Pages

Showing posts with label 2019 at 06:51PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 06:51PM. Show all posts

Wednesday, May 22, 2019

TNI Redam Bentrokan Massa-Aparat di Slipi

Dua anggota polisi dikabarkan mengalami luka akibat bentrokan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Personel TNI berhasil meredam bentrokan massa dengan petugas kepolisian di Jalan Slipi 1, Jakarta Barat, pada Rabu (22/5) sore. Bentrokan massa mulai mereda sekitar pukul 17.30 WIB, ketika pasukan Marinir turun tangan dengan berbekal tameng antihuru-hara.

Massa yang didominasi oleh remaja dan pemuda tanggung tersebut berbalik mundur ke arah perempatan Jalan KS Tubun dan Jalan Jati Baru Raya, Tanah Abang, Jakarta Pusat, ketika melihat pasukan tentara baret ungu berjalan mendekati massa. Bentrok yang terjadi di Jalan Slipi I tersebut terlihat dipenuhi sampah, bebatuan, patahan ranting-ranting pohon dan sisa ban yang sebelumnya dibakar oleh massa.

Saat ini api dari pembakaran ban bekas masih berusaha dipadamkan dengan mengunakan helikopter yang membawa kantong air untuk disiramkan dari udara. Dikutip dari Antara, Dua anggota polisi yang sedang bertugas mengamankan massa di kawasan Palmerah, Slipi, Jakarta Barat, Rabu mengalami cedera.

Korban pertama bernama Yoga asal dari Polda Bali yang mengalami cedera bagian hidung kena lemparan batu. Sedangkan korban kedua adalah Satya dari Polda Jambi yang mengalami cedera pada lengan kanannya karena kena serpihan kaca. Saat pertolongan pertama, Satya hanya ditangani oleh seorang Provost dan seorang wartawan dari media online.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2QlDxxi
May 22, 2019 at 06:51PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2QlDxxi
via IFTTT

Friday, May 17, 2019

Dari Mana Biaya Kuota Haji Tambahan? Begini Penjelasan BPKH

IHRAM.CO.ID, YOGYAKARTA – Sumber biaya kuota tambahan 10 ribu jamaah haji 2019 tidak memakai APBN. Hal itu diputuskan Raker Komisi VIII DPR, Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dan Kementerian Agama.

Baca Juga:

Penghitungan awal penambahan kuota sebanyak 10 ribu jamaah haji memerlukan dana tambahan sebesar Rp 353,7 miliar. Namun, Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, mengaku telah melakukan revisi anggaran. 

Kebutuhan anggaran untuk penambahan kuota 10 ribu haji menjadi Rp 319,9 miliar. Kepala BPKH, Anggito Abimanyu, menekankan anggaran kekurangan sebesar Rp 149,9 miliar tidak menggunakan APBN.

Pembiayaannya menjadi beban nilai manfaat keuangan haji dari BPKH sebesar Rp 100 miliar. Sisanya, berasal dari realokasi anggaran layanan akomodasi di Makkah.

Lalu, peningkatan layanan transportasi antarkota Rp 49,9 miliar. Ada pula realokasi dana kemasaahatan sebesar Rp 120 miliar yang semula akan digunakan untuk manasik di KUA. 

"Dialihkan penggunaannya untuk biayai sebagian biaya akomodasi jamaah lansia di Makkah, manasik haji diambil dari indirect cost BPIH 1440 Hijriah/2019 Masehi," kata Anggito di Yogyakarta, Jumat (17/5). 

Selain memproyeksikan nilai manfaat sebesar Rp 7,3 triliun untuk operasional haji 2019, BPKH mendukung biaya penambahan kuota 10 ribu jamaah. Totalnya, Rp 220 miliar dari kebutuhan Rp 319,9 miliar. "Sisanya, bersumber dari Kementerian Agama Rp 99 miliar," ujar Anggito.  

Saldo keuangan haji yang dikelola BPKH hingga April 2019 sendiri telah terkumpul Rp 115 triliun. Anggota menegaskan, saldo itu aman dan tidak berkurang. 

Berita Terkait

Justru, dia menegaskan, jumlahnya meningkat Rp 10 triliun dibanding tahun lalu. Prioritas penempatan dan investasi keuangan haji BPKH di instrumen keuangan perbankan syariah. "Dan obyek-obyek investasi surat berharga syariah yang aman, beresiko rendah, likuid dan optimal," kata Anggota. (Wahyu Suryana)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/30sjSAk
May 17, 2019 at 06:51PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/30sjSAk
via IFTTT

Thursday, May 9, 2019

Fabio Quartararo, Calon Juara Dunia MotoGP Masa Depan

Marquez pun menegaskan siap berhadapan dengan Quartararo.

REPUBLIKA.CO.ID, JEREZ -- Fabio Quartararo diprediksi menjadi juara dunia MotoGP masa depan berkaca dari kisah sama yang ditorehkan Marc Marquez. Marquez pun menegaskan siap berhadapan dengan Quartararo, sang penantang baru dari tim Petronas Yamaha SRT pada kejuaraan balap motor tersebut.

"Dia mengalahkan rekor saya sebagai pembalap pole termuda. Ke depan saya akan mencoba menghentikan supaya dia tak memecahkah rekor saya lainnya, yaitu sebagai juara dunia termuda," kata Marquez, dilansir dari Crash, Kamis (9/5).

Marquez mungkin tersenyum saat mengatakan hal demikian dalam gelaran konferensi pers di Jerez beberapa waktu lalu. Namun, makna di balik kata-katanya tersebut sangat dalam dan masih terngiang hingga hari ini.

Marquez harus menghadapi kenyataan ia bukan lagi pembalap muda di kejuaraan mengingat usianya sudah menginjak 26 tahun. Quartararo telah lama dianggap sebagai bintang baru yang siap memberi kejutan di kelas balap primer.

Kariernya memukau dan menjadi tajuk utama di berbagai media saat memenangkan Kejuaraan Moto3 CEV sebagai pembalap termuda berusia 14 tahun dan 217 hari. Saat itu dia gagal masuk ke kelas MotoGP karena terhalang batasan usia minimum.

Peraturan kemudian diubah. Quartararo berhasil menembus kelas Moto3 sebelum berusia 16 tahun di bawah asuhan Tim Emilio Alzamora di bawah bendera Estrella Galicia.

Marquez adalah produk serupa hasil kelenturan aturan di kelas MotoGP. Dia juga membela Alzamora untuk Leopard Racing di Moto3, sebelum pindah ke Moto2 setahun kemudian di bawah bendera Pons Racing.

Kehadiran Quartararo bisa saja membuat Marquez sebagai wonderkid terlupakan. Sekarang, anak berusia 20 tahun itu menggunakan motor Petronas Yamaha dan berjuang di lintasan yang sama dengan Marquez, bahkan legenda Valentino Rossi.

Sejauh ini kesuksesan pembalap muda Prancis itu masih terhalang peruntungan. Motornya dua kali gagal di lintasan, meski startnya bagus. Di Qatar, mesin motornya tiba-tiba mati, sehingga ia harus start dari pitlane dan finis ke-16, kurang dari satu detik di belakang Johann Zarco. Di Jerez, pembalap kelahiran 20 April 1999 itu merebut posisi pole, namun terhenti karena gear shifter-nya bermasalah di lap ke-14.

