Pages

Showing posts with label 2019 at 08:59PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 08:59PM. Show all posts

Sunday, May 12, 2019

Lawan Brigton, Manchester City Turunkan Kekuatan Penuh

City mengincar kemenangan dari Brigton.

REPUBLIKA.CO.ID, BRIGHTON -- Manchester City akan melawan Brighton and Hove Albion pada pekan terakhir Liga Primer Inggris musim ini di Stadion AMEX, Brighton, Ahad (12/5). Manchester Biru mau tak mau harus meraih kemenangan demi merebut gelar juara. Mereka saat ini unggul satu poin dari pesaing terdekatnya, Liverpool.

Manchester City menurunkan skuat dengan kekuatan penuh agar meraih hasil maksimal. Sergio Aguero kembali menjadi starter di lini depan bersama Riyad Mahrez dan Raheem Sterling.

Di barisan belakang, Vincent Kompany akan diduetkan dengan Aymeric Laporte. Pada laga sebelumnya, Kompany menjadi pahlawan kemenangan Manchester City atas Leicester City lewat gol tunggalnya.

Susunan pemain

Brighton and Hove Albion:

Matthew Ryan (GK) Bruno Saltor, Shane Duffy, Lewis Dunk, Bernardo, Anthony Knockaert, Baram Kayal, Yves Bissouma, Alireza Jahanbakhsh, Pascal Gross; Glenn Murray

Manajer: Chris Hughton

Manchester City:

Ederson (GK) Kyle Walker, Vincent Kompany, Aymeric Laporte, Oleksandr Zinchenko, Bernardo Silva, Ilkay Gundogan, David Silva; Riyad Mahrez, Sergio Aguero, Raheem Sterling

Manajer: Pep Guardiola

Wasit: Michael Oliver

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WBKWKV
May 12, 2019 at 08:59PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WBKWKV
via IFTTT

Saturday, April 27, 2019

Wagub Sumbar Sebut Partisipasi Pemilih Saat PSU Menurun

Ada TPS yang kehadiran DPTnya hanya 50 persen, ada yang 60 persen.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit hari ini, Sabtu (27/4), meninjau Pemunguran Suara Ulang (PSU) di beberapa TPS di Kota Padang. Nasrul berkunjung ke TPS 01 Kelurahan Banda Buek, Kecamatan Lubuk Kilangan dan TPS 29 Kelurahan Kurao Pagang Kecamatan Nanggalo. Usai peninjauan, Wagub mendapat laporan jumlah partisipasi pemilih pada PSU ini menurun.

"Partisipasi pemilih berkurang. Ada TPS yang kehadiran DPT nya hanya 50 persen, ada yang 60 persen," kata Nasrul.

Wagub menyebut ada banyak faktor penyebab menurunnya jumlah pemilih saat pemungutan suara ulang ini. Alasan pertama menurut dia mungkin faktor cuac ekstrem yakni angin kencang dan hujan deras di Kota Padang. Kemudian karena hari libur ada banyak warga yang keluar kota.

Nasrul belum mendapati informasi detail partisipasi pemilih di 46 TPS yang melakukan PSU hari ini. Tapi beberapa laporan yang ia terima, jumlah DPT yang menunaikan hak pilihnya tidak seramai Pemilu serentak 17 April lalu.

Nasrul menyebut dengan penurunan jumlah DPT yang memilih ini akan merugikan para kontestan yakni calon presiden dan calon wakil presiden, serta para calon legislatif. "Sebelum PSU mereka (kontestan) ada yang sudah punya suara. Tapi karena PSU suaranya berkurang," ujar Nasrul.

Sebelumnya Komisioner KPU Padang Mahyudin memprediksi partisipasi masyarakat akan menurun dalam PSU 27 April. Ia mengatakan itu berdasarkan pengalaman Pemungutan Suara Ulang pilkada lalu. Partisipasi pemilih yang awalnya meningkat pada pencoblosan pertama. Namun, kecenderungannya menurun pada Pemungutan Suara Ulang.

Di Kota Padang terdapat 46 TPS yang harus melakukan pemungutan suara ulang. Sebagian besar karena memberikan kesempatan pemilih tanpa surat pindah memilih melakukan pencoblosan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IZIvOu
April 27, 2019 at 08:59PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IZIvOu
via IFTTT

Friday, April 19, 2019

BPW Ar Risalah Jajaki Kerja Sama dengan BSM

Kerja sama tersebut dalam rangka memghimpun dana wakaf uang dari masyarakat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pasca ditetapkannya Badan Pengelola Wakaf  (BPW) Ar Risalah oleh Badan Wakaf Indonesia sebagai lembaga penerima wakaf uang, maka  Mulyadi Muslim selaku ketua  BPW langsung tancap gas. Ia menjajaki peluang kerja sama dengan lembaga keuangan syariah (LKS)  Bank Syariah Mandiri.

Mulyadi bertemu dengan salah seorang anggota marketing BSM, Alviz, di Jakarta, Kamis (18/4). "Pertemuan tersebut untuk menjajaki  peluang kerja sama BPW Ar Risalah dengan BSM dalam menghimpun dana wakaf uang dari masyarakat  ataupun wakaf dalam bentuk uang untuk pembangunan, pembebasan tanah atau pun proyek-proyek wakaf lainnya," kata Mulyadi melalui rilis yang diterima Republika.co.id, Jumat (19/4).

