Pages

Showing posts with label April 21. Show all posts
Showing posts with label April 21. Show all posts

Sunday, April 21, 2019

Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi

Istri Andre dilaporkan oleh seorang pengacara atas kasus dugaan pencemaran nama baik.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Istri artis Andre Taulany, Erin Taulany dilaporkan ke pihak kepolisian. Hal itu merupakan buntut atas kasus dugaan pencemaran nama baik melalui unggahan foto dan komentar di akun media sosial Instagram miliknya.

"Ya, benar. Ada lawyer yang melaporkan ke Polda Metro tadi pagi, sekitar pukul 10.00 WIB. Dia melaporkan pencemaran nama baik di media elektronik, kepada akun @erintaulany," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, saat dikonfirmasi, Ahad (21/4).

Argo mengatakan, Erin dilaporkan oleh seorang pengacara bernama Muhammad Firdaus Oiwobo. Laporan tersebut diterima oleh polisi Direktorat Resor Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya dengan nomor laporan LP/2372/IV/2019/PMJ/DIT RESKRIMSUS tanggal 21 April 2019.

Berdasarkan isi laporan tersebut, Erin diduga mencemarkan nama baik calon presiden RI nomor urut 02, Prabowo Subianto melalui unggahan di akun Instagram @erintaulany. Argo mengatakan, pelapor itu juga membawa alat bukti berupa dokumen lampiran tangkapan layar akun milik istri Andre Taulany yang berisi kalimat dugaan pencemaran nama baik tersebut. Tangkapan layar itu, katanya, diambil pada waktu kejadian, Sabtu (20/4).

Argo menambahkan, kelanjutan dari laporan tersebut, polisi akan mengklarifikasi laporan dengan memanggil pelapor, terlapor, dan sejumlah saksi. "Semua pihak akan kami panggil dan diklarifikasi, baik terlapor, pelapor, dan saksi ya," kata Argo.

Selanjutnya, polisi akan menanyakan dasar laporan beserta barang buktinya. Kemudian, untuk pihak terlapor juga akan ditanyakan kebenaran terkait masalah yang dilaporkan. Pelapor menyangkakan Erin dengan tuduhan melanggar Pasal 27 Ayat (3) Jo Pasal 45 Ayat (3) dan atau Pasal 28 Ayat (2) Jo Pasal 45 Undang-Undang RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VXedzF
April 21, 2019 at 06:35PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VXedzF
via IFTTT

Kubu 02 Deklarasikan Gerakan Selamatkan Demokrasi

Gerakan dideklarasikan karena menduga adanya kecurangan dalam pemilu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sejumlah tokoh mendeklarasikan Gerakan Nasional Selamatkan Demokrasi dari Pemilu Curang, Ahad (21/4). Gerakan itu dideklarasikan atas dugaan-dugaan kecurangan hingga pelanggaran pemilu yang dibiarkan sejak sebelum Pemilu dilangsungkan.

Koordinator gerakan, Said Didu menyatakan, gerakan ini dideklarasikan karena mereka menilai ada kecurangan yang berlangsung secara terstrukrur sistemik dan masif dalam Pemilu 2019. Said Didu menyoroti sikap KPU yang abai pada inidikasi kecurangan yang muncul dan beredar di berbagai media sosial.

"Sejak kemarin muncul ancaman dianggap penyebar hoaks karena data yang dimiliki yang dianggap sah adalah yang dipegang KPU. Siapa pun yang pegang dianggap hoaks. Ini menurut saya sudah ancaman terberat bagi demokrasi," kata Said Didu di deklarasi tersebut.

Berbagai permasalahan yang tak terselesaikan sejak pemilu digelar pun menjadi sorotan. Permasalahan yang disorot di antaranya, kisruh 17 Juta DPT invalid hingga terlibatnya secara nyata gubernur, bupati, lurah, camat dan RW, RT-RW dalam memenangkan pasangan calon tertentu.

"Itu bagaikan penonton sudah teriak semua tapi wasit tidak mau menyemprit peluit," ujar Said Didu yang juga pendukung Prabowo-Sandi.

Dari indikasi-indikasi itu, Gerakan Nasional itu pun menduga adanya kecurangan yang dilakukan secara terstruktur. Said Didu juga menyebut kejadian ini masif karena hampir terjadi di seluruh Indonesia bahkan di luar negeri.

"Jadi menurut saya peneliti kecurangan ini pemilu sudah terstruktur, sistemik dan masif, nah undang-undang menyatakan apabila terjadi kecurangan seperti itu maka bisa dilakukan pemilu ulang karena sudah terstruktur, sistematis dan masif," ujar Said Didu.

Said Didu menambahkan, semua bukti-bukti sudah terpampang di media sosial dan lainnya. Selain itu, ia juga menyebut Bawaslu telah menyatakan bahwa ada pelanggaran bahwa 6,7 juta suara tidak terkirim.

"Berarti penyelengara juga sudah terstruktur tidak melaksanakan tugas, dari KPU boleh membela dirinya tapi fakta juga KPU tidak melaksanakan tugasnya sesuai amanat yang diberikan oleh rakyat," ujar Said Didu menambahkan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DrQZu4
April 21, 2019 at 06:34PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DrQZu4
via IFTTT

Forum Alumni Petugas Haji Diharap Perkuat Pembinaan

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Agama (Kemenag) berharap, Forum Komunikasi Alumni Petugas Haji Indonesia (FKAPHI) dapat memperkuat fungsi pembinaan haji. Hal itu disampaikan Direktur Bina Haji Khoirizi H Dasir saat membuka Musyawarah Nasional Pertama FKAPHI, di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta.

Baca Juga:

"Sudah saatnya alumni petugas haji bersinergi untuk memberikan kontribusi, khususnya untuk memberikan pembinaan kepada jamaah haji Indonesia," ujar Khoirizi, dalam keterangan yang diterima Ihram.co.id, Ahad (21/4).

Khoirizi mengingatkan, terdapat tiga pilar dalam penyelenggaraan haji, yakni pembinaan, pelayanan, dan perlindungan jamaah. Selama ini, pelayanan dan perlindungan jamaah telah banyak mengalami peningkatan. Akan tetapi, ihwal pembinaan masih perlu ditingkatkan.

"Namun, dari segi pembinaan masih banyak yang harus kita tutupi. Karena, kalau pelayanan boleh punya nilai 85-87. Perlindungan, boleh punya nilai 85-87. Namun dari segi pembinaan, harus memiliki nilai 100," ungkap dia.

Khoirizi pun berharap, fungsi pembinaan ini dapat dilengkapi para alumnus petugas haji yang tersebar di seluruh Indonesia. Sebab, menurut dia, para petugas haji merupakan salah satu pihak yang mumpuni dalam membimbing para calon jamaah haji antara lain melalui sharing pengalaman.

Ibadah, dia menerangkan, semestinya lengkap 100 persen. Artinya, sebagai penyelenggara juga memiliki tanggung jawab untuk memberikan pembinaan supaya nilai ibadah tiap jamaah menjadi sempurna.

Tiap tahun, ada sekitar 3.500-an orang petugas haji yang diberangkatkan ke Arab Saudi. Dengan adanya forum ini, Khoirizi berharap ada silaturahmi yang terus terjalin.

"Bayangkan betapa dahsyatnya bila kita bersama-sama untuk membantu melakukan pembinaan bagi jamaah haji," ucapnya.

Harapan senada juga disampaikan Ketua Komisi VIII DPR, Ali Taher yang turut hadir dalam Munas yang mengambil tema "Membangun Sinergi Alumni Petugas Haji untuk dan demi Sukses Haji" ini.

