Pages

Showing posts with label 2019 at 05:17PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 05:17PM. Show all posts

Tuesday, May 21, 2019

Catatan Lautan Atlantik Umari

Jejak rekam perjalanan petualangan Atlantik dikisahkan Umrari

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Jejak rekam perjalanan petualangan Atlantik lainnya dikisahkan oleh Ibnu Fadlullah al-Umari (wafat 1348). Pembuat ensiklopedia Masalik Al-Absar ini menerangkan secara perinci tentang suku yang tinggal di pulau-pulau gugusan Atlantik. Menurutnya, di Mali Utara, yang dianggap sebagai salah satu rangkaian yang ada di Atlantik, tinggallah bangsa berkulit putih. Suku ini disebut Antasar, Yantar'aras, Meddusa, dan Lemtuna.

Al-Umari sempat bertanya kepada sang pemimpin tentang pola kepemimpinan suku tersebut dan dijawab tampuk kepemimpinan ditentukan secara turun-temurun. Saat al-Umari menceritakan perjalanannya, banyak orang terkagum-kagum karena mengetahui medan berat yang yang harus ditempuh. Ia harus menghadapi terjangan ombak yang menenggelamkan rombongan kapal di depannya.

Tapi, sang pemimpin tak percaya. Saking penasarannya, dia mengutus al-Umari berlayar dengan 200 buah kapal yang dipenuhi awak. Di dalam kapal tersebut dipenuhi pundi-pundi emas, air, dan keperluan lain yang cukup sebagai bekal beberapa tahun. Dia berpesan kepada sang perwira agar tak kembali jika belum melampaui berbagai tantangan. Namun, hanya satu kapal yang berhasil kembali.

Menurut Foundation for Science, Technology, and Civilisation dalam tulisannya, Echos of What Lies Behind the 'Ocean of Fogs' in Muslim Historical Narratives, mengungkapkan, fakta lain telah bermunculannya pelaut Muslim berasal dari catatan Columbus. Dia mengatakan bahwa ayahnya belajar ilmu pelayaran di Genoa dari seorang pelaut Muslim.

Sang pelayar itu bersauh menuju India dengan melewati jalur timur dan melewati kepulauan di barat Eropa. Para ahli pun menemukan bukti penguat lainnya, yakni  bahasa suku Indian yang berkulit merah mirip dengan akar bahasa Arab.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2EmlSAB
May 21, 2019 at 05:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2EmlSAB
via IFTTT

Monday, May 20, 2019

Salimah Kudus Gelar SIlaturahim Pecinta Alquran

Pecinta Alqur’an ini merupakan agenda rutin tahunan bidang pendidikan dan dakwah

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pimpinan Daerah (PD) Persaudaraan Muslimah (Salimah) menggelar acara Silaturrahim Pecinta Al-Qur’an Tiga pada Ahad (19/05) di Hotel Poroliman Jalan Bhakti Nomor 5 Kudus. Acara yang dimulai pukul 08.00 WIB ini berakhir hingga menjelang tengah hari dengan dihadiri hampir dua ratus peserta.

Silaturrahim Pecinta Alqur’an ini merupakan agenda rutin tahunan bidang pendidikan dan dakwah dengan tujuan mengajak peserta untuk meningkatkan interaksi dengan Al Qur’an, merealisasikan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai fondasi pendidikan keluarga dan inspirasi kebangkitan ummat Islam.

Menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya, yaitu Ustadzah Rochma Yulika dari Yogyakarta. Ustadzah Rochma menyampaikan materi Qur’an Fondasi Pendidikan Keluarga dan Inspirasi Kebangkitan Ummat. Rochma merupakan penulis buku, mubalighoh, konsultan keluarga dan kontributor Rumah Keluarga Indonesia.

“Kaum muslim yang rindu pada kebangkitan ummat Islam harus segera membuka katup jiwanya dan memenuhinya dengan kesejukan Alqur’an. Biarlah ia mengalir mengisi relung-relung jiwa, menyegarkan iman, membersihkan pikiran dan membuahkan amal. Iringi setiap langkah dengan kekuatan kalamullah, sebagaimana generasi pertama Islam memulai langkah-langkahnya dengan kekuatan itu. Tidak ada jalan untuk membangkitkan ummat dari kelemahan dan ketertinggalan mereka selain dari kembali kepada Al Qur’an ini. Dan cukuplah Al Qur’an sebagai petunjuk,” ungkapnya.

Rochma yang juga merupakan majelis syuro ODOJ (One Day One Juz) menutup materinya dengan memotivasi audien untuk terus berlari tanpa lelah dalam jalan kebaikan, jangan pernah berhenti sebelum kaki kita menginjak surga. Sesi penyampaian materi dan tanya jawab dipandu oleh Eti Nidiawati dengan komunikatif sehingga peserta antusias dalam mengikuti jalannya seminar.

Dalam acara ini hadir tamu undangan dari ormas wanita Kabupaten Kudus, seperti GOW yang dihadiri langsung oleh Ketua GOW, Ibu Wakil Bupati Mawar Hartopo. Hadir pula perwakilan dari Dinas Sosial P3AP2KB Kudus sekaligus memberikan sambutan. Salimah turut mengundang para donatur tetapnya untuk menyaksikan penyerahan santunan yatim secara simbolis sebagai penutup rangkaian kegiatan sosial Salimah di bulan Ramadhan ini.

Untuk diketahui di Bulan Ramadhan ini Salimah Kudus menggelar berbagai kegiatan sosial berupa pembagian 270 paket sembako untuk janda dan dhuafa, pemberian dua ratus pasang baju baru untuk yatim, piatu dan anak kurang mampu, pemberian santunan yatim berupa uang tunai, pembagian ratusan bungkus kurma, dan pembagian gamis dan jilbab baru untuk anggota majelis ta’lim yang membutuhkan.

Setelah sukses dengan Program Pembinaan Anak Yatim (P2AY), Komunitas Ortu Bijak,  dan Baitul Qur’an Salimah (BQS), di tahun ketiga kepengurusannya, Ketua PD Salimah Kudus, Yuliana Dewi Rahmawati, S.T, M.Si menjalankan kajian Islam online melalui whatsapp bertajuk Sabila. Sabila yang merupakan kepanjangan dari Salimah Berbagi Ilmu merupakan program adopsi dari PP Salimah. Alhamdulillah, saat ini Sabila telah terlaksana sebelas kali dengan diselingi kegiatan ‘kopi darat’ anggotanya. Program ini dipandu oleh Latifah Munawarah, Lc, MA, Kabid Dakwah PD Salimah Kudus.

Yuliana Dewi Rahmawati mengungkap, “Segenap kegiatan Salimah Kudus termasuk Silaturrahim Pecinta Al Qur’an Tiga adalah usaha untuk mewujudkan visi Salimah yaitu meningkatkan kualitas hidup perempuan, anak dan keluarga Indonesia dalam segala aspeknya. Meliputi peningkatan kualitas ruhiyah, fikriyah, jasadiyah, sehingga InsyaAllah tercapai kualitas hidup perempuan, anak dan keluarga Indonesia.” 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2EltiUI
May 20, 2019 at 05:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2EltiUI
via IFTTT

Thursday, May 16, 2019

Karya Piri Reis Tersebar di Seluruh Dunia

Nama Piri Reis diabadikan pada sejumlah kapal perang dan kapal selam Turki

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tak cukup hanya dua versi, Buku Navigasi karya Piri Reis juga dibuatkan versi ketiganya. Versi ketiga ini diproduksi satu abad setelah kematian Piri Reis. Bagian kartografis memperkaya buku versi ketiga tersebut. Ini termasuk peta tambahan baru seperti salinan Italia (dari Battista Agnese dan Jacopo Gastaldi) dan Belanda (Abraham Ortelius). Peta ini jauh lebih akurat dan menggambarkan kawasan Laut Hitam.

