Pages

Showing posts with label May 13. Show all posts
Showing posts with label May 13. Show all posts

Monday, May 13, 2019

BNI Bagikan Dividen Rp 3,75 Triliun

Pembagian dividen sebesar 25 persen dari laba bersih tahun buku 2018.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan untuk Tahun Buku 2018. Adapun salah satu hasilnya mengenai pembagian dividen Rp3,75 triliun kepada para pemegang saham, dengan laba per saham Rp 805.

Direktur Utama Bank BNI Ahmad Baiquni mengatakan pembagian dividen sebesar 25 persen dari laba bersih tahun buku 2018 sebesar Rp 3,75 triliun. Adapun laba bersih tahun buku 2018 sebesar Rp 15,02 triliun.

"Khusus dividen bagian pemerintah atas kepemilikan 60 persen saham akan disetorkan ke rekening kas negara. Sisanya 75 persen dari laba bersih atau Rp 11,26 triliun akan digunakan sebagai saldo laba ditahan," ujarnya saat konferensi pers RUPST Bank BNI di Gedung BNI 46, Senin (13/5).

Menyikapi turunnya jumlah payout ratio dividen yang dibagikan ke pemegang saham dari sebesar 35 persen pada 2017, menurut Baiquni dilakukan perusahaan untuk menjaga posisi CAR lebih besar pada 2019. "Karena memang management mengusulkan ke pemegang saham seperti itu. Rata-rata CAR industri perbankan di atas 23 persen, sementara BNI saat ini 18,5 persen," ucapnya.

Pada tahun lalu laba bersih BNI mencapai sebesar Rp 15,02 triliun atau tumbuh 10,3 persen (yoy), dari Rp 13,62 triliun pada akhir 2017. Pertumbuhan laba tersebut ditopang oleh kredit sepanjang 2018 yang menunjukkan pertumbuhan 16,2 persen dari Rp 441,31 triliun pada akhir 2017 menjadi Rp 512,78 triliun pada akhir 2018.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2LDQWlB
May 13, 2019 at 05:43PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2LDQWlB
via IFTTT

Mie Caluk, Sajian Khas Aceh untuk Kuliner Ramadhan

Mie Caluk tidak kalah enak dari mie Aceh.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDA ACEH -- Aceh dikenal memiliki ragam makanan yang memiliki citarasa khas tersendiri di persada nusantara. Pada momen-momen tertentu, beragam makanan khas yang ada dan berkembang di dalam masyarakat bermunculan di pasar kuliner Ramadhan. Salah satunya adalah Mie Caluk.

Mie Caluk sangat dikenal di Aceh, meski tidak disematkan nama seperti Mie Aceh, sebagaimana yang dikenal oleh masyarakat di luar Aceh akan rasanya yang gurih dengan panduan bumbu yang khas ala Tanoh Rencong. Mie Caluk juga tak kalah enaknya serta selalu hadir menemani saat berbuka puasa masyarakat di ujung pulau Sumatera tersebut.

Mie Caluk, dapat dikatakan jenis makanan yang sangat merakyat dan harganya juga murah dengan citarasa yang khas. Tampilannya yang sederhana tidak bisa dianggap remeh, karena mampu menawarkan sensasi rasa yang tak bisa dilupakan.

Taburan bumbu kacang ataupun kuah di atasnya, ditambah siraman bumbu cabai merah, memberi rasa yang berbeda. Namun terasa nikmat saat lidah menikmati rasa bumbu khas dengan aroma jeruk purut pada bumbu kacang atau rasa gurih dengan kuah memakai kuah sayur.

Penasaran bagaimana Mie Caluk tersebut? Mie Caluk memang makanan yang berbentuk mie, yakni adonan tepung yang berbentuk kecil panjang. Namun, untuk Mie Caluk ini, yang dipakai adalah jenis mie lidi (mie yang berbentuk lidi dan direbus terlebih dahulu sebelum digunakan). Kemudian dicampur dengan racikan bumbu dari berbagai bahan alami dan diaduk pelan-pelan di dalam wajan sampai matang, dengan api kecil hingga bahan mie dan bumbu benar-benar menyatu dalam satu rasa. Setelah matang, Mie Caluk sudah dapat dikonsumsi.

Untuk menikmati Mie Caluk ini secara sempurna, tinggal menginginkan bagaimana varian rasa yang diinginkan. Apakah dengan memakai bumbu kacang atau memakai kuah sayur, semua tergantung selera.

Bukan hanya itu, akan lebih sempurna lagi menikmati Mie Caluk ini adalah ada taburan remahan kerupuk di atasnya, sehingga semakin nikmat saat dinikmati di lidah karena perpaduan rasa bumbunya.

Di semua tempat, terutama di wilayah pesisir utara dan timur Aceh, Mie Caluk ini menjadi makanan favorit. Di Kota Lhokseumawe, di semua tempat jajanan makanan berbuka puasa, Mie Caluk tak pernah mangkir.

Seperti diungkapkan oleh Ibu Murni (46 tahun) salah seorang penjual Mie Caluk di balik pagar Masjid Cunda, yang menyebutkan bahwa saban hari Mie Caluknya habis terjual. Apalagi di bulan Ramadhan, tingkat permintaan lebih tinggi bila dibandingkan hari-hari biasanya.

"Pada hari biasa saya juga berjualan Mie Caluk, namun pada bulan Ramadhan seperti sekarang ini, jumlah mie yang laku terjual lebih banyak jika dibandingkan dengan hari-hari biasanya," ungkap wanita yang berjualan di arena kuliner Ramadhan pagar Masjid Cunda.

Sebagaimana dikatakan olehnya, pembuatan Mie Caluk sangat gampang dan tidak susah seperti yang dibayangkan, hanya saja setiap pedagang memiliki resep andalan masing-masing. Sehingga antara satu penjual dengan penjual lainnya berbeda rasa, meski sama-sama berlabel Mie Caluk.

"Mie Caluk yang saya jual, ada yang memakai bumbu kacang dan ada juga yang memakai kuah sayur. Namun, untuk menghasilkan rasa yang enak, tentu ada campuran bahan-bahan rempah dan komposisi bumbu yang tepat agar rasanya enak," kata penjual Mie Caluk.

