Pages

Showing posts with label 2019 at 01:41PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 01:41PM. Show all posts

Tuesday, May 14, 2019

Pesan Kesetaraan di Film Bilal: A New Breed Of Hero

Jalan cerita Bilal mudah dimengerti anak-anak dan sangat menginspirasi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bayangkan sebuah masa di mana perbudakan masih menjadi hal lazim. Banyak orang diperlakukan secara tidak adil. Si miskin kian miskin dan yang kaya semakin kaya. Manusia tidak segan menyembah berhala ketamakan.

Dengan kondisi demikian, tidak heran jika kekejaman merajalela. Si tuan yang membeli budak merasa berhak menguasai hidup-mati hamba sahaya. Perintah dan larangannya adalah mutlak. Sekali dibantah, nyawa taruhannya.

Masyarakat pun gempar ketika budak bernama Bilal menyerukan penentangan terhadap Umayya, tuan yang membelinya. Penuh tekad dan keberanian, Bilal mencoba merenggut rantai tak terlihat yang membelenggu kemerdekaan serta kebebasan.

Bilal meyakini bahwa dia dan Umayya punya posisi sama dan setara sebagai manusia. Tuhan Yang Maha Esa menilai keimanan dalam diri sesuai sikap dan perbuatan, bukan persembahan berupa harta yang disajikan di altar berhala.

Umayya murka, memerintahkan seluruh anak buahnya menyiksa Bilal hingga tidak tertahankan. Dia berusaha keras agar semangat Bilal surut di hadapan ajal, memaksa pria berkulit gelap itu mengakui patung-patung berhala sebagai Tuhan.

Kisah Bilal dalam Bilal: A New Breed Of Hero menyiratkan betul pesan tentang kesetaraan serta persamaan hak. Setelah tayang di sejumlah negara dan festival film dunia, sinema animasi itu hadir di Indonesia mulai 15 Mei 2019.

Film cukup informatif mengenai sosok Bilal, namun tidak mengadaptasi secara utuh sejarah hidupnya. Selain sang tokoh utama, penonton juga akan jatuh hati pada ibu serta saudari Bilal, yaitu Hamama dan Ghufaira.

Tentunya, Nabi Muhammad SAW yang sangat dekat dengan sosok Bilal tidak bisa dimunculkan dalam film. Sutradara film, Khurram H Alavi dan Ayman Jamal menghadirkan sosok penting lain yakni Al Siddiq dan singa padang pasir, Hamza.

Walaupun tidak disebutkan secara mendetail, cukup jelas bahwa Al Siddiq adalah salah satu Khulafaur Rasyidin, Abu Bakar Ash Shiddiq. Dalam film, raja saudagar itu yang memerdekakan Bilal dari Umayya dengan jumlah uang yang tidak sedikit.

Bilal sangat cocok disimak bersama keluarga selama Ramadhan. Aspek visual film sangat memikat, menggambarkan kehidupan di tiga kota berbeda yang pernah menjadi tempat tinggal Bilal. Jalan ceritanya mudah dimengerti anak-anak dan sangat menginspirasi.

Sinema animasi ini membuat kita bersyukur telah hidup di zaman yang menjunjung tinggi hak asasi manusia. Kisahnya mengingatkan bahwa sosok Bilal pernah susah payah memperjuangkannya di masa lampau.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VE91o3
May 14, 2019 at 01:41PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VE91o3
via IFTTT

Peristiwa Bersejarah di Bulan Suci Ramadhan

Sejarah peradaban Islam mencatat sederet peristiwa penting terjadi selama Ramadhan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ramadhan. Bulan yang istimewa itu selalu dinanti dan dirindukan umat Islam di seantero jagad. Rasulullah SAW sangat memuliakan dan mengagungkan bulan kesembilan dalam kalender Hijriah itu. Saking spesialnya, Ramadhan biasa dijuluki sebagai “Syahr Allah” (bulan Allah SWT).

