Pages

Showing posts with label March 11. Show all posts
Showing posts with label March 11. Show all posts

Monday, March 11, 2019

Djanur Ingin Persebaya Tuan Rumah 8 Besar Piala Presiden

Persebaya dapat finis pertama di Grup A.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelatih Persebaya Surabaya Djadjang Nurdjaman berharap timnya lolos sebagai juara grup pada Piala Presiden. Sebab dengan menjadi juara, terbuka peluang untuk menjadi tuan rumah babak berikutnya.

“Katanya kalau juara grup akan menjadi tuan rumah dan itu harus diperjuangkan," ujar Djanur, sapaannya, dikutip dari laman resmi PSSI, Senin (11/3).

Persebaya dapat finis pertama di Grup A. Caranya, Bajul Ijo mesti menaklukkan Tira Persikabo atau cukup bermain imbang di Stadion Si Jalak Harupat, Selasa (12/3). Sang lawan juga tampil apik selama ajang Piala Presiden 2019 dengan memetik kemenangan atas Perseru dan Persib Bandung. Namun Persebaya unggul dalam hitungan produktivitas gol.

Karena sama-sama mengoleksi nilai enam, tim yang kalah pada laga ini kemungkinan besar bisa ikut lolos sebagai salah satu runner-up terbaik. Tapi, mereka tak akan mendapatkan peluang menjadi tuan rumah.

"Menjadi tuan rumah akan mendapat keuntungan tersendiri karena main di rumah sendiri. Dukungan Bonek (suporter Persebaya) akan penting buat kami," kata Djanur.

Pada laga nanti, Persebaya diuntungkan dengan ketidakhadiran juru gedor Tira Persikabo sekaligus top skorer sementara Piala Presiden yakni Osas Saha. Absennya Osas pun bisa dimanfaatkan oleh penyerang persebaya Manucekhr Dzhalilov untuk  menjadi pemain tersubur di Piala Presiden 2019. Hingga kini torehan gol Dzhalilov sama dengan Osas yakni tiga gol.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2HrUunl
March 11, 2019 at 08:44PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2HrUunl
via IFTTT

Bendahara dan Sekjen KONI Didakwa Lakukan Suap Bersama-sama

Miftahul disebut sebagai orang yang mengatur besaran fee untuk petinggi KONI.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendakwa Bendahara Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jhonny E Awuy menyuap Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga Mulyana, pejabat pembuat komitmen (PPK) pada Kemenpora Adhi Purnomo dan staf Kemenpora Eko Triyanto. Dalam dakwaannya Jhonny melakukan suap bersama-sama dengan Sekretaris Jenderal KONI Ending Fuad Hamidy.

"Bahwa terdakwa melakukan atau turut serta melakukan, yakni memberi atau menjanjikan sesuatu kepada penyelenggara negara," ujar jaksa Ronald F Worotikan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (11/3).

Johny dan Ending didakwa menyuap pejabat Kemenpora dengan memberikan satu unit Toyota Fortuner hitam, uang Rp300 juta, kartu ATM debit BNI dengan saldo Rp100 juta, serta Ponsel merek Samsung Galaxy Note 9. Jaksa menduga pemberian hadiah berupa uang dan barang itu bertujuan supaya Mulyana membantu mempercepat proses persetujuan dan pencairan dana hibah Kemenpora RI yang akan diberikan kepada KONI.

Adapun dalam surat dakwaan, tersebut nama Asisten Pribadi (Aspri) Menpora, Imam Nahrawi, Mift‎ahul Ulum. Dalam dakwaan,  Miftahul Ulum disebut mempunyai peran cukup besar dalam perkara dugaan suap percepatan pencairan dana hibah dari pemerintah untuk KONI melalui Kemenpora. Miftahul Ulum disebut sebagai orang yang mengatur besaran fee yang harus disiapkan petinggi KONI untuk pejabat Kemenpora.

"‎Bahwa untuk memperlancar proses persetujuan dan pencairan dana bantuan tersebut, telah ada kesepakatan mengenai pemberian komitmen fee dari KONI Pusat kepada pihak Kemepora sesuai arahan Miftahul Ulum kepaa terdakwa," kata Jaksa Ronald.

Selain itu, Miftahul Ulum juga disebut berperan dalam proses percepatan pencairan dana terkait proposal dukungan KONI Pusat dalam rangka pengawasan dan pendampingan seleksi calon atlet dan pelatih atlet berprestasi tahun kegiatan 2018.

Diduga, Ulum berperan mengarahkan Ending Fuad untuk memerintahkan Sekretaris Bidang Perencanaan dan Anggaran KONI Pusat, Suradi, mencatat nama-nama pejabat Kemenpora yang akan mendapat dana komitmen fee.

"Sesuai arahan Miftahul Ulum, terdakwa memerintahkan Suradi untuk mengetik daftar rincian para penerima dana terkait proposaldukungan KONI Pusat dalam rangka pengawasan dan pendampingan seleksi calon atlet dan pelatih atlet berprestasi tahun kegiatan 2018," terangnya.

Atas perbuatanya, Jhony dan Ending didakwa melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1, Juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2SZysu6
March 11, 2019 at 08:43PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2SZysu6
via IFTTT

Pemerintah Aceh Fokus Jaga Taman Nasional Gunung Leuser

Taman Nasional Gunung Leuser merupakan paru-paru dunia.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDA ACEH -- Pemerintah Aceh menyatakan sangat fokus mengelola dan menjaga kawasan hutan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) yang merupakan salah satu paru-paru dunia. "Kawasan TNGL merupakan sebuah tempat yang menjadi 'paru-paru dunia', karenanya kita bertekad untuk menjaga kelestarian hutan tersebut dengan membangun kerja sama dengan Uni Eropa dalam melakukan pengelolaannya," kata Plt Sekda Aceh, Helvizar Ibrahim di Banda Aceh, Senin (11/3).

Pernyataan itu disampaikannya di sela-sela menerima kunjungan Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, Vincent Guerend ke Aceh. Pertemuan tersebut berlangsung di ruang kerja Sekda Aceh di Banda Aceh.

Ia mengatakan di sana juga ada masyarakat. Ia mengatakan terus berupaya agar hutan tetap lestari dan masyarakat dapat sejahtera dengan segala pencahariannya.

Dalam pertemuan tersebut juga turut membahas sejumlah isu lainnya diantaranya pengelolaan kehutanan, ekonomi, Pemilu dan Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR) Aceh. "Pemerintah Aceh saat ini juga sedang berupaya meningkatkan perekonomian masyarakat serta menekan angka kemiskinan," katanya.

Menurut dia beragam program pembangunan yang diluncurkan bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, salah satunya meluncurkan dua lokomotif ekonomi yakni Kawasan Ekonomi Khusus di Lhokseumawe dan Kawasan Industri Aceh di Ladong, Aceh Besar.

Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, Vincent Guerend mengatakan tujuan kunjungan kerjanya guna membahas sejumlah isu di antaranya mempelajari riwayat dan mekanisme kerja KKR Aceh. Selain itu, kemudian berkaitan dengan isu ekonomi, pengelolaan kawasan hutan Leuser serta kondisi keamanan dalam masa kampanye pemilihan umum.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2UwNn0y
March 11, 2019 at 08:35PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2UwNn0y
via IFTTT

Jaksa Agung: Pembebasan Siti Aisyah Hasil Kerja Bersama

Kementerian dan aparat penegak hukum menjalin kerja sama dalam kasus Siti Aisyah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jaksa Agung HM Prasetyo mengatakan pembebasan Siti Aisyah dari dakwaan pembunuhan di Malaysia merupakan bentuk dari kerja sama semua pihak untuk melindungi warga negara Indonesia (WNI) yang tersandung hukum di luar negeri. Dia mengatakan, selama ini di internal pemerintah, kerja sama tersebut terjalin di lintas kementerian dengan aparat penegak hukum.

Terkait kasus Siti, Prasetyo menerangkan, semua lini di pemerintahan punya peran pendampingan. Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) berperan melakukan langkah diplomatik dengan pemerintahan di Malaysia.

Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) menyertakan tim komunikasi dan pendampingan. Kejaksaan Agung, kata Prasetyo, dalam kasus Siti, memantau sejak ditetapkan sebagai tersangka.

“Berkenaan dengan masalah proses hukum perkara Siti Aisyah di Malaysia, kalaupun sekarang ini dibebaskan oleh peradilan Malaysia, adalah merupakan kerja bersama,” kata Prasetyo dalam rilis resmi Kejaksaan Agung yang diterima wartawan di Jakarta, Senin (11/3).

Prasetyo mengatakan, pemantauan tersebut dengan mengirimkan jaksa-jaksa senior di internal untuk mengawasi proses penanganan kasus Siti. Dia mengatakan, para jaksa senior tersebut, sekaligus menjadi asisten bagi pengacara Siti selama menjalani proses hukum.

Prasetyo mengaku turun tangan dalam penanganan kasus tersebut. Yaitu, dengan membicarakan langsung proses pidana Siti, dengan Jaksa Agung Malaysia, Tommy Thomas.

“Beberapa kali saya pun sempat bertemu dengan Jaksa Agung Tommy Thomas, untuk mendiskusikan masalah Siti,” kata Prasetyo.

Perjumpaan keduanya, Prasetyo mengatakan, terjadi di Singapura. “Syukur, saat ini kerja sama semua pihak, hasilnya menggembirakan kita semua. Siti Aisyah terbebas dari jerat hukum yang berat di Malaysia,” sambung Prasetyo.

Kejaksaan Malaysia memutuskan untuk menarik dakwaan terhadap Siti Aisyah, Senin (11/3). Siti Aisyah menjadi salah satu tersangka dalam konspirasi pembunuhan terhadap saudara tiri pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, yakni Kim Jong-nam, yang terjadi di Malaysia, pada 2017 lalu.

Dengan penarikan dakwaan tersebut, perempuan kelahiran Serang, Banten 1992 itu dibebaskan dari semua ancaman pidana terkait kematian Kim Jong-nam. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2CeMJ0i
March 11, 2019 at 08:35PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2CeMJ0i
via IFTTT

Penyidik KPK Harusnya Dua Pertiga dari Pegawai KPK

Jumlah penyidik KPK saat ini hanya 80 orang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang mengatakan kebutuhan penyidik di lembaganya sangatlah banyak. Pemenuhan jumlah penyidik yang ideal pun harus menggunakan banyak pendekatan.

Saut berumpama, bila menggunakan pendekatan teori ekonomi, maka bila APBN Rp 2.439, triliun maka bisa dihitung rasio APBN dan jumlah penduduk serta luas wilayah. "Banyak pendekatan lain seperti teori  sosial manajemen dan lainnya ,budaya dan lainnya, ada juga teori hukum. Intinya pada sektor-sektor strategis ini perubahannya lambat , kalau memang kita sepakat ujung depannya penindakan (menyusul pencegahan), maka seluruh pegawai  KPK yang selalu saya sebut sekitar 10 Ribu sampai 20 ribu pegawai, maka penyidiknya adalah dua pertiganya," ujar Saut saat dikonfirmasi, Senin (11/3).

Artinya, bila jumlah pegawai KPK sebanyak 10.000 maka penyidik ataupun penyelidik yang dibutuhkan adalah sekitar 6.000 orang. Saut menegaskan, semua pegawai KPK sudah semestinya memiliki kompeten sebagai penyelidik atau penyidik. Saut juga tak mempermasalahkan berasal dari mana para penyidik.

"Asal darimana tidak jadi masalah ada yang berasal dari polri ,rekrut sendiri, badan badan lain BPKP/BPK, Pajak/Cukai/ bank, lingkungan hidup dan lainnya. Yang terpenting, semua pegawai KPK itu harus certified penyelidik atau penyidik , tidak dibatasi bahwa penyidik hanya bekerja menyidik kasus-kasus tindak pidana korupsi  yang muncul. Untuk jangka pendek okelah kita isi 1.000 orang sampai dua tahun ke depan misalnya  dan fokus kepada kasus-kasus pidana korupsi," tutur Saut.

Adapun diketahui, rekapitulasi tindak pidana korupsi, per 31 Desember 2018, di tahun 2018 KPK melakukan penanganan tindak pidana korupsi dengan rincian: penyelidikan 164 perkara, penyidikan 199 perkara, penuntutan 151 perkara, inkracht 106 perkara, dan eksekusi 113 perkara.

KPK baru saja menambah 24 penyidik baru dari unsur intenal dan Polri yang sebelumnya bertugas di Direktorat Penyelidikan. 24 penyidik baru tersebut saat ini sedang menjalani pelatihan sebelum nantinya resmi dilantik oleh pimpinan KPK.

"Baru saja saya membuka pelatihan untuk penyidik angkatan keempat. Seperti diketahui penyidik KPK itu kan datang dari berbagai sumber yang paling penting dua paling tidak dari internal, pegawai yang kemudian berkarir sebelumnya menjadi penyelidik menjadi penyidik," kata Ketua KPK, Agus Rahardjo di Gedung KPK Jakarta, Senin (11/3).

Namun, kata Agus, tidak semua penyidik baru tersebut mengikuti pelatihan dan pendidikan. Sebab, ada beberapa yang izin dengan berbagai alasan. Sebanyak 24 penyidik baru itu merupakan pegawai internal KPK dan dari unsur Polri.

"Tidak semuanya tadi hadir karena ada dua orang yang melahirkan ada 1 orang yang keluarganya Kalau nggak salah ada yang yang berduka cita ya meninggal ada dua orang sakit, ini tadi 24 dikurangi 5, 19 ya itu sebagai kabar hari ini," kata Agus.

