Pages

Showing posts with label 2019 at 01:49PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 01:49PM. Show all posts

Saturday, May 11, 2019

Harga Minyak Turun karena Ketegangan Perang Dagang

Investor khawatir soal perang dagang yang berlarut larut.

REPUBLIKA.CO.ID, HOUSTON -- Harga-harga minyak sebagian besar relatif stabil pada penutupan perdagangan Jumat atau Sabtu (11/5) pagi WIB. Harga minyak akhir pekan ini sedikit lebih rendah.

Penurunan harga minyak disebabkan ketegangan perdagangan yang dipicu oleh langkah Amerika Serikat (AS) untuk menaikkan tarif barang-barang Cina dibayangi pengetatan pasokan global dan ekspektasi kenaikan permintaan pengilangan AS.

Patokan global, minyak mentah Brent untuk pengiriman Juli naik tipis 0,23 dolar AS atau 0,4 persen menjadi ditutup pada 70,62 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange. Namun, harga ini turun 0,3 persen dalam sepekan.

Patokan AS, minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juni, turun 0,04 dolar AS menjadi menetap pada 61,66 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange, dengan penurunan mingguan sebesar 0,5 persen.

Setelah pekan yang bergejolak, investor khawatir tentang kemungkinan perang perdagangan Amerika Serikat - Cina yang berlarut-larut, meskipun ada upaya-upaya menit terakhir untuk menyelamatkan kesepakatan.

Presiden AS Donald Trump pada Jumat (10/5) mengatakan dia tidak terburu-buru untuk menandatangani kesepakatan perdagangan dengan Cina ketika AS memberlakukan tarif baru untuk barang-barang Cina.

Ketegangan perdagangan yang meningkat antara dua konsumen minyak terbesar dunia itu dapat mempengaruhi permintaan minyak. Data dari Badan Energi Internasional (IEA) menunjukkan Amerika Serikat dan China bersama-sama menyumbang 34 persen dari konsumsi minyak global pada kuartal pertama 2019.

"Minyak mentah memiliki potensi lebih besar untuk naik," kata Kepala Analis Minyak di Oil Price Information Service, Tom Kloza. "Dengan dimulainya pengilangan Teluk, permintaan akan secara signifikan di atas pasokan untuk sekitar 100 hari ke depan."

Investor juga fokus pada pengetatan pasokan menyusul pengurangan produksi yang dipimpin OPEC sejak awal tahun. Investor percaya Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutu produsennya akan memperpanjang perjanjian pengurangan produksi enam bulan dalam beberapa minggu mendatang.

"Kami menunggu untuk melihat apakah Saudi memberi sinyal perpanjangan pengurangan produksi mereka, dalam beberapa pekan mendatang," kata Wakil Presiden Riset Pasar Tradition Energy, Gene McGillian, di Stamford, Connecticut.

Pasar telah didukung lebih jauh oleh tawaran AS untuk memangkas ekspor minyak Iran menjadi nol. Amerika Serikat menerapkan kembali sanksi terhadap Iran pada November, setelah menarik diri dari perjanjian nuklir 2015.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Jy72KX
May 11, 2019 at 01:49PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Jy72KX
via IFTTT

Saturday, April 20, 2019

Kitasatu Gelar Syukuran Kemenangan Jokowi di SCBD

Presiden Jokowi tak hadir dalam acara syukuran.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tim Kampanye Milenial Jokowi-Amin, Kitasatu mengadakan acara Syukuran Kemenangan Pasangan Capres dan Cawapres Jokowi-Ma'ruf Amin dalam pemilu 2019 di The Pallas, SCBD, Jakarta pada Ahad, (21/4) siang. Acara itu akan diisi oleh pidato sekaligus penampilan musisi terkenal.

Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf, Erick Thohir dan Direktur Penggalangan Pemilih Muda TKN, Bahlil Lahadalia dijadwalkan menjadi pembicara pada kegiatan tersebut. Sementara itu, musisi yang datang di antaranya Saykoji, Lalahuta, Irfan Govinda, Marshel Widianto, G-Neral. Namun sayangnya, paslon Jokowi-Ma'ruf dikabarkan tak hadir.

"Maaf untuk pak jokowinya tidak hadir di SCBD," kata salah satu panitia acara, Tasya pada Republika.co.id.

