Pages

Showing posts with label 2018 at 05:21PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 05:21PM. Show all posts

Sunday, December 30, 2018

Kendarai Bus, Wali Kota Bekasi Mengaku Punya SIM B1

Rahmat mengendarai sebuah bus umum bantuan Kemenhub, Sabtu kemarin.

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengaku memenuhi syarat saat mengendarai sebuah bus umum 3/4 bantuan Kementerian Perhubungan 2018, Sabtu (29/12) kemarin. Rahmat menyatakan telah memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) B1.

"Sebelumnya saya punya SIM B2 pada periode 1987-1995. Namun, saat mengantar truk sampah DKI pada 2015, saya tingkatkan jadi B1. Jadi saya sudah memenuhi syarat karena punya SIM B1," kata Rahmat di Bekasi, Ahad (30/12).

Hal itu diungkapkannya dalam rangka mengomentari pertanyaan dari sejumlah netizen seputar kepemilikan SIM B1 saat dirinya mengendarai sebuah bus transportasi umum 3/4 bantuan dari Kemenhub. Dalam tayangan siaran langsung melalui akun Instagram @bangpepen03, Rahmat memperlihatkan kemampuannya mengendarai bus bantuan tersebut dari Kantor Dishub Provinsi Jawa Barat di Kota Bandung menuju Kota Bekasi.

Dalam tayangan itu, tidak sedikit pula kalangan netizen mempertanyakan kepemilikan SIM B1 sebagai legalitas Rahmat Effendi selama mengendarai bus. Salah satunya akun instagram @ahmadsyaikhu228 yang menulis "SIM-nya apa ya?".

Komentar lain juga dilontarkan pengguna akun @rangga2108, "Ingat pak, bawa bus tidak boleh sembarangan, harus ada izinnya," katanya. Menanggapi komentar tersebut, Rahmat menegaskan dirinya telah memiliki SIM B1 bernomor 64021205970197 yang dikeluarkan oleh Dirlantas Polda Metro Jaya pada 13 Januari 2015.

"SIM B1 saya berlaku hingga 3 Februari 2020," katanya.

Sementara itu, aktivitas Rahmat Effendi tersebut merupakan agenda penjemputan bus bantuan dari Kemenhub yang pada pekan lalu didistribusikan kepada Pemprov Jabar. Seremonial penyerahan bus tersebut dilakukan langsung oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang diterima oleh Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono selaku perwakilan Pemkot Bekasi.

"Asik nih bawa bus di jalan tol untuk digunakan menjadi Bus Traspatriot bantuan Kementerian Perhubungan. Total ada 21 unit bus diambil dari Dishub Bandung ke Kota Bekasi," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2QbcwKZ
December 30, 2018 at 05:21PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2QbcwKZ
via IFTTT

Tuesday, December 25, 2018

Menkes: Stok Obat Bagi Korban Tsunami Mencukupi

Menkes Nila berharap korban tidak depresi atas musibah yang dialami

REPUBLIKA.CO.ID, LAMPUNG SELATAN -- Menteri Kesehatan (Menkes) RI Nila F Moeloek menyatakan stok obat untuk para korban bencana tsunami di Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, mencukupi. Menkes Nila menyampaikan itu saat mengunjungi korban tsunami di Lampung Selatan, Selasa (25/12).

"Obat-obatan cukup, tadi saya sudah lihat, kalau pun kurang Dinas Kesehatan selalu menyiapkan," kata dia. Kalaupun kurang, tambahnya pemerintah pusat punya buffer stock, jadi tidak perlu khawatir soal obat.

Menkes minta korban yang tinggal di tempat pengungsian untuk tetap menjaga hidup sehat karena tinggal di pengungsian rentan terkena sakit saluran pernapasan (ISPA). "Kalau tidur di daerah pengungsian, di udara terbuka, kena hujan, penyakit ISPA tidak bisa dihindarkan," ujar menkes.

Dia berharap korban tidak depresi atas musibah yang dialami. Ia juga menyarankan korban menyibukkan diri, misalnya dengan mengobrol satu sama lain.

Empat menteri Kabinet Kerja, yaitu Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Menteri Kesehatan (Menkes), dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Men PUPR), serta Menteri Sosial meninjau para korban tsunami di Kabupaten Lampung Selatan.

Pusat Posko Bencana Kemensos di Desa Way Muli, Kecamatan Rajabasa merupakan lokasi pertama kali yang dikunjungi oleh rombongan Menko PMK Puan Maharani, Menkes Nila F Moeloek, dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, serta Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GFVe9p
December 25, 2018 at 05:21PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GFVe9p
via IFTTT

Monday, December 24, 2018

Korea Selatan Bantah Incar Pesawat Patroli Jepang

Hubungan kedua negara sekutu terdekat AS di Asia itu terus memburuk sejak Oktober.

REPUBLIKA.CO.ID, SEOUL -- Korea Selatan membantah kapal perang mereka telah mengunci pesawat patroli Jepang sebagai target tembakan. Sebuah tuduhan keras dari Jepang yang membuat hubungan dua negara bertetangga tersebut semakin menegang.

Tuduhan ini masuk ke dalam daftar panjang pembicaraan yang didiskusikan para diplomat kedua negara saat mereka bertemu di Seoul, Korea Selatan. Diplomat-diplomat Korsel menjelaskan secara rinci situasi yang sebenarnya kepada diplomat-diplomat Jepang. 