Tak ada yang menyangkal Quartararo terus berjuang untuk podium di kelas utama. Masih banyak balapan tersisa musim ini. Rasa sakit atas kegagalannya di lapangan sangat mungkin terbalaskan di balapan-balapan berikutnya. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DXVb5k
May 09, 2019 at 06:51PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DXVb5k
via IFTTT

Wednesday, May 8, 2019

Sejumlah Pengendara Memarkir Sembarangan di Jalan Pemuda

Sejumlah pengendara memarkir kendaraan sembarangan di Jalan Pemuda Rawamangun

Sejumlah pengendara mobil kedapatan memarkir kendaraannya secara sembarangan di Jalan Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur, atau tepatnya di seberang Kampus Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Rabu (8/5). 

Setiap hari dapat kita temui sejumlah kendaraan yang parkir liar di sepanjang jalan tersebut. Padahal di sepanjang jalan tersebut sudah banyak dipasang rambu-rambu dilarang berhenti dan parkir,  namun hal ini dihiraukan begitu saja. 

Bukan hanya mobil saja yang parkir di wilayah ini,  tetapi juga ada beberapa motor juga. motor-motor tersebut  tidak hanya parkir di jalan tetapi juga di trotoar. Hal ini sangat mengganggu bagi para pejalan kaki yang melintas. Bahkan disini juga sudah ada juru parkirnya. 

Keberadaan parkir liar ini disebabkan oleh keterbatasan lahan yang sangat minim di wilayah tersebut. Sehingga parkir liar nampaknya tak bisa dihindari.

Disclaimer: Retizen bermakna Republika Netizen. Retizen adalah wadah bagi pembaca Republika.co.id untuk berkumpul dan berbagi informasi mengenai beragam hal. Republika melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda baik dalam dalam bentuk video, tulisan, maupun foto. Video, tulisan, dan foto yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim. Silakan kirimkan video, tulisan dan foto ke retizen@rol.republika.co.id.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/304qrZJ
May 08, 2019 at 06:51PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/304qrZJ
via IFTTT

Tuesday, May 7, 2019

Ketika Orang Eropa Semangat Berkuliah di Indonesia

Setiap tahun mahasiswa mancanegara melamar beasiswa Darmasiswa ke Kemendikbud.

Iris yang berasal dari Dresden sudah bermain musik sejak kecil. Ketika dia bisa mengenal lebih dalam dunia musik Indonesia saat berkuliah di Yogyakarta, dia sangat terkesan.

"Setiap pulau di Indonesia mempunyai musik dan tradisi yang berbeda. Saya pikir, saya tidak akan selesai belajar, satu hidup saya tidak cukup untuk mempelajari semuanya. Tetapi ini memberikan inspirasi bagi saya. Budaya dan spiritualitas di sana masih kuat sekali,” ceritanya dalam bahasa Indonesia.

Tahun 2011 Iris berhasil mendapatkan beasiswa Darmasiswa untuk berkuliah selama satu tahun di Indonesia. Dimulai dengan fotografi, dia melanjutkan ke jurusan Etnomusikologi di Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

Berbagai alat musik baru dia pelajari selama berkuliah: gamelan, suling, kecapi, dan gitar sape dari Dayak, yang menjadi instrumen Indonesia favoritnya karena dia merasa harmonis dan damai jika memainkannya.

Beasiswa Darmasiswa jurusan Bahasa Indonesia dan Seni Budaya

Setiap tahun mahasiswa-mahasiswa dari berbagai negara mitra berkesempatan melamar beasiswa Darmasiswa dari Kemendikbud Indonesia. Dengan beasiswa ini mereka bisa berkuliah Bahasa Indonesia atau jurusan Seni Budaya di salah satu dari puluhan perguruan tinggi di seluruh penjuru Indonesia.

Sejak program ini dimulai tahun 1974, lebih 5.000 mahasiswa asing dari sekitar 80 negara sempat berkuliah di Indonesia. Kota tujuan favorit sampai sekarang adalah Yogyakarta dan Jakarta.

Dalam rangka Temu Alumni Darmasiswa pertama yang diadakan di Berlin, Jerman, Sabtu (04/05), Iris bersama dua rekannya beraksi di atas panggung. Mereka memainkan serangkaian musik yang terinspirasi dari berbagai musik nusantara: dari Sumatra, Jawa Barat, Bali, Sulawesi sampai Papua.

Acara diikuti oleh alumni-alumni Darmasiswa dari berbagai kota di Jerman dan bahkan dari negara-negara lain seperti Spanyol, Hongaria dan Polandia. Seusai pertunjukan pembuka, pembawa acara bertanya apa kabar kepada para peserta. Awalnya agak malu, tetapi jawaban terdengar semakin semangat: "Mantul! Mantap Betul!”

"Saya senang dengan pertemuan alumni ini karena saya bisa berkenalan dengan alumni-alumni lain dari Jerman,” tutur Alida, penerima darmasiswa tahun 2012.

Terkesan dengan budaya Jawa

Ketika dulu berkuliah sosiologi di Hongaria, Alida hanya terekspos dengan budaya Eropa dan rasa keingintahuannya atas budaya lain menjadi berkembang. Ketika berkenalan dengan jurusan Asia Tenggara di Berlin, dia mengambil fokus Indonesia, Malaysia dan Singapura, lalu mulai belajar bahasa Indonesia.

Dengan Darmasiswa, Alida kuliah seni fotografi di Jogjakarta dan seusai masa kuliah, dia berkunjung setiap tahunnya ke Indonesia untuk tinggal selama beberapa bulan. Salah satu pengaruh besar kuliah di Indonesia bagi profesi Alida adalah sejumlah buku dan koleksi foto yang dia buat tentang candi-candi Hindu-Budha di Yogyakarta dan sekitar.

Tetapi pengalaman berharga tidak terbatas di lingkup studi saja. Ketika mendengar tentang Darmasiswa, dia langsung mendaftar. "Yang paling penting untuk saya selama darmasiswa di Yogyakarta adalah budaya Jawa. Menarik sekali bagi saya untuk melihat budaya yang masih hidup sekali” ujar Alida.

Di luar universitas, Alida juga mengaku sangat senang dengan kehidupan yang berbeda dengan di Eropa: "Orang-orang di Jogja sangat ramah dan selalu optimis. Mahasiswa, tetangga dan dosen juga selalu punya waktu untuk mengobrol berjam-jam, saya suka sekali karena bisa membicarakan suatu topik secara mendalam. Kalau di Jerman itu kadang sudah, walaupun dengan teman, karena mereka sibuk dan tidak ada waktu,” jelasnya dalam bahasa Indonesia.

Belajar dari kehidupan di luar perkuliahan

Kadir yang berusia 32 tahun juga setuju, bahwa penerima Darmasiswa tidak hanya mendapat manfaat dari dunia perkuliahan saja. Pria asal Berlin yang dulunya berkuliah menjadi guru ini sempat kuliah Bahasa Indonesia di Universitas Politeknik Negeri Jakarta.

