Pages

Showing posts with label 2019 at 07:41PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 07:41PM. Show all posts

Monday, May 20, 2019

Hasto: Aksi 22 Mei Jangan Sampai Ganggu Ketertiban Umum

Jika ada narasi keberatan itu seharusnya ditempuh melalui jalur hukum.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris Jendral Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mengimbau agar aksi 22 Mei nanti jangan sampai mengganggu ketertiban umum. Dia mengatakan, ini menyusul pelaksanaan pemungutan suara yang telah berlangsung dengan baik.

"Mereka-mereka yang ingin mengambil jalur menghasut atau menyimpang itu akan berhadapan dengan kekuatan rakyat itu sendiri," kata Hasto Kristiyanto di Jakarta Pusat, Senin (20/5).

Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) itu berpendapat, masifnya partisipasi rakyat dalam proses pemungutan suara pada 17 Aprul lalu merupakan hal yang positif. Dia mengatakan, sebabnya narasi keberatan itu seharusnya ditempuh melalui jalur hukum.

Hasto mengatakan, terkait aksi 22 Mei, aparat memiliki dasar-dasar legalitss untuk menindak jika ditemukan adanya gerakan menghasutnke arah tertentu. Dia mengatakan, ini dilakukan guna menjaga ketertiban umum.

Meski demikian, Hasto menilai wajar ada aksi massa yang akan dilakukan di depan Komisi Pemilihan Umum (KPU) nanti. Dia mengatakan, aksi massa itu bukan menjadi suatu hal yang istimewa dan hanya menjadi sebuah ekspresi sebagai bentuk kekalahan.

Hasto mengatakan, TKN dan PDIP tidak akan melakukan pengumpulan massa di titik tertentu. Dia juga mengimbau agar relawan tidak melakukan hal serupa  yang dilakukan kubu oposisi.

"Tapi tentu tidak ada larangan karena sama juga yang demo itu hak untuk berkumpul, untuk ikut mensyukuri kemenangan dan itu merupakan ekspresi dari setiap relawan yang biasa dilakukan," katanya.

Hal senada juga diungkapkan Sekretaris Jendral Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar. Dia mengaku menginstruksikan kader PKB untuk menyaksikan rekapitulasi suara pada 22 Mei nanti di rumah.

"Tidak ada kumpul-kumpul, tidak ada aksi-aksian. Masing-masing kumpul di rumah, di kantor DPC untuk mendengarkan dan melihat pengumuman live," katanya.

Dia mengatakan, pihaknya akan mengikuti mekanisme dan prosedur pemilu. Dia melanjutkan, rekapitulasi tidak perlu melakukan tekanan massa meski memiliki hak politik.

Seperti diketahui, Komisi Pemilihan Umum akan melakukan penetapan rekapitulasi suara nasional pada 22 Mei nanti. Bersamaan dengan itu, Badan Pemenangan Nasional (BPN) serta pendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno berencana melakukan aksi massa ke gedung KPU.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2LVbEgK
May 20, 2019 at 07:41PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2LVbEgK
via IFTTT

Friday, May 3, 2019

AHY Bertemu Jokowi, Fadli Zon: Itu Bukan Urusan Saya

Fadli Zon menilai pertemuan AHY dan Jokowi sekadar silaturahim biasa.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anggota Dewan Pengarah BPN Prabowo-Sandiaga Uno,  Fadli Zon, tidak ingin menanggapi lebih lanjut soal pertemuan antara Joko Widodo (Jokowi) dengan Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Istana Negara, Kamis (2/5). Menurutnya, pertemuan tersebut sekadar silaturahim biasa.

"Tanya salah sama mereka. Terserahlah, itu bukan urusan saya. Saya kira kita lihat aja. Tidak ada masalah menurut saya sejauh ini," ujar Fadli kepada wartawan di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (3/5).

Fadli menilai, pertemuan Jokowi dan AHY hanya sekadar silaturahim biasa. Dia tidak melihat adanya masalah atas peristiwa itu.

"Setiap orang bisa saja nantinya mengambil sikap gitu ya. Kalau pertemuan silaturahim itu biasa-biasa saja sejauh ini. Enggak ada masalah," ujar Fadli.

Sebelumnya,  Presiden Jokowi dan AHY melakukan pertemuan di Istana Negara, Kamis (2/5) sore. Pertemuan keduanya berlangsung sekitar 20 menit di Ruang Kerja Presiden Jokowi, Istana Merdeka, Jakarta. Tidak ada seorang pun yang mendampingi pertemuan tersebut.

AHY mengatakan pertemuan itu bukan inisiatif dirinya, melainkan undangan langsung dari Presiden Jokowi. Perbincangan empat mata itu berisi tukar pikiran demi kemajuan bangsa Indonesia ke depan. Selain itu, AHY juga menyampaikan salam hormat sang ayahanda Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Ani Yudhoyono kepada Presiden Jokowi.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2vzhF85
May 03, 2019 at 07:41PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2vzhF85
via IFTTT

Monday, April 22, 2019

Emil akan Kumpulkan Keluarga Petugas KPPS yang Meninggal

Ridwan Kamil berjanji Pemprov Jabar beri santunan keluarga petugas KPPS meninggal.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil atau Emil akan mengumpulkan para keluarga petugas KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) di Jawa Barat yang meninggal saat dan seusai bertugas pada pemilu 2019.

"Insya Allah rencananya besok saya akan mengundang keluarga petugas KPPS yang meninggal dunia, termasuk yang sakit dan TNI serta Polri yang bertugas," kata Gubernur Emil di Gedung Sate Bandung, Senin (2/4).

Gubernur mengatakan hingga saat ini pihaknya belum dapat menyebut berapa anggaran yang disiapkan untuk santunan kepada mereka. Namun kalau tidak ada anggaran pemerintah, ia siap mengeluarkan dana operasional gubernur.

"Soal itu mah pasti ada jalannya ya, kan gubernur ada dana operasional, bisa dari Bank BJB, sumber mah bisa dicari," kata dia.

"Jadi ada santunan dan penghargaan, nilainya besok. Penghargaan akan diberi di waktu yang lebih afdol. Santunan hanya untuk yang berpulang," kata Gubernur Emil.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa mengatakan, santunan untuk petugas KPPS yang meninggal itu tak bisa menggunakan dana APBD.

Akan tetapi, kata Iwa, pihaknya akan tetap mencari cara lain agar santunan tetap diberikan sebagai bentuk apresiasi Pemprov Jabar kepada keluarga yang ditinggalkan.

"Untuk hal itu sudah ada pembahasan, dari sisi anggaran yang ada kan belum disiapkan karena aturannya tidak ada," kata dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IAoL4s
April 22, 2019 at 07:41PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IAoL4s
via IFTTT

Friday, April 12, 2019

In Picture: Pemotor Lawan Arus, Bahayakan Keselamatan Pengendara Lain

Selain membahayakan diri sendiri juga membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sejumlah pengendara motor melawan arus lalu lintas di kawasan Manggarai, Jakarta, Jumat (12/4). Perilaku melawan arus yang melanggar peraturan lalu lintas tersebut dapat membahayakan keselamatan diri sendiri dan pengendara lain.  

