Pages

Showing posts with label April 24. Show all posts
Showing posts with label April 24. Show all posts

Wednesday, April 24, 2019

PKL Makin Memadati Pintu Tol Bekasi Timur

Pedagang Kaki Lima makin memadati Pintu Tol Bekasi Timur

Dari hari ke hari, penulis merasa pedagang Kaki Lima yang memadati Pintu Tol Bekasi Timur semakin banyak. Mereka berjualan di depan pagar dan pembatas jalan. 

Padahal area tersebut sudah ada larangan untuk tidak berjalan. Namun tetap saja masih banyak yang nekat untuk berjualan. Sebenarnya PKL ini beberapa kali sudah pernah ditertibkan tetapi mereka kembali lagi. 

Tidak hanya PKL, Kawasan ini pun juga banyak dipenuhi oleh tukang ojek, taksi, dan mobil omprengan yang berhenti dan parkir secara sembarangan. Padahal sudah jelas ada larangan untuk tidak berhenti di kawasan tersebut.

Disclaimer: Retizen bermakna Republika Netizen. Retizen adalah wadah bagi pembaca Republika.co.id untuk berkumpul dan berbagi informasi mengenai beragam hal. Republika melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda baik dalam dalam bentuk video, tulisan, maupun foto. Video, tulisan, dan foto yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim. Silakan kirimkan video, tulisan dan foto ke retizen@rol.republika.co.id.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DwQVtf
April 24, 2019 at 07:42PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DwQVtf
via IFTTT

Harga Tiket Tinggi Buat Agen Perjalanan Mulai Tutup

Agen perjalanan disarankan mengatur strategi agar bisnis tetap berjalan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekjen DPP Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Titus Indrajaya mengungkapkan tingginya harga tiket pesawat mulai berdampak kepada kelangsungan bisnis agen perjalanan. Sebab, menurut Titus, hingga saat ini persoalan tersebut belum teratasi.

“Kalau agen perjalanan tutup ada lah, di daerah ada dampaknya 60 persen anggota kita tujuh ribu agen perjalanan fokusnya ticketing,” kata Titus di Jakarta, Rabu (24/4).

Dia menjelaskan belum lama ini baru saja mengunjungi Kalimantan Timur dan ada rekomendasi untuk menutup agen perjalanannya. Titus mengatakan beberapa agen perjalanan lebih memilih ke bisnis lain.

Meskipun begitu, Titus menegaskan bukan berarti semua agen perjalanan berupaya untuk menutup bisnisnya. “Ada juga yang bisnisnya disederhanakan ke bisnis lain yang memungkinkan,” tutur Titus.

Untuk itu, Titus menegaskan saat ini Asita pusat masih memotivasi agar agen perjalanan tidak terpuruk. Dia mengatakan para agen travel mulai kembali mengatur strategi tidak hanya membuka perjalanan wisata namun umrah, haji, dan outbound.

Yang pasti, lanjut Titus, dari tingginya harga tiket membuat 30 sampai 40 persen penjualan tiket turun. “Di Bali lokalnya turun, di Yogyakarta, di daerah Pulau Jawa juga. Kita ada tujuh ribu anggota, ada 1,3 juta pekerja,” ungkap Titus.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GEkRFK
April 24, 2019 at 07:38PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GEkRFK
via IFTTT

Pergantian Nama Kota Warisan Muslim di India Picu Polemik

Pergantian nama kota di India meresahkan umat Islam.

REPUBLIKA.CO.ID, ALLAHABAD — Puluhan juta umat Hindu melakukan ritual berenang di Sungai Gangga pada musim dingin. Kegiatan itu sebagai bagian festival keagamaan terbesar di dunia, Kumbh Mela.  

Selama berabad-abad, Kumbh Mela diselenggarakan di berbagai kota di India utara, termasuk Allahabad. Namun, nama daerah Allahabad sudah tidak ada lagi. Karena itu, para peziarah merasa kebingungan tahun ini.  

Seperti dilansir di National Public Radio pada Rabu (24/4), para pejabat partai nasionalis Hindu Bharatiya Janata (BJP), yang mengusung Perdana Menteri Narendra Modi mengubah nama Allahabad menjadi Prayagraj.

Prayagraj merujuk situs ziarah Hindu di daerah itu. Sebenarnya, nama Allahabad berasal dari abad ke-16 yang merupakan peninggalan penguasa Muslim, Kaisar Mughal Akbar. Perubahan nama memicu beberapa kebingungan birokrasi. 

Kendati demikian, sejumlah instansi akan tetap mempertahankan penggunaan nama Allahabad. Pengadilan Tinggi Allahabad bertekad tidak akan mengubah nama instansinya. Selain itu, Universitas Allahabad juga berniat mempertahankan namanya. Sementara itu, kantor pos setempat segera mengubah tanda-tanda Allahabad menjadi Kantor Pos Prayagraj, serta semua perangko karet.  

Pengubahan nama Allahabad menjadi berita utama. Hal itu bukan disebabkan karena kerepotan tanda-tanda perubahan, melainkan karena adanya tren nasionalisme Hindu yang berkembang dalam politik India.

Selama lima tahun terakhir masa pemerintahan Perdana Menteri Modi, politisi nasionalis Hindu dari BJP telah mengganti nama kota, jalan, bandara, dan salah satu stasiun kereta api terbesar di India.

Mereka mengubah nama-nama yang mencerminkan warisan Muslim. Dengan melakukan itu, mereka merevisi peta India dan mencoba menulis ulang sejarahnya.   

Satu generasi yang lalu, jauh sebelum PM Modi berkuasa, para pemimpin nasionalis sayap kanan Hindu di negara bagian Maharashtra mengganti nama Bombay menjadi Mumbai. 

Artinya, mengangguk pada dewi pelindung kota Mumbadevi. Kota-kota lain mengikuti, seperti, Madras menjadi Chennai, Calcutta menjadi Kolkata, Bangalore menjadi Bengaluru. Semua perubahan adalah penolakan terhadap nama-nama Anglikan yang mulai digunakan pada masa pemerintahan kolonial Inggris.  

Dalam gelombang perubahan nama terbaru, ini bukan tentang menghapus monikers kolonial. Namun, hal itu diduga tentang upaya menghapus orang-orang Muslim. Perubahan dipercepat pada 2018, menjelang pemilihan tahun ini.   