Mulyadi  menyampaikan apresiasi kepada BSM yang membuka peluang kerja sama tersebut. Hal itu karena BPW Ar Risalah telah diamanahkan oleh Yayasan Ar Risalah untuk program wakaf dalam rangka realisasi rencana strategis (renstra)  Yayasan Ar Risalah dalam penggalangan dana wakaf. 

"Yayasan menargetkan kepada BPW untuk legalisasi wakaf uang, wakaf  dalam bentuk uang untuk pembebasan tanah seluas tiga hektar dengan harga Rp 250 ribu per meter persegi, dan juga pembangunan gedung asrama untuk siswa serta gedung Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) Ar Risalah," ujarnya.

Menurutnya, adanya kerja sama dengan bank adalah dalam rangka memudahkan para donatur untuk berwakaf uang atau dalam bentuk uang, sehingga target yang diamanahkan yayasan lebih cepat terealisasi. Hal ini karena aplikasi ini menembus batas teritorial. "Program wakaf uang BPW Ar Risalah rencananya akan diluncurkan 3 Mei 2019 di lapangan Imam Bonjol, Padang," papar Mulyadi Muslim.

Badan Pengelola Waqaf (BPW) Ar Risalah Padang kini telah terdaftar di Badan Wakaf Indonesia (BWI) Pusat. Yayasan Waqaf Ar Risalah (nazhir)  terdaftar di BWI dengan nomor pendaftaran 3.3.00205, tertanggal 1 April 2019.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2ViV1PT
April 19, 2019 at 08:59PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2ViV1PT
via IFTTT

Thursday, March 28, 2019

In Picture: KPK Periksa Samin Tan, Tersangka Kasus Suap Eni Saragih

Samin Tan diperiksa penyidik KPK sebagai tersangka kasus dugaan suap Eni Saragih.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Pemilik PT Borneo Lumbung Energi & Metal Samin Tan usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (28/3).

Samin Tan memenuhi panggilan penyidik KPK untuk diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan suap senilai Rp 5 miliar kepada mantan anggota DPR Eni Saragih untuk kepentingan pengurusan terminasi kontrak Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) PT Asmin Koalindo Tuhup yang merupakan anak perusahaan PT Borneo Lumbung Energi & Metal.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2CJmW0z
March 28, 2019 at 08:59PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2CJmW0z
via IFTTT

Saturday, March 9, 2019

Pengamat: Jangan Cibir Kartu Pra-Kerja Jokowi tanpa Solusi

Jokowi berencana memberikan insentif bagi pengangguran lewat Kartu Pra-Kerja.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah, Adi Prayitno menyebutkan program Kartu Pra-Kerja Jokowi merupakan gagasan yang konkret, meskipun perlu dipikirkan soal pendanannya, Namun, menurutnya, jangan mencibir program Jokowi itu tanpa memberikan solusi.

"Logika jangan semua yang disampaikan petahana itu buruk. Pola pikirnya jangan hitam dan putih. Menurut saya, kalau program kerja ini dianggap enggak realistis, mestinya dijawab dengan program kerja yang menurut (kubu paslon) 02 realistis," kata Adi, di Jakarta, Sabtu (9/3).

Pernyataan Adi ini menyikapi kritik dari sejumlah kalangan perihal mustahilnya program ini diterapkan. Politikus PKS Fahri Hamzah, misalnya, menyebut Kartu Pra-Kerja ini tidak masuk akal karena menurutnya tidak ada dana untuk untuk membiayai program ini.

Waketum Gerindra Fadli Zon bahkan menyebut Kartu Pra-Kerja ini impian kosong, politis, dan norak. Adi menyarankan, kepada pendukung pasangan Prabowo-Sandi selaku penantang untuk menjawab Kartu Pra-Kerja dengan program serupa yang dianggap lebih masuk akal untuk memfasilitasi kelompok lulusan SMA dan SMK dalam mengakses pekerjaan.

"Bukan hanya mengatakan itu program tidak rasional, enggak ada dananya, kemudian dilaporin ke Bawaslu. Ini kan menurut saya cara-cara yang ingin menyederhanakan sesuatu dengan lapor melapor. Mestinya Ini dilawan dengan program lain yang rasional," imbuh Adi.

Dia juga mengkritisi cara-cara pasangan calon Prabowo-Sandi memberikan solusi permasalahan, yang hanya terfokus pada 100 hari kerja. Menurut Adi, dalam menjawab program kerja petahana idealnya kubu penantang bisa menyuguhkan gagasan yang lebih brilian dan rasional dalam mempermudah akses pendidikan, mengatasi lonjakan calon-calon tenaga kerja, dan mahalnya harga-harga bahan pokok.