Salinan Kitab-i Bahriye ditemukan di berbagai perpustakaan dan museum di seluruh dunia. Salinan dari edisi pertama (1521) ditemukan di Istana Topkapi, Perpustakaan Nuruosmaniye, dan Perpustakaan Raya Sulaimaniah di Istanbul, Perpustakaan Universitas Bologna, Perpustakaan Nasional Wina, Perpustakaan Negara Dresden, Perpustakaan Nasional Prancis di Paris, British Museum di London, Perpustakaan Bodleian di Oxford, dan Walters Art Museum di Baltimore. Salinan dari edisi kedua (1525) ditemukan di Istana Topkapi, Perpustakaan Raya Sulaimaniah, dan Perpustakaan Nasional Prancis.

Meski menjalani hidup dengan karya-karya cemerlang, akhir hidup Piri Reis sungguh tragis. Saat usianya mendekatii  90 tahun, dia menolak untuk mendukung Gubernur Ottoman Basra, Kubad Pasha. Dia tak bersedia mendukung  kampanye melawan Portugis di Teluk Persia utara. Akibatnya, Piri Reis harus mengakhiri hidup di alat pemenggal disaksikan masyarakat Turki Utsmani pada tahun 1554.

Meski demikian, karya Piri Reis tak lekang oleh zaman. Turki bahkan sangat bangga memiliki dia. Sebagai penghargaan atas karyanya yang mendunia, nama Piri Reis diabadikan pada sejumlah kapal perang dan kapal selam Angkatan Laut Turki. Peta karya Piri Reis juga menghiasi uang kertas yang dikeluarkan otoritas keuangan negeri itu.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VxXYYU
May 16, 2019 at 05:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VxXYYU
via IFTTT

Sunday, May 12, 2019

Pesona Dubai Selama Ramadhan

Dubai merupakan salah satu tujuan wisata.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Setelah memotret pesona Abu Dhabi, kini pembaca diajak melihat keramaian dan kemegahan Dubai, salah satu kota stategis di Uni Emirate Arab. Kota ini menjadi salah satu destinasi wisatawan mancanegara karena kekayaan budaya dan kemegahan infrastruktur di dalamnya.

Di Dubai, pembaca akan melihat pemandangan sebuah pasar. Para penjaja kurma mempromosikan barang dagangannya kepada siapa pun yang mendekati.

Ada kurma muda yang masih kuning. Rasanya manis dan gurih. Ada juga yang semakin menua sehingga dagingnya lembut digigit. Namun, sebagian dagingnya masih renyah digigit. Namanya ruthab.

Kurma semacam ini sangat mudah ditemukan di Timur Tengah. Ruthab biasanya disajikan sebagai teman kopi. Gigit sedikit ruthab lalu seruputl ah kopi arab yang bercampur dengan kapulaga. Rasa hangat akan memenuhi rongga mulut seketika.

Sajian semacam ini mudah ditemukan di sejumlah kafe, dan semakin nikmat rasanya bila disajikan di dataran tinggi berhawa dingin.

Di bawah gambar pasar terdapat potret sejumlah pria Arab yang berjalan di bandara udara setempat.Seperti pria Arab pada umumnya, mereka tampil mengenakan gamis putih dan penutup kepala yang khas.

Kemudian gambar di bawahnya menunjukkan seorang wanita mencari informasi melalui tablet komputer yang disediakan untuk umum. Gambar di bawahnya menampakkan dua menara masjid yang berdiri me nanang langit. Simbol tempat su jud itu berdampingan dengan proyek real estate di Jalan Syekh Zayed Dubai.

Masjid di kota ini berdiri di atas lahan yang luas. Bangunan itu menyediakan tempat yang nyaman untuk beribadah. Siapa pun yang melaksanakan shalat di sana biasanya meluangkan waktu untuk beristirahat melepas lelah.

Gambar terakhir menunjukkan seorang warga sedang membaca Alquran. Lokasinya di Masjid al-Farooq. Ini adalah masjid terbesar di Du bai. Pada bagian atas tampak langit-langit masjid yang indah. Bagian dalam kubah menampakkan ornamen abstrak beraneka warna yang menakjubkan.

Mereka yang baru pertama kali mengunjungi masjid ini akan terpesona, karena bangunan seperti itu tak banyak ditemukan di tempat lain. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VWxTqp
May 12, 2019 at 05:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VWxTqp
via IFTTT

Saturday, May 11, 2019

Isi Hari Libur dengan Shalat Tasbih di Belanda

Shalat Tasbih adalah shalat sunah yang dilakukan dengan memperbanyak bacaan tasbih.

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: H. Khumaini Rosadi, SQ, M.Pd.I )*

PPME (Persatuan Pemuda Muslim se-Eropa) al-Ikhlash Amsterdam memanfaatkan momentum Ramadhan guna menggelar program-program bertabur kebaikan. Selain Tarawih, kegiatan-kegiatan keagamaan sebagai pemupuk iman banyak diselenggarakan.

Misalnya, untuk kajian remaja setiap Sabtu dan Ahad pagi pukul 07.00–09.00 ada program Tahfidz dan tahsin yang dipimpin langsunhg oleh Ustaz Muharrom–Imam Rawatib di masjid al-ikhlash Amsterdam.

Berbagi sedekah pun dilakukan setiap hari dengan menggelar iftar gratis dan sahur bagi jamaah yang sekaligus itikaf di dalam masjid. Makanan berbagai menu tumpah ruah melimpah di saat menjelang berbuka puasa.

"Para donatur rata-rata adalah pengusaha restaurant Indonesia yang sukses membuka warung makan di Belanda," ungkap bu Muthia Opang Kamal – Pengurus PPME al-Ikhlash divisi Logistik dan konsumsi.

Pada Jumat (10/5) akan berdatangan banyak jamaah ke masjid karena weekend. Besoknya Sabtu dan Ahad libur kerja. Kesempatan ini akan digunakan untuk itikaf di masjid, ikut pengajian dan shalat Tarawih berjamaah sampai pukul 00.15 waktu Amsterdam. Lanjut pukul 02.00 menjelang sahur dilakukan shalat Tasbih berjamaah.

Bertindak sebagai imam shalat Tasbih, H. Khumaini Rosadi, SQ., M.Pd.I Pengasuh Pesantren Nurul Ichsan Bontang yang didatangkan khusus dari Indonesia ke Belanda untuk mendampingi dan mengisi seluruh kegiatan kegamaan PPME selama Ramadhan sampai Idul Fitri.

Shalat Tasbih adalah shalat sunah yang dilakukan dengan memperbanyak bacaan tasbih. Kalimat tasbih yang dibaca adalah "Subhanallah wal hamdu lillahi walaa ilaaha illallahu wallahu akbar" sebanyak 300 kali. Dibagi menjadi dua kali salam. Dua rakaat salam – dua rakaat salam. Jadi totalnya 4 rakaat. Setiap rakaat membaca tasbih 75 kali.

Di saat berdiri setelah takbiratul ihram dan membaca al-Fatihah juga surat pendek dilanjut membaca tasbih 15 kali. Setelah itu rukuk. Setelah membaca babcaan rukuk dilanjut membaca tasbih 10 kali. Setelah itu itidal. Setelah membaca doa itidal dilanjut dengan membaca tasbih 10 kali. Setelah itu sujud. Setelah membaca doa sujud dilanjut dengan membaca tasbih 10 kali.

Setelah itu duduk iftirosy atau duduk di antara dua sujud. Setelah membaca doa iftirosy lanjut membaca tasbih 10 kali. Setelah itu sujud. Setelah membaca doa sujud dilanjut membaca tasbih 10 kali. Setelah itu duduk sebentar sebelum naik berdiri rakaat kedua dan membaca tasbih 10 kali.

Pada rakaat kedua sama membaca tasbihnya seperti di atas. Begitu duduk tawarruk atau duduk tahiyyat akhir, dan telah membaca doa tawarruk sampai kalimat innaka hamiidummajiid, dilanjut membaca tasbih 10 kali sebelum salam. Setelah itu salam. Selesai. Bangun kembali untuk rakaat ketiga dengan takbiratul ihram dan melakukan gerakan-gerakan serta bacaan-bacaan seperti disebutkan di atas. Inilah tatacara melakukan sholat tasbih.