Sekitar satu dari enam orang India adalah Muslim. Muslim adalah kelompok agama terbesar kedua di negara itu, setelah Hindu. Di Allahabad, lebih dari 20 persen populasi penduduknya adalah Muslim. Banyak Muslim melacak garis keturunan mereka berabad-abad yang lalu. 

Salah satu warga bernama Ashraf Ahmed menganggap, pengubahan nama artinya menghilangkan budaya dan warisan Muslim. “Pada dasarnya budaya dan warisan kami yang dihilangkan,” Ahmed (30), seorang pemilik bisnis IT Muslim di Allahabad. 

Ahmed mengisahkan masyarakat di kota itu sudah hidup bersama selama ratusan tahun, baik itu Muslim, Kristen, Hindu, dan lainnya. Sebab, India memiliki banyak agama.

“Tapi, umat Islam, saat ini menghadapi beberapa masalah dari pemerintah ini. Agak tegang,” ujar dia.

Ahmed khawatir upaya menghapus nama Muslim di kota asalnya, adalah langkah menuju penghapusan sejarah keluarga, identitas, dan akhirnya menghilangkan hak warga Muslim India. n Umi Nur Fadhilah

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Gti94A
April 24, 2019 at 07:37PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Gti94A
via IFTTT

ACT Solo Hadirkan Tiga Program Selama Ramadhan

Seluruh program itu menjadi bagian dari agenda bertema "Marhaban Yaa Dermawan"

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO - Aksi Cepat Tanggap (ACT) Cabang Kota Solo, Jawa Tengah, menyelenggarakan tiga program dalam menyambut bulan suci Ramadhan tahun ini. Program yang dimaksud merupakan bagian dari agenda ACT pusat yang mengambil tema "Marhaban Yaa Dermawan."

Kepala Cabang ACT Solo, Septi Endrasmoro menuturkan, pergerakan ACT di Solo pada Ramadhan tahun ini akan dilaksanakan melalui tiga program besar. Ketiganya adalah enam titik Food Truck, 10 titik Food Van dan Beasiswa Tepian Negeri. Program Food Truck akan menyediakan makanan berbuka puasa gratis untuk masyarakat prasejahtera. Sedangkan program Food Van menyalurkan paket pangan.

"Program Food Truck , Food Van , dan Beasiswa Tepian Negeri menjadi upaya dan ikhtiar ACT Solo untuk terus komitmen dalam proses pengentasan kemiskinan," jelasnya saat jumpa pers di Red Chilies Hotel Solo, Rabu (24/4).

Septi menyatakan, enam titik Food Truck tersebut tidak dilaksanakan secara bersamaan. Terkait waktu pelaksanaan, Septi masih akan berkoordinasi dengan markas Food Truck ACT di Yogyakarta.

"Kami menargetkan untuk satu titik Food Truck bisa menjangkau 1.000 penerima manfaat, jadi totalnya ada 6.000 penerima manfaat di Solo Raya. Adapun untuk Food Van, masing-masing 100 penerima manfaat di setiap titik," imbuhnya.

Septi menyatakan, melalui peluncuran program Marhaban yaa Dermawan tahun ini, ACT mengajak dan mengetuk hati masyarakat agar ikut memberikan solusi terhadap kondisi di sekitarnya.

Dia memaparkan, Indonesia berada di peringkat 73 dunia dengan tingkat kelaparan kategori serius. Sebanyak 12,5 juta penduduk Indonesia hidup dalam kemiskinan sangat ekstrem. Sebanyak 62,2 persen penduduk miskin Indonesia tinggal di pedesaan. Karenanya, ACT mengajak masyarakat bisa menjadi solusi terhadap hal-hal tersebut.

Menurutnya, program "Marhaban Yaa Dermawan" di Solo hadir karena ACT meyakini Solo masih dipenuhi oleh masyarakat yang memiliki jiwa dermawan. ACT meyakini semua umat selalu merindukan kedatangan bulan Ramadhan. Sebaliknya, Ramadhan juga sangat merindukan adanya orang yang dermawan.

"Ramadhan adalah momen terbaik bagi para dermawan untuk kemudian menebar amalan kebaikan. Tujuan finalnya, program-program yang diberikan juga bisa berperan sebagai pengentas kemiskinan," ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2URIe7n
April 24, 2019 at 07:35PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2URIe7n
via IFTTT

Mendes Dukung Pengarusutamaan Gende di Pembangunan Desa

Keterlibatan perempuan berdampak signifikan terhadap pembangunan Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, BANTEN -- Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) membuat kesepakatan bersama tentang percepatan Pengarusutamaan Gender (PUG), PPPA dalam pembangunan di desa, daerah tertinggal dan transmigrasi. Kesepakatan bersama ini ditandatangani oleh Menteri PPPA Yohana Yembise dan Menteri Desa PDTT Eko Putro Sandjojo saat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) pembangunan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, Rabu (24/4).

Menteri Desa PDTT Eko Putro Sandjojo menyampaikan bahwa salah satu faktor yang menyebabkan terjadinya kekerasan terhadap perempuan dan anak yakni adanya permasalahan kemiskinan dan pendidikan. Pemerintah, kata dia, terus berupaya dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan pendidikan agar tingkat kekerasan terhadap perempuan dan anak itu akan sangat kecil.

"Kalau kita bicara kekerasan terhadap perempuan dan anak, itu problemnya adalah kemiskinan dan pendidikan. Kalau didaerah yang tingkat kemiskinannya kecil dan tingkat pendidikannya baik, persoalan kekerasan terhadap perempuan dan anak itu akan sangat kecil," katanya.

Untuk mengatasi kemiskinan tersebut, Presiden Joko Widodo pada 2015 mulai menggelontorkan dana desa yang hingga tahun 2019 telah mencapai sebesar Rp 257 triliun. Dana desa menurutnya sangat bermanfaat juga bagi pemberdayaan perempuan dan menumbuh kembangkan anak-anak untuk menjadi lebih baik dan berpendidikan.

"Dana desa yang telah digelontorkan telah banyak dimanfaatkan untuk pembangunan didesa-desa. pembangunan tersebut lebih banyak kaitannya dengan perempuan dan anak-anak," katanya.

Adapun diantara pembangunan yang dimanfaatkan dari dana desa tersebut yakni pembangunan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang lebih dari 50 ribu, Posyandu sebanyak hampir 25 ribu, Polindes sebanyak hampir 10 ribu dan pembangunan lainnya yang terdapat kaitannya dengan perempuan dan anak.

