Pages

Showing posts with label April 17. Show all posts
Showing posts with label April 17. Show all posts

Wednesday, April 17, 2019

Mesuji Masuk Daftar Merah Narkoba

Warga desa di Mesji tidak asing lagi mengenal narkoba baik jenis ganja dan ekstasi.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG -- Peredaran narkotika dan obat terlarang (narkoba) tidak mengenal usia dan tempat. Kabupaten Mesuji, yang berada di perbatasan Provinsi Lampung dan Sumatra Selatan masuk dalam daftar merah peredaran narkoba di lingkungan masyarakat desanya.

Penelusuran Republika.co.id di beberapa desa dalam Kabupaten Mesuji, Lampung, beberapa waktu lalu, warga desa tidak asing lagi mengenal narkoba baik jenis ganja dan ekstasi. Warga mendapatkan barang haram tersebut dari pihak ketiga yang sengaja bergerilya dari kampung ke kampung, apalagi pada musim panen tiba.

Pengguna narkoba di kalangan masyarakat desa juga semakin “lumrah” meski satu sama lain masih tidak tampak. Namun, warga menganggap hal tersebut seperti biasa mengkonsumsi narkoba, apalagi bagi warga yang sudah menjual hasil panen atau kebunnya, atau berdagang. “Kalau di sini sudah seperti biasa orang mengonsumsi narkoba, tapi sebatas pemakai saja,” tutur Ridwan, salah seorang warga Desa Sindang.

Sejak era Bupati Mesuji Khamami saat berkunjung ke desa-desa di Mesuji selalu mengingatkan warganya untuk berhenti mengonsumsi narkoba. Bahkan, Khamami waktu itu, terang-terangan di muka umum melarang warganya untuk membeli narkoba ketika panen atau setelah berdagang.

Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung telah menetapkan Kabupaten Mesuji masuk daftar merah rawan narkoba. Pemkab dan BNNP Lampung terus menggalakkan pemberdayaan ekonomi masyarakat untuk mencegah dari kebutuhan mengonsumsi narkoba. Di antaranya, membentuk BNN Mesuji dan juga menggiatkan Program Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Pelaksana Tugas Kepala Bappeda Mesuji Irhandi Juanesvant mengatakan, berdasarkan hasil rapat koordinasi dengan BNNP Lampung, dalam waktu dekat akan membentuk BNN Kabupaten Mesuji dan program UMKM. Program tersebut untuk memberantas peredaran narkoba di kalangan warga desa.

Tugas BNN Kabupaten Mesuji akan melakukan pengawasan dari desa ke desa yang dianggap rawan peredaran narkoba di masyarakatnya. Selain itu, petugas BNN juga akan rutin menggelar sosialisasi di masyarakat terkait dampak buruk dari mengonsumsi narkoba.

Sebagai upaya untuk meningkatkan taraf perekonomian warga desa, Pemkab dan BNN akan membangun lagi program UMKM untuk memberantas peredaran narkoba. Sehingga masyarakatnya lebih disibukkan dengan usahanya dan melupakan mengonsumsi narkoba. “Ini untuk generasi penerusnya nanti,” ujar Irhandi. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2PnuUlr
April 17, 2019 at 08:21PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2PnuUlr
via IFTTT

In Picture: 49 Disabilitas Netra Ikut Mencoblos Pemilu 2019 di Bandung

Penyandang disabilitas netra memilih di TPS 007 Panti Sosial Bina Netra Wyata Guna.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Petugas KPPS melayani pasangan penyandang diasabilitas Moko (43 tahun) dan Kiki (35 tahun) untuk menyalurkan aspirasinya pada pemilu 2019, di TPS 007, komplek Panti Sosial Bina Netra Wyata Guna, Kota Bandung, Rabu (17/4).

Sebanyak 49 penyandang disabilitas netra dari 229 DPT di TPS tersebut ikut menyalurkan aspirasinya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2XiOpy8
April 17, 2019 at 08:18PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2XiOpy8
via IFTTT

Pemerintah Harus Cari Cara Redam Gejolak Harga Bawang Putih

Harga bawang putih di dalam negeri makin tak terkendali.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pergerakan harga komoditas bawang putih di pasar tradisional tercatat terus mengalami kenaikan dari hari ke hari. Sementara, penugasan impor bawang putih oleh Kementerian Koordinator Perekonomian kepada Perum Bulog tak kunjung dilaksanakan karena Kementerian Perdagangan belum mengeluarkan Persetujuan Impor.

Kisruh komoditas ini lantas menjadi perhatian publik karena harga bawang putih di dalam negeri makin tak terkendali. Anggota Kelompok Kerja Ahli Dewan Ketahanan Pangan Khudori mengatakan, pemerintah harus segera mencari jalan keluar untuk meredam gejolak harga bawang putih di dalam negeri. Dia mengatakan komoditas bawang putih belum bisa mengandalkan produksi dari dalam negeri.

Menurut Khudori, belum dikeluarkannya Persetujuan Impor oleh Kementerian Perdagangan kepada Bulog karena khawatir dinilai melakukan diskriminasi terhadap para importir swasta dalam negeri. Sebab, sebagaimana diketahui, para importir bawang putih saat ini diwajibkan menanam terlebih dahulu sebelum diberikan rekomendasi dan izin impor.

Sementara, penugasan impor yang diberikan kepada Bulog tidak disertai dengan kewajiban tanam. “Jadi saya melihat pemerintah merasa telah dinilai diskriminasi oleh para importir karena kebijakan itu,” ujar dia.

