Pages

Showing posts with label 2018 at 09:25PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 09:25PM. Show all posts

Friday, December 28, 2018

Kota Yogyakarta Sahkan Peraturan Daerah tentang Disabilitas

Perda memasukkan layanan home care, jaminan kesehatan, dan fasilitas kesehatan.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- DPRD Kota Yogyakarta mengesahkan Raperda Disabilitas yang sejak 2016 dibahas bersama Pemerintah Kota Yogyakarta pada Jumat (28/12).   

"Sudah sejak satu pekan lalu sebenarnya siap ditetapkan. Namun, karena menunggu penjadwalan, maka baru bisa disahkan hari ini," kata Ketua Panitia Khusus (Pansus) Raperda Disabilitas DPRD Kota Yogyakarta M Fauzan di Yogyakarta, Jumat.

Menurut dia, isi dari Perda Disabilitas tersebut sudah disesuaikan dengan berbagai masukan yang diterima pansus selama proses pembahasan termasuk masukan dari penyandang disabilitas. Pansus Raperda Disabilitas juga memasukkan sejumlah muatan lokal dalam peraturan tersebut, di antaranya layanan home care, jaminan kesehatan khusus untuk difabel, dan seluruh fasilitas kesehatan harus dilengkapi dengan infrastruktur yang bisa diakses penyandang disabilitas.

Sedangkan di bidang pendidikan, seluruh sekolah di Kota Yogyakarta diharapkan mampu bertindak sebagai sekolah inklusi hingga layanan home care untuk siswa difabel yang sulit melakukan mobilitas. "Dimungkinkan ada semacam mobil antar jemput untuk difabel," katanya.   

Sedangkan di bidang ketenagakerjaan, diatur tentang kegiatan pelatihan untuk penyandang difabel karena adanya kuota pekerja dari penyandang disabilitas di perusahaan, hingga penyediaan informasi lowongan atau bursa kerja. "Pemberian pelatihan ini penting agar penyandang disabilitas memiliki kemampuan sesuai kebutuhan perusahaan. Dari setiap pelatihan yang diikuti, penyandang disabilitas akan memperoleh sertifikasi," katanya.

Sedangkan untuk pengawasan pelaksanaan peraturan daerah disabilitas, kata Fauzan akan menjadi kewenangan dari tiap komisi di DPRD Kota Yogyakarta sesuai dengan organisasi perangkat daerah (OPD) yang menjadi mitra kerja mereka.   

Sementara itu, Perwakilan Forum Penguatan Hak-Hak Penyandang Disabilitas (FPHPD) Winarta mengatakan, setelah Perda Disabilitas tersebut ditetapkan, maka sebaiknya DPRD Kota Yogyakarta membentuk tim pengawas pelaksanaan perda.   

"Perlu ada tim untuk mengawasi pelaksanaan perda agar tidak kecolongan. Jangan setelah ditetapkan ditinggalkan begitu saja tanpa pengawasan," katanya.   

Winarta menyebut, perhatian kepada penyandang disabilitas di Kota Yogyakarta khususnya di bidang kesehatan dan pendidikan sudah cukup baik meskipun masih ada beberapa hal lain yang perlu ditingkatkan.

Sedangkan perwakilan FPHPD Suryatiningsih Budi Lestari yang berasal dari CIQAL mengatakan, salah satu aspek yang perlu ditingkatkan adalah pada bidang ketenagakerjaan karena banyak difabel yang belum mengetahui jika ada kuota pekerja difabel di tiap perusahaan.   

"Harusnya, pemerintah bisa memberikan sosialisasi agar penyandang disabilitas pun bisa mengakses dunia kerja dengan lebih baik," katanya.

Secara keseluruhan, Suryatiningsih mengatakan, bahwa materi yang diatur dalam Perda Disabilitas tersebut sudah sesuai dengan keinginan dan kebutuhan penyandang disabilitas.

