Pages

Showing posts with label May 22. Show all posts
Showing posts with label May 22. Show all posts

Wednesday, May 22, 2019

Usai Final Champions, Eriksen Dikabarkan Gabung ke Madrid

Christian Eriksen dikabarkan segera bergabung dengan Real Madrid.

REPUBLIKA.CO.ID, MADRID -- Gelandang Tottenham Hotspur, Christian Eriksen dikabarkan akan bergabung dengan Real Madrid usai laga final Liga Champions.  Hal tersebut berdasarkan laporan di Spanyol dikutip dari mirror, Rabu (22/5). Eriksen memang menjadi salah satu pemain yang diincar Madrid musim panas ini.

Eriksen memasuki akhir masa kontraknya bersama Hotspur tahun ini. Dia sudah mengabdi untuk the lilywhite sejak 2013 setelah pindah dari Ajax Amsterdam. Eriksen sejauh belum menandatangani perpanjangan kontrak yang ditawarkan klub.

AS melaporkan, awal bulan ini pemain 27 tahun ini dikabarkan telah mencapai kesepakatan lisan bergabung dengan Los Blancos musim panas ini. Pengumuman resmi pun akan segera tiba waktunya usai Hotspur meladeni Liverpool di Liga Champions.

Eriksen merupakan salah pemain penting di bawah asuhan Mauricio Pochettino. Di Liga Champions musim ini, di bermain 11 kali dan membawa timnya lolos ke final. Dua gol berhasil dia persembahkan saat melawan Inter Milan di babak grup.

Kemampuan Eriksen mengatur permainan membuat pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane tertarik merekrutnya. Zidane ingin lini tengah Los Blancos lebih kreatif di musim depan. Zidane akan mengubah besar-besaran skuatnya musim depan.

Madrid tanpa gelar musim ini. Setelah memenangkan tiga gelar Liga Champions berturut-turur, prestasinya jeblok. Oleh karena itu, Zidane mengincar beberapa pemain seperti Eden Hazard, da Paul Pogba. Madrid pun sudah hampir merampungkan kesekapatan dengan striker Frankfurt, Luka Jovic.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2EojBoy
May 22, 2019 at 08:42PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2EojBoy
via IFTTT

SLI Bantu Bangun Kembali TKQ Uswah Mulya Indonesia

TKQ Uswah Mulya sempat vakum karena tak ada masyarakat yang mendaftarkan anaknya.

REPUBLIKA.CO.ID,  BANDUNG -- TKQ Uswah Mulya merupakan salah satu sekolah inisiasi dari Sekolah Literasi Indonesia (SLI) yang merupakan salah satu program yang dikelola oleh Dompet Dhuafa Pendidikan (DD Pendidikan). Sebuah Taman Kanak-kanak Alquran yang berada di pinggir kota Bandung ini dikategorikan sebagai sekolah yang berada di daerah urban dan kondisi ini membuat TKQ Uswah Mulya menjadi bagian yang memang membutuhkan perhatian dari pemerintah dan masyarakat.

Kawan SLI Bandung, Reni Rahayu, mengisahkan awal tahun 2018 sekolah TKQ Uswah Mulya sempat vakum karena tidak ada lagi masyarakat yang mendaftarkan anaknya di sekolah tersebut, dan akhirnya menjadi sekolah yang telah ditinggalkan. Awal kedatangan Rani Rahayu yang kerap dipanggil Reni sebagai Konsultan Relawan Sekolah Literasi Indonesia memang sedikit memberi kejutan karena faktanya sekolah ini sudah tidak aktif lagi, hal itu membuat ekspektasi Reni mulai hilang tanpa harapan.

Namun demi sebuah pencapaian, sekolah ini memang harus diaktifkan kembali. Pada akhirnya Reni memutuskan untuk memulai lagi dari nol. Reni mulai menghubungi kembali tenaga-tenaga pendidik yang mau kembali bergerak mengaktifkan sekolah ini. Dan dari tiga pendidik yang dulu mengajar, hanya satu orang saja yang akhirnya mau kembali ke sekolah, dan beliau adalah Dedeh.

Akhirnya bersama Dedeh, Reni mulai melakukan pergerakan, dari menghubungi para perangkat desa hingga mengumpulkan orang-orang yang mau mendukung sekolah ini aktif kembali. "Alhamdulillah, masyarakat mendukung niat Reni dan Bu Dedeh. Perjuanganpun dimulai," ujar Reni seperti dalam siaran pers.

Reni dan Dedeh mulai menyebarkan brosur penerimaan Peserta Didik baru, dan dimana pada awalnya sekolah ini bersifat gratis. Setelah melakukan penyebaran brosur sekolah, akhirnya terkumpul 13 orang siswa, dan itu bagi Reni dan Dedeh merupakan sebuah pencapaian yang luar biasa.

Namun semakin hari siswa semakin bertambah, dari awalnya 13 orang sekarang akhirnya jumlah siswa menjadi 23 orang. Bagi Reni, sosok Dedeh, lebih dari seorang guru biasa, beliau adalah relawan yang ikhlas mengajar anak-anak di TKW Uswah Mulya. Meskipun sekolah ini bersifat gratis dan meskipun ada pendanaan dari sekolah sifatnya ini adalah atas inisiatif orang tua yang mengumpulkan infak sebesar 2.000 rupiah per hari untuk setiap anak.

"Dari dana yang terkumpul dibelikan untuk fasilitas belajar siswa, seperti buku tulis, buku gambar, dan kebutuhan lainnya seperti biaya listrik, iuran sampah, dan lain sebagainya," ungkapnya.

Saat ini TKQ Uswah Mulya sedang melakukan open donasi untuk pengadaan meja belajar, mainan edukatif, alat tulis dan Iqra’. Hal ini dilakukan sebagai salah satu ikhtiar untuk memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana sekolah yang masih terbatas dan cukup memprihatinkan.

