Pages

Showing posts with label 2018 at 07:15PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 07:15PM. Show all posts

Sunday, December 23, 2018

Debut Mengesankan Piatek di Tanah Italia

Bukan hanya sekadar gol yang diberikan Piatek dalam sebuah sebuah pertandingan.

REPUBLIKA.CO.ID, GENOA -- Krzysztof Piatek, siapa yang kenal dengan nama striker yang satu ini? Orang-orang mungkin hanya kenal dengan Cristiano Ronaldo, Mario Manzdukic, Mauro Icardi, atau Ciro Immobile di Serie A Liga Italia. Namun siapa sangka, striker berusia 23 tahun tersebut saat ini berada di atas deretan nama besar itu dalam daftar pencetak gol sementara di Serie A.

Piatek telah mencetak 13 gol hingga pekan ke-17 Serie A. Sementara Ronaldo 11 gol dan Immobile baru mencetak 10 gol.

Pemain kelahiran Kota Dzierzonlow itu memulai kariernya sebagai pesepak bola profesional bersama dengan Zagłębie Lubin di Liga Polandia dan memulai debutnya melawan Cracovis pada Mei 2014. Dua tahun kemudian Piatek pindah ke klub yang jadi lawannya saat debut tersebut, Cracovia.

Penampilan Piatek sebagai pemuda 21 tahun saat itu cukup impresif. Ia mencetak 32 gol dalam 65 penampilannya untuk klub. Bahkan di musim keduanya bersama Cracovia 2017/2018, ia menjadi pencetak gol terbanyak ketiga di Polandia. Bakat Piatek kemudian dilirik oleh klub asal Italia Genoa. Pada Juni 2018, Piatek menandatangani kontrak selama empat tahun bersama Genoa dengan fee transfer, hanya 4 juta euro.

Dalam debutnya, Piatek langsung tancap gas dengan mencetak empat gol, termasuk hat-trick dalam 19 menit laga berjalan, dan membawa timnya menang 4-0 di Coppa Italia melawan Lecce. Pemain bertinggi 183 cm itu menjalani debutnya di Serie A pada 26 Agustus, dan lagi-lagi mencetak gol dalam kemenangan 2-1 atas Empoli.

Di pekan-pekan berikutnya, Piatek kembali mencetak gol dalam kekalahan Genoa 3-5 oleh Sassuolo, yang diikuti gol lain dalam kekalahan 1-4 atas Lazio. Hal ini menjadikannya sejajar dengan Andry Shevchenko pada 1999 yang mencetak lima gol dalam lima laga perdananya.

Tidak sampai di situ. Gol ke gawang Chievo membuatnya telah mengoleksi 10 gol di semua kompetisi dan berpeluang menjadi pemain pertama di Eropa yang melakukan hal tersebut musim ini. Ia kemudian mewujudkannya setelah mencetak gol ke gawang Frosinone yang membuatnya membukukan delapan gol dalam enam laga.

Gol tersebut menjadikannya debutan terbaik sejak Karl Age Hansen pad 1949-1950. Selanjutnya, Piatek juga menjadi pemain pertama sejak Gabriel Batistuta pada musim 1994/1995 yang mencetak gol di setiap laga dalam tujuh pertandingan di Serie A saat merobek gawang Parma. Sampai saat ini, Piatek telah mencetak 19 gol dari 19 penampilannya bersama I Rossoblu.

Pelatih Genoa Davide Ballardini percaya, bukan hanya sekadar gol yang diberikan Piatek dalam sebuah sebuah pertandingan, melainkan lebih dari itu. Dirinya mengaku kagum dengan kedermawanan Piatek terhadap teman setimnya. ''Dia menahan bola, melihat untuk mengumpan, lari, bertarung dan dia orang pertama yang mencari (peluang),'' ujar Balladini, dikutip dari Squawka, Ahad (23/12).

Bahkan Ballardini sempat menyebut Piatek merupakan pemain dengan paket lengkap. Namun ia tidak ingin memberikan tekanan yang berlebihan kepadanya. Beberapa bahkan mengaitkan Patek dengan striker Tottenham Hotspur Harry Kane atau bahkan bisa disebut sebagai penerus dari seniornya di Polandia, Robert Lewandowski.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2AehIsC
December 23, 2018 at 07:15PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2AehIsC
via IFTTT

Thursday, December 6, 2018

Kiai Ma'ruf Sengaja Ingin Kuruskan Badan

Program diet Kiai Ma'ruf dilakukan sejak 2016.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Calon Wakil Presiden nomor urut 01, KH Ma'ruf Amin mengaku sengaja menguruskan badannya akhir-akhir ini untuk membuat tubuh yang ideal. Karena itu, dia pun membantah jika dirinya dikabarkan semakin kurus lantaran sakit.

"Ada juga yang mengatakan saya kurus. Memang saya menguruskan diri. Sejak 2016 dulu saya terlalu gemuk. Nah itu saya disarankan, coba kuruskan," ujar Kiai Ma'ruf saat berbincang dengan awak media di kediamannya, Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (6/12).

Karena, menurut dia, saat itu berat badannya mencapai 70 kilogram, sedangkan tingginya hanya 156 sentimeter. Karena itu, untuk membuat badannya ideal, maka dirinya disarankan untuk diet. "Oleh karena itu saya sedikit-sedikit menguruskan diri supaya lebih langsing gitu loh," ucap Ketua Umum MUI ini.

Dia pun disarankan oleh dokter agar beristirahat untuk sementara waktu lantaran kakinya terkilir, sehingga dalam beberapa waktu belakangan ini dirinya tidak melakukan kunjungan ke daerah. Kendati demikian, kata dia, banyak pihak yang justru berkunjung ke kediamannya.

