Pages

Showing posts with label 2019 at 07:01PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 07:01PM. Show all posts

Wednesday, May 22, 2019

Tantang PSM, Perseru Badak Lampung FC Evaluasi Lini Depan

Perseru Badak Lampung bertekad meraih kemenangan perdana di Liga 1.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perseru Badak Lampung bersiap untuk melakoni laga pekan kedua Liga 1 2019 menghadapi PSM Makassar pada Jumat (24/5) mendatang, di Stadion Andi Mattalata, Makassar. Perseru Badak Lampung FC mengaku akan melakukan evaluasi di lini depan, menyusul hasil buruk yang mereka dapat pada laga perdana lalu.

Tim berjuluk Laskar Saburai ini ditekuk PS Tira Persikabo di Stadion Pakansari, Bogor, pada 18 Mei lalu. Perseru Badak Lampung FC menyerah dengan skor telak 0-3. Pelatih Perseru Badak Lampung FC, Jan Saragih mengatakan timnya sebenarnya bermain bagus, hanya saja lini depan kurang efektif. Banyaknya peluang yang terbuang membuat mereka gagal mencetak gol. Kekurangan ini akan dievaluasi sebagai persiapan menghadapi tuan rumah PSM.

"Kami sebenarnya bermain cukup bagus (di laga perdana), tapi tak bisa memanfaatkan beberapa peluang. Sampai menit terakhir masih ada peluang. Dan sekarang kami harus lebih kerja keras," kata Jan melalui keterangan resminya, Rabu (22/5).

Tak hanya itu, ia menilai kesalahan individu juga menjadi persoalan dalam tim. Untuk itu, ia menekankan kepada pemainnya agar meminimalisir kesalahan. "Banyak masalah teknik dasar kami dalam mengeksekusi peluang. Pemain masih membuat kesalahan sendiri," ujarnya.

Jan Saragih tak menampik bahwa, calon lawan mereka PSM Makassar adalah salah satu lawan berat. Ditambah lagi, tim Juku Eja yang bertindak sebagai tuan rumah akan mendapat dukungan dari ribuan suporter. "Kami berbicara 90 menit di lapangan. PSM yang merupakan runner-up musim lalu, namun kami akan all out bermain," ucap mantan pelatih Persija Jakarta ini.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2QejIry
May 22, 2019 at 07:01PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2QejIry
via IFTTT

BPJPH Susun Prosedur Pendirian LSP

Saat ini, BPJPH memang belum memiliki satu pun auditor halal.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Agama melalui Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) bertemu dengan Badan Nasional Standarisasi Profesi (BNSP). Pertemuan ini dilakukan terkait pembahasan tentang prosedur pendirian Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Auditor Halal.

"Kemarin (Senin 20/5) kita sudah bertemu dengan BNSP terkait prosedur pendirian LSP Auditor Halal," kata Kepala BPJPH Sukoso, Sukoso, Selasa (21/5) kemarin.

Sukoso menyampaikan, Kepala BNSP Kunjung Masihat menyambut baik rencana pendirian LSP auditor halal, sebagai wujud pelaksanaan amanat UU Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (JPH). Untuk itu menurutnya, BNSP mendorong penyelesaian penyusunan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Auditor Halal, yang saat ini tengah digarap oleh BPJPH dengan Kementerian/Lembaga (K/L) terkait.  

Penyusunan SKKNI Auditor Halal, menurut Sukoso, dibutuhkan oleh BPJPH untuk membentuk Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Auditor Halal. "Kalau kita sudah punya SKKNI Auditor Halal, kita bisa membentuk LSP," ujarnya.

Kepala BNSP  menurut Sukoso juga berharap, rancangan SKKNI auditor halal BPJPH segera selesai. Hal ini agar BPJPH memiliki LSP atau mendorong perguruan tinggi/lembaga lain untuk bekerja sama dalam mendirikan LSP auditor halal.

Saat ini, kata dia, BPJPH memang belum memiliki satu pun auditor halal. Hal ini karena BJPH sedang menyusun Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) auditor halal bersama MUI, Kemenaker, Kemen PMK dan K/L terkait.

Penyusunan SKKNI Auditor Halal tersebut, menurutnya, menggunakan metode adaptasi dari SKK Khusus Auditor Halal MUI hasil  kesepakatan tim perumus dan tim verifikasi penyusunan SKKNI Auditor Halal yang di dalamnya melibatkan perwakilan MUI. 

Phaknya berharap, rancangan SKKNI sudah ditandatangani Menteri Tenaga Kerja pada akhir Mei 2019 ini. "Karena SKKNI Auditor Halal ini akan menjadi acuan dalam pembentukan LSP di perguruan tinggi maupun lembaga lain yang bekerjasama dengan BPJPH," kata Sukoso.

Selama ini, Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) telah memiliki standar kompetensi kerja (SKK) tetapi tidak berlaku secara nasional. Karena, SKK auditor halal yang dimiliki MUI hanya berlaku terbatas di lingkungan MUI saja, tidak secara nasional.

MUI sendiri saat ini, menurut Sukoso, sedang mengupayakan pendirian LSP. Dasarnya SKK khusus MUI. LSP tersebut nantinya hanya berlaku untuk auditor halal di lingkungan MUI saja dan belum mengacu pada  UU Nomor 33 tahun 2014. 

Jika BPJPH telah memiliki SKKNI Auditor Halal, maka SKK khusus MUI dengan sendirinya tidak berlaku lagi, dan LSP MUI otomatis tidak bisa melakukan diklat kecuali atas persetujuan tertulis dari BPJPH. 

Sukoso juga menyampaikan penyusunan SKKNI Auditor Halal menjadi bagian tanggung jawab BPJPH dalam rangka menjalankan amanat UU Nomor 33 Tahun 2014 terkait Jaminan Produk Halal. "Dalam UU tersebut disebutkan bahwa BPJPH juga berwenang untuk melakukan registrasi maupun pembinaan bagi auditor halal," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2wcR3d4
May 22, 2019 at 07:01PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2wcR3d4
via IFTTT

Tuesday, May 14, 2019

DPR Uji Publik RUU Pesantren dan Pendidikan Keagamaan

Uji publik untuk mendapatkan respons masyarakat terkait RUU Pesantren

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Panitia Kerja (Panja) Komisi VIII DPR-RI mulai melakukan uji publik Rancangan Undang-undang (RUU) tentang Pesantren dan Pendidikan Keagamaan. Panja juga mengadakan pertemuan dengan para pimpinan pesantren dan sekolah keagamaan di Kota Malang, Jawa Timur, untuk menyerap aspirasi masyarat.

Ketua Komisi VIII DPR, Ali Taher mengatakan, uji publik diperlukan untuk memotret respons masyarakat terhadap rencana penerbitan RUU ini. Uji publik juga untuk menjawab kekhawatiran yang muncul pada awal diskusi penyusunan RUU.

Pada awal rencana ini dikeluarkan, sempat muncul kekhawatiran dikalangan pesantren. Dikhawatirkan RUU akan mengubah ciri khas pesantren yang sudah ada sejak dahulu bahkan sebelum Indonesia merdeka.