Agus menuturkan saat ini jumlah penyidik sekitar 80 penyidik. "Hari ini kalau enggak salah ya, kalau ditambah ini ya sekitar 100 lebih. Tadi juga saya ceritakan saya sampaikan ada 167 dari polri yang akan dikirim, nanti akan kita lakukan tes yang lulus nanti berapa ya," kata Agus.

Sementara itu, Kabiro Humas KPK Febri Diansyah mengatakan, kebijakan penambahan penyidik tersebut diambil pimpinan KPK sesuai dengan aturan yang berlaku, yakni, untuk mengangkat para penyidik yang sebelumnya bertugas di Direktorat Penyelidikan. Para calon penyidik akan menjalani pendidikan selama lima pekan mulai 11 Maret-13 April 2019. Pendidikan akan dilakukan di Gedung ACLC 11 Maret-11 April 2019. Kemudian di Lembang Bandung 11-13 April 2019.

Mereka yang sedang mengikuti pelatihan adalah penyelidik yang memenuhi persyaratan yakni, kesesuaian kompetensi, tingkat jabatan, dan berpengalaman di Direktorat Penyelidikan minimal selama 2 tahun. Adapun, materi pelatihan yang akan diberikan meliputi hukum dan  dan perundangan, kemampuan investigasi, dan capacity building.

"Narasumber yang akan dihadirkan  dari internal dan eksternal yang memiliki kompetensi di bidang hukum dan berpengalaman dalam investigasi korupsi dan kejahatan transnasional dan kejahatan serius lainnya, seperti pencucian uang baik dengan pelaku perorangan atau korporasi," terangnya.

Setelah pelatihan selama lima pekan, para penyelidik ini akan dilantik menjadi penyidik. Febri mengatakan, penambahan penyidik ini penting dilakukan sebagai salah satu upaya memenuhi harapan publik agar KPK bekerja lebih keras dalam penanganan perkara korupsi. "Tentunya dengan dukungan sumber daya manusia yang cukup," katanya. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2UrMeah
March 11, 2019 at 08:34PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2UrMeah
via IFTTT

In Picture: Siti Aisyah Bebas dan Pulang ke Indonesia

Siti Aisyah dinyatakan bebas setelah sempat jadi tersangka pembunuhan Kim Jong-nam.

REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR --  Siti Aisyah, warga negara Indonesia yang menjadi tersangka pembunuhan Kim Jong-nam dinyatakan bebas dalam persidangan di Malaysia, dan tiba di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (11/3/2019).

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2CfH6zb
March 11, 2019 at 08:26PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2CfH6zb
via IFTTT

Umat Islam dan Kolonialisme AS atas Filipina (1)

AS atau Amerika Serikat menggantikan penjajahan Spanyol atas Filipina.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Selama tiga abad, Spanyol tidak dapat menaklukkan wilayah selatan Filipina yang dihuni masyarakat Muslim, yang saat itu di bawah naungan Kesultanan Sulu dan Kesultanan Mindanao. Dua kerajaan Islam itu pantang menyerah dalam melawan kolonialisme Spanyol.

Berbagai cara telah dilakukan Spanyol untuk menaklukkan masyarakat Muslim, semisal melancarkan politik pecah belah. Akan tetapi, tidak ada yang berhasil. Spanyol hanya mampu menguasai wilayah utara Filipina.

Nun jauh dari sana, pada 1898 Spanyol berkonflik dengan Amerika Serikat (AS) di Laut Karibia. Konteksnya adalah perang Kuba.

Armada maritim AS saat itu cukup digdaya. Jangkauannya hingga ke Samudra Pasifik pesisir barat, termasuk Asia Tenggara. Maka dari itu, AS ikut campur dalam pertempuran antara masyarakat Muslim Filipina dan Spanyol.

Akhirnya Spanyol terusir dari Filipina, tetapi caranya lebih sebagai imbas diplomasi. Spanyol menyatakan menyerahkan Filipina kepada Amerika. Itulah simpulan dari Perjanjian Paris yang ditandatangani pihak AS dan Spanyol pada 10 Desember 1898.

Melalui perjanjian itu, Spanyol "menjual" wilayah utara dan selatan Filipina kepada AS seharga 20 juta dolar AS. Padahal, wilayah selatan Filipina belum ditaklukkan Spanyol sampai saat itu. Daerah ini tetap berada di bawah kekuasaan Kesultanan Sulu serta Mindanao.

Seperti dijelaskan Abd Ghofur artikelnya pada jurnal terbitan Center for Research and Community Development (2016). Ada strategi-strategi yang dijalankan AS dalam menaklukkan kaum Muslim Filipina selatan. Saat mengawali kolonialismenya, AS mula-mula menampilkan sikap bersahabat dan sarat janji-janji.

AS dan Upaya Meraih Simpati

Citra keberpihakkan Amerika kepada Muslim Filipina ditunjukkan dengan ditandatanganinya Traktat Bates pada 20 Agustus 1898. Perjanjian itu intinya mengikrarkan tekad Amerika dalam menjamin kebebasan beragama, menyampaikan aspirasi, dan meningkatkan pendidikan di tengah masyarakat Muslim Filipina--yang disebut Bangsa Moro.

Akan tetapi, Traktat Bates hanya sebuah alat bagi AS untuk merebut simpati masyarakat Muslim. Hal itu supaya umat Islam dan sultan-sultan Muslim tidak melakukan pemberontakan dan perlawanan seperti yang pernah mereka lakukan terhadap Spanyol.

Amerika pun dengan gencar berusaha menerapkan sistem politiknya di wilayah Filipina selatan, meski saat itu Kesultanan Sulu dan Mindanao masih berdiri. Dalam periode 1914-1920, AS semakin kuat menejan Muslim dengan menerapkan beberapa kebijakan.

Kebijakan pertama terkait sistem agraria (pertanahan) baru. Seperti Land Registration Act nomor 496 tahun 1902. Kebijakan itu mengharuskan masyarakat untuk mendaftarkan tanah miliki pribadi kepada pemerintahan kolonial AS dalam bentuk tertulis. Surat itu mesti pula ditandatangani. Kemudian, muncul lagi kebijakan hukum tanah Philipine Commission Act nomor 718 pada April 1903.

Land Act nomor 296 berlaku pada Oktober 1903. Kebijakan tersebut menyatakan semua tanah milik pribadi yang tidak didaftarkan sesuai Land Registration Act, maka statusnya menjadi milik negara (baca: AS).

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2VNcqfW
March 11, 2019 at 08:23PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2VNcqfW
via IFTTT

Siti Aisyah Bebas Saat Ulang Tahun

Siti Aisyah tidak tahu sebelumnya dirinya akan bebas.

REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR -- Keputusan Hakim Mahkamah Tinggi Shah Alam Selangor Dato' Azmi Bin Ariffin membebaskan warga Indonesia Siti Aisyah (26 tahun) dari dakwaan pembunuhan saudara seayah pemimpin Korea Utara Kim Jong-nam bersamaan dengan ulang tahun perempuan asal Serang tersebut. 

"Sebelum dinyatakan bebas, dia tanya saya hari ini hari apa dan tanggal berapa? Saya katakan Senin tanggal 11 Maret lalu dia ngasih tahu hari tersebut ulang tahunnya," ujar penerjemah resmi Siti Aisyah, Saiful Aiman Kumalasa ketika ditemui di Kuala Lumpur, Senin (11/3).

Saiful sebagai penerjemah resmi Bahasa Indonesia yang disumpah Pemerintah Malaysia telah mendampingi Siti Aisyah setiap kali sidang di Mahkamah Sepang hingga Mahkamah Tinggi Shah Alam semenjak sidang pertama kali pada 1 April 2017. Menurut tokoh masyarakat Bawean di Malaysia tersebut, Siti Aisyah tidak tahu sebelumnya dirinya akan bebas.

"Sewaktu Jaksa Penuntut Umum (JPU) Muhamad Iskandar Bin Ahmad menyatakan akan menarik balik dakwaan kepada hakim, Siti Aisyah nanya maksudnya apa? Saya katakan JPU mencabut dakwaan, lalu dia kaget. 'Benarkah pak, katanya'. Saya bilang ya," katanya.

Lalu Saiful Aiman menyampaikan kepada Siti Aisyah untuk keluar dari kandang di Mahkamah Shah Alam karena dia sudah lolos total. "Siti Aisyah bilang dirinya selalu berdoa dan selalu shalat lima waktu. Dia juga sampaikan terima kasih banyak bapak-bapak. Kasus saya sangat diperhatikan pemerintah dan bapak duta besar selalu datang mendampingi saya," katanya.

Bersama dengan warga negara Vietnam, Doan Thi Huong, Siti dituduh membunuh Kim Jong-nam dengan mengusapkan zat beracun VX di wajah Kim saat dia tengah menunggu pesawat di Bandara Internasional Kuala Lumpur, Februari 2017.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2u1y304
March 11, 2019 at 08:23PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2u1y304
via IFTTT

Dado Ingin Berkontribusi di Piala Presiden

Dado siap bermain jika memang benar diturunkan oleh Radovic.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Persib Bandung menutup turnamen Piala Presiden dengan menghadapi Perseru Serui di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (13/2). Kedua tim dipastikan gagal lolos babak penyisihan Grup A Piala Presiden 2019.

Laga terakhir itu kemudian digunakan pelatih Persib, Miljan Radovic untuk bereksperimen. Pelatih asal Montenegro ini bahkan menyebut akan menurunkan gelandang Persib, Dedi Kusnandar.

Dado, sapaannya, mengaku menyerahkan nasibnya pada Radovic. Menurutnya, dia siap bermain jika memang benar diturunkan oleh Radovic.

"Apalagi dengan kondisi sekarang, sudah tidak merasa sakit lagi. Ya bisa jadi ajang adaptasi juga setelah cedera," kata Dado di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Senin (11/3).

Dado mengalami patah tulang fibula pada pertandingan versus PSM Makassar pada Liga 1 2018 lalu. Sehingga ini akan menjadi sesuatu yang paling dinanti pemain asal Sumedang ini. "Kangen suasana pertandingan, Bobotoh. Pastinya senang atuh, apalagi ini (cedera) bisa sembuh lebih cepat. Ini cedera paling parah yang pernah saya alami," katanya.

Persib akan menghadapi Perseru. Meskipun Perseru berisi pemain seleksi dari tim Liga 3, Dado sama sekali tidak meremehkannya. Menurutnya, tidak ada perbedaan dari kubu Perseru.

"Semua merata kekuatannya, Serui tim bagus. Dari dua pertandingan terakhir mereka bisa merepotkan. Lawan Tira dan Persebaya saja mereka bahkan sempat unggul lebih dulu," jelas Dado. "Jadi kami harus waspada, siapapun lawan harus waspada."

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2VQsf5K
March 11, 2019 at 08:22PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2VQsf5K
via IFTTT

Dewan Upayakan Keppres BPIH 2019 Ditandantangani Segera

IHRAM.CO.ID, JAKARTA — Anggota Komisi VIII DPR RI, Sodiq Mujahid akan mendesak Presiden RI Joko Widodo agar segera menandatangani keputusan presiden (Keppres) tentang biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) 2019. Apalagi, hingga saat ini, sudah tidak ditemukan kendala lagi terkait Keppres BPIH tersebut.

Baca Juga:

“Kita desak agar segera turun pekan ini, karena sudah tidak ada masalah lagi,” ujar Sodiq saat dihubungi Republika.co.id, Senin (11/3).

Dokumen BPIH memang sampai kepada Presiden RI dan hanya tinggal menunggu pengesahannya saja. Kendala terkait poin-poin dalam dokumen tersebut juga sudah selesai. “Tidak ada masalah (kelengkapan dokumen dan lainnya),” kata Sodiq lagi. 

Dihubungi secara terpisah, Direktur Pengelolaan Dana Haji Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Kementerian Agama RI, Maman Saefullah, memastikan Keppres BPIH akan keluar bulan ini mengingat Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin telah meminta Presiden untuk memprioritaskan Keppres BPIH tersebut.  

“Jadi Keppres BPIH itu Jumat (1/ 3) baru diteken Menag, kemudian dikembalikan ke Sekretariat Negara, tapi sampai hari ini belum ada kabar,” kata Maman saat dihubungi Republika.co.id, Senin (4/3).  

Maman menjelaskan, setelah Keppres keluar, Kementerian Agama akan langsung memproses Keputusan Menteri Agama (KMA) dan disusul dengan penetapan Keputusan Direktur Jendral (Kepdirjen) Kementrian Agama terkait BPIH.   

Kepdirjen ini, kata dia, akan memudahkan teknis pembayaran BPIH, sekaligus melengkapi data jamaah haji yang tidak dapat terdeteksi dalam Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat).  

Terkait pembayaran haji, Maman menjelaskan, salah satu jenis pembayarannya adalah visa berbayar merujuk data Siskohat calon jamaah haji. Jika calon jamaah terkait sudah pernah haji, biaya pembuatan visa akan bertambah 2.000 riyal atau sekitar Rp 7.5 juta.  

Begitu juga ketika visa telah jadi, dan calon jamaah baru diketahui sudah pernah haji, maka yang bersangkutan harus membayar 2.000 riyal. Namun, Maman mengingatkan penambahan biaya itu belum tentu dialami  semua calon jamaah.  

“Tapi itu belum tentu ditagih, makanya harus diatur dengan pasti di Kepdirjen agar tidak dianggap pungli,” jelas Maman.

