Pages

Showing posts with label February 15. Show all posts
Showing posts with label February 15. Show all posts

Friday, February 15, 2019

Menko Darmin: Harga Tiket Pesawat Kok Gak Turun-turun?

Menko Perekonomian mengatakan harga tiket pesawat harusnya sudah turun.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution mempertanyakan mengapa harga tiket pesawat tidak kunjung turun. Meski kata dia kenaikan harga tiket pesawat wajar terjadi, namun hanya di waktu tertentu seperti lebaran dan libur akhir tahun.

"Memang banyak keluhan belakangan ini tiket tinggi sekali. Sebetulnya setiap kali dia lebaran dan tahun baru mestinya mereka naik sampai batas atas. Kok ini gak turun turun," ujar Darmin di Kantornya, Jumat (15/2).

Darmin pun menilai mestinya, apabila melihat pola kenaikan harga tiket, saat masa high season atau tinggi permintaan sudah usai, maka maskapai perlu menurunkan harga tiket. Hal ini juga sejalan dengan prinsip ekonomi agar permintaan masyarakat atas tiket pesawat juga masih ada meski bukan di waktu tertentu seperti lebaran dan liburan.

"Mestinya dia turun setelah musim itu. Ini memang sudah naik ke batas atas kalau saya perhatikan. Makanya sebaiknya memang turun," kata Darmin.

Sayangnya, Darmin enggan menjelaskan lebih jauh dampak dari kenaikan harga tiket ini kepada Inflasi. Darmin menjelaskan, terlalu dini untuk berbicara inflasi di awal tahun. Apalagi, penyebabnya dikaitkan hanya dengan kenaikan harga tiket pesawat. "Kalau kaitannya sama inflasi ya nanti dulu lah. Komponen yang mempengaruhi inflasi kan banyak," ucapnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DKjG53
February 15, 2019 at 09:03PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DKjG53
via IFTTT

Kemenpan-RB Dorong Kementerian Gunakan E-katalog

E-katalog merupakan bagian dari strategi nasional pemberantasan korupsi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) mendukung penggunaan e-katalog sektoral pada lima Kementerian beranggaran besar. Lima kementerian dimaksud adalah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Kesehatan, Kementerian Perhubungan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, serta Kementerian Pertanian.

Sekretaris Kemenpan-RB, Dwi Wahyu Atmaji mengungkapkan, karena dikelola oleh sektor yang bersangkutan, diharapkan masing-masing sektor lebih tahu kebutuhannya. "hal tersebut juga akan lebih tepat, sesuai dengan kebutuhan masing-masing sektor dan ini diawali dengan sektor yang besar," kata dia, di Kantor LKPP, Jumat (15/2).

E-katalog sektoral dinilai sangat penting dan merupakan bagian dari strategi nasional pemberantasan korupsi. Selain itu, pelaksanaan e-katalog secara sektoral disamping lebih cepat, efektif, dan efisien juga mewujudkan pemerintahan yang bersih.

Kepala LKPP, Roni Dwi Susanto mengatakan pengelolaan e-katalog sektoral dilimpahkan ke masing masing Kementerian, sementara e-katalog daerah ke Pemerintah Daerah. Namun demikian semua produk nantinya tetap ditayangkan dalam sistem e-katalog LKPP.

Roni mengatakan, beberapa produk yang rencananya akan diimplementasikan ke dalam e-katalog sektoral oleh masing-masing Kementerian sesuai kewenangannya antara lain obat-obatan, alat kesehatan, bus, bantalan kereta api, bibit tanaman, serta alat peraga pendidikan. Hal tersebut merupakan implementasi e-katalog sektoral yang menjadi bagian dari aksi peningkatan profesionalitas dan modernisasi pengadaan barang dan jasa.

"Sinergi optimal dengan penandatangan nota kesepahaman lima kementerian diharapkan mampu memberikan semangat positif pada Kementerian dan Pemda lainnya untuk mengikuti jejak langkah penggunaan e-katalog sektoral dan e-katalog daerah," ujar dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SySLTX
February 15, 2019 at 09:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2SySLTX
via IFTTT

Cegah Wabah Meluas, Sumbawa Tetapkan KLB Rabies

Sebanyak 17 warga Sumbawa dilaporkan tergigit anjing dan empat warga positif rabies.

REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM -- Pemerintah Kabupaten Sumbawa menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) rabies. Kepala Dinas Kesehatan Sumbawa Didi Darsani mengatakan, usulan penetapan status KLB rabies sudah diajukan sejak 8 Februari 2019. Didi menyampaikan Surat Keputusan (SK) Bupati Sumbawa terkait status KLB rabies akan dikeluarkan dalam satu-dua hari mendatang.

"Dari sejak Indonesia merdeka, tidak ada rabies di Sumbawa, tiba-tiba muncul (kasus rabies) ya kita tetapkan saja KLB," ujar Didi saat dihubungi Republika.co.id dari Mataram, NTB, Jumat (15/2).

Didi menyebutkan, hingga saat ini sebanyak 17 warga Sumbawa dilaporkan tergigit anjing dan empat warga dinyatakan positif rabies, sedangkan sisanya masih dalam proses observasi.

Didi menyebutkan, penetapan status KLB rabies merupakan langkah antisipasi sejak dini agar penyebaran kasus rabies tidak meluas. Didi mengatakan, warga yang tergigit anjing gila berada di wilayah Sumbawa seperti Kecamatan Empang dan Tarano yang berbatasan dengan Kabupaten Dompu. Kabupaten Dompu sendiri sejak 18 Januari 2019 telah menetapkan status KLB rabies.

"Strategi kita memang mengintensifkan terhadap wilayah perbatasan seperti Empang dan Tarano, mudah-mudahan tidak merembet ke wilayah lain," kata Didi.

