Pages

Showing posts with label 2019 at 08:35PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 08:35PM. Show all posts

Wednesday, May 22, 2019

Demo di Bawaslu, Massa Lempari Molotov dan Petasan ke Polisi

Situasi unjuk rasa kembali di depan Gedung Bawaslu kembali memanas pada Rabu malam.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Situasi aksi unjuk rasa kembali di depan Gedung Bawaslu kembali memanas pada Rabu (22/5) malam. Sekitar pukul 20.15 WIB, massa aksi beberapa kali melemparkan bom molotov dan petasan ke arah kepolisian yang berjaga di Jalan MH Thamrin, arah Bundaran HI.

Keadaan ini membuat ketegangan di lokasi kembali muncul. Para koordinator massa tampak tak mampu lagi membendung ketegangan daei pihak massa. Sejumlah polisi tampak luka-luka dan digotong personel lainnya.

Pantauan Republika.co.id, tak berselang lama, sekira pukul 20.20 WIB, petasan diledakkan secara bertubi-tubi selama beberapa menit. Gas air mata pun  ditembakkan pihak kepolisian.  Polisi beberapa kali memperingatkan agar warga sipil, termasuk para jurnalis meninggalkan lokasi.

Polisi melalui pengeras suaranya juga mengimbau warga agar segera meninggalkan lokasi.  Hingga pukul 20.33 WIB, kepolisian masih berusaha menekan massa agar tenang. Namun kerusuhan masih belum bisa diredam. Petasan tetap ditembakkan ke arah MH Thamrin yang mengarah ke Bundaran HI. Asap membubung tinggi di Jalan Thamrin.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WjPEjN
May 22, 2019 at 08:35PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WjPEjN
via IFTTT

Saturday, May 4, 2019

Dramatis, Tottenham Tumbang di Kandang Bournemouth

Tottenham bekerja keras sepanjang babak kedua setelah dua pemainnya dikartu merah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tottenham Hotspur kehilangan poin penting dalam persaingan memperebutkan posisi empat besar klasemen akhir Liga Primer Inggris. Tottenham takluk 0-1 dari Bournemouth pada laga pekan ke-37 di Stadion Vitalty, Sabtu (4/5).

Hasil ini sungguh dramatis. Sebab sebelum laga, Tottenham dijagokan untuk memetik kemenangan. Namun kenyataannya, Tottenham harus bekerja keras sepanjang babak kedua setelah dua pemainnya dikartu merah, yakni Son Heung-min dan Juan Foyth. Puncaknya, gawang Hugo Lloris dibobol Nathan Ake pada menit pertama injury time.

Son yang menjadi ujung tombak tunggal di lini depan Spurs mendapat kartu merah di menit 43 karena melakukan pelanggaran keras. Sementara Foyth menyusul Son keluar lapangan pada lima menit awal babak kedua. 

Sejak hanya bermain dengan sembilan orang pemain, Spurs kesulitan membangun serangan. Pelatih Tottenham Mauricio Pochettino lebih mementingkan pertahanan supaya bisa membawa pulang satu angka dari markas Bournemouth.

Tottenham hanya mengandalkan aksi individu Lucas Moura untuk menerobos pertahanan Bournemouth. The Lilywhites beberapa kali mendapatkan kesempatan, tapi gagal dimaksimalkan karena kekurangan pemain untuk menuntaskan serangan.

Sementara Bournemouth yang sepanjang babak pertama lebih banyak bertahan gantian mendominasi permainan. Namun tim asuhan Eddie Howe juga tak biasa memaksimalkan keuntungan jumlahg pemain.

Saat skor sepertinya tak akan berubah, umpan matang dari Ryan Fraser mampu dituntaskan oleh Ake lewat tandukan sempurna. Bola pun tak mampu diantisipasi oleh Hugo Lloris. Pada sisa waktu empat menit injury time, Spurs tak dapat lagi membalas untuk menyamakan kedudukan. 

Kekalahan ini memang tidak mengubah posisi Spurs dari peringkat ketiga klasemen Liga Primer Inggris. Hingga pekan ke 37, Spurs masih di peringkat tiga dengan nilai 70. Tapi posisi Dele Alli bisa saja turun ke peringkat empat andai pada esok Chelsea menang atas tamunya Watford di Stamford Bridge.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2JfKsXc
May 04, 2019 at 08:35PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2JfKsXc
via IFTTT

Monday, April 22, 2019

TKN Ingatkan Semua Pihak Taati Aturan Pemilu

Pihak-pihak yang merasa kurang puas tidak perlu bersikap reaktif di ruang publik

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Direktur Direktorat Saksi Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-KH Ma''ruf Amin, Lukman Edy, mengingatkan semua pihak untuk menunjung tinggi aturan perundang-undangan pelaksanaan penyelenggaraan pemilu. Apalagi, Pemilu 2019 sudah terselenggara dengan aman.

"Pemilu 2019 sudah terselenggara dengan tertib, aman, adil, dan kondusif, sesuai dengan amanah aturan perundang-undangan," kata Lukman Edy melalui pernyataan tertulisnya, di Jakarta, Senin.

Menurut Lukman Edy, kalau ada pihak-pihak mencurigai adanya dugaan praktik kecurangan, agar melaporkannya lembaga terakait seperti yang diatur dalam aturan perundang-undangan. "Pihak yang merasa kurang puas, dapat melaporkannya ke Bawaslu sebagai lembaga pengawas pemilu," katanya.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengingatkan, pihak-pihak yang merasa kurang puas tidak perlu bersikap reaktif di ruang publik. Hal ini termasuk membuat pernyataan yang tidak mendasar, dan berupaya mendelegitimasi penyelenggaraan pemilu.

TKN, kata dia, menyerukan kepada publik untuk tetap tenang sambil penghitungan riil dan penghitungan manual yang dilakukan KPU, sebagai penyelenggara pemilu. "Masyarakat juga hendaknya turut memantau penghitungan suara oleh lembaga dengan reputasi yang dapat dipertanggungjawabkan.