"Kedua belah pihak sepakat untuk melanjutkan komunikasi yang dibutuhkan dalam isu ini," kata salah seorang pejabat di Kementerian Luar Negeri Korsel yang tidak disebutkan namanya kepada kantor berita News1, Senin (24/12). 

Hubungan kedua negara sekutu terdekat Amerika Serikat di Asia itu terus memburuk sejak bulan Oktober lalu. Ketika Mahkamah Agung Korea Selatan meminta dua perusahaan baja Jepang membayar kompensasi kepada korban kerja paksa Korsel selama masa penjajahan Jepang di Semenanjung Korea. 

Jepang mengecam keputusan tersebut, menurut mereka kompensasi sudah dibayarkan dalam perjanjian tahun 1965. Pada hari Jumat (21/12) lalu Kementerian Pertahanan Jepang  mengatakan salah satu kapal tempur Korsel mengunci pesawat patroli Jepang sebagai target mereka. 

Kementerian Pertahanan Jepang mengatakan tindakan tersebut sangat berbahaya. Sementara itu Kementerian Pertahanan Korsel mengatakan kapal tempur mereka hanya menjalankan operasi rutin. Mereka pun memberikan rincian pergerakan kapal tempur tersebut. 

Salah satu pejabat Staf Gabungan Korsel mengatakan saat sedang menyelamatkan kapal nelayan Korea Utara yang terdampar kapal tempur mereka mendekteksi pesawat patroli Jepang dengan kamera optik. Pejabat tersebut mengatakan pesawat patroli Jepang itu terbang dengan sangat rendah. 

"Selama proses tidak ada gelombang emisi radio sama sekali," katanya. 

Dalam pertemuan ini para diplomat dari kedua negara juga membahas isu nuklir Korea Utara. Serta bagaimana Korsel dan Jepang dapat membantu pembicaraan denuklirisasi Semenanjung Korea antara Korut dengan AS. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2QQrSdi
December 24, 2018 at 05:21PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2QQrSdi
via IFTTT

Sunday, December 23, 2018

Umrah dari Bandara Kertajati Diminati Warga Jateng

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Utama PT BIJB Virda Dimas Ekaputra mengatakan layanan penerbangan untuk ibadah umrah ke Tanah Suci dari Bandara Internasional Jawa Barat, Kertajati, Kabupaten Majalengka, diminati oleh warga Jawa Tengah.

"Sejak dibukanya layanan penerbangan internasional pada Oktober 2018 oleh Pak Gubernur Jabar Ridwan Kamil, penerbangan umrah di Bandara Kertajati, bukan hanya diminati oleh warga asal Jawa Barat, tapi wisata religi bagi umat muslim ini juga diminati warga Jawa Tengah," kata Virda Dimas Ekaputra, di Bandung, Ahad (23/12).

Ia mengatakan manifest keberangkatan Umrah pada Sabtu 22 Desember 2018 yang digaet biro perjalanan umrah Dini Group Indonesia (DGI) menunjukan mayoritas penumpang berasal dari Jawa Tengah bagian Barat.

"Dan ternyata keberangkatan penerbangan umrah pada kemarin (22 Desember) mayoritas berasal dari provinsi Jawa Tengah," kata Virda.

Ia mengatakan masyarakat Purbalingga sebagai wilayah yang masuk dalam cakupan area Bandara Kertajati paling mendominasi dalam penerbangan umrah kali ini dengan sekitar 50 penumpang.

Selanjutnya pesawat Lion Air Boeing 737 max 8 dengan nomor JT 072 itu mengangkut masyarakat asal Tegal, Cilacap, Banyumas, Purwokerto, Banjarnegara bahkan dari Kulon Progo.

Adapun dari Jawa Barat, jamaah Umrah mayoritas berasal dari Kuningan, lalu Cirebon, Indramayu, Tasikmalaya, Bekasi dan Ciamis. "Penerbangan 22 Desember itu cukup penuh atau sekitar 151 seat terisi. Antusias masyarakat Jateng ini cukup besar untuk melakukan penerbangan Umrah dari Kertajati. Lalu beberapa asal Jawa Barat," kata Virda.

Ia menambahkan jika melihat daerah cakupan Bandara Kerjati, wilayah tersebut memang merupakan potensial market yang besar. Menurut dia daerah cakupan dengan hitungan 17 juta jiwa ini sudah seharusnya bisa dimaksimalkan biro perjalanan umrah dan haji serta maskapai untuk bisa terbang dari Bandara Kertajati.

Apalagi dorongan langsung Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi agar penerbangan umrah asal Jawa Barat mengharuskan terbang dari Kertajati. Hal ini, mengingat Bandara Soekarno- Hatta yang secara frekuensi sudah sangat sibuk melayani penerbangan setiap harinya.

Menurut Virda, potensi pasar penerbangan umrah di Jawa Barat cukup besar yakni hampir  300.000 jemaah per tahunnya. Pasar tersebut harus bisa digarap agar penerbangan menuju Madinah ini bisa terbagi dengan Bandara utama yakni Soekarno Hatta.

Umrah dari Kertajati sudah bisa dilayani secara langsung atau hanya melakukan technical landing di India karena runway yang dimiliki Kertajati sepanjang 2.500 meter, pesawat Boeing 737 mengharuskan melakukan pengisian bahan bakar di Bandara Trivandrum.

Berita Terkait

Kesiapan landasan menjadi 3.000 meter terus dikejar agar awal 2019 ini sudah bisa digunakan.