Berita Terkait

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2UzQO6M
March 11, 2019 at 08:12PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2UzQO6M
via IFTTT

Bawaslu DKI Proses Laporan Atas Munajat 212, Neno Mangkir

Neno tidak memenuhi panggilan Bawaslu DKI tanpa kabar.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandiaga Uno, Neno Warisman, kembali absen dalam pemanggilan Bawaslu DKI Jakarta, Senin (11/3). Selain Neno, Fadli Zon juga tidak memenuhi panggilan Bawaslu.

Anggota Bawaslu DKI Jakarta, Puadi, mengatakan Neno tidak menyampaikan alasan soal ketidakhadirannya. "Kalau Pak Fadli Zon, beliau masih berada di luar negeri. Namun, Ibu Neno tidak ada kabar," ujar Puadi ketika dikonfirmasi, Senin malam.

Sementara itu, pihak MUI DKI Jakarta juga sudah memenuhi panggilan pemeriksaan Bawaslu pada hari ini. Sebelumnya, Ketua MPR yang juga politisi PAN, Zulkifli Hasan, sudah memenuhi panggilan Bawaslu DKI Jakarta, pada 5 Maret lalu.

"Pada 5 Maret, kami sudah mengundang beberapa terlapor yaitu Zulkifli Hasan, Fadli Zon dan Neno Warisman. Kami juga memanggil empat penyelenggara acara Munajat 212. Mereka semua merupakan terlapor dan yang memenuhi panggilan hanya Pak Zulkifli Hasan," kata Puadi.

Karena ketidakhadiran ini, Bawaslu akan kembali melayangkan panggilan kapada Neno dan Fadli. Bawaslu DKI saat ini sudah melayangkan surat pemanggilan yang ketiga untuk keduanya.

Neno diminta hadir pada 13 Maret sementara Fadli Zon diminta hadir pada 18 Maret. Menurutnya, sampai saat ini belum ada kabar soal kesanggupan Neno hadir dalam pemanggilan Bawaslu.

Sementara itu, Fadli Zon dijadwalkan bisa memenuhi panggilan Bawaslu. "Informasi stafnya demikian (bisa hadir). Nah ini suratnya langsung dilayangkan hari ini untuk pemanggilan ketiga," tambah Puadi.

Sebelumnya, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi DKI Jakarta KH Munahar menegaskan, kegiatan sholawat, dzikir dan doa bersama yang digelar MUI DKI Jakarta bersama pengurus masjid, pimpinan majelis taklim, dan ormas Islam se-DKI Jakarta di Lapangan Monas, pada 21 Februari lalu tidak bermuatan politis. Namun, acara ini mendapat protes dari sejumlah pihak.

Salah satunya adalah Juru Bicara TKN Jokowi-Ma’ruf Amin, Ace Hasan Syadzily, yang menilai acara tersebut dicederai dengan nuansa kampanye politik. Padahal, kata Ace, acara tersebut merupakan acara keagamaan yang tujuannya mulia.

“Sungguh mulia acara Munajat 212 tersebut. Namun, ternyata acara itu diciderai dengan nuansa kampanye. Hal itu dibuktikan dengan salam ‘dua jarinya’ Fadli Zon, orasinya Pak Zulkifli Hasan yang tendensius kampanye, Ijtima Ulama untuk pemilihan Presiden serta hadirnya tokoh2 yang mendukung Capres 02,” ujar Ace, Jumat.

Menurut Ace, acara doa bersama tentu sangat positif walaupun nuansa politisnya sangat tak bisa dihindarkan karena memakai embel-embel angka itu. Namun, kata Ace, jika doa bersama itu ternyata dipergunakan sebagai momentum untuk menyampaikan pesan-pesan politik, itu berarti sudah keluar dari niat semula.

“Karena itu, dengan melihat nuansa acara itu patut diduga acara itu merupakan bagian dari politisasi agama dan kampanye politik. Apalagi penyelenggara acara tersebut merupakan tokoh-tokoh yang selama ini dikenal pendukung Capres tertentu,” ungkap Ace.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Ce51ih
March 11, 2019 at 08:09PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Ce51ih
via IFTTT

Kurikulum Formal Sudah Padat, tak Perlu Ditambah E-Sport

Kurikulum yang ada sekarang ini sebaiknya dikurangi agar murid bisa lebih memahami.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengamat pendidikan Iwan Pranoto mengatakan kurikulum formal yang berlaku di sekolah-sekolah di Indonesia sudah sangat padat. Dengan demikian, ia menilai, pemerintah tidak perlu lagi menambah dengan e-sports atau ‎olahraga elektronik.

"Secara umum, kurikulum sekolah tidak boleh terlalu gampang diubah karena kurikulum di Indonesia sudah terlalu padat," katanya saat dihubungi Republika, Senin (11/3).

Ia mengatakan jika kurikulum di Indonesia ditambah dengan e-sports atau materi lain seperti pendidikan korupsi maka dapat berdampak buruk pada murid. Karena itu, ia justru mengusulkan kurikulum yang ada saat ini bisa dikurangi supaya murid-murid bisa lebih memahami bahan materi.

"E-sports bisa menjadi pendidikan informal saja dan bukan masuk di kurikulum formal," ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora ) Imam Nahrawi mengatakan e-sports atau ‎olahraga elektronik bakal diusulkan masuk dalam kurikulum formal di sekolah. Imam mengatakan, perkembangan dunia olahraga elektronik semakin marak di Indonesia, khususnya pemerintah juga sudah berpartisipasi dalam ajang Piala Presiden Esports 2019.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2UyvtKM
March 11, 2019 at 08:07PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2UyvtKM
via IFTTT

Perseru Serui Siap Sajikan Sepak Bola Terbaik Lawan Persib

Perseru Serui akan menghadapi Persib Bandung pada laga terakhir Grup A Piala Presiden

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Perseru Serui akan menghadapi Persib Bandung pada laga terakhir Grup A Piala Presiden 2019 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (12/3). Hasil apa pun tidak akan berpengaruh pada kedua tim yang sudah dipastikan tidak lolos ke delapan besar.

Pelatih Perseru Serui I Putu Gede sadar akan hal itu. Laga ini akan menjadi tontonan hiburan biasa, namun dia menjamin pertandingan akan tetap berjalan alot.

"Makanya kalau sudah dibilang hiburan ini kami akan berikan yang terbaik, tidak asal-asalan," kata Putu, Senin (11/3).

Dia ingin pemain dapat menunjukkan yang terbaik dalam gim ini. Karena bisa jadi, ini akan menjadi laga terakhir mereka bagi Perseru.

"Karena pertandingan tidak menentukan dianggap biasa. Jadi saya pikir kalau besok tetap fokus tetap konsentrasi," terangnya.

Rumor berkembang bahwa Perseru akan merger dengan Lampung United. Putu mengaku belum tahu nasib para pemain saat ini.