Didi menyampaikan, hingga saat ini tidak ada korban meninggal akibat kasus rabies di Sumbawa. Empat warga yang dinyatakan positif rabies saat ini telah mendapatkan perawatan intensif dan diberikan vaksin antirabies.

Didi melanjutkan, kasus gigitan anjing gila di Dompu terjadi sejak Oktober lalu, namun baru diketahui pada awal Januari. Hingga saat ini, sekira 600 warga Dompu dilaporkan digigit anjing. Sementara kasus gigitan pertama di Sumbawa, kata Didi, terjadi pada 31 Januari. Saat itu juga, tim Dinas Kesehatan Sumbawa langsung mengambil tindakan memberikan vaksin dan perawatan intensif.

"Begitu Dompu dinyatakan KLB rabies, kita (Sumbawa) langsung waspada dan berhati-hati agar segera melakukan tindakan medis jika ada warga yang tergigit," ucap Didi.

Didi menambahkan, proses eliminasi anjing liar juga sudah dilakukan. Hingga saat ini, dia katakan, sebanyak 265 anjing liar di Sumbawa sudah dieliminasi.

"Kalau anjing yang ada pemiliknya kita lakukan vaksinasi, kita minta pemilik (anjing) untuk tidak sembunyikan dan tidak biarkan anjingnya berkeliaran," kata Didi menambahkan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SGY4ko
February 15, 2019 at 08:58PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2SGY4ko
via IFTTT

In Picture: Kabut Asap Menyelimuti Kota Dumai

REPUBLIKA.CO.ID, DUMAI -- Warga melintas di jalan yang berkabut asap dari kebakaran hutan dan lahan di Kota Dumai, Dumai, Riau, Jumat (15/2).

Kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di wilayah pesisir Kota Dumai dan Kabupaten Bengkalis saat ini mulai menyelimuti pusat kota itu.  

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DJbqlv
February 15, 2019 at 08:57PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DJbqlv
via IFTTT

Prabowo Sebut Seluruh Negara Bakal Rebutkan SDA

Prabowo mengatakan PBB telah meramalkan bahwa sebentar lagi dunia dilanda krisis air

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Calon Presiden Prabowo Subianto mengatakan, pada masa depan seluruh negara akan memperebutkan sumber daya alam (SDA), karena krisis pangan, energi dan air. Bahkan, Prabowo mengatakan PBB telah meramalkan bahwa sebentar lagi dunia akan dilanda krisis air.

"Negara-negara besar sudah meramalkan bahwa perang nanti akan banyak memperebutkan sumber air. Kenapa? Air ini sumber dari kehidupan. Tidak mungkin kita bisa menghasilkan pangan tanpa air," jelas Prabowo dalam orasi kebangsaan yang disampaikan di Semarang, Jawa Tengah, Jumat (15/2).

Purnawirawan jenderal bintang tiga ini memperkirakan hampir semua perang memperebutkan sumber daya ekonomi dan sumber daya alam. "Hampir semua perang karena sumber daya alam dan memperebutkan pangan, lahan pangan, lahan energi, dan lahan air," katanya.

Untuk mengantisipasi itu, Prabowo mengatakan bahwa pihaknya berpijak pada contoh negara-negara yang telah berhasil dalam sejarah. Keberhasilan negara-negara itu disebut Prabowo memiliki komponen-komponen tertentu, salah satunya swasembada pangan.

"Kita harus siapkan, mampu menyediakan pangan untuk rakyat kita. Tidak boleh ada rakyat yang kelaparan dan kekurangan gizi dalam sebuah negara merdeka dan berdaulat," tegasnya.

Indonesia juga harus swasembada energi dan harus bisa punya bahan bakar dari negara itu sendiri, bukan tergantung pada bangsa lain. "Negara lain tidak akan merasa kasihan bila negara kita terpuruk. Kita harus bangkit sendiri dengan melakukan swasembada pangan, energi dan air," ucapnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SCfEWz
February 15, 2019 at 08:56PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2SCfEWz
via IFTTT

Jokowi never politicizes prayer: TKN

TKN clarifies the photo of Jokowi performing the prayer service.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ace Hasan Syadzily, a spokesman for the Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin National Campaign Team, stressed that the incumbent President Jokowi had never politicized his prayer activities. "Pak Jokowi has never politicized prayers or houses of worship. Unlike Prabowo, who politicized the Friday prayers, so that Bawaslu and takmir of the mosque were banned," Syadzily noted in a written statement in Jakarta on Friday.

Syadzily remarked that the Prabowo Subianto-Sandiaga Uno National Winning Body were unable to avoid that there was a mobilization of Gerindra cadres to attend Friday prayer services at mosques in Semarang. According to Syadzily, the letter of invitation to perform Friday prayers indicates an attempt to politicize the Jumatan, or Friday prayer, in Semarang.

"If it is not a political motive, why spread the invitation for Friday prayers," Syadzily pointed out.

Speaking in connection with the photo of Jokowi performing the prayer service, he clarified that it took place without any special design. He stressed that the issue of prayer is a personal matter of each congregation to fulfill its obligations as Muslims.

"Pak Jokowi's activities, as a president, must have news value, so photographers and reporters will automatically and naturally capture Jokowi performing prayer. There is no mobilization of journalists or photographers to take pictures of Jokowi's prayer. We only facilitate journalists or photographers to capture Mr. Jokowi performing prayers," he explained.

He stated that in a photo of Jokowi praying, the prayers were deliberately reversed to make the congregational prayers solemn. Moreover, it does not violate the prayer rules.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SEbU6Q
February 15, 2019 at 08:46PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2SEbU6Q
via IFTTT

Cigatas Diharap Mampu Mengurai Kepadatan di Gentong

Kehadiran tol otomatis dapat memangkas waktu tempuh.

REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA -- Hampir setiap hari, kepadatan lalu lintas selalu terjadi di Jalan Lingkar Gentong, Tasikmalaya, Jawa Barat. Antrean pun kian mengular saat akhir pekan atau saat musim liburan.

Melihat hal ini, Kasatlantas Polres Tasikmalaya Kota, AKP Andriyanto pun menyambut positif atas rencana pembangunan Tol Cileunyi-Garut-Tasikmalaya (Cigatas). “Diharapkan, kehadiran tol itu mampu mengurai kepadatan di Gentong secara signifikan,” kata Andriyanto, Jumat (15/2).

Di satu sisi, lanjutnya, kehadiran jalan bebas hambatan itu tentu nantinya semakin memudahkan masyarakat dan pengusaha di bidang transportasi. Sebab, kehadiran tol itu otomatis dapat memangkas waktu tempuh.

Ia mengatakan, selama ini, dalam kondisi normal dengan kecepatan rata-rata sekitar 60 km/jam, diperlukan waktu tempuh sekitar dua hingga tiga jam. Namun, waktu tempuh itu dapat melonjak hingga mencapai delapan jam jika di Gentong sedang terjadi kecelakaan atau tanah longsor.

“Jika ada kejadian di Gentong, kami kerap melakukan sistem buka tutup sehingga waktu tempuh pun otomatis melonjak. Jika ada tol, maka Tasik-Bandung dapat ditempuh hanya dalam satu jam,” ujarnya.

Ia pun menekankan, berdasar evaluasi pada 2018, Gentong masih merupakan jalur rawan kemacetan dan kecelakaan. Tak jarang, kecelakaan yang terjadi pun menelan korban jiwa.

Kecelakaan kerap terjadi mengingat Gentong memiliki kontur jalan yang menanjak serta tikungan tajam. Kecelakaan yang terjadi pun kerap dipicu oleh beberapa persoalan teknis seperti rem blong, gardan patah dan persoalan kopling.

Oleh karena itu, ia pun berharap pembangunan tol dapat segera direalisasikan. Di satu sisi, ia pun mengakui sebenarnya saat ini terdapat jalur selaij Gentong yakni jalur via Singaparna. Namun, jalur Gentonng ternyata tetap menjadi pilihan utama masyarkat.

“Meski Gentong rawan macet dan kecelakaan, namun ternyata ini masih jadi jalur favorit karena jika dalam kondisi normal jalur ini memiliki waktu tempuh yang lebih singkat dibanding lewat Singaparna. Selain itu, jalur Gentong juga dilengkapi dengan sejumlah tempt istirahat atau rumah makan yang representatif,” ucap dia

Bupati Tasikmalaya, Ade Sugianto pun berharap agar pembangunan Cigatas dapat segera terealisasi. “Tentu kehadiran Cigatas akan banyak memberikan dampak positif terutama dari aspek ekonomi serta pariwisata,” kata Ade.

Ia optimisitis, kehadiran Cigatas akan mempercepat pertumbuhan di Tasik mengingat tol itu mampu memangkas waktu tempuh. Selain itu, tentu kehadiran tol ini juga dapat menekan antrian panjang yang kerap terjadi di jalur Tasik-Bandunf saat arus mudik lebaran

“Kami harap exit tol ada di daerah Ciawi atau Kadipaten sehingga Tasik dapat memperoleh dampaknya secara langsung,” ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DKyf8D
February 15, 2019 at 08:44PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DKyf8D
via IFTTT

In Picture: Presiden Tinjau Kampung Nelayan Bengkulu

In Picture: Apel Persiapan Pemilu Serentak 2019

Kemendagri menggelar apel bersama ASN lingkup Kemendagri untuk persiapan Pemilu 2019.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar apel bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Kemendagri pada Jumat, (15/2) sore di Kawasan Silang Monas Selatan, Gambir, Jakarta Pusat. Tujuannya mempersiapkan Pemilu Serentak 2019.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2S72sDY
February 15, 2019 at 08:33PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2S72sDY
via IFTTT

Panelis Jamin Pertanyaan Debat Capres tidak akan Bocor

Malam ini, panelis menyelesaikan seluruh soal untuk debat pada Ahad (17/2).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Koordinator debat kedua pilpres, Sudharto P Hadi memastikan pertanyaan untuk debat kedua pilpres tidak akan bocor kepada sejumlah pihak terkait. Malam ini, panelis menyelesaikan seluruh soal untuk debat pada Ahad (17/2).

"Insya Allah (tidak bocor). Karena kami sudah menandatangani pakta integritas. Jadi semua kan berkomitmen untuk bangsa," ujar Sudharto kepada wartawan di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (15/2). 

Sudharto melanjutkan, panelis pun akan menyelesaikan seluruh soal tersebut malam ini. "Pertanyaan-pertanyaan sudah kita rumuskan ya kira-kira 70 persen hingga 80 persen yang kita finalisasi hingga malam ini," katanya.

Sudharto menyebut skema perumusan soal diinisiasi oleh KPU. Selain itu, para panelis juga menerima masukan dari berbagai instansi, baik pemerintah, swasta dan masyarakat sipil. Ia masih enggan mengungkapkan jumlah pertanyaan yang telah disusun untuk debat kedua. Sebab, panelis harus mencocokkan kumpulan pertanyaan dengan isu debat yang diusung.

Pihaknya juga mencermari perkembangan isu-isu terkini sebagai masukan tambahan. Nantinya,  pertanyaan tidak hanya mewakili kondisi terkini, tapi juga menyoal isu kritis yang perlu menjadi perhatian para calon pemimpin Indonesia ke depan.