Dia memang agak menyayangkan, bahwa pelajaran Bahasa Indonesia di sana waktu itu dirasakan kurang optimal, terutama karena dia termasuk angkatan pertama mahasiswa Bahasa Indonesia bagi penutur asing. "Memang pelajaran Bahasa Indonesianya seharusnya bisa lebih banyak lagi, tetapi program beasiswa ini juga dimaksudkan untuk berkenalan dengan Indonesia untuk membangun suatu hubungan yang tahan lama,” ujar Kadir.

"Yang paling saya ambil dari pengalaman ini adalah pengertian tetang kehidupan dan agama,” lanjut Kadir. "Bagi saya, merupakan pengalaman yang indah melihat bagaimana spiritualitas mengalir dalam hidup semua orang dan bahwa manusia tidak hanya hidup di dunia materi saja.”

Bagi Kadir yang orang tuanya berasal dari Turki, tinggal di Indonesia waktu itu adalah kali pertamanya tinggal di sebuah negara dengan begitu banyak penduduk Muslim. "Islam di Indonesia berbeda dengan di Turki atau Jerman. Ini sangat mempengaruhi cara pandang saya terhadap agama dan kehidupan saya. Sebuah pengaruh besar.” Sampai sekarang Kadir tetap merasa terhubung dengan Indonesia dan secara rutin berkunjung ke Indonesia bersama istrinya.

Berbagi pengalaman dengan sesama alumni

Dalam Temu Alumni Darmasiswa ini, para alumni juga berkesempatan berbagi tentang pengalaman dan hasil risetnya semasa di Indonesia dan setelahnya. Beberapa foto Alida yang dulu berkuliah di Yogyakarta menghiasi ruangan Rumah Budaya Indonesia Berlin, yang dipilih menjadi lokasi acara. Dia juga mempresentasikan riset yand dirangkai foto-foto mata air suci di Yogyakarta.

Setelah itu rekan alumni Monika dan Dorota mendapat giliran mempertunjukkan film "Dreams of Java” tentang praktik Jathilan yang rekaman gambarnya mereka kumpulkan di masa darmasiswa mereka. Setelah kembali dari Indonesia, kedua kakak beradik dari Polandia ini menyelesaikan filmnya dan semakin tertarik dengan bidang film lalu berlanjut berprofesi menjadi pembuat film.

Acara tidak akan lengkap tanpa musik dan tarian yang menjadi salah satu daya pesona Indonesia di kalangan peminat darmasiswa. Dipandu oleh Kathleen yang sempat berkuliah Bahasa Indonesia di Denpasar, peserta Temu Alumni menyanyi beberapa lagu daerah sambil menari bersama.

Sebagai acara penutup, Iris serta rekan-rekan bandnya dengan semangat mengajarkan hadirin menari Tari Kecak sambil mengalunkan bunyi khasnya. Melalui para alumni Darmasiswa, budaya Indonesia juga menjadi hidup di Eropa.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WvAJzU
May 07, 2019 at 06:51PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WvAJzU
via IFTTT

Monday, May 6, 2019

Lima Langkah Mencontoh Nabi Muhammad saat Ramadhan

Hendaknya kita mencontoh Nabi Muhammad saat bulan suci Ramadhan

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Dr Hasan Basri Tanjung     

Bisakah kita mencontoh cara dan adab puasa Rasulullah SAW? Tentu saja bisa, karena beliau SAW adalah teladan bagi umatnya (QS [33]:21). Hanya saja, sejauh mana kita bisa menirunya? Di situlah letak perbedaan kualitas setiap orang.

Ibadah puasa diwajibkan Allah SWT kepada orang beriman dengan Nabi Muhammad SAW sebagai teladan (QS [2]:183). Nah, saatnya dicek ulang, apakah puasa kita sesuai sunah Nabi SAW? Sayyid Sabiq dalam Fiqih Sunnah menyebutkan adab puasa Nabi SAW.

Sahur

Pertama, bersahur sekadarnya. Nabi SAW selalu bersahur walaupun seteguk air. Bersahurlah kalian, karena makan sahur itu berkah. (HR Muttafaq alaih). Beliau berniat sejak malam hari dan bersahur, lalu banyak beristighfar (QS [3]:17). Jadi, kelirulah jika banyak makan sahur agar esok hari tidak lapar dan haus. Beliau SAW juga mengakhirkan sahur hingga menjelang Shubuh. Waktu saya kecil, sahur itu setelah tengah malam dan tidur lagi. Selain tidur seusai sahur tidak baik, juga shalat subuh bisa-bisa kesiangan.

Mawas Diri

Kedua, berbenah sepanjang hari. Puasa bukan hanya menahan diri dari yang membatalkan, seperti makan, minum, dan seks, tetapi juga dari yang menodai puasa, seperti berkata burul, dusta, marah, menipu, dan zalim (HR Ibnu Hibban). Nabi SAW menjaga diri dari kata dan laku yang  meremehkan orang. Jika ada yang mengusik, beliau ajarkan kita berkata, "inni shaaim" (aku sedang puasa). Sejujurnya, kita bisa menjaga dari yang membatalkan, tetapi sering kali gagal mengendalikan diri dari yang menodainya.

Aktif

Ketiga, beraktivitas seperti biasa. Boleh jadi kita salah kaprah. Ketika puasa mengurangi produktivitas kerja. Puasa dianggap beban yang melemahkan. Tidur sebagai ibadah dijadikan dalil dan dalih sekaligus. Nabi SAW mengajarkan puasa itu menguatkan jiwa seorang Mukmin. Bukankah sebagian besar perang yang dipimpinnya seperti Perang Badar terjadi pada bulan Ramadhan? Beliau dan sahabatnya tetap berpuasa hingga ada yang gugur syahid dalam pertempuran.

Cermat Berbuka

Keempat, berbuka tetap terkendali. Kita mampu menahan dari makan dan minum pada siang hari, tetapi sering tidak terkendali saat berbuka. Segala macam menu dihabiskan sampai kekenyangan. Kita berbuka seperti balas dendam atas rasa lapar dan haus seharian. Badan pun terasa berat dan mata mengantuk saat menjalankan shalat. Mampukah kita mencontoh Nabi SAW yang hanya berbuka dengan beberapa buah kurma atau segelas air, lalu berdiri shalat maghrib?

Bangun Malam

Kelima, terjaga pada malam hari.  Nabi SAW menghidupkan malam Ramadhan dengan ibadah. Shalat malam yang lama, baik di masjid maupun di rumah bersama keluarga. Terutama pada pengujung malam, lailatul qadar akan turun. Beliau lebih giat iktikaf, tilawah Alquran, zikir, dan istighfar. Sementara kita semakin sedikit beribadah, tetapi banyak berdesakan di mal atau pasar. Sibuk menyambut Lebaran dengan pakaian baru dan lupa, Ramadhan akan segera berlalu. Allahu a'lam bish-shawab.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DUhs3L
May 06, 2019 at 06:51PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DUhs3L
via IFTTT

Friday, May 3, 2019

Tol Cijago Seksi II akan Digratiskan Sebelum Diresmikan

Sebelum Lebaran Tol Cijago seksi II sudah dapat digunakan.

