Pages

Showing posts with label 2019 at 04:57PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 04:57PM. Show all posts

Sunday, May 19, 2019

Christo/Hsieh Juarai Gwangju Open

Christo akan ditargetkan sebagai salah satu penyumbang medali emas SEA Games 2019.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Petenis Indonesia Christopher Rungkat yang berpasangan dengan petenis Taiwan Hsieh Cheng-peng kembali meraih gelar juara. Ini setelah pasangan gado-gado itu memenangi final ganda putra di Gwangju Open, Korea Selatan.

Pada final yang digelar Ahad (19/5), Christo/Hsieh yang menjadi unggulan teratas mengalahkan pasangan tuan rumah Song Min-Kyu dan Nam Ji-sung 6-3, 3-6, dan 10-6.

Pekan lalu, Christo/Hsieh juga menjuarai turnamen Busan Open. Kemenangan di Gwangju menjadi gelar keempat pasangan itu tahun ini, setelah sebelumnya juga menang di Da Nang Vietnam dan Pingshan Open, serta Busan.

Christo akan ditargetkan sebagai salah satu penyumbang medali emas dari cabang tenis pada SEA Games 2019 di Filipina akhir tahun ini.

Petenis yang difokuskan ke nomor ganda itu diharapkan mampu berprestasi di nomor ganda campuran seperti saat ia menyumbang emas Asian Games tahun lalu bersama Aldila Sutjiadi.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2X0W0S0
May 19, 2019 at 04:57PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2X0W0S0
via IFTTT

Kapasitas Rest Area Bertambah Seiring Skema Satu Arah

Pengendara bisa menggunakan rest area yang ada di kedua sisi jalan tol.

REPUBLIKA.CO.ID, CIKARANG -- Kapasitas tempat istirahat atau rest area bertambah dua kali lipat seiring dengan diberlakukannya skema satu arah di tol mulai dari Gerbang Tol Cikarang Utama sampai dengan Gerbang Tol Brebes Barat. Dengan diberlakukannya sistem satu arah, para pengendara bisa menggunakan rest area yang ada di kedua sisi jalan tol.

Direktur Utama PT Jasa Marga Desi Arryani berharap dengan peningkatan kapasitas tempat istirahat di kedua sisi dapat mengurangi kemacetan akibat penumpukan kendaraan di tempat istirahat. Ia mengatakan pada skema satu arah, masyarakat bisa memakai rest area di kedua sisi, baik jalur A maupun B, karena kedua jalur mengarah ke timur pada saat mudik.

"Ini kami anggap bisa memberikan solusi, yang selama dua tahun ini kapasitas gerbang memadai tapi penyebab kemacetan hampir semua akibat rest area. Dengan kedua sisi bisa dipakai, kapasitasrest area jadi dua kali lipat," kata Desi dalam peninjauan bersama Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi di Gerbang Tol Cikarang Utama, Cikarang, Jawa Barat, Ahad (19/5).

Dengan sistem satu arah, jalur A (dari arah Jakarta ke arah Timur) dan jalur B (dari arah Timur ke Jakarta) akan digunakan satu arah dari Jakarta menuju ke arah timur (hingga Brebes Barat). Karena itu, pengelola jalan tol telah menyiapkan akses jalan bagi pengendara di jalur B yang ingin keluar tol.

Pemberlakuan sistem satu arah tersebut mulai dari ruas tol dari Cikarang Utama (KM 29)- Brebes Barat (KM 263) pada 30 Mei-2 Juni 2019 selama 24 jam. Pemberlakuan sistem saru arah ini dilakukan untuk mengurai kepadatan kendaraan dari Jakarta yang akan menuju ke Jawa Tengah.

Pada saat arus balik, sistem satu arah juga akan kembali diberlakukan di ruas Tol Palimanan (KM 189)-Cikarang Utama (KM 29) pada 8-10 Juni 2019.

Budi Karya Sumadi mengimbau pengendara dari Jawa Tengah yang akan menuju ke Jakarta pada tanggal 30 Mei-2 Juni mendatang untuk menggunakan jalur Arteri Pantura. Atau, ia mengatakan, melakukan perjalanan sebelum dan sesudah tanggal pemberlakuan satu arah.

"Jalur Pantura, kami sediakan untuk arus sebaliknya pada saat mudik yaitu dari Jawa menuju Jakarta. Polisi sudah kami minta untuk melakukan konsentrasi. Jadi Pemda sudah menghilangkan pasar tumpah. Kalau ada yang ingin mudik dari Semarang ke Jakarta, bila ingin lebih nyaman bisa sebelum tanggal 30 Mei atau setelah itu," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2EgX39c
May 19, 2019 at 04:57PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2EgX39c
via IFTTT

Friday, May 17, 2019

BSM-Angkasa Pura Support Kolaborasi Pembiayaan Infrastruktur

Kerja sama khususnya untuk mendukung pengembangan layanan kebandarudaraan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Bank Syariah Mandiri (BSM) dan PT Angkasa Pura Support menandatangani Perjanjian Line Facility Pembiayaan Investasi dan Modal Kerja dengan limit total sebesar Rp 600 miliar. Penandatanganan Perjanjian dilakukan Direktur Wholesale Banking Mandiri Syariah Kusman Yandi dan Direktur Utama PT Angkasa Pura Support Iwan Hartawan.

Turut menyaksikan penandatanganan Direktur Utama Mandiri Syariah Toni EB Subari, Direktur Keuangan, HR & GA PT Angkasa Pura Support Sugiarto Panca Karyaningadi serta Direktur Komersial dan Teknik Trikora Harjo. Kusman menyampaikan kerja sama pembiayaan tersebut merupakan bentuk sinergi antaranak perusahaan BUMN.

Khususnya untuk mendukung pengembangan layanan kebandarudaraan bagi masyarakat, yang menjadi bagian Proyek Strategis Nasional (PSN). Ia bersyukur Mandiri Syariah mendapatkan kesempatan berkontribusi dalam membangun infrastruktur negeri.

"Khususnya pengembangan layanan transportasi bagi masyarakat melalui kerja sama dengan perusahaan anak PT Angkasa Pura yaitu PT Angkasa Pura Support," kata Kusman dalam siaran pers, Jumat (17/5).

Sementara itu Direktur Utama PT Angkasa Pura Support Iwan Hartawan mengungkapkan pembiayaan Mandiri Syariah akan digunakan untuk mendukung pengadaan fasilitas sarana pelengkap di bandara-bandara yang dikelola Angkasa Pura I. Antara lain Bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA), dan Bandara Syamsuddin Noor Kalimantan Selatan.