Shalat tasbih ini dilakukan rutin dalam rangkaian program Ramadhan PPME al-Ikhlash Amsterdam setiap tahunnya dalam rangka menambah semangat beribadah di bulan suci dan mempererat tali persaudaraan sesama Muslim dan sesama diaspora Indonesia di perantauan.

Jauh dari kampung halaman bukan berarti tidak punya teman. Hidup di perantauan bukan berarti harus hidup serba sendirian. Dengan program Ramadhan ini, semua diaspora Indonesia menjadi banyak teman dan bertambah ikatan persaudaraan.

*Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Ichsan Bontang, Dai Tidim Jatman,  Dai Ambassador Cordofa.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2PXO958
May 11, 2019 at 05:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2PXO958
via IFTTT

Tuesday, May 7, 2019

Isyarat Dekatnya Hari Kiamat

Hadis riwayat Jabir bin Abdullah, Rasulullah mengisyaratkan kian dekatnya kiamat

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Seorang cendekiawan kelahiran Baghdad, Ibn Abi Ad Dunya, mengarang sebuah karya khusus yang mengupas tentang apa dan bagaimana gambaran tentang hari kiamat.

Tokoh bernama lengkap Abdullah bin Muhammad bin Abid bin Sufyan bin Qais, Abu Bakar bin Abi Ad Dunya Al Baghdadi Al Qurasyi, melalui kitabnya yang berjudul Al Ahwal, tampaknya ingin menyampaikan satu pesan bahwa persiapan mutlak dilakukan untuk menghadapi hari itu. Hal ini ia lakukan karena, menurut pengamatannya, umat manusia kian lalai dengan dahsyatnya kiamat dan segala apa yang terjadi berikutnya.

Ulama yang pernah mengajar Al Muktafi Billah, khalifah ke- 18 Dinasti Abbasiyah itu, mengutip pula sebuah hadis yang diriwayatkan dari Rasulullah. Dalam hadis riwayat Jabir bin Abdullah, Rasulullah mengisyaratkan kian dekatnya kiamat.

Nabi SAW mengibaratkannya jarak waktu terjadinya kiamat dengan dua jari, telunjuk dan jari tengah. Dan begitu menyebut persoalan kiamat, ekspresi wajah Rasulullah mendadak berubah. Mukanya memerah seperti saat ia memberi instruksi kepada para tentaranya untuk berperang.

Bahkan, konon, hari kiamat dijadikan bahan ejeken oleh orang kafir. Mereka meledek Rasulullah dengan menanyakan berulang kali kepada beliau kapankah kiamat akan datang? Untuk menjawab pertanyaan itulah maka turun ayat 43-44 su rah an-Nazi’at, “(Orang-orang kafir) bertanya ke pa damu (Muhammad) tentang hari kebangkitan, kapankah terjadinya. Siapakah kamu (maka) dapat menyebutkan (waktunya)? Kepada Tuhanmulah dikembalikan kesudahannya (ketentuan waktu nya).”

Kehadiran kiamat yang seakan menghampiri umat manusia itu pun memotivasi para salaf untuk meningkatkan kesalihan pribadi. Mereka tak menyia-nyiakan waktu dan sisa hidup yang dimiliki. Suatu saat, Al Ah naf bin Qais hendak ber puasa sunah. Ia pun ditanya perihal alasannya kerap menjalankan puasa itu.

Al Ahnaf menjawab, amalan puasa yang ia lakukan adalah bekal dan tabungan berharga untuk menghadapi hari dengan tingkat kedahsyatan dan kengerian luar biasa. Ia pun membaca ayat ke-11 surah al-Insan, “Maka, Tuhan memelihara mereka dari kesusahan hari itu dan memberikan kepada mereka kejernihan (wajah) dan ke gembiraan hati.”

Ibn Abi Ad Dunya kemudian menyebutkan tips sederhana yang bisa dilakukan seseorang untuk mengetahui gambaran tentang kiamat. Cara itu tergambar dalam hadis riwayat Abdullah bin Umar. Rasulullah menyebutkan, jika hendak mendapatkan gambaran singkat tentang visual hari kiamat maka ada baiknya ia membaca beberapa surah Alquran, antara lain, surah at-Takwir, “Apabila matahari digulung. Dan apabila bintang-bintang berjatuhan. Dan apabila gunung-gunung dihancurkan.”

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/303rQzG
May 07, 2019 at 05:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/303rQzG
via IFTTT

Monday, May 6, 2019

Persiapan Makkah Sambut Jamaah Umrah Sepanjang Ramadhan

IHRAM.CO.ID, MAKKAH — Emir Makkah Pangeran Khaled Al-Faisal meminta semua jajarannya dan pihak swasta yang terlibat layanan umrah untuk memberi pelayanan sempurna selama bulan suci Ramadhan. Dia menuturkan, instruksi ini berdasarkan arahan dari Raja Salman dan Putra Mahkota Muhammad Bin Salman (MBS).

Baca Juga:

Seperti dilansir Saudi Gazette, Senin (6/5), ibadah umrah selama Ramadhan menjadi hal yang penting diperhatikan. Para jamaah umrah datang dari pelbagai kalangan, mulai dari warga negara dan ekspatriat setempat hingga umat Islam segala penjuru dunia. Dengan adanya pelayanan yang prima, lanjut Khaled al-Faisal, seluruh jamaah bisa beribadah dengan nyaman.

Sementara itu, Abdulrahman al-Sudais dari otoritas Hijaz menuturkan, pihaknya telah menyiapkan lebih dari 10 ribu staf untuk melayani jamaah Masjidil Haram. Kemudian, Kementerian Kesehatan Saudi telah mengerahkan lebih dari 11 ribu staf medis, serta memperkuat semua layanan di tiap rumah sakit dan pusat kesehatan di Makkah. Hal itu untuk memperluas layanan kesehatan bagi jamaah dan pengunjung umrah.

Pemerintah kota setempat juga mengerahkan 11.825 petugas kebersihan untuk membersihkan Masjidil Haram sepanjang waktu secara terjadwal. Otoritas Bulan Sabit Merah Arab Saudi mendirikan lebih dari 85 posko kesehatan di Makkah dengan 1.365 personel dan 170 unit mobil ambulans.

Pihaknya mengakui adanya potensi peningkatan jumlah jamaah umrah pada Ramadhan tahun ini. Karena itu, ada pula sinergi dengan Perusahaan Air Nasional Arab Saudi yang akan memompa air lima persen lebih banyak ke Makkah selama bulan suci ini.

Jumlah itu diketahui lebih banyak daripada kebutuhan tahun lalu. Perusahaan yang sama juga membuat persiapan untuk mengairi reservoir strategis di Makkah dan tempat-tempat lain dekat Masjidil Haram.

Berita Terkait

Terpisah, komandan pasukan keamanan khusus Haram, Yahya Al-Akeel menyatakan petugas keamanan akan mengidentifikasi dan memantau setiap orang yang sakit jiwa di antara para pengunjung. Pasukan siap membawa atau memindahkan pasien itu ke rumah sakit jiwa, jika dibutuhkan perawatan.

Dia mengatakan sekitar 2.500 kamera akan memantau pergerakan jamaah di dalam Masjid al-Haram dan daerah sekitarnya. Sembilan area parkir utama disiapkan selama bulan Ramadhan untuk pengunjung dan jamaah.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2H3ZNaN
May 06, 2019 at 05:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2H3ZNaN
via IFTTT

Seluruh Tempat Hiburan di Indramayu Tutup Selama Ramadhan

Pengusaha tempat hiburan diminta mematuhi aturan Pemkab Indramayu.

REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU – Selama bulan Ramadhan, seluruh tempat hiburan/karaoke dan sejenisnya di  Kabupaten Indramayu harus tutup. Masyarakat pun diajak untuk meningkatkan amaliyah di bulan suci ini.