“RUU ini tidak akan menghilangkan ciri pesantren apapun itu, seperti otoritasnya, otonomi yang merupakan kearifan lokal dan kekhasannya,” ujar Ali Taher dalam keterangan yang diterima Republika.co.id, Senin (13/5).

Menurut Ali Taher, substansi RUU ini justru ingin menjaga ciri khas pesantren yang terbukti telah berkontribusi dalam merawat serta memelihara ideologi bangsa Indonesia yang berazaskan Pancasila. Karenanya, Komisi VIII bersama Kementerian Agama akan memperjuangkan RUU tersebut, yang harapannya diakhir priode ini dapat dibahwa ke sidang paripurna untuk disahkan.

“Insya Allah target RUU ini dibawa ke paripurna bulan September sebelum masa akhir priode DPR RI Tahun 2014-2019,” lanjutnya.

Senada dengan Ketua Komisi VIII, Kasubdit Pendidikan Diniyah dan Mahad, Aly Ainurrafiq mangaku jika RUU ini sempat mendapatkan penolakan dari kalangan pesantren karena dianggap akan mengatur dan mengubah ke khasan lembaga pendidikan agama yang sudah sangat tua di Indonesia ini.

Pada faktanya, pesantren tidak semata lembaga pendidikan dan dakwah, tapi juga lembaga pemberdayaan masyarakat, selain ekonomi juga ideologi.

"Saya berharap RUU ini dapat segera ditetapkan menjadi UU. Jumlah pasal RUU ini tidak terlalu banyak, sangat sederhana, dan fleksibel," ucapnya.

Plt. Ka.Kanwil Kemenag Prov. Jawa Timur, Moch. Amin Mahfud mengapresiasi kehadiran Ketua Komisi VIII DPR RI beserta rombongan di Kota Malang dalam uji publik RUU Pesantren dan Pendidikan Keagamaan. Menurut Amin, Jawa Timur memiliki pondok pesantren yang tersebar luas.

"Bahkan, ada 42 ribu ponpes yang dalam kategori besar di Jawa Timur, belum yang kecil-kecil. RUU ini diharapkan dapat mengakomodir kebutuhan pesantren dalam peningkatan kualitas dan mutu pendidikannya di Tanah Air," ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2JngcKS
May 14, 2019 at 07:01PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2JngcKS
via IFTTT

Friday, May 10, 2019

Arema Jajal Kekuatan PSIS

Arema gelar laga uji coba jelang pertandingan perdana Liga 1 Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, MAGELANG -- Arema FC akan menjajal kekuatan PSIS dalam pertandingan uji coba di Stadion Moch Soebroto Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (11/5). Laga digelar jelang laga perdana Liga 1 Indonesia melawan PSS Sleman yang dilangsungkan pada 15 Mei 2019.

''Besok laga uji coba terakhir sebelum kami memulai kompetisi. Kami akan memulai kompetisi away (tandang) melawan PSS Sleman,'' kata pelatih Arema FC, Milomir Seslija di Magelang, Jawa Barat, Jumat (10/5).

Ia menilai PSIS Semarang bermain cukup bagus dan kuat. Milo, sapaan akrab Milomir Seslija, berusaha memainkan atau menurunkan semua pemain selama 90 menit.

Milomir akan memberikan kesempatan semua pemain untuk bermain di laga uji coba sebelum menghadapi kompetisi Liga 1. ''Kami berharap tidak ada pemain yang cedera dan kami ingin mendapatkan hasil yang bagus,'' katanya.

Tim berjuluk Singo Edan ini membawa 22 dari 30 pemain dalam laga uji coba tersebut. Ia menuturkan target uji coba untuk mempersiapkan tim secara matang sebelum menghadapi PSS Sleman di pertandingan pertama yang menjadi laga pembuka Liga 1 2019.

Asisten Pelatih PSIS Semarang, Dwi Setiawan mengatakan, dalam uji coba pertama dengan Arema di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, pekan lalu PSIS mengalami kekalahan. Untuk itu, dalam uji coba kedua besok, PSIS telah mempersiapkan segala sesuatunya, baik teknik maupun taktik sehingga bisa membalas kekalahan tersebut.

''Kebetulan pada pertandingan pertama, kami kalah. Untuk pertandingan besok, kami sudah mempersiapkan segala sesuatunya, teknik maupun taktik. Mudah-mudahan bisa membalas kekalahan di pertandingan uji coba pertama yang digelar di Malang," kata Dwi.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2LAgT5A
May 10, 2019 at 07:01PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2LAgT5A
via IFTTT

Tuesday, May 7, 2019

Ramadhan, Warga Kota Bandung Diajak Perbanyak Sedekah

Oded menuturkan dengan bersedekah akan meringankan beban orang yang kurang beruntung.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Wali Kota Bandung, Oded M Danial mengajak umat Muslim Kota Bandung untuk lebih banyak bersedekah di bulan Ramadhan. Sedekah merupakan salah satu amalan utama di bulan suci umat Islam ini.

"Kita harus lebih banyak bersedekah. sedekah yang terbaik," katanya di sela-sela kegiatan Safari Senyum Ramadhan di Masjid Cipaganti Kota Bandung, Selasa (7/5) seperti dalam keterangan tertulisnya.

Oded menuturkan dengan bersedekah akan meringankan beban orang yang kurang beruntung. Terlebih lagi, di bulan Ramadhan ini pahala akan berlipat-lipat.

Oded menyatakan, Safari Senyum Ramadhan yang digagas oleh Forum Bandung Sehat (FBS) dan Tim Penggerak PKK Kota Bandung ini merupakan contoh bersedekah yang baik. Ada banyak fakir miskin dan yatim yang disantuni.

Ia mengharapkan, melalui kegiatan tersebut bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk melakukan hal serupa di tempat lain. "Saya ingin memberikan contoh masyarakat Kota Bandung yang mempunyai rezeki lebih dari Allah SWT. Yuk kita berinfak dan sedekah untuk membantu saudara-saudara kita yang masih kekurangan," ujar Oded.

Hal lain, Oded juga mengajak umat Muslim untuk tidak sekadar berpuasa menahan lapar. Di bulan Ramadhan ini, banyak amalan yang berpahala berlipat ganda. "Kita isi Ramadhan ini dengan penuh kecintaan kepada Allah SWT dan mengharap ridho Allah SWT," ucapnya.

Salah satu amalan yang baik menurut Oded adalah tadarus Alquran. Oded bahkan meminta warganya mengkhatamkan Alquran dalam sebulan ini.

"Warga Bandung terutama yang beragama Islam, di samping saum tapi juga bisa membaca Alquran. Ada yang Ramadhan bisa khatam 30 juz," imbaunya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2PU0w23
May 07, 2019 at 07:01PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2PU0w23
via IFTTT

Monday, April 29, 2019

Bumi Sampireun Hadirkan Ikan Goreng Tergantung di Kail

Restoran Bumi Sampireun menawarkan menu yang Instagramable.