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Pembangunan Jalan Tol Cinere-Jagorawi (Cijago) Seksi II Cisalak-Margonda-Kukusan sudah tersambung dengan Seksi I Jagorawi-Cisalak yang sudah beroperasi sejak 2012. Rencananya Jalan Tol Cijago Seksi II Cisalak-Margonda-Kukusan akan dioperasikan gratis pada akhir Mei 2019 sebelum diresmikan pemerintah.

"Sebelum lebaran pada akhir Mei 2019, Jalan Tol Cijago Seksi II Cisalak-Margonda-Kukusan sudah dapat digunakan dan akan kami gratiskan sebelum diresmikan pemerintah. Kapan direamikannya, kami belum tahu," ujar Direktur Utama PT Translingkar Kita selaku pengelola Jalan Tol Cijago, Jaya, Hilman Muchsin di Depok, Jumat (3/5).

Hilman mengutarakan, Jalan Tol Cijago Seksi II memiliki panjang 5,5 kilometer yang menghubungkan Jalan Raya Bogor hingga Kukusan. Jalan Tol Cijago Seksi II terbagi dua seksi yakni Seksi 2A Cisalak-Margonda sepanjang 3,5 kilometer dan Seksi 2B Margonda-Kukusan sepanjang dua kilometer.

"Progres konstruksi sudah 100 persen, saat ini sedang tahap finishing. Ada dua pintu keluar dan masuk tol Cijago Seksi II Cisalak-Margonda-Kukusan yakni di Jalan Juanda dan Haji Usman Kukusan," jelas Hilman.

Dia mengungkapkan, untuk tarif Jalan Tol Cijago Seksi II Cisalak-Margonda-Kukusan telah ditetapkan sebesar Rp 1.300 per kilometer. Sedangkan untuk Jalan Tol Cijago Seksi I Jagorawi-Cisalak sebesar Rp 1.000 per kilometer.

"Masalah pembebesan lahan menjadi kendala terbesar terhambatnya pembangunan Jalan Tol Cijago II Cisalak-Margonda-Kukusan. Cukup lama, hampir sembilan tahun sejak 2010," ungkap Hilman.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UXiSAd
May 03, 2019 at 06:51PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UXiSAd
via IFTTT

Saturday, April 13, 2019

Larangan Bagi Wanita Saat Haid

Dalam Islam, seorang wanita yang sedang mengalami haid dianggap tidak suci.

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Salah satu ciri seorang Muslimah memasuki usia baligh adalah dengan mengalami siklus bulanan yang disebut haid atau menstruasi. Haid sendiri merupakan proses biologis yang dialami setiap wanita akibat perubahan fisiologis dalam tubuh, yaitu keluarnya darah dari rahim akibat dari terlepasnya lapisan endometrium rahim.

Dalam Islam, seorang wanita yang sedang mengalami haid dianggap tidak suci. Hal ini disebutkan dalam QS al- Baqarah ayat 222, "Mereka bertanya kepadamu (Muhammad SAW) tentang haid. Katakanlah, 'Haid itu adalah suatu kotoran'. Oleh sebab itu, hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita (istri) di waktu haid dan janganlah kamu mendekati mereka sebelum mereka suci. Apabila mereka telah suci, campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah kepadamu. Sesungguhnya, Allah menyukai orangorang yang bertobat dan menyukai orang-orang yang menyucikan diri."

Selama haid berlangsung, ada beberapa hal yang dilarang dilakukan oleh seorang Muslimah. Larangan pertama adalah menjalankan shalat. Melaksanakan ibadah ini saat sedang haid hukumnya sangat dilarang. Wa nita yang haid disebut dalam keadaan tidak suci atau kotor. Shalat yang dilarang ini tidak hanya shalat wajib, tapi juga shalat sunah.

Dalam HR Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW pernah berkata kepada istrinya Aisyah, "Apabila haid datang, tinggalkanlah shalat." Semen tara itu, dari HR Abu Daud dan An- Nasai yang disahihkan oleh Ibnu Hibban dan Al-Hakim disebutkan, dari Aisyah ra berkata, "Fatimah binti Abi Hubaisy mendapat darah istihadha, maka Rasulullah SAW bersabda kepadanya, 'Darah haid itu berwarna hitam dan dikenali. Bila yang yang keluar seperti itu, janganlah shalat. Bila sudah selesai, maka berwudhulah dan lakukan shalat.'"

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2D9PCjO
April 13, 2019 at 06:51PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2D9PCjO
via IFTTT

Friday, April 12, 2019

BI Sumbar Sebut Sektor Pariwisata Solusi Pertumbuhan Ekonomi

Sumbar memiliki modal yang kuat untuk membangun sektor pariwisata.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Wahyu Purnama, mengatakan Sumbar memiliki modal yang kuat untuk membangun sektor pariwisata. Sumbar menurut Wahyu telah berhasil menjuarai World’s Best Halal Culinary Destination dan World’s Best Halal Destination pada gelaran World Halal Tourism Award 2016 di Abu Dhabi.

Wahyu menilai Pemerintah Sumbar harus mencari sumber ekonomi baru yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di masa mendatang. Salah satu yang paling potensial ialah sektor pariwisata.

"Sektor ini diproyeksikan dapat mengubah tren perlambatan pertumbuhan ekonomi yang tengah terjadi apabila dikerjakan dengan serius. Sumatera Barat memiliki modal yang kuat untuk membangun sektor pariwisata,” kata Wahyu melalui siaran pers yang diterima Republika.co.id, Jumat (12/4).

Selain itu menurut Wahyu Ragam kuliner Sumbar juga tidak  kalah menarik. Rendang, kata Wahyu, sudah didaulat sebagai masakan terlezat di dunia versi CNN Travels tahun 2017. Empat tahun sebelumnya, gulungan ombak di Mentawai sudah masuk dalam jajaran ombak terbaik di dunia versi Surfer Magazine. Bahkan Desa Pariangan yang berlokasi di Kabupaten Tanah Datar terpilih menjadi desa terindah di dunia berdasarkan analisa majalah Travel Budget.

"Infrastruktur penunjangnyapun sudah sangat baik, terbukti rasio jalan mantap yang dimiliki Sumbar mencapai 82,5 persen, termasuk yang tertinggi di antara provinsi lain di Indonesia," kata Wahyu menambahkan.

Wahyu mengapresiasi pemerintah yang tengah berupaya untuk menggenjot pembangunan infrastruktur lainnya seperti revitalisasi Pasar Atas Bukittinggi, perbaikan pedestrian di Pusat Kota Padang, pembangunan Gedung Budaya, perluasan runway, apron dan kapasitas Bandara Internasional Minangkabau, serta reaktivasi kereta api untuk tujuan pariwisata dari Padang ke Bukittinggi. Infrastruktur tersebut menurut Wahyu akan menjadi fasilitas penunjang dan penguat sektor pariwisata di Sumbar..

