Pages

Showing posts with label April 16. Show all posts
Showing posts with label April 16. Show all posts

Tuesday, April 16, 2019

Impor Bahan Baku Naik pada Maret

Serealia masuk dalam lima besar peningkatan impor terbesar.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pada Maret atau dua bulan menjelang Ramadhan, impor sejumlah bahan baku makanan mengalami kenaikan. Di antaranya adalah susu, mentega, tepung terigu dan gula yang masing-masing memiliki tingkat kenaikan berbeda.

Menurut laporan perkembangan ekspor dan impor Indonesia Maret 2019 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) pada Senin (15/4), salah satu komoditas dengan kenaikan tertinggi adalah gula. Pada Maret 2019, jumlah impor gula sebesar 541,65 juta kilogram dengan nilai 191,46 juta dolar AS. Secara nilai, kenaikannya mencapai 14,8 persen dibandingkan Februari 2019 yang mencapai 128,8 juta dolar AS untuk 348,3 juta kilogram gula.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, secara bulanan, impor barang konsumsi pada Maret 2019 memang mengalami kenaikan hingga 136,4 juta dolar AS atau 13,49 persen. "Dari 1,01 miliar dolar AS jadi 1,14 miliar dolar AS," ujarnya saat konferensi pers di Jakarta, Senin (15/4).

Selain itu, kenaikan impor juga terjadi pada mentega. Tercatat, pada Maret, jumlah impor mentega adalah 2,2 juta kilogram dengan nilai 13,16 juta dolar AS. Total tersebut naik dibanding dengan impor pada Februari yakni 1,19 juta kilogram atau sebesar 7,18 juta dolar AS.

Impor susu juga mengalami kenaikan. Pada Maret, total impor susu sebesar 23,2 juta kilogram senilai 52,62 juta dolar AS. Angka tersebut naik dibanding dengan impor susu pada Februari 2019 yang tercatat 17,84 juta kilogram dengan nilai 41,55 juta dolar AS.

Impor mentega pada Maret 2019 tercatat sebesar 2,2 juta kilogram dengan nilai 13,16 juta dolar AS. Kenaikan terbilang rendah dibanding dengan impor Februari yang tercatat 1,19 juta kilogram mentega dengan nilai 7,18 juta dolar AS.

Impor tepung terigu juga naik. Pada Februari 2019, impornya tercatat mencapai 4,32 juta kilogram dengan nilai 1,44 juta dolar AS. Kemudian, pada Maret 2019, totalnya naik hingga 5,85 juta kilogram dengan nilai 2,01 juta dolar AS.

Dilihat dari golongan barang (HS 2 digit), serealia masuk dalam lima besar peningkatan impor terbesar. BPS mencatat, peningkatan secara month-to-month (mtm) adalah 40,19 persen atau mencapai 112,5 juta dolar AS. Pada Februari, impornya mencapai 279,9 juta dolar AS kemudian naik menjadi 392,4 juta dolar AS pada Maret.

Kenaikan secara mtm tidak hanya terjadi pada impor barang konsumsi. Impor bahan baku/ penolong mengalami kenaikan 12,34 persen atau 1,1 miliar dolar AS. "Dari 9 miliar dolar AS pada Februari jadi 10 dolar AS pada Maret," ujar Suhariyanto.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2PfR7BF
April 16, 2019 at 08:06PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2PfR7BF
via IFTTT

In Picture: 2084 Lembar Surat Suara Rusak Dimusnahkan di Blitar

Pemusnahan surat suara rusak untuk menghindari penyalahgunaan.

REPUBLIKA.CO.ID, BLITAR --  KPU Kota Blitar memusnahkan surat suara yang rusak di Kantor KPU Kota Blitar, Jawa Timur, Selasa (16/4/2019).

Pemusnahan 2.084 lembar surat suara yang rusak dan tidak layak digunakan tersebut untuk menghindari penyalahgunaan serta potensi kecurangan dalam Pemilu 2019.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2V7Yf8q
April 16, 2019 at 08:03PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2V7Yf8q
via IFTTT

Pasien Rawat Inap Bisa Nyoblos di RS

Ini untuk menjamin terpenuhinya hak suara pemilih yang sedang dirawat di Fasyankes.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menetapkan kebijakan pasien yang tengah menjalani rawat inap di fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) bisa memberikan suaranya saat pemilihan umum (pemilu) besok Rabu (17/4). Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kemenkes Widyawati mengatakan, pihaknya telah menginstruksikan kepada direktur rumah sakit seluruh Indonesia untuk berkoordinasi dengan pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) di wilayah masing-masing, guna menjamin terpenuhinya hak suara pemilih yang sedang dirawat di Fasyankes.

“Kami telah mengirimkan surat instruksi kepada setiap direktur RS seluruh Indonesia agar berkoordinasi dengan KPU untuk menyediakan bilik suara bagi pasien, keluarga pasien dan petugas kesehatan di seluruh Fasyankes di wilayahnya,” katanya seperti dalam keterangan tertulis yang diterima Republika.co.id, Selasa (16/4).

