Pages

Showing posts with label 2019 at 09:16PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 09:16PM. Show all posts

Friday, May 10, 2019

Di Temanggung, Tadarus Alquran Braille Dilakukan Berjamaah

Tadarus Alquran braille diikuti paserta dari berbagai daerah.

REPUBLIKA.CO.ID, TEMANGGUNG— Puluhan penerima manfaat di Panti Pelayanan Sosial Disabilitas Sensorik Netra Penganthi Temanggung, Jawa Tengah, menyemarakkan suasana  Ramadhan 1440 h/ 2019 dengan bertadarus Alquran braile.

Kepala Seksi Penyantunan dan Rujukan Panti Penganthi, Edy Wahyono, mengatakan selama Ramadhan kegiatan penerima manfaat dikonsentrasikan pada kegiatan memperdalam ilmu agama Islam dan praktik ibadah. Kegiatan belajar umum dan keterampilan tetap berjalan dengan porsi yang tidak berkurang.

Dia  mengatakan kegiatan Ramadhan yakni kultum sebelum magrib, yang dilanjutkan buka puasa, shalat magrib, shalat Isya, tarawih, ceramah Ramadhan, dan tadarus Alquran.

Pagi usai sahur ada shalat Subuh berjamaah dilanjutkan tadarus Alquran. "Siswa dipersilahkan tadarus Alquran sendiri di luar jadwal yang ditetapkan. Kami juga ada shalawatan," katanya di Temanggung, Jumat (10/5).

Dia menuturkan kegiatan Ramadhan di Panti Penganthi termasuk padat, tujuannya untuk meningkatkan iman dan takwa, yang nantinya menjadi kebiasaan seusai Ramadhan.

Penerima manfaat tidak hanya dari Temanggung, ada 100 penerima manfaat dari 14 kabupaten/kota bahkan ada yang dari luar Jawa.

Seorang pembimbing Sugiarti (49) mengatakan penerima manfaat beragam, ada yang sudah bisa baca Alquran braile namun ada pula yang belum bisa. Bagi yang belum bisa perlu pendampingan dalam belajar. "Ada pelatihan khusus baca Alquran braile, dengan guru tersendiri," katanya.

Penerima manfaat asal Kabupaten Magelang, Sugito (55) mengatakan sudah masuk Panti Penganthi sekitar dua tahun untuk belajar pijat. "Alhamdulillah kami juga mendapatkan pelajaran membaca Alquran braile," katanya.

Dia menuturkan pada awalnya memang agak susah membaca Alquran braile, seperti meraba pasir ditebar. "Setelah belajar setiap hari Jumat bersama guru dan juga belajar dari teman-teman di panti, sekarang sudah bisa membaca Alquran braile," katanya.

Dia menuturkan pada Ramadhan ini setiap hari ada tadarus Alquran, yakni malam hari dan pagi usai shalat subuh.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2JsOmfq
May 10, 2019 at 09:16PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2JsOmfq
via IFTTT

Sunday, May 5, 2019

Menag: Hilal Terpantau Tinggi

Menag Lukman Hakim mengatakan bulan baru atau hilal terpantau tinggi oleh perukyat

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan bulan baru (hilal) terpantau tinggi oleh para perukyat yang disebar di seluruh provinsi di Indonesia.

"Posisi ketinggian hilal ada pada rentang 4 derajat 30 menit 59 detik dan 5 derajat 42 menit 59 detik," kata Lukman dalam Sidang Isbat yang diselenggarakan di kantor Kementerian Agama, Jakarta, Ahad (5/5).

Adanya perbedaan ketinggian hilal, kata dia, terjadi karena Indonesia memiliki bentang alam yang sangat luas sehingga ada disparitas posisi bulan baru.

Kemenag, kata dia, memadukan dua metode pengamatan hilal untuk menetapkan awal puasa yaitu dengan melihat bulan secara langsung (rukyat) dan dengan perhitungan astronomi/ falak (hisab). Dia mengatakan para perukyat yang disebar di sejumlah titik strategis di seluruh Indonesia itu telah disumpah.

Perukyat, kata dia, menggunakan hisab sebagai sarana membantu menentukan letak hilal saat proses pengamatan. "Lalu kami mendengarkan kesaksian mereka," kata dia.

