Pages

Showing posts with label May 10. Show all posts
Showing posts with label May 10. Show all posts

Friday, May 10, 2019

Ramadhan Jadi Momentum Kick-off Sejumlah Program Baznas

Ada 18 program unggulan Baznas memanfaatkan bulan Ramadhan saat ini,

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Ramadhan bulan yang penuh berkah menjadi momentum bagi Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), melakukan kick-off sejumlah program unggulan mereka. Dari 18 program Baznas, ini dibagi menjadi program yang khusus pendistribusian dan khusus pendayagunaan.

Direktur Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Irfan Sauqi Beik menyebutkan, program Baznas ini sebenarnya ada banyak dari penyaluran dan penghimpunan. Untuk pendistribusian dan pendayagunaan ini masuk pada penyaluran, dan ini diatur juga dalam undang-undang.

“Ramadhan sebagai momentum kick-off. Kalau kegiatan pendistribusian ini short term, kegiatan untuk memenuhi jangka pendek mustahik. Sementara kegiatan pendayagunaan ini long term, kegiatan untuk memberdayakan potensi mustahik sehingga kita harapkan bisa lebih mandiri,” ucap Irfan dalam konferensi pers yang dilakukan di Gedung Baznas, Jakarta Pusat, Jumat (10/5).

Pendistribusian ini sifatnya langsung selesai ketika pelaksanaan, sementara pendayagunaan ini sifatnya akan terus berjalan sampai selesai pada tujuan program itu sendiri.

Berikut adalah penjelasan program Baznas, agar para muzaki lebih yakin untuk menyalurkan donasi kepada Baznas. Untuk program dalam lingkup pendayagunaan, adalah:

1. Z Mart

Dibuatnya program ini akan menjadi warung mustahik yang memang bergerak di bidang ekonomi yang sifatnya retail. Untuk kick off Ramadhan ini, akan dibangun 100 Z Mart dan selama ini telah berhasil membuat 20 persen mustahik bertransformasi menjadi muzaki.

2. Mustahik Pengusaha

Program ini mengajak para mustahik untuk mau menjadi pengusaha dan berdaya.

3. Pelatihan Kewirausahaan UKM

Sama juga seperti program Mustahik Pengusaha, dalam program ini juga akan lebih mengasah kemampuan-kemampuan mustahik agar mereka bisa membuka ruang usaha mereka sendiri.

4. Aksi Sosial Mustahik Mikro

Berbagi bukan soal kaya atau miskin, tetapi soal ada atau tidaknya iman. Dalam program ini, Baznas mengajak para mustahik yang sudah mendapatkan pembinaan, agar bukan hanya menerima tapi harus punya semangat  juga.

5. Penyaluran Zakat Fitrah

Tahun ini, Baznas mengoptimalkan beras yang bersumber dari hasil binaan petani Baznas. Lokasi Lumbung Pangan Baznas yang memproduksi beras, akan digunakan dengan cara dibeli dan harga yang ditawarkan lebih menarik dari harga pasar.

6. Zakat Community Development (ZCD)

Merupakan penyaluran zakat yang dilakukan ke kampung-kampung khusus sembari menyiarkan zakat itu sendiri. Misalnya seperti di Kampung Bayan Tanjung Priok, Jakarta Utara, dimana kawasan itu banyak ditemukan maksiat tapi Baznas mencoba masuk untuk memperbaiki kondisi kampung itu. Lalu ada juga di wilayah Kampung Melayu, Jakarta Timur, dan beberapa titik lain seperti di Bekasi, Jawa Barat.

7. Bazaar Mitra Usaha Mikro Finance

Program ini menjadi salah satu upaya Baznas dalam membantu mustahik memperkenalkan hasil usaha mereka. Entah itu hasil berupa pertanian, peternakan, industri rumahan, dan lain sebagainya.

8. Jambore Peternak Nusantara

Ini merupakan program konsolidasi para peternak, agar ada penguatan kapasitas dalam mempersiapkan Idul Adha. Nanti akan berkumpul peternak 16 kabupaten/kota dari 10 provinsi di Indonesia.

9. Sedekah Gulai Ramadhan

Program ini juga membantu para mustahik menyalurkan hasil ternaknya sembari berbagi, dengan cara membuat gulai dan diberikan kepada masyarakat.

Kemudian program dalam lingkup pendistribusian, adalah:

1. Masjid Cemerlang

Ini merupakan program bersih-bersih masjid, agar masyarakat bersemangat dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Sehingga masjid dapat digunakan sebagai tempat kegiatan seperti berbuka puasa bersama, tarawih, dan sebagainya. Ada beberapa masjid yang juga dicat ulang agar lebih nyaman.

2. Layanan Ketahanan Pangan

Program ini dilakukan di sekitar wilayah Jabodetabek, tentunya untuk memenuhi kebutuhan dasar para mustahik.

3. Hidangan Berkah Ramadhan

Program yang menyediakan konsumsi baik untuk berbuka puasa dan sahur, sehingga mereka yang sempat terhambat untuk menunaikan puasa, dibantu permudah untuk melaksanakan puasa.

4. Safari Dakwah Ramadhan

Program ini bertujuan untuk memperluas objek dakwah di bulan Ramadhan ini, bahkan hingga menyasar kelompok tertentu, seperti kelompok anak punk. Dalam program ini akan diberikan pembinaan kepada mereka, lalu siraman rohani, dan penguatan keagamaan.

5. Ramadhan Sehat Ceria

Merupakan program yang melibatkan Tim Rumah Sehat Baznas (RSB).

6. Pesantren Ramadhan

Program ini serupa juga seperti pesantren kilat yang dilakukan selama satu bulan penuh.

7. Wirausaha Muda Millenial

Merupakan program yang menyasar generasi muda dalam usia sekolah, yang akan didorong Baznas agar tergerak keinginannya untuk berwirausaha.

8. Paket Ramadhan Bahagia (PRB)

Merupakan bantuan paket kepda para mustahik, yang diantarkan langsung ke rumah mereka, dalam rangka untuk memuliakan mereka menyambut Idul Fitri.

9. Layanan Posko Mudik

Program ini juga akan dilakukan saat menjelang Idul Fitri, dimana ada tiga titik fokus layanan yakni bagian selatan di Jalur Nagrek, bagian utara di Brebes, dan bagian pusat Jakarta di Stasiun Senen.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Jeb8bw
May 10, 2019 at 09:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Jeb8bw
via IFTTT

Di Temanggung, Tadarus Alquran Braille Dilakukan Berjamaah

Tadarus Alquran braille diikuti paserta dari berbagai daerah.

