Pages

Showing posts with label 2019 at 06:56PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 06:56PM. Show all posts

Tuesday, April 30, 2019

Jejak Puasa Ramadhan Nabi Muhammad SAW (1)

Nabi SAW memiliki tradisi menggiatkan ibadah sosial dan personal setiap Ramadhan

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Hasanul Rizqa

Sepanjang hayatnya, Rasulullah Muhammad SAW berpuasa selama sembilan kali Ramadhan. Perinciannya, delapan kali puasa selama 29 hari dan satu kali berpuasa selama 30 hari. Dalam sistem kalender Qomariyah, penentuan jumlah hari dalam setiap bulannya dapat berkisar 29 atau genap 30 hari.

Mengapa kewajiban berpuasa dalam Islam hanya pada bulan Ramadhan? Mengapa bukan, misalnya, Syawal, Muharram, Rabiul Awal, dan lain sebagainya? Tidak ada penjelasan yang komprehensif untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan semisal itu.

Semua itu merupakan ketentuan dan rahasia Allah SWT. Sebagai umat Islam yang bertakwa, kita harus mematuhinya.

Akan tetapi, kata Sismono dalam bukunya, Puasa pada Umat-Umat Dulu dan Sekarang, penjelasan yang bersifat komplementer dapat dipaparkan. Sebab, bulan Ramadhan menjadi istimewa bukan hanya karena adanya kewajiban berpuasa. Dalam bulan ini, Alquran turun pertama kali ke bumi.

Wahyu pertama, yakni Surat al-'Alaq, disampaikan melalui Malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad SAW. Menurut pendapat yang umum dalam kalangan ulama, wahyu pertama tersebut turun pada malam 17 Ramadhan ketika Nabi Muhammad sedang bermunajat di Gua Hira. Sejak saat itu pula, Muhammad kukuh sebagai nabi dan rasul utusan Allah bagi seluruh umat manusia dan jin.

Malam turunnya Alquran begitu penting. Ketika itulah Allah menjanjikan pahala yang besar bagi siapa pun umat Islam yang beribadah dengan khusyuk. Dalam Alquran Surat al-Qadr, Allah menyebut malam turunnya Alquran sebagai malam yang kemuliaannya lebih baik daripada seribu bulan.

Selain Nuzulul Quran dan kewajiban berpuasa, Ramadhan juga menjadi istimewa karena ketika itulah selama satu bulan umat Islam semakin digiatkan dengan shalat malam (Tarawih). Apalagi ketika 10 hari terakhir bulan tersebut.

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Bukhari, Rasulullah SAW bersabda, Barangsiapa yang berdiri melaksanakan shalat malam di bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan keikhlasan (karena Allah), maka diampuni segala dosa-dosanya yang telah lalu.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VvyzmF
April 30, 2019 at 06:56PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VvyzmF
via IFTTT

Sunday, April 28, 2019

Taman Viaduct Klender tak Terawat

Taman Viaduct Klender tak terawat bahkan ditemukan alat kontrasepsi dan pakaian dalam

JAKARTA -- Disaat taman-taman kota di Ibukota Jakarta sudah semakin banyak yang dipercantik dan diperbaharui, ternyata masih ada taman kota yang kondisinya kurang baik. Taman tersebut adalah Viaduct Klender yang berlokasi di Duren Sawit,  Jakarta Timur. 

Kondisi taman ini kurang terawat karena banyaknya fasilitas yang rusak. Diantaranya adalah sejumlah bangku taman yang hancur dan tak bisa diduduki. Beberapa tempat sampah juga sudah mulai rusak dan dijadikan bahan vandalisme. 

Jalan setapak yang ada di taman ini pun sama mengenaskannya. Jalan yang terbuat dari coran semen inipun sudah mulai banyak yang retak bahkan ambles. Selain itu juga terdapat banyak kabel listrik menjuntai di taman ini. 

Taman yang dipisahkan oleh Flyover ini juga banyak ditemukan sampah disekitarnya. Bahkan lebih anehnya lagi, di tempat ini banyak ditemukan alat kontrasepsi dan juga pakaian dalam wanita. 

Entah kenapa semua hal ini bisa terjadi. Apakah memang taman ini tidak diperhatikan atau tak diurus? Tapi di taman tersebut sudah ada petugas kebersihan. 

Namun dari segi perawatan tanaman,  nampaknya taman ini masih cukup baik dan terawat. Bahkan di taman ini tercatat ada 19 jenis tanaman yang di tanam di taman tersebut.

Disclaimer: Retizen bermakna Republika Netizen. Retizen adalah wadah bagi pembaca Republika.co.id untuk berkumpul dan berbagi informasi mengenai beragam hal. Republika melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda baik dalam dalam bentuk video, tulisan, maupun foto. Video, tulisan, dan foto yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim. Silakan kirimkan video, tulisan dan foto ke retizen@rol.republika.co.id.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2ZF4ccx
April 28, 2019 at 06:56PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2ZF4ccx
via IFTTT

Hapus Tato sambut Ramadhan

IMS gelar program hapus tato di Jawa Tengah, Jawa Timur dan Jawa Barat. 

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menjelang memasuki bulan suci Ramadhan, banyak sahabat hijrah yang menghapus tato melalui layanan yang diberikan Islamic Medical Service (IMS). Kini, IMS sedang melakukan roadshow menyambut Ramadhan dalam rangka menghapus tato sahabat hijrah di Jawa Tengah, Jawa Timur dan Jawa Barat. 

Direktur IMS, Imron Faizin mengatakan, roadshow hapus tato kali ini dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan. Peserta hapus tato kali ini ada yang sudah pernah dihapus tatonya, tapi belum tuntas proses penghapusan tatonya karena sangat banyak bagian tubuh yang ditatonya.

"Menjelang Ramadhan ini tato pada tubuh mereka dibersihkan lagi supaya semua tato yang menempel di tubuhnya tuntas terhapus, tapi ada juga peserta hapus tato yang baru dihapus kali ini," kata Imron kepada Republika.co.id, Ahad (28/4). 

Ia mengatakan, IMS membantu mereka menghapus tato karena mereka benar-benar ingin bersih dari tato saat menyambut Ramadhan 1440 Hijriah. Sebab proses penghapusan tato tidak cukup dilakukan sekali sampai dua kali saja. Jika tatonya banyak, tato harus dihapus secara bertahap.

Menurutnya, niat dan tekad sahabat hijrah menyambut Ramadhan nampak sangat kuat. Jadi mereka benar-benar ingin menghapus tato sebagai bagian persiapan mereka menyambut bulan suci Ramadhan.

Ia menginformasikan, IMS melakukan hapus tato di beberapa kota dan kabupaten. Di antaranya di Semarang, Jawa Tengah pada 23- 24 April 2019. "Kemudian hapus tato dilanjutkan di Jawa Timur, tepatnya di Malang, Lamongan dan Surabaya pada 28 April sampai 1 Mei 2019," ujarnya. 

Selanjutnya pada 3 April sampai 5 April 2019 hapus tato dilaksanakan di Bandung, Jawa Barat. Sebelum memasuki Ramadhan, IMS menargetkan menghapus tato 200 sampai 300 orang.