Kendati demikian, Adi sepakat dengan pendapat yang mengatakan bahwa pendanaan dari program ini tetap harus dipikirkan secara matang dan terukur. "Isu dari mana (uangnya) itu memang perlu dijawab. Apakah akan diambil dari pengetatan dana Badan dan Kementerian, pajak, atau nambah utang sekalipun itu enggak soal selama itu untuk kebaikan rakyat miskin. Selama itu untuk kebaikan anak-anak muda kita supaya bisa memilki pekerjaan. Jangan sampai sirkulasi keuangan ini hanya berkutat pada kelompok-kelompok menengah tertentu," jelas Adi.

Selama ini masyarakat juga tidak pernah membayangkan pembangunan infrastruktur yang jor-joran itu ada uangnya. Bahkan dananya dari mana enggak jelas, tapi dalam praktiknya infrastruktur jelas.

"Banyak lubang untuk mengeluarkan dana. Misalnya, dari pengetatan dana pengeluaran kementerian. Artinya semua kementerian dan departemen itu dipaksa mengencangkan ikat pinggang biar dananya dialokasikan untuk infrastruktur. Itu kan salah satu upaya. Dulu infrastruktur juga dicibir dianggap gak realistis, duitnya nggak ada. buktinya ada. Setelah dana-dana BUMN, dana pajak juga diambil," tuturnya.

Adi mengatakan, cita-cita dari program ini besar agar anak-anak muda tidak jadi pengangguran dan lulusan-lulusan SMA dan SMK punya skill di bidang usaha dan pekerjaan. "Apa itu salah? Semua diawali dari ide," ucapnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Cde8zN
March 09, 2019 at 08:59PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Cde8zN
via IFTTT

Wednesday, March 6, 2019

Rumah Bermortir di Dago Sudah Ditempati Turun-temurun

Selain rasa khawatir, penghuni rumah juga penasaran dari mana sumber awal mortir itu.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Penemuan mortir di halaman depan rumah yang ditempati Rerardi Julian Dewantoro (24 tahun) pada Selasa (5/3) tak pernah diduga sebelumnya. Pasalnya sejak awal mendiami rumah yang terletak di Jalan Ir Juanda, Kelurahan Dago, Kecamatan Coblong, Kota Bandung itu, tak pernah sekalipun ia dan keluarga menemukan benda-benda bersejarah peninggalan zaman Belanda.

Awalnya, lelaki bujang itu mengira hanya sedikit granat mortir yang ditemukan. Namun, hingga proses pencarian dihentikan pada Rabu (6/3) sore, sebanyak 119 granat mortir berhasil diangkat dari dalam tanah halaman depan rumahnya itu.

Meski para personel Jihandak Yonzipur 3 dan Kodim 0618/BS telah memastikan tak ada lagi mortir tersembunyi, Rerardi mesih sedikit khawatir. Pasalnya, tak seluruh bagian rumahnya diperiksa dengan alat pendeteksi logam (metal detector).

"Pastinya masih ada (rasa khawatir). Saya berharap pada Allah tidak ada apa-apa. Karena sudah pakai alat detektor di sebagian rumah," kata dia, Rabu (6/3).

Namun, penemuan itu akan menjadi pengalaman bagi dia, kakaknya Kevin (29), dan seorang asisten rumah tangga, yang menempati rumah yang berdiri di atas lahan sekitar 200 meter persegi itu. Jika ke depan kembali ditemukan, ia dapat dengan mudah melapor ke pihak yang berwenang.

Penghuni tetap rumah itu memang hanya tiga orang. Sedangkan ayah, ibu, dan adik Rerardi tinggal bersama di Jakarta.

Selain rasa khawatir, dalam benak Rerardi sebenarnya ada rasa penasaran. Ia mengaku ingin tahu dari mana sumber awal granat mortir itu sampai ditanam di halaman depan rumahnya.

Menurut pengakuannya, rumah tua itu sudah ditempati keluarganya secara turun-temurun. "Dari 1938 sampai sekarang yang menempati rumah ini selalu keluarga," kata dia.

Rerardi berkisah, rumah yang sekarang juga menjadi tempatnya membuka usaha kuliner memang telah berdiri, bahkan sebelum Republik Indonesia lahir. Berdasarkan cerita orang tuanya, rumah itu telah ditempati oleh kakak dari kakeknya sejak 1938. Saat Belanda hendak hengkang dari Indonesia, rumah itu disita pemerintah. Kepada pemeritahlah, kakak dari kakeknya membayar uang sewa rumah.

Zaman itu, rumah-rumah milik Belanda memang diambil alih oleh pemerintah. Sementara, pemerintah menyewakan rumah-rumah sitaan itu kepada masyarkat.

Lantaran bertugas sebagai tentara, kakak dari kakek Reraldi dipindah tugas dari Bandung. Alhasil, kakeknya, Wibowo Moerdoko melanjutkan sewa rumah itu.

Baru pada 1962, lelaki veteran Pembela Tanah Air (Peta) dan Tentara Rakyat itu membeli rumah sewa tersebut dari pemerintah. "Kalau sudah berkeluarga kuat hak kepemilikannya. Jadi dibelilah dari situ. Akhirnya ditempati sama kakek dan anak-anaknya," kata dia

Dari kakeknya, rumah itu diwariskan kepada ayah Reraldi. Reraldi sendiri mengaku tinggal di rumah itu baru pada 1998, ketika masih berusia dua tahun.