REPUBLIKA.CO.ID, TEMANGGUNG— Puluhan penerima manfaat di Panti Pelayanan Sosial Disabilitas Sensorik Netra Penganthi Temanggung, Jawa Tengah, menyemarakkan suasana  Ramadhan 1440 h/ 2019 dengan bertadarus Alquran braile.

Kepala Seksi Penyantunan dan Rujukan Panti Penganthi, Edy Wahyono, mengatakan selama Ramadhan kegiatan penerima manfaat dikonsentrasikan pada kegiatan memperdalam ilmu agama Islam dan praktik ibadah. Kegiatan belajar umum dan keterampilan tetap berjalan dengan porsi yang tidak berkurang.

Dia  mengatakan kegiatan Ramadhan yakni kultum sebelum magrib, yang dilanjutkan buka puasa, shalat magrib, shalat Isya, tarawih, ceramah Ramadhan, dan tadarus Alquran.

Pagi usai sahur ada shalat Subuh berjamaah dilanjutkan tadarus Alquran. "Siswa dipersilahkan tadarus Alquran sendiri di luar jadwal yang ditetapkan. Kami juga ada shalawatan," katanya di Temanggung, Jumat (10/5).

Dia menuturkan kegiatan Ramadhan di Panti Penganthi termasuk padat, tujuannya untuk meningkatkan iman dan takwa, yang nantinya menjadi kebiasaan seusai Ramadhan.

Penerima manfaat tidak hanya dari Temanggung, ada 100 penerima manfaat dari 14 kabupaten/kota bahkan ada yang dari luar Jawa.

Seorang pembimbing Sugiarti (49) mengatakan penerima manfaat beragam, ada yang sudah bisa baca Alquran braile namun ada pula yang belum bisa. Bagi yang belum bisa perlu pendampingan dalam belajar. "Ada pelatihan khusus baca Alquran braile, dengan guru tersendiri," katanya.

Penerima manfaat asal Kabupaten Magelang, Sugito (55) mengatakan sudah masuk Panti Penganthi sekitar dua tahun untuk belajar pijat. "Alhamdulillah kami juga mendapatkan pelajaran membaca Alquran braile," katanya.

Dia menuturkan pada awalnya memang agak susah membaca Alquran braile, seperti meraba pasir ditebar. "Setelah belajar setiap hari Jumat bersama guru dan juga belajar dari teman-teman di panti, sekarang sudah bisa membaca Alquran braile," katanya.

Dia menuturkan pada Ramadhan ini setiap hari ada tadarus Alquran, yakni malam hari dan pagi usai shalat subuh.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2JsOmfq
May 10, 2019 at 09:16PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2JsOmfq
via IFTTT

Ramadhan Momentum Tepat Merawat dan Menjaga Toleransi

Ramadhan merupakan ajang saling menguatkan komunikasi sesama warga

REPUBLIKA.CO.ID, PALANGKARAYA— Pemerintah Kota Palangka Raya menilai Ramadhan merupakan momentum yang tepat untuk meningkatkan toleransi antarumat beragama di kota setempat 

"Ramadhan merupakan bulan yang suci bagi umat Islam sehingga merupakan momentum yang sangat tepat dalam meningkatkan toleransi antarumat beragama," kata Wakil Wali Kota (Wawako) Palangka Raya, Umi Mastikah di Palangka Raya, Jumat (10/5).

Wakil wali kota wanita pertama di Palangka Raya itu mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama membentengi diri dari upaya pihak tak bertanggung jawab yang menyebar berbagai isu untuk keuntungan pribadi dan kelompok.

Dia mengajak warga "Kota Cantik" Palangka Raya, terus bergandengan tangan untuk kebersamaan, kerukunan, kekeluargaan dalam keberanekaragaman.

Pernyataan itu diungkapkan Umi usai membuka acara Pekan Tilawatil Quran (PTQ) yang diselenggarakan Radio Republik Indonesia (RRI) Palangka Raya.

"Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang harus didukung dan ini semua. Apalagi pemenang akan dilombakan di tingkat nasional," katanya.

Kemudian, lanjut dia, selain semangat menyambut Ramadhan acara PTQ itu juga sebagai bentuk syiar Islam dan penguatan keimanan serta kualitas beragama.

Menurut Umi, acara tersebut juga penting serta harus mendapat perhatian semua pihak karena mampu meningkatkan kualitas manusia terutama di kalangan umat Islam.

"Karena semakin kuat keimanan seseorang maka orang tersebut akan semakin bisa memahami dan menjalankan nilai-nilai keberagaman, toleransi dan kebersamaan di tengah perbedaan yang ada," kata Umi.

Sementara itu di lokasi yang sama, Kepala Kantor Kemenag Kota Palangka Raya, Baihaqi, juga mengajak seluruh warga tidak terseret dalam sekat segmentasi mayoritas dan minoritas. Pandangan itu harus disingkirkan demi kemajuan daerah dan bangsa.

"Oleh karena itu kami imbau semua masyarakat menjaga kebersamaan antarumat beragama dan keragaman. Kita pada dasarnya bersaudara dan semua ciptaan Tuhan Yang Maha Esa. Perbedaan merupakan kodrat dan Islam sangat menghormati perbedaan," kata Baihaqi.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2JylBhh
May 10, 2019 at 09:12PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2JylBhh
via IFTTT

Tranjakarta Buka Layanan Stasiun MRT Blok A

Rutenya MR5 Blok A ke Radio Dalam dan MR 8 Stasiun MRT Blok A ke Pangeran Antasari

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Stasiun angkutan Moda Raya Terpadu (MRT) Blok A mulai hari Jumat mulai melayani TransJakarta dengan pembukaan rute MR5 (Blok A-Radio Dalam di Jakarta Selatan) dan MR8 (Stasiun MRT Blok A-Pangeran Antasari, Jakarta Selatan). Masyarakat bisa memanfaatkan layanan moda transportasi massal itu mulai pukul 05.00 WIB hingga 21.30 WIB.

"Operasionalisasi kedua rute baik MR5 dan MR8 menggunakan bus medium, minitrans," kata Direktur Operasional TransJakarta,Daud Joseph,di Jakarta, Jumat.

Rencananya layanan TransJakarta MR5 akan beroperasi 3 unit bus untuk tahap awal. Sedangkan MR5 untuk Stasiun MRT8 dengan lima bus minitrans. Pembukaan layanan Transjakarta yang terhubung Stasiun MRT Blok A melalui rute MR5 dan MR8 melengkapi integrasi moda transportasi massal.