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UQHHSj
April 12, 2019 at 07:41PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UQHHSj
via IFTTT

Bawaslu Nyatakan Surat Suara di Malaysia Sah, Ini Kata KPU

Bawaslu mengkonfirmasi temuan surat suara tercoblos di Malaysia bukan hoaks.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum bisa memastikan keaslian surat suara tercoblos Paslon 01 dan Caleg Nasdem yang ditemukan di Selangor, Malaysia. Pernyataan KPU ini berbeda dengan pernyataan Bawaslu, yang melalui Panwaslu Kuala Lumpur memastikan surat suara itu sah milik KPU.

Komisioner KPU Viryan Aziz menyatakan, pihaknya masih menunggu tin KPU Pusat yang berangkat langsung menuju Selangor, Malaysia pada Jumat (12/4) terkait temuan itu. Tim itu meneliti keberadaan surat suara itu mulai dari keberadaan surat suaranya, kronologi hingga saksi.

"Sepenuhnya kita menunggu dari tim di Selangor. Karena ini kan hal yang sensitif terlebih lagi sudah melibatkan aparat keamanan di Malaysia sendiri," kata Viryan di Harris Hotel, FX Sudirman, Jakarta, Jumat (12/4).

Menurut Viryan, saat tim kembali ke Jakarta, KPU akan langsung membahas dalam rapat pleno dan menentukan status atas kondisi terkait kasus di Selangor. Lebih lanjut, Viryan membeberkan ciri surat suara sah.

Menurut dia, surat suara dari KPU memiliki teknologi mikro berupa tanda khusus yang hanya bisa diketahui oleh KPU. Hingga Jumat petang, Viryan mengaku belum bisa memastikan perkembangan penyelidikan soal surat suara itu. "Belum, kan timnya masih kerja," ujarnya.

Viryan menyatakan, sampai saat ini belum pernah ada yang bisa memalsukan teknologi mikro itu. Pasalnya, setiap daerah memiliki ciri khusus yang berbeda-beda.

Viryan melanjutkan, surat suara asli juga bisa diketahui dari jumlah yang ada di daerah tersebut. Kemudian, surat suara dianggap sah apabila ada tanda tangan dari petugas KPU.

"Jadi surat suara misalnya, kita datang ke TPS nanti bisa dicek teman teman kalau datang menerima surat suara itu pasti ada tanda tangan dari ketua KPPS, harus ada," ujar dia menegaskan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2KwcOie
April 12, 2019 at 07:41PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2KwcOie
via IFTTT

Thursday, April 11, 2019

Lukaku Nilai MU Kurang Arogan dan Percaya Diri Lawan Barca

Lukaku meminta Manchester United tampil lebih arogan dan percaya diri di leg kedua.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penyerang andalan Manchester United Romelu Lukaku meminta rekan-rekannya lebih percaya diri, arogan dan fokus saat the Red Devils menghadapi Barcelona di leg kedua babak perempat final Liga Champions di Stadion Camp Nou, pekan depan. Lukaku mengatakan rekan-rekannya harus tampil lebih baik dari leg pertama, dimana Manchester United kalah 0-1 dari Barcelona di Stadion Old Trafford.

"Kami harus percaya dan memiliki keinginan lebih besar serta menunjukan kualitas lebih baik dari pertandingan hari ini (leg pertama)," ujarnya.

"Anda tidak akan pernah tahu apa yang bisa terjadi dalam sepak bola," ucapnya seperti dikutip dari Independent, Kamis.

Lukaku menilai, dalam pertandingan leg pertama di Old Trafford, Setan Merah tampil kurang arogan dan percaya diri di babak pertama, meski bermain di kandang sendiri. Namun, ia menilai penampilan rekan-rekannya lebih baik di babak kedua.

"Itu yang harus kami tampilkan saat bermain di kandang Barcelona selama 90 menit berikutnya. Tidak kebobolan dan bisa mencetak gol lebih dulu," ujarnya.

Menurut Lukaku, rekan-rekannya harus menunjukan semangat bertarung seperti saat MU menyingkirkan Paris Saint-Germain di babak enam belas besar. MU mampu membalikan keadaan setelah di leg pertama kalah dengan sekor 2-0.

Ia menambahkan, Barcelona bukan tim yang tidak bisa dikalahkan. "Disana kami harus melakukan pekerjaan yang lebih baik dan tetap fokus," ucapnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2G76B6P
April 11, 2019 at 07:41PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2G76B6P
via IFTTT

Panwaslu KL Sebut yang Tercoblos di Malaysia Surat Suara Sah

Puluhan ribu surat suara ditemukan di dua tempat berbeda di Malaysia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) di Kuala Lumpur (KL) memastikan bahwa surat suara tercoblos yang ditemukan adalah surat suara asli milik Komisi Pemilihan Umum (KPU). Puluhan ribu surat suara tersebut ditemukan di dua tempat berbeda, di wilayah Sungai Tangkas dan Bandar Baru, Kajang, Malaysia.

"Itu merupakan surat (suara) resmi valid yang akan dikirim kepada calon pemilih yang menggunakan metode pos dan itu beralamat semuanya dan bernamakan WNI kita di wilayah yurisdiksi KBRI Kuala Lumpur," jelas Ketua Panwaslu Kuala Lumpur, Yaza Azzahra, saat diwawancarai oleh TV One, Kamis (11/4).

Azzahra menambahkan, adapun surat suara yang tercoblos cukup beragam. Sampel yang diambil dilokasi pertama di sebuah gudang, lembar calon presiden dan wakil presiden yang tercoblos adalah pasangan nomor urut 01, Joko Widodo-KH Maruf Amin.

Untuk lembar legislatif adalah DKI Jakarta daerah pemilihan 2 dan partainya adalah Nasdem nomor urut 3. Sementara di lokasi kedua, surat suara yang ditemukan di sebuah ruko, lembar calon presiden dan wakil presidennya tetap nomor 01. Kemudian lembar calon legislatif-nya adalah Partai Nasdem nomor urut 2 dan Partai Demokrat nomor 3.

"Jumlahnya di lokasi pertama itu sekitar 10-20 ribu surat suara, tapi yang tercoblos baru sekitar lima ribuan kalau yang di lokasi kedua yang sudah tercoblos lebih dari 10 ribu surat suara," ungkapnya.

Di lokasi kedua, menurut Azzahra, yang mencoblosi surat suara acara ilegal adalah seorang Warga Negara Indonesia (WNI) sendiri. Itu diketahui dari keterangan Sekber Satgas Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga yang pertama melakukan penggerebekan.

Para pelaku mengaku diberi upah 50 sen ringgit per surat suara. Sayangnya, Azzahra sendiri tidak sempat menemui para pelaku, karena kabur terlebih dulu.

"Itu saja pengakuannya mereka disuruh dibayar 50 sen persatu surat suara. Saya kira mereka mengetahui kalau itu adalah tindakan ilegal," tutur Azzahra

Azzahra melanjutkan, para pelaku tidak memberitahukan siapa yang menyuruh dan mengupah mereka untuk mencoblos surat suara. Kendati demikian, pihaknya tetap akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mencari siapa oknum yang menyuruh mereka. Selain itu, Azzahra sudah mencari informasi terkait kepemilikan gudang di lokasi pertama kepada pihak kepolisian setempat.