Berdasaran cerita-cerita yang didengarnya, tak pernah sekalipun rumah itu mengalami perombakan. Baru-baru ini saja, kata dia, renovasi besar dilakukan. Sebelumnya, hanya perbaikan-perbaikan kecil seperti menambal atap yang bocor atau memperbarui cat dinding.

"Bentuk asli dan posisi juga enggak ada yang berubah. Cuma kebetulan di belakang itu halaman depan. Jalan masuk utama itu di sini (belakang). Jadi yang di belakang jadi di depan," ujar dia.

Beberapa bagian, menurut dia, bahkan masih menggunakan material aslinya sejak zaman Belanda. Namun, berdasarkan pantauan Republika.co.id, interior rumah tak berbeda jauh dengan rumah zaman sekarang. Di beberapa bagian, dinding rumah dilapisi dengan kramik.

Menurut dia, selama meninggali rumah itu tak pernah sekalipun keluarganya menemukan benda-benda bersejarah. Karena itu, ada rasa penasaran untuk mengetahui dari mana sumber mortir itu dapat ditanam dalam halaman depan rumahnya. "Jadinya misteri buat keluarga, kok banyak ditemukan di satu titik," kata dia.

Keterangan Rirardi sedikit berbeda dengan yang disampaikan Komandan Distrik Militer 0618/BS Letnan Kolonel Infanteri Heri Subagyo. Menurut dia, berdasarkan informasi yang diterimanya, rumah itu dibeli keluarga Rirardi pada sekitar 1950-an. Baru pada 1970-an bangunan itu ditempati.

Namun, ia menduga, granat mortir yang ditemukan itu telah lama tertimbun. Dugaan sementara itu didasarkan pada usia rumah tersebut. Meski telah tertimbun lama, menurut dia, granat mortir itu berpotensi masih aktif. "Badan inti dan ekor granat itu masih utuh," kata dia di lokasi, Rabu (6/3).

Ratusan granat itu kini dibawa ke gudang amunisi di Paldam III Siiwangi. Nantinya, temuan itu akan diidentifikasi dan diselidiki lebih lanjut, sehingga dapat diketahui sumbernya.

"Kita sekarang tak bisa prediksi, menduga kemungkinan dari mana. Tapi nanti dari hasil penyelidikan, dengan data yang ada, akan kita kumpulkan data dari yang punya rumah, kita telusuri sejarahnya, baru nanti bisa memberikan dugaan," kata dia.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2ERNRc8
March 06, 2019 at 08:59PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2ERNRc8
via IFTTT

Sunday, February 24, 2019

Persija tanpa Simic dan Neguete di Piala AFC

Posisi Simic di Piala AFC 2019 diisi pemain Brasil yang didatangkan dari Perseru.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Persija Jakarta dipastikan menjalani turnamen Piala AFC 2019 tanpa sang penyerang andalan Marko Simic dan bek impor yang baru direkrut Januari 2019, Vinicius "Neguete" Lopes. Dikutip dari laman resmi Persija Jakarta, Ahad (24/2), posisi Simic di Piala AFC 2019 diisi pemain Brasil yang didatangkan dari Perseru Serui Silvio Escobar.

Sementara Neguete harus memberikan tempat kepada Steven Paulle, pesepak bola Prancis yang sebelumnya memperkuat PSM Makassar.

Dengan demikian, tiga slot pemain asing Persija di Piala AFC 2019 diisi oleh Silvio Escobar, Steven Paulle dan Bruno Matos. Satu pemain asing lain dari kawasan Asia adalah Rohit Chand.

Selain itu, nama-nama lokal baru yaitu Heri Susanto, Ryuji Utomo, Tony Sucipto, Rishadi Fauzi dan pemain yang dihadirkan dari Persiba Balikpapan Fadil Redian juga masuk dalam skuat AFC. Persija berada di Grup G Piala AFC 2019 bersama Becamex Binh Duong (Vietnam), Ceres-Negros (Filipina) dan Shan United (Myanmar).

Jika berhasil menjadi dua tim terbaik grup, Persija akan melangkah ke semifinal zona ASEAN Piala AFC 2019. Persis di tahap inilah Persija tersingkir pada Piala AFC 2018 usai ditaklukkan klub Singapura Home United.

Persija akan menghadapi wakil Vietnam Becamex Binh Duong pada laga perdananya di Grup G Piala AFC 2019 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Selasa (26/2), mulai pukul 15.30 WIB.

Berikut skuat Persija di Piala AFC 2019.

Penjaga gawang:  Gianluca Pagliuca Rossy (nomor punggung 1), Andritany Ardhiyasa (26), Daryono (53), Shahar Ginanjar (88).

Bek: Dany Saputra (3), Ryuji Utomo (4), Maman Abdurrahman (6), Ismed Sofyan (14), Tony Sucipto (16), Rezaldi Hehanussa (28), Steven Renaud Paulle (86).

Gelandang: Ramdani Lestaluhu (7), Yan Pieter Nasadit (8), Bruno Matos (10), Novri Setiawan (11), Fitra Ridwan (17), Muhamad Fadil Redian (19), Nugroho Fatchur Rohman (23), Riko Simanjuntak (25), Rohit Chand (32), Sandi Sute (45), Septinus Alua (89).