Pada 30 April lalu, Transjakarta juga telah membuka rute yang terhubung dengan MRT Jakarta. Ketiganya adalah MR1 (CSW-Pakubuwono, JakartaSelatan), MR2 (CSW-Kramat Pela, JakartaSelatan), dan MR3 (CSW-Wijaya, JakartaSelatan).

Ia menambahkan rute baru TransJakarta meningkatkan jumlah pelanggan. Pada Jumat lalu (3/5), perusahaan transportasi milik pemerintah Provinsi DKI Jakarta itu membukukan rekor baru dengan melayani lebih dari 800.000 pelanggan dalam pelayanan satu hari.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2JCcxZ7
May 10, 2019 at 09:07PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2JCcxZ7
via IFTTT

In Picture: Massa Geruduk Bawaslu, Laporkan Dugaan Kecurangan Pemilu

Selain melaporkan dugaan kecurangan, massa juga menuntut Bawaslu untuk tetap netral.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sejumlah massa menggelar aksi damai di depan gedung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Jakarta Pusat, Jum’at (10/5).

Pada aksinya mereka melaporkan kecurangan pemilu yang merugikan pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 02 dan menuntut Bawaslu untuk tetap netral.

Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno melaporkan dugaan kecurangan Pemilu 2019 ke Bawaslu RI. Laporan dugaan kecurangan baik untuk pilpres maupun pileg.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VtAwk1
May 10, 2019 at 09:07PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VtAwk1
via IFTTT

Yaya Toure Resmi Pensiun dari Dunia Sepak Bola

Yaya terakhir kali memperkuat Olympiakos di Liga Yunani.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Mantan penggawa Manchester City dan Barcelona, Yaya Toure, secara resmi memutuskan gantung sepatu. Kepastian tersebut disampaikan oleh agennya, Dimitri Seluk. Ia menyebut kliennya sudah seharusnya memulai tahap baru dalam perjalanan hidupnya.

"Yaya telah memutuskan untuk mengakhiri kariernya sebagai juara," kata Dimitri Seluk dilansir BBC Sport, Jumat (10/5).

Bulan lalu, Yaya mengatakan kepada BBC, dia tidak memiliki rencana dekat untuk pensiun dari sepak bola. Yaya juga tidak mengesampingkan bermain di Timur Tengah, Amerika Serikat, ataupun Asia.

Yaya terakhir kali memperkuat Olympiakos di Liga Yunani. Namun, kontraknya berakhir pada Desember 2018 dengan kesepakatan kedua belah pihak. Sejak itu, Yaya tak belum mendapatkan klub hingga ia mengumumkan pensiun.

"Dia salah satu pemain terbaik di Afrika dan memiliki karier paling cemerlang dalam sejarah sepak bola Afrika. Tentu saja setiap pemain ingin bermain selama mungkin. Akan tetapi, kami sudah membicarakan tentang keputusan ini sejak lama," kata Seluk.

Pesepak bola asal Pantai Gading berhasil memenangkan satu gelar Liga Champions bersama Barcelona pada 2008/2009 sebelum menghabiskan delapan tahun bersama Manchester City. Bersama the Citizens, Yaya meraih tiga trofi Liga Inggris.

Dimitri Seluk pun meyakini Toure akan mengambil sekolah kepaltihan dan kembali menghiasai sepak bola Eropa dari pinggir lapangan.

"Dua tahun setelah Yaya mendapatkan lisensi kepelatihan pro, ia akan memimpin salah satu klub serius dan mencapai sukses besar di bidang kepelatihan," ujar Seluk.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2HqOgm7
May 10, 2019 at 09:06PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2HqOgm7
via IFTTT

In Picture: Protes Kecurangan, Emak-emak Gelar Aksi Keprihatinan

Aksi keprihatinan terhadap kecurangan dalam penyelenggaraan Pemilu serentak 2019.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Sejumlah massa yang tergabung dalam Emak-emak Gerakan Rakyat Anti Pemilu Curang melakukan aksi keprihatinan di depan Kantor KPU Jawa Barat, Kota Bandung, Jumat (10/5).

Aksi tersebut digelar sebagai bentuk ungkapan belasungkawa terhadap ratusan petugas KPPS yang meninggal dunia saat bertugas dalam penyelenggaraan Pemilu serentak 2019 serta sebagai ungkapan rasa keprihatinan terhadap berbagai kecurangan dalam penyelenggaraan Pemilu serentak 2019.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2PVztUh
May 10, 2019 at 08:55PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2PVztUh
via IFTTT

Keberkahan Ramadhan Antarkan Hamba Jadi Insan Rabbani

Allah SWT mempersiapkan keberkahan Ramadhan untuk hamba-NYa

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Ramadhan sering disebut  sebagai bulan penuh berkah. Di mana bermacam keberkahan dipersiapkan Allah SWT agar dipergunakan sebaik-baiknya oleh para hamba-Nya.  

Pimpinan Majelis Taklim dan Zikir Baitul Muhibbin, Habib Abdurrahman Asad Al-Habsyi, menyampaikan puasa adalah madrasah yang mendidik umat Muslim untuk menajamkan mata batin agar dapat menembus tirai kegaiban. 

"Puasa adalah "sekolah agung" yang melatih kita untuk menerbangkan rohani kita agar bisa hinggap dalam pangkuan kasih sayang Sang Maha Kasih," kata Habib Abdurrahman melalui pesan hikmanya kepada Republika.co.id, Jumat (10/5). 

Puasa, kata Habib Adurrahman, adalah madrasah ruhaniah. Di dalamnya ada tafakur dan amal, ada refleksi dan aksi. Ada peribadatan dan perkhidmatan. 

Puasa yang mendapatkan pemuliaan dari Allah SWT adalah puasa yang dijalankan secara lahir bathin. Puasa tidak sekadar menahan lapar dan dahaga,  namun menjaga lisan, mata,  tangan,  telinga,  kaki,  pikiran, dan hati dari perilaku yang tercela. "Puasa mendidik kita untuk saleh secara individu, dan sosial sekaligus," ujarnya. 

Ramadhan adalah arena menuju insan Rabbani yaitu manusia yang dalam kehidupan sehari-harinya mampu menghadirkan kesadaran akan adanya Allah bersamanya selalu.  

Insan Rabbani selalu berusaha menjadikan akhlak sebagai patron dalam hidupnya. “Sesungguhnya seorang mukmin bisa meraih derajat orang yang rajin berpuasa dan shalat dengan sebab akhlaknya yang luhur.”  (HR Ahmad no 25013 dan Abu Dawud no 4165).

