Pages

Showing posts with label 2019 at 07:19PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 07:19PM. Show all posts

Wednesday, May 22, 2019

Membedah Instrumen Canggih Nilometer

Nilometer di Kairo adalah instrumen canggih zaman Firaun dan Romawi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Nilometer di Kairo adalah instrumen canggih zaman Firaun dan Romawi seperti juga Nilometer yang berada di Pulau Elephantine, Aswan. Nilometer Kairo terdiri atas sebuah lubang besar yang membentang di bawah permukaan air Sungai Nil.

Lubang tersebut terhubung dengan Sungai Nil oleh tiga terowongan pada ketinggian yang berbeda-beda. Terdapat 45 tangga dalam terowongan de ngan lebar masing-masing 24 cm. Fungsi tangga-tangga tersebut untuk mengukur ketinggian air Sungai Nil. 

Di tengah-tengah lubang terdapat kolom marmer segi delapan yang disebut Corinthian Capital. Bagian atas Corinthian Capital ditutup oleh balok kayu. Untuk mengukur tingkat air, Corinthian Capital dibagi menjadi 19 hasta.

Satu hasta sama dengan 50 centimeter atau setengah meter. Dengan demikian, Corinthian Capital dapat mengukur kadar air Sungai Nil hingga 9,5 meter. Banjir yang pernah di ukur oleh Nilometer mencapai 16 has ta atau sekitar delapan meter. 

Tinggi permukaan yang aman atau mencukupi adalah 14 hasta, yang berarti warga Mesir akan mengalami kebahagiaan hidup. Jika tinggi permukaan air Sungai Nil Kurang dari 14 hasta maka dapat diperkirakan Mesir akan mengalami kekeringan atau kelaparan. Sementara, ketinggian air lebih dari 16 hasta berarti bencana banjir besar. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WXfzLj
May 22, 2019 at 07:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WXfzLj
via IFTTT

Tuesday, May 21, 2019

Menjaga Tradisi Shalawat di Amsterdam

Yang susah itu menjaga daripada meraihnya

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: H. Khumaini Rosadi, SQ, M.Pd.I )*

“Yang susah itu menjaganya daripada meraihnya”. Sebuah kalimat motivasi, kenangan saya mengingat nasihat Kiai Ahmad Chusnan dan Kiai Chozin ketika mesantren di Pondok Pesantren Tahfidzul Quran Raudlatul Huffadz, Banyurip Ageng – Pekalongan Selatan Jawa Tengah.

Nasihat ini selalu diungkapkan karena berkenaan dengan hafalan alquran yang saya setorkan setiap harinya sebanyak lima halaman hafalan baru. Terbilang cepat memang, dibandingkan teman-teman santri yang lain, hanya mampu menambah hafalan barunya satu halaman setiap hari.

Di tengah ngeriungnya para santri, pak kiai selalu mengingatkan untuk banyak-banyak mengulang hafalan yang sudah disetorkan. Jangan sampai mengejar cepatnya khatam, setelah itu lupa dengan hafalan yang di depan. Merawat hafalan yang lama itu lebih sulit daripada mendapatkan hafalan yang baru.

Begitu juga dengan kebaikan-kebaikan yang setiap hari kita lakukan. Menjaganya untuk tetap istikomah lebih sulit daripada memulainya. Seperti pernikahan, merawat keutuhan pernikahan itu lebih sulit daripada memulainya dengan ijab kabul. Seperti juga persaudaraan, menjaga ikatan persahabatan dan persaudaraan itu lebih sulit daripada pertama kali bertemu dan berkenalan.

Di Belanda, khususnya di masjid al-Ikhlash Amsterdam, yang juga merupakan gedung pusat kebudayaan Indonesia, berupaya melanggengkan keakraban dan tradisi merawat persaudaraan dengan berjabat tangan setiap bada sholat fardlu. Semoga istikomah.

Sambil berkeliling dengan senyuman dan melantunkan shalawat, rasa persaudaraan dan persatuan itu semakin terasa hangat. Allahumma Sholli ‘Alaa Muhammad, Yaa Robbi sholli ‘alaihi wa sallim.

PPME (Persatuan Pemuda Muslim se-Eropa) al-Ikhlash yang dipimpin oleh Hansyah Iskandar Putera dan Hasanul Arifin Hasibuan berhasil mengambil hati para jamaahnya untuk selalu rukun dan bersama-sama memajukan program-program kreatif dan inovatif bernuansa Indonesia tiga tahun ke depan.

Di bulan Ramadhan 1440 H ini, kegiatan shalat fardlu berjamaah lima waktu terus berjalan. Setelah selesai shalat, dilanjutkan dengan berdzikir bersama-sama dan diakhiri dengan doa. Setelah itu imam berdiri mengucapkan Allahumma Sholli ‘Alaa Muhammad, yaa Robbi sholli ‘Alaihi wa sallim. Makmum juga ikut berdiri dan berjabat tangan membentuk lingkaran.

Subhanallah, nikmat sekali melihat suasana ramai seperti ini dengan lantunan shalawat dan jabat tangan yang akan menggugurkan dosa-dosa, Apalagi di malamnya ada sholat taraweh berjamaah, semakin banyak jamaah yang datang, semakin ramai dan semangat lantunan sholawat itu berkumandang.

Semoga tradisi bershalawat disambi dengan berjabatan tangan dengan seluruh jamaah ini terus dipertahankan, bukan hanya terlihat di mozaik Ramadhan saja. Karena dengan cara ini mampu mengakrabkan.

Dengan begini, makmum bisa mengenal imam lebih dekat. Imam juga bisa menanyakan tema apa yang mau dijelaskan untuk pertemuan kultum pada malam berikutnya.

Sederhana. Merawat dan menjaga ukhuwah islamiyah dengan berjabatan tangan dan bershalawat. Tidak perlu salam tempel. Bertambah pahala sedekah karena banyak menebar senyum sapa setiap berjabatan tangan. Hilang semua masalah dan resah, tidak merasa sendiri, karena di sini ada kekuatan berjamaah. Berkah shalawat dan berjabat tangan di bulan Ramadhan.

)* Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Ichsan Bontang, Dai Tidim Jatman,  Dai Ambassador Cordofa,

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VSBJBY
May 21, 2019 at 07:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VSBJBY
via IFTTT

Monday, May 20, 2019

Ketika Muslim Bepergian

bepergian bagi seorang perempuan secara sendirian harus dipikirkan secara matang.

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Seorang sahabat meminta pertimbangan kepada Rasulullah. Ia mengatakan istrinya berencana untuk menunaikan ibadah haji. Ia sendiri sebelumnya memutuskan untuk mengikuti sejumlah peperangan de ngan pasukan Islam. Jawaban segera meluncur dari mulut Rasulullah memupus kebimbangan sang sahabat. “Berangkatlah dan tunaikan haji bersama istrimu.” Sahabat itu mengikuti saran Rasul.

Menurut Syaikh Muhammad al-Ghazali lewat karya dengan judul Mulai dari Rumah, bepergian bagi seorang perempuan secara sendirian harus dipikirkan secara matang. Perlu juga meneliti bagaimana proses perjalanan serta jalan yang dilalui selama perjalanan tersebut. Dalam pandang annya, ini sangat penting demi menjaga keselamat an perempuan dan merupakan bentuk kehati-hatian.

Ia menyatakan, keputusan sahabat yang membatalkan keikutsertaannya di dalam beberapa peperangan yang digambarkan dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim di atas, merupakan peristiwa yang pantas dicatat. Kaidah ushul fikih mengata kan, menghindari bahaya mesti didahulukan dari pada mengambil kemaslahatan.

Perjalanan seorang perempuan sendirian di atas untanya saat itu tentu sangat riskan. Ada kemung kinan terjadinya gangguan terhadap perempuan itu. Meski ia mengakui di masa kini keamanan relatif terwujud. Walaupun demikian, ada perbedaan pendapat apakah perempuan boleh bepergian sendirian tanpa ditemani suaminya.

Sebagian cendekiawan Muslim, ujar al-Ghazali, ada yang membolehkan perempuan berangkat haji atau bepergian ditemani oleh orang-orang yang dipercaya, sebab rombongan yang tepercaya dapat menghilangkan kekhawatiran. Mereka mendukung pendapatnya tersebut dengan hadis yang diriwayat kan oleh Adiy bin Hatim.