Menjelang datangnya Ramadhan, Rasulullah SAW berkhutbah, “Wahai manusia, telah dekat kepadamu bulan yang agung lagi penuh keberkahan. Bulan yang di dalamnya terdapat satu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Bulan yang di dalamnya Allah SWT menjadikan puasa sebagai fardhu dan bangun malam sebagai sunah…’’

Ramadhan yang agung dan mulia dikenal sebagai “Syahr Siyam” (bulan puasa). Selama sebulan penuh, manusia yang beriman diwajibkan untuk menunaikan shaum, sebuah ibadah yang sangat spesial di hadapan Sang Khalik. Rasulullah SAW bersabda, “Telah berfirman Allah azza wajjala: Tiap-tiap amal anak Adam untuknya sendiri, kecuali puasa. Puasa itu untuk-Ku dan aku sendiri yang akan membalasnya …’’ (HR Bukhari). Itulah mengapa Ramadhan dijuluki sebagai bulannya Allah SWT.

Sejarah peradaban Islam mencatat ada sederet peristiwa penting dan bersejarah yang terjadi pada bulan Ramadhan. “Bulan Ramadhan memiliki hubungan yang erat dengan Alquran,” ujar Maulana Muhammad Zakariyya al-Kandahlawi dalam Fadhilah Ramadhan.

Pada Ramadhanlah, kitab suci Alquran untuk pertama kalinya diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW. Sehingga, Ramadhan juga dijuluki sebagai “Syahr Alquran” . Boleh dibilang, Ramadhan merupakan awal diturunkannya syariat dan ajaran Islam bagi umat Rasulullah SAW.

“Nabi Muhammad SAW diangkat sebagai Rasul Allah SWT ketika sedang berkhalwat di Gua Hira juga pada bulan Ramadhan,” tulis Ensiklopedi Islam. Wahyu pertama turun kepada Rasulullah SAW pada bulan yang mulia ini. Tak heran jika Ramadhan menjadi satu-satunya nama bulan yang disebut dalam Alquran. Allah SWT berfirman, “Bulan Ramadhan adalah (bulan) di dalamnya diturunkan Alquran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang benar dan yang bathil) cff (QS Al-Baqarah [2]: 185).

Menurut John L Esposito dalam Ensiklopedi Oxford, pada bulan Ramadhan, terjadi dua peristiwa besar dalam sejarah awal umat Islam. Peristiwa itu adalah dua perang besar yang dimenangkan oleh komunitas Islam. Kedua perang adalah Gazwah Badr (Perang Badar dan Fathu Makkah (Pembebasan Makkah), tutur Guru Besar pada bidang Studi Islam di Universitas Georgetown, Amerika Serikat.

Perang Badar terjadi pada 17 Ramadhan 2 H/624 M. Inilah peperangan pertama yang dilakukan kaum Muslim melawan kaum kafir Quraisy dari Makkah setelah hijrah ke Madinah. Pertempuran itu berakhir dengan kemenangan pihak Muslimin, sedangkan Fathu Makkah atau pembebasan Kota Makkah terjadi pada tahun Ramadhan 8 Hijriah/ 630 M.

Masih banyak lagi peristiwa bersejarah yang terjadi di bulan Ramadhan. Menurut Esposito, dimensi historis dan komunal dari bulan Ramadhan terwujud dalam peristiwaperistiwa yang berlangsung setiap tahun dan sepanjang bulan tersebut.

Ketika Alquran dibaca dari awal hingga akhir, seperti halnya ia diterima oleh komunitas Muslim awal di Makkah dan Madinah empat belas abad yang lampau, ungkap Esposito. Sejarah telah mengajarkan bahwa Ramadhan merupakan masa ketika tanggung jawab moral sebagai Muslim ditekankan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2HlnLyc
May 14, 2019 at 01:41PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2HlnLyc
via IFTTT

Wednesday, April 24, 2019

Sebut Netanyahu Rasialis, Bernie Sanders Dikecam

Sanders secara terbuka menyatakan pemerintahan Netanyahu rasialis.

REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV -- Seorang menteri di kabinet pemerintahan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Tzachi Hanegbi, mengecam pernyataan Senator Amerika Serikat (AS) Bernie Sanders. Sanders diketahui menyebut pemerintahan Netanyahu rasialis.

"Kami mengutuk pernyataan seperti yang dibuat oleh Sanders, yang benar-benar aneh. Pemerintah Israel bukan pemerintah rasialis, juga tidak termasuk menteri rasialis tunggal," ujar Hanegbi kepada stasiun televisi Israel Reshet 13, Selasa (23/4).