Sedangkan mengenai harga Mie Caluk tak jadi soal, selain tak perlu merogoh kocek yang dalam, satu porsi Mie Caluk lengkap dengan kuah dan kerupuk bisa didapatkan dengan harga Rp .5000. Tentu saja sangat murah bila dibandingkan dengan rasa lezatnya.

"Umumnya, pada bulan Ramadhan seperti ini, rata-rata dijual dengan harga Rp 5.000 per bungkus Mie Caluk yang setara dengan satu piring makan. Sedangkan pada hari-hari biasa, umumnya dijual Rp 3.000 per bungkus atau sepiring kecil," katanya lagi.

Sebagaimana disebutkan, bahwa Mie Caluk ini sangat populer di sepanjang pesisir pantai utara dan timur Aceh. Dari beberapa sumber, menyebutkan bahwa Mie Caluk ini sangat dikenal di kalangan masyarakat di daerah Kabupaten Pidie, Pidie Jaya hingga ke Biruen dan Aceh Utara serta beberapa daerah lainnya di Porvinsi Aceh.

Jika berkunjung ke Aceh, rasanya tidak lengkap apabila belum menikmati Mie Caluk, apalagi di bulan Ramadhan di samping beragam kuliner tradisional Tanah Rencong yang kaya rasa lainnya.

Aceh memang punya beragam kuliner yang khas seperti ayam tangkap, kopi aceh, kuah pliek, kuah asam keueung, atau mie Aceh.

Sementara Mie Aceh kaya akan bumbu dan rempah-rempah, mie ini pula yang menjadi salah satu alasan mengapa orang Aceh suka berkumpul dan mengudap makanan khas ini.

Dalam buku-buku sejarah Aceh, tak ditemukan asal mulanya Mie Aceh. Konon Mie Aceh berasal dari Cina. Aceh dan Cina memiliki hubungan sejarah sejak abad 13 Masehi. Mie yang berasal dari Cina lalu diolah dengan cita rasa Aceh.

Sebelum 2000, istilah mie Aceh belum begitu dikenal. Yang ada hanyalah mie teupong yang dalam bahasa Aceh berarti mie tepung. Seiring berjalan waktu, sebutan Mie Aceh kian dikenal penikmat wisata kuliner. Kedatangan para pelancong baik domestik maupun internasional turut andil dalam mempromosikan Mie Aceh.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2W0gpJN
May 13, 2019 at 05:42PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2W0gpJN
via IFTTT

TNI Tangkap Satu Tokoh TRWP di Perbatasan Papua

Hasil pemeriksaan, salah satu simpatisan TRWP merupakan tokoh penting.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif PR 328/DGH berhasil menangkap tokoh Tentara Revolusi West Papua (TRWP). Ia ditangkap beserta tujuh orang simpatisan saat melewati pos penjagaan Pos Kotis Satgas Yonif PR 328/DGH.

"Mereka datang dari arah Papua New Guinea (PNG) menuju Jayapura, dan saat akan melewati pos penjagaan dilakukan protap pemeriksaan rutin oleh Danru jaga provost, Sertu Iwan. Dari hasil pemeriksaan ditemukan sebuah kartu identitas anggota TRWP didalam tas,” ujar Dansatgas Pamtas Yonif PR 328/DGH, Mayor Inf Erwin Iswari, melalui keterangan tertulisnya, Senin (13/5).

Setelah dilakukan pemeriksaan mendalam, TNI mengetahui salah satu simpatisan TRWP tersebut merupakan tokoh penting dari TRWP berpangkat Mayor Jendral. Saat dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, TNI menemukan banyak dokumen kegiatan dari organisasi itu.

"Kegiatan yang dilakukan di PNG seperti KTA TRWP, laptop yang berisi video kegiatan TRWP, serta dokumen tertulis lainnya. Salah satunya merupakan tokoh penting organisasi ini sebagai penggalang dana untuk mendukung kegiatan-kegiatan organisasi mereka,” katanya. 

Bersama dengan MW (50 tahun) selaku pimpinan rombongan, ada tujuh simpatisan lainnya. Ketujuh orang lainnya itu, yakni YT (40 tahun), MW (27 tahun), EW (49 tahun), HT (40 tahun), FW (46 tahun) dan BU (46 tahun). 

Setelah dilakukan penangkapan, Dansatgas pun mengarahka para simpatisan TRWP tersebut agar kembali kepada NKRI. "Kami berikan pemahaman bahwa Papua adalah bagian Indonesia, dan Pemerintah sudah berupaya untuk memajukan Papua," tuturnya.

Dalam pemeriksaan barang bukti yang dibawa oleh tersangka, diamankan sebuah laptop yang berisi foto-foto dan video kegiatan-kegiatan dari organisasi tersebut. Data-data tersebut akan didalami kembali dengan berkoordinasi dengan satuan atas untuk ditindaklanjuti.

"Atas perintah Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayor Jenderal TNI Yosuha Pandit Sembiring, saat ini seluruh tersangka berikut barang buktinya telah diserahkan ke Polda Papua untuk penyelidikan dan proses hukum lebih lanjut," jelas dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2LH8Qnm
May 13, 2019 at 05:40PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2LH8Qnm
via IFTTT

In Picture: IHSG Hari Ini Dibuka Menguat, Ditutup Melemah

IHSG ditutup anjlok turun 1,19 persen atau 73,72 poin ke level 6.135,40.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Karyawan melintas di depan layar pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (13/5). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun 1,19 persen atau 73,72 poin ke level 6.135,40.

Sebelumnya, IHSG sempat dibuka menguat 16,28 poin atau 0,26 persen ke posisi 6.225,4.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/30jKALB
May 13, 2019 at 05:37PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/30jKALB
via IFTTT

TKN Jelaskan Kendala Pertemuan Maruf Amin-Sandiaga Uno

Masalah waktu menjadi hambatan dari pertemua kedua tokoh politik tersebut.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tim Kampanye Nasional (TKN) menjelaskan kendala pertemuan antar calon wakil presiden (cawapres) Ma'ruf Amin dengan Sandiaga Uno. TKN mengatakan, masalah waktu menjadi hambatan dari pertemua kedua tokoh politik tersebut.

"Kalau pertanyaannya kapan, ya, kami semaksimal mungkin berusaha merealisasikan hal tersebut baik dari Ma'ruf atau Sandi karena kami yakin beliau berdua ini sudah sangat ingin bertemu," kata Wakil Sekretaris TKN Verry Surya Hendrawan di Jakarta, Senin (13/5).