Diketahui, kegiatan itu mengundang semua pendukung Jokowi-Amin untuk dapat hadir disana. Diperkirakan 1.500 orang bakal hadir di acara yang bertajuk, Panggung Gemb1ra! Menyongsong Indonesia Maju.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2XuTwvc
April 21, 2019 at 01:49PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2XuTwvc
via IFTTT

Monday, April 15, 2019

Rayakan Hari Warisan Dunia, Indonesia Angkat Sistem Subak

Sistem subak merupakan salah satu warisan dunia.

REPUBLIKA.CO.ID, DENPASAR -- Indonesia akan merayakan Hari Warisan Dunia 2019 yang mengangkat tema "Rural Landscape" (lanskap pedesaan) di Bali. Peringatan Hari Warisan Dunia tahun ini berjudul "Lanskap Budaya Provinsi Bali: Sistem Subak sebagai Perwujudan Filosofi Tri Hita Karana".

Direktur Warisan dan Diplomasi Budaya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI Nadjamuddin Ramly mengatakan sistem subak yang salah satu warisan dunia itu, dipilih karena sesuai dengan tema "Rural Landscape". Lanskap pedesaan dimaksud adalah bentang alam kawasan pedesaan yang merupakan akumulasi peningkatan dari warisan benda dan tak benda, bentang alam tersebut juga terus beradaptasi dengan kondisi lingkungan, budaya, sosial, politik, dan ekonomi.

"Sistem subak yang menjadi sistem pertanian tradisional Bali telah bertahan sejak berabad silam. Hal ini wujud warisan budaya yang senantiasa hidup di Pulau Bali," kata dia di Jakarta, Senin.

Komite Warisan Dunia UNESCO pada 2012 menetapkan sistem subak sebagai Warisan Dunia. Ada empat kawasan yang dipilih, yaitu Pura Ulun Danu Batur dan Danau Batur di Kabupaten Bangli. Selain itu, lanskap subak dan Pura Subak di sepanjang DAS Pakerisan di Kabupaten Gianyar, kawasan Caturangga Batukaru di Kabupaten Tabanan dan Buleleng, serta yang terakhir Pura Taman Ayun di Kabupaten Badung.

Subak merupakan peruwujudan dari Tri Hita Karana dalam menjaga keseimbangan hidup antara manusia, lingkungan alam, dan Tuhan Yang Maha Kuasa.

Refleksi tersebut terlihat dari pengaturan pembagian air secara seimbang untuk menjaga ekosistem, melalui organisasi subak dan persembahan rasa syukur kepada Sang Pencipta.

Perayaan itu untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam melindungi dan melestarikan warisan budaya Indonesia.

Saat ini, Indonesia memiliki empat situs warisan dunia, yaitu kawasan Candi Borobudur, kawasan Candi Prambanan, situs manusia purba di Sangiran, dan sistem subak di Bali.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2USVM1P
April 15, 2019 at 01:49PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2USVM1P
via IFTTT

Saturday, April 13, 2019

Telkom Maluku Bentuk Satgas Pengamanan Jelang Pemilu

Satgas pengamanan akan dimulai 15 - 25 April.

REPUBLIKA.CO.ID, AMBON -- PT Telkom wilayah telekomunikasi (witel) Maluku membentuk satuan tugas pengamanan fasilitas telekomunikasi mendukung pelaksanaan Pemilihan Presiden dan Legislatif. Satgas pengamanan akan dimulai 15 - 25 April 2019 untuk mengamankan dan memantau fasilitas telekomunikasi dalam rangka Pemilu.

General Manager PT Telkom Wiltel Maluku Haris Setyawan mengatakan Telkom Maluku mengatakan persiapan infrastruktur dalam kondisi siaga. Ia mengatakan, pihaknya juga telah mengecek infrastruktur pendukung seperti bahan bakar genset guna mendukung layanan, karena disadari hasil pemilu harus segera dikirimkan KPU kabupaten kota di Maluku ke KPU pusat.

"Kami berharap pelaksanaan pemilu berjalan lancar, terutama layanan jaringan telekomunikasi tidak mengalami gangguan sehingga seluruh hasil pemilu dapat dilaporkan," katanya.

Haris menjelaskan, pihaknya menyiagakan 120 orang petugas teknis layanan maupun lapangan yang akan bertugas selama pelaksanaan pemilu. Seluruh petugas diminta untuk tidak meninggalkan lokasi hingga posko berakhir. Jika terjadi masalah petugas akan mengecek lokasi gangguan seperti di laut atau darat, akses itu yang akan diantisipasi.