Berita Terkait

"Yang diperlukan adalah pengalaman anda, integritas anda, kejujuran anda, akhlak anda, serta pembinaan anda. Agar jemaahnya merasa nyaman ketika Anda ada," ujar Ali Taher. Ia juga berharap keberadaan FKAPHI dapat mendorong peningkatan kualitas penyelenggaraan haji di Indonesia.

Munas I FKAPHI dilaksanakan selama dua hari, 20-21 April 2019. Munas ini diikuti oleh perwakilan alumni petugas haji dari seluruh Indonesia. Dalam Munas ini juga dilakukan soft launching buku "Yuk Dakwah Haji...!".

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Xso1Ss
April 21, 2019 at 06:27PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Xso1Ss
via IFTTT

Allison: Liverpool tidak dalam Tekanan

Allison mengatakan timnya tak merasa ada tekanan untuk bisa menjuarai Liga Inggris.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perburuan trofi Liga Primer Inggris musim 2018/2019 semakin panas, setelah Manchester City menang atas Tottenham Hotspur pada Sabtu (20/4) kemarin. Liverpool harus memenangkan pertandingan melawan Cardiff City pada Ahad (21/4) malam ini, jika ingin kembali ke puncak klasemen sementara, sekaligus menjaga peluang mereka untuk bisa 'buka puasa' menjuarai kompetisi terelit di tanah Inggris.

Kiper Liverpool, Alisson Becker mengatakan the Reds tidak merasakan tekanan dalam persaingan di akhir musim. Alisson melanjutkan, saat ini para punggawa Liverpool merasa bertanggung jawab untuk memanfaatkan peluang besar tidak hanya merebut trofi Liga Primer Inggris, namun juga trofi Liga Champions. Namun, ia menegaskan timnya tidak merasa tertekan dengan hal tersebut.

"Ini bukan tekanan. Kami merasa punya tanggungjawab karena mengetahui kami bisa merebut trofi pada musim ini," ucapnya, seperti dikutip dari Sky Sport, Ahad (21/4).

"Kami bermain untuk Liverpool yang merupakan salah satu klub raksasa, dengan suporter yang sangat setia, serta punya harapan besar untuk bisa merebut kembali trofi Liga Primer dan juga Liga Champions," katanya.

"Jadi kami merasa bertanggung jawab. Namun kami tidak merasa tertekan, kami akan menjalani satu persatu pertandingan, dengan bermain sebaik mungkin," ujarnya.

Meski disebut-sebut punya peluang besar untuk memenangkan salah satu trofi atau keduanya, namun Alisso mengatakan timnya belum memikirkan menjadi juara. Baginya, masih bayak pekerjaan yang harus diselesaikan Liverpool, salah satunya memenangkan seluruh laga yang tersisa.

"Secara teori sangat indah (memenangkan Liga Primer Inggris dan Liga Champions). Tetapi kenyataannya adalah bahwa masih ada pekerjaan di depan kita," katanya.

"Kami akan berjuang sangat kerasa untuk memenangkan dua gelar ini. Tetapi ini adalah misi yang sangat sulit, dan kami harus mengambil langkah demi langkah, serta menjalani pertandingan demi pertandingan dengan sangat tenang," ujarnya.

Malam ini, Liverpool akan bertandang ke markas Cardiff City, dan mengusung misi menang untuk kembali bisa menggeser Manchester City di puncak klasemen. Setelah menghadapi Cardiff, Liverpool akan kembali bermain dikandang menghadapi  Huddersfield pada 26 April.

Setelah itu, Liverpool harus fokus menghadapi Barcelona di babak semifinal Liga Champions pada 1 Mei.  Liverpool kemudian harus berhadapan dengan mantan pelatih mereka Rafa Benitez kala bertandang ke markas Newcastle United pada 5 Mei mendatang. Usai bertandang ke Newcastle, Liverpool harus bersiap menuju Spanyol untuk menjalani leg kedua babak semifinal Liga Champions di markas Barcelona.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IIgZ80
April 21, 2019 at 06:04PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IIgZ80
via IFTTT

Jutaan UMKM Butuh Pendanaan Syariah

Banyak UMKM yang belum bankable.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Jutaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) membutuhkan pendanaan syariah. Permodalan berbasis sistem syariah dinilai menjadi model pembiayaan yang tepat. Pengamat Ekonomi Syaiah dari Sekolah Tinggi Ekonomi Islam SEBI, Azis Budi Setiawan mengatakan, kebutuhan akses keuangan syariah terhadap keuangan syariah sejatinya cukup besar.

Namun, banyak yang tidak dapat mengakses karena UMKM tersebut dinilai belum bankable. “Keuangan syariah yang paling mendasar dan dituntut kepada UMKM yaitu syarat-syarat yang bankable. UMKM bisa masuk kalau sudah memenuhi aspek legalitas, tata kelola usaha, masa berjalan usaha, dan berbagai syarat lainnya yang masih dianggap menyulit UMKM,” kata Azis kepada Republika.co.id, Ahad (21/4).

Azis mengatakan, untuk memenuhi berbagai persyaratan yang diberikan perbankan syariah itu, setidaknya pelaku UMKM membutuhkan seorang akuntan yang dapat membimbing. Namun, Azis mengakui, di Indonesia tidak banyak akuntan yang mau memberikan jasa untuk membimbing UMKM. Menurut dia, hal itu menjadi tantangan tersendiri bagi UMKM.

Meski demikian, terlepas dari tantangan yang ada, Azis mengatakan, beberapa pelaku industri keuangan syariah, khususnya bank mulai menerapkan sistem yang meniadakan berbagai persyaratan tersebut. Hal itu diimbangi dengan pemberian pinjaman yang lebih kecil di bawah kategori mikro, yakni sekitar Rp 2-5 juta.

Azis mengatakan, setidaknya saat ini terdapat sekitar 7 juta nasabah yang menjadi bagian dari program tersebut. “Saya kira ini terobosan yang baik dan bisa menjadi benchmark bagi lembagan keuangan lain baik bank maupun non bank yang sebelumnya menganggap sistem ini risiko menjadi potensi profit,” ujar dia.

Di satu sisi, dengan jumlah pinjaman yang lebih kecil, Azis mengatakan, tingkat kredit macet juga tergolong rendah. Oleh karena itu, pihaknya berharap pemerintah bisa menciptakan iklim yang kondusif agar pola-pola baru tersebut bsia terus berkembang dan menopang kebutuhan UMKM.

Sebab, kata Azis, jika baru sekitar 7 juta nasabah yang terlayani, maka terdapat 53 juta pelaku UMKM lainnya yang belum terlayani dan membutuhkan pendanaan syariah tanpa syarat yang begitu rumit. “Artinya ini masih besar dan masih harus dipikirkan lagi ke depan untuk memberikan akses pendanaan bagi UMKM lainnya. Makanya lembaga keuangan syariah harus terus bertumbuh,” katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2L1XrOW
April 21, 2019 at 05:54PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2L1XrOW
via IFTTT

Lombok Utara Siap Gelar UNBK Meski Dilanda Gempa Tahun Lalu

Lombok Utara merupakan kabupaten dengan dampak terparah akibat gempa pada tahun lalu.

REPUBLIKA.CO.ID, LOMBOK UTARA -- Seluruh sekolah menengah pertama (SMP) dan madrasah tsanawiyah (MTs) di Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), siap menggelar ujian nasional berbasis komputer (UNBK). Lombok Utara merupakan kabupaten dengan dampak terparah akibat gempa pada tahun lalu yang merusak begitu banyak infrastruktur pendidikan.

"Alhamdulillah seluruh SMP dan MTs di Lombok Utara akan melaksanakan ujian dengan UNBK," ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Lombok Utara, Fauzan saat dihubungi Republika.co.id dari Mataram, NTB, Sabtu (21/4).

