Pages

Showing posts with label 2018 at 04:02PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 04:02PM. Show all posts

Monday, December 31, 2018

BNPB: Korban Meninggal Tsunami Selat Sunda 437 Orang

16 orang korban tsunami dilaporkan masih hilang hingga hari ini

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jumlah korban meninggal akibat tsunami di Selat Sunda terus bertambah. Menurut Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho hingga hari ini, Senin (31/12) jumlah korban meninggal mencapai 437 orang.

"Sebanyak 426 jenazah sudah dimakamkan, sedangkan sembilan jenazah belum teridentifikasi," kata Sutopo dalam jumpa pers di Graha BNPB, Senin (31/12).

Sutopo mengatakan tim pencarian dan pertolongan gabungan masih terus melakukan pencarian karena belum semua korban ditemukan. Selain korban meninggal, 16 orang juga dilaporkan masih hilang, sementara 14.059 orang lainnya mengalami luka-luka dan 33.721 orang mengungsi di berbagai tempat yang tersebar.

"Masih banyak korban luka di rumah sakit. Masih banyak juga pengungsi yang perlu bantuan. Pengiriman bantuan terkendala jalan yang berlumpur," jelasnya.

Tentang jumlah pengungsi, Sutopo mengatakan memang kerap mengalami naik turun. Saat siang hari jumlah pengungsi menurun karena masyarakat tetap bekerja atau ke rumahnya, sementara saat malam kembali ke pengungsian.

Sementara itu, tsunami di Selat Sunda juga menyebabkan sejumlah kerusakan terhadap sejumlah sarana dan prasarana, yaitu 2.752 rumah, 92 penginapan dan warung, 510 perahu dan kapal dan beberapa fasilitas umum lainnya.

Tsunami Selat Sunda terjadi akibat aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau pada Sabtu (22/12). Lima kabupaten di dua provinsi terdampak tsunami tersebut, yaitu Pandeglang dan Serang di Provinsi Banten serta Lampung Selatan, Pesawaran dan Tanggamus di Provinsi Lampung.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2TjXwfQ
December 31, 2018 at 04:02PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2TjXwfQ
via IFTTT

Monday, December 24, 2018

26 LAZ Anggota FOZ Kirim Bantuan Korban Tsunami Banten

Data di BNPB masih ada 28 jiwa korban tsunami yang belum ditemukan.

REPUBLIKA.CO.ID, BANTEN -- Bencana tsunami telah menghantam Pantai Anyer dan Lampung, pada 22 Desember 2018 pukul, 21.03 WIB lalu. Akibat hantaman air laut -- sebagai buntut dari erupsi Gunung Anak Krakatau dan gelombang pasang di bulan purnama itu-- diperkirakan menerpa lahan seluas 64 hektare yang dimukim warga masyarakat.

Dua kombinasi tersebut menyebabkan tsunami yang terjadi tiba-tiba yang menerjang pantai. Lokasi paling terdampak menimpa wilayah di Pesisir Lampung Selatan, Pantai Tanjung Lesung, Sumur, Teluk Lada, Penimbang dan Carita.

Mengacu data di Badan Nasional Penanggulangan Bencana(BNPB) per tanggal 23 Desember, sebanyak 281 jiwa meninggal dunia, 843 jiwa luka-luka, 28 jiwa hilang/belum diketemukan, 556 rumah rusak, sembilan hotel rusak berat, 60 warung rusak, dan 350 perahu/kapal rusak.

Direktur Eksekutif (Forum Zakat) FOZ, Agus Budiyanto mengatakan sejak awal terjadinya tsunami, Forum Zakat sudah membentuk Posko Utama FOZ Banten dan Lampung untuk mengkoordinasikan bantuan untuk para menyintas tsunami Selat Sunda. Hingga saat ini sudah 26 LAZ Anggota FOZ yang berkoordinasi di posko utama FOZ Banten dan Lampung.

“Berdasarkan temuan teman-teman LAZ di lapangan, bantuan mendesak yang diberikan LAZ anggota FOZ antara lain adalah, makanan siap santap, air mineral kemasan, makanan bayi dan balita, pampers bayi dan balita, biskuit, dan susu UHT,” ujarnya dalam keterangan tulis yang diterima Republika, Senin (24/12).

“Sedangkan bantuan yang sudah disalurkan adalah dapur umum, makanan siap santap, perlengkapan bayi dan balita, ambulans, tenaga medis, obat-obatan, serta pakaian ganti,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Forum Zakat(FOZ), Bambang Suherman meminta semua anggota FOZ berkoordinasi dengan posko utama FOZ, dan mendata semua kebutuhan para penyintas. "FOZ juga sudah menerjunkan tim dari sekretariat untuk membantu dalam proses koordinasi lebih lanjut,” tambahnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2BDPdo9
December 24, 2018 at 04:02PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2BDPdo9
via IFTTT

Tuesday, December 18, 2018

Mementingkan Orang Lain

Karakter orang beriman adalah lebih mementingkan orang lain.