Komisioner KPU Wahyu Setiawan, mengatakan pihaknya belum bisa merespons pernyataan Bawaslu soal rekomendasi penundaan sementara pemungutan suara di Malaysia. Hingga saat ini, KPU mengaku belum mendapatkan surat resmi dari Bawaslu.

"Kami belum bisa merespons pernyataan Bawsalu, karena sampai dengan saat ini, KPU belum mendapatkan surat secara resmi dari Bawaslu," ujar Wahyu ketika dihubungi, Kamis (11/4).

Menurutnya, KPU ingin mendapatkan informasi yang akurat terlebih dahulu. Sehingga, pihaknya untuk mendapatkan informasi yang dapat dipertanggung jawabkan.

"Informasi akurat menjadi dasar bagi KPU untuk mengambil langkah berikutnya. Jadi sebelum mendapatkan informasi data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan tentu kami belum bisa mengambil langkah berikutnya," tegas Wahyu.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UuItFh
April 11, 2019 at 07:41PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UuItFh
via IFTTT

Tuesday, April 9, 2019

Kampanye untuk Jokowi, Emil Tegaskan Sudah Cuti

Emil mengatakan, pada pekan terakhir sebelum masa tenang, kampanye harus digencarkan.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menegaskan telah mengambil cuti untuk menjadi juru kampanye pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo-KH Ma''ruf Amin. Untuk itu, Ridwan Kamil meminta kehadirannya tidak dipermasalahkan.

"Hari ini saya cuti sesuai aturan ya. Jadi jangan dipermasalahkan, satu hari dalam sepekan saya gunakan. Ini hari Selasa terakhir (cuti)," kata Ridwan Kamil atau karib disapa Kang Emil di hadapan warga Bandung Barat pendukung Jokowi-Ma'ruf, di Lapangan Bola PT Kertas Padalarang, Bandung Barat, Jawa Barat, Selasa (9/4) sore.

Menurut dia, pengambilan cuti diperlukan untuk menjaga netralitas posisinya sebagai gubernur Jabar. "Saya tidak main-main dengan urusan netralitas dari jabatan saya. Tapi hak politik saya, saya salurkan untuk 01, saya kira itu wajar," kata mantan Wali Kota Bandung ini.

Ia mengatakan, pada pekan terakhir sebelum masa tenang, kampanye harus digencarkan. Hal itu berkaca dari pengalamannya pada Pilgub Jabar tahun lalu.

"Saya kira berkaca pada Pilgub bahwa justru yang paling rawan itu hari H minus satu pekan. Jangan kendur oleh survei. Kalau kurang, kita kejar, kalau baik, jangan terlena," katanya.

Menurut dia, swing voters di Jawa Barat masih tinggi. Artinya, peluang untuk meningkatkan perolehan suara masih terbuka.

Karena itu, kampanye di hari-hari terakhir perlu lebih diintensifkan untuk dapat mempengaruhi pilihan dari massa mengambang. Emil pun menugaskan para relawan agar memperbanyak kegiatan silaturahmi dari pintu ke pintu untuk menerangkan sejumlah program kerja Jokowi-Ma''ruf.

"Menaikkan perolehan suara hanya bisa diraih oleh mereka yang turun tangan, bekerja keras. Warga Jabar ini kan senangnya silaturahmi atau door to door. Maka diiimbau kepada relawan 01 untuk terus door to door semaksimal mungkin sampai menjelang hari tenang," kata Emil yang merupakan Dewan Pengarah Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma''ruf wilayah Jawa Barat ini.

Emil pun tidak khawatir mengenai kemungkinan terjadinya gesekan dengan kubu capres-cawapres lain terkait hal ini. "Jangan khawatir. Jabar mah sudah terkenal kondusif. Sudah terbukti (di Pilgub). Sebagai pemerintah kami sudah instruksikan untuk netral," katanya.

Pilpres 2019 diikuti dua paslon capres-cawares, yakni Paslon Nomor Urut 01 Joko Widodo-KH Ma''ruf Amin dan Paslon Nomor Urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

TAKE 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2KuXrqq
April 09, 2019 at 07:41PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2KuXrqq
via IFTTT

Sunday, March 31, 2019

Cak Nun: Saya dan Keluarga Pasti ke TPS

Menurut Cak Nun, memberi hak suara merupakan kenikmatan.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Budayawan Emha Ainun Nadjib atau akrab disapa Cak Nun menegaskan bersama keluarganya akan mendatangi tempat pemungutan suara (TPS) pada 17 April 2019. "Saya, istri, dan anak akan ke TPS memberikan hak suara. Tapi, siapa yang dipilih itu rahasia dan saya sudah punya pilihan," ujarnya di sela diskusi bersama media di Surabaya, Ahad (31/3).

Memberikan hak suara saat Pemilu mendatang, kata dia, merupakan kenikmatan yang dimiliki setiap orang sehingga dibuat kotak suara di TPS agar tidak diketahui orang lain atau bersifat rahasia. Menurut Cak Nun, jika memberikan hak suara ke TPS lalu diumumkan, maka tak ubahnya penulisan skor pertandingan bola voli yang dihitung terbuka di papan tulis antara nomor urut 01 atau 02.

"Memberikan suara itu privasi dan perlindungan terhadap hak pemilih. Yang tahu hanya diri sendiri, malaikat dan Allah SWT," ucap suami artis Novia Kolopaking tersebut.

Cak Nun juga tidak memberikan sinyal atau kriteria tentang calon presiden yang akan dipilihnya, bahkan kepada jamaah maiyah (sebutan bagi forum jamaah yang mengikuti pengajian Cak Nun). Ia juga tak memiliki instruksi khusus.

Cak Nun mengajak masyarakat selalu berdoa agar sepanas dan sesulit apa pun keadaan bangsa, tapi tetap menjaga persatuan, keamanan, perdamaian dan selalu mencintai Indonesia. "Yang pasti, dua pasangan calon masing-masing punya cerita, termasuk pengalaman hidupnya seperti apa. Semuanya punya plus minus. Sekarang sampai hari H, mari jadi orang Indonesia saja, bukan orang dari partai politik tertentu," katanya.

Pemilihan umum serentak digelar 17 April 2019, yakni memilih anggota DPRD II, DPRD I, DPR RI, DPD serta presiden dan wakil presiden periode 2019-2024. Pemilihan Presiden diikuti dua pasangan calon, yaitu Jokowi-KH Ma'ruf Amin di nomor urut 01, serta Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di nomor urut 02.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2V7Miwt
March 31, 2019 at 07:41PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2V7Miwt
via IFTTT

Wednesday, March 27, 2019

Mercedes Sebut GP Bahrain Miliki Tantangan Berbeda

Toto memastikan seluruh tim akan bertanggung jawab Mercedes akan meraih hasil positif

REPUBLIKA.CO.ID, BAHRAIN -- Bos Mercedes, Toto Wolff mengatakan Grand Prix Bahrain pada Ahad (31/3) mendatang, memiliki tantangan yang jauh berbeda dengan GP Australia pada balapan pembuka Formula One (F1) 2019. Toto memastikan seluruh tim akan bertanggung jawab Mercedes akan meraih hasil positif di Bahrain.

