Pages

Showing posts with label May 06. Show all posts
Showing posts with label May 06. Show all posts

Monday, May 6, 2019

Cikal Bakal Serikat Pekerja di Dunia Islam

Kejayaan peradaban Islam di era keemasan tak bisa lepas dari peran buruh.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kejayaan peradaban Islam di era keemasan tak bisa lepas dari dukungan dan kerja keras para pekerja dan buruh.  Peran para tukang, buruh, dan pekerja dalam membangun kota-kota Islam sungguh sangat besar. Tak heran jika peradaban Islam ditandai dengan munculnya kota-kota besar. 

Baghdad, misalnya, sempat menjadi kota terbesar di dunia dengan jumlah populasi mencapai 1,5 juta jiwa, ujar Prof Ahmed Y Al-Hassan dan Dr Donald R Hill dalam buku bertajuk Islamic Technology: An Illustrated History. Berkat kinerja para buruh dan pekerja yang sangat luar biasa, kota-kota Islam lain pun berlomba menjelma menjadi metropolitan.

Menurut kedua sejarawan itu, di era keemasan, tak ada satu kota pun di Eropa selain Istanbul yang mampu menyaingi kota-kota di dunia Islam. Menurut al-Hassan, sebagian besar penduduk yang tinggal di kota-kota Islam adalah pembuat berbagai jenis kerajinan tangan dan perdagangan.

Di masa itu, seorang pekerja yang terampil sangat dihargai. Tak heran, jika seorang ayah selalu berambisi agar anaknya kelak memiliki kecakapan dalam salah satu bentuk keterampilan, papar Al-Hassan dan Hill. Dalam bahasa Arab, kata untuk pertukangan, profesi, dan industri diturunkan dari akar kata sn'—yang memiliki konotasi dasar ‘membuat’ atau ‘manufaktur’. 

Tukang disebut sani', sedangkan arti kata san'a adalah ‘manufaktur’, dan sina'a sering digunakan untuk menunjuk sebuah profesi atau bidang usaha. Contohnya, sebuah dermaga kering tempat pembuatan kapal disebut rumah sina'a atau dar al-sina'a.

Pada masa itu, para pekerja sudah mulai berorganisasi lewat serikat pekerja. Kajian tentang buruh dan pekerja dalam peradaban Islam memberikan hasil yang sangat menarik, ungkap Al-Hasan dan Hill. Betapa tidak, budaya Islam terdapat rasa hormat yang sama terhadap semua jenis pekerjaan, usaha, dan pertukangan. 

Yang menarik lagi, di kota-kota Islam di Timur sudah terdapat organisasi sosial seperti futuwwah. ''Anggotanya terutama anak-anak muda dari kelas pekerja,'' cetus Al-Hassan dan Hill. Sebuah futuwwah, biasanya memiliki pengaruh yang kuat di kalangan para pekerja. Organisasi semacam ini kadang-kadang menampakkan semacam oposisi terhadap perbedaan kelas.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2PNrnNi
May 06, 2019 at 08:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2PNrnNi
via IFTTT

Prabowo Menang Telak Dari Jokowi di Pemilu Jeddah

Perolehan Prabowo-Sandiaga itu mencapai tiga kali dari suara yang diperoleh pejawat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pasangan capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, unggul pada pemilu luar negeri yang digelar di Jeddah, Arab Saudi. Perolehan suara Prabowo-Sandiaga itu mencapai tiga kali dari suara yang diperoleh pasangan pejawat. 

"Perolehan suara paslon Jokowi-Ma'ruf Amin 3.821 suara dan pasangan Prabowo-Sandiaga Uno 9.471 suara, " ujar Ketua PPLN Jeddah, Inoki Nurza, saat membacakan hasil rekapitulasi di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat,  Senin (6/5).

Adapun, PPLN Jeddah mendata 38.056 WNI ke dalam daftar pemilih dengan rincian 26.099 pemilih dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), 104 pemilih tambahan (DPTb), dan 11.853 pemilih khusus (DPK).  Dari 38.056 pemilih terdata, hanya 13.484 pemilih yang datang menggunakan hak suaranya. Dari jumlah suara yang masuk itu, 192 suara dinyatakan tidak sah. 

Sementara itu, kemenangan Prabowo-Sandi di Jeddah juga membawa efek positif terhadap perolehan suara partai pendukungnya. Hal ini terlihat dari keunggulan Partai Gerindra yang berhasil meraup suara mencapai 3.683 suara baik suara yang langsung diberikan kepada partai maupun kepada caleg. 

Selain itu, PKS juga diuntungkan dengan kemenangan Prabowo - Sandiaga. PKS berhasil meraup suara 3.634 suara baik suara partai maupun caleg. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2PQvyaZ
May 06, 2019 at 07:56PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2PQvyaZ
via IFTTT

Bulan Puasa Tiba, Pedagang Kolang-Kaling Diserbu Pembeli

Penjual kolang-kaling di Pasar Rangkasbitung diserbu pembeli

REPUBLIKA.CO.ID, LEBAK -- Memasuki bulan puasa, pedagang kolang-kaling di Pasar Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, diserbu pembeli. Para pembeli mencari kolang-kaling untuk campuran kolak, panganan khas berbuka puasa pada bulan Ramadhan.

"Hari pertama puasa Ramadhan ini sebanyak dua kuintal kolang-kaling habis terjual dengan harga Rp 15 ribu per liter," kata Mumun, seorang pedagang di Pasar Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten saat dijumpai pada Senin (6/5).

Selama ini, permintaan kolang-kaling cenderung meningkat untuk konsumsi makanan berbuka puasa. Bagaikan tradisi, setiap Ramadhan masyarakat selalu mencari kolang-kaling yang berasal dari pohon aren itu.

Kebanyakan para konsumen menjadikan kolang-kaling sebagai campuran makanan maupun minuman. Mumun mengatakan usaha menjual kolang-kaling tersebut sangat membantu ekonomi keluarganya.

Sementara itu, Udin yang mengaku telah berjualan kolang-kaling sejak tujuh tahun terakhir selama Ramadhan mengatakan berjualan kolang-kaling termasuk menguntungkan. "Tahun lalu kami bisa membangun rumah dari hasil berjualan kolang-kaling itu," katanya.

Hal senada dikemukakan Samun, seorang pengumpul kolang kaling di Rangkasbitung. Ia mengaku setiap hari bisa meraup keuntungan sekitar Rp 1,5 sampai Rp 2 juta per hari.

Ia memperoleh kolang-kaling dari petani di Kecamatan Sobang, Cigemblong, Cibeber, Cirinten, Muncang, dan Cijaku. Daerah-daerah tersebut merupakan sentra perkebunan aren dan sentra produksi gula aren. "Dalam sehari kami bisa menjual dua sampai empat ton dengan harga Rp 12 ribu per kilogram," tutur Samun.

Menurut dia, kualitas kolang-kaling Kabupaten Lebak cukup bagus. Tak heran banyak permintaan dari Pasar Rangkasbitung hingga Tangerang.

Akan tetapi tingginya permintaan kolang-kaling hanya terjadi selama Ramadhan. Para pedagang hanya bisa mendulang untung pada bulan suci itu saja karena permintaan meningkat. "Kami merasa kewalahan melayani permintaan para pedagang pengecer," kata Samun.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2LrgRNk
May 06, 2019 at 07:51PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2LrgRNk
via IFTTT

Prabowo Sampaikan Dugaan Kecurangan ke Media Asing

Prabowo menjelaskan soal dugaan-dugaan kecurangan pemilu kepada media asing.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga menggelar pertemuan tertutup dengan media asing di kediaman calon presiden (capres) Prabowo Subianto di di Kertanegara 4, Kebayoran Baru, Jakarta, Senin (6/5). Direktur Materi dan Debat BPN Prabowo-Sandiaga Sudirman Said mengatakan pertemuan tersebut untuk menjelaskan berbagai dugaan kecurangan pada Pemilu 2019.