Hal tersebut ditegaskan Bupati Indramayu, Supendi, dalam Surat Edaran Nomor 451/1192/Kesra. Dalam surat itu, bupati meminta agar para pengelola tempat hiburan/karaoke  mematuhi kebijakan tersebut.

‘’Saat ini, umat Islam sedang melaksanakan ibadah puasa. Jangan sampai terganggu dengan aktivitas tempat hiburan,’’ kata Supendi, Senin (6/5).

Sementara itu, bagi pengelola warung makan, diminta untuk menghormati yang berpuasa dengan membuka warungnya pada saat menjelang berbuka puasa. Sedangkan bagi umat beragama lain, diharapkan dapat menghormati kaum muslimin yang sedang melaksanakan ibadah puasa dengan tidak makan dan minum di sembarang tempat.

‘’Kami juga melarang warga untuk menyalakan petasan dan sejenisnya karena dapat menganggu kekhusyukan dalam beribadah puasa,’’ tegas Supendi.

Supendi menambahkan, bulan Ramadhan merupakan bulan yang memiliki banyak sekali keutamaan. Karena itu, dia mengimbau agar seluruh umat Islam dapat terus meningkatkan amaliyah. Di antaranya dengan memperbanyak membaca Alquran, memakmurkan masjid, musholla, mendatangi majelis taklim, dan memperbanyak infaq shodaqoh, serta senantiasa membasahi mulut dengan berdzikir dan mengagungkan asma Allah SWT.

‘’Mari kita siapkan diri untuk mengisi bulan penuh ampunan dan berkah ini dengan membersihkan hati, pikiran, ucapan juga tindakan dari segala keburukan dan kemaksiatan demi meraih magfiroh, ampunan, barokah, serta rahmat Allah SWT,’’ tukas Supendi.

Dalam surat edaran tersebut, Supendi juga mengimbau agar setiap instansi, SKPD, BUMN, BUMD, camat, perguruan tinggi, sekolahan, pondok pesantren, ormas, DKM, dan majelis taklim untuk membuat spanduk. Adapun isinya berupa ajakan untuk berbuat kebaikan serta meningkatkan amaliyah di bulan Ramadhan. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2ViniGT
May 06, 2019 at 05:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2ViniGT
via IFTTT

Beda Parfum Dunia Islam dan Eropa

Parfum mulai masuk ke Eropa pada abad 11 dan 12.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Parfum mulai masuk ke Eropa pada abad 11 dan 12. Parfum tersebut dibawa dari Jazirah Arab melalui perdanganan antara dunia Islam dan prajurit Perang Salib yang akhirnya pulang kembali ke tanah kelahirannya.

Parfum yang digunakan masyarakat Islam biasanya tidak menggunakan alkohol. Karena itu, perkembangan parfum modern yang menggunakan alkohol sepertinya dimulai sejak orang-orang Hungaria mengembangkan parfum dari minyak wangi yang dicampur dengan alkohol. Parfum modern pertama itu dibuat pada 1370 Masehi atas perintah Ratu Elizabeth dari Hungaria. Parfum tersebut kemudian dikenal sebagai Air Hungaria.

Pada masa renaisans, Venesia dan Florence merupakan ibu kota atau pusatnya parfum di Eropa. Mereka menggunakan cara-cara lama untuk menghasilkan parfum yang beraroma harum. Saat Catherine dari Medici, duta besar parfum, bertolak ke Prancis untuk menikahi Raja Henry II, dia membawa parfum yang diberi nama Renato dari Florence.

Sejak saat itu, Prancis menjadi pusat pembuatan parfum dan kosmetik di Eropa. Budi daya bunga untuk esens parfum dimulai pada abad 14. Budi daya itu sangat berkembang di bagian selatan Prancis. Selama masa renaisans, parfum digunakan oleh orang kaya sebagai cara untuk menutupi bau badan akibat jarang mandi. 

Pada 1656, secara resmi Pemerintah Prancis mendirikan pusat pembuatan sarung tangan dan parfum. Sarung tangan yang berbau harum karena parfum sering digunakan oleh kaum perempuan pada masa itu.

Sebab, aroma wanginya bisa bertahan lama. Pada abad 18, untuk mencukupi bahan-bahan baku industri parfum yang semakin berkembang, beberapa tanaman yang menjadi bahan baku parfum ditanam di beberapa bagian di wilayah Prancis. Pada abad 19, parfum semakin berkembang seiring perkembangan ilmu kimia. Produksi parfum sintetis pun bermunculan. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2H6dOo6
May 06, 2019 at 05:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2H6dOo6
via IFTTT

Tuesday, April 30, 2019

Kaisar Akihito Berterima Kasih pada Rakyat Jepang

Kekuasaan Kaisar Akihito akan berakhir tengah malam nanti.

REPUBLIKA.CO.ID, TOKYO -- Kaisar Jepang Akihito dalam sambutan terakhir yang menyudahi tiga dekade kekuasaannya pada Selasa (30/4) menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat atas dukungan yang selama ini ia terima. Kaisar juga menyatakan harapan akan masa depan yang damai.

Akihito merupakan kaisar Jepang pertama yang menyerahkan takhta secara sukarela dalam dua abad terakhir ini. Ia berupaya mengobati kenangan menyakitkan dari Perang Dunia II serta berupaya merangkul rakyat biasa, termasuk masyarakat terpinggirkan.

Tokoh populer berusia 85 tahun itu menjadi kaisar pertama yang menyerahkan Takhta Krisantemum kepada putranya di bawah konstitusi pascaperang. Undang-Undang tersebut menetapkan kaisar sebagai simbol rakyat tanpa kekuatan politik.

"Hari ini, saya mengakhiri tugas saya sebagai kaisar. Sejak naik takhta 30 tahun lalu, saya melakukan kewajiban dengan kepercayaan dan penghormatan kepada rakyat. Saya merasa paling beruntung bisa melakukannya," kata Akihito saat berdiri di depan singgasananya.

Kekuasaan Akihito berakhir tengah malam nanti. Saat itu, ia akan digantikan oleh Putra Mahkota Pangeran Naruhito. Naruhito akan memimpin era baru bernama Reiwa.

Naruhito akan naik takhta Krisan pada Rabu. Dalam upacara terpisah, ia akan menerima tanda kerajaan kekaisaran dari pedang dan permata serta segel kekaisaran sebagai bukti suksesinya sebagai kaisar ke-126 negara itu.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2J138tw
April 30, 2019 at 05:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2J138tw
via IFTTT

Wednesday, April 24, 2019

Jambore Sepeda Tua untuk Kenalkan Wisata Pesisir Surabaya

Jambore Sepeda Tua merupakan rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bekerja sama dengan Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI) kembali menggelar Jambore Sepeda Tua ke-7 di Sentra Ikan Bulak (SIB) Surabaya. Acara yang masuk ke dalam rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) itu bakal digelar pada 27-28 April 2019.

Kepala Bidang (Kabid) Olah raga Dispora Kota Surabaya, Arief Setia Purwanto, mengatakan tujuan digelarnya acara ini untuk mengenalkan wisata pesisir Surabaya, termasuk Taman Suroboyo, Patung Suro dan Boyo tersebesar di Surabaya, hingga Jembatan Suroboyo. “Selain itu, kami juga ingin bersilaturrahim dengan para onthelis dari seluruh Indonesia,” kata Arief saat jumpa pers di Kantor Humas Pemkot Surabaya, Rabu (24/4).

Menurut Arief, yang menarik dari acara ini adalah pakaian dan sepeda yang mereka gunakan nantinya akan unik. Mereka akan mengenakan pakaian layaknya pejuang yang disesuaikan dengan daerah asalnya. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh penyuka sepeda kuno untuk menghadiri acara tersebut.

“Yang berbeda dari tahun lalu adalah rutenya nanti akan melewati berbagai destinasi wisata di pesisir Surabaya. Panjang rute itu sekitar 21,4 kilometer,” ujarnya.