Saat disinggung tentang penyelesaian soal debat yang sangat mendekati hari H pelaksanaan debat kedua, Sudharto mengkonfirmasi bahwa itu menjadi salah satu strategi untuk menghindari kebocoran soal. Namun, dia menegaskan bahwa seluruh panelis telah menyusun rancangan pertanyaan sejak pekan lalu.

"Itu hanya salah satu strategi. Dalam prosesnya, kami telah bekerja sejak sepekan lalu, baik berdiskusi maupun menerima dan mempertimbangkan berbagai masukan," tambah dia.

Seperti diketahui, ada tujuh orang panelis yang menyusun soal debat kedua pilpres. Tujuh orang panelis tersebut yakni Rektor Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) periode 2015-2019 Prof Joni Hermana, Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Arif Satria yang merupakan ahli pertanian dan ekologi manusia, ahli pertambangan Institut Teknologi Bandung (ITB) Prof Irwandy Arif, pakar energi Universitas Gadjah Mada (UGM) Ahmad Agustiawan, pakar lingkungan Universitas Diponegoro (Undip) Sudharto P Hadi, Direktur Eksekutif WALHI Nur Hidayati serta Sekretaris Jenderal Konsorsium Pengembangan Agraria (KPA) Dewi Kartika.

Debat kedua pilpres merupakan debat antarcapres, yakni Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto. Dalam debat kedua, ada sejumlah tema yang akan dibahas, yakni energi dan pangan, SDA dan lingkungan hidup serta infrastruktur. Debat ini akan disiarkan oleh sejumlah kalangan stasiun televisi yakni televisi RCTI, GTV, MNC TV, dan iNews TV dengan moderator Anisha Dasuki dan Tommy Tjokro.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2X5pizB
February 15, 2019 at 08:32PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2X5pizB
via IFTTT

Riwayat tentang Syekh Abdul Karim, Ayahanda HAMKA (2)

Dialah yang memperkenalkan Muhammadiyah ke ranah Minang

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Murni Djamal menulis artikel berjudul "The Origin of the Islamic Reform Movement in Minangkabau: Life and Thought of Abdul Karim Amrullah."

Di sana, dipaparkan bahwa Syekh Abdul Karim Amrullah pernah belajar tartil Alquran dengan Haji Muhammad Salih. Adapun ilmu tata bahasa Arab diperolehnya dari Haji Hud at-Tarusan dan Sutan Muhammad Yusuf. Kemudian, fiqih dan tafsir Alquran didapatnya dari ayahandanya sendiri, Syekh Muhammad Amrullah (kakek Buya Hamka).

Ayahanda Buya Hamka ini merupakan yang pertama memperkenalkan organisasi Muhammadiyah ke Sumatra Barat. Syekh Abdul Karim gemar berpergian ke luar Minangkabau, termasuk Malaya dan Jawa.

Dalam perjalanan ke Malaya, tutur Murni Djamal, Syekh Abdul Karim mendapat sambutan yang dingin dari masyarakat setempat. Penyebabnya, otoritas Islam di sana menganggap gaya mengajarnya kurang ortodoks.

Sebaliknya, di Jawa dia mendapatkan sambutan yang lebih bersahabat. Syekh Abdul Karim berjumpa dengan para pemuka Sarekat Islam (SI) dan Muhammadiyah.

Kesan persahabatan itu wajar muncul karena masing-masing pihak tahu keselarasannya. Sebagai contoh, antara Syekh Abdul Karim dan sang pendiri Muhammadiyah KH Ahmad Dahlan terdapat kesamaan. Keduanya pernah berguru kepada Seykh Ahmad Khatib al-Minangkabawi di Masjidil Haram.

Membawa Muhammadiyah ke Minang

Sejak 1925, Muhammadiyah tumbuh dan berkembang dengan pesat di Minangkabau berkat rintisan Syekh Abdul Karim Amrullah. Buya Hamka dalam bukunya, Ayahku, menjelaskan hal itu.

Sebenarnya, Syekh Abdul Karim Amrullah pernah bertemu dengan HOS Tjokroaminoto pada 1917 di Jawa. Pemimpin SI yang berjulukan "Raja Jawa tanpa Mahkota" itu kemudian menawarkannya memimpin Sarekat Islam cabang Sumatra.

Namun, ayah Buya Hamka itu menolak tawaran tersebut. Sebab, kata Buya Hamka, dia tidak suka politik, sedangkan kala itu SI sedang aktif di ranah politik pergerakan. Syekh Abdul Karim lebih nyaman di dunia dakwah dan pendidikan saja, tetapi hal itu tidak berarti dirinya apatis terhadap politik. Toh cukup banyak murid-muridnya di Minangkabau yang terjun ke dunia politik. 

Dalam rangka menyemarakkan Muhammadiyah di Sumatra Barat, Syekh Abdul Karim Amrullah membawa kebaruan di sana. Mengikuti Kiai Ahmad Dahlan, dia merancang dan mempraktikkan metode-metode pengajaran Islam yang lebih modern.

Keberadaan surau sebagai tempat ibadah sekaligus pusat kegiatan Islami direformasinya. Hasilnya antara lain Sumatra Thawalib. Itu merupakan wujud sistem sekolah yang banyak kemudian memunculkan kader-kader yang cerdas, kritis, dan berkiprah besar bagi pergerakan anti-kolonialisme.

Sebut saja, Persatuan Muslim Indonesia (Permi) yang kerap menyuarakan kecaman keras terhadap praktik-praktik penjajahan Belanda atas Pribumi. Syekh Abdul Karim Amrullah juga menyuarakan sikap anti-komunisme khususnya di Sumatra Barat.