Telkom juga meminta dukungan pemerintah daerah terutama di daerah rawan terhadap gangguan, seperti rawan bencana alam banjir dan longsor untuk segera diantisipasi. "Kami juga berharap pekerjaan Pemda terkait kegiatan sipil yang berisiko membuat jaringan terputus khususnya di daerah Buru, Seram serta kota Ambon untuk sementara waktu bisa dihentikan karena tiga daerah tersebut rawan gangguan jaringan," kata Haris.

Sementara untuk kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku Barat Daya dan Aru yang selama ini masih menggunakan satelit disiagakan untuk hadapi pemilu."Diharapkan arus lalu lintas untuk pemilu lebih didahulukan dari aktivitas yang lain, prinsipnya kamidukung penuh pelaksanaan pemilu di seluruh wilayah Indonesia. Jika terjadi masalah segera laporkan petugas kami akan melakukan perbaikan," ujar dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UF4tgY
April 13, 2019 at 01:49PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UF4tgY
via IFTTT

Saturday, March 9, 2019

Guaido Ajak Rakyat Venezuela Unjuk Rasa Besar-besaran

Venezuela tengah mengalami pemadaman listrik terburuk dalam beberapa dekade terakhir.

REPUBLIKA.CO.ID, CARACAS -- Ketua oposisi Venezuela Juan Guaido mengajak pendukung dan rakyat Venezuela untuk melakukan unjuk rasa besar-besaran di Caracas. Demonstrasi ini dilakukan untuk memprotes larangan masuknya obat-obatan yang dilakukan pemerintah Presiden Nicolas Maduro.

Saat ini Venezuela tengah mengalami pemadaman listrik terburuk dalam beberapa dekade terakhir. Di depan para pendukungnya di Caracas, Guaido yang mendeklarasikan diri sebagai presiden mengajak rakyat Venezuela untuk melakukan unjuk rasa massal.

"Pemerintah Maduro tidak akan memiliki solusi atas krisis pemadaman listrik yang mereka ciptakan sendiri, semua rakyat Venezuela, mari pergi ke Caracas," kata Guaido, Ahad (10/3).

Guaido tidak menjelaskan kapan unjuk rasa tersebut akan digelar. Dalam unjuk rasa Guaido dan para pendukungnya kerap bentrok dengan polisi dan tentara.

Demonstrasi itu akan menambah tekanan terhadap pemerintah Maduro di tengah pemadaman listrik yang menurut Partai Sosialis Venuzuela sebagai ulah Amerika Serikat (AS).  "Hari-hari ke depan akan sulit, terimakasih untuk rezim berkuasa," kata Guaido.

Menurut pemerintah Maduro pemadaman listrik terjadi karena ada sabotase AS. Tapi menurut oposisi pemadaman itu sebagai hasil dari pemerintahan yang tidak dikelola dengan benar dan korupsi yang terjadi selama dua puluh tahun lebih.

Puluhan pengunjuk rasa pro-Guaido berusaha berjalan di tengah jalan tapi mereka dipaksa untuk berjalan di trotoar oleh polisi yang berpakaian anti huru-hara.

Demonstran lantas meneriaki polisi dan mendorong barisan polisi antihuru-hara tersebut. Stasiun televisi setempat melaporkan ada seorang perempuan yang disemprot bubuk cabai.

Salah satu saksi mata mengatakan pada Sabtu (9/3) listrik mati-hidup di sebagian Caracas. Di stasiun televisi lokal Wakil Presiden Partai Sosialis Diosdado Cabello mengatakan enam dari 23 negara bagian Venezuela masih kekurangan pasokan listrik.

"Kami marah kami tidak memiliki listrik, tidak ada sinyal telpon, tidak ada air dan mereka ingin memblokir kami, saya ingin negara yang normal," kata salah satu pengunjuk rasa Rossmary Nascimiento yang berprofesi sebagai ahli nutrisi.

Partai Sosialis Venezuela menggelar unjuk rasa tandingan. Mereka memprotes apa yang disebut sebagai imperalisme AS. Maduro menyalahkan AS atas pemadaman ini.

"Sayap kanan, bersama dengan imperialis, telah menusuk sistem listrik, dan kami mencoba untuk segera menyembuhkannya," kata Maduro.

Di media sosial Twitter, seorang dokter dan anggota organisasi yang bernama Doctors For Health Julio Castro mengatakan 17 orang meninggal dunia selama pemadaman listrik. Termasuk sembilan orang di ruang unit gawat darurat.