Verry mengatakan, kedua cawapres berbeda kubu itu berkeinginan untuk meredamkan iklim dan tensi perpolitikan nasional melalui pertemuan tersebut. Dia mengatakan, pertemuan keduanya juga akan memberi contoh ke masyarakat bahwa pada akhirnya seluruh masyarakat Indonesia itu bersaudara.

"Jadi mohon ditunggu dan doakan bahwa semua bisa segera bertemu sebelum 22 Mei," kata Verry lagi.

Sekretaris Jendral PKPI itu mengungkapkan, pertemuan kedua tokoh politik itu sebenanrnya telah lama digagas bahkan sebelum memasuki ramadhan. Dia mengatakan, beberapa kesempatan sudah dijadikan momentum untuk pertemuan, namun sampai saat ini memang belum mendapatkan jadwal yang pas.

Sandiaga sebelumnya kembali menyinggung rencana pertemuan antara dirinya dengan cawapres nomor urut 01 Ma'ruf Amin. Ia pun berpandangan seharusnya yang lebih tepat dalam menentukan waktu untuk mengadakan pertemuan tersebut adalah Ma'ruf Amin. Menurutnya, Ma'ruf lebih pantas menentukan waktu pertemuan itu sebagai senior.

Sementara, Ma'ruf Amin mengatakan jika pertemuan dengan kubu 02 rencananya bakal dilaksanakan usai penetapan hasil pemilu 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Hal ini disampaikan Mstasyar PBNU itu usai bertemu dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Kamis (9/5) lalu.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VmLFhU
May 13, 2019 at 05:36PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VmLFhU
via IFTTT

2.000 Paket Makanan untuk Warga Yaman

Lebih dari 1,3 juta anak Yaman menderita gizi buruk.

REPUBLIKA.CO.ID, YAMAN -- Sekitar 85 ribu anak di bawah usia lima tahun meninggal karena kelaparan di Yaman. Berdasarkan data PBB mengenai gizi buruk akut, lebih dari 1,3 juta anak Yaman menderita gizi buruk akut sejak konflik terjadi di Negara tersebut.

Konfilik di Yaman telah menjadikan negara ini menjadi negara termiskin di Timur Tengah. Kekerasan yang terjadi mengakibatkan banyak korban dan migrasi besar-besaran. Warga sipil menanggung beban terbesar dengan 22,2 juta warga Yaman kini membutuhkan bantuan kemanusiaan.

Tanpa bantuan, lebih banyak nyawa akan hilang akibat penyakit, kekurangan makanan, air dan tempat tinggal. Melalui kebaikan donatur di Ramadhan 1440 Hijriah ini bantuan paket Ramadhan untuk warga Yaman telah terdistribusikan di pekan pertama Ramadhan.

Sebanyak 2000 paket makanan dari dapur umum dan 100 paket logistik telah tersalurkan di Shan'a, Yaman, ungkap Andri murdianto, Crisis Center Rumah Zakat. "Semoga bantuan ini bisa membantu warga yaman di bulan Ramadhan ini," ujarnya seperti dalam siaran pers.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/30jKAv5
May 13, 2019 at 05:36PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/30jKAv5
via IFTTT

Mer-C Siap Membantu Autopsi Korban Pemilu Jika Diperlukan

Peserta dan petugas pemilu (Ilustrasi)

Foto: Republika TV
EMBED
Jika memang dibutuhkan autopsi, Mer-C sangat siap membantu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Medical Emergency Rescue Commite (Mer-C) setuju jika ada lembaga yang menginginkan Mer-C untuk melakukan autopsi korban petugas pemilu yang meninggal dunia.

Ketua Presidium Mer-C, Sarbini Abdul Murad menjelaskan bahwa yang paling penting sebelum autopsi ada izin terlebih dulu dari pihak keluarga.

Sarbini menuturkan opsi autopsi memang sudah disediakan oleh Mer-C jika hasil Mitigasi belum bisa menemukan hasil.

Ia menambahkan jika memang dibutuhkan autopsi, Mer-C sangat siap membantu.

Berikut video lengkapnya.

Videografer | Havid Al Vizki     Video Editor | Fian Firatmaja

Dapatkan Update Berita Republika

TERPOPULER

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2HgO61t
May 13, 2019 at 05:23PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2HgO61t
via IFTTT

Anggota DPR RI: Wacana Guru Asing Harus Diperjelas

Pemerintah harus memperjelas sasaran dan tujuan guru asing agar tidak kontroversial.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anggota Komisi X DPR RI Ferdiansyah mengatakan, pemerintah harus memperjelas gagasan terkait pelatih guru yang akan didatangkan dari luar negeri. Karena itu, Ferdiansyah meminta pemerintah segera membuat rencana dan rancangan program tersebut.

"Jadi kami dari DPR RI minta KPI (Key Performance Indicator) ukurannya, secara kuantitatif dan kualitatifnya terhadap guru di Indonesia," kata Ferdiansyah melalui sambugan, Senin (13/5).

Politikus Partai Golkar itu menjelaskan DPR tidak mempersoalkan pelatih guru asing atau bukan. Namun, ia mengatakan, hal yang dibutuhkan saat ini agar tidak menimbulkan pro dan kontra, yakni pemerintah segera memperjelas sasaran dan tujuan mendatangkan pelatih guru asing itu.

"Target sasarannya satu guru asing berapa guru Indonesia. Lalu seberapa lama proses itu, kayak gitu belum ada ukuran apa-apa," tuturnya.

Ferdiansyah juga meminta kejelasan terkait pelatih guru asing yang akan didatangkan itu bersifat substitusi atau komplemeter. Jika nantinya itu bertujuan untuk saling melengkapi maka bisa saja sangat bagus. Namun, jika bersifat mengganti maka akan membutuhkan pembahasan lebih dalam.

Selain itu, dia juga meminta agar pemerintah memperjelas syarat bagi pelatih guru asing yang akan didatangkan. "Itu yang didatangkan guru asing dengan kualifikasi seperti apa, ngajar mata pelajaran apa, mau ambil impor (pelatih guru saing) berapa lama dan berapa banyak, itu perlu diperjelas," ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) RI, Puan Maharani, mengungkapkan gagasan untuk mengundang guru dari luar negeri untuk mengajar di Indonesia. Pernyataan itu menuai kontroversi karena guru dari luar negeri itu dianggap menggantikan peran guru mengajar di kelas.