"Penyempurnaan landasan menjadi 3.000 meter terus dilakukan oleh pihak Angkasa Pura dua. Jika sudah 3.000 meter pesawat wide body sudah semakin leluasa untuk terbang atau mendarat dari Bandara Kertajati," kata Virda.

Layanan penerbangan Umrah dari Bandara Kertajati saat ini baru dilakukan sekali dalam satu pekannya oleh maskapai Lion Air. Hanya saja layanan serupa juga mulai dijajaki beberapa maskapai seperti Garuda Indonesia yang sudah melakukan penerbangan perdana domestiknya di Kertajati sejak 18 Desember lalu.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2T1sCJ4
December 23, 2018 at 05:21PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2T1sCJ4
via IFTTT

Friday, December 21, 2018

Kementan Targetkan Bali Diakui Internasional Bebas Rabies

Pemberantasan kasus rabies Bali sudah memakan biaya hingga Rp 300 miliar.

REPUBLIKA.CO.ID, DENPASAR -- Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian (Kementan) I Ketut Diarmita menargetkan provinsi Bali mendapatkan pengakuan internasional bebas rabies Bali pada 2019. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan image mengenai Bali sekaligus menunjang perekonomian Bali yang bertumpu banyak terhadap industri pariwisata.

Ketut mengatakan, selama 2008 sampai 2018, pemberantasan kasus rabies Bali sudah memakan biaya hingga Rp 300 miliar. Ia berharap, upaya dan biaya yang sudah dikeluarkan ini dapat berdampak signifikan pada tahun depan. "Targetnya, menurut penilaian internasional, Bali sudah 0 persen rabies," tuturnya saat konferensi pers di Balai Besar Veteriner Denpasar, Bali, Jumat (21/12).

Ketut menuturkan, kasus rabies kini sudah menjadi sorotan internasional mengingat Bali sebagai etalase Indonesia di mata masyarakat global. Oleh karena itu, ia menegaskan pemerintah daerah untuk merampungkan sejumlah langkah terkait dengan penuntasan penyakit ini secara terstruktur dan jelas.

Menurut Ketut, tidak ada alasan bagi pemerintah daerah untuk tidak mampu menyelesaikan permasalahan rabies. Selain anggaran yang mencukupi, cakupan pulau Bali terbilang kecil, sehingga pemerintah harusnya bisa menyelesaikan dalam waktu singkat. Sumber Daya Manusia (SDM)nya pun mumpuni.

Pemberantasan virus rabies menjadi prioritas untuk mendukung industri pariwisata. Dengan adanya virus ini, Ketut cemas, wisatawan domestik dan mancanegara masih takut atau enggan berkunjung ke Bali. "Citra Bali dan Indonesia pun tentu akan membaik kalau kita bisa berantas habis serta mendapatkan pengakuan internasional," ujar Ketut.

Untuk mencapai pengakuan itu, Ketut menambahkan, pihaknya sudah membuat tim yang terdiri dari pemerintah pusat maupun daerah di Bali untuk mengidentifikasi permasalahan strategis terkait rabies. Di dalamnya termasuk kebutuhan vaksin sebagai dasar penetapan anggaran pemberantasan rabies pada 2019.

Dengan bersinergi, Ketut berharap, virus rabies sudah menghilang 100 persen saat tim pemantauan animal welfare internasional datang ke Bali. Ia sendiri belum mengetahui secara mendetail kapan pastinya tim tersebut akan datang ke Bali untuk assesment.

Ketut menuturkan, memberantas rabies di Bali bukanlah perkara mudah. Sebab, hampir 70 persen dari populasi anjing di Pulau Dewata dibebas liarkan dan hanya 30 persen yang dipelihara. "Mengejar yang liar itu sangat sulit," katanya.

Ketut mengatakan, Ditjen PKH telah mengalokasikan bantuan berupa pendanaan, pendampingan, dan bantuan teknis lain guna memastikan pemberantasan rabies di Bali bisa dilaksanakan dengan baik. Selain itu, pemerintah telah menyiapkan sumber daya manusia pelaksana kegiatan tersebut, dan melakukan penambahan petugas vaksinasi.

Kepala Balai Besar Veteriner Denpasar I Wayan Mase Tenaya menjelaskan, target pembebasan rabies sendiri sudah dicanangkan rampung pada 2017. Tapi, karena saat itu ada kesalahan teknis dalam pengadaan vaksin yang tidak konsisten, rabies belum dapat tuntas diselesaikan. Hal ini menjadi tantangan sekaligus pengalaman untuk melakukan perbaikan.

Saat ini, Mase mencatat, setidaknya ada 90 desa yang dianalisis memiliki anjing rabies. Angka tersebut sudah berkurang signifikan dibanding dengan total desa di Bali yang mencapai 716 desa. "Berarti sekarang tinggal 13 persen,” ujarnya.

Mase menuturkan, agar pemberantasan berjalan signifikan, pihaknya akan intervensi ke dinas kabupaten dan kota. Khususnya dalam memberikan edukasi mengenai ciri rabies dan pengobatannya. Sebab, selama ini, masih banyak masyarakat yang belum memahami bahwa rabies adalah penyakit berbahaya.