Dia pun menanggapi komentar Sanders yang mengatakan pemerintahan Netanyahu berhaluan kanan. "Menjadi sayap kanan bukanlah tidak sah dan aneh bahwa Partai Demokrat (AS) mengizinkan salah satu anggota seniornya tidak menghormati pilihan demokratis Negara Israel," kata Hanegbi.

Sebelumnya Sanders secara terbuka menyatakan pemerintahan Netanyahu rasialis. Kendati demikian, bukan berarti dia anti terhadap Israel sebab beberapa anggota keluarganya juga tinggal di negara tersebut.

"Tapi kenyataannya, Netanyahu adalah politikus sayap kanan dan saya pikir dia memperlakukan rakyat Palestina dengan tidak adil,” kata Sanders.

Dia mengatakan AS mengucurkan bantuan militer miliaran dolar kepada Israel. Namun AS harus berurusan dengan Timur Tengah menggunakan cara tersendiri.

“Dengan kata lain, tujuannya adalah untuk mencoba menyatukan orang dan tidak hanya mendukung satu negara, yang dijalankan oleh pemerintah sayap kanan rasialis,” kata Sanders merujuk kepada pemerintahan Netanyahu.

Dia menegaskan Israel memiliki hak hidup aman dan damai serta tidak menjadi sasaran serangan. “Tapi AS tidak hanya harus berurusan dengan Israel, tapi juga dengan Palestina,” ujarnya.

Sanders resmi mencalonkan diri dalam pilpres AS 2020. Pada 2016, dia kalah dalam bursa pemilihan capres di Partai Demokrat oleh Hillary Clinton. Sanders sendiri adalah keturunan Yahudi. Ayahnya adalah imigran Yahudi asal Polandia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IDHBrK
April 24, 2019 at 01:41PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IDHBrK
via IFTTT

Sunday, April 14, 2019

UMP Bangun Masjid Megah di Kampus II

Masjid ini akan menjadi masjid terbesar dan termegah di Banyumas.

REPUBLIKA.CO.ID, PURWOKERTO -- Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) akan membangun masjid yang tergolong megah di komplek kampus II Jalan Letjen Soeparjo Rustam km 7 Sokaraja Kabupaten Banyumas. Peletakkan batu pertama pembangunan masjid ini, dilakukan Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Dr Haedar Nashir, Sabtu (13/4) lalu.

''Bila sudah selesai dibangun, masjid ini akan menjadi masjid terbesar dan termegah di Banyumas. Bangunan masjid berdiri di atas lahan seluas 2.634 meter persegi di tepi jalan, dan memiliki empat lantai,'' jelas Rektor UMP Dr Anjar Nugroho.
Menurut rencana, pembangunan masjid ini akan berlangsung selama hampir setahun atau 300 hari kalender. Pengelolaan dan pemanfaatan masjid, nantinya akan dilakukan bersama-sama antara UMP dan Yayasan Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto.
''Pembangunan masjid di Kampus II UMP ini, juga sekaligus akan menjadi awal pengembangan pembangunan di kampus II UMP,'' katanya.
Anjar juga menyatakan, akselerasi pemenuhan sarana prasarana pendidikan terus dilakukan UMP. Selain membangun masjid di kampus II, saat ini UMP juga sedang membangun gedung 10 lantai di kampus 1 dan dua gedung asrama mahasiswa masing-masing 4 lantai dengan kapasitas 1.000 mahasiswa. 
Sedangkan dalam hal manajemen administrasi, Anjar menyatakan saat ini pihaknya sedang menyiapkan penerapan sistem informasi keuangan, sistem informasi kinerja pegawai, sistem presensi mahasiswa, sistem akademik, sistem penerimaan mahasiswa baru, sistem perpustakaan, sistem pengelolaan aset, sistem penelitian dan pengabdian masyarakat, sistem persuratan, sampai sistem perparkiran yang keseluruhannya berbasis IT dan terintegrasi.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Pcc00M
April 14, 2019 at 01:41PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Pcc00M
via IFTTT

Monday, March 18, 2019

Bagaimana Fraser Anning Terpilih Jadi Senator Australia?

Anning maju dari jalur independen.