Reni, gadis asli Bandung ini beserta guru TKQ Uswah Mulya sangat berharap sekali dengan diadakannya open donasi ini mampu membuka peluang kepada masyarakat luas untuk ikut membantu pendidikan di TKQ Uswah Mulya agar berjalan dengan baik, sehingga pendidikan yang berkualitas juga dapat dirasakan oleh siswa yang sekolah di sana.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WYCW73
May 22, 2019 at 08:40PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WYCW73
via IFTTT

Christian Pulisic Yakin akan Sebagus Hazard

Pulisic menilai, kriteria permainan Hazard sama dengan dirinya.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Christian Pulisic meyakini dirinya akan sebagus Eden Hazard di Chelsea. Pulisic digadang-gadang akan menggantikan peran Hazard di Chelsea jika Hazard jadi hengkang ke Real Madrid musim panas ini.

Pemain internasional Amerika Serikat (AS) itu menandatangani kontrak dengan Chelsea pada Januari lalu senilai 57,6 juta poundsdterling. Pulisic dinilai pengganti sepadan Hazard di Chelsea.

Pulisic menilai, kriteria permainan Hazard sama dengan dirinya. Oleh karena itu, ia begitu yakin akan perannya dan akan sama suksesnya seperti Hazard di masa akan datang.

"Tentu saja, saya ingin percaya bahwa saya bisa menjadi pemain terbaik yang saya bisa,” ujar Pulisic dikutip Skysports, Rabu (22/5).

Itu sebabnya, kata Pulisic, harapan tinggi klub membuat dirinya bekerja keras setiap hari. Hal tersebut perlu demi kelanjutan kariernya di masa akan datang. Meskipun ia pun menyadari sebagai pemain harus terus mengembangkan permainan.

Pulisic merasa tersanjung dibandingkan dengan Hazard. Ia menganggap Hazard lebih baik dibanding dirinya.

Pulisic adalah pemain yang sulit ditaklukkan di lapangan. Kendati demikian, Pulisic tak menampik bahwa gaya permainan dan pola berpikirnya sama dengan Hazard. Ia mengaku ada banyak yang harus dipelajari dari Hazard. "Saya akan merasa terhormat untuk bermain bersama dia,” katanya.

Pemain usia 20 tahun ini senang bisa bergabung dengan Chelsea. Ia tak mengetahui apa yang akan terjadi di masa depan. Namun yang pasti ia ingin memberikan yang terbaik untuk the Blues.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2M0prCT
May 22, 2019 at 08:38PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2M0prCT
via IFTTT

Demo di Bawaslu, Massa Lempari Molotov dan Petasan ke Polisi

Situasi unjuk rasa kembali di depan Gedung Bawaslu kembali memanas pada Rabu malam.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Situasi aksi unjuk rasa kembali di depan Gedung Bawaslu kembali memanas pada Rabu (22/5) malam. Sekitar pukul 20.15 WIB, massa aksi beberapa kali melemparkan bom molotov dan petasan ke arah kepolisian yang berjaga di Jalan MH Thamrin, arah Bundaran HI.

Keadaan ini membuat ketegangan di lokasi kembali muncul. Para koordinator massa tampak tak mampu lagi membendung ketegangan daei pihak massa. Sejumlah polisi tampak luka-luka dan digotong personel lainnya.

Pantauan Republika.co.id, tak berselang lama, sekira pukul 20.20 WIB, petasan diledakkan secara bertubi-tubi selama beberapa menit. Gas air mata pun  ditembakkan pihak kepolisian.  Polisi beberapa kali memperingatkan agar warga sipil, termasuk para jurnalis meninggalkan lokasi.

Polisi melalui pengeras suaranya juga mengimbau warga agar segera meninggalkan lokasi.  Hingga pukul 20.33 WIB, kepolisian masih berusaha menekan massa agar tenang. Namun kerusuhan masih belum bisa diredam. Petasan tetap ditembakkan ke arah MH Thamrin yang mengarah ke Bundaran HI. Asap membubung tinggi di Jalan Thamrin.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WjPEjN
May 22, 2019 at 08:35PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WjPEjN
via IFTTT

Gubernur NTB Imbau Warga Bijak Gunakan Sosial Media

Harus bijak dengan sosial media, jangan belum apa-apa dishare.

REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM -- Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zulkieflimansyah mengajak seluruh masyarakat NTB untuk menghargai proses demokrasi melalui pemilu yang sedang berlangsung. Zul menyampaikan proses demokrasi harus dihormati meski tak menampik jika masih ada kekurangan yang terjadi. "Sebagai warga negara yang baik, kalau ada ketidakpuasan, kita punya saluran yang konstitusional," ujar Zul di Islamic Center NTB, Mataram, NTB, Rabu (22/5).

Zul mengaku bersyukur kondisi di NTB masih kondusif. Dia berharap peristiwa yang terjadi di Jakarta tidak merembet ke daerah-daerah lain, termasuk NTB. "Di NTB alhamdulilah terkendali baik, ada ketidakpuasan, ada kecurangan dirasakan tapi kalau kita dengan jalur konstitusi yang benar insya Allah aman," kata Zul.

Zul juga mengimbau masyarakat NTB untuk lebih bijak dalam menggunakan sosial media. Zul menilai ketidakakuratan informasi yang disebar di sosial media kerap memicu orang lain untuk bertindak tidak pada semestinya.

"Kita harus bijak dengan sosial media, jangan belum apa-apa dishare, Kami dari NTB mengajak semuanya cooling down, berpikir jernih, mudah-mudahan tidak ada korban jiwa lagi," ungkap Zul.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2M0pkXZ
May 22, 2019 at 08:32PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2M0pkXZ
via IFTTT

Ahsan/ Hendra Menang atas Pasangan Denmark

Pasangan Ahsan/Hendra memperkecil ketertinggalan tim Indonesia atas Denmark.