Khudori mengatakan, merujuk pada pernyataan Kementerian Perdagangan, saat ini para importir bawang putih masih memiliki stok di gudang sekitar 115 ribu ton. Stok tersebut cukup untuk kebutuhan nasional selama tiga bulan ke depan.

Khudori mengatakan pemerintah harus benar-benar memastikan stok bawang putih yang dimiliki importir jika tidak ingin membuka keran impor melalui Bulog. “Ini harus dipastikan dahulu dan itu harus terdistribusi dengan baik. Pemerintah juga harus sering menyampaikan ke publik supaya stok kita cukup,” ujar dia.

Dengan begitu, kata Khudori, situasi psikologis pasar setidaknya dapat lebih tenang. Di satu sisi, tenangnya pasar juga akan meminmalisasi spekulasi harga yang dapat membuat kenaikan harga menjadi liar tak terkendali.

Koordinator Nasional Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan (KRKP), Said Abdullah mendesak Kementerian Perdagangan segera mengeluarkan Persetujuan Impor. Ia pun meminta pemerintah mengesampingkan kepentingan politik demi menjaga stabilisasi harga pangan dalam negeri.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2v5Jwwm
April 17, 2019 at 07:56PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2v5Jwwm
via IFTTT

Shahnaz Haque Ajarkan Putrinya Seluk Beluk Pemilu

Putri Shahnaz-Gilang nyoblos perdana di Vancouver, Kanada.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ada yang berbeda dalam pemilihan umum kali ini bagi keluarga Shahnaz Haque dan Gilang Ramadhan. Tahun ini, bukan saja mereka berdua yang memiliki hak suara, tapi juga putri sulungnya Pruistin.

Hanya saja Pruistin tidak nyoblos bareng orang tuanya. Ia menggunakan hak suaranya di KJRI Vancouver karena sedang merantau belajar di Kanada.

"Pertama kali Pru memilih dalam pemilu, sebuah pesta demokrasi, untuk menentukan nasib bangsanya," ungkap Shahnaz kepada Republika.co.id, Rabu (17/4).

Menurut Shahnaz, ini pengalaman yang baik bagi Pru. Menggunakan hak pilih meski sedang merantau di negeri orang merupakan bentuk tanggung jawabnya sebagai seorang warga negara. Shahnaz yakin pengalaman itu tak akan terlupakan oleh Pru.

Dalam masa kampanye, Shahnaz menanggap penting untuk mencerahkan Pru sebagai pemilih pemula. Ia ingin anandanya bisa mencermati program dan gagasan yang ditawarkan peserta pemilu, baik pemilu legislatif maupun presiden.

Shahnaz mengingatkan Pru agar tak menjadi objek yang diperdaya oleh para peserta pemilu dalam masa kampanye. Ia juga mendidik buah hatinya agar cermat melihat kecenderungan kampanye dengan hal-hal yang baik yang dijanjikan.

"Saya bertanggung jawab membuat putri kami sebagai pemilih cerdas agar dapat memastikan dengan tepat. Mana yang dapat direalisasikan bukan sekedar janji manis belaka. Apa pun pilihannya, bebas merdeka," kata Shahnaz.

Siapakah yang dipilih oleh Pru? Dia tidak memberitahu Shahnaz dan Gilang. Shahnaz mengungkapkan putrinya tahu bahwa ibu dan bapaknya berbeda pilihan.

"Kami tidak memaksakan kehendak. Bebas memilih dan legawo jika pilihannya ternyata berbeda dengan salah satu dari kami," ujarnya.

Selain itu, Shahnaz juga memperkenalkan proses pencoblosan di TPS. Lantas, ada yang jauh lebih penting, yaitu mempersiapkan Pru untuk bisa menerima jika pilihannya tidak keluar menjadi pemenang.

"Ia harus tetap berjuang untuk bangsa Indonesia di negeri orang. Menjadi seorang atlet yang mampu menjaga nama baik negerinya," kata Shahnaz.

Harapan Shahnaz, siapa pun yang akan keluar menjadi pemenang, semoga timbul kesadaran bahwa rakyat memilih bukan karena secara khusus mereka menginginkan dia berada di sana. Akan tetapi untuk berbuat sesuatu yang berguna untuk rakyat dan bangsa.

"Mari kita berpesta demokrasi dengan hati bahagia dan damai. Indonesia negara hebat," ucapnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Pi19lN
April 17, 2019 at 07:55PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Pi19lN
via IFTTT

Pochettino: Tottenham Bisa Mengalahkan City di Etihad

Pelatih Tottenham menegaskan timnya tidak berada dibawah tekanan menghadapi City.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tottenham Hotspurs akan bertandang ke Stadion Etihad, melawan Manchester City untuk menjalani laga leg kedua babak perempat final Liga Champions, pada Kamis (18/4) dini hari. Pelatih Tottenham, Mauricio Pochettino menegaskan timnya tidak berada dibawah tekanan menghadapi City.

Pochettino mengatakan, timnya tidak memikirkan apapun selain mencoba memenangkan pertandingan melawan City. "Kita akan berada di lapangan dan mencoba memenangkan permainan, apa pun yang terjadi akan terjadi," ucapnya.

"Kami akan sangat bangga dengan perjalanan kami di Liga Champions, tiba di perempat final dan menantang tim seperti Manchester City, tetapi itu tidak berarti besok kami tidak akan bertarung. Kami akan bertarung dan percaya kami bisa mengalahkan mereka," ujarnya.

