Pages

Showing posts with label 2019 at 04:48PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 04:48PM. Show all posts

Tuesday, May 21, 2019

Polantas Polda Jabar Bagikan Takjil di Simpang Buah Batu

Petugas Polantas Polda Jabar membagikan takjil di simpang Jl Terusan Buah Batu

Petugas Polantas Polda Jabar membagikan takjil di simpang Jl Terusan Buah Batu-Sukarno Hatta Bandung, Jumat (17/5). Aksi simpatik ini disambut gembira pengendara dan menjadi penawar stress di antara hiruk pikuk kemacetan.

Disclaimer: Retizen bermakna Republika Netizen. Retizen adalah wadah bagi pembaca Republika.co.id untuk berkumpul dan berbagi informasi mengenai beragam hal. Republika melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda baik dalam dalam bentuk video, tulisan, maupun foto. Video, tulisan, dan foto yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim. Silakan kirimkan video, tulisan dan foto ke retizen@rol.republika.co.id.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VzwodC
May 21, 2019 at 04:48PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VzwodC
via IFTTT

Harga dan Stok Pangan di Sumbar Terkendali

Pasokan bahan pokok di Sumbar tersedia sampai lebaran.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno mengatakan harga bahan pokok pangan di daerahnya aman terkendali. Begitu juga menurut Irwan jumlah pasokan bahan pangan terutama sembilan bahan pokok (Sembako) di Sumbar tersedia sampai lebaran.

"Kami pantau dari hari ke hari, stok bahan pangan terjaga di Sumbar. Harga-harga juga normal, termasuk bawang putih yang pasokannya kemarin kita tambah di awal Ramadhan," kata Irwan di Kantor Gubernur Sumbar di Kota Padang, Selasa (21/5).

Hari ini Irwan meresmikan pasar murah di Halaman Kantor Gubernur Sumbar. Pasar ini diisi oleh 70 pedagang yang menjual aneka bahan pokok, cemilan kue-kue kering, pakaian hari raya dan beberapa kebutuhan lainnya.

Pasar murah ini kata Irwan diperuntukkan bagi masyarakat ekonomi lemah di Kota Padang. Tapi tidak menutup ruang bagi ASN yang juga ingin berbelanja di sana.

Irwan menyebut pemprov dan beberapa instansi lainnya termasuk BUMN, BUMD membuat pasar murah guna menekan inflasi. Biasnya setiap momen Ramadhan dan lebaran kata dia sering terjadi kenaikan harga. Bila pasar murah banyak, otomatis kata Irwan harga di pasar tidak akan naik karena barang di pasar tidak cepat habis.

Selain itu keberadaan pasar murah menurut gubernur juga untuk membantu masyarakat miskin dan juga pedadang. Para pedagang yang membuka lapak di pasar murah di kantor gubenur ini tidak dipungut iuran sepeser pun. Para pedagang juga sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah agar menjual produk-produk berkualitas tapi harganya di bawah harga pasar.

"Masyarakat miskin terbantu, pedagang untung, inflasi juga terjaga," ujar Irwan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/30B7LRp
May 21, 2019 at 04:48PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/30B7LRp
via IFTTT

Monday, May 20, 2019

Pengamat: Pemilu Kuatkan Tertahannya Penanaman Modal Asing

Tertahannya penanaman modal asing menjadi penyebab pelemahan rupiah saat ini.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Indonesia mengalami pelemahan rupiah dalam beberapa pekan terakhir salah satunya karena tertahannya Penanaman Modal Asing (PMA). Direktur Riset CORE Indonesia Piter Abdullah Redjalam menyatakan ada beberapa penyebab utama pelemahan rupiah terkait PMA.

"Pemilu hanya jadi faktor yang menguatkan saja bagi investor untuk hold dulu," kata dia pada Republika.co.id, Senin (20/5).

Menurut Piter, penyebab utama pelemahan rupiah adalah modal asing yang masih mengalir keluar. Nilai tukar negara-negara lain sudah mulai kembali menguat disebabkan sudah kembali stabilnya aliran modal asing mereka.

Piter mengatakan ada beberapa alasan mengapa aliran modal asing di Indonesia masih mengalir keluar. Pertama, yakni dominasi modal asing yang cukup besar di portofolio Indonesia. Sekitar 40 persen dari surat utang pemerintah dan equity dimiliki oleh pemodal asing. 

Kedua, defisit neraca berjalan (CAD) yang terus memburuk terutama dengan masih defisitnya neraca perdagangan. Ketiga, kondisi politik yang masih bergejolak dengan belum selesainya proses pemilu. Hasil perolehan suara akan diumumkan pada 22 Mei 2019 mendatang.

Pekan lalu, Bank Indonesia (BI) mencatat, aliran modal asing yang keluar dari Indonesia atau outflow mencapai Rp 11,3 triliun (nett jual) dari Senin (13/5) hingga Kamis (16/5). Dari total tersebut, sebanyak Rp 7,6 triliun di antaranya adalah Surat Berharga Negara dan sekitar Rp 4 triliun saham.

Rupiah terus melemah sejak awal bulan ini. Pada 30 April, rupiah berada di level Rp 14.215 per dolar AS. Berdasarkan kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), rupiah pada hari ini, Senin, ditransaksikan senilai Rp 14.478 per dolar AS.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VSjxID
May 20, 2019 at 04:48PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VSjxID
via IFTTT

Saturday, May 18, 2019

Irak Terjebak di Tengah Kemelut Ketegangan AS dan Iran

Iran berada di tengah kepentingan AS dan Iran di kawasan.

REPUBLIKA.CO.ID, BAGHDAD – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo bertemu dengan para pejabat Irak di Baghdad pekan lalu, di tengah ketegangan antara AS dan Iran.

Sementara beberapa waktu lalu pemimpin pasukan Quds Iran, Qassem Suleimani dilaporkan telah melakukan pertemuan dengan milisi Irak untuk mempersiapkan diri menghadapi perang proksi. 

Dua pejabat pemerintah Irak menyampaikan kepada The Associated Press bahwa mereka memiliki posisi yang sulit. Pemerintahannya bersekutu dengan AS dan juga Iran. 

Ketika ketegangan antara AS dan Iran meningkat, ada kekhawatiran bahwa Bahgdad dapat terperangkap di tengah. Irak menampung lebih dari lima ribu tentara AS dan merupakan rumah bagi milisi kuat yang didukung Iran.  