REPUBLIKA.CO.ID, NANNING-- Indonesia berhasil memperkecil ketinggalan dari Denmark menjadi 1-2 di ajang Piala Sudirman 2019. Sumbangan satu angka kemenangan didapat dari ganda putra senior Indonesia Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.

Dalam laga ketiga antara Indonesia melawan  Denmark yang digelar Rabu (22/5) di Nanning, Cina, duet the Daddies berhasil mengalahkan pasangan Denmark yang nari di pasangkan Kim Asturp/Mathias Boe. Peraih medali emas Asian Games 2014 tampil menggantikan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon.

Pada gim pertama, the Daddies sempat mendapat perlawan ketat dari pasangan beda generasi atas Denmark terseut. Hasilnya di gim pertama Ahsan/Hendra menang tipis 22-20  Pada gim kedua Ahsan/Hendra tampil lebih percaya diri. Dan mampu mendominasi permainan sehingga meraih kemenangan dengan skor 22-14.

Kemenangan ini membuat Indonesia sementara mengejar ketinggalannya 1-2. Saat ini kaga keempat sedang dimainkan yakji nomor tunggal putri antara Fitriani melawan Mia Blichfeldt. Sementara Fitriani tertinggal 13-21, 6-6. Indonesia membutuhkan satu kemenangan lagi agar bisa keluar sebagai juara grup 1B.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2JzEiC6
May 22, 2019 at 08:28PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2JzEiC6
via IFTTT

13.350 Guru Agama di Pati Terima Bantuan Kesejahteraan

Bantuan kesejahteraan diberikan berkisar Rp 750 ribu hingga Rp 1 juta.

REPUBLIKA.CO.ID, PATI -- Sebanyak 13.350 guru Taman Pendidikan Quran (TPQ), sekolah minggu dan madrasah diniah di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, mendapatkan bantuan kesejahteraan dari pemerintah daerah setempat. Nilai bantuan kesejahteraan untuk guru keagamaan di Kabupaten Pati yang diberikan berkisar Rp 750 ribu hingga Rp 1 juta untuk setiap penerima.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pati,Winarto di Pati, Rabu (22/5), mengatakan penyerahan bantuan untuk belasan ribu orang tersebut, dilakukan secara bertahap. Untuk tahap pertama, diberikan kepada guru keagamaan yang berada di wilayah Kawedanan Tayu dan Kawedanan Pati.

Untuk wilayah Kawedanan Tayu terdapat 1.993 penerima, dengan rincian guru TPQ, sekolah minggu dan madrasah diniyah dengan nilai bantuan masing-masing penerima sebesar Rp 750 ribu. Sementara untuk pengelola pondok pesantren jumlahnya ada 200 penerima dan akan diserahkan nanti dengan nilai bantuan sebesar Rp 1 juta untuk setiap pengelola pondok pesantren.

Bupati Pati Haryanto mengatakan bahwa hari ini ada dua kawedanan yang akan menerima bantuan kesejahteraan yaitu Kawedanan Tayu dan Kawedanan Pati. "Kami berharap sebelum Lebaran semua bantuan tersebut sudah tersalurkan," katanya.

Ia berharap bantuan kesejahteraan tersebut bisa meringankan beban mereka dan jangan sampai ada informasi bantuan dipotong. Meskipun bantuan kesejahteraan tersebut tidak bisa nilainya, dia berharap mereka mensyukuri karena guru honorer di SD saja belum bisa diberikan bantuan kesejahteraan.

Pemkab Pati akan berupaya setiap tahun nilai bantuannya bisa ditingkatkan dengan menyesuaikan kemampuan anggaran pemerintah daerah.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WmQcoQ
May 22, 2019 at 08:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WmQcoQ
via IFTTT

Presiden: Situasi Masih Terkendali

Jokowi pun meminta masyarakat tidak khawatir terhadap kondisi dan situasi terkini.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa situasi di ibu kota saat ini masih terkendali, menyusul aksi massa yang terjadi sejak Selasa (21/5) petang. Pernyataan Presiden ini disampaikan di Istana Merdeka Jakarta, setelah sejak pagi Presiden berkantor di Istana Bogor.

Jokowi pun meminta masyarakat untuk tidak khawatir terhadap kondisi dan situasi terkini.  "Situasi masih terkendali. Masyarakat tidak perlu khawatir dan saya mengajak mari kita merajut kembali persatuan kita, merajut kembali persaudaraan kita, merajut kembali kerukunan kita karena Indonesia adalah rumah kita bersama," kata Presiden di Istana Merdeka, Rabu (22/5).

Mengenai korban jiwa dan korban luka-luka, Presiden mengaku belum mendapat laporan. Ia menyerahkan teknis penanganan di lapangan kepada Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam) Wiranto.

Keterangan pers yang disampaikan Presiden Jokowi dihadiri juga oleh Menkopolhukam Wiranto, Panglima TNI Haditjajanto, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Mensesneg Pratikno, dan Seskab Parmono Anung.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2M2Rnpy
May 22, 2019 at 08:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2M2Rnpy
via IFTTT

Vettel: Kami akan Kesulitan Imbangi Mercedes di GP Monako

Vettel melihat kekurangan Ferrari saat menangani tikungan tajam dibanding Mercedes.

REPUBLIKA.CO.ID, MONACO -- Pembalap F1 tim Ferrari, Sebastian Vettel, mengakui timnya akan kesulitan menghadapi tim Mercedes pada seri balap Monaco, akhir pekan nanti. Ia melihat kekurangan Ferrari saat menangani tikungan tajam dibandingkan Mercedes.

"Balapan nanti akan sulit karena kami kalah di tikungan, kami kewalahan di bagian itu," kata Vettel seperti dikutip dari GPBlog, Rabu (22/5).