"Dan saya walaupun memang tidak ke daerah, tidak kemana-mana, tapi saya di sini menerima berbagai delegasi. Ada yang deklarasi, ada yang dari relawan-relawan. Ada kelompok Gema Jamin. Gerakan masyarakat Jokowi-Ma'ruf Amin. Ada alumni Al Azhar dateng ke sini juga," kata Kiai Ma'ruf.

Bahkan, tambah dia, kemarin ada relawan yang datang jauh-jauh dari Sumatra untuk bertemu dengannya. Jadi, menurut dia, dirinya tidak pernah berhenti berkomunikasi dengan para pendukungnya meskipun sementara ini tidak bisa melakukan kunjungan ke daerah-daerah.

"Jadi sebenernya saya nggak sakit. Dalam arti cuma kaki terkilir. Kalau kaki terkilir jangankan orang tua, anak muda saja bisa pincang. Itu biasa lah," katanya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2PmdOTi
December 06, 2018 at 07:15PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2PmdOTi
via IFTTT

Saturday, December 1, 2018

Indonesia Tutup Prakualifikasi Piala Asia dengan Kemenangan

Namun, timnas basket Indonesia masih melanjutkan tren negatif dalam hal konsentrasi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tim nasional (timnas) bola basket Indonesia menutup prakualifikasi Wilayah Timur Piala Asia FIBA 2021 dengan kemenangan 71-65 atas tuan rumah Thailand di Stadium 29, Sabtu (1/12). Hasil positif tersebut tak memengaruhi nasib Indonesia yang sudah memastikan lolos ke kualifikasi Piala Asia 2021 sebagai salah satu dari empat terbaik prakualifikasi Wilayah Timur.

Dipantau dari laman resmi FIBA di Jakarta, Sabtu, pada pertandingan tersebut, small forward Indonesia Arki Dikania Wisnu tampil sangat baik dengan membuat angka tertinggi untuk timnya, yaitu 17 poin, enam rebound, dan satu assist.

Sementara di kubu Thailand, pemain kelahiran Amerika Serikat Moses Morgan tampil menyolok dengan membuat 35 poin, lima rebound, dan dua assist. Dikatakan menyolok karena setelah Morgan, torehan terbanyak Thailand dalam laga itu adalah 11 poin yang dibuat Chanatip Jakrawan.

Timnas Indonesia juga tampil solid dalam bertahan dengan membuat 40 kali defensive rebound. Ini berbanding jauh dengan Thailand yang cuma membukukan 26 kali defensive rebound.

Namun, Indonesia masih melanjutkan tren negatif dalam hal konsentrasi. Andakara Prastawa dan kawan-kawan membuat 25 kali kesalahan (turn over), lebih banyak dari Thailand yang mencatatkan 17 kali kesalahan.

Dengan demikian, selama prakualifikasi wilayah timur Piala Asia 2021, Indonesia mencatatkan tiga kemenangan, yakni dari Singapura, Macau, dan Thailand dari lima pertandingan yang dijalani. Kekalahan terjadi ketika menghadapi Malaysia dan Guam.

Hasil itu membuat Indonesia yang dilatih Fictor Roring berada di peringkat empat klasemen prakualifikasi wilayah timur Piala Asia 2021 dengan delapan poin. Sejatinya, jumlah poin itu sama dengan Malaysia (peringkat kedua) dan Thailand di tempat ketiga, tetapi Indonesia kalah head to head pertemuan antarketiga tim tersebut.

Tim terbaik prakualifikasi wilayah timur adalah Guam yang tak pernah kalah dari lima laga. Sementara, dua peringkat terbawah diduduki Singapura serta Macau.

Setelah dipastikan lolos ke kualifikasi Piala Asia 2021 yang rencananya digelar pada 2019, timnas Indonesia masih memiliki tugas berat karena ditargetkan lolos ke putaran final Piala Asia 2021 demi tampil di Piala Dunia pada tahun 2023.

Meski menjadi tuan rumah Piala Dunia tersebut bersama Jepang dan Filipina, Indonesia tak serta-merta berhak langsung bermain di putaran final.

Federasi Bola Basket Dunia (FIBA) menyaratkan tim Merah Putih harus lolos ke delapan besar Piala Asia 2021 agar bisa tampil di Piala Dunia tahun 2023. Jika gagal memenuhi itu, Indonesia praktis hanya menjadi penyelenggara turnamen.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Q8m12E
December 01, 2018 at 07:15PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Q8m12E
via IFTTT

Erick Thohir Dorong Milenial Muslim Memajukan Industri halal

Erick juga meminta generasi muda muslim Indonesia mengembangkan ekonomi kreatif

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Erick Thohir menyebut keberadaan 260 juta warga Indonesia yang 87 persen beragama Islam merupakan sebuah keberkahan. Dengan jumlah sebanyak itu, muslim di tanah air tak hanya menjadi pasar yang menarik jika dilihat dari sudut pandang industri produk-produk halal. 

Akan tetapi lebih jauh berpotensi sebagai produsen produk halal dengan sasaran yang lebih global. Oleh karena itu, untuk lebih memaksimalkan kekuatan ekonomi muslim di Indonesia agar menjadi lebih besar, generasi muda muslim harus memanfaatkan peluang dan perkembangan era terkini sehingga menjadi produsen sekaligus leader di industri halal dunia.

"Dengan kapasitas penduduk muslim terbesar, saatnya kita menjadi produsen produk halal terbesar pula dan tidak hanya menjadi  konsumen industri," ujar Erick di Jakarta, Sabtu (1/12). Hal tersebut disampaikan Erick saat menyampaikan presentasi bertajuk, How To Be Part of Big Thing in Industry, di acara Jakarta Halal Things yang berlangsung di Senayan City, Jakarta. 

Dalam forum yang dhadiri ratusan peserta itu, founder dan chairman Mahaka Group tersebut juga memaparkan strategi bisnis bagi muslim di tengah perkembangan teknologi dan digitalisasi di era terkini.