Lukman mencontohkan, untuk memantau hasil penghitungan suara, masyarakat bisa juga mengakses aplikasi JAMIN, sebuah aplikasi pelaporan saksi, mulai dari TPS yang diluncurkan oleh TKN Jokowi-Amin. Seluruh data yang diolah telah melalui verifikasi ketat untuk menghasilkan data C1 yang akurat.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Uys0Lo
April 22, 2019 at 08:35PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Uys0Lo
via IFTTT

Saturday, April 20, 2019

Ketua KPPS Kota Malang Lakukan Percobaan Bunuh Diri

Setelah diinterogasi yang bersangkutan ternyata mengalami kelelahan dan stres.

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Kapolresta Malang, AKBP Asfuri mengungkapkan, telah terjadi percobaan bunuh diri di Kota Malang. Kasus ini terjadi pada salah satu ketua KPPS di Kelurahan, Lesanpuro, Kedungkandang, Kota Malang.

"Di TPS 07 Kelurahan Lesanpuro," ujar Asfuri kepada wartawan di Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Sabtu (20/4).

Asfuri menjelaskan, percobaan bunuh diri diperkirakan terjadi sekitar pukul 09.00 WIB, Sabtu (20/4). Korban berinisial SU ditemukan dalam kondisi terluka pada perut di kamarnya.

Setelah dilakukan interogasi, yang bersangkutan ternyata mengalami kelelahan dan stres. Tekanan ini muncul karena korban mengalami situasi yang tidak menenangkan saat memimpin kegiatan di TPS. "Ada selisih dalam penghitungan terkait di suara DPD dan DPRD Kota Malang," ujar Asfuri.

Karena masalah tersebut, korban kemungkinan memikirkan terus-menerus sehingga stress. Kemudian nekat melakukan tindakan bunuh diri dengan menusuk perutnya sebanyak dua kali. Korban dilaporkan melakukan tindakan ini dengan menggunakan golok pribadinya.

"Saat ini kondisinya sedang dirawat di RS Panti Nirmala," jelasnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Uudioz
April 20, 2019 at 08:35PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Uudioz
via IFTTT

Thursday, April 18, 2019

TNI Kawal Kotak Suara hingga ke KPUD di NTB

Pemilu di NTB berjalan aman dan kondusif

REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM -- Korem 162/WB masih menempatkan petugasnya untuk melakukan pemantauan dan pengawasan pascapencoblosan di wilayah tugas masing-masing di NTB. 

Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, Kamis (18/4) menyampaikan hal itu saat melaksanakan pemantauan langsung ke beberapa Panitian Pemilihan Kecamatan (PPK) seperti PPK Kecamatan Lembar, Kuripan, Gerung, Lingsar di Kabupaten Lombok Barat, dan Kota Mataram.   

Rizal menekankan para petugas diminta terus menjaga kotak surat suara secara ketat. Bahkan para aparat diarahkan bermalam di lokasi kecamatan guna menjaga, memberikan jaminan terhadap keamanan kotak suara, dan mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.  

"Sesuai instruksi dari pimpinan TNI AD, seluruh jajaran harus fokus dan konsentrasi mengamankan serta mensukseskan pemilu 2019," ujar Rizal di Mataram.

Rizal meminta kotak suara yang sudah ada di PPK ini tetap dikawal hingga ke KPUD masing-masing kabupaten/kota dan provinsi. Pelaksanaan pemungutan suara di seluruh wilayah NTB secara umum berlangsung aman dan kondusif walaupun ada beberapa permasalahan di lapangan, namun bisa diatasi langsung di lokasi. 

"Ini menandakan masyarakat NTB sudah dewasa dalam berpolitik," kata Rizal. Pihaknya mengajak masyarakat bersabar menunggu hasil penghitungan resmi KPU sehingga tidak ada spekulasi yang berkembang yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan.

"Mari kita jaga bersama wilayah NTB agar tetap aman, nyaman dan kondusif sehingga pembangunan di wilayah NTB dapat berjalan sesuai harapan," kata Rizal. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Glkfna
April 18, 2019 at 08:35PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Glkfna
via IFTTT

Sunday, April 14, 2019

KPU Kab Semarang Jamin Keandalan Listrik dan Jaringan

Keandalan listrik dan jaringan internet berperan penting dalam kelancaran pemilu.

REPUBLIKA.CO.ID, UNGARAN — Pemilihan umum (pemilu) tinggal menghitung hari. Pada Rabu (17/4) mendatang, seluruh warga Indonesia yang telah memenuhi syarat dapat melakukan pencoblosan surat suara.

Pelbagai persiapan perlu untuk kelancaran pemungutan suara hingga pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara. Terkait itu, penyelenggara pemilu di Kabupaten Semarang telah memastikan keandalan pasokan listrik serta jaringan koneksi internet.

Ketua KPU Kabupaten Semarang Maskup Asyadi menuturkan, hal itu sudah disampaikan pihaknya pada saat rapat koordinasi penanganan risiko sosial bersama para pemangku kepentingan, termasuk perwakilan Telkom dan Perusahaan Listrik Negara (PLN).

“Bahkan untuk PLN sudah menyediakan genset di kantor KPU Kabupaten Semarang guna mengantisipasi keandalan daya listrik untuk kegiatan hitung cepat KPU Kabupaten Semarang,” kata Maskup Asyadi saat dikonfirmasi Republika.co.id, Ahad (14/4).

Dia melanjutkan, pihaknya sudah menyediakan perangkat untuk kebutuhan hitung cepat. Dalam hal ini, pihaknya juga bekerja sama dengan Telkom, terutama untuk penyediaan jaringan koneksi internet.

Kemudian, pihaknya pun menegaskan adanya komitmen dari PLN untuk menjaga keandalan pasokan listrik. Hal itu penting supaya tidak ada pemadaman listrik terutama saat pelaksanaan pemungutan suara dan pleno di tingkatan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

“Bahkan sudah kita sampaikan, bahwa kegiatan pemungutan dan penghitungan suara itu akan menyebabkan pemungutan suara ulang --salah satunya-- jika penghitungan suaranya tidak dilakukan dalam penerangan yang cukup,” jelas Maskup.

Pleno pada level PPK nantinya menggunakan aplikasi Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng). Dengan begitu, perhitungan otomatis membutuhkan perangkat komputer sehingga mengandalkan pasokan listrik yang prima.

Dia berharap, pada saat pleno di tingkatan PPK komputer yang tersedia tidak mati mendadak, umpamanya, lantaran aliran listrik padam. Sebab, proses pemulihan atau untuk entry ulang hanya akan memperlambat jalannya rekapitulasi suara di tingkat kecamatan, bahkan termasuk level KPU.