Pada waktu bersamaan, ditandatangani Perjanjian Kerja sama Layanan Jasa dan Produk Perbankan Syariah Mandiri Syariah untuk memenuhi kebutuhan karyawan PT Angkasa Pura Support. Yakni terhadap layanan pembiayaan syariah seperti pembiayaan konsumer rumah, kendaraan, cicil emas, umrah, produk tabungan termasuk produk digital banking Mandiri Syariah.

"Insya Allah, kami optimistis produk layanan Mandiri Syariah dapat mengakomodasi keinginan institusi dan karyawannya untuk berbank syariah, semoga kerja sama ini menjadi berkah untuk semua pihak," kata Kusman.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2LOA1wB
May 17, 2019 at 04:57PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2LOA1wB
via IFTTT

Thursday, May 16, 2019

Dosen IAIN Palu Ungkap Korelasi Puasa dan Mawas Bencana

Puasa mengajarkan kesadaran menghadapi bencana.

REPUBLIKA.CO.ID, PALU— Akademisi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu, Sulawesi Tengah,  Gani Jumat, mengemukakan puasa memiliki korelasi yang kuat dengan pendidikan mitigasi bencana.

"Ada hubungan antara mitigasi bencana dengan puasa, kedua-duanya sama-sama mengajarkan tentang kesadaran," ujarnya saat menyampaikan kultum sebelum shalat Zhuhur di Masjid Al-Abrar Kompleks IAIN Palu, Kamis (16/5).

Puasa menurut dia, memberikan pendidikan untuk membangun kesadaran spiritual, intelektual, dan moral serta akhlak. Pendidikan mitigasi bencana juga memberikan kesadaran kepada manusia agar terhindar dari risiko bencana.

Dekan Fakultas Syariah IAIN Palu itu menyebut puasa memberikan pendidikan spiritual,moral yang sangat baik, yaitu membangun keimanan untuk menuju ketakwaan. Meyakini bahwa apa yang terjadi karena kehendak Allah SWT.

Oleh karena itu, sistem mitigasi bencana yang salah satunya berupaya membangun bangunan tahan gempa, pada akhirnya tidak akan bisa bertahan. Sebab, dari sisi spiritual atau keyakinan dan kepercayaan bahwa segala sesuatu pasti akan kembali ke asalnya, katanya..

"Puasa mencetak seseorang untuk memiliki kesadaran spiritual, moral, akhlak, dan intelektual. Artinya bahwa membangun kesadaran bahwa segala sesuatu tidak terlepas dari ketentuan Allah," ujar dia.

Alquran telah menyajikan berbagai kisah, bagaimana orang-orang terdahulu menyelamatkan diri dari bencana. Sistem mitigasi bencana juga berangkat dari pengalaman historis atau sejarah atau masa lampau. 

Dia menjelaskan, sama seperti puasa yang juga memberikan sistem belajar di masa lalu. Sepenggal kalimat dalam surah al-Baqarah ayat 183 berbunyi "Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian".

Dalam salah satu tafsir, kata Gani, yang di maksud orang-orang sebelum kamu pada ayat tersebut, yaitu di mulai zaman Nabi Nuh. Nuh memberikan pelajaran besar menuju ketakwaan, yaitu membangun kesadaran spiritual dan moral yang menjadi pendidikan mitigasi bencana.

Pendidikan mitigasi bencana yang di ajarkan Nuh saat itu, pertama, percaya kepada Allah, artinya tidak boleh syirik. Perilaku syirik tidak ada ampunannya. Kedua, membangun atau membuat bahtera perahu.

Nabi-nabi sebelumnya juga telah mengajarkan tentang mitigasi bencana antara lain Nabi Syuaib dan Shaleh.

Dia menegaskan ada hubungan yang kuat antara musibah yang terjadi dengan perilaku maksiat, menyimpang, dan pelanggaran agama. Maka mitigasinya ialah kembali kepada anjuran agama.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2W6TZ9V
May 16, 2019 at 04:57PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2W6TZ9V
via IFTTT

Ramadhan, Bulan Tadabur Alquran

Membaca Alquran saat bulan Ramdhan memiliki nilai ibadah yang sangat baik.

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Membaca Alquran saat bulan Ramdhan memiliki nilai ibadah yang sangat baik. Akan tetapi, semakin lebih baik lagi bila hanya tak sekadar membaca. Sangat baik bila membaca sekaligus tadabur Alquran.

Berikut video lengkapnya.

Videografer | Republika TV     Video Editor | Fian Firatmaja

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2LMQkde
May 16, 2019 at 04:57PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2LMQkde
via IFTTT

Monday, May 13, 2019

Rasio Elektrifikasi NTB Capai 95,8 Persen

Hingga akhir Kuartal I Tahun 2019, RE NTB telah mencapai 95,8 persen.

REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM -- General Manager Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) Rudi Purnomoloka mengatakan Rasio Elektrifikasi (RE) Provinsi NTB mengalami peningkatan. Rudi menyebut hingga akhir Kuartal I Tahun 2019, RE NTB telah mencapai 95,8 persen. Rudi menilai progress rasio elektrifikasi yang merupakan perbandingan jumlah kepala keluarga berlistrik dengan jumlah seluruh kepala keluarga di NTB berjalan baik.

"Peningkatan ini tentu cukup positif. Pada akhir 2018, rasio elektrifikasi sebesar 93 persen, kini sudah hampir 96 persen. Kami optimistis bisa mencapai angka 99 persen pada akhir tahun," ujar Rudi di Mataram, NTB, Senin (13/5).

Rudi memaparkan untuk segmen rumah tangga yang digunakan sebagai dasar perhitungan rasio elektrifikasi pada akhir April 2019 telah mencapai 1,32 juta pelanggan. Pelanggan kategori ini mendominasi komposisi pelanggan PLN UIW NTB dengan persentase sekitar 95 persen.

Terkait dengan kendala belum adanya jaringan, kata Rudi, PLN melalui program listrik pedesaan telah merencanakan pembangunan  jaringan baru. Misalnya di Dusun Punik di Kabupaten Sumbawa Besar dan Dusun Oi Panihi sampai dengan Dusun Oi Katupa di Kabupaten Bima. Beberapa waktu lalu PLN juga berhasil melitriki Dusun Pasir Putih, Desa Bajo Pulau, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima.

"Diharapkan upaya-upaya tersebut dapat mempercepat peningkatan rasio elektrifikasi pada 2019 ini," ucap Rudi.