Menurut Buya Hamka, sikap itu kian menguat sejak Syekh Abdul Karim Amrullah tamat membaca buku Arradu 'alad Dahriyin karya Jamaluddin al-Afghani.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2S8yQGs
February 15, 2019 at 08:32PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2S8yQGs
via IFTTT

Pemerintah Dorong Sektor Industri Katrol Ekspor

Darmin meminta ekspor Indonesia tak hanya mengandalkan kelapa sawit.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution menjelaskan pemerintah sedang menyiapkan langkah untuk bisa mendongkrak ekspor dalam waktu jangka pendek ini. Salah satunya, menurut Darmin adalah dengan mendorong sektor industri.

"Kalau jangka pendeknya lebih istilah kita milih komoditi yang mau di dorong. saya bilang waktu itu the winner. seperti kemarin ini kita di Priok mengumumkam urusan otomotif ya kayak gitu," ujar Darmin di Kantornya, Jumat (15/2).

Sebab, kata Darmin apabila ekspor hanya mengandalkan kelapa sawit maka tidak akan bisa tercapai target ekspor yang tumbuh. Sebab saat ini kelapa sawit permintaannya sangat bergantung pada Cina dan India, sedangkan mereka sedang tidak baik permintaannya.

"Karena kelapa sawit itu akan ekspor kita itu yang besar ke Cina dan India oleh karena itu kita sedang merumuskan juga komoditi apalagi setelah itu. jadi kita akan bergerak  ke komoditi industrinya," ujar Darmin.

Darmin mengaku saat ini pihaknya masih merumuskan sektor apalagi yang bisa didorong selain otomotif. Ia melihat adanya potensi di garmen dan tekstil.

"Ada yang sebut mamin itu juga bulan ini pertumbuhannya malah melambat. masih tumbuh tapi melambat dan kita sedang pelahari juga apa yang terjsdi. tapi ya kemaba arahnya, indsutri," ujar Darmin.

Kepala BPS, Suhariyanto juga mengamini bahwa yang paling baik saat ini untuk ekspor bukan hanya meningkatkan volume saja, tetapi juga nilai tambah. Ia menjelaskan, apabila indonesia mengekspor barang dengan nilai tambah yang tinggi maka tidak akan terpengaruh pada pergerakan harga komoditas.

"Bagaimana itu diolah dulu mendapatkan nilai tambah sehingga tidak dipengaruhi harga komoditas," ujar Suhariyanto.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DJBNb5
February 15, 2019 at 08:28PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DJBNb5
via IFTTT

Legenda Dukung Inter Copot Ban Kapten dari Icardi

Rumor bakal hengkangnya Icardi dari Giuseppe Meazza terus bergulir.

REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Legenda Inter Milan, Giuseppe Bergomi memuji sikap klubnya terkait Mauro Icardi. Inter baru saja mencopot ban kapten dari lengan Mauro Icardi.

Ini sehubungan dengan rumor bakal keluarnya Icardi dari Giuseppe Meazza. Saga transfer penyerang asal Argentina itu menjadi pemberitaan tak berkesudahan. Demi kebaikan bagi semuanya, Inter mengambil langkah di atas. Bergomi menilai, La Beneamata baru saja mengeluarkan keputusan berani.

"Inter sering dituduh terlalu baik, tetapi kali ini mereka membuat keputusan berani. Membuat semua orang mengerti bahwa kebaikan klub dan tim, di atas hal lain," kata Bergomi kepada Gazzetta, dikutip dari Football Italia, Jumat (15/2).

Semasa berkarir profesional, Bergomi cuma memiliki satu klub. Klub tersebut adalah Inter Milan. Peraih Piala Dunia 1982 dengan tim nasional Italia itu memperkuat Inter dalam 756 laga di berbagai ajang, dan mencetak 28 gol. Ia meraih beberapa gelar Serie A, dan Eropa.

Bergomi tahu nilai sesungguhnya dari jabatan kapten. "Menjadi kapten tidak sekadar masuk ke lapangan terlebih dahulu, lalu bertukar lambang klub. Kapten harus memberi contoh di dalam dan di luar lapangan, setiap hari. Dia mampu memberi perbedaan dengan memperhatikan hal-hal kecil," ujar pemilik 81 caps Gli Azzurri itu

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SFgSR3
February 15, 2019 at 08:27PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2SFgSR3
via IFTTT

Lawyer asks detention of Ahmad Dhani moved back to Jakarta

Lawyer says Ahmad Dhani only have to be in Surabaya two days in a week for hearing.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Ahmad Dhani's lawyer, Hendarsam Marantoko, questioned the detention of his client at Medaeng Detention Center, Surabaya. He said the detention of his client in Surabaya was not appropriate as the defendant in defamation case was only have to attend the trials scheduled every Monday and Thursday.

"The trial is only two days in a week so he doesn't need to spend the rest five days at Medaeng prison," Hendarsam said on Thursday (Feb 14).

Hendarsam has made the same statement on February 4. He said the prosecutors should reconsider detention of Dhani in Surabaya in accordance with criminal procedural law. "The interest of Surabaya District Attorney is limited to present Dhani during the trial," he said.

Hendarsam said that it was difficult to communicate with Dhani since the detention of the Gerindra party politician moved to Medaeng Prison. He pointed out that it has made the work on compiling appeal memory could not be done easily.

"We can not communicate the  appeal memory with Dhani until Mrs Mulan (Dhani's wife) came. This is very detrimental to us as legal counsel, in submitting a defense," he said.

In fact, according to Hendarsam, he should be able to interact with Dhani, especially in relation to the appeal process, outside the hearing days. He claimed that his client is willing to finance the flight Jakarta-Surabaya-Jakarta to attend the trials.