Oleh karena itu, lanjut Maskup, KPU Kabupaten Semarang telah mengingatkan pihak PLN. Tujuannya, supaya mulai hari H pencoblosan hingga 9 Mei 2019 mendatang tak ada pemadaman listrik di wilayah Kabupaten Semarang. Apalagi, antisipasi adanya genset di tiap TPS diakuinya terbatas.

Untuk diketahui, proses rekapitulasi hasil pemungutan suara dilakukan secara berantai. Mulai dari tingkat Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) hingga PPK. Itu dilakukan maksimal selama 10 hari sampai pleno di tingkatan KPU.

Terkait ketersediaan listrik, menurut dia, PLN Kabupaten Semarang telah menyediakan genset per wilayah rayon. “Misalnya antisipasi genset di PLN Rayon Ambarawa, peruntukannya juga untuk wilayah yang dilayani oleh rayon setempat,” jelasnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2v16xjW
April 14, 2019 at 08:35PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2v16xjW
via IFTTT

Sunday, March 31, 2019

WNI Eks ISIS Ingin Pulang Kampung, Begini Saran Dewan

WNI eks ISIS menyatakan tak lagi bergabung sebagai militan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Tayangan video warga negara Indonesia (WNI) eks simpatisan ISIS menyatakan keinginannya kembali ke Tanah Air beredar viral.

Anggota Komisi III DPR RI M Syafii menanggapi keinginan tersebut. Menurutnya persoalan tersebut hanya persoalan prosedural. Jika yang bersangkutan masih sebagai warga negara Indonesia, negara harus menerima kembali eks simpatisan ISIS tersebut ke Indonesia. 

Dia menerangkan, WNI dianggap kehilangan kewarganegaraannya bila bergabung angkatan perang negara lain. Kedua jika mereka sudah bersumpah setia kepada negara lain dan mendapatkan kewarganegaraan negara tersebut. 

“Kalau itu tidak ada, berarti mereka tetap menjadi warga negara Indonesia," kata M Syafii saat dihubungi Republika.co,id, Ahad (31/3). 

Menurutnya, negara tidak bisa mengeneralisasi motif orang bergabung ke ISIS, meski dia tidak memungkiri di antara mereka ada yang begitu militan bergabung ke organisasi tersebut. 

Dia menyebut untuk orang yang termasuk kelompok militant tersebut, negara punya instrumen untuk menghukum orang tersebut yaitu Undang-Undang Nomor 5 tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Teroris. "Mereka kembali namun tetap diproses hukum," ucap politisi Partai Gerindra itu. 

Namun ada juga orang yang justru bergabung lantaran diiming-imingi pekerjaan bahkan ada juga yang sekadar ikut-ikutan.  

"Ada juga yang bergabung karena ikut-ikutan, yang sampai di sana mereka menyesal tapi nggak tahu caranya mereka bisa pulang ke Indonesia," ujarnya.

Untuk orang yang dengan alasan tersebut, negara perlu melakukan bimbingan terhadap orang-orang tersebut oleh Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) yaitu melalui program deradikalisasi.

Nantinya ketika yang bersangkutan sudah bisa berbaur dengan masyarakat, maka barulah orang-orang yang terpapar ideologi lain tersebut bisa dikembalikan ke keluarga masing-masing.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FLdKcK
March 31, 2019 at 08:35PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FLdKcK
via IFTTT

Monday, March 25, 2019

Tim Jaguar Polres Depok Amankan 8 Remaja yang Berbuat Mesum

Upaya penggerebekan itu dilakukan setelah polisi mendapatkan laporan dari warga.

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Tim Jaguar Polres Depok mengamankan delapan remaja mesum dan mabuk saat penggerebekan di sebuah tempat indekos di kawasan Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Senin (25/3) sekira pukul 02.30 WIB. Delapan remaja itu terdiri dari lima remaja wanita dan tiga remaja pria.

"Penggerebekan itu berkat laporan masyarakat yang resah indekos tersebut sering digunakan sebagai tempat mesum para remaja," kata Komandan Tim Jaguar Iptu Pol Winam Agus di Mapolres Depok, Senin (25/3).

Winam mengungkapkan, saat digerebek, tiga pasangan remaja sedang berbuat mesum dan dua remaja wanita sedang tertidur yang duga dalam keadaan mabuk. "Mereka kami bawa dan serahkan ke Mapolsek Pancoran Mas untuk didata dan diberikan surat peringatan. Kami tidak menemukan bukti minuman keras (miras) dan narkoba. Tapi mereka dalam keadaan mabuk," jelasnya.

Winam menjelaskan, upaya penggerebekan itu dilakukan setelah polisi mendapatkan laporan dari warga. Alasan warga tak berani menegur karena indekos itu bekas sarang anggota geng motor Jembatan Mampang (Jepang).

"Warga tidak berani menegur karena itu tadinya tempat markas gengster Jepang yang dulu pernah kami tangkap. Kami mengimbau masyarakat agar melapor jika menemukan adanya gangguan keamanan," tegas Winam.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2CE08iP
March 25, 2019 at 08:35PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2CE08iP
via IFTTT

Friday, March 22, 2019

Hazard: Saya Mulai Bermain Sepak Bola karena Zidane

Gelandang Chelsea Eden Hazard mengatakan Zidane adalah idolanya sejak lama.

REPUBLIKA.CO.ID, Gelandang serang Chelsea, Eden Hazard mengaku jika pelatih Real Madrid Zinedine Zidane adalah pemain pujaannya sejak lama. Hazard mengungkapkan, dirinya bermain sepak bola karena terinspirasi oleh Zidane.

Saat diminta memilih antara Zidane dan pelatih timnas Belgia Robero Martinez, Hazard mengatakan, kekaguman dirinya kepada Zidane dan Martinez berbeda karena alasan yang berbeda pula. Baginya Zidane adalah idolanya sejak dulu.

"Saya sangat menghormati Zidane," ucapnya seperti dikutip dari Marca, Jumat (22/3).

"Dia adalah idola saya. Berkat dia (Zidane) saya mulai bermain sepak bola," katanya melanjutkan.

Sementara untuk Martinez, Hazard menhormatinya sebagai pelatih tim nasional. Ia pun akan memberikan yang terbaik untuk tim nasional Belgia. "Tetapi untuk kemenangan yang diraih dengan Martinez, saya memilihnya," ucapnya.