REPUBLIKA.CO.ID, MELBOURNE -- Ketika terjadi penembakan jamaah dua masjid di Christchurch, Selandia Baru, Senator Australia Fraser Anning merilis pernyataan kontroversial. Dengan kop surat resmi parlemen, dia menghubungkan pendatang Muslim dengan terorisme.

Siapa Senator Fraser Anning?

  • Dia masuk ke Senat dari Partai One Nation dengan perolehan 19 suara, tapi keluar dari parpol itu dan jadi anggota independen.
  • Pandangan politiknya sangat menentang imigrasi Muslim ke Australia.
  • Anggota parlemen Australia, baik DPR maupun Senat, tak bisa dipecat hanya gara-gara penyataan menghasut.

Para politikus dari pemerintah dan oposisi langsung mengecam keras sikap Anning ini. Mereka menyebutnya sama sekali tidak mewakili sikap resmi pemerintah Australia.

Anning datang ke suatu acara politik di Melbourne, selang sehari setelah penembakan yang kini menelan korban 50 jiwa dan 12 masih mendapat perawatan serius di rumah sakit. Di situ, seorang remaja usia 17 tahun mengepruk telur ke kepala si senator - membuatnya kini dikenal di seluruh dunia sebagai Egg Boy.

Seusai dikepruk telur itu, Senator Anning kemudian menghadiri pameran senjata api di Kota Ipswich pada Ahad (17/3). Dia menegaskan, tak ada yang kurang pantas jika dirinya menghadiri pameran senjata tak lama setelah terjadi penembakan massal.

Dalam jumpa pers, Senin (18/3), Senator Anning bersikukuh dengan pernyataannya. "Saya kira tak bisa disebut ujaran kebencian jika saya hanya menyampaikan fakta," ujarnya.

Dia juga sama sekali tidak menyesal memukul remaja yang telah mempermalukannya di depan umum.

Anggota pengganti

Pria kelahiran 1949 ini menjadi senator sejak 10 November 2017, mewakili Dapil Queensland. Namun dia sebenarnya tidak terpilih dalam Pemilu Australia 2016 silam. Saat itu, dia hanya memperoleh 19 suara. Dan meski parpolnya saat itu, partai One Nation, berhak mendapatkan kursi, namun jatuh ke caleg Malcolm Roberts.

Tapi pada November 2017, Anning dilantik jadi senator menggantikan Roberts yang didiskualifikasi karena terbukti memiliki kewarganegaraan ganda. Sebelum dilantik, Anning menghadapi ancaman bangkrut karena dia dan istrinya berutang lebih dari 212 ribu dolar AS ke Bank Bendigo dan Bank Adelaide.

Profil pencalegannya menyebutkan, dia tumbuh di peternakan di Queensland utara. Dia dan istrinya disebutkan memiliki sejumlah hotel.

Dalam pidato pelantikannya, Anning langsung melontarkan pernyataan provokatif. Dia mendesak dipulihkannnya sistem imigrasi Kristiani Eropa dan melarang Muslim ke Australia.

Dia juga memuji kebijakan "White Australia" yang pernah berlaku di negara itu, yang mengkhususkan Australia bagi pendatang kulit putih saja. Anning bahkan mengecam keberagaman budaya sebagai ancama terhadap harmoni sosial di negara itu.

"Keberagaman budaya etnis telah dibiarkan berkembang ke arah yang membahayakan di banyak tempat (di Australia)," ujarnya.

Dia menuding masyarakat Muslim Australia sebagai pihak yang paling sulit berasimilasi dan berintegrasi dengan masyarakat lainnya. "Kebanyakan Muslim di Australia yang berusia kerja tidaklah bekerja melainkan tergantung pada tunjangan," kata Anning lagi.

"Meski tidak semua Muslim itu teroris, tapi jelas teroris dewasa ini semuanya Muslim. Jadi ngapain kita mendatangkan mereka ke sini?" ujarnya dalam pidato pelantikannya sebagai senator.

Anning menggunakan istilah solusi final untuk masalah imigrasi, yaitu melalui referendum. Istilah solusi final ini mengingatkan orang pada kebijakan Nazi Jerman dalam mengeliminasi orang Yahudi dari negara itu dalam PD II.