REPUBLIKA.CO.ID,Oleh: Nur Faridah

Di antara karakter utama orang beriman adalah lebih mementingkan orang lain atau saudaranya dalam hal po sitif.Tidak hanya menganjurkan dan mendorong untuk itu, Nabi dan para sahabat juga mempraktikkannya secara nyata.Mereka begitu senang ketika telah membuat saudaranya senang dan mereka bersedih ketika tidak bisa memberikan hal terbaik kepada saudaranya. Bahkan, mereka rela menderita asalkan saudaranya sesama orang beriman tidak menderita.

Dalam Alquran, misalnya, Allah menggambarkan karakter orang Anshar, Dan orang-orang (Anshar) yang telah menem pati Kota Madinah dan telah beriman sebelum (kedatangan) mereka (Muhajirin), mereka mencintai orang yang berhijrah ke tempat mereka. Dan mereka tidak menaruh keinginan dalam hati mereka terhadap apa yang diberikan kepada mereka (Muhajirin);dan mereka mengutamakan (Muhajirin), atas dirinya sendiri, meskipun mereka juga memerlukan. Dan siapa yang dijaga dirinya dari kekikiran, maka mereka itulah orang-orang yang beruntung, (QS al-Hasyr [59]: 9).

Orang Anshar terkenal dengan solidaritasnya yang tinggi. Ini mereka buktikan saat mereka menerima dengan penuh sukacita kaum Muhajirin yang berhijrah dari Makkah ke Madinah karena tekanan kaum Quraisy. Seperti digambarkan pada ayat di atas, kaum Anshar bahkan lebih mementingkan kaum Muhajirin dari diri mereka sendiri, meskipun mereka begitu membutuhkan. Wa jar kemudian Rasulullah memuji kebaikan kaum Anshar. Ra sulul lah, misalnya, bersabda, Demi Allah, sungguh kalian (An shar) adalah orang-orang yang paling aku cintai (HR al-Bukhari dan Muslim).

Abu Hurairah menceritakan, ada seorang lelaki datang kepada Rasulullah, lalu berkata, Hidup saya begitu sengsara, ya Rasulullah. Beliau kemudian menyuruhnya ke tempat istri- istrinya untuk meminta sedekah dari mereka. Seorang istri beliau berkata, Demi Allah yang mengutus Anda dengan benar, saya tidak mempunyai sesuatu kecuali air. Selanjutnya, Rasulullah menyuruh lelaki tadi pergi ke tempat istrinya yang lain dan istri yang berikutnya pun mengatakan hal yang sama.

Rasulullah kemudian mengumpulkan para sahabatnya, lalu berta nya, Siapakah yang akan membawa orang ini sebagai tamu nya pada malam ini? Seorang lelaki Anshar berkata, Saya ya Rasulullah. Ia pun membawa lelaki tadi sebagai tamunya ke tempat kediamannya. Orang Anshar itu kemudian berkata kepada istrinya, Muliakanlah tamu Rasulullah ini. Apakah kamu punya sesuatu untuk disajikan kepadanya? Istrinya menjawab, Tidak ada, kecuali makanan untuk anak-anak kita.

Orang Anshar itu berkata, Sibukkanlah anak-anak kita dengan hal lain sehingga mereka lupa dengan makan malamnya.Jadi, kalau sudah waktunya mereka makan malam, tidurkanlah me reka. Jika tamu kita telah masuk rumah, padamkan lampunya dan buat tamu kita itu merasa seakan-akan kita ikut makan malam dengannya.

Saat makan malam tiba, orang Anshar dan istrinya serta tamunya duduk bersama tanpa penerangan. Sang tamu makan dengan lahapnya, sementara orang Anshar dan istrinya itu hingga pagi hari dalam kondisi perut kosong. Pagi harinya, tamu itu kaget mengetahui apa yang terjadi semalam. Ia pun lalu pergi menemui Rasulullah menerangkan peristiwa itu. Mendengar hal tersebut, beliau bersabda kepada orang Anshar dan istrinya itu, Allah benar-benar kagum dengan yang kalian lakukan semalam (HR al-Bukhari dan Muslim).

Demikianlah pujian Allah kepada orang yang mementing kan orang lain. Ibnu Taimiyah dalam kitab Minhaj as-Sunnahber kata, mengutamakan orang lain padahal ia sedang ke susah an, itu lebih utama daripada sekadar bersedekah de ngan senang hati. Ka rena, tidak semua orang yang bersedekah itu senang hati dan da lam kesu sahan. Nabi menegaskan, Barang siapa memu dah kan (urusan)orang yang kesulitan, maka Allah akan memu dah kan ba ginya dari kesulitan di dunia dan akhirat. (HR Muslim). Wallahu a'lam. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2CiybgO
December 18, 2018 at 04:02PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2CiybgO
via IFTTT

Monday, December 10, 2018

JK Ingatkan Bawaslu untuk Independen Selama Pemilu 2019

JK mengatakan independensi penyelenggara menjadi tolok ukur keberhasilan pemilu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Presiden Jusuf Kalla mengimbau seluruh jajaran Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk bersikap independen dalam menjalankan tugasnya, meskipun memiliki hak pilih pada Pemilu 2019. Para pengawas pemilu harus menyimpan pilihan politiknya.