Jelang dibukanya bursa transfer musim panas, Hazard memang kencang dirumorkan akan berseragan Los Blancos. Real Madrid hampir saja mengontraknya pada tahun 2012 tetapi pemain Belgia tahun ini akhirnya bergabung dengan The Blues. Tujuh tahun kemudian, Los Blancos kembali memburu penyerang kreatif itu dan masa depannya di Chelsea masih diselimuti keraguan dengan kontraknya yang akan berakhir pada 2020.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FlmzKf
March 22, 2019 at 08:35PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FlmzKf
via IFTTT

Wali Kota Bandung Angkat Sekda Baru

Rotasi besar-besaran ini pertama kali dilakukan setelah Oded dilantik.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Wali Kota Bandung Oded M. Danial akhirnya melantik Sekretaris Daerah (Sekda) baru, Ema Sumarna pada Jumat (22/3). Oded juga merotasi sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD). Rotasi besar-besaran ini pertama kali dilakukan setelah Oded dilantik.

"Mudah-mudahan dengan adanya hari ini  beliau (Ema) menjadi definitif (sekda) harapan saya beliau bisa memberikan kontribusi yang lebih baik dari yang sekarang," kata Oded usai pelantikan di Balai Kota Bandung, Jumat (22/3).

Ia menuturkan pelantikan Ema sebagai Sekda sudah sesuai aturan. Ia mengaku sudah berkoordinasi dengan sejumlah pihak termasuk dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang sebelumnya mengusulkan nama Benny Bachtiar sebagai sekda saat masih menjabat sebagai wali kota. Ia menegaskan pelantikan sekda ini tidak akan menjadi polemik ke depannya bagi pihak manapun.

"Saya sudah ketemu beliau (Ridwan Kamil) membahas ini khusus. Sudah selesai nggak ada masalah. Kemudian saya ketemu Pak Benny Alhamdulillah nggak ada masalah. Kemendagri sudah nggak ada masalah. Secara administrasi sudah nggak ada masalah. Makanya saya berani melantik," tuturnya.

Selain Sekda, ia pun melantik sejumlah pimpinan jabatan tinggi pratama. Rotasi dan mutasi ini pertama kali dilakukannya semenjak menjabat sebagai Wali Kota Bandung. Setelah rotasi pimpinan OPD, pihaknya akan melakuakn open bidding sejumlah jabatan kepala dinas.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2ujYLRY
March 22, 2019 at 08:35PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2ujYLRY
via IFTTT

'Kelompok Islam Mainstream Belum Mampu Manfaatkan Kampus'

Pemahaman Islam sebagai ideologi masih dikuasai tiga kelompok.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Organisasi-organisasi ekstra kampus yang merepresentasikan kelompok Islam mainstream di antaranya Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dinilai belum mampu memanfaatkan ruang-ruang kosong yang ada di kampus.

Padahal melalui terbitnya Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Permenristekdikti) Nomor 55 Tahun 2018, tentang Pembinaan Ideologi Bangsa dalam Kegiatan Kemahasiswaan di lingkungan kampus, saat ini mereka sebenarnya memiliki momentum.

Dengan diterbitkannya Permenristekdikti ini, maka organisasi ekstra kampus seperti PMII, HMI maupun kelompok-kelompok lain seperti Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), dan lainnya dapat masuk kampus.

"Sayang, kelompok Islam mainstream ini sejauh ini belum optimal memanfaatkannya," ujar salah satu Tim Peneliti Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unusia, Nurun Najib, kepada wartawan di sela-sela diskusi bertema 'Transmisi Ideologi Gerakan Keislaman pada Civitas Akedemika Perguruan Tinggi di UGM dan UNY' di Fakultas Filsafat UGM, Kamis (22/3).

Najib mengatakan, berdasarkan penelitian yang dilakukan Tim LPPM Unusia terhadap delapan kampus di empat kota di Indonesia, saat ini pemahaman Islam sebagai ideologi di kampus masih dikuasai tiga kelompok yaitu KAMMI, Gema Pembebasan yang merupakan afiliasi dari Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), dan Salafi.

"Kelompok yang disebut belakangan (Salafi) memiliki perbedaan sebab cenderung apolitis dan tak membawa narasi Islam politik. Fokus kelompok ini ditekankan pada aspek syariah yang murni," katanya.

Seorang muslim, dalam pandangan kelompok Salafi, seharusnya menjalankan keseharian dengan acuan syariah dan syariah yang dimaksud adalah yang murni. "Tentu ukuran kemurnian di sini maksudnya sesuai dengan nilai-nilai yang diajarkan dalam kelompok tersebut," kata Media Campaign Coordinator LPPM Unusia, Okky Tirto.

"Adapun dua kelompok lainnya, KAMMI DAN GP-HTI cenderung membawa serta politik sebagai bagian yang tak boleh ditinggal dalam beragama. Islam dan Politik menurut kelompok ini merupakan bagian yang tak bisa dipisahkan," ujarnya.

Okky menambahkan, Lembaga Dakwah Kampus (LDK) dalam hal ini menjadi arena dimana tiga kelompok ini mengkontestasikan gagasan mereka dengan cara berebut kader. "Melalui arena inilah gagasan dipertarungkan dan pada gilirannya ditransmisikan dari angkatan ke angkatan," katanya. 

Acara diskusi kemarin di antaranya menghadirkan pembicara seperti Dosen Fisipol UGM, Dr Abdul Ghaffar Karim, Dosen Filsafat Politik UGM, Agus Wahyudi, Warek Bidang Pendidikan, Pengajaran, dan Kemahasiswaan UGM, Prof Dr Ir Djagal Wiseso Marseno, dan Warek III UNY, Prof Dr Sumaryanto.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FlmsOP
March 22, 2019 at 08:35PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FlmsOP
via IFTTT

Sunday, March 17, 2019

Jokowi Hadir Sejenak: Kiai Maruf Cerah dan Optimistis

Kehadiran Jokowi untuk mengantarkan Ma'ruf Amin.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Capres 01 Joko Widodo (Jokowi) menghadiri debat cawapres uang diselenggarakan pada Ahad (17/3) malam. Namun, Capres pejawat itu hanya hadir tak lebih dari lima menit.