"Tadi pertemuan dengan wartawan asing untuk menjelaskan berbagai penyimpangan-penyimpangan kecurangan-kecurangan dan kekeliruan kekeliruan yang selama ini sudah menjadi pengetahuan kalian semua," kata Sudirman di Kertanegara, Jakarta.

Ia mengatakan alasan digelarnya pertemuan tersebut lantaran adanya kebutuhan BPN untuk menjelaskan kepada kalangan internasional terkait apa yang terjadi pascapemilu 17 April lalu. Berdasarkan pantauan Republika.co.id sejumlah tamu undangan telah hadir sejak pukul 16.00 WIB. Mobil telah terparkir halaman kediaman mantan Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus tersebut.

Calon Presiden (capres) Prabowo Subianto dan calon wakil presiden (cawapres) Sandiaga Salahuddin Uno turut hadir dalam pertemua tersebut. Namun Sandi lebih dulu meninggalkan acara lantaran harus menghadiri buka puasa bersama bersama keluarganya di kediamannya.

Berdasarkan foto yang beredar, terlihat sejumlah tokoh Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga. Tokoh-tokoh tersebut diantaranya Ketua BPN Prabowo Sandiaga Djoko Santoso, politikus senior PAN Amien Rais, pakar ekonomi Rizal Ramli, dan Said Didu. Sampai saat ini pertemuan masih digelar. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VRp0OO
May 06, 2019 at 07:49PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VRp0OO
via IFTTT

Demokrat Tegaskan tak Mungkin Prabowo Menang 62 Persen

Tak mungkin Prabowo menang 62 persen karena masih kalah secara nasional.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Demokrat Ferdinand Hutahean mengatakan, kecil kemungkinan bagi pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno bisa menang hingga 62 persen. Dia mengatakan, ini mengigat pasangan calon (paslon) 02 yang masih kalah di beberapa provinsi secara nasional.

"Tidak mungkin Prabowo menang 62 persen. Dia membandingkan kemenangan SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) di 2009 ya," kata Ferdinand di Jakarta, Senin (6/5).

Pernyataan itu dilontarkan Ferdinand menyusul cicitan Wakil Sekretaris Jendral Demokrat Andi Arief yang menyebut banyak 'setan gundul' di sekeliling Prabowo. Mereka kemudian memberikan informasi keliru kepada ketua umum Gerindra tersebut.

Ferdinand mengatakan, SBY menang telak di banyak provinsi termasuk di Jawa dan Sumatera pada pemilu 2009 lalu. Dia melanjutkan, meski mengantongi banyak keunggulan namun SBY hanya mendapatkan 60 persen suara secara keseluruhan.

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) itu mengungkapkan, kondisi berbeda diterima Prabowo dalam pemilu kali ini. Dia mengatakan, calon presiden (capres) penantang saat ini kalah perolehan suara di sebagian besar Jawa.

Cicitan Andi, Ferdinand menjelaskan, berdasarkan logika perhitungan yang benar. Dia mengatakan, secara hitung-hitungan, Prabowo tidak mungkin mencapai 62 persen kalau mengalami kekalahan suara di Jawa Tengah, Jawa Timur hingga Yogyakarta.

"Kalau SBY kan semua Jawa menang. Dia hanya menang 60 persen, sekarang kok bisa Prabowo kalah di sebagian besar jawa tapi mengklaim diri menang 62 persen. Itulah yang dianggap ada pihak setan gundul yang memberi info tak akurat yang membuat Prabowo salah langkah dan blunder dalam mengambil langkah," katanya.

Sebelumnya, Andi Arief kembali menyinggung situasi di dalam koalisi kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Kali ini, Andi menyebut, 'banyak setan gundul' di dalam koalisi.

Andi tak menyebut jelas pihak yang dimaksud dengan 'setan gundul' dalam koalisi Prabowo-Sandi. Yang jelas, kata Andi, kelompok ini telah menyesatkan Prabowo dengan menyebut telah menang 62 persen di Pilpres 2019.

"Dalam koalisi adil makmur ada Gerindra, Demokrat, PKS, PAN, Berkarya, dan rakyat. Dalam perjalanannya muncul elemen setan gundul yang tidak rasional, mendominasi dan cilakanya Pak Prabowo mensubordinasikan dirinya. Setan Gundul ini yang memasok kesesatan menang 62 persen," kata Andi Arief melalui akun Twitter miliknya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2LsF9X5
May 06, 2019 at 07:42PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2LsF9X5
via IFTTT

Ratusan Warga Antre Ikuti Tradisi Pembagian Bubur Samin

Warga antre di Masjid Darussalam Solo demi mendapatkan bubur samin

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Ratusan warga dari berbagai daerah mengikuti tradisi pembagian bubur samin yang merupakan makanan khas Banjarmasin. Ratusan warga mengantre bubur untuk takjil berbuka puasa dalam rangka menyambut Ramadhan di Masjid Darussalam Kampung Jayengan Serengan Solo, Senin (6/5) sore.

Tradisi pembagian bubur samin kepada warga sekitar masjid sudah dilakukan sejak 1930 oleh para saudagar asal Banjarmasin yang merantau di Solo. Hingga sekarang tradisi ini tetap dilestarikan. Ratusan warga sudah mengantre sejak pukul 15.30 WIB demi mendapatkan bubur samin.

Choirul Anwar selaku perwakilan Yayasan Darussalam Solo mengatakan bubur samin merupakan makanan khas Banjarmasin. Bubur ini dibuat dengan komposisi beras, santan, aneka sayuran, rempah-rempah, susu, serta daging sapi.

Sekitar 50 kilogram bubur diolah setiap hari untuk konsumsi para jamaah yang hadir. Proses memasak dimulai sekitar pukul 10.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB. Choirul menjelaskan bubur samin akan dibagikan selama bulan puasa. Pembagian bubur akan dilaksanakan mulai Senin (6/5) hingga 4 Juni 2019 menjelang berbuka puasa.

Menurutnya dana yang dibutuhkan untuk kegiatan pembagian bubur samin khas Banjarmasin tersebut total sekitar Rp 100 juta. Dana ini berasal sumbangan dari berbagai pihak. Bahkan, ada dana bantuan dari luar negeri karena mengetahui kegiatan pembagian bubur samin ini.

Acara pembagian bubur samin di Masjid Darussalam juga dihadiri Wakil Wali Kota Surakarta Achmad Purnomo. Achmad mengapresiasi pembagian bubur samin di Masjid Darussalam Solo setiap menjelang buka puasa.

"Kegiatan ini dilakukan setiap tahun karena dapat menjaga persatuan dan kesatuan masyarakat Solo serta rasa gotong royong juga tetap terpelihara. Solo menjadi kota yang aman, nyaman, dan pantas dikunjungi serta ditinggali," katanya.

Sarjono, salah satu warga Solo, sengaja datang ke Masjid Darussalam Jayengan untuk mendapatkan bubur samin. Ia meyakini orang mendapat bubur ini akan banyak berkah dan rejeki. "Bubur ini juga mempersatukan warga karena semua masyarakat berbagai golongan datang ingin merasakan bubur samin yang lezat ini," kata pria 40 tahun itu.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2JjXSS3
May 06, 2019 at 07:30PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2JjXSS3
via IFTTT

Jasa Raharja Salurkan Santuan Rp 614,41 Miliar

Jasa Raharja meluncurkan aplikasi JRku untuk memudahkan pengajuan santunan via online

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sepanjang kuartal I tahun 2019, Jasa Raharja telah menyerahkan santunan sebesar Rp 614,41 miliar. Jumlah santunan tersebut naik sebesar 5,5 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp 582,11 milliar.