Mercedes sukses menguasai podium di GP Australia dengan Valtteri Bottas keluar sebagai juara. Disusul rekan satu timnya, Lewis Hamilton di posisi kedua. Kendati demikian, Toto tetap menginginkan keduanya meraih hasil lebih baik di Bahrain.

Dia sudah mewanti-wanti kepada Hamilton dan Bottas bahwa Bahrain mempunyai tantangan berbeda setiap sesinya yaitu latihan, kualifikasi maupun balapan sesungguhnya. Latihan  akan digelar pada siang hari. Sedangkan kualifikasi dan lomba di malam hari.

"Kami akan melihat balapan yang sangat berbeda di Bahrain, di mana akhir pekan menghadirkan tantangan unik, terutama perubahan kondisi di antara sesi," kata Wolff, dilansir dari techeckeredflag, Rabu (27/3).

Perbedaan suhu siang dan malam hari bisa memengaruhi kondisi lintasan dan para pebalap. Sehingga juga akan memengaruhi dalam mengatur mobil. Pengendara akan kesulitan menemukan gambaran tepat untuk menjadi perhitungan ketika balapan.

Toto mengharapkan timnya bisa membawa kegembiraan dari Bahrain. Perbaikan yang dilakukan tim Mercedes saat ini adalah meningkatkan kinerja kecepatan agar lebih kompetitif dengan tim lainnya.

"Kami mengalami beberapa balapan hebat dalam beberapa tahun terakhir di Bahrain, jadi saya menantikan akhir pekan yang mengasyikkan," ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FDfdTD
March 27, 2019 at 07:41PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FDfdTD
via IFTTT

Sunday, March 24, 2019

Kebijakan Visa Progresif Dinilai tidak Perlu untuk Petugas

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Arab Saudi telah memberlakukan kebijakan baru, yakni visa progresif bagi jamaah dan petugas Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) yang sudah pernah berhaji. Dengan peraturan tersebut, mereka akan dikenakan biaya visa sebesar Rp 7.573.340 (kurs 1 SAR senilai Rp 3.786).

Baca Juga:

Terkait itu, Ketua Umum Rabithah Haji Indonesia Ade Marfuddin menilai perlu adanya pemilahan. Menurut dia, petugas TPHD tidak perlu terkena kebijakan visa progresif.

Sebab, lanjut dia, tujuan adanya petugas haji bukanlah melaksanakan ibadah rukun Islam kelima itu, melainkan sebagai pihak yang melayani jamaah haji. Ade berharap, pemerintah Indonesia dapat melakukan negosiasi dengan pemerintah Arab Saudi. Tujuannya supaya para petugas haji tidak dimaknai sebagai bagian kuota jamaah haji Indonesia.

"Kalau petugas walau berkali-kali ke (Arab Saudi), itu kita butuh orang yang mungkin mendampingi jamaah haji. Secara logika, orang yang belum berhaji jadi pendamping jamaah haji 'kan tidak mungkin," tutur Ade Marfuddin kepada Ihram.co.id, Ahad (24/3).

Tambahan pula, lanjut Ade, jumlah jamaah haji asal Indonesia begitu banyak. Maka dari itu, pemerintah Indonesia sesungguhnya memiliki daya tawar yang tinggi terhadap Arab Saudi.  

Di sisi lain, dia mengakui, kebijakan visa progresif bertujuan menjaga supaya tidak ada orang yang menunaikan haji berkali-kali. Semangat kebijakan tersebut, menurut dia, patut didukung.

Sebab, sudah seharusnya setiap orang Islam menyadari, panggilan haji merupakan perintah sekali seumur hidup. Karena itu, setiap calon jamaah hendaknya memanfaatkan ibadah haji yang pertama kali sebaik-baiknya.

"Itu jelas (berhaji) bagi orang yang mampu. Manfaatkan dengan baik berhaji sekali seumur hidup, tapi berhaji yang kedua dan ketiga kali hukumnya bukan wajib, melainkan sunah," jelasnya.

Ia menegaskan, kebijakan visa progresif tujuan utamanya memberikan kesempatan kepada orang yang belum pernah berhaji. Apalagi, antrean calon jamaah haji di Indonesia terbilang sangat panjang. Perlu adanya kesadaran dari mereka yang sudah pernah berhaji untuk menahan diri.

Usul kepada Menag

Terpisah, komisioner Komisi Pengawas Haji Indonesia (KPHI) Syamsul Maarif juga berpandangan serupa. Dia menilai, sebaiknya Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin melakukan komunikasi antarnegara. Tujuannya supaya kebijakan visa progresif dipertimbangkan ulang, sehingga tidak mencakup petugas TPHD.

Lebih lanjut, Syamsul mengusulkan, pemerintah RI dapat mendorong Saudi supaya kebijakan tersebut disosialisasikan terlebih dulu selama setahun ini. Tujuannya agar para jamaah tidak terkejut dan merasa terbebani.

Dia mengingatkan, kebijakan visa progresif untuk jamaah umrah saja diberlakukan secara bertahap, tidak mendadak diberlakukan.

Berita Terkait

Bagaimanapun, Indonesia seperti halnya negara-negara lainnya memang mesti mematuhi kebijakan yang diterapkan Arab Saudi. Di sisi lain, pemerintah Indonesia sesungguhnya memiliki kemampuan untuk melakukan negosiasi.

Dalam hal ini, negosiasi dianggap perlu untuk membuat petugas TPHD tidak tercakup dalam kebijakan visa progresif. "Paling tidak, khusus visa (progresif) untuk petugas haji dibebaskan. Kalau kebijakan kita harus menerima, (tapi) pemerintah yang punya kewajiban melakukan lobi-lobi, apalagi jamaah Indonesia dianggap paling besar (jumlahnya)," ujar Syamsul Maarif, Ahad (24/3).

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2HE3XZA
March 24, 2019 at 07:41PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2HE3XZA
via IFTTT

Saturday, March 9, 2019

Telat Panas, Persela Ungguli Arema di Pengujung Babak I

Di menit-menit awal pertandingan, kedua tim langsung melancarkan jual beli serangan.

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Persela Lamongan unggul sementara di babak pertama atas Arema FC di lanjutan pertandingan Grup E Piala Presiden di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (9/3). Satu-satunya gol lahir dari sontekan penyerang Persela, Washington Brandao.

Di menit-menit awal pertandingan, kedua tim langsung melancarkan jual beli serangan. Pemain Persela cenderung menyerang dari sisi kanan dan kiri mengandalkan tiga gelandang serang di belakang penyerang.

Sementara, Arema FC perlahan menyusun serangan dari tengah melalui dua gelandang jangkar untuk mengalirkan bola-bola mendatar. Absennya Hamka Hamzah karena cedera membuat pertahanan Arema sedikit bocor. Beruntung, Arthur yang juga berposisi sebagai bek mampu memimpin skuat Singo Edan dengan menghalau percobaan serangan Persela.

Dengan sama-sama mengusung formasi 4-2-3-1, lini tengah lapangan dipenuhi oleh gelandang dari kedua tim. Permainan pun lebih jarang berkutat di mulut gawang Arema dan Persela.