Di Semarang sebanyak 20 orang sudah melakukan hapus tato. Di Malang, 30 orang terdaftar akan hapus tato.

"Di Lamongan informasinya banyak yang akan dihapus tato tapi belum terdata jumlahnya, mungkin sampai sekitar 50 orang," jelasnya.

Sementara, di Surabaya sudah ada sekitar 30 orang yang akan dihapus tatonya. Kalau di Bandung ada sekitar 80 orang yang akan dihapus tatonya. Tapi sepertinya bisa lebih dari 80 orang, kemungkinan sampai 100 orang akan dihapus tatonya di Bandung.  

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2ULUfGH
April 28, 2019 at 06:56PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2ULUfGH
via IFTTT

Tuesday, April 23, 2019

Papin: Mbappe Bintang Sesungguhnya PSG Bukan Neymar

Legenda Perancis menilai Mbappe adalah senjata utama PSG meraih kejayaan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Legenda sepak bola Perancis Jean-Pierre Papin mengatakan, Kylian Mbappe adalah bintang sesungguhnya di Paris Saint-Gernain. Meski kalah glamor dari Neymar, namun Mbappe adalah senjata utama PSG meraih kejayaan.

"Senjata asli PSG bukan Neymar, tapi Mbappe. Kita bisa meramalkan itu. Bahkan jika Neymar adalah galaksi, bintang sebenarnya dari PSG adalah Mbappe," ujarnya seperti dikutop dari Goal.com.

"Selama dua tahun, Neymar telah menunjukan kecepatan yang hebat, tapi Mbappe selalu ada disana. Mbappe telah sering bermain karena jarang mengalami cedera," katanya.

Papin juga memuji kemampuan Mbappe mencetak gol selama berseragam PSG. Hingga saat ini, pemain tersebut sudah mencetak 30 gol untuk PSG musimnya. "Tiga puluh gol sangat banyak terutama untuk pemain berusia 20 tahun. Dia mampu mencetak gol sepanjang waktu. Tidak ada yang bisa dikatakan tentang kualitas Kylian. Dia luar biasa," puji Papin.

Meski telah mencapai begitu banyak kesuksesan di PSG, namun Papin menilai masih banyak target yang harus dicapai Mbappe. Ditanya tentang apa yang bisa terjadi di masa depan, Papin menambahkan “Kylian adalah generasi emas. Dia tiba di saat yang tepat, dia adalah juara dunia dan bermain untuk PSG di puncak. Langkah selanjutnya adalah Liga Champions dan Ballon d'Or," ucapnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IR6E9V
April 23, 2019 at 06:56PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IR6E9V
via IFTTT

Monday, April 22, 2019

Mudik 2019, AP I Bebaskan Biaya Landing Pesawat

Pembebasan biaya landing berlaku sejak 29 Mei hingga 13 Juni 2019.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Angkasa Pura (AP) I (Persero) menyiapkan beberapa hal khusus untuk mengantisipasi mudik 2019. Manajer Humas AP I Awaluddin mengatakan akan ada perubahan mekanisme biaya pendaratan pesawat selama angkutan Lebaran Idul Fitri 2019.

"Kami akan melakukan pembebasan pengenaan tarif landing charge dan extended," kata Awaluddin, Senin (22/4).

Awaluddin mengatakan mengatakan pembebasan biaya landing pesawat akan diterapkan selama 29 Mei sampai 13 Juni 2019. Dia menegaskan pembebasan biaya landing pesawat tersebut hanya untuk maskapai yang melakukan penerbangan tambahan domestik dan internasional.

Selain hal tersebut, Awaluddin mengatakan AP I juga akan mempersiapkan bandara baru yang dioperasikan pada musim mudik tahun ini. "Tahun ini ada penambahan Bandara Internasional Yogyakarta," ujar Awaluddin.

Untuk memaksimalkan pergerakan pesawat selama musim mudik, Awaluddin mengatakan akan ada penerapan Airport Operation Control Centre (AOCC) di 11 bandara yang dikelola AP I. Selanjutnya juga penyesuaian jam operasi bandara selama pelaksanaan posko angkutan udara Lebaran 2019 mulai 29 Mei dampai 13 Juni 2019.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat terdapat 537 unit pesawat yang disediakan untuk Angkutan Lebaran 2019. Penumpang pesawat pada musim mudik tahun ini diprediksi mencapai 5,79 juta orang naik 3,17 persen dari tahun sebelumnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IyZyaL
April 22, 2019 at 06:56PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IyZyaL
via IFTTT

Saturday, April 20, 2019

Mahasiswa UMS Raih Best Speaker Debat Bahasa Arab

Mahasiswa UMS meraih Best Speaker dalam debat tingkat ASEAN yang digelar UII.

REPUBLIKA.CO.ID, SUKOHARJO -- Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih gelar Best Speaker pada kompetisi debat Bahasa Arab, UNISI Arabic Debating Championship (UADC) tingkat Asean. Kompetisi yang diselenggarakan oleh Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta dan Al-Markazi Yogyakarta tersebut digelar pada 13-15 April 2019.

Gelar Best Speaker diraih oleh mahasiswa Program Studi (Prodi) Ilmu Qur'an dan Tafsir Fakultas Agaman Islam UMS, Yahya Fathur Rozy. Yahya menjelaskan, gelar tersebut diraihnya dalam babak penyisihan, mulai dari babak pertama hingga babak kelima.

Dari kelima babak tersebut, dia berhasil memperoleh Best Speaker sebanyak empat kali dengan poin 451,83. Selain itu, perhitungan poin untuk Best Speaker hanya dihitung selama babak penyisihan.

"Untuk Best Speaker yang saya peroleh itu adalah perolehan nilai individu dari babak penyisihan pertama sampai kelima. Jadi setelah masuk quarter final, semi final, dan final itu sudah tidak di hitung lagi untuk penilaian Best Speaker," jelasnya seperti tertulis dalam siaran pers, Sabtu (20/4).

Dia menambahkan, dalam kompetisi tersebut panitia mengangkat isu terkait kasus-kasus internasional dengan total sembilan isu. Beberapa di antaranya seperti undang-undang tentang kekebalan diplomatik, isu tentang keberhasilan PBB, isu tentang pembelajaran dengan platform Youtube dinilai baik atau tidak, dan lain sebagainya. Keseluruhan tema yang diberdebatkan diberitahukan dua pekan sebelum kompetisi sehingga seluruh peserta dapat mempelajarinya terlebih dahulu.

Yahya juga menceritakan, kemampuannya dalam berbahasa asing ini tidak diperolehnya secara instan. Dia telah belajar bahasa asing seperti Bahasa Arab dan Bahasa Inggris sejak duduk di bangku SMP.

"Dulu saya lulusan pondok modern Ar-Risalah, Islamic International College Ponorogo. Saya mondok di sana 6 tahun dari SMP sampai SMA. Di situ saya belajar bahasa Arab dan bahasa Inggris. Jadi sistemnya setiap hari itu pakai bahasa Arab, kalau nggak bahasa Inggris," ungkapnya.

Selain menempa kemampuan berbahasa asingnya di bangku sekolah, Yahya juga sempat mengabdi sebagai guru dan pembina Bahasa Arab selama satu tahun. Setelah lulus SMA, dia menjadi guru bahasa Arab di MA Muhammadiyah 1 Pasiran Lamongan. Selain itu, menjadi Pembina di Pondok Muhammadiyah Karangasem, Pasiran, Lamongan.