He added that the detention of Dhani in Surabaya had weighed on the family, and this should also be a consideration so that Dhani could remain be detained in Jakarta. He expected that detainment of his client in Jakarta would ease communication between the defendant and his family and his legal advisors who managed appeal on case of hate speech on Twitter.

Dhani was sentenced to one and half years in prison for a case of hate speech through his Twitter account. Dhani has filed an appeal and it made his case had not been legally enforced (inkrah). At the same time, Dhani also faced a trial at the Surabaya District Court.

The case began when Dhani was about to attend the 2019 Presidential Change declaration at Tugu Pahlawan Surabaya, East Java on August 26, 2018. However, he could not leave the Majapahit Hotel as a group on behalf of the Bela NKRI element hold demonstration against him outside the hotel.

At that time, Dhani made a vlog and uploaded it to social media with a duration of 1 minute, 37 seconds. He allegedly insulted the protester as idiot.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GsyMjh
February 15, 2019 at 08:23PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GsyMjh
via IFTTT

Riwayat tentang Syekh Abdul Karim, Ayahanda HAMKA (1)

Dia sempat ke Makkah untuk menuntut ilmu pada Syekh Ahmad Khatib al-Minangkabawi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Alam Minangkabau menyaksikan kemunculan berbagai gerakan modernisme Islam menjelang abad ke-20. Peran kaum ulama dan saudagar signifikan sekali. Mereka tidak hanya sibuk berdagang, melainkan juga mendukung kegiatan kaum terpelajar, sampai-sampai ada di antaranya menajanya ke Tanah Suci.

Di lingkup internal, muncul kalangan ulama pembaru. Mereka hendak menyebarkan dakwah, supaya kaum Muslimin melaksanakan ajaran Islam dengan semurni-murninya.

Kalangan ulama tersebut cukup khawatir melihat adanya kecenderungan di adat Minangkabau saat itu yang tidak sejalan dengan Islam. Adapun pada sisi eksternal, tantangan terbesarnya adalah kolonialisme Barat atas Nusantara yang kian pesat pada masa itu.

Salah seorang tokoh Minangkabau yang tergolong ulama pembaharu adalah Syekh Abdul Karim Amrullah. Dia lahir di Nagari Sungai Batang, Maninjau, Sumatra Barat, pada 1879.

Masa kecilnya, sebagaimana anak-anak dari keluarga alim Minangkabau, tidak menempuh pendidikan formal yang dikelola pemerintah kolonial. Saat berusia 15 tahun, Muhammad Rasul, demikian nama kecilnya, berangkat ke Makkah. Di sana, dia tidak hanya beribadah haji, tetapi juga lanjut menuntut ilmu.

Di Masjidil Haram, Muhammad Rasul belajar antara lain kepada Syekh Ahmad Khatib al-Minangkabawi. Dia merupakan seorang imam besar di masjid mulia itu. Yang juga berguru kepada al-Minangkabawi antara lain Syekh Tahir Jalaluddin al-Azhari (sepupu Abdul Karim Amrullah, lahir 1869), Syekh Muhammad Jamil Jambek (lahir 1860), dan Haji Abdullah Ahmad (lahir 1878).

Tujuh tahun lamanya pemuda itu menimba ilmu-ilmu agama di Tanah Suci. Dia sempat pulang ke Tanah Air, tetapi sesudah itu berangkat lagi ke Makkah pada 1903.

Tiga tahun kemudian, pulanglah Muhammad Rasul ke kampung halamannya di Sumatra Barat. Dia bertekad mengamalkan ilmunya dan berdakwah. Ayahanda Buya Hamka itu termasuk yang paling awal memperkenalkan sistem pendidikan modern Islam di Sumatra Barat.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2BD26zA
February 15, 2019 at 08:16PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2BD26zA
via IFTTT

Menhub Minta Garuda Konsisten Turunkan Harga Tiket

Garuda diminta menepati janjinya untuk menurunkan harga tiket hingga 20 persen.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meminta maskapai Garuda Indonesia konsisten dalam menurunkan harga tiket. Budi menilai upaya penurunan harga tiket dari Garuda belum seperti apa yang diumumkan sebelumnya, untuk menurunkan harga tiket hingga 20 persen.

“Saya melihat Garuda harus konsisten, jangan disampaikan (menurunkan harga tiket hingga 20 persen) tapi kemudian ada kelas-kelas yang hilang,” kata Budi di Kantor LKPP, Jakarta Selatan, Jumat (15/2).

Hal itu menurut Budi tidak sesuai karena sebelumnya Garuda sudah mengumumkan kepada publik tentang penurunan harga tiket tersebut. Untuk itu, Budi meminta Garuda Indonesia dapat menepati janjinya untuk menurunkan harga tiket hingga 20 persen.

Budi mengakui dirinya juga sudah mengecek langsung mengenai ketidakkonsistenan Garuda menurunkan harga tiket pesawat. “Iya (cek) subuh-subuh. Saya tadi pagi juga cek harga hari ini masih mahal,” ujar Budi.

Setelah mengetahui hal tersebut, Budi memastikan sudah menyampaikan hal tersebut kepada Garuda Indonesia untuk segera dikoreksi. Untuk itu, Budi meminta Garuda konsisten meski pada beberapa agen penjualan tiket pesawat menyebutkan masih terdapat stok sebelumnya sehingga masih menggunakan harga yang lama.

Sebelumnya, Garuda Indonesia Group mengumumkan penurunan harga tiket untuk semua rute penerbangan sebesar 20 persen. Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Askhara mengatakan penurunan harga tiket tersebut dilakukan sejak kemarin Kamis (14/2).

Dengan begitu, Ari menegaskan semua maskapai di bawah Garuda Indonesia Group yaitu Garuda Indonesia, Citilink Indonesia, Sriwijaya Air, NAM Air menerapkan penuruan harga tiket tersebut untuk semua rute penerbangan. "Ini sejalan dengan komitmen dan upaya peningkatan akses konektivitas udara bagi masyarakat," kata Ari, Kamis (14/2).