"Setelah sempat dihentikan dan dibahas kembali, kami selalu membuntuti setiap tahapan pembahasan agar tidak ada lagi aspirasi kami yang tidak masuk pembahasan," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2EUvRPM
December 28, 2018 at 09:25PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2EUvRPM
via IFTTT

Sunday, December 16, 2018

Arsenal Tertinggal di Markas Southampton

The Gunners harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor 1-2.

REPUBLIKA.CO.ID, SOUTHAMPTON -- Arsenal di luar dugaan tertinggal pada akhir babak pertama melawan Southampton dalam laga pekan ke-17 Liga Primer Inggris. The Gunners harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor 1-2 di Stadion St Mary's, Southampton, Ahad (16/12).

Danny Ings menjadi masalah di lini pertahanan Arsenal sepanjang babak pertama. Dua kali penyerang the Saints ini menjebol gawang Bernd Leno.

Ings membuka keunggulan timnya lewat gol pada menit ke-20. Skor ini hanya bertahan delapan menit setelah Henrikh Mkhitaryan menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Tapi Ings kemudian membawa timnya masuk ke ruang ganti dengan keunggulan 2-1. Ia menjebol gawang leno untuk kali kedua pada menit ke-44.

Southampton saat ini menghuni posisi 19 atau kedua terbawah dengan nilai sembilan. Sementara Arsenal menempati posisi lima dengan nilai 34.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Qyo93H
December 16, 2018 at 09:25PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Qyo93H
via IFTTT

Sunday, November 25, 2018

Lembaga Pembiayaan UMKM Targetkan Rp 1,2 Triliun Tahun Ini

Sejak tahun 2008-2018 sudah sekitar 4,5 juta debitur Lembaga Pembiayaan UMKM

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Lembaga Pembiayaan Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah menargetkan dapat menyalurkan dana Rp 1,2 triliun pada tahun 2018 untuk pelaku usaha lokal. Saat ini dari target tersebut sudah terealisasi 52 persen.

"Kami optimistis sampai akhir tahun target penyaluran ini akan tercapai," kata Direktur Pembiayaan Syariah LPDB-KUMKM Zainal Aripin di Solo, Ahad (25/11).

Menurut dia, sejauh ini sudah ada beberapa calon mitra besar yang tinggal menunggu pencairan dana. Selain itu, pihaknya juga tengah menyiapkan mitra lain.

"Untuk jumlah debitur kami sejak tahun 2008-2018 sudah sekitar 4,5 juta debitur. Untuk kenaikannya rata-rata 22 persen/tahun," katanya.

Ia mengatakan target penyaluran tersebut tumbuh 27,8 persen jika dibandingkan dengan realisasi penyaluran pada tahun lalu. Bahkan untuk penyaluran di tahun depan kembali dinaikkan menjadi Rp 1,5 triliun.

Untuk mengoptimalkan penyaluran, pihaknya sudah menggandeng beberapa asosiasi sebagai mitra strategis LPDB. "Jadi nanti asosiasi yang memberikan rekomendasi kepada kami. UMKM yang akan mengajukan pembiayaan harus memperoleh rekomendasi dari asosiasi agar kami bisa memperoleh UMKM yang terseleksi dan termonitor bagus oleh asosiasi," katanya.

Ia mengatakan nantinya asosiasi juga akan ikut mengawasi penggunaan dana LPDB sekaligus mengawasi pengembalian dana tersebut. Sejauh ini, dikatakannya, beberapa asosiasi yang juga digandeng oleh LPDB untuk menyaluran dana bergulir tersebut, di antaranya Serikat Saudagar Nusantara, Jaringan Yuk Bisnis, Ikatan Saudagar Muslim Indonesia, dan Apindo.