Selanjutnya, pada 2016 Yahya berhasil mendapatkan beasiswa Shobron dalam program studi Ilmu Al-qur’an dan Tafsir UMS. Dia kembali menempa kemampuannya dengan masuk ke dalam UKM MEDS, Namlah, IMM, dan HMP. Di MEDS, dia mendapatkan ilmu debat dan ilmu critical thinking. Kemudian ilmu tersebut diaplikasikannya ke dalam bahasa Arab guna mempertajam kemampuan debatnya.

Selama berkuliah di UMS, Yahya telah meraih beberapa prestasi. Di antaranya juara III debat bahasa Arab Nasional di UNS, Best Speaker Bahasa Inggris sebanyak dua kali di tingkat kampus (NUDC), dikirim ke kopertis menjadi Adjudicator mewakili UMS, dan mendapatkan best speaker tingkat ASEAN dalam UADC.

Dalam kompetisi tersebut, UMS diwakili oleh satu tim yang beranggotakan empat orang, yakni Yahya Fathur Rozy dari Prodi Ilmu Qur'an dan Tafsir FAI UMS), Luth Hafizh Bahtiar dari Prodi Pendidikan Agama Islam Internasional FAI UMS, Muhammad Ikhsanudin Hidayat dari Prodi Ilmu Qur'an dan Tafsir FAI UMS, serta Rima Hanifah Azmi dari Prodi Pendidikan Agama Islam Internasional FAI UMS.

UADC di tingkat ASEAN ini rencana awalnya diikuti oleh tiga negara, yakni Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam. Namun, dalam perjalanannya, tim dari Brunei mengalami kendala sehingga hanya diikuti oleh perwakilan dua negara. Total dari keseluruhan tim yang mengikuti kompetisi ini mencapai 25 tim dari Indonesia dan tiga tim dari Malaysia.

Dalam kompetisi tersebut secara penilaian tim debat, UMS terhenti di ranking 14. Sehingga tidak dapat melanjutkan di babak quarter final. Meski begitu, secara individu UMS berhasil menyabet gelar Best Speaker di ajang tingkat ASEAN yang diikuti oleh 112 debatter dari 28 tim itu. Prestasi ini diraih oleh Yahya Fathur Rozy.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Ixjdb8
April 20, 2019 at 06:56PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Ixjdb8
via IFTTT

Thursday, April 18, 2019

Keberatan Hasil Pemilu, Selesaikan dengan Aturan Berlaku

Semua ruang keberatan sudah disediakan oleh UU Pemilu serta peraturan KPU.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman, mengimbau semua peserta Pemilu 2019 untuk mengajukan keberatan atas proses pemungutan, penghitungan dan rekapitulasi Pemilu 2019 sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Menurutnya, semua ruang keberatan sudah disediakan oleh UU Pemilu Nomor 7 Tahun 2017 serta peraturan KPU.

"Jadi kalau ada keberatan, ada catatan, ada masalah, ikuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ujar Arief ketika dikonfirmasi wartawan Kamis (18/4).

Arief melanjutkan, proses pemungutan suara dan penghitungan suara di TPS pada 17 April 2019 sudah dilakukan secara terbuka dan transparan. Semua pihak baik itu saksi peserta pemilu, pengawas TPS, pemantau pemilu dan masyarakat bisa mengikuti dan mengawasi proses pungut-hitung di TPS.

"Semua yang kita kerjakan dilakukan secara transparan dan terbuka, tidak ada yang ditutup-tutupi. Semua pihak bisa akses," tegasnya.

Arief kemudian mengimbau peserta pemilu agar terus mengikuti, memantau poses dan tahapan rekapitulasi hasil penghitungan suara di tingkat kecamatan, kabupaten/kota, provinsi sampai tingkat nasional. Menurut dia, pengawasan publik sangat penting untuk memastikan KPU bekerja secara profesional dan berintegritas.

"Saya mengimbau kepada peserta pemilu, masyarakat agar terus mengikuti proses dan tahapan pemilu yang transparan ini agar semua bisa memastikan bahwa KPU bisa bekerja dengan baik. Saya pikir ikuti ketentuannya, patuhi aturan-aturannya," ungkapnya.

Dalam UU Pemilu Nomor 7 Tahun 2017 telah diatur bahwa masyarakat dan peserta pemilu bisa mengajukan keberatan jik proses pungut-hitung tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Keberatan ini diajukan melalui saksi dan pengawas pemilu ke petugas KPU untuk dilakukan koreksi atau pembetulan.

Hal serupa juga bisa dilakukan dalam tahapan rekapitalasi secara berjenjang dari tingkat kecamatan sampai tingkat nasional. Pengawas pemilu dan saksi peserta pemilu wajib dan bisa menyampaikan laporan atas dugaan pelanggaran, penyimpangan atau kesalahan dalam proses rekapitulasi perolehan suara di setiap jenjang. Petugas KPU pun wajib menindaklanjuti laporan-laporan tersebut.

Menurut Arief, keberatan-keberatan tersebut bisa diselesaikan di setiap tahapan dan tingkatan rekapitulasi. Apalagi dalam proses-proses tersebut selalu ada pengawas dan saksi peserta pemilu.

"Jadi kalau ada keberatan, ikuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Jangan sampai melakukannya di luar ketentuan perundang-undangan yang berlaku," tambahnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IGx0v6
April 18, 2019 at 06:56PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IGx0v6
via IFTTT

Wednesday, April 17, 2019

Kisah Wawrinka Berjuang di Monte Carlo Usai Cedera

Dua operasi lutut kiri pada Agustus 2017 menjatuhkan Wawrinka ke peringkat 263 dunia.

REPUBLIKA.CO.ID, MONACO -- Stan Wawrinka telah mencapai beberapa gelar tertinggi dalam tenis, seperti naik ke peringkat ATP, memenangkan tiga gelar grand slam, hingga satu piala ATP Masters 1000 di Rolex Monte-Carlo Masters 2014.

Namun, dua operasi lutut kiri pada Agustus 2017 menjatuhkan bintang Swiss itu ke peringkat 263 di dunia tahun lalu. Kini ia berjuang untuk menemukan performa terbaiknya lagi.

"Ketika menjalani operasi, saya tidak tahu apakah saya akan bisa bermain lagi karena itu adalah operasi yang sulit. Tapi, saya bekerja sangat keras untuk kembali ke posisi sekarang," ujar Wawrinka melalui laporan atptour.com, Rabu (17/4).

Wawrinka mengaku sangat senang dan puas dengan permainan yang sudah diikuti sejak awal tahun ini termasuk di Monte Carlo Masters, yang merupakan arena tanah liat. Monte-Carlo telah lama menjadi istimewa bagi Wawrinka, bukan hanya karena ia bertempat tinggal di sana.

Lima tahun yang lalu, Wawrinka mengalahkan tiga lawan Top 10 di Monte-Carlo Country Club, termasuk menundukkan Roger Federer dengan 4-6, 7-6 (5), 6-2 di babak final. "Momen itu istimewa, satu-satunya (gelar) Master 1000 saya. Suasana yang luar biasa untuk bermain di sini dan itu adalah hari istimewa melawan Roger," pungkas Wawrinka.