Direktur Utama Jasa Raharja Budi Rahardjo S mengatakan dalam menghadapi tantangan di Era Digital, Jasa Raharja juga telah melakukan inovasi-inovasi dengan meluncurkan aplikasi JRku yang dapat diunduh di Google Play Store untuk android dan App Store untuk IOS.

"Aplikasi ini bermanfaat bagi masyarakat karena dengan aplikasi ini masyarakat dapat mengajukan santunan secara online, mengecek masa berlaku SWDKLLJ yang tertera di STNK kendaraan dengan mengentry Nomor Polisi," ujarnya dalam keterangan tulis yang diterima Republika, Senin (6/5).

Uniknya menurut dia melalui panic button yang ada di dalam aplikasi, masyarakat dapat melaporkan apabila ada kecelakaan alat angkutan umum dan kecelakaan lalu lintas yang terjadi serta memberikan informasi daerah rawan kecelakaan agar pengguna lain dapat berhati hati apabila melalui daerah tersebut.

Khusus bagi Perusahaan Otobus (PO) melalui aplikasi JRku ini pihak perusahaan dapat langsung menyetorkan iuran wajib yang dipungut dari penumpang pada saat penumpang tersebut membayar tarif ongkos angkut.

"Dengan adanya kerja sama host to host data penumpang, layanan integrated cash management dan launching aplikasi JRku, maka diharapkan pelayanan Jasa Raharja akan semakin prima atau optimal sebagai bentuk kehadiran Negara ditengah-tengah masyarakat," ucapnya.

Selain itu, PT Jasa Raharja bersama PT Bank Negara Indonesia Tbk (Persero), PT Angkasa Pura I (Persero), PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), PT Pelni dan Perum Damri bersinergi dengan mengadopsi inovasi – inovasi terutama dalam hal perkembangan otomatisasi teknologi 4.0. Salah satunya dengan melakukan integrasi sistem data dan transaksi secara real time.

Budi mengatakan kerja sama host to host Data yang dibangun Jasa Raharja dapat lebih memastikan keterjaminan bagi para penumpang, mempermudah pengelolaan data, variatif dan komplek, sehingga dapat mengetahui potensi pendapatan sektor iuran wajib dan memperoleh data pembanding terhadap data data yang selama ini dikirimkan oleh operator alat angkutan umum

“Perjanjian Kerja Sama Integrasi Data ini memenuhi prinsip-prinsip Good Corporate Governance sebagaimana arahan dari Badan Pemeriksa Keuangan untuk memperoleh data pembanding dari pihak ketiga atas data yang dikirimkan oleh operator," ucapnya.

Selain itu, kerja sama ini juga bertujuan untuk pemanfaatan big data bagi para pihak, analisis dan evaluasi terhadap data-data yang dimiliki.

"Bi data ini juga sebagai bahan pertimbangan kami untuk pengambilan keputusan, serta dapat memberikan kepastian keterjaminan bagi penumpang pengguna alat angkutan umum," ucapnya.

Dalam melayani korban atau keluarga korban, Jasa Raharja menggandeng BNI melalui kerja sama Layanan integrated cash management, yang memudahkan operator operator alat angkutan umum dapat menyetorkan iuran wajib yang dipungut melalui virtual account.

Selain hal tersebut layanan ini mendukung mempercepat proses administrasi penyerahan santunan kepada korban atau keluarga korban dan penggantian biaya perawatan rumah sakit, sehingga dapat menunjang PRIME (Proaktif, Ramah, Iklas, Mudah dan Empati).

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2J2V78w
May 06, 2019 at 07:30PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2J2V78w
via IFTTT

Jokowi Bahas Alternatif Daerah Calon Ibu Kota Negara

Jokowi menyebut ada tiga alternatif daerah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) membahas lagi wacana pemindahan ibukota negara. Pemerintah akan berkonsultasi dengan lembaga-lembaga negara.

Jokowi pun menyebut telah ada tiga alternatif daerah yang sudah menyiapkan lahan dalam rencana ini, sekaligus dengan luasannya.

"Kami siapkan tiga alternatif daerah yang juga menyiapkan lahannya. Ada 80.000 hektare, 120.000 hektare, dan 300.000 hektare," kata kata Jokowi,menjelang buka puasa bersama dengan para pimpinan lembaga negara, di Istana Negara, Jakarta, Senin (6/5).

Jokowi mengatakan dibandingkan dengan luas Jakartasaat ini maka lahan yang disediakan sudah cukup memadai. "Kita tahu di Jakarta ini ada 66.000 hektare, sehingga apa yang tersedia sudah cukup hanya untuk ibu kota pemerintahan. Tinggal putuskan,'' katanya.

Ia mengundang para pimpinan lembaga negara untuk berbuka puasa bersama sekaligus menyinggung dan mengkonsultasikan rencana pemindahan ibu kota.

"Pemindahan ibukota ini akan segera kita putuskan. Tapi saat ini kita akan konsultasikan kepada lembaga-lembaga terkait dengan ini," katanya.

Ia mengundang sejumlah ketua dan pimpinan lembaga negara untuk berbuka puasa bersama. Mereka yang hadir di antaranya Ketua MPR,Zulkifli Hasan, Ketua DPR, Bambang Soesatyo, Wakil Ketua MPR,Ahmad Basarah, Wakil Ketua MPR, Muhaimin Iskandar, Wakil Ketua DPR, Agus Hermanto, Wakil Ketua DPR, Ahmad Muqowam, Wakil Ketua DPR,Fahri Hamzah, Ketua DPD,Oesman Sapta Odang, Wakil Ketua DPD,Nono Sampono, dan Ketua Mahkamah Konstitusi, Anwar Usman.

Selain itu, terlihat pula hadir Menteri Agama, Lukman Saifuddin, Mensesneg,Pratikno, Menkopolhukam, Wiranto, Menko PMK, Puan Maharani, Menteri PUPR,Basuki Hadimuljono, dan Menteri/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro.

Sementara masalah biaya, ia menekankan rencana itu tidak akan membebani APBN.

"Meskipun secara detil yang kami minta, kalau angkanya seperti itu tidak masalah asal tidak dikerjakan satu tahun. Yang penting anggaran kita siap. Saya sampaikan, tidak membebani APBN," katanya.

Jokowi menegaskan akan serius perihal rencana itu. "Oleh sebab itu, kami nantinya akan menindaklanjuti, konsultasi dengan lembaga negara yang terkait, baik dari sisi hukum dan politis," katanya. Ia bersama pimpinan lembaga negara berbuka bersama kemudian menunaikan salat magrib berjamaah di dalam Istana Negara.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/303J9kj
May 06, 2019 at 07:24PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/303J9kj
via IFTTT

BPS: Pertanian Dongkrak Pertumbuhan PDB Kuartal I 2019

Peran sektor pertanian dalam pertumbuhan ekonomi nasional juga semakin strategis.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Badan Pusat Statistik (BPS) merilis pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal-I 2019 sebesar 5,07 persen secara year on year (YoY). Tercatat, pertumbuhan PDB di sektor pertanian pada kuartal ini positif atau mengalami peningkatan dengan kontribusi sebesar 1,81 persen. 

“Pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I-2019 terhadap kuartal sebelumnya diwarnai faktor musiman. Sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan tercatat tumbuh ekspansif sebesar 14,10 persen,” demikian dikatakan Kepala BPS, Suhariyanto di Jakarta Senin, (6/5).

Pertumbuhan kuartal-I 2019 terhadap kuartal sebelumnya sebesar 14,10 persen ini, sektor pertanian tumbuh lebih besar dari sektor kehutanan dan perikanan. Yakni sektor pertanian tumbuh 19,67 persen, sektor kehutanan malah pertumbuhannya minus 10,58 dan sektor perikanan hanya bisa tumbuh 1,85 persen.

Berangkat dari hal ini, Direktur Serealia Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Kementerian Pertanian (Kementan) Bambang Sugiharto menilai keliru jika pertumbuhan ekonomi pada kuartal-I 2019 dikatakan melempem karena disebabkan pertumbuhan PDB sektor pertanian negatif. Padahal, secara umum saja, baik itu sektor pertanian, perikanan dan kehutanan, kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi secara year on year (YoY) sudah sangat jelas positif yakni 1,81 persen.

Bambang mengatakan, kalau membandingkannya dengan pertumbuhan PDB sektor pertanian pada kuartal I-2018 yang tumbuh sebesar 3,34 persen YoY, maka tidak tepat. Karena di tahun lalu, musim puncak panen padi terjadi bulan Maret, tapi di tahun ini justru di bulan April.

“Pergeseran puncak panen inilah salah satu faktor yang berperan signifikan pertumbuhan PDB kuartal-I tahun ini lebih rendah dibanding tahun lalu. Jadi kita menganisasi data pertumbuhan ekonomi, harus lah komprehensif,” ujar Bambang.

Pihaknya menyayangkan melihat kontribusi sektor pertanian terhadap pertumbuhan PDB hanya dilihat dari PDB sub sektor tanaman pangan. Padahal, sektor lainnya tumbuh lebih besar salah satunya sektor peternakan mampu tumbuh 7,95 persen YoY atau lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya yang sebesar 3,94 persen Yoy.

“Lagi pula, sangat dangkal analisasinya menilai kinerja sektor pertanian hanya di kuartal-I 2019 saja. Lihat lah kenaikan PDB sektor pertanian dari tahun ke tahun sebagai indikator keberhasilan pembangunan pertanian,” sebutnya.

Buktinya, Selama periode 2013-2017, akumulasi tambahan nilai PDB Sektor pertanian yang mampu dihasilkan mencapai Rp1.375 Triliun atau naik 47 persen dibandingkan dengan tahun 2013. Selanjutnya, pada tahun 2018 ini, nilai PDB mencapai 395,7 triliun dibandingkan Triwulan III tahun lalu yang hanya Rp 375,8 triliun

Selain tumbuh positif, peran sektor pertanian dalam pertumbuhan ekonomi nasional juga semakin penting dan strategis, hal ini terlihat dari kontribusinya yang semakin meningkat. Pada tahun 2014, Sektor Pertanian (termasuk kehutanan dan perikanan) berkontribusi sekitar 13,14 persen terhadap ekonomi nasional dan pada tahun 2017 meningkat menjadi 13,53 persen.

"Kalau diperhitungkan dengan industri agro dan penyediaan makanan dan minuman yang berbasis bahan baku pertanian, kontribusinya bisa mencapai 25,84 persen. Dan ini berdampak pada perekonomian skala nasional," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2J13lxP
May 06, 2019 at 07:22PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2J13lxP
via IFTTT

Tantangan Puasa bagi Penderita Asam Lambung

Penderita asam lambung umumnya mengalami GERD

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bulan puasa tiba, umat Muslim menyambutnya dengan suka cita. Tapi tidak bagi penderita masalah asam lambung. Bulan Ramadhan sering kali menjadi tantangan bagi mereka. Gastroesophageal Reflux Disease (GERD), penyakit yang disebabkan oleh asam lambung yang naik ke kerongkongan, merupakan salah satu permasalahan yang umumnya muncul pada penderita asam lambung.

Puasa Ramadan yang mewajibkan adanya jeda 12 hingga 13 jam di antara waktu makan dapat memicu atau memperburuk penyakit ini. GERD akan muncul terutama jika tidak diikuti oleh pola makan dan gaya hidup sehat.

“Orang yang berpuasa membutuhkan pola makan seimbang dengan nutrisi yang tepat, terlebih jika mereka memiliki masalah asam lambung,” ujar Head of Personal Health Philips Indonesia Yongky Sentosa dalam keterangan tertulis yang diterima Republika pada Senin (6/5).

 

GERD dapat ditandai dengan adanya sensasi terbakar atau nyeri pada bagian atas perut atau dada yang disebut juga dengan heartburn. Gejala lain yang mungkin muncul pada penderita GERD adalah mual, kembung, sakit saat menelan, mulut terasa asam, dan rasa tidak nyaman pada tenggorokan. Faktor utama yang menjadi risiko penyakit GERD adalah pola makan, manajemen stres, dan pola tidur yang tidak tepat.

“Berbagai penelitian menjelaskan berpuasa dapat mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat dan teratur. Penderita GERD yang berpuasa dapat menurunkan gejala GERD mereka, selama dilakukan dengan benar dan tidak makan berlebihan saat berbuka puasa. Berpuasa dengan cara-cara yang benar akan membantu mengatasi GERD,” ujar ahli nutrisi Rita Ramayulis.

Wanita yang juga Ketua Indonesia Sport Nutritionist Association ini menjelaskan makanan yang dikonsumsi penderita GERD harus mengandung zat gizi yang dibutuhkan oleh tubuh. Akan  tetapi juga tidak menstimulasi naiknya asam lambung ke kerongkongan.

Makanan yang disarankan untuk penderita GERD adalah makanan yang mudah dicerna, tidak mengandung gas, atau lemak yang tinggi. Pengolahan makanan diutamakan dengan cara direbus, dikukus, ditumis, dan menggunakan santan encer. 

Jenis makanan tertentu dapat meningkatkan jumlah asam dalam lambung yang menimbulkan gangguan lambung dan gejala GERD lainnya. Meskipun makanan pemicu munculnya GERD berbeda pada setiap orang, terdapat beberapa kategori makanan yang dapat dihindari untuk mencegah kambuhnya penyakit.

Makanan yang harus dihindari penderita GERD contohnya makanan yang mengandung gas, kadar gula tinggi, dan makanan pedas. Makanan yang tinggi serat, lemak, dan makanan yang sulit dicerna juga harus dikurangi karena dapat membuat kerja lambung lebih berat. 

Secara umum prinsip pembagian makanan untuk penderita GERD adalah porsi kecil dan tidak boleh mengonsumsi makanan sekaligus dalam jumlah besar. Selama berpuasa, konsumsi makanan dibagi menjadi empat kali waktu makan yaitu sahur, berbuka, makan malam, dan camilan malam.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Jm5L9p
May 06, 2019 at 07:20PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Jm5L9p
via IFTTT

KPU Pertanyakan Keaslian Form C1 yang Diamankan di Menteng

Sejumlah form C1 itu diamankan di Menteng.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- KPU mempertanyakan keaslian sejumlah formulir C1 asal beberapa daerah di Jawa Tengah. Di mana, saat ini sejumlah formulis C1 itu diamankan di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

"Kalau ada dokumen seperti itu, itu betul dokumen yang sumbernya dari KPU atau tidak, asli atau tidak," kata anggota KPU Hasyim Asyari, di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Senin (6/5).