REPUBLIKA.CO.ID, CIKARANG — Kini, sebagian masyarakat tak hanya mengutamakan rasa masakan dari sebuah restoran. Mereka juga ingin memanjakan mata dan memuaskan hobi fotografi dengan mencari makanan yang disajikan secara unik.

Restoran Bumi Sampireun Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, menangkap pesan kuat itu. Manajer Sales & Marketing Bumi Sampireun, Carnelisia Valia, mengatakan, restoran tersebut senantiasa menghadirkan masakan andalan yang enak di lidah sekaligus keren untuk difoto.

“Itu adalah salah satu keunggulan kami sehingga, pengunjung dapat menikmati tempat dan sajian yang Instagramable,” kata Valia dalam konferensi pers pembukaan Bumi Sampireun Cikarang belum lama ini.

Dengan lokasi yang berdekatan dengan kawasan industri dan hunian, restoran ini sengaja menyasar pada pasar perusahaan dan masyarakat umum. Valia mengatakan, Bumi Sampireun dapat dapat menjadi alternatif bagi profesional yang sedang ingin menjamu kolega.

"Menu andalan kami adalah patin bakar bambu, cumi goreng madu kering, udang bakar madu, gurami terbang, dan cumi bakar madu,” ujarnya.

Dari semua sajian itu, sajian yang paling unik adalah pada menu gurami terbang. Pasalnya, gurami yang digoreng kering itu disajikan dengan digantung dengan kail dan dikaitkan pada sebilah bambu yang menyerupai alat pancing

Tak hanya itu, restoran ini juga tak ingin menyajikan ayam bakar dengan cara yang biasa. Untuk ayam bakar, ayam disajikan secara utuh dan ‘digantang’, menggantung dalam sebuah gantungan besi yang otentik.

Kemudian, untuk minunan andalan, restoran ini memiliki sajian minuman yang khas seperti es tebu kelapa, jus kedondong, dan es jali-jali. Untuk harga, di Bumi Sampireun ditawarkan mulai Rp 9 ribu hingga Rp 45 ribu. Sedangkan untuk makanan, harganya berkisar antara tujuh ribu rupiah hingga Rp 149 ribu.

Restoran yang beroperasi mulai Desember 2018 ini dibangun di atas lahan seluas lima ribu meter persegi. Hadir dengan nuansa khas Sunda lengkap dengan danaunya, restoran ini memiliki daya tampung sekitar 350 orang dengan 19 saung dengan pendingin ruangan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2ZAN4EK
April 29, 2019 at 07:01PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2ZAN4EK
via IFTTT

Saturday, April 27, 2019

Skema Pembiayaan Ternak Domba Dirumuskan

Komoditas domba dan kambing merupakan ruang ekonomi rakyat yang strategis.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kementan bersama Himpunan Peternak Domba Kambing Indonesia (HPDKI) merumuskan skema pembiayaan usaha untuk kegiatan pembiakan dan pembibitan domba kambing yang berkelanjutan di Jakarta (25/4). Pembiayaan ini akan memudahkan akses permodalan peternak sehingga mereka dapat dengan mudah mengembangkan usahanya.

Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak, Sugiono dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kementerian Pertanian bersama HPDKI tengah meningkatkan peran strategis pengembangan peternakan domba dan kambing. Arahnya pada 5 (lima) aspek yang menjadi keunggulan ternak domba dan kambing. 

Keunggulan tersebut diantaranya: (1) budidaya domba dan kambing sebagai kegiatan yang relevan dengan pemberdayaan dan penggerak ekonomi masyarakat pedesaan, (2) daging domba dan kambing sebagai alternatif sumber protein hewani dan alternatif pengganti selain daging ayam dan sapi.

(3) pembangunan peternakan berbasis budaya masyarakat, (4) mewujudkan korporasi peternakan domba kambing guna meningkatkan populasi dan produktifitas untuk menjamin keberlanjutan usaha budidaya peternakan domba dan kambing, serta menyediakan kebutuhan pangan masyarakat, (5) mengisi pasokan untuk pasar ekspor ke negara-negara regional ASEAN. 

Acara ini diharapkan dapat menghasilkan sebuah rumusan kegiatan pembinaan dan pembiayaan untuk peternak domba kambing nasional. Tujuannya untuk mendukung pembangunan peternakan domba kambing nasional khususnya dalam usaha pembibitan dan pembiakan berbasis klaster dengan sinergi antara pemerintah, HPDKI, Perbankan, dan BAZNAS.

Sugiono menambahkan bahwa merujuk komitmen Nawacita tentang terwujudnya kedaulatan pangan, peningkatan produktivitas rakyat dan kemandirian pangan, komoditas domba dan kambing merupakan ruang ekonomi rakyat yang strategis untuk dikembangkan. “Dalam perencanaan program pengembangan domba dan kambing yang saat ini kepemilikannya kurang ekonomis, apabila ditingkatkan disertai dengan keinginan kuat dari para peternak, asosiasi, pihak perbankan, dan pemerintah kami yakin akan mampu memenuhi kebutuhan domestik dan peluang ekspor,” kata Sugiono.

Populasi domba dan kambing

Populasi domba (2018) berjumlah 17,4 Juta ekor dengan produksi daging yang dihasilkan sebesar 48,7 ribu ton. Sedangkan populasi ternak kambing sebesar 18,7 Juta ekor dengan produksi daging sebesar 66,9 ribu ton. Populasi domba dan kambing dari tahun ke tahun kecenderungan selalu meningkat.

Sentra ternak domba banyak terdapat di Pulau Jawa, khususnya Provinsi Jawa Barat yang mencapai 68 persen (2/3 dari populasi nasional). Penyebaran populasi kambing tertinggi berada di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat yang mencapai 50 persen dari populasi nasional. Sementara potensi untuk dikembangkan di luar jawa sebagai usaha tani terpadu juga sangat besar. Sebagai contoh Provinsi Lampung yang berpotensi sebagai sentra ternak kambing dengan populasi kambing mencapai 1,4 Juta ekor.

Berdasarkan Data SUTAS BPS Tahun 2018 rumah tangga pemelihara kambing mencapai 3,1 Juta Rumah Tangga Usaha Peternakan (RUTP). Angka itu merupakan peningkatan sebesar 15 persen dibandingkan tahun 2017 yang mencapai 2,7 Juta RTUP. Sedangkan ternak domba dipelihara oleh 929 Ribu RTUP, meningkat sebesar 44% dibandingkan tahun 2017 yang berjumlah 645 ribu RTUP. 

Pola usaha ternak domba dan kambing masih didominasi oleh peternak rumah tangga (peternak kecil) yang mencapai hampir 95 persen. Ini merupakan usaha sambilan dengan skala kepemilikan 4-6 ekor. 