"Saat ini, kita memasuki revolusi industri 4.0 dimana knowledge dan human capital memegang peranan penting. Hal itu harus ditangkap dan diolah oleh generasi muda muslim Indonesia dengan inovasi-inovasi dan mengembangkan ekonomi kreatif. Digitalisasi di industri jangan menjadi hal yang ditakutkan. Tapi harus dilihat sebagai opportunity yang bisa membawa manfaat bagi orang lain," lanjutnya.

Menurut Erick, banyak sektor di dunia islam yang bisa lebih dikembangkan secara ekonomi. Mulai dari makanan halal, keuangan syariah, travel, mode,  fashion, dan industri farmasi serta kosmetik halal.

"Itu peluang yang harus ditangkap generasi muda muslim Indonesia agar mampu membuat lebih " big" potensi yang ada. Apalagi, kemajuan ekonomi Indonesia, stabilitas pemerintahan, dan keamanan situasi politik ekonomi di negeri ini sangat kondusif untuk munculnya para enteprenuer muda sukses di industri online, waralaba, dan industri kreatif lainnya," ungkap Erick

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Rmf4HI
December 01, 2018 at 07:15PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Rmf4HI
via IFTTT

Wednesday, November 28, 2018

Menristekdikti: Perguruan Tinggi Jangan Asyik Sendiri

Jumlah PT di Indonesia jauh lebih banyak dari negara-negara di ASEAN.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Perguruan tinggi-perguruan tinggi di Indonesia dinilai selama ini telah keasyikan mengurusi dirinya sendiri. Sehingga mereka lupa jika pada era disrupsi kali ini penting untuk melakukan kolaborasi dengan pihak lain, termasuk dunia industri.

"Dunia pendidikan tinggi selama ini terlalu asyik dengan dunianya sendiri," kata Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Ristekdikti), Mohamad Nasir, usai meresmikan Honeywell-UGM Connected Laboratory di Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM), Rabu (28/11).

Oleh karena itu, kata Nasir, dunia pendidikan tinggi harus segera berbenah jika tak ingin tertinggal dari negara lain. Ia mengeluhkan salah satu masalah yaitu rendahnya jumlah peneliti yang dihasilkan oleh perguruan tinggi di Indonesia.

Nasir memaparkan, rasio jumlah peneliti dengan jumlah penduduk di Indonesia adalah 1.000 peneliti berbanding 1 juta penduduk. Angka ini jauh lebih rendah dari negara-negara tetangga sebut saja Singapura dan Malaysia.

Di Singapura, rasio jumlah peneliti dengan jumlah penduduk di Singapura adalah 9.000 peneliti per satu juta penduduk. Sedangkan Malaysia hampir 3.000 peneliti per satu juta penduduk.

Padahal, kata Nasir, jumlah perguruan tinggi di Indonesia jauh lebih banyak daripada negara-negara tersebut, yaitu sebanyak 4.600.

Bahkan jumlah perguruan tinggi yang dimiliki Indonesia tersebut dua kali lebih banyak daripada jumlah perguruan tinggi yang dimiliki Cina. Padahal jumlah penduduk Indonesia hanya seperenam jumlah penduduk negara Tirai Bambu tersebut.

Nasir pun sudah mengeluarkan kebijakan untuk menggabungkan sejumlah perguruan tinggi (PT). "Sikap saya (PT-PT tersebut-Red) harus merger," kata Nasir.

Ia juga mengkritisi banyaknya fakultas di perguruan tinggi saat ini. Padahal antara satu dengan lain fakultas tersebut sebenarnya berkaitan.

"Siapa yang akan menyangkal kalau fakultas teknik dengan MIPA (Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam-Red) itu terkait? Begitu juga dengan ilmu-ilmu sosial seperti hukum, ekonomi dan sosial politik?" tanya Nasir.

Menurut dia, alangkah lebih baik jika fakultas-fakultas tersebut dilebur menjadi satu. Dengan demikian kampus akan lebih efisien, lebih produktif, dan lebih inovatif. "Kita ini terbiasa melakukan segala sesuatu secara parsial. Kita harapkan jika terintegrasi akan lebih efisien," ujar Nasir.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2SkFQk1
November 28, 2018 at 07:15PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2SkFQk1
via IFTTT

Monday, November 26, 2018

Peternak Unggas Diimbau Fokus Produksi

Blitar merupakan basis terbesar produksi unggas.

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA – Peternak unggas di seluruh Indonesia diimbau fokus memenuhi permintaan pasar. Mereka tidak perlu menghiraukan provokasi dan penggiringan isu yang merusak iklim produksi unggas yang pada akhirnya mengganggu proses produksi sehingga merugikan mereka sendiri.

“Harusnya kita sebagai pelaku usaha bersama-sama fokus membangun negeri ini, tidak ricuh sendiri-sendiri dan saling tuding yang justru membuat iklim usaha tidak kondusif”, ujar Ade M Zulkarnain selaku Ketua Umum Himpunan Peternak Unggas Lokal Indonesia (Himpuli) dalam keterangan tertulis kepada Republika.co.id pada Senin (26/11).

Himpuli menyayangkan keluarnya petisi ragunan yang dinilai merusak stabilitas peternakan. Petisi yang dihasilkan segelintir oknum pegiat peternakan itu di antaranya menyuarakan pemerintah yang tidak mempermasalahkan harga mahal dengan berbagai kebijakan. Sedangkan di hilir, harga disesuaikan dengan mekanisme pasar.

Pemerintah juga tidak fokus mengelola kebijakan pertanian di dua sisi tadi, sehingga dianggap menyulitkan dan membingungkan para peternak. Ade menegaskan petisi tersebut tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan. Dari awal pihaknya tidak mengutus perwakilan untuk menandatangani aspirasi yang dinilainya sepihak.