"Dengan dana desa telah terbangun hampir satu juta  unit sarana air bersih yang manfaatnya sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup anak-anak dan masyarakat desa. Itu semua dibangun atas inisiatif desa dan dilaksanakan oleh keluarga-keluarga termasuk kaum perempuan didesa," katanya.

Eko menambahkan dengan adanya dana desa yang digunakan untuk pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa dapat menjadi salah satu faktor pengurangan angka kemiskinan di Indonesia menjadi singel digit yakni 9,66 persen. Selain itu, juga dapat mengurangi angka desa tertinggal di Indonesia dan mengurangi angka stunting atau kekurangan gizi pada anak.

"Banyak manfaat dari dana desa seperti PAUD, Posyandu dan Polindes serta manfaat lainnya dari dana desa bisa dimanfaatkan dengan baik oleh para kaum perempuan. Selain itu, kaum perempuan juga bisa turut serta dalam mengelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan pendamping desa bisa dimanfaatkan dalam hal memberikan penyuluhan terhadap kaum perempuan didesa. Kami yakin, keterlibatan perempuan juga akan membawa dampak yang signifikan dalam pembangunan Indonesia untuk menjadi terus maju dan berkembang," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GuDVVz
April 24, 2019 at 07:35PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GuDVVz
via IFTTT

Zidane Beri Sinyal akan Jual Thibaut Courtois

Zidane ingin Navas menjadi kiper utama Real Madrid.

REPUBLIKA.CO.ID, MADRID -- Sejak kembalinya Zinedine Zidane sebagai pelatih Real Madrid, posisi penjaga gawang lebih banyak diberikan kepada Keylor Navas. Padahal, Thibaut Courtois yang dibeli Madrid dari Chelsea pada September 2018 lalu menjadi pilihan utama saat era kepelatihan Santiago Solari.

Dikutip dari DailyMail, Rabu (24/4), Zidane dilaporkan berniat untuk menjual kiper asal Belgia tersebut. Sebab, Zidane ingin Navas yang sukses bersama Madrid saat memenangkan trofi Liga Champions tiga kali berturut-turut menjadi kiper utama.

Courtois didatangkan dari Chelsea senilai 35 juta poundsterling. Mantan kiper Atletico Madrid itu telah tampil bersama Madrid sebanyak 32 kali musim ini. Penampilannya tidak begitu bagus jika dilihat kebobolannya sebanyak 42 kali dan membuat 10 clean sheet.

Zidane memberikan isyarat awal bulan ini untuk menjual Courtuis pada bursa transfer musim panas. Sikap itu diambil Zidane untuk menghentikan perdebatan siapa yang layak menjadi pilihan utama penjaga gawang Los Blancos. “Saya yakinkan Anda bahwa tahun depan tidak akan ada perdebatan tentang kiper,” kata Zidane.

Zidane sengaja memberitahu sinyal tersebut sekarang ini agar situasi menjadi jelas dan tidak menimbulkan perdebatan. Legenda sepak bola asal Prancis itu agaknya tetap mengagumi kemampuan Navas di bawah mistar gawang dengan memilihnya sebagai penjaga gawang utama.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2XFviP6
April 24, 2019 at 07:30PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2XFviP6
via IFTTT

Pemerintah Diminta Menjaga Persaingan Industri Penerbangan

Selama ini masyarakat sudah menikmati murahnya harga tiket penerbangan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Dalam beberapa waktu terakhir, tingginya harga tiket masih menjadi persoalan bahkan berdampak ke sektor lainnya. Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Maulana Yusran meminta pemerintah harus menjaga persaingan industri penerbangan di Indonesia.

“Persaingan maskapai harus kondusif, terjadi persaingan yang sehat di dalam situ,” kata Maulana di Jakarta, Rabu (24/4).

Sebab, kata Maulana, selama ini masyarakat sudah menikmati murahnya harga tiket pesawat dengan promo-promo yang ada. Setelah itu, harga tiket saat ini dijual mendekati batas atas yang membuat banyak masyarakat keberatan.

Untuk itu, Maulana merasa sebenarnya pemerintah harus membuka peluang untuk maskapai lain bersaing. Dengan begitu, saat ini tidak hanya Garuda Indonesia Group dan Lion Air Group saja menguasai pasar industri penerbangan di Indonesia.

Maulana mencontohkan seperti Air Asia saat ini tidak semua penerbangan domestik dapat dilayani. “Sekarang kan yang kita hadapi hanya Lion Group dan Garuda Indonesia Group, kalau bisa ada Air Asia Group minimum ada tiga atau empat grup sehingga pasar yang menentukan,” ujar Maulana.

Sebab, Maulana memastikan kondisi maskapai saat ini sangat berdampak ke sktor lain. Dia menilai seharusnya kompetisi bisnis itu juga harus menguntungkan konsumen tidak hanya keuntungan bisnis saja.

Untuk itu, Maulana menegaskan pilihan terbaik hanya bisa dengan membuat persaingan kondusif. “Jangan paksa mereka (maskapai) turun (penurunan harga tiket) karena kan itu nggak bagus. Pemerintah dan kita masyarakat nggak bisa intervensi krena itu bisnis murni,” ungkap Maulana.

Maulana mengatakan paling tidak pemerintah harus membuka maskapai lokal lain untuk bergerak, bukan hanya asing. Semenjak operasional Sriwijaya Air dikerjasamakan dengan Garuda Indonesia, menurut Maulana perosalan harga tiket mulai bermasalah.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IDOvwY
April 24, 2019 at 07:29PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IDOvwY
via IFTTT

Bupati Cirebon Non-Aktif Dituntut Tujuh Tahun Penjara

Terdakwa dinilai sudah merusak sistem pembinaan pegawai di Pemkab Cirebon.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Jaksa menuntut Bupati Cirebon non-aktif, Sunjaya Purwadisastra, tujuh tahun penjara. Jaksa menilai terdakwa terbukti menerima suap dalam jual beli jabatan selama memimpin Kabupaten Cirebon.

Selain itu terdakwa juga dikenakan denda Rp 400 juta subsider kurungan enam bulan penjara. Tuntutan terhadap terdakwa dibacakan dalam sidang di Pengadilan Tipikor Bandung, Rabu (24/4).

Menurut jaksa, terdakwa terbukti melanggar asal 12 huruf b UU No 20 Tahun 2001 tentang Tipikor Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Dengan alasan tersebut, jaksa meminta hakim menjatuhkan pidana terdahap terdakwa tujuh tahun penjara.