Untuk itu Habib Abdurrahman mengajak umat Islam untuk memanfaatkan Ramadhan dengan melakukan amalan-amalan baik yang Allah SWT ridhai. "Mari jemput berkah Ramadhan, dengan kebaikan akhlak," tutup Habib Abdurrahman.  

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2E1CSMB
May 10, 2019 at 08:53PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2E1CSMB
via IFTTT

Menristekdikti Sebut Pengelolaan Politeknik Sudah Membaik

Pengelolaan Politeknik sudah diperbaiki.

REPUBLIKA.CO.ID, CIKARANG -- Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) menilai pengelolaan politeknik selama ini tidak dilakukan dengan baik. Menurut dia, selama ini pengelolaan politeknik tidak jelas karena tidak pernah dihubungkan dengan kebutuhan industri. Namun, saat ini Nasir mengatakan pengelolaan sudah diperbaiki.

"Jadi politeknik yang ada mulai sekarang ada perubahan yang luar biasa. Sehingga yang dulu pengelolaannya tidak pernah link dengan industri, sejak saya sebagai menteri tidak boleh politeknik tidak berhubungan dengan industri," kata Nasir, usai Grundbreaking Kampus Polman Astra Cikarang, Jumat (10/5).

Ia menegaskan, saat ini link and match antara politeknik dan industri adalah hal yang wajib. Hal ini dilakukan bertujuan untuk menyiapkan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri.

"Kalau ada politeknik yang didirikan tanpa kerja sama industri tidak bisa didirikan. Harus ada kerja sama dengan industri," kata Nasir menambahkan.

Kurikulum di politeknik juga harus diperbanyak terkait praktik daripada teori yang diajarkan. Menurut Nasir perbandingan antara praktik dan teori sebaiknya 70:30 atau 60:40. Sehingga, Kemenristekdikti merumuskan tiga semester di kelas sekaligus laboratorium dan dua semester di industri.

"Sehingga mereka di industri sudah tidak lagi tumpang tindih, bisa dihitung. Satu minggu menyelesaikan 45 jam setara dengan satu SKS. Kalau satu semester enam bulan setara 24 SKS, kalau setahun bisa 48. Ini sudah jalan 2017 di politeknik negeri," kata dia.

Perubahan ini tidak bisa hanya melibatkan mahasiswa dan kurikulum perkuliahan. Namun, dosen atau staf pengajar juga harus disiapkan agar bisa berjalan sesuai yang diharapkan. Nasir mengatakan, saat ini masih ada perguruan tinggi yang tidak sesuai dengan industri.

Ke depannya, perguruan tinggi harus meningkatkan kerja sama dengan industri terkait pengajarnya. "Sehingga nanti 50 persen dari akademisi, bisa dari industri yang latar belakangnya tidak dari S2, bisa S1 atau D4. Tapi ekspertnya sama dengan S2," kata dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WB6Rls
May 10, 2019 at 08:50PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WB6Rls
via IFTTT

Paket Janda Berdaya Menjangkau Palembang

Dengan harta kita bisa berbagi bersama di Program Janda Berdaya.

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG -- Pada Hari keempat Ramadhan kemarin  Relawan Rumah Zakat Sumsel telah menyampaikan amanah Program Janda Berdaya kepada Janda yang ada di Palembang. Paket Janda Berdaya ini membantu para janda yang ada di desa seluruh Indonesia.

"Sampai hari keempat Ramadhan ini kita sudah menyambangi 10 janda di kota Palembang. Kita sambangi dan melakukan penyaluran berupa bingkisan dan uang tunai," kata Gandi, relawan Rumah Zakat.

Program Janda Berdaya menjadi solusi ntuk membantu para janda tanpa harus menikahinya. Dengan harta kita bisa berbagi bersama di Program Janda Berdaya.

"Kami hadir memberikan paket Janda Berdaya yang disambut oleh keluarga dan janda yang kita kunjungi. Jadi untuk menafkahi janda tidak harus menikahinya cukup ikut berdonasi program janda berdaya di Rumah Zakat," ungkap Relawan Rumah Zakat.

Hal ini direspon positif oleh salah satu penerima manfaat yaitu Zawiyah Janda berumur 77 tahun sangat senang sekali saat disambangi oleh Tim Rumah Zakat. Dia bercerita sudah  13 tahun menjanda karena suami meninggal dunia, dan saat ini Zawiyah tinggal bersama anaknya.

"Terima kasih banyak nak, Rumah Zakat, terima kasih atas paket janda berdaya ini. Semoga banyak yang berzakat ke rumah zakat”, ucap Nenek 13 cucu ini.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2JcD9jL
May 10, 2019 at 08:49PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2JcD9jL
via IFTTT

In Picture: Rekapitulasi Lanjutan KPU Provinsi DIY

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Petugas KPU Provinsi DIY melanjutkan rekapitulasi Pemilu 2019 tingkat Provinsi di JEC, DIY, Jumat (10/5/2019). Rekapitulasi ini ditunda pada Rabu (8/5/2019) karena rekapitulasi dari Kabupaten Sleman belum selesai.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VQ7kmU
May 10, 2019 at 08:45PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VQ7kmU
via IFTTT

Mataram Prioritaskan 28 Kuota Haji Tambahan untuk Lansia

IHRAM.CO.ID, MATARAM— Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Mataram, dalam waktu dekat ini akan mendapat tambahan kuota haji sebanyak 28 orang dari total sekitar 300 tambahan haji untuk Provinsi Nusa Tenggara Barat musim haji 2019.

Baca Juga:

"Insya Allah dalam waktu dekat, kita akan mendapatkan kuota tambahan jamaah calon haji sekitar 28 orang," kata Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Mataram H Burhanul Islam di Mataram, Jumat (10/5).

Dia mengatakan, untuk kuota tambahan tersebut telah dilakukan input data ke sistem dengan memprioritaskan jamaah calon haji lanjut usia (lansia), namun sampai saat ini nama-nama yang terakomodasi belum keluar.

Dengan belum ke luarnya nama-nama jamaah calon haji untuk kuota tambahan itu, pihaknya juga belum berani menyebut secara resmi nomor porsi berapa yang akan terakomodasi dari data yang sudah diinput.

Nama dan nomor porsi jamaah yang akan terakomodasi dalam kuota tambahan kemungkinan akan turun setelah proses pelunasan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) tahap kedua selesai. "Dengan adanya kuota tambahan itu, kemungkinan akan ada pelunasan BPIH tahap ketiga," ujarnya.