Tottenham saat ini unggul aggregat 1-0 atas City. Dalam pertandingan leg pertama di kandang, the Lily White berhasil menang. Namun, jelang pertandingan kedua, cedera pemain menerpa skuat Tottenham.

Setelah Harry Kane yang dipastikan absen, Tottenham kemungkinan juga tidak diperkuat oleh Dele Alli. Hal ini yang memicu spekulasi jika Tottenham akan mengalami kesulitan bermain di kandang Manchester City.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UDETsq
April 17, 2019 at 07:48PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UDETsq
via IFTTT

Blazers Lanjutkan Dominasi Atas Thunder di Play-Off NBA

Blazers menaklukkan Thunder 114-94 di Moda Center Portland, Rabu (17/4).

REPUBLIKA.CO.ID, PORTLAND -- Portland Trail Blazers melanjutkan dominasi atas Oklahoma City Thunder pada gim kedua play-off NBA. Blazers menaklukkan Thunder 114-94 di Moda Center Portland, Rabu (17/4), untuk memimpin 2-0 dalam format play-off the best of seven.

McCollum memimpin perolehan angka Blazers dengan 33 poin, sementara Lillard menyumbang 29 angka. Maurice Harkless menyumbang 14 poin dan sembilan rebound untuk Blazers yang sempat memimpin sampai 22 poin pada kuarter keempat.

Paul George mencetak 27 poin dan delapan rebound untuk Thunder. Russell Westbrook mengemas 14 poin, 11 assist dan sembilan blok untuk OKC.

"Ini pertandingan yang benar-benar menguras ketangguhan fisik pada babak pertama," kata Lillard kepada TNT setelah pertandingan. “Mereka memulai pertandingan dengan sangat baik, dan kami memperkirakan itu. Jadi kami harus menghadapi badai itu, tetap tenang dan pahami apa yang diperlukan untuk mengambil alih permainan.” 

Datang kembali ke Noda Center, Paul George dkk langsung menekan sejak awal pertandingan. Mereke memimpin 31-26 di kuarter pertama, Namun saat jeda istirahat Blazers mampu menyamakan kedudukan 54-54.

Kuarter tiga menjadi kebangkita tuan rumah, 37 angka berhasil mereka raih dan hanya kemasukan 21 angka. Sehingga akhir kuarter tiga Blazers memimpin 91-75, hingga akhirnya memenangkan laga 114-94.

Gim 3 akan dimainkan Sabtu (20/4) pagi WIB di Oklahoma City.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GqFtkw
April 17, 2019 at 07:44PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GqFtkw
via IFTTT

Kontraktor Kilang Bontang Mulai Lakukan Studi Pembangunan

Butuh dua tahun untuk menyelesaikan studi tersebut.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perusahaan Migas asal Oman, Overseas Oil and Gas LLC Oman (OOG) sebagai pemenang dari tender kontraktor Kilang Bontang mengatakan hingga saat ini perusahaan sedang melakukan persiapan pembangunan kilang. Direktur Utama OOG, Khalfan Al Riyami mengatakan perusahaan membutuhkan waktu paling tidak dua tahun untuk menyelesaikan hal tersebut.

Ia menjelaskan perlu banyak tahapan yang harus diselesaikan sebelum membangun kilang Bontang. Pertama, mencari partner pendaanaan, studi kelayakan dan juga studi teknikal engineering.
"Bank able feasibel study, and Front End Engineering Design (FEED) butuh hampir dua tahun, Bank able (6 bulan) FEED butuh banyak waktu. Bank able positif baru FEED," kata Khalfan di Jakarta, Senin (15/4).
Menurut dia untuk membangun Bontang strategi partnership memang harus dilakukan karena kebutuhan dana dan risiko juga besar. OOG kata Khalfan sedang mencari partner baik yang berasal dari luar negeri maupun dalam negeri. 
Perusahaan membutuhkan paling tidak sebesar 15 miliar dolar untuk bisa menyelesaikan pembangunan kilang ini hingga selesai dan beroperasi. Maka ia berharap proses pencarian partner dan pendanaan bisa berjalan mulus. 
Namun ia optimistis bahwa proyek yang ditargetkan akan selesai pada 2026 mendatang ini bisa selesai tepat waktu. Hanya saja, untuk saat ini kata Khalfan perlu ada studi dan kerjasama yang baik antara perusahaan dan Pertamina agar bisa mempercepat proses persiapan pembangunan.
Untuk bisa mendorong percepatan pembangunan kilang bontang, OOG menggaet dua perusahaan lokal Kalimantan untuk membuat fasilitas penunjang di sekitar Kilang Bontang.
Khalfan menjelaskan perusahaan menggaet PT. META EPSI, salah satu perusahaan procurement dan konstruksi dan PT. Sanurhasta Mitra yang bergerak di bidang pengembangan properti dan hotel. Kedua perusahaan tersebut bekerjasama dengan OOG untuk membangun fasilitas pembantu di kilang bontang.
"Kami menggaet dua perusahaan lokal untuk bisa membantu kami mengembangkan fasilitas penunjang di Kilang Bontang," ujar Khalfan.
Khlafan menjelaskan hal ini akan mendorong perusahaan lokal untuk melibatkan tenaga kerja lokal. Hal tersebut juga sebagai salah satu perusahaan untuk bisa memenuhi target TKDN sesuai kebijakan pemerintah.
Kilang minyak Bontang adalah proyek pembangunan kilang minyak baru (Grass Root Refinery) dengan kapasitas produksi 300.000 barel per hari (bph). Rencananya, kilang ini juga akan menggunakan konfigurasi yang menghasilkan produk petrokimia lainnya. 
Dalam proyek kilang baru tersebut, OOG berkomitmen menggelontorkan investasi sebesar 15 miliar dolar atau sekitar Rp 210 triliun sesuai dengan Framework Agreement dengan PT Pertamina (Persero) yang telah ditandatangani Desember 2018 lalu, tanpa menggunakan APBN. 
Kilang ini rencananya didirikan di atas lahan seluas 700-1.000 hektare (ha) yang terdiri dari kilang minyak dengan kapasitas 300.000 bph serta pabrik petrokimia dengan kapasitas 450.000 ton/tahun.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IE0Lg0
April 17, 2019 at 07:44PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IE0Lg0
via IFTTT