"Pertanyaan besar adalah bagaimana para pemimpin Irak akan menangani kepentingan nasional (mereka) di negara di mana kesetiaan kepada kekuatan eksternal tersebar luas dengan mengorbankan bangsanya sendiri," kata analis politik Irak, Watheq al-Hashimi, Sabtu (18/5). 

"Jika negara tidak dapat menempatkan ini (milisi yang didukung Iran) di bawah kendali, Irak akan menjadi arena bagi konflik bersenjata Iran-Amerika," ujar Hashimi menambahkan. 

Bagi Irak, menjadi medan perang bagi perang proksi bukanlah hal baru. Negara mayoritas Syiah itu berada di garis patahan antara Iran Syiah dan sebagian besar dunia Arab Sunni, yang dipimpin Arab Saudi. Irak telah lama menjadi medan perang, di mana persaingan Saudi-Iran untuk supremasi regional dimainkan.

Selama delapan tahun kehadiran militer Amerika yang dimulai dengan invasi Irak pada 2003, pasukan AS dan milisi yang didukung Iran bertempur di sekitar negara itu. Sejumlah tentara AS terbunuh atau terluka oleh pasukan milisi yang dipersenjatai dengan senjata canggih buatan Iran.   

Pasukan AS menarik diri dari Irak pada 2011, tetapi kembali pada 2014 atas undangan Irak untuk membantu memerangi kelompok ISIS setelah merebut wilayah  di utara dan barat negara itu, termasuk kota terbesar kedua Irak, Mosul. 

Koalisi yang dipimpin AS memberikan dukungan udara yang penting ketika pasukan Irak bergabung untuk mengusir ISIS. Milisi yang didukung Iran bertempur bersama pasukan Irak yang didukung AS melawan ISIS. 

Sekarang, di tengah konflik yang meningkat antara AS dan Iran, Irak rentan terperangkap dalam permainan kekuasaan. Serangan yang menargetkan kepentingan AS di Irak akan merusak upaya negara untuk memulihkan dan mengklaim kembali statusnya di dunia Arab.

Awal tahun ini, Presiden AS Donald Trump mengatakan, dia ingin pasukan AS tetap berada di Irak sehingga dapat mengawasi Iran. Sementara, pada 8 Mei Pompeo melakukan perjalanan kilat ke Baghdad dan menyampaikan informasi intelijen bahwa Iran telah mengancam kepentingan AS di Timur Tengah. 

Pejabat pemerintah Irak yang enggan disebutkan namanya menyatakan, Pompeo mengatakan, Irak tidak harus selalu berpihak kepada AS dalam setiap konfrontasi dengan Iran. Namun, Irak juga tidak boleh melawan AS. Dengan kata lain, Irak tidak boleh ikut campur dalam ketegangan Iran dan AS. 

Para pejabat AS menyatakan, Pompeo mengatakan kepada Irak bahwa AS memiliki hak untuk membela diri jika personel, fasilitas, atau kepentingan AS diserang oleh Iran atau proksinya di Irak.

Pompeo tidak merencanakan serangan pre-emptive terhadap Iran, atau menggunakan wilayah Irak untuk melakukan operasi militer terhadap Iran. Pompeo menegaskan bahwa AS ingin menghindari konflik, namun akan tetap melakukan pembelaan jika diperlukan. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2w2ItO8
May 18, 2019 at 04:48PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2w2ItO8
via IFTTT

Sunday, April 28, 2019

Down Swan, Dukung Mimpi Anak Istimewa

Jalinan drama Down Swan sanggup menyentuh hati penontonnya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pesan untuk mendukung mimpi anak istimewa (berkebutuhan khusus) sangat mengemuka dalam film Down Swan. Sinema drama produksi Adiksi Films itu segera tayang di bioskop Indonesia mulai 23 Mei 2019.

Film bercerita tentang Nadia (Arina Dhisya) yang mengidap sindrom down. Dia sangat ingin menjadi penari balet seperti ibunya. Kedua orang tua Nadia, Bisma (Ariyo Wahab) dan Mitha (Putri Ayudya), terus mendukung impian Nadia.

Meskipun, hubungan mereka bertiga bukan tanpa konflik. Mitha semula terpukul karena buah hatinya divonis mengidap kelainan genetik sindrom down sejak dalam kandungan. Setelah Nadia lahir, bertahun-tahun Mitha menyangkal kondisi itu dan menutup diri.

Sinema arahan sutradara Fuad Akbar itu menyuarakan bahwa anak berkebutuhan khusus memiliki hak dan kesempatan sama dengan anak-anak lain. Sekaligus, menjadi refleksi perjuangan orang tua membesarkan anak berkebutuhan khusus.

Meskipun tokoh Mitha sempat menolak kondisi Nadia, tidak berarti dia berhenti mengasihi putrinya. Dia hanya membutuhkan waktu untuk berdamai dengan diri sendiri dan memupuk harapan yang seolah terenggut takdir.

Sementara, Bisma yang berprofesi sebagai wartawan mencoba meyakinkan istrinya bahwa tidak ada yang salah dengan putri mereka. Nadia sangat istimewa. Bersama-sama, karakter Bisma dan Mitha berkembang dan mengatasi konflik internalnya.

Jalinan drama itu cukup menyentuh sampai sebagian penonton yang hadir menitikkan air mata saat keluar dari bioskop di pemutaran terbatas. Menyimak perjuangan Bisma dan Mitha seperti sebuah cermin dengan pemaknaan berbeda bagi tiap orang.

Penonton yang memiliki kisah serupa dengan Bisma dan Mitha akan menyadari mereka tidak sendirian. Penonton yang belum memiliki anak pun akan trenyuh dengan kisah keluarga kecil itu. Namun, Down Swan tidak melulu mengeksploitasi kesedihan.

Ada kelucuan yang hadir lewat kepolosan Nadia, juga interaksinya dengan ayah, ibu, dan temannya. Pemeran Nadia tidak betul-betul mengidap sindrom down, tetapi ada sejumlah pengidap sindrom down yang menjadi pemeran pendukung.

Film dilengkapi teks dialog sepanjang durasi. Hal ini sangat memudahkan rekan difabel rungu atau difabel grahita yang ikut menonton. Pada saat pemutaran eksklusif, mereka ada di antara undangan yang hadir.

Hal yang menjadi catatan, sebagai film yang mengangkat tokoh pengidap sindrom down, Down Swan kurang menyisipkan konten terkait kelainan genetika itu. Penonton awam tidak mendapatkan informasi cukup mengenainya.

