah dengan pemilu gubernur untuk menghindari fenomena yang sama ketika pemilu serentak pilpres dan pileg digabung.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GWpxXI
May 02, 2019 at 06:05PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GWpxXI
via IFTTT

Bea Cukai Sintete Musnahkan Ribuan Batang Rokok

Barang yang dimusnahkan merupakan hasil penindakan kepabeaan dan cukai yang melanggar

REPUBLIKA.CO.ID, PONTIANAK -- Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Sintete (KPPBC TMP C Sintete), Kalimantan Barat (Kalbar) melakukan pemusnahan Barang Milik Negara (BMN) berupa ribuan batang rokok dan pakaian bekas.

Kepala Kantor KPPBC TMP C Sintete, Achmat Wahyudi mengatakan, barang yang dimusnahkan tersebut merupakan hasil penindakan eks kepabeaan dan cukai yang melanggar ketentuan.

"Penindakan dilakukan karena melanggar Undang-Undang nomor 17 tahun 2006 tentang perubahan atas Undang-Undang nomor 10 tahun 1995, tentang Kepabeanan dan Undang-Undang nomor 39 tahun 2007 tentang perubahan atas Undang-Undang nomor 11 tahun 1995 tentang Cukai, " ujar Achmat Wahyudi, ujarnya saat dihubungi di Pontianak, Kamis (2/5).

Barang Milik Negara tersebut sebutnya merupakan barang hasil penindakan di PLBN Aruk dan hasil operasi pasar selama periode April 2018 hingga Desember 2018. Kemudian barang yang dimusnahkan berdasarkan surat persetujuan pemusnahan dari Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Singkawang.

"Barang milik negara yang diusulkan untuk pemusnahan adalah berupa rokok sejumlah 500.694 batang, barang kena cukai Minuman Mengandung Etil dan Alkohol (MMEA) sejumlah 124 liter, ballpress sebanyak 54 koli, mesin bekas sejumlah 5 unit, dan barang barang lainnya," jelas Achmat Wahyudi.

Ditambahkan barang-barang tersebut dilakukan penindakan oleh KPPBC TMP C Sintete, di antaranya untuk barang hasil penindakan di bidang kepabeanan karena tidak memenuhi persyaratan larangan dan pembatasan, di bidang impor dari instansi teknis serta untuk barang kena cukai karena tidak dipenuhinya ketentuan di bidang cukai. Diungkapkan oleh Achmat Wahyudi, akibat tindakan tersebut potensi kerugian negara mencapai ratusan juta rupiah.

"Nilai Barang dan Potensi Kerugian Negara atas barang tersebut, total nilai barang hasil penindakan di bidang pabean Rp 449.707.176, dengan potensi kerugian Rp 236.169.068. Sedangkan untuk Total nilai barang hasil penindakan di bidang cukai Rp 236.322.050, dengan potensi kerugian negara Rp 124.491.079. Dengan demikian total prakiraan nilai seluruh barang adalah Rp 686.029.226. Dengan potensi kerugian negara Rp 360.660.147," jelas dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2XWN8Nm
May 02, 2019 at 06:05PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2XWN8Nm
via IFTTT

Bersegeralah Beramal

Kebanyakan manusia tertipu, yakni waktu.

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Imam Nawawi

Dalam kitab Ihya' Ulumuddin, Imam Ghazali menukil ungkapan Al-Mandzir, "Aku mendengar Malik bin Dinar berkata kepada dirinya, 'Celakalah kamu. Bersegeralah sebelum urusan datang kepadamu. Celakalah kamu. Bersegeralah sebelum urusan datang kepadamu.' Sehingga, ia mengulangi yang demikian itu sampai 60 kali yang aku dengarnya dan ia tidak melihatku."

Tindakan Malik bin Dinar tentu didorong oleh pemahaman yang kuat terhadap perintah Allah Ta'ala agar bersegera dalam beramal (QS Ali Imran: 133-134 dan QS al-Hadid: 21). Kata "segera" berarti tidak bisa dipisahkan dari waktu.

Ibn Al-Jauzi dalam bukunya Shaid Al-Khatir mengatakan, "Seorang manusia mesti mengetahui nilai dan kedudukan waktu agar ia tak menyia-nyiakan sesaat pun darinya untuk sesuatu yang tak bisa mendekatkan diri kepada Allah."