Ia menambahkan, instruksi itu disebarkan pada Januari 2019 lalu. Ia menambahkan, Kemenkes ingin memberikan kemudahan kepada pasien dan keluarga pasien untuk memberikan hak suaranya pada Pemilu 2019. Lebih lanjut ia mengatakan, kemudahan proses pemungutan suara akan didukung oleh KPU yang akan menyiapkan petugas pemungutan suara keliling yang bertugas di Fasyankes.

"Petugas di Fasyankes melakukan pendataan petugas, pasien, dan keluarga pasien yang akan melaksanakan pemungutan suara di Fasyankes sesuai ketentuan yang berlaku," ujarnya.

Adapun syarat dan ketentuan secara teknis akan diatur oleh pihak KPU. Karena itu ia meminta pihak KPU dan pihak Fasyankes harus menjaga kelancaran dan kerahasiaan pemilih pada saat pemungutan suara berlangsung. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2v5B6Vx
April 16, 2019 at 07:51PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2v5B6Vx
via IFTTT

Intrik Membuat Lembaga Wakaf Rintisan Syaghab Disita

Kudeta terhadap al-Muqtadir melemahkan upaya Syaghab pertahankan lembaga wakaf.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kritikan demi kritikan, hujatan atau kecaman datang silih berganti ditujukan ke pemerintahan Sayyidah Syaghab. Sejarawan Ibnu Thabathaba (709 H/932 M) menyebutkan dua faktor utama penyebab rapuhnya kekuasaan Syaghab.

Pertama, usia al-Muqtadir yang masih sangat belia saat berkuasa, yaitu 13 tahun. Kedua, hegemoni perempuan yang berlebihan di lingkaran istana. Bahkan, al-Muqtadir memberhentikan sepihak beberapa menteri dan menggantinya dengan menteri perempuan.

Kondisi ini memantik intrik politik di internal keluarga kerajaan. Riak-riak kecil konflik membesar dan berakhir pada upaya kudeta yang melibatkan petinggi militer. Setelah gagal pada percobaan kudeta perdana, akhirnya al-Muqtadir tewas terbunuh dalam kudeta kedua pada 320 H. Kematian sang anak itu, membuat “taring” Syaghab kian melemah.  Sebagian besar harta kekayaan Syaghab yang menjadi incaran utama pengudeta, disita.

Bahkan, atas nama ketamakan dan kerakusan dunia, al-Qahir, salah satu pemimpin kudeta, memaksa Syaghab untuk menjual atau melepaskan lembaga wakaf. Ini dengan maksud inventaris harta lembaga-lembaganya itu bisa diambil alih secara paksa.

Namun, permintaan tersebut ditolak Syaghab. Menurutnya, wakaf adalah bentuk amal yang konstan dan tidak boleh dialihnamakan. Ia mengutip surah al-Baqarah ayat 181. “Saya membangun wakat ini atas nama filantropi dan kedekatan antara Makkah dan Madinah, untuk para dhuafa, dan aku tak akan pernah menjualnya,” katanya kepada al-Qahir dengan tegas.

Tetapi, apa daya dahaga duniawi telah membutakan mata hati al-Qahir. Lembaga berikut asetnya itu pun disita lalu dikeruk untuk kepentingan pribadi al-Qahir. Di mata manusia, aset tersebut boleh punah, tetapi di mata Allah SWT segala jerih payahmu akan abadi. Sekekal namamu sebagai perempuan perintis lembaga wakaf, wahai Syaghab.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Gm3t75
April 16, 2019 at 07:49PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Gm3t75
via IFTTT

Anies: Ini Hak Kita, Kesempatan untuk Menentukan Arah

Anies mengimbau warga untuk menggunakan hak suaranya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengimbau kepada masyarakat untuk menunaikan hak suaranya dalam pencoblosan pemilihan umum (pemilu) pada Rabu (17/4). Menurut dia, baik pilpres maupun pileg adalah kesempatan warga untuk menentukan arah.

"Datang ke TPS, kemudian tunaikan hak suaranya, sampai situ pulang," ujar Anies usai kunjungannya di Pulau Sebira, Kepulauan Seribu, Selasa (16/4).

Hal itu yang disampaikan Anies untuk menjawab rencana beberapa warga yang ingin golput. Ia meminta, warga jangan membiarkan hak suara terbuang begitu saja.

"Ini adalah hak kita, ini adalah kesempatan bernegara. Kesempatan untuk menentukan arah. Karena itu, jangan biarkan kesempatan menentukan itu terbuang percuma. Karena kita punya hak untuk menentukan," jelas Anies.

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI tak terlibat dalam menyelenggarakan pesta demokrasi ini. Akan tetapi, kata Anies, pihaknya mendukung penyelenggaraan dengan membatu menyiapkan kebutuhan KPU.

"Karena pengamanan itu bukan tugas Satpol juga, (pengamanan pemilu) tugas kepolisian dengan TNI. Apapun yang dibutuhkan, misalnya butuh transportasi kita siap, membutuhkan tempat kita siap. tapi kita sifatnya supportif," kata Anies.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UEKK0x
April 16, 2019 at 07:47PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UEKK0x
via IFTTT

In Picture: Jalan Rusak di Kemiri Muka Depok Kondisinya Berlumpur

Kondisi jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki itu mengganggu aktivitas warga.