Fauzan bersyukur seluruh sekolah di Lombok Utara yang meliputi 34 SMP negeri dan 2 SMP swasta dapat melaksanakan UNBK. Padahal, sebelumnya Badan Standar Nasional Pendidikan (BNSP) merekomendasikan Lombok Utara menggelar ujian nasional berbasis tertulis. Namun, setelah melihat kesiapan sarana dan prasarana, kata Fauzan, Lombok Utara dinilai siap menggelar UNBK. "Awalnya direncanakan pakai tertulis tapi alhamdulillah semua sekarang bisa pakai UNBK," kata Fauzan.

Fauzan menceritakan pada saat terjadinya gempa, komputer yang ada di sekolah-sekolah di Lombok Utara diselamatkan dengan dibawa menuju ke tempat yang aman, bahkan hingga ke wilayah perbukitan. Pascagempa, komputer-komputer tersebut dibawa kembali ke sekolah-sekolah dan dinyatakan masih berfungsi.

"Mengharukan ceritanya, saat gempa komputer dibawa ke gunung (perbukitan) diselamatkan, memang ada satu-dua yang rusak, tapi sebagian besar masih berfungsi," ucap Fauzan.

Fauzan menyampaikan tidak ada kebijakan khusus kepada SMP di Lombok Utara terkait materi ujian. Awalnya, lanjut Fauzan, sempat ada wacana pemberian materi soal yang berbeda kepada Lombok Utara. Namun hingga saat ini Fauzan belum menerima keputusan tersebut sehingga materi soal akan sama dengan sekolah lain di Indonesia.

"SMP-SMP di Lombok Utara juga sudah memberikan pelajaran tambahan sejak beberapa bulan lalu agar siswa lebih siap menghadapi ujian," kata Fauzan menambahkan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Vi4B5s
April 21, 2019 at 05:51PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Vi4B5s
via IFTTT

BAZNAS Pusat akan Segera Bahas Soal Lembaga Zakat Ilegal

Harapannya, semua lembaga amil zakat memenuhi aspek legalitas

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pihak Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menyebut akan segera membahas persoalan lembaga amil zakat yang tak berizin resmi. Harapannya, pengawasan terhadap seluruh lembaga amil zakat di Indonesia kian ditingkatkan.

“Saya belum bisa bicara itu. Tapi yang pasti begini, konsen kita pengelola zakat itu harus sesuai dengan undang-undang,” ujar Direktur Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS, Irfan Syauqi Beik, saat ditemui usai acara "Eco Fashion Mustahik BAZNAS" di Plaza Semanggi, Jakarta Selatan, Ahad (21/4).

Menurut Irfan, aturan perundang-undangan sudah memberikan panduan tentang aspek legalitas yang harus dipenuhi tiap lembaga amil zakat. Oleh karena itu, harapannya, semua lembaga zakat dapat memenuhi aspek legalitas tersebut. Prinsipnya, aturan yang ada bertujuan supaya pengelolaan zakat dapat lebih terkoordinasi.

Irfan menuturkan, legalitas lembaga zakat diperlukan. Sebab, seringkali bila suatu lembaga amil belum punya izin, gerakan penghimpunan dan penyaluran zakat berjalan sendiri-sendiri.

Jika demikian halnya, lanjut dia, dikhawatirkan pengelolaan zakat akan terkesan asal-asalan. Bahkan, penyaluran zakat boleh jadi tidak sesuai dengan ketentuan syariah atau aturan perundang-undangan.

“Khusus yang Sulsel (Sulawesi Selatan), saya belum bisa komentar karena itu baru mau kita bahas di rapat pleno, Selasa (23/4) besok,” jelas Irfan.

Sebagai informasi, sebelumnya pihak BAZNAS Sulawesi Selatan mengaku gelisah dengan banyaknya lembaga amil zakat yang ilegal. Untuk itu, BAZNAS setempat akan memproses secara hukum adanya lembaga zakat liar yakni dengan menggandeng Polda Sulawesi Selatan.

“Kami baru mengirim surat ke polda untuk diadakan pertemuan dan saat ini sedang digagas. Kan mereka (lembaga zakat liar) harusnya mengurus administrasinya ke Baznas Sulsel agar kegiatannya lebih legal,” ungkap Ketua Umum Baznas Sulawesi Selatan, Mappagio pada Pelatihan bertajuk "Fundraising Ramadhan 1440 bagi Baznas kabupaten/kota se-Sulselbar" di Makassar, Seperti dilansir Antara, Jumat (19/4).

Menurutnya, lembaga amil zakat yang ilegal cukup meresahkan publik. Dia mengungkapkan, ada banyak pengaduan dari masyarakat terkait zakat yang tidak jelas penyalurannya.

Pernah ada kasus lembaga liar yang melakukan pengumpulan bantuan untuk Palestina. Kemudain, seorang warga menghubungi BAZNAS. Namun, ujung-ujungnya BAZNAS yang dipertanyakan kredibilitasnya.

Mappagio menuturkan, pihaknya akan bermitra dengan kepolisian untuk melakukan tindakan tegas bagi pelaku yang tidak mematuhi undang-undang. Dia mengungkapkan, adanya masa dua tahun pembinaan untuk lembaga-lembaga amil zakat dinilai sudah mencukupi.

Maka dari itu, bagi lembaga amil yang mengumpulkan zakat di tengah masyarakat tanpa pendistribusian yang baik akan ditindak secara hukum. Untuk itu, Mappagio meminta seluruh lembaga amil zakat agar segera memiliki izin dari BAZNAS pusat.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2ZoytfE
April 21, 2019 at 05:30PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2ZoytfE
via IFTTT

Kelelahan, Sejumlah Petugas KPPS di Sukabumi Jatuh Sakit

Tiga etugas TPS di Kabupaten Sukabumi meninggal dunia akibat kelelahan.

REPUBLIKA.CO.ID,  SUKABUMI--Sebanyak enam petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan dua orang panitia pemilihan kecamatan (PPK) di Kota Sukabumi mengalami sakit. Kondisi tersebut terjadi karena mereka mengalami kelelahan dalam menjalankan tugas.

"Dari data yang diperoleh ada enam anggota KPPS yang sakit karena kelelahan,’’ ujar Ketua KPU Kota Sukabumi Sri Utami kepada wartawan Ahad (21/4). Selain itu ada dua orang petugas PPK di Kecamatan Warudoyong dan Cibeureum yang sakit akibat kelelahan.

Selain itu pada tahapan pelipatan surat suara di gudang logistik KPU ada seorang petugas yang meninggal dunia pada 5 April 2019 lalu. Petugas atas nama Tatang Sopandi (48) warga Kecamatan Warudoyong ini mengalami sakit demam setelah aktif membantu penyortiran logistik di gudang KPU.

Menurut Sri, petugas yang mengalami kelelahan dan jatuh sakit ini mulai berlangsung sejak datangnya logistik dan penyortiran logistik. Selanjutnya pada tahapan pencoblosan hingga penghitungan suara di TPS.

Di tempat terpisah, sebanyak tiga petugas TPS di Kabupaten Sukabumi,  meninggal dunia akibat kelelahan dan sakit saat bertugas. Ketiga petugas itu adalah Idris Hadi (64) warga Kampung Cipamutih, RT 01 RW 07, Desa Munjul, Kecamatan Ciambar yang meninggal pada Kamis (18/4) pukul 02.00 WIB.

Selanjutnya Usman Suparman yang merupakan petugas pengamanan TPS warga Kampung Selaawi, RT 16, Desa Warnasari, Kecamatan Sukabumi. Petugas tersebut meninggal dunia selepas pelaksanaan perhitungan suara.