Mereka ingin lebih fokus mengembangkan usahanya sekaligus menyukseskan program Bekerja (Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera) Kementerian Pertanian. Ia katakan bahwa sejak pertengahan tahun 2018 sampai saat ini, Himpuli bersama-sama dengan peternak unggas lokal fokus mendukung program Pemerintah untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan rumah tangga miskin (RTM).

“Assosiasi kami sangat berterimakasih kepada upaya Kementan dalam meningkatkan pemberdayaan peternak lokal. Kami berharap unggas lokal dapat menjadi tuan rumah di negeri sendiri, yang memberikan kontribusi minimal 25 persen dari total produksi unggas nasional”, kata Ade.

Rofi Ketua PPRN (Paguyuban Peternak Rakyat Nasional) Blitar yang menyatakan bahwa perwakilannya tidak ada yang hadir dalam petisi Ragunan. “Kami peternak Blitar sudah bertahun-tahun mencari nafkah dengan usaha ternak ayam petelur, terima kasih kepada Bapak Menteri Pertanian dan jajaranya yang selalu berusaha membantu peternak untuk terus hidup dan berkesempatan mencari nafkah serta membantu memajukan bangsa”, ujarnya.

Blitar merupakan basis terbesar produksi unggas dan produk turunannya di tingkat nasional. Sebanyak 4.321 keluarga di sana terlibat aktif dalam peternakan unggas layer (petelur). Di sana mereka memenuhi kebutuhan pakan unggas berupa jagung dan tanaman pangan lainnya secara mandiri dari pertanian lokal. Dari 7.600 ton produksi telur nasional, 40 persennya dihasilkan dari Jawa Timur. Paling besar berasal dari Kabupaten Blitar, tempat Rofi dan teman-temannya dari PPRN mengelola peternakan unggas.

Peternakan unggas di sana sudah dibangun secara masif sejak 1973 oleh pemerintah. Ketika itu ada tiga orang warga Blitar yang terlibat aktif membangun peternakan unggas: Siswoyo, Suyono, dan Masngut. Lambat laun mereka mengajak warga sekitar untuk ikut beternak unggas. Hasilnya mereka manfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan sehingga taraf kehidupan mereka kian meningkat dari tahun ke tahun.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2QllPwf
November 26, 2018 at 07:15PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2QllPwf
via IFTTT

Ini Peraih Anugerah Tenaga Kependidikan Madrasah Berprestasi

Guru mengemban amanah, fungsi dan kehormatan untuk mendidik anak-anak.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Kementerian Agama mengumumkan para pemenang Anugerah Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Berprestasi 2018.

Anugerah GTK Madrasah Berprestasi tersebut diserahkan oleh Menag Lukman Hakim Saifuddin, Dirjen Pendidikan Islam Kamarudin Amin, Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah Suyitno, dan Direktur KSKK A.Umar.

Penyerahan anugerah yang bertepatan dengan Hari Guru Nasional 2018 ini digelar di Dyandra Covention Hall, Surabaya, Ahad (25/11) malam. Menag mengatakan bahwa tugas mendidik sangat mulia. Sebab, peradaban bangsa manapun terbentuk berkat adanya para guru yang tak henti mentransmisikan ilmu pengetahuan kepada anak didiknya.

Guru mengemban amanah, fungsi dan kehormatan untuk mendidik anak-anak, sekaligus menjadi teladan menata peradaban.  "Mari kita senantiasa menjaga rasa cinta kepada diri. Hanya dengan cinta, kita bisa mendidik anak-anak, tidak dengan amarah dan murka," kata Menag.

Berikut Peraih Anugerah Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah Berprestasi 2018.