Arief juga memastikan, untuk pengamanan acara ini, Dispora berkoordinasi dengan semua organisasi perangkat daerah (OPD) di Pemkot Surabaya, termasuk dari Satpol PP, BPB dan Linmas serta jajaran Dishub Kota Surabaya. Selain itu, nantinya juga akan dipersiapkan air PDAM tambahan dan juga petugas kesehatan.

“Kami juga sudah berkoordinasi dengan Polrestabes Surabaya dan Polres Pelabuhan Tanjung Perak untuk membantu pengamanan acara ini” kata dia.

Ketua Komunitas Sepeda Tua Indonesia, Slamet Mulyono menyampaikan acara itu akan dimulai dengan lomba-lomba pada Sabtu (27/4). Lomba-lomba itu diantaranya lomba sepeda mundur, mengendara sepeda lambat, dan lomba joget.

“Pemkot Surabaya sudah menyediakan hadiah berupa uang pembinaan dan kami sudah menyediakan beberapa doorprize,” kata Slamet.

Kemudian keesokan harinya pada Ahad (28/4), acaranya akan dimulai dengan senam pagi dan dilanjutkan dengan apel pagi yang diikuti oleh berbagai komunitas, dari berbagai daerah di Jawa Timur atau pun Indonesia. Tepat pukul 07.00 WIB, para peserta akan bersepeda onthel mulai dari depan SIB hingga nanti kembali lagi ke SIB atau di Taman Suroboyo.

“Tahun lalu kami menargetkan 3 ribu peserta, namun yang hadir membludak sekitar 6 ribu peserta. Tahun ini, kami juga menargetkan 3 ribu peserta, karena target sebanyak itu sudah sangat banyak apabila bersepeda onthel di jalan,” kata dia.

Ia memastikan, peserta jambore sepeda tua ini berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Di antara yang telah konfirmasi datang adalah dari Sulawesi, Palangkaraya dan Lombok. Bahkan, dia menargetkan, akan ada peserta dari luar negeri seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Memang sekarang belum ada yang konfirmasi untuk hadir peserta luar negeri, tapi saya yakin nanti akan banyak peserta dari luar negeri,” kata dia.

Slamet  menambahkan, bagi warga atau pun peserta yang berminat mengikuti acara ini namun tidak membawa sepeda, maka panitia sudah menyediakan sepeda onthel. Syarat cukup membayar biaya sewa senilai Rp 50 ribu dengan jaminan KTP.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2KWmyCB
April 24, 2019 at 05:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2KWmyCB
via IFTTT

KPK Pastikan Segera Panggil Sofyan Basir

KPK baru saja menetapkan Sofyan Basir sebagai tersangka kasus korupsi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan segera memanggil Direktur Utama Perusahaan Listrik Negara (PLN) Sofyan Basir dalam waktu dekat. KPK baru saja menetapkan Sofyan Basir sebagai tersangka kasus suap terkait kesepakatan kontrak kerja sama pembangunan PLTU Riau -1.

"Pemanggilan tersangka atau saksi nanti tentu akan dilakukan oleh penyidik. Hari ini bahkan kami sudah mulai memanggil saksi dalam kasus ini. Tapi jadwal persisnya kapan, nanti jika sudah ada informasi akan kami sampaikan," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah dalam pesan singkatnya, Rabu (24/4).

Meskipun saat ini Sofyan Basir tidak berada di Indonesia dan sedang melakukan kunjungan ke luar negeri, KPK masih menganggap tidak ada indikasi tidak koperatif dari yang bersangkutan. Terlebih, KPK sudah mengimbau agar ketika tersangka atau saksi dipanggil dapat hadir.

"Dan pihak PLN ataupun BUMN juga sudah menyampaikan akan kooperatif. Jadi nanti jika dibutuhkan dalam penyidikan maka akan dipanggil. Waktunya kapan, itu bergantung jadwal dari penyidik," tutur Febri.

Pada Rabu (24/4), penyidik telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap satu orang saksi untuk Sofyan Basir, yakni Tahta Maharaya, tenaga Ahli DPR. Tahta merupakan Keponakan mantan Wakil Ketua Komisi VII Eni Maulani Saragih yang juga terpidana kasus korupsi PLTU Riau 1.

Dalam persidangan, Tahta mengaku pernah diperintah Eni membawa uang Rp 7,63 miliar ke Temanggung. Ia pun mengambil uang satu tas dari Samin Tan, pengusaha yang juga tersangka dalam kasus korupsi terminasi PT AKT.

Uang tersebut diduga digunakan digunakan untuk Muhammad Al Khadziq, suami Eni untuk membayar saksi di setiap TPS di Kabupaten Temanggung dan untuk biaya operasional relawan dan tim sukses di Temanggung. Sebagain informasi, Khadziq maju dalam Pilkada Temanggung dan terpilih sebagai bupati.

Dalam kasus ini, Sofyan diduga menerima janji dengan mendapatkan bagian yang sama besar dari  jatah Wakil Ketua Komisi VII Eni Maulani Saragih dan Mantan Sekertaris Jenderal Partai Golkar, Idrus Marham. Bukti-bukti keterlibatan Sofyan dalam kasus ini dikumpulkan penyidik dari proses penyidikan hingga persidangan tiga tersangka sebelumnya yakni Eni, Idrus dan bos Blackgold Natural Recourses Limited Johannes Budisutrisno Kotjo.

Sofyan diduga bersama-sama atau membantu Eni Maulani Saragih selaku Anggota DPR-Rl dan kawan-kawan menerima hadiah atau janji dari Johannes Budisutrisno Kotjo terkait kesepakatan kontrak kerja sama Pembangunan PLTU Riau-1. Sofyan disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 Undang undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagalmana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan deak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP atau Pasal 56 ayat (2) KUHP juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Penetapan tersangka Sofyan merupakan pengembangan dari penyidikan tiga tersangka sebelumnya yakni Eni, Johannes dan Idrus Marham. Ketiganya telah divonis, Eni dihukum enam tahun penjara, Kotjo 4,5 tahun pidana penjara dan Idrus Marham 3 tahun pidana penjara.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VukgyN
April 24, 2019 at 05:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VukgyN
via IFTTT

Islam di Ceska Promosikan Risalah Damai

i Islam sebagai salah satu agama resmi di negara itu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Meski jumlahnya kecil, komunitas Muslim di Ceska menarik perhatian penduduk setempat. Hampir setiap hari masalah yang berhubungan dengan Muslim atau Islam muncul di media massa. Gejala Islamofobia bermunculan.

Fenomena ini menarik perhatian otoritas pemerintah yang mengakui Islam sebagai salah satu agama resmi di negara itu. Mereka mendukung program Muslims in the Eyes of Czech Schoolchildren. 

Proyek promosi Islam di sekolah-sekolah, sebuah inisiatif dari kelompok advokasi Muslim setempat. Bahkan, melalui Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Praha, mereka menghibahkan sebagian dana untuk menyukseskan acara tersebut.

Sejumlah agenda yang menjadi titik fokus program ini, antara lain, bedah buku ihwal berbagai isu agama dan keagamaan, sosial, politik, dan wacana-wacana kontemporer. Tak terkecuali  Islamofobia.

Tahap selanjutnya, para siswa dan guru akan diperkenalkan tentang Islam dan Muslim yang lebih mendalam. Tahap terakhir, peserta akan diajak untuk aktif dalam kegiatan artistik dan diskusi. Dalam kegiatan artistik, peserta mendapat tugas pembuatan film kehidupan Muslim di negara yang terbentuk setelah bubarnya negara Cekoslowakia itu.