Menurut Vettel, Sirkuit Monte Carlo Monako memiliki tikungan yang lebih tajam dari yang ia alami pada seri balap Katalunya, Spanyol, sepekan lalu. Meski demikian, ia dan rekannya, Charles Leclerc, masih optimistis dapat membuat dobrakan saat balapan nanti.

Terlebih lagi, Leclerc akan membalap di negerinya sendiri sehingga akan banyak dukungan yang datang dari penonton tuan rumah. "Ini adalah Monako, kami akan buat perbedaan. Perlu beberapa evaluasi sinergis agar semuanya sesuai rencana," ujarnya.

Di atas kertas, Vettel sudah menjuarai dua kali seri balap Monako selama karier balapnya. Pertama kali juara pada 2011 saat masih berseragam Red Bull dan tahun 2017 ketika sudah bergabung dengan Ferrari.

Saat ini, Vettel menghuni peringkat empat klasemen sementara dengan 64 poin. Pembalap asal Jerman itu hanya tertinggal dua poin dari penghuni peringkat ketiga, Max Verstappen, dari tim Red Bull.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VWyoSk
May 22, 2019 at 08:15PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VWyoSk
via IFTTT

Maruf Amin: Demo Hingga Rusuh Itu untuk Apa?

Demonstrasi sudah melenceng dari apa yang direncanakan yakni aksi damai

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Calon wakil presiden (cawapres) Ma'ruf Amin mempertanyakan alasan mendasar dari aksi massa 22 Mei. Dia berpendapat, aksi menolak rekapitulasi nasional sudah tidak diperlukan. Apalagi pasangan calon (paslon) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno telah bersedia mengambil jalur hukum guna memperkarakan hasil Pemilu 2019. Artinya, mereka telah bersedia menggugat hasil itu melalui konstitusi yang berlaku

"Nah sekarang, ya untuk apa? Demonstrasi itu maksudnya untuk apa?" kata Ma'ruf Amin di kediamannya di Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat pada Rabu (22/5).

Menurut Ma'ruf, demonstrasi yang dilakukan itu sudah melenceng dari apa yang direncanakan sebelumnya yakni aksi damai. Dia mengatakan, hal itu ditandai dengan kerusuhan yang terjadi selama peserta melakukan aksi penolakan rekapitulasi resmi KPU.

Dia menyayangkan adanya kerusuhan hingga pembakaran mobil di asrama polisi di Petamburan, Jakarta Barat. Mustasyar Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) itu meminta aparat hukum untuk memindak pelaku kerusuhan dan pembakaran itu sesuai aturan yang berlaku di Indonesia.

"Sebenarnya tidak perlu lagi ada demonstrasi karena kan Pak Prabowo sudah masuk ke jalur hukum," kata Maruf lagi.

Mantan Rais Aam PBNU itu mengungkapan, upaya-upaya pertemuan dengan kubu oposisi sebenarnya juga telah dilakukan guna meredam tensi politik yang terjadi saat ini. Dia mengatakan, pertemuan dengan paon nomor urut 02 memang perlu dilakukan demi kepentingan bangsa sambil menghentikan konflik yang ada.

"Ya tentu saya sendiri kan sudah siap kapan saja untuk bertemu dan kami memang akan bertemu menyelesaikan ini cuma memang waktunya mungkin yang masih dicari," kata Ma'ruf lagi.

Disaat yang bersamaan, dia mengimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi dan terpengaruh hingga ikut serta memanaskan situasi. Dia meminta warga untuk tetap tenang dan mengikuti informasi-informasi yang benar dari pemerintah.

Dia mengingatkan masyarakat agar jangan mengikuti atau terpengaruh informasi-informasi yang tidak benar atau hoaks. Dia melanjutkan, ini mengingat berkembangnya sarana penyebaran informasi yang bisa berujung pada penyesatan masyarakat.

"Nah itu masyarakat waspada dari berbagai informasi dan jangan terprovokasi," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2HJzNBR
May 22, 2019 at 08:14PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2HJzNBR
via IFTTT

TNI Ciduk Provokator di Aksi Damai

Peserta aksi damai di depan Bawaslu, Jakarta Pusat

Foto: Republika TV/Havid Al Vizki
EMBED
Anggota TNI yang berjaga berhasil menciduk dan mengamankan provokator.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Aksi damai yang berlangsung hingga malam hari sempat ricuh pascashalat Magrib. Kericuhan terjadi diduga disebabkan oleh sejumlah oknum.

Anggota TNI yang berjaga pun berhasil menciduk dan mengamankan orang yang diduga sebagai provokator tersebut.

Hingga kini, massa aksi pun masih bertahan di depan Gedung Bawaslu, Jakarta Pusat. Mereka pun sempat membentangkan bendera Merah Putih di salah satu tempat makan di wilayah Thamrin, Jakarta Pusat.

Berikut video lengkapnya.

Videografer | Havid Al Vizki     Video Editor | Wisnu Aji Prasetiyo

Dapatkan Update Berita Republika

TERPOPULER

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VRNbxD
May 22, 2019 at 08:12PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VRNbxD
via IFTTT

Sebanyak 1.628 Penerbangan Ekstra Diajukan ke AP I

Pengajuan penambahan penerbangan paling besar menuju Surabaya dan Yogyakarta.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Angkasa Pura (AP) I mengakui saat ini sudah menerima pengajuan penerbangan ekstra dari sejumlah maskapai. Direktur Pelayanan dan Pemasaran Angkasa Pura I Devi W Suradji mengatakan sebanyak 1.628 penerbangan ekstra sudah diajukan kepada AP I untuk musim mudik Lebaran Idul Fitri 2019.

"Pengajuan (penerbangan ekstra) paling besar menuju Surabaya dan Yogyakarta," kata Devi di Jakarta, Rabu (22/5).