Belum diketahui kebenaran tentang hal tersebut atau apakah kematian para pasien disebabkan pemadaman listrik. Kementerian Informasi Venezuela tidak menanggapi permintaan komentar tentang hal ini. 

Klinik negara bagian Zulia yang panas mengalami pemadaman listrik yang paling parah. Mereka mengurangi jam operasi mereka setelah mengalami pemadaman listrik hampir 72 jam.

"Kami tidak menawarkan pelayanan dan kami tidak memiliki pasien tinggal karena generator tidak berfungsi," kata kepada adminstrasi klinik San Lucas, Chiquinquira Caldera.

Sambil menunggu listrik kembali hidup Caldera bermain mahyong dengan para dokter. Venezuela yang mengalami hiperinflansi dan kekurangan pasokan kebutuhan dasar telah diterpa gejolak politik sejak Guaido mendeklarasikan dirinya sebagai presiden sementara pada bulan Januari lalu.

Ia menuduh Maduro curang dalam pemilihan umum 2018 lalu yang membuatnya melanjutkan kekuasaannya di periode kedua. Sementara itu Maduro mengatakan Guaido hanyalah boneka AS sebagai upaya Presiden AS Donald Trump menguasai minyak Venezuela. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2VQCmr7
March 10, 2019 at 01:49PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2VQCmr7
via IFTTT

Monday, March 4, 2019

Sesepuh Masjid Salman ITB, Bang Imad, dan HMI

Bang Imad semasa mahasiswa aktif di HMI, dikenal luas seluruh warga kampus ITB.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pada 1953, ‘Imaduddin Abdulrahim mulai menjadi mahasiswa ITB. Di luar aktivitas kuliah, dia berkecimpung di dunia pergerakan. Wahananya adalah, terutama, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

Di luar ITB, keaktifannya juga tampak. Bang 'Imad--demikian ia kerap disapa--beberapa kali diundang untuk berceramah di sejumlah daerah di Jawa Barat. Kapasitasnya sebagai mubaligh sudah terbina sejak sebelum merantau ke Jawa.

Pernah pula Bang 'Imad terlibat dalam kepanitiaan Konferensi Asia-Afrika (KAA) di Bandung pada 1955. Di sinilah dia mulai bersahabat dengan Deliar Noer (1926-2008), akademisi yang saat itu ketua umum Pengurus Besar HMI.

Selama aktif di HMI cabang Bandung, ‘Imaduddin beberapa kali duduk sebagai ketua bidang dakwah. Perhatiannya terhadap perkembangan dakwah Islam di dunia kampus begitu besar.

Pada mulanya, sasaran dakwahnya adalah internal HMI. Meskipun organisasi ini mencantumkan nama 'Islam', tidak sedikit anggotanya yang belum pandai mengaji Alquran atau mengetahui corak pemikiran Islam. Oleh karena itu, ‘Imaduddin merancang sejumlah rencana untuk menstimulus mereka.

Salah satunya, dia melobi Radio Republik Indonesia (RRI) Bandung agar rutin menyiarkan siraman rohani. Siaran rutin tiap Jumat itu diisi aktivis-aktivis HMI--minimal satu bulan sekali. Sesuai kesepakatan, konten siaran meliputi pengajian Alquran serta tafsir. Sejak saat itu, para aktivis Muslim di Bandung kian termotivasi untuk belajar ilmu-ilmu agama.

Di lingkungan PB HMI, dia berkontribusi signifikan. Perannya termasuk menonjol seiring meningkatnya keanggotaan organisasi tersebut pada 1950-an. Itulah satu hal yang disinggung Yudi Latif dalam disertasinya untuk Australian National University (2004: 295).

Sejak kongres HMI di Solo, Jawa Tengah, pada 1966 (yang semestinya berlangsung pada 1965), Bang ‘Imad duduk sebagai ketua pertama Pimpinan Pusat Lembaga Dakwah Mahasiswa Islam (LDMI) HMI.

Dalam periode ini, jaringan pergaulannya kian luas. Di antara kawan-kawan diskusinya adalah para intelektual muda yang berlatar belakang santri, semisal Nurcholish Madjid (1939-2005) atau Djohan Effendi (1939-2017).

Pada 1961, Bang ‘Imad lulus dari studi S-1 ITB. Ayahandanya, Haji ‘Abdulrahim, kemudian datang ke Bandung. Biaya perjalanannya ditanggung Permina (perusahaan minyak Belanda yang telah dinasionalisasi).