Namun sejauh ini menurut Wahyu besarnya potensi yang dimiliki belum selaras dengan dampak ekonomi yang dihasilkan. Dari target kunjungan wisman yang ditetapkan oleh Kementerian Pariwisata pada tahun 2018 sebesar 75 ribu orang, hanya tercapai 72,5 persen. Selain itu, rata-rata pertumbuhan LU transportasi dan LU penyediaan akomodasi mamin yang erat kaitannya dengan sektor ini turut melambat di tahun 2018 sebesar 7,35 persen (yoy) dari tahun sebelumnya 7,96 persrn (yoy).

Wahyu menyebut dari sisi investasi yang ditanamkan pada sektor ini juga belum optimal. Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) yang tercatat oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu (DPMPTSP) Sumbar hanya menyumbang 4,39 persen dari total investasi tahun 2018 atau sebesar Rp 101,34 miliar. Sedangkan untuk Penanaman Modal Asing (PMA) menyumbang sebesar 15,27 persen atau sebesar 20,97 juta dolar AS.

“Harus ada strategi maupun upaya untuk mengoptimalkan sektor pariwisata Sumbar ini,” kata Wahyu menambahkan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GjOThP
April 12, 2019 at 06:51PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GjOThP
via IFTTT

Tuesday, April 9, 2019

In Picture: Kampanye Terbuka Jokowi di Soreang Kabupaten Bandung

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Calon presiden (capres) nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi), melakukan kampanye terbuka dan Apel Akbar Kesetiaan Tegak Lurus Untuk Jokowi, di Gedung Budaya Sabilulungan, Soreang, Kabupaten Bandung, Selasa (9/4).

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2P0hKKP
April 09, 2019 at 06:51PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2P0hKKP
via IFTTT

Monday, April 1, 2019

Teco Minta Kejelasan Regulasi Liga

Teco memaparkan pentingnya regulasi dalam mempersiapkan tim.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Bali United terus mempersiapkan timnya dalam menghadapi kompetisi Liga 1 2019. Menyambut kompetisi, pelatih Bali United Stefano Cugurra meminta agar ada kejelasan mengenai Liga 1, baik regulasi, maupun jadwal. Sebab hingga saat ini, klub belum menerima regulasi maupun jadwal.

"Ya, tentu apabila jadwal pertandingan untuk kompetisi Liga 1 2019 sudah dirilis, pastinya akan sangat bagus untuk klub-klub Liga 1 termasuk kami. Begitu juga soal regulasi. Semua demi kelancaran kompetisi tahun ini," kata Teco, sapaannya, seperti dilansir dari laman resmi Bali United, Senin (1/4).

Teco memaparkan pentingnya regulasi dalam mempersiapkan tim. Dia mencontohkan bagaimana regulasi pemain muda yang ada di kompetisi Liga 1 2018 llau. 

"Tahun lalu ada regulasi yang mengharuskan setiap klub mendaftarkan tujuh pemain U-23 dari 30 pemain yang didaftarkan. Apabila tahun ini regulasi itu masih berlaku, tentu kami sudah siap," katanya.

Bali United memang memiliki beberapa pemain muda seperti Diky Indriyana, Dallen Doke dan I Kadek Agung Widnyana Putra. Dia mengakui, akan memberi kesempatan jam terbang bagi pemain muda.

"Saya rasa regulasi pemain muda seperti tahun lalu sangat bagus untuk perkembangan pemain muda di Indonesia. Ketika ada pemain muda yang didaftarkan dalam tim, tentu kesempatan mereka untuk turun bermain terbuka lebar. Nantinya juga akan berdampak positif untuk timnas Indonesia," kata dia.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2UrHbtG
April 01, 2019 at 06:51PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2UrHbtG
via IFTTT

Friday, March 22, 2019

Komoditas Pertanian Palangkaraya Sumbang Devisa

Barantan telah memberi kemudahan pelayanan sertifikasi ekspor kepada pelaku usaha

REPUBLIKA.CO.ID, SAMPIT -- Kalimantan Tengah mengekspor banyak komoditas unggulan Palm Kernel Expeller (PKE), Palm Kernel Olein (PKO) dan karet lempengan. Jumlah ekspor dari 2016 hingga 2018 untuk tiga komoditas tersebut meningkat tajam.

Kepala Pusat Karantina Tumbuhan Turhadi Noerachman mengatakan, ekspor pada 2016 PKE sebanyak 49 ribu ton dengan nilai Rp 213 milliar dan pada 2018 yaitu 132.164 ton senilai Rp 575 milliar, meningkat 170 persen. Ekspor PKO pada 2017 sebanyak 24 ribu ton bernilai Rp 170 milliar, naik hampir lima kali lipat di 2018 yaitu 175 ribu ton dengan nilai Rp 984 milliar. Sedangkan ekspor karet lempengan pada 2017 naik hampir empat kali lipat dari tahun sebelumnya yaitu 4.753 ton dengan nilai Rp 84 miliar menjadi 129.837 ton atau Rp 2,3 triliun. 

"Untuk mendukung pertumbuhan ekspor di Kalimantan Tengah, Barantan telah memberi kemudahan pelayanan sertifikasi ekspor kepada pelaku usaha berupa PPK Online dan Inline Inspection guna pemenuhan persyaratan SPS (Sanitary and Phytosanitary) sehingga dapat diekspor ke negara tujuan," katanya.

Sepanjang 2019, Karantina Palangkaraya tercatat telah mensertifikasi berbagai ekspor komoditas pertanian sebanyak 173.225 ton. Jika dinilai, ekspor tersebut setara dengan Rp 505 miliar yang terdiri dari Palm Kernel Expeller, Crude Palm Oil, Inti Kelapa Sawit, Refined Bleached Deodorized (RBD) Palm Olein, Karet lempengan dan Kayu Jelutong.

"Jumlah ini sudah mencapai 44 persen jumlah ekspor pada tahun sebelumnya," ujar dia. 

Bupati Kotawaringin Timur Supian Hadi mengatakan, potensi ekspor dari Kabupaten Kotawaringin Timur sangat besar. Pihaknya pun terus bersinergi dalam meningkatkan akselerasi ekspor hasil pertanian dan perkebunan.

"Sektor pertanian dan perkebunan telah mampu mendatangkan devisa negara, membuka lapangan kerja dan menjadi sumber pendapatan penduduk," tegasnya. 

Dalam kesempatan itu ia melepas ekspor komoditas pertanian berupa karet lempengan sebanyak 522 ton dengan nilai ekonomi Rp 9 miliar, 8,3 ribu ton Palm Kernel Expeller dengan nilai Rp 36 miliar dan 19 ribu ton Palm Kernel Olein dengan nilai ekonomi Rp 134 miliar di pelabuhan Bagendang, Kabupaten Kotawaringin Timur. Nilai total ekspor mencapai Rp 178 miliar.

Komoditas pertanian berasal dari beberapa perusahaan perkebunan di Kabupaten Kotawaringin Timur dan akan diberangkatkan menuju Cina, Vietnam, Malaysia, Jerman, Finlandia, Jepang dan Amerika Serikat. 