Tidak dijelaskan mengapa atau bagaimana Nadia terlahir dengan kondisi demikian. Para ahli memang belum mengetahui penyebab kelainan genetika itu, tetapi film tidak berusaha memberikan keterangan.

Tidak ditampilkan pula bagaimana penerimaan terhadap pengidap sindrom down di tengah masyarakat, padahal ada banyak aspek yang bisa dieksplorasi. Film lebih memilih untuk fokus pada kondisi orang tua yang anaknya divonis mengidap sindrom down.

Film untuk semua umur ini sangat cocok disimak penonton keluarga. Ceritanya yang menghangatkan hati bisa mendekatkan satu sama lain. Menjadi pengingat untuk selalu menyayangi dan menerima kondisi apapun dari orang terkasih.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VoqWhR
April 28, 2019 at 04:48PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VoqWhR
via IFTTT

Lewis Hamilton: GP Azerbaijan Seperti Lotere

Kesalahan bisa dengan mudah dilakukan oleh setiap pembalap di lintasan ini.

REPUBLIKA.CO.ID, BAKU -- Pembalap Mercedes Lewis Hamilton menyatakan, GP Azerbaijan adalah salah satu lintasan paling menantang musim ini. Ia tak bisa memprediksi siapa yang akan menguasai podium karena segala sesuatu bisa terjadi.

Oleh karena itu, Hamilton menggambarkan balapan yang akan berlangsung di Sirkuit Kota Baku, Ahad (28/4) malam, seperti lotere. "Semua hal berbeda bisa terjadi," kata Hamilton kepada Sky Sports, Ahad.

Kesalahan bisa dengan mudah dilakukan oleh setiap pembalap di lintasan ini. Sebab itu, balapan seri keempat musim ini akan sangat menarik. Kendati demikian, Hamilton menyemangati dirinya sendiri bahwa ia harus menjadi pembalap paling agresif.

Sirkuit Kota Baku menampilkan beberapa sudut lintasan tajam jika tidak mampu mengatasinya dapat mengakibatkan masalah. Selain itu, sirkuit ini adalah lintasan terpanjang sehingga kekuatan mesin menjadi kunci.

Pada balapan nanti, Hamilton akan start dari posisi kedua. Di posisi pertama ditempati oleh rekan satu timnya, Valtteri Bottas. Sementara pesaingnya dari Ferrari, Sebastian Vettel menyusul di urutan ketiga. Disusul pembalap Red Bull, Max Verstappen, di posisi keempat.

Bottas tak menyangka pada hasil kualifikasi kemarin. Menurutnya, merebut pole position adalah sesuatu yang tidak terduga. Namun, ia mengakui hasil tersebut membuat seluruh timnya senang. Bottas juga merasa mobil yang dikendarainya kuat.

Meskipun Bottas sama dengan Hamilton bahwa apapun bisa terjadi ketika balapan nanti. "Ban siapa akan bertahan dengan yang terbaik, siapa yang akan memiliki kecepatan terbaik. Juga, dengan mobil keselamatan, bagaimana semuanya berjalan lancar. Anda bisa beruntung atau tidak beruntung. Banyak hal yang tidak terduga dapat terjadi,” kata dia menegaskan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2L5ATfR
April 28, 2019 at 04:48PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2L5ATfR
via IFTTT

Tuesday, April 2, 2019

Hijup Incar Lima Merek Asing

Masuknya merek asing diyakini Hijup tak menggoyahkan merek lokal.

REPUBLIKA.CO.ID, DENPASAR — Mode merupakan industri yang masih terbuka lebar untuk ekspansi ke berbagai negara. Peluang tersebut harus mampu dilihat oleh pelaku industri mode di Indonesia.

Salah satunya e-commerce mode Hijup yang berencana menggandeng merek internasional untuk bergabung menjadi mitranya pada tahun ini. Setidaknya ada lima merek negara lain yang akan bergabung dengan Hijup, antara lain Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam, Australia, dan Amerika Serikat.

Chief Business Operation and Sales Operatio, Akli Djumadie, mengatakan saat ini sudah ada 300 tenant mode dari dalam negeri. “Kami merasa brand Indonesia sudah cukup kuat, baru kami menghadirkan international brand. Tujuannya untuk memberikan standar yang lebih untuk teman-teman lokal karena Hijup dibuat bukan hanya lokal, tapi juga dikirim ke luar negeri,” ujarnya di Livingstone Bali, Selasa (2/4).

Menurut dia masuknya merek asing ini dapat menjadi inspirasi untuk merek lokal tentang tren mode. Dikatannya produk Hijup tak hanya ditujukan bagi konsumen lokal, tetapi juga luar negeri.

Akli mengatakan penambahan merek asing tidak akan menggoyahkan label lokal. Apalagi menurut Akli pihaknya telah menguatkan label lokal selama enam tahun.

“Beberapa juga look up untuk Indonesia Fashion Week. Bahkan ada beberapa kebanggaan tersendiri,” ucapnya.

Ke depan, Hijup menyakini potensi busana Muslim Indonesia menjanjikan. Namun saat ini masih memerlukan dukungan dari pemerintah dan institusi perbankan.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FT7rp4
April 02, 2019 at 04:48PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FT7rp4
via IFTTT

Wednesday, February 27, 2019

PT KAI Serahkan Bantuan kepada Sekolah Inklusi

PT KAI menyerahkan bantuan Rp 50 juta kepada sekolah inklusi penyandang disabilitas.

REPUBLIKA.CO.ID, PURWOKERTO -- PT Kereta Api Indonesia (KAI) melalui program tanggung jawab sosial, menyerahkan bantuan pada sekolah inklusi yang melayani pendidikan penyandang disabilitas. Bantuan ini antara lain diberikan pada Sekolah Luar Biasa Bagian Anak Tuna Rungu SLB B Yakut Purwokerto, Rabu (27/2).

''Bantuan yang kami serahkan merupakan bentuk bantuan Bina Lingkungan Sarana  Pendidikan sebesar Rp 50 juta,'' jelas Vice President Corporate Social Responsibility (CSR) PT KAI Agus Supriyono, saat menyerahkan bantuan pada Kepala SLB B Yakut Purwokerto Netti Lestari.

Dia menyebutkan, bantuan tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian dan kontribusi PT KAI kepada masyarakat yang belum beruntung. ''Program ini kami laksanakan sebagai bentuk tanggung jawab sosial KAI terhadap masyarakat, khususnya di bidang pendidikan anak-anak penyandang disabilitas,'' katanya.