Mungkin kenangan itu akan mempengaruhi Wawrinka untuk bermain dengan baik pekan ini. Petenis berusia 34 tahun ini terbilang sukses saat melakoni pertandingan di lapangan tanah liat dengan persentase kemenangan lebih dari 67 persen (176-86).

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2PipEiH
April 17, 2019 at 06:56PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2PipEiH
via IFTTT

In Picture: Keterangan Pers Prabowo Subianto

Prabowo berpesan kepada relawan dan pendukung agar tetap solid dan tidak terprovokasi

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Capres no urut 02 Prabowo Subianto memberikan keterangan terkait pemilu 2019 di Kartenegara, Jakarta, Rabu (17/4).

Dalam kesempatan tersebut Prabowo berpesan kepada para relawan dan pendukung untuk tetap solid dan tidak terprovokasi dengan hasil quick qount.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2v5GsQS
April 17, 2019 at 06:56PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2v5GsQS
via IFTTT

Friday, April 12, 2019

Persita akan Uji Coba Vs Persikabo PS Tira

Manajemen Persita telah menargetkan setiap pekan diadakan uji tanding.

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG --  Menjelang bergulirnya kompetisi Liga 2, Persita Tangerang menjadwalkan uji coba pertandingan dengan tim Persikabo PS Tira. Uji coba akan digelar di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (13/4).

"Tujuannya untuk mematangkan strategi dengan mengajak tim yang berlaga pada Liga 1," kata manajer Persita Nyoman Suryanthara, Jumat (12/4).

Nyoman mengatakan, upaya tersebut dilakukan agar pemain dapat menerapkan strategi setelah pelatih Persita Widodo Cahyono Putro mendapatkan ilmu kepelatihan di Spanyol. Menurut dia, lawan tanding tersebut karena Persikabo PS Tira dianggap memiliki jam terbang dan berbeda kasta.

Bahkan Persikabo yang dibesut Rahmad Darmawan itu diperkuat pemain kaya pengalaman sehingga ada perlawanan tangguh menjelang Liga 2 bergulir. Sebelumnya, tim berjuluk Pendekar Cisadane pernah melakukan latih tanding dengan tim lokal dan tim Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dan dianggap tidak sepadan.

Penentuan pilihan terhadap Persikabo tersebut dianggap tepat dan mendapatkan respon positif dari Rahmad Darmawan. Pihaknya belum dapat kepastian tentang lokasi latih tanding tersebut meski diharapkan di Stadion Pakansari karena memadai dan layak serta memiliki fasilitas memadai.

Meski begitu, Nyoman menawarkan kepada Persikabo, jika tidak digelar di Bogor, maka pihaknya bersedia menyediakan tempat pertandingan di Stadion Sport Center Kepala Dua, Kabupaten Tangerang.

Persita telah menargetkan setiap pekan diadakan uji tanding sehingga pemain terutama junior tidak demam panggung ketika berada di lapangan hijau. Manajemen Persita memastikan menggandeng sponsor lokal untuk membiayai klub selama berlaga di kompetisi Liga 2 yang rencananya pertengahan Mei 2019.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2v01U9R
April 12, 2019 at 06:56PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2v01U9R
via IFTTT

Thursday, April 11, 2019

Petani Keberatan Wajib Tanam Bawang Putih untuk Importir

Sejak 1998 impor bawang putih terus meningkat setiap tahunnya.

REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR – Ketua Serikat Petani Indonesia Henry Saragih meminta kepada pemerintah untuk mengontrol stok bawang putih milik importir. Menurutnya, kontrol tersebut diperlukan seiring dengan upaya pemerintah memperluas wilayah-wilayah penanaman baru komoditas bawang putih.

Di samping itu, pihaknya mengaku petani keberatan dengan berlakunya kewajiban tanam yang diberikan kepada importir. Berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 38 Tahun 2017 tentang rekomendasi impor produk hortikultura (RIPH) disebutkan, para importir diwajibkan ketentuan tanam sebesar lima persen dari kuota impor yang ditentukan pemerintah.

Aturan tersebut menurut Henry keliru dan terkesan menutup peluang bagi petani. “Harusnya yang nanam itu kita (petani),” kata Henry saat dihubungi Republika, Kamis (11/4).

Dia menjelaskan, jika kewenangan wajib tanam dihilangkan dari importir, maka Kementerian Pertanian (Kementan) perlu menggenjot pemberdayaan petani dari segala sektor agar mampu berdaya saing menghasilkan bawang putih. Menurutnya, Kementan perlu memberdayakan kemampuan koperasi serta kelompok tani untuk menanam bawang putih.

Dukungan yang diberikan, kata dia, dapat berupa pemberian bibit, perluasan lahan tanam yang memiliki potensi tanam, serta terobosan inovasi agar produksinya dapat meningkat. Menurutnya, berdasarkan kondisi riil di lapangan yang dialami petani, sejak 1998 impor bawang putih terus meningkat setiap tahunnya.

“Dulu kita bisa swasembada bawang putih. Pada 1998, impor kita hanya 10 persen saja dan semakin naik,” kata Henry.

Henry menilai, penumbuhan sentra bawang putih dapat saja dikembangkan pemerintah meski Indonesia bukan merupakan negara dengan iklim subtropis. Dia menyebutkan, baru-baru ini Kementan juga pernah menyebutkan ada potensi lahan tanam yang baik di wilayah Humbang Hasundutan, Sumatera Utara. Oleh karena itu dia optimistis, produksi bawang putih di tanah air dapat terlaksana dengan baik dengan catatan petani yang diberikan mandat sebagai penanam.

Sambil menunggu realisasi produksi berjalan, pihaknya juga meminta kepada Kementerian Perdagangan (Kemendag) untuk mengatur stok impor dan menyusun regulasi proteksi yang bersinggungan dengan petani. Misalnya, distribusi bawang putih impor diharapkan tidak memasuki wilayah sentra bawang putih lokal.

“Ya karena kalau masuk ke wilayah produsen bawang putih lokal, secara harga pasti bawang putih petani kalang saing dengan bawang putih impor asal Cina itu,” katanya.

Ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Nailul Huda mengatakan, kenaikan harga bawang putih hampir menembus 46 persen dibanding harga normal berkisar Rp 27 ribu per kilogram (kg). Menurutnya, pengunduran importasi berpotensi mengerek harga semakin tinggi dan menyebabkan inflasi.

Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS), pada Maret 2019 terjadi inflasi sebesar 0,11 persen. Adapun rincian sektor yang berkontribusi pada inflasi antara lain harga tiket pesawat sebesar 0,03 persen, bawang merah sebesar 0,06 persen, bawang putih sebesar 0,04 persen, dan cabai merah sebesar 0,01 persen.

“Dari akhir bulan lalu sudah terdengar ada rencana pengunduran impor (bawang putih) pun, harga sudah mulai semakin naik,” kata Nailul saat dihubungi Republika, Kamis (11/4).