Pada tahun ini, sekitar empat orang meninggal dunia di Bali. Jumlah tersebut meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun lalu, yakni dua orang. "Ini dikarenakan mereka tidak melaporkan ke dinkes (dinas kesehatan) ketika sudah tergigit anjing. Kalau segera dilaporkan, akan bisa langsung ditangani," kata Mase.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2CtjJCR
December 21, 2018 at 05:21PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2CtjJCR
via IFTTT

Begini Imbauan MUI Jelang Natal dan Tahun Baru

MUI mengharapkan adanya suasana kondusif dengan menjaga kerukunan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Memasuki libur natal dan tahun baru (Nataru), Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat mengeluarkan beberapa imbauan. Imbauan ini bertujuan untuk menjaga kerukunan umat dalam menjalani tahun 2018 yang tinggal sedikit dan menyambut tahun baru 2019.

"MUI menyerukan kepada seluruh rakyat Indonesia untuk terus berusaha menjaga dan meningkatkan persatuan dan kesatuan serta menjauhi falsafah dan pandangan hidup yang bertentangan dengan falsafah Pancasila dan UUD 1945," ujar Ketua MUI Abdullah Jaidi di Gedung MUI Pusat, Menteng, Jakarta, Jumat (21/12).

Menjaga persatuan dan kesatuan ini dinilai penting untuk dilakukan agar bangsa Indonesia tetap berdiri kuat dan kokoh. Pun dapat mewujudkan cita-cita bersama yaitu terciptanya Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur atau negeri yang subur dan makmur, adil dan aman. Dengan hadirnya negara yang adil, rakyatnya bisa hidup dalam kesejahteraan dan keadilan serta dilindungi oleh Allah SWT.

Berhubungan dengan perayaan natal yang akan dilakukan oleh sejumlah umat di Indonesia, MUI mengingatkan agar tetap menjaga kerukunan antar umat beragama. Salah satunya sikap toleransi dan mengargai kebebasan agama masing-masing.

Kepada perusahaan yang ada di Indonesia, MUI memberikan imbauan khusus terkait perlakuan pada karyawannya. MUI berharap perusahaan tidak memaksa karyawannya yang beragama Islam untuk menggunakan ornamen natal dan pergantian tahun.

"MUI mengimbau para pengusaha dan para pihak terkait lainnya agar dalam suasana natal dan pergantian tahun baru ini tidak memaksa, mendorong, dan mengajak karyawan yang beragama Islam memakai atribut-atribut dan atau simbol-simbol yang tidak sesuai dengan keyakinan dan kepercayaan mereka," lanjut Abdullah Jaidi.

Penggunaan atribut natal dan tahun baru bagi umat Islam bertentangan dengan kepercayaan yang dianut. MUI sendiri telah mengeluarkan fatwa nomor 56 tahun 2016 tentang hukum menggunakan atribut keagamaan non-muslim. Fatwa ini menegaskan haram hukumnya bagi umat muslim menggunakan atribut keagamaan umat lain.

Imbauan ini pun sudah dilakukan sejak 2016 dan MUI telah melakukan sosialisasi kepada perusahaan-perusahaan yang diduga masih melanggar imbauan MUI. Dan tahun kemarin, MUI menilai kondisi sudah kondusif dimana di sejumlah mal atau pertokoan yang disinyalir karyawannya masih menggunakan atribut natal sudah tidak terlihat.

"Dalam menghadapi pergantian tahun dan datangnya tahun baru 2019 M, MUI mengajak dan mengimbau masyarakat luas untuk menyambut dan menyongsong dengan penuh rasa syukur dan kesederhanaan. Tidak hura-hura dan menghindari pola hidup yang bersifat materialistik, konsumeristik, dan hedonistik," lanjut Ketua MUI ini.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2T3K0No
December 21, 2018 at 05:21PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2T3K0No
via IFTTT

Wednesday, December 19, 2018

Awas Jangan Stres, Nanti Kena Diabetes

Masyarakat disarankan menghindari stres dengan cara rajin melaksanakan ibadah.

REPUBLIKA.CO.ID, LEBAK -- Diabetes melitus tidak hanya disebabkan oleh lingkungan hidup yang tidak sehat. Selain faktor tersebut, stres juga dapat memicu seseorang terkena diabetes.

''Kami minta masyarakat menghindari stres karena bisa memicu munculnya penyakit diabetes itu,'' kata Kepala Bidang Pencegahan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak, dr Firman Rahmatullah di Lebak, Banten, Rabu (19/12).

Stres bisa menimbulkan diabetes karena adanya produksi hormon serotonin berkurang. Akibatnya, kata Firman, kemampuannya untuk meningkatkan produksi insulin juga menjadi berkurang. ''Hormon insulin pun akhirnya menjadi minim,'' katanya.

Selain itu, faktor lingkungan juga turut berpengaruh seperti hidup tidak sehat, merokok, minuman keras, dan mengonsumsi makanan cepat siap saji. Faktor lainnya yakni konsumsi gula berlebih, karbohidrat tinggi dan makan tidak teratur. Kurang bergerak atau olahraga serta sering begadang juga menjadi salah satu pemicunya.

Karena itu, pihaknya meminta masyarakat agar menghindari stres dengan cara rutin berolahraga, melaksanakan ibadah, mendengar musik kesukaan maupun kegiatan positif lainnya. ''Jika seseorang menghindari stres dan membudayakan hidup sehat, dipastikan tidak terjadi muncul penyakit diabetes,'' ujarnya.