Selain itu, Ari menegaskan penurunan tarif tiket pesawat tersebut juga merupakan tindak lanjut dari inisiasi awal Indonesia National Air Carrier Association (INACA). Sebab, sebelumnya penurunan harga tiket menurut Ari baru berlaku di beberapa rute penerbangan.

Hanya saja, hal tersebut terpantau tidak sesuai meski sudah diumumkan. Pengamat penerbangan Alvin Lie menuturkan diskon tersebut tidak diterapkan sepenuhnya untuk semua kursi di setiap penerbangan.

"Saya sudah cek sendiri, kebetulan besok harus terbang ke Solo, harganya Garuda juga tidak berubah. Kenapa begitu? karena memang diskon 20 persen itu hanya beberapa kursi," jelas Alvin kepada Republika.co.id, kemarin.

Hal tersebut menurutnya sangat memperlihatkan pada dasarnya maskapai tidak begitu saja dapat menurunkan harga tiket karena maskapai tidak mau rugi. Untuk itu, hanya sampai 12 kursi yang dijual dengan harga murah namun selebihnya tetap mahal.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SCec6n
February 15, 2019 at 08:13PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2SCec6n
via IFTTT

Mendagri Teken MoU Pengadaan Barang dan Jasa

Kerja sama ini diharapkan mencegah adanya praktik korupsi pengadaan barang dan jasa.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menandatangani Nota Kesepahaman atau Memorandum Of Understanding (MoU) tentang pengadaan barang dan jasa bersama Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), bersama empat Kementerian lainnya yang diimplementasikan dalam e-Katalog sektoral.

Kepala LKPP Roni Dwi Susanto berharap kerja sama ini dapat mencegah adanya praktik korupsi pengadaan barang dan jasa serta pengadaan yang lebih transparan dan akuntabel. Hal ini untuk proses pengadaan yang transparan dan akuntabel dalam rangka implementasi dari aksi pencegahan korupsi.

"Kami berkomitmen untuk proses pengadaan ke depan lebih efisien dan efektif," kata Roni saat menggelar keterangan pers usai menandatangani MOU di Gedung LKPP, Jakarta, Jumat (15/2).

Mendagri berkomitmen membangun hubungan tata kelola pemerintahan, baik pusat maupun daerah dengan Kementrian dan Lembaga  magar efektif dan efisien. Hal ini dilakukan dalam upaya mempercepat reformasi birokrasi pemerintahan yang disertai dengan pemahaman mengenai pengadaan barang dan jasa.

“Kedua, fokus kita bagaimana lebih memahamkan kepada semua daerah khususnya di Kemendagri hal-hal berkaitan permasalahan perencanaan anggaran dan pengadaan barang dan jasa itu fokusnya. Kemudian lebih memahami detail mekanisme pengadaan barang dan jasa,” kata Tjahjo.

Tjahjo mencontohkan Kemendagri  lebih dahulu menggunakan e-Katalog untuk pengadaan barang dan jasa pada Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil. Salah satunya pengadaan KTP elektronik.

“Di Kemendagri kami mulai awal karena pengadaan barang dan jasa yang terbesar di Dukcapil ada blanko KTP elektronik, pengadaan server kemudian blanko-blanko yang berkaitan dengan masalah kartu-kartu kematian, kartu kependudukan dan sebagainya,” ucapnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2TR39my
February 15, 2019 at 08:02PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2TR39my
via IFTTT

Pentingnya Solusi Qurani Hadapi Masalah Menurut Syekh Jaber

Alquran telah mengajarkan sekaligus memberikan solusi kepada umat.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG—Umat Islam harus membiasakan diri menyelesaikan berbagai permasalahan dengan bimbingan Alquran. Tak terkecuali bagi umat yang sedang berjuang melawan penyakitnya.

Bagi yang sedang berbaring karena sakit, Alquran telah mengajarkan sekaligus memberikan solusi kepada umat untuk tetap bersabar dan senantiasa tawakal saat menghadapi cobaan tersebut.

Hal ini diungkapkan Syekh Ali Jaber, saat menyampaikan kultum jamaah Zhuhur, di Masjid Hamidun Kosim, lingkungan Rumah Sakit Islam (RSI) Sultan Agung, Semarang, Kamis (14/2).

Dengan membiasakan menyelesaikan permasalahan yang dihadapi melalui bimbingan Alquran, jelasnya, Insya Allah bisa menjadi perantara kesembuhan, bagi orang- orang yang sedang menderita sakit.

Menurut Syekh Ali, banyak hikmah yang diperoleh oleh orang yang sedang sakit, salah satunya adalah menjadi ‘penggugur’ dosa.

Sebaliknya, bagi orang- orang yang saat ini sedang diberikan kecukupan rezeki, Syeikh Ali juga meminta untuk menikmati dengan cara mensyukurinya.

Manusia tidak perlu khawatir akan kewajiban hari mendatang, sebab Allah SWT pasti akan memenuhinya. 

“Yang menjadi pertanyaan, apakah setelah terpenuhi mau mensyukurinya,” kata tokoh asal Arab Saudi yang telah berkewarganegaraan Indonesia ini.

Menurutnya, masih banyak yang lupa akan rezeki yang diterima hari ini. Orang bisa stres karena terlalu banyak memikirkan kebutuhan esok hari, yang akhirnya menghalalkan segala cara agar bisa terpenuhi.

“Padahal, pada hari esok yang dipikirkan tersebut belum tentu kita masih ada atau masih hidup.  Semua itu karena kehendak Allah,” katanya.