Pemahaman mendalam terhadap nilai dan kedudukan waktu menjadikan ulama terdahulu amat selektif dalam memanfaatkan nikmat yang menurut Rasulullah kebanyakan manusia tertipu, yakni waktu. Fudhail bin Iyadh berkata, "Aku kenal orang yang menghitung perkataannya dari minggu ke minggu."

Kemudian ada Dawud al-Tha'i, meski sedang membuat adonan roti, lisannya tak pernah kering dari ayat-ayat Alquran. "Antara membuat adonan dan makan roti aku telah berhasil membaca 50 ayat."

Suatu hari seseorang berkata kepada Amir bin Abd Qais (55 H), murid dari Abu Musa al-Asy'ari, "Berhentilah, aku ingin berbicara kepada Anda!" Amir bin Abd Qais pun menjawab, "Coba hentikan matahari."

Sikap Amir bin Abd Qais itu menunjukkan bahwa dirinya telah menetapkan beragam amal di setiap pergantian waktu sehingga menjadi tidak mungkin dirinya meluangkan waktu kepada orang yang secara tiba-tiba memintanya untuk berhenti tanpa niat dan tujuan yang jelas.

Kebanyakan manusia memang cukup longgar dalam menggunakan waktu, terutama pada malam hari. Kebanyakan menghabiskan waktu dengan mengobrol yang kurang, bahkan tidak berguna sehingga tidur sangat larut yang menjadikan sebagian waktu siang habis untuk tidur atau berfoya-foya di keramaian. Dirinya seakan lupa bahwa kematian bisa datang kapan saja.

Seorang pemuda yang gagah dan memiliki warisan harta melimpah tetapi tidak pernah bersegera dalam amal saleh justru tenggelam dalam beragam jenis kemaksiatan dan terus asyik menunda-nunda tobat. Sangat mungkin mengalami kebinasaan bersebab ajal yang datang tiba-tiba.

Oleh karena itu, Islam mengutuk kebiasaan menunda-nunda suatu pekerjaan ataupun menghafal, mempelajari, memahami dan menguasai ilmu. Sebab, waktu akan habis bila ditunda-tunda dan tidak ada lagi cita-cita, kecuali tinggal cerita. Benarlah pepatah Arab yang mengatakan, "Waktu itu bagaikan pedang, jika kau tak memanfaatkannya, ia akan menebasmu."

Lantas, jenis amal yang mana yang mesti disegerakan? Mengacu pada ayat 134 surah Ali Imran, amalan tersebut meliputi: menafkahkan harta baik dalam kondisi lapang maupun sempit, menahan amarah, dan memaafkan kesalahan orang.

Dalam soal menafkahkan harta di jalan Allah, Sayyidah Aisyah RA sangat patut kita teladani. Suatu waktu Ibn Zubari memberikan uang sebesar 100 ribu dirham. Aisyah menerima uang itu dan langsung membagi-bagikannya kepada fakir miskin. Sampai-sampai, Ummu Dzarrah berkata, "Wahai Ummul Mukminin, tidak bisakah engkau membelikan kami sepotong daging satu dirham saja?"

Aisyah menjawab, "Jangan keras-keras kepadaku. Andai engkau mengingatkan aku, niscaya aku akan membelinya." Aisyah RA benar-benar tidak mau ketinggalan momentum sehingga jika ada kesempatan bersedekah, hal itu akan dilakukan tidak saja dengan bersegera, tetapi juga seluruhnya disedekahkan.

Karena itu, terhadap amal saleh bersegeralah. Pesan Nabi, "Ambillah kesempatan lima sebelum lima, yaitu mudamu sebelum tuamu, sehatmu sebelum sakitmu, kayamu sebelum miskinmu, kekosonganmu sebelum kesibukanmu, dan hidupmu sebelum matimu" (HR Ibn Abi al-Dunya). Insya Allah surga seluas langit dan bumi sedang berhias menanti penuh cinta kehadiran kita. Wallahu a'lam.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UUjjvh
May 02, 2019 at 06:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UUjjvh
via IFTTT

In Picture: Diresmikan Hari Ini, Bendungan Gondang di Karanganyar

Bendungan Gondang di Kabupaten Karanganyar diresmikan oleh Presiden Jokowi.