Sedangkan di sisi pembangkitan, lanjut Rudi, PLN UIW NTB telah mempersiapkan beberapa pembangkit untuk mengantisipasi pertumbuhan beban. Beberapa pembangkit yang akan segera dioperasikan antara lain PLTMGU Lombok Peaker berkapasitas 150 MW, PLMTG Sumbawa berkapasitas 50 MW, PLTMG Bonto berkapasitas 50 MW, PLTU Sumbawa Barat berkapasitas 14 MW, dan PLTU Jeranjang Unit 2 berkapasitas 25 MW.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2HjE5ja
May 13, 2019 at 04:57PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2HjE5ja
via IFTTT

Sunday, May 12, 2019

Polisi Sebut Temuan Narkoba Picu Pembakaran Rutan Siak

Kebakaran Rutan Siak berawal dari temuan narkoba milik salah seorang napi wanita.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kebakaran terjadi di rumah tahanan (Rutan) Siak, Provinsi Riau pada Sabtu (11/5) dini hari kemarin. Kebakaran berawal dari temuan barang haram narkoba milik salah seorang napi wanita.

“(Kebakaran) Dipicu penemuan narkoba di blok hunian oleh petugas Rutan Siak, berujung pada pembakaran,” kata  Direktur Keamanan dan Ketertiban Ditjenpas, Lilik Sujandi dalam siaran pers yang diterima Republika, Sabtu (11/5) malam.

Menurut Lilik, peristiwa tersebut terjadi pada pukul 02.00 WIB dini hari. Sebelum kebakaran terjadi, salah seorang pegawai rutan menemukan narkoba jenis sabu pada sebuah lipatan baju di blok Y.

Karena temuan itu, pegawai lantas menyampaikan langsung kepada Kepala Rutan (Karutan). Selanjutnya, Karutan merespons info tersebut dengan melakukan penggeledahan di blok wanita bersama petugas pengamanan.

“Setelah itu ia langsung berkoordinasi dengan Kasat Narkoba Polsek Siak, AKP Jaelani,” kata Lilik.

Sekitar pukul 21.45 WIB, Kasat Reskrim Narkoba beserta anggotanya tiba di rutan dan langsung melakukan pemeriksaan dan pengembangan. Setelah dilakukan penyelidikan intensif dan membuat berita acara pemeriksaan (BAP), tiga tahanan terbukti telah mengkonsumsi narkoba yakni atas nama IM, Z dan D.

“Selanjutnya pada pukul 00.35 ketiga tahanan tersebut dimasukkan ke ruang hunian dengan pengawalan petugas,” ucap Lilik.

Sekitar pukul 01.10 WIB, terjadilah pemberontakan oleh tahanan yang menjebol pintu blok sel tahanan. Saat itu juga petugas rutan sambung Lilik, juga langsung berkoordinasi dengan aparat kepolisian.

“Posisi terakhir dari 648 tahanan dan napi, 31 orang masih dilakukan pengejaran,” ungkapnya.

Lilik menegaskan, bahwa jajaran Pemasyarakatan terus berpacu dan serius melakukan pemberantasan narkoba. Walaupun pastinya hal-hal akan ada risiko perlawanan dari mereka yang merasa terusik kenyamannannya.

 “Untuk itu kami akan melakukan penyelidikan secara lebih dalam, apa sebenarnya yang menjadi pemicu utama, apakah ada provokator yang menunggangi. Karena pidana terbanyak di Rutan Siak adalah narkoba. Ini adalah bagian dari tantangan kami untuk menghilangkan peredaran narkoba di lapas dan rutan,” jelas Lilik.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2YsWgKd
May 12, 2019 at 04:57PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2YsWgKd
via IFTTT

Friday, May 10, 2019

In Picture: Operasi Pasar Bawang Putih di Pasar Kosambi Bandung

Bawang putih dijual seharga Rp. 25.000 per kilogram dan Rp. 500.000 per karung.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Pedagang membawa karung yang berisi bawang putih saat operasi pasar di Pasar Kosambi, Kota Bandung, Jumat (10/5).

Operasi pasar yang digelar Kementerian Perdagangan (Kemendag) bertujuan untuk menstabilkan harga bawang putih dengan menjualnya seharga Rp. 25.000 per kilogram dan Rp. 500.000 per karung.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VvivCb
May 10, 2019 at 04:57PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VvivCb
via IFTTT

Friday, April 26, 2019

Soal Tiket Pesawat, Pemerintah Perlu Susun Instrumen Khusus

Pemerintah yang perlu atur titik keseimbangan antara keinginan maskapai dan penumpang

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah saat ini masih mencari solusi untuk mengatasi tingginya harga tiket pesawat. Presidium Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Soegeng Poernomo mengatakan saat ini pemerintah perlu menyusun instrumen khusus.

“Instrumen ini agar penerintah memberikan solusi bagaimana operasional maskapai bisa hidup dan masyarakatnya bisa menjangkau (harga tiket),” kata Soegeng di Jakarta, Jumat (26/4).

Soegeng mengatakan dalam persoalan tiket pesawat memang membutuhkan creative financing. Dengan begitu, menurut Soegeng, maskapai dapat menyewa pesawat dengan biaya yang lebih rendah atau subsidi lainnya.

Dia mencontohkan, dari segi avtur juga menurutnya bisa menjadi salah satu komponen yang perlu diatasi. “60 persen katanya itu bahan bakar (kontribusi kepada tiket). Avtur diberikan subsidi tersendiri, ini nanti peran pemerintah harus duduk bersama agar menyelamatkan dunia penerbangan,” jelas Soegeng.

Untuk itu, Soegeng menyarankan dalam mencari solusi untuk mengatasi tingginya harga tiket pesawat, pemerintah perlu melakukan diskusi secara menyeluruh. Sebab, menurutnya yang menyebabkan tingginya harga tiket pesawat tidak hanya persoalan avtur atau biaya sewa pesawat.

“Di sini ada jasa bandara, jasa navigasi penerbangan, banyak sekali rentetannya. Ini sangat masif. Sehingga mereka perlu ada wadah sendiri untuk berdiskusi kalau tidak, nggak akan pernah ketemu,” ungkap Soegeng.

Soegeng menegasakan, untuk saat ini untuk mengatur tarif pesawat tidak sesederhana yang dipikirkan. Sebab, dari sisi maskapai juga menginginkan keuntungan untuk perusahaan dan masyarakat berharap harga tiket tetap terjangkau.

Dia mengatakan, pemerintah yang perlu mengatur titik keseimbangan dalam dua kondisi tersebut. “Tentunya harus mengingat daya beli masyarakat karena pengguna terakhirnya adalah masyarakat,” ungkap Soegeng.

Saat ini pemerintah berencana akan membahas kembali perosalan tiket pesawat. Terlebih saat ini pemerintah juga tengah menyiapkan berbagai hal menjelang masa mudik Lebaran 2019 yang akan dangat terdampak dari persoalan tersebut.

Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution mengatakan akan melakukan pembahasan dengan pihak terkait pada awal pekan depan. “Kita rapat saja dengan Kementerian Perhubungan, Garuda Indonesia, Menteri BUMN,” ujar Darmin kemarin (26/4).