Hanya saja, Devi menegaskan jumlah penerbangan ekstra yang diajukan tersebut belum dipastikan akan diterima. Sebab, pada musim mudik Lebaran 2018 tidak semua penerbangan ekstra yang diajukan disetujui.

"Pada 2018 pengajuan (penerbangan ekstra) sebanyak 5.245. Realisasinya sebanyak 1.276 atau skitar 24,32 persen dari permintaan," tutur Devi.

Di sisi lain, Devi memastikan AP I juga tidak hanya menerima pengajuan penerbangan ekstra untuk musim mudik tahun ini. Dia mengatakan AP I akan memberikan insentif untuk penerbangan ekstra yang diajukan maskapai.

"Angkasa Pura I juga melakukan pembebasan pengenaan tarif landing charge dan extended yaitu dari 29 Mei hingga 13 Juni 2019," tutur Devi.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2YBgK3g
May 22, 2019 at 08:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2YBgK3g
via IFTTT

Pulisic Ingin Berikan Dampak Besar Seperti Hazard di Chelsea

Pulisic berharap bisa bermain bersama Hazard di Chelsea musim depan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Christian Pulisic bertekad memberikan dampak besar seperti Eden Hazard di Chelsea. Pulisic diboyong oleh Chelsea dari Dortmund dengan harga 58 juta poundsterling (sekitar Rp1,06 triliun) dari Dortmund.

Pulisic juga berharap dapat kesempatan untuk bermain bersama dengan pemain timnas Belgia tersebut musim depan. Pemain asal Amerika Serikat tersebut menandatangani kontrak lima setengah tahun dengan the Blues pada Januari, tetapi langsung dipinjamkan kembali ke Jerman untuk menyelesaikan musim di Borussia Dortmund.

Winger berusia 20 tahun ini baru saja menghabiskan beberapa hari di Inggris untuk mengenal lingkungan barunya. Dalam sebuah wawancara dengan BBC Sport, ia menjelaskan seberapa besar target yang ia tetapkan untuk dirinya sendiri di klub barunya.

"Luar biasa melihat apa yang bisa dilakukan Eden. Ia adalah seorang pemain yang harus dihormati dan saya ingin mencapai levelnya. Jelas itu menjadi sebuah target. Setiap pemain ingin berada di tim yang sama dengannya," kata Pulisic.

Pulisic kemungkinan tidak mendapatkan keinginannya mengingat Hazard santer dirumorkan pindah ke Real Madrid setelah final Liga Europa antara Chelsea melawan Arsenal pada 29 Mei. Pulisic terbang kembali ke Amerika Serikat pada Selasa waktu setempat untuk istirahat sejenak setelah Bundesliga berakhir.

Ia mencetak empat gol dalam 20 penampilan liga, termasuk sembilan kali jadi starter saat Dortmund finis sebagai runner-up Bundesliga di bawah Bayern Munchen. Pulisic akan bergabung dengan tim nasional AS menjelang kompetisi Piala Emas Concacaf, yang dimulai pada 18 Juni melawan Guyana di Minnesota.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2HxdikF
May 22, 2019 at 08:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2HxdikF
via IFTTT

Pentingnya Nilometer Bagi Penguasa dan Masyarakat Mesir

Nilometer Kairo digunakan untuk mengatur distribusi air serta untuk menghitung pajak.

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Pengukuran banjir dengan Nilometer menjadi hal yang penting bagi para penguasa, khalifah, dan masyarakat umum Mesir. Selama bulanbulan di musim panas, Nilometer Kairo digunakan untuk mengatur distribusi air serta untuk menghitung pungutan dari pajak yang dibayar sebagai upeti oleh Mesir kepada para khalifah. 

Karena pentingnya dalam menentukan kemakmuran daerah, Nilometer Kairo menjadi bintang dalam Festival Pembukaan Terusan Fath al- Khalij pada abad pertengahan yang berlangsung selama beberapa hari. Terusan Khalij dibuka ketika tingkat air Sungai Nil yang diukur Nilometer mencapai 16 hasta.

Ketika ketinggian air mencapai 16 hasta, banjir musim panas dari Sungai Nil digunakan untuk mengisi kanal. Selama festival, berbagai kapal akan menghiasi permukaan sungai. Festival itu disebut-sebut sebagai festival Kairo yang paling spektakuler. Namun, festival tersebut bukan perayaan tahunan.

Ketika permukaan air Sungai Nil tidak mencapai 16 hasta, perayaan dibatalkan, dan diganti dengan doa dan puasa bersama yang diharapkan dapat menangkal kekeringan dan kelaparan. Catatan lengkap ketinggian air Sungai Nil dari Nilometer inilah yang membuatnya unik dan menjadi bahan penelitian berbagai ilmuwan sejak awal abad ke-20.

Data yang dikumpulkan dari Sungai Nil telah memacu pengembangan seluruh bidang matematika bersaman dengan bidang statistik yang berkaitan dengan memori masa lampau. Ahli hidrologi Mesir Omar Toussoun yang telah mengumpulkan data ketinggian air Sungai Nil dari tahun 611 sampai 1921 mengatakan, terdapat suatu kurun waktu yang luar biasa dari sejarah kadar air minimum dan maksimum Sungai Nil. Lalu, ahli statistik dari Imperial College, London, Brandon J Whitcher, mempelajari variasi permukaan air Sungai Nil dari tahun 622 M hingga 1284 M. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2YIQNPw
May 22, 2019 at 08:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2YIQNPw
via IFTTT

Smesco Ramadhan Fair Diskon Pakaian Muslim Hingga 50 Persen

Smesco Ramadhan Fair gelar diskon pakaian muslim dan aksesoris etnik hingga 50 persen

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menjelang Idul Fitri, Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi Usaha Kecil Menengah (LLP-KUKM) atau Smesco Indonesia yang berlokasi di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan menggelar Smesco Ramadhan Fair.