Momentum Persela Lamongan datang di pengujung paruh pertama. Kemelut yang terjadi di depan gawang Arema dimanfaatkan oleh juru gedor Persela, Washington Brandao di menit ke-41. Tak mengenal ampun, Persela terus menggempur pertahanan Arema hingga wasit meniupkan peluit tanda babak pertama berakhir.

Susunan Pemain

Persela Lamongan: Dian Agus, Arif Satria (c), Jairo, Samsul A, Eky T, Subagja, Kei Hirose, Lucky W, Hambali, Jose S, Brandao

Arema FC: Utam, Arthur (c), Latif, Hendro, Jayus H., Makan Konate, Pavel, Ricky, Dendy, Kayame, Robert.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2HaKQ9j
March 09, 2019 at 07:41PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2HaKQ9j
via IFTTT

Sunday, February 24, 2019

Kalah dari Indonesia, Pelatih Vietnam Salahkan Wasit

Quoc Tuan menyebut Indonesia tak seperti bermain bola karena banyak kontak fisik.

REPUBLIKA.CO.ID, PHNOM PENH -- Pelatih tim nasional Vietnam U-22, Nguyen Quoc Tuan, mengkambinghitamkan kepemimpinan wasit Thant Zin Oo atas kekalahan mereka. Vietnam kalah 0-1 dari Indonesia pada laga semifinal Piala AFF U-22 di Stadion Nasional, Phnom Penh, Kamboja, Ahad (24/2) sore.

"Yang pertama wasit selalu membela Indonesia, kami punya banyak situasi di dalam kotak penalti, tapi wasit tidak melakukan apa-apa atas itu. Tidak ada pelanggaran bagi Indonesia di dalam kotak penalti mereka," kata Quoc Tuan dalam jumpa pers purnalaga.

Quoc Tuan mengatakan Vietnam seharusnya mendapatkan banyak pelanggaran di dalam kotak penalti Indonesia, terutama pada babak kedua. Bahkan, Quoc Tuan menyebut Indonesia tidak seperti sedang bermain bola dalam pertandingan tersebut. 

"Indonesia seperti tidak bermain bola, terlalu banyak kontak fisik," ujar Quoc Tuan.

Dalam laga yang diwarnai banyak kontak fisik dan pelanggaran tersebut, wasit asal Myanmar itu memberikan enam kartu kuning kepada para pemain Indonesia. Secara keseluruhan, wasit mengeluarkan tak kurang dari delapan kartu kuning sepanjang laga.

Kartu kuning pertama yang dikeluarkan wasit diberikan kepada bek Vietnam Nguyen Van Hanh. Van Hanh merupakan sosok yang sepanjang laga selalu berusaha memprovokasi demi memancing emosi penyerang Indonesia Marinus Wanewar.

Bahkan, Van Hanh  menghantam jatuh Marinus pada menit ke-31 ketika sang penyerang Bhayangkara FC itu bergerak tanpa bola dalam situasi serangan balik. Pertandingan yang memanas membuat para pemain Indonesia banyak melakukan keputusan gegabah dan/atau terpancing emosinya ketika diprovokasi pemain Vietnam.

Saat itulah, Bagas Adi Nugroho, Osvaldo Ardiles Haay, Firza Andika, Awan Setho Raharjo, Witan Sulaiman, dan M Rafi Syarahil, diganjar kartu kuning atas pelanggaran-pelanggaran yang mereka lakukan. 

Ironisnya bagi Quoc Tuan yang berharap mendapatkan penalti dari banyak situasi di kotak terlarang Indonesia, Vietnam justru kebobolan dari bola mati. Muhammad Luthfi Kamal Baharsyah melesakkan tendangan bebas dari tepian kotak penalti pada menit ke-70.

Meski kalah, Vietnam masih akan berada di Kamboja untuk menghadapi siapapun yang kalah di laga semifinal lain antara tuan rumah melawan Thailand.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2U3W0iU
February 24, 2019 at 07:41PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2U3W0iU
via IFTTT

Thursday, February 21, 2019

Zikir dan Doa Bersama Berlangsung Khidmat di Monas

Jamaah diajak untuk berdoa bersama untuk keutuhan dan kemajuan bangsa Indonesia

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Shalat Magrib berjamaah dalam acara shalawat, zikir dan doa bersama yang diadakan MUI DKI Jakarta berjalan dengan khidmat. Ribuan pengurus MUI se-DKI Jakarta, pengurus masjid dan mushala dari seluruh DKI Jakarta, dan pimpinan majlis taklim terlihat khusyuk menjalankan shalat berjamaah.

Setelah selesai shalat, KH Nasir Zein yang bertugas sebagai imam, mengajak seluruh jamaah membaca Yasin bersama, disusul zikir dan shalawat. Suara ayat suci Alquran, disusul pembacaan zikir terdengar syahdu dan serempak. Setelahnya, jamaah diajak untuk berdoa bersama untuk keutuhan dan kemajuan bangsa Indonesia.

Ketua Umum MUI DKI Jakarta KH Munahar Muchtar mengatakan kegiatan ini mengambil tema “Meningkatkan Peran Ulama untuk Memperkuat Ukhuwah Umat Dalam Bingkai NKRI”. Kegiatan ini, kata KH Munahar diikuti oleh 50 ribu ulama, umara dan jamaah umat Islam di wilayah DKI Jakarta.

Dia menjelaskan, senandung shalawat dan zikir, adalah sarana yang tepat untuk membebaskan manusia dari egosentris. Mengingat esensi zikir adalah bagaimana mejadikan manusia semakin sadar akan hakikat kemanusiaan. “Dengan kegiatan ini, insya Allah akan menyadarkan umat untuk menghargai pentingnya rasa persatuan dan kesatuan,” tambah dia.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (Waketum MUI) Pusat, Zainut Tauhid mengatakan, acara doa bersama bertajuk 'Munajat 212 Mengetuk Pintu Langit Doa Bersama untuk Keselamatan Bangsa dan Agama' yang diadakan MUI DKI Jakarta ini merupakan perbuatan yang mulia, apalagi hal tersebut ditujukan untuk keselamatan bangsa dan negara.

“Harapan kami acara tersebut terlaksana dengan lancar, tertib, khidmat dan benar-benar diisi dengan kegiatan keagamaan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT (taqarrub ilallah),” kata Zainut.

Mengingat kini bangsa Indonesia tengah memasuki masa kampanye, Zainut mengimbau agar acara tersebut tidak tercemari oleh kegiatan politik praktis, sehingga tidak mengurangi nilai kesakralan dari kegiatan doa dan dzikir. Dia juga menyarankan seluruh pengurus MUI DKI untuk tetap menjadikan organisasi MUI sebagai simpul pemersatu umat.

“Kepada MUI Provinsi DKI yang ikut memprakarsai kegiatan tersebut kami mengimbau untuk tetap menjadikan organisasi MUI sebagai simpul dan pemersatu umat, menjaga ukhuwah Islamiyah maupun ukhuwah wathoniyah demi terwujudnya kehidupan masyarakat yang rukun, harmonis dan bersatu,” ujar dia.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Xfwjhq
February 21, 2019 at 07:41PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Xfwjhq
via IFTTT

Thursday, February 14, 2019

Mural Jakarta Tempo Doeloe Hiasi Penjaringan

Mural ini berada di RW 05 Kelurahan Pluit Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara

REPUBLIKA.CO.ID, Jakarte punye gaye. Salah satu tulisan bagian dari mural yang ada di Jalan Kakap, Penjaringan, Jakarta Utara. Beragam mural interaktif menghiasi Kampung Tematik Sketsa di kawasan Kota Tua tepatnya di sekitar Galangan VOC, berada di sebrang Museum Bahari.