Namun, pernyataan ini diklarifikasi oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI, Muhadjir Effendi, yang menjelaskan bahwa Menko Puan bukan hendak 'mengimpor' melainkan 'mengundang' guru atau instruktur luar negeri, untuk program Training of Trainersatau ToT. Instruktur luar negeri itu tidak hanya untuk sekolah tetapi juga untuk lembaga pelatihan yang berada di kementerian lain, misalnya Balai Latihan Kerja atau BLK.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2YuUMix
May 13, 2019 at 05:23PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2YuUMix
via IFTTT

Harga Bawang Putih di Garut Turun Drastis

Harga bawang putih turun akibat stok melimpah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Harga bawang putih di Pasar Induk Ciawitali, Kabupaten Garut, Jawa Barat, turun drastis dari Rp 70 ribu per kilogram sejak awal Bulan Ramadhan menjadi Rp 35 ribu per kilogram. Hal itu karena stok barang tersedia melimpah dari pemasok di Cirebon.

"Sekarang harga bawang putih turun drastis dari semula sampai Rp 70 ribu sekarang cuma Rp 35 ribu per kilogram," kata Rinda Rabanda distributor sayuran di Pasar Ciawitali, Garut, Jawa Barat, Senin (13/5).

Ia menuturkan komoditas bawang putih sempat menjadi perhatian pedagang yang kesulitan mendapatkan barang dan mendapat keluhan dari para pembeli karena harganya melambung tinggi. Awal Ramadhan, kata dia, harga bawang putih mencapai Rp 70 ribu, kemudian setelah sepekan harga turun menjadi Rp 50 ribu sampai saat ini menjadi Rp 35 ribu per kilogram.

"Tiga hari lalu harganya Rp 50 ribu sekarang menjadi Rp 35 ribu per kilogram, kemungkinan bisa turun lagi kalau stoknya banyak," kata Rinda.

Ia mengatakan bawang putih yang biasa dijual merupakan bawang impor yang didistribusikan melalui gudang di Cirebon. Menurut dia, harga bawang putih diprediksi akan kembali naik menjelang Lebaran atau terjadinya peningkatan kebutuhan masyarakat, namun persoalan itu bisa teratasi jika stok barang tersedia lancar.

"Bisa saja Lebaran naik, tapi mudah-mudahan saja stabil, barangnya ada," katanya.

Selain bawang putih, sejumlah komoditas sayur-sayuran di Pasar Ciawitali juga turun seperti kol, kentang, termasuk berbagai jenis cabai dan bawang merah lokal. Rinda menyebutkan seperti bawang merah lokal dari Rp 30 ribu sekarang menjadi Rp 15 ribu per kilogram, kemudian cabai merah dari Rp 45 ribu menjadi Rp 24 ribu per kilogram.

Bahkan cabai rawit maupun cabai inul dari Rp 25 ribu sekarang menjadi Rp 12 ribu per kilogram yang disebabkan stok barang tersedia banyak.

"Biasanya kalau barang banyak karena di petaninya sedang panen, jadi harga turun," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2HeEe8p
May 13, 2019 at 05:22PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2HeEe8p
via IFTTT

Hati-Hati Jalan Berlubang di Pusat Bisnis Rasuna Said

Kondisi Jalan HR Rasuna Said banyak yang berlubang mulai dari perempatan lalu lintas

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengguna jalan raya di Ibu Kota harus hati-hati melintas di jalur cepat yang ada di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan. Pasalnya, sejumlah jalan berlubang terlihat di sepanjang jalan itu.

Salah satu pengguna jalan yang kerap melintas kawasan itu, Yugo (35), sekaligus pengemudi ojek online (ojol). Ia mengatakan, kondisi Jalan HR Rasuna Said banyak yang berlubang mulai dari perempatan lalu lintas Kuningan.

Menurutnya, jalan berlubang itu disebabkan karena hujan belakangan ini yang menggenang hingga berlubang. Ditambah dengan hilir mudik kendaraan besar dan alat berat dari proyek Lintas Rel Terpadu (LRT) Jabodebek.

"Kondisi jalan banyak yang berlubang sebagian karena tergantung dengan pengerjaan LRT. Ya memang mungkin faktor cuaca juga memengaruhi, banyak genangan air jadi jalan-jalan banyak yang berlubang," ujar Yugo kepada Republika sambil menunggu penumpang.

Sebagai pengguna jalan kendaraan roda dua yang lalu lalang di jalan itu, Yugo merasa tak nyaman. Terkadang ia pun masuk ke lubang yang cukup dalam itu yang bisa saja merusak motornya di kemudian hari.

Ia pun harus berhati-hati saat melintas terlebih lagi harus memboncengkan penumpang. Nyawa yang harus ia jaga hingga mengantarkannya selamat sampai tujuan.

Untuk itu, ia meminta intansi terkait segera memperbaikinya. Membuat jalan di kawasan perkantoran hingga pusat bisnis serta kantor para duta besar dari belahan dunia menjadi mulus agar tak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

"Cepat ditangani, jalan yang berlubang karena bisa menimbulkan kecelakaan bagi pengguna jalan yang lain," kata dia.

Yugo meminta perbaikan jalan dilakukan semaksimal mungkin. Jangan sampai ketika ditambal, hari berikutnya berlubang kembali.

Berdasarkan pantauan Republika, jalan berlubang itu terdapat di beberapa titik, diantaranya di depan XL Axiata Tower. Bahkan jalan berlubang terlihat dari atas Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di jalur cepat ke arah Kuningan.

Ada juga jalan berlubang yang masih terdapat air menggenang di dekat SPBU Pertamina Kuningan. Hingga jalan berlubang yang diberi rambu-rambu berupa pembatas jalan berwarna oranye.

Di sisi lain, Kepala Seksi Prasarana Jalan dan Jaringan Utilitas Sudin Bina Marga Jakarta Selatan, Agus Indroyono mengatakan, pihaknya telah mengirimkan surat ke PT Adhi Karya selaku pelaksana proyek LRT Jabodebek. Surat itu intinya meminta Adhi Karya memperbaiki jalan berlubang di areal kerjanya yang menjadi tanggung jawab.