Berikutnya seorang wanita petugas KPPS yang belum diketahui namanya warga Desa Sukajaya, Kecamatan Pabuaran meninggal pada Sabtu, (20/4) sekitar pukul 06.00 WIB di RSUD Jampangkulon akibat pendarahan saat melahirkan.

Ketua KPU Kabupaten Sukabumi, Ferry Gustaman mengatakan, data tersebut berdasarkan laporan dari petugas di lapangan. Mereka yang meninggal tersebut telah bekerja untuk menyukseskan jalannya pemilu.

Sebagai bentuk apresiasi ungkap Ferry, pihaknya melakukan penggalangan dana secara swadaya untuk membantu keluarga korban. Nantinya dana tersebut akan disalurkan kepada keluarga.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UurEph
April 21, 2019 at 05:26PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UurEph
via IFTTT

Misi Pribadi Mohamed Salah di Laga Cardiff Vs Liverpool

Mohamed Salah bisa masuk dalam daftar penyerang terganas Liverpool

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mohamed Salah bisa masuk dalam daftar penyerang elite Liverpool, andai bisa mencetak gol ke gawang Cardiff City, dalam pertandingan lanjutan Liga Primer Inggris pekan ke-35, Ahad (21/4) malam. Nama Mohamed Salah akan masuk dalam daftar penyerang legendaris Liverpool jika dirinya mampu mencetak gol ke-20 pada musim ini.

Liverpool akan bertandang ke Stadion Cardiff City dengan misi merebut tiga poin penuh malam ini. Menang menjadi hasil mutlak yang harus didapatkan the Reds untuk tetap menghidupkan peluang merebut trofi Liga Primer Inggris musim ini, karena dalam pertandingan hari Sabtu (20/3) kemarin, Manchester City yang merupakan pesaing berat mereka berhasil menang dan merebut posisi puncak klasemen sementara.

Bagi Mohamed Salah, selain menuntaskan misi membawa Liverpool menang atas Cardiff malam ini, dirinya juga berpeluang bisa masuk dalam daftar penyerang "terganas" the Reds. Dikutip dari Daily Star, Jika malam ini mampu mencetak gol ke gawang Cardiff, Salah akan masuk dalam daftar penyerang Liverpool yang bisa mencetak 20 gol dalam dua musim berturut-turut. Saat ini, hanya ada dua penyerang yang mampu melakukan hal itu, yakni Robbie Fowler dan Luis Suarez.

Robbie Fowler tercatat mampu mencetak 53 gol dalam dua musim, antara 1994 hingga 1996 untuk Liverpool, dan membuatnya meraih penghargaan pemain muda terbaik selama dua musim. Sementara Luis Suarez, mencetakan 54 gol untuk liverpool dalam dua musim, dan nyaris membaw the Reds menjadi juara.

Sepanjang musim ini, Mohamed Salah telah mencetak 19 gol dan membawanya menjadi topskor sementara Liga Primer Inggris bersama Sergio Aguero. Pada musim sebelumnya, Salah juga berhasil merebut penghargaan "Sepatu Emas" setelah menjadi topskor dengan torehan 32 gol.

Sempat mendapatkan kritikan karena performanya dinilai menurun, Salah kembali membuktikan kualitas dirinya.Penyerang asal Mesir itu telah mencetak tiga gol dalam tiga pertandingan terakhir Liverpool.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IGQkZn
April 21, 2019 at 05:23PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IGQkZn
via IFTTT

In Picture: Skuteris Wanita Bandung Gelar Indonesia Kartini Ride

Kegiatan tersebut diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Kartini.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Para wanita mengendarai skuter vespa saat mengikuti kegiatan Indonesia Kartini Ride Vol II di kawasan Jalan Lengkong, Kota Bandung, Ahad (21/4).

Kegiatan tersebut diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Kartini dengan mengendarai skuter vespa mengenakan kebaya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GzLsni
April 21, 2019 at 05:23PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GzLsni
via IFTTT

Benarkah Kartini Dipingit?

Mengapa Kartini bisa mengunjungi rumah Asisten Residen Jepara di seberang alun-alun.

Oleh: Priyantono Oemar

Melihat pintu masuk, kesan upacara yang akan dilangsungkan di gedung itu sudah didapat. Motif dekorasi keraton yang sederhana dan pigura emas yang lebar dengan foto RA Kartini, menjadi penanda upacara apa yang akan segera digelar di Sekolah Van Deventer Solo itu pada Ahad malam, 21 April 1929.

De Sumatra Post 4 Mei 1929 melaporkan, PAH Mangkunegoro VII juga hadir di acara peringatan 50 Tahun RA Kartini atas inisiatif Solosche Van Deventervereniging itu. Dari keluarga Kartini hadir RA Santoso dan RMH Soemarto. Foto besar RA Kartini berbingkai emas hadiah dari Mangkunegoro VII itu seperti penanda "sangkar emas" yang dulu mengurung Kartini remaja.

Suatu hari, Kartini terpecah konsentrasi belajarnya ketika teman Belandanya, Lesty, sibuk belajar bahasa Prancis di jam istirahat ketimbang bermain. Namun, Kardinah di buku Tiga Saudara, mengaku teman-teman di sekolah kebanyakan Belanda peranakan. "Jarang sekali yang bukan Belanda Indo. Anak Jawa juga hamper tidak ada," tulis Kardinah.

Lesty mengutarakan alasannya, tak akan diperbolehkan pergi ke Belanda bila tidak bisa berbahasa Prancis. Ketika dewasa, Kartini juga belajar bahasa Prancis. Ngasirah, ibu kandung Kartini yang anak mandor tebu dan guru mengaji, bisa berbahasa Prancis tetapi tak pernah dipakainya.

Lalu Lesty bercerita tentang cita-citanya, yang membuat Kartini tercekat ketika memintanya bercerita tentang cita-cita. Setelah sekian lama bengong memandang Lesty, Kartini berujar pendek sambil menggelengkan kepala, "Tak tahu."

Pengalaman hari itu membuat Kartini gelisah. Ia akan menghadapi kenyataan setelah sekolah akan dipingit menunggu ada orang tua laki-laki yang melamarnya. Kelak, Sulastri –kakak perempuan pertamanya— mengalami hal itu terlebih dulu.

Saat sudah dipingit, dan keinginan Kartini tidak dipenuhi ayahnya, ia akan mengurung diri di kolong dipan di kamarnya, menahan rasa malu dan memendam pilu. Bagaimanapun, Kartini harus menjalaninya dengan segala kenakalannya.

Meski dipingit, Kartini masih sering bersyukur. Dari kamarnya, ia bisa menikmati 'musik alam'. "Kalau kami menikmati nyanyian unggas, atau lagu musik yang merdu yang kami hayati sepenuh hati, maka kami pun bersyukur bahwa Tuhan tidak menciptakan kami tuli!" tulis Kartini pada 10 Juni 1901.

Bila Kartini dan adik-adiknya di Klein Scheveningen, mereka bisa menikmati pemandangan sinar keemasan matahari yang terpantul dari permukaan laut. Scheveningen adalah nama pantai rekreasi di Belanda, dipakai Kartini untuk menamai pantai di utara Jepara.

"Tempat tenang di pantai laut yang memikat hati, tempat segala sesuatu yang bernapaskan keheningan, ketenangan, dan keagungan, tempat matahari terbenam dengan sangat indahnya, maka tiada habis-habisnya kami mengucap syukur, bahwa mata kami tidak cacat dan dapat memandang segala kegembiraan."

Pada 18 Mei 1901, gerhana matahari terjadi di Jawa, ahli dari berbagai dunia datang. Tapi Kartini hanya bisa menyaksikan sebentar, karena langit kemudian berawan lalu hujan lebat. Kecewa tentu saja, tapi hujan itu ditunggu-tunggu para petani. "Ayah gembira sekali dengan hujan lebat yang berguna bagi sawahnya."