Dia mengatakan, proses pelunasan BPIH tahap kedua jatuh hari ini (Jumat 10/5), pada pukul 17.00 WITA di masing-masing bank penerima setoran haji. Karenanya, untuk saat ini Kemenag belum dapat memastikan berapa yang sudah melunasi ditahap kedua. "Kita bisa menyebut angka pastinya setelah pukul 17.00 WITA nanti sore,"ujarnya.

Menurutnya, jumlah calon haji yang mendapatkan kesempatan pelunasan tahap sebanyak 28 orang terdiri atas tiga orang gagal sistem karena sudah berhaji, dan sisanya ada yang tunda melunasi ditahap pertama karena alasan ekonomi dan kesehatan.

Apabila, hingga pukul 17.00 WITA, masih ada dari 28 orang calon haji tersebut yang tidak melunasi, maka secara otomatis dianggap mengundurkan diri.

Dengan demikian, kuota tersebut akan menjadi kuota untuk jamaah yang masuk daftar cadangan sebanyak 31 orang, begitu juga apabila ada tambahan secara nasional yang tidak terisi.

"Informasinya secara nasional ada sekitar 2.158 kuota belum terisi. Jumlah itu nantinya akan dibagi ke semua daerah se-Indonesia dan menjadi jatah jamaah yang masuk daftar cadangan," ujarnya.

Menyinggung tentang paspor jamaah, Burhanul menyebutkan, sampai hari ini paspor jamaah haji sudah selesai sekitar 95 persen dari total kuota haji tahun ini 740 orang.

"Sisanya masih dalam proses, karena ada jamaah yang melakukan perpanjangan dan ada juga yang buat baru," kata Burhanul.

Berita Terkait

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2LBbcUZ
May 10, 2019 at 08:44PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2LBbcUZ
via IFTTT

Rekapitulasi Suara di Jakarta, Paslon 01 dan 02 Saling Salip

Rekapitulasi suara Pilpres 2019 untuk wilayah DKI Jakarta digelar di Hotel Bidakara.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin dan pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno saling menyalip pada rekapitulasi perolehan suara pemilihan presiden di Jakarta Barat dan Jakarta Selatan. Pada rapat pleno rekapitulasi suara yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta yang di Hotel Bidakara Jakarta, Jumat, untuk sementara Jokowi-Ma'ruf unggul di Jakarta Barat, sedangkan Prabowo-Sandi unggul di Jakarta Selatan.

Di Jakarta Barat, pasangan Jokowi-Ma'ruf meraih 834.038 suara, sementara Prabowo-Sandi meraih 615.101 suara, dari total perolehan sebanyak 1.449.139 suara sah. Sebaliknya, di Jakarta Selatan, pasangan Prabowo-Sandi unggul dengan perolehan 723.008 suara, sementara Jokowi-Sandi meraih 673.100 suara dari jumlah 1.396.108 surat suara sah.

Sebelumnya diwartakan, Jokowi-Ma'ruf unggul pada perolehan suara di Kepulauan Seribu dan Jakarta Pusat. Jokowi-Ma'ruf mendapat perolehan 8.826 suara di Kepulauan Seribu dan 333.076 suara di Jakarta Pusat. Sementara itu Prabowo-Sandi hanya meraih 8.281 suara di Kepulauan Seribu dan 315.078 suara di Jakarta Pusat.

Rapat pleno rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan perolehan suara Pemilihan Umum 2019 tingkat Provinsi DKI Jakarta dijadwalkan berlangsung mulai 8-12 Mei mendatang. Saat ini, rapat pleno KPU DKI Jakarta masih diskors dan rencananya dilanjutkan kembali pada pukul 20.00 WIB.

Rapat pleno tersebut sempat diwarnai aksi walk out sejumlah saksi dari PKS, Partai Hanura, Partai Perindo dan PPP sebagai tanggapan atas keputusan forum untuk melanjutkan rapat, sementara mereka menganggap masalah terkait dugaan selisih suara belum diselesaikan. Menanggapi aksi walk out tersebut, Komisioner KPU DKI Jakarta, Partono menyebutkan bahwa rapat pleno akan terus berlanjut.

"Tidak masalah, karena tanpa ada tanda tangan saksi itu rekapitulasi tetap sah, di undang-undang seperti itu," ujar dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VTSmMM
May 10, 2019 at 08:44PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VTSmMM
via IFTTT

Buron Napi Kabur dari Lapas Tertangkap karena Menjambret

Napi yang menjadi buron setelah kabur dari LP Tulungagung tertangkap di Sidoarjo.

REPUBLIKA.CO.ID, TULUNGAGUNG -- Heri Siswanto, napi kasus pencurian yang kabur dari Lembaga Pemasyarakatan Klas IIb Tulungagung, Jawa Timur, dilaporkan telah diamankan kembali. Ia ditangkap massa setelah kedapatan menjambret di wilayah hukum Sidoarjo.

"Heri tertangkap lagi dengan kasus baru di Polsek Kota Sidoarjo. Infonya pelaku sempat dikeroyok massa karena ketahuan menjambret," kata Kasi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Binadik dan Giatja) LP Klas IIB Tulungagung Dedi Nugroho di Tulungagung, Jumat.

Polsek Kota Sidoarjo kemudian melakukan cek silang dengan jajaran Polsek Kedungwaru karena identitas, wajah, dan sidik jari tercatat pelaku merupakan buron, setelah kabur dari LP Klas IIB Tulungagung. Hasilnya, data diri dan ciri pelaku penjambretan di Sidoarjo itu klop dengan identitas dan ciri Heri Siswanto yang kabur dari LP Tulungagung.

"Itu sudah pasti Heri yang kabur dan terhadap pelaku sudah kami lakukan pemeriksaan," ujarnya.

Menurut Dedi, Heri mengaku nekat kabur karena stres terjerat utang ke sejumlah napi di dalam penjara. Merasa tak mampu mengembalikan uang pinjaman itu, ia kemudian memutuskan kabur dengan cara memanjat tembok dan naik ke atap bangunan sel karantina kemudian melompat tembok penjara.

Heri kabur pada Selasa (12/3), saat jam kerja sosial antara pukul 10.00 WIB hingga 14.00 WIB. Dedi menjelaskan, Heri tidak serta merta dikembalikan ke LP Tulungagung. Dia masih akan menjalani proses hukum di Sidoarjo terkait kasus penjambretan yang dilakukannya.

Kasus Heri kemungkinan masih akan bertambah karena diduga ia sempat mencuri sepeda motor warga di Desa Rejoagung, Kecamatan Kedungwaru, tak jauh dari LP pada hari/waktu yang sama saat Heri dinyatakan kabur dari penjara.