Lebih dari dua pekan terakhir jika mengacu pada data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, harga bawang putih  berada pada rata-rata kisaran Rp 46.250-Rp 52.300 per kilogram (kg). Menurut Nailul, harga tersebut sudah masuk dalam kategori sangat tinggi sehingga pemerintah perlu melakukan antisipasi yang terukur.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VyOld4
April 11, 2019 at 06:56PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VyOld4
via IFTTT

Friday, April 5, 2019

Perlu Konsistensi Penegakan Hukum Praktik Politik Uang

Jumlah laporan politik uang selama masa kampanye mencapai 31 kasus.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI merasa kesulitan mengantisipasi praktik politik uang dalam kontestasi Pemilihan Umum (Pemilu). Staf Ahli Bawaslu Bachtiar Faisal, saat diskusi di SETARA Institute mengakui itu. Namun menurutnya perlu konsistensi regulasi dalam penegakan politik uang. Yaitu dengan menyamakan subjek hukum  dari praktik politik uang dalam setiap gelaran pesta demokrasi.

“Dalam (penegakan hukum) politik uang ada problem normatif yang menyulitkan,” kata Bachtiar di Jakarta, Jumat (5/4). Ia menerangkan, saat ini ada dua aturan yang berbeda terkait dengan politik uang.

Pertama dalam Undang-undang Pemilihan Kepala Daerah (UU Pilkada) 10/2016. Satu lagi pengaturan politik uang dalam UU Pemilihan Umum (Pemilu) 7/2017. Pada UU Pilkada, objek hukum dari politik uang adalah pemberi dan penerima. Dengan begitu, kata dia, praktik politik uang dapat dengan mudah dihindari lantaran pemberi dan penerima sama-sama dapat dihukum pidana.

Persoalannya, ada di UU Pemilu. Kata dia, dalam beleid tersebut, hanya pemberi yang terancam pidana. Kondisi tersebut, membuat penerima merasa tak bersalah menjadi bagian dari praktik politik uang. “Dalam rangka memperbaiki konstitusi, ini harus diubah.

Lebih bagus yang di UU Pilkada. Sementara kebutuhannya saat ini dalam Pemilu,” sambung dia. Pernyataan Bachtiar tersebut, sebetulnya menyoal tentang praktik politik uang yang menjadi sorotan menjelang Pilpres dan Pileg 2019. Baru-baru ini, Mabes Polri membeberkan catatan 31 kasus pidana politik uang selama kampanye terbuka.

Bachtiar mengatakan, menengok laporan Bawaslu sepanjang tahun Pemilu 2019, sebetulnya lebih dari empat ribu kasus terkait pelanggaran yang berpotensi pidana. Ribuan kasus tersebut lebih dari 31 kasus yang sebetulnya masuk dalam kategori politik uang. “Mengenai politik uang sebenarnya banyak sekali. Di setiap daerah pemilihan itu, ada,” ujar Bachtiar. Namun proses pemeriksaan di Sentra Penegakan Hukum (Gakkumdu) yang berisikan Bawaslu, Kepolisian, dan Kejaksaan kerap tak sanggup menemukan syarat formal pidananya.

Sebab yang menjadi acuan tentunya UU 7/2017. Pada UU Pemilu, pembatasan pelaku politik uang pun terjadi. Yaitu hanya dikategorikan pada pemberi uang yang berasal dari tim kampanye, dan pelaksana kampanye yang terdaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU). Kata Bachtiar, banyak laporan tentang politik uang yang sebetulnya dilakukan oleh mereka yang terdaftar di KPU, hanya praktiknya dilakukan oleh mereka yang tak tercatat di badan penyelenggara pemilu. Ia mencontohkan satu kasus di Tangerang Selatan (Tangsel) yang terang dilakukan politik uang, tetapi dilakukan oleh pihak lain agar masyarakat  memilih seseorang.

Pada diskusi yang sama, Kepala Biro Operasional Bareskrim Polri, Irjen Nico Afinta menyampaikan politik uang mendominasi dugaan pelanggaran pidana Pemilu 2019. Sepanjang tahapan kampanye terbuka, terjadi 132 kasus dugaan pidana pemilu dari sebanyak 554 laporan. Sebanyak 31 di antara kasus tersebut merupakan dugaan pidana politik uang. Selebihnya kasus pidana pemilu terkait pemalsuan, atau manipulasi syarat kepesertaan pesta demokrasi, dan pelanggaran pidana lain.

“Kasus politik uang yang ada saat ini, masih konvensional. Artinya, ada calon yang memberikan uang cash (tunai) kepada pemilih,” ujar dia menambahkan. Nico mengakui politik uang dalam pemilu tahun ini tampak masif.

Apalagi setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil menangkap pejawat calon legislatif dari Partai Golkar Bowo Sidik Pangarso beberapa waktu lalu. Penangkapan anggota Komisi VI DPR RI tersebut, disertai dengan penyitaan alat bukti berupa uang kontan senilai Rp 8 miliar yang dipisah dalam 400 ribu amplop. Setiap amplop, berisikan lembaran uang antara Rp 20 atau Rp 50 ribu. KPK menduga, uang tersebut akan digunakan untuk politik uang. Yaitu dengan menyuap masyarakat pemilih saat hari pencoblosan, Pemilu 2019 pada 17 April mendatang.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2YNQUu1
April 05, 2019 at 06:56PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2YNQUu1
via IFTTT

Wednesday, March 27, 2019

Kewenangan Pengelolaan Haji Furada Diserahkan ke Swasta

IHRAM.CO.ID, JAKARTA--Pemerintah dan DPR akan mengesahkan Undang-undang Penyelenggaraan Haji dan Umrah. Pengesahan UU tersebut akan dilakukan pada sidang paripurna pada Kamis (27/3). 

Baca Juga:

Ketua Umum Sarikat Penyelenggara Umrah Haji Indonesia Syam Resfiadi merespons positif revisi UU tersebut. Pasalnya klausul tentang haji furada (haji kuota Saudi di luar kuota pemerintah RI) diatur dan diperbolehkan melalui penyelenggara ibadah haji khusus (PIHK). 

"RUU haji umrah yang akan segera diundangkan ini poin pentingnya buat kita sebagai penyelenggara adalah pertama furada diatur dengan hanya melaporkan ke Kemenag dan tidak dijamin Kemenag (masalah fasilitas)," kata Syam kepada Republika.co.id, Rabu (27/3). 

Selain telah mengakomodasi haji furada, kata Syam, UU haji dan umrah terbaru juga menenentukan PIHK harus memiliki minimal jamaah haji khusus 45 jamaah. Ketentuan batas minimal itu tak diatur di undang-undang sebelumnya. 

"Jadi kalau ada PIHK punya jamaah di bawah 45 itu digabung dengan PIHK lainnya agar bisa berjalan bersama," katanya. 

Menurut Syam ketentuan furada yang diatur dalam revisi UU ini, baru ini bisa menjadi alternatif bagi jamaah yang membutuhkan lebih cepat tanpa antre di luar kuota pemerintah.

Hanya saja, kata Syam, haji furada tidak mendapat fasilitas pelayanan dari Kemenag seperti layanan kesehatan, handling, airport, dan maktab Arafah dan Mina.  

"Furada juga bisa menampung calon jamaah dari para pejabat dan pengusaha yang sangat ingin waktu cepat dan tanpa antre," katanya.