Melalui kegiatan tersebut Smesco melakukan program diskon hingga 50 persen. Program diskon yang sudah berlangsung dari tanggal 15 Mei sampai dengan 4 Juni 2019 ini dijamin bakal seru karena bisa menjadi rujukan bagi para penikmat fashion untuk memadukan busana yang akan menjadi pilihannya. 

“Dengan memanfaatkan momentum Ramadhan ini kami berharap program promo ini bisa meningkatkan penjualan produk unggulan UKM yang ada di Smesco Indonesia,” kata Direktur Utama Smesco Indonesia, Emilia Suhaimi berdasarkan rilis yang diterima Republika.co.id, Rabu (22/5). 

Menurut Emilia, program pesta diskon tersebut berlaku untuk sejumlah produk unggulan. Contohnya, baju muslim khas palembang, jilbab, peci rajut, peci aceh, baju koko makanan kering dari berbagai provinsi, syal, sarung dan mukena. Produk unggulan tersebut berasal dari UKM binaan Smesco Indonesia dari berbagai daerah di Tanah Air.

“Harga, baik itu murah dan mahal, adalah cara bertukar nilai. Setiap nilai memiliki strategi distribusinya masing-masing agar mampu memberikan keuntungan maksimal. Begitu pula harga murah. Tapi harga murah bukan berarti murahan,” papar Emilia.

Emilia menambahkan, Smesco Indonesia yang dikelolanya tersebut memang memberikan kesempatan bagi UKM binaan untuk lebih dekat dengan pelanggannya. Para pelaku UKM binaan Smesco Indonesia pun kian kreatif untuk berinovasi, berkarya, dan berpromosi agar produk yang dihasilkan bernilai jual tinggi. 

“Jadi saya harapkan teman-teman UMKM juga ikut mempromosikan event ini. Karena dampaknya juga akan dirasakan UMKM juga. Ketika banyak yang berkunjung kesini, pasti mereka akan membelanjakan uangnya untuk persiapan lebaran nanti,” ujar Emilia.

Ketika melihat kata diskon atau sale, yang ada di benak kita tentu bisa belanja sepuasnya. Sebab harga barang yang diincar jauh lebih murah. Terlebih di saat menjelang lebaran seperti ini. Hampir semua toko berlomba-lomba memberikan diskon besar-besaran. Tak terkecuali Smesco Indonesia.

Smesco Indonesia dikenal sebagai pusat pemasaran dan promosi produk unggulan UKM dari belahan nusantara. Smesco Indonesia bahkan menjadi miniatur Indonesia dalam bidang kerajinan baik fashion, alas kaki hingga kuliner. Semua produk unggulan yang terdisplay di sana dijamin kualitasnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2M2OxBf
May 22, 2019 at 07:52PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2M2OxBf
via IFTTT

Chiellini Sebut Juventus Sangat Kehilangan Allegri

Chiellini mengaku punya banyak kenangan manis dengan Allegri.

REPUBLIKA.CO.ID, TURIN -- Bek tengah sekaligus kapten Juventus Giorgio Chiellini mengatakan apabila semua pemain Bianconeri merasa sangat kehilangan pelatih Massimiliano Allegri yang resmi angkat koper dari Stadion Allianz Turin akhir musim nanti. Chiellini mengaku punya banyak kenangan manis dengan Allegri.

"Saya kadang-kadang akan melihatnya (Allegri) di Livorno atau mendengar kabar darinya," kata bek itu kepada wartawan dilansir Football Italia, Rabu (22/5).

Tengah pekan lalu sepertinya jadi hari paling sulit bagi Allegri bersama Juventus. Sebab, raut wajahnya tampak tegang ketika perjalananya sebagai juru taktik Bianconeri harus berakhir di pengujung musim 2018/2019.

Ya, setelah mempersembahkan lima trofi scudetto secara beruntun dan sederet gelar lain sejak 2014, Allegri mesti mengucapkan kata perpisahan kepada suporter dan segenap elemen di kesebelasan asal kota Turin. Bahkan, laga versus Atalanta akhir pekan kemarin jadi partai terakhir Allegri di markas Juve.

Chiellini pun mengaku sangat sulit untuk berpisah dengan seseorang yang telah menghadirkan begitu banyak cerita manis bersama timnya.

"Kita berada di akhir era dengannya dan kita harus berterima kasih padanya. Dia memiliki beberapa kualitas luar biasa, dia benar-benar positif dan semua elrmen (Juventus) akan merindukannya. Mungkin dia bisa kembali di masa depan," sambung pemain 34 tahun.

Saat ini pihak Juve tengah disibukan dengan beberapa calon pelatih pengganti Allegri. Disinggung soal satu nama pelatih, Maurizio Sarri, yang juga santer dikaitkan bakal merapat bersama Juve. Mantan bek Fiorentina itu justru menanggapi dengan candaan. "Sarri siapa? Apakah Anda mengatakan Sacchi?," ucapnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Mce5fk
May 22, 2019 at 07:51PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Mce5fk
via IFTTT

Zikir Bersama Keluarga Pasien, DD Gandeng RSCM

Kegiatan zikir dan doa sangat positif membantu mereka untuk menjaga aspek rohani.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bulan Ramadhan merupakan bulan penuh keberkahan. Setiap Muslim berlomba meningkatkan kualitas iman dan takwanya di bulan Rambahan.

Dompet Dhuafa (DD) bekerja sama dengan Masjid As-Syifa RSCM  melaksanakan kegiatan Munajat Zikir dan Doa bersama keluarga pasien yang sedang menjalani pengobatan di RSCM. Kegiatan bertempat di Masjid Assyifa RSCM.

Kegiatan ini di awali dengan pembacaan zikir langsung dipimpin oleh salah satu Team Majlis  Adz-Zikra Sentul yaitu Ustaz Muslih Aziz. Para jamaah yang berasal dari beberapa rumah singgah yang ada disekitar lingkungan RSCM mengikuti zikir dan doa secara khidmat dan khusyu. 