Penyerang: Bambang Pamungkas (20), Silvio Escobar (21), Rishadi Fauzi (72), Heri Susanto (94). 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2VbPGWw
February 24, 2019 at 08:59PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2VbPGWw
via IFTTT

Saturday, February 16, 2019

Indra Sjafri: Piala AFF U-22 Sarana Gembleng Pemain

Indonesia dihadapkan pada rintangan absennya sejumlah pemain andalan.

REPUBLIKA.CO.ID, PHNOM PENH -- Pelatih tim nasional (timnas) Indonesia U-22, Indra Sjafri menegaskan, ajang Piala AFF U-22 di Kamboja merupakan sarana yang paling tepat untuk menggembleng kesiapan anak asuhnya. Setelah Piala AFF U-22, timnas U-22 akan menghadapi dua turnamen penting.

"Saya percaya ini adalah panggung terbaik bagi kami untuk menyiapkan skuat sebagai kualifikasi Piala Asia U-23 dan SEA Games 2019," kata Indra dalam konferensi pers bersama seluruh pelatih peserta Piala AFF U-22 di Phnom Penh, Kamboja, Sabtu (16/2).

Indonesia bakal menjalani fase kualifikasi Piala Asia U-23 2020 di Vietnam pada 22-26 Maret 2019. Tim asuhan Indra tergabung dalam Grup K bersama Thailand, Brunei Darussalam, dan tuan rumah Vietnam untuk memperebutkan tiket ke putaran final Piala Asia 2020 di Thailand.

Sementara di SEA Games 2019 yang akan berlangsung di Manila, Filipina, Indra dibebani target maksimal meraih medali emas. Prestasi ini terakhir kali dicapai Indonesia pada 1991 silam.

Sebelum menghadapi kedua turnamen tersebut, Indra terlebih dulu mendampingi skuat Garuda Muda bersaing dalam Piala AFF U-22 di Kamboja pada 17-26 Februari. Berada di Grup B, Indonesia bergabung dengan Malaysia, Myanmar, dan tuan rumah Kamboja.

Indonesia bakal melakoni laga pertama menghadapi Myanmar pada Senin (18/2) di Stadion Nasional, Phnom Penh. Indonesia dihadapkan pada rintangan absennya sejumlah pemain andalan, seperti Egy Maulana Vikri (Lechia Gdansk, Polandia), Ezra Walian (RKC Waalwijk, Belanda), dan Saddil Ramdhani (Pahang FA, Malaysia), karena ketiganya tak diizinkan meninggalkan klub masing-masing lantaran Piala AFF U-22 tak tercantum sebagai turnamen kalender FIFA.

"Kami membawa pemain-pemain terbaik yang paling mungkin dibawa. Sebagaimana dikatakan banyak pihak sebelumnya, semua tim telah mengalami perkembangan pesat," ujar Indra.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SYGqri
February 16, 2019 at 08:59PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2SYGqri
via IFTTT

Thursday, February 14, 2019

Interisti tak akan Lihat Icardi Beraksi Pekan Ini

Pemain yang pernah belajar di akademi La Masia itu dikabarkan menderita cedera engkel

REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Penggemar Inter Milan tidak akan dapat menyaksikan bintang asal Argentina Mauro Icardi bermain, pekan ini. Dua pertandingan terdekat akan dimainkan I Nerazzurri tanpa Icardi. 

Pemain 25 tahun itu berulah. Belum tahu hal negatif apa yang telah dilakukan Icardi sehingga tengah pekan ini manajemen Inter mencopot ban kapten dari bekas pemain Sampdoria itu. Ada indikasi Inter memberikan ban kapten kepada kiper Samir Handanovic karena negosiasi kontrak baru dengan Icardi tidak kunjung berujung kata sepakat.

Icardi merasa dalam tekanan dari penggemar yang murka terhadapnya. Hal itu kemungkinan menjadi penyebab nama Icardi tidak disertakan untuk pertandingan babak 32 besar Liga Europa melawan Rapid Wina, Jumat (15/2) dini hari WIB.

Kabar terbaru dari Sport Mediaset, Icardi juga tidak akan ikut bertanding kala Inter menjamu Il Samp akhir pekan nanti untuk lanjutan Serie A Italia. Pemain yang pernah belajar di akademi La Masia itu dikabarkan menderita cedera engkel. Saat ini, suami dari Wanda Nara itu tengah menjalani perawatan medis.

"Icardi mengalami cedera angkel. Dia tidak akan tampil melawan Sampdoria," begitu laporan dari Mediaset, dikutip dari Football Italia, Kamis (14/2).

Icardi merupakan bomber tersubur Inter dalam beberapa musim terakhir. Memperkuat I Nerazzurri sejak 2013 lalu, Icardi telah melesakkan lebih dari 100 gol buat Inter di Serie A. Icardi sudah dua kali merebut gelar Capocanonniere atau sepatu emas Serie A. Sayangnya enam musim bersama Inter, Icardi masih tanpa trofi. 