"Yang sangat penting (adalah) independensi, bagaimana anda semua independen walaupun saya tahu anda juga warga negara biasa, berhak memilih. Pasti anda memilih juga calon, cuma harus anda rahasiakan itu sendiri," kata Wapres JK saat memberikan pengarahan pada Rakornas Bawaslu di Mercure Convention Center Ancol Jakarta, Senin (10/12).

JK mengatakan pengawas pemilu tidak dilarang memberikan hak politik. Namun, wapres menerangkan, preferensi politik jajaran Bawaslu harus disimpan secara pribadi dan tidak boleh disampaikan ke publik.

Wapres mengingatkan para pengawas harus bisa menempatkan diri di posisi netral dan tidak memihak, sehingga penyelenggaraan pemilu di Tanah Air bisa berjalan adil. "Silakan memilih sendiri, tetapi Anda punya etika. Begitu Anda masuk Bawaslu, Anda punya etika untuk berada di sisi independen dan mencari kebenaran. Karena begitu Pemilu berhasil, Anda-lah yang berhasil," kata Wapres.

Independensi jajaran penyelenggara pemilu menjadi tolok ukur keberhasilan pesta demokrasi lima tahun sekali di Indonesia; dan sikap itu harus tercermin dalam kehidupan sehari-hari para penyelenggara Pemilu. Hal itu juga berlaku untuk anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan jajarannya, termasuk Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN).

"Harapan kita ialah Pemilu yang berlangsung dengan jujur, adil, terbuka; dan tentu baik KPU-nya juga Bawaslu-nya tentu harus menjadi penyelenggara yang betul-betul independen. Independensi itu juga tercermin dari tindakan anggota Bawaslu dimana pun dia berada," kata wapres kepada seluruh jajaran Bawaslu RI dan provinsi.

JK mengaku, sebagai kepala negara sekaligus politikus, dirinya sulit untuk menempatkan diri pada posisi netral ketika menghadiri acara yang berkaitan dengan politik. Namun, JK sebisa mungkin tidak berpihak pada kelompok politik atau pasangan calon tertentu pada saat menyampaikan pidato sebagai wakil presiden.

"Walaupun saya juga bagian dari orang politik, juga mengarah ke satu calon, tapi saya dalam posisi ini tentu harus menyatakan bahwa Anda (Bawaslu) yang akan mengawasi kita semua, dan anda harus berada dalam posisi independen. Jelas, profesional dan independen," ujar Wapres.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2zMJkVq
December 10, 2018 at 04:02PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2zMJkVq
via IFTTT

'Ekonomi Digital Indonesia Semakin Meningkat pada 2020'

Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara

Foto: Republika TV/Surya Dinata
EMBED
Ekonomi digital tumbuh seiring dengan perkembangan aplikasi digital di Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara optimistis ekonomi digital Indonesia bisa mencapai US$ 130 miliar pada 2020, lebih cepat dan melebihi prediksi Google.

Terlebih, menurut dia, dengan berkembang pesatnya aplikasi digital di Indonesia.

Berikut video lengkapnya.

  • Videografer:
  • Surya Dinata Irawan
  • Video Editor:
  • Wisnu Aji Prasetiyo

Dapatkan Update Berita Republika

TERPOPULER

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2LbtLeA
December 10, 2018 at 04:02PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2LbtLeA
via IFTTT

Thursday, December 6, 2018

Bisakah Penyuka Sesama Ubah Keadaannya Lewat Ruqyah?

Berbagai agama memiliki kemiripan: doa dan pembacaan ayat-ayat untuk proses penyembuh

REPUBLIKA.CO.ID, Pertengahan bulan November lalu ribuan orang di kota Padang, Sumatra Barat, dilaporkan menghadiri Deklarasi "Padang Anti Maksiat". Tujuan untuk memberantas perilaku Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT), yang dianggap banyak orang sebagai perilaku menyimpang.

Aksi turun ke jalan yang digelar di GOR H Agus Salim yang digelar Ahad (18/11) lalu juga dihadiri oleh Walikota Padang, Mahyeldi Ansyarullah. Ia meminta para pelaku masiat dan pembeking untuk bertobat.

Sementara itu, sejumlah media melaporkan kepolisian di kota Padang telah menangkap 19 pasangan yang dianggap perlu mendapat dukungan psikologis dan rehabilitasi. Sepuluh diantaranya adalah perempuan yang diidentifikasi sebagai lesbian dan delapan orang transgender.

Ada keyakinan bahwa penyuka sesama dan transgender disebabkan oleh gangguan kesehatan mental, yang dipicu oleh pengaruh jin. Karenanya sejumlah pihak juga percaya keadaan LGBT bisa diubah melalui ruqyah, karena praktik ruqyah sendiri menggunakan praktik sesuai ajaran Islam. Bahkan ada pula stasiun televisi di Indonesia yang memiliki acara khusus yang menunjukkan proses ruqyah untuk menyembuhkan penyakit fisik dan mental.