"Kalau pemain ini sudah beberapa yang kami ajukan. Terakhir Piala Presiden. Setelah ini kami serahkan ke yang akan menangani nanti," kata dia.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2TAShNK
March 11, 2019 at 07:52PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2TAShNK
via IFTTT

Sandiaga Uno Hadiri Haul Guru Sekumpul

Lautan manusia di haul Guru Sekumpul ikut menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Calon wakil presiden nomor 02, Sandiaga Uno, harus berjalan kaki sejauh 4-5 km menuju haul ke 14 Guru Ijai, Ahad (10/3). Guru Ijai atau Guru Sekumpul merupakan nama panggilan ulama kharismatik Kalimantan Selatan, Muhammad Zaini Abdul Ghani Al Banjari.

Sandiaga datang mengenakan peci hitam, koko putih. Ia memutuskan berjalan lantaran kendaraan yang digunakan tak mampu menembus lautan manusia menuju pusat acara. Acara bertempat di Musholla Ar Raudhah, Banjar, Martapura, Kalimantan Selatan.

“Luar biasa, lautan manusia yang hadir pada haul ini turut serta menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar. Kita lihat saja geliat ekonominya. Semua hotel penuh, dari kelas melati hingga berbintang. Setiap bus yang terparkir membawa tamu-tamu, mereka pasti belanja untuk makan atau sekedar membeli oleh-oleh,” kata Sandiaga.

Selanjutnya, Sandiaga menuturkan, wisata reliji mampu menghidupkan UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah). Merekalah penggerak ekonomi Indonesia yang sebenarnya. Peziarah mampu menghidupkan perekonomian di sekitar tempat ziarah.

Di sela acara haul, Sandiaga menyempatkan berkunjung ke salah satu toko dekat Mushola Ar Raudhah. Sandiaga membeli gelang khas Martapura. “Saya mau beli ini, gelangnya bagus. Saya mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk memakmurkan UMKM dengan membeli produk-produk dari para pelaku industri,” ucap Sandiaga.

Sebelumnya, Sandi juga pernah berziarah ke makam Guru Sekumpul pada November tahun lalu. Tepatnya saat ia memulai kampanye di Kalimantan Selatan.

Sandiaga tiba di Banjarmasin pada pukul 18:30 WITA. Sebelumnya Sandi berkumpul bersama kelompok milenial di Sabuga Bandung. Pada haul ke-14 Guru Sekumpul, jutaan orang memadati jalan sepanjang lima kilometer. Mereka datang dan berzikir bersama.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2EPT1nV
March 11, 2019 at 07:51PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2EPT1nV
via IFTTT

Tasik Belum Terima Sejumlah Berkas untuk Pemilu 2019

Berkas berupa formulir-formulir dan alat bantu tuna netra masih belum diterima.

REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA -- Sekitar satu bulan menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tasikmalaya belum menerima sejumlah berkas. Ketua KPU Kota Tasik Ade Zaenul Muttaqin mengatakan, hingga Senin (11/3) hari ini, berkas berupa formulir-formulir dan alat bantu tuna netra masih belum diterima.

Namun, ia menambahkan, sejumlah logistik pemilu lainnya, seperti kotak suara, bilik suara, sampul-sampul, tinta, alat kelengkapan suara, surat Suara, dan lain-lain, sudah diterima. "Kotak suara sudah dirakit, alat kelengkapan tps sudah di-packing. Surat Suara lima jenis sudah diterima dan sudah disortir, serta dilipat," kata dia saat dihubungi Republika, Senin (11/3).

Menurut dia, distribusi logistik dijadwalkan tiga hari sebelum hari H. Logistik itu akan diterima Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) paling lambat satu hari sebelum hari H.

Ade mengakui, beberapa surat suara yang telah disortir ditemukan ada yang mengalami kerusakan. Kerusakan itu di antaranya tulisan buram, gambar buram, robek, kertas mengkerut, serta terdapat bercak tinta.

"Hasil sortir tersebut otomatis, masih terdapat kekurangan. Namun kekurangan tersebut sudah diajukan ke KPU RI utk dipenuhi kekurangannya," kata dia.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Tx64EM
March 11, 2019 at 07:50PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Tx64EM
via IFTTT

Menyusui, Anjuran Agama yang Kaya Manfaat Kesehatan

Pemberian ASI harus dilakukan secepat mungkin setelah bayi lahir.

REPUBLIKA.CO.ID, Menyusui merupakan salah satu tuntunan islami yang diberlakukan untuk para ibu. Pemberian air susu ibu (ASI) eksklusif bahkan secara tegas diserukan dalam Alquran.  

Mengutip KH Abdullah Hasyim dkk dalam Keluarga Sejahtera dan Kesehatan Reproduksi dalam Pandangan Islam, pemberian ASI harus dilakukan secepat mungkin setelah bayi lahir.

Setidaknya dalam 30 menit pertama setelah bayi dilahirkan, bayi segera disusui ibunya. Ini tetap dilakukan meski ASI sang ibu juga belum keluar.

Terkait kewajiban menyusui tersebut, Allah SWT berfirman dalam surah al-Baqarah ayat ke-233, ”Dan bagi para ibu hendaklah menyusui anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan.”   

ASI dalam berbagai riset dan anjuran yang dikeluarkan World Health Organization (WHO) disebut memiliki banyak kandungan gizi dan manfaat bagi bayi. 

Pemberian ASI eksklusif dapat membantu meningkatkan IQ dan kemampuan intelektual bayi, selain itu ASI mengandung zat kekebalan yang membantu bayi melawan berbagai virus dan bakteri.

Hal ini karena ASI mengandung sel darah putih yang sanggup membunuh mereka. Interferon yang dikandung sejenis dengan protein yang berfungsi mengidentifikasi kehadiran virus Lusozyme. 

Zat gula atau laktosa pada ASI mampu mengurangi infeksi pada bayi, dan otak bayi membutuhkannya untuk berkembang. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2NXUc8J
March 11, 2019 at 07:40PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2NXUc8J
via IFTTT

Kotak Hitam Ethiopian Airlines Ditemukan dalam Kondisi Rusak

Orang-orang dari 35 negara tewas dalam jatuhnya Ethiopian Airlines.

REPUBLIKA.CO.ID, EJERE -- Kotak hitam pesawat Ethiopian Airlines Boeing 737 Max 8 yang jatuh pada Ahad (10/3) telah ditemukan. "Kotak hitam pesawat yang berisi data penerbangan dan perekam suara kokpit telah ditemukan," kata juru bicara Ethiopian Airlines, Asrat Begashaw, Senin (10/3).

Dia mengatakan, meskipun belum diketahui apa yang menyebabkan jatuhnya pesawat baru itu, maskapai memutuskan mendaratkan sisa empat 737 Max 8 sampai pemberitahuan lebih lanjut. Ethiopian Airlines sebelumnya menggunakan lima pesawat dan menunggu pengiriman 25 pesawat lagi dari Boeing.