Jika teridentifikasi positif diabetes dan belum mengalami komplikasi, maka seseorang harus segera mengendalikan gula darahnya melalui budaya hidup sehat dan tidak stres. Sebab, penderita diabetes membutuhkan terapi seumur hidup dan biaya cukup besar jika mengalami komplikasi dengan organ tubuh lain, seperti ginjal, jantung, mata,hipertensi dan stroke.

''Kami minta masyarakat yang menderita diabates agar meminum obat dengan teratur agar tidak mengalami komplikasi,'' katanya. Penyakit diabetes yang diderita seseorang, bisa berdampak terhadap rendah produktivitas juga kematian.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2R4SRkA
December 19, 2018 at 05:21PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2R4SRkA
via IFTTT

Monday, December 17, 2018

Polda Riau Ingatkan Andi Arief Hati-Hati Keluarkan Pendapat

Polda Riau bantah Andi Arief soal keterlibatan polda dalam perusakan baliho Demokrat.

REPUBLIKA.CO.ID, PEKANBARU -- Kepolisian Daerah Riau membantah pernyataan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief yang menyebut adanya informasi keterlibatan Polda dalam perusakan atribut Partai Demokrat di Pekanbaru. Polda Riau pun mengingatkan Andi Arief berhati-hati dalam mengeluarkan pendapat.

"Saya katakan tidak ada itu. Hati-hati mengatakan pendapat jika tidak ada buktinya," kata Kapolda Riau Irjen Widodo Eko Prihastopo di Mapolda Riau, Kota Pekanbaru, Senin (17/12).

Kapolda mengatakan hal itu saat menjawab pertanyaan wartawan terkait salah satu cuitan Andi Arief melalui akun Twitter pribadinya yang menyebut adanya informasi keterlibatan Polda dalam insiden perusakan atribut Demokrat di Pekanbaru, Sabtu (15/12). Kapolda lantas menegaskan seseorang tidak boleh menduga-duga jika tidak ada bukti.

Dia juga mengatakan ada sanksi hukum jika melakukan hal tersebut. "Dugaan boleh dilakukan selama itu ada bukti. Kita tentunya sebagai warga masyarakat tidak boleh menduga, berandai-andai. Hati-hati, ada sanksi hukumnya," tegasnya.

Namun, kapolda tidak menanggapi pertanyaan lainnya terkait langkah hukum dengan adanya cuitan tersebut. Dia hanya kembali menjelaskan bahwa Polda Riau sepenuhnya dalam kendali dirinya.

Dia memastikan jajarannya tidak terlibat dalam insiden itu. "Kendali sepenuhnya ada di tangan saya, kegiatan Mapolda dan jajaran. Saya katakan tidak ada itu," katanya.

Polda Riau telah menetapkan seorang tersangka perusakan atribut Demokrat di Pekanbaru. Tersangka berinisial HS (22) itu telah ditahan di Mapolresta Pekanbaru.

Selain HS, Kapolda juga mengatakan jajarannya turut menetapkan dua tersangka perusakan atribut partai lainnya. Bedanya, dalam perkara ini kedua tersangka berinisial Ks dan MW ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara perusakan atribut PDIP di wilayah Tenayan Raya, Pekanbaru.

Ketiga tersangka dari dua perkara ini, kata Kapolda, seluruhnya ditangani Polresta Pekanbaru dan dilakukan penahanan karena ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara. Mereka dijerat dengan Pasal 170 KUHP Jo 406 tentang Perusakan. "Dari dua kasus itu, dua TKP (tempat kejadian perkara) itu. Kita tetapkan tiga tersangka. HS Jalan Sudirman. Kemudian Ks dan MW di Jalan Tenayan Raya," katanya.

Andi Arief sebelumnya mencuit tentang adanya informasi keterlibatan Polda Riau dan PDIP dalam insiden perusakan atribut Partai Demokrat di Pekanbaru, Sabtu kemarin. Melalui akun twitter @AndiArief_ dia menyebut memperoleh informasi keterlibatan Polda dan partai tertentu dalam insiden perusakan atribut Demokrat.

"Ada dua fakta dan informasi dari perusakan atribut Partai Demokrat di Riau yang cukup memprihatinkan. Pertama, Pengakuan suruhan pengurus PDIP. Kedua ada informasi keterlibatan Polda. Dua-duanya membahayakan dan masih kami dalami. Ini bukan sekedar baleho!!!," begitu cuitan Andi Arief yang diunggah pada Ahad (16/12).

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2rCH8eI
December 17, 2018 at 05:21PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2rCH8eI
via IFTTT

Friday, December 14, 2018

Delegasi Palestina: Australia Bisa Rusak Perdamaian Timteng

Australia berencana pindahkan Kedubes untuk Israel ke Yerusalem.

REPUBLIKA.CO.ID, CANBERRA -- Kepala delegasi Palestina di Canberra, Izzat Abdulhadi menilai sikap Australia jika mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel akan menimbulkan gejolak perang agama di wilayah tersebut. Menurutnya, jika keputusan tersebut benar dibuat, maka bisa saja merusak dan menghancurkan proses perdamaian di Timur Tengah.

Akhir pekan ini, Perdana Menteri Scott Morrison diperkirakan mengumumkan keputusan memindah kedutaan Australia di Israel dari Tel Aviv ke ibu kota yang diperebutkan. Berbagai spekulasi muncul apakah wacana pemindahan tersebut hanya untuk menjaga kedutaan yang ada, dan atau mengakui Yerusalem sebagai ibu kota.