ABC menemukan satu episode di acara tersebut yang menampilkan seorang pria gay yang diduga mendapat pengaruh jin. Dalam tayangan tersebut pria tersebut beberapa kali terlihat menangis, menjerit, gemetaran, saat seorang ustadz membacakan ayat-ayat Al Quran.

Ustadz Aris Fathoni dari Asosiasi Ruqyah Syar'iyyah Indonesia mengatakan kepada ABC bahwa dalam ruqyah untuk "menyembuhkan" LGBT adalah dengan membaca ayat-ayat Quran sambil juga memukul sapu lidi ke punggung pasiennya. Tapi ia menegaskan jika pukulannya tidaklah berlebihan dan "masih bisa terukur". Metode ini ia akui sebagai upaya untuk membuat jera kepada pasiennya.

Ustadz Aris mengklaim jika ruqyah bisa mengatasi semua penyakit "medis dan nonmedis", termasuk LGBT yang dianggapnya sebagai penyakit mental dan gangguan jin. "Ada sejumlah kasus yang bereaksi, artinya mereka tidaklah dan ada gangguan jin dalam tubuh mereka, sehingga mendorong mereka melakukannya [homoseksual]," katanya.

Kepada ABC News, Ustadz Aris juga mengaku pernah "menyembuhkan" pria gay di awal tahun 2000-an, yang menurutnya sekarang sudah menikah dan memiliki anak.

Bersambung ke halaman berikutnya...

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Pn9Zgu
December 06, 2018 at 04:02PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Pn9Zgu
via IFTTT

Wednesday, December 5, 2018

KPK Membantarkan Penahanan Taufik Kurniawan

Taufik Kurniawan yang telah berstatus tersangka di KPK kini dalam kondisi sakit.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantarkan penahanan Wakil Ketua DPR RI 2014-2019 Taufik Kurniawan (TK), karena dalam keadaan sakit. Politikus PAN itu adalah tersangka kasus suap terkait Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk Kabupaten Kebumen, Jateng.

"Dibantarkan beberapa hari yang lalu di rumah sakit," kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif, di sela-sela acara Festival Media Digital Pemerintah "Transparansi Untuk Partisipasi" yang merupakan rangkaian acara Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2018 di Jakarta, Rabu (5/12).

Namun, Syarif enggan menjelaskan lebih lanjut di mana lokasi pembantaran Taufik Kurniawan tersebut. "Waktu itu kita bantarkan ke rumah sakit, tetapi apakah sudah balik atau belum saya belum cek lagi," ucap Syarif.

Untuk diketahui, KPK pada Selasa (30/10) resmi menetapkan Taufik sebagai tersangka. Penerimaan hadiah atau janji oleh Taufik Kurniawan terkait perolehan anggaran DAK fisik pada perubahan APBN Tahun Anggaran 2016 untuk alokasi APBD Perubahan Kabupaten Kebumen Tahun Anggaran 2016.

Diduga Taufik Kurniwan menerima sekurang kurangnya sebesar Rp 3,65 miliar. Sebagian alokasi anggaran DAK untuk proyek ini diduga juga dipegang oleh PT TRADHA yang juga dijerat Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) sebagai korporasi sebelumnya.

PT TRADHA diduga perusahaan milik Bupati Kebumen nonaktif Muhammad Yahya Fuad yang meminjam bendera sejumlah perusahaan untuk mengerjakan proyek jalan di Kebumen. Atas perbuatannya tersebut, Taufik Kurniawan disangkakan melanggar pasal 12 huruf a atau pasal 12 huruf b atau pasal 11 Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2B17AmL
December 05, 2018 at 04:02PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2B17AmL
via IFTTT

Thursday, November 29, 2018

Siswa Masih Pelajari Pancasila dalam PPKn

Pelajaran Pancasila zaman dulu lebih banyak menghafal.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) berencana menghidupkan kembali Pendidikan Moral Pancasila (PMP). PMP dinilai penting karena isu-isu mengenai PKI ataupun radikalisme yang terus muncul di masyarakat.

Salah satu siswa kelas XII di SMA Baitul Hikmah Al-Ma'muni Kabupaten Garut, Mulki Arap Ramdan mengaku, dalam mata pelajaran (mapel) PPKn nilai-nilai Pancasila sudah diajarkan.

"Belajar soal Pancasila dalam PPKn kok," kata Mulki saat dihubungi Republika, Kamis (29/11).

Terkait wacana menghidupkan PMP, dia tidak bisa banyak berkomentar karena dia mengaku tidak mengetahui seperti apa pembelajaran PMP pada masa Orde Baru. Hanya saja, yang menurut dia perlu dibenahi yaitu proses pembelajaran yang lebih menyenangkan dan tidak menjenuhkan.

"Guru PPKn yang sekarang ya standar, suka menyuruh mencatat dan menerangkan juga. Tapi ya kadang-kadang belajarnya bikin jenuh dan ngantuk," ungkap dia.