"Waktu kejadian bersamaan dengan kaburnya Heri. Indikasi ke sana, tapi untuk memastikan tentunya jajaran Polsek Kedungwaru harus melakukan pemeriksaan terlebih dulu. Tidak bisa serta merta," ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2W1Ta2g
May 10, 2019 at 08:33PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2W1Ta2g
via IFTTT

Khofifah Sambut Baik Aturan Pengelolaan Keuangan Daerah

PP Pengelolaan Keuangan Daerah Diharap Beri Preferensi Bantuan Keuangan

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berharap, Peraturan Pemerintah (PP) No. 12 tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah bisa memberikan preferensi bantuan keuangan antar daerah. Regulasi tersebut dinilai cukup penting, karena banyak kabupaten/ kota yang memiliki kemampuan alokasi anggaran untuk melaksanakan kegiatan.

“Pelaksanaan bantuan keuangan antar daerah sangat dimungkinkan dengan adanya PP No. 12 Tahun 2019. Tapi kami tidak boleh menafsirkan sendiri, karenanya referensi dari Kemendagri kami perlukan,” kata Khofifah pada acara Asistensi dan Pembinaan Pengelolaan Penyelenggaraan Otonomi Daerah bersama Kementerian Dalam Negeri, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (10/5).

Khofifah menjelaskan, salah satu yang membutuhkan kejelasan regulasi yaitu tentang bantuan keuangan daerah untuk SMA/ SMK. Harapannya, setelah kewenangannya berada di provinsi, jangan sampai kualitas ataupun kuantitasnya turun (downgrade).

“Banyak kabupaten/ kota di Jatim yang sudah menyiapkan alokasi anggaran khusus untuk penguatan kualitas dan kuantitas SMA/SMK. Ini juga untuk mempertahankan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di beberapa daerah di Jatim yang sudah tinggi," ujar Khofifah.

Menurutnya, keberadaan PP nomor 12 Tahun 2019 merupakan ruang untuk mendapatkan kejelasan soal bantuan keuangan, apakah bisa dilakukan secara langsung atau sebaliknya. Dengan demikian, setiap kepala daerah bersama DPRD akan memiliki kesamaan pemahaman, sehingga tidak terjadi beda penafsiran. Begitu pun dengan BPK maupun KPK.

“Kami harap ada referensi tertulis yang secara administratif bisa menjadi acuan bersama. Dan jika memungkinkan dalam waktu dekat perlu kita lakukan koordinasi ulang bersama daerah di Jatim,” kata Khofifah.

Plt. Direktur Jenderal Otonomi Daerah Akmal Malik mengatakan, terkait kewenangan pusat dan daerah yang menyebabkan pelayanan publik tidak bisa dilakukan, perlu difasilitasi lewat Peraturan Daerah (Perda). Khususnya yang bersifat mendesak dan tidak bisa ditampung dengan dana tak terduga.

“Hal mendesak ini maksudnya apabila tidak segera ditangani maka akan mengakibatkan kerugian pada masyarakat dan pelayanan publik. Pembuatan perda itu harus dirumuskan, direkonstruksi secara jelas terlebih dulu sesuai Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD)" kata dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2LvAnIf
May 10, 2019 at 08:27PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2LvAnIf
via IFTTT

Lembaga Pemantau Pemilu Temukan Ratusan Salinan C1 Hologram

Banyak ditemukan copy-an form C1 Hologram di beberapa kecamatan

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Lembaga Pemantau Pemilu Forum Silaturahmi Santri (Forsis) Provinsi Jatim menemukan banyak dugaan kecurangan dalam proses penghitungan dan rekapitulasi Pemilu 2019 di Surabaya dan pasuruan. Ketua Forsis Jatim, Nafisatul Qudsiyah mengungkapkan, indikasi kecurangan tersebut ditandai banyaknya ditemukan copy-an form C1 Hologram di beberapa kecamatan di Surabaya dan Pasuruan.

Di Pasuruan contohnya, ditemukan 300 lembar lebih copy-an form C1 Hologram. Pun di Surabaya, ditemukan copy-an form C1 Hologram dengan jumlah yang hampir sama. "Kami juga menerima copyan form C1 berhologram dari Ketua Bawaslu Kabupaten Pasuruan. Padahal form C1 Hologram itu tidak boleh keluar dari kotak suara kecuali memang ada sengketa, kok ini bisa ada foto copynya," kata Nafisatul di Surabaya, Jumat (10/5).

Nafisatul menduga, bertebarannya form C1 Hologram diduga lantaran adanya kerja sama untuk membuka kotak surat suara untuk mengubah catatan hasil Pemilu. Kerja sama dimaksud antara Ketua Bawaslu Kabupaten Pasuruan dengan penyelenggara teknis yang bertanggung jawab terhadap kotak surat suara yang telah tersegel setelah penghitungan dan rekapitulasi tingkat KPPS.

Forsis juga menemukan adanya dugaan penggelembungan suara setelah ditemukannya perbedaan hasil rekapitulasi suara di tingkat kecamatan. Perbedaan yang dimaksud antara C1 yang dihimpun oleh tim pemantau Forsis dengan DA1 hasil rekapitulasi PPK.

"Hal tersebut ditemukan di beberapa kecamatan, antara lain: Kecamatan Gubeng, Genteng, Bubutan, Dukuh Pakis, Pakal, Asemrowo, Karang Pilang, dan Wonokromo," ujar Nafisatul.

Sebagai salah satu lembaga pemantau pemilu yang terdaftar di Bawaslu, Forsis setelah melaporkan dugaan dugaan kecurangan tersebut kepada Bawaslu Kota Surabaya, sejak tanggal 7 Mei 2019. Namun sampai saat ini, belum ada surat untuk klarifikasi dari Bawaslu.

"Hal ini mengindikasikan bahwa Bawaslu Kota Surabaya tidak kompeten dan profesional," ucap Nafisatul.

Begitu juga di Bawaslu Kabupaten Pasuruan, Forsis juga telah melaporkan dugaan kecurangan tersebut sejak 3 Mei 2019. Namun sampai saat ini belum juga ada tindak lanjut. Forsis pun menyatakan akan melaporkannya ke tingkat DKPP atau MK, jiga tak kunjung ada tanggapan dari Bawaslu.