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Kendaraan menghindari kubangan pada jalan yang rusak di Jalan Pertamina, Kemiri Muka, Depok, Jawa Barat, Selasa (16/4).

Kondisi jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki itu mengganggu aktivitas warga serta pengguna jalan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2ZbxhfD
April 16, 2019 at 07:38PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2ZbxhfD
via IFTTT

Juve vs Ajax, Duel Menuju Empat Besar

Laga 8 besar Liga Champions, Juventus vs Ajax Amsterdam.

Foto: republika

REPUBLIKA.CO.ID,

Juventus Vs Ajax Amsterdam
Leg Kedua Perempat Final Liga Champions
Rabu (17/4) Pukul 02.00 WIb
Stadion Juventus, Turin

Juventus

- Cristiano Ronaldo mencetak 8 gol dalam 6 laga vs Ajax, termasuk 1 gol di leg pertama pekan lalu saat Juve ditahan Ajax 1-1.
- Selalu menang dalam 5 laga kandang terakhir di semua kompetisi (3-0 vs Frosinone, 4-1 vs Udinese, 3-0 vs Atletico Madrid, 1-0 vs Empoli, 2-1 vs AC Milan)
- Tak terkalahkan dalam 13 laga kandang terakhirnya di semua kompetisi (M 12, S 1, K 0)
- Tak terkalahkan dalam 7 laga terakhir melawan klub-klub Belanda (M 4, S 3, K 0)

Ajax

- Menang 5 kali dan hanya kalah 1 kali dalam 6 laga tandang terakhir di semua kompetisi (M 5, S 0, K 1), mencetak 21 gol dan kebobolan 6 gol
- Memenangi 10 dari 12 laga terakhir di semua kompetisi (M 10, S 1, K 1)
- Dusan Tadic menyumbang 2 gol saat Ajax unggul telak 6-2 Excelsior di Eredivisie Belanda. Musim ini, Tadic sudah mencetak 6 gol di Liga Champions, unggul 1 gol dari bintang Juve, Ronaldo.

Head-to-Head di Kompetisi Level Eropa

Pertandingan: 13
Juventus menang: 6 (16 gol)
Imbang: 5
Ajax menang: 2 (10 gol)

Pertemuan Terakhir

11-04-2019 Ajax 1-1 Juventus (UCL)
26-02-2010 Juventus 0-0 Ajax (UEL)
19-02-2010 Ajax 1-2 Juventus (UEL)
24-11-2004 Juventus 1-0 Ajax (UCL)
16-09-2004 Ajax 0-1 Juventus (UCL)

Sumber: uefa.com/90min/skysports
Pengolah: endro yuwanto

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

TERPOPULER

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UotNm4
April 16, 2019 at 07:37PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UotNm4
via IFTTT

Kemendikbud Upayakan Perbaiki Kekurangan Sekolah Anak TKI

Saat ini, sekolah anak TKI di Malaysia kekurangan guru.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) masih terus mengatasi kekurangan-kekurangan yang ada di sekolah anak TKI atau community learning center (CLC). Sebab, hingga saat ini masih banyak CLC di wilayah Malaysia yang perlu diberi perhatian lebih.

Menurut Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Pertama (PSMP) Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Ditjen Dikdasmen), Poppy Dewi Puspitawati pihaknya selalu berusaha meningkatkan layanan pendidikan di seluruh Indonesia. Dimana pun anak Indonesia, menurutnya berhak mendapatkan kualitas pendidikan yang memadai.

"Kami senantiasa meningkatkan layanan pendidikan bagi anak-anak Indonesia dimanapun berada. Tentu akan ditindaklanjuti sesuai dengan kewenangannya," kata Poppy pada Republika.co.id, Selasa (16/4).

Baik dari segi bantuan dana maupun guru, sudah terus diberikan kepada sekolah anak TKI dimanapun berada. Poppy mengatakan Kemendikbud terus berusaha memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak Indonesia.

Kekurangan guru juga terjadi di salah satu sekolah anak TKI yakni CLC Sandakan, Sabah, Malaysia. Terkait hal ini, sampai pada akhir tahun lalu Kemendikbud telah mengirimkan lebih dari 100 guru ke Malaysia untuk memenuhi kebutuhan guru untuk anak Indonesia di sana.

Guru-guru yang dikirimkan oleh Kemendikbud mengajar di sekolah anak TKI yang tersebar di wilayah Sarawak dan Sabah. Saat ini, tercatat lebih dari 200 CLC di Malaysia terdiri dari Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Meskipun demikian, saat ini kekurangan guru kembali terjadi. Menurut Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Supriano kekurangan guru tersebut terjadi karena ada 48 guru CLC yang lulus CPNS. Hal ini menyebabkan para guru yang lulus tersebut harus mengajar di tempat ia diterima sebagai CPNS.

Adapun untuk memenuhi kembali kebutuhan guru untuk CLC di Malaysia, Supriano mengatakan pihaknya terus mengusahakan penambahan tenaga pengajar. Saat ini, Kemendikbud sedang melakukan proses penambahan guru untuk mengisi kekosongan tersebut.