Mulki sependapat, materi Pancasila memang penting diajarkan kepada semua siswa. Karena pergaulan remaja khususnya di Kabupaten Garut sudah sangat bebas, sehingga perlu ada pedoman bagi remaja untuk bisa menghindar pergaulan bebas. Salah satunya dengan penanaman nilai Pancasila. 

"Pergaulan bebas di Garut atau mungkin di Indonesia sudah sangat banyak, maka ya penanaman nilai Pancasila itu penting pasti untuk jadi filter," ujar dia.

Sebelumnya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bakal membekali guru dan tenaga kependidikan tentang nilai-nilai luhur Pancasila. Tujuannya, agar para guru siap mengajarkan pendidikan moral pancasila (PMP) yang rencananya akan kembali diajarkan di sekolah. 

Terlebih metode pembelajaran dan penyampaian PMP tidak hanya sekadar hapalan, namun harus terfokus pada praktek seperti kegiatan kelompok dan lain-lain. Untuk itu, guru harus menjadi fasilitator dan mediator yang baik agar nilai-nilai luhur Pancasila bisa dipahami dan benar-benar diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari oleh semua siswa.

“Oh iya (guru juga akan dibekali pemahaman tentang PMP). Guru ini kan yang kita kelola kemendikbud hampir 3 juta guru. Metodenya tidak perlu lagi menghafal, tapi melalui proyek-proyek, kegiatan kelompok, itu yang kita akan sebarkan kembali,” kata Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbud Supriano di Jakarta, Rabu (28/11).

Mata Pelajaran PMP yang dulu, kata Supriano, lebih pada arah menghafal. Sedangkan saat ini akan didorong langsung ke dalam praktek pembelajaran. Hal itu dinilai penting, karena menurut dia bangsa Indonesia sedang mengalami krisis figur yang bisa dijadikan contoh nilai-nilai Pancasila.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Qt9nuc
November 29, 2018 at 04:02PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Qt9nuc
via IFTTT

Wednesday, November 28, 2018

Masjid di Stoke-on-Trent Bantu Tunawisma

Bantuan diberikan tanpa menandang ras atau agama.

REPUBLIKA.CO.ID,  STOKE-ON-TRENT -- Sebuah masjid di kota Stoke-on-Trent, Inggris, mengulurkan bantuan terhadap tunawisma di kota itu. Di tahun-tahun sebelumnya, panitia Masjid Ghausia di Cobridge kerap menjalankan proyek untuk memberikan dukungan dan bantuan kepada mereka yang tidak memiliki rumah.

Namun di musim dingin kali ini, Masjid Ghausia bekerja sama dengan sebuah perusahaan Magnum Private Hire Taxis untuk memastikan bantuan itu sampai kepada mereka yang membutuhkan.

Para relawan di masjid tersebut bertujuan untuk mengumpulkan 200 paket berisi topi, sarung tangan, kaus kaki, makanan bernutrisi, dan daftar agen yang bermanfaat yang dapat mereka akses. Paket ini diberikan kepada pengemudi taksi Magnum, yang juga diberi informasi untuk membantu mereka mengidentifikasi dan terlibat dengan tunawisma.

Anggota komite masjid, Mahbub Rahman, mengatakan sopir taksi umumnya cenderung menemukan tunawisma. Menurutnya, bagian unik dari proyek ini adalah setiap saat, jika seseorang mengetahui ada orang yang tidur di jalanan, mereka dapat mendekati taksi Magnum. Di taksi itulah, mereka akan menemukan paket yang tersedia untuk diberikan kepada tunawisma bersangkutan.

"Kami berharap perusahaan taksi lain juga akan datang untuk membawa paket ini, dan gereja-gereja serta masjid-masjid lain melihat manfaat ini dan membantu kami," kata Rahman, dilansir di Signal1, Rabu (28/11).

Anggota termuda dari komite masjid tersebut, Usman Farooq, mengatakan mereka ingin membantu sebanyak mungkin orang. Menurutnya, tunawisma mempengaruhi orang-orang tanpa memandang ras atau agama. Karenanya jika mereka kesulitan, masjid di kota Stoke-on-Rent ini siap membantu.

"Kami bukan hanya tempat ibadah, kami ingin membantu orang-orang dari seluruh komunitas dan berbagai agama dan latar belakang. Kami juga ingin mengubah persepsi negatif banyak orang tentang apa yang terjadi di masjid, atau bagaimana mereka dijalankan," kata Farooq.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2P7byPE
November 28, 2018 at 04:02PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2P7byPE
via IFTTT

Jangan Langsung Mengisi Botol yang Baru Dicuci

Bakteri menyukai tempat lembab, termasuk di dalam botol.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Spesialis mikrobiologi klinik Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), dr. Yulia Rosa Saharman, Sp.MK, mengatakan botol yang baru saja dicuci sebaiknya dikeringkan terlebih dahulu. Botol jangan langsung diisi dengan air minum.

Meski secara kasat mata terlihat bersih, apalagi bila selama ini hanya diisi air mineral, botol air minum juga berpotensi jadi tempat bakteri berkembang biak, kata Yulia. "Bakteri menyukai tempat yang lembab," ujar Yulia dalam peluncuran Scotch-Brite Bottle Cleaner di Jakarta, Rabu (28/11).