Di hari Ahad, Kartini sering diajak ayahnya mengunjungi warga, baik ketika ada warga yang sakit, ada kebakaran, ada panen, ada paceklik, ada shalat meminta hujan, ataupun ketika ada perayaan Idul Fitri. Kartini juga pernah ikut menanam padi. 

Ia membaca koran "De Locomotief" yang menjadi bacaan pengusaha Belanda yang suka mengkritik pemerintah Hindia Belanda. Koran ini kritis terhadap berbagai kebijakan pemerintah yang merugikan rakyat Jawa.

Dari koran ini pula, sepertinya Kartini mendapatkan informasi kejadian-kejadian buruk rakyat Jawa di luar kabupatennya. Ia misalnya, pernah menulis surat bercerita tentang kelaparan yang menimpa rakyat Demak dan Grobogan. Pengetahuannyaa tentang dunia di luar wilayah kabupatennya. "Luas dan mengagumkan dibandingkan dengan masa dan usianya," puji Pramoedya Ananta Toer.

Ia tidak menyukai koran yang hanya mengabarkan hal remeh-temeh seperti kebakaran dan pencurian. Di nota "Berilah Orang Jawa Pendidikan" yang ia tulis untuk pemerintah, Januari 1903, ia mengaku lebih senang jika pengelola penerbitan memuat hal-hal yang dapat "memperluas pandangan, mencerdaskan pikiran, dan memuliakan rasa hati. Sama sekali bukan surat abar yang memuat berita kebakaran, pencurian dan pembunuhan, dan caci maki anonim dan sanjung puji berlebihan."

Meski Kartini mengaku mendapat dukungan dari pers, Pramoedya Ananta Toer menyebut Kartini sebagai single fighter ketika memperjuangkan keinginannya menaikkan derajat rakyat. Namun Pram memaklumi karena di masa itu "bukan saja karena belum ada massa yang mendukungnya, juga karena taraf perjuangan waktu itu belum sampai pada pembentukan massa sebagai jalan kea rah pembentukan berkekuatan serta kekuasaan."

Maka, ketika ia ingin mendapatkan dukungan yang kuat agar keinginannya bisa terealisasi, ia merelakan diri menjadi madu Bupati Rembang, hal yang semula ia tentang keras. Dengan memiliki istri penguasa ia berharap suaminya bisa mendorong percepatan realisasi cita-citanya.

Kartini pintar menangkap aspirasi rakyat kecil. Ia menanggalkan gelar kebangsawanannya, dan memakai gelar tertingginya sebagai "hamba Allah" sama seperti rakyat kebanyakan yang memeluk Islam. Untuk menemukan keunggulan rakyat kecil, ia juga menoleh dongeng dan nyanyian rakyat. Baginya, seperti tertuang di surat tertanggal 20 Agustus 1902, "orang Jawa yang kecil, paling kecil pun adalah puitik."

Maka, mereka menjadi bahan cerita yang menginspirasi perjuangannya, yang kemudian ia tuliskan melalui penanya. Meski kadang meledak-ledak, Kartini dinilai Pram tetap menjaga batas-batasa kesopanan dalam tulisan-tulisannya.

Kartini tentu menyadari hal itu,karenanya di surat tertanggal 30 Sepetember 1901, ia menegaskan, "Perihal kurangnya penguasaan bahasa saya untuk sekehendak hati saya, mungkin itu lebih baik bagi saya. Siapa tahu apa yang sebenarnya baik akan menjadi sesuatu kejahatan apabila ditulis oleh pena yang tidak bijaksana, tidak berpengetahuan dan pemarah."

Sejak kecil, Kartini memang memiliki jiwa yang meledak-ledak. Ia misalnya tak mau berpuasa lagi dan menolak belajar mengaji karena ketika ia bertanya kepada guru ngajinya, guru ngajinya tak bisa mengartikan ayat-ayat Alquran yang disuruh ia baca.

Ia sempat merasa jengah dengan agamanya sendiri dan tercerahkan lewat ajaran agama lain yang ia dapat dari sahabat Belandanya dan bacaan Injilnya. Ia membaca Injil berbahasa Melayu dan membaca ajaran Buddha, sebelum di kemudian hari ia bertemu dengan Kiai Soleh Darat yang fasih menjelaskan arti Alquran.

RM Notosuroto memuji Kartini, bangsawan Pakualaman yang mendirikan Perhimpunan Hindia di Belanda, tetapi memilih opsi Indonesia lebih baik menjadi bagian Belanda daripada merdeka. "Dari bagian kehidupan kalbunya ini kita dapat mengenal garis-garis watak Kartini yang menyebabkan ia menjadi permata toleransi, kesadaran harga diri, dan penghargaan terhadap kebajikan yang juga berasal dari ornag-orang lain," ujar dia seperti dikutip Pram di Panggil Aku Kartini Saja.

Saat menjadi pimpinan Perhimpunan Hindia, Notosuroto pada 24 Desember 1911 menegaskan, pemikiran Kartini dijadikan pedoman bagi Perhimpunan Hindia. Seperti dikutip Bataviaasch Nieuwsblad, Notosuroto menganggap pemikiran Kartini sebagai satu-satunya yang mampu menyelamatkan orang-orang Jawa dan menemukan gemanya di benak para pemuda Perhimpunan Hindia.

Maka, di Amsterdam, air mata Nyonya De Booij-Boissevain jatuh di podium ketika ia pada 22 Desember 1913 menguraikan kisah perjuangan Kartini yang berujung pada kematiannya setelah menjadi ibu. Hadirin menyimak momen tragis Kartini yang diceritakan Nyonya De Booij yang pernah menerima dua kali surat dari Kartini itu.

"Banyak telinga yang juga terlihat lembab di aula," tulis Bataviaasch Nieuwsblad, yang kemudian dilanjutkan Nyonya De Booij dengan ajakan menyokong pendanaan Kartini Fonds untuk membantu sekolah Kartini di Hindia Belanda.

Ini, lanjut koran itu, adalah bukti bagaimana seorang idealis yang meninggal telah menaklukkan banyak hati. De Booij berkenalan dengan Kartini ketika Kartini berkunjung ke Bogor.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2ILXnji
April 21, 2019 at 05:21PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2ILXnji
via IFTTT

In Picture: TKN Rayakan Syukuran Kemenangan Joko Widodo-Maruf Amin

Acara syukuran kemenangan Pemilu 2019 digelar di The Pallas, SCBD.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum Tim Kampanye Nasional (TKN) Erick Thohir didampingi Direktur TKN Milenial Bahlil Lahadalia memotong nasi tumpeng pada acara syukuran kemenangan Pemilu 2019 di The Pallas, SCBD, Jakarta, Ahad (21/4).

Acara syukuran bertajuk "Panggung Gemb1ra" itu dilaksanakan untuk merayakan kemenangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo dan Ma'ruf Amin berdasarkan hasil quick count beberapa lembaga survei.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GzKAz2
April 21, 2019 at 05:04PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GzKAz2
via IFTTT

Pengamat: Saling Klaim Kemenangan Pilpres tidak Tepat

Kedua belah pihak diminta berhenti menyatakan diri sebagai pemenang pilpres

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Saling klaim kemenangan yang ditunjukkan kedua kontestan pemilihan presiden (pilpres) amat disayangkan. Hal itu disampaikan pendiri Network for Democracy and Electoral Integrity (Netgrit), Hadar Nafis Gumay.

Dia menegaskan, satu-satunya pihak yang berhak mengumumkan siapa pemenang pilpres adalah Komisi Pemilihan Umum (KPU). Klaim masing-masing calon presiden tidak pantas karena mendahului pengumuman KPU.