Tak hanya sebatasan lukisan di dinding, mural ini mempunyai ciri khas mengusung konsep Jakarta Tempo Doeloe. Mural yang berada di wilayah RW 05 Kelurahan Pluit Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara ini menceritakan kehidupan masyarakat Jakarta.

Mural interaktif ini layaknya sebuah studio tiga dimensi (3D), selain gambar ada properti sungguhan. Memadukan benda sungguhan dengan gambar seolah-olah lukisan itu hidup. Salah satunya ada becak yang direkatkan di dinding, tetapi abang tukang becak hanyalah sebuah lukisan.Namun, apabila dipotret dengan sudut pandang yang baik mural ini akan tampak nyata.

Mural-mural itu dilukis di tembok kios-kios. Menurut pedagang mie ayam, Adi (32) yang kerap mangkal di Jalan Kakap, mural yang menghiasi dinding tersebut sudah ada sejak perhelatan Asian Games 2018 pada Agustus 2018 lalu.

"Sudah lama pas Asian Games sudah ada," ujar dia saat ditemui Republika, Rabu (13/2) pagi.

Rupanya, pembuatan mural-mural tersebut tak tiba-tiba sembarang orang membuatnya. Mural itu merupakan buah kerja sama antara seniman, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, serta sebuah perusahaan cat sebagai kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Ketua RW 05, Didi Hermanto menjelaskan, pengerjaan mural itu memang berbarengan menjelang Asian Games 2018. Akan tetapi, pada awalnya pembuatan mural merupakan bagian dari menata kampung menjadi Kampung Tematik Sketsa.

"Memang sifarnya kampung tematik pas berbenturan dengan Asian Games. Mereka pun menyambut juga temanya di situ. Juga untuk wisatawan sebagai objek wisata," jelas Didi.

Ia menjelaskan, kampungnya berada di kawasan Kota Tua, perlintasan Museum Fatahillah menuju Museum Bahari. Kawasan yang sarat akan sejarah dengan gedung-gedung zaman dulu seperti Galangan Kapal VOC.

Ada juga Tugu Jangkar, penanda revitalisasi kota perjuangan Jayakarta sebagai titik awal pembangunan Pantura-Jakarta yang diresmikan Gubernur DKI Surjadi Soedidrja pada 1996 lalu. Area itu dilengkapi dengan bangku teman dan area penyintas disabilitas. Menariknya lantai dan tembok di sepanjang area dihiasi lukisan abstrak warna-warni.

Menurut Didi, wisatawan lokal maupun asing biasanya ramai ketika akhir pekan ataupun hari libur nasional. Mereka yang melintasi Kampung Tematik Sketsa menyempatkan diri mengabadikan momen di mural-mural interaktif yang instagramable.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2BBp75Y
February 14, 2019 at 07:41PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2BBp75Y
via IFTTT

Saturday, February 9, 2019

Hampir Setengah Orang Amerika Gila Kerja

Mereka terkena gejala ketegangan mata digital.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Hampir setengah atau 48 persen karyawan di Amerika mengakui mereka gila kerja. Bahkan menurut penelitian, mereka menghabiskan sembilan jam sehari di layar selama hari kerja dan memeriksa ponsel mereka sebelum tidur.

Dilansir di Daily Mail, tepatnya 50 persen karyawan merasa terlalu sibuk untuk berlibur. Sebanyak 58 persen mengatakan mereka memeriksa email mereka di tempat tidur tak lama setelah bangun tidur.

Tetapi hanya 28 persen orang Amerika yang gila kerja keras mengatakan mereka harus bekerja keras karena kebutuhan finansial. Penelitian ini juga menemukan fakta rata-rata orang bekerja empat jam sepekan dan akan menghabiskan tambahan empat jam sepekan hanya untuk memikirkan pekerjaan.

Saat melakukan survei, lebih dari setengah (53 persen) orang Amerika mengatakan mereka saat ini sedang stres soal pekerjaan. Survei terhadap 2.000 pekerja Amerika dilakukan oleh OnePoll atas nama Dewan Visi.

Dewan Visi ingin melakukan penelitian untuk mengungkap bagaimana orang Amerika bekerja keras dan efek dari terlalu banyak waktu yang dihabiskan untuk menatap layar karena pekerjaan. Dalam survei, satu dari tiga yang mengejutkan mengatakan mereka menghabiskan lebih dari sembilan jam waktu layar sehari.

"Mata manusia tidak dirancang melihat perangkat digital, belum lagi hampir seperti yang dilakukan orang modern," kata dokter mata dan penasihat medis untuk The Vision Council, Justin Bazan.

Dengan banyaknya jam kerja orang Amerika dan menghabiskan seluruh hari kerja mereka pada perangkat digital, sangat penting bagi individu untuk melihat secara serius implikasi pada mata karena mata adalah organ yang menerima beban terbesar dari semua waktu layar ini.

Rata-rata orang Amerika yang bekerja akan mengalami empat keluhan terkait mata dalam sehari. Tiga dari empat orang mengatakan mereka akan merasa kurang jika mereka tidak harus menatap layar sepanjang hari.

Ketegangan, mata kering, sakit kepala, penglihatan kabur, hingga sakit leher dan bahu adalah contoh dari kumpulan gejala ini yang dikenal sebagai ketegangan mata digital. Kabar baiknya adalah ada solusi kacamata yang dilengkapi dengan lensa tradisional dengan cahaya biru dan kemampuan anti-reflektif untuk memerangi cahaya dan cahaya biru. 

"Itu tersedia untuk membantu meringankan gejala ketegangan mata digital," kata Bazan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2MVpOLL
February 09, 2019 at 07:41PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2MVpOLL
via IFTTT

Wednesday, February 6, 2019

Remaja Cenderung Menyukai Riasan Wajah Natural

Kulit sehat adalah yang terpenting.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Memasuki usia remaja, mereka biasanya mulai lebih memperhatikan kulit, terutama wajah. Ada yang mulai mencoba produk riasan wajah maupun perawatan kulit.

Menurut Senior Brand Manager Emina, Clarissa Angga Gunawan, rata-rata remaja menyukai riasan wajah natural dengan perpaduan lipstik pink dan mengarah ke warna oranye. Titik yang paling diperhatikan dari riasan wajah natural ini biasanya area pipi dan bibir.

"Remaja cenderung suka natural. Untuk riasan natural ini bisa dengan memilih produk yang memberi kesan natural juga, seperti untuk pipi pakai cheek blush, untuk bibir bisa liptint atau lipcream yang matte tapi sesuai acara," ujar Clarissa di Jakarta.

Untuk lip cream matte, bisa digunakan tipis saja saat sehari-hari. Gunaka lipcream matte lebih tebal saat acara pesta atau acara resmi. Namun, hal yang paling penting adalah remaja memiliki kulit sehat terlebih dulu.