Adiy menuturkan, waktu dia bersama Rasulullah tiba-tiba seorang laki-laki datang dan mengadukan ancaman yang dialaminya. Tak lama berselang, muncul laki-laki lain yang melaporkan dirinya dirampok. Peristiwa ini terjadi sebelum umat Islam memiliki kekuatan dan keamanan belum sepenuhnya terwujud di Jazirah Arab.

Setelah menyelesaikan urusan dengan kedua orang tadi, Rasul menanyakan kepada Adiy apakah dia pernah melihat negeri Hiarah. Adiy menjawab, ia pernah mendengar namun belum pernah melihatnya. Lalu Rasul mengatakan, “Jika umurmu panjang, niscaya kamu akan melihat seorang perempuan datang dari Hiarah dengan menunggang unta sendirian untuk thawaf di Ka’bah.”

Muhammad SAW mengatakan, perempuan itu datang ke Tanah Suci sendiri tanpa takut kepada siapa pun kecuali Allah SWT. Haya binti Barok al-Barik me ngatakan, setiap perempuan yang telah bersuami wajib meminta izin saat akan melakukan perjalanan ke mana saja, termasuk ketika hendak menempuh perja lanan untuk menunaikan ibadah haji. Ini salah satu bentuk ketaatan terhadap suami.

Sebaliknya, disunahkan bagi suami untuk memberikan izin. Rasulullah mengatakan, tidak ada alasan bagi istri untuk pergi tanpa seizin suaminya. Sejumlah ahli fikih menetapkan ketentuan bagi perempuan yang akan pergi haji mestinya beserta suami atau mahramnya. Syarat tersebut, jelas Haya, bukan berlaku untuk perjalanan haji saja, melainkan berlaku juga pada seluruh perjalanan yang dilakukan seorang perempuan dengan jarak tempuh dan waktu tertentu.

Haya mengatakan, ada sejumlah akhlak yang patut dijalankan seorang perem puan waktu be pergian. Salah satunya adalah meminta izin dari suami nya, kalau perempuan itu telah bersuami. Perempuan itu juga dituntut untuk berpakaian yang sesuai dengan syariat, tak menampakkan auratnya kepada selain mahramnya dan tentu menjaga pandangannya. “Pelihara pula sifat malu selama perjalanan tersebut,” jelas Haya dalam buku nya, Ensiklopedi Wanita Mus limah. Ia menganjur kan, selama bepergian perempuan tidak ber dandan berlebihan serta menggunakan parfum yang baunya sangat tajam.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VyxFSh
May 20, 2019 at 07:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VyxFSh
via IFTTT

Sunday, May 12, 2019

Pertamina Tambah Pasokan Elpiji di Aceh

Sebanyak 1 juta tabung telah digelontorkan ke pangkalan sejak awal Mei.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Minggu pertama Ramadhan 1440 H, Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I menambah penyaluran elpiji subsidi tiga kilogram (kg) di wilayah Aceh. Sebanyak lebih dari 1 juta tabung, meningkat 11 persen dari penyaluran normal, telah digelontorkan ke pangkalan-pangkalan sejak awal Mei 2019.

Branch Marketing Manager Aceh, Awan Raharjo, menyampaikan bahwa penambahan ini untuk merespon peningkatan konsumsi elpiji. "Konsumsi elpiji 3 kg di Aceh meningkat diantaranya karena pelaksanaan tradisi Makmeugang. Sehingga kami menambah penyaluran ke 2.480 pangkalan di wilayah Aceh," kata Awan, Ahad (12/5), seperti dalam siaran persnya.

Penambahan sebanyak lebih dari 12.700 tabung per hari juga dilakukan di Aceh Utara. Khusus di kota Lhokseumawe, mencapai 5.000 tabung per hari. Ini juga untuk merespon isu kelangkaan elpiji tiga kg yang beredar di masyarakat.

Sementara Aceh Tengah yang juga dilanda isu kelangkaan, telah ditambah penyaluran sebanyak 11 persen dari konsumsi normal. Hampir 3.300 tabung elpiji tiga kg disebar ke 92 pangkalan di Aceh Tengah.

"Kami menengarai isu ini sengaja disebar pengecer. Karena mereka mendapat keuntungan jika lebih banyak elpiji yang digelontorkan," ujar Awan.

Untuk itu, lanjut Awan, pihaknya meningkatkan koordinasi dengan Pemda. Melalui rapat bersama Tim Penanggulangan Inflasi Daerah (TPID), Pertamina menyampaikan perlunya peningkatan pengawasan penyaluran elpiji tiga kg.

"Alokasi elpiji tiga kg untuk Aceh rata-rata 2,41 juta tabung per bulan. Sementara jumlah masyarakat miskin di Aceh sesuai data BPS pada September 2018 sejumlah 831.500 jiwa. Jika tepat sasaran bagi masyarakat miskin, maka per keluarga miskin mendapat 11 tabung per bulan," kata Awan.

Namun alokasi rata-rata per bulan di Aceh sebanyak 2,41 juta tabung tersebut tidak akan mencukupi jika dikonsumsi oleh total penduduk Aceh sebanyak lebih dari lima juta jiwa. Sehingga diperlukan pengawasan yang lebih ketat agar penyaluran elpiji tiga kg tepat sasaran kepada masyarakat miskin.

"Kami mengajak seluruh Pemkab dan Pemkot untuk bersama pro aktif melakukan pengawasan di lapangan. Pertamina siap bersama perangkat Pemda seperti Satpol PP, mengadakan sidak secara kontinyu ke agen dan pangkalan," tutur Awan.

Pertamina sendiri melarang agen dan pangkalan menjual pada pengecer. Maupun menjual dengan harga di atas HET. Sebanyak 23 pangkalan telah dikenakan sanksi karena terbukti melanggar ketentuan tersebut.

Pengawasan yang lebih ketat juga diperlukan untuk mengendalikan pengecer. Pertamina tidak dapat mengawasi maupun memberi sanksi pada pengecer. Karena mereka bukan distributor resmi elpiji tiga kg.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2YsNQT5
May 12, 2019 at 07:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2YsNQT5
via IFTTT

Saturday, May 11, 2019

Berburu Mukena Model Shireen Sungkar di Tanah Abang

Mukena model Shireen umumnya berbahan satin halus dan memiliki motif bordir sederhana

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mukena model Shireen Sungkar menjadi mukena yang paling banyak dipilih oleh konsumen di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Ramadhan atau menjelang Hari Raya Idul Fitri.   

"Iya mukena Shireen lebih banyak yang cari," kata penjual mukena di Blok A Pasar Tanah Abang Abdul, di Jakarta, Sabtu (11/5).   

Abdul mengatakan beberapa model mukena yang dijual antara lain yaitu model Shireen yang terinspirasi dari nama artis Shireen Sungkar, model KD yang diambil dari nama penyanyi Krisdayanti, dan model biasa dengan harga yang lebih terjangkau.   

Mukena model Shireen umumnya berbahan satin halus dan memiliki motif bordir yang lebih sederhana di sekitar area pundak dan ujung mukena.  Sementara, mukena model KD juga berbahan satin dan memiliki bordir lebih glamor dengan sebaran motif bunga berwarna di seluruh bagian kain.   

Mukena model Shireen, menurut Abdul, lebih banyak dipilih karena modelnya tampak lebih sederhana dan harganya juga terjangkau.  Salah seorang pembeli Indah (27) mengatakan lebih tertarik dengan mukena Shireen karena modelnya lebih cocok dipakai anak muda dibandingkan mukena model KD.   

"Menurut saya model Shireen lebih nyaman dan lebih pas dipakai anak muda dibandingkan model lainnya," katanya saat sedang memilih mukena bersama ibunya di Blok A Tanah Abang.   

Saat Indah tengah memilih model Shireen, ibunya, Marni (56), juga ikut memilih-milih dan tampak tertarik dengan mukena model KD. "Lebih mewah ya kesannya. Lebih suka yang model KD," kata Marni.   

Abdul mengaku dapat menjual hingga lebih dari 150 potong mukena model Shireen yang dibandrol dengan harga Rp300.000-Rp600.000 per potong. Harga itu masih lebih murah dibandingkan mukena model KD yang dijual di kisaran harga Rp350-Rp1 juta per potong.   

Pedagang lain di Tanah Abang Hanif (57) mengaku penjualan mukena di tokonya juga laris diserbu pembeli selama Ramadhan 2019.  Dia menjual banyak model mukena, mulai dari mukena model sederhana, Shireen, KD, dengan bahan katun Jepang, bordir, jersey, dan lain sebagainya.   