"Kami melihat, para paslon (pasangan calon) ini kemudian justru mengklaim atau menyatakan mereka yang jadi pemenangnya. Saya kira, ini situasi yang, pilihan sikap yang, menurut saya tidak tepat," ungkap Hadar Nafis Gumay saat ditemui di Menteng, Jakarta Pusat, Ahad (21/4).

Dia menuturkan, menurut aturan perundang-undangan, otoritas penetapan atau pengumuman hasil pemilu berada di tangan penyelenggara pemilu, yakni KPU. Adanya klaim kemenangan justru berpotensi membuat publik bingung. Karena itu, Hadar meminta seluruh pihak untuk berhenti menyatakan diri sebagai pemenang pemilihan umum (pemilu).

"Mari kita hormati adanya satu penerapan peraturan perundang-undangan. Jangan justru kita ciptakan suasana ketidakpastian. Yang terpenting juga, suasana damai yang harus bisa kita ciptakan sekarang dan seterusnya," papar dia.

Hadar menerangkan, jika klaim kemenangan terus diserukan kedua paslon, maka para pendukung masing-masing akan menganggap klaim demikian sebagai kebenaran. Khawatirnya, bila pengumuman KPU nanti ternyata berbeda daripada klaim salah satu pihak. Ada potensi pihak yang tidak puas akan mengganggu kedamaian di tengah masyarakat.

"Nanti kalau (hasilnya) tidak demikian, itu bisa menimbulkan satu rasa tidak puas atau protes yang sangat mungkin bisa mengganggu kedamaian di antara kita, yang justru akan sulit dikontrol, bahkan oleh pemimpinnya," jelas Hadar.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2INe26m
April 21, 2019 at 05:04PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2INe26m
via IFTTT

TPS 24 Sumur Pucung Serang Gelar PSU, Petugas KPPS Diganti

KPPS di TPS ini melakukan pencoblosan sendiri 15 surat suara.

REPUBLIKA.CO.ID, BANTEN -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Serang menggelar Pemungutan Suara Ulang di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 24, Kelurahan Sumur Pucung, Ciloang, Kota Serang, Ahad (21/4). Hal ini disebabkan adanya temuan indikasi bahwa Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di TPS ini melakukan pencoblosan sendiri 15 surat suara lalu dimasukkan ke dalam kotak suara.

“Yang pasti rekomendasinya adalah PSU, terkait apakah ada dugaan perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh KPPS, itu ada proses hukum lebih lanjut,” terang Ketua KPU Provinsi Banten Wahyu Furqon, Ahad (21/4).

Saat ini pelaksanaan PSU di Ciloan dilakukan oleh petugas baru seluruhnya yang diambil dari petugas TPS lain yang tidak menggelar PSU. Sedangkan, para petugas KPPS TPS 24 yang lama saat ini seluruh ya sedang dalam masa pendalaman terkait indikasi kasus pelanggaran teraebut.

Saat ditanya terkait upaya pencegahan pelanggaran lagi pada PSU kali ini, Wahyu mengatakan, bahwa pihaknya telah melakukan pengawasan yang lebih baik dengan menyebar para Komisioner KPU untuk mengawas juga di setiap titik TPS yang menggelar PSU. “Kita bagi tugas tujuh komisioner untuk memastikan berlangsungnya giat PSU, kegiatan berlangsung dengan diawasi Bawaslu Provinsi, Saksi dari Peserta Pemilu,” terang Wahyu.

Ahad ini, sebanyak empat dari total sepuluh TPS di Provinsi Banten yang direkomendasikan, dengan rincian dua TPS yang ada di Kota Serang, satu TPS di Kabupaten Serang dan satu TPS di Kabupaten Tangerang. Sementara enam TPS lainnya akan menggelar Pemungutan Suara Ulang pada Rabu mendatang.

Penyegeraan giat PSU menurut Ketua Bawaslu Provinsi Banten, Didih M. Sudi, sudah merupakan aturan yang ditetapkan untuk pelaksanaan PSU, di mana PSU diatur paling lama digelar sepuluh hari sejak Pemiku dilakukan. Adapun, mengenai penetapan hari PSU pada Rabu mendatang yang berpotensi mengurangi animo masyarakat untuk memilih, menurutnya itu adalah kewenangan KPU sebagai penyelenggara.

“Terkait hari penyelenggaraan itu bagaimana kesiapan KPU sebagai, cuma memang kalau logikanya kalau dilakukan di hari kerja tentu kalau logikanya ya akan mengurangi partisipasi pemilih. Tapi ya mau bagimana lagi kan kalau secara aturan memang Sabtu depan itu sudah hari terakhir PSU,” terang Didih.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GxXi14
April 21, 2019 at 04:59PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GxXi14
via IFTTT

Kapal Ternak Lancarkan Distribusi Daging Antardaerah

KPK merekomendasikan tersedianya kapal angkut untuk memenuhi kebutuhan daging.

REPUBLIKA.CO.ID JAKARTA — Kapal ternak pengangkut sapi dan hewan – hewan penghasil daging yang konsumsi masyarakat telah melancarkan distribusi pangan ke berabagai daerah. Berkat fasilitas tersebut, pengiriman daging untuk memenuhi permintaan pasar di berbagai daerah berjalan cepat dan tidak mengalami hambatan.

Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan, Fini Murfiani mengatakan, pengiriman sapi antarpulau terjadi karena kebutuhan daging sapi yang tinggi. Terutama di sentra konsumen. Kebetulan, daerah tersebut tidak produktif dalam mengembangbiakkan sapi yang disebabkan faktor tata ruang dan agro ekosistem yang tidak mendukung.

Sementara itu, tingkat konsumsi daging sapi di daerah produksi atau peternakan sapi rendah. Stok sapi berlebih. Akibatnya harga komoditas itu di sentra konsumen lebih tinggi jika dibandingkan dengan di sentra produsen.

Kapal pengangkut ternak dimanfaatkan untuk mengirim sapi dari daerah produsen ke daerah konsumen. Penyelenggaraan kapal khusus angkutan ternak memperhatikan prinsip animal welfare, agar ternak merasa nyaman selama waktu pengangkutan dengan memperhatikan aspek-aspek logistik.

“Dampak adanya kapal ternak dapat meminimalkan penyusutan bobot ternak bahkan kematian yang dikarenakan penanganan sapi tidak layak di atas kapal” tegas Fini.

Konektivitas

Selain itu, pemanfaatan kapal khusus angkutan ternak berimplikasi pada optimalnya konektivitas daerah sentra produksi dan konsumen. Transportasi laut efektif melayani pengangkutan ternak. Perjalanannya berlangsung rutin dan terjadwal dari daerah sentra produksi menuju daerah konsumen. 

Beberapa provinsi sumber produksi ternak yaitu NTT, NTB, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sulawesi Selatan, dan Lampung. Provinsi Jawa Barat selain sebagai daerah sentra produksi juga sebagai daerah konsumsi setelah DKI Jakarta. 

Keberadaan kapal ini merupakan realisasi rekomendasi Litbang KPK terkait perbaikan tata niaga komoditas strategis daging sapi. Litbang KPK menilai pengangkutan ternak antar pulau dengan kapal laut selama ini didominasi oleh beberapa pelaku usaha. 

KPK merekomendasikan tersedianya alat angkut sapi yang dapat dimanfaatkan oleh banyak pihak dan memenuhi kaidah animal welfare. KPK juga merekomendasikan dibangunnya sarana dan prasarana loading-un loading di pelabuhan muat dan pelabuhan tujuan. 