Pemerintah menetapkan awal puasa tahun ini pada Senin (6/5) seiring terlihatnya hilal dari sembilan titik pengamatan. Sebelumnya, Pimpinan Pusat Muhammadiyah menggunakan metode hisab telah menetapkan 1 Ramadhan 1440 Hijriyah jatuh pada Senin, 6 Mei 2019. Maklumat oleh Muhammadiyah diumumkan jauh hari sebelum Sidang Isbat yang digelar pemerintah.

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pada Ahad juga menetapkan awal puasa pada Senin (6/5) setelah para perukyatnya bersaksi melihat hilal.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WsinzQ
May 05, 2019 at 09:16PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WsinzQ
via IFTTT

Sunday, March 31, 2019

Beijing Selidiki Dua Ledakan di Lokasi Industri

Dua ledakan tersebut menewaskan 12 orang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dua peristiwa ledakan dalam tiga hari terakhir di dua lokasi industri di Cina telah menewaskan 12 orang dan beberapa lainnya mengalami luka-luka. Ledakan satu kontainer berisi besi tua di pabrik pengecoran logam di Provinsi Jiangsu, wilayah timur China, Ahad pagi, telah merenggut tujuh nyawa.

Peristiwa yang terjadi di tempat terbuka Kunshan Waffer Technology Corp Ltd di Kawasan Berikat Kunshan, Jiangsu, pada pukul 07.12 waktu setempat juga menyebabkan lima orang luka parah.

"Sebab-sebab terjadinya peristiwa tersebut sampai saat ini masih dalam penyelidikan," demikian sejumlah media di Cina melaporkan. Ledakan lainnya terjadi di salah satu pabrik kimia di Kota Qingzhou, Provinsi Shandong, yang menyebabkan lima orang tewas.

Peristiwa yang terjadi pada Jumat (29/3) malam itu juga melukai tiga orang lainnya. Pemilik perusahaan swasta itu telah diamankan petugas kepolisian untuk dimintai pertanggungjawaban.

Investigasi sementara menunjukkan bahwa ledakan tersebut diduga akibat kebocoran tanki gas. Sepekan sebelumnya, Cina juga terguncang oleh ledakan pabrik kimia di Kabupaten Xiangsgui, Provinsi Jiangsu, yang mengakibatkan 64 nyawa hilang sia-sia.

Peristiwa itu membuat Presiden Cina Xi Jinping dan Perdana Menteri Li Keqiang memerintahkan Wang Yong sebagai dewan penasihat eksekutif turun langsung ke lapangan memandu upaya penanganan pascaledakan seperti dilaporkan People's Daily.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FHIAmx
March 31, 2019 at 09:16PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FHIAmx
via IFTTT

Sunday, February 24, 2019

Ini Doa Kiai Ma'ruf untuk Kemenangan Pilpres 2019

Kiai Ma'ruf berdoa agar diberi kemudahan dalam mencapai kemenangan.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Cawapres nomor urut 01 KH Ma'ruf Amin melantunkan doa kemenangan dalam Konvensi Rakyat berjudul Optimis Indonesia Maju di Sentul International Convention Center (SICC) di Bogor pada Ahad, (24/2). Ia berharap terhindari dari hoaks sepanjang Pilpres 2019.

Kiai Ma'ruf berharap agar pertemuan ribuan relawan dalam konvensi kali ini melahirkan semangat. Semangat tersebut, kata dia, bakal berperan memenangkan paslon 01.

"Ya Allah jadikanlah pertemuan ini diberkati, dirahmati, beri semangat bagi kita semua menangkan pilpres yang akan datang," kata Kiai Ma'ruf dalam doanya.

Kiai Ma'ruf merinci doa agar terhindar dari hoaks. Sebab selama ini, ia merasa jadi korban hoaks. Selain itu, doanya agar diberi kemudahan dalam upaya mencapai kemenangan.

"Ya Allah, ya Tuhan kami berilah kemudahan pada kami, mudahkan rintangan dan hambatan, lindungii kami dari fitnah dan hoaks," ujarnya sembari mengulang doa tersebut sebanyak tiga kali sekaligus menutup acara. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Vi9tUf
February 24, 2019 at 09:16PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Vi9tUf
via IFTTT

Saturday, February 2, 2019

KPK: Transaksi Tunai Bernominal Tinggi Picu Kasus Suap

Kasus suap selalu melibatkan transaksi tunai dalam nominal tinggi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Gratifikasi Komisi Pemberantasan Korupsi Syarif Hidayat, mengatakan transaksi tunai dengan nominal yang tinggi merupakan salah satu pemicu tingginya tindak pidana suap dan korupsi. Ia mengungkapkan hal tersebut setelah berkaca dari kasus-kasus operasi tangkap tangan (OTT).