Mukena yang paling banyak dibeli di tokonya juga mukena model Shireen, dengan penjualan hingga lebih dari 100 potong, lebih banyak dibandingkan penjualan mukena model lain

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2vSRTfa
May 11, 2019 at 07:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2vSRTfa
via IFTTT

Friday, May 10, 2019

Kementan: Pisang Lokal Semakin Diminati Pasar Ekspor

Pisang tersebar di pelosok Nusantara.

REPUBLIKA.CO.ID, LAMPUNG — Pisang lokal saat ini menjadi primadona buah unggulan di Indonesia. Tidak hanya bisa mencukupi permintaan dalam negeri, pisang lokal bahkan bisa bersaing dalam pasar global.

Hal ini disampaikan Direktur Jendral Hortikultura Suwandi pada kunjungan kerja ke Kabupaten Tanggamus, Lampung, Jumat (10/5). 

Dalam kunjungan kerja ini, Suwandi mengunjungi tempat produksi pisang lokal yang dikelola oleh Koperasi Tani Hijau Makmur. Koperasi ini memproduksi, menanam salah satunya pisang mas kirana. Hasil pisang ini bisa memenuhi permintaan pasar lokal. "Bahkan dengan kualitas yang bagus bisa masuk ke supermarket dan sudah kita ekspor ke luar," ujarnya.

Pisang tersebar di pelosok nusantara, diantaranya di Lampung, proses penanaman pisang sampai panen membutuhkan waktu sekitar 9 bulan. Agar kulit pisang mulus dan bebas dari penyakit, maka jantung pisang diberi perlakuan suntik dengan zat organik ramah lingkungan.

Setelah dipanen pisang-pisang ini memasuki proses pembersihan dimana pisang akan dicuci dan dilap. "Setelah bersih, pisang-pisang ini juga akan melalui proses penirisan sebanyak 2 kali sehingga terbebas dari kotoran dan serangga atau hama," jelasnya.

Semua pisang bersih, lanjut dia, kemudian akan di Grading dengan cara ditimbang satu-persatu. Misal pisang dengan berat 0,8 kilogram masuk ke grade A, sedangkan pisang dengan berat 0,67 kilogram masuk ke grade B. Proses selanjutnya pisang ini akan disusun dalam kardus dengan total berat 11 kilogram perkardusnya.

“Semua pisang ini dalam keadaan mentah, dan akan matang dalam waktu 4 hari jika disimpan dalam suhu 14 derajat," ujar Suwandi.

Lalu bagaimana pemanfaatan pisang yang reject? Suwandi menekankan nantinya akan diolah menjadi sale pisang, sehingga tetap memberikan nilai tambah atau pendapatan bagi petani. Untuk rasanya sale pisang mas mempunya rasa yang paling manis dibandingkan jenis lainnya. 

"Sale pisang ini juga mempunyai pasar yang cukup besar, salah satunya untuk Sumedang Jawa Barat," ucapnya.

Lebih lanjut Suwandi mengatakan bahwa pisang mas sangat diminati oleh konsumen di Singapura dan Cina. Tidak hanya pisang mas, di Lampung ini sudah mengekspor pisang cavendish. Imagenya Indonesia itu masih impor pisang, saya katakan itu tidak benar, kita tidak ada impor pisang, bahkan kita sudah ekspor pisang.

“jadi, mari bersama kembangkan potensi pisang ini, sehingga kedepan bisa memasok kebutuhan pasar lokal dan luar negeri. Cintai produksi dalam negeri, konsumsi pangan lokal dan viva republik Indonesia. Salam dari lampung," tandas Suwandi.

Pada kesempatan yang sama, Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura Propinsi Lampung Achmad Chrisna Putra mengatakan bahwa ada 3 jenis pisang yang dibudidayakan, yakni pisang mas kirana, barangan dan cavendish. Untuk lahannya di Lampung ini totalnya bisa mencapai 1.000 hektar, khusus di Tanggamus 500 hektar.

“Untuk penanamannya kami mengembangkan dengan kultur jaringan, jadi tanamannya bisa tumbuh seragam dan kompak," katanya.

Staf PT Great Giant Pineapple yang menangani pisang di Tanggamus Sigit menambahkan, permintaan pasar dalam negeri sampai 3.000 kardus perminggu, sedangkan yang bisa dipasok dari daerah sini baru 500 kardus perminggu. Yang artinya masih ada peluang pasar sekitar 6 kali lipat dari pemasok sekarang, artinya potensi pasar luar biasa.

“Tidak hanya potensi pasar dalam negeri, potensi pasar luar negeri juga sangat besar," sebutnya.

Untuk Singapura, permintaan sebanyak 1 kontainer sekitar 5,6 ton per minggu dan Cina sebanyak 2 kontainer sekitar 10 ton lebih perminggu. Realisasinya permintaan sebanyak ini baru bisa kami penuhi hanya 108 kardus.

"Hal ini menjadi peluang besar hampir 15 kali lipat," pungkas Sigit.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2vP1PGr
May 10, 2019 at 07:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2vP1PGr
via IFTTT

Wakil Perdana Menteri Australia Bela Caleg Anti-Islam

Caleg Australia mengunggah video daring yang berisi pernyataan anti-Islam.

REPUBLIKA.CO.ID, CANBERRA -- Wakil Perdana Menteri (PM) Australia membela calon legislator (caleg) Jacinta Price yang mengunggah video daring yang menyebut Islam "barbar", dengan mengatakan sang caleg membela perempuan Muslim.

Wakil PM Michael McCormack ditanya tentang video yang diunggah di halaman Facebook pribadi Price lima tahun lalu, yang mengklaim berisi "kebenaran sebenarnya tentang Islam". Video itu menampilkan wawancara dengan psikolog dan komentator Dr Wafa Sultan, yang membandingkan masyarakat Barat dengan "keterbelakangan" umat Islam.

McCormack mengatakan kepada wartawan bahwa Price adalah orang yang membela orang-orang yang tertindas, terutama perempuan.

"Ia akan membela diri dan ia tidak takut untuk mengatakan apa yang ia pikirkan," katanya.

"Itu jenis orang yang Anda inginkan di parlemen - Anda tidak butuh orang pemalu."

"Anda ingin orang-orang yang menyuarakan pikiran mereka, yang mengatakan apa yang mereka maksud dan bersungguh-sungguh dengan apa yang mereka katakan."

McCormack mengatakan kualitas-kualitas seperti itu akan menjadikan Price sebagai pendukung yang baik bagi Wilayah Utara Australia (NT) di Canberra. Price, yang maju melawan kandidat Partai Buruh Warren Snowdon untuk kursi NT, mengatakan ABC seharusnya malu karena menulis laporan tentang postingannya.

"Saya berbagi pendapat tentang seorang perempuan yang merupakan perempuan Muslim yang memberikan pendapatnya tentang bagaimana ia merasa diperlakukan dalam agamanya sendiri," katanya.

"Saya seorang perempuan Aborigin yang menyuarakan bagaimana perasaan saya tentang masalah dalam budaya saya sendiri."

"Apakah hal itu membuat saya rasis juga ketika membicarakan masalah-masalah dalam budaya saya sendiri yang saya yakini menindas menindas Aborijin? Apakah kejahatan melakukan hal seperti itu?."

Ia bertanya apakah Dewan Imam Nasional, yang menyebut bahwa video itu menjelekkan semua Muslim dan menumbuhkan kebencian, "telah bertanya pada setiap perempuan apa yang mereka rasakan tentang hal itu".

Dewan Islam di NT menawarkan untuk duduk bersama Price untuk memperjelas pemahamannya tentang Islam.

Standar ganda

Pensiunan senator dari NT, Nigel Scullion, mengatakan pertanyaan terhadap Price adalah "standar ganda". Hal itu setelah kandidat Partai Hijau untuk wilayah Lingiari, George Hanna, tak dihujat karena menyebut Price sebagai "pengkhianat etnis" dalam sebuah postingan media sosial.

Senator Scullion mengatakan itu adalah "hal paling memalukan yang bisa ditujukan untuk warga Aborijin".

"Anda seharusnya bertanya pada [pemimpin Partai Hijau, Richard] Di Natale tentang mengapa mereka, anggota Partai Hijau, bisa berbuat demikian dan menyebut rekan saya Jacinta Price sebagai pengkhianat etnis," katanya.

"Mereka seharusnya malu atas diri mereka sendiri."

Hanna mengakui bahwa postingan itu menghina dan meminta maaf, tetapi postingan itu masih ada.