REPUBLIKA.CO.ID, KARANGANYAR - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Bendungan Gondang di Desa Gempolan Kecamatan Kerjo Kabupaten Karanganyar, Kamis (2/5). Bendungan tersebut akan mengairi lahan pertanian di Kabupaten Karanganyar dan Sragen.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2ZTMJgq
May 02, 2019 at 06:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2ZTMJgq
via IFTTT

Penutupan Tempat Ibadah di Sri Lanka Diperpanjang

Jumlah korban serangan bom di Sri Lanka diperkirakan bertambah.

REPUBLIKA.CO.ID, KOLOMBO — Pihak berwenang memastikan jumlah korban tewas dalam serangan bom yang terjadi di Ibu Kota Kolombo, Sri Lanka pada 21 April lalu dilaporkan meningkat menjadi 257 orang. Angka itu diperkirakan dapat terus bertambah, seiring kondisi korban terluka yang kritis dan menjalani perawatan intensif di rumah sakit. 

Menyusul pengumuman jumlah korban yang meningkat tersebut, gereja katolik di Kolombo juga menunda sementara diselenggarakannya ibadah pada hari Minggu untuk kedua kalinya. Sebelumnya, Pemerintah Sri Lanka memberi himbauan agar ibadah keagamaan di negara itu tidak diadakan di tempat publik terlebih dahulu karena masih adanya kemungkinan serangan teror terjadi kembali. 

Juru bicara keuskupan Katolik di Kolombo, Edmund Tillakaratne mengatakan bahwa seluruh ibadah kebaktian pada akhir pekan ini dibatalkan, dua minggu berlalu sejak serangan teror mengguncang Sri Lanka. 

Seluruh tempat ibadah di Sri Lanka hingga saat ini masih ditutup sementara. Pekan lalu, umat Muslim juga diminta untuk melaksanakan ibadah shalat Jumat di rumah masing-masing dan menghindari masjid terlebih dahulu. 

Sri Lanka telah diguncang oleh serangkaian bom terkoordinasi yang menargetkan tiga gereja dan tiga hotel besar di Kolombo. National Thowheeth Jama’ath (NTJ) diketahui sebagai kelompok berideologi teroris dan telah dituding berada di balik serangan tersebut, meski pihak berwenang negara itu tidak menutup kemungkinan adanya keterlibatan kelompok atau organisasi teroris asing, melihat skala besarnya insiden tersebut. 

Pemerintah negara itu juga telah meminta bantuan internasional untuk melakukan penyelidikan. Sebelumnya, Pemerintah Australia mengkonfrimasi bahwa pelaku serangan bom Sri Lanka didukung oleh Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Laporan itu muncul diikuti dengan klaim kelompok militan tersebut yang mengatakan berada di balik insiden dan mendistribusikan video yang memperlihatkan pemimpin NTJ, Mohamed Zahran berjanji setia kepada ISIS.

Saat ini, keadaan darurat telah diberlakukan di Sri Lanka dan membuat polisi dan militer negara itu memiliki kekuatan yang lebih luas untuk melakukan proses hukum terhadap tersangka. Pihak berwenang, sesuai dengan ketentuan dapat menahan dan menginterogasi tersangka tanpa perintah pengadilan. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UUDWak
May 02, 2019 at 05:58PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UUDWak
via IFTTT

Penutupan Latihan Bersama BMEC Berlangsung Meriah

Manajemen PLN beradu teknik bermain badminton dengan awak media.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Latihan bersama Badminton Electric Media Club (BMEC) yang berlangsung pada Rabu (1/5/19) berlangsung sangat meriah. Puluhan pemain dari media dan jajaran manajemen PLN beradu kekuatan dan teknik di lapangan GOR Pusdiklat PLN Ragunan.

"Latihan bersama ini kita gelar untuk lebih mengakrabkan teman-teman media dengan PLN yang selama ini sudah terjalin sangat baik. Kebetulan juga kita kan punya hobi yang sama, olahraga bulu tangkis," kata Ketua BMEC Rakhmat Hadi Sucipto di Jakarta, Rabu (1/5).

Beberapa pemain dari pihak PLN yang ikut berlaga, di antaranya VP Public Relations PLN Dwi Suryo Abdullah, GM PLN Pusdiklat Badrul Musthafa, dan tim humas PLN. “Saya memang hobi bermain badminton. Kalau pas sempat, saya bisa dua kali main dalam seminggu,” ujar Badrul.