Kategori Guru Raudlatul Athfal

1. Juara I, Istikomah, RA Muslimat NU Masyithoh 07 Pabean, Jawa Tengah

2. Juara II, Maryatun, RA An Nahl Jakarta Barat, DKI Jakarta

3. Juara III, Salsiyah, RA Alhusna, DI Yogyakarta

4. Juara Harapan I, Juairiah, RA Fathun Qarib Kota Banda Aceh

5. Juara Haran II, Irma Suryani, RA Nurul Huda NW Narmada, Nusa Tenggara Barat

Kategori Guru Madrasah Ibtidaiyah

1. Juara I, Alpirudiwan, Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Kota Padang, Sumatera

Barat

2. Juara II, Supriyadi, MI Muhammadiyah Karanganyar, Jawa Tengah

3. Juara III, Suhelli, MIN 6 Banda Aceh Aceh/NAD

4. Harapan I, Pahriati, MIN 1 Kapuas, Kalimantan Tengah

5. Harapan II, Rokhman, MIN 4 Jakarta Selatan, DKI Jakarta

Kategori Guru Madrasah Tsanawiyah

1. Juara I Muhammad Hatta, MTsN 38 Jakarta Utara, DKI Jakarta

2. Juara II, Ely Widayati, MTs Negeri 2 Bantul DI Yogyakarta

3. Juara III, Kristini, MTs Negeri 1 Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah

4. Harapan I, Luluk Hariroh, MTsN 1 Kota Malang Jawa Timur

5. Harapan II, Kasmiatang, MTsN 2 Maros Sulawesi Selatan

Kategori Guru Madrasah Aliyah

1. Juara I, Nurchaili, MAN 4 Aceh Besar Aceh/NAD

2. Juara II, Resmaleni, MAN 2 Kota Serang Banten

3. Juara III, Miftakul Fikri, MAN Manokwari Papua Barat

4. Harapan I, Lidia Mubarrak, MAN 1 Kuantan Sengingi Riau

5. Harapan II, Latipah Hanum Lubis, MAN 2 Kota Jambi Jambi

Kategori Kepala Raudlatul Athfal

1. Juara I, Siti Maisaroh, RA Ulul Albab Jawa Timur

2. Juara II, Dessy Lisnayanti, RA Zidni 'Ilma Jawa Tengah

3. Juara III, Mastiti Subur, RA Harapan Bangsa DI Yogyakarta

4. Harapan I, Siti Husnah, RA Al-Ikhlas Bali

5. Harapan II, Sri Andayani, RA Uswatun Hasanah DKI Jakarta

Kategori Kepala Madrasah Ibtidaiyah

1. Juara I, Zulfikah Nur, MIN 1 Takalar Sulawesi Selatan

2. Juara II, Hj. Haniah Mase, MIN 14 Al-Azhar Asy Syarif Indonesia DKI Jakarta

3. Juara III, Juli Iswanto, MIS Al Washliyah Sumatera Utara

4. Harapan I, Kasmad Rifangi, MI Ma'arif Sendang D.I Yogyakarta

5. Harapan II, Hj. Ummiyani, MIN 9 Kota Banda Aceh Aceh/NAD

Kategori Kepala Madrasah Tsanawiyah

1. Juara I, Mappataliang, MTsN 2 Kendari Sulawesi Tenggara

2. Juara II, Abdul Hadi, MTsN 4 Banjarmasin Kalimantan Selatan

3. Juara III, Etyk Nurhayati, MTs Negeri 5 Sleman DI.Yogyakarta

4. Harapan I, Abdul Hafid H, MTsN Pangkep Sulawesi Selatan

5. Harapan II, Rus'ansyah, MTs An Nur Kalimantan Tengah

Kategori Kepala Madrasah Aliyah

1. Juara I, Mariani, MAN 1 Aceh Tengah Aceh/NAD

2. Juara II, Wiranto Prasetyahadi, MAN 1 Yogyakarta Daerah Istimewa Yogyakarta

3. Juara III, H. Lalu Syauki MAN 2 Mataram Nusa Tenggara Barat

4. Harapan I, Antoni Iswantoro, MAN 1 Metro Lampung

5. Harapan II, Sriyadi, MAN Kapuas Kalimantan Tengah

Kategori Pustakawan Madrasah

1. Juara I, Nuzul Hidayah Yuningsih, MAN 3 Sleman DI Yogyakarta

2. Juara II, Lely Kurniawati, MTs NU Trate Jawa Timur

3. Juara III, Mariaton, MTsN Model Banda Aceh 1 Aceh/NAD

4. Harapan I, Khustaniah, MTs Negeri 2 Mataram Nusa Tenggara Barat

5. Harapan II, Tina Marlinda, Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Bandar Lampung

Kategori Laboran Madrasah

1. Juara I, Nurmahni Harahap, MTsN 1 Banda Aceh Aceh/NAD

2. Juara II, Sutrisno, Thoriqotul Ulum Jawa Tengah

3. Juara III, Nita Rachmawati, MAN Buleleng Bali

4. Harapan I, Siti Suwarni, MTs N 5 Sleman DI Yogyakarta

5. Harapan II, Safrawita, MAN Tanjungpinang Kepulauan Riau

Kategori Pengawas Madrasah

1. Juara I, Idi Joko Sudono, Kanwil Kemenag Jawa Tengah, Jawa Tengah

2. Juara II, Rokhman, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulang Bawang

Lampung 

3. Juara III, Yurhadi Ghani, Kemenag Kabupaten Tangerang Banten

4. Harapan I, Ahmad Ikmal, Kankemenag Kabupaten Lombok Tengah Nusa Tenggara

Barat

5. Harapan II, Widad Arifin, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi Jawa Barat

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2DLRWi5
November 26, 2018 at 07:15PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2DLRWi5
via IFTTT

Friday, November 23, 2018

JK: Penunjukan Andika Jadi KSAD tak Terkait Hendropriyono

Wapres memastikan penunjukan Andika telah melewati penilaian sesuai standar.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Presiden RI Jusuf Kalla menegaskan, penunjukan Jenderal TNI Andika Perkasa sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) baru tidak berkaitan dengan statusnya sebagai menantu mantan Kepala Badan Intelijen Negara A.M. Hendropriyono. JK mengatakan Andika Perkasa telah melewati penilaian sesuai dengan standar.

"Jika karena menantu mantan Kepala BIN lantas Andika Perkasa tidak bisa ditunjuk sebagai KSAD, Pemerintah sama saja melakukan diskriminasi," kata Wapres Jusuf Kalla kepada wartawan di Istana Wakil Presiden RI, Jakarta, Jumat (23/11).

"Kalau dia dekat dengan mantan kepala BIN, dia langsung tidak boleh (jadi KSAD), berarti kita diskriminasi kan. Anda mengatakan jangan diskriminasi, mau anaknyakah, mau kawannyakah atau familinya. Kalau nanti lain kali ada famili saya yang jadi pejabat, itu kan diskriminasi kepada saya kan," katanya.

Wapres menegaskan kembali pernyataan Presiden Joko Widodo bahwa penunjukan mantan Komandan Paspampres tersebut sudah mencakup penugasan yang luas dan melewati penilaian sesuai dengan standar. "Penugasan daripada Andika ini kan sudah luas sekali, sudah melampaui semua penilaian yang dibutuhkan sebagai seorang KSAD. Jadi, itu pilihan-pilihan yang baik," kata Wapres.

Baca juga: KSAD Andika Perkasa: Terserah Orang Mau Ngomong Apa

Penunjukan Andika sebagai KSAD menggantikan Jenderal TNI Mulyono karena pensiun menuai sejumlah kritik, antara lain, terkait dengan keterlibatannya dalam tewasnya tokoh politik di Papua dan statusnya sebagai mantu A.M. Hendropriyono. Andika mengatakan bahwa penunjukannya sebagai KSAD telah sesuai dengan prosedur dan enggan menanggapi kritik tersebut.