"Hari ini (13/5) sudah dikirimkan. Intinya untuk (meminta) diperbaiki jalan di Jalan Rasuna Said yang menjadi areal kerjanya LRT, pelaksana Adhi Karya," kata Agus saat dihubungi Republika, Senin.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2HfHW1H
May 13, 2019 at 05:11PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2HfHW1H
via IFTTT

Usai Gilas Juventus, Kapten Roma tak Mau Lihat Klasemen

Roma menaklukkan Juventus 2-10 di Stadion Olimpico, Senin (13/5) dini hari WIB.

REPUBLIKA.CO.ID, ROMA -- AS Roma meraih kemenangan penting pada giornata ke-36 Serie A. Roma menaklukkan Juventus 2-10 di Stadion Olimpico, Senin (13/5) dini hari WIB.

Hasil ini membuat I Lupi tetap meramaikan perburuan tiket Liga Champions musim depan. Skuat polesan Claudio Ranieri berada di posisi keenam klasemen sementara kompetisi terelit Negeri Piza. Roma mengumpulkan nilai 62, sama dengan AC Milan di posisi kelima dan hanya tertinggal satu angka dari Inter Milan di peringkat empat.

Kapten Giallorossi, Alessandro Florezi menegaskan kubunya tidak ingin melihat fakta di tabel klasifika. Fokus mereka hanya memberikan yang terbaik di dua partai tersisa.

"Seperti yang kami lakukan malam ini, kami mencoba untuk meraih enam poin lagi, lalu kami akan melihat di mana kami berada," kata pesepak bola 28 tahun kepada Roma TV, dikutip dari Football Italia. 

Berikutnya pada pekan ke-37, AS Roma bertemu Sassuolo. Duel tersebut berlangsung di Mapei Stadium, Ahad (19/5) dini hari WIB.

Pada giornata pamungkas, Florenzi dan rekan-rekan menghadapi Parma. Partai klasik ini dimainkan di Stadion Olimpico, Ahad (26/5). 

"Setelah laga melawan Parma, kami akan saling menatap. Kami tahu kami telah memberikan segalanya," ujar Florenzi.

Terlepas dari hasil positif kontra Juve, sang kapten mengakui timnya tidak bermain baik sepanjang musim 2018/2019 bergulir. Sehingga ia siap dengan segala konsekuensi, termasuk kegagalan meraih tiket Liga Champions musim depan.

"Jika kami finis di posisi kelima, keenam, atau ketujuh, kami harus mengakui, ini bukan tahunnya Roma," ujar Florenzi menegaskan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2YuuUU1
May 13, 2019 at 05:10PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2YuuUU1
via IFTTT

FKUI dan AIPKI akan Teliti Penyebab Kematian Petugas KPPS

Penelitian terhadap penyebab kematian petugas KPPS penting untuk evaluasi pemilu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) bekerja sama dengan Asosiasi Pendidikan Kedokteran Indonesia (AIPKI) akan meneliti penyebab kematian sejumlah petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

"FKUI dan AIPKI bekerja sama melakukan penelitian untuk mencari faktor risiko kematian banyaknya petugas KPPS ini, Apakah disebabkan kelelahan atau faktor lainnya," ujar Dekan FKUI, Prof Ari F Syam, di Jakarta, Senin.

Menurut Prof Ari, kelelahan tidak pernah menjadi penyebab langsung kematian. Meski demikian, 24 jam memang mendatangkan potensi mengalami gangguan kesehatan.

"Artinya bisa terjadi sesuatu, karena normalnya orang bekerja delapan jam. Selain itu, kita juga tidak tahu kondisi petugas KPPS yang meninggal itu, apakah ada penyakit kronis atau tidak," kata Prof Ari yang dokter spesialis penyakit dalam.

Dia menjelaskan petugas KPPS yang memiliki penyakit kronis, seperti gangguan jantung, bisa mengalami serangan jantung akibat kelelahan. Dengan demikian, kelelahan menjadi pencetus kematian secara tidak langsung.

Penelitian tersebut akan dilakukan di seluruh Tanah Air. Bagi petugas KPPS yang meninggal di rumah sakit maka akan diadakan audit medik sementara jika meninggal di rumah akan dilakukan otopsi verbal. Dia berharap dengan adanya penelitian tersebut, dapat menjadi bahan masukan bagi pemerintah dalam penyelenggaraan pemilu pada masa yang akan datang.

Ari memberi contoh di Jakarta saja ada sekitar 18 petugas yang meninggal dunia yang terdiri dari delapan petugas meninggal di rumah sakit dan 10 petugas meninggal di rumah.

"Penyebabnya ada macam-macam mulai dari serangan jantung, juga ada yang karena serangan strok, gangguan liver, dan sebagainya," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Hfa05o
May 13, 2019 at 05:09PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Hfa05o
via IFTTT

Kemenperin: Permintaan Lahan Industri Meningkat

Sepanjang tiga bulan pertama, serapan lahan industri terdapat di Serang dan Bekasi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Perindustrian menyebutkan bahwa permintaan lahan untuk industri terus meningkat. Hal ini mengindikasikan investasi di sektor industri terus menggeliat usai perhelatan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 lantaran kondisi ekonomi, politik, dan keamanan di Indonesia dinilai masih kondusif sehingga dapat meningkatkan kepercayaan para investor untuk memacu usaha mereka.

"Inipun menandakan bahwa aktivitas manufaktur di dalam negeri masih tetap ekspansif," kata Direktur Perwilayahan Industri Direktorat Jenderal Ketahanan, Perwilayahan dan Akses Industri Internasional (KPAII) Kementerian Perindustrian Ignatius Warsito lewat keterangannya di Jakarta, Senin (13/5).

Berdasarkan data Himpunan Kawasan Industri (HKI), pada kuartal I 2019, permintaan lahan di kawasan Jabodetabek dan Karawang terus meningkat hingga 100 hektare dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Penjualan lahan industri mencapai 11,27 hektare.

Sepanjang tiga bulan pertama tahun ini, serapan lahan industri banyak terdapat di Serang, Bekasi, dan Karawang. Apabila dirinci, Modern Cikande mencatatkan transaksi paling besar dengan penjualan lebih dari 60 hektare. Setelahnya, disusul Greenland International Industrial Centre yang mendekati 20 hektare.