Kepala Karantina Palangkaraya Parlin Robert Sitanggang menambahkan, potensi ekspor di Kalimantan Tengah cukup besar dengan aneka ragam komoditas. Tidak hanya kelapa sawit dan turunannya, namun juga karet, aquatic plant serta sarang burung walet (SBW).

"Kita harus terus meningkatkan kualitas dan memenuhi standar agar investor tertarik untuk berinvestasi di sini," ujarnya.

Dengan begitu, ekspor dapat dilakukan dari Kalimantan Tengah langsung tanpa harus dikirim ke Jawa dahulu. Hal ini tentunya akan mempersingkat waktu pengiriman dan biaya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Fk2owd
March 22, 2019 at 06:51PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Fk2owd
via IFTTT

Monday, March 18, 2019

IPSI Jabar Optimistis Pencak Silat Masuk Daftar UNESCO

Pesilat Jabar siap melakukan performance di hadapan juri dari UNESCO pada Oktober.

REPUBLIKA.CO.ID, KARAWANG -- Ikatan pencak silat Indonesia (IPSI) Jawa Barat (Jabar), ingin bela diri pencak silat masuk dalam warisan budaya tak benda UNESCO. Sebab, ilmu bela diri ini sudah ada sejak lama. Bahkan, masuk dalam khasanah budaya Indonesia.

Karena itu, 20 pesilat dari Jabar siap melakukan performance di hadapan juri dari UNESCO pada Oktober mendatang. Wakil Ketua IPSI Jabar Bidang Humas dan Hubungan Internasional, Roedy Wiranatakusumah, mengatakan sebelumnya negara tetangga mengklaimkan diri bahwa pencak silat merupakan dari negaranya. Padahal itu, tidak benar.

Pencak silat, merupakan ilmu bela diri asli Indonesia. Karenanya, saat ini IPSI terus mendorong supaya pencak silat diakui dunia dan tercatat dalam UNESCO sebagai warisan budaya tak benda.

"Ketuk palunya, nanti Oktober 2019. Makanya, kami terus mendorong supaya pemerintah, baik pusat maupun daerah untuk terus melakukan lobi, supaya pencak silat masuk dalam UNESCO," ujar Roedy, disela-sela acara penataran bela diri militer cakra Kostrad dengan pesilat se-Jabar, di Markas Denharrahlat Sanggabuana, Kecamatan Tegalwaru, Karawang, Senin (18/3).

Untuk pencak silat ini, daerah yang akan mengirimkannya yaitu dari Sumatera Barat dan Jawa Barat. Sebab, pencak silat dari dua daerah ini banyak kesamaan. Yang membedakannya, dari kesenian yang mengiringinya. Serta alirannya.

Di Jawa Barat, banyak sekali aliran untuk pencak silat ini. Seperti, aliran Cimande dan Cikalong. Adapun, kesenian yang mengiringinya, ada pakemnya. Yaitu, tepak dua, tepak tiga atau padungdungan. Tapi, bisa saja dikolaborasikan dengan kesenian lainnya, seperti jaipongan.

Karena itu, Oktober nanti, lanjut Roedy, IPSI Jabar akan mengirimkan sedikitnya 20 pesilat sekaligus panayagan 

untuk tampil dihadapan juri UNESCO. Dengan begitu, pihaknya berharap pencak silat ini benar-benar diakui oleh dunia, sebagai warisan budaya tak benda asli Indonesia.

Sementara itu, Pelatih Utama Paguron Panglipur Kota Bandung, Asep Gurwawan, mengatakan, saat ini para pesilat menggantungkan harapan pada diplomasi pemerintah. Sebab, upaya dari pesilat untuk membawa pencak silat dilihat mata dunia, sudah dilakukan. Salah satunya, saat penampilan silat di Prancis.

"Saat ini, pesilat dari seluruh daerah di Indonesia, terus mengawal perjuangan supaya pencak silat ini masuk daftar UNESCO sebagai warisan budaya tak benda dunia," ujarnya.

Selain pesilat dari Jabar, pesilat dari tanah minang, Sumatera Barat juga akan ikut memeriahkan penampilan pada Oktober mendatang. Sebab, duta besar dari Indonesia yang ada di UNESCO, merupakan dari Sumbar. Selain itu, gerakan silat dari kedua wilayah ini hampir mirip. 

"Karenanya, kami optimistis pencak silat merupakan warisan budaya Indonesia. Serta, bisa tercatat dalam UNESCO," ujarnya. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2JlIBBJ
March 18, 2019 at 06:51PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2JlIBBJ
via IFTTT

Wiranto Ingatkan Pemilu Bukan Hanya untuk Pilih Presiden

Wiranto menyebutkan ada pemilu presiden-wakil presiden dan juga pileg.

REPUBLIKA.CO.ID, MOROTAI -- Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Polhukam), Wiranto, mengimbau masyarakat untuk menggunakan hak pilih pada 17 April mendatang. Wiranto juga mengingatkan Pemilu 2019 bukan hanya untuk memilih presiden-wakil presiden. 

Menurut Wiranto, kegiatan pemungutan suara Pemilu 2019 hanya tinggal menghitung hari. Karena itu, kata dia, masyarakat harus memahami bahwa pemilu kali ini tidak hanya untuk memilih kepala negara dan wakil kepala negara saja. 

"Sebentar lagi ada pemilu presiden-wakil presiden, juga pileg untuk memilih calon anggota DPR, DPRD provinsi, kabupaten/kota dan calon anggota DPD. Seluruhnya dilaksanakan secara serentak, " ujar Wiranto ketika memberikan sambutan di Kantor Bupati Pulau Morotai, Maluku Utara, Senin (18/3). 

Sebelumnya, lanjut dia, pemilu secara serentak seperti ini belum pernah terjadi. "Banyak orang yang menginginkan Pemilu ini berhasil baik, sebab pemilu merupakan tahapan untuk membangun sistem demokrasi yang benar, membuktikan kedewasaan dalam demokrasi," tuturnya. 

Selain itu, yang paling penting dalam pemilu adalah memilih pemimpin dan wakil rakyat yang berkualitas. Dengan demikian, kata Wiranto, sistem pemerintahan Indonesia yang sudah baik bisa terus berlanjut. 

"Maka, kami tunggu pada 17 April, supaya nanti kita sebagai warga negara mau menggunakan hak pilih. Kita pilih pemimpin yang berkualitas, baik presiden-wakil presiden , anggota DPR, anggota DPRD , anggota DPD. Jangan jadikan pemilu pesta demokrasi yang penuh konflik dan hoaks, serta fitnah," kata Wiranto.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2TSrpYQ
March 18, 2019 at 06:51PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2TSrpYQ
via IFTTT

Wednesday, March 13, 2019

Genjot Ekonomi Warga, Pemkot Gulirkan Sukabumi Mart

Masyarakat memiliki kepemilikan Sukabumi Mart lewat koperasi sebesar 70 persen.

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Pemerintah Kota Sukabumi berupaya menggenjot perekonomian masyarakat. Caranya dengan membangun ritel yang dikelola koperasi dan kepemilikannya sebagian besar berada di masyarakat.