Sementara itu, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan dalam rapat tersebut nantinya ada kemungkinan akan membahas aturan yang berkaitan dengan penentuan tarif. "Ya, diantaranya tentang batas atas," kata Budi saat ditemui usai menghadiri seminar Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) di Jakarta, Jumat (26/4). 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2PyOJWL
April 26, 2019 at 04:57PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2PyOJWL
via IFTTT

Thursday, April 18, 2019

Pedagang Pasar Gede Solo Rayakan Usainya Pemilu 2019

Ratusan pedagang Pasar Gede Solo bagikan jenang takir untuk rayakan usainya Pemilu.

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Ratusan pedagang dan relawan Pasar Gede Solo membagikan ratusan takir jenang sumsum kepada masyarakat. Itu menjadi cara mereka merayakan usainya pelaksanaan Pemilu 2019.

"Warga Solo, terutama Pasar Gede, punya hajat khusus. Kalau orang Jawa habis ada hajatan kan mereka makan jenang sumsum. Kita kan habis ada hajatan pemilu," kata inisiator kegiatan Mayor Haristanto di Solo, Kamis.

Meski demikian, Mayor menampik kegiatan tersebut merupakan bentuk rasa syukur atas kemenangan pasangan kubu pejawat Joko Widodo (Jokowi)-Ma''ruf Amin versi hitung cepat sejumlah lembaga survei. Ia mengatakan, untuk syukuran kemenangan tersebut nantinya ada acara lain dengan konsep yang berbeda.

"Nanti, setelah keluarnya hasil dari KPU," ujarnya.

Berdasarkan pantauan, para pedagang maupun pembeli terlihat berkerumun untuk memperoleh bubur berbahan baku tepung beras yang dilengkapi dengan juruh atau kuah yang terbuat dari gula jawa tersebut. Pembagian berlangsung lancar karena pihak panitia menyediakan banyak porsi.

"Tepatnya ada 600 porsi yang kami sediakan," kata Mayor.

Sementara itu, salah satu pedagang Susana mengatakan sangat mengapresiasi diselenggarakannya kegiatan tersebut. Meski belum keluar keputusan resmi dari KPU, kabar terpilihnya Jokowi membuat dia dan sejumlah pedagang lain merasa gembira.

"Saya senang karena kemarin saya pilih Jokowi. Harapannya semua mendukung dan kami juga merayakan kesuksesan pak Jokowi," ungkapnya.

Salah satu pengunjung Pasar Gede, Olis Wijayanti, berharap acara syukuran tersebut bisa menjadikan Indonesia lebih baik lagi ke depan.

"Sekarang kan hasil pemilu masih sementara, harapannya kalau memang Pak Jokowi terpilih lagi dapat memimpin Indonesia dengan lebih baik," sebutnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VNVhmU
April 18, 2019 at 04:57PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VNVhmU
via IFTTT

Friday, April 5, 2019

Gubernur Papua Minta ASN Gunakan Hak Pilihnya

ASN tidak boleh berkampanye, tetapi harus menggunakan hak pilihnya pada 17 April.

REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA -- Gubernur Papua Lukas Enembe mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup pemerintah provinsi setempat untuk netral pada pemilihan presiden (pilpres) dan legislatif (pileg) 2019. Namun, ia juga meminta mereka untuk menggunakan hak pilihnya dan tidak golongan putih (golput) 

"ASN tidak boleh berkampanye, tetapi pada 17 April 2019 harus menggunakan hak pilihnya di dalam bilik suara dan memillih presiden serta anggota legislatif," katanya di Jayapura, Jumat (5/4).

Menurut Lukas, ASN harus memilih dengan hati nuraninya dan menjadi contoh bagi masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya. "Selain itu, saya juga mengingatkan kepada bupati dan wali kota untuk tidak meninggalkan tempat tugasnya selama pelaksanaan pemilihan presiden dan legislatif," ujarnya.

Dia menjelaskan dalam pengamatannya selama ini, banyak bupati dan wali kota sering meninggalkan tempat tugasnya ketika pemilu dilaksanakan. "Pasalnya, bupati dan wali kota harus menciptakan situasi serta kondisi yang aman serta kondusif di wilayahnya masing-masing selama pelaksanaan pemilu ini," tuturnya.

Dia menambahkan bupati dan wali kota boleh meninggalkan tempat tugasnya masing-masing jika telah memastikan pelaksanaan pemilu di wilayahnya berjalan lancar dan aman. "Bupati dan wali kota harus mengawal penyelenggaraan pemilu di wilayahnya, di mana kami juga memberikan apresiasi kepada TNI-Polri atas kerja sama bersama dengan pemerintah dalam rangka meningkatkan sinergitas juga kesepahaman dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, pelayanan kemasyarakatan di Papua," ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VlD1AN
April 05, 2019 at 04:57PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VlD1AN
via IFTTT

Wednesday, April 3, 2019

Bawang Putih Impor Dipastikan Masuk Mei

Impor 100 ribu ton bawang putih direncanakan dari Cina.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Koordinator Perekonomian memastikan pasokan bawang putih yang diimpor langsung oleh Perum Bulog masuk ke Indonesia pada bulan depan. Pemerintah mengantisipasi lonjakan harga bawang putih menjelang bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri.

Seluruh adminstrasi telah dituntaskan dan menunggu penerbitan rekomendasi impor oleh Kementerian Perdagangan. Deputi Bidang Pangan dan Pertanian Kemenko Perekonomian, Musdalifah Machmud, mengatakan, hasil rapat koordinasi terbatas yang digelar bulan lalu telah bulat. Impor bawang putih sebanyak 100 ribu ton untuk meredam gejolak harga dikarenakan  komoditas bawang putih mulai memicu inflasi.

Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS), bawang putih menjadi salah satu komoditas yang memicu inflasi sepanjang Maret 2019. Tercatat, laju inflasi pada bulan lalu mencapai 0,11 persen. Komoditas yang dominan memberikan inflasi dari kelompok bahan makanan yakni bawang putih 0,04 persen, bawang merah 0,06 persen, serta pepaya dan cabai masing-masing 0,01 persen.

“Ya kita targetkan bulan puasa harga sudah stabil. Makanya bulan april ini semuanya dipersiapkan dan Mei sudah harus masuk,” kata Musdalifah kepada Republika.co.id, Rabu (3/4).

Kepala Bagian Humas Perum Bulog, Tegun Firmansyah mengatakan, hingga saat ini, Persetujuan Impor (PI) bawang putih dari Kementerian Perdagangan (Kemendag) belum diterbitkan. Bulog, kata Teguh, membutuhkan persetujuan baru dapat melakukan tender impor dari negara eksportir.

Sementara ini, perseroan berencana mengimpor bawang putih dari Cina. Menurut dia, mengimpor dari Cina dipilih karena memiliki dua kelebihan. Jaraknya yang tidak begitu jauh dan harga yang cenderung lebih rendah.