Ketika Perpustakaan Bukan Sekadar Bangunan Fisik

Perpustakaan bagi penguasa muslim tak hanya bangunan namun pusat sistem pendidikan

Dahulu penguasa Muslim sangat memberikan perhatian terhadap pendidikan dan ilmu pengetahuan. Bahkan pengusaha turun langsung untuk mengurusi literasi ditengah-tengah kaum muslimin. Inilah yang mendorong penguasa muslim atau seorang kholifah mendirikan perpustakaan. 

Perpustakaan ini tidak hanya masalah bangunan fisik dengan pelbagai literasi. Lebih dari itu, melainkan juga pusat dari sistem pendidikan yang diselenggarakan penguasa setempat di ibu kota atau warisan dari penguasa tertentu. Oleh karena itu, nama-nama perpustakaan pada zaman keemasan Islam kerap menyandang visi penguasa.

Kita ambil contoh Baytul Hikmah yang berdiri sejak abad kedelapan di Baghdad, misalnya, bermakna bahwa Sultan Harun ar-Rasyid selaku perintisnya hendak menjadikan perpustakaan itu tempat berhimpunnya hikmah dan pengetahuan yang berasal dari segala penjuru dunia. 

Mereka mengumpulkan begitu banyak naskah berbahasa Yunani, Cina, Sanskerta, Persia, dan lain- lain untuk kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Arab. Maka beliau menggaji para sarjana muslim untuk menterjemahkan pelbagai literasi dari berbagai bangsa. Bahkan beliau juga menempatkan orang-orang non muslim yang berkompeten dibidangnya, untuk menjadi translator beberapa bahasa. Banyak disiplin ilmu yang mereka terjemahkan. Mulai dari astronomi, kedokteran, matematika, dan lain-lain. 

Dengan kata lain ada antusiasme dan perhatian sang penguasa terhadap urgensitas adanya perpustakaan itu sendiri. Bahkan bisa dibilang inilah wujud kecintaan sang kholifah Harun Ar-Rasyid terhadap ilmu pengetahuan. Belia wujudkan dalam sebuah perpustakaan yang nantinya melahirkan begitu banyak disiplin ilmu, yang bisa diserap oleh seluruh kaum muslimin. Bahkan dunia akan bertumpu pada literasi islam. 

Sebab dari literasi islamlah, Eropa memasuki babak baru dalam peradabannya, yaitu masa Reinesan. Dimana banyak ilmu pengetahuan dari islam, yang sudah masuk ke benua biru ini. Pada akhirnya masyarakat Eropa mengikuti jejak kaum muslimin yang mulai mencintai ilmu. Sebab kalau itu Eropa masih berada dalam masa 'The Dark Age', dimana kalau itu masyarakat Eropa belum mengenal akan arab-araban dalam kehidupan sehari-hari. 

Alasannya khalifah pada saat itu mendorong masyarakat untuk mencintai ilmu, sebab ini adalah dorongan taqwa kepada Allah. Karena menuntut ilmu adalah suatu kewajiban, maka para khalifah pada saat itu, tidak tanggung-tanggung dalam mencurahkan perhatian untuk mencerdaskan umat.

Pengirim:  Yuni Lestari, Ibu rumah tangga, Kabupaten Tangerang

Disclaimer: Retizen bermakna Republika Netizen. Retizen adalah wadah bagi pembaca Republika.co.id untuk berkumpul dan berbagi informasi mengenai beragam hal. Republika melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda baik dalam dalam bentuk video, tulisan, maupun foto. Video, tulisan, dan foto yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim. Silakan kirimkan video, tulisan dan foto ke retizen@rol.republika.co.id.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2v89yPx
April 17, 2019 at 07:42PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2v89yPx
via IFTTT

In Picture: Begini Suasana Mencoblos di TPS yang Terendam Banjir

Sedikitnya terdapat 210 TPS yang berada di kawasan banjir yang melanda Dayeuhkolot.

REPUBLIKA.CO.ID,BANDUNG -- Warga memasukan surat suara kedalam kotak suara di TPS 16 yang terdampak banjir di Kampung Bojongasih, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Rabu (17/4).

Berdasarkan keterangan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat sedikitnya terdapat 210 TPS yang berada di kawasan banjir, yakni Baleendah, Dayeuhkolot,Bojongsoang, Banjaran, Ciparay dan Rancaekek.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IEcdsj
April 17, 2019 at 07:29PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IEcdsj
via IFTTT

Pemungutan Suara di 792 TPS Jayapura Ditunda

Pemungutan suara di 792 TPS Jayapura ditunda karena keterlambatan logistik pemilu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA -- KPU Kota Jayapura akan kembali melakukan pemungutan suara di 792 TPS yang tersebar di dua distrik yaitu Distrik Abepura dan Distrik Jayapura Selatan.