"Kenapa saya katakan begitu, karena dalam setiap operasi tangkap tangan, yang ditangkap selalu transaksi tunai dengan nominal yang besar," jelas Syarif ketika memberikan paparan dalam seminar nasional yang digelar di Gedung Lembaga Ketahanan Nasional Jakarta, Sabtu.

Syarif kemudian menceritakan salah satu kasus tangkap tangan seorang pejabat. KPK menemukan bahwa sebagian besar uang yang dimiliki pejabat tersebut tidak disimpan di bank, namun disimpan dalam ruangan khusus bersama dengan sejumlah logam mulia.

Mengambil data PPATK, Syarif mengatakan sepanjang 2018 terdapat lebih dari 15 ribu arus uang yang mencurigakan. Ia pun memandang penting diberlakukannya pembatasan nominal transaksi tunai.

"Karena tindak pidana melalui transaksi non-tunai saja berani dilakukan, apalagi transaksi tunai yang minim pengawasan," kata Syarif.

Syarif kemudian mengatakan KPK sudah meminta pemerintah untuk tegas dalam pemberlakuan aturan mengenai pembatasan nominal transaksi tunai, namun belum ditindaklanjuti dengan lebih serius. KPK sudah sejak lama meminta DPR untuk segera mengesahkan undang undang yang mengatur nominal transaksi tunai, namun hingga saat ini belum disahkan.

"Terakhir PPATK mengusulkan supaya maksimal transaksi tunai nominalnya hanya Rp100 juta, namun tetap belum disetujui oleh DPR," kata Syarif.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2sZvHym
February 02, 2019 at 09:16PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2sZvHym
via IFTTT

Sunday, January 27, 2019

Jurus Pemkot Sukabumi Perbaiki Jalur Pejalan Kaki

Pemkot melarang jalur pedestrian dijadikan tempat parkir dan jualan PKL.

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Pemerintah Kota Sukabumi memperbanyak tempat sampah di jalur pedestrian atau pejalan kaki. Langkah tersebut dilakukan agar warga mudah membuang sampah pada tempatnya.

"Beberapa ruas jalan yang telah ditata dan diperbaiki trotoarnya, kini dipasang tempat sampah di sekitarnya," ujar Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi kepada wartawan Ahad (27/1). Sebelumnya ada lima titik lokasi pembangunan trotoar yang rampung pada akhir Desember 2018 lalu.

Ke lima titik itu yakni Jalan Siliwangi, Jalan Suryakencana, Jalan R Syamsudin SH, Jalan RE Martadinata, dan Jalan Gudang. Trotar tersebut dilengkapi dengan jalur untuk kalangan disabilitas.

Menurut Fahmi, sarana tempat sampah ini agar warga dapat menjaga kebersihan trotoar yang sudah indah. Sehingga targetnya trotoar dan jalan di Sukabumi dapat tetap bersih dan terlihat indah.

Fahmi menuturkan, pemerintah mengajak masyarakat terlibat aktif dalam gerakan bersih-bersih yang diluncurkan Pemkot Sukabumi pada pekan lalu. Warga harus dibiasakan menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan.

Di sisi lain, ungkap Fahmi, pengguna jalan baik roda dua maupun mobil diminta tidak parkir di trotoar. Sebabnya trotoar merupakan hak pejalan kaki dan kendaraan dilarang memarkirkan kendaraan di zona tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi Abdul Rahman menambahkan, sudah selayaknya trotoar terbebas dari keberadaan kendaraan yang parkir sembarangan maupun pedagang kaki lima (PKL). Terlebih saat ini pemerintah telah selesai membangun trotoar di sejumlah ruas jalan.

Trotoar ini lanjut Abdul, dibuat lebih humanis untuk para pejalan kaki dan kaum difabel. Sehingga warga bisa menggunakan sarana tersebut dengan nyaman.

Abdul menerangkan, selesainya pembangunan trotoar ini dibarengi dengan kampanye trotoar hanya khusus untuk pejalan kaki. Sebabnya selama ini trotoar seringkali digunakan untuk kepentingan di luar pejalan kaki seperti tempat PKL berjualan dan parkir kendaraan.