Atas ditemukannya banyak dugaan kecurangan tersebut, Forsis menuntut Bawaslu melakukan Penghitungan Suara Ulang (PSU) di beberapa kecamatan. Seperti Kecamatan Gubeng, Genteng, Bubutan, Dukuh Pakis, Pakal, Asemrowo, Karangpilang, Wonokromo, yang terindikasi adanya dugaan penggelembungan suara dan merugikan banyak pihak.

Bagi penyelenggara pemilu yang diduga terlibat dalam proses penggandaan dan pengambilan Form C-1 Hologram di semua tingkatan, untuk ditindak sesuai aturan yang berlaku. Forsis juga menuntut untuk memproses setiap laporan yang masuk sesuai dengan mekanisme dan aturan undang-undang yang berlaku.

"Jika dalam beberapa hari kedepan tidak ada respon, kami akan meningkatkan laporan ke lembaga yang lebih tinggi, entah itu ke DKPP atau bisa juga ke MK," ujar dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DXwyWc
May 10, 2019 at 08:23PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DXwyWc
via IFTTT

Cecar Ganjar, KPK Dalami Rapat di Komisi II

Ganjar menjabat pimpinan Komisi II ketika kasus KTP-El terjadi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami rapat-rapat di Komisi II DPR RI saat bergulirnya proyek KTP-Elektronik (KTP-El). Pada Jumat (10/5), penyidik memeriksa dua orang saksi yakni Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan Bupati Morowali Aptripel Tumimomor.

"Kepada kedua saksi, penyidik mendalami apa pengetahuan saksi terkait rapat-rapat di DPR beberapa waktu lalu untuk membahas anggaran KTP-elektronik," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK Jakarta, Jumat (10/5).

Usai diperiksa, Ganjar mengakui dicecar tim penyidik mengenai proses penganggaran proyek KTP-El. Ganjar menyebut masih sama materinya dengan pemeriksaan terdahulu.

"Untuk saksi pak Markus lebih pada proses panganggaran, proses dan tahapan-tahapan itu saja. Tidak, tidak ada (yang baru). Masih sama persis," kata Ganjar di Gedung KPK.

Ganjar menegaskan akan kooperatif dengan KPK, terlebih dia merupakan pejabat pemerintah.‎ "Kita tugasnya kan diundang, dimintai keterangan, sudah. Memang tadi tinggal tanda tangan, ngobrol-ngobrol seputar pencegahan korupsi," kata Ganjar.

Ganjar diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi proyek KTP-El yang menjerat politikus Partai Golkar, Markus Nari.  Ini adalah kesekian kalinya Ganjar dipanggil terkait kasus KTP-El.

Saat proyek KTP-El bergulir Ganjar merupakan pimpinan Komisi II DPR. Bahkan, nama Politikus PDIP itu juga tercantum sebagai pihak yang menerima uang sebesar 520 ribu dolar AS dalam surat dakwaan terhadap dua mantan pejabat Kemdagri, Irman dan Sugiharto.

Kasus yang menjerat Markus Nari berbeda tahun anggaran dengan tersangka-tersangka proyek KTP-El lainnya seperti Irman, Sugiarto, Andi Narogong, Setya Novanto, Anang Sugiana, Made Oka Masagung, dan Irvanto Hendra Pambudi. Mereka terjerat kasus KTP-El tahun anggaran 2011-2013.

Sementara Markus Nari terkait perubahan anggaran KTP-El tahun 2011-2013. Selain itu, Markus Nari juga dijerat KPK terkait perara merintangi proses penyidikan KTP-El. ‎

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan delapan orang sebagai tersangka yakni, Irman, Sugiharto, Anang Sugiana Sudihardjo, Andi Agustinus, Setya Novanto, Irvanto Hendra Pambudi Cahyo, dan Made Oka Masagung. Hanya Markus Nari yang masih dalam proses penyidikan KPK. Sementara tujuh orang lainnya sudah divonis bersalah korupsi proyek KTP-El secara bersama-sama dengan pidana masing-masing yang berbeda.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2YgRwqM
May 10, 2019 at 08:15PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2YgRwqM
via IFTTT

Mengintip Busana Ramadhan-Lebaran Ria Miranda dan CottonInk

Ria Miranda berkolaborasi dengan CottonInk menghadirkan busana Ramadhan-Lebaran.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Desainer busana Muslimah Ria Miranda dihadapkan pada tantangan yang cukup rumit ketika memutuskan untuk bekerja sama dengan CottonInk. Ia mengatakan, menyatukan ide tiga kepala dalam dua brand lumayan rumit.

Selain itu, pelanggan keduanya pun berbeda-beda. CottonInk biasa main di baju-baju basic, sedangkan Ria terkenal dengan sentuhan embroidery, drapery, dan lainnya.

Sebagai titik temu, Ria setuju untuk lebih banyak memakai bahan katun, rayon, dan viscose. Bahan-bahan tersebut tidak pernah dipakai Ria.

"Koleksi ini bisa buat sehari-hari, juga buat Lebaran. Jadi buat awal Ramadhan sampai Lebaran ada semua. Kebetulan ada 30 artikel juga," ungkap Ria.

Creative Director CottonInk, Carline Darjanto, mengakui kolaborasi bersama Ria tentu ada tantangannya. Mereka harus memikirkan cara terbaik menggabungkan dua identitas brand sehingga cocok untuk semua pelanggan.

"Ria kuat di print, motif cantik, detail berbeda. Sementara kami tidak pernah main print begini. Biasanya main simple abstrak," ungkapnya.

Enam print karya Ria kemudian diperkaya untuk menyelipkan sisi khas CottonInk. Menurut Carline, baju karya Ria cocok dipakai di kesempatan tertentu, misalnya arisan dan terlebih saat Lebaran.

"Tapi enggak bisa buat jemput anak," ujar Carline.

Di antara hasil kolaborasi Ria dan CottonInk, ada beberapa baju yang lebih dominan ciri khas CottonInk. Motif garis dan siluet santai lebih pas untuk busana sehari-hati.

"Menjembatani ide CottonInk dan Ria Miranda," kata Carline.

Ria menjelaskan, kreasinya dengan CottonInk mengambil tema besar koleksinya, yaitu tentang cinta. Dari cinta, menurut Ria, ada turunan kisah romantis yang melahirkan tema "Kasmaran".

"Kasmaran" dibuat terinspirasi dari cinta dan keindahan lukisan klasik dari era Dinasti Ming. Lukisannya sarat makna dan lembut. Koleksi ini mengusung tema Yansa yang dalam bahasa Mandarin berarti warna.

"Ornamen di sana dituangkan ke motif. Ada beberapa drapery yang mengambil dari cerita baju-baju disana.