Dalam kesempatan itu, Agus juga memohon doa dari anak-anak penyandang disabilitas untuk keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta api, serta kemajuan KAI agar menjadi moda transportasi.

Menurutnya, pemberian bantuan tanggung jawab sosial KAI tersebut diberikan bersamaan dengan kegiatan Pembinaan dan Rekonsiliasi Piutang Program Kemitraan PT KAI (Persero) yang diikuti oleh seluruh Tim CSR KAI se-Jawa dan Sumatera. Kegiatan ini dilaksanakan KAI dalam rangka  evaluasi kinerja tahun 2018 dan program kerja serta rencana strategis KAI di tahun 2019.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2U6o6tD
February 27, 2019 at 04:48PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2U6o6tD
via IFTTT

Friday, February 22, 2019

Limbah Ampas Biogas Bisa Diolah Jadi Pupuk

Ampas biogas dimanfaatkan sebagai pupuk untuk sayuran dengan polybag.

REPUBLIKA.CO.ID, BANTUL -- Inovasi untuk menciptakan sesuatu yang bernilai dan berdaya guna dari limbah kotoran ternak sapi banyak bermunculan di masyarakat. Salah satunya di Desa Selopamioro, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, DIY.

Mereka giat mengolah limbah kotoran ternak sapi menjadi sumber energi untuk bahan bakar rumah tangga. Aktivitas ini telah menjadi rutinitas yang dijalankan masyarakat Desa Selopamioro sejak satu tahun terakhir.

Kegiatan itu dimulai masyarakat setempat pada 2017. Itu merupakan pengembangan program pertanian berkelanjutan Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem (DTPB) Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM).

Program mendapat dana hibah penelitian Yanmar Environmental Sustainability Support Association (YESSA) Jepang. Kegiatan mengusung tema Knowledge Development for Agricultural Sustainability in Agropolitan Area for Community Welfare.

Tim DTPB UGM, Joko Nugroho menyampaikan, salah satu kegiatan yang dilakukan dalam program ini merupakan pemanfaatan limbah kotoran ternak sapi. Kotoran dikonversi menjadi gas metana dalam biodigester.

Gas metana yang dihasilkan menjadi sumber energi yang bisa digunakan sebagai bahan bakar kompor gas untuk keperluan memasak warga. Hasil samping konversi limbah kotoran sapi menjadi gas metana adalah slurry.

"Atau ampas biogas berbentuk campuran padat cair yang tidak berbau dan tidak mengundang serangga," kata Joko, Kamis (21/2).

Slurry dimanfaatkan sebagai pupuk untuk sayuran dengan polybag. Program ini sejalan program penanaman sayuran untuk memanfaatkan halaman secara produktif.

Beberapa tanaman yang sudah ditanam kelompok wanita tani di antaranya tomat, cabai dan terong. Manfaat utama rangkaian kegiatan ini meningkatkan sanitasi lingkungan dengan berkurangnya bau kotoran.

Manfaat lain penghematan pengeluaran rumah tangga baik untuk pembelian gas maupun pembelian sayuran. Selanjutnya, diharapkan terjadi peningkatan keamanan pangan dan kesehatan masyarakat.

Ini merupakan bagian program manajemen kebun terpadu untuk mendukung keamanan pangan. Dilaksanakan pula mitigasi perubahan iklim lewat gerakan irigasi bersih dan konservasi serta pengembangan sistem manajemen pengetahuan.

Pada kesempatan itu, dilakukan peninjauan ke rumah hijau di Dusun Wunut untuk melihat diseminasi teknologi irigasi kabut. Itu merupakan salah satu usaha demi bisa menghemat air.

Mereka turut mengunjungi lokasi penerapan program pemanfaatan limbah toilet Dusun Kalidadap di Desa Selopamioro. Lalu, ke Dusun Lenteng di Desa Selopamioro yang menjadi lokasi pemanfaatan kotoran ternak untuk bercocok tanam sayur.

"Mengapresiasi DTPB UGM yang telah melaksanakan program dengan baik dan dijalankan masyarakat," ujar Sekretaris Eksekutif Yessa, Sugano.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Ivpogv
February 22, 2019 at 04:48PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Ivpogv
via IFTTT

Wednesday, February 20, 2019

Perhatian Islam pada Sektor Perhotelan (2)

Bagaimana Islam menginspirasi sektor perhotelan, hospoitality, merujuk pada adab Nabi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Surah az-Zariyat ayat 24-34 mengajarkan hal yang lebih umum, yakni adab memuliakan tamu. Surah golongan Makkiyah itu mengisahkan keteladanan Nabi Ibrahim AS.

Sang Kekasih Allah (Khalilullah) itu mempersilakan para tamunya masuk ke dalam rumahnya yang sederhana. Diam-diam, dia menemui keluarganya agar mempersiapkan hidangan istimewa, daging anak sapi yang gemuk, sebagai jamuan untuk mereka.

Belakangan diketahui bahwa tamu-tamu itu adalah para malaikat yang diutus Allah SWT untuk mengabarkan kelahiran Nabi Ishaq AS dan azab yang akan menimpa kaum Sodom sebagai balasan telah mengingkari dakwah Nabi Luth AS.

Adab yang diwariskan Nabi Ibrahim AS itu terus hidup di tengah bangsa Arab pra-Islam, khususnya yang berpegang pada monoteisme (tauhid). Ka’bah yang didirikannya bersama dengan Nabi Ismail AS menjadi situs sakral yang rutin dikunjungi orang-orang dari pelbagai penjuru.

Oleh karena itu, siapapun yang mengurus Baitullah tersebut akan dipandang terhormat bagi seluruh bangsa Arab. Sejak abad kelima, Qushay menguasai Makkah, sehingga berhak menangani segala urusan Ka’bah. Pasca-meninggalnya leluhur kaum Quraisy itu, wewenang tersebut diwariskan kepada putra sulungnya, Abdud Dar, kakak Abdul Manaf.

Setelah Abdul Manaf wafat, mulai terjadi ketegangan di antara para elite Quraisy. Untuk menghindari konflik, disepakatilah pembagian tugas.

Keturunan Abdul Manaf menangani penyambutan jamaah haji, sedangkan keturunan Abdud Dar memegang panji politik. Hasyim bin Abdul Manaf ditetapkan sebagai penanggung jawab logistik bagi para peziarah Ka’bah.