Ke depan, ungkap Abdul, pemkot berharap trotoar dapat digunakan sesuai fungsinya. Karena itu pemerintah meminta para PKL agar tidak berjualan di trotoar dan berusaha di tempat yang semestinya. Hal serupa juga berlaku pada kendaraan yang akan diarahkan di lahan parkir yang disediakan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2sSAt0p
January 27, 2019 at 09:16PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2sSAt0p
via IFTTT

Sunday, January 20, 2019

Tidak Ada Calhaj J&K Pergi Haji Tanpa Mahram

IHRAM.CO.ID, JAMMU -- Komite Haji Jammu dan Kashmir (J&K) tidak menerima pengajuan aplikasi haji dari wanita tanpa mahram. Padahal, India membolehkan seorang wanita di atas usia 45 tahun berhaji tanpa mahram.

Baca Juga:

Namun, dilansir di Greater Kashmir pada Ahad (20/1), Komite Haji negara bagian tersebut belum menerima aplikasi tunggal dalam kategori tersebut. Lebih dari 2.300 wanita dari India akan berhaji tanpa mahram tahun ini. Seluruh pengaju aplikasi kategori tersebut dibebaskan dari sistem pengundian kuota.

Kepala Komite Haji J&K Qammar Sajjad membenarkan ihwal tidak adanya pengaju aplikasi wanita yang mendaftar tanpa mahram. Tahun lalu, pemerintah pusat mulai mengizinkan perempuan pergi haji tanpa mahram. Kemudian, sebanyak 1.300 perempuan Muslim berbondong-bondong mengajukan aplikasi berhaji tanpa mahram. Mereka juga dibebaskan dari sistem pengundian.

Butuh waktu tiga tahun bagi pemerintah dan rekomendasi komite berkekuatan tinggi mengubah aturan tersebut. Kebijakan itu diambil sejalan dengan keputusan pemerintah Saudi mengizinkan perempuan di atas 45 tahun dengan berkelompok empat atau lebih pergi haji tanpa mahram.

Pada 2014, Arab Saudi melakukan pembaruan tahunan pedoman haji. Aturan tentang tidak mengizinkan perempuan tanpa pendamping laki-laki diubah, menjadi diizinkan dengan kondisi bepergian dalam kelompok dan berusia di atas 45 tahun.

Komite Haji Negara mengadakan pengundian kuota haji pada Selasa lalu. Agenda tersebut menyelesaikan daftar jamaah yang dijadwalkan melakukan haji tahun ini.

Berita Terkait

Sebanyak 9.762 pengaju aplikasi haji asal J&K masuk dalam kuota haji 2019. Petugas haji mengatakan kuota haji meningkat 3.762 dari sebelumnya. Sebanyak 1.702 kuota diperuntukkan bagi lansia tanpa pengundian.

Selanjutnya, pemerintah India telah memangkas Pajak Barang dan Jasa (GST) untuk ibadah haji, dari 18 persen menjadi lima persen. Pemangkasan itu akan memastikan penghematan biaya sebesar 1,13 miliar rupee (15 juta dolar AS). Pengurangan itu akan menurunkan harga tiket pesawat bagi calhaj yang berangkat dari Srinagar sebesar 11.377 rupee (159 dolar AS).

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2HomPfL
January 20, 2019 at 09:16PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2HomPfL
via IFTTT

Wednesday, January 9, 2019

Act firmly against those who discredit KPU: President

President Joko Widodo calls on all parties to support KPU as elections organizer.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- President Joko Widodo (Jokowi) has called on the police to take stern measures against those attempting to discredit the General Election Commission (KPU). Jokowi has called on all parties to support the commission in carrying out its tasks and upholding its authority as organizer of the regional, legislative, and presidential elections.

"Security personnel should not allow any activity aiming to weaken or discredit the KPU," Jokowi stated after installing Lt Gen. Doni Monardo as chief of the National Disaster Mitigation Agency at the State Palace here on Wednesday.

Home Affairs Minister Tjahjo Kumolo had earlier labeled those intending to discredit the KPU as political criminals. He believed that the party's cadres, contestant parties, success team, and presidential candidates do not want to discredit the KPU, as the organizer of the elections.

"If there are any parties, we can call them political criminals, whoever they are," Tjahjo emphasized.

Those attempting to disrupt the process of democracy in Indonesia and distract the work of political parties and presidential candidates and their success teams deserve to be called political criminals. Hence, the police should investigate them.

He also called on the public to pose their queries or doubts pertaining to the implementation of the general elections to the KPU, through political parties or the candidates' success team.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SGffOB
January 09, 2019 at 09:16PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2SGffOB
via IFTTT