Kenapa Cina diambil untuk koleksi Ramadhan dan Lebaran? Ria mengatakan, ia ingin sesuatu berbeda. Ia menawarkan warna-warna pastel dan perpaduan navy blue dan pastel.

"Tak hanya ornamen Arab yang menarik untuk dijadikan motif print, ornamen Cina juga bisa," ungkapnya yang juga memasukan motif awan dari batik mega mendung.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Wzu5bJ
May 10, 2019 at 08:15PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Wzu5bJ
via IFTTT

Republikustik, Gheisa: Akan Ada yang Baru dari Kami

Grup Band Gheisa

Foto: Republika TV/Surya Dinata
EMBED
Grup band Gheisa berbagi cerita di program Republikustik.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Grup band yang terbentuk pada 2003, Gheisa berkesempatan menyambangi redaksi republika.co.id. Berbagi cerita menarik seputar proses penggarapan lagu hingga menanggapi soal musik akustik.

Ada hal menarik saat Regina sang vokalis anyar Gheisa bergabung. Bagaimana kisah proses adaptasi bersama Roby (Gitar), Nard (Bass), Dhan (Keyboard/Gitar), dan Aan (Drum)? Semua akan dibahas dalam program Republikustik kali ini.

Berikut video lengkapnya.

Videografer | Republika TV     Video Editor | Fakhtar Khairon Lubis

Dapatkan Update Berita Republika

TERPOPULER

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2E1VoEi
May 10, 2019 at 08:14PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2E1VoEi
via IFTTT

Masjid-Masjid AS Antisipasi Serangan Teror

Masjid-masjid di AS memberi pelatihan keselamatan untuk antisipasi serangan teror.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Sejak insiden penembakan dua masjid di Christchurch, Selandia Baru, terjadi pada Maret lalu, Nezar Hamze (42 tahun) mendapat banyak panggilan dari masjid-masjid di Amerika Serikat (AS). Dia diminta memberikan pelatihan tentang bagaimana umat Muslim harus bertindak saat serangan teror terjadi di masjid mereka. 

Hamze adalah wakil sheriff sekaligus pelatih lapangan dan seorang sopir penyelamat terlatih dengan tim intervensi krisis yang berbasis di Fort Lauderdale, Florida. Dalam empat tahun terakhir, dia telah mengunjungi lebih dari 170 masjid di AS untuk memberikan pelatihan keselamatan. Harapannya umat Muslim di sana memiliki bekal kemampuan untuk menghadapi situasi genting, seperti ancaman atau serangan teror. 

Pasca-insiden Christchurch, Hamze cukup sibuk. Banyak masjid di AS yang memanfaatkan jasa pelatihan keselamatannya. Islamic Center of Boca Raton di Florida adalah salah satu masjid yang segera memanggil Hamze setelah penembakan Christchurch terjadi. 

"Menjadi semakin penting bagi kita untuk mengambil langkah-langkah yang lebih terorganisasi untuk memastikan bahwa sesuatu seperti ini (penembakan Christchurch) tidak pernah terjadi di sini," ujar anggota tim keselamatan dan keamanan masjid Rami Aboumahadi, dilaporkan laman Huffington Post. 

Dia sebenarnya berharap hasil pelatihan keselamatan Hamze tak perlu digunakan. "Tapi Allah melarang sesuatu terjadi, setidaknya kita punya ide apa yang harus dilakukan (saat terjadi serangan teror)," katanya. 

Untuk jasa pelatihan keselamatan, Hamze meminta biaya sebesar 500-2.250 dolar AS. Besaran biaya tergantung pada topik dan jumlah sesi, mencakup apa yang harus dilakukan jika seorang penembak aktif menyerang masjid. 

Jasa pelatihan Hamze juga menawarkan panduan tentang ancaman bom, rencana evakuasi, dan praktik keselamatan umum selama perhelatan kegiatan akbar, seperti salat Jumat atau Ramadan. Hamze dapat meninjau denah masjid dan bertemu dengan tim keamanannya. Ia pun menawarkan jasanya ke pusat-pusat Muslim lainnya, seperti sekolah-sekolah Islam swasta. 

Hamze mengatakan insiden penembakan dua masjid di Selandia Baru membuatnya tertekan. Tapi dia mengaku tak terkejut. Ia hanya khawatir serangan serupa bisa terjadi di Amerika. 

"Saya tidak terkejut jika itu akan terjadi lagi. Ini hanya masalah kapan dan di mana. Jadi kita harus memastikan masyarakat memiliki pengetahuan, keterampilan, alat, dan pelatihan untuk melindungi diri mereka sendiri," ujar Hamze.

Selain memanfaatkan jasa pelatihan keselamatan, ada pula masjid-masjid di AS yang menempuh cara lain guna mengamankan jamaahnya. The North Austin Muslim Coummunity Center, salah satu masjid terbesar di Texas Tengah, rela menggelontorkan dana ribuan dolar demi keperluan keamanan.

Dalam beberapa bulan terakhir, Masjid Austin memang telah empat kali menjadi sasaran penyerangan. Pekan lalu, misalnya, seseorang terekam video sedang menuangkan bensin ke sisi bangunan masjid dan berusaha menyalakannya. Hingga kini polisi setempat belum berhasil menangkap pelaku pembakaran tersebut. 

Sejak saat itu, selain mempererat kerja sama dan koordinasi dengan otoritas keamanan setempat, Masjid Austin juga menyewa jasa keamanan swasta. "Kami ingin melakukan segala yang kami bisa setelah menaruh kepercayaan kepada Allah bahwa kami juga mengambil sarana yang diperlukan untuk keselamatan manusia," kata Imam Masjid Austin Islam Mossad. 

Imam Masjid Westchester di New York, Saad Gewida menempuh jalur antisipasi serupa seperti Masjid Austin. Ia menyewa jasa keamanan swasta untuk menjaga pintu masuk dan keluar masjid setiap malam.

Pada bulan Ramadan, Masjid Westchester menggelar kegiatan buka puasa bersama setiap hari. Kegiatan itu diikuti sekitar 200 Muslim. Banyak dari mereka yang membawa kerabat, anak, serta orang tuanya. 

"Jika seseorang meninggal, maka semuanya sudah berakhir. Kehidupan seseorang telah berakhir. Dengan cara ini kami telah melindungi orang-orang kami dan tidak menempatkan mereka dalam bahaya, dan anggota masyarakat kami lega mendengar bahwa kami telah memilih dan melakukannya," kata Gewida. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WAUPIQ
May 10, 2019 at 08:12PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WAUPIQ
via IFTTT