"Kami sedang proses penambahan guru. Memang guru-guru anak TKI diusahakan terus," kata Supriano.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IA2Aur
April 16, 2019 at 07:36PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IA2Aur
via IFTTT

Aliansi Mahasiswa Cipayung Serukan Milenial tak Golput

Mahasiswa akan ikut mengawasi jalannya pemilu

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA --  Organisasi kemahasiswaan yang tergabung dalam Cipayung Plus mendorong penyelenggaraan Pemilu 2019 yang bersih dan damai. Di samping itu, Cipayung Plus yang diisi oleh HMI, PMII, GMNI, PMKRI, GMKI, IMM, KMHDI, dan HIKMAHBUDHI itu menyatakan akan terjun langsung mengawasi penyelenggaraan pemilu hingga berakhir.

Organisasi kemahasiswaan ini tegas menyebutkan, seruan people power yang menolak hal pemilu, bukanlah esensi demokrasi.  Ketua Umum HMI Saddam Al Jihad mengatakan, perhelatan pemilu ini adalah momentum untuk merayakan demokrasi dari rakyat oleh rakyat. Karena itu, agenda demokrasi harus menciptakan kebahagiaan sekaligus kemenangan bagi rakyat. 

"Sementara itu ada pihak yang mendorong people power bukan bagian dari demokrasi. Sebab, people power dan demokrasi berbeda," kata Saddam dalam konferensi pers di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (16/4).

Menurut Saddam, siapa pun yang menang di Pemilu ini adalah kemenangan rakyat. Karena itu, dia mengharapkan semua pihak-pihak yang berupaya membuat kekacauan agar mengurungkan upayanya. 

"Saya juga meminta jangan sampai kita golput karena suara milenial adalah suara penentu keberlanjutan Republik Indonesia," kata Saddam.

Sementara itu Ketua Umum GMNI Robatullah K Jaya mendesak Komisi Pemilihan Umum dan Badan Pengawas Pemilu melaksanakan Pemilu 2019 yang damai dan netral. Di samping itu, Roybatullah juga mengharapkan tidak ada lagi perpecahan antarmasyarakat pascapemilu. 

"Kami mengimbau rakyat Indonesia menjaga persatuan serta mendorong upaya yang sudah dijanjikan dilakukan dan cita-cita proklamasi. Selain itu, sebagaimana kita ketahui 17 April ini merupakan pesta demokrasi terbesar karena pemilihan caleg dan presiden sehingga perlu dijaga kondusivitasnya," kata dia.

Dalam konferensi pers ini, Cipayung Plus juga membacakan deklarasi pemilu damai. Menurut Ketua Umum GMKI Korneles Jacob, deklarasi ini dibacakan sebagai upaya Cipayung Plus sebagai organisasi kemahasiswaan turut langsung menciptakan Pemilu yang umum, bebas, rahasia, jujur dan adil. 

Cipayung Plus, kata Korneles, merasakan bahwa Pemilu adalah sarana terwujudnya kedaulatan rakyat, di mana setiap warga negata memiliki hak unyik menentukan wakil dan pemimpin mereka. Dengan kata lain, pemilu menjadi pilar penting bagi terwujudnya demokrasi sebagai proses politik rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. 

Terkahir, Cipayung Plus memerintahkan kepada seluruh anggotanya untuk membuka posko Pemilu di tingkat daerah hingga pusat. Sekian itu, para anggota juga diminta mengawal proses pemungutan hingga penghitungan suara di TPS-TPS.

"Menginstruksikan semua kader Cipayung Plus untuk membuka posko Pemilu di sekretariat tingkat daerah dan wajib mengawal proses pemungutan dan penghitungan suara TPS masing-masing. Hal ini sangat penting sebagai sumbangsih semua kader Cipayung Plus dalam mewujudkan Pemilu yang jujur dan transparan," tutur dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UVcYDV
April 16, 2019 at 07:32PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UVcYDV
via IFTTT

JK says political disparity won't cause conflict

The 2019 simultaneous election in Indonesia will take place Wednesday, Apr 17.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Vice President Jusuf Kalla (JK) said political disparuty in the community would not cause prolonged conflict or even divide people of Indonesia. The differences in the community will end after 2019 election is held completely, he said.

“When election, certainly people will split but it will not cause conflict and dispute,” JK said on Tuesday.

According to JK, the implementation of election in Indonesia since New Order era has never resulted a prolonged conflict between candidate pairs and also people with different political choices. He said after election day, people will not be different again.

JK explained for example in government, each party is different. However, after being into the government, most of them accepted the result and return to unity.

The 2019 simultaneous election in Indonesia will take place Wednesday, Apr 17. People in the country will vote for country’s leaders and representatives for the next five years. The polling stations (TPS) will open at 7 am and close at 1 pm.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2KGWLOD
April 16, 2019 at 07:30PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2KGWLOD
via IFTTT

Beto Goncalves: Gunakan Hak Pilih Penting untuk Indonesia

Beto Goncalves akan menggunakan hak pilihnya di pemilu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemain klub Madura United Alberto "Beto" Goncalves da Costa yang telah menjadi warga negara Indonesia (WNI) pada 2018, menganggap penting pemilihan umum presiden dan wapres perdana di Indonesia, Rabu (17/4). Beto pun akan menunaikan hak pilihnya pada pemilu besol.

"Menurut saya pemilu itu sangat penting demi kemajuan negara," kata Beto ketika dihubungi Antara dari Jakarta, Selasa (16/4).