Dalam upaya melindungi rumpun atau galur ternak asli atau lokal yang mempunyai nilai strategis telah ada penetapan dan pelepasan rumpun/galur yang merupakan amanat Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 48 Tahun 2011 Tentang Sumber Daya Genetik Hewan (SDGH) dan Perbibitan Ternak. Hal ini kemudian ditindaklanjuti dengan Permentan Nomor 117 Tahun 2014 Tentang Penetapan dan Pelepasan Rumpun atau Galur Ternak. 

"Saat ini Kementerian Pertanian telah menetapkan 8 (delapan) rumpun/galur domba yaitu domba Garut, Wonosobo, Batur, Kisar, Sapudi, Palu, Compass Agrinak, dan Priangan, sedangkan untuk kambing terdapat 8 (delapan) rumpun/galur yang telah ditetapkan yaitu kambing Kaligesing, Lakor, Kacang, Pernakan Ettawa (PE), Senduro, Saburai, Panorusan Samosir, dan Kejobong" papar Sugiono. 

Pada kesempatan tersebut Irfan Syauqi Beik selaku Direktur Pendistribusian dan Pemberdayaan Badan Amil Zakat Nasional menyampaikan bahwa konsep perbibitan dan penggemukan ternak yang dijalankan dengan tujuan untuk kemandirian penerima manfaat. Model yang diterapkan adalah pemberdayaan ekonomi masyarakat (economic community development) dengan memberikan asset produktif berupa ternak domba kambing dan sapi.

Yudi Guntara selaku ketua Himpunan Peternak Domba Kambing Indonesia menyampaikan bahwa potensi basis kambing dan domba di Indonesia merupakan keunggulan komparatif dan perlu ditingkatkan daya saingnya untuk meningkatkan kesejahteraan peternak dan sumber devisa negara serta pengembangan kambing dan domba, selain untuk meningkatkan partisipasi konsumsi dalam negeri (kebutuhan dalam negeri) juga untuk mengisi peluang pangsa ekspor (ASEAN dan Timur Tengah). 

Strategi peningkatan kelembagaan menuju usaha ekonomi, korporasi dan pegembangan kluster/kawasan merupakan strategi prioritas, selain strategi peningkatan populasi dan produksi untuk menjamin keberlanjutan supply.

Untuk pengembangan kawasan Domba dan Kambing berbasis korporasi di wilayah Indonesia Kementerian Pertanian RI telah menetapkan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 18 Tahun 2018 Tentang Pedoman Pengembangan Kawasan Pertanian Berbasis Korporasi Petani dan Kepmentan No.472 tentang Lokasi Kawasan Pertanian Nasional. Peta lokasi kawasan Domba dan Kambing tersebar pada 14 Provinsi di 32 Kabupaten/Kota. 

Kawasan Pertanian Berbasis Korporasi Petani sesuai permentan tersebut adalah Kawasan Pertanian yang dikembangkan dengan strategi memberdayakan dan mengkorporasikan petani yang mana sebagian besar kepemilikan modal dimiliki oleh petani. 

"Para peternak kambing/domba dalam melaksanakan usaha peternakannya dapat melakukan skema kemitraan karena Kemitraan Usaha Peternakan telah dipayungi regulasinya melalui Permentan Nomor 13 Tahun 2017", harap Sugiono.

Dalam upaya mengisi pasokan untuk pasar ekspor ke negara-negara regional ASEAN. Saat ini ternak domba dan kambing berpotensi untuk diekspor ke negara Singapura, Malaysia dan Brunei Darussalam. Brunei Darussalam dalam memenuhi kebutuhan ternak kambingnya 80% didatangkan dari negara malaysia. 

Perkembangan ekspor ini harus didorong bersama-sama sehingga ke depan akan lebih meningkat dan berkembang. Pemerintah berupaya mendukung kemajuan peternakan domba dan kambing melalui dukungan kerangka regulasi. 

Untuk mendukung ekspor domba dan kambing, Pemerintah telah menerbitkan Permentan Nomor 02 Tahun 2018 tentang Pengeluaran Ruminansia Kecil. Dengan adanya Permentan tersebut, kegiatan ekspor ternak domba dan kambing dapat dilaksanakan ke berbagai negara seperti yang disebutkan di atas. Selain ternak non-bibit, kegiatan ekspor ternak kambing/domba untuk bibit dapat dilakukan dengan syarat memenuhi persyaratan mutu benih, bibit ternak, dan Sumber Daya Genetik Hewan (SDGH). 

Regulasi tersebut dituangkan dalam Permentan Nomor 19 Tahun 2012 dan Permentan Nomor 51 Tahun 2011 tentang Rekomendasi Persetujuan dan Pengeluaran Benih dan/ atau Bibit Ternak ke Dalam dan ke Luar Wilayah RI.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2XQnU3q
April 27, 2019 at 07:01PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2XQnU3q
via IFTTT

Friday, April 26, 2019

Kucing Peliharaan Sebaiknya Tinggal di Dalam Rumah

Kucing yang dibiarkan di luar tiga kali lebih mungkin terinfeksi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebagian orang yang memelihara kucing membiarkan hewan domestik itu tidur bersama di dalam rumah. Sebagian lagi membiarkan kucing tidur dan berkeliaran di luar rumah seperti teras atau pekarangan.

Sebuah studi menyarankan, kucing sebaiknya tinggal di dalam rumah demi kesehatan si hewan dan pemeliharanya. Kucing yang dibiarkan berada di luar tiga kali lebih mungkin terinfeksi patogen dan parasit dibanding kucing rumahan.

Peneliti dari Sekolah Kehutanan dan Ilmu Alam Liar di Universitas Auburn, Alabama, merangkum 24 studi terdahulu untuk mengungkap temuan itu. Hasilnya telah diterbitkan dalam jurnal ilmiah Biology Letters.

Menariknya, area domestikasi kucing berpengaruh terhadap kerentanan tubuhnya. Semakin jauh jarak asal kucing dari khatulistiwa, semakin besar kemungkinan mereka terkena penyakit dari serangga dan virus saat di luar rumah.

"Setiap derajat dalam garis lintang absolut meningkatkan kemungkinan infeksi sebesar empat persen," kata penulis utama studi, Kayleigh Chalkowski, dikutip dari laman CNA Lifestyle.

Wilayah tropis yang memiliki lebih banyak satwa liar dan lebih banyak parasit justru membuat kucing lebih kuat dari serangan infeksi. Lingkungan interior dan eksterior menjadi faktor penting dalam penelitian itu.

Chalkowski menyampaikan, rangkuman studi mengamati 19 patogen berbeda pada kucing di belasan negara. Sejumlah lokasi termasuk Spanyol, Kanada, Australia, Swiss, Jerman, Pakistan, Brasil, Belanda, serta Federasi Saint Kitts.

Umumnya, kucing bisa tertular penyakit dari mana saja, baik dari tanah yang kotor, kucing lain, atau mangsa seperti tikus dan burung. Efeknya konsisten untuk hampir semua penyakit, termasuk cacing gelang dan parasit yang menyebabkan toksoplasmosis.