Maka, dengan adanya Muslims in the Eyes of Czech Schoolchildren, pemerintah diharapkan bisa memperbaiki citra Islam di mata masyarakat, khususnya, dan pada level dunia secara umum. Pemerintah menjamin informasi yang diberikan faktual dan akurat. Peserta diberi kesempatan untuk mengenal dan bertukar pendapat secara langsung dengan umat Islam Ceska.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2W4oMkg
April 24, 2019 at 05:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2W4oMkg
via IFTTT

Tuesday, April 16, 2019

Pembebasan Spanyol Torehan Emas Pasukan Muslim

Penyebaran Islam ke Eropa dimulai dari Spanyol

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penyebaran Islam ke Eropa dimulai dari Semenanjung Iberia, atau disebut juga Andalusia. Kawasan tersebut saat ini merupakan wilayah Spanyol dan sekitarnya.

Banyak peradaban Islam yang dibangun di Spanyol. Namun, sayangnya saat ini hanya sedikit situs-situs Islam yang masih dapat disaksikan. Padahal, Islam cukup lama menguasai wilayah Eropa selatan tersebut.

Philip K Hitti dalam History of The Arabs mengatakan, ekspansi pasukan Muslim ke Semenanjung Iberia merupakan serangan terakhir dan paling dramatis dari seluruh operasi militer penting yang dijalankan oleh orang-orang Arab.

Serangan ke  gerbang barat daya Eropa itu menandai puncak ekspansi Muslim ke wilayah Afrika-Eropa, seperti halnya penaklukkan Turkistan yang menandai titik terjauh ekspansi ke kawasan Mesir-Asia.

"Dari sisi kecepatan operasi dan kadar keberhasilannya, ekspedisi ke Spanyol memiliki kedudukan yang unik dalam sejarah militer abad pertengahan," ujarnya.

Pembukaan Eropa berawal pada 711 semasa kepemimpinan Dinasti Umayyah. Seorang sahabat Rasul, Thariq bin Ziyad, yang memimpin pasukan Muslim  dan berhasil membuka Eropa. Dia diutus ke sana oleh Musa Bin Nushair, seorang gubernur Afrika Utara.

Bersama  tujuh ribu pasukan, Thariq berangkat dari Afrika Utara menuju sebuah kawasan dekat gunung yang kemudian dinamakan Jabal (Gunung) Thariq, saat ini disebut dengan Gibraltar. Ia pun dengan mudah menguasainya. Dari Gibraltar inilah kekuasaan Muslim kemudian meluas ke seluruh semenanjung Iberia.

Semenanjung Iberia saat itu dikuasai Kerajaan Visigothik di Hispania sejak abad kelima. Pada 710, Raja Kerajaan Visigoth, Witiza, meninggal dunia. Namun, anak-anak yang disiapkan sebagai penggantinya tak mampu berkuasa. Alhasil, seorang kerabat jauh kerajaan Rodrigo mengambil alih melalui beberapa perebutan dan pemberontakan.

"Rodrigo tidak memiliki waktu untuk memantapkan kekuasaannya sebelum masuknya pasukan Muslim. Tariq juga memiliki alasan yang lebih mendesak untuk merencanakan invasinya," ujar Kennedy.

Dengan mengalahkan Rodrigo, maka Thariq membawa Muslimin memasuki Eropa dengan mudah. Bahkan, menurut Hitti, setelah kemenangan atas Rodrigo, pasukan Muslimin berjalan melintasi kota-kota Spanyol dengan cukup mudah dan hampir tak mendapatkan perlawanan berarti.

Tak butuh waktu lama untuk Thariq menguasai Spanyol. Kota demi kota dibuka oleh pasukan Muslimin. Disebutkan Hitti, sejak berlayar pertama kali menuju Eropa pada musim semi 711, Thariq mampu menguasai separuh Spanyol hingga akhir musim panas.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2V1FR0V
April 16, 2019 at 05:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2V1FR0V
via IFTTT

Sunday, April 14, 2019

Media Malaysia Liput Pemungutan Suara di Sabah

Wartawan Malaysia menilai Pemilu 2019 lebih ramai dibandingkan pemilu sebelumnya.

REPUBLIKA.CO.ID, KOTA KINABALU -- Hari H pemungutan suara Pemilu 2019 di tempat pemungutan suara (TPS) di Konsulat Jenderal RI Kota Kinabalu Negeri Sabah diliput media Malaysia. Wartawan senior Media Malaysia Perwakilan Sabah, Abd Naddin Shaidin dari Utusan Borneo di Kota Kinabalu, Ahad (14/4) mengapresiasi pelaksanaan pemungutan suara pemilu kali ini.

Ia menilai, Pemilu 2019 ini lebih ramai dibandingkan pemilu sebelumnya ditambah WNI yang datang menyalurkan hak suaranya sangat antusias. "Pemilu Indonesia di Sabah kali ini sangat ramai. WNI yang datang mencoblos sangat antusias," ujar Naddin.

Hanya saja, dia melihat tantangan bagi WNI pada pemilu pilpres dan pileg 2019 penuh tantangan akibat banyaknya berita hoaks yang berhembus sebelum pemungutan suara. Naddin menambahkan, tingginya animo WNI menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2019 tentunya sangat membanggakan dalam roda pemerintahan Indonesia lima tahun ke depan.

Sementara Hana, wartawan Bernamaa mengutarakan, sengaja datang meliput pemungutan suara Pemilu 2019 sebagai pesta demokrasi Indonesia. Ia pun melihat semangat WNI datang menyalurkan hak suara sangat tinggi. Tentunya hal ini menjadi kebanggaan bagi warga Indonesia.

Media asing yang meliput hari H pemungutan suara pilpres dan pileg adalah Bernama, Astro Awani, Utusan Borneo dan Inibabad.com.

Pemungutan suara di Malaysia dilaksanakan pada Ahad (14/4). TPS tersebar yang tersebar di lima titik PPLN yakni Johor Baru, Kuala Lumpur, Kota Kinabalu, Kuching dan Penang.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Zev82P
April 14, 2019 at 05:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Zev82P
via IFTTT

Tuesday, April 9, 2019

PLN Berikan Diskon Tarif untuk Pelanggan Industri

Pelanggan industri dengan kapasitas di atas 200 Kva akan diberikan diskon tarif.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Distribusi Jakarta Raya berencana akan memberikan diskon tarif bagi para pelanggan industri. Para pelanggan industri dengan kapasitas di atas 200 kilovolt-ampere (Kva) akan diberikan diskon tarif dari PLN untuk bisa memaksimalkan konsumsi listrik.

General Manager PLN Disjaya, Ikhsan Asaad, menjelaskan diskon tersebut baru akan diberlakukan pada bulan depan. Namun, untuk bisa menikmati fasilitas ini para pelanggan industri harapannya bisa mendaftarkan diri ke PLN Disjaya.

“Acara ini salah satu bentuk layanan PLN pusat kepada seluruh Indonesia sebagai respon dari masyarakat. Diskon tarif ini akan berlaku sampai 2020 mendatang,” ujar Ikhsan di Hotel Intercontinental, Selasa (9/4).

Ikhsan menjelaskan diskon diberikan di jam tertentu. Yakni pelanggan yang memakai listrik mulai pukil 23.00-08.00 WIB. Apabila industri tetap memakai listrik pada jam jam tersebut maka akan mendapatkan diskon.

“PLN mendorong industri meningkatkan kebutuhan pemakaian di luar beban puncak di antara jam 11 malam sampai delapan pagi dengan biaya yang lebih murah. Yaitu 30 persen  lebih murah dari harga BPP selama ini senilai Rp 1.035 per kwh (kilowatt hour),” kata dia.

Dengan adanya program diskon ini, ia berharap para pelanggan industri bisa memanfaatkannya. Sebab, diskon akan meringankan pelanggan saat membayar listrik. “Kami harapkan pengusaha industri dapat memanfaatkan peluang ini sehingga produksi mereka bisa ditingkatkan,” kata dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2OZwSb6
April 09, 2019 at 05:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2OZwSb6
via IFTTT

Wednesday, April 3, 2019

Pakistan akan Rilis Uang Digital pada 2025

Sistem uang digital akan merevolusi seluruh sistem keuangan.