Sebagai warga Indonesia, pria kelahiran Brazil itu menganggap dirinya bertanggung jawab untuk memilih pemimpin yang terbaik bagi bangsa. Masyarakat, dia melanjutkan, sudah semestinya memiliki kepedulian atas masa depan bangsa.

Beto sudah memegang teguh nilai-nilai tersebut sejak dirinya masih menjadi warga negara Brazil. Di Brazil, pesepak bola yang sudah berlaga di Indonesia sejak 2008 itu menjadi saksi betapa warga di sana melek dengan situasi politik terutama ketika pemilu.

"Keadaan pemilu di sana mirip dengan di Indonesia. Kampanye di mana-mana. Saya juga masih memantu perkembangan di Brazil terutama melalui media sosial," kata mantan pemain SriwijayaFC itu.

Sesuai dengan rencana Alberto Goncalves dan istrinya akan menggunakan hak pilih di Surabaya, tempat mereka berdomisili saat ini. "Saya dan istri mencoblos di dekat apartemen," kata penyerang yang tampil bersama tim nasional Indonesia di Asian Games 2018 dan Piala AFF 2018 tersebut.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UX2fsw
April 16, 2019 at 07:30PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UX2fsw
via IFTTT

Herman Dzumafo Senang Bisa Ikut Nyoblos di Pemilu Serentak

Herman mengatakan keikutsertaan dalam pemilu membuatnya menjadi WNI tulen.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemain klub Bhayangkara FC Herman Dzumafo Epandi antusias menyambut hari pemungutan suara Pemilu serentak 2017, para Rabu (17/4) besok. Herman yang telah resmi menjadi WNI sejak 2017, mengatakan keikutsertaannya dalam pemilu akan membuatnya menjadi warga Indonesia tulen.

"Saya senang ikut pemilu. Itu akan membuat saya jadi warga Indonesia yang sesungguhnya," ujar Dzumafo ketika dihubungi dari Jakarta, Selasa (16/4).

Pria kelahiran Kamerun itu pun sengaja terbang ke tempat tinggalnya di Pekanbaru untuk memberikan suaranya pada pemilu, Rabu (17/4). Dzumafo terbang dari Jakarta pada hari ini, karena pihak Bhayangkara memang memberikan libur kepada pemainnya saat pemilu.

"Saya memang sengaja kembali ke rumah untuk mencoblos. Saya berharap pemimpin terpilih bisa membuat Indonesia tetap aman," ujar lelaki berusia 39 tahun itu.

Sementara berbicara spesifik sepak bola, Dzumafo juga memiliki harapan dunia lapangan hijau Indonesia bisa lebih baik. "Semoga sepak bola Indonesia lebih maju, lebih bersih. Namun, masyarakat Indonesia juga harus membantu demi kemajuan bersama," kata Dzumafo.

Sebagai informasi, berdasarkan data Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pekanbaru, total ada 507.213 daftar pemilih tetap (DPT) dengan rincian pemilih laki-laki 250.082 dan perempuan 257.131 orang. Di Pekanbaru ada 2.448 tempat pemungutan suara (TPS) dan 12.240 kotak suara.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2InNLvW
April 16, 2019 at 07:20PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2InNLvW
via IFTTT

Sayyidah Syaghab Perintis Lembaga Wakaf Pertama

Gemerlap harta tak membuat Syaghab buta mata hati

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Filantropi muncul dan tumbuh bersamaan dengan perkembangan peradaban manusia. Aksi kepedulian terhadap sesama tersebut ada yang terlembagakan oleh negara ataupun bersifat nonformal yang dikoordinasikan oleh masyarakat. Keberadaan institusi ini memiliki peran dan fungsi strategis, tak terkecuali mendukung kinerja pemerintah dalam upaya pemberdayaan masyarakat.

Sepanjang sejarah, aksi solidaritas kepada dhuafa dan mereka yang memerlukan itu didominasi kalangan pria. Namun, ternyata tercatat pula sejumlah nama perempuan yang ikut andil mendirikan lembaga sosial. Sayyidah Syaghab membuktikan hal itu.

Ibunda kandung dari Khalifah Dinasti Abbasiyah, al-Muqtadir Billah, itu disebut-sebut sebagai sosok perintis lembaga wakaf dari kalangan kaum Hawa. Selama sang anak berkuasa sepanjang 295-320 H/ 908- 938 M, ia menjadi keluarga khalifah dari golongan perempuan pertama yang membuka pelayanan publik di bidang sosial.

Kekayaan harta yang dimiliki tak membuat ibu suri yang berasal dari kalangan dayang istana itu tenggelam dalam gemerlap duniawi. Dikisahkan, hartanya melimpah berupa intan dan permata serta emas berlian. Untuk pengelolaan kekayaannya itu, ia menunjuk sejumlah petugas administrasi dan accountingyang disimpan di Irak. Nasib dayang istana tersebut memang cukup beruntung. Kehidupannya berubah saat ia dipersunting oleh Khalifah al-Mutawakkil (205-247 H/847-861 M), ayahanda al-Muqtadir.