Dilihat sisi efektifitas menurut Fini, keberadaan kapal khusus ternak dinilai mengurangi waktu tempuh. Juga  diharapkan menghemat biaya, mengurangi susut berat ternak karena selama perjalanan sudah menerapkan prinsip animal welfare.

Pengadaan kapal khusus angkutan ternak dilakukan oleh Pemerintah termasuk pemberian subsidi biaya pengangkutan (ongkos tambang). Selain itu, fasilitas yang tersedia di kapal khusus ternak adalah bongkar muat, asuransi, pakan dan air minum ternak selama pelayaran, pelayanan penanganan ternak (petugas dokter hewan 1 orang, mantri hewan 1 orang dan kleder 10 orang).

Pemanfaatan muatan balik kapal khusus ternak

Pemanfaatan muatan balik masih belum dioptimalkan, mengakibatkan biaya operasional/tarif yang tinggi. Hal tersebut perlu dikembangkan lebih baik lagi dengan melibatkan Pemerintah daerah serta pelaku usaha antar wilayah sehingga Tol Laut mampu menciptakan Pertumbuhan ekonomi antar wilayah.

Keberadaan kapal khusus ternak dapat dimanfaatkan pada arus balik untuk mengangkut bahan pakan ternak dari Pulau Jawa ke NTT. Biaya angkutan pakan buatan pabrik pun jika diangkut kapal ternak jauh lebih murah karena memanfaatkan arus balik dengan tarif muatan relatif murah.

Hal ini tentu mendukung upaya meminimalisasi penyusutan bobot hidup ternak salah satunya dari sisi kebutuhan pakan ternak selama pelayaran. “Penyusutan bobot hidup ternak selama pengangkutan dinilai dapat menurunkan nilai ekonomi ternak sehingga kompensasi kerugiannya dibebankan pada penambahan harga tiap kg bobot hidup ternak”ungkap Fini.

Fini menyebutkan provinsi NTT sebagai gudang ternak sapi, kerbau dan babi membutuhkan kontinuitas ketersediaan bahan pakan ternak yang cukup sepanjang tahun. Namun pada musim kemarau ketersediaan bahan pakan ternak di Provinsi NTT cenderung terbatas. 

Untuk mengantisipasi kekurangannya perlu dipasok bahan pakan ternak dari daerah sumber pakan ternak. Sumber bahan pakan ternak cukup melimpah di beberapa daerah di Pulau Jawa sehingga bahan pakan ternak dapat dimuat di Pelabuhan yang disinggahi kapal. 

“Oleh karena itu wilayah NTT sebenarnya masih sangat membutuhkan pasokan bahan pakan ternak dari wilayah lain. Pakan complete feed buatan pabrikan harganya relatif mahal karena didatangkan dari Surabaya dengan biaya pengangkutan yang tinggi.”pungkas Fini.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2INzsQz
April 21, 2019 at 04:36PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2INzsQz
via IFTTT

Pedagang Harap Distribusi Bawang Putih Lancar Jelang Puasa

Harga bawang belum terlihat adanya penurunan yang signifikan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Dikeluarkannya izin impor bawang putih oleh Kementerian Perdagangan (Kemendag) beberapa hari lalu diharapkan dapat meningkatkan stabilitas pasokan dan harga jelang Ramadhan. Wakil Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Ngadiran berharap distribusi bawang putih oleh importir ke pasar dapat berlangsung lancar tanpa hambatan.

Menurutnya, saat ini pasokan bawang putih di pasar sudah berangsur baik meski lonjakan harga belum turun secara signifikan. “Saat ini pasokan sudah lumayan di pasar,” kata Ngadiran saat dihubungi Republika.co.id, Ahad (21/4).

Dia menjelaskan, sejauh ini distribusi pasokan oleh perusahaan impor (importir) bawang putih sudah berangsur-angsur membaik meski secara harga belum terlihat adanya penurunan yang signifikan. Meski begitu, pihaknya juga mempertanyakan distribusi pasokan pada Ramadhan maupun Lebaran nanti. Mengingat, kata dia, kebutuhan konsumsi dari tahun ke tahun pada momentum tersebut umumnya meningkat.

Ngadiran menjelaskan, naik turunnya harga pada momentum-momentum besar seperti Ramadhan dan Lebaran kerap ditentukan oleh ketersediaan pasokan yang ada. Pihaknya mengaku tidak memiliki wewenang menstabilkan pasokan karena semuanya tergantung dari tindakan yang diambil importir.

“Kalau importir  buka keran (pasokan), ya harga tidak akan bergejolak. Tapi kalau kerannya ditutup, tentu saja harga bergejolak,” kata dia.

Mengacu catatan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, harga bawang putih sedang pada 21 April 2019 mencapai Rp 46.900-Rp 60 ribu per kilogram (kg). Pada catatan tersebut,  secara nasional harga terendah bawang putih berada di wilayah Kalimantan Barat dengan rata-rata harga sebesar Rp 32.250 per kg, sedangkan harga tertinggi berada di wilayah DKI Jakarta sebesar Rp 60 ribu per kg.

Dengan acuan harga tersebut, Ngadiran mengaku hal tersebut sesuai dengan yang terjadi di pasaran. Untuk itu dia meminta kepada pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) agar dapat meminta komitmen para mitra dagang di tingkat distribusi dan sektor lainnya untuk solid menstabilkan harga serta pasokan, yakni dengan tidak bermain-main pada komitmen dagang yang disepakati.

Komoditas pangan seperti bawang putih misalnya, kata dia, membutuhkan gudang stok yang memiliki standarisasi khusus untuk menghindari kerusakan barang. Ketersediaan gudang stok tersebut menurutnya hanya dimiliki oleh para importir sehingga pemenuhan pasokan secara menyeluruh hanya dapat mengandalkan sektor tersebut.

“Kalau pedagang dan pasar itu nggak punya gudangnya, jadi kalau kita beli barang lebih dari kapasitas harian konsumsi pelanggan kami, barang bisa rusak di gudang,” kata dia.

Diketahui, pada rapat koordinasi nasional (rakornas) yang berlangsung pada (18/3) lalu, pemerintah secara resmi menunjuk Badan Usaha Logistik (Bulog) sebagai pelaksana impor bawang putih sebesar 100 ribu ton. Keputusan yang sempat menuai kontroversi tersebut lantaran Bulog tidak dikenai kewajiban tanam sebesar lima persen dari kuota impor yang ditentukan tidak seperti importir.

Kepala Bagian Informasi dan Humas Bulog Teguh Firmansyah mengatakan, hingga saat ini Bulog belum menerima surat resmi dari Kemendag tentang kelanjutan pelaksanaan importasi sebagaimana hasil rakornas yang disepakati.

“Jadi kami belum tahu Bulog dikasih izin (impor) atau tidak oleh Kemendag,” kata Teguh.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GwuE0u
April 21, 2019 at 04:36PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GwuE0u
via IFTTT

'Emak-emak' Pendukung Prabowo Gelar Aksi di depan KPU

Para ' emak-emak' itu mengimbau KPU agar mengedepankan pemilu yang jujur dan adil

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Puluhan orang yang tergabung dalam Panggung Perlawanan Rakyat menggelar aksi di depan Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Ahad (21/4) sore. Mereka yang mayoritas adalah emak-emak itu meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) agar jangan sampai melakukan kecurangan menghitung suara di pemilihan umum (pemilu) tahun ini.

Juru bicara massa tersebut, Endah Farida menegaskan, pemilu semestinya menjadi sarana untuk menghadirkan partisipasi masyarakat. Namun, pihaknya menyayangkan bila masih ada indikasi KPU tidak menjalankan tugas dengan sebagaimana mestinya.