Hal itu membuat Icardi berpikir hengkang ke klub yang bisa membuatnya mudah meraih gelar. Icardi mau saja bertahan di Inter lebih lama asalkan klub memberikan gaji minimal 8 juta euro per tahun.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Ialeut
February 14, 2019 at 08:59PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Ialeut
via IFTTT

Tuesday, January 29, 2019

Biaya Haji Indonesia Diklaim Paling Murah se-ASEAN

IHRAM.CO.ID, JAKARTA— Kementerian Agama mengklaim biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) Indonesia paling murah di ASEAN. Hal ini merujuk ke data yang diperoleh dari masing-masing Majelis Ulama di negara-negara ASEAN sebagai perbandingan. 

“Itu data dari tabung haji dan data dari Majelis Ulama Singapura, sama dari Brunei,” kata Sekretaris Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama, Ramadhan Harisman, saat berbincang dengan Republika.co.id, Selasa (29/1).

Ramadan mengatakan, dirilisnya BPIH Indonesia yang paling murah di ASEAN bukan untuk menjadi pertimbangan menaikan atau menurunkan BPIH 2019, karena besaran BPIH masih dalam proses pembahasan di eksekutif dan legislatif. Pemerintah berharap nilai BPIH yang ditetapkan tidak memberatkan calon jamaah haji (calhaj).

“Dari sisi dolar AS diharapkan lebih rendah dibandingkan 2018. Mengapa? Karena itu sebagian besar biaya haji itu dalam mata uang asing makanya kita konversi ke dolar,” ujarnya.

Ramadhan menuturkan, jika nanti BPIH telah ditetapkan atau disetarakan dengan rupiah maka akan bisa ketahuan berapa biaya haji yang ideal pada 2019 ini.

Tahun lalu kurs yang dipakai penetapan itu sebesar Rp13.388  (tiga belas ribu tiga ratus delapan puluh delapan rupiah), semenatara jika melihat kurs sekarang sudah di Rp14.200 (empat belas ribu dua ratus rupiah), maka itu sudah delapan ratus lebih perbedannya dengan tahun lalu. 

Ramadhan memastikan pemerintah akan selalu mengupayakan agar BPIH tidak naik meski beberapa komponen untuk fasilitas jamaah naik.

Salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan pelayanan kepada jamaah haji yang sudah pasti akan direaliasikan di antaranya ialah, pemerintah akan memberikan fasilitas AC (air conditioner) di setiap tenda-tenda jamaah haji di Arafah. 

“Kalau AC itu sedang kita upayan dan masih dihitung lagi berapa biayannya,” katanya.  

Berita Terkait

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2B3DBeD
January 29, 2019 at 08:59PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2B3DBeD
via IFTTT

Liverpool Krisis Bek Saat Jumpa Leicester

Sejumlah bek the Reds diragukan tampil karena berbagai alasan.

REPUBLIKA.CO.ID, LIVERPOOL -- Liverpool masih nyaman berada di puncak klasemen Liga Primer Inggris. Hanya Manchester City yang menempel ketat the Reds dengan selisih empat poin.

Laju Liverpool memperebutkan gelar juara liga bisa terus terbuka jika mampu menang melawan Leicester, Kamis (31/1). Pasukan Juergen Klopp tersebut memang tengah on fire musim ini.

Hingga 23 laga, Liverpool hanya kalah sekali dan menang 19 kali. Lini depan yang tajam, serta pertahanan yang solid, membuat the Reds terus menjaga konsistensi. Liverpool menjadi tim dengan kebobolan paling sedikit dari tim lainnya, dengan hanya kemasukan 13 gol.

Tapi solidnya pertahanan tersebut saat komposisi pemain lengkap. Pasalnya, sejumlah bek the Reds diragukan tampil karena berbagai alasan. Trent Alexander-Arnold mengalami cedera lutut, sementara Dejan Lovren baru saja terkena cedera hamstring. Lalu Virgil van Dijk juga diragukan tampil di King Power Stadium karena terserang penyakit saat berada di Dubai, menyusul Joe Gomez yang telah lebih dulu cedera.

James Milner juga harus absen karena terkena kartu merah dalam pertandingan sebelumnya melawan Crystal Palace. Sehingga, kemungkinan Fabinho akan ditarik ke belakang jika Alexander-Arnold dan Lovren absen.

Walaupun Juergen Klopp mengatakan proses penyembuhan Alexander-Arnold tersebut berjalan dengan baik. Namun, ia tidak yakin apakah bisa dipanggil untuk masuk skuat menuju Leicester atau tidak. ''Itu (penyembuhan) akan berlangsung lama, tapi apakah ia siap untuk Leicester? Saya tidak yakin, kami akan mencari tahu,'' jelas Klopp, dikutip dari Sky Sports, Selasa (29/1).

Klopp juga tengah memastikan kondisi Giorginio Wijnaldum, yang juga mengalami cedera lutut saat melawan Brightonm dan absen saat jumpa Crystal Palace, Sabtu pekan lalu. Namun, setelah sesi latihan pada Jumat lalu, ia akan menilai apakah layak atau tidak untuk bermain.