Setelah Hasyim wafat, kedudukan itu diteruskan oleh saudaranya, Abdul Muthalib bin Hasyim—kakek Nabi Muhammad SAW.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2BDWTaL
February 20, 2019 at 04:48PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2BDWTaL
via IFTTT

Monday, February 11, 2019

Ini Dia Manfaat Lada Hitam Bagi Pencernaan

Lada hitam merangsang enzim pencernaan yang membuat seseorang merasa kenyang

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penambahan lada hitam pada makanan yang kita santap rupanya membawa manfaat bagi kesehatan. Beberapa penelitian mengaitkan bumbu lada hitam dengan penghapusan amina heterosiklik atau HCA.

HCA merupakan bahan kimia penyebab kanker yang terbentuk ketika daging hangus atau dimasak pada suhu tinggi. Kelompok peneliti di Kansas State University menemukan bahwa mencampurkan satu gram lada hitam halus dengan 100 gram daging sapi giling hampir sepenuhnya menghilangkan pembentukan HCA selama memasak.

Bumbu lada yang terlalu banyak mungkin terlalu menyengat bagi beberapa orang. Namun penulis penelitian mengatakan mencampur lada dengan oregano, rosemary, dan herbal lainnya dalam bumbu daging memberikan manfaat penurun karsinogen yang sama.

Selain itu lada juga dapat membantu pencernaan. "Ada sejumlah penelitian pada hewan yang menunjukkan beberapa manfaat potensial untuk saluran pencernaan," kata Keith Singletary, profesor emeritus nutrisi di University of Illinois yang menulis tinjauan umum tentang penelitian lada dikutip dari Southern Living. 

Kendati bukti riset tidak selalu konsisten, beberapa di antaranya menunjukkan lada hitam dapat merangsang sekresi enzim pencernaan. Menurut Singletary hal tersebut membantu Anda merasa kenyang setelah makan dan memudahkan transit makanan melalui saluran GI. "Ini juga dapat meningkatkan penyerapan beberapa nutrisi," tambahnya. 

Secara khusus, para ahli telah meneliti kemampuan piperin untuk meningkatkan penyerapan curcumin dan resveratrol dalam tubuh. Piperin adalah senyawa organik yang memberikan rasa pada lada hitam.

Curcumin adalah bahan kimia yang ditemukan dalam akar kunyit dan ada bukti yang menghubungkannya dengan banyak sifat anti-inflamasi dan antioksidan. Sementara itu, resveratrol adalah senyawa anggur merah yang dapat menurunkan risiko seseorang terkena gangguan otak, penyakit jantung, dan diabetes tipe-2. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SJrFZt
February 11, 2019 at 04:48PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2SJrFZt
via IFTTT

Sunday, February 10, 2019

Supardi Ingin Bawa Persib Kalahkan Persiwa Besok

Persib menjamu Persiwa pada Senin (11/2).

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Persib akan melakukan rotasi dalam leg kedua Piala Indonesia kontra Persiwa Wamena di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Senin (11/2). Dalam starting eleven-nya, pelatih Persib, Miljan Radovic menurunkan beberapa pemain yang tidak dimainkan di leg pertama.

Salah satunya adalah Supardi Nasir yang pada leg pertama terpaksa absen karena umrah. Dia menyebut, Persib harus menang di laga ini untuk dapat lanjut ke babak berikutnya.

"Pertandingan besok sangat penting, siapapun lawan kita, kita tidak pernah berfikir mereka dari mana atau strategi mereka seperti apa kami tetap fokus kepada tim kita," kata Supardi di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Ahad (10/2).

Dia menyebut, pemain dalam keadaan siap untuk bertanding. Apalagi, Persib memiliki waktu yang lebih karena laga sempat ditunda.

"Semoga besok pemain bisa menjalankan apa yang coach inginkan itu yang penting dan mudah mudahan besok bisa mengambil poin penuh," jelasnya.

Serupa dengan Radovic, dia enggan memikirkan lawan Arema jika lolos ke babak selanjutnya. Karena menurutnya, Persiwa masih memiliki peluang yang sama dengan Persib.

"Step by step yang pastinya kita tidak memikirkan Arema dulu. Pertandingan besok itu penting untuk kita tatap setelah itu baru memikirkan ke depan," tutupnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SE4waR
February 10, 2019 at 04:48PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2SE4waR
via IFTTT

Friday, February 8, 2019

Fake Instagram account using TNI's name taken down

The army's official Instagram account is @tni_angkatan_darat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- The Communication and Informatics Ministry has shut down a fake Instagram account illegally using the name of the Indonesian Defence Forces (TNI), whose contents threatened leftists. The fake Instagram account was called @tni_indonesia_update, the ministry revealed in its press statement made available to Antara here on Thursday.

The fake social media account proliferated hate speeches and threats that the account creator would "crush" leftists with critical thoughts and those alleged to be members of the new generation of the banned Indonesian Communist Party (PKI). The Indonesian Army spokesman Brig. Gen. Candra Wijaya told the Communication and Informatics Ministry's officials that the Instagram account of @tni_indonesia_update did not belong to the Indonesian Army.

The army's official Instagram account is @tni_angkatan_darat. Regarding this issue, the TNI headquarters had officially asked the ministry to take down all social media accounts illegally using the name of the TNI on Feb 6.

In connection with this request, the Communication and Informatics Ministry has urged internet users to report fake social media accounts or those containing fake news, slander, and hate speech to Twitter @aduankonten, and website aduankonten.id. The internet users may also report them by sending WhatsApp messages to the phone number 08119224545.

The proliferation of fake social media accounts and spread of fake news, hate speech, and slander has obviously become a serious problem in the wake of this year's parliamentary and presidential elections. In combating the spread of fake news and information on the 2019 Presidential Election, the East Java police cyber crime unit, for instance, has shut down several thousand social media accounts.

"We have shut down thousands of social media accounts, including those from the platforms of Facebook, Instagram, and Twitter, as they spread hoaxes," the East Java Police spokesman, Sen. Coms. Frans Barung Mangera, revealed.

On Jan 3 alone, the cyber crime unit personnel had taken down 32 social media accounts to halt the massive proliferation of hoaxes that are feared to affect those receiving the fake news.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DZeBH4
February 08, 2019 at 04:48PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DZeBH4
via IFTTT

Tuesday, February 5, 2019

Pemain Persib Paham Tuntutan Bobotoh

Bobotoh hendaknya mengerti bahwa ditundanya pertandingan bukan kemauan Persib.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Pertandingan Persib Bandung kontra Persiwa Wamena terpaksa ditunda karena tidak adanya izin keamanan. Polemik tersebut menimbulkan kemarahan bagi pendukung Persib, Bobotoh.