"Dari pertama, kulitnya dulu kita rawat, karena mau make up juga kadang-kadang kelihatan kalau kulit kurang bagus," ujarnya.

Tak hanya menyukai riasan natural, remaja juga ingin mengatasi berbagai permasalah kulit, seperti kusam, noda hitam, dan bekas jerawat. Melihat kebutuhan remaja, Emina meluncurkan produk andalannya, Emina Bright Stuff yang merupakan rangkaian produk pencerah terbaru dari Emina untuk kulit cerah dan bercahaya sepanjang hari. Produk ini rerdiri dari Emina Bright Stuff Face Wash, Emina Bright Stuff Moisturizing Cream, dan Emina Bright Stuff Micellar Water. Keseluruhan rangkaian ini membantu mencerahkan kulit secara alami dan nyaman di kulit.

Salah satu kandungan istimewa yang dihadirkan dalam rangkaian Emina Bright Stuff ini adalah summer plum. Ekstrasi buah summer plum yang memiliki nama Natsu Ume dalam Bahasa Jepang ini telah terbukti secara ilmiah dapat mencerahkan kulit dan membuat kulit bercahaya. Ekstraksi buah summer plum telah teruji dapat bertindak sebagai antioksidan yang dapat mempercepat proses regenerasi kulit, menjaga kulit tetap segar dan meningkatkan kelembapan alami kulit.

"Jadi kita temukan summer plum ini masih jarang dipakai industri perawatan kulit di Indonesia. Kita ambil ekstrak buahnya yang dipercaya membuat kulit lebih cerah dan glowing. Jadi bukan kelihatan putih banget, tapi lebih ke cerah," ujar Clarissa.

Rangkaian produk ini dibanderol mulai dari Rp 15 ribu sampai Rp 25 ribuan. Sudah teruji secara klinis, rangkaian produk Emina aman dan tepat digunakan usia remaja.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Gqcazc
February 06, 2019 at 07:41PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Gqcazc
via IFTTT

Sunday, February 3, 2019

Presiden: Indonesia Stop Impor Jagung 3,6 Juta Ton

Indonesia berhasil mengekspor jagung sebanyak 380 ribu ton pada 2018

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Presiden Joko Widodo berpesan kepada penyuluh untuk terus mengawal dan mendampingi para petani dalam menjaga dan meningkatkan produksi pertanian. Menurut Jokowi, pekerjaan besar di sektor pertanian masih perlu dilakukan karena masih banyak yang harus terus dikerjakan.

"Untuk jagung sebagai contoh, kita sudah bisa menyetop impor 3,6 juta, dan kita kemarin 2018 sudah ekspor jagung sebanyak 380 ribu ton. Berarti kita sudah mengurangi impor sekitar 3,4 juta ton. Ini atas kerja keras Bapak dan Ibu dari Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian (THL-TBPP),” kata Jokowi dalam Silaturahmi Nasional dengan THL-TBPP se Indonesia dengan tema "Satu Tekad Satu Tujuan, Kedaulatan Pangan Nasional” di Gor Jatidiri, Semarang, Jawa Tengah, Ahad (3/2).

Jokowi mengingatkan perlunya mengatur waktu penanaman agar saat panen tidak over supply yang mengakibatkan harga anjlok. "Diperlukan pengaturan-pengaturan, komunikasi antara kita diseluruh tanah air diperlukan untuk menjaga supply dan demand pada manajemen makro," ujar Jokowi.

 

Kebijakan Berpihak Ke Petani

Sementara itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menekankan kebijakan pemerintah telah membuahkan hasil luar biasa pada Era Kabinet Jokowi-JK. Ia mencontohkan, terkait produktivitas jagung, tidak lepas dari inisiatif Kementan untuk menetapkan aturan harga jagung di petani minimal Rp 3.150 per kg pada awal pemerintahan.

Kebijakan ini juga ditopang dengan program lain terkait produksi jagung secara besar-besaran. Programnya terobosa berupa pemanfaatan benih unggul jagung tongkol dua dan jagung hibrida. Selain itu juga dilakukan peningkatan Indeks Pertanaman jagung di sawah, perluasan di lahan kering, integrasi jagung-sawit lewat tumpangsari, tanam jagung di lahan hutan.

"Bahkan di lahan seperti kuburan, pematang sawah dan pinggir jalan pun ditanami jagung saat ini. Pemuda tani milenial pun bertanam jagung karena menguntungkan," kata Amran.

Amran menyatakan, dari aspek hilir, Kementan juga memperhatikan disediakan sarana pasca panen dan bermitra dengan Gabungan Perusahaan Makanan Ternak (GPMT). Hasilnya produksi meningkat sehingga Indonesia mampu menyetop impor 3,5 juta ton, dalam hitungan kasar bila dihitung selama 4 tahun itu setara Rp 40 triliun. Pada 2017, Amran mrnyatakan tidak impor jagung pakan ternak, dan bahkan tahun 2018 sudah ekspor 341 ribu ton.

"Memang ada impor sisa 130 ribu ton pada akhir 2018 oleh BULOG, bukan oleh swasta. Ini dibagikan khusus peternak kecil untuk pakan unggasnya dan sebagai stock berjaga-jaga, tidak dijual bebas di pasar," tegas Amran.

Untuk diketahui data FAO, 2018 Indonesia peringkat 8 produsen jagung terbesar dunia setelah Amerika Serikat, China, Brasil, Argentina, Ukraina, Mexico dan India.

 

Perhatian Khusus untuk Penyuluh

Terkait acara tersebut, Amran menegaskan, THL-TBPP ini sangat diperlukan, karena memiliki pengalaman mendampingi petani, ada yang sudah pengalaman sampai dengan 13 tahun mendampingi petani.

"Bicara THL-TBPP, ya lihat saya sekarang. Saya adalah penyuluh, suatu saat nanti yang hadir disini bisa juga menjadi Menteri Pertanian," tutur Amran

Perpanjangan kontrak kerja TLH-TBPP telah ditandatangani kembai oleh Menteri Pertanian berdasarkan Keputusan Menteri pertanian nomo 67 tahun 2019 tentang tenaga harian lepas tenaga bantu penyuluh pertanian kementerian pertanian tahun 2019. Di tahun awal tahun 2018 silam, Kepmentan Nomor 72/2018 terbit dan menjadi bentuk kontrak kerja oleh 12.548 orang THL-TBPP di seluruh Indonesia.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Momon Rusmono menuturkan, pihaknya selalu melakukan audiensi sesuai dengan tata cara birokrasi yang berlaku di Indonesia.

 Untuk diketahui, hingga sekarang jumlah penyuluh pertanian pusat dan daerah terdiri dari PNS 31.511 orang (termasuk pengankatan CPNS 2017 sebanyak 6.033 orang) dan jumlah THL-TBPP sebanyak 12.548 orang.

PermenPAN-RB No. 8 Tahun 2016 spesifik dalam lingkup jabatan maupun soal persyaratan usia. Spesifik usia, karena PP 89/2000 sebagai landasan operasional Permenpan tersebut menetapkan syarat 18 hingga 35 tahun.