Penyerang Liverpool Sadio Mane mengakui timnya masih bisa mejadi lebih baik untuk dapat melanjutkan tren kemenangan, meski sedang diterpa badai cedera. ''Kami sangat kompetitif, tapi masih bisa lebih dari saat ini, pasti,'' ucap Mane dikutip dari situs resmi Liverpool.

Menurut Mane, skuat Liverpool makin kuat dan menampilkan performa yang sangat dewasa. Ia percaya timnya saat ini sudah berada di jalur yang benar, meski memiliki beberapa rival yang berat, khususnya Manchester City. Karena itu, laga melawan Leciester City wajib dimenangkan jika tidak ingin jarak di klasemen semakin terpangkas. ''Semoga kami mampu menampilkan performa terbaik,'' tegasnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2TkDC4R
January 29, 2019 at 08:59PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2TkDC4R
via IFTTT

Monday, January 28, 2019

Harlah Muslimat NU Jadi Momentum Membela Bangsa

Muslimat dan NU menjadi gambaran bahwa mayoritas umat Islam Indonesia toleran.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Peringatan hari lahir harus menjadi momentun bagi NU dan Muslimat NU unuk membela bangsa. Kedua elemen ini harus menunjukkan bahwa mayoritas umat Islam di Indonesia toleran dan moderat.

“Nah sekarang sudah saatnya NU dan termasuk Muslimat bangkit membela bangsa dan melakukan perlawanan. Saya bilang, The Silent Majority is Now Declare as The Noisy Majority. Mayoritas yang diam sekarang telah menjadi mayoritas yang bersuara. Itu sikap keluarga besar NU melihat kondisi kebangsaan hari ini,” kata Ketua Panitia Harlah ke-73 Muslimat Nahdlatul Ulama (NU), Yenny Wahid saat ditanya seputar Harlah Muslimat ke-73, di Jakarta, Senin (28/1).

Peringatan Harlah Muslimat NU di GBK pada Ahad kemarin, dihadiri oleh Presiden Jokowi dan isteri, Ketua Umum PBNU KH Said Agil Siradj, Ketua Umum PP Muslimat Khofifah Indar Parawansa, serta para sesepuh NU dan beberapa menteri Kabinet Kerja.

Yenny tak menampik jika ada yang menyebut peringatan Harlah Muslimat yang mendatangkan seratusan ribu anggota Muslimat ke Jakarta sebagai manuver politis. Dijelaskannya, politisnya bukan politik praktis, tapi pada tataran kebangsaan.

"Kita ingin menguatkan Aswaja (ahli sunnah wal jamaah) karena bisa menjawab tantangan-tantangan yang dihadapai komunitas Islam di Indonesia dan bahkan di dunia. Sebab di dalam Aswaja terkandung nilai-nilai tasamuh (toleran), tawasuth (moderat), tawazun (seimbang) dan i’tidal (adil),” papar putri Gus Dur itu.

Menurut Yenny, ada dua tujuan utama harlah digelar di Jakarta. Pertama, Muslimat melihat ada suasana tegang di tengah masyarakat menjelang Pilpres 2019. “Kita mengajak ibu-ibu Muslimat untuk meredakan ketegangan tersebut dengan cara memanjatkan doa bagi keselamatan bangsa,” ujar Yenny.

Kedua, Muslimat dan NU ingin menunjukkan bahwa mayoritas umat Islam di Indonesia merupakan umat yang toleran dan moderat. “Jadi sebenarnya Harlah Muslimat kali ini merupakan upaya menunjukkan kepada masyarakat agar jangan ragu tentang identitas umat Islam di Indonesia. Sesungguhnya umat Islam di Indonesia itu umat yang toleran dan cinta damai,” ungkapnya.

Menurut dia, NU sebagai salah satu ormas Islam terbesar di negeri ini, selama ini lebih memilih diam di saat bertebaran hoaks, ujaran kebencian, dan bahkan fitnah.

 “Sekarang tidak boleh lagi diam. Kami juga ingin bersuara. Sebab kami yang jumlahnya banyak memiliki ideologi yang jelas, sikap kami juga jelas dalam hal membela negara. Demikian juga kecintaan kami kepada tanah air sangat jelas, terartikulasikan dengan melihat militansi ibu-ibu Muslimat yang datang ke GBK,” paparnya.

Meski NU selama ini memilih diam, Yenny meyakini bahwa keberadaan NU tetap menjadi faktor sehingga Indonesia tetap aman. Para kiai dan ulama NU terus berikhtiar agar masyarakat tetap tenang dan tak mudah termakan hoaks atau ujaran kebencian. Kalau tidak ada NU dengan semua badan otonomnya, menurut Yenny, bisa jadi konflik sudah pecah.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2S6JGRh
January 28, 2019 at 08:59PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2S6JGRh
via IFTTT

Thursday, January 17, 2019

The Hunchback of Notre Dame Dibuat Versi Live Action

Film musikal ini kembali dengan sentuhan lebih modern.

REPUBLIKA.CO.ID, LOS ANGELES -- Disney kembali akan menggarap film animasi klasiknya menjadi versi live-action. Kali ini, film musikal The Hunchback of Notre Dame akan dibangkitkan kembali dengan sentuhan lebih modern.