"Monggo mau ngomong apa juga saya kondisinya begini, keadaan saya begini, dan dari dahulu juga begini enggak ada yang saya komentari lagi, terserah," kata Andika Perkasa setelah dilantik sebagai KSAD di Istana Negara Jakarta, Kamis (22/11).

Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa keputusannya mengangkat Andika tersebut sudah diperhitungkan dari sisi pengalaman, rekam jejak, dan sejarah pendidikannya.

"Sekali lagi semuanya kan ada hitung-hitungannya, terutama pengalaman dan rekam jejak. Berkaitan dengan pendidikan-pendidikan yang telah dijalani semuanya kami lihat," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) setelah melantik Jenderal TNI Andika Perkasa sebagai KSAD.

Andika memiliki pengalaman bertugas di berbagai kesatuan di antaranya Kopassus, Kodiklat, Pangdam, Kostrad, bahkan menjadi Danpaspamres.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2QdBv4A
November 23, 2018 at 07:15PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2QdBv4A
via IFTTT

Thursday, November 22, 2018

Baiq Nuril decision based on legal facts: Supreme Court

Supreme Court says Baiq Nuril was found guilty based on facts of the trial.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Supreme Court (MA) spokesman Agung Abdullah said judges only assessed legal facts when examining and deciding cases, including in Baiq Nuril Maknun case. Baiq was found guilty by Supreme Court for violating Article 27 paragraph 1 Law No. 11/2008 on Information and Electronic Transactions (ITE).

“Judges stick to legal facts revealed in the trial as the statements conveyed in courtroom are given under an oath,” Abdullah said on Thursday (Nov 22).

Abdullah explained all information outside the courtroom would not be considered. Based on the facts of the trial, Baiq was found guilty, he said.

This case of abuse at work occurred when Baiq as an administration staff at SMAN 7 Mataram harrassed for many times by Muslim, the principal. Muslim often contacted Baiq and during conversations, he told stories of his sexual experiences with other women, who were not his wife.

Uncomfortable with this ordeal, Baiq recorded those conversations to prove she had no affair with the principal and to serve as evidence while reporting the matter to the law enforcement apparatus.

Mataram District Court had previously found Baiq Nuril not guilty of the charges in July 2017. At the trial, the District Court judges even stated that the element "without the right to distribute and/or transmit and/or access to electronic information/electronic documents" was not proven, as it was not Baiq, who had circulated the conversation but other parties.

However,  prosecutors submitted a cassation petition to the Supreme Court shortly after. The Supreme Court then awarded a six-month jail term to Baiq and imposed a fine of Rp500 million for violating Article 27, paragraph (1) of the Law on Information and Electronic Transactions for spreading details of immoral conversations with the principal of Mataram 7 High School.

Currently, Mataram District Attorney decided to postpone execution for Baiq, following a postponement decision by Attorney General Office. The postponement of the execution was based on legal, humanitarian and justice considerations.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Qgxnkg
November 22, 2018 at 07:15PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Qgxnkg
via IFTTT

Wednesday, November 21, 2018

Laporkan Pelaku Pelecehan, Nuril Dapat Perlindungan LPSK

LPSK menilai Baiq Nuril selain sebagai terdakwa juga korban pelecehan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) resmi memberikan perlindungan kepada Baiq Nuril, mantan guru honorer di sebuah SMAN di Mataram, yang ditetapkan sebagai terdakwa kasus perekaman percakapan mesum. LPSK resmi memberikan perlindungan kepada Baiq Nuril setelah Nuril menandatangani surat permohonan perlindungan kepada LPSK di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Rabu (21/11).

Pada kesempatan tersebut, Baiq Nuril didampingi oleh anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Rieke Diah Pitaloka, anggota Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan Masruchah, dan anggota tim kuasa hukum Baiq Nuril. Sedangkan, dari LPSK hadir, Wakil Ketua LPSK Hasto Atmojo Suroyo dan Askari Razak.  

Menurut Hasto Atmojo, perlindungan yang dilakukan LPSK terhadap saksi dan korban biasanya dilakukan setelah saksi dan korban memohon perlindungan. Namun, pada kasus hukum yang dihadapi Nuril, LPSK melihat proses hukum yang dilakukan bergeser dari pokok persoalan dan Nuril sesungguhnya selain menjadi terdakwa juga menjadi korban.

"LPSK menawarkan perlindungan kepada Baik Nuril maupun keluarganya. Kami sudah menyiapkan formulir surat permohonannya," kata Hasto.

Ia menjelaskan, dalam perspektif LPSK, penawaran ini sebagai bentuk proaktif dalam memberikan perlindungan sekaligus mendorong agar proses hukum yang dihadapi Baiq Nuril selesai sesuai dengan proporsinya. "LPSK juga akan menawarkan kepada saksi lainnya, yang tidak berani mengungkapkan kesaksiannya karena ketakutan," katanya.

Tim LPSK, menurut Hasto, akan mendatangi Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), untuk memberikan perlindungan, agar para saksi berani memberikan kesaksian. Pada kesempatan tersebut, Baiq Nuril berharap adanya perlindungan dari LPSK membuat dirinya lebih tenang dalam menghadapi proses hukum yang dihadapinya.

Sementara itu, anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Rieke Diah Pitaloka menyambut positif perlindungan dari LPSK terhadap Baiq Nuril. Menurut Rieke, Baiq Nuril adalah korban sehingga perlu mendapat perlindungan.

Rieke juga menyatakan kaget atas putusan Mahkamah Agung yang menganulir putusan Pengadilan Negeri Mataram, padahal pada putusan Pengadilan Negeri Mataram, telah memenangkan Baiq Nuril karena dari fakta-fakta persidangan, pelanggaran terhadap UU IT tidak terbukti dan majelis hakim menolak semua tuduhan.