Beberapa maskapai lain di seluruh dunia memutuskan melakukan hal yang sama. Otoritas penerbangan di Cina dan Indonesia bersama dengan operator Karibia Cayman Airways untuk sementara mengandangkan Max 8 mereka.

Pekerja Palang Merah perlahan-lahan mengambil puing-puing yang tersebar luas di dekat kawah kecelakaan yang menghitam, mencari jenazah dari 157 korban. Di antara serpihan puing-puing terdapat buku-buku, paspor yang sobek, dan kartu nama dalam berbagai bahasa. Alat berat menggali bagian-bagian pesawat yang lebih besar.

Namun, seorang pejabat maskapai penerbangan mengatakan kepada Associated Press kotak hitam sebagian rusak dan mereka masih harus melihat data apa yang bisa diambil dari itu. Pejabat itu berbicara dengan syarat anonim karena kurangnya otorisasi untuk berbicara kepada media.

Juru bicara maskapai mengatakan, pakar forensik dari Israel telah tiba untuk membantu penyelidikan. Otoritas Ethiopia memimpin penyelidikan atas kecelakaan itu, dibantu oleh AS, Kenya, dan lainnya.

"Hal-hal semacam ini membutuhkan waktu," kata Menteri Transportasi Kenya, James Macharia kepada wartawan.

Orang-orang dari 35 negara tewas dalam kecelakaan tersebut. Ethiopian Airlines mengatakan pilot senior mengeluarkan panggilan darurat dan disuruh kembali tetapi semua kontak hilang tak lama setelah itu. Pesawat itu jatuh di Hejere, dekat Bishoftu.

"Saya mendengar suara keras. Penduduk desa mengatakan itu adalah kecelakaan pesawat dan kami bergegas ke lokasi. Ada asap besar yang kami bahkan tidak bisa melihat pesawat. Bagian-bagian pesawat hancur berantakan," kata seorang warga setempat, Tsegaye Reta, Senin.

Kenya kehilangan 32 orang, lebih banyak dari negara lainnya. Menteri Transportasi Kenya James Macharia mengatakan, kerabat dari 25 korban telah dihubungi dan menjaga kesejahteraan mereka adalah yang paling penting.

"Beberapa dari mereka, seperti yang Anda tahu, mereka sangat tertekan. Mereka kaget seperti kita. Mereka berduka." katanya.

Kanada, Ethiopia, AS, Cina, Italia, Prancis, Inggris, Mesir, Jerman, India, dan Slovakia semuanya kehilangan empat atau lebih warga negara. Para pemimpin badan pengungsi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Program Pangan Dunia mengumumkan rekan-rekannya telah naik pesawat. Badan migrasi PBB memperkirakan 19 karyawan yang berafiliasi dengan PBB telah tewas dalam kecelakaan itu.

Baik Addis Ababa dan Nairobi adalah pusat utama bagi pekerja kemanusiaan, dan beberapa telah dalam perjalanan menuju konferensi lingkungan PBB yang akan dimulai Senin di Nairobi. Bendera PBB di acara tersebut dikibarkan setengah tiang.

Kecelakaan itu sangat mirip dengan jet Lion Air dari model Boeing tahun lalu dan menewaskan 189 orang. Pakar keselamatan memperingatkan agar tidak terlalu banyak membandingkan antara kedua tabrakan itu sampai lebih banyak diketahui tentang kecelakaan tersebut.

Pesawat Ethiopia dikirim oleh Boeing ke maskapai pada November. Perawatan terakhir jet itu pada 4 Februari, dan baru terbang selama 1.200 jam.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2F3C4aJ
March 11, 2019 at 07:34PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2F3C4aJ
via IFTTT

Awal Mula Islam Masuk ke Ranah Minang

Islam tiba di ranah Minangkabau antara lain berkat dakwah oleh ulama-sufi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ada beragam pendapat tentang awal mula Islam tersebar di Minangkabau. Buya Hamka dalam buku Sejarah Umat Islam, misalnya, menyebutkan, pada 684 koloni Arab di pesisir barat Sumatra sudah terbentuk. Pendapat lainnya datang dari PM Holt yang menyebut, perkembangan Islam di Minangkabau bermula dari pesisir Pariaman, setelah masuknya dakwah agama ini ke Aceh pada abad ke-14.

Adapun disertasi Amir Syarifuddin untuk IAIN Syarif Hidayatullah (1982) mengungkapkan tiga tahap Islamisasi di Minangkabau.

Tahap pertama berlangsung melalui jalur perdagangan yang terjadi antara penduduk lokal dan para pelaut Muslim asal Arab, Persia, dan Gujarat. Mereka tidak hanya berniaga, tetapi juga menyampaikan ajaran Islam. Bahkan, sebagian di antaranya menikah dengan perempuan setempat. Islam dinilai berkesesuaian dengan falsafah adat Minangkabau yang memang sudah mengakar lama saat itu.

Tahap kedua berlangsung sekira abad ke-15 di sekitar pesisir barat Minangkabau. Kali ini, dakwah Islam terjadi dengan perantaraan para saudagar Aceh. Memang, daerah di ujung Pulau Sumatra itu lebih dahulu menerima risalah Islam. Pada tahap inilah dakwah Islam berkembang pesat dan lebih sistematis dalam menjangkau seluruh penduduk Minangkabau.

Tahap ketiga ditandai dengan perkembangan Islam dari daerah rantau (pesisir) ke darek (dataran tinggi). Mengutip Holt, kaum darek lebih belakangan dalam menerima Islam karena di sanalah para pemangku adat memegang peran dalam akulturasi kebudayaan Hindu-Buddha (Jawa) yang diinisiasi Kerajaan Pagaruyung.

Pergerakan dakwah dari pantai ke pedalaman ini dikiaskan dengan ungkapan, “Syara’ mandaki, adat manurun.” Artinya, penyebaran syariat dan ajaran-ajaran Islam mulai naik ke dataran tinggi.

Buku Pertautan Budaya Sejarah Minangkabau dan Negeri Sembilan (2017) menjelaskan kedatangan Islam dari dua daerah pesisir (barat dan timur Sumatra) terjadi pada tahap ini. Dari pantai sebelah timur Minangkabau, ada Kerajaan Kuntu. Adapun dari pantai barat Minangkabau, melalui Pariaman, Islam disebarluaskan oleh murid-murid Syekh Burhanuddin Ulakan, seorang salik Tarekat Shatariyah dan pernah berguru pada mufti Kerajaan Aceh Syekh Abdur Rauf as-Singkili.