Ketua KPU Papua Theodorus Kossay mengatakan, pemungutan suara itu dilaksanakan setelah dilakukan rapat pleno di KPU Kota Jayapura yang memutuskan penundaan tersebut.

"Penundaan pemungutan suara disebabkan keterlambatan pendistribusian logistik dan itu terjadi hampir di semua TPS," kata Kossay. Hingga pukul 11.30 WIT logistik untuk kedua distrik belum bisa disalurkan.

"Sudah diputuskan 792 TPS yang tersebar di Distrik Abepura sebanyak 367 TPS di 10 kelurahan dan sisanya 335 TPS di Distrik Jayapura Selatan yang tersebar di lima kelurahan," kata Kossay.

Dia mengakui, keterlambatan pendistribusian logistik dari KPU Kota Jayapura menyebabkan pelaksanaan pemungutan suara di sejumlah TPS tidak bisa dilaksanakan sejak pukul 07.00 WIT karena logistik baru tiba sekitar pukul 07.00 WIT. Para pemilih menyatakan kekecewaannya terhadap kinerja KPU Kota Jayapura karena sudah menunggu hingga pukul 12.00 WIT ternyata pencoblosan ditunda.

"Untung saja rumah saya dekat dengan TPS sehingga bisa bolak-balik ke TPS," kata Sinta pemilih di salah satu TPS di kawasan Entrop. Ia mengaku baru pertama kali terjadi keterlambatan pendistribusian logistik hingga menyebabkan ditundanya pencoblosan. DPT kota Jayapura tercatat sebanyak 300.752 pemilih yang tersebar di lima distrik dengan jumlah TPS sebanyak 1.262 TPS.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GrIlxz
April 17, 2019 at 07:28PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GrIlxz
via IFTTT

Palestina Prediksi Rencana Perdamaian AS akan Ditolak

Rencana perdamaian AS tak membahas kemerdekaan Palestina.

REPUBLIKA.CO.ID, RAMALLAH – Perdana Menteri Palestina, Mohammad Shtayyeh, meyakini negara-negara Arab dan Eropa berpihak pada perjuangan kemerdekaan Palestina. 

Dia memperkirakan negara-negara tersebut akan menolak rencana perdamaian dengan Israel yang digagas Amerika Serikat (AS) jika tak menyertakan tuntutan negaranya. 

"Tidak ada mitra di Palestina untuk (Presiden AS Donald) Trump. Tidak ada mitra Arab untuk Trump dan tidak ada mitra Eropa untuk Trump," ujar Shtayyeh pada Selasa (16/4). 

Dia menegaskan Palestina tetap berkomitmen pada pembentukan negara Palestina yang merdeka sesuai dengan garis perbatasan 1967. Hal itu termasuk menetapkan Yerusalem Timur sebagai ibu kota Palestina. 

Shtayyeh mengatakan Palestina tidak tertarik pada rencana perdamaian ekonomi meskipun saat ini negaranya sedang dilanda krisis. Kesulitan ekonomi yang saat ini dihadapi Palestina tak bisa dilepaskan dari peranan AS dan Israel. 

Washington diketahui telah memangkas bantuan luar negerinya untuk Palestina senilai ratusan juta dolar AS. Selain itu, AS pun telah memutuskan menghentikan kontribusinya bagi Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA). 

Sementara Israel menahan dana transfer pajak senilai puluhan juta dolar AS. Uang itu dibekukan untuk menghukum Palestina karena warganya terlibat dalam sejumlah aksi penyerangan terhadap Israel. 

"Israel adalah bagian dari perang finansial yang telah diumumkan kepada kita oleh AS. Seluruh sistem adalah untuk mencoba mendorong kita menyerah dan menyetujui proposal perdamaian yang tidak dapat diterima. Ini pemerasan finansial yang kami tolak," kata Shtayyeh. 

Pada Ahad pekan lalu, Washington Post menerbitkan sebuah laporan yang menyebut bahwa rencana perdamaian AS untuk Timur Tengah, termasuk konflik Israel-Palestina, tidak akan menyertakan kemerdekaan Palestina. Laporan itu disusun dengan mengutip beberapa pejabat AS yang mengetahui tentang hal tersebut.

Karena tak menyertakan tentang kemerdekaan Palestina, sebagai gantinya AS akan melakukan investasi dan memberi sumbangan senilai puluhan miliar dolar AS untuk Tepi Barat serta Jalur Gaza. Mesir, Yordania, dan negara-negara Teluk yang kaya juga tak luput dari cipratan uang AS.

Kendati demikian, menurut pejabat yang dikutip Washington Post, Gedung Putih sangat menyadari bahwa ketika mereka hanya berfokus pada masalah ekonomi dan mengabaikan aspirasi politik, rencana perdamaian yang telah dirancang kemungkinan besar gagal. "Ini bukan perdamaian ekonomi. Kami menanggapi dengan sangat serius kedua aspek ini, politik, yang menangani semua masalah inti, dan ekonomi," kata pejabat tersebut.  

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IEcbkb
April 17, 2019 at 07:28PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IEcbkb
via IFTTT

Menkeu: Usai Pemilu, Keyakinan Pasar Kembali

Sesudah pemilu, orang akan fokus ke pemerintah terpilih.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 telah usai dilaksanakan secara serentak di Indonesia. Penyelesaian momen lima tahun sekali ini telah ditunggu oleh para pelaku investor, lantaran menimbulkan ketidakpastian di pasar keuangan Indonesia.