David Henry Hwang, pemenang Tony di belakang M Butterfly, telah ditetapkan menulis naskah untuk Hunchback. Film animasi pertamanya dirilis pada 1996 yang berangkat dari novel asli karya Victor Hugo pada 1831 .

Komposer Alan Menken dan penulis lirik Stephen Schwartz telah dipercaya menggarap animasi klasik Disney. Keduanya pun kembali untuk membantu rumah produksi ini menulis musik untuk versi live-action.

Menken merupakan komposer dibalik live-action Beauty and the Beast. Dia pun saat ini sedang bekerja pada adaptasi untuk Aladdin dan The Little Mermaid.

Sedangkan Schwartz terlibat dalam penggarapan animasi Pocahontas dan Dream Works Animation The Prince of Egypt. Dia saat ini terikat pada sebuah film berdasarkan pertunjukan Broadway Wicked sebagai penulis lirik.

Karya sastra karangan Hugo ini memperkenalkan karakter Quasimodo, seorang bungkuk yang terjebak dalam kesendirian di menara lonceng Notre Dame di Paris. Disney memberikan sentuhan yang lebih ramah keluarga ketimbang cerita novelnya.

Dalam film animasi, cerita dihiasi musik dengan lagu-lagu seperti "The Bells of Notre Dame" dan "Out There." Demi Moore sebagai Esmerelda, Tony Jay sebagai Menteri Kehakiman Paris Frollo, Kevin Kline sebagai Kapten Penjaga Frollo Phoebus, dan Tom Hulce sebagai si bungkuk dalam animasi tersebut, dikutip dari EW, Kamis (17/1).

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Cs7dlE
January 17, 2019 at 08:59PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Cs7dlE
via IFTTT

Sunday, January 13, 2019

In Picture: Aktivitas Warga Rancaekek Pasca Puting Beliung

Akibat angin puting beliung yang cukup besar menyebabkan ratusan rumah rusak.

REPUBLIKA.CO.ID, RANCAEKEK -- Aktivitas warga di Perumahan Rancaekek Permai, Desa Jelegong, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Ahad (13/1), yang dilanda bencana puting beliung pada Jumat (11/1) lalu, berangsur pulih kembali. 

Akibat angin puting beliung yang cukup besar menyebabkan ratusan rumah rusak, di antaranya mengalami kerusakan parah.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2AKf9il
January 13, 2019 at 08:59PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2AKf9il
via IFTTT

Tuesday, January 8, 2019

Emil-Dedi Bertemu, Bahas Pemenangan Jokowi?

Emil menegaskan pertemuan ini membahas Jabar yang lebih baik.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG-Pasca bersaing di Pilgub Jabar 2018 lalu, Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan Ketua DPD Golkar Jabar Dedi Mulyadi akhirnya sepakat kembali menjalin hubungan baik. 

Ridwan Kamil mengaku, ia memang telah bertemu Dedi Mulyadi untuk berdiskusi. "Ya kemarin, Senin (7/1), kami menggelar pertemuan di Bandung. Ya diskusi aja untuk membangun Jabar lebih baik," ujar Ridwan Kamil yang akrab disapa Emil kepada wartawan, Selasa (8/1).

Menurut Emil, rencananya ia dan Dedi Mulyadi akan menggelar konferensi pers untuk menjelaskan terkait pertemuan tersebut pada wartawan.  "Nanti Kamis saya dengan Pak Dedi Mulyadi menggelar konferensi pers ya," kata Emil singkat. 

Sebelumnya, menurut Dedi Mulyadi, dirinya sudah menggelar pertemuan empat mata bersama Ridwan Kamil di Bandung, Senin (7/1) malam.

“Pertemuan berlangsung hangat dan cair, kan kami sahabat lama,” ujar Dedi saat dihubungi wartawan di Bandung, Selasa (8/1).  

Pertemuan keduanya selama dua jam tersebut diakui Dedi banyak membahas sejumlah persoalan. Terutama terkait kolaraborasi dan upaya membangun Jawa Barat. 

“Diskusinya lebih pada urusan bagaimana membangun Jabar dengan kombinasi budaya dan tren milienial,” katanya. 

Dedi mengatakan, dialog keduanya tidak membahas peran masing-masing dalam Tim Kampanye Daerah Jokowi-Maruf.  “Nggaklah, kami membicarakan masa depan pembangunan Jawa Barat," katanya. 

Menurut Dedi, ia memahami milenialisme adalah paham kekinian yang tak bisa dibendung tetapi karakter dan sejarah kebudayaan adalah fondasi utama dalam kehidupan.  

"Utama dalam berkehidupan. Alangkah indahnya keduanya disatukan demi kedaulatan rakyat bangsa dan negara, khususnya Jawa Barat,” katanya.

Ridwan Kamil sendiri memposting pertemuan keduanya dalam akun instgramnya. 

“Berdiskusi bersama sahabat saya Dedimulyadi71 membahas masa depan Jawa Barat agar makin juara,” tulis Ridwan Kamil.  

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2QxwRur
January 08, 2019 at 08:59PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2QxwRur
via IFTTT