"Memohon majelis hakim menjatuhkan pidana terhadap terdakwa pidana penjara selama tujuh tahun penjara dikurangi masa hukuman dan denda Rp 400 juta dengan ketentuan apabila tidak dibayar diganti hukuman 6 bulan penjara," ujar jaksa KPK Iskandar Marwanto.

Hal yang meringankan, kata Jaksa, selama persidangan terdakwa selama persidangan berlaku sopan dan kooperatif. Sedangkan hal yang memberatkan, kata Jaksa, terdakwa tidak mendukung upaya pemerintah dan masyarakat yang sedang giat-giatnya melakukan upaya pemberantasan korupsi.

‘’Perbuatan terdakwa telah merusak sistem pembinaan pegawai di lingkungan Pemkab Cirebon dengan melakukan KKN dalam proses rekrutmen, promosi, dan mutasi ASN. Terdakwa tidak memberikan teladan kepada masyarakat,’’ tutur jaksa.

Selain itu, jaksa juga menolak  justice collaborator (JC) yang diajukan terdakwa. Jaksa menilai terdakwa  merupakan aktor utama di balik kasus jual-beli jabatan di Pemkab Cirebon. "Permohonan (JC) tidak dapat dikabulkan dengan pertimbangan syarat-syarat untuk dapat ditetapkan sebagai JC tidak terpenuhi," ujar jaksa.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2PoFHvm
April 24, 2019 at 07:23PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2PoFHvm
via IFTTT

Dompet Alquran Gelar Tarhib Ramadhan

Dompet Alquran menggelar doa bersama untuk menyambut Ramadhan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Doa, lebih tajam dari sebilah pedang. Lebih dahsyat dari Meriam. Lebih manjur dari berbagai obat. Karenanya, Dompet Alquran menggelar doa bersama untuk kelancaran peserta Unas dan menyambut Ramadhan. Dalam kegiatan itu, banjir tangisan dari santri yang hadir.

Menyambut Ujian Nasional Sekolah Menengah Pertama (UN-SMP) dan Bulan suci Ramadhan, Ahad lalu (21/4), Dompet Alquran Indonesia menggelar doa bersama dan rarhib Ramadhan. Berlangsung semarak, total ada 700 peserta menghadiri acara ini.

Bertempat di Hall Hotel Delta Sinar Mayang Sidoarjo, acara ini diselenggarakan dalam rangka mendoakan para santri kelas IX agar siap melaksanakan UN dengan baik. Selain itu, diselenggarakan pula tausiyah tarhib Ramadhan bertemakan ‘Bahana Ramadhan Sampai Pelosok Dunia’.

Dalam acara Dompet Alquran Indonesia kali ini, melibatkan PPTQ Darul Fikri Sidoarjo sebagai Program Besarnya Dompet Alquran turut mengundang para wali santri. Hadir juga donatur, masyarakat umum, dan dai nasional KH. Dadang Holiyullah, nara sumber kondang yang sering muncul di salah satu TV Swasta.

Doa bersama itu dituntun oleh KH. Dadang usai memberikan tausiyah. Para santri pun ‘banjir tangisan’. KH. Dadang berhasil membawa atmosfir hangat dan khidmat di tengah pembacaan doa.

Mulanya, para santri kelas IX diminta duduk sungkem kepada orangtua masing-masing untuk meminta doa restu. Kemudian mengikuti pembacaan doa oleh KH. Dadang dengan khidmat.

Pembacaan doa disampaikan dengan kalimat yang menyentuh hati, para santri pun meminta doa restu dengan isak tangis.

“Kami berharap para santri telah siap lahir batin untuk menjalankan UN. Kami pun memilih ustaz KH. Dadang karena beliau memang sudah tahu betul dunia pondok pesantren tahfiz Alquran, beliau juga mampu membangun suasana positif dan hangat antara santri dan wali santri ketika pembacaan doa,” papar Direktur Dompet Alquran Indonesia Ustaz Agung Heru Setiawan ketika ditemui usai acara.

Dalam acara ini juga terdapat launching 2 Kantor Cabang Dompet Alquran Indonesia di Gresik dan Mojokerto., dilanjutkan penyerahan Anugrah Donatur Inspiratif yang selama ini telah memberikan loyalitas dan dedikasi terbaik untuk Program-program Dompet Alquran khususnya para penghafal Alquran khususnya anak yatim dan dhuafa.

“Melalui acara ini, kami mengajak para donatur bersemangat untuk terus meningkatkan Zakat, Infaq, dan Shodaqoh dan Wakaf (Ziswaf) Karena program-program kami juga terus berkembang, pembangunan pesantren untuk para anak yatim dan dhuafa juga kami maksimalkan,” pungkasnya.

Berdiri sejak 2011, Dompet Alquran Indonesia memang berkomitmen untuk menjadi wadah pemberdayaan yatim, dhuafa dan anak dai agar menjadi generasi cerdas yang mulia bersama Alquran. Oleh karenanya, program-program terbaik terus ditingkatkan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Gw0rNL
April 24, 2019 at 07:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Gw0rNL
via IFTTT

Pemkab Pati Segera Bentuk Tim Cagar Budaya

Tim Cagar Budaya bertugas merekomendasikan benda atau bangunan cagar budaya

REPUBLIKA.CO.ID, PATI -- Pemerintah Kabupaten Pati, Jawa Tengah, segera membentuk Tim Ahli Cagar Budaya (TACB). Tim ini akan bertugas merekomendasikan benda atau bangunan kepada pemerintah untuk ditetapkan sebagai benda cagar budaya.

"Kami sudah mengirimkan lima orang untuk mengikuti diklat sebagai tahapan mendapatkan sertifikasi sebagai ahli cagar budaya di Solo," kata Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Pati Paryanto di Pati, Rabu (24/4).

Untuk saat ini, kata dia, pihaknya masih menunggu hasil apakah kelimanya bisa mendapatkan sertifikasi keahlian tersebut atau tidak. Jika kelimanya mendapatkan sertifikat sebagai ahli cagar budaya, maka akan ditetapkan melalui surat keputusan Bupati Pati.

Kelima orang yang ditunjuk sebagai calon TACB memiliki keahlian yang berbeda-beda mulai dari teknik sipil, arsitektur, hukum, arkeologi, hingga ahli sejarah. Setelah terbentuk, kelimanya akan bertugas mengidentifikasi benda-benda bersejarah di Kabupaten Pati apakah benar-benar layak disebut benda cagar budaya atau tidak.