Para pelaku usaha hingga investor mengambil sikap wait and see saat pelaksanaan pemilu. Hal tersebut diungkapkan Menteri Keuangan Sri Mulyani usai pencoblosan di kawasan Bintaro, Rabu (17/4).

“Kita optimistis bisa mengembalikan keyakinan (confidence) bagi para investor, berharap sesudah pemilu orang akan fokus ke pemerintah yang terpilih dan menjalankan programnya,” ujarnya.

Menurutnya masyarakat akan melihat kebijakan yang akan dibuat pemerintah terutama masalah struktural seperti pendidikan, produktivitas hingga daya kompetisi Indonesia pada era industri 4.0. “Berharap (pemerintah terpilih) bisa meng-address isu-isu yang selama ini menjadi konsen masyarakat mengenai tata kelola, transparansi, korupsi. Semua penting karena masyarakat memerlukan confidence untuk tetap terjaga dan dijaga siapapun yang terpilih,” ucapnya.

Menurutnya hal penting bagi pemerintah terpilih untuk menjadi situasi tetap kondusif. Sebab bagi dunia usaha ada dua hal yang paling dibutuhkan yakni kebijakan yang responsif terhadap kondisi dalam negeri dan kebijakan yang antisipatif terhadap kondisi global.

“Ini selalu kombinasi keduanya. Dalam negeri seperti apa fundamental perlu diperbaiki apakah infrastruktur, SDM, tata kelola, birokrasi. Juga sisi masalah antisipasi global di mana sudah akan mulai mengalami pelemahan,” ungkapnya.

Di sisi lain, Sri Mulyani mengingatkan pada tahun ini memiliki tantangan berbeda. Dia pun memastikan perekonomian Indonesia masih dapat bermanuver di hadapan turbulensi ekonomi global.

"Kita juga harus menjaga agar space fiskal dan moneter kita memiliki ruang yang cukup untuk mengantisipasi apapun yang terjadi di dunia," ucapnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2v6XTjX
April 17, 2019 at 07:23PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2v6XTjX
via IFTTT

In Picture: Didampingi Istri, Ridwan Kamil Mencoblos di TPS 32 Cigadung

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Emil) bersama istrinya Atalia Praratya memperlihatkan tinta di jari kelingkingnya usai melakukan pencoblosan Pemilu 2019, di TPS 32, Cigadung, Kota Bandung, Rabu (17/4).

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UpfSwi
April 17, 2019 at 07:22PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UpfSwi
via IFTTT

Pemilih Lansia di Cianjur Kesulitan Saat akan Mencoblos

Pemilih lansia kesulitan karena huruf yang kecil di surat suara.

REPUBLIKA.CO.ID, CIANJUR -- Warga pemilih lanjut usia (Lansia) di Cianjur, Jawa Barat sebagian besar mengaku kesulitan saat hendak melakukan pencoblosan di bilik suara pada Pemilu 2019. Pada Pemilu 2019, warga pemilih diberikan lima jenis surat suara untuk presiden, DPD RI, DPRD RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/kota sehingga hal tersebut cukup menyulitkan mereka menentukan pilihan.

"Rata-rata lansia yang datang ke TPS minta didampingi ketika hendak memilih sehingga membutuhkan warga yang cukup lama untuk membimbing mereka saat mencoblos," kata Enung, petugas TPS di Desa Rancagoong pada wartawan Rabu.

Dia menjelaskan, kendala tersebut sebagian besar terjadi saat pemilih lansia membuka surat suara untuk calon DPR RI, DPRD Provinsi, dan Kabupaten. Sedangkan untuk calon presiden tidak terkendala.

"Mereka mengeluh tidak bisa membaca dengan jelas nama calon yang ada di dalam surat suara tersebut, sehingga meminta dibacakan. Untuk pilpres sebagian besar mudah karena ada foto," katanya.

Keluhan tersebut terlontar dari puluhan orang pemilih lansia di Kampung Babakan Caringin, Desa Cidadap, Kecamatan Campaka. "Awalnya seorang nenek umur 80 tahun, masuk ke bilik suara sendiri dan tidak lama dia memanggil petugas TPS, setelah didampingi nenek tersebut baru bisa menyalurkan hak pilihnya," kata Sri, petugas TPS di Kecamatan Campaka.

Sri mengungkapkan, rata-rata masyarakat yang berusia diatas 60 tahun pada saat akan mencoblos mengaku merasa kesulitan terutama untuk pemilihan calon anggota dewan. "Tidak hanya warga yang sudah lansia, kami sebagai petugas sempat kebingungan, terutama pada saat akan mencoblos untuk surat suara DPD RI, DPRD provinsi dan Kabupaten/Kota," katanya.

Suryani (67 tahun), warga Perumahan Pesona Cianjur Indah, membenarkan pemilih lansia seperti dirinya sangat kesulitan saat hendak memilih calon wakil rakyat untuk pusat hingga daerah. "Hurufnya kecil-kecil, sehingga menyulitkan kami untuk mencoblos meskipun sudah tahu caleg yang akan dipilih dari partai mana dan namanya siapa. Tapi butuh lama untuk mencari," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2ZdM8Gl
April 17, 2019 at 07:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2ZdM8Gl
via IFTTT

TPS Bertema Horor untuk Sambut Pesta Demokrasi

TPS 073 Gunung Balong yang bertema horor ini menarik perhatian warga dan wartawan

Hari yang dinantikan oleh seluruh rakyat Indonesia telah tiba. Ya, 17 April 2019 ini bakal jadi hari bersejarah bagi demokrasi Indonesia. Dimana pemilihan Presiden serta legislatif dilakukan secara serentak.