Menurut dia, terdapat beberapa cara dalam memastikan keaslian formulir C1 yang ditemukan itu; di antaranya dokumen asli yang berasal dari KPU mempunyai hologram. "Kalau yang disampaikan kepada saksi, kepada Panwas itu bentuknya fotokopian, oleh karena itu harus dipastikan itu," kata dia.

Lebih lanjut, dari segi substansi angka yang terdapat dalam C1 harus sama antara hasil perhitungan di TPS maupun di PPK. "Kalau angka-angkanya tidak sesuai, ini kan berarti beda dengan produk KPU atau produk dalam proses pemilu yang resmi," ujar dia.

Ia menambahkan agar tidak menimbulkan spekulasi maka perlu dilakukan adanya konfirmasi ataupun pengecekan. "Karena itu dalam situasi ini supaya tidak menimbulkan spekulasi-spekulasi di lapangan, maka kemudian harus dikonfirmasi kepada KPU," kata Hasyim.

Pada Sabtu (4/5) lalu terdapat dua kardus bertuliskan: Kepada Yth Bapak Toto Utomo Budi Santoso Direktur Satgas BPN PS Jl Kertanegara No 36 Jakarta Selatan serta Dari Moh Taufik Seknas Prabowo-Sandi Jl HOS Cokro Aminoto no 93 Menteng Jakarta Pusat.

Kedua kardus itu masing-masing berisi 2.006 dan 1.761 formulir C1 dan diamankan di Jalan Besuki, Menteng, Jakarta Pusat.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2J3ACs1
May 06, 2019 at 07:20PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2J3ACs1
via IFTTT

Toko Sembako Terbakar di Pasar Baru Bekasi

Ada tujuh mobil pemadam kebakaran diturunkan agar api tidak menjalar ke toko lain.

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Sebuah toko yang menjual sembako di Pasar Baru Bekasi ludes terbakar si jago merah pada Senin (6/5) pukul 14.00 WIB. Sebanyak tujuh mobil pemadam kebakaran diturunkan agar api tidak menjalar ke toko lain.

Mobil pemadam sempat kesulitan memadamkan api di toko tersebut karena lokasinya yang berada di sebuah gang sempit. Tampak warga sekitar yang rumahnya bersebelah dengan toko tersebut mulai mengevakuasi barang-barang mereka. Mereka siap siaga jika saja api terus menjalar.

Akhirnya si jago merah dapat dinakkan tim pemadam kebakaran pada pukul 16.00 WIB. Sehingga api tidak jadi menjalar ke toko lain ataupun rumah warga di sekitar.

Pemlik toko yang ludes terbakar, Hengki (60), mengatakan, kejadian itu akibat adanya korsleting arus listrik. Setelah korsleting terjadi, arus listrik di ruko tiga tingkat itu sempat mati sebentar. "Trus nyala lagi, rupanya api juga ikut menyala," kata Hengky di depan tokonya yang hangus terbakar, Senin (6/5).

Ia mengaku tidak bisa berbuat banyak saat percikan api mulai muncul di bagian atas lantai satu tokonya. "Apinya karena dibagikan atas, jadi tidak bisa segera dimatikan," kata dia.

Hengki menjelaskan, lantai satu tokonya itu berfungsi sebagai gudang. Ketika percikan api terus keluar akibat korsleting akhirnya menyambar semua barang-barang yang ada disana. "Itu kan semua sembako, barang mudah terbakar, terutama rokok," kata Hengki sembari terus menatapi tokonya itu.

Akibat kejadian itu, Hengi memperkirakan, dirinya mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah. Meski demikian, dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2H3w9n3
May 06, 2019 at 07:11PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2H3w9n3
via IFTTT

KPK Geledah Pengadilan Negeri Balikpapan

enggeledahan terkait penyidikan dugaan penerimaan suap perkara di PN Balikpapan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- KPK menggeledah Pengadilan Negeri (PN) Balikapapan, Kalimantan Timur, Senin (6/5). Penggeledahan terkait penyidikan dugaan penerimaan suap perkara pidana di Pengadilan Negeri Balikpapan pada 2018.

"Hari ini, Senin 6 Mei 2019, penyidik melakukan penggeledahan di kantor PN Balikpapan, dan rumah SDM (Sudarman), swasta. Semua lokasi penggeledahan di Balikpapan," kata kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK Yuyuk Andriati di gedung KPK Jakarta, Senin (6/5).

Selain di PN Balikpapan dan rumah Sudarman, KPK juga melakukan penggeledahan di tiga lokasi lainnya. "Pada hari Minggu, 5 Mei 2019 dilakukan penggeledahan di rumah KYT (Kayat) kemudian rumah FAZ (Fahrul Azami). Ini adalah panitera muda dan satu lagi kantor JHS (Johnson Siburian) pengacara di Balikpapan," tambah Yuyuk.

Ada sejumlah barang yang disita KPK dari penggeledahan tersebut. "Hasil dari penggeledahan ada beberapa yang disita oleh penyidik yang pertama adalah beberapa dokumen yang terkait dengan proses pidana pemalsuan dokumen, kemudian ada slip penyetoran dana, barang elektronik yang terkait dengan perkara dan beberapa surat dan register perkara pidana terkait perkara yang disidik," ungkap Yuyuk.

Dalam perkara ini, KPK menetapkan tiga orang tersangka yaitu hakim PN Balikpapan Kayat sebagai tersangka penerima suap sedangkan dua orang pihak swasta yaitu Sudarman dan Jhonson Siburian selaku pengacara Sudarman sebagai tersangka pemberi suap. Dalam perkara ini, Sudarman dan dua terdakwa lain disidang di PN Balikpapan dengan Nomor Perkara: 697/Pid.B/2018/PN Bpp dalam kasus pemalsuan surat pada 2018.

Setelah sidang, Kayat bertemu dengan Jhonson dan menawarkan bantuan dengan fee Rp 500 juta jika ingin Sudarman bebas. Sudarman belum bisa memenuhi permintaan Kayat tersebut, namun ia menjanjikan akan memberikan Rp 500 juta jika tanahnya yang ada di Balikpapan sudah laku terjual.

Untuk meyakinkan Kayat, Sudarman sampai menawarkan agar Kayat memegang sertifikat tanahnya dan akan memberikan uang setelah tanahnya laku terjual. Namun, Kayat menolak dan meminta fee diserahkan dalam bentuk tunai saja.

Sudarman lalu dituntut 5 tahun penjara namun Sudarman malah diputus lepas dengan tuntutan tidak diterima sehingga Sudarman dibebaskan. Karena uang belum diserahkan pada Januari 2019, Kayat menagih janji Sudarman melalui Jhonson karena Kayat menyampaikan akan pindah tugas ke Sukoharjo dan menagih janji fee dan bertanya "oleh-olehnya mana".

Pada 3 Mei 2019, karena sudah mendapatkan uang muka dari pihak pembeli tanahnya, Sudarman mengambil uang sebesar Rp 250 juta di satu bank di Balikpapan. Dari jumlah tersebut, Rp 200 juta dimasukkan ke dalam kantong plastik hitam dan Rp 50 juta dimasukkan dalam tas.

Sudarman lalu menyerahkan uang Rp 200 juta kepada Jhonson dan Rosa Isabela yang merupakan staf Jhonson untuk diberikan kepada Kayat di restoran padang. Rosa dan Jhonson menyerahkan uang sebesar Rp 100 juta kepada Kayat di PN Balikpapan sedangkan sisa Rp 100 juta ditemukan di kantor Jhonson.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2YbObJp
May 06, 2019 at 07:11PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2YbObJp
via IFTTT

KSAD: TNI AD tidak Miliki Data Pemilu

KSAD membantah informasi di media sosial bahwa ada perwira yang miliki data pemilu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa membantah pernyataan Rizal Ramli dengan menegaskan bahwa tugas utama TNI AD adalah menjaga keamanan. Ia menyatakan TNI AD tidak memiliki data pemilu.