Jokowi hadir bersama iring-iringannya sekira pukul 19.57 WIB. Jokowi yang mengenakan kemeja putih dan celana hitam itu pun langsung memasuki lokasi debat dengan tergesa.

Istri Jokowi, Iriana yang juga mengenakan busana hitam putih dengan selendang merah bahkan sempat tergesa-gesa mengejar Jokowi yang terlebih dahulu memasuki Golden Ballroom, tempat debat cawapres digelar.

Pada pukul 19.59 WIB, Jokowi dan istrinya sudah tampak beriringan berjalan ke luar dari tempat debat. Saat bertolak dari Ballroom, Jokowi sempat mengucap beberapa patah kata. Ia menyebut, kehadirannya ini bentuk mengantarkan Cawapres 01 Ma'ruf Amin tepat sebelum debat dengan Cawapres 02 Sandiaga Uno.

"Tadi saya udah ketemu, sudah bertemu dengan Kyai Maruf amin memberikan semangat mengantar sampai ke bangku bagian belakang kemudian saya kembali," ujar Jokowi.

Jokowi mengaku harus segera bertolak karena ada agenda lain. Namun, Ia tak menjelaskan, ke mana ia akan pergi. Jokowi memastikan, Ma'ruf sudah menguasai materi debat, yakni soal Kesehatan, Ketenagakerjaan, Sosial Budaya dan Pendidikan. "Yang paling penting beliau saya lihat cerah dan optimis," ujar Jokowi menutup.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2W744jh
March 17, 2019 at 08:35PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2W744jh
via IFTTT

Thursday, March 14, 2019

Ben Stiller Minta AS Lebih Banyak Terima Pengungsi Suriah

Ben Stiller merupakan Duta Besar Kehormatan UNHCR.

REPUBLIKA.CO.ID, LEBANON -- Aktor dan sutradara Hollywood Ben Stiller pernah mengunjungi Lebanon utara pada awal Maret tahun lalu untuk bertemu dengan pengungsi Suriah. Mengingat pengalamannya saat berinteraksi dengan para pengungsi, hatinya bergetar.

Stiller melihat orang-orang di kamp pengungsian hidup dalam kegamangan. Dia pun menggunakan posisinya sebagai Duta Besar Kehormatan UNHCR untuk meminta pemerintah negaranya, AS dapat menerima lebih banyak pengungsi.
"Jangan menganggap mereka pengungsi sebagai musuh," ujar Stiller, kepada CBS News.

Stiller menceritakan pertemuannya dengan seorang ibu bernama Hanadi dan ketiga anaknya, Hassan, Mayed, dan Abed yang usianya berkisar antara dua hingga empat tahun. Mereka melarikan diri dari rumah mereka di kota Homs, Suriah pada 2016.

"Mereka jelas berjuang. Hanadi membesarkan anak-anaknya sendirian setelah suaminya kembali ke Suriah dan kemudian menghilang. Ini situasi yang sangat sulit," ungkapnya.
Stiller juga bertemu dengan keluarga pengungsi lain, termasuk anak kembar Yazan dan Razan yang berusia delapan tahun. Yazan menjual sayuran dengan gerobak di pinggir jalan. Orang tuanya melarikan diri dari penembakan di Damaskus pada tengah malam ketika dia baru berusia empat bulan.
"Ini adalah anak yang paling manis, paling bahagia. Kepolosan itu masih ada di sana, dan dia menafkahi keluarganya," kata Stiller.
Stiller melihat ada implikasi psikologis dan trauma yang akan bertahan lama. Ia menyatakan, sulit melihat anak-anak dalam situasi itu, di mana kepolosan mereka juga bisa hilang.
Seperti mayoritas anak-anak di kamp, ​​Yazan tidak sekolah. Sebelum perang, ayah Yazan adalah seorang sopir taksi yang menyediakan kebutuhan keluarga, tetapi nasibnya menjadi begitu menyedihkan saat dia memutuskan menjual ginjalnya.
Banyak dari pengungsi itu, menurut Stiller, tidak tahu apakah mereka bisa selamat atau tidak untuk kembali ke rumah. Mereka harus menentukan sendiri. 
Komisaris Tinggi Pengungsi (UNHCR) AS, Filippo Grandi, menyebut besarnya krisis kemanusiaan di Suriah cukup "mengejutkan." AS memperkirakan bahwa 2,6 juta anak telah terpaksa mengungsi dari rumah mereka, tetapi masih tinggal di dalam wilayah Suriah. Lantas, 2,5 juta lebih anak muda hidup sebagai pengungsi di luar negeri.
"Tantangannya adalah hanya untuk bertahan hidup," ujarnya.
Perang Suriah memasuki tahun ke-9. Ada tidak kurang 5,6 juta pengungsi yang telah melarikan diri dari konflik brutal itu. Jutaan manusia itu pun harus menghadapi masa depan yang belum jelas. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2CmGJ62
March 14, 2019 at 08:35PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2CmGJ62
via IFTTT

Monday, March 11, 2019

Pemerintah Aceh Fokus Jaga Taman Nasional Gunung Leuser

Taman Nasional Gunung Leuser merupakan paru-paru dunia.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDA ACEH -- Pemerintah Aceh menyatakan sangat fokus mengelola dan menjaga kawasan hutan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) yang merupakan salah satu paru-paru dunia. "Kawasan TNGL merupakan sebuah tempat yang menjadi 'paru-paru dunia', karenanya kita bertekad untuk menjaga kelestarian hutan tersebut dengan membangun kerja sama dengan Uni Eropa dalam melakukan pengelolaannya," kata Plt Sekda Aceh, Helvizar Ibrahim di Banda Aceh, Senin (11/3).

Pernyataan itu disampaikannya di sela-sela menerima kunjungan Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, Vincent Guerend ke Aceh. Pertemuan tersebut berlangsung di ruang kerja Sekda Aceh di Banda Aceh.

Ia mengatakan di sana juga ada masyarakat. Ia mengatakan terus berupaya agar hutan tetap lestari dan masyarakat dapat sejahtera dengan segala pencahariannya.

Dalam pertemuan tersebut juga turut membahas sejumlah isu lainnya diantaranya pengelolaan kehutanan, ekonomi, Pemilu dan Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR) Aceh. "Pemerintah Aceh saat ini juga sedang berupaya meningkatkan perekonomian masyarakat serta menekan angka kemiskinan," katanya.