Baca juga: 'Serangan Balik' Baiq Nuril demi Tegaknya Hukum Berkeadilan

Baiq Nuril yang merupakan mantan staf tata usaha di SMAN 7 Mataram, mengaku mendapat pelecehan pada pertengahan 2012. Saat itu, Nuril masih berstatus sebagai pegawai honorer di SMAN 7 Mataram.

Satu ketika dia ditelepon oleh atasannya berinisial M. Perbincangan antara M dan Nuril berlangsung selama kurang lebih 20 menit. Dari 20 menit perbincangan itu, hanya sekitar lima menit yang membicarakan soal pekerjaan. Sisanya, M malah bercerita soal pengalaman seksualnya bersama dengan wanita yang bukan istrinya.

Perbincangan itu pun terus berlanjut dengan nada-nada pelecehan terhadap Nuril. Terlebih, M menelepon Nuril lebih dari sekali. Nuril pun merasa terganggu dan merasa dilecehkan oleh M melalui verbal. Tak hanya itu, orang-orang di sekitarnya menuduhnya memiliki hubungan gelap dengan M.

Merasa jengah dengan semua itu, Nuril berinisiatif merekam perbincangannya dengan M. Hal itu dilakukannya guna membuktikan dirinya tak memiliki hubungan dengan atasannya itu. Kendati begitu, Nuril tidak pernah melaporkan rekaman itu karena takut pekerjaannya terancam.

Hanya saja, ia bicara kepada Imam Mudawin, rekan kerja Baiq, soal rekaman itu. Namun, rekaman itu malah disebarkan oleh Imam ke Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Mataram.

Diketahui, penyerahan rekaman percakapannya dengan M, hanya dilakukan Nuril dengan memberikan ponsel. Proses pemindahan rekaman dari ponsel ke laptop dan ke tangan-tangan lain sepenuhnya dilakukan oleh Imam.

Merasa tidak terima aibnya didengar oleh banyak orang, M pun melaporkan Nuril ke polisi atas dasar Pasal 27 Ayat (1) Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Padahal rekaman tersebut disebarkan oleh Imam, namun malah Nuril yang dilaporkan oleh M.

Kasus ini pun berlanjut hingga ke persidangan. Setelah laporan diproses, Pengadilan Negeri Mataram memutuskan Nuril tidak bersalah dan membebaskannya dari status tahanan kota.

Kalah dalam persidangan, Jaksa Penuntut Umum mengajukan banding hingga kasasi ke Mahkamah Agung. Singkat cerita pada 26 September 2018 lalu, MA memutus Nuril bersalah dan menghukumnya dengan pidana enam bulan penjara dan denda Rp 500 juta.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Fy4ETZ
November 21, 2018 at 07:15PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Fy4ETZ
via IFTTT

Tuesday, November 20, 2018

Kiai Ma'ruf Imbau Pendukung Capres Selalu Rukun

Kiai Ma'ruf meminta seluruh pendukung capres-cawapres menjaga sikap toleran.

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN -- Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 1 KH Ma'ruf Amin menyerukan, agar para pendukung capres-cawapres untuk terus menjaga sikap toleran dengan tidak saling bertengkar. Apalagi, Nabi Muhammad SAW juga sudah menunjukkan jalan kelembutan adalah yang bisa merubah.

Hal itu disampaikan Kiai Ma'ruf dalam tausiahnya dalam perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diadalah oleh Relawan Jokowi-Ma'ruf Amin (Jamin) di Kota Medan, Selasa (20/11). Acara itu dihadiri oleh lebih dari 4000 ribuan warga dan majelis taklim setempat. Hadir Menantu Presiden Jokowi Bobby Siregar, Ustad Yusuf Mansur, dan Walikota Binjai H. Muhammad Idaham.

"Jadi berbeda partai pun, harus toleran juga. Sesama anggota partai tidak perlu bertengkar. Berbeda capres, sebagai bangsa, kita harus tetap rukun. Inilah namanya toleran," kata Kiai Ma'ruf dalam keterangan tulis yang diterima Republika, Selasa (20/11).

Kiai Ma'ruf mengatakan, perilaku cinta dan kasih sayang diantara sesama harus terus dikedepankan dan diutamakan. Kiai Ma'ruf mengibaratkan seluruh rakyat Indonesia seperti satu badan. Jika satu anggota badan merasa sakit, maka anggota badan yang lain pun juga akan sakit.

"Ini yang kita pahami. Maka berbeda agama, berbeda suku, tetap kita membangun mawaddah wa rahmah. Bukan saling membenci dan saling memusuhi," ujarnya.

Kiai Ma'ruf bercerita bagaimana memprihatinkannya di sejumlah negara di Timur Tengah. Sesama umat Islam di sana, bisa saling terlibat konflik. Hal itu terjadi di Suriah, Yaman, dan Afghanistan. Kiai asal Banten dan punya darah Madura itu menegaskan, bahwa umat Islam Indonesia tak boleh seperti itu.

"Karena kita berpegangan pada prinsip ukhuwah islamiyah, sesama umat Muslim, sesama warga negara Indonesia," ucapnya.

Diceritakan oleh Kiai Ma'ruf, bahwa Nabi Muhammad SAW mampu mengubah perilaku umat di jamannya dalam waktu 21 tahun. Dan dalam mengajak untuk berubah, Nabi Muhammad melakukannya dengan sangat santun.

Cara nabi itupun dipakai oleh para kiai pada jaman Nusantara. Ulama-ulama itu menasehati, bukan memaki-maki. Mengajak, bukan mengejek, dan merangkul bukan memukul, kata Kiai Ma'ruf. Dengan cara santun itulah Indonesia bisa menjadi negara Muslim terbesar di dunia seperti saat ini.