Meski begitu, Teguh belum dapat menginformasikan lebih detail terkait teknis pelaksanaan impor bawang putih. Keluarnya PI dari Kemendag juga belum diketahui hingga saat ini. Bulog masih menunggu perintah dan legalitas impor dari pemerintah. Adapun anggaran yang disiapkan Bulog untuk penugasan impor bawang putih sekitar Rp 500 miliar.

Dikonfirmasi, Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri, Kemendag, Oke Nurwan, mengakui, pihaknya belum mengirim surat penugasan kepada Menteri BUMN sebagai alur administrasi penugasan impor komoditas pangan oleh Bulog. “Belum, saya masih menunggu arahaan Pak Menteri Perdagangan (Enggartiasto Lukita),” kata Oke.

Kendati demikian, Oke mengatakan yang jelas hasil rakortas sudah ditetapkan dan penugasan impor oleh pemerintah telah diteken. Ia menjelaskan, setelah surat penugasan diberikan kepada Menteri BUMN, maka Bulog sebagai salah satu BUMN diberikan penugasan oleh Menteri BUMN.

Selanjutnya, Bulog meminta rekomendasi impor produk hortikultura dari Kementerian Pertanian (Kementan) sekaligus pengajuan Persetujuan Impor dari Kemendag. Namun, kata Oke, yang pasti pasokan impor bawang putih sudah berada di Indonesia pada bulan Ramadhan mendatang.

Direktur Jenderal Hortikultura Kementan, Suwandi, mengatakan, penerbitan rekomendasi impor dari Kementan maupun PI dari Kemendag sudah dilakukan secara online. Oleh sebab itu, proses adminsitrasi baik di Kementan maupun Kemendag tidak akan berlangsung lama.

Sembari keran impor 100 ribu ton oleh Bulog dibuka, Suwandi mengatakan program wajib tanam bawang putih oleh importir swasta bawang putih tetap berjalan. Sebab, hal itu sudah menjadi ketetapan pemerintah melalui Peraturan Menteri Pertanian Nomor 38 Tahun 2017 tentang Rekomendasi Impor Produk Hortikultura. Sementara, Bulog tidak memiliki kewajiban tanam. Sebab impor yang dilakukan Bulog murni penugasan pemerintah.

Menurut dia, bawang putih yang ditanam importir sejak dua tahun lalu tidak untuk dikonsumsi masyarakat. Melainkan digunakan sebagai bibit secara terus menerus hingga tahun 2021 untuk mencapai swasembada bawang putih.

Oleh sebab itu, total kuota impor bawang putih yang diberikan kepada importir setiap tahun belum dikurangi atau sebanyak 550 – 600 ribu ton per tahun. “Impor tetap sama, tapi volume tanam bawang putih dalam negeri ditambah terus. Ini berbeda. Biasanya kan, sembari ditanam, impor dikurangi,” ujarnya.

Tahun ini, Kementan menargetkan total luas tanam bawang putih harus mencapai 20-30 ribu hektare. Luasan itu meningkat dari realisasi luas tanam tahun lalu sebanyak 11 ribu hektare. Menurut dia, untuk mencapai swasembada setidaknya hanya dibutuhkan luas tanam 60-70 ribu hektare dari luas lahan potensial di Indonesia sebanyak 600 ribu hektare.

Suwandi menegaskan, swasembada dapat tercapai pada 2021 jika wajib tanam oleh importir dan pembukaan lahan tanam bawang putih oleh pemerintah dijalankan secara konsisten. “Selama kita konsisten, importir juga patuh, pasti nanti akan bisa dicapai,” katanya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FYmUmD
April 03, 2019 at 04:57PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FYmUmD
via IFTTT

Monday, March 25, 2019

Southgate Ingin Grealish Buktikan Diri di Liga Primer

Southgate ingin Grealish bermain di Liga Primer Inggris agar masuk timnas Inggris.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelatih timnas Inggris Gareth Southgate mengatakan, Jack Grealish bisa mendapatkan tempat masuk dalam tim senior the Three Lions. Namun, Grealish yang saat ini membela Aston Villa di divisi dua Championship, harus bisa membuktikan diri terlebih dahulu, dengan bermain di Liga Primer Inggris.

Grealish pindah kewarganegaran dari Irlandia menjadi Inggris pada 2015. Pemain berusia 23 tahun itu, sudah tujuh kali masuk dalam skuat U-21 Inggris. Namun, dalam kualifikasi piala Eropa 2020, Southgate tak memasukan nama Grealish, dan justru memberikan kesempatan pada dua pemain muda Declan Rice (20) dan Callum Hudson-Odoi (18) untuk melakukan debut bersama Timnas Inggris.

"Jack pernah sebentar bersama kami di U-21," kata Southgate kepada wartawan.

"Meskipun kami bisa menyaksikan kualitasnya, ketika bukti lawan ada level berbeda, maka sulit menghubungkan secara langsung apa yang dilihat pada satu level di atasnya. Sebaliknya dengan Callum (Hudson-Odoi), dia bermain di Liga Europa, dia bermain di Liga Premier, itu bedanya. Saya tidak bilang kami tidak ingin memilih pemain dari liga Championship karena bisa saja itu terjadi, tetapi jadi lebih sulit menaksir level dia," ujarnya.

Pada musim ini, Grealish menempati peran krusial untuk Villa yang saat menempati urutan enam Championship guna bisa promosi ke liga utama. Grealish telah mencetak empat gol dan lima assist untuk Villa. Terakhir kali dia main di Liga Premier adalah pada 2016 ketika Villa terdegradasi setelah finis di dasar klasemen.

"Anda melihat bagian-bagian tertentu pertandingan tetapi bukan yang lain (di Championship). Bukan soal fisik, bukan pula soal disiplin taktik" kata Southgate.

"Ada level lain di Liga Premier (yang tidak ada di Championship): kecakapan, kecepatan. Dia pemain yang kami semua sudah kenal, dia pemain yang kami jejak, tetapi itu sedikit bukti yang bisa memberimu keyakinan untuk memilih dia yang saat ini tidak ingin kami lihat. Tetapi sebagai bekas pemain Villa, saya berharap kami tidak terlalu lama lagi untuk melihatnya," jelasnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2TuFTJV
March 25, 2019 at 04:57PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2TuFTJV
via IFTTT

Thursday, March 14, 2019

Korem 162/WB Bangun 70 Huntara di Lombok

Huntara ini akan diprioritaskan untuk lanjut usia, balita.

REPUBLIKA.CO.ID, LOMBOK BARAT -- Operasi teritorial (Opster) yang digelar oleh TNI mulai Januari 2019 melibatkan personel TNI di wilayah Korem 162/WB membangun sebanyak 70 rumah hunian sementara (huntara). Huntara ini ada di Kabupaten Lombok Utara dan Kabupaten Lombok Barat.