Menurut Warsito, adanya realisasi serapan lahan industri pada kuartal I/2019 diperkirakan terjadi kenaikan permintaan sampai akhir tahun 2019. Hal ini mengingat sebagai akumulasi kebutuhan investasi baru maupun pengembangan dari industri yang sudah ada dari tahun sebelumnya.

"Kami optimistis angka penjualan lahan industri bakal melebihi raihan tahun 2018 yang jumlahnya mencapai 180 hektare. Kami memproyeksikan, penjualan lahan industri sampai akhir 2019 bisa menyentuh 200 hektare, dengan peningkatan yang terus terjadi hingga pertengahan tahun ini mengingat kondisi iklim investasi yang semakin kondusif," paparnya.

Ketua Umum HKI Sanny Iskandar menyebutkan, permintaan lahan industri bisa meningkat karena didukung oleh keberlanjutan program-program perbaikan dari pemerintah. Apalagi gelaran Pemilu 2019 berjalan aman dan lancar.

"Setelah dipastikan pemilu berjalan baik, para investor mulai melanjutkan kontrak-kontrak negoisasi dan investasi. Bahkan, kami meyakini penjualan kawasan industri hingga akhir 2019 bisa mencapai 250-330 hektare," tuturnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Hg644a
May 13, 2019 at 05:06PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Hg644a
via IFTTT

Baznas Sumsel Santuni Guru Mengaji dan Marbot

Baznas mengalokasikan dana Rp 1,3 miliar untuk 3.500 guru mengaji dan marbot.

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG -- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sumatera Selatan (Sumsel) pada Bulan Suci Ramadhan ini menyiapkan santunan untuk 3.500 guru mengaji, marbot, dan fakir miskin. Santunan itu akan diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Sumsel, Herman Deru pada acara buka puasa bersama di Griya Agung Palembang pada 28 Mei 2019, kata Ketua Baznas Sumsel, Najib Haitami di Palembang, Senin (13/5).

Untuk memberikan santunan kepada guru mengaji, marbot, dan fakir miskin serta melaksanakan sejumlah kegiatan pada Bulan Suci Ramadhan 1440 Hijriah 2019 ini, pihaknya mengalokasikan dana Rp 1,3 miliar. Dia menjelaskan, dalam acara berbuka puasa bersama itu, selain mengundang ribuan guru mengaji, marbot, dan fakir miskin, pihaknya juga mengundang 500 santri dari berbagai daerah.

Melalui kegiatan bersama itu, diharapkan bisa menambah kenikmatan beribadah puasa di Bulan Suci Ramadhan dan mempererat tali silaturahim dengan jajaran Pemerintah Provinsi yang merupakan salah satu kelompok pembayar zakat terbesar, katanya. Silaturahim dengan berbagai kelompok pembayar zakat akan terus ditingkatkan, sehingga dana yang bisa dihimpun Baznas semakin besar serta dapat dimanfaatkan untuk membantu masyarakat yang kurang mampu lebih banyak lagi.

Melalui acara tersebut diharapkan selain bisa mempererat tali silaturahim, juga dapat meningkatkan jumlah dana penerimaan zakat dan pendayagunaannya secara lebih luas, kata Najib.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2YoUUzY
May 13, 2019 at 05:03PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2YoUUzY
via IFTTT

IDI: Kelelahan Bukan Penyebab Langsung Meninggalnya KPPS

IDI mengungkapkan kelelahan memicu atau memperberat penyakit petugas KPPS.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Daeng M Faqih mengatakan bahwa kematian petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang terjadi di seluruh Indonesia bukan dikarenakan kelelahan. Ia mengungkapkan hal itu terjadi akibat penyakit yang sudah dideritanya.

"Menghadapi kasus kematian mendadak dalam jumlah besar dalam kurun waktu yang singkat, IDI berpendapat bahwa kelelahan bukanlah penyebab langsung kematian, namun dapat jadi salah satu faktor pemicu atau pemberat sebab kematian," kata Daeng di kantor PB IDI Jakarta, Senin.

Daeng menjelaskan bahwa petugas KPPS yang menjadi korban meninggal telah memiliki penyakit sebelumnya. Alhasil, pekerjaan yang berat hingga membuat kelelahan memicu atau memperberat untuk menjadi penyakit tertentu.

"Kelelahan yang memicu penyakit tertentu, penyakit itu yang menyebabkan kematian. Salah satu ya, kelelahan hanya salah satu faktor risiko saja yang memicu atau memperberat menjadi suatu penyakit, jadi bukan karena kelelahan," kata Daeng.

Direktur Bina Upaya Kesehatan Rujukan, Ditjen Bina Upaya Kesehatan Kementerian Kesehatan Tri Hesty Widyastoeti menjelaskan kematian paling banyak disebabkan oleh penyakit jantung dan strok.

Sementara itu, ahli penyakit dalam Prof Zubairi Djoerban SpPD KHOM menyebutkan faktor kelelahan, dehidrasi, dan stres dapat memicu terjadinya serangan jantung dan strok yang bisa menyebabkan kematian. Namun, Prof Zubairi menegaskan hal tersebut bukanlah faktor tunggal, melainkan ada faktor-faktor lainnya yang memperparah penyakit. Oleh karena itu diperlukan penelitian lebih mendalam untuk memastikan penyebab kematian petugas KPPS.

Daeng mengungkapkan, IDI sebagai organisasi profesi siap membantu semua pihak yang berwenang dan bertanggung jawab untuk melakukan penelitian mendalam dan atau investigasi yang objektif dan berbasis keilmuan terhadap kejadian kematian petugas KPPS tersebut.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Hf9Db0
May 13, 2019 at 05:02PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Hf9Db0
via IFTTT

Rasio Elektrifikasi NTB Capai 95,8 Persen

Hingga akhir Kuartal I Tahun 2019, RE NTB telah mencapai 95,8 persen.

REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM -- General Manager Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) Rudi Purnomoloka mengatakan Rasio Elektrifikasi (RE) Provinsi NTB mengalami peningkatan. Rudi menyebut hingga akhir Kuartal I Tahun 2019, RE NTB telah mencapai 95,8 persen. Rudi menilai progress rasio elektrifikasi yang merupakan perbandingan jumlah kepala keluarga berlistrik dengan jumlah seluruh kepala keluarga di NTB berjalan baik.