Sebagai pengusaha perjalanan wisata yang sudah memiliki izin Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU dan izin   PIHK), Syam mengaku senang dengan adanya ketentuan baru ini. 

“Karena kami pihak PIHK dibebaskan menerima jamaah haji khusus sebanyak-banyaknya sesuai kepercayaan masyarakat kepada PIHK,” tutur dia. 

Meski mengapresias revisi UU haji ini yang akan diundangkan, Syam juga mengkritisi kelemahanya. Kelemahannya di undang-undang haji dan umrah yang baru itu belum dijelaskan siapa saja yang boleh menyelenggarakan furada, sehingga rentan disalahgunakan oknum travel. 

Berita Terkait

"Artinya dibebaskan tidak hanya PIHK saja yang boleh memberangkatkan jamaah haji furada,"

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2uvmwGE
March 27, 2019 at 06:56PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2uvmwGE
via IFTTT

Saturday, March 23, 2019

Situs e-Commerce Jual Alat Seks!

Menjual alat bantu seks dan perangsang melanggar UU ITE dan UU Pornografi

Jual beli online di era digital ini menjadi semakin mudah. Penjual dan pembeli tidak perlu bertemu tatap muka. Barang yang dijualkan pun beragam, mulai dari kebutuhan pribadi hingga rumah tangga.

Hari Sabtu ini (23/3) saya terkejut melihat barang di home page aplikasi Lazada terpampang sebuah barang berwarna cokelat. Saya pikir itu cokelat batang, pas saya klik ternyata itu adalah alat bantu seks pria. Saya kaget dan malah jadi penasaran mengunjungi tokonya bernama Toko'Sengli. Parahnya lagi toko ini menjual khusus peralatan seks mulai dari obat-obatan seks hingga seks toy nya.

Yang menjadi pertanyaan saya adalah apakah penjualan barang berkebutuhan dewasa ini sudah boleh? Karena ketika saya menjadi admin sosial media, konten iklan yang berbau pornografi harus di delete dan penjualnya kena banned agar tidak menjual memunculkan dagangannya lagi.

Berdasarkan website KRLjogja.com, Pihak kepolisian melarang kegiatan jual beli alat bantu seks melalui aplikasi online. Kegiatan tersebut dinilai melanggar Undang-Undang ITE dan UU Pornografi.

Menurut Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Adi Deriyan, penjualan sextoys melalui aplikasi online dilarang karena melanggar Undang-Undang ITE dan UU Pornografi.  "Tidak boleh (menjual barang seperti itu), karena melanggar UU Pornografi," ujarnya.

Apakah UU ITE di 2019 ini sudah melegalkan jual beli online yang berbau pornografi secara terang terangan di situs e-commerce terbesar Lazada di Indonesia ini? Jika ya, bagaimana nasib remaja kita nanti yang bisa dengan mudah mendapatkan obat perangsang wanita dan alat seks lainnya di situs belanja online ini tanpa sepengetahuan orang tuanya di rumah?

Bagaimana jika praktek aborsi semakin meningkat? Dan bagaimana cara mewujudkan negara yang  bebas dari HIV jika jual beli pornografi malah semakin mudah dan rahasia. Tidak hanya di lazada saja yang menjual obat perangsang, Bukalapak pun meloloskan iklan untuk orang dewasa tersebut.

Berbeda halnya dengan Tokopedia, saya mencoba keyword yang sama yaitu perangsang wanita hasilnya nihil. Namun bisa diakali dengan mengetik penambah gairah bisa ditemukan di Tokopedia.

Semoga semua ecommerce, termasuk yang saya sebut pertama Lazada bisa mencabut iklan berbau pornografi di halaman depannya, karena iklan tersebut tidak pantas jika dilihat oleh anak di bawah umur dan malah akan memicu seks bebas.

Pengirim: Dian, Jakarta

Disclaimer: Retizen bermakna Republika Netizen. Retizen adalah wadah bagi pembaca Republika.co.id untuk berkumpul dan berbagi informasi mengenai beragam hal. Republika melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda baik dalam dalam bentuk video, tulisan, maupun foto. Video, tulisan, dan foto yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim. Silakan kirimkan video, tulisan dan foto ke retizen@rol.republika.co.id.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FpdJuX
March 23, 2019 at 06:56PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FpdJuX
via IFTTT

Thursday, March 21, 2019

Jalan Raya Bekasi-Pulogadung Kondisinya Rusak Berat

Banyak truk dan sedang ada pembangunan jalan tol di daerah tersebut

Jalan Raya Bekasi arah Pulogadung, Jakarta Timur kondisinya rusak berat. Setiap hari saya melewati jalan ini dan harus bergerak pelan melewatinya.

Apalagi banyak truk atau kendaraan dengan muatan berton-ton melewati jalan ini. Lagipula sedang ada pembangunan tol dalam kota di sekitar jalan itu.

Jalan yang sebelumnya luas saat ini hanya bisa dipakai satu jalur saja si kedua belah arah sehingga menyebabkan arus lalu lintas di jalan ini agak tersendat. Beberapa warga sekitarpun merasa resah dengan pembangunan dan juga kemacetan yang terjadi di jalan tersebut. Karena sangat mengganggu aktivitas mereka. 

Bagi pengendara khususnya pengendara motor yang melewati jalan tersebut diimbau untuk menggunakan masker. Karena jalan tersebut di penuhi oleh pasir dan debu-debu yang beterbangan. 

Semoga jalan ini bisa cepat diperbaiki dan mungkin pembangunan tol bisa segera rampung agar agar tak mengganggu arus lalu lintas di sekitarnya.

Pengirim: Tiar Bekasi

Disclaimer: Retizen bermakna Republika Netizen. Retizen adalah wadah bagi pembaca Republika.co.id untuk berkumpul dan berbagi informasi mengenai beragam hal. Republika melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda baik dalam dalam bentuk video, tulisan, maupun foto. Video, tulisan, dan foto yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim. Silakan kirimkan video, tulisan dan foto ke retizen@rol.republika.co.id.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Fp3978
March 21, 2019 at 06:56PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Fp3978
via IFTTT

Wednesday, March 20, 2019

Hadapi PS TIRA, Persebaya Tingkatkan Intensitas Latihan

Djanur ingin kembalikan gaya khas permainan skuat Bajul Ijo.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Persebaya Surabaya meningkatkan intensitas latihan di Lapangan Polda Jatim sebagai persiapan menjelang babak delapan besar Piala Presiden 2019 menghadapi PS Tira-Persikabo pada Jumat, 29 Maret 2019 mendatang. Latihan yang dilakukan oleh skuat berjuluk Bajul Ijo itu telah dimulai sejak Rabu (20/3) pagi, dilansir dari laman resmi klub.

Satu persatu kekurangan Persebaya dari tiga laga penyisihan grup pun dibenahi. Pelatih Persebaya Djadjang Nurdjaman memberikan sejumlah menu latihan yang tujuannya untuk mengembalikan permainan khas Misbakus Solikin dan kawan-kawan yang selalu ngeyel saat kehilangan bola.

"Saat kehilangan bola, harus segera melakukan tekanan. Sementara yang merebut bola harus mampu cepat membangun serangan," jelas Djanur sapaan akrab Djajang Nudjaman usai memimpin sesi latihan.