"Pada dasarnya, di mana pun Anda berada di dunia ini, menjaga kucing Anda di dalam rumah adalah cara yang bagus untuk menjaga mereka sehat dari penyakit menular," kata Chalkowski.

Saat ini, diperkirakan ada 500 juta kucing peliharaan di seluruh dunia. Ahli sejarah memprediksi, kucing pertama kali didomestikasi sekitar 5.000 tahun lalu. Di Mesir kuno, hewan dengan nama ilmiah Felis catus itu dikaitkan dengan para dewa.

Tidak hanya kucing, hewan peliharaan lain pun berpotensi menularkan penyakit pada majikannya. Anjing bisa menularkan rabies, sedangkan hewan ternak dapat membawa parasit Cryptosporidium parvum yang menyerang usus manusia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UVP4IY
April 26, 2019 at 07:01PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UVP4IY
via IFTTT

Friday, April 19, 2019

Mendagri Doakan Personel Polri yang Gugur Sukseskan Pemilu

Mereka adalah kader bangsa yang berjuang untuk masyarakat luas.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menyampaikan duka cita kepada anggota Polri yang meninggal dunia di tengah-tengah tugas pengabdiannya dalam menyukseskan Pemilu Serentak 2019. Mereka adalah personel yang telah mengabdikan dirinya untuk kelangsungan pembangunan bangsa.

“Di tengah kesuksesan Pemilu 2019 yang dilaksanakan serentak, kita harus berduka cita dan mendoakan kader bangsa, yaitu  Bhayangkara Negara. Mereka adalah sembilan anggota Polri yang gugur dalam rangka tugas menjaga keamanan, kelancaran, dan ketertiban pemilu," ungkap Mendagri Tjahjo  Kumolo.

Penyebab meninggalnya  anggota Polri beragam. Mulai sakit, kelelahan, dan kecelakaan pada saat bertugas. Tjahjo sangat menghormati jasa dan pengabdian mereka yang gugur dalam mengemban tugas mulia mengamankan Pemilu Serentak 2019.

"Pengabdian mereka sangat luar biasa. Jasa dan pengabdiannya bagi masyarakat, bangsa, dan negara, sungguh tak terhingga," katanya.

Adapun para anggota Polri yang meninggal dunia dalam mengemban tugas mengamankan gelaran pelaksanaan Pemilu Serentak 2019 adalah sebagai berikut.

1. Aiptu M. Saepudin, Bhabinkamtibmas Cilengkrang, Polsek Cileunyi. Gugur karena kelelahan setelah mengawal kotak suara. 

2. Aiptu M. Supri, anggota Polresta Sidoarjo. Gugur saat melaksanakan pengamanan TPS 21 di Desa Bareng Krajan, Kecamatan Krian, Sidoarjo, Jawa Timur. 

3. AKP Suratno, Panit Subdit II Ekonomi Ditintelkam Polda Kaltim. Gugur dikarenakan sakit.  

4. Brigadir Prima Leion Nurman Sasono, anggota Polsek Cerme, Polres Bondowoso. Gugur dalam kecelakaan menuju TPS. 

5. Bripka Ichwanul Muslimin, personel Polres Lombok Tengah, Polda NTB. Gugur karena kecelakaan menuju salah satu Polsek untuk apel kesiapan pengamanan TPS. 

6. Aipda Stef Pekualu, anggota Polres Kupang, NTT. Gugur saat pengamanan Pemilu 2019.

7. Brigadir Arif Mustaqim, anggota Brimob Cikarang, Polda Metro Jaya. Gugur saat pengamanan Pemilu 2019.

8. Brigadir Slamet Dardiri, anggota Polsek Tosari, Polres Pasuruan. Gugur dalam kecelakaan saat pengamanan Pemilu 2019.

9. Brigjen Syaiful Zahri, Dirbinpotmas Korbinmas Baharkam Polri. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2veSG9Y
April 19, 2019 at 07:01PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2veSG9Y
via IFTTT

Hasto Ingatkan Adanya Kesepakatan Siap Menang dan Siap Kalah

Hasto meminta semua pihak nantinya menerima hasil penghitungan resmi KPU.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, mengimbau semua elite politik untuk hendaknya menerima dengan jiwa besar hasil penghitungan suara resmi Pemilu 2019 oleh KPU yang dilindungi oleh aturan perundangan. Hasto juga mengingatkan, sebelumnya telah ada penandatanganan kesepakatan, siap menang dan siap kalah.

"Karena itu, semua pihak agar dapat menerima hasil penghitungan resmi dari KPU dengan jiwa besar," kata Hasto kepada pers, di kantor DPP PDI Perjuangan, Menteng, Jakarta, Jumat (19/4).

Ia pun mengajak semua pihak untuk mengawal penghitungan suara dengan dasar penghitungan yang sama yakni form C1. Hasto juga meminta para elite untuk menjaga situasi damai dan kondusif setelah pemungutan suara pemilu 2019, sambil menunggu penghitungan suara resmi oleh KPU.

"Para elite politik dalam situasi saat ini, agar menciptakan suasana tenang, damai, dan menyejukkan. Bangsa Indonesia, sangat menginginkan suasana yang kondusif," kata Hasto.

Menurut Hasto, siapa pun pasangan presiden dan wakil presiden yang menang, mereka adalah presiden rakyat Indonesia, bukan presiden dari partai tertentu. "Saat ini marilah bangsa Indonesia untuk bersatu kembali, karena pemungutan suara pemilu 2019 sudah selesai," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2PjW5NQ
April 19, 2019 at 07:01PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2PjW5NQ
via IFTTT

Saturday, April 13, 2019

3 Pertanyaan yang Belum Terjawab dari Foto Lubang Hitam

Ilmuwan merilis foto lubang hitam pertama.

REPUBLIKA.CO.ID, Pertanyaan Besar tentang Gambar Lubang Hitam

JAKARTA -- Sebuah jaringan internasional teleskop radio menangkap gambar close-up bayangan lubang hitam untuk pertama kalinya, 10 April lalu. Kolaborasi yang dinamakan Event Horizon Telescope (EHT) mengungkapkan prediksi tentang bagaimana cahaya akan berperilaku di sekitar benda-benda gelap ini dan mengatur panggung untuk era baru astronomi lubang hitam.

"Dari skala nol, hingga seterusnya ini sangat menakjubkan," ujar astrofisikawan dan peneliti lubang hitam di Universitas Emory, Erin Bonning dilansir Live Science, Sabtu (13/4).

Dengan dirilisnya gambar tersebut, hal ini menjadi perhatian banyak ahli di seluruh dunia. Gambar itu sendiri hampir sepenuhnya cocok atau sangat sesuai dengan ilustrasi lubang hitam yang biasa dilihat dalam sains, maupun media infomasi lainnya.

Namun, Bonning mengatakan ada beberapa pertanyaan penting terkait lubang hitam yang belum terselesaikan.

Pertama, Bagaimana lubang hitam bisa mengunyah materi yang ada di sekitarnya? Kedua, bagaimana teori relativitas umum dan kuantum mekanika menjelaskan satu sama lain?  Ketiga, apakah teori Stephen Hawking mengenai lubang hitam seakurat teori Albert Einstein?