Tim pengawas dan evaluasi (Wasev) Opster TNI yang dipimpin langsung Paban I/Ren Ster TNI Kolonel Inf Agustinus bersama rombongan yang didampingi Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani pada Kamis (14/3) telah melakukan peninjauan dan pengecekan sasaran fisik pelaksanaan kegiatan Opster di Desa Tamansari, Kecamatan Gunungsari Lombok Barat.

Seusai peninjauan, Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani dalam menyampaikan Korem 162/WB dan tim Opster TNI melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) terhadap huntara yang dibangun dalam program Opster TNI sekitar 70 huntara di Kabupaten Lobar dan Lombok Utara.

"Alhamdulillah sudah mencapai 90 persen, hanya listrik yang belum terpasang namun sudah diajukan ke PLN," ujar Rizal di Lombok Barat, NTB, Kamis (14/3).

Rizal menyampaikan huntara ini nantinya akan diprioritaskan untuk lanjut usia, balita, dan cacat apabila ada.

"Adapun spesifikasinya disesuaikan dengan kondisi TNI AD dengan warna hijau, agar ada kesan dengan keberadaan TNI AD di wilayah," lanjut Rizal.

Sementara Paban I/Ren Ster TNI Kolonel Inf Agustinus memberikan apresiasi kepada Danrem selaku Dansatgas Opster TNI.

"Berdasarkan pantauan, bangunan sudah maksimal karena sebelumnya dalam perencanaan tidak diplester dan dicat namun ternyata ini upaya Danrem selaku Dansatgas Opster TNI sehingga bangunan terlihat bagus dan nyaman untuk ditempati," kata Agustinus.

Agustinus menambahkan, pembangunan 70 huntara merupakan kebijakan pimpinan TNI bersama pemangku kebijakan yang disesuaikan dengan besaran alokasi anggaran dalam bentuk bantuan stimulan dari Mabes TNI bersinergi dengan pemda untuk membantu masyarakat.

"Selain pembangunan 70 unit Huntara, ada juga pembuatan sumur bor dibeberapa lokasi khususnya lokasi yang memang sangat membutuhkan baik di Pulau Lombok maupun Sumbawa yang terdampak gempa," ucap Agustinus.

Kepala Dusun Medas Bawah Bageq, Desa Tamansari, Lukmannul Hakim mengucapkan terima kasih kepada TNI atas pembangunan rumah Huntara bagi warganya di Dusun Medas Bawah bageq.

"Alhamdulillah dengan adanya bantuan ini, warga bisa menempati rumah Huntara sesuai dengan arahan mengingat bangunan tenda yang digunakan juga sudah banyak yang lapuk dan sobek," ucap Hakim.

Selain itu, Hakim juga menyampaikan data warga yang akan menempati rumah Huntara bantuan Opster TNI sudah ada dengan skala priorotas seperti arahan dari Danrem.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2W5A7jZ
March 14, 2019 at 04:57PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2W5A7jZ
via IFTTT

Saturday, February 23, 2019

Lombok Siap Jadi Tuan Rumah MotoGP 2021

Sirkuit bisa juga digunakan sebagai jalan umum saat tidak ada balapan.

REPUBLIKA.CO.ID, LOMBOK TENGAH -- Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhammad Faozal mengatakan, Pemerintah Provinsi NTB siap menjadi tuan rumah MotoGP 2021. Sirkuit di kawasan ekonomi khusus (KEK) Mandalika di Lombok Tengah nantinya akan dibangun menyerupai sirkuit di Monaco dan Singapura.

"Kami menunggu realisasi dari apa yang kemarin disampaikan oleh Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) dan Pak Menteri Pariwisata tentang keberadaan sirkuit motoGP 2021 akan resmi dibuka. Kami sudah siap jadi destinasi sport tourism, khususnya MotoGP," ujar Faozal di sela-sela Mandalika Fashion Carnaval di Praya, Lombok Tengah, NTB, Sabtu (23/2).

Faozal mengatakan, sirkuit di KEK Mandalika bisa juga digunakan sebagai jalan umum saat tidak ada balapan. Ia menambahkan, persiapan matang tentu akan dilakukan ITDC, Kemenpar, dan juga pemerintah daerah dalam menyukseskan pagelaran MotoGP di Lombok, termasuk meningkatkan fasilitas serta keamanan di kawasan tersebut. "Ada 180 hektare yang sudah MoU antara ITDC dan promotor MotoGP. Yang jelas kami siap jadi tuan rumah," ucap dia.

Sebelumnya, Dorna Group-- pemegang hak komersial dan TV eksklusif untuk kejuaraan balap motor terkemuka dunia, dan ITDC-- pengembang dan operator pariwisata terintegrasi terbesar di Indonesia--mengumumkan penandatanganan untuk Grand Prix Kejuaraan Balap Dunia FIM Road Racing, lebih umum disebut sebagai Kejuaraan Dunia FIM MotoGP serta Kejuaraan Dunia MOTUL FIM Superbike.

Penandatanganan dilakukan CEO Dorna Carmelo Ezpeleta dan Dirut ITDC Abdulbar M Mansoer di kantor DORNA di Madrid, Spanyol, pada 28 Januari 2019. Perjanjian tersebut menegaskan Indonesia akan menyambut MotoGP dan Kejuaraan Dunia Motul FIM Superbike pada 2021 di Pulau Lombok, lebih khusus di dalam Mandalika, yang merupakan kawasan wisata terpadu berskala besar.

CEO Dorna Group, Carmelo Ezpeleta mengatakan, proyek yang sangat unik ini memiliki sirkuit perkotaan kelas dunia di negara di mana MotoGP memiliki pengikut yang begitu besar.

"Indonesia adalah pasar utama bagi kami dengan persentase penggemar motorsport yang tinggal di sini dan atmosfer MotoGP akan semakin kuat begitu sirkuit selesai. Juga, dengan memasukkan Lombok ke kalender World SBK menjadikan penawaran ini lebih menarik bagi penggemar lokal yang memiliki dua acara kelas dunia di daerah itu sepanjang tahun," ujar Carmelo dilansir dari Motogp.com.

Dirut ITDC Abdulbar M Mansoer mengaku gembira dengan kesepakatan tersebut. "Kami sangat senang telah bermitra dengan Dorna dan senang bisa membawa acara olahraga motor kelas dunia ke Indonesia dan Mandalika, Lombok, bersama-sama," jelasnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2ErkehF
February 23, 2019 at 04:57PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2ErkehF
via IFTTT

Friday, February 22, 2019

Ekskul Siaga Bencana Gelar Simulasi Evakuasi Bencana

Dengan adanya simulasi diharapkan pelajar lebih siap dan sigap hadapi bencana.