Djanur mengatakan, laga terakhir kontra PS Tira yang berakhir 0-0 menjadi bahan utama evaluasi timnya. Latihan pun diarahkan untuk menutupi kekurangan yang ada dalam laga tersebut. "Saat itu kami sering membuat pemain lawan leluasa, sehingga mereka (Tira-Persikabo) bisa memberikan ancaman ke gawang kami. Jadi itu memang kelemahan kami yang terjadi selama di Bandung," ujarnya.

Pelatih asal Majalengka itu memastikan akan menggelar satu laga uji coba sebelum bertanding untuk perempat final. Irfan Jaya dkk akan menjalani pertandingan uji coba melawan klub internal Persebaya, rencananya pada Jumat (22/3).

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2HIU9N9
March 20, 2019 at 06:56PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2HIU9N9
via IFTTT

Korsel: Sanksi terhadap Korut Harus Tetap Diberlakukan

Sanksi terhadap Korut akan dibahas jika ada langkah konkret denuklirisasi.

REPUBLIKA.CO.ID, SEOUL -- Menteri Luar Negeri Korea Selatan (Korsel) Kang Kyung-wha mengatakan sanksi terhadap Korea Utara (Korut) harus tetap diberlakukan, setidaknya sampai mereka mengambil langkah konkret menuju denuklirisasi.

Dilansir dari KBS Radio, Rabu (20/3), pernyataan tersebut Kang ungkapkan dalam rapat interpelasi di parlemen Korea Selatan. Dalam kesempatan tersebut Kang mengatakan selesainya program denuklirisasi Korut menjadi tujuan utama diplomatik Korsel dalam isu tersebut.

Kang mengatakan sanksi masyarakat internasional sebagai tanggapan provokasi Korut dengan program nuklir mereka hanya dapat dicabut berdasarkan konsensus internasional. Ia menambahkan pembahasan pencabutan sanksi Korut akan dilakukan setelah Korut mengambil langkah konkret dalam denuklirisasi.

Kepada parlemen Korsel, Kang juga melaporkan dalam pertemuan kedua antara Pemimpin Korut Kim Jong-un dengan Presiden AS Donald Trump di Vietnam beberapa waktu lalu keduanya sepakat untuk melanjutkan pembicaraan. Ia menegaskan pemerintah Korsel menganalisis dengan sesakma hasil pertemuan Hanoi.

Korsel, kata Kang, juga mengumpulkan berbagai sumber diplomatik untuk membantu AS dan Korut mencapai kesepakatan. Ia menjelaskan masih terlalu dini untuk menyimpulkan Korut tidak berniat melakukan denuklirisasi seperti yang mereka janjikan. Menurutnya, Korsel juga punya kewajiban membantu Korut memenuhi janji tersebut. 

Sementara itu, kantor berita Yonhap melaporkan kepala badan intelijen AS datang ke Seoul untuk berbagi informasi dan asesmen tentang Korut. Hal itu dilakukan setelah pertemuan kedua antara Kim Jong-un dan Trump tidak menghasilkan apa-apa.

Direktur Intelijen Nasional AS Dan Coast kabarnya tiba di Pangkalan Udara Militer AS, di Osan, sebelah selatan Seoul. Kabarnya ia akan berada di Korsel selama tiga hari. Yonhap melaporkan sumber pemerintah mengkonfirmasi tentang kedatangan Coast ini tapi tidak bersedia menjelaskannya lebih lanjut.

Belum diketahui jadwal Coast di Seoul tapi kabarnya ia akan menemui Direktur Badan Intelijen Nasional Korsel Suh Hoon dan pejabat tinggi lainnya. Kunjungan Coast ini dilakukan setelah Korut memperbaiki situs peluncuran rudal Dongchang-ri yang sempat dibongkar tahun lalu.

Langkah Korut memperbaiki situs peluncuran ini memicu kekhawitiran mereka akan kembali melakukan uji coba rudal berkekuatan nuklir. Pada pekan lalu, Wakil Menteri Luar Negeri Korut Choe Son-hui mengancam Pyongyang mungkin akan menghentikan pembicaraan denuklirisasi.

Ia juga mengancam negaranya akan kembali melakukan uji coba dan peluncuran rudal. Son-hui mengatakan pihaknya tidak akan menyerah pada tuntutan AS 'yang seperti preman'.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Foul7u
March 20, 2019 at 06:56PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Foul7u
via IFTTT

Friday, February 15, 2019

First Bahasa Indonesia class opened in Palestine

Palestinians are enthusiastic to learn Bahasa Indonesia, especially for tourist guide

REPUBLIKA.CO.ID, The Indonesian Embassy in Amman has opened the first Indonesian language class in Palestine. More than 100 practitioners and students participating in the class.

The class to be held in a building of the Hebron Chamber of Commerce and Industry in Palestine. It was initiated by the Indonesian Embassy in Amman in cooperation with the Hebron Mayor Office, the Association of Palestine-Indonesia Friendship (PIFA), and the Palestine Indonesia Business Council (PIBC).

"Language is a medium to know and unite each other. The opening of the Bahasa Indonesia class in Palestine is expected to deepen brotherhood between Palestinians and Indonesians," Indonesian Ambassador to Jordan and Palestine Andy Rachmianto noted in a statement here on Friday.

The class is expected to introduce Indonesian language and culture to Palestinians that can help them to improve the economy and education, Rachmianto remarked.

Sharing the same opinion, Hebron Mayor Tayseer Abu Sneineh believes the class will play an important role in enhancing bilateral relations. Indonesia has consistently supported the freedom of Palestine. On the other hand, Palestinians are enthusiastic to learn Bahasa Indonesia, especially for tourist guides.

Every year, some 90 thousand Indonesian tourists visit holy sites in Palestine, and the figure is expected to increase. In the education sector, the Bahasa Indonesia class will help students, who are seeking scholarships offered by universities in Indonesia.

Currently, 44 Palestinian students have studied for their bachelor's and post-graduate degree in Indonesia. In 2019, some universities in the country have offered 130 scholarships to Palestinian students.

The launch of the class has been part of the 30th commemoration of Palestine-Indonesia relations on Oct 19 conducted during the working visit of the Indonesian ambassador in Amman to Palestine on Feb 10-13.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2N9fjV6
February 15, 2019 at 06:56PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2N9fjV6
via IFTTT

Tuesday, February 12, 2019

Tingkat Keamanan Pangan di Purbalingga Capai 85 Persen

Sedang disusun perda mengenai pengawasan penggunaan bahan tambahan pangan berbahaya.

REPUBLIKA.CO.ID, PURBALINGGA -- Tingkat keamanan pangan di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, secara bertahap mengalami kenaikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Kepala Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Purbalingga, Cipto Utomo, menyebutkan tingkat keamanan pangan di Purbalingga di 2018 sudah mencapai 85 persen.

''Dulu mungkin baru sekitar 75 persen, sehingga 25 persen makanan itu belum aman. Namun pada 2018, sudah naik menjadi 85 persen,'' jelasnya, di sela rapat koordinasi (Rakor) Jejaring Keamanan Pangan Terpadu (JKPT), di Purbalingga.

Cipto menargetkan, tingkat keamanan pangan di Purbalingga bisa ditingkatkan lagi. Paling tidak pada 2019, tingkat keamanan pangan sudah bisa mencapai 90 persen.