Ikuti berita-berita lainnya di situs ABC Indonesia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2PVo5rv
May 10, 2019 at 07:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2PVo5rv
via IFTTT

Monday, April 29, 2019

Diwan Lughat al Turk, Karya Fenomenal al-Kashgari

Di Diwan Lughat al Turk, al-Kashgari publikasikan peta Turki.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dalam Diwan Lughat al Turk, bukunya yang fenomenal itu, al Kahsgari juga menunjukkan dirinya sebagai pakar pembuat peta (kartografer). Di bukunya inilah, untuk pertama kalinya ia memublikasikan peta Turki. Peta yang kini tersimpan di Perpustakaan Nasional di Istanbul, Turki, itu merupakan buah dari pemahamannya yang luas dan mendalam mengenai geografi.

Seperti dilansir muslimheritage.com, peta itu menampilkan wilayah-wilayah pertama yang dihuni oleh orang-orang Turki di masa lampau. Dalam peta berbentuk melingkar ini, al Kashgari menunjukkan secara rinci daerah-daerah tersebut yang membentang dari Eropa hingga Asia Timur. Sejumlah daerah, baik di timur, barat, utara, dan selatan, ia tampilkan secara perinci lengkap dengan sungai dan lautnya.

Di kawasan barat misalnya, daerah-daerah yang dihuni orang Turki adalah wilayah yang ditinggali kaum Kipcaks dan Frank. Suku Turki juga tinggal di barat daya Ethiopia, di selatan India, di timur Cina dan Jepang. Suku Turki juga tinggal di kota-kota, seperti Yarkent, Kashgar, Barsgan, Balasagun, Yifruc, Ikiokuz, Asbuali, Kumri, dan Talas.

Dalam petanya, al Kashagari juga menunjukkan lokasi sejumlah negara dan wilayah, seperti Bulgaria, Laut Kaspia, Alexsandria, Mesir, Tashken, Jepang, Cina, Kashgar, Samarkand, Irak, Azerbaijan, Yaman, Somalia Timur, Sahara Timur, Ethiopia, Somalia Utara, anak benua India, India, Sri Lanka, Kashmir, dan lautan yang mengelilingi dunia. 

Peta ini telah dibuat berwarna. Warna biru menunjukkan sungai, hijau untuk laut, kuning terang menunjukkan wilayah gurun, merah merupakan pegunungan, dan kuning untuk kota, negara, atau daratan.

Penelitian dari sejumlah ilmuwan menyebut, ada sejumlah data dalam peta al Kashgari yang salah. Meski demikian, ia menggambarkan seluruh wilayah Timur secara benar dan detail. Dia misalnya menggambarkan Tembok Besar Cina dan menyebut bahwa tembok tersebut serta pegunungan tinggi di Cina menjadi penghambat baginya dalam  mempelajari bahasa Cina. Dia juga menyatakan bahwa Jepang memiliki nasib yang sama sebagai sebuah pulau di bagian timur Asia.

Sejumlah catatan sebelumnya menyebutkan bahwa peta pertama Jepang digambar pada abad ke-14, dan dimasukkan pertama kalinya di atlas dunia pada abad ke-15. Namun, peta yang dibuat al Kashgari secara telak membantah anggapan tersebut. Sebab, pada peta yang dibuat pada abad ke-11 itu, al Kashgari telah membuat peta Jepang meski terdapat beberapa kesalahan dan gambarnya kurang detail.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Wbr1CF
April 29, 2019 at 07:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Wbr1CF
via IFTTT

PLN Sumbar Kirim TRC untuk Bencana Bengkulu

TRC PLN akan meninjau kondisi kelistikan di lokasi bencana.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- PLN Unit Induk Wilayah Sumatra Barat (UIW Sumbar) mengirimkan Tim Reaksi Cepat (TRC) terjun ke lokasi bencana banjir dan tanah longsor di Provinsi Bengkulu. Bencana banjir Sabtu (27/4) menyebabkan belasan ribu rumah terendam air.

Laporan terakhir menyebutkan puluhan warga turut menjadi korban dalam bencana tersebut. Selain kerusakan rumah warga, bencana banjir itu pun juga menimbulkan kerusakan terhadap jaringan listrik milik PLN.

“Kejadian ini merupakan duka kita bersama. Langkah kami dari PLN adalah bertanggung jawab untuk memperbaiki jaringan listrik yang rusak. Serta memastikan baik gardu maupun jaringan masih aman sehingga tidak berbahaya bagi warga sekitar,” ucap Senior Manager PLN UIW Sumbar Arief Pramudya saat melepas TRC di Pekarangan Kantor Induk PLN UIW Sumbar pada Senin (29/04).  

TRC PLN ini kata Arief akan melakukan tinjauan ke lokasi guna mengecek kondisi kelistrikan khususnya Jaringan Tegangan Rendah (JTR) yang mengalami kerusakan. Selain itu TRC PLN Sumbar juga akan mengupayakan bantuan terhadap warga sekitar.

Arief Pramudya menyebut upaya pemulihan kondisi kelistrikan harus dilakukan secepat mungkin demi membantu proses pemulihan dilokasi kejadian. Tim TRC ini terdiri dari petugas pelayanan teknik (Yantek), pegawai PLN serta pengawas K3 di PLN Sumbar.

Secara spesifik tim ini akan bertugas untuk melakukan perbaikan gardu yang rusak, perbaikan sambungan rumah serta mengupayakan penormalan saluran listrik untuk posko bencana.

“Kami menargetkan gardu ataupun instalasi listrik lain yang terendam banjir dapat kembali beroperasi," ujar Arief.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DDq9iS
April 29, 2019 at 07:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DDq9iS
via IFTTT

Sunday, April 28, 2019

Islam Masuk di Azerbaijan di Masa Umar bin Khattab

Selama pemerintahan Ali, mayoritas penduduk Azerbaijan telah menerima Islam.

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Islam masuk ke Azebaijan sejak abad VII selama pemerintahan Khalifah Umar bin al-Khatab. Ketika bangsa Arab mendarat di pesisir Laut Kaspia, mereka kagum dengan benteng kota dan menyebutnya sebagai Bab ul-Abvab.

Menurut sejarawan Valazuri, selama pemerintahan Khalifah Ali bin Abu Thalib, mayoritas penduduk Azerbaijan telah menerima Islam. Dalam sejarah Islam, Azerbaijan memiliki peran khusus yang tertulis di dalam Jam'ul Qur'an kumpulan kitab suci Alquran yang dicetak ulang dengan harakahs (tanda-tanda baca) guna memastikan Muslim di seluruh dunia membacanya dengan cara yang sama.

Peristiwa ini terjadi pada masa pemerintahan Kalifah Usman bin Affan.Para peziarah dapat mengunjungi gua Ashabul Kahfi, Kota Tua, Istana Shirvan, Istana Khan, dan Nizami Ganjavi.Di lokasi 12 km jauhnya dari kota Nakhchivan, pegunungan antara Ilandang dan Nahajir, gua alami tempat Ashabul Kahfi menyepi, yang dalam bahasa Arab berarti Manusia Gua.

Terdapat informasi dalam pustaka agama kuno, dan juga dalam kita suci Alquran bahwa tempat dengan nama yang sama terdapat di wilayah Asia Kecil atau Palestina, Suriah dan Turki.Pekerjaan renovasi dan restorasi dilaksanakan di kawasan itu dan keadaannya dirancang untuk kaum peziarah. Tersedia jalan yang nyaman sepanjang 13 km, masjid juga telah dibangun, dan prasasti didirikanKota tua berada di tengah Baku.

Di wilayah yang meliputi 22 ha ini terdapat lebih dari 50 monumen dan bangunan bersejarah dari berbagai zaman dari Kota Tua. Istana Shirvan, Menara Gadis, Menara Sinig yang dilestarikan hingga kini.Salah satu dari mutiara arsitektur Azerbaijan ialah Istana Shirvan yang dibangun pada awal abad XV, dan ternasuk komplek, halaman, ruang pengadilan, mausoleum (pusara raja-raja), masjid istana, tempat pemandian, pusara Seyed Yahya Bakuvi dan selanjutnya didirikan ruang Timur.

Bangunan pertama dari komplek terkait dibangun sekitar tahun 1441, dan Timur pada 1558 dibangun oleh arisitek Amirsyah. Dia adalah pendiri Sekolah Sufisme Khalvati. ?Shifa-ul esrar? buku terkenal Seyed Yahya Bakuvi yang telah berusia 500 tahun.Menara Gaidis adalah monumen yang dianggap oleh banyak sarjana dibangun pada abad VII-VI SM.Selain itu ada Istana Sheki Khan yang termasuk dalam daftar munumen dunia.