"Nantinya mereka yang akan melakukan pemeringkatan serta penghapusan benda atau bangunan yang dicurigai sebagai benda cagar budaya," ujarnya. Ratusan benda cagar budaya tersebut juga dituangkan di dalam Surat Keputusan Bupati Pati nomor 556/2730 tahun 2016 tentang Jenis Cagar Budaya di Kabupaten Pati.

Meskipun TACB masih dalam tahap pembentukan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pati tengah melakukan pendataan benda-benda yang tercatat di dalam SK Bupati Pati tersebut. Tujuannya adalah untuk melakukan pemutakhiran data termasuk untuk mencatat jumlah riilnya saat ini.

Arkeolog Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah Muhammad Junawan mendorong semua kabupaten/kota membentuk TACB. Pembentukan TACB merupakan amanat Undang-Undang nomor 11/2010 tentang Cagar Budaya.

Setelah ada TACB, diharapkan setiap ada temuan benda-benda yang dicurigai sebagai cagar budaya bisa segera dikaji dan diusulkan untuk ditetapkan apakah masuk dalam kriteria benda cagar budaya atau tidak. Menurut Junawan keberadaan TACB bisa memberikan harapan benda cagar budaya agar nantinya mendapatkan pelakuan khusus dalam pengembangannya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UUmFmO
April 24, 2019 at 07:18PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UUmFmO
via IFTTT

Kapal Ramadhan ACT akan Salurkan 15 Ribu Ton Bantuan

Ada kira-kira tiga juta jiwa yang menjadi sasaran penerima manfaat Kapal Ramadhan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Aksi Cepat Tanggap (ACT) akan melayarkan kembali Kapal Ramadhan. Menyambut bulan suci Ramadhan pada tahun ini, program tersebut akan meyalurkan sekitar 15 ribu ton bantuan. Sasarannya adalah pulau-pulau kecil di pelosok Indonesia.

Wakil Presiden ACT Ibnu Khajar menjelaskan, target penerima manfaat dari program Kapal Ramadhan pada tahun ini ialah sebanyak 600 kepala keluarga (KK) atau kira-kira tiga juta jiwa. “Untuk melengkapi bantuan di wilayah perbatasan, kami juga mengutus dai-dai tepian negeri serta membangun dan merenovasi sejumlah masjid di sana,” papar Ibnu Khajar di Jakarta, Rabu (24/4).

Hingga saat ini, lanjut dia, ACT melalui program Dai Tepian Negeri telah menyebarkan sekitar 40 orang pengajar agama Islam ke sejumlah daerah perbatasan. Untuk Ramadhan nanti, ACT berencana menerjunkan sekitar 78 dai baru ke 49 titik wilayah yang telah ditentukan.

Pembangunan berbagai masjid dan sekolah juga akan digiatkan di wilayah-wilayah rawan bencana. Umpamanya, Lombok (Nusa Tenggara Barat) dan Palu (Sulawesi Tengah). Pada bulan suci Ramadhan nanti, pihaknya menargetkan sebanyak lima ribu unit masjid berdiri di dua kota terdampak bencana gempa itu.

Pada tahun lalu, jelas Ibnu Khajar, Kapal Ramadan ACT telah berlayar dari pelabuhan di Makassar, Sulawesi Selatan. Armada ini sampai di tujuan akhir yakni Kupang, Nusa Tenggara Timur. Bagaimanapun, dia menuturkan, distribusi paket pangan dari Kapal Ramadan tidak berhenti untuk warga di pesisir atau sekitar pelabuhan saja.

Warga di pelosok daerah yang jauh dari kemajuan teknologi serta hidup dengan keadaan serba terbatas coba dijangkau demi mengantarkan kebahagiaan. Kapal tersebut membawa ribuan paket pangan yang akan didistribusikan kepada masyarakat di pelosok negeri.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Gzg0UO
April 24, 2019 at 07:16PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Gzg0UO
via IFTTT

Ramengvrl Rilis Mixtape No Bethany

No Bethany berisi enam lagu hip hop kekinian.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kejutan karya kembali dilakukan oleh Ramengvrl, seorang penyanyi rapper perempuan Indonesia. Setelah merilis single terbaru “What’s ur Problem” pada awal April lalu, penyanyi bernama asli Putri Soeharto itu lalu merilis sebuah mixtape bertajuk “No Bethany”.

Dalam mixtape tersebut, Putri yang juga akrab disapa Puche itu merilis sebanyak enam lagu bernuansa hip hop era masa kini. Selain itu, Puche juga melakukan kolaborasi dengan penyanyi-penyanyi rapper ternama lain yang dituangkan dalam mixtape tersebut.

Puche mengatakan, dalam mixtape kali ini, dia ingin menyampaikan pesan berupa jati dirinya yang merupakan seorang manusia biasa. “Gue cuma pengen all out, gue punya lagu ini dan gue pengen keluarin, justru yang ingin gue sampaikan adalah, ya sudah ini gue,” kata Puche saat peluncuran mixtapenya di restoran cepat saji di wilayah Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (24/4).

Dalam mixtape itu, Ramengvrl tak hanya menghadirkan sebanyak enam lagu. Ada beberapa skit track yang menjadikan mixtape memiliki 10 track.

Sementara Ramengvrl juga menggandeng beberapa rapper, komposer musik, dan produser seperti Gamaliel pada lagu “Gippal”, Khroam pada lagu “What’s ur Problem”, dan Holly pada lagu “Bad Minah”. Pemilihan musisi atau rapper lain dilakukan sendiri olehnya.

Mixtape "No Bethany" ini akan bisa didengarkan oleh khalayak umum melalui digital platform pada Jumat (26/4). Ramengvrl juga berencana membuat mixtape itu dalam bentuk kaset.

Alasannya, Ramengvrl ingin memberikan sebuah keunikan dalam peluncuran mixtape ini. “Kalau mixtape sendiri itu kan juga bagusnya dalam bentuk tape yang sebenarnya. Jadi kita bikin kaset, yang juga bisa dinikmati orang-orang,” jelas dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2vkl2zG
April 24, 2019 at 07:12PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2vkl2zG
via IFTTT

Angklung Arumba Tampil di Malam Anugerah Tokoh Perubahan

Angklung arumba punya format seperti band namun alat musiknya dari bambu

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Musik arumba yang dibawakan Saung Angklung Mang Udjo menyemarakkan malam Anugerah Tokoh Perubahan Republika, Rabu (24/4). Marketing Manager Saung Angklung Udjo, Maulana, menjelaskan angklung arumba punya format seperti band namun alat musiknya tetap dari bambu.