"Misalnya, ditemukan ribuan pelanggaran di TPS pada 17 April lalu, kesalahan input data berujung kepada pernyataan KPU soal adanya human error, tetapi merugikan paslon capres-cawapres Prabowo-Sandiaga Uno, serta informasi penayangan hasil hitung cepat (quick count) yang begitu masif," papar Endah Farida kepada awak media di sela-sela aksi, Ahad (21/4).

Menurut dia, sebagai emak-emak pihaknya memahami beratnya tugas penyelenggara pemilu. Namun, dirinya menekankan, sudah seharusnya KPU mengedepankan pemilu yang jujur, adil, dan transparan. "Kami dukung KPU untuk bersikap tegas dan tidak takut kepada rezim. Takutlah kepada kekuatan rakyat," ujar Endah.

Selain menyampaikan keterangan pers, para emak-emak juga meneriakkan yel-yel. Misalnya, 'KPU Jangan Curang!', 'Prabowo-Sandi Menang!' dan 'Prabowo-Sandi Presiden RI!'

Mereka pun tidak lupa menyanyikan lagu 'Ibu Kita Kartini' sebagai penghormatan atas peringatan Hari Kartini yang jatuh hari ini, 21 April 2019.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IMVGC7
April 21, 2019 at 04:35PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IMVGC7
via IFTTT

Respons MUI, KPU: Keberadaan Lembaga Survei Dijamin UU

Keberadaan lembaga survei yang merilis hasil quick count dijamin UU Pemilu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-- Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Wahyu Setiawan, menangggapi usulan Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang meminta hitung cepat (quick count) ditiadakan. Menurutnya, keberadaan lembaga survei yang merilis hasil survei, quick count dan jejak pendapat saat Pemilu 2019 dijamin oleh UU Pemilu Nomor 7 Tahun 2017.

"Keberadaan lembaga survei berdasarkan UU Pemilu Nomor 7 Tahun 2017 memang diperbolehkan," ujar Wahyu saat dihubungi wartawan, Ahad (21/4).

Wahyu menegaskan, bahwa lembaga survei merupakan salah satu bentuk partisipasi masyarakat dalam pemilu yang diakui secara legal. "Jadi dari sisi peraturan perundangan tidak ada permasalahan dengan lembaga survei tersebut karena memang diatur dalam UU bahwa keberadaan lembaga survei itu salah satu bentuk dari partisipasi masyarakat dalam pemilu," jelasnya.

Apalagi, lembaga-lembaga survei yang melakukan quick count pada Pemilu 2019 merupakan lembaga survei yang sudah terdaftar dan terverifikasi di KPU. Dalam pandangan KPU, lembaga-lembaga tersebut yang berhak untuk melakukan quick count.

"Terkait dengan hasil survei tentu saja kita kembalikan lagi kepada lembaga survei karena lembaga survei itu harus mempertanggungjawabkan hasil surveinya terutama dari sisi metodologi," tambahnya.

Sebelumnya, Ketua Dewan Pertimbangan MUI Din Syamsuddin meminta agar pengumuman hasil quick count dihentikan. Pihaknya pun meminta Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) menghentikan penyiaran hasil quick count sejumlah lembaga survei karena telah menimbulkan kegaduhan dan berefek buruk bagi demokrasi.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2L1RtO2
April 21, 2019 at 04:28PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2L1RtO2
via IFTTT

Partisipasi Pemilih di Kota Sukabumi Dinilai Tinggi

Pemilu di Kota Sukabumi juga berjalan dengan aman.

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Tingkat partisipasi pemilih dalam pemilihan umum (pemilu) pada Rabu (17/4) lalu di Kota Sukabumi, Jawa Barat, mengalami kenaikan. Hal itu berdasarkan pada data yang dihimpun KPU Kota Sukabumi.

Menurut Ketua KPU Kota Sukabumi Sri Utami, tingkat partisipasi di kota setempat bisa mencapai 85 hingga 87 persen. Bahkan, dia mencontohkan, pihaknya mendapati Kecamatan Lembursitu di kota tersebut memiliki partisipasi pemilih hingga 90 persen. "Partisipasi pemilih (di Kota Sukabumi) kurang lebih 85 persen," ujar Sri Utami kepada wartawan, Ahad (21/4).

Kondisi ini, lanjut dia, menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat untuk menyalurkan hak suaranya ke tempat pemungutan suara (TPS) masing-masing.

Sebelumnya, pada gelaran pemilihan kepala daerah (pilkada) Kota Sukabumi dan pemilihan gubernur (Pilgub) Jawa Barat lalu, tingkat parisipasi warga kota ini hanya sekitar 77 persen. Sementara, target partisipasi pemilih pada pemilu tahun ini sebesar 80 persen.

Artinya, fakta yang ada melampaui target. Hal itu dibenarkan Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi. Malahan, sebut dia, masyarakat kota tersebut dapat dikatakan telah memecahkan rekor. "Target tingkat partisipasi warga dalam pemilu melampaui target dan tertinggi," ujar Achmad Fahmi saat dikonfirmasi, Ahad (21/4).

Karena itu, lanjut Fahmi, Pemerintah Kota Sukabumi mengapresiasi sosialisasi dan edukasi yang telah dilakukan KPU dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sukabumi kepada warga. Dengan adanya sosialisasi, masyarakat kian memiliki kesadaran untuk menyalurkan hak pilih dalam pesta demokrasi.

Selain itu ungkap Fahmi, masyarakat juga pada dasarnya ingin berkontribusi dalam ajang lima tahunan tersebut. Tingginya partisipasi pemilih ini, baginya, menjadi kebanggaan tersendiri khususnya untuk seluruh warga Kota Sukabumi.

Di sisi lain pelaksanaan pemilu di Kota Sukabumi juga berjalan dengan aman. Hal ini didasarkan pantauan pelaksanaan pemilu pada 17 April hingga pelaksanaan rekapitulasi suara di tingkat PPK.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VjPVCE
April 21, 2019 at 04:21PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VjPVCE
via IFTTT

Referendum Mesir Kembali Dilanjutkan Besok

El-Sissi berkuasa pada tahun 2014 dan kembali terpilih untuk periode kedua.

REPUBLIKA.CO.ID, KAIRO -- Mesir menggelar referendum untuk menentukan kepemimpinan Abdel-Fattah el-Sisi. Media Mesir yang pro pemerintah mendorong masyarakat memilih 'Ya' dalam referendum nasional yang menentukan kepemimpinan Abdel-Fattah el-Sisi. Jika lebih banyak masyarakat yang setuju maka El-Sisi dapat berkuasa sampai 2030. 

Pemungutan suara pada Ahad (21/4) dibuka pada pukul 09.00 pagi waktu setempat. Pemungutan suara akan dilanjutkan pada hari Senin untuk memaksimalkan partisipasi masyarakat yang sangat pemerintah Mesir harapkan untuk dapat mengesahkan kekuasaan el-Sisi ke depannya. 
Pejabat pemungutan suara mengatakan hasilnya mungkin akan didapatkan pekan depan. Partai-partai oposisi mengatakan sebagian besar pemilih menolak perubahan konstitusi itu. 
Mereka mengkritik hal ini membuat Mesir kembali mundur. Membuat negara itu kembali otoritarian. Pemungutan suara ini digelar saat militer melakukan tindakan keras yang tidak pernah terjadi sebelumnya. Penindasan yang dilakukan militer sejak kudeta tahun 2013 untuk menggulingkan pemerintah terpilih tapi memecah belah. 

El-Sissi berkuasa pada tahun 2014 dan kembali terpilih untuk periode kedua pada tahun lalu. Sebuah truk dengan speaker besar berkeliling pusat kota Kairo. Meminta masyarakat untuk ikut memberikan suara dalam referendum ini

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2KSxWPV
April 21, 2019 at 04:21PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2KSxWPV
via IFTTT