Istana musim panas Sheki dibangun oleh Hussein Khan, cucu dari Haji Khalabi Khan, pendiri dari khanate merdeka yang pertama pada 1761-1762. Hussein Khan, pada saat yang bersamaan sebagai penyair yang juga dikenal dengan nama samaran ?Musthad?. Dalam beberapa sumber istana ini tercatat sebagai ?Istana Musthag?. Istana Khan dikelilingi oleh tembok benteng dua tingkat, dan terdiri dari enam ruangan, empat lorong dan dua balkon cermin.

Berikutnya ialah Nizami Ganjavi. Ganja adalah nama kota di Azerbaijan dimana Sheikh Nizami dilahirkan pada tahun 1141 dan mangkat pada tahun 1209. Puisi karyanya yang terkenal ialah "Leila dan Majenun."

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2ZDowuQ
April 28, 2019 at 07:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2ZDowuQ
via IFTTT

Friday, April 26, 2019

37.662 Lulusan SMK di Bogor Butuh Banyak Lapangan Kerja

Ada sekitar 11 SMK Negeri dan 333 SMK Swasta.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Sudah sekitar satu bulan lamanya para siswa siswi SMK di seluruh Indonesia melaksanakan UNBK pada 25 Maret lalu. Data dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, di Kabupaten Bogor ada sekitar 11 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri dan 333 SMK Swasta.

Di tahun 2019 sendiri, Kabupaten Bogor menyumbang sekitar 37.662 siswa. Yang artinya, ada banyak lapangan pekerjaan yang dibutuhkan.

Masalah pekerjaan tersebut menjadi perhatian banyak pelajar SMK yang memang difokuskan untuk mendapat pekerjaan. Namun, kenyataanya, data dari Badan Pusat Statistik menyebutkan bahwa lulusan SMK menjadi penyumbang terbesar pengangguran.

Popi (18) salah satu siswi SMK jurusan Keperawatan yang baru melaksanakan UNBK 25 hingga 29 Maret lalu, juga mengeluhkan sulitnya mencari pekerjaan dan bahkan kuliah. Pelajar dari SMK Kesehatan Anisa 3, Citereup, Kabupaten Bogor tersebut, mengatakan, lulusan SMK saat ini dirasa sulit dalam mencari pekerjaan. Oleh karena itu ia dan banyak pelajar lainnya di sekolah yang sama memutuskan untuk melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi (PT) Negeri atau Swasta dengan harapan mendapat pekerjaan yang mudah dan sesuai.

“Rencana lanjut kuliah, tapi enggak semua juga mau kuliah. Mereka ada yang mau kerja juga, ada yang sudah (kerja), ada juga yang masih susah nyari nya. Ya kebanyakan pada ngeluh susah juga,” ujarnya kepada Republika.co.id, Jumat (26/4).

Menurutnya, latar belakang pendidikan dari SMK masih sulit mendapatkan lapangan pekerjaan. Apalagi jika ijazah belum diterima juga. Ia menambahkan, kebanyakan dari kawan-kawannya yang masih menganggur hingga kini pun memutuskan untuk mencari tempat kuliah sembari menunggu ijazah ataupun panggilan pekerjaan. “Kalau kuliah pada nyari yang lintas jurusan, sudah mumet juga sih,” kata dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2ZAXSTp
April 26, 2019 at 07:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2ZAXSTp
via IFTTT

Thursday, April 25, 2019

Umat Islam di Kamboja Kembangkan Pendidikan Islam

Kebanyakan sekolah baru di sana adalah madrasah dengan konsep pesantren.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Beberapa sejarawan beranggapan bahwa Islam sampai di Kamboja pada abad ke-11 Masehi. Ketika itu kaum Muslimin berperan penting dalam pemerintahan kerajaan Campa. Setelah kerajaan itu runtuh, kaum Muslim memisahkan diri. Sebagian sampai di Kamboja.

Muslim Cham yakin garis keturunan mereka terhubung hingga ayah mertua Rasulullah SAW, Jahsy bin Ri'ab yang merupakan ayah dari Zainab, salah satu istri Raulullah. Hal itu dikaitkan dengan arus kedatangan para sahabat di Indo-Cina pada 617-618 dari Abyssinia melalui jalur laut.

Menurut data Pew Research Center , jumlah Muslim di Cambodia pada 2009 mencapai 236 ribu atau 1,6 persen dari total populasi. Namun, menurut Ketua Senat Mahasiswa Muslim Kamboja, Sles Alfin, populasi Muslim di negaranya diperkirakan mencapai lima persen. Kebanyakan merupakan etnis Cham dan Melayu yang merupakan kelompok minoritas di Kamboja.

Pada 2008, Muslim di Kamboja mencapai 321 ribu jiwa. Mayoritas Muslim di Kamboja adalah Sunni bermazhab Syafi'i yang kebanyakan tinggal di Provinsi Kampong Cham. Provinsi dengan luas wilayah 9.799 km2 itu ditinggali 1.680.694 jiwa (2008).

Sebelum kemenangan Khmer Merah pada 1975, komunitas Muslim Kamboja sebenarnya terdiri dari kaum Cham dari bekas kerajaan Champa di Vietnam yang runtuh pada 1470 M. Kaum Cham pada mulanya diislamkan oleh para pedagang dan pengrajin dari Arab dan India. Kaum tersebut berimigrasi dalam jumlah besar ke Kamboja pada abad ke-15.

Selain kaum etnis Cham, Muslim Melayu dari Indonesia dan kawasan yang sekarang bernama Malaysia juga memasuki Kamboja pada abad yang sama. Kaum Arab, kaum imigran dari Anak Benua India, dan pribumi yang masuk Islam juga menjadi bagian dari komunitas Muslim di Kamboja saat ini.

Mereka tersebar di seluruh wilayah Kamboja, terutama di sepanjang Mekong, dekat Ibu Kota Phnom Penh, dan di Kompot, Tonle Sap, Kompong, serta Battambang. Muslim Kamboja rata-rata bekerja di bidang perdagang an, pertanian, dan perikanan.

Dalam Ensiklopedi Oxford: Dunia Islam Modern (2002) disebutkan, praktik dan kepercayaan Muslim di Kamboja mirip dengan Muslim Asia Tenggara ortodoks lainnya. Mereka cenderung mengikuti praktik-praktik religius secara lebih teratur dibanding Muslim Vietnam.

Pada 1975, sebelum pembantaian Khmer Merah, terdapat antara 113 dan 120 masjid dengan sekitar 300 guru agama dan 300 khatib. Banyak di antara guru-guru tersebut yang belajar di Malaysia dan universitas-universitas Islam di Kairo, India, atau Madinah.

Perkembangan Islam dan komunitas Muslim di Kamboja tidak terlepas dari peran negara-negara Islam lain. Keberadaan para Salafi dan Wahabi di sana misalnya, seperti ditulis Bjorn Blengsli, adalah hasil dari pendanaan yang dilakukan Islamic Development Bank yang berlokasi di Jeddah, Liga Muslim Dunia (Rabithah al-Alam al-Islamiy), serta sejumlah organisasi di Arab Saudi dan Kuwait yang mendanai pendirian sekolahsekolah Islam di Kamboja.

Alat penting dalam menanamkan pemahaman agama di Kamboja adalah pengembangan sekolah. Kebanyakan sekolah baru di sana adalah madrasah, beberapa di antaranya menggunakan konsep pesantren dengan pembelajaran yang lebih jauh dan mendalam tentang teks-teks Islam. Hingga 2005, jumlah pemukiman Muslim di Kamboja telah mencapai 417 desa, dengan rata-rata tiga hingga tujuh sekolah Islam di setiap desa.  

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2W0FVLP
April 25, 2019 at 07:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2W0FVLP
via IFTTT

Wednesday, April 24, 2019

Dompet Alquran Gelar Tarhib Ramadhan

Dompet Alquran menggelar doa bersama untuk menyambut Ramadhan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Doa, lebih tajam dari sebilah pedang. Lebih dahsyat dari Meriam. Lebih manjur dari berbagai obat. Karenanya, Dompet Alquran menggelar doa bersama untuk kelancaran peserta Unas dan menyambut Ramadhan. Dalam kegiatan itu, banjir tangisan dari santri yang hadir.

Menyambut Ujian Nasional Sekolah Menengah Pertama (UN-SMP) dan Bulan suci Ramadhan, Ahad lalu (21/4), Dompet Alquran Indonesia menggelar doa bersama dan rarhib Ramadhan. Berlangsung semarak, total ada 700 peserta menghadiri acara ini.