Sejak Rabu (17/4) pagi, masyarakat sudah antusias berbondong-bondong datang ke TPS tempat mereka terdaftar. Ada pemandangan yang berbeda di TPS 073 Gunung Balong, Jakarta Selatan.

Seram, TPS di sini semua petugasnya jadi hantu. Terlihat pocong, valak, zombie, hingga kuntilanak menjaga TPS. Serta Suasana mistik juga terasa di sini karena ada kuburan dan panitia menyetel latar belakang suara misteri. 

Panitia TPS 073 mengambil tema mistis karena ingin tampil unik dan berbeda dari biasanya. Juga untuk meminimalisir warganya yang golput. Dengan keunikan TPS ini diharapkan seluruh warganya datang dan mau menggunakan hak pilihnya.

Seorang warga mengatakan ia kaget dan sempat takut ketika melihat pocong di TPS 073. Namun, keunikan di TPS 073 ini malah menarik perhatian warga dan wartawan media massa untuk meliput TPS ini. Para panita 'hantu' juga dengan senang hati menerima ajakan foto bareng usai pencoblosan. 

Selain itu, terdapat juga photo booth di seberang area pencoblosan. Di sini, warga bisa berfoto dengan latar belakang tema hantu dengan membayar Rp 10.000. Panitia menuturkan kalau uang hasil dari photobooth itu akan disumbangkan ke Yayasan Yatim Piatu Al Hikmatunnisa. Jadi, konsepnya berfoto sambil beramal. 

Makin siang pengunjung semakin ramai berdatangan untuk menggunakan hak pilihnya. Tidak ada keributan antar warga meskipun berbeda pilihan. Semuanya larut dalam persaudaraan dalam rangka merayakan pesta demokrasi.

Disclaimer: Retizen bermakna Republika Netizen. Retizen adalah wadah bagi pembaca Republika.co.id untuk berkumpul dan berbagi informasi mengenai beragam hal. Republika melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda baik dalam dalam bentuk video, tulisan, maupun foto. Video, tulisan, dan foto yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim. Silakan kirimkan video, tulisan dan foto ke retizen@rol.republika.co.id.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2V6TagI
April 17, 2019 at 07:08PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2V6TagI
via IFTTT

Bernardeschi Senang Juventus tak Sampai Pecat Allegri

Sebelumnya berembus rumor Allegri akan didepak jika Juve gagal lagi di level Eropa.

REPUBLIKA.CO.ID, TURIN -- Gelandang serang Juventus, Federico Bernardeschi, tidak terlarut dalam kekecewaan berlebihan. Padahal, Juve gagal melangkah ke semifinal Liga Champions musim ini.

Pada fase delapan besar, Si Nyonya Tua kalah agregat 2-3 dari Ajax Amsterdam. Daripada mengutuk hasil negatif tersebut, Bernardeschi lebih tertarik membahas masa depan klubnya.

Secara khusus seputar situasi pelatih Massimiliano Allegri. Kendati belum berhasil meraih trofi Si Kuping Lebar, Allegri bakal dipertahankan manajemen Bianconeri.

"Saya senang Presiden (Andrea Agnelli) membenarkan Allegri akan bertahan musim depan," kata Bernardeschi dikutip dari laman resmi UEFA.

Sebelumnya berembus rumor Allegri bakal didepak jika Juve kembali gagal berjaya di Eropa. Namun isu demikian tak menjadi kenyataan.

Lebih dari itu, Bernardeschi melihat keseriusan Agnelli untuk fokus di Liga Champions. Pemain timnas Italia ini merasakan hasrat Sang Presiden memimpikan trofi kompetisi terelite Benua Biru.

"Sinyal penting karena presiden menginginkan Liga Champions. Tentunya kami akan membangun tim yang mampu memenangkannya. Saya yakin cepat atau lambat kami akan meraih trofi tersebut," ujar pesepak bola 25 tahun ini.

Juve menahan imbang Ajax 1-1 di Belanda pekan lalu. Namun saat bertanding di rumah sendiri, Allianz Stadium, Turin, Rabu (17/4) dini hari WIB, pasukan hitam putih kalah 1-2.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2PfDH8A
April 17, 2019 at 07:06PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2PfDH8A
via IFTTT

Pasar Obligasi Masih Menjadi Incaran Investor

Perbaikan defisit menjadi faktor yang kuat bagi pasar obligasi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bahana TCW Investment Management optimistis pasar obligasi Indonesia masih menjadi incaran para investor pada 2019. Hal ini disebabkan adanya dukungan dari kondisi ekonomi nasional yang membaik.

"Mata uang rupiah terjaga terhadap dolar AS, inflasi cukup terkendali serta sentimen hasil quick count pemilu yang sesuai ekspektasi membuat pasar obligasi kita masih dilirik investor," ujar Direktur Strategi Investasi dan Kepala Makroekonom Bahana TCW Investment Management Budi Hikmat, Rabu (17/4).

Budi menambahkan perhatian pemerintah untuk memperbaiki defisit neraca berjalan turut direspon positif pasar. "Perbaikan defisit menjadi faktor yang kuat bagi pasar SBN (surat berharga negara). Ditambah lagi dengan sikap The Fed yang dovish," katanya.