"Peningkatan ini tentu cukup positif. Pada akhir 2018, rasio elektrifikasi sebesar 93 persen, kini sudah hampir 96 persen. Kami optimistis bisa mencapai angka 99 persen pada akhir tahun," ujar Rudi di Mataram, NTB, Senin (13/5).

Rudi memaparkan untuk segmen rumah tangga yang digunakan sebagai dasar perhitungan rasio elektrifikasi pada akhir April 2019 telah mencapai 1,32 juta pelanggan. Pelanggan kategori ini mendominasi komposisi pelanggan PLN UIW NTB dengan persentase sekitar 95 persen.

Terkait dengan kendala belum adanya jaringan, kata Rudi, PLN melalui program listrik pedesaan telah merencanakan pembangunan  jaringan baru. Misalnya di Dusun Punik di Kabupaten Sumbawa Besar dan Dusun Oi Panihi sampai dengan Dusun Oi Katupa di Kabupaten Bima. Beberapa waktu lalu PLN juga berhasil melitriki Dusun Pasir Putih, Desa Bajo Pulau, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima.

"Diharapkan upaya-upaya tersebut dapat mempercepat peningkatan rasio elektrifikasi pada 2019 ini," ucap Rudi.

Sedangkan di sisi pembangkitan, lanjut Rudi, PLN UIW NTB telah mempersiapkan beberapa pembangkit untuk mengantisipasi pertumbuhan beban. Beberapa pembangkit yang akan segera dioperasikan antara lain PLTMGU Lombok Peaker berkapasitas 150 MW, PLMTG Sumbawa berkapasitas 50 MW, PLTMG Bonto berkapasitas 50 MW, PLTU Sumbawa Barat berkapasitas 14 MW, dan PLTU Jeranjang Unit 2 berkapasitas 25 MW.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2HjE5ja
May 13, 2019 at 04:57PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2HjE5ja
via IFTTT

Kapolda Cek Jalur Mudik di Jateng Barat

Pengecekan dilakukan dengan menyusuri jalur tol pantura Jateng hingga perbatasan.

REPUBLIKA.CO.ID, PURWOKERTO -- Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel, sejak Ahad (12/5) melakukan pengecekan jalur mudik di wilayahnya. Pengecekan dilakukan dengan menyusuri jalur tol pantura Jateng hingga perbatasan Jateng-Jabar, kemudian dilanjutkan dengan melakukan pengecekan rambu dan marka jalan pada jalur ke selatan Jateng.

"Dari pengecekan kemarin, memang harus ada upaya untuk mengatasi kemungkinan terjadinya penumpukan kendaraan di pintu keluar jalur tol. Terutama untuk exit tol di Pejagan, Brebes Barat dan Brebes Timur," jelas Kapolda di Purwokerto, Senin (13/5).

Kapolda juga mengaku, dalam peninjauan di exit tol Pejagan, dilakukan simulasi bila jalur tol dari Jakarta ke Jawa Tengah tersebut, nantinya diterapkan arus kendaraan satu arah dari barat ke timur. Berdasarkan simulasi tersebut, dia menyebutkan, pintu keluar Pejagan, Brebes Barat dan Brebes Timur, akan menjadi pintu keluar tol yang berat.

"Tiga titik itu memang menjadi titik yang krusial, karena akan banyak kendaraan yang keluar di pintu tol ini untuk kemudian melalui jalur ke arah Purwokerto," katanya.

Untuk itu, sepanjang jalur dari pintu tol ke selatan hingga Purwokerto, Kapolda meminta jajarannya di daerah untuk memberikan perhatian pada pasar-pasar tumpah yang muncul menjelang Lebaran. "Perlu ada koordinasi antara kepolisian dan pemerintah daerah untuk mengelola pasar tumpah ini. Harus ada penertiban agar pedagang tidak berjualan hingga mengganggu arus lalu lintas, dan tidak boleh kendaraan berhenti atau parkir seenaknya di sekitar pasar," katanya.

Mengenai proyek-proyek perbaikan jalan, Kapolda mengaku ada beberapa proyek pekerjaan perbaikan jalan yang sedang dilakukan di wilayah Banyumas. Namun dia mendapat informasi, seluruh pekerjaan perbaikan jalan tersebut harus sudah selesai paling lambat H-14 sebelum lebaran. "Saya sudah bicara dengan pengelolanya, mudah mudahan H-14 sudah bisa diselesaikan," paparnya. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VypwSO
May 13, 2019 at 04:56PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VypwSO
via IFTTT

10 Ribu Fan City Rayakan Kemenangan di Manchester

Vincent Kompany dan rekan-rekan merayakan keberhasilan juara bersama penggemar.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Kemenangan atas Brighton and Hove Albion membuat Manchester City menjadi jawara Liga Primer musim ini. Skor 4-1 untuk City, tersaji di Stadion American Express, markas Brighton, Ahad (12/5).

Usai pertandingan, para penggawa Manchester Biru bergegas pulang ke kota mereka. Vincent Kompany dan rekan-rekan merayakan keberhasilan juara bersama penggemar.

"Manchester City kembali ke Stadion Etihad, mengadakan perayaaan atas raihan gelar terbaru, dengan 10 ribu penggemar," demikian laporan yang dikutip dari Four Four Two, Senin (13/5).

Pada Ahad (13/5) malam, waktu setempat, para pemain City dan pelatih Josep Guardiola diarak bersama trofi juara. "Kami dapat meramaikan tempat ini pada malam ini. Terima kasih. Ini luar biasa," kata Kompany.

Gelandang serang City, Bernardo Silva turut bereaksi atas keberhasilan timnya. Menurut dia, catatan 14 kemenangan beruntun pada ajang liga jadi kuncinya.

"Sekarang saatnya untuk merayakan," ujar Silva.

Ia menerangkan, pada Selasa (14/5), mereka akan kembali berlatih. Masih ada satu pertandingan yang harus dijalani City.