Dibujuknya sang anak agar mau pulang kampung. Haji 'Abdulrahim juga membawa pesan khusus dari direktur perusahaan tersebut yang ingin agar Bang ‘Imad menjadi asistennya selama di Langkat. Johan, nama sang direktur, hanya tamatan sekolah teknik mesin, sehingga merasa perlu dibantu seorang sarjana ITB.

Bang 'Imad tidak sampai hati untuk menjelaskan, keahliannya pada teknik elektro. Kepakarannya tidak banyak beririsan dengan pertambangan minyak. Bang 'Imad lantas meminta tolong gurunya, Tubagus Sulaiman, untuk menjembatani komunikasi.

Baca juga: Mengenang Prof TM Soelaiman, Pendiri Masjid Salman ITB

Sebagai informasi, dosen teknik elektro itu merupakan orang Pribumi pertama yang meraih gelar profesor. Sulaiman menjelaskan kepada ‘Abdulrahim, bahwa anaknya itu kebetulan sedang sibuk menjadi asisten pembangunan masjid kampus.

Katanya, kelak masjid ini akan berguna bagi umat Islam di ITB atau Bandung pada umumnya. Ternyata, Haji ‘Abdulrahim justru antusias begitu menerima penjelasan ini. Bahkan, anaknya itu dinasihatinya agar konsisten. Tidak hanya dalam merealisasikan masjid tersebut, melainkan juga kemajuan dakwah Islam.

Demikianlah, Allah menakdirkan, belum waktunya Bang ‘Imad pulang kampung. Di luar soal itu, Sulaiman sendiri telah berjanji untuk membantu sang mahasiswa kesayangannya itu dalam melanjutkan studi S-2 dan S-3 di luar negeri.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2TeOQfa
March 05, 2019 at 01:49PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2TeOQfa
via IFTTT

Tuesday, February 26, 2019

Prabowo Siap Kirim Pesawat Jemput Rizieq Shihab Pulang

Prabowo jemput Rizieq Shihab pulang ke Indonesia jika menang pilpres.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Calon presiden (capres)  nomor urut 02, Prabowo Subianto berjanji setelah dirinya memenangkan Pilpres 2019, dirinya akan menjemput  imam besar Habib Rizieq Shihab  (HRS) ke Indonesia. Hal tersebut disampaikan Prabowo saat berkunjung dan bersilahturahmi dengan pimpinan Ponpes Mamba’ul Ulum Raden Kiyai Haji Mohammad Tohir Zain beserta para ulama, santri dan masyarakat Pamekasan di Ponpes Mamba’ul Ulum, Bata-bata, Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Selasa (27/2).

"Dalam ijtima yang ke dua saya sudah mengatakan begitu saya menang saya akan mengembalikan Habib Rizieq Shihab kembali. Saya akan kirim pesawat saya sendiri untuk menjemput beliau. Beliau difitnah dan dzalimi," ungkap Prabowo dalam keterangan tertulis yang diterima Republika, Rabu (27/2).

Mantan Danjen Kopassus itu juga menegaskan bahwa selain ulama, dirinya juga akan membebaskan para tokoh masyarakat serta para emak-emak yang dipenjara akibat praktik persekusi dan di dzalimi oleh pihak tertentu. "Semua ulama yang di dzalimi, semua ulama yang di persekusi akan kita bela akan kita bebaskan. Emak-emak yang ditahan juga akan kita bela akan kita bebaskan," ungkapnya.

Koordinator Juru Bicara BPN Prabowo-Sandiaga Dahnil Anzar Simanjuntak membenarkan pernyataan Prabowo tersebut. Ia menegaskan, bahwa Prabowo berkomitmen dan memastikan semua ulama, aktivis yang kritis terhadap pemerintah tidak lagi dikriminalisasi, termasuk salah satunya Rizieq Shihab.

"Bagi kita terang apa yang dialami oleh Habib Rizieq adalah kriminalisasi, awalnya kami kira beliau tidak mau pulang, namun ada pihak tertentu yang menghalang-halangi beliau agar bisa kembali ke Indonesia, kami tahu persis Habib Rizieq ingin sekali kembali ke Indonesia dan kembali berkumpul dengan umat," kata Dahnil kepada wartawan.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2H5uRIw
February 27, 2019 at 01:49PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2H5uRIw
via IFTTT