Yulia mengemukakan, terdapat riset dari peneliti di Universitas Wisconsin, Amerika Serikat, yang membandingkan kadar kuman pada botol yang dibawa mahasiswa dengan kadar kuman di dudukan toilet. "Ternyata, jumlah bakteri di botol lebih banyak daripada yang ada di toilet seat," ujar dia.

Cara mencegah mikroba berkembang biak di botol minum adalah mencucinya dengan benar. Hal itu bakal mengurangi jumlah bakteri, meminimalisasi risiko munculnya penyakit akibat mikroba seperti sakit perut.

Menurut Yulia, air dan sabun saja tidak cukup untuk mengeluarkan bakteri dari dalam botol. Sekadar mengocok isi botol dengan air panas juga belum cukup.

Harus ada sikat botol atau spons khusus untuk menyapu permukaan dalam botol yang sulit terjangkau dengan spons biasa. "Terutama untuk menyikat bagian dalam, dasar botol sampai tutup botol," jelas Yulia.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2zotKiH
November 28, 2018 at 04:02PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2zotKiH
via IFTTT

Monday, November 26, 2018

Seribu Anggota Komunitas Ramaikan Jamnas Truk Ke-5

Komunitas dapat memberikan masukan terkait perkembangan truk terkini

REPUBLIKA.CO.ID, PURBALINGGA -- Truk di tanah air bukan sekedar alat pengangkut berat, melainkan sudah berkembang menjadi bagian gaya hidup para pecintanya. Hal itu terlihat dari sekitar seribu anggota komunitas truk yang memadati acara Jambore Nasional ke-5 Canter Mania Indonesia Community (CMIC), di Purbalingga Jawa tengah. 

Dalam hajatan yang berlangsung pada 24 hingga 25 November itu, para peserta yang datang membawa truk mereka berkumpul. Mereka bertukar informasi satu sama lain, menjadi satu keluarga besar Mitsubishi Fuso.

Acara yang digelar selama dua hari ini diisi dengan berbagai agenda. KTB selaku sponsor utama mengisi program safety driving, sosialisasi produk dan layanan purna jual, hingga paket penjualan melalui dealer PT Sinar Berlian Autograha selama acara berlangsung. Selain itu acara juga akan diisi dengan kegiatan sosial seperti donor darah dan santunan anak yatim, serta pertunjukan musik. 

Melihat antusiasme komunitas yang begitu tinggi, KTB tak melewatkan kesempatan ini untuk menggandeng mereka agar keduanya dapat memberikan simbiosis mutualisme dalam memperkuat branding Mitsubishi Fuso.  

"Keberadaan komunitas sangat penting bagi Mitsubishi Fuso, karena dari komunitas inilah KTB bisa mendapat masukan serta info terkini mengenai perkembangan truk di lapangan," kata Sudaryanto, Head of Promotion Department KTB, juga selaku Pembina CMIC, dalam keterangannya kepada Republika, Senin (26/11).

CMIC merupakan komunitas truk Mitsubishi Fuso yang terdiri pemilik truk, pengusaha, pengemudi, montir, karoseri, serta pecinta Mitsubishi Fuso pada umumnya. Dibentuk dari November 2013, CMIC mencatat keanggotaan hingga 17 ribu peserta yang dikoordinasikan melalui 44 area perwakilan di seluruh Indonesia. 

CMIC awalnya terbentuk berkat kecintaan terhadap truk Colt Diesel yang juga dikenal dengan nama Canter. Namun seiring berjalannya waktu, komunitas ini juga terbuka bagi para pecinta seluruh produk Mitsubishi Fuso. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2r3H2fT
November 26, 2018 at 04:02PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2r3H2fT
via IFTTT

Thursday, November 22, 2018

Tahajudnya Rasulullah

Nabi SAW adalah orang yang paling takwa dan bersyukur.

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Imam Nur Suharno

Nabi SAW adalah orang yang paling takwa dan bersyukur. Ketika Aisyah RA bertanya, "Mengapa engkau berbuat seperti ini, padahal Allah telah mengampuni dosa-dosamu yang telah lalu dan yang akan datang?" Nabi menjawab, "Bukankah sudah semestinya aku senang menjadi hamba yang bersyukur?" (HR Bukhari dan Muslim).

Terkait Tahajud Nabi SAW, dari Aisyah, ia berkata, "Di suatu malam aku merasa kehilangan Nabi dari tempat tidurnya, kemudian aku cari beliau dengan meraba-raba, ternyata tanganku menyentuh telapak kaki beliau dan beliau sedang sujud dan kedua telapak kaki beliau sedang ditegakkan. Ketika itu beliau sedang membaca doa: "Ya Allah, aku berlindung dengan keridhaan-Mu dari murka-Mu, dan kepada pengamunan-Mu dari siksa-Mu. Aku berlindung kepada-Mu dari azab- Mu, aku tidak dapat menghitung betapa banyak sanjungan yang disampaikan kepada-Mu, sebagaimana yang telah Engkau sanjung diri-Mu sendiri." (HR Muslim).