"Tapi tampilannya sedikit modern," kata Maulana kepada Republika. Pria kelahiran 19 April 1977 itu menambahkan konsep arumba dipilih karena memadukan antara nilai tradisional serta modern. Arumba dianggap selaras dengan perkembangan zaman.

"Konsep angklung ini kan sebetulnya orkestra, jadi membutuhkan banyak orang, sekitar 25-30 orang. Cuma karena tadi itu kita ngikutin zaman, jadi Arumba dipilih," kata Maulana.

Dalam pentas malam Anugerah Tokoh Perubahan, arumba akan dimainkan 10 orang dari Saung Angklung Udjo. "Kalau anggota kami ada sekitar 300 orang dari Desa Padasuka (desa di Kecamatan Cibeunying Kidul, Bandung, Jawa Barat). Tapi malam ini kita akan menampilkan angklung arumba dengan 10 orang," kata Maulana.

Maulana juga menjelaskan sebenarnya ada banyak konsep pertunjukan musik angklung. Saat ini musik angklung bisa dipadukan dengan DJ (Disc Jockey) serta musik EDM (Electronic Dance Music).

"Saung Angklung Udjo sudah bekerja sama dengan Eka Gustiwana untuk menciptakan beberapa konsep angklung. Kerja sama itu memasukkan angklung ke ranah digital. Tidak meninggalkan konsep tradisional tapi tetap bisa dinikmati oleh orang-orang milenial," ucap Maulana.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2PuPHDp
April 24, 2019 at 07:09PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2PuPHDp
via IFTTT

Pembentukan Holding BUMN Perbankan Masih Sesuai Rencana

Kementerian BUMN menargetkan holding perbankan terbentuk tahun ini

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tengah menyiapkan skema holding perbankan. Pembentukan ini akan membuat efisiensi di antara bank milik negara segera terwujud.

Adapun empat bank anggota holding antara lain Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Tabungan Negara (BTN) dan Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Menurut Direktur Utama BRI Suprajarto saat ini proses skema holding masih berjalan. Hanya saja perlu ada kematangan antar kementerian terkait semisal Kementerian Keuangan.

Holding perbankan memang ada di kementerian (BUMN), Mei bisa berjalan. Kita lihat masih ada banyak yang belum smooth tapi Mei bisa (terealisasi),” ujarnya saat acara ‘Paparan Kinerja BRI Kuartal I 2019’ di Gedung BRI Pusat, Rabu (24/4).

Suprajarto mengatakan perseroan akan terus mendukung perwujudan holding perbankan. Namun, dia mengakui saat ini belum ada tanda-tanda yang lebih kongkrit skema holding perbankan .

“Kalau Mei berharap bisa speed up mungkin kalau pas Mei nanti ada tanda-tanda yang lebih kongkrit,” ucapnya.

Sementara Direktur Keuangan BRI Haru Koesmahargyo menambahkan saat ini anggota holding perbankan terus melakukan koordinasi dan rapat persiapan, dimulai infrastruktur internal dan hal lainnya yang mendukung skema holding perbankan.

“Secara implemtasi memang belum tapi target semester satu masih on track, kita tunggu saja. Ini hanya proses saja, proses berikutnya antar kementerian misal Kemenkeu dan lain-lain,” ungkapnya.

Sebelumnya Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyebut saat ini proses holding keuangan (perbankan) masih berlanjut. Langkah ini dilakukan agar tercipta efisiensi perbankan pemerintah.

Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Jasa Konsultasi Kementerian BUMN Gatot Trihargo mengatakan pihaknya tengah menyelesaikan revisi draft holding perbankan dari Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).

“Sudah kita revisi lagi tentang masukan dari KKSK Kemenkeu, OJK dan BI dan kita mau diskusi lagi dengan tim salah satunya KKSK,” ujarnya usai acara ‘Penandatangan Perjanjian Pembelian Saham antara BTN dan PMN’ di Gedung Kementerian BUMN, Senin (22/4).

Gatot menjelaskan revisi tersebut mencakup pertimbangan efisiensi dari pembentukan holding perbankan. Menurutnya, revisi ini dibutuhkan agar rencana pembentukan menjadi lebih realistis dan tercapai quick win masing-masing pihak.

“Jadi holding pasti ada efisiensi dan kita bisa seperti yang kita lakukan bersama ATMLink, itu kan sudah efisiensi bagus,” ucapnya.

Kendati demikian, Gatot menyakini pihaknya tetap akan melanjutkan rencana pembentukan holding tersebut yang tuntas pada tahun ini.

"Tahun ini insyaAllah (selesai)," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IFlz7U
April 24, 2019 at 07:07PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IFlz7U
via IFTTT

Mengapa Anggaran Kuota Haji Tambahan Perlu dari APBN?

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Arab Saudi telah memberi kuota tambahan kepada Indonesia sebanyak 10 ribu jemaah haji. Terkait itu, Komisi Pengawas Haji Indonesia (KPHI) menilai penambahan kuota tersebut patut diapresiasi.

Baca Juga:

Bagaimanapun, komisioner KPHI Syamsul Ma'arif menyebut tidak mungkin biaya untuk 10 ribu jemaah itu diambil dari anggaran Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Sebab, lanjut dia, dana optimalisasi sudah habis untuk membantu pemberangkatan jamaah haji reguler tahun ini. Artinya, BPKH sudah tidak sanggup lagi bila sampai diharuskan mengeluarkan dana lagi demi membiayai kuota tambahan tersebut.

“Sekarang ini posisinya uang optimalisasi itu sudah digunakan habis oleh penyelenggara. Maka, pendapat saya jika ini mau dilakukan oleh pemerintah, saya memberikan masukan agar biaya tambahan diambil dari APBN sepenuhnya. Jangan mengambil uang jamaah (yang belum berangkat),” kata Syamsul Ma'arif dalam sambungan telepon, Rabu (24/4).

Sebagai informasi, sambung dia, para calon jemaah haji reguler yang hendak berangkat pada tahun ini dibebankan sebesar Rp 35,2 juta. Padahal, secara keekonomian, seharusnya tiap mereka menyetor uang hingga Rp 70 juta untuk memenuhi biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH). Artinya, talangan untuk mereka berasal dari dana optimalisasi untuk memenuhi selisih biaya.