REPUBLIKA.CO.ID, ISLAMABAD -- Bank Negara Pakistan (SBP) berjanji akan mengeluarkan mata uang digital pada 2025. Seiring dengan rencana tersebut, Menteri Keuangan Pakistan Asad Umar meminta bank sentral dan Badan Investigasi Federal (FIA) untuk memastikan keamanan dunia maya kelas atas dalam sistem perbankan untuk memperluas manfaat digitalisasi.

"Ketika kita bergerak menuju ekonomi digital, sangat penting untuk memastikan keamanan siber," kata menteri keuangan dilansir di Dawn, Rabu (3/4).

Dia menambahkan satu insiden profil tinggi pun dapat menyebabkan hilangnya kepercayaan yang tidak dapat diperbaiki terhadap ekonomi dan sistem perbankan. Dia berbicara pada upacara peluncuran peraturan Lembaga Uang Elektronik (EMI).

Pejabat senior Bank Negara menjelaskan EMI adalah entitas nonbank yang akan dilisensikan oleh bank sentral untuk menerbitkan uang elektronik untuk keperluan pembayaran digital.

Deputi Gubernur SBP Jameel Ahmad mengatakan bank sentral saat ini sedang mengerjakan konsep penerbitan mata uang digital pada 2025 untuk mempromosikan inklusi keuangan dan mengurangi inefisiensi dan korupsi. Selain itu, bank sentral akan mengadopsi realitas waktu yang berkembang dan akan sepenuhnya didigitalkan dan dilengkapi teknologi pada tahun 2030.

Menteri keuangan mengatakan sistem digital akan merevolusi seluruh sistem keuangan. Oleh karena itu SBP dan FIA perlu memastikan keamanan cybersecurity sehingga tidak ada yang bisa menyalahgunakan sistem.

Dia telah mengatakan kepada perdana menteri bahwa digitalisasi adalah jalan menuju revolusi ekonomi dan karenanya dia didorong untuk melihat bahwa bank sentral telah mengambil langkah besar ke arah ini. Ini dinilai akan menyelesaikan masalah inti yang berbeda, mempromosikan transparansi dan mengurangi ketergantungan pada sumber daya manusia.

Menteri mengatakan Pakistan saat ini mendasarkan pada isu-isu ekonomi makro termasuk tabungan dan investasi nasional yang rendah dan defisit fiskal yang tinggi tetapi tantangan terbesarnya adalah bahwa ekonomi nasional adalah korban penangkapan elit.

Oleh karena itu, digitalisasi akan lebih bermanfaat bagi mereka yang mengambil risiko dan menawarkan inovasi. Budaya ini akan membawa transformasi mendasar ke ekonomi nasional dan mengimbangi perkembangan teknologi dan ekonomi di dunia.

Peluncuran peraturan untuk EMI akan melengkapi upaya pemerintah Pakistan dalam menciptakan lingkungan yang memungkinkan untuk memberdayakan pemangku kepentingan dalam perdagangan. Dia mengatakan pemerintah bertekad untuk mengubah negara itu menjadi ekonomi pengetahuan dengan menjadikan IT salah satu kontributor utama bagi perekonomian, dan penciptaan lapangan kerja selain menghasilkan pekerja pengetahuan kelas dunia yang selaras dengan tren pasar internasional.

"Adalah kebijakan pemerintah kami untuk mendorong penggunaan e-commerce di antara publik melalui kampanye kesadaran untuk mempromosikan budaya e-commerce, yang mendukung transaksi bisnis elektronik di tingkat nasional, regional dan internasional," katanya.

Deputi Gubernur SBP Jameel Ahmad mengatakan SBP mengambil sejumlah inisiatif dalam mentransformasikan dirinya menjadi bank sentral modern, digital, dan sepenuhnya berorientasi teknologi dan peluncuran peraturan EMI adalah langkah pertama ke arah itu.

"Peraturan landmark ini adalah bukti komitmen SBP terhadap keterbukaan, adopsi teknologi dan digitalisasi sistem keuangan kita," kata Ahmad.

Dia menambahkan bahwa peraturan tersebut telah diselesaikan dengan komitmen penuh dan dukungan dari para pemangku kepentingan yang memberikan umpan balik yang luas dan berharga dengan meninjau secara menyeluruh rancangan.

Direktur Sistem Pembayaran SBP, Sohail Javaad, menjelaskan tujuan dan ruang lingkup peraturan, prosedur perizinan, pengaturan tata kelola, persyaratan modal, pengaturan pengamanan dana, penggunaan agen yang cermat oleh pelanggan, dan interoperabilitas. Dia mengatakan EMI akan menawarkan solusi dan layanan pembayaran digital inovatif untuk industri.

Dia mengatakan peraturan juga mencakup persyaratan peraturan lainnya termasuk kegiatan outsourcing, AML/CFT, perlindungan konsumen, mekanisme penanganan pengaduan, pengawasan dan pelaporan peraturan.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Uhf9BZ
April 03, 2019 at 05:17PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Uhf9BZ
via IFTTT

Tuesday, April 2, 2019

Dahaga akan Siraman Rohani Selalu Dialami Manusia

Kebutuhan itu muncul sebagai sebuah reaksi atas fenomena kerusakan di masyarakat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Proses pencarian dan upaya memperbaiki diri melalui olah batin biasa ditempuh setiap insan oleh lintas gerenasi. Kebutuhan itu muncul sebagai sebuah reaksi atas fenomena kerusakan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat.

Kesadaran itu juga didorong oleh kepekaan hati nurani serta moralitas atas berbagai problematika keprofanan yang muncul pada sebuah komunitas. Ketajaman nurani itu pulalah yang mendorong Abu Abdullah al-Harits bin Asad bin Ma’qil al-Hamdani al-Muhasibi (243 H) hidup di penghujung kekuasaan Dinasti Abbasiyahmelakukan analisis dan penilaian kritis terhadap penyimpangan yang terjadi di masanya. 

Kerusakan moral yang terjadi kala itu dipandang cukup akut. Tidak hanya melanda kalangan awam, tetapi juga mewabah di level para ulama dan cendekiawan. Al-Muhasibi lewat beberapa catatannya memberikan pelajaran penting tentang cara menyikapi problematika keumatan.

Al-Muhasibi menuangkan analisis dan penilaian kritisnya itu dalam sebuah kitab bertajuk al-Washaya. Awalnya, al-Muhasibi tidak langsung memberikan tajuk besar bagi kitabnya itu. Ia memang sering tak memberi judul kitab-kitab yang ditulisnya. Sepanjang hidupnya, ia menulis lebih dari 200 risalah dan sebagiannya tak diberi judul.

Dari beberapa kitab itu, ada yang masih berupa manuskrip. Karya al-Muhasibi yang masih berbentuk manuskrip antara lain Adab an-Nufus, Ahkam at-Taubah, dan Risalah at-Tasawwuf. Dari sebagian karya yang berbentuk manuskrip itu ada yang telah musnah, antara lain kitab Akhlaq al-Hakim, At-Tafakur wa al-I’tibar, dan Ad-Dima’.

Kitab al-Washaya pada dasarnya merupakan kumpulan dari beberapa kitab yang ditulis al-Muhasibi. Beberapa di antaranya telah berhasil ditahkik dan telah diterbitkan, antara lain Bud’u man Anaba Ilallah, sebuah kitab yang dipublikasikan oleh seorang orientalis asal Jerman, Halmout Reiter. 

Kitab lainnya adalah at-Tawahhum yang diterbitkan oleh orientalis asal Inggris pada 1937. Gagasan hasil kontemplasinya itu mencakup penempaan diri dan olah spiritual secara mendasar. Di dalamnya menjelaskana konsep takwa, taubat, takut (khauf), kontrol muraqabah, zuhud, dan sikap malu atau haya’. 