Bobotoh mempertanyakan mengapa pertandingan tersebut harus diundur. Kerinduan untuk kembali menonton Persib di stadion berubah menjadi kekecewaan.

"Saya sangat tahu, saya juga Bobotoh, saya juga rindu berkumpul sama Bobotoh. Saya sangat paham, tapi saya katakan keselamatan lebih penting," kata pemain Persib Supardi Nasir di SOSI Fitness, Jalan Manado, Kota Bandung, Selasa (5/2).

Supardi menyatakan, Bobotoh hendaknya mengerti bahwa ditundanya pertandingan bukan kemauan Persib. Apalagi, kedua tim sama-sama masih memiliki kesempatan untuk melaju ke babak selanjutnya.

"Kami selalu sampaikan ke Bobotoh bahwa ini bukan alasan kami untuk mundur, bukan. Ya seperti itu, darurat, istilahnya tidak bisa kita paksakan itu pihak terkait lebih tahu, kecewa mereka kecewa kami, tapi mudah-mudahan mereka paham," jelas Supardi.

Hingga berita ini dibuat, belum ada keputusan tanggal laga tunda dari PSSI. Namun terdapat kabar bahwa antara Jumat (8/2) dan Ahad (10/2). "Mending tanggal 8 biar cepat selesai, Jumat? Iya Jumat gak masalah, main sore? Ya insya Allah gak masalah," tutup Supardi.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2RHyhD8
February 05, 2019 at 04:48PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2RHyhD8
via IFTTT

Thursday, January 31, 2019

Pakar Mode Puji Pilihan Busana Meghan Markle Selama Hamil

Padu padan gayanya mengingatkan pada mendiang Putri Diana.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Pilihan gaya busana Meghan Markle yang bergelar Duchess of Sussex dari Kerajaan Inggris selama kehamilam menuai perhatian berbagai pihak. Para pakar mode memuji fashion khas yang dipilih istri dari Pangeran Harry itu.

Editor rubrik mode di Hello! Fashion, Hilary Alexander, mengatakan Meghan sukses merayakan kehamilan dengan penuh gaya. Menurut Alexander, sang bangsawan tidak takut bermain dengan banyak warna.

Favorit Alexander adalah gaun Safiyaa biru yang dikenakan Meghan saat berkunjung ke Fiji. Warnanya cocok dengan Meghan dan busana itu sangat merefleksikan penghormatan terhadap negara yang disambangi.

Busana lain yaitu gaun Givenchy dengan bahu terbuka yang dipakai Meghan ke Fashion Awards 2018. Pilihan berani juga dilakukan Meghan kala mengenakan kombinasi mantel Sentaler merah dengan gaun Babaton ungu saat ke Birkenhead.

Gaya itu mengingatkan Alexander pada padu-padan warna yang dilakukan mendiang Putri Diana. Pilihan karya desainer Meghan, mulai dari Victoria Beckham sampai Givenchy, juga mencerminkan posisi keluarga kerajaan.

"Dia sangat cantik dan kelihatan menarik saat dipotret, gaya kehamilannya juga tidak pernah gagal sepanjang waktu," ungkap Alexander, dikutip dari laman Hello Magazine.

Pendiri label Hatch asal Amerika Serikat, Ariane Goldman, sepakat Meghan tampak memesona selama hamil. Dia mengaku terkejut saat Meghan memutuskan mengenakan gaun Eliza keluaran Hatch pada penampilan resmi pertama kehamilannya.

Label mengaku tidak mengirimkan gaun itu ke kerajaan. Gaun Eliza memang sangat laris di pasaran karena potongannya yang sesuai untuk banyak kondisi serta didesain dengan kenyamanan optimal.

Gaun itu bisa dipakai perempuan yang sedang hamil dan tidak. Goldman senang Meghan tampak percaya diri dan nyaman dengan kehamilannya karena masih banyak perempuan yang merasa terkendala tampil modis saat hamil.

"Penting bagi perempuan mengetahui mereka tetap dapat memiliki gaya terbaik saat tubuh mulai berubah, mereka tidak harus menyerah untuk memiliki gaya pribadi," ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2MF1cqq
January 31, 2019 at 04:48PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2MF1cqq
via IFTTT

Wednesday, January 30, 2019

Fahira Dorong MK Akui Guru PAUD Nonformal dalam UU

Selama guru PAUD nonformal belum diakui UU maka belum ada jaminan kesejahteraannya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Fahira Idris mengatakan saat ini para guru Pendidikan Anak Usaha Dini (PAUD) nonformal sedang berjuang di Mahkamah Konstitusi (MK). Mereka menginginkan agar keberadaannya juga diakui oleh UU sehingga kesejahteraannya dapat dijamin.

“UU Guru dan Dosen tidak mengakui keberadaan guru PAUD nonformal ini,” kata Fahira dalam siaran pers yang diterima Republika.co.id, Rabu (30/1).

Fahira mengajak masyarakat untuk bersedia mengalihkan sedikit fokus dan perhatiannya mengawal dan memberi dukungan kepada Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) yang saat ini berjuang melakukan terobosan besar, sebagai langkah awal menjadikan PAUD sebagai titik ungkit kemajuan bangsa. Karena sejatinya, sambung Fahira, PAUD adalah peletak dasar atau fondasi kemajuan semua bangsa manapun dunia.

Saat ini, terang Fahira, tercatat ada 385 ribu lebih guru PAUD nonformal yang tersebar di seluruh Indonesia. Di tangan mereka ini, lanjut Fahira, ada jutaan anak Indonesia yang sedang ditumbuhkan akal sehatnya dan dikuatkan karakternya agar mampu memajukan bangsa Indonesia.

“Namun, dalam menjalankan tugas berat ini, undang-undang mengabaikan dan membelenggu kesejahteraan para guru PAUD nonformal ini. Saya harap MK terketuk hatinya mengabulkan gugatan ini,” ungkap dia.

Karena sambungnya, selama keberadaan guru PAUD nonformal masih belum diakui dalam UU Guru dan Dosen maka jaminan kesejahteraan pun belum ada. Apalagi diberi kesempatan untuk mengembangkan serta meningkatkan kualifikasi akademik ini sangat jauh dari harapan untuk nasib yang harus diterima guru PAUD nonformal.