Bagaimana lubang hitam bisa mengunyah materi yang ada di sekitarnya?

Semua lubang hitam supermasif memiliki kemampuan untuk mengunyah materi di dekatnya, menyerap sebagian besar melewati cakrawala acara mereka, dan memuntahkan sisanya ke luar angkasa dengan kecepatan mendekati cahaya dalam menara api, atau disebut secara astrofisika 'jet relativistik'.

Lubang hitam yang ditangkap ini berada di pusat Virgo (yang juga disebut Messier 87) dikenal dengan muntahan materi dan radiasi di seluruh ruang. Jet relativistiknya sangat besar sehingga mereka dapat sepenuhnya lepas dari galaksi di sekitarnya.

Fisikawan mengetahui garis besar tentang bagaimana ini terjadi. Dimulai dengan materi yang berakselerasi ke kecepatan ekstrem saat jatuh ke gravitasi lubang hitam dengan baik, kemudian beberapa di antaranya lolos sambil mempertahankan kelembaman itu.

Tetapi, para ilmuwan tidak setuju tentang detail bagaimana ini terjadi. Gambar ini dan makalah terkait belum memperlihatkan rincian apa pun.

Bonning menilai hal itu  akan menjadi masalah menghubungkan pengamatan Event Horizons Telescope, yang mencakup ruang yang cukup kecil dengan gambar jet relativistik yang jauh lebih besar.

Ia mengatakan, sementara fisikawan belum memiliki jawaban, ada peluang yang baik bahwa mereka akan segera datang, khususnya setelah kolaborasi yang menghasilkan gambar dari target kedua yaitu lubang hitam supermasif Sagittarius A.

Bagaimana teori relativitas umum dan kuantum mekanika menjelaskan satu sama lain?

Selama sekitar satu abad, fisikawan telah bekerja menggunakan dua perangkat aturan yang berbeda: Relativitas umum, yang mencakup hal-hal yang sangat besar seperti gravitasi, dan mekanika kuantum, yang mencakup hal-hal yang sangat kecil. 

Salah satu yang menjadi persoalan, kedua buku aturan itu saling bertentangan secara langsung. Mekanika kuantum tidak dapat menjelaskan gravitasi dan relativitas tidak dapat menjelaskan perilaku kuantum.

Suatu hari, para fisikawan berharap untuk menghubungkan keduanya bersama-sama dalam sebuah teori besar yang disatukan,  yang kemungkinan melibatkan semacam gravitasi kuantum. Sebelum adanya pengumuman gambar tersebut, ada spekulasi yang mengatakan itu mungkin termasuk sejumlah terobosan pada subjek.

Namun, Bonning skeptis dengan klaim itu. Ia mengatakan gambar itu sama sekali tidak mengejutkan dari perspektif relativitas umum, sehingga tidak menawarkan fisika baru yang dapat menutup kesenjangan antara kedua bidang.

"Kami akan berharap untuk melihat gravitasi kuantum sangat, sangat dekat dengan horizon peristiwa atau sangat, sangat awal di alam semesta awal," kata Bonning.

Ia juga mengatakan saat ini fisikawan memiliki ukuran yang cukup tepat dari massa lubang hitam supermasif di jantung Bima Sakti karena mereka dapat menyaksikan bagaimana gravitasinya menggerakkan bintang-bintang individual di lingkungannya. Tetapi di galaksi lain, teleskop kita tidak bisa melihat pergerakan bintang individu.

Fisikawan terjebak dengan pengukuran yang lebih kasar, bagaimana massa lubang hitam memengaruhi cahaya yang berasal dari lapisan bintang yang berbeda di galaksi. Selain itu dengan bagaimana massanya memengaruhi cahaya yang berasal dari berbagai lapisan gas mengambang bebas di galaksi.

"Tetapi, perhitungan itu tidak sempurna, Anda harus membuat model sistem yang sangat kompleks," kata Bonning.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DcmuZg
April 13, 2019 at 07:01PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DcmuZg
via IFTTT

Wednesday, April 10, 2019

SMF Sediakan Pembiayaan Homestay di Wilayah Prioritas Wisata

SMF menargetkan pembiayaan homestay melalui pembangunan dua desa wisata

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Upaya pengembangan pariwisata terus didorong di lokasi prioritas. Kementerian Pariwista Republik Indonesia telah menetapkan 10 destinasi sebagai 'Bali baru'.

Secara bersinggungan, kementerian juga menetapkan 10 provinsi utama untuk tujuan wisata halal. PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) memasukan program pengembangan homestay pada tahun ini dengan target pembangunan dua desa wisata.

Direktur SMF, Trisnadi Yulrisman menyampaikan SMF berkoordinasi dengan Kementerian Pariwisata. "Prinsipnya kita berikan pembiayaan pada masyarakat setempat yang ingin mendirikan homestay untuk tujuan wisata," kata dia di kantor SMF, Jakarta Selatan, Rabu (10/4).

SMF bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk penyaluran pembiayaannya langsung pada masyarakat. Tahun ini, dua desa wisata akan dibentuk di Desa Samiran, Boyolali dan Nglanggeran Gunung Kidul, Yogyakarta. 

Program akan mengucurkan Rp 1,6 miliar untuk Lamiran dan Rp 700 juta untuk Nglanggeran. Pembangunannya ditargetkan selesai akhir tahun ini. Bunga pembiayaan homestay cukup terjangkau yakni sebesar tiga persen dengan tenor maksimal 10 tahun. 

Kedepannya, SMF juga akan mengembangkan desa wisata di tiga destinasi lainnya, seperti Borobudur (Yogyakarta), Mandalika (Labuan Bajo), dan Danau Toba. Trisnadi menyampaikan program diharapkan bisa berkelanjutan hingga tujuan wisata prioritas lainnya.

"Kita melihat program ini bahkan dapat menjadi bisnis kita, karena pengembangan pariwisata harus berkelanjutan," katanya. 

Sejauh ini untuk homestay, sudah ada tujuh properti yang dibiayai. Sebanyak enam unit berada di desa wisata Samiran dan satu unit di Nglanggeran.

Homestay memiliki dua konsep yakni rumah wisata dan pondok wisata. Pondok wisata beroperasi seperti layaknya hotel. Sementara rumah wisata berupa tempat peristirahatan yang menyatu dengan rumah milik warga. 

Trisnadi menilai sejumlah tantangan yang muncul di lapangan adalah sosialisasi dan edukasi. Sebagian besar masyarakat setempat belum paham terhadap peluang ini. Selain itu, mereka juga masih asing dengan skema pembiayaan.

"Bahkan untuk mengisi formulir saja masih agak kesulitan, meski internet sudah masuk tapi memang terbatas," kata Trisnadi. Untuk mengatasinya, SMF merekrut tenaga ahli untuk melancarkan pelatihan, sosialisasi, dan edukasi pada masyarakat.