REPUBLIKA.CO.ID, KEDIRI -- Mengingat Indonesia merupakan wilayah rawan bencana upaya sadar bencana memang harus ditanamkan sejak dini pada masyarakat serta pelajar. Kali ini Relawan Rumah Zakat Kediri bersama pengurus OSIS SMA 7 Kediri mengadakan kegiatan simulasi evakuasi korban bencana yang diikuti oleh 32 peserta dari kelas 10 SMA 7 Kediri.

Dengan adanya kesadaran pelajar tersebut atas rawannya bencana di Indonesia, mereka sangat antusias dan bersemangat mengikuti kegiatan sampai selesai. Selain pelatihan, simulasi ini juga sebagai tahapan penempuhan lencana anggota Pelajar Siaga Bencana sehingga dengan adanya kegiatan ini Pelajar Siaga Bencana (PSB) SMAN 7 yang merupakan binaan Relawan Rumah Zakat dapat terus belajar dan mengamalkan ilmu siaga bencana.

"Dengan adanya simulasi ini, diharapkan pelajar lebih siap dan sigap dalam penanggulangan bencana. Terlebih lagi mereka bisa memberikan arahan dan himbauan kepada masyarakat lain paling tidak keluarga terdekat mereka," ujar salah satu relawan.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2XixBIr
February 22, 2019 at 04:57PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2XixBIr
via IFTTT

Wednesday, February 20, 2019

Israel-Polandia Ribut Soal Holocasut Yahudi, AS Memediasi

AS menilai Israel harus meminta maaf ke Polandia.

REPUBLIKA.CO.ID, WARSAWA -- Amerikat Serikat (AS) menilai Israel harus meminta maaf kepada Polandia atas tudingan bahwa Warsawa terlibat dalam peristiwa Holocaust pada Perang Dunia II. AS mendorong kedua negara menyelesaikan perselisihan diplomatik akibat kejadian tersebut.

"Saya hanya merasa bahwa dua sekutu kuat seperti Israel dan Polandia, tentu saja mereka adalah sekutu kuat AS, seharusnya tidak menggunakan retorika semacam itu. Kita terlalu penting satu sama lain untuk tidak menyelesaikan hal-hal ini," kata Duta Besar AS untuk Polandia Georgette Mosbacher pada Rabu (20/2).

Sebelumnya Menteri Luar Negeri Israel, Israel Katz, mengatakan, Polandia terlibat dalam Holocaust (pembantaian Yahudi). Polandia diketahui diduduki Nazi Jerman pada era Perang Dunia II.

Pemerintah Polandia mengecam keras pernyataan Katz. Perdana Menteri Polandia Mateusz Morawiecki menilai pernyataan Katz tidak dapat diterima dan rasis.

Morawiecki pun memutuskan untuk membatalkan kunjungannya ke Israel guna menghadiri Konferensi Visegrad. Konferensi itu rencananya dihadiri para pemimpin dari Slovakia, Cezka, Polandia, dan Hungaria.

Baca juga, Polandia Revisi UU Holocaust.

Polandia diketahui telah berusaha keras menyangkal tudingan bahwa warganya bekolaborasi dengan Nazi dalam membantai Yahudi pada Perang Dunia II. Pada Februari tahun lalu, Polandia menerbitakan Undang-Undang Holocaust.

Dalam UU tersebut diatur, siapa pun yang menyatakan atau menuduh Polandia terlibat Holokus, akan didenda atau dipenjara selama tiga tahun. UU itu diajukan oleh partai yang berkuasa di Polandia, yakni Law and Justice Party (PiS).

Menurut PiS, UU Holokus memang perlu dihadirkan untuk membersihkan martabat Polandia dari catatan kelam sejarah, yakni ketika Nazi Jerman menduduki negara tersebut. PiS menegaskan aturan ini dibutuhkan guna memastikan bahwa rakyat Polandia diakui sebagai korban pendudukan Nazi Jerman pada masa Perang Dunia II. Dengan diajukannya UU tersebut, PiS menolak klaim dan tuduhan bahwa sebagian rakyat Polandia terlibat atau bertanggung jawab atas terjadinya Holocaust.

Ketika diratifikasi, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sangat menentang UU tersebut. "Saya sangat menentangnya. Seseorang tidak dapat mengubah sejarah dan Holocaust tidak dapat dipungkiri," katanya.

"Kebenaran tentang Holocaust harus selalu dipelajari dan harus selalu diingat. Israel bekerja sama dengan mitra kami di seluruh dunia untuk membela dan mengungkapkan kebenaran tentang Holocaust," kata Netanyahu.

Oleh sebab itu, ia memperingatkan pemerintah Polandia agar tak berupaya mengaburkan sejarah tentang Holocaust.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2T303yM
February 20, 2019 at 04:57PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2T303yM
via IFTTT

Friday, February 8, 2019

PBNU Bantah NU Pernah Mendukung Ideologi Nasakom

PBNU merespons video viral di Twitter yang menyebut anggota NU mendukung Nasakom.

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Robikin Emhas menyebut Ahmad Dhani ahistoris dan ilusif karena menarasikan seolah-olah NU akan menjadi pendukung Nasakom (Nasionalis, Agama, Komunisme) baru bila Jokowi menang Pilpres 2019.  Menurut Robikin, narasi keliru yang disampaikan musikus yang kini menjadi calon anggota DPR RI dari Gerindra tersebut didasarkan karena NU pada masa Bung Karno berkuasa pernah mendukung Nasakom.

"Perlu dicatat, NU bukan pendukung PKI. Setelah pemberontakan G-30-S/PKI, NU bahkan berada di garda depan menuntut pembubaran PKI," kata Robikin dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (8/2).

Robikin menegaskan, bahwa sikap itu didasari paham Islam ahlu sunnah wal jamaah dan visi kebangsaan yang dianut NU tak memberi ruang bagi tafsir PKI terhadap sila pertama Pancasila dan pemberontakan yang dilakukan PKI. Sejarah mencatat, dukungan NU terhadap Nasakom pada era demokrasi terpimpin kala itu selain atas pertimbangan keutuhan NKRI, justru sebagai bandul politik untuk membendung laju komunis yang kala itu pengaruhnya makin meluas.

"NU menempatkan diri menjadi benteng Islam dari kemungkinan ancaman komunis. Apalagi, kala itu NU boleh dibilang sebagai satu-satunya kekuatan politik Islam usia pembubaran Masyumi karena terlibat PRRI/Permesta," kata Robikin.

Pada tahun politik, kata dia, tidak ada larangan bagi warga negara untuk meramaikan politik elektoral, baik Pileg maupun Pilpres. "Akan tetapi, jangan ramaikan dengan hoaks, ujaran kebencian atau fake news. Fastabiqul khairat. Berlomba-lombahlah dalam berbuat kebaikan dengan cara yang baik," kata Robikin.