"Dengan ada kegiatan zikir ini diharapkan memberikan ketenangan diri dan memupuk rasa kesabaran disaat mereka mendapatkan uji dengan cobaan penyakit yang Allah berikan kepada salah satu keluarganyan," kata Ustaz Muslih Aziz mengawali zikir dan doanya,  Rabu (21/05).

Kegiatan ini di hadiri sekitar 200 orang yang berasal dari Rumah Singgah RSCM, Rumah Sehat Mandiri Amal Insani (MAI), Rumah Singgah IZI serta Rumah Singgah Dompet Dhuafa sendiri yg saat ini sudah terkenal di wilayah sekitar ialah Shelter Hasanah . 

"Kegiatan munajat zikir dan doa ini sangat bermanfaat untuk mereka dengan berzikir kepada Allah semakin dekat keimanan dan kesabaran kita dalam menjalani kehidupaan saat ini dan juga sebagai momentum silaturahmi," ujar Juperta Panji Utama, Manajer Sosdev Dompet Dhuafa. 

Samsul selaku dai DKM masjid Assyifa RSCM menambahkan, kegiatan zikir dan doa yang tahun ini diadakan oleh Dompet Dhuafa sangat positif dan bagus, membantu mereka untuk menjaga aspek rohani mereka. Sehingga mereka lebih sabar dan tawakal.

Dompet Dhuafa adalah lembaga nirlaba milik masyarakat indonesia yang berkhidmat mengangkat harkat sosial kemanusiaan kaum dhuafa dengan dana Ziswaf (Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf), serta dana lainnya yang halal dan legal, dari perorangan, kelompok, perusahaan/lembaga). Selama 25 tahun, Dompet Dhuafa telah memberikan kontribusi layanan bagi perkembangan ummat dalam bidang sosial, kesehatan, ekonomi, dan kebencanaan serta CSR.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2wcw5Lt
May 22, 2019 at 07:49PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2wcw5Lt
via IFTTT

Din Syamsudin Imbau Rakyat dan Aparat Menahan Diri

Din Syamsuddin meyakini, provokasi tidak berasal dari peserta aksi damai

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dewan Pertimbangan (Wantim) Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau rakyat dan aparat keamanan untuk saling menahan diri. Masyarakat yang turun ke jalan diminta untuk tidak terhasut provokasi. Demikian pula, aparat yang bertugas diminta bekerja secara profesional, yakni menjaga keamanan rakyat yang sedang berunjuk rasa.

Ketua Wantim MUI, Prof Din Syamsuddin mengatakan, pihaknya merespons situasi terkini dengan memperkuat tausiyah kebangsaan yang telah sebelumnya diumumkan. Salah satu inti tausiyah itu mengimbau tiap elemen bangsa untuk dapat menahan diri.

"Maka kami menyeru kepada semua pihak agar dapat menahan diri, baik rakyat maupun aparat (keamanan)," kata Din Syamsuddin kepada Republika.co.id di kantor CDCC, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (22/5).

Ia menyampaikan, rakyat yang ingin melakukan unjuk rasa untuk menyatakan pendapatnya sebaiknya dapat menahan diri. Rakyat jangan sampai terkena hasut dan provokasi supaya tidak melakukan tindak kekerasan dan anarkisme.

Ia juga menegaskan, agar aparat menahan diri supaya bisa secara profesional melaksanakan tugasnya mengawal rakyat yang melakukan unjuk rasa. Selain itu, Wantim MUI juga mengungkapkan rasa prihatin karena ada orang-orang yang meninggal dunia saat bentrokan terjadi.

Din menuturkan, pihaknya meyakini unjuk rasa yang dilakukan sekelompok masyarakat itu memiliki niat damai. Mereka melakukan buka puasa dan tarawih bersama, kemudian menggelar aksi damai hingga batas waktu yang ditentukan.

Namun, lanjut Din, diduga kemarin ada sekelompok massa yang datang menghasut di akhir aksi damai. Karena itu, dia meyakini pelaku provokasi tidak berasal dari para peserta aksi damai yang sejak semula buka puasa dan tarawih berjamaah.

"Dapat diduga ada kelompok yang menghasut pada saat terakhir, ada kelompok massa yang datang dan memprovokasi, itu menurut kesaksian dari pimpinan ormas Islam yang hadir di lapangan (saat aksi unjuk rasa)," ujarnya.

Din juga mengingatkan, dalam bulan suci Ramadhan sebaiknya umat Islam tidak terlibat atau terjebak dalam konflik fisik. Kalau itu terjadi, niscaya akan mengganggu jalinan kebangsaan dan persaudaraan, khususnya bagi umat Islam.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VJCkAO
May 22, 2019 at 07:43PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VJCkAO
via IFTTT

Panjang Umur Perjuangan Mahasiswa!

Mahasiswa adalah interpretasi kaum intelektual dan terpelajar.

Mahasiswa adalah interpretasi kaum intelektual dan terpelajar. Ide dan gagasan, prestasi, bahkan pergerakan mahasiswa menjadi sorotan sebuah negeri. Dengan pola fikir yang cerdas dan kritis, mahasiswa kerap menawarkan gagasan untuk memecahkan persoalan masyarakat.

Namun saat ini mahasiswa tidak lagi kritis dan memikirkan nasib rakyat. Mayoritas mahasiswa disibukkan dengan urusan individu masing-masing, tidak lagi peka terhadap persoalan yang ada. Memang, masih ada mahasiswa yang peduli dan berani bersuara, namun bila dibanding jumlah keseluruhan mahasiswa, sangat kecil. 

Tetapi, sekecil apapun suara mahasiswa sudah sangat berarti bila berani bersuara. Mengapa harapan besar itu digantungkan pada pundak mahasiswa?