Al-Washaya juga memuat kitab tentang tata cara shalat (fahm as-shalat). Selain itu, dalam kitab at-Tawahhum, al-Muhasibi secara spesifik menyampaikan nasihat-nasihat, khususnya menyinggung ihwal kondisi di alam barzah dan akhirat kelak. Antara lain, tentang sakitnya kematian, kondisi kiamat yang mengerikan, siksa bagi orang kafir, serta syafaat dan balasan surga bagi hamba-Nya.

Kumpulan beberapa kitab karya al-Muhasibi itu oleh seorang muhakik diberi judul al-Washaya, lantaran kitab itu tak hanya memuat rentetan khutbah atau nasihat kering yang acap kali disampaikan oleh para ulama semasanya. Lebih dari itu, al-Washaya dan bahkan hampir keseluruhan kitab karya al-Muhasibi ditulis sebagai hasil kontemplasi dan pengalaman tajribah atau olah spiritual yang mendalam. 

Ketajaman penanya tak cuma menyentuh sisi penempaan jiwa, tetapi juga kental bahasan syariat melalui perspektif ilmu fikih. Hampir tiap kitab yang pernah ditulisnya merupakan dokumentasi hasil percakapannya dengan beberapa tokoh. Ada yang berupa jawaban atas pertanyaan, adapula analisis pribadi untuk menjawab  suatu permasalahan. Sisi inilah yang menjadikan al-Washaya unggul dibandingkan dengan karya yang pernah ada serta yang ditulis di masa berikutnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2UayBQJ
April 02, 2019 at 05:17PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2UayBQJ
via IFTTT

Wednesday, March 27, 2019

Asuransi Digital Diharapkan Bisa Menjangkau Pasar Milenial

Kendala utama dalam menerapkan insurtech yaitu sumber daya manusia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Asosiasi Perusahaan Pialang Asuransi dan Reasuransi Indonesia (Apparindo) Harry Purwanto mengungkapkan penetrasi produk asuransi di Indonesia masih sangat rendah. Menurutnya, industri asuransi harus bisa mengikuti perkembangan teknologi agar bisa memperluas pasar. 

Seperti halnya penggunaan teknologi dalam bisnis penyaluran pinjaman, perusahaan asuransi pun harus segera berinovasi ke sistem digital. "Mau tidak mau asuransi harus bisa menyesuaikan diri dengan kondisi saat ini dimana financial technology (fintech) berkembang pesat," ujar Harry, Rabu 27/3).

Dengan mengadopsi sistem digital, Harry yakin perusahaan asuransi bisa menjangkau pasar yang lebih luas khususnya di kalangan generasi milenial. Harry mengungkapkan, dari total 206 anggota Apparindo, tidak lebih dari lima perusahaan saja yang sudah mengenbangkan asuransi digital atau insurtech.

Menurut Harry, kendala utama dalam menerapkan insurtech yaitu sumber daya manusia. Pasalnya, tidak semua perusahaan memiliki sumber daya manusia  yang bisa mengembangkan asuransi digital. Meski demikian, asosiasi terus mendorong perusahaan asuransi untuk segera go digital.

Harry melihat, insurtech memiliki potensi yang besar dalam meningkatkan pertumbuhan industri asuransi. Dengan insurtech, Harry memperkirakan pertumbuhan bisa bertambah dua sampai tiga persen dari 9-11 persen per tahun menjadi 13-14 persen per tahun.

Perusahaan asuransi digital yang baru saja diluncurkan di Indonesia yaitu WowPremi. Founder WowPremi Henry Wono Wong mengakui ada sejumlah tantangan mendasar yang harus dihadapi dalam mengembangkan industri asuransi digital. Salah satunya proses aktivasi yang memakan waktu lama dan berbelit-belit. Imej tersebut masih cukup melekat dengan asuransi.

"Lamanya proses aktivasi asuransi serta keterbatasan kantor cabang membuat masyarakat Indonesia memikirkan ulang untuk membeli asuransi," kata Henry. 

Untuk asuransi kendaraan, Henry menjelaskan, asuransi tradisional umumnya membutuhkan waktu paling cepat tiga hari agar dokumen polis sampai di tangan pembeli. Sedangkan asuransi kebakaran membutuhkan waktu sampai tiga bulan untuk mengaktifkan asuransi.

WowPremi sendiri sebagai perusahaan asuransi digital mengklaim bisa melakukan proses aktivasi kurang dari lima menit. Saat ini setidaknya WowPremi didukung oleh lebih dari 20 mitra asuransi diantaranya Asuransi Sinar Mas, Adira Insurance, MNC Insurance, Zurich Insurance, AXA Insurance, hingga BCA Insurance.

Henry menargetkan WowPremi bisa berkontribusi terhadap pertumbuhan premi asuransi pada tahun ini hingga Rp2 miliar. Selain didukung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), WowPremi juga menggandeng gerbang pembayaran yang didukung oleh 21 Bank di Indonesia serta kartu kreditu untuk proses pembayaran asuransi.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2CDjJ2C
March 27, 2019 at 05:17PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2CDjJ2C
via IFTTT

Wantim MUI Minta Penyelenggara Pemilu Jadi Wasit yang Adil

Wantim MUI mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama sama mengawal Pemilu 2019

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (Wantim MUI) prihatin adanya gejala dan gelagat dalam kehidupan bangsa yang menunjukan perseturuan, perselisihan serta perbedaan pendapat yang tajam. Kondisi tersebut sangat potensial menimbulkan perpecahan bangsa. Maka Wantim MUI meminta penyelenggara Pemilu 2019 menjadi wasit yang adil.

"Dewan Pertimbangan MUI mendorong adanya terselenggaranya Pemilu 2019 sebagai Pemilu yang damai, berkualitas, berkeadilan dan berkeadaban," kata Ketua Wantim MUI, Prof Din Samsyuddin saat memberikan kesimpulan Rapat Pleno Wantim MUI ke-37 di Kantor MUI Pusat, Rabu (27/3).

Prof Din menegaskan, Wantim MUI juga menyeru kepada penyelenggara Pemilu 2019 baik KPU, Bawaslu, lembaga-lembaga di bawahnya, aparat penegak hukum dan keamanan. Supaya mereka dapat menyelenggarakan Pemilu 2019 dengan sebaik-baiknya, sesuai dengan ketentuan hukum dan perundang-undangan yang berlaku.

Wantim MUI menyeru agar penyelenggara Pemilu 2019 termasuk aparat penegak hukum dan keamanan menampilkan diri sebagai wasit yang adil. Wantim MUI berharap Pemilu 2019 menjadi Pemilu yang damai, berkualitas, berkeadilan dan berkeadaban.

"Maka (Wantim MUI) terhadap gejala perpecahan bangsa, menolak setiap gejala dan gelagat yang ingin mengadu domba memecah belah kehidupaan bangsa dan umat Islam khususnya," ujarnya.

Prof Din menambahkan, Wantim MUI mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama sama mengawal Pemilu 2019. Sehingga menjadi kekuatan pemersatu bangsa pada masa yang akan datang.

Wantim MUI mengimbau masyarakat Indonesia khususnya umat Islam supaya menggunakan hak pilihnya. Hal tersebut sebagai manifestasi dari tanggung jawab sebagai warga negara yang baik. Sebab pemilihan pemimpin dalam pandangan Islam adalah kewajiban kebangsaan dan keagamaan.

Wantim MUI juga berpesan kepada seluruh elemen bangsa agar meningkatkan kecerdasan politik demi terwujudnya Pemilu yang berkualitas. Caranya dengan memilih pemimpin sesuai dengan kata hati, kolbu dan pengetahuan politik dalam rangka menjamin kelangsungan hidup berbangsa serta bernegara. Yaitu Indonesia yang adil dan makmur di bawah naungan serta maghfirah Allah SWT.

"Dewan Pertimbangan MUI menyeru umat Islam untuk terus berdoa kepada Allah SWT memohon agar bangsa Indonesia diberi kekuatan lahir dan batin, serta terhindar dari mala petaka perbedaan dan permusuhan," kata Prof Din.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2HJ381G
March 27, 2019 at 05:17PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2HJ381G
via IFTTT