Kementerian Pariwisata menentukan 10 Bali Baru diantaranya Danau Toba (Sumatra Utara), Tanjung Lesung (Banten), Kepulauan Seribu (Jakarta), Pantai Tanjung Kelayang (Bangka Belitung), Candi Borobudur (Jawa Tengah), Gunung Bromo (Jawa Timur), Mandalika (Nusa Tenggara Barat), Labuan Bajo (Nusa Tenggara Timur), Wakatobi (Sulawesi Selatan), dan Pulau Morotai (Maluku Utara). 

Sementara 10 provinsi prioritas wisata halal diantaranya Aceh, Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Sulawesi Selatan dan Lombok. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UrAoBp
April 10, 2019 at 07:01PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UrAoBp
via IFTTT

Thursday, April 4, 2019

Mengenal Sri Asih, Si Buta dari Gua Hantu dan Gundala

Indonesia memiliki jagoan yang tak kalah seperti Sri Asih dan Gundala.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Superman, Avengers, Sailormoon maupun superhero lainnya produk luar negeri begitu eksis bahkan mampu menggeser hero asli Indonesia. Padahal sejak tahun 1954, Indonesia telah memiliki superhero yang bernama Sri Asih karya Raden Ahmad Kosasih (Bapak Komik Indonesia).

Pada Kamis (4/4), Asosiasi Komik Indonesia (AKSI) dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) meluncurkan prangko edisi spesial yang bertemakan Jagoan seri komik Indonesia yaitu Sri Asih, Si Buta dari Gua Hantu dan Gundala. Peluncuran ini juga menjadi ajang untuk memeringati 100 tahun kelahiran RA Kosasih.

Commercial General Manager dari Bumilangit Entertainment Corpora (salah satu anggota AKSI) Andy Wijaya mengatakan, diangkatnya tiga jagoan tersebut adalah hal positif sehingga jagoan komik Indonesia bisa semakin dikenal masyarakat luas.

"Ini kan salah satu upaya kami, karena selama ini pun Bumilangit sebagai pemegang hak cipta dari Sri Asih, Gundala dan Si Buta dari Gua Hantu selalu kami promosikan dengan berbagai cara," ungkap Andy usai peluncuran prangko edisi jagoan Indonesia di Gedung Filateli Jakarta, Kamis (4/4).

Dia menerangkan, Sri Asih adalah karya pertama RA Kosasih yang bertema superhero yang menjadi tonggak sejarah komik Indonesia pertama yang diterbitkan pertama kali pada tahun 1954 oleh Penerbit Melodie. Sri Asih adalah sosok adisatria perempuan pertama yang muncul 1 Januari 1954 di Madjalah Komik. Sri Asih juga telah menginspirasi kelahiran adisatria lainnya di dunia komik Indonesia.

Selanjutnya, Si Buta dari Gua Hantu yang merupakan sosok pendekar buta dari Banten yang berkeliling Nusantara untuk menegakkan keadilan dan memberantas angkara murka. Tahun ini juga diperingati sebagai tahun ke 52 kelahiran si Buta dari Gua Hantu.

Jagoan selanjutnya, kata Andy, yaitu Gundala Putera Petir, tokoh adisatria paling dikenal di Indonesia karya Hasmi yang muncul sejak pertengahan tahun 1969. Tahun ini juga tepat 50 tahun kemunculan Gundala.

"Gundala ini memiliki sejumlah kekuatan super yang bersumber dari petir. Karakter Gundala, Sri Asih, Si Buta dari Gua Hantu ataupun jagoan Indonesia lainnya perlu terus dikenalkan, khususnya pada milenial," ucap dia.

Prangko yang dirilis kali ini dipersiapkan beberapa versi yaitu souvenir sheet yang berisikan 3 prangko dengan nominal Rp 10 ribu. Kemudian versi standar dengan masing-masing nominal Rp 3 ribu dan Sampul Hari Pertama (SHP) yang sudah dilelang pada acara peluncuran.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FZJT1K
April 04, 2019 at 07:01PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FZJT1K
via IFTTT

Tuesday, April 2, 2019

Kekurangan Logistik Pemiliu Masih Jadi Perhatian

Ada enam daerah di Jawa Tengah yang kekurangan logistik.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG--Logistik untuk kebutuhan Pemilu serentak 2019 di Jawa Tengah belum 100 persen beres. Berdasarkan laporan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah, masih ada enam daerah yang kekurangan logistik.

Hal ini terungkap dalam forum Rapat Koordinasi Pelaksanaan Tahapan Pemilu Serentak 17 April 2019 Tingkat Jawa Tengah, di Semarang, Jawa Tengah, Selasa (2/4).

Ketua KPU Jawa Tengah, Yulianto Sudrajat dalam kesempatan ini menyampaikan, kekurangan logistik itu terjadi pada surat suara calon anggota legislatif (DPRD) Provinsi Jawa Tengah.

Keenam daerah yang dimaksud, masing-masing Kabupaten Pati, Klaten, Sukoharjo, Grobogan, Sragen serta Kabupaten Wonogiri. Terkait kekurangan logistik ini, KPU Provinsi Jawa Tengah sudah mengirimkan tim ke Jakarta untuk mengawal proses kelengkapan logistik tersebut.

"Bahkan kami sudah mendapat kepastian, dua hari lagi kekurangan itu sudah tercukupi dan segera didistribusikan," katanya dihadapan Gubernur Jawa Tengah; Ganjar Pranowo dan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) dan Bawaslu Provinsi Jawa Tengah ini.

Yulianto menambahkan, selaku penyelenggara KPU juga sudah menyelesaikan perekrutan petugas KPPS yang ada di Jawa Tengah, yang jumlahnya mencapai 115.391 KPPS.

Mereka yang sudah direkrut ini juga sudah diberi pelatihan dan pembekalan agar siap untuk melaksanakan tugas, pada saat pelaksanaan pemungutan suara berlangsung.

"Pada prinsipnya kami sudah siap, hanya tinggal kendala sedikit itu, soal belum lengkapnya logistik di beberapa daerah yang kami pastikan dua hari nanti selesai," pungkasnya.

Dalam rapat koordinasi tersebut, semua jajaran Forkompimda juga melaporkan progres persiapan masing- masing dalam menghadapi ajang pesta demokrasi serentak, di Jawa Tengah.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2I6dBn1
April 02, 2019 at 07:01PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2I6dBn1
via IFTTT

Thursday, March 28, 2019

Mentan Gelontorkan Rp 20 Miliar Buat Petani Kuningan

Bantuan pertanian untuk Jawa Barat selama pemerintahan Jokowi-JK mencapai Rp 30 T.

REPUBLIKA.CO.ID, KUNINGAN -- Kementerian Pertanian (Kementan) terus menyalurkan bantuan dan program kepada petani dan santri tani milenial guna meningkatkan produksi pangan dan menurunkan angka kemiskinan. Kali ini, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memberikan langsung bantuan pertanian di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, dengan total nilai bantuan mencapai Rp 20 miliar.