Badrul sempat berpasangan dengan Dwi Suryo melawan pasangan Pemred Kumparan Arifin Asyadhad/Pemred Koran Sindo Djaka Susila. Sayang, pasangan Dwi Suryo/Badrul takluk dua gim langsung pada pertandingan tersebut.

Beberapa media lain yang hadir, di antaranya Republika, Sindonews, Detik.com, Antara, Petrominer, Vivanews, Dunia Energi, dan Petroenergi. "Acara ini juga diikuti sekaligus untuk menutup musim latihan rutin tahun 2018/2019 jelang bulan Ramadhan. Kita biasanya seminggu sekali ketemu latihan," kata Kelik Dewanto, wartawan Antara.

Para pemain tampak sangat serius berlaga. Bahkan, beberapa pemain tampak cedera karena bermain sangat keras untuk meraih kemenangan.

Di sela-sela latihan dan bahkan usai latihan bersama, beberapa wartawan sempat berdiskusi dengan pihak manajemen PLN. Untuk memeriahkan acara, panitia juga menyediakan door prize bagi para peserta.

Dari latihan bersama ini pula terlahir ide kompetisi badminton antarmedia. Turnamen pertama badminton “PLN Cup” berlangsung pada November 2018 lalu. Para awak media berharap turnamen tersebut bisa digelar lagi pada tahun ini.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Y18Vna
May 02, 2019 at 05:50PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Y18Vna
via IFTTT

Mengenal Ulumul Quran

Penulisan ulumul Quran tidak dilakukan pada masa yang sama ketika Alquran diturunkan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Alquran adalah kitab suci umat Islam. Segala tuntunan untuk berperilaku sudah termaktub dalam Alquran. Para ulama pun mencoba membuat sebuah ilmu untuk memahami lebih dalam kandungan ayat-ayat dalam Alquran. Ilmu tersebut disebut ulumul Quran.

Dalam ulumul Quran, diuraikan secara terperinci tentang berbagai hal yang berhubungan dengan ilmu dan penafsiran Alquran. Seperti metode dan bentuk penafsiran Alquran, hubungan antara satu ayat dengan ayat lainnya, termasuk sejarah tentang cara penerimaan wahyu tersebut oleh Rasulullah SAW, hingga proses pengodifikasiannya.

Kendati menjabarkan berbagai ilmu tentang Alquran, penulisan ulumul Quran tidak dilakukan pada masa yang sama ketika Alquran diturunkan. Alquran ditulis dan dikumpulkan secara resmi pada masa Khalifah Utsman bin Affan RA. Sedangkan, penulisan ulumul Quran dilakukan selepas periode tersebut.

Hal ini karena pada masa awal Islam, pengetahuan mengenai seluk-beluk Alquran dan hal-hal yang berkaitan dengannya belum ditulis dan disusun dalam bentuk buku. Pengetahuan tersebut masih tersimpan dalam hati para sahabat Nabi Muhammad SAW.

Ketika itu, para sahabat Nabi pun belum merasa perlu untuk menuliskan pengetahuan tentang Alquran. Hal ini disebabkan dua hal. Pertama, adanya larangan Nabi Muhammad untuk menuliskan sesuatu, selain Alquran. Kedua, bila memang ditemukan berbagai masalah yang berkaitan dengan Alquran, para sahabat cukup menanyakan hal tersebut langsung kepada Nabi.

Akhirnya, selepas wafatnya Nabi Muhammad, penulisan Alquran pun mulai dilakukan. Kekhalifahan Utsman bin Affan yang mulanya merintis pekerjaan ini.

Pada masa tersebut, usaha penulisan Alquran dengan mushaf yang baik dan benar sedang dicanangkan. Karena itu, untuk mempermudah pekerjaan tersebut, disusunlah suatu ilmu yang mengatur metode penulisan mushaf Alquran, yang disebut ilm ar-rasm al-Qurani atau ilm ar-rasm al-Utsmani.

Pekerjaan tersebut pun dilanjutkan pada masa Kekhalifahan Ali bin Abi Thalib RA. Pada masa ini, dibentuk suatu ilmu yang membahas uraian kedudukan kata dalam Alquran. Ilmu tersebut diberi nama ilm i'rab Alquran.