Menurut dia beragam program pembangunan yang diluncurkan bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, salah satunya meluncurkan dua lokomotif ekonomi yakni Kawasan Ekonomi Khusus di Lhokseumawe dan Kawasan Industri Aceh di Ladong, Aceh Besar.

Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, Vincent Guerend mengatakan tujuan kunjungan kerjanya guna membahas sejumlah isu di antaranya mempelajari riwayat dan mekanisme kerja KKR Aceh. Selain itu, kemudian berkaitan dengan isu ekonomi, pengelolaan kawasan hutan Leuser serta kondisi keamanan dalam masa kampanye pemilihan umum.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2UwNn0y
March 11, 2019 at 08:35PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2UwNn0y
via IFTTT

Jaksa Agung: Pembebasan Siti Aisyah Hasil Kerja Bersama

Kementerian dan aparat penegak hukum menjalin kerja sama dalam kasus Siti Aisyah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jaksa Agung HM Prasetyo mengatakan pembebasan Siti Aisyah dari dakwaan pembunuhan di Malaysia merupakan bentuk dari kerja sama semua pihak untuk melindungi warga negara Indonesia (WNI) yang tersandung hukum di luar negeri. Dia mengatakan, selama ini di internal pemerintah, kerja sama tersebut terjalin di lintas kementerian dengan aparat penegak hukum.

Terkait kasus Siti, Prasetyo menerangkan, semua lini di pemerintahan punya peran pendampingan. Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) berperan melakukan langkah diplomatik dengan pemerintahan di Malaysia.

Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) menyertakan tim komunikasi dan pendampingan. Kejaksaan Agung, kata Prasetyo, dalam kasus Siti, memantau sejak ditetapkan sebagai tersangka.

“Berkenaan dengan masalah proses hukum perkara Siti Aisyah di Malaysia, kalaupun sekarang ini dibebaskan oleh peradilan Malaysia, adalah merupakan kerja bersama,” kata Prasetyo dalam rilis resmi Kejaksaan Agung yang diterima wartawan di Jakarta, Senin (11/3).

Prasetyo mengatakan, pemantauan tersebut dengan mengirimkan jaksa-jaksa senior di internal untuk mengawasi proses penanganan kasus Siti. Dia mengatakan, para jaksa senior tersebut, sekaligus menjadi asisten bagi pengacara Siti selama menjalani proses hukum.

Prasetyo mengaku turun tangan dalam penanganan kasus tersebut. Yaitu, dengan membicarakan langsung proses pidana Siti, dengan Jaksa Agung Malaysia, Tommy Thomas.

“Beberapa kali saya pun sempat bertemu dengan Jaksa Agung Tommy Thomas, untuk mendiskusikan masalah Siti,” kata Prasetyo.

Perjumpaan keduanya, Prasetyo mengatakan, terjadi di Singapura. “Syukur, saat ini kerja sama semua pihak, hasilnya menggembirakan kita semua. Siti Aisyah terbebas dari jerat hukum yang berat di Malaysia,” sambung Prasetyo.

Kejaksaan Malaysia memutuskan untuk menarik dakwaan terhadap Siti Aisyah, Senin (11/3). Siti Aisyah menjadi salah satu tersangka dalam konspirasi pembunuhan terhadap saudara tiri pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, yakni Kim Jong-nam, yang terjadi di Malaysia, pada 2017 lalu.

Dengan penarikan dakwaan tersebut, perempuan kelahiran Serang, Banten 1992 itu dibebaskan dari semua ancaman pidana terkait kematian Kim Jong-nam. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2CeMJ0i
March 11, 2019 at 08:35PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2CeMJ0i
via IFTTT

Saturday, February 23, 2019

Pelatih Vietnam U-22 Waspadai Trio Lini Depan Indonesia

Vietnam memiliki keuntungan waktu istirahat yang lebih panjang.

REPUBLIKA.CO.ID, PHNOM PENH - Pelatih tim nasional (timnas) Vietnam U-22 Nguyen Quoc Tuan mengaku bakal mewaspadai penampilan trio lini depan Indonesia. Vietnam akan bertemu Indonesia di laga semifinal Piala AFF U-22 di Stadion Nasional, Phnom Penh, Kamboja, Ahad (24/2) sore.

"Saya menyaksikan semua laga Indonesia di sini," kata Quoc Tuan selepas memimpin sesi latihan Sabtu sore. "Indonesia merupakan tim terbaik, mereka miliki beberapa pemain bagus. Nomor 3, 10. dan 8."

Marinus Wanewar (nomor punggung 3) saat ini tercatat menjadi top skorer turnamen bersama striker Vietnam Tran Danh Trung yang sama-sama sudah mengoleksi tiga gol. Sedangkan Witan (10) tercatat telah mengoleksi satu gol dan satu assist, meski tak pernah bermain penuh 90 menit di tiap laga

Kemudian Osvaldo Haay (8) selalu melakukan tusukan ke pertahanan lawan. Walaupun belum mencatatkan namanya di papan skor, ia mengirimkan assist untuk gol perdana Marinus di laga kedua melawan Malaysia.

Oleh karena itu, Quac Tuan menekankan timnya saat ini agar fokus untuk mempersiapkan diri demi laga semifinal tersebut. Lebih lanjut, ia meyakini waktu istirahat yang lebih panjang akan memberikan keuntungan bagi Vietnam. "Saya pikir kami punya dua hari istirahat lebih lama ketimbang Indonesia, maka besok akan jadi laga yang menarik," katanya.

Vietnam lolos ke semifinal sebagai juara Grup A dengan catatan tak terkalahkan dalam tiga laga. Situasi serupa bukan pertama kali dihadapi pelatih timnas U-22 Indonesia Indra Sjafri. Dulu semasa ia masih menangani timnas U-19 ia juga berhadapan dengan Vietnam yang belum terkalahkan di partai final Piala AFF U-19 2013. Hasilnya, Indonesia menang setelah laga harus ditentukan melalui drama adu penalti dan skuat besutan Indra Sjafri menyudahi paceklik gelar dua dekade lamanya bagi sepak bola Indonesia.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2IHwnTA
February 23, 2019 at 08:35PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2IHwnTA
via IFTTT

Thursday, February 14, 2019

Mengenal Hasan al-Bana, Sosok di Balik Ikhwanul Muslimin

Masa mudanya berlangsung dalam situasi sosial-politik Mesir yang dinamis

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Hasan al-Banna lahir di Mesir pada 1906 dan wafat 43 tahun kemudian karena dibunuh. Pria itu dikenal luas sebagai pendiri Ikhwanul Muslimin, organisasi yang sampai kini terus berkiprah di Dunia Islam.