Komitmennya terhadap kelompok marjinal dan tak mampu itu terbukti dengan banyak lembaga wakaf yang ia dirikan di berbagai sudut kota hingga pelosok pedesaan. Ia menugaskan para pegawai istana dan menggaji mereka untuk mengemban tugas mulia tersebut. Layanan yang diberikan meliputi kesehatan, pemenuhan bahan pokok, bantuan pelunasan utang piutang, dan aksi filantropi lainnya.

Lembaga wakaf menyalurkan bantuan pula bagi para peziarah Makkah dan Madinah. Perempuan yang memiliki julukan Ummu Gharib ini berkeyakinan bahwa wakaf merupakan manifestasi pribadi yang takwa. Ia pun berharap, dengan aktivitasnya itu namanya akan tetap kekal seabadi pahala wakaf yang ia garap.

Tak hanya piawai di bidang filantropi, ibunda al-Muqtadir itu juga mempunyai antusiasme tinggi atas tercapainya keadilan bersama bagi masyarakat. Ia mendirikan tribun khusus untuk pengaduan warga. Ini ditempuh untuk memenuhi rasa keadilan masyarakat. Syaghab pun menunjuk sederet asisten perempuan di istana sebagai hakim.

Awalnya, niatan baiknya tak diterima mulus oleh warga. Ia bahkan mendapatkan kecaman karena melibatkan perempuan dalam peradilan. Tribun pengaduan masyarakat itu pun sepi peminat. Syaghab membaca kondisi ini secara cermat, dengan sigap mendaulat Abu al-Hasan agar menduduki posisi hakim. Solusinya itu berbuah manis. Pusat pengaduan itu pun akhirnya ramai dan menjadi rujukan berbagai kalangan dalam rangka mencari keadilan. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2XivnrM
April 16, 2019 at 07:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2XivnrM
via IFTTT

Pakar: Iklan di Industri Keuangan Perlu Diatur

Kebanyakan masyarakat dirugikan karena informasi iklan yang tidak jelas.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pakar pemasaran Hermawan Kartajaya menilai langkah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam melindungi konsumen dengan menerbitkan pedoman mengenai aturan periklanan di industri keuangan sudah tepat. Hermawan mengakui, banyak strategi pemasaran digunakan untuk tujuan tidak baik.

"Banyak iklan yang menjanjikan produk keuangan tertentu akan menghasilkan keuntungan yang berlipat padahal belum tentu," ujar Hermawan saat dihubungi Republika.co.id, Selasa (16/4).

Hermawan mengungkapkan, dengan maraknya digitalisasi, masyarakat menjadi lebih mudah dibujuk. Karena produk keuangan bersifat regulatif, menurut Hermawan akan sangat berbahaya jika tidak diatur.

Hermawan mengatakan kebanyakan masyarakat dirugikan karena informasi yang disajikan diiklan tidak diterangkan secara jelas. Misal, iklan menggunakan kata 'gratis' tapi nyatanya terdapat ongkos tersembunyi. 

Dia menambahkan, banyak iklan yang sifatnya menjual janji karena ada tuntutan persaingan yang ketat dari industri. Oleh karena itu, Hermawan menyarankan agar masyarakat lebih jeli lagi saat membaca iklan. Menurut Hermawan, tidak sedikit konsumen yang kurang memahami istilah dan persyaratan di industri keuangan. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IoEoMx
April 16, 2019 at 07:16PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IoEoMx
via IFTTT

Akhirnya, Saluran Tersumbat di Jalan Raya Setu diperbaiki

Saluran tersumbat yang sempat membuat banjir jalan Raya Setu kini diperbaiki

Jalan Raya Setu, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi yang sempat tergenang air karena saluran airnya tersumbat akhirnya diperbaiki. Berdasarkan pantauan di lokasi, saat ini jalan yang berdekatan dengan Pasar Setu tersebut genangan air sudah mulai berkurang dibanding sebelumnya.

Terlihat juga masih ada beberapa petugas atau pekerja yang sedang memperbaiki saluran yang tersumbat. Mereka mengangkat sampah dan tanah yang menyumbat saluran tersebut dan memasukannya ke dalam karung.

Selain itu masih ada beberapa pekerja yang membongkar sebagian pinggir jalan untuk membuat saluran air agar air berjalan dengan lancar. Walaupun hingga saat ini pekerjaan belum selesai sepenuhnya, setidaknya sudah perbaikan yang dilakukan sehingga masyarakat bisa lebih nyaman melintasi jalan tersebut tanpa harus teeciprat air selokan.

Pengirim: Muhammad Tiarso Baharizqi, Kabupaten Bekasi

Disclaimer: Retizen bermakna Republika Netizen. Retizen adalah wadah bagi pembaca Republika.co.id untuk berkumpul dan berbagi informasi mengenai beragam hal. Republika melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda baik dalam dalam bentuk video, tulisan, maupun foto. Video, tulisan, dan foto yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim. Silakan kirimkan video, tulisan dan foto ke retizen@rol.republika.co.id.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GnyUOq
April 16, 2019 at 07:07PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GnyUOq
via IFTTT

ACT Beri Pelatihan Medis ke IRT

Penting bagi IRT memahami dalam menerapkan penanganan pertama pada kecelakaan.