Sedangkan pada masa Bani Umayyah, perhatian para sahabat mulai diarahkan untuk menyebarkan ulumul Quran dengan cara periwayatan dan pengajaran secara lisan. Usaha ini dipandang sebagai rintisan untuk melakukan penulisan ulumul Quran. Usaha yang sama dilakukan pula pada periode awal Dinasti Abbasiyah.

Penulisan ulumul Quran yang sesungguhnya mulai dilakukan pada abad kedua Hijriyah. Pada masa itu, cabang ilmu Alquran yang pertama mendapat perhatian para ulama adalah ilmu tafsir. Usaha ini ditandai dengan disusunnya berbagai kitab tafsir oleh para ulama pada masa tersebut.

Pada abad ketiga Hijriyah, beberapa ulama mulai menulis kitab ulumul Quran dengan objek pembahasan yang berbeda-beda. Al-Madini (234 Hijriyah), misalnya, menyusun buku tentang sebab turunnya Alquran.

Selain itu, Abu Ubaid al-Qasim bin Salam (224 Hijriyah) juga menyusun buku tentang nasikh dan mansukh dalam Alquran. Lalu, Muhammad bin Ayyub ad-Daris yang menyusun buku tentang Makkiyah (yang turun di Makkah) dan Madaniyyah (turun di Madinah).

Penulisan ulumul Quran terus berlanjut pada masa-masa berikutnya. Objek pembahasannya pun mulai beragam. Di antaranya, tentang majas dalam Alquran, hal-hal yang bersifat umum dalam Alquran, serta kata sulit dalam Alquran.

Dan, saat ini telah cukup banyak kitab ulumul Quran yang beredar serta selalu dijadikan rujukan. Dari sekian banyak kitab yang telah diterbitkan, kitab al-Burhan fi Ulum Alquran  karya Imam Badruddin Muhammad bin Abdullah az-Zarkasyi asy-Syafii dan kitab Al-Itqan fi Ulum Alquran karya Imam Jalaluddin karya as-Suyuti asy-Syafii, merupakan dua kitab ulumul Quran yang paling cukup dikenal.

Ulama-ulama Indonesia juga memberikan perhatian besar dalam mengkaji dan mengembangkan ilmu Alquran. Mencakup persoalan tafsir dan hal-hal lain yang berkaitan dengan seluk-beluk Alquran.

Buku yang membahas ulumul Quran sudah cukup banyak ditulis ulama Indonesia. Antara lain, buku Sejarah dan Pengantar Ilmu Tafsir karya Hasbi ash-Shiddieqy. Hingga 1994, buku tersebut telah beberapa kali dicetak ulang.

Selain itu, ada pula buku berjudul Membumikan Alquran karya  Muhammad Quraish Shihab, yang diterbitkan pada 1992. Dalam buku tersebut, ia tidak hanya menguraikan perihal ulumul Quran dan tafsirnya, tetapi juga mencantumkan persoalan-persoalan kontemporer yang dibingkai menurut visi Alquran.

Bahkan, Pemerintah Daerah DKI Jakarta pun pernah menyusun buku ulumul Quran berseri berjudul Ilmu-Ilmu Alquran. Seri pertama buku itu telah diterbitkan oleh Biro Mental Spiritual DKI, Proyek Peningkatan Lembaga Bahasa dan Ilmu Alquran DKI Jakarta pada 1994.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WjZYVy
May 02, 2019 at 05:47PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WjZYVy
via IFTTT

Sandiaga tidak Diberitahu Soal Pertemuan AHY-Jokowi

Dia menilai pertemuan AHY-Jokowi hanya bagian dari silaturahim

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-- Cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno,  mengaku tidak diberitahu soal pertemuan antara Agus Harimurti Yodhoyono (AHY) dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dia menilai pertemuan di Istana Merdeka pada Kamis (5/2) sore hanya bagian dari silaturahim. 

"Saya belum di-update mengenai pertemuan itu oleh mas AHY dan saya khusnuzon saja bahwa itu pertemuan silaturahim seperti biasa," ujar Sandiaga kepada wartawan di Hotel Borobudur, Gambir, Jakarta Pusat,  Kamis (5/2).

Dia melanjutkan, fokus dari koalisi parpol pendukung Prabowo-Sandiaga adalah menghadapi hasil pemilu 2019. Terlebih, soal manajemen koalisi parpol pendukung.