“Kalau ditambah lagi dipaksakan 10 ribu kuota tambahan itu, ini dari mana mau diambilkan (uang) untuk menambahi? Yang sekarang saja sudah habis. Itu saja menggunakan optimalisasi sebagian milik mereka yang belum berangkat,” papar Syamsul.

Berita Terkait

Dia mengandaikan bila dipaksakan juga dana dari BPKH dipakai untuk memberangkatkan 10 ribu jemaah hasil dari penambahan kuota. Bila sampai demikian, maka BPKH terpaksa memakai dana setoran awal milik calon jemaah haji yang belum berangkat ke Tanah Suci. Syamsul memandang, cara tersebut berpeluang memunculkan keraguan (syubhat) secara syariat.

"Menggunakan sebagian dana milik orang lain yang belum berangkat, ini  menjadi hajinya subhat kalau mereka tahu. Dan itu menurut saya sebuah kezaliman, menggerus modal setoran awal jamaah yang belum berangkat,” jelas dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2XEuny8
April 24, 2019 at 07:07PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2XEuny8
via IFTTT

Tokoh Perubahan Republika Wujud Apresiasi dan Terima Kasih

Tahun ini, ke-14 penyelengaraan Tokoh Perubahan Republika.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Harian Republika kembali menggelar malam penganugerahan Tokoh Republika pada Rabu (24/4) malam ini. Penghargaan yang dimulai sejak 2005 atau 14 tahun lalu itu sebagai bentuk apresiasi dan terima kasih Republika kepada para tokoh yang ikhlas bekerja bagi kepentingan masyarakat.

"Selain untuk apresiasi, ini juga bentuk terima kasih Republika kepada mereka-mereka yang sudah bekerja dengan baik untuk masyarakat tanpa pamrih," ujar Pemimpin Redaksi Republika Irfan Junaidi.

Irfan mengatakan, sosok yang mendapatkan penghargaan Tokoh Perubahan memiliki segudang aktivitas. Kegiatan-kegiatan yang tentunya bermanfaat bagi masyarakat Indonesia secara luas.

Selain itu, aktivitas mereka juga mampu memberikan inspirasi untuk orang lain. Sehingga masyarakat berkeinginan meniru untuk berbuat baik yang mungkin bisa dilakukan dengan cara berbeda.

"Bisa membuat istilahnya merangsang orang 'kalau saya berbuat baik dan seterusnya orang lain bisa mengapresiasi saya lho ya' kira-kira seperti itu dengan begitu jadi orang kemudian akan berlomba-lomba terus dalam kebaikan," ucap Irfan.

Tokoh-tokoh yang dianugerahi penghargaan tahun ini juga diharapkan bisa mencerminkan semangat persatuan. Di antara para penerima penghargaan adalah Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat BNPB Sutopo Purwo Nugroho, Rektor Universitas Muhammadiyah Sorong Rustamadji, Direktur Wahid Institute Yenny Wahid, Ketua Dewan Syuro Takmir Masjid Jogokariyan Ustaz Muhammad Jazir, serta pengusaha asal Papua Barat sekaligus ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Bahlil Lahadalia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IDAvTU
April 24, 2019 at 07:06PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IDAvTU
via IFTTT

Pemilu Usai, MUI Sulbar Ajak Masyarakat Jaga Persatuan

MUI Sulbar meminta perbedaan politik tak merusak persatuan.

REPUBLIKA.CO.ID, MAMUJU— Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Barat, KH Nur Husain, mengajak masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan setelah Pemilu 2019.

"Kami mengingatkan kepada semua pihak agar perbedaan politik, tidak membuat masyarakat menjadi bertentangan," kata KH Husain Nur di Mamuju, Rabu (24/4).

Dia mengatakan, dalam pemilu akan ada menang dan kalah dan mesti diterima. Jangan justru merusak tatanan sosial di tengah masyarakat yang sudah terbangun baik.

"Sebenarnya tidak ada kalah menang, karena sesungguhnya semua menang apabila menciptakan suasana demokrasi yang baik," katanya.

Dia berharap, ketika momentum politik berakhir maka masyarakat mesti kembali seperti sedia kala menjaga persatuan dan kesatuan.

"Jadikan perbedaan pilihan saja dan jangan menimbulkan hal-hal yang menganggu proses demokrasi, semua pihak yang berbeda pilihan mesti kembali menyatu sebagai seorang saudara," katanya.

Dia juga berpesan, agar seluruh komponen yang terlibat dalam pelaksanaan pemilu harus menyakini bahwa penyelenggara punya niat baik dalam menyukseskan pelaksanaan Pemilu 2019. 

Jika ada hal yang dianggap merugikan salah satu peserta pemilu, sebaiknya diserahkan kepada institusi negara yang punya kewajiban untuk menindak. “Saya kira pihak-pihak yang terlibat dalam proses pemilihan ini tentu mau bekerja lebih baik, mereka juga mau sukses," katanya.

Dia mengatakan, jika ditemukan pelanggaran harap dilaporkan ke Bawaslu dan kepolisian dengan tetap mengedepankan rasa persatuan. "Persatuan ini jangan dirusak sebab harganya mahal dan persatuan adalah aset bangsa," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IEbY1e
April 24, 2019 at 07:02PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IEbY1e
via IFTTT

Alih Fungsi Lahan Pertanian Ancaman Subak di Bali

Alih fungsi lahan pertanian menganca subak sebagai warisan dunia

REPUBLIKA.CO.ID, DENPASAR -- Alih fungsi lahan pertanian menjadi salah satu ancaman bagi area persawahan subak di Bali, khususnya sawah dengan sistem subak yang telah menjadi Warisan Dunia. Menurut Dekan Fakultas Pertanian Universitas Udayana, Nyoman Rai, masyarakat dianggap lebih mementingkan urusan ekonomi.

Maka tak heran  masyarakat membiarkan lahannya beralih fungsi menjadi penginapan atau rumah makan bagi para pelancong. Padahal kawasan tersebut masih dalam area warisan dunia.

"Penetapan subak sebagai Warisan Dunia merupakan hal yang positif. Subak mendapat perhatian luar biasa dari pelancong. Pelancong yang semakin banyak ternyata menyebabkan ada alih lahan subak untuk dijadikan sebagai sarana dan prasarana pariwisata," katanya saat ditemui di Universitas Udayana, Denpasar, Bali.