Sementara itu, dikatakannya, untuk bunga kredit dana bergulir tersebut besarannya sesuai dengan kelompok penerima. Ia mengatakan untuk penerima UMKM langsung bunganya sebesar 5 persen/tahun, sedangkan untuk program Nawacita, yaitu usaha yang bergerak di bidang perkebunan, pertanian, dan perikanan 4,5 persen/tahun.

"Selanjutnya untuk ke lembaga keuangan bank dan nonbank sebesar 6 persen/tahun. Sedangkan untuk lembaga keuangan syariah dengan cara bagi hasil, yaitu 30 persen untuk LPDB dan 70 persen untuk mitra," katanya.

Adapun untuk plafon penyaluran permitra sekitar Rp 250 juta-Rp 10 miliar. Mengenai angka kredit macet, dikatakannya, hingga saat ini cukup terkendali yaitu di angka 3,25 persen.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2KudT6B
November 25, 2018 at 09:25PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2KudT6B
via IFTTT

Tuesday, November 20, 2018

UNTAN Ciptakan Alat Ukur Kadar Asap Rokok

Asap dari sebatang kecil rokok sesungguhnya sangat berbahaya untuk kesehatan manusia.

REPUBLIKA.CO.ID, PONTIANAK -- Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak, Riki Arya Pratama, berhasil menciptakan alat ukur kadar karbon monoksida (CO) asap rokok. Riki menjelaskan asap dari sebatang kecil rokok sesungguhnya sangat berbahaya untuk kesehatan manusia. Satu di antaranya adalah di dalam asap terkandung bahan kimia yang sering disebut CO.

"Sementara itu bagi perokok aktif, saat menghisap rokok adalah sebuah kenikmatan. Padahal asap yang dihasilkan itu sangat berbahaya tidak hanya bagi dirinya, tetapi juga orang di sekitarnya yang tanpa sadar juga menghisap asap rokok tersebut. Hal itulah yang menginspirasi saya untuk menciptakan alat ukur kadar karbon CO pada asap rokok," jelasnya di Pontianak, Selasa (20/11).

Ia menerangkan bahwa sepintas alat itu lebih mirip kotak kecil yang berukuran panjang 11 sentimeter, lebar sembilan sentimeter dan ketebalan empat sentimeter. Namun jika diperhatikan lebih lanjut, pada bagian depan ada layar kecil LCD untuk tampilan nilai kadar ppm, ada pula lima buah lampu LED sebagai indikator informasi level bahaya CO, saklar ON/OFF untuk mengaktifkan atau sebaliknya alat.

"Sementara di bagian dalam kotak terpasang mikrokontroler ATMEGA 328 Arduino Uno, sensor karbon monoksida MQ7, blower fan serta power supply berupa battery 9 Volt," tambah dia.

Riki yang dalam pengerjaan alat ini dibimbing oleh dua orang dosen Prodi Teknik Elektro Untan, yaitu Ferry Hadary dan Syaifurrahman mengemukakan alatnya bisa mempermudah untuk membandingkan kadar berbahaya CO-nya. Selain itu, alat ini dapat pula menjadi indikator bagi perokok yang tidak dapat menghilangkan kebiasaan merokoknya, tetapi berniat mengurangi dengan cara mengganti ke merk rokok yang memiliki kadar lebih ringan.

"Menghilangkan kebiasaan merokok tentu sangat sulit sekali. Adapun yang bisa dilakukannya adalah setelah mengetahui kadar dari beberapa merek rokok maka pilihan kadar yang lebih ringan adalah alternatif pilihannya," jelas dia.

Prinsip kerja alat tersebut, lanjutnya sebenarnya cukup sederhana. Dimulai dengan pengaktifan alat melalui cara menekan saklar ON. Alat akan bekerja dengan mendeteksi kadar asap rokok dan kemudian akan mengirimkan data tersebut kepada Arduino Uno yang sebelumnya sudah deprogram agar dapat menyalakan lampu LED sesuai dengan level kadar CO yang terdeteksi.