"Bagaimana manajemen koalisi, saya meyakinan Demokrat dan PAN dan juga PKS Gerindra , Berkarya, solid di dalam koalisi Indonesia Adil Makmur dan saya meyakini tugas kita sekarang adalah memastikan pemilu ini sesuai dengan tahapannya dan berlaku sesuai dengan harapan masyarakat, " tambahnya.

Ditemui terpisah,  Sekjen Partai Demokrat, Hinca Pandjaitan,  mengatakan hingga saat ini koalosi Indonesia Adil Makmur masih utuh. Dia menegaskan Partai Demokrat tidak keluar dari koalosi. 

"Semuanya masih jalan sebagaimana mestinya dan Demokrat memang begitu, berkoalisi sampai selesai. Kecuali nanti sudah selesai ya kami bicarakan lagi. Tapi per hari ini semuanya masih berjalan, 02 masih solid. Dan nanti sore juga ada rapat, dan rapat-rapat kami terus berjalan untuk koalisi," tegas Hinca di Hotel Borobudur.

Sebelumnya, Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, Kamis (2/5) sore ini. AHY tiba di kompleks Istana pukul 14.45 WIB dan langsung melakukan pertemuan tertutup dengan Presiden. AHY mengaku diundang oleh Jokowi dalam pertemuan sore ini.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DJsicV
May 02, 2019 at 05:46PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DJsicV
via IFTTT

Darmin: Inflasi Bawang dan Cabai Keterlambatan Pasokan

Impor bawang putih baru dikeluarkan pada akhir April sementara cabai terlambat panen.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, inflasi April disebabkan oleh keterlambatan pasokan dan panen. Komoditas penyebab inflasi April ialah bawang putih, bawang merah, cabai, ayam, dan telur.

“Yang bawang putih kan impornya akan segera masuk, kalau bawang merah dan cabai sebentar lagi akan panen,” kata Darmin kepada wartawan, di Jakarta, Kamis (2/4).

Darmin menjelaskan, pada umumnya bila musim hujan tiba para petani mengalami kendala keterlambatan panen. Sedangkan untuk pasokan bawang putih, kata dia, Indonesia belum dapat memproduksi bawang putih secara mendiri sehingga harus menunggu pasokan impor masuk.

Diketahui, pada Maret lalu pemerintah sudah menginstruksikan Kemendag untuk mengeluarkan persetujuan impor (PI) kepada Bulog untuk melakukan importasi bawang. Faktanya, PI baru dikeluarkan pada akhir April lalu dengan pelaksana delapan importir swasta sebesar 115 ribu.

Darmin menejelaskan, begitu bawang putih impor dan panen bawang merah serta cabai terlaksana, semua permasalahan inflasi akan segera dapat diselesaikan. Sebelumnya, pemerintah juga mengklaim akan menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan jelang Ramadhan.

Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS), penyebab utama inflasi sepanjang April 2019 diakibatkan oleh kelompok bahan makanan. Tercatat, inflasi bahan makanan mencapai 1,45 persen sedangkan komoritas utama yang mendorong kenaikan inflasi adalah komoditas bawang merah dan bawang putih.

Mengacu catatan tersebut, dalam sebulan terakhir harga bawang merah mengalami kenaikan rata-rata 22,93 persen dan menyumbang inflasi sebesar 0,13 persen. Untuk bawang putih, rata-rata kenaikan harganya mencapai 35 persen dan berkontribusi pada inflasi sebesar 0,09 persen.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DI7sKI
May 02, 2019 at 05:44PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DI7sKI
via IFTTT

Roma Tolak Tawaran PSG Tukar Dzeko dengan Cavani

Roma keberatan dengan gaji yang harus dibayar ke Cavani.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- AS Roma menolak penawaran yang diajukan Paris Saint-Germain (PSG) untuk menukar striker Edin Dzeko dengan Edinson Cavani. Il Lupi merasa keberatan untuk mengaji Cavani andai mencapai kesepakatan dengan PSG.

Menurut laporan Gazzetta dello Sport, Selasa (1/5), tim Serigala Ibu kota itu ingin memangkas pengeluaran dalam mengaji para pemainnya. Sedangkan, biaya yang dikeluarkan untuk mengaji Cavani, mencapai 14 juta atau sekitar Rp 2,23 miliar per tahun.