Abdulhadi seperti dikutip laman 9News edisi Jumat (14/12) mengatakan, dirinya percaya bahwa keputusan tersebut jika benar diputuskan sama buruknya dengan menggeser kedutaan. Dia pun memperingatkan negara-negara Arab untuk bersiap menarik duta besar dan dapat mempertimbangkan sanksi ekonomi. "Reaksi kami akan sulit," katanya.

"Kami akan meminta pemerintah Saudi untuk mengambil tindakan sulit terhadap Australia. Kami akan berbicara dengan Saudi, Negara-negara Teluk, dan juga negara-negara OKI untuk memboikot daging dan gandum dari Australia," ujarnya.

Abdulhadi mengatakan, dia telah melakukan pembicaraan tidak hanya dengan Menteri Luar Negeri Palestina melainkan pula dengan Duta Besar dari negara-negara Arab dan mayoritas Muslim lainnya, termasuk Indonesia. "Saya dapat memberitahu Anda bahwa akan ada kerusakan besar sebenarnya," katanya.

Menurutnya, Australia akan kehilangan kedudukan internasionalnya sebagai negara yang menjunjung kesetaraan dan menghormati hak asasi manusia. "Kami akan menganggap Australia sebagai negara yang mengadopsi semacam standar ganda," kata dia. Berdasarkan Perjanjian Liga Arab 1980, negara-negara Arab dapat memutuskan hubungan diplomatik dengan negara yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Morrison telah berulang kali mengatakan, mendukung solusi dua negara. Namun, Abdulhadi menilai itu hanya sebuah kata-kata yang akan ditentang jika Morrison mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Baca: Australia Diperkirakan Segera Pindah Kedubes ke Yerusalem

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2PDsoFS
December 14, 2018 at 05:21PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2PDsoFS
via IFTTT

Thursday, December 6, 2018

BAB Setiap Hari Belum Tentu tidak Sembelit

Frekuensi BAB tidak bisa dijadikan patokan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sembelit atau konstipasi kronis mungkin identik dengan kesulitan untuk buang air besar yang berlangsung hingga berhari-hari. Padahal, buang air besar (BAB) setiap hari pun ternyata bisa dikategorikan sebagai konstipasi kronis bila disertai dengan kriteria tertentu.

"Yang disebut konstipasi kronis, ada dua," papar Dekan Fakultas Kedokteran UI (FKUI) Prof Dr dr Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH MMB FINASIM FACP di FKUI Salemba, Kamis (6/12).

Pertama, lanjut Ari, seseorang yang buang air besar setiap hari bisa dikatakan menderita konstipasi kronis bila bentuk kotoran yang dikeluarkan seperti kotoran kambing. Biasanya kondisi ini tidak disadari karena masyarakat hanya melihat frekuensi buang air besar tanpa memperhatikan bentuk kotoran yang dikeluarkan.

"Yang bagus itu bentuknya seperti pisang dan dikeluarinnya tidak berkeringat-keringat (perlu tenaga)," lanjut Ari.

Seseorang yang mengeluarkan kotoran dengan bentuk bagus pun bisa dikatakan menderita konstipasi kronis bila frekuensi buang air besarnya sangat jarang. Misalnya hanya buang air besar satu kali seminggu.

"Kotoran normal seperti pisang tapi (BAB) hanya seminggu sekali, itu juga tidak normal," terang Ari.

Ari mengatakan frekuensi normal buang air besar paling lambat adalah dua hari sekali. Frekuensi buang air besar tiga hari sekali sudah dapat dikategorikan tidak normal.

Ari mengungkapkan cukup banyak orang yang melihat konstipasi sebagai masalah sepele. Padalah, buang air besar yang tidak lancar akan membuat kotoran mengendap di dalam usus besar lebih lama. Kondisi ini dapat memicu terjadinya masalah kesehatan pada usus besar.

Berdasarkan penelitian, orang yang mengalami konstipasi kronis berisiko 1,79 kali lebih besar mengalami kanker usus besar atau kanker kolorektal. Orang-orang yang mengalami konstipasi kronis juga berisiko 2,7 kali lebih besar terhadap terbentuknya tumor jinak pada usus besar.

"Buang air besar itu ada tiga hal (yang bisa membantu) konsumsi serat, bergerak (berolahraga) dan minum cairan cukup," pungkas Ari.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2AUoC5V
December 06, 2018 at 05:21PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2AUoC5V
via IFTTT

Wednesday, December 5, 2018

Kawasan Kumuh di Yogyakarta Diklaim Terus Menurun

Masih ada sekitar 50 sampai 60 hektare kawasan kumuh tersisa.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Pemerintah Kota Yogyakarta mengklaim, luas kawasan kumuh di Kota Yogyakarta terus menurun. Bahkan, upaya penanganan kawasan kumuh tersebut terus dilakukan hingga saat ini.  

"Kami masih menghitung secara kasar dan masih memverifikasi lebih detail lagi angkanya. Masih ada sekitar 50 sampai 60 hektare lagi (kawasan kumuh) yang tersisa (yang belum tertangani)," kata Kepala Bidang Perumahan Pemukiman dan Tata Bangunan, Dinas PUPKP Kota Yogyakarta, Sigit Setiawan kepada Republika, Rabu (5/12).   

Sigit menuturkan, lokasi kawasan kumuh di Kota Yogyakarta sudah ditetapkan berdasarkan Keputusan Wali Kota Yogyakarta nomor 216 tahun 2016. Ada 264,91 hektare kawasan kumuh yang tersebar di 13 kecamatan.  