Dia berasal dari keluarga yang terhormat di tengah masyarakatnya. Kakek Hasan al-Banna, Syekh Abdurrahman, merupakan seorang pedagang sukses di Syamsyirah.

Namun, sepeninggalan Abdurrahman, ayah Hasan al-Banna memilih hijrah ke al-Mahmudiyyah untuk memulai fase hidup baru. Syeikh Ahmad, demikian nama ayah Hasan al-Banna, merupakan imam bermazhab Hanbali.

Dari ayahnya, Hasan memeroleh pendidikan agama secara intensif. Sementara, ibundanya berasal dari Abu Qaura. Hasan sendiri merupakan anak sulung dari tujuh bersaudara.

Sejak muda, Hasan gemar belajar. Dia juga serius menghafal Alquran, mengkaji tata bahasa Arab, ushul fiqih, sejarah Islam, dan pengetahuan umum.

Di rumahnya, ada perpustakaan pribadi dengan koleksi yang cukup lengkap. Hasan al-Bana dan saudara-saudaranya dididik penuh disiplin oleh orang tua mereka.

Pendidikan formal Hasan al-Banna dimulai ketika berusia delapan tahun. Sampai umur 12 tahun, dia menempuh sekolah dasar di madrasah yang diasuh Syekh Muhammad Zahran. Kemudian, dia pindah ke sekolah lain, madrasah i’dadiyyah.

Di sana, Hasan al-Banna untuk pertama kalinya ikut organisasi kepemudaan. Lulus dari sekolah itu, dia meneruskan studi pada Madrasah Mu’allimun al-Awwaliyah di Damanhur.

Di antara syarat agar bisa diterima bersekolah di sana adalah menghafal Alquran 30 juz. Waktu itu, Hasan belum tuntas menghafal keseluruhan Kitabullah itu. Bagaimanapun, dia mendapatkan dispensasi, seraya berjanji dapat segera menyempurnakan hafalan 30 juz.

Dalam usia semuda itu, Hasan sudah merasakan konteks sosial Mesir. Sejak 1914, negara tersebut jatuh di bawah kekuasaan Inggris. Imbasnya, hukum positif yang didatangkan dari Benua Eropa dianggap berlaku di samping hukum Islam.

Waktu itu, 1920 atau satu tahun setelah revolusi. Kalangan intelektual Mesir mulai banyak menyuarakan berbagai kritik.

Secara umum, dinamika politik Mesir terbagi ke dalam dua kutub. Di satu sisi, ada pihak yang hendak mempertahankan ortodoksi Islam. Di sisi lain, ada pihak yang berupaya menghadirkan liberal-sekularisme.

Pertentangan dua kutub itu terjadi terutama setelah kekhalifahan Turki runtuh pada 1924. Demikian disarikan dari buku karya Gudrun Kramer, Makers of the Muslim World Hasan al-Banna.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2TTbhTK
February 14, 2019 at 08:35PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2TTbhTK
via IFTTT

Friday, February 8, 2019

Daftar Pertanyaan Debat Kedua Pilpres Mulai Disusun

Pertanyaan disusun oleh panelis setelah diskusi dengan KPU dan perwakilan LSM.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Pemilihan Umum (KPU), delapan orang panelis dan sejumlah perwakilan lembaga swadaya masyarakat (LSM) menggelar diskusi untuk persiapan menyusun pertanyaan debat kedua pilpres. Setelah diskusi, delapan orang panelis akan mulai menyusun pertanyaan.

Ketua KPU, Arief Budiman, mengatakan para perwakilan dari LSM akan menyampaikan masukan kepada delapan panelis. "Kemudian panelis akan membuat catatan dan setelah itu mulai menyusun pertanyaan," ujar Arief kepada wartawan di Hotel Sari Pan Pacific, Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (8/2).

Adapun perwakilan LSM yang dihadirkan adalah mereja yang bergerak di bidang pangan, infrastruktur, energi, SDA dan lingkungan hidup. Hal ini sesuai dengan tema-tema yang dibahas dalam debat kedua nanti.

Meski demikian, menurut Arief, KPU tidak membatasi atau memberikan deadline kepada panelis untuk menyelesaikan penyusunan pertanyaannya. Intinya, sebelum debat pertanyaan-pertanyaan tersebut sudah selesai disusun dan sudah dipahami oleh moderator. 

“Tidak ada, yang penting deadline-nya ketika debat dimulai pertanyaannya sudah ada. Misalnya, baru hari ini baru membuat rancangan, pertanyaannya. Bisa saja nanti finalisasinya menjelang debatnya,” ungkap dia.

Sebagaimana diketahui KPU telah menetapkan delapan orang panelis debat kedua, yakni Rektor Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) periode 2015-2019 Prof Joni Hermana, Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Arif Satria yang merupakan ahli pertanian dan ekologi manusia, ahli pertambangan Institut Teknologi Bandung (ITB) Prof Irwandy Arif, pakar energi Universitas Gadjah Mada (UGM) Ahmad Agustiawan, pakar lingkungan Universitas Diponegoro (Undip) Sudharto P Hadi, pakar hukum lingkungan dari Universitas Airlangga (Unair) Suparto Wijoyo, Direktur Eksekutif WALHI Nur Hidayati serta Sekretaris Jenderal Konsorsium Pengembangan Agraria (KPA) Dewi Kartika.

Debat kedua pilpres dijadwalkan digelar di Hotel Sultan, Jl Gatot Subroto, Jakarta Pusat pada Ahad, 17 Februari mendatang. Debat kedua nanti merupakan debat antarcapres, yakni Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto.

Dalam debat kedua, ada sejumlah tema yang akan dibahas, yakni energi dan pangan, SDA dan lingkungan hidup serta infrastruktur. Dua moderator, yakni Tommy Tjokro dan Anisha Dasuki akan memandu jalannya debat tersebut.