Saat ini untuk mengaji para pemain, Roma harus mengeluarkan biaya 155 juta euro atau sekitar Rp 2,8 triliun. Roma mencoba mencari striker dengan gaji yang lebih murah. Bahkan, lebih murah daripada gaji Eden Dzeko sebesar 5 juta euro atau sekitar Rp 93 miliar.

Sementara, pelatih PSG, Thomas Tuchel sengaja menukar Cavani dengan Dzeko karena ingin mencari striker yang cocok sebagai pelapis. Sebab, Tuchel lebih suka memasang duet Neymar Jr dan Kylian Mbappe sebagi juru gedor Le Parisien di lini serang.

Selain itu, dibalik agenda pertukaran Roma dan PSG, Tuchel dikabarkan tak menyukai Cavani. Mantan pelatih Borussia Dortmund itu ingin memasukkan Cavani dalam daftar pemain yang akan dilego pada jendela transfer musim panas ini.

Kontrak Cavani sendiri masih menyisakan dua tahun lagi di ibu kota Prancis dan akan berakhir pada tahun 2020. Sejak didatangkan pada tahun 2013, Cavani telah meraih lima titel Ligue 1, empat Coupe de France, lima Coupe de la Ligue, dan tiga Trophee des Champions.

N Nugroho Habibi

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Wkk3ey
May 02, 2019 at 05:44PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Wkk3ey
via IFTTT

MIN 13 Melaksanakan Simulasi PAT CBT

MIN 13 Jakarta Timur melakukan simulasi Penilaian Akhir Tahun Computer Berbasis Test

MIN 13 Jakarta Timur kelas 4 melaksanakan Simulasi PAT CBT (Penilaian Akhir Tahun Computer Berbasis Test). Simulasi PAT CBT ini dipandu oleh ibu Nuraini Windi Astuti, S.Pd.I salah satu Proktor dari 8 proktor MIN 13 Jak Tim yang telah ditunjuk dan dibantu oleh guru kelas masing masing.

Kegiatan ini sebelumnya sudah disampaikan melalui rapat dan surat edaran  kepada  orang tua siswa guna menyiapkan perlengkapan yang digunakan seperti komputer, hp atau tablet.

Hal Ini sesuai dengan program yang telah dibuat oleh Madrasah. Dimulai hari ini seluruh siswa kelas 4 melakukan Simulasi Penilaian Akhir Tahun Pelajaran 2018/2019 Berbasis Komputer atau CBT dengan Mapel PKn.

Hp/Tablet yang digunakan dengan melepas Sim Cart (Kartu)nya dari rumah serta Full Bateray dan diberi nama siswa pada kertas label yang ditempelkan pada perangkat dari rumah.

Username dan password diberikan pada saat simulasi oleh operator soal, yang selanjutnya ussername dan password sudah didapat ditulis ditempel pada kertas label diperangkat yang digunakan.

Simulasi  juga akan dilaksanakan pada tgl 3, 9 dan 10 Mei 2019, dengan mapel yang akan ditentukan. Simulasi berjalan tanpa hambatan malah para siswa mengikuti dengan antusias.

Kepala Madrasah MIN 13 Jakarta Timur Bapak M Edi Sulaksono, M.Pd  mempunyai harapan dan target bahwa siswa madrasah haruslah maju dan berkembang supaya  tidak ketinggalan zaman. Madrasah harus semakin bermutu, jujur dan berakhlaq mulia. Itu juga yang menjadi harapan bersama yaitu harapan Indonesia.

Pengirim: Ida R, guru asal Jakarta

Disclaimer: Retizen bermakna Republika Netizen. Retizen adalah wadah bagi pembaca Republika.co.id untuk berkumpul dan berbagi informasi mengenai beragam hal. Republika melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda baik dalam dalam bentuk video, tulisan, maupun foto. Video, tulisan, dan foto yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim. Silakan kirimkan video, tulisan dan foto ke retizen@rol.republika.co.id.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DGqFfW
May 02, 2019 at 05:42PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DGqFfW
via IFTTT

Endah N Rhesa dan RAN Bersiap Tampil di We The Fest

We The Fest akan berlangsung pada 19-21 Juli mendatang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Duo Endah N Rhesa akan tampil festival We The Fest di JI Expo Kemayoran, Jakarta. Mereka menjanjikan pertunjukan istimewa untuk penampilan perdana di pentas musik yang akan berlangsung pada 19-21 Juli mendatang.