Terdapat lima LED yang mengindikasikan kadar ppm yang juga mengikuti standar, yaitu LED putih akan menyala, apabila ppm yang terbaca kurang dari 50 ppm dan akan padam apabila lebih dari 50 ppm. LED hijau akan menyala, apabila ppm yang terbaca dalam rentang 51 - 100. LED kuning akan menyala, apabila ppm terbaca dalam rentang 101 - 199. LED biru akan menyala, apabila ppm yang terbaca dalam rentang 200 - 299. Trakhir, LED merah akan menyala, apabila ppm yang terbaca lebih dari 300. Data ppm yang terdeteksi akan ditampilkan melalui papan penampil LCD 2×16 karakter.

"Semakin tinggi nilai ppm mengindikasikan kadar CO semakin berbahaya," ujar dia.

Ferry Hadary, satu di antara dosen pembimbing yang juga Kepala Laboratorium Kendali Digital dan Komputasi turut menambahkan bahwa ia dan laboratoriumnya telah menghasilkan berbagai macam hasil riset yang semoga bermanfaat untuk masyarakat. Untuk aplikasi ke bidang kesehatan, ia menyatakan bahwa alat ukur kadar CO pada asap rokok ini hanyalah salah satu dari puluhan hasil kreativitas para mahasiswa bimbingannya yang juga diaplikasikan untuk bidang-bidang lainnya.

"Kita  berharap agar hasil-hasil riset ini akan mendapat tanggapan positif dari masyarakat, stakeholder serta pihak industri guna dikembangkan lebih lanjut," kata dia.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2PEwT8j
November 20, 2018 at 09:25PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2PEwT8j
via IFTTT

Saturday, November 17, 2018

Manajer Persib Yakin Timnya akan Petik Kemenangan Atas PSIS

Persib bersaing ketat dengan PSM dan Persija untuk meraih juara.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar yakin timnya akan menorehkan kemenangan dalam laga kontra PSIS Semarang, Ahad (18/11). Menurutnya, skuat Maung Bandung sudah mempersiapkan dengan maksimal demi laga ini.

"Saya positiflah, kami menang. Anak-anak sudah siap semua dan juga bukan tidak menganggap ringan PSIS, tapi saya yakin besok menang," kata Umuh di Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung, Jumat (16/11).

Meski usianya sudah tidak muda lagi, Umuh terus mendampingi ke mana pun Persib bertanding. Menurutnya, ini sebagai tanda dukungan seorang manajer bagi timnya. "Saya kawal terus, kalau sampai sekarang kalah, tentu harapan kami untuk juara semakin tipis," jelas Umuh.

Memang faktor nonteknis mempengaruhi permainan anak asuhnya. Terbukti dalam tujuh kali pertandingan setelah sanksi Komdis PSSI, Persib hanya mengantongi satu kemenangan. "Tidak selamanya semua pemain ini tampil bagus yah, sampai sewaktu waktu kami tampil jelek, kemarin juga main menurun yah, pasti selalu ada di mana pun, saya berharap tidak terulang," harap Umuh.

Persib memang masih memiliki peluang jika empat pertandingan terakhir Liga 1 menorehkan kemenangan. Namun dua pesaing papan atas klasemen lainnya, PSM Makassar dan Persija Jakarta juga turut berpeluang besar untuk meraih kemenangan. "Tidak menutup, sekarang kan kalau sampai terakhir belum selesai, nanti di sana kami berhitunglah," paparnya.

Umuh memang memperlihatkan kekecewaannya saat Persib kalah 1-0 dari PSMS Medan. Menurutnya, Persib telah melepas satu pertandingan krusial bagi tim. "Kalau kami normal dan tidak ada masalah, di tangan pasti juaralah. Kalau kami kemarin tiga kali menang itu aman, tak akan kegeser. Doakan saja Persib jadi juara," jelasnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2za5zEs
November 17, 2018 at 09:25PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2za5zEs
via IFTTT