Dari Aisyah RA, ia berkata: "Rasulullah SAW biasa mengerjakan shalat malam setelah shalat Isya sampai fajar Subuh menyingsing." (HR Ahmad).

Nabi SAW biasa memperpanjang waktu berdiri ketika shalat. Tatkala beliau ditanya tentang shalat yang bagaimanakah yang paling utama, beliau menjawab, "Yang paling lama berdirinya." (HR Darimi).

Diriwayatkan dari Abu Hurairah RA, ia berkata: "Rasulullah SAW melakukan shalat malam hingga kedua telapak kakinya pecah-pecah." (HR Nasai). Nabi menunaikan shalatnya tanpa istirahat hingga delapan rakaat (empat salam), baru kemudian beliau duduk berzikir (HR Abu Dawud). Setelah berzikir beliau shalat dua rakaat sambil duduk (HR Abu Dawud). Setelah itu Nabi shalat Witir satu rakaat (HR Abu Dawud), dilanjutkan sujud selama kira-kira bacaan 50 ayat (HR Bukhari).

Nabi menunaikan Tahajud dengan bacaan pelan, tetapi masih dapat didengar dari kamar Aisyah (HR Abu Dawud). Tidak selamanya Nabi membaca pelan, terkadang membaca dengan jahr (keras) (HR Ibnu Majah). Untuk bacaan yang hukum nya panjang Nabi membacanya dengan mad yang jelas dan benar-benar panjang (HR Ibnu Majah).

Pada masa-masa akhir hidupnya terkadang Nabi SAW membaca surah di dalam Tahajud sambil duduk, setelah bacaan di dalam surah tersebut kurang dari 30 ayat atau 40 ayat Nabi berdiri menyempurnakannya (HR Ibnu Hiban).

Riwayat lain, Nabi jika membaca surah dalam shalat sambil duduk, rukuk dan sujudnya juga dikerjakan sambil duduk (HR Muslim). Jika di dalam bacaannya terdapat ayat yang menyebutkan rahmat Allah, Nabi berdoa memohon kepada-Nya, jika membaca ayat yang berisikan tentang azab, Nabi meminta perlindungan, dan jika Nabi membaca ayat yang menyebutkan tentang kesucian Allah, Nabi bertasbih (HR Ibnu Majah).

Semoga Allah membimbing kita kaum Muslimin agar dapat meneladani shalat Tahajud Nabi SAW dan merasakan manisnya iman. Amin.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2DRmrE6
November 22, 2018 at 04:02PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2DRmrE6
via IFTTT

Friday, November 16, 2018

KPK Garap Lagi Kasus Century Usai Pidato 'Menahan Emosi' SBY

SBY mengaku 10 tahun difitnah melakukan kejahatan menerima dana Bank Century.

REPUBLIKA.CO.ID,

"Saya menahan emosi. Hampir 10 tahun ini saya pribadi, keluarga, dan Partai Demokrat terus dituduh, dicurigai, difitnah seolah ada kejahatan kami lakukan, menerima dana Bank Century."

Kalimat itu terucap dari mulut Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat menutup acara pembekalan caleg DPR RI Partai Demokrat di Jakarta, Ahad (11/11).

SBY mengatakan, perasaan emosi itu kini sirna setelah investigasi yang dilakukan Sekjen Demokrat Hinca Panjaitan atas pemberitaan fitnah media asing Asia Sentinel, berbuah hasil. Menurutnya, hasil investigasi membuktikan semua tuduhan keterlibatan dirinya dan Demokrat dengan kasus Century adalah fitnah.

Hinca pun dalam kesempatan pembekalan caleg itu melaporkan kepada jajaran petinggi dan kader Demokrat serta awak media, terkait hasil investigasi yang dilakukan dirinya bersama tim internal partai terhadap pemberitaan media Asia Sentinel. Hinca menyampaikan gugatan sengketa perdata terkait Century yang menjadi dasar pemberitaan Asia Sentinel sama sekali tidak menyebutkan nama SBY dan Partai Demokrat.

"Sehingga pemberitaan Asia Sentinel merupakan fitnah," tegas Hinca.

Asia Sentinel, kata Hinca, telah meminta maaf kepada SBY, keluarga besar Demokrat serta rakyat Indonesia dan mencabut pemberitaannya. Terlebih kata dia, kasus Century di Tanah Air juga sudah usai.

Entah kebetulan atau memang berhubungan, setelah pidato SBY dan pernyataan Hinca itu, sepekan ini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memulai lagi penyelidikan terhadap kasus Bank Century. Putusan terhadap mantan Deputi Bidang IV Pengelolaan Devisa BI Budi Mulya menjadi dasar.

Pada Selasa (13/11), mantan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Miranda Swaray Goeltom menjadi saksi pertama yang diperiksa oleh penyidik. Menyusul Miranda, penyidik KPK pada hari yang sama juga memeriksa Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso.