"Info yang beredar di media sosial itu tidak benar. Tugas TNI AD adalah pengamanan, mulai dari masa kampanye hingga pemilu selesai. TNI tidak ditugaskan untuk mendata, karena itu tidak benar kalau TNI memiliki data pemilu," kata Jenderal Andika Perkasa kepada pers di Mabes TNI AD, Gambir, Jakarta, Senin (6/5).

Andika Perkasa mengatakan hal itu menjawab pertanyaan pers soal pernyataan Rizal Ramli pada akun twitternya yang menyebut ada seorang perwira menengah TNI AD berpangkat Letkol dan seorang Babinsa memiliki data pemilu. Menurut Andika Perkasa, anggota TNI atau Babinsa tidak memiliki data pemilu, tidak memiliki data perolehan suara pemilu 2019. "Tugas TNI AD adalah murni pengamanan dan berada di luar TPS," katanya.

Pada pemilu 2019, kata dia, TNI AD menurunkan personil sebanyak 162.000 di seluruh Indonesia, tugasnya murni untuk pengamanan membantu tugas kepolisian. Andika menyatakan aneh kalau ada yang menyebut TNI AD memiliki data data hasil pemilu, karena TNI AD tidak bertugas menghitung suara pemilu.

"Penghitungan suara pemilu adalah tugas KPU. Apalagi KPU juga masih melakukan penghitungan suara dan belum selesai. TNI tidak pernah melakukan intervensi kepada KPU," katanya.

Andika menegaskan, tugas anggota TNI AD sebagaimana yang ditugaskan Mabes TNI hanyalah pengamanan. Ini dilakukan mulai dari masa kampanye, distribusi logistik, saat pelaksanaan pemilu, dan sampai selesainya nanti.

Pada kesempatan tersebut, Andika juga berharap, masyarakat dapat memfilter informasi yang benar dan positif. Dia optimistis, masyarakat Indonesia saat ini sudah cerdas dan mampu memilah informasi, mana yang benar dan tidak benar.

Sebelumnya, mantan Menko Maritim Rizal Ramli menulis pada akun twitternya, Minggu (5/5), "Barusan belanja buah di supermarket. Didatangi ibu2 dan bapak yg saya tidak kenal. Ibu2 katakan, ''Pak Ramli harus bicara lebih keras, ini sudah ndak benar! Kemudian datang seorang Letkol AD, "Pak ini sudah kebangetan, laporan2 Babinsa PS sudah menang. Bahkan di komplex Paspampres!".

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2H5ZGg6
May 06, 2019 at 07:11PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2H5ZGg6
via IFTTT

Lima Amalan yang Menguntungkan

Lima amalan ini menguntungkan secara dunia dan akhirat, asalkan dilakukan konsisten

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Yuyu Yuhannah     

Rasulullah SAW menyampaikan lima amalan istimewa yang bisa menyebabkan berbagai keuntungan bagi manusia. Syaratnya, amalan itu dilaksanakan secara tekun dan konsisten.

Shalat Dhuha

Yang pertama adalah apabila rezeki ingin berkah, maka perbanyaklah mengerjakan shalat dhuha. Tubuh manusia itu ibarat mesin yang membutuhkan energi untuk memacu dan mendorong segala aktivitasnya. Energi itu diperlukan untuk memperbaiki kinerja, menambah daya semangat, dan membuat segala perbuatan baik konsisten dilakukan.

Shalat dhuha merupakan bagian dari energi yang bisa memperbaiki sistem kinerja dalam tubuh manusia, sekaligus merupakan bentuk permohonan kepada yang mempunyai tubuh manusia untuk melimpahkan rezeki yang halal dan berkah.

Shalat Malam

Kedua, kalau ingin kuburan diterangkan, kata Rasulullah, perbanyaklah mengerjakan shalat malam (qiyamullail). Rasulullah SAW mengatakan bahwa setiap malamnya kuburan kita memanggil (jika manusia peka). Makanya, jika ingin kuburan kita diterangkan kelak tak ada jalan lain untuk membawa penerangnya, yakni dengan bis shalatillail (mengerjakan shalat malam) secara tekun.

Khalifah Abu Bakar as-Shiddiq--salah seorang sahabat Rasulullah yang dijamin masuk surga--selalu menangis ketika melaksanakan shalat malam. Pernah suatu ketika Rasulullah SAW bertanya kepadanya. “Mengapa engkau selalu menangis ketika shalat tahajud padahal jaminan Allah sudah kau dapatkan (masuk surga)?”

Kata Abu Bakar kira-kira, “Ya Rasul, seandainya saya dimasukkan ke dalam neraka ‘enak’ karena disiksanya bareng-bareng. Tapi, bila disiksa di dalam kubur, sungguh sangat menyeramkan karena cuma sendiri.”

Puasa

Ketiga, jika ingin dimudahkan menyeberang jembatan, sirotholmustaqim, maka haruslah memperbanyak berpuasa (baik yang wajib maupun sunah) dan bersedekah. Salah satu manfaat puasa Ramadhan yakni bisa masuk surga dengan pintu khusus, ar-rayyan.

Dengan berpuasa maka kejujuran manusia benar-benar diuji karena dilakukan hanya Allah yang mengetahui. Maka, orang yang berpuasa Ramadhan akan dimasukkan Allah ke dalam surga secara rahasia.

Selain puasa, juga bersedekah bisa menjadi instrumen seseorang dimasukkan ke dalam surga. Kata Rasulullah, setiap orang yang meninggal maka segala halnya akan terputus kecuali tiga perkara, salah satunya amal jariyah (bersedekah).

Tadarus Alquran

Keempat, jika ingin dimudahkan ketika menjawab pertanyaan dari malaikat Munkar dan Nakir perbanyaklah membaca Alquran (qira’atul qur’an). Rasulullah pernah berdialog dengan para sahabat dan mengatakan, “Wahai sahabat, di dunia ini sesungguhnya Allah mempunyai keluarga.” Sahabat bertanya, “Siapa keluarga Allah itu ya Rasul?” Kata Rasulullah, “Dialah yang senang membaca Alquran.”

Zikir

Kelima, memperbanyak dzikrullah (berzikir kepada Allah) untuk dimudahkan ketika di akhirat kelak. Seringlah mengucapkan, La ilaha illallah, tiada Tuhan selain Allah. Bahkan, kata Imam al-Ghazali setelah mengucapkan dzikrullah sebaiknya tidak minum dalam waktu lima belas menit karena daki (kotoran) di dalam hati kita tengah rontok.

Maka, itulah lima amalan yang apabila dilaksanakan secara konsisten akan banyak mendapatkan keuntungan utama sebagaimana yang diidam-idamkan oleh banyak orang Islam.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VQaEyj
May 06, 2019 at 07:07PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VQaEyj
via IFTTT

Masyarakat Jakarta Diajak Puasa Plastik Selama Ramadhan

Pada Ramadhan 2018, sampah di DKI meningkat empat persen atau 289 ton tiap hari.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Masyarakat DKI Jakarta diajak mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai guna menekan suplai volume sampah plastik selama Ramadhan di wilayah itu. Istilahnya, "puasa plastik" karena sampah plastik di Indonesia sudah sangat luar biasa banyak.