"Kota itu yang tidak kumuh hanya di Keraton saja di SK (Surat Keputusan) itu. Tapi sekarang sudah semakin berkurang kawasan kumuhnya," kata Sigit.  

Untuk itu, penanganan terhadap kawasan ini akan terus dilakukan, termasuk dengan menerapkan Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) dan Program Rumah Tidak Laik Huni (RTLH). Hal ini dalam rangka mewujudkan Kota Yogyakarta, nol persen kawasan kumuh pada 2019.   

Penanganan kawasan kumuh ini tentu dilakukan berdasarkan kondisi wilayahnya. Ia mengatakan, ada tujuh indikator sebuah daerah tersebut dikatakan kawasan kumuh.  "Ada drainasenya, sampah, limbah, jalan lingkungannya seperti apa, keteraturan bangunan, air minumnya bagaimana dan proteksi kebakaran," kata Sigit.  

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2DYS4e9
December 05, 2018 at 05:21PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2DYS4e9
via IFTTT

Saturday, November 24, 2018

Ada 'Indonesia' di Laga Real Madrid Lawan Eibar Malam Ini

SD Eibar mencantumkan 'Football For Peace Indonesia' di jersey mereka.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Ada sesuatu yang beda dalam laga Real Madrid dijamu SD Eibar di Stadion Ipurua, Basque, Spanyol. Dalam laga yang akan digelar pada Sabtu (24/11) malam ini, ada aroma 'Indonesia' di jersey tim tuan rumah.

CEO Uni Papua, Harry Widjaja, mengatakan SD Eibar akan mempersembahkan belakang jersey mereka untuk aksi solidaritas. Melalui situs resminya, Eibar merilis info dan foto jersey 'Merah Biru' yang bertuliskan "Football for Peace Indonesia" dari Perkumpulan Sepak Bola Uni Papua Indonesia.

Menurut Harry, Football For Peace Indonesia adalah kampanye sepak bola untuk perdamaian yang dilakukan Uni Papua Indonesia sejak 2017. Aksi tersebut didukung oleh berbagai komunitas sepak bola Tanah Air.

''Tujuan Football for Peace adalah menyebarkan benih-benih perdamaian dan kemanusiaan melalui sepak bola,'' kata Harry, seperti dikutip Antara, Sabtu (24/11).

Menurut Harry, SD Eibar secara resmi mencantumkan dan menjelaskan tujuan menampilkan Football For Peace Indonesia. Setelah bencana alam yang menimpa Indonesia dan menewaskan 2.000 orang pada beberapa bulan lalu, klub asal Spanyol itu dapat berkenalan dengan Yayasan Uni Papua secara langsung.

Asosiasi ini memastikan integrasi dan perkembangan pendidikan anak-anak pada daerah-daerah terdampak bencana dan terbelakang melalui pelatihan sepak bola. Dengan memberikan ruang di belakang jersey pada laga melawan Real Madrid, SD Eibar berharap dapat memberikan sorotan yang lebih luas bagi Yayasan Uni Papua dan program Football for Peace.

Laga malam nanti diharapkan akan menjadi jendela dunia untuk publik Spanyol dan pecinta sepak bola dunia dapat mengenal sepak bola Indonesia melalui Football For Peace Indonesia. "Saya berharap melalui ekspose ini akan memberikan dukungan bagi Uni Papua untuk lebih banyak menolong anak-anak di daerah bencana agar mendapatkan kembali kegembiraan dengan bermain sepak bola,'' ujar Harry.

Selain menggelar festival tahunan pada 22 September, aksi gerakan Football For Peace Indonesia tahun ini juga menggelar kegiatan trauma healing atau program pemulihan trauma bagi anak-anak yang terdampak bencana alam gempa bumi dan tsunami di Lombok (NTB) dan Sulawesi Tengah.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2DV5d8z
November 24, 2018 at 05:21PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2DV5d8z
via IFTTT

Sunday, November 18, 2018

Warriors Kembali Telan Kekalahan

Absennya megabintang Stephen Curry yang mengalami cedera berpengaruh pada Warriors.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Juara bertahan NBA Golden State Warriors kembali menelan kekalahan. Setelah Sabtu (17/11) WIB lalu dikalahkan Houston Rockets 86-107, Ahad (18/11) ini Warriors yang bertandang ke Markas Dallas Mavericks, Airline Center, kembali menderita kekalahan dengan skor 109-112.

Absennya megabintang Stephen Curry yang mengalami cedera, ditambah suasana yang kurang harmonis, akibat keributan antardua pemainnya, Draymond Green dan Kevin Durant, berpengaruh terhadap penampilan Warriors. Juara bertahan kompetisi bola basket Amerika Serikat (NBA) ini pun kembali takluk.

Secara keseluruhan, ini adalah kekalahan kelima Warriors atau kekalahan keempat dari enam laga terakhirnya. Ini juga merupakan back to back kekalahan perdana Warriors musim ini.

Meski Stephen Curry menyatakan hubungan kedua pemain itu sudah tidak ada masalah, namun sepertinya masih belum benar-benar kembali seperti sedia kala. Pada gim kali ini pelatih Steve Kerr kembali tidak memainkan Green.