Ia menilai sikap The Fed yang cenderung dovish membuka peluang bagi Bank Indonesia untuk menurunkan suku bunga pada 2019. "Kalau suku bunga BI diturunkan, pasar obligasi kita akan semakin menarik bagi investor. Likuiditas makin bagus dan investor asing akan menambah porsi kepemilikannya," ujarnya.

Selain itu, minat investor terhadap kepemilikan obligasi juga tidak lepas dari predikat investasi Indonesia yang berada di level investment grade (layak investasi). Dampak positif obligasi akan diikuti pasar saham yang juga akan ikut naik.

Selanjutnya, Budi mengatakan sentimen yang akan menjadi perhatian investor yakni jajaran kabinet atau menteri yang akan mewakili pemerintahan selanjutnya. Untuk menjaga kepercayaan investor terhadap instrumen obligasi di dalam negeri, Budi Hikmat mengharapkan perbaikan terhadap transaksi berjalan dengan fokus mendorong industri manufaktur.

"Indonesia tidak bisa lagi bergantung pada komoditas, harus mendorong manufaktur. Negara tetangga seperti Malaysia, Thailand, dan Vietnam sudah berkembang manufakturnya," katanya.

Menurut dia, manufaktur menjadi salah satu kunci memperbaiki defisit transaksi berjalan. Manufaktur yang berkembang akan mendorong kinerja ekspor Indonesia lebih berkualitas.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2vbGC9s
April 17, 2019 at 07:06PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2vbGC9s
via IFTTT

Jelang Napoli Vs Arsenal, Ini Fakta Angkanya

Napoli harus membalikkan defisit dua gol atas Arsenal.

REPUBLIKA.CO.ID, NAPOLI -- Misi berat tengah dihadapi wakil asal Italia Napoli pada leg kedua babak perempat final Liga Europa 2018/2019. Pasalnya, I Partenopei harus membalikkan defisit dua gol atas Arsenal.

Meski demikian, peluang itu masih bisa terbuka andai armada Carlo Ancelotti tampil impresif di sepanjang laga yang berlangsung di Stadion San Paolo, Jumat (18/4) WIB.

Berikut lima fakta Napoli vs Arsenal dikutip dari fctables.

1   -- Napoli baru menelan satu kekalahan kandang di semua kompetisi musim ini.

2   -- Arsenal selalu kalah dalam dua laga tandang terakhirnya di Liga Europa.

3   -- Arsenal hanya menang tiga kali dalam 13 laga tandang terakhirnya di semua kompetisi.

5   -- Napoli tercatat mengemas lima kemenangan ketika bermain di kandang pada fase gugur Liga Europa.

5   -- Napoli tak terkalahkan dalam lima laga kandangnya di kompetisi Eropa musim 2018/2019.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GrFwMZ
April 17, 2019 at 07:02PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GrFwMZ
via IFTTT

Kisah Wawrinka Berjuang di Monte Carlo Usai Cedera

Dua operasi lutut kiri pada Agustus 2017 menjatuhkan Wawrinka ke peringkat 263 dunia.

REPUBLIKA.CO.ID, MONACO -- Stan Wawrinka telah mencapai beberapa gelar tertinggi dalam tenis, seperti naik ke peringkat ATP, memenangkan tiga gelar grand slam, hingga satu piala ATP Masters 1000 di Rolex Monte-Carlo Masters 2014.

Namun, dua operasi lutut kiri pada Agustus 2017 menjatuhkan bintang Swiss itu ke peringkat 263 di dunia tahun lalu. Kini ia berjuang untuk menemukan performa terbaiknya lagi.

"Ketika menjalani operasi, saya tidak tahu apakah saya akan bisa bermain lagi karena itu adalah operasi yang sulit. Tapi, saya bekerja sangat keras untuk kembali ke posisi sekarang," ujar Wawrinka melalui laporan atptour.com, Rabu (17/4).

Wawrinka mengaku sangat senang dan puas dengan permainan yang sudah diikuti sejak awal tahun ini termasuk di Monte Carlo Masters, yang merupakan arena tanah liat. Monte-Carlo telah lama menjadi istimewa bagi Wawrinka, bukan hanya karena ia bertempat tinggal di sana.

Lima tahun yang lalu, Wawrinka mengalahkan tiga lawan Top 10 di Monte-Carlo Country Club, termasuk menundukkan Roger Federer dengan 4-6, 7-6 (5), 6-2 di babak final. "Momen itu istimewa, satu-satunya (gelar) Master 1000 saya. Suasana yang luar biasa untuk bermain di sini dan itu adalah hari istimewa melawan Roger," pungkas Wawrinka.

Mungkin kenangan itu akan mempengaruhi Wawrinka untuk bermain dengan baik pekan ini. Petenis berusia 34 tahun ini terbilang sukses saat melakoni pertandingan di lapangan tanah liat dengan persentase kemenangan lebih dari 67 persen (176-86).

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2PipEiH
April 17, 2019 at 06:56PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2PipEiH
via IFTTT

In Picture: Keterangan Pers Prabowo Subianto

Prabowo berpesan kepada relawan dan pendukung agar tetap solid dan tidak terprovokasi

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Capres no urut 02 Prabowo Subianto memberikan keterangan terkait pemilu 2019 di Kartenegara, Jakarta, Rabu (17/4).

Dalam kesempatan tersebut Prabowo berpesan kepada para relawan dan pendukung untuk tetap solid dan tidak terprovokasi dengan hasil quick qount.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2v5GsQS
April 17, 2019 at 06:56PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2v5GsQS
via IFTTT