Ditetapkannya subak sebagai warisan dunia juga telah mendatangkan keuntungan bagi warga sekitar. Akan tetapi dia melihat seperti subak di Jatiluwih, pemerataan ekonomi tidak terjadi. Padahal di subak Jatiluwih didukung 19 subak lain namun masyarakat di subak penyangga tidak mendapatkan manfaat yang sama.

"Akibatnya terjadi semacan ketidakharmonisan antara petani subak yang satu dengan yang lain, antara subak warisan dunia dengan yang bukan warisan dunia," kata dia.

Tak hanya itu, wisatawan yang datang juga telah mengotori saluran air irigasi dengan sampah plastik. Akibatnya saat musim kemarau sampah mengendap di saluran dan di musim hujan sampah itu terbawa hingga ke sawah.

Untuk mengatasi hal tersebut, dia menyarankan petani tetap memperhatikan konservasi sumber daya alam dan prinsip Tri Hita Karana. "Para petani harus tetap memperhatikan keselarasan manusia dengan Tuhannya, dengan lingkungannya, dan dengan sesamanya," kata Nyoman Rai.

Dia juga meminta paguyuban subak untuk dapat berbagi. Misalnya Subak Jatiluwih yang kini tengah menjadi poros wisata harus dapat berbagi dengan subak-subak penyangganya. Ia meminta pemerintah daerah setempat mengeluarkan larangan alih fungsi lahan.

Sistem Subak merupakan bagian dari sistem pertanian tradisional. Bentang lahan subak yang telah bertahan sejak berabad silam adalah wujud warisan budaya yang senantiasa hidup di Pulau Bali.

Tri Hita Karana sebagai falsafah hidup yang dianut oleh masyarakat Bali adalah wujud tradisi budaya yang telah mendapat perhatian dunia, khususnya dalam menjaga keseimbangan hidup antara manusia, lingkungan alam, dan Tuhan Yang Maha Kuasa.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2XFWm0m
April 24, 2019 at 07:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2XFWm0m
via IFTTT

Riko Siap Perjuangkan Peluang Tersisa Bagi Persija

Persija harus menang di dua laga tersisa untuk menjaga asa bertahan di Piala AFC.

REPUBLIKA.CO.ID, REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penyerang sayap Persija Jakarta, Riko Simanjuntak, menegaskan dirinya belum angkat tangan membawa timnya lolos ke semifinal Piala AFC 2019 dengan menjadi runner-up terbaik zona Asia Tenggara selepas kekalahan dari Ceres Negros di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Selasa (23/4). Ia mengaku akan maksimalkan dua laga tersisa.

Kekalahan 2-3 dari Ceres Negros membuat peluang Persija untuk lolos ke babak selanjutnya semakin mengecil. Namun belum sepenuhnya peluang skuat Macan Kemayoran tertutup.

Tim ibu kota negara ini wajib memenangkan dua laga terakhir melawan tuan rumah Becamex Binh Duong pada 1 Mei 2019, serta menjamu Shan United 15 Mei 2019. Dengan empat poin yang telah didapatkan, Persija bisa saja lolos melalui jatah satu runner up terbaik.

Namun Persija juga bergantung dengan hasil grup lain. Menanggapi hal ini, Riko menilai apapun itu bisa saja terjadi. Yang terpenting, timnya siap berjuang di dua laga tersisa.

“Ini bukan akhir dari segalanya, dalam sepak bola semua masih bisa terjadi. Oleh karena itu kami harus bisa berjuang secara maksimal pada dua laga terakhir. Sehingga kami bisa mencapai target untuk bisa meraih kemenangan,” kata Riko dikutip dari laman resmi klub, Rabu (24/4).

Lebih lanjut mantan pemain Semen Padang ini menilai, salah satu kelebihan Ceres yakni mental yang sangat kuat. Hal itu yang membawa wakil Filipina memenangkan laga tersebut. “Ya, memang kami tahu, kami harus akui keunggulan mereka. Kami akui mental mereka dan akui permainan mereka. Tapi inilah sepak bola apapun bisa terjadi. Inilah bagian dari pertandingan, hanya dalam satu menit kami bisa kalah,” ucap Riko.

Tidak hanya itu, Riko siap memetik pelajaran dari kekalahan tersebut dan memperbaikinya pada laga selanjutnya. Sementara itu, Persija akan bertemu Bali United pada babak 8 besar Piala Indonesia di Stadion Kapten Dipta, Gianyar, 26 April 2019.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IEbMiw
April 24, 2019 at 07:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IEbMiw
via IFTTT

Pemerintah akan Beri Insentif Potongan Pajak 200 Persen

Regulasi insentif potongan pajak 200 persen akan terbit pertengahan 2019

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pemerintah akan mempercepat finalisasi berbagai insentif bagi perusahaan swasta yang berkontribusi pada perbaikan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Langkah tersebut untuk memperbaiki kualitas SDM dalam pengembangan inovasi melalui Research and Development (RnD).

Menteri Perindustrian Airlangga Hartanto mengatakan aturan terkait insentif pajak akan diterbitkan pada semester I 2019. “Sudah dibahas dalam sidang kabinet Paripurna oleh presiden, sudah diminta insentif terus direalisasikan,” ujarnya usai acara ‘saat acara ‘Economic & Investment After 2019 Election: What’s Next?’ di Ritz Carlton Pasific Place, Rabu (24/4).

Menurutnya saat ini draft aturan terkait insentif super deductable tax masih dalam proses adminitrasi dan harmonisasi. Setidaknya ada 32 jenis usaha yang akan mendapatkan insentif tesebut.

Bahkan pemerintah pun membuka peluang untuk jenis usaha yang tidak termasuk di dalam daftar yang telah dibuat oleh pemerintah untuk bisa mendapatkan insentif ini.

“Investasi, misal yang ikut program link and match dia investasikan untuk SMK tertentu. Dia bantu SMK Rp 1 miliar, pemerintah akan memberikan potongan pajak sebesar Rp 2 miliar dalam periode tertentu," ucapnya.

Adapun besaran pemangkasan pajak melalui insentif super deductable tax sebesar 200 persen untuk pelaku usaha yang mendorong pengembangan vokasi dan 300 persen untuk yang mengembangkan RnD.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2vkfWTW
April 24, 2019 at 06:55PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2vkfWTW
via IFTTT