"Sebagian besar kita ini adalah umat Muslim. Dengan kesukarelaan, tidak ada paksaan. Tidak ada paksaan dalam agama. Tidak ada intimidasi. Tidak ada teror," kata Kiai Ma'ruf.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2OTU7SC
November 20, 2018 at 07:15PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2OTU7SC
via IFTTT

Sunday, November 18, 2018

Tax Holiday Dorong Pengusaha Tingkatkan Investasi

Pelaku usaha tentu menyambut positif.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Komite Tetap ICT Agribisnis Kadin, Andi Bachtiar menilai paket kebijakan ekonomi 16 yang dikeluarkan pemerintah terkait tax holiday merupakan angin segar bagi pengusaha. Ia menjelaskan dengan kebijakan tax holiday maka akan mendorong pengusaha bisa meningkatkan investasi.

Andi menjelaskan investasi ini akan disambut baik dari pengusaha lokal maupun investasi dari asing. Ia menilai investasi asing bisa terdorong masuk dan bisa meningkatkan produktifitas UMKM dengan masuknya investasi asing.

"Pelaku usaha tentu menyambut positif terutama dakam hal perluasan sektor investasi  yang akan memperoleh tax holiday mendorong peningkatan investasi baik oleh investor PMA maupun PMDN," ujar Andi saat dihubungi Republika.co.id, Ahad (18/11).

Hal ini kata Andi bisa mendorong juga investasi di sektor UMKM. Ia menilai tak perlu ada kekhawatiran bagi UMKM tak bisa bersaing, karena nantinya investasi yang masuk bisa untuk mendongkrak permodalan UMKM. Di sisi lain, adanya kolaborasi yang bisa mendorong perekonomian kelas menangah.

"Tentu industri  lokal harus siap bersaing tetapi sekaligus kolaborasi dlm transfer teknologi dan knowledge," ujar Andi.

Di satu sisi kata Andi paket kebijakan 16 ini juga tidak menampik bahwa mengharuskan para pengusaha untuk bisa meningkatkan Devisa Hasil Ekspor (DHE). Andi menilai, pemerintah selain mendorong pengusaha untuk patuh terhadap DHE, harapannya pemerintah juga bisa meningkatkan kepastian hukum, iklim investasi dan stabilitas politik dan keamanan.

"Tentu lagi lagi iklim kondusif ,kepastian hukum, stabilitas politik  dan keamanan. Salah satu targetnya memang adalah devisa hasil sektor agribisnis. Kita mengharapkan jiwa patriotik para pelaku usaha agro," ujar Andi.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2qT07RL
November 18, 2018 at 07:15PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2qT07RL
via IFTTT

Saturday, November 17, 2018

Borobudur Marathon Butuh 5 Tahun Samai Boston Marathon

Track Borobudur Marathon 2018 telah mengantongi sertifikat.

REPUBLIKA.CO.ID, MAGELANG -- Borobudur Marathon setidaknya masih butuh lima tahun lagi untuk bisa masuk hajat World Marathon Majors, sekelas Boston Marathon, Berlin Marathon atau Tokyo Marathon. Kendati begitu pihak penyelenggara memiliki tekad dan mimpi yang besar untuk menjadikan Borobudur Marathon sebagai salah satu kalender penyelenggaraan marathon papan atas dunia tersebut.

Ketua Yayasan Borobudur Marathon, Liem Chie An mengungkapkan, penyelenggara Borobudur Marathon 2018 Powered by Bank Jateng memang terus berupaya melakukan perbaikan dari sisi penyelenggaraan. “Termasuk mengemas hajat ini yang tidak hanya sekedar lomba marathon,” ujarnya pada sesi Konferensi Pers 15 Jam Menuju Start di Hotel Grand Artos, Kota Magelang, Jawa Tengah, Jumat (17/11).

Hal ini dilakukan agar hajat lomba marathon ini memiliki kualitas yang lebih baik. Ia mengaku pernah menimba pengalaman langsung dari Ketua Yayasan Boston Marathon. Masih banyak hal yang harus dilakukan dan kerja keras untuk bisa menjadikan hajat Borobudur Marathon ini sebagai marathon papan atas dunia.

“Saya pun memiliki keinginan besar hajat di kampung halaman saya ini bisa menjadi marathon kelas dunia, yang mengangkat nama Borobudur dan Indonesia,” katanya.

Harapan besar juga disampaikan Direktur Utama (Dirut) Bank Jateng, Supriyatno. Menurutnya, Bank Jateng sangat mendukung Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk mengembangkan sport tourism di kawasan wisata Borobudur guna membangkitkan perekonomian di sekitarnya.

Ia juga mengharapkan penyelenggaraan Borobudur Marathon bisa menjadi agenda marathon begengsi di level internasional. Dengan perbaikan dalam penyelanggaraan ia pun optimis hal tersebut bakal terwujud.

“Kalau melihat kerja keras penyelenggara seperti sekarang ini, empat tahun ke depan bisalah jadi kalender marathon papan atas dunia,” katanya.

Pemimpin Redaksi Harian Kompas Budiman Tanuredjo mengatakan track Borobudur Marathon 2018 Powered by Bank Jateng ini telah mengantongi sertifikat dari Association of International Marathon and Distance Races (AIMS). “Sertifikasi ini telah membuktikan upaya peningkatan kualitas penyelenggaraan telah diakui dan sudah memenuhi standar internasional,” ujarnya.

Khusus penyelanggaraan Borobudur Marathon 2018 Powered by Bank Jateng Ahad (18/11) besok, Budiman mengakui secara teknis dan nonteknis sudah sangat siap.

Sekitar 10 ribu pelari dari luar negeri dan ratusan lebih komunitas lari dari berbagai daerah di Tanah Air telah memastikan ambil bagian. “Sebanyak 206 peserta mancanegara berasal dari 33 negara," katanya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2OP6wHa
November 17, 2018 at 07:15PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2OP6wHa
via IFTTT