"Kami berupaya menggerakan perekonomian warga dengan mendorong lahirnya Sukabumi Mart (S-Mart)," ujar Wakil Wali Kota Sukabumi Andri Setiawan Hamami di Balai Kota Sukabumi Rabu (13/3). Hal ini disampaikan disela-sela melakukan pertemuan dengan manajemen ritel Alfamart.

Menurut Andri, keberadaan S-Mart ini akan mendongkrak perekonomian warga di tingkat kelurahan maupun kecamatan. Di mana manajemennya akan mendapatkan pendampingan dari tim Sukabumi Kelurahan Entrepreunership (Kece).

Seperti diketahui, Sukabumi Kece merupakan program unggulan Pemkot Sukabumi dalam melahirkan wirausaha baru di Sukabumi. Di mana program ini mendorong masyarakat untuk menjadi pelaku usaha dan ritel menjadi salah satu bidangnya.

Menurut Andri, S-Mart akan dikelola dengan baik dan diharapkan bisa bersaing dengan pelaku usaha lainnya. Nantinya S-Mart ini akan membina warung mart yang ada di sekitarnya. Misalnya dalam hal pengemasan produk dan kestabilan harga barang yang ditawarkan.

Dalam S-Mart ungkap Andri, masyarakat memiliki kepemilikan ritel lewat koperasi sebesar 70 persen. Sementara sisanya sekitar 30 persen merupakan pemodal atau Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Untuk tahap awal lanjut Andri, pemkot akan meluncurkan satu unit S-Mart di Keluraha/Kecamatan Citamiang sebagai percontohan. Selanjutnya selepas momen Pilpres 2019 akan ditambah menjadi 10 unit S-Mart di sejumlah kelurahan lainnya.

Di sisi lain sambung Andri, pemkot juga menggandeng pelaku usaha ritel besar seperti Alfamart untuk berkolaborasi. Misalnya dalam hal belajar pengelolaan ritel dan perbandinga harga supaya stabil.

Selain itu kata Andri, dalam hal pengemasan produk agar bisa menarik pembeli. Di sisi lain pelaku ritel juga dapat menjadi media untuk pemasaran produk usaha kecil dan menengah (UKM) Sukabumi.

Harapannya produk UKM dari Sukabumi bisa dipasarkan di ritel mulai dari daerah hingga nasional maupun luar negeri. Dampaknya pelaku UKM terus berkembang dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Hy1gYz
March 13, 2019 at 06:51PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Hy1gYz
via IFTTT

Monday, February 4, 2019

Kemenhub Target Aturan Taksi Daring Berlaku Setelah Lebaran

Kemenhub mengklaim melibatkan banyak pihak selama pembuatan aturan taksi daring.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementeran Perhubungan (Kemenhub) menargetkan aturan baru taksi daring yaitu Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 118 Tahun 2018 Tentang Penyelenggaraan Angkutan Sewa Khusus dapat berlaku setelah Lebaran 2019. Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi mengatakan saat ini proses sosialisasi sedang dilakukan di beberapa kota besar.

"Saya minta setelah Lebaran dapat dilaksanakan dan harapannya tidak ada lagi gesekan antara daring dan yang konvensional setelah diaplikasikan," kata Budi saat melakukan sosialisasi di Surabaya, Senin (4/2).

Dia mengharapkan Dinas Perhubungan (Dishub) kabupaten dan kota bisa menerapkan aturan tersebut. Budi juga mengharapkan tidak ada lagi resistensi di tingkat bawah sehingga tidak ada lagi gugatan terhadap regulasi seputar Angkutan Sewa Khusus (ASK) atau taksi daring.

Dia memastikan selama pembuatan aturan tersebut sudah melibatkan banyak pihak termasuk kementerian terkait. “Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) juga sama-sama memikirkan hal ini demi kita segera menyelesaikan aturan mengenai taksi daring," tutur Budi.

Staf Ahli Bidang Logistik, Multimoda, dan Keselamatan Perhubungan Kemenhub Cris Kuntadi mengatakan dengan empat kali perubahan tersebut sudah cukup. Cris menegaskan Kemenhub ingin transportasi termasuk ASK menjadi salah satu pilihan yang aman dan nyaman.

Sementara itu, Analis Kebijakan Transportasi dan Koordinator Koalisi Warga untuk Transportasi (KAWAT) Indonesia Azas Tigor mengharapkan agar terjadi kerja sama dan dukungan dari kementerian lain terkait regulasi taksi daring. “Pemerintah juga sebaiknya mau menindak aplikator agar tidak bertindak sebagai operator angkutan yang merugikan pengguna taksi daring serta pelaku usaha taksi online,” ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2BlaymK
February 04, 2019 at 06:51PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2BlaymK
via IFTTT

Saturday, February 2, 2019

Tottenham Waspadai Kejutan Newcastle

Kemenangan atas City jadi kemenangan ketiga secara beruntun yang dipetik Newcastle.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Tottenham Hotspur telah bangkit dari keterpurukan saat akan menyambut kedatangan tamunya Newcastle United dalam laga Liga Primer Inggris pada Sabtu (2/2) malam WIB ini. Meski sedang diselimuti aroma optimisme tinggi, Spurs tetap harus mewaspadai kejutan Newcastle United.

Di sepanjang paruh pertama musim ini, Newcastle United begitu terpuruk dan terus berusaha keluar dari zona degradasi. Namun, klub berjuluk The Magpies tersebut secara perlahan tim besutan Rafael Benitez itu bisa terus memperbaiki performa.

The Magpies, seperti dikutip dari laporan Skysports, berhasil menyajikan kejutan terbesar pada laga pekan ke-24 Liga Primer Inggris. Mereka mampu mengalahkan juara bertahan Liga Primer Inggris, Manchester City, dengan skor 2-1 pada laga tengah pekan ini.

Kemenangan atas City itu menjadi kemenangan ketiga secara beruntun yang dipetik Newcastle di kancah Liga Inggris. Sebaliknya kekalahan dari Newcastle United memang cukup mengejutkan buat juara bertahan Liga Primer Inggris tersebut. Karena, City sebelumnya sukses membukukan catatan apik.

Sebelum menelan kekalahan dari Newcastle United, 'Tetangga Berisik' Manchester United itu mampu mengemas delapan kemenangan beruntun di semua ajang. Skuat Pep Guardiola tersebut juga berhasil mencetak total 33 gol serta hanya kebobolan tiga gol.

Namun, torehan impresif ini harus berakhir di markas Newcastle United kala City menyerah 1-2 di tangan tuan rumah pada tengah pekan ini. Akibat kekalahan tersebut, City tertinggal lima poin dari Liverpool yang masih kokoh di puncak klasemen dengan raihan 61 poin dari 24 partai. City pun terancam tergusur oleh Tottenham Hotspur karena selisi jaraknya hanya dua poin.

Spurs pastinya tidak ingin 'dikejutkan' Newcastle United seperti yang dialami Manchester City. Karena, kemenangan malam ini menjadi harga mutlak bagi Tottenham Hotspur guna menggeser Manchester City dari posisi kedua klasemen Liga Primer Inggris.