Ulama yang memberikan perhatian penuh dalam mencetak generasi penghafal Alquran ini juga memuji dan mengapresiasi pengurus masjid Hamidun Kosim yang mendirikan Rumah Tahfiz Darus Syifa.

Syeikh Ali juga mendoakan Rumah Tahfiz Darus Syifa, yang masih menjadi bagian dari Masjid Hamidun Kosim ini, senantiasa mendapakan keberkahan, karena tujuannya sangat mulia.

“Saya berharap, suatu saat nanti masjid- masjid di Indonesia akan diimami  para hafiz yang berkualitas, sebagaimana halnya dengan masjid-masjid yang ada di Makkah,” lanjutnya.

Sementara itu, usai menjadi imam shalat Zhuhur dan menyampaikan kultum, Syeikh Ali Jaber juga melakukan kunjungan ke beberapa ruang perawatan. 

Ia juga memberikan doa khusus kepada salah seorang pasien yang sedang menjalani rawat inap di RSI Sultan Agung.

Sementara itu, bagi kalangan karyawan RSI Sultan Agung dan jamaah Zhuhur masjid Hamidun Kosim, kehadiran ulama ini juga merupakan momentum yang sangat spesial. “Karena ceramahnya yang inspiratif,” ungkap Fazza, salah seorang staf RSI Sultan Agung. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DC8QO8
February 15, 2019 at 08:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DC8QO8
via IFTTT

TKN Undang Kepala Daerah Hadir Debat Capres Kedua

Selama ini Pemerintahan Jokowi -JK bersinergi dengan para kepala daerah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma'ruf Amin akan mengundang beberapa kepala daerah untuk hadir dalam debat calon presiden 17 Februari mendatang. Sekretaris TKN Jokowi-Ma'ruf, Hasto Kristiyanto mengatakan, kepala daerah diharapkan memberi testimoni kinerja yang telah dicapai calon presiden pejawat Joko Widodo dalam hal kebijakan energi, pangan dan infrastruktur.

Hal itu sesuai dengan tema debat capres kedua bertema energi, pangan dan infrastruktur. "Dengan demikian beberapa kepala daerah juga kami hadirkan dalam debat tersebut, karena mereka bisa memberi testimoni bagaimana kebijakan kebinakan energi, bagaimana kebijakan di bidang pangan, di bidang infrastruktur," ujar Hasto kepada wartawan di Jakarta, Jumat (15/2).

Menurut Hasto, selama ini Pemerintahan Jokowi -JK bersinergi dengan para kepala daerah untuk membangun masing-masing daerah. Tak hanya itu, banyaknya dukungan kepala daerah kepada Jokowi saat ini juga karena kepala daerah merasakan betul aspirasi didengar oleh Pemerintah.

"Kepala daerah tersebut merasakan betul aspirasinya dilanjutkan dan diimplementasikan dengan baik oleh pemerintahan Pak Jokowi-JK dan koordinasi dengan kepala daerah paling intens dilakukan oleh Pak Jokowi," ujar Hasto.

Sekretaris Jenderal PDIP itu menilai, tema debat kedua calon presiden merupakan tema yang selama ini diprioritaskan Presiden Jokowi. Karenanya ia menilai, tidak ada persoalan yang berarti untuk materi debat tersebut.

Hasto juga memastikan, calon pasangan nomor urut 01 tersebut akan menampilkan gagasan yang berdasarkan kinerja dan yang membumi. "Seperti yang kami janjikan di debat kedua ini akan menampilkan gagasan yang lebih visioner. tetapi berdasarkan pada prestasi dan kinerja pak jokowi sendiri," ujar Hasto.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SDJyd4
February 15, 2019 at 08:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2SDJyd4
via IFTTT

Pengunjung Tanah Abang Diimbau Parkir di Tempat Resmi

Warga yang menggunakan jasa parkir ilegal akan terkena penegakan hukum

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Sigit Wijatmoko mengimbau warga yang akan ke Pasar Tanah Abang untuk parkir di tempat resmi. Selain untuk tidak melanggar lalu lintas, parkir di tempat yang legal juga menghindari dari tarif parkir yang mahal.

"Kepada masyarakat mohon bisa memilih dan memilah. Apa cirinya, bahwa parkir resmi itu dilengkapi dengan rambu atau marka jalan. Di luar marka atau rambu jalan itu artinya parkirnya ilegal," ujar Sigit di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (15/2).

Ia menjelaskan, bagi warga yang menggunakan jasa parkir ilegal akan terkena penegakan hukum oleh petugas. Di antaranya operasi cabut pentil, jika kendaraan roda akan diangkut sedangkan roda empat akan diderek petugas.

Sigit mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan kepolisian akan menindak juru parkir liar. Ia menjelaskan, setiap gedung di Pasar Tanah Abang baik itu Blok A, Blok G, Blok F, dan Blok B dapat mengakomodasi parkir kendaraan.

"Semua gedung punya fasilitas parkir baik Blok A, Blok G, Blok F, Blok B, harusnya itu cukup untuk mengakomodasi," kata Sigit.

Selain itu, ia menambahkan, sepanjang ada rambu P berwarna biru dan ada marka parkir maka itu tempat parkir resmi. Pengguna jasa parkir akan mendapat tanda bukti resmi. Ia melanjutkan, apabila sudah parkir di tempat resmi tetapi mendapatkan tarif yang tidak sesuai maka bisa melaporkannya ke petugas.

"Jadi bahwa tarif jasa layanan, tarif parkir sudah diatur bahwa di Perda (Peraturan Daerah) maupun Pergub (Peraturan Gubernur), tarif on street ada Pergub nomor 31 tahun 2017," jelas Sigit.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2N9k1SM
February 15, 2019 at 07:48PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2N9k1SM
via IFTTT