“Saya ingin menjadi saksi dan ambil bagian mendukung penuh perjuangan para guru PAUD nonformal ini. Saya berkomitmen mengawal dan mengikuti langsung semua proses persidangan gugatan di MK. Pengorbanan para guru PAUD nonformal ini luar biasa,” kata Fahira.

Untuk diketahui, ratusan Ribu guru PAUD nonformal yang bergabung di bawah HIMPAUDI mengajukan judical review Undang-Undang (UU) Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Kendatipun mereka mengajar di lembaga PAUD yang berizin, memenuhi standar nasional pendidikan dengan kurikulum yang jelas seperti PAUD formal serta diakui negara dalam UU Sistem Pendidikan Nasional, tetapi, pendidik atau guru PAUD nonformal tidak diakui keberadaan sebagai guru oleh UU Guru dan Dosen.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2sVzHQn
January 30, 2019 at 04:48PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2sVzHQn
via IFTTT

Monday, January 21, 2019

Survei Median: Selisih Elektabilitas 2 Paslon Kian Tipis

Selisih elektabilitas keduanya 9,2 persen, turun dari 12,2 persen pada November lalu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Lembaga survei Media Survei Nasional (Median) merilis hasil survei terbaru terkait elektabilitas capres/cawapres. Temuan dari survei tersebut diketahui, pasangan calon nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin, dan pasangan nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, kian menipis.

Dari survei diketahui, elektabilitas Jokowi-Ma'ruf kini sebesar 47,9 persen dan Prabowo-Sandiaga 38,7 persen. Sehingga, menurut Rico, perbedaan elektabilitas keduanya menjadi 9,2 persen.

"Selisih elektabilitas kian menipis. Suara pasangan Jokowi-Ma'ruf relatif terlihat stagnan, sedangan Prabowo-Sandiaga tumbuh namun relatif lambat," kata Direktur Eksekutif Median Rico Marbun di bilangan Cikini, Jakarta Pusat, Senin (21/1).

Sebelumnya, menurut Rico, pada hasil survei Median per November 2018, diketahui tingkat elektabiliatas Jokowi-Ma'ruf mencapai 47,7 persen sedangkan Prabowo-Sandiaga 35,5 persen. Selisih elektabilitas keduanya kala itu masih dua digit. 

Namun, Rico menambahkan, memasuki Januari 2019, selisih kedua kandidat menjadi satu digit. Salah satu faktor penyebab stagnannya elektabilitas pejawan, Rico menyebutkan, sedikit banyak disumbang oleh tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan Jokowi yang masih ada di level medium atau sedang, yaitu sebesar 51,9 persen. 

Menurutnya hasil itu tidak rendah, namun juga enggak tinggi. Ketidakpuasan masyarakat, lanjut Rico, terletak pada sisi ekonomi dengan masih beratnya beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan kehidupan sehari-hari, seperti harga kebutuhan pokok dan listrik yang tinggi.

"Kelemahan itu sedikit banyak dimanfaatkan oleh Prabowo-Sandiaga yang mampu menyampaikan pesan bahwa beban ekonomi masyarakat saat ini sangat tinggi," papar Rico.

Survei ini dilakukan pada 6-15 Januari 2019 terhadap 1.500 responden dengan margin of error sebesar 2,5 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. Responden dipilih secara random dengan teknik sampel acak bertingkat (multistage random sampling).

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2W8A0EN
January 21, 2019 at 04:48PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2W8A0EN
via IFTTT

Friday, January 18, 2019

Petambak Karawang Sambut Baik Rencana KUR Garam

Selama ini modal untuk usaha garam berasal dari uang tabungan petambak.

REPUBLIKA.CO.ID, KARAWANG -- Sejumlah petambak garam asal Kabupaten Karawang, menyambut baik adanya rencana Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk sektor ini. Mengingat, selama ini petambak selalu kesulitan mencari modal untuk memulai usahanya. Apalagi, modal usaha garam ini tak sedikit. Yakni antara Rp 10 juta sampai Rp 30 juta per hektarenya dalam semusim.

Suparno (52 tahun) petambak garam asal Desa Pasir Jaya, Kecamatan Cilamaya Kulon, mengatakan, selama ini modal untuk usaha garam berasal dari uang tabungan petambak. Karena, perbankan tak terlalu percaya dalam memberikan suntikan dana bagi para pelaku usaha ini.

"Ketika panen, kita selalu sisihkan uang untuk modal tanam di tahun depan. Jika uangnya terpakai, kita pinjam sama warga yang kaya. Tentu, nanti ada bunganya," ujar Suparno, kepada Republika.co.id, Jumat (18/1).

Menurutnya, modal yang dikeluarkan petambak untuk memulai usahanya ini bervariasi. Yaitu, untuk tambak dengan konsep tradisional modalnya antara Rp 5 juta sampai Rp 10 juta.

Berbeda dengan tambak yang telah memanfaatka teknologi. Seperti, menggunakan membran geoisolator. Maka, modalnya juga semakin mahal. Yaitu, antara Rp 20-30 juta per hektare per musimnya.

Karena itu, lanjut Suparno, modal ini sangatlah penting. Namun, selama ini petambak mencari modal dengan upayanya sendiri. Sebab, perbankan yang ramah terhadap petambak garam masih sedikit.

"Jika memang ada KUR, kami sangat menyambut baik," ujar petambak yang telah menggunakan teknologi geoisolator ini.

Sementara itu, Ketua Koperasi Garam Segara Kabupaten Karawang, Aep Suhardi, mengaku, rencana pemerintah soal KUR bagi petambak garam ini sangatlah positif. Tetapi, pemerintah juga harus memerhatikan dari posisi petambak. Salah satunya, soal persyaratan untuk pengajuan pinjamannya.

"Syaratnya jangan sulit dan seribet seperti persyaratan yang diterapkan oleh perbankan," ujar Aep.

Seperti, harus mencantumkan agunan. Mengingat, dari 250 hektare luasan lahan tambak garam yang ada di Karawang, statusnya tidak semua hak milik petambak. Melainkan, ada yang disewa dari pemilik lahan.

Jadi, sambung Aep, jika ada KUR, sebaiknya persyaratannya dipermudah. Serta, bunganya lebih bersahabat. Dengan begitu, petambak bisa mendapatkan suntikan dana segar, tanpa terbebani dengan bunganya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2HjzUac
January 18, 2019 at 04:48PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2HjzUac
via IFTTT

ASEAN Gelar Pertemuan Bahas Pemulangan Pengungsi Rohingya

ASEAN sepakat memulangkan pengungsi Rohingya di Bangladesh secara sukarela.