''Sekarang, kami masih berada dalam posisi yang bagus di liga,'' kata pelatih Spurs, Mauricio Pochettino, seperti dikutip Sky Sports. ''Kami harus bisa terus mendorong, bekerja keras, dan berusaha meraih kemenangan di laga-laga berikutnya.''

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2BffBW6
February 02, 2019 at 06:51PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2BffBW6
via IFTTT

Friday, January 25, 2019

Ekonom: Dana Haji Sebaiknya Diinvestasikan ke Asrama Haji

[unable to retrieve full-text content]

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah melalui Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) akan menginvestasikan langsung potensi dana haji yang tersedia pada 2018 sebesar Rp 114 triliun. Investasi langsung tersebut dilakukan pada...
http://bit.ly/2WkYA5t
January 25, 2019 at 06:51PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WkYA5t
via IFTTT

Thursday, January 17, 2019

Al-Hambra Sepotong Firdaus di Granada

Al-Hambra merupakan kompleks istana dan benteng yang megah

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Istana Al-Hambra sempat menjadi kandidat Tujuh Keajaiban Dunia yang Baru (New Seven Wonders of the World). Al-Hambra. Inilah bangunan monumental paling indah peninggalan arsitektur Islam di kota Granada, Spanyol bagian selatan dikenal dengan sebutan Andalusia dan salah satu bukti ketinggian peradaban dan kesenian Islam abad pertengahan.

Al-Hambra merupakan kompleks istana dan benteng yang megah dari kekhalifahan Bani Ummayyah. Bangunan eksentrik ini tidak dibangun sekaligus, melainkan secara bertahap selama lebih dari 100 tahun sepanjang abad ke-14 dan 15. Konstruksi pertama dibangun oleh Sultan Muhammad bin al-Ahmar I (1257-1323) dari keluarga Bani al-Ahmar atau Bani Nasr, yang masih keturunan Sa'id bin Ubadah, salah seorang sahabat Rasulullah SAW dari suku Khazraj.

Nama Al-Hambra berasal dari kata Arab hamra', bentuk jamak dari ahmar (merah). Disebut demikian lantaran tanah tempat istana ini berdiri berwarna merah. Adapula yang mengatakan karena dindingnya berwarna merah. Pendapat lain menyebutkan bahwa nama Al-Hambra diambil dari Al-Ahmar, nama sang pendirinya.

Al-Hambra berada pada dataran di atas sebuah bukit kecil yang tingginya kira-kira 150 meter di atas kota Granada. Kompleks istana Al-Hambra terhampar di atas tanah seluas kira-kira 14 hektare, dikelilingi dinding, yang dari jauh tampak bagaikan benteng yang kokoh. Di sekeliling dinding menjulang 13 menara megah, di antaranya ada yang mencapai tinggi 26 meter.

Jalan menuju istana terasa sejuk dan nyaman karena di sepanjang jalan berjejer pepohonan dan air mancur. Setelah melewati Istana Generalif yang didirikan Karel V (penguasa Spanyol tahun 1516-1556), pengunjung tiba di gerbang Al-Hambra. Bangunan yang mula-mula tampak adalah Masjid al-Mulk atau Masjid Sultan (Royal Mosque).

Istana Al-Hambra terdiri atas pelbagai ruangan, masing-masing memiliki nama dan keindahan yang berbeda. Ruangan Al-Hukmi (Qa'atu Hukmi) adalah ruang pengadilan berbentuk persegi panjang (15 meter x 15 meter) setinggi 20 meter. Ruangan ini mempunyai sebuah lambang yang menggambarkan tangan yang tengah menengadah ke langit dan anak kunci di sampingnya. Ini mengandung makna bahwa keadilan membuka jalan untuk kebahagiaan dunia dan akhirat. Ruangan berhias ukiran dan tulisan itu dibangun oleh Sultan Yusuf I (1334-1354).

Taman Singa (Hausyus Siba') adalah sebuah lapangan berukuran 28,5 m x 15,70 m di sebelah barat Ruangan Al-Hukmi. Keempat penjuru lapangan ini dikelilingi teras dengan 128 tiang marmer berlapis dua, berlapis tiga dan berlapis empat. Tiang-tiang kapitel dan gang beratap dihiasi ukiran-ukiran bervariasi. Di tengah taman terdapat air mancur berdenah segi enam dan bertingkat dua. Airnya memancar dari mulut 12 ekor singa yang menyangganya ke empat penjuru.

Ruangan Bersiram (Hausy ar-Raihan), adalah sebuah ruangan berukuran 36,6 m x 23,4 m yang bagian tengahnya dibelah kolam al-Birkah seluas 33,5 m x 7,40 m dengan kedalaman 1,5 m. Kiri kanan ruangan tersebut diperlengkapi taman bunga. Di kedua ujungnya terdapat teras dan deretan tiang dari marmer. Lantai taman dan kolam terbuat dari marmer putih.

Ada sejumlah ruangan lain yang tak kalah indahnya, antara lain Qa'atu Bani Siraj dan Qa'atu al-Ukhtain. Namun, ruangan terbesar dan terindah di Al-Hambra adalah As-Safra'. Ruangan ini memiliki kubah yang dihiasi pelbagai ukiran. Dindingnya dipenuhi hiasan yang menakjubkan, sementara di depannya terdapat Taman as-Safra'.

Victor Hugo, salah satu pujangga terbesar Barat, mengungkapkan keindahan Al-Hambara dalam sebuah sajak: ''Al-Hambra, O Al-Hambra, Hanya mungkin dalam mimpi, Atau istana mambang dan peri, Yang telah menjelma, Bila purnama raya, Memandikanmu dengan cahaya, Gemerlapan berkejaran, Riak air berdesiran, Bisik hati akan bergema, O alangkah indahnya.

Seorang pangeran dari India yang mengunjungi Al-Hambra menuliskan ketakjubannya pada salah satu pintu Al-Hambra: ''Andaikata firdaus ada di dunia, maka firdaus itu adalah Al-Hambra.''

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2QRP85H
January 17, 2019 at 06:51PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2QRP85H
via IFTTT

Tuesday, January 8, 2019

Kominfo Menyerahkan Akun Prostitusi Daring ke Polisi

Plt Kabiro Humas Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo), Ferdinandus Setu

Foto: Republika TV/Havid Al Vizki
EMBED
Prostitusi daring muncul karena dampak dari penggunaan internet yang negatif.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Plt Kabiro Humas Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo), Ferdinandus Setu mengatakan, Kominfo sudah bekerja sama dengan pihak kepolisian terkait akun yang diduga membuat postingan prostitusi daring (Online). pun sudah diserahkan kepada pihak kepolisian.

Ferdinandus menuturkan, prostitusi daring muncul karena dampak dari penggunaan internet yang negatif. Dampak negatif penggunaan internet beragam mulai dari penyebaran informasi hoaks hingga prostitusi daring.

Berikut video lengkapnya.

  • Videografer:
  • Havid Al Vizki
  • Video Editor:
  • Fian Firatmaja

Dapatkan Update Berita Republika

TERPOPULER

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2TDK1bf
January 08, 2019 at 06:51PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2TDK1bf
via IFTTT