Momon menyatakan, Kepres bukan aturan yang berdiri sendiri, yang terlepas dari aturan perundang-undangan lainnya. Secara garis besar urutan tingkatannya adalah UUD, UU, Perppu, PP, Pepres, dan Kepres, serta aturan perundangan di bawahnya.

Dihubungi terpisah, Ketua Forum Komunikasi Nasional (FK Nas) THL TBPP, Gunadi menuturkan pihaknya telah bertemu langsung dengan Presiden RI Joko Widodo dan Menteri Pertanian.

THL-TBPP adalah Tenaga Harian Lepas (kontrak) Penyuluh Pertanian yang direkut oleh Pemerintah Pusat yakni Kementrian Pertanian RI sejak tahun 2007-2009 untuk menjaga kedaulatan pangan. Adapun tugas utama mendampingi petani dalam melaksanakan budidaya, pengendalian hama dan penyakit, penangan pasca panen serta pemasaran hasil. "Jadi intinya THL-TBPP adalah wakil pemerintah yang hadir di tengah-tengah petani, " tegas Gunadi.

Gunadi mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Jokowi yang telah mengangkat sebanyaki 6.058 THLTBPP usia dibawah 35 tahun menjadi Penyuluh Pertanian PNS meskipun pemerintah sebelumnya memberlakukan moratorium pengangkatan PNS. Apresiasi dilakukan karena Jokowi telah memberi kesempatan kepada 17 ribu penyuluh THL TBPP dan Tenaga Teknis Pertanian lainnya untuk mengikuti tes ASN yang rencananya akan dimulai awal Februari 2019.

"Akan menjadi semakin sempurna nikmat yang kami rasakan jika Presiden Joko Widodo berkenan menerbitkan Keppres bagi pengangkatan THL-TBPP usia di atas 35 tahun menjadi CPNS sebagaimana Keppres Nomor 25 Tahun 2018 Tentang Pengangkatan Tenaga Dokter Gigi dan Bidan PTT," tutupnya.

 

 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2RBcBIB
February 03, 2019 at 07:41PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2RBcBIB
via IFTTT

Saturday, February 2, 2019

Potensi Leicester Redam MU di King Power

Leicester mengalahkan The Blues pada akhir Desember 2018 lalu 1-0 di Stamford Bridge.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Laju positif Leicester City akan diuji saat The Foxes menjamu Manchester United di King Power Stadium, Ahad (3/2).  Pelatih Claude Puel tidak terlalu jemawa tentang anggapan timnya sebagai pembunuh tim besar.

Leicester mengalahkan The Blues pada akhir Desember 2018 lalu 1-0 di Stamford Bridge. Empat hari setelah itu, Leicester melanjutkan catatan positif dengan mengalahkan salah satu kandidat juara Manchester City di King Power Stadium.

Yang terbaru, Kamis (31/1), di Anfield markas Liverpool, Leicester menahan seri tuan rumah 1-1. Walau Liverpool masih dapat mengamankan satu angka di depan publiks sendiri, penggemar The Reds tetap saja meringis karena mereka tidak bisa memaksimalkan peluang menjauh dari kejaran Manchester City.

Andai Liverpool menang dari Leicester, maka jarak mereka dengan The Citizens semakin lebar menjadi tujuh. Sekarang jarak keduanya terbentang sebanyak lima poin.

Pelatih asal Prancis tersebut tidak puas karena posisi Leicester City masih sulit menembus zona Liga Europa. Leicester bercokol di peringkat 11 dengan nilai 32 hingga pekan ke 24 Liga Primer Inggris. Harusnya menurut Puel, Jamie Vardy dan kawan-kawan bisa lebih konsisten setiap pekan.

"Saya ingin Leicester kembali memperlihatkan karakter (mental kuat di hadapan tim besar). Apalagi kami akan main di kandang," ujar Puel, dikutip dari The Sportsman.

Puel akan memainkan gelandang muda asal Belgia Youri Tielemans. Gelandang 21 tahun itu baru direkrut dari AS Monaco sebagai pemain pinjaman sampai akhir musim. Tielemans menjadi paket pertukaran dengan gelandang asal Portugal Adrien Silva yang dipinjamkan ke Monaco.

Puel yakin Tielemans akan cepat beradaptasi dengan gerombolan Rubah. Leicester di bawah asuha Puel rata-rata diperkuat pemain muda. Youri Tielemans merupakan gelandang box to box yang punya kekuatan fisik dan skill olah bola di atas rata-rata. Selain itu, Puel ngebet merekrutnya ke King Power karena ia juga andal mencetak gol.

Sayangnya saat melawan MU, Leicester masih belum bisa memainkan gelandang asal Ghana Daniel Amartey. Amartey masih harus menjalani perawatan karena cedera. Faktor absennya Amartey ini yang membuka peluang Tiemelans akan debut dengan kostum Leicester di Stadion King Power nanti.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2BhaoNv
February 02, 2019 at 07:41PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2BhaoNv
via IFTTT

Friday, January 25, 2019

'NU-Muhammadiyah, Dua Sayap Penopang Bangsa Indonesia'

Kedua organisasi ini memiliki semangat sama untuk membangun umat, bangsa, dan negara.

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN – Peran penting dua organisasi raksasa Muhammadiyah dan NU memang tidak terbantahkan bagi Indonesia. Perkembangan kedua organisasi itu turut menjadi pergerakan penting Indonesia.

Ketua Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), Budi Setiawan, mengatakan keserasian Muhammadiyah dan NU memang melahirkan banyak inspirasi. Utamanya, inspirasi untuk memajukan Indonesia. 

Mengenang istilah yang muncul pada 1990-an, ia menganalogikan Muhammadiyah dan NU sebagai sayap bagi Indonesia. Artinya, tanpa kedua sayap itu, tentu tidak mampu sosok gagah burung garuda terbang tinggi.  

Hari ini, saat muncul inspirasi damai bernama Nusantara Berkemajuan, kata dia, masyarakat akan kembali dikenalkan dengan satu narasi yang indah. Tapi, Budi tetap merasa, akan tetap ada noda-noda yang harus mampu dihilangkan.

"Tapi, dari sana, dunia akan melihat ketika Muhammadiyah dan NU tidak harus melebur, tapi terus menjadi kepak-kepak sayap yang me,bawa terbang Indonesia," ujar Budi dalam Seminar bertajuk "Islam Indonesia di Pentas Global: Inspirasi Damai Nusantara untuk Dunia" di Balai Senat, UGM, Yogyakarta, Jumat (25/1). 

Ketua Bidang Kebudayaan dan Hubungan Antar Umat Beragama PBNU, Imam Aziz, menilai NU selama ini memang terus mengembangkan metodologi yang dimiliki. Metodologi itulah yang mampu merespons perkembangan secara cepat  

Menurut Imam, metodologi yang itulah yang membuat NU bisa sangat mudah menerima beragam perkembangan baru. Termasuk, bisa berdamai dengan kelompok-kelompok kepercayaan yang ada, tidak justru memeranginya. 

"Dan itu syar’i, jadi jangan dianggap Indonesia itu bukan negara syar’i, selama ini Indonesia syar’i sekali," ujar Imam. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2TfT16o
January 25, 2019 at 07:41PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2TfT16o
via IFTTT