Bertempat di Hall Hotel Delta Sinar Mayang Sidoarjo, acara ini diselenggarakan dalam rangka mendoakan para santri kelas IX agar siap melaksanakan UN dengan baik. Selain itu, diselenggarakan pula tausiyah tarhib Ramadhan bertemakan ‘Bahana Ramadhan Sampai Pelosok Dunia’.

Dalam acara Dompet Alquran Indonesia kali ini, melibatkan PPTQ Darul Fikri Sidoarjo sebagai Program Besarnya Dompet Alquran turut mengundang para wali santri. Hadir juga donatur, masyarakat umum, dan dai nasional KH. Dadang Holiyullah, nara sumber kondang yang sering muncul di salah satu TV Swasta.

Doa bersama itu dituntun oleh KH. Dadang usai memberikan tausiyah. Para santri pun ‘banjir tangisan’. KH. Dadang berhasil membawa atmosfir hangat dan khidmat di tengah pembacaan doa.

Mulanya, para santri kelas IX diminta duduk sungkem kepada orangtua masing-masing untuk meminta doa restu. Kemudian mengikuti pembacaan doa oleh KH. Dadang dengan khidmat.

Pembacaan doa disampaikan dengan kalimat yang menyentuh hati, para santri pun meminta doa restu dengan isak tangis.

“Kami berharap para santri telah siap lahir batin untuk menjalankan UN. Kami pun memilih ustaz KH. Dadang karena beliau memang sudah tahu betul dunia pondok pesantren tahfiz Alquran, beliau juga mampu membangun suasana positif dan hangat antara santri dan wali santri ketika pembacaan doa,” papar Direktur Dompet Alquran Indonesia Ustaz Agung Heru Setiawan ketika ditemui usai acara.

Dalam acara ini juga terdapat launching 2 Kantor Cabang Dompet Alquran Indonesia di Gresik dan Mojokerto., dilanjutkan penyerahan Anugrah Donatur Inspiratif yang selama ini telah memberikan loyalitas dan dedikasi terbaik untuk Program-program Dompet Alquran khususnya para penghafal Alquran khususnya anak yatim dan dhuafa.

“Melalui acara ini, kami mengajak para donatur bersemangat untuk terus meningkatkan Zakat, Infaq, dan Shodaqoh dan Wakaf (Ziswaf) Karena program-program kami juga terus berkembang, pembangunan pesantren untuk para anak yatim dan dhuafa juga kami maksimalkan,” pungkasnya.

Berdiri sejak 2011, Dompet Alquran Indonesia memang berkomitmen untuk menjadi wadah pemberdayaan yatim, dhuafa dan anak dai agar menjadi generasi cerdas yang mulia bersama Alquran. Oleh karenanya, program-program terbaik terus ditingkatkan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Gw0rNL
April 24, 2019 at 07:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Gw0rNL
via IFTTT

Tuesday, April 23, 2019

Jasa Imigran Asia Selatan dalam Dakwah Islam di Guyana

Sejarah tibanya Muslim Guyana dapat langsung dihubungkan dengan anak benua India.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tidak dapat dimungkiri, waktu sebelum ini Islam telah masuk ke Guyana bersama dengan budak-budak Afrika yang dibawa ke sana. Mereka dibawa dari Afrika Barat untuk bekerja di perkebunan tebu.

Disebutkan pula, pahlawan Guyana, Cuffy, mengirimkan surat perjanjian kepada Belanda yang ditulis dengan huruf Arab. Surat ini ditulis dalam pemberontakan yang dipimpinnya pada 1763. Hal ini menunjukkan kelompok Cuffy atau bahkan ia sendiri adalah seorang Muslim.

Bagaimanapun juga, kekejaman perbudakan yang terjadi di Guyana menyebabkan umat Muslim yang bekerja kesulitan melaksanakan ibadah. Hal tersebut mengakibatkan Islam hilang hingga diperkenalkan kembali melalui kedatangan orang-orang Asia Selatan dari anak benua India.

Menurut Mircea Elida, yang dikutip dari Encyclopedia of Religion, dari 1835 hingga 1917, lebih dari 240 ribu orang India Timur datang ke Guyana. Kebanyakan dari mereka buta huruf dan berbahasa Urdu. Sebanyak 84 persen beragama Hindu dan sisanya Muslim Sunni.

Sejarah tibanya Muslim Guyana dapat langsung dihubungkan dengan anak benua India. Namun sayangnya, sejarah ini telah dipulakan oleh para sarjana Karibia dan India Timur. Satu aspek yang paling banyak diperdebatkan adalah mengenai koneksi Indo-Iran. Ketika istilah ini digunakan dalam artikel mengacu pada aspek linguistik dan kultural yang diwarisi dari Asia Barat dan Selatan.

Iran dan Asia Tengah memainkan kunci utama dalam sejarah dan peradaban Muslim Asia Tengah. Penyebaran Islam di India dikaitkan dengan orang Turki yang mengadopsi Persia sebagai bahasa resmi Mughal di India. Apabila Islam tidak datang ke anak benua ini, boleh jadi Islam pun tidak akan sampai ke Guyana dan sekitarnya.

Kini, di Guyana terdapat banyak kontroversi mengenai aspek-aspek budaya yang Muslim bawa dari anak benua antara awal dan ketika mereka bermigrasi. Di negara itu terdapat dua kelompok, yaitu generasi muda yang lebih senang meninggalkan warisan Indo-Iran dan generasi tua yang ingin mempertahankan tradisi ini.

Generasi muda Muslim Guyana lebih memilih berbahasa Arab alih-alih bahasa Urdu. Mereka memandang tradisi Asia Selatan tidak Islami. Urdu adalah bahasa umum yang berkembang di anak benua India sebagai hasil dari sintesis budaya dan linguistik. Bahasa ini dibawa ke Guyana oleh Muslim Asia Selatan.

Setelah invasi Mughal ke India, bahasa baru muncul akibat percampuran dari bahasa Arab, Turki, Persia, dan Sansekerta di perkampungan baru.

Bahasa ini disebut dengan Urdu. Kata urdu atau ordu berasal dari bahasa Turki yang berarti kamp dan diasosiasikan dengan kamp tentara. Berakhirnya pemerintahan Mughal di India membuat bahasa Urdu menjadi bahasa nasional. Bahasa ini dipakai di tiga pusat India: Deccan, Delhi, dan Lucknow. Urdu diadopsi sebagai bahasa sastra oleh para sastrawan dan menggeser posisi bahasa Persia sebagai bahasa hukum dan pemerintahan India Muslim. Urdu populer di antara bangsa Indo-Guyana yang menonton film dan mendengarkan musik dari industri film Bombay.

Hanya ada satu organisasi Islam di Guyana, yaitu Uni Islam Sad'r Anjuman, yang juga sebuah organisasi Islam tertua di Guyana. Organisasi ini menawarkan bahasa Urdu dalam program instruksional pengajaran qasidah. Mereka biasanya mengadakan lomba qasidah nasional setiap tahun. Hal ini merupakan upaya Anjuman untuk mempertahankan keunikan Muslim Guyana, karena qasidah adalah warisan budaya Indo-Iran yang masih bertahan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2KZEnR6
April 23, 2019 at 07:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2KZEnR6
via IFTTT

Thursday, April 18, 2019

Prabowo Ajak Pendukungnya Tetap Jaga Persaudaraan

Prabowo dan Sandiaga hari ini mendeklarasikan kemenangan di Pilpres 2019.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto mengajak para pendukungnya tidak jemawa, tetap menjaga persaudaraan, dan tidak bersikap berlebihan. Hal itu dikatakannya menyusul klaim kemenangan yang disampaikannya bahwa Prabowo-Sandi menang sesuai hasil real count internal yang menyebutkan memperoleh 62 persen.

"Ini waktu yang tepat untuk mempererat persaudaraan. Seperti dikatakan Jokowi agar rantai yang putus disambung kembali, saya dan Sandiaga tetap bersahabat dengan Jokowi dan Maruf serta para pendukung 01 karena semua bersaudara," kata Prabowo saat konferensi pers di Jalan Kertanegara 4, Jakarta, Kamis (18/4).

Prabowo mengajak semua pihak bahu membahu membangun Indonesia apa pun partai, agama, suku, dan perbedaan kultural untuk bangkit membangun Indonesia berdasarkan ideologi Pancasila. Prabowo mengatakan, dirinya dan Sandiaga akan membangun pemerintahan yang berisikan anak-anak muda yang cemerlang dan berakhlak mulia agar Indonesia menjadi negara berdaulat, adil, makmur, dan disegani dalam pergaulan internasional.