"Ditanya keterangan, masih penyelidikan mengenai Century," kata Miranda usai dimintai keterangan di gedung KPK, Jakarta, Selasa.

Miranda pun mengaku tidak ada pertanyaan baru soal permintaan keterangan oleh KPK pada Selasa. "Tidak ada pertanyaan baru cuma yang lama diklarifikasi makanya cepat," kata Miranda yang diperiksa sekitar dua jam itu.

Ia juga menyatakan tidak membawa dokumen apapun soal terkait kedatangannya ke KPK. "Tidak ada, saya tidak bawa apa-apa sama sekali, tidak bawa dokumen," kata dia.

Adapun, Wimboh kepada wartawan tak mau menjelaskan materi pemeriksaan terhadap dirinya. "Ya tidak boleh dong," ucap Wimboh.

Selanjutnya, pada Kamis (15/11), giliran Wakil presiden RI periode 2009-2014 Boediono yang dipanggil penyidik KPK. Seusai diperiksa, Boediono memilih irit bicara kepada wartawan.

"Saya tidak akan berikan statement karena saya percaya bahwa nanti lebih baik KPK yang memberikannya," kata Boediono.

Sehari sebelum pemeriksaan Boediono, penyidik KPK pun menyambangi Lapas Sukamiskin, tempat Budi Mulya menjalani masa pidanaya. Penyidik KPk meminta keterangan Budi dari dalam lapas.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jakarta, Kamis (15/11) menyatakan, belum bisa memberikan informasi lebih rinci terkait hasil pemeriksaan para saksi itu. Febri hanya menginformasikan, KPK telah memeriksa 23 saksi dalam proses penyelidikan kasus Bank Century.

"Kalau apa yang didalami tentu saya tidak bisa jawab ya karena proses ini masih penyelidikan tetapi memang sampai hari ini ada sekitar 23 orang yang kami mintakan keterangan dalam proses penyelidikan," kata Febri.

Baca juga

Praperadilan MAKI

Dalam perkara tindak pidana korupsi dalam pemberian fasilitas pendanaan jangka pendek (FPJP) kepada Bank Century dan penetapan bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik, Budi Mulya telah dijatuhi putusan kasasi pada 8 April 2015. Yaitu, pidana penjara selama 15 tahun dan denda Rp 1 miliar subsider delapan bulan kurungan.

Dalam putusan Budi Mulya disebutkan bahwa Boediono sebagai Gubernur Bank Indonesia, Miranda Swaray Goeltom selaku Deputi Gubernur Senior BI, Siti Chalimah Fadjriah, S Budi Rochadi, Harmansyah Hadad, Hartadi Agus Sarwono dan Ardhayadi Mitroatmodjo masing-masing selaku Deputi Gubernur BI dan saksi Raden Pardede selaku sekretaris Komite Stabilitas Sektor Keuangan (KSSK) masuk dalam unsur penyertaan bersama-sama melakukan tindak pidana berdasarkan pasal 55 KUHP.

Pasal 55 KUHP artinya orang-orang yang disebut bersama-sama terhadap yang bersangkutan secara hukum bisa dimintai pertanggungjawaban pidana, tapi mantan Deputi Bidang V Pengawasan Bank Umum dan Bank Syariah Bank Indonesia Siti Chodijah Fadjriah yang dinilai dapat dimintai pertanggungjawaban pidana sudah meninggal dunia pada 16 Juni 2015.

Majelis hakim kasasi yang terdiri dari Artidjo Alkostar sebagai ketua dan anggota M. Askin dan MS. Lumme menilai pemberian persetujuan penetapan pemberian FPJP kepada PT Bank Century oleh Budi Mulya dilakukan dengan itikad tidak baik yang dilakukan dengan cara melanggar pasal 45 dan penjelasannya UU No. 23 tatahun 1999 tentang Bank Indonesia sebagaimana telah diubah dengan UU No. 3 tahun 2004. Konsekuensi yuridisnya, perbuatan Budi merupakan perbuatan melawan hukum.

Perbuatan tersebut juga menyebabkan kerugian negara sejak penyetoran Penyertaan Modal Sementara (PMS) yang pertama kali pada 24 November 2008 hingga Desember 2013 sejumlah Rp 8,012 triliun. Jumlah kerugian keuangan negara tersebut yang sangat besar di tengah banyak rakyat Indonesia yang hidup dalam kemiskinan.

Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) kemudian mengajukan gugatan praperadilan ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan dengan tujuan agar KPK menindaklanjuti putusan MA dalam kasus Bank Century. Gugatan praperadilan MAKI dikabulkan oleh PN Jakarta Selatan melalui hakim tunggal Effendy Mochtar yang memerintahkan KPK tetap melanjutkan kasus Bank Century.

"Maka tentu KPK perlu mencari siapa pihak lain yang harus bertanggung jawab karena kami duga tidak mungkin perbuatan-perbuatan dalam kasus Bank Century itu hanya dilakukan oleh satu orang saja," ungkap Febri.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2PyreAi
November 16, 2018 at 04:02PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2PyreAi
via IFTTT