Sebab mahasiswa memiliki energi dan potensi besar untuk memikirkan dan menyuarakan kebenaran tanpa diboncengi kepentingan pihak tertentu. Memiliki idealisme yang masih terjaga, melihat kesengsaraan rakyat dengan jeli, me-review peraturan dan hukum yang berkaitan kepentingan rakyat, serta memikirkan solusi hakiki untuk seluruh persoalan dengan fikiran jernih.

Selasa (21/5) tepatnya 21 tahun reformasi, sejumlah Ormawa (organisasi mahasiswa) turun ke jalan untuk aksi dan menyuarakan aspirasi. Aksi ini tersebar di berbagai wilayah mulai dari Unsyiah Aceh, USU dan Unimed di Kota Medan hingga Pulau Jawa.

Adapun aksi mahasiswa di Kota Medan bertajuk “Evaluasi & Cita-Cita Reformasi” yang disuarakan mulai dari Lapangan Merdeka Medan dan berakhir di Kantor DPRD Sumut. Aksi diikuti ratusan mahasiswa dari berbagai organisasi. 

Bulan Mei memang bulan aspirasi mahasiswa, sebab bertepatan dengan reformasi. Melanjutkan estafet perjuangan mahasiswa patut diapresiasi namun perlu diperhatikan apakah perjuangan mahasiswa sudah sampai solusi hakiki atau hanya berkutat solusi parsial.

Dilihat dari beberapa point tuntutan mahasiswa se-Kota Medan, salah satunya adalah menuntut pemerintah dan DPR untuk melakukan evaluasi total terhadap sistem pemilu dan menolak proyek OBOR di Indonesia khususnya di Sumatera Utara.

Jika ditinjau ulang, tuntutan mahasiswa masih seputar permasalahan parsial (contoh: pemilu) yang sifatnya cabang, mengikuti akarnya. Akar dari permasalahan pemilu adalah demokrasi, dimana demokrasi memiliki metode untuk memilih pemimpin ,yakni pemilu. Artinya, pemilu yang buruk sesungguhnya disebabkan sistem demokrasi yang memang sudah cacat bawaan telah terbukti tidak akan mampu membawa kesejahteraan.

Saat ini, masyarakat sudah sangat rindu dengan suara mahasiswa. Ketika demokrasi terbukti rusak maka seharusnya mahasiswa-lah yang berada di garda terdepan bersuara menolak sistem rusak tersebut.

Tentu mahasiswa harus menyuarakan solusi hakiki untuk problematika masyarakat, sebab dengan tuntutan parsial tidak akan mampu menyelesaikan masalah hingga ke akar. Hanya dengan perubahan mengakar yang dapat menyelesaikan problematika hingga ke akar.

Solusi hakiki tentunya yang berasal dari Sang Pencipta Allah SWT, yang Maha Mengetahui aturan yang sesuai dengan hamba-Nya. Solusi tersebut tidak diambil secara parsial namun harus secara keseluruhan.

Semoga mahasiswa tidak hanya bersuara pada tanggal tertentu saja, bagai ajang tahunan. Karena masyarakat setiap hari menjerit dengan himpitan buah sistem menjepit. Panjang umur perjuangan mahasiswa! Masyarakat membutuhkan suaramu.

Pengirim: Lestari Sormin, aktivis pers mahasiswa kreatif Universitas Negeri Medan

Disclaimer: Retizen bermakna Republika Netizen. Retizen adalah wadah bagi pembaca Republika.co.id untuk berkumpul dan berbagi informasi mengenai beragam hal. Republika melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda baik dalam dalam bentuk video, tulisan, maupun foto. Video, tulisan, dan foto yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim. Silakan kirimkan video, tulisan dan foto ke retizen@rol.republika.co.id.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WUh2lo
May 22, 2019 at 07:38PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WUh2lo
via IFTTT

Nilometer Pernah Alami Renovasi Pascabanjir

Bentuk Nilometer yang kita jumpai sekarang sebagian besar masih orisinal.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pascabanjir, renovasi Nilometer di lakukan pada tahun 870 M oleh Ibnu Tulun sang pendiri Dinasti Thulun dan pada 1092 M oleh khalifah al- Mustansir dari Dinasti Fatimiyah yang beraliran Syiah.

Bentuk Nilometer yang kita jumpai sekarang sebagian besar masih dalam wujudnya yang orisinal, kecuali atap kerucut kayu (kubah di bagian dalam) yang merupakan renovasi modern Nilometer yang hancur akibat ledakan saat Prancis menduduki negeri itu tahun 1825 M.

Para insinyur Prancis mengetahui bahwa atap Nilometer yang asli berbentuk kubah, namun bentuk atap kerucut hasil coretan seorang pengembara dari Denmark akhirnya dipilih sebagai penghias Nilometer, 

Dinding Nilometer dihiasi kaligrafi khufi, selain tulisan biasa yang menceritakan mengenai peran khalifah al-Mutawakkil dalam pembangunannya, juga ada ayat-ayat Alquran yang meriwayatkan mengenai air, ta naman, dan kemakmuran. Hiasan kaligrafi tersebut ditulis di atas marmer putih berpadukan warna biru untuk menimbulkan kesan kontras yang kuat. 

Ibnu Tulun yang masa pemerintahanya telah banyak menyumbang berbagai bangunan berarsitektur indah di Mesir tak ketinggalan ikut menjamah Nilometer. Di atas kaligrafi mengenai Mutawakkil, dia menambahkan dekorasi dinding Nilometer dengan ayat Alquran yang diambil dari surah Qaf ayat 9 dan surah al- Haaj ayat 63. Sebagian ahli sejarah menduga tindakan Ibn Thulun itu disengaja untuk menutupi tulisan yang memuji al-Mutawakkil.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2EsKEzg
May 22, 2019 at 07:38PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2EsKEzg
via IFTTT