Awal tahun ini, Anning dengan menggunakan fasilitas sebagai pejabat publik, hadir dalam aksi demo kelompok anti Islam di Melbourne. Aksi itu digelar kelompok ekstrimis United Patriots Front dan banyak menggunakan simbol-simbol Nazi. Kini beredar petisi online untuk memecat Anning dari Senat Australia.

Menurut Prof Anne Twomey, pakar konstitusi dari University of Sydney, tidak ada dasar memecat seorang anggota parlemen gara-gara pernyataan ofensif yang dilontarkannya. Pasal 44 Konstitusi Australia mengatur hal-hal yang menyebabkan anggota parlemen dipecat, termasuk kewarganegaraan ganda, dinyatakan bangkrut, menduduki jabatan pemerintahan, atau terpidana dengan hukuman satu tahun atau lebih.

Tapi pernah ada presedennya dalam sejarah parlemen Australia, yaitu di 1920 ketika Hugh Mahon dari oposisi saat itu menyampaikan pidato mengkritik Inggris dan Irlandia, serta mendukung Australia jadi republik. Menurut Prof Twomey, kewenangan parlemen memecat anggotanya, diatur lebih lanjut dalam Pasal 49 konstitusi. Parlemen terlebih dahulu harus menyatakan akan menegakkan kewenangan tersebut.

Namun kini, kata Prof Twomey, kewenangan itu dicabut dari parlemen. Artinya, seorang anggota bisa diberhentikan jika terbukti di pengadilan melanggar alasan-alasan di atas.

Dia menambahkan parlemen memiliki kewenangan untuk mengubah aturan ini, dan mengembalikan kewenangannya untuk memecat anggota, dengan pertimbangan tertentu. Artinya, jika memang dikehendaki oleh mayoritas anggota, bisa saja Senator Anning akan dipecat dari Senat Australia. Meskipun hal itu tampaknya sulit, namun kedua kekuatan politik utama di parlemen telah mengecam sikap Senator Anning.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Y1QCPC
March 18, 2019 at 01:41PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Y1QCPC
via IFTTT

Tabrakan, Mobil yang Ditumpangi Ketua KPU Indragiri Remuk

Mobil Ketua KPU Indragiri Hilir mengalami kecelakaan di perbatasan Pekanbaru-Pelalawa

REPUBLIKA.CO.ID, PEKANBARU -- Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Indragiri Hilir Herdian Asmi, mengalami kecelakaan mobil pada Senin (18/3) pagi. Kecelakaan tersebut terjadi di daerah Seikijang wilayah perbatasan Kabupaten Pelalawan dan Kota Pekanbaru.

"Alhamdulillah, Pak Herdian masih selamat dari ancaman maut tersebut," kata anggota KPU Riau Nugroho Noto Susanto, dalam pesannya tertulisnya, Senin (18/3).

Nugroho menjelaskan Herdian Asmi saat itu dalam perjalanan menuju Kantor KPU Provinsi Riau di Kota Pekanbaru. Tiba-tiba di daerah Seikijang yang berjarak sekitar 50 kilometer dari Kota Pekanbaru kendaraan mengalami tabrakan yang menyebabkan badan depan mobil remuk dan rusak berat.

Nugi demikian sapaan anggota KPU itu menyatakan saat ini Ketua KPU Inderagiri Hilir telah dilarikan ke RSU Awal Bros Jalan Sudirman Kota Pekanbaru.

Sebelumnya, berdasar keterangan dari petugas Puskesmas Bandar Seikijang, Herdian mengalami cidera kaki patah kaki tepatnya di bagian lutut. "Kami memohon doanya agar Pak Herdian dirawat dengan baik, kembali sehat dan beraktifitas kembali mengawal proses Pemilu di Kabupaten Indragiri Hilir," pungkas Nugi.

Hingga saat ini penyebab kecelakaan tersebut masih didalami karena korban masih mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.

Daerah Seikijang merupakan jalur lintas untuk menuju dan keluar Kota Pekanbaru. Di jalur tersebut kerap terjadi kecelakaan lalu lintas karena banyak pengguna kendaraan memacu kendaraannya dengan tinggi.

Polisi berulang kali mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati jika melewati jalur tersebut.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Y3blCK
March 18, 2019 at 01:41PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Y3blCK
via IFTTT