Untuk itu, dia menyatakan pihaknya akan terus melakukan kegiatan penyuluhan dan operasi makanan yang dijual kalangan pedagang di Purbalingga. Penyuluhan dilakukan untuk mengedukasi penjual makanan untuk tidak menggunakan bahan-bahan berbahaya, seperti bahan pewarna maupun pengawet yang bisa berdampak negatif pada masalah kesehatan.

Menurutnya, Pemkab Purbalingga saat ini juga sedang menyusun perda mengenai pengawasan penggunaan bahan tambahan pangan berbahaya. Bila perda tersebut telah disahkan, bisa menjadi payung hukum bagi DKPP Purbalingga dan instansi terkait keamanan pangan.

''Dengan adanya perda, maka tindakan dilakukan DKPP dan instansi terkait lainnya bisa lebih nyata,'' jelasnya.

Menyinggung kegiatan rakor yang dilaksanakan, Cipto menyebutkan, rakor diselenggarakan mengingat masalah keamanan pangan  tidak hanya menjadi tanggung jawab satu instansi, seperti  DKPP.

Tapi juga melibatkan instansi terkait lain seperti Dinas Kesehatan yang bertugas melakukan pengawasan terhadap pangan olahan, Dinas Pertanian yang melakukan pengawasan pada produk pertanian dan peternakan, dan Kemenag yang bertugas mengecek kehalalan pangan.

Ia menyatakan, JKPT ini diharapkan bisa menjadi forum komunikasi antar instansi terkait dengan keamanan pangan. Dengan jejaring ini, kegiatan monotoring kegiatan pengamanan pangan akan menjadi lebih mudah dan cepat tertangani.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2RXGYJJ
February 12, 2019 at 06:56PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2RXGYJJ
via IFTTT

Monday, February 11, 2019

Proyek Jalan di Sleman Berdampak Kemacetan Lalu Lintas

Kemacetan terjadi di beberapa titik, utamanya pada jam-jam sibuk.

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Kemacetan semakin menjadi-jadi di Kabupaten Sleman, DIY. Selain volume kendaraan yang memang terus bertambah, kepadatan kendaraan merupakan dampak dari sejumlah proyek pembangunan jalan yang tengah berlangsung.

Beberapa proyek memang tengah berlangsung di Sleman. Akibatnya, kemacetan terjadi di beberapa titik, utamanya pada jam-jam sibuk yang membuat kepadatan kendaraan banyak terlihat.

Pembangunan Underpass Kentungan misalnya. Dua jalur Ring Road yang menuju Monjali maupun Gejayan praktis tersisa masing-masing satu lajur, dari tiga lajur yang biasanya ada.

Hal itu tentu saja membuat penumpukan kendaraan hampir dari semua arah yang menuju ke lampu merah Kentungan. Pasalnya, volume kendaraan yang bisa melintas mengalami pengurangan secara drastis dari hari-hari biasa.

Di sisi lain, pengurangan waktu lampu hijau akibat pengaturan lampu apill pada dua arah lainnya, membuat kemacetan di Jalan Kaliurang. Itu terjadi baik di jalan-jalan yang dari dan menuju Jalan Kaliurang.

Selain Underpass Kentungan, pengendara yang mencoba mencari jalan lain seperti melewati Jalan Teknika Utara harus menemui proyek jalan lain. Pengerjaannya yang dekat lampu apill mengakibatkan kepadatan kendaraan.

Utamanya, dimulai dari depan Pascasarjana UGM sampai ke MM UGM. Padahal, cukup banyak pengendara yang melewati jalan itu untuk menghindar dan tidak harus melintasi simpang Kentungan.

Kepadatan hampir serupa dapat pula dilihat di jalan simpang Lapangan Denggung. Kemacetan terjadi akibat penutupan Jalan Gito-Gati, akibat telah dimulainya pembangunan empat jembatan.

Pembangunan jembatan itu dilakukan di sepanjang Jalan Gito-Gati yaitu di Gondanglegi, Tambakrejo, Tlacap, dan Denggung. Penutupan telah dilaksanakan sejak Rabu (6/2) pekan lalu.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral DIY, Bambang Sugaib mengatakan, pembangunan Jembatan Gondanglegi dan Tambakrejo ditargetkan selesai akhir Mei 2019.

Sedangkan dua jembatan lain, Tlacap dan Denggung, ditargetkan selesai hingga akhir Juli 2019. Ia menilai, dua jembatan yang sudah dibangun sejak 1984 itu kondisinya sudah cukup membahayakan dan perlu diperbaiki.

"Berdasarkan hasil inventarisasi dan survei yang kami lakukan, kondisi konstruksi bagian bawah jembatan itu sudah cukup membahayakan karena mulai mengalami kerusakan dan berpotensi mengalami longsor," kata Bambang.

Ia menegaskan, jalur itu ditutup untuk umum. Namun, saat ini, pihaknya sedang membangun jembatan darurat untuk roda dua. Jembatan Denggung dan Tlacap, kondisi medan sisi kanan dan kiri disebut curam dan sempit.

Maka itu, pihaknya hanya bisa membangun jembatan roda dua yang bisa diakses sepeda motor. Dengan jembatan darurat ini, paling tidak interaksi masyarakat di dua wilayah bisa tetap berlangsung.

Kasi Manajemen Lalu Lintas Dinas Perhubungan DIY, Bagas Senoadji menuturkan, pengaturan siklus simpang Denggung, Beran, dan Kamdanen sudah diubah fasenya. Untuk Denggung dan Kamdanen yang semula empat fase, diubah menjadi tiga fase.

"Untuk Simpang Beran, fase tidak dilakukan perubahan, namun penambahan siklus waktu hijaunya, di mana waktu hijau awalnya 10 detik kita tambah jadi 25 detik dengan tujuan arus lalu lintas dari timur bisa habis ke barat," ujar Bagas.

Ia menambahkan, dalam pengalihan jalur ini memang akan ada penambahan rambu-rambu yang dievaluasi secara berkala. Hal ini dilakukan agar masyarakat semakin mudah memperoleh informasi lewat rambu-rambu yang dipasang.

Bagas memaklumi, awal-awal penutupan jalan tentu masyarakat belum bisa terbiasa apalagi merubah pola pikirnya. Terlebih, dalam beberapa pekan setelah penutupan biasanya terjadi kemacetan.

"Namun, setelah itu akan berjalan karena masyarakat sudah terinfokan dan akan menyesuaikan pola perjalanannya," katanya.

Rencananya, memang akan ada empat alternatif sebagai antisipasi pengalihan Jalan Yogyakarta-Magelang. Dari utara melewati Jalan Turi, Jalan Pendowo-Jalan Kepitu, Jalan Notosukarjo-Jalan Palagan.

Kedua, Jalan Pandowoharjo, Jalan Notosukarjo ke Jalan Palagan. Ketiga, Jalan Mulungan Baru, Jalan Griya Taman Asri, Jalan Notosukarjo ke Jalan Palagan, dan terakhir Jalan Mulungan Baru, Jalan Prawiro, Jalan Jatirejo, dan Jalan Palagan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2I3ponT
February 11, 2019 at 06:56PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2I3ponT
via IFTTT