Dalam kesempatan itu, Prabowo mendeklarasikan kemenangan Prabowo-Sandi sebagai presiden-wakil presiden periode 2019-2024 berdasarkan hasil real count dan rekap C1 yang dilakukan BPN Prabowo-Sandi. Menurut dia, deklarasi itu lebih cepat dilakukan karena pihaknya memiliki bukti kemenangan di berbagai desa, kecamatan di seluruh Indonesia.

"Pendukung Prabowo-Sandi dari berbagai kalangan, seperti ulama, relawan, tokoh agama, pemuda, milenial, emak-emak dan bapak-bapak militan kami ajak bersyukur pada Tuhan sedalam-dalamnya dan setinggi-tingginya karena rahmat, hidayah, dan barokah perjuangan kita berhasil," katanya.

Dia mengajak para pendukungnya tidak jemawa dengan hasil real count yang diperoleh internal karena dirinya bertekad menjadi pemimpin untuk seluruh rakyat demi kejayaan dan kelestarian NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Dalam konferensi pers tersebut, Prabowo didampingi cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno.

Selain itu, hadir juga pimpinan parpol koalisi Indonesia Adil dan Makmur seperti Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais, Ketua DPP PAN Yandri Susanto, Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan, Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat Syarief Hasan. Terlihat juga Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Rahmawati Soekarnoputri, Sekjen Partai Berkarya Priyo Budi Santoso, dan Presiden PKS Sohibul Iman.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2XmCPSE
April 18, 2019 at 07:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2XmCPSE
via IFTTT

Wednesday, April 17, 2019

Pemilih Lansia di Cianjur Kesulitan Saat akan Mencoblos

Pemilih lansia kesulitan karena huruf yang kecil di surat suara.

REPUBLIKA.CO.ID, CIANJUR -- Warga pemilih lanjut usia (Lansia) di Cianjur, Jawa Barat sebagian besar mengaku kesulitan saat hendak melakukan pencoblosan di bilik suara pada Pemilu 2019. Pada Pemilu 2019, warga pemilih diberikan lima jenis surat suara untuk presiden, DPD RI, DPRD RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/kota sehingga hal tersebut cukup menyulitkan mereka menentukan pilihan.

"Rata-rata lansia yang datang ke TPS minta didampingi ketika hendak memilih sehingga membutuhkan warga yang cukup lama untuk membimbing mereka saat mencoblos," kata Enung, petugas TPS di Desa Rancagoong pada wartawan Rabu.

Dia menjelaskan, kendala tersebut sebagian besar terjadi saat pemilih lansia membuka surat suara untuk calon DPR RI, DPRD Provinsi, dan Kabupaten. Sedangkan untuk calon presiden tidak terkendala.

"Mereka mengeluh tidak bisa membaca dengan jelas nama calon yang ada di dalam surat suara tersebut, sehingga meminta dibacakan. Untuk pilpres sebagian besar mudah karena ada foto," katanya.

Keluhan tersebut terlontar dari puluhan orang pemilih lansia di Kampung Babakan Caringin, Desa Cidadap, Kecamatan Campaka. "Awalnya seorang nenek umur 80 tahun, masuk ke bilik suara sendiri dan tidak lama dia memanggil petugas TPS, setelah didampingi nenek tersebut baru bisa menyalurkan hak pilihnya," kata Sri, petugas TPS di Kecamatan Campaka.

Sri mengungkapkan, rata-rata masyarakat yang berusia diatas 60 tahun pada saat akan mencoblos mengaku merasa kesulitan terutama untuk pemilihan calon anggota dewan. "Tidak hanya warga yang sudah lansia, kami sebagai petugas sempat kebingungan, terutama pada saat akan mencoblos untuk surat suara DPD RI, DPRD provinsi dan Kabupaten/Kota," katanya.

Suryani (67 tahun), warga Perumahan Pesona Cianjur Indah, membenarkan pemilih lansia seperti dirinya sangat kesulitan saat hendak memilih calon wakil rakyat untuk pusat hingga daerah. "Hurufnya kecil-kecil, sehingga menyulitkan kami untuk mencoblos meskipun sudah tahu caleg yang akan dipilih dari partai mana dan namanya siapa. Tapi butuh lama untuk mencari," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2ZdM8Gl
April 17, 2019 at 07:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2ZdM8Gl
via IFTTT

Tuesday, April 16, 2019

Sayyidah Syaghab Perintis Lembaga Wakaf Pertama

Gemerlap harta tak membuat Syaghab buta mata hati

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Filantropi muncul dan tumbuh bersamaan dengan perkembangan peradaban manusia. Aksi kepedulian terhadap sesama tersebut ada yang terlembagakan oleh negara ataupun bersifat nonformal yang dikoordinasikan oleh masyarakat. Keberadaan institusi ini memiliki peran dan fungsi strategis, tak terkecuali mendukung kinerja pemerintah dalam upaya pemberdayaan masyarakat.

Sepanjang sejarah, aksi solidaritas kepada dhuafa dan mereka yang memerlukan itu didominasi kalangan pria. Namun, ternyata tercatat pula sejumlah nama perempuan yang ikut andil mendirikan lembaga sosial. Sayyidah Syaghab membuktikan hal itu.

Ibunda kandung dari Khalifah Dinasti Abbasiyah, al-Muqtadir Billah, itu disebut-sebut sebagai sosok perintis lembaga wakaf dari kalangan kaum Hawa. Selama sang anak berkuasa sepanjang 295-320 H/ 908- 938 M, ia menjadi keluarga khalifah dari golongan perempuan pertama yang membuka pelayanan publik di bidang sosial.

Kekayaan harta yang dimiliki tak membuat ibu suri yang berasal dari kalangan dayang istana itu tenggelam dalam gemerlap duniawi. Dikisahkan, hartanya melimpah berupa intan dan permata serta emas berlian. Untuk pengelolaan kekayaannya itu, ia menunjuk sejumlah petugas administrasi dan accountingyang disimpan di Irak. Nasib dayang istana tersebut memang cukup beruntung. Kehidupannya berubah saat ia dipersunting oleh Khalifah al-Mutawakkil (205-247 H/847-861 M), ayahanda al-Muqtadir.

Komitmennya terhadap kelompok marjinal dan tak mampu itu terbukti dengan banyak lembaga wakaf yang ia dirikan di berbagai sudut kota hingga pelosok pedesaan. Ia menugaskan para pegawai istana dan menggaji mereka untuk mengemban tugas mulia tersebut. Layanan yang diberikan meliputi kesehatan, pemenuhan bahan pokok, bantuan pelunasan utang piutang, dan aksi filantropi lainnya.

Lembaga wakaf menyalurkan bantuan pula bagi para peziarah Makkah dan Madinah. Perempuan yang memiliki julukan Ummu Gharib ini berkeyakinan bahwa wakaf merupakan manifestasi pribadi yang takwa. Ia pun berharap, dengan aktivitasnya itu namanya akan tetap kekal seabadi pahala wakaf yang ia garap.

Tak hanya piawai di bidang filantropi, ibunda al-Muqtadir itu juga mempunyai antusiasme tinggi atas tercapainya keadilan bersama bagi masyarakat. Ia mendirikan tribun khusus untuk pengaduan warga. Ini ditempuh untuk memenuhi rasa keadilan masyarakat. Syaghab pun menunjuk sederet asisten perempuan di istana sebagai hakim.

Awalnya, niatan baiknya tak diterima mulus oleh warga. Ia bahkan mendapatkan kecaman karena melibatkan perempuan dalam peradilan. Tribun pengaduan masyarakat itu pun sepi peminat. Syaghab membaca kondisi ini secara cermat, dengan sigap mendaulat Abu al-Hasan agar menduduki posisi hakim. Solusinya itu berbuah manis. Pusat pengaduan itu pun akhirnya ramai dan menjadi rujukan berbagai kalangan dalam rangka mencari keadilan. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2XivnrM
April 16, 2019 at 07:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2XivnrM
via IFTTT

Sunday, April 7, 2019

Raikkonen Rasakan Peningkatkan Performa dari Desain Mobil

Hal itu disebabkan aturan baru F1 tentang desain sayap depan mobil.

REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Pembalap Formula One (F1)  dari tim Alfa Romeo, Kimi Raikkonen membuktikan kemampuannya berangsur-angsur meningkat pada musim balap 2019. Hal itu disebabkan aturan baru F1 tentang desain sayap depan mobil.