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Permasalahan kesehatan masih menjadi permasalahan yang banyak diderita sebagian besar masyarakat. Sebagian besar penyakit dan permasalahan kesehatan berubah menjadi fatal.

Tidak menutup kemungkinan, ketidaktahuan masyarakat tentang penanganan medis bisa mengakibatkan korban jiwa. Khususnya, tentang penanganan pertama yang harus dilakukan.

Melihat pentingnya keterampilan medis bagi masyarakat, Akademi Relawan Indonesia dan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengadakan pelatihan penanganan pertama pada kecelakaan (P3K).

Pelatihan diberikan kepada ibu-ibu rumah tangga (IRT). Sebab, penting bagi mereka memahami dan sigap dalam menerapkan penanganan pertama pada kecelakaan di tengah-tengah keluarga.

Pelatihan diisi pula simulasi P3K agar masyarakat bisa memberikan pertolongan pertama ketika terjadi kecelakaan. Mengecek denyut nadi, jalan pernapasan, perawatan luka ringan, dan untuk patah tulang.

Instruktur Medis, Rahmad Widodo mengatakan, jika penanganan pertama pada kecelakaan bia dilakukan seluruh ibu-ibu rumah tangga, akan ada banyak penyakit berbahaya yang bisa dicegah.

"Setiap individu harapannya dapat menguasai keterampilan medis tingkat dasar, agar ketika mendapat peristiwa kecelakaan dapat menjadi penolong pertama," kata Widodo beberapa waktu lalu.

Pelatihan sendiri diberikan kepada masyarakat di Dusun Nanggulan, Kelurahan Maguwoharjo, Kecamatan Depok. Setidaknya, ada 51 ibu-ibu setempat yang turut serta.

Ketua PKK Dusun Naggulan, Mei berharap, pelatihan seperti ini terus dilakukan. Tujuannya, agar masing-masing ibu bisa memiliki kemampuan menangani kondisi darurat.

"Bisa menjadi dokter untuk rumahnya sendiri dan tidak sedikit-sedikit ke puskesmas," ujar Mei.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UEY84Y
April 16, 2019 at 07:07PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UEY84Y
via IFTTT

Kiat Menyulap Transit Mall Bagi Pengguna MRT

Beroperasinya MRT memberikan dampak positif bagi bisnis.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Proyek properti yang berada didekat kawasan Transit Oriented Development (TOD) diyakini akan memiliki nilai jual lebih tinggi. TOD dinilai menjadi jawaban bagi kebutuhan gaya hidup modern masyarakat perkotaan yang membutuhkan akses cepat, mudah dan nyaman ke lokasi tujuan. 

Karena itu pembangunan fasilitas publik, seperti pusat bisnis modern atau mix used sebaiknya terkoneksi dengan sarana transportasi massal seperti mass rapid transit (MRT). 

"Ini akan meningkatkan quality of life karena adanya konektivitas akses," kata Permadi Indra Yoga, Direktur Pengembangan Bisnis Intiland, dalam diskusi akhir pekan lalu.

Saat ini perkantoran yang dilengkapi hunian dan sarana transportasi massa menjadi pilihan menarik masyarakat perkotaan.  Seperti halnya MRT yang melayani rute Lebak Bulus hingga bunderan Hotel Indonesia telah memberikan efek positif bagi pengembangan bisnis kawasan yang dilalui MRT. Terutama, kawasan TB Simatupang maupun RA Kartini hingga Lebak Bulus yang banyak berdiri perkantoran modern. 

"Jumlah peningkatan memang belum dihitung, tapi pasti ada peningkatan seginifikan, di Blok M Plaza revenue naik 20 persen, " kata Yoga.

Karena itu pihaknya melalui anak usaha PT Intiland yakni PT Inti Sarana Ekaraya, menjalin kerjasama dengan PT Menara Prambanan untuk mengembangkan kawasan mix used Point Square Jakarta Selatan. Kawasan bisnis dan hunian high rise seluas 2,5 hektar ini dinilai strategis karena terletak di simpul antara kawasan TB Simatupang dengan Pondok Indah. 

Apabila sebelumnya menjadi mal ini pusat perdagangan, kini dengan beroperasinya MRT akan berkembang menjadi mal transit. Pusat bisnis dan hunian yang bersebelahan dengan stasiun MRT ini akan dilengkapi dengan fasilitas penunjang bagi naik turun penumpang ojek online yang hendak menggunakan MRT, busway atau sebaliknya. Pihaknya akan membangun sejenis sky bridge yang menghubungankan terminal dengan pusat perbelanjaan. Total investasi untuk pengembangan proyek tersebut mengkabiskan biaya Rp 400 miliar lebih.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GkPOxa
April 16, 2019 at 07:07PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GkPOxa
via IFTTT

Bea Cukai Dukung Indonesia Jadi Poros Maritim Dunia

Konsep poros maritim sejalan dengan visi Bea Cukai jadi instansi terkemuka dunia.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Dukung pertahanan negara dalam konteks poros maritim dunia, Kepala Kantor Bea Cukai Tanjung Emas, Tjertja Karja Adil hadir sebagai pembahas materi pada Focus Group Discussion (FGD). FGD mengangkat tema tentang “Pengembangan Kekuatan Pertahanan Negara dalam Konteks Poros Maritim Dunia Guna Kepentingan Nasional”, yang diselenggarakan Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia, pada tanggal 10 April 2019, di Ruang Rapat Mapolda Jawa Tengah, Semarang.