Silva dan rekan-rekan bakal menghadapi Watford pada final Piala FA, di Stadion Wembley, London, Sabtu (18/5) malam WIB. Andai meraih kemenangan, Manchester City menjadi tim pertama yang meraih tiga gelar domestik di Inggris dalam semusim.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2HmVEhY
May 13, 2019 at 04:56PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2HmVEhY
via IFTTT

Pupuk Indonesia Sediakan 5.500 Tiket Gratis Mudik

Pada 2018, sebanyak 204.146 mengikuti mudik gratis.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Pupuk Indonesia (Persero) dan anak usaha menyediakan sebanyak 5.500 tiket mudik gratis bagi masyarakat yang akan pulang ke kampung halaman dalam program Mudik Bareng BUMN 2019. Pupuk Indonesia menyediakan bus dan kapal laut.

"Pemudik kami antarkan dari wilayah operasi pabrik Pupuk Indonesia yaitu Jakarta, Gresik, Cikampek, Bontang, dan Palembang untuk tujuan Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan dan Sumatera Selatan," kata Kepala Komunikasi Korporat Pupuk Indonesia Wijaya Laksana dalam siaran pers di Jakarta, Senin (13/5).

Dalam program itu, Pupuk Indonesia dan Petrokimia Gresik akan memberangkatkan 11 armada bus dengan 440 pemudik, Pupuk Kujang enam armada bus dengan 240 pemudik, serta Pupuk Kaltim 50 bus dan empat kapal laut dengan total 3.740 pemudik. Pusri Palembang menyediakan enam bus dengan 240 pemudik dan Rekayasa Industri menyediakan 10 bus dengan 400 pemudik.

"Seperti tahun-tahun sebelumnya, program mudik ini tidak hanya untuk keluarga karyawan dan karyawan pendukung perusahaan saja, namun juga untuk masyarakat luas," kata Wijaya.

Pendaftaran dibuka sejak 2 April hingga 20 Mei 2019. Namun, hingga 13 Mei 2019 peminat sudah mencapai 90 persen.

"Program ini sebagai wujud apresiasi Pupuk Indonesia baik itu kepada mitra kerja dan masyarakat luas agar bisa mudik dengan aman serta nyaman," kata Wijaya.

Lebih lanjut, Wijaya menegaskan bahwa peserta mudik tidak dikenakan biaya sama sekali. Bahkan, peserta mudik akan mendapatkan goodie bag, makanan, minuman, obat-obatan serta asuransi kecelakaan.

Effendy (43) yang sehari-hari berprofesi sebagai pengemudi di Pupuk Indonesia mengaku bersyukur bisa ikut dalam program mudik bareng ini. "Ini sudah kali ke-3 saya mengikuti program mudik bareng yang diadakan oleh Pupuk Indonesia bersama istri dan anak-anak saya. Selama ini tenang mudik aman, nyaman dan bisa hemat biaya hingga jutaan rupiah," kata Effendy.

Sementara itu, Fauzi (50), warga yang tinggal di sekitar kantor Pupuk Indonesia mengaku bersama istrinya akan mudik ke Wonosobo. "Senang, karena tidak perlu antre tiket, tidak mikirin tiket yang mahal. Semoga perjalanan lancar," kata Fauzi.

Program Mudik Bareng BUMN 2019 menargetkan akan diberangkatkan sebanyak 250.388 pemudik. Program yang diikuti oleh 104 BUMN ini meliputi 56 kota keberangkatan dan 136 kota tujuan di Pulau Jawa dan Luar Jawa dengan menggunakan moda transportasi kereta, bus, kapal laut dan pesawat.

Target peserta Mudik Bareng ini terus meningkat. Tercatat, sebanyak 204.146 orang ikut mudik gratis pada tahun 2018. Jumlah ini meningkat dari 208.435 pada 2017 dan 122.733 di tahun 2016. 

Pupuk Indonesia Grup sendiri tercatat telah mengirimkan lebih dari 7.000 pemudik dari tahun 2015 hingga tahun 2018. "Dengan melihat antusiasme masyarakat yang tinggi, kami juga meningkatkan jumlah kursi yang kami berangkatkan tiap tahunnya. Semoga lewat program ini kami kontribusi Pupuk Indonesia makin terasa dekat ke masyarakat," tutup Wijaya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/30ciku4
May 13, 2019 at 04:51PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/30ciku4
via IFTTT

Banyak Undangan Bukber, Diabetesi Juga Bisa Ikut Makan Enak

Diabetesi tak perlu khawatir ikut bukber asalkan mengetahui batasan makannya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Banyak undangan buka puasa bersama pada Ramadhan ini? Buat diabetesi yang berpuasa, silaturahim semacam ini bisa menjadi tantangan tersendiri.

Ada kalanya, menu makanan buka puasa bersama tak bisa dipilih. Kala diabetesi tidak bisa menolak makanan yang dihidangkan, apakah boleh terus menyantapnya?

“Sebenarnya semua makanan boleh masuk ke dalam tubuh," ungkap pakar diabetes, Prof Sidartawan Soegondo.

Hanya saja, ada tiga hal yang harus diperhatikan penyandang diabetes, yaitu jumlah, jenis, dan jadwal. Artinya, para penyandang diabetes boleh saja minum es campur atau makan gorengan yang terhidang, namun mereka perlu membatasinya dalam jumlah yang sangat sedikit.

Ketika teman-teman yang lain minum es campur dengan mangkuk besar, maka diabetes hanya boleh semangkuk kecil. Porsi makanan lainnya juga harus disesuaikan.

Hal yang sama harus dilakukan kala dihidangkan sayur asem yang biasa dimasak dengan gula pasir sebagai menu makan beratnya. Sidartawan mengungkapkan, keluarga sebenarnya tak perlu sampai membuat dua versi masakan sayur asem, non gula dan dengan gula.

“Cukup sediakan satu masakan saja, namun makannya jangan banyak-banyak,” ungkap Sidartawan yang juga dokter spesialis penyakit dalam.

Begitupun juga dengan pemanis lainnya seperti kecap. Para penderita diabetes memang masih diperbolehkan untuk mencampurkan kecap ke dalam makanannya, namun tak dalam jumlah atau takaran yang terlalu banyak.

Sidartawan juga menyebut para penyandang diabetes jangan sampai terlalu memikirkan pola makan yang dibatasi sehingga menimbulkan stres. Sebab, jika stres, tingkat gula darah pun ikut meningkat.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VjR7Sz
May 13, 2019 at 04:51PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VjR7Sz
via IFTTT