Finis di urutan kedelapan pada seri pembuka GP Australia, Raikkonen melanjutkan performa positifnya dengan finis di urutan ke tujuh pada GP Bahrain, akhir pekan lalu. Pembalap asal Jerman itu finis di belakang pembalap anyar McLaren, Lando Norris.

Meski gagal menyalip Norris, Raikkonen menilai ada kemajuan desain aerodinamika F1 tahun ini, salah satunya adalah desain sayap depan yang lebih sederhana. Menurutnya, perbaikan sayap depan mobil itu membuat dirinya dapat lebih mengendalikan mobil dan menempel pembalap lain.

"Ya, saya pikir sekarang lebih (bisa) berdekatan (dengan lawan)," kata Raikkonen seperti dikutip dari Motorsport, Ahad (7/4).

Raikkonen menilai, perubahan yang terjadi dapat berpotensi dirinya untuk menciptakan beberapa peluang emas. Terbukti, ia dapat meningkatkan hasil balap meski tidak signifikan. Meski begitu, ia masih kesulitan ketika berada di tikungan karena masih dalam masa penyesuaian dengan desain mobilnya yang baru.

"Keluar dari tikungan masih sulit, tapi sekarang bisa menempel lebih dekat di ujung tikungan," ujarnya.

Hal yang berbeda dirasakan oleh jawara GP Bahrain, Lewis Hamilton. Menurut pembalap Mercedes itu, perubahan aturan tentang desain sayap tidak menghasilkan apa-apa pada mobilnya. "Tidak ada bedanya. Perubahan ini tidak membawa perbedaan apa-apa, masih buruk," tegasnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2TYG2Ww
April 07, 2019 at 07:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2TYG2Ww
via IFTTT

Wednesday, April 3, 2019

Prabowo Batal Hadiri Isra Miraj di Medan, Ini Alasannya

Rencana kedatangan Prabowo sebetulnya dimaksudkan bukan untuk berkampanye.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ribuan masyarakat anggota majelis taklim se-Sumatra Utara menghadiri peringatan Isra Miraj di lapangan Istana Maimun, Medan, Rabu (3/4). Kegiatan yang digelar oleh Gerakan Muslimah Aliansi Nasional Anti Syiah (Gema Annas) itu rencananya bakal dihadiri calon presiden (capres) nomor urut 02 Prabowo Subianto. Namun Prabowo kemudian membatalkan kedatangannya pada acara tersebut.

“Sekarang ini kan lagi libur, jadi Pak Prabowo tidak hadir karena tidak ingin kedatangannya disalahartikan sebagai sebuah kampanye,” kata Ketua Panitia Ronny Rezkita Siregar dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Republika.co.id.

Rencana kedatangan Prabowo sebetulnya dimaksudkan bukan untuk berkampanye, melainkan menghadiri undangan majelis taklim ibu-ibu pada peringatan Isra Miraj. Namun Prabowo memilih untuk tidak datang ke acara tersebut agar kedatanganya tidak diartikan bermacam-macam.

Meski batal hadir, ribuan masyarakat Medan berdoa untuk kemaslahatan bangsa. Mereka secara khusus juga berdoa untuk kesehatan Prabowo-Sandi, serta kelancaran jalannya Pilpres 17 April 2019.

"Meski beliau tidak hadir, mari kita doakan semoga Allah selalu memberikan kesehatan dan kekuatan bagi Pak Prabowo dan Pak Sandi. Semoga Pilpres berjalan aman dan tanpa kecurangan. Insya Allah kemenangan umat sudah di depan mata," ucap Ustad Haikal Hasan.

Hadir pada perayaan Isra Miraj itu antara lain ketua Gema Annas H Ronny Rezkita Siregar, politikus Gerindra Gus Irawan Pasaribu dan M Syafi'i. Ustad Haikal Hasan dan Ustad Sambo juga dihadirkan sebagai penceramah. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2HXjiEw
April 03, 2019 at 07:19PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2HXjiEw
via IFTTT

Friday, March 29, 2019

Rumah Yatim Targetkan Dua Tahun Bangun 10 Sekolah Unggulan

Rumah Yatim menyiapkan bimbel intensif bagi siswa SMA sebelum memasuki jenjang kuliah

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Upaya meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan, dan ekonomi umat menjadi misi utama Yayasan Rumah Yatim. Guna meneguhkan misinya itu, lembaga pilantrofi yang berkantor pusat di Kota Bandung ini  menargetkan pembangunan 10 sekolah unggulan.

Pembangunan sekolah unggulan itu sedianya akan dibangun di beberapa tempat yakni di Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Cianjur, Kota Tangerang, Kota Tangsel. Juga akan dibangun pusat pengembangan potensi anak di Aceh dan juga pesantren di daerah Parung, Kabupaten Bogor. "Pembangunan sarana pendidikan ini kami targetkan dua tahun selesai," ujar Wakil Direktur Utama Rumah Yatim, Abdurrohman kepada Republika.co.id, hari ini.

Guna memuluskan rencana pembangunan sarana pendidikan itu, jelas Abdurrohman, yakni melalui program wakaf 10 sekolah unggulan. Langkah ini juga selaras dimana 60 persen kinerja Rumah Yatim saat ini difokuskan pada dunia pendidikan.  Yang diusung dalam program ini adalah investasi generasi prestasi. Maksudnya, misi besar Rumah Yatim salah satunya peningkatan kualiltas pendidikan umat.

Adapun sekolah El Fitra Islamic Scientific School yang dikelola Rumah Yatim dengan jumlah siswa sebanyak 750 orang mulai dari tingkatan TK, SD hingga SMA. "Melalui investasi pendidikan ini, kami ajak anak-anak bangsa yang memiliki kompetensi di bidangnya masing-masing untuk mengembangkan diri dan berkontribusi bagi masyarakat luas," paparnya.

Disebutkan, investasi janngka panjang itu yakni membina dan mengarahkan anak didik dari mulai SD hingga SMA. Tujuannya adalah setiap anak memiliki dua hal utama yakni sesuai dengan potensi dan kompeteni yang dimiliki secara personal, dan 

sesuai kebutuhan umat hari ini. Baik di bidang sains, keagamaan, pendidikan dan lain sebagainya.

"Saat ini kami sudah menguliahkan 250 anak di berbagai universitas. Hampir sekitar 40 persen adalah anak-anak yang kuliah di bidang keguruan," katanya seraya menambahkan saat ini pihaknya juga masukkan tiga anak yatim ke perguruan tinggi yakni di Unsyiah sebanyak dua orang, Udaya Bali satu orang.

Bagi Rumah Yatim, katanya, upaya peningkatan kualitas pendidikan tak sebatas pada slogan. Lebih dari itu  pihaknya sudah memvisualilsasikan dalam bentuk pembangunan infrastruktur sarana pendidikan dan penyiapan sumber daya manusia (SDM). Penyiapan SDM dilakukan melalui seleksi ketat sesui bakat akademis non akademik mulai dari tingkatan SD hingga SMA.

Khusus tingkatan SMA, pihaknya menyiapkan program Bimbingan Belajar (Bimbel) Intensif yang sesuai dengan juruan perkuliahan yang akan dijalani mereka. Lama belajar di Bimbel Intensif yakni setahun. "Bimbel ini dikelola sendiri oleh kami karena kami memiliki tenaga pengajar yang handal," ujarnya.

Apakah semua sekolah itu nantinya akan diisi anak-anak yatim tak mampu? Menurut Abdurrohman, pihaknya juga memasukkan calon siswa dari kalangan keluarga mampu. Sehingga terjadi subsidi silang yang bertujuan agaar kelangsungan proses belajar mengajar berjalan berkelanjutan. Selain itu juga memberikan rasa percaya diri anak-anak kurang mampu bergaul dengan anak-anak dari keluarga mampu.

Pembina Yayasan Rumah Yatim, Ahmad Jaeni menyatakan, pencapaian misi Rumah Yatim tak lepas dari peran serta masyarakat, khususnya para donatur. Karena itu, sebagai lembaha pilantrofi resmi, pihaknya menyampaikan rasa terimakasih tak terhingga kepada para donatur yang sudah mendukung pihaknya dalam mencapai target misi Rumah Yatim.

"Tujuannya agar terwujud cita-cita dan harapan bukan hanya anak-anak yatim, melainkan lebih dari itu yakni membantu pemerintah dalam hal ini unntuk mewujudkan peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM) bidang pendidikan, kesehatan, dan pengembangan ekonomi," ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2JP2MIK
March 29, 2019 at 07:19PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2JP2MIK
via IFTTT