“Sebagai trade fasilitator dan industrial asistance kami berikan fasilitas kemudahan untuk impor maupun ekspor yang kami buka seluas-luasnya untuk pengusaha. Komitmen kami sebagai revenue collector ialah mendorong pengembangan infrastruktur dan konektivitas maritim dengan membangun tol laut, pelabuhan laut, logistik, dan industri perkapalan, serta pariwisata maritime,” kata Tjertjaseperti dalam siaran persnya, Selasa (16/4).

Konsep poros maritim dunia, lanjut Tjertja, sejalan dengan visi Bea Cukai menjadi instansi kepabeanan terkemuka di dunia. Untuk meraih keberhasilan tersebut, Bea Cukai membutuhkan dukungan baik komunikasi dan koordinasi lintas sektoral dari seluruh stakeholders di pelabuhan.

FGD dihadiri Wakil Pangdam IV Diponegoro, Kolonel Infanteri Legowo, Wakapolda Jawa Tengah, Brigjen. Pol. Drs.Ahmad Luthfi, Wakil Dekan FPIK UNDIP, Dr. Ir. Suradi Wijaya Saputra, serta Ketua Departemen HI FISIP UNDIP, Ika Riswanti Putranti.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2v6qvd9
April 16, 2019 at 07:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2v6qvd9
via IFTTT

Jorok Sekali, Banyak Warga Buang Sampah Di Jalan Raya CBL

Pinggir jalan raya Cikarang Bekasi Laut penuh dengan sampah yang dibuang warga.

BEKASI -- Selain jalan rusak, Jalan Raya Cikarang Bekasi Laut (CBL)  yang berada di Desa Sumber Jaya, Kabupaten Bekasi, juga banyak ditemukan tumpukan sampah di sepanjang jalan. 

Tumpukan sampah ini berasal dari sampah rumah tangga milik warga. Apabila melintasi jalan tersebut, maka kita akan banyak menemui tumpukan sampah tersebut di berbagai titik mulai dari pinggir jalan hingga di tepian sungai. 

Sampah-sampah ini membuat jalan di sekitar wilayah tersebut menimbulkan bau menyengat. Selain itu, sampah yang dibuang warga dikhawatirkan dapat juga mencemari sungai CBL. 

Kalau hal ini dibiarkan secara terus-menerus, dikhawatirkan sampah akan semakin menumpuk dan wilayah tersebut akan tercemar oleh sampah-sampah ini.

Pengirim: Muhammad Tiarso Baharizqi, Kabupaten Bekasi

Disclaimer: Retizen bermakna Republika Netizen. Retizen adalah wadah bagi pembaca Republika.co.id untuk berkumpul dan berbagi informasi mengenai beragam hal. Republika melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda baik dalam dalam bentuk video, tulisan, maupun foto. Video, tulisan, dan foto yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim. Silakan kirimkan video, tulisan dan foto ke retizen@rol.republika.co.id.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Pfu49Y
April 16, 2019 at 07:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Pfu49Y
via IFTTT

Dua Kampung Ini Pakai Sari Kunyit Pengganti Tinta Pemilu

Sari kunyit dipakai karena khawatir tinta biru akan menghalangi syarat sahnya wudhu.

REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON -- Dua kampung di Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, kembali menggunakan sari kunyit sebagai pengganti tinta biru bagi pemilih dalam Pemilu 2019. Sebelumnya, warga di dua kampung itu kerap menolak ikut pemilu karena khawatir tinta biru akan menghalangi syarat sahnya wudhu.

Adapun kedua kampung itu, yakni Bendakerep dan Lebakngok, Kelurahan Argasunya. Di dua kampung itu, ada empat tempat pemungutan suara (TPS), yakni TPS 57 dan 58 di Kampung Bendakerep, serta TPS 59 dan 60 di Kampung Lebakngok. "Kiai di sini tak menghendaki ibadah mereka terganggu karena tinta pemilu,"kata Ketua PPK Kecamatan Harjamukti, Naiman Adi Suryo, Selasa (16/4).

Naiman memastikan, penggunaan sari kunyit telah memperoleh izin resmi KPU RI sebagai penanda pemililh usai mencoblos. Bahkan, KPU sendiri yang telah menyediakan tinta kunyit sebagai salah satu logistik pemilu di Kota Cirebon.

Selain diterima di kalangan kiai, penggunaan sari kunyit juga dinilai lebih tahan lama dari pada tinta biru biasa. Ketua Panwascam Harjamukti, Taufik Hidayat, menambahkan, penggunaan tinta kunyit merupakan bentuk kearifan lokal masyarakat setempat. Penggunaan kunyit pun sebagai bentuk ketaatan warga di kedua kampung itu kepada para kiai.

"Bukan hanya pada pemilu kali ini saja, penggunaan sari kunyit sebagai pengganti tinta biru juga sudah terjadi pada pemilu-pemilu sebelumnya di kedua kampung itu," kata Taufik. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2vdaZMp
April 16, 2019 at 07:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2vdaZMp
via IFTTT