"Jakarta menghasilkan 6.000-8.000 ton sampah setiap hari dengan volume plastik mencapai 10-15 persen. Sampah itu yang kita hasilkan setiap hari dan meningkat saat Ramadhan," kata Juru Kampanye Urban Greenpeace Indonesia, Muharram Rasyadi,di Jakarta, Senin (6/5).

Ia menuturkan, penambahan volume sampah plastik terjadi akibat meningkatnya pola konsumsi masyarakat saat berbuka puasa dan sahur. Iklan produk makanan dan minuman yang tayang di banyak media massa selama Ramadhan memicu budaya konsumeristis tersebut.

"Masyarakat harus punya kendali agar tidak mengandalkan produk-produk yang masih menggunakan sampah plastik sekali pakai," ujarnya.

Ia mengungkapkan, ada banyak cara sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk mengurangi sampah plastik. Misalnya, membawa wadah makanan dan botol minuman sendiri saat ngabuburit maupun membeli takjil.

"Dari hal sederhana seperti itu, kita dapat berkontribusi untuk pengurangan sampah plastik selama Ramadhan," katanya.

Merujuk data Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan DKI Jakarta, Ramadhan 2018 tercatat volume sampah meningkat empat persen atau meningkat 289 ton setiap hari dibanding bulan sebelumnya. Volume sampah yang meningkat itu berupa sampah organik rumah tangga, plastik dan pembungkus makanan.

Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Jakarta, Tubagus Soleh, menerangkan, sampah plastik yang diproduksi masyarakat saat ini telah mencemari lautan, air, tanah dan udara. Polusi plastik itu telah menimbulkan bencana bagi lingkungan.

"Di pesisir Kepulauan Seribu, kami sering menemukan penyu dan hewan laut mati akibat pencemaran plastik, termasuk terumbu karang juga mulai rusak. Ini berdampak bagi perubahan ekosistem penting di Jakarta," katanya.

Soleh mendesak pemerintah tegas dalam membuat regulasi tentang penanganan sampah. Selain itu, dia juga menuntut produsen makanan dan minuman untuk mengurangi penggunaan sampah plastik sekali pakai dalam berbagai kemasan produk.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2LmonbZ
May 06, 2019 at 07:07PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2LmonbZ
via IFTTT

Buka Bersama, Jokowi Singgung Rencana Pemindahan Ibu Kota

Jokowi mengundang pemimpin lembaga negara berbuka puasa di Istana Negara.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyinggung rencana pemindahan ibu kota saat mengundang para pimpinan lembaga negara untuk berbuka puasa bersama di Istana Negara Jakarta. Jokowi didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla menyambut sejumlah tamu undangan dan para pimpinan lembaga negara yang hadir di Istana Negara, Jakarta, Senin, sekitar pukul 17.00 WIB.

Pada kesempatan itu, Presiden menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa sekaligus memanjatkan syukur karena pelaksanaan pemilu yang berjalan lancar. Namun, hal yang ditekankannya pada acara tersebut adalah perihal pemindahan ibu kota yang ditegaskan oleh Presiden akan dibahas lebih serius.

"Pada kesempatan yang baik ini mumpung saya bertemu dengan Ketua dan Pimpinan Lembaga Negara saya ingin menyinggung hal yang berkaitan dengan ibu kota," katanya.

Presiden menegaskan, telah mempertimbangkan berbagai hal untuk serius mengkaji lebih dalam perihal pemindahan ibu kota. Ia juga menekankan pemindahan ibu kota diarahkan untuk tidak membebani APBN.

"Oleh sebab itu, kami akan tindak lanjuti konsultasi dengan lembaga-lembaga negara terkait dengan ini, baik dari sisi hukum dan politis," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VNZwSw
May 06, 2019 at 07:05PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VNZwSw
via IFTTT

KPK Belum Perdengarkan Rekaman Soal Fee ke Sofyan

Pada hari ini, Dirut PLN Sofyan Basir diperiksa KPK sebagai tersangka.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penyidik KPK belum memperdengarkan rekaman pembicaraan antara mantan anggota Komisi VI DPR Eni Maulani Saragih dan pemegang saham Blakgold Natural Resources (BNR) Ltd Johanes Budisutrisno Kotjo kepada Direktur Utama PT PLN non-aktif Sofyan Basir. Hari ini, Sofyan untuk kali pertama diperiksa sebagai tersangka.

"Hari ini belum ada pertanyaan-pertanyaan yang mengenai hal itu, artinya begini, Pak Sofyan Basir selama ini merasa tidak tahu soal uang fee, soal apa pun itu, tetapi dari keterangan-keterangan di pengadilan pun saya tidak melihat itu. Saya masih mencoba mengonfirmasi alat bukti apa yang dipakai," kata pengacara Sofyan Basir, Susilo Aribowo di gedung KPK Jakarta, Senin (6/5).

Menurut Susilo, sebagai Dirut PT PLN, Sofyan tidak bisa menghindari pertemuan-pertemuan dengan mitra kerjanya. "Pertemuan-pertemuan itu memang ada, tidak bisa kita hindari, pertemuan 9-10 kali ada, tapi substansi pertemuan itu apa? Tidak ada yang berkaitan dengan pembahasan fee itu tidak ada. Tetap Pak Sofyan bicara PLN, tidak bicara mengenai fee," tambah Susilo.

Dalam sidang untuk Eni Maulani Saragih pada 18 Desember 2018 di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK memutarkan percakapan antara Eni Maulani Saragih dan Johannes Kotjo terkait dengan fee yang akan diperoleh Sofyan bila dapat meloloskan proyek Independent Power Producer (IPP) Pembangkit Listrik Tenaga Uap Mulut Tambang RIAU-1 (PLTU MT RIAU-1). Percakapan tersebut adalah sebagai berikut:

Eni: SB bilang ''bu Eni dapatnya harus yang the best ya, karena di sini bu Eni yg fight'' saya bilang aman.. yg fight kita bertigalah.. pak SB juga fight, Pak Kotjo.

Kotjo: Hahaha iya ibu, kita semua

Eni: SB sangat mengerti itung-itungan, besok-besok katanya jangan di-print print, langsung saja, biar cepat, gak bolak-balik hahaha.

Kotjo: Besok-besok lebih cepat karena sudah tahu maunya PLN.

Eni: Thema baru harus langsung saja biar cepat.

Kotjo: Beres

.

Eni: SB bilang anak-anak saya diperhatikan juga ya biar mereka happy

Sofyan Basir diumumkan sebagai tersangka perkara dugaan tindak pidana korupsi suap terkait kesepakatan kontrak kerja sama pembangunan PLTU Riau-1 pada Selasa (23/4). Sofyan diduga membantu mantan anggota Komisi VII DPR dari Fraksi Partai Golkar Eni Maulani Saragih dan pemilik saham Blackgold Natural Resources (BNR) Ltd Johannes Budisutrisno Kotjo mendapatkan kontrak kerja sama proyek senilai 900 juta dolar AS atau setara Rp 12,8 triliun.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WqIYNJ
May 06, 2019 at 06:54PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WqIYNJ
via IFTTT

Israel Hentikan Serangan ke Jalur Gaza

Hamas menawarkan gencatan senjata kepada Israel dengan syarat.

Tentara Israel pada hari Senin (6/5) menghentikan semua operasi perlindungan keamanan yang diberlakukan di dekat wilayah Gaza selama konflik akhir pekan, setelah kelompok Hamas diberitakan menawarkan gencatan senjata bersyarat.

Militer Israel mengatakan, penduduk di selatan Israel bisa kembali ke rutinitas mereka, dan sekolah-sekolah dan taman kanak-kanak di daerah itu diizinkan untuk beroperasi lagi. Tapi beberapa sekolah tetap memutuskan untuk tidak beroperasi, setelah pada akhir minggu ratusan roket ditembakkan ke Israel dari kawasan Palestina.