Tuan rumah memimpin 26-22 di akhir kuarter satu. Tim tamu membalikkan separuh permainan 59-57. Kuarter tiga tuan rumah semakin tertinggal 86-82. Mavericks akhirnya menutup permainan dengan kemenangan 112-109. Bagi Mavericks ini merupakan kemenangan empat beruntun yang diraihnya.

Pendatang baru NBA, Luka Doncic menjadi pilar penting kemenangan Mavericks. Pemain asal Real Madrid Basketball ini mencetak 24 angka termasuk dua tembakan pentingnya di pengujung laga yang membuat timnya memastikan kemenangan. Ini adalah kedua kalinya Mavericks mengalahkan Warriors dalam 19 pertemuan terakhir. Terakhir kali Mavericks menang pada 30 Desember 2015.

“Para pemain kami bekerja sangat keras sepanjang pertandingan dan kami membuat tembakan mereka sedikit lebih sulit." kata pelatih Mavericks Rick Carlisle dilansir dari AP. "Ketika Anda bekerja keras seperti yang kami lakukan, Anda akan mendapatkan keberuntungan untuk meraih kemenangan."

Pemain berusia 19 tahun dari Slovenia itu tiba di NBA setelah memimpin Real Madrid ke gelar Liga Euro 2018.  "Saya sudah melakukan ini ketika saya berada di Madrid juga. Saya suka tembakan menit-menit terakhir. (Tapi) tentu saja berbeda. Ini NBA. Ini liga terbaik di dunia,”. kata Doncic.

Kevin Durant mencetak 32 angka, tetapi hanya di tiga kuarter awal. Klay Thompson menambahkan 22 angka. Hasil ini masih menempatkan Warriors 12-5 di puncak klasemen Wilayah Barat. Sedangkan Mavericks 7-8 berada di peringkat 13 di wilayah yang sama. Selanjutnya Mavericks bertandang ke Memphis Grizzlies Rabu (21/11) dan Warriors mengunjungi San Antonio Spurs besok.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2KazRuY
November 18, 2018 at 05:21PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2KazRuY
via IFTTT

Saturday, November 17, 2018

30 Ribu Hafidz Ikuti Murojaah Alquran

Masing-masing provinsi membaca satu juz mengurut dari Aceh sampai Papua

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekitar 30 ribu hafiz Alquran menggelar kegiatan murojaah atau melantunkan hafalan Alquran per juz dari Aceh hingga Papua dalam acara Taubat Nasional.

Pada usianya yang kedua tahun, Indonesia Murojaah sebagai organisasi yang mewadahi aspirasi para hafiz Al Quran seluruh Indonesia, mengajak bangsa ini untuk bertobat secara nasional dengan murojaah Al Quran, atau mengulang kembali hafalan Alquran serentak di 34 provinsi dari pukul 16:30 WIB sampai 17:30 WIB pada Ahad (17/11) yang berpusat di Masjid Istiqlal, Jakarta.

"Masing-masing provinsi membaca satu juz dengan formasi mengurut dari Aceh sampai Papua. Yakni Aceh membaca juz 1, Sumatra Utara membaca juz 2, dan seterusnya. Jakarta sendiri, yaitu yang berpusat di Masjid Istiqlal, kebagian membaca juz 11, Jawa Barat juz 12, dan Banten juz 13," kata pendiri Indonesia Murojaah Deden Muhammad Makhyaruddin dalam keterangan tertulis yang diterima, Sabtu (17/11).

Penghapal Alquran (hafiz) yang tersebar di 34 provinsi akan melantunkan hafalan Al Quran masing-masing satu juz per provinsi."Agar bangsa ini larut bersama Kitab Allah dan melupakan ramainya berita-berita tentang negeri ini yang panas. Karena kita tidak tahu siapa dari doa kita yang paling diijabah (dikabulkan) Allah," ujarnya.

Deden menuturkan Taubat Nasional itu bisa diikuti semua orang. Tiap orang dapat membaca sendiri-sendiri di tempat masing-masing, di mana saja berada atau bisa mendatangi tempat-tempat terdekat di lokasi kegiatan murojaah Alauran di tiap provinsi. Khusus di DKI Jakarta, kegiatan ini dipusatkan di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat.

"Silahkan bergabung ke Istiqlal atau ke tempat-tempat penyelenggaraan di setiap provinsi. Seperti lembaga-lembaga tahfizh, pesantren-pesantren, majelis-majelis, masjid-masjid, dan tempat-tempat pengajian lainnya," papar KH Deden.

Sementara, Pembina Indonesia Murojaah Deni Daruri menuturkan Ahad (18/11) akan menjadi saksi kegiatan murojaah Alquran seluruh Indonesia, agar keluar dari segala bencana yang melanda, menuju negeri subur dan makmur yang mendapat ampunan Allah."Rasulullah SAW bersabda kepada Sayidina Ali bin Abu Thalib: Ingatlah. Benar-benar akan terjadi bencana. Ali bin Abu Thalib berkata: Apa jalan keluarnya? Beliau menjawab: Kitab Allah (Al Quran)," tutur Deni.

Deni berharap ada perubahan besar bagi bangsa Indonesia jika para hafiz dalam waktu yang bersamaan memimpin tobat bangsa dengan murojaah Al Quran."Indonesia akan keluar dari bencana alam, bencana sosial, bencana akhlak dan bencana-bencana lain yang kerap dan terus mengancamnya," kata ekonom Center of Banking Crisis (CBC) itu.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2PY4Ujh
November 17, 2018 at 05:21PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2PY4Ujh
via IFTTT