REPUBLIKA.CO.ID, BANGKOK -- Menteri luar negeri negara-negara anggota ASEAN dilaporkan menggelar pertemuan di Bangkok, Thailand, Jumat (18/1), untuk membahas pemulangan pengungsi Rohingya.

The Bangkok Post melaporkan, pertemuan tersebut digelar di kota pegunungan Chiang Mai. Para menteri yang hadir disebut telah mengesahkan rencana untuk mengirim misi penilai kebutuhan ke Myanmar guna memfasilitasi proses repatriasi pengungsi Rohingya.

Rencana itu merupakan tindak lanjut dari kunjungan yang telah dilakukan ASEAN ke Myanmar pada November tahun lalu. ASEAN telah menyatakan bahwa para pengungsi Rohingya di Bangladesh harus dapat dipulangkan secara sukarela dan dengan cara yang aman, terjamin, serta bermartabat.

Gelombang pengungsi Rohingya mulai memasuki Bangladesh pada Agustus 2017, tepatnya setelah militer Myanmar menggelar operasi pemburuan terhadap anggota Arakan Rohingya Salvation Army (ARSA) di Negara Bagian Rakhine. Lebih dari 700 ribu orang Rohingya melarikan diri karena takut menjadi sasaran operasi militer Myanmar.

Masifnya arus pengungsi ke wilayah perbatasan Bangladesh segera memicu krisis kemanusiaan. Para pengungsi Rohingya terpaksa harus tinggal di tenda atau kamp dan meggantungkan hidup pada bantuan internasional.

Pada November 2017, Bangladesh dan Myanmar menyepakati pelaksanaan repatriasi. Tahun lalu, kedua negara memulai proses pemulangan sekitar 2.200 pengungsi.

Namun, proses tersebut dikritik oleh sejumlah negara, termasuk PBB. Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR) telah menyerukan Myanmar agar mengizinkan para pengungsi Rohingya untuk terlebih dulu mengunjungi tempat asalnya atau tempat mereka akan dimukimkan kembali. Hal itu dilakukan agar para pengungsi memiliki penilaian sendiri tentang apakah mereka betul-betul dapat kembali ke sana dengan aman dan bermartabat.

UNHCR pun masih menyangsikan bahwa hak-hak dasar Rohingya, khususnya jaminan kewarganegaraan mereka, dapat dipenuhi oleh Myanmar.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2RYqp4c
January 18, 2019 at 04:48PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2RYqp4c
via IFTTT

Wednesday, January 16, 2019

Total Bertawakal

Sebagai manusia, kita senantiasa didesak oleh kebutuhan-kebutuhan tak terhindarkan

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Agus Sopian

Alkisah, suatu ketika Hisyam ibn Abdul Malik bersama Salim ibn Abdullah ibn Umar ibn Khattab memasuki Ka'bah. Hisyam berkata kepada Salim, "Hai Salim, mintalah kepadaku apa yang engkau butuhkan." Salim menjawab, "Sungguh aku malu kepada Allah bila aku meminta kebutuhanku selain kepada Dia, padahal aku sedang berada di rumah-Nya."

Saat Salim keluar dari Ka'bah, lalu Hisyam berkata kepada Salim, "Sekarang engkau berada di luar Ka'bah, mintalah kepadaku apa yang engkau butuhkan?" Mendengar ucapannya, Salim pun bertanya, "Kebutuhan-kebutuhan dunia ataukah kebutuhan-kebutuhan akhirat yang engkau maksud?"

Hisyam menjawab, "Tentu saja kebutuhan-kebutuhan dunia." Salim berkata, "Aku meminta kebutuhan-kebutuhan dunia hanya kepada pemiliknya. Bagaimana mungkin aku meminta kebutuhan-kebutuhan dunia kepada selain pemiliknya."

Kisah tersebut mengajarkan kepada kita arti penting sebuah keyakinan. Bahwa tidak ada selain Allah yang pantas dijadikan sebagai tempat meminta dan berlindung. Berserah diri dan bertawakal hanya kepada Allah. Rasulullah SAW bersabda, "Andai kata kalian benar-benar bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan memberi kalian rezeki sebagaimana Dia memberi rezeki kepada burung, yaitu keluar dengan perut kosong pada pagi hari dan kembali dengan perut kenyang pada sore hari." (HR Tirmidzi).

Sebagai manusia, tentu kita senantiasa didesak oleh kebutuhan-kebutuhan tak terhindarkan. Ada yang mencari nafkah untuk diri sendiri dan keluarga. Pagi-pagi berangkat membuka toko dan berpikir tentang cara mendapatkan rezeki.

Pikirannya dikerahkan untuk memperoleh apa yang harus didapatkan. Selama hayat di kandung badan, kebutuhan dan keinginan manusia tidak pernah ada habisnya. Rasa cemas dan gelisah sering hadir jika kebutuhan itu tidak terpenuhi. Namun, ingatlah, segala aktivitas apa pun yang kita lakukan haruslah diiringi niat baik dan sikap tawakal yang hebat. Berharap dengan niat baik itu apa yang kita kerjakan menjadi ibadah dan penuh berkah.

Sementara tawakal diperlukan agar saat ketika berada pada posisi atau kondisi yang sama sekali di luar kekuasaan diri, jauh dari apa yang diharapkan, sementara segala upaya sudah dilakukan dengan maksimal. Kita akan lebih sanggup menerima kenyataan dan tetap teguh, yakin, dan berprasangka baik terhadap kehendak Allah SWT.

Allah sangat mencintai orang yang bertawakal kepada-Nya. Belum disebut beriman orang yang tidak bertawakal pada Allah SWT. Seseorang yang beriman akan menjadikan Allah satu-satunya penolong, sebaik-baiknya pelindung. Karena selain Allah hanyalah makhluk yang akan mati. Allah berfirman, "Dan bertawakallah kepada Allah Yang hidup (kekal) Yang tidak mati, dan bertasbihlah dengan memuji-Nya." (QS al-Furqon:58).

Saat yakin lalu bertawakal secara total kepada Allah, niscaya Dia akan memperkaya dan mencukupi segala kebutuhan kita. Mintalah hanya kepada Allah, jangan pernah kepada selain-Nya. "Dan hanya kepada Allah sajalah hendaknya orang-orang mukmin bertawakal." (QS Ibrahim:11). Wallahu a'lam.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2CpLIlD
January 16, 2019 at 04:48PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2CpLIlD
via IFTTT