"Kami lagi menggodok bagaimana nanti performance di We The Fest, sambil menggodok pembuatan album," kata Endah di konferensi pers, Jakarta, Kamis.

Pasangan suami istri Endah Widiastuti dan Rhesa Aditya itu saat ini sedang mempersiapkan album baru mereka. Bukan cuma Endah n Rhesa yang akan tampil perdana di festival tersebut, RAN juga bersiap mempersembahkan pertunjukan tak terlupakan.

"Akan serba spesial di We The Fest," tutur Nino RAN.

Grup musik itu berencana merilis lagu baru dalam waktu dekat. Penampilan di We The Fest akan jadi ajang pertama memperdengarkan karya teranyar di panggung besar.

RAN tidak menutup kemungkinan akan ada kolaborasi dengan musisi lain di We The Fest, bahkan ada juga rencana kolaborasi dengan seniman lain.

Grup musik Fourtwnty pun berencana menghadirkan pertunjukan dengan konsep yang berbeda. Selain jadi penampil di festival itu, Ari Lesmana dari Fourtwnty juga mengemukakan proyek terbaru dari grup musik tersebut.

"Kami akan merilis mini album baru," ujar Ari, menambahkan grupnya juga sedang menggarap lagu pertama berbahasa Inggris yang bakal jadi soundtrack film.

Hingga saat ini ada 19 musisi internasional yang diumumkan bakal tampil, antara lain Troye Sivan, Rae Sremmurd, Alvvays, Daniel Caesar, 6lack, Anne-Marie, Sabrina Claudio, Joji, Dean hingga San Holo. Sementara musisi Tanah Air yang meramaikan panggung meliputi Dewa 19 feat. Ari Lasso & Dul Jaelani, Tulus, Eva Celia, Barasuara, .Feast, Elephant Kind, Kunto Aji, The Adams, Dekat, dan Nadin Amizah.

Selain musik, festival ini akan diramaikan oleh area Art Village, area penayangan film pendek, area kuliner serta area permainan.

"Festival experience di We The Fest 2019 akan mencakup banyak elemen, mulai dari musik, seni, film, fashion dan makanan yang merupakan kolaborasi kami dengan berbagai brand, organisasi dan komunitas," kata Sarah Deshita, brand manager Ismaya Live.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2ZPRLuD
May 02, 2019 at 05:31PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2ZPRLuD
via IFTTT

Pemindahan Ibu Kota, Moeldoko: Tunggu Kajian Bappenas

Presiden akan terlebih dahulu mendengarkan pandangan dari berbagai pihak

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko menyampaikan rencana pemindahan ibu kota DKI Jakarta ke daerah lain masih menunggu perkembangan kajian dari Bappenas. Selain itu, sebelum diputuskan lokasinya, Presiden akan terlebih dahulu mendengarkan pandangan dari berbagai pihak, termasuk masyarakat.

"Presiden ingin melihat perkembangan kajian Bappenas dan nanti keputusan itu berdasarkan kajian dan pandangan dari luar. Kemarin dilempar ke Presiden juga ingin input dari publik. Pembuatan keputusan kan perlu input dari luar," jelas Moeldoko di kantornya, Kompleks Istana Presiden, Jakarta, Kamis (2/5).

Moeldoko menyampaikan, rencana pemindahan ibu kota ini sudah lama dilakukan oleh pemerintah namun belum juga terlaksana. Selain itu, pemerintah juga ingin mencontoh negara lain yang telah berhasil memindahkan ibu kotanya.

"Ada referensi yang bisa dipakai. Seperti Brasil sudah 3 kali pindahkan ibu kota. Kita juga boleh-boleh saja dong. Kita ingin berubah. Pertanyaan kapan dananya dari mana. Kalau sudah dihitung," ujar dia.

Kendati demikian, Moeldoko menyebut pemerintah hingga kini belum menentukan daerah mana yang akan dibangun sebagai ibu kota baru. Ia juga enggan menyebut potensi daerah tertentu agar tak menyebabkan adanya spekulasi tanah.

"Ya itu tidak bisa dispekulasikan seperti itu karena nanti akan terjadi spekulasi tanah," tambahnya.

Moeldoko pun meyakini, pemindahan ibu kota ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UXx9wE
May 02, 2019 at 05:31PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UXx9wE
via IFTTT