KPU sebelumnya sudah menegaskan tidak ada pemberian kisi-kisi pertanyaan kepada masing-masing paslon capres-cawapres dalam debat kedua nanti. Kebijakan ini berbeda dengan debat pertama lalu.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2t8Ny6a
February 08, 2019 at 08:35PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2t8Ny6a
via IFTTT

Wednesday, February 6, 2019

Indra Soroti Kegugupan Timnas U-22 Saat Mulai Serangan Balik

Seharusnya bola segera dialirkan ke Beni Oktavinsyah yang diplot menggantikan Witan.

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Pelatih tim nasional (timnas) Indonesia U-22 Indra Sjafri menyoroti anak-anak asuhannya yang agak gugup ketika menerapkan strategi serangan balik di paruh akhir babak kedua laga uji coba melawan Bhayangkara FC di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Rabu (6/2). Timnas U-22 yang sempat unggul lewat gol Andy Setyo Nugroho dan eksekusi penalti Gian Zola, harus puas dengan hasil imbang 2-2.

Timnas kebobolan dua gol lantaran gawang kiper pengganti M Riyandi tak mampu mengadang tendangan jarak jauh Ilham Udin Armayn dan Maldini Pali.

"Ketika babak kedua, menggunakan skuat tim kedua itu, sangat counter attack, tapi transisinya lambat dan cenderung menunggu saat dalam situasi bertahan," kata Indra dalam jumpa pers purnalaga.

Indra menuturkan, seharusnya tim menerapkan skema serangan balik konvensional dengan waktu tunggu yang lebih singkat untuk bisa mengalirkan bola secara efektif. Kuncinya, lanjut dia, seharusnya bola segera dialirkan menuju Beni Oktavinsyah yang diplot masuk menggantikan Witan Sulaiman di sektor sayap kanan.

"Namun yang terjadi ketika build up serangan balik dari bek tengah malah bola diumpan balik ke kiper. Itu konyol kalau menurut saya, karena dalam situasi demikian kiper sudah kehilangan dua tangannya, senjata utamanya," kata Indra. "Seharusnya tidak begitu, harus lihat ke depan. Orang pertama yang harus dituju dalam situasi itu seharusnya Beni."

Timnas U-22 menerapkan strategi permainan dengan menekankan pada penguasaan bola dominan sepanjang babak pertama hingga pertengahan awal babak kedua. Kendati tak membuahkan gol di babak pertama, timnas U-22 lantas unggul dua gol atas Bhayangkara lewat gol Andy Setyo dan Gian Zola yang hanya berjarak empat menit.

Setelah unggul dua gol, Indra rupanya menginstruksikan para pemain untuk menerapkan skema serangan balik termasuk dengan melakukan rotasi pemain. Yakni mengeluarkan Witan digantikan Beni, Zola digantikan Hanif Sjahbandi, dan M Luthfi Kamal digantikan Kadek Agung.

Namun, strategi itu tak berjalan mulus dan timnas U-22 kemasukan dua gol tendangan jarak jauh yang dicetak mantan asuhan Indra di timnas U-19 dulu, Ilham Udin dan Maldini. "Secara keseluruhan ketika pakai strategi kedua, kami keluar dari tekanan dengan kurang smooth," pungkas Indra.

Laga melawan Bhayangkara menjadi satu dari dua pertandingan uji coba yang dijadwalkan timnas U-22 sebelum bertolak ke Kamboja mengikuti Piala AFF U-22 pada 17-26 Februari. Selanjutnya, timnas U-22 akan bertolak ke Malang untuk menghadapi Arema FC dalam laga uji coba kedua di Stadion Kanjuruhan, Ahad (10/2).

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2BoLJX9
February 06, 2019 at 08:35PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2BoLJX9
via IFTTT

Monday, February 4, 2019

Suzuki Cari Carry Lawas Lewat Kontes Legenda

Carry Pick-up yang menang akan ditampilkan pada ajang IIMS 2019

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Suzuki Carry Pick Up telah dikenal sebagai kendaraan niaga Suzuki yang melegenda selama kurang lebih 43 tahun di Indonesia. Untuk memperkuat eksistensinya, PT Suzuki Indomobil Sales (PT SIS) menggelar “Kontes Legenda Carry” dengan tujuan memperkuat antusiasme penggemar Carry Pick Up.

Adapun kontes ini akan mencari satu unit Carry Pick Up terlawas dengan kondisi original, dan prima, yang berlangsung selama periode Februari-Maret 2019. Carry Pick Up yang memenangkan lomba ini akan menjadi salah satu line-up di booth Suzuki pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019.

"Kontes Legenda Carry merupakan ajang untuk mengekspresikan kecintaan masyarakat akan Carry Pick Up, khususnya keluaran lama serta original. Kendaraan niaga andalan Suzuki ini sendiri telah menemani dan mendukung berbagai bidang usaha pelanggan sejak tahun 1976, tentunya kegiatan ini menjadi acara nostalgia bersama akan usaha dan kerja keras yang kita lalui bersama Carry Pick Up," kata 4W Marketing Director PT SIS, Donny Saputra, dalam keterangannya kepada Republika.

Kontes Legenda Carry ini dibuka untuk umum melalui seluruh diler utama Suzuki. Masing-masing diler akan mencari Carry Pick Up yang tidak hanya antik, namun juga memenuhi kriteria utama yang meliputi keaslian mesin, cat bodi, dan masih dapat beroperasi dengan baik.

Selain menilai kondisi fisik kendaraan, para peserta Kontes Legenda Carry juga harus melalui tahapan seleksi. Untuk mengikuti kontes ini, peserta yang berminat bisa datang langsung ke diler Suzuki terdekat dengan menyertakan dokumen administrasi berupa foto kendaraan, evaluasi dari diler, fotokopi STNK, buku kir, dan faktur polisi untuk menentukan tahun pembuatan kendaraan. 

Mobil-mobil yang memenuhi semua kriteria utama dan administrasi dalam tahap penilaian, akan menjadi pemenang kontes dan berkesempatan menjadi salah satu line-up yang ditampilkan di booth Suzuki dalam ajang IIMS 2019. Selain itu, pemenang Kontes Legenda Carry juga akan mendapatkan hadiah berupa satu unit Carry Pick Up terbaru, satu unit motor GSX150 Bandit, dan satu unit motor NEX II. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2TxIeVq
February 04, 2019 at 08:35PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2TxIeVq
via IFTTT