Baca juga: Syekh Abdur Rauf as-Singkili, Guru Ulama-ulama Nusantara (1)

Pada masa pemerintahan Ananggawarman (anak Aditiawarman, sang pendiri Kerajaan Pagaruyung), pengaruh Hindu-Buddha mulai pudar. Hal ini seiring dengan melemahnya Majapahit di Pulau Jawa. Dominasi Majapahit digantikan pengaruh Kesultanan Demak.

Namun, Majapahit di bawah pimpinan Wikramawardhana (menantu Hayam Wuruk) sempat menyerang Pagaruyung, meski pada akhirnya kalah.

Lokasi pertempuran itu kemudian dinamakan sebagai Padang Sibusuk. Nama untuk daerah yang sekarang menjadi bagian Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatra Barat, itu menandakan banyaknya mayat membusuk dari korban jiwa yang jatuh bergelimpangan di sana.

Sementara mayoritas masyarakat Minangkabau menjadi Muslim, Islam mulai dikenal kalangan istana Pagaruyung sejak abad ke-17. Dalam Tambo dijelaskan, raja pertama yang memeluk agama ini bergelar Sultan Alif.

Dengan demikian, muncul lembaga baru yang disebut Raja Ibadat sebagai perimbangan daripada Raja Adat yang mengurus persoalan tradisi dan Raja Alam sebagai eksekutif pemerintahan. Ketiga lembaga itu dihimpun dalam Rajo Nan Tigo Selo. Di bawahnya terdapat lembaga Tuan Kadi dan Malin.

Dasar pengaturan masyarakat Minangkabau pun bertransformasi. Sebelum kedatangan Islam, filsafat adat Minangkabau mengambil acuan dari ketentuan alam. Para cerdik cendekia mengamati alam, menemukan hukum-hukum alam, untuk kemudian dipetik hikmahnya.

Setelah Islam diterima, adat Minangkabau disempurnakan dengan ketentuan agama, yakni sesuai Alquran dan Sunah. Dengan begitu, ada dua kutub yang menjadi rujukan masyarakat setempat, yakni adat dan agama. Keduanya saling berdampingan tanpa harus saling meniadakan.

Pepatah “Adat basandi syara’, syara’ basandi kitabullah” merupakan sintesis dari oposisi biner tersebut. Adat berjalan seiring dengan tuntunan agama (syara’/syariat).

Seorang pemuka adat mesti seorang Muslim yang taat menjalankan syariat Islam. Di saat yang sama, seorang ulama harus memahami adat Minangkabau secara komprehensif.

Pemaknaan “adat basandi syara’, syara’ basandi kitabullah” telah melalui proses yang amat panjang. Maka dari itu, sampai saat ini pun sulit memisahkan antara adat dan agama dalam kultur masyarakat Minangkabau.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Uw3dZd
March 11, 2019 at 07:34PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Uw3dZd
via IFTTT

Bhayangkara FC Taklukkan Mitra Kukar 2-1

Bhayangkara FC membalikkan keadaan setelah kalah di babak pertama.

REPUBLIKA.CO.ID, REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pertandingan lanjutan Grup B Piala Presiden 2019 antara Mitra Kukar kontra Bhayangkara FC berakhir dengan kemenangan 2-1 bagi Bhayangkara. Mitra Kukar unggul sementara 1-0 di babak pertama dalam duel yang berlangsung di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Senin (11/3) petang WIB.

Permainan terbuka diperagakan kedua kubu sejak laga dimulai. Gawang Mitra Kukar kerap diteror oleh tuan rumah, Bhayangkara FC. Namun hal itu masih bisa diantisipasi oleh Gerry Mandagi.

Pada menit kesepuluh, kubu tamu memperoleh kesempatan melakukan tendangan bebas. Gol pun tercipta oleh Ahmad Faris yang berdiri bebas tanpa penjagaan. Babak pertama pun berakhir tanpa gol tambahan dari kedua tim.

Sejak menit pertama babak kedua, pertandingan berlangsung tak kalah sengit. Pada menit ke-50, pemain Mitra Kukar melakukan pelanggaran di kotak penalti. Hadiah penalti bagi Bhayangkara FC itu pun dimanfaatkan dengan baik oleh Anderson Salles sehingga berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Bhayangkara kembali mencetak gol melalui sontekan Herman Dzumafo pada menit ke-74. Pemain berusia 39 tahun ini berhasil memanfaatkan umpan dan dengan tenang menceploskan bola ke gawang Gerry Mandagi. Skor berubah menjadi 2-1 untuk Bhayangkara.

Hingga peluit tanda permainan berakhir ditiupkan oleh wasit, skor bertahan 2-1. Kemenangan bagi tuan rumah Grup B yang diarsiteki Angel Alfredo Vera.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2TILfpb
March 11, 2019 at 07:24PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2TILfpb
via IFTTT

Bea Cukai Sleman Musnahkan Ratusan Barang Ilegal Sitaan

Jumlah rokok ilegal yang disita dan dimusnahkan juga cukup banyak.

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean (KPPBC TMP) B Yogyakarta memusnahkan ratusan barang yang menjadi milik negara (BMN) hasil penindakan sejak September 2018 di halaman Kantor Bea Cukai Yogyakarta, Senin (11/3).

"Hasil penindakan terdapat 247 item barang ilegal. Jumlah tersebut mengalami peningkatan dua kali lipat dibanding penindakan pada 2017," kata Kepala KPPBC TMP B Yogyakarta Sucipto.

Menurut dia, pada penindakan kali ini tergolong dalam kategori kecil dengan kerugian negara sekitar Rp 182,9 juta. "Meskipun jumlah barang yang dimusnahkan cukup banyak, namun sebagian besar barang tersebut adalah imitasi atau KW sehingga nilai atau harga barangnya kecil," katanya.

Ia mencontohkan, peredaran rokok ilegal harus ditekan hingga maksimal di angka enam persen. Jumlah rokok ilegal yang disita dan dimusnahkan juga cukup banyak.

"Dalam pemusnahan kali ini ada sebanyak 43.460 batang rokok ilegal," katanya.

Sucipto mengatakan, selain itu, barang-barang lain seperti kosmetik, suplemen, obat-obatan, kamera, ponsel, mainan, suku cadang bekas, baju bekas, bahkan sex toys juga turut dimusnahkan.

"Barang yang dimusnahkan termasuk dalam kategori barang larangan dan pembatasan (lartas)," katanya.

Ia mengatakan, barang-barang tersebut biasanya merupakan barang yang dikirim dari luar negeri namun tanpa dilengkapi dokumen lengkap, termasuk barang yang tidak diambil oleh pemilik juga turut dimusnahkan. "Ada juga barang yang sengaja tidak dilengkapi dokumen oleh pemilik barang, sebelum dimusnahkan kami juga mengabarkan dulu kepada para pemilik barang agar melengkapi dokumen-dokumennya, kalau tetap tidak ada tanggapan ya kami musnahkan," katanya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2JjxgT1
March 11, 2019 at 07:24PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2JjxgT1
via IFTTT