Kementerian Transportasi Israel mengumumkan bahwa semua rute bus umum di kawasan selatan juga akan kembali ke operasi penuh dan normal. Jalur kereta api antara kota Ashkelon dan Bersyeba juga akan dilanjutkan mulai pagi hari.

Israel mengatakan, pada hari Sabtu dan Minggu lebih dari 600 roket ditembakkan dari Gaza ke Israel selatan, menewaskan empat orang. Israel melancarkan rangkaian serangan balasan ke Gaza. Pihak Palestina mengatakan, sedikitnya 23 orang tewas.

Koresponden DW Israel Tania Krämer mengatakan ada "bantuan" di Gaza atas berita gencatan senjata. Namun, orang-orang di sana "menunggu untuk melihat apakah itu hanya masa tenang atau apakah akan ada solusi nyata."

Hamas tawarkan gencatan senjata

Salah seorang pimpinan Hamas Ismail Haniyeh mengatakan dalam sebuah pernyataan yang dirilis hari Minggu (5/5), Hamas "tidak tertarik pada perang baru." Dia mengatakan kelompoknya bersedia untuk "kembali ke situasi tenang", jika Israel menghentikan serangannya dan segera mulai menerapkan kondisi demi "kehidupan yang bermartabat."

Hamas dan kelompok militan Jihad Islam memulai serangan terbaru setelah terjadi bentrokan antara aparat keamanan Israel dan pengunjuk rasa Palestina minggu lalu, yang menewaskan dua orang. Hamas juga mengklaim bahwa Israel gagal memenuhi janjinya untuk melonggarkan blokade.

Israel yang baru saja melakukan pemilihan umum saat ini memang belum memiliki pemerintahan resmi. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sedang melakukan negosiasi dengan partai-partai kecil yang akan diajak berkoalisi. Namun Netanyahu pada akhir minggu menyatakan, Israel akan menjawab tegas segala serangan terhadap wilayahnya.

Reaksi internasional

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengutuk serangan Hamas ke Israel dan mendesak semua pihak untuk "menahan diri secara maksimal." Seorang utusan PBB mengatakan sedang bekerja dengan Mesir untuk mencoba mengakhiri permusuhan.

Pejabat khusus urusan luar negeri Uni Eropa, Federica Mogherini menyerukan penghentian "serangan roket tanpa kecuali" dan menyatakan dukungan untuk upaya mediasi yang diprakarsai Mesir dan PBB.

Presiden AS Donald Trump menyatakan dia mendukung 100% kebijakan PM Israel Benjamin Netanyahu. Di Twitter dia menulis: "Sekali lagi, Israel menghadapi rentetan serangan roket mematikan oleh kelompok-kelompok teroris Hamas dan Jihad Islam. Kami mendukung Israel 100% dalam pembelaan warganya..."

Selanjutnya Trump menulis: "kepada rakyat Gaza - tindakan para teroris ini melawan Israel tidak akan membawa apa-apa bagi Anda selain kesengsaraan yang lebih besar. AKHIRI kekerasan dan bekerjalah untuk perdamaian - itu bisa terjadi!"

Namun situasi Hamas juga makin sulit karena blokade Israel membuat kondisi ekonomi dan kehidupan di kawasan itu makin runyam. Hamas antara lain menuntut Israel agar segera mencabut blokade terhadap bantuan luar negeri dari Qatar senilai belasan juta dolar.

hp/vlz (afp, rtr, dpa)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2JisB1T
May 06, 2019 at 06:53PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2JisB1T
via IFTTT

Lima Langkah Mencontoh Nabi Muhammad saat Ramadhan

Hendaknya kita mencontoh Nabi Muhammad saat bulan suci Ramadhan

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Dr Hasan Basri Tanjung     

Bisakah kita mencontoh cara dan adab puasa Rasulullah SAW? Tentu saja bisa, karena beliau SAW adalah teladan bagi umatnya (QS [33]:21). Hanya saja, sejauh mana kita bisa menirunya? Di situlah letak perbedaan kualitas setiap orang.

Ibadah puasa diwajibkan Allah SWT kepada orang beriman dengan Nabi Muhammad SAW sebagai teladan (QS [2]:183). Nah, saatnya dicek ulang, apakah puasa kita sesuai sunah Nabi SAW? Sayyid Sabiq dalam Fiqih Sunnah menyebutkan adab puasa Nabi SAW.

Sahur

Pertama, bersahur sekadarnya. Nabi SAW selalu bersahur walaupun seteguk air. Bersahurlah kalian, karena makan sahur itu berkah. (HR Muttafaq alaih). Beliau berniat sejak malam hari dan bersahur, lalu banyak beristighfar (QS [3]:17). Jadi, kelirulah jika banyak makan sahur agar esok hari tidak lapar dan haus. Beliau SAW juga mengakhirkan sahur hingga menjelang Shubuh. Waktu saya kecil, sahur itu setelah tengah malam dan tidur lagi. Selain tidur seusai sahur tidak baik, juga shalat subuh bisa-bisa kesiangan.

Mawas Diri

Kedua, berbenah sepanjang hari. Puasa bukan hanya menahan diri dari yang membatalkan, seperti makan, minum, dan seks, tetapi juga dari yang menodai puasa, seperti berkata burul, dusta, marah, menipu, dan zalim (HR Ibnu Hibban). Nabi SAW menjaga diri dari kata dan laku yang  meremehkan orang. Jika ada yang mengusik, beliau ajarkan kita berkata, "inni shaaim" (aku sedang puasa). Sejujurnya, kita bisa menjaga dari yang membatalkan, tetapi sering kali gagal mengendalikan diri dari yang menodainya.

Aktif

Ketiga, beraktivitas seperti biasa. Boleh jadi kita salah kaprah. Ketika puasa mengurangi produktivitas kerja. Puasa dianggap beban yang melemahkan. Tidur sebagai ibadah dijadikan dalil dan dalih sekaligus. Nabi SAW mengajarkan puasa itu menguatkan jiwa seorang Mukmin. Bukankah sebagian besar perang yang dipimpinnya seperti Perang Badar terjadi pada bulan Ramadhan? Beliau dan sahabatnya tetap berpuasa hingga ada yang gugur syahid dalam pertempuran.

Cermat Berbuka

Keempat, berbuka tetap terkendali. Kita mampu menahan dari makan dan minum pada siang hari, tetapi sering tidak terkendali saat berbuka. Segala macam menu dihabiskan sampai kekenyangan. Kita berbuka seperti balas dendam atas rasa lapar dan haus seharian. Badan pun terasa berat dan mata mengantuk saat menjalankan shalat. Mampukah kita mencontoh Nabi SAW yang hanya berbuka dengan beberapa buah kurma atau segelas air, lalu berdiri shalat maghrib?

Bangun Malam

Kelima, terjaga pada malam hari.  Nabi SAW menghidupkan malam Ramadhan dengan ibadah. Shalat malam yang lama, baik di masjid maupun di rumah bersama keluarga. Terutama pada pengujung malam, lailatul qadar akan turun. Beliau lebih giat iktikaf, tilawah Alquran, zikir, dan istighfar. Sementara kita semakin sedikit beribadah, tetapi banyak berdesakan di mal atau pasar. Sibuk menyambut Lebaran dengan pakaian baru dan lupa, Ramadhan akan segera berlalu. Allahu a'lam bish-shawab.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DUhs3L
May 06, 2019 at 06:51PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DUhs3L
via IFTTT