Sebuah video beredar viral di Twitter yang berisi pernyataan diduga Ahmad Dhani. Dalam sebuah ceramah dalam video itu suara Ahmad Dhani terdengat menyebut kemungkinan munculnya Nasakom baru, yang di dalamnya terdapat NU.

"Jadi, harus tahu benar sejarah bahwa NU dahulu mendukung Nasakom. Banyak anak-anak NU meskipun yang sudah di PBNU enggak paham itu bahwa dahulu yang dukung Nasakom bersama PKI dalam komunisnya itu PKI, itu (kelompok agamanya) NU. Nah, sekarang ini mereka sudah bergabung PDIP, NU, juga komunisnya."

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SjB7U3
February 08, 2019 at 04:57PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2SjB7U3
via IFTTT

Friday, February 1, 2019

Provider Visa Bisa Buat Rekam Biometrik Tasheel

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris Jendral Serikat Penyelenggara Umrah dan Haji Indonesia (Sapuhi), Riza Palupi mengatakan, ke depannya provider visa akan dijadikan tempat rekam biometrik Visa Facilitation Service VFS Tasheel. Hal ini setelah ada masukan dari beberapa pihak, karena Tasheel tidak memiliki banyak kantor sebagai tempat perekaman biometrik.

"Saya mendengar dari berita, para provider akan dijadikan sebagai tempat VFS juga, mereka diberikan otoritas," kata Riza, kepada wartawan setelah rapat Pleno Sapuhi, Jakarta, kemarin, Kamis (31/1).

Riza mengatakan, realisasi provider visa bisa digunakan sebagai tempat Tasheel merekam biometrik masih menunggu otoritas izin dari Arab Saudi. "Bahwasanya muasassah ataupun provider bisa melakukan pengambilan data biometrik di setiap masing-masing provider," ujarnya.

Terkait masih ada perekaman biometerik di bandara Arab Saudi, menurut Riza, itu hanya verifikasi, bukan melakukan rekaman biometrik ulang.  "Saya tanggal 15 Januari lalu berangkat ke Makkah, memang mereka tetap mengambil single print di setiap masuk bandara, tapi bukan sebagai pengambilan, tetapi hanya sebagai verifikasi saja," katanya.

Riza memastikan, ferivikasi data rekam biometrik yang dilakukan di bandara di Saudi, tidak memakan waktu lama. Hanya butuh waktu sekitar satu menit untuk verifikasi. "Jadi tidak ada yang dibilang oh sama aja ngambil biometrik ulang disana, itu tidak ada," katanya.

Sebelumnya, Ketua Umum Sapuhi, Syam Resfiadi menyampaikan dukungannya terhadap diberlakukannya rekam biometrik oleh Saudi melalui VFS Tasheel sebagai syarat mendapatkan visa umrah. "Kami tetap mendukung mereka, karena itu suatu keputusan negara lain, kita tidak bisa mengintervensi keputusan Saudi dengan menolak kebijakan rekam biometrik," katanya.

Menurut Syam, saat ini yang bisa dilakukan pihak travel adalah mengatur para jamaah yang ingin umrah ataupun berhaji dengan mudah.

"Kita hanya bisa mengatur bagaimana teknis di lapangan agar secara baik para tamu Allah yang akan melakukan umrah maupun haji menggunakan biometrik di Indonesia dengan mudah," katanya.

Berita Terkait

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GfsGlx
February 01, 2019 at 04:57PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GfsGlx
via IFTTT

Risma Minta Warga Lebih Serius Berantas Penyebaran DBD

Dua kecamatan yang angka penderita DBD tertinggi yakni Tandes dan Wonokromo

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini meminta Bumantik (Ibu Pemantau Jentik) untuk selalu gencar turun memantau jentik di rumah-rumah warga. Permintaan tersebut diutarakannya saat apel gebyar Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) yang dihadiri 5.116 kader, terdiri dari kader Bumantik, Rumantik (Guru Pemantau Jentik), Wamantik (Siswa Pemantau Jentik), LPMK (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan), dan pihak kecamatan.

Risma mengingatkan, penyakit demam berdarah itu bisa dicegah. Terbukti, dari tahun ke tahun kasus penderita demam berdarah menurun di Kota Surabaya. Pada Januari 2018, penderita demam berdarah di Kota Surabaya sebanyak 42 kasus, dan meninggal satu orang. Sedangkan Januari 2019 ini, penderita demam berdarah di Surabaya 23 orang, tanpa ada korban meninggal.

“Artinya, di sini sudah ada penurunan dan saya yakin ini masih bisa ditekan kembali. Makanya, saya mohon dengan hormat untuk selalu menghindarkan keluarga dan tetangga kita dari DBD. Saya tidak ingin ada korban lagi di Surabaya,” kata Risma di Surabaya, Jumat (1/2).

(Baca: Tiga Pasien RSUD Dr Soetomo Meninggal Akibat DBD)

Risma menjelaskan, ada dua kecamatan di Surabaya yang angka penderita demam berdarahnya tertinggi, yaitu Kecamatan Tandes, dan Kecamatan Wonokromo. Risma pun mengajak semua pihak, tidak hanya di dua kecamatan tersebut, tapi di seluruh Surabaya, untuk lebih serius memberantas penyebaran demam berdarah.

“Dua kecamatan ini yang tertinggi jumlah kasusnya. Jadi, ayo terus bergerak. Buktikan kalau kita bisa memberantas DBD. Ayo kita kasih rambu-rambu ke nyamuk-nyamuk itu, dilarang masuk Surabaya,” ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya Febria Rachmanita menjelaskan, pada Januari 2019, awalnya hanya ada 12 penderita demam berdarah. Lalu bertambah lagi sekarang menjadi 23 orang, dan 3 diantaranya masih inveksi DBD.

“Jumlah ini memang menurun dibanding Januari 2018 yang jumlahnya mencapai 42 kasus. Saat ini hanya 23 orang. Jadi, dari 31 kecamatan ada 11 kecamatan yang ada penderita DBD-nya,” kata perempuan yang akrab disapa Feni tersebut.

Feni menjelaskan, di Kecamatan Tandes, yang merupakan terbanyak penderita DBD, jumlahnya ada 5 orang yang terkena DBD. Sedangkan tertinggi kedua adalah Wonokromo, yakni ada 4 orang yang terkena DBD.

“Oleh karena itu, di hampir semua kecamatan di Surabaya, terutama di Tandes dan Wonokromo diminta untuk terus gencar mencegah DBD ini,” kata dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2ScvtCr
February 01, 2019 at 04:57PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2ScvtCr
via IFTTT