Bantuan tersebut di antaranya bibit kelapa, kopi, durian, mangga, benih padi, kedelai, jagung manis, kangkung, alat mesin pertanian (traktor, power tresher, hand spryer, pompa air, cultivator), domba, ayam (gratis kandang, pakan dan obat-obatan gratis selama enam bulan), dan program Kawasan Rumah Pangan Lestari serta Program Santri Tani Milenial. Selain untuk masyarakat, bantuan ayam pun khusus diberikan untuk pondok pesantren melalui program santri tani milenialnya. Adapun nbantuan tambahan berupa alat perontok padi (power thresher) sebanyak 20 unit.

“Selama 5 tahun pemerintah Jokowi-JK, anggaran sektor pertanian di Kabupaten Kuningan mencapai Rp 500 miliar. Hari ini kami bawa bantuan Rp 20 miliar, ayam ada 300 ribu ekor. Ini adalah kabinet kerja, bukan kabinet janji,” kata Mentan dalan Petemuan Apresiasi dan Singkronisasi Program Kementan 2019 di Jawa Barat yang dihelat di Desa Kadupanda, Kecamatan Kadupanda, Kabupaten Kuningan, Kamis (28/3). Pertemuan dihadiri lebih dari 12 ribu petani, santri tani, penyuluh, dan pendamping desa.

Amran menegaskan, bantuan pertanian yang digelontorkan Kementan di Provinsi Jawa Barat selama pemerintahan Jokowi-JK totalnya mencapai Rp 30 triliun. Jumlah ini jauh meningkat dibandingkan 2015 yang hanya Rp 1 triliun dan Rp 2 triliun pada tahun berikutnya. Khusus untuk alat mesin pertanian, bantuna mencapai 26.185 unit dengan nilai Rp 500 miliar.

“Bantuan ayam 300 ribu ekor hari ini di Kuningan dan bantuan kambing dan bibit lainnya kami harapkan bisa mengurangi angka kemiskinan. Ayam ini adalah ayam kampung bisa bertelur tiap hari. Kami gratiskan juga kandang dan vaksin selama enam bulan,” kata Mentan.

“Kami juga kirim bantuan bibit durian untuk Kuningan, khususnya masyarakat Kadugede. Lagi-lagi, kami ingin masyarakat bebas dari kemiskinan,” sambung Amran.

Mentan melanjutkan, bantuan yang disalurkan tersebut merupakan perintah Presiden Jokowi. Kementan menyalurkan bantuan ayam di seluruh Indonesia mencapai 20 juta ekor. Tujuannya tak lain untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan gizi generasi bangsa. “Inilah bukti pemerintah harus hadir di tengah-tengah masyarakat untuk menyelesaikan masalah. Generasi cerdas, masyarakat sejahtera, maka negara kita pasti maju,” ujar Mentan.

Menurut Amran, apabila masyarakat dan generasi muda Indonesia ingin menjadi sukses, syaratnya adalah bekerja keras dan tidak membuang waktu, menebar bibit unggul dan tidak menebar hoaks.

“Menebar bibit unggul jangan tebar hoaks. Sebab itu tidak tidak baik. Jangan kita saling memfitnah antarteman dengan teman dan antartetangga dengan tetangga.

Bupati Kuningan Acep Purnama mengapresiasi pemerintahan Jokowi-JK melalaui Kementan yang mendukung kemajuan pertanian di Kuningan. Pertemuan apresiasi dan singkronisasi tersebut, kata Bupati, sangat penting dalam membangun sinergi guna percepatan pembangunan pertanian.

“Tadi Pak Menteri bisikan ke saya akan menambah mesin perontok padi. Saya berharap bimbingan dari pemerintah pusat. Sesuai arahan Presiden Jokowi untuk membangun negara dari pinggiran,” kata Bupati.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2OuyBVP
March 28, 2019 at 07:01PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2OuyBVP
via IFTTT

Ekonomi Digital Buka Peluang Bisnis di Berbagai Sektor

Kapitalisasi 10 perusahaan platform teratas lebih tinggi dari perusahaan konvensional

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menjelaskan, pengembangan Teknologi, Informasi dan Komunikasi (TIK) yang telah bertransformasi menjadi ekonomi digital membuka berbagai kesempatan. Di antaranya menjadi katalis untuk pertumbuhan berbagai platform bisnis.

Darmin menuturkan, nilai kapitalisasi 10 perusahaan platform marketplace teratas saat ini lebih tinggi daripada perusahaan konvensional. Prestasi ini dicapai dalam periode waktu yang lebih singkat.

Kedua, Darmin menambahkan, membuka peluang usaha. Perkembangan digital telah mengubah berbagai bisnis model, salah satunya sharing economy yang dapat meningkatkan nilai ekonomi. "Caranya dengan pemanfaatan aset secara bersama," katanya dalam acara Smart Citizen Day di Jakarta, Kamis (28/3).

Selanjutnya, ketiga, meningkatkan kesejahteraan. Aplikasi on-demand services seperti Gojek berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, baik driver, UKM, maupun  petani dan inklusivitas keuangan.

Pemanfaatan TIK juga dapat membawa perubahan bagi kegiatan ekonomi di pedesaan yang pada akhirnya dapat mendorong inklusivitas. Saat ini, telah banyak platform yang mencoba mendorong sektor agrikultur di pedesaan untuk memanfaatkan teknologi digital. "Sebut saja aplikasi Regopantes untuk sektor pertanian, dan aplikasi Aruna untuk sektor perikanan," kata Darmin.

Platform-platform tersebut berupaya memotong rantai distribusi yang panjang untuk meningkatkan efisiensi dan membuka peluang yang lebih luas bagi para petani dan nelayan melalui pemanfaatan digital. Terdapat pula aplikasi fintech yang fokus untuk memberikan akses keuangan bagi petani, seperti aplikasi Crowde.

Dampak dari pemanfaatan teknologi di sektor agri ini tidak hanya meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan, juga pelayanan yang optimal bagi konsumen melalui produk segar dan harga kompetitif.

Di sisi lain, ekonomi digital juga membuka peluang penciptaan lapangan pekerjaan baru sehingga akan muncul berbagai jenis pekerjaan baru. Sebesar 65 persen siswa Sekolah Dasar (SD) saat ini akan bekerja dengan jenis pekerjaan yang belum ada. Kebutuhan/permintaan tinggi akan tenaga kerja yang memiliki keahlian di bidang digital.

Oleh karena itu, Darmin menjelaskan, dalam rangka menghadapi perkembangan era ekonomi digital, pemerintah akan mendorong industri berbasis brainware.  Pengembangan talenta digital Indonesia menjadi krusial agar memiliki kompetensi yang relevan.

"Selain itu penting juga untuk mempersiapkan seluruh UMKM Indonesia agar mendapatkan manfaat dari perkembangan ekonomi digital," ucapnya.

Darmin menekankan, poin yang perlu menjadi perhatian adalah bagaimana pengembangan digital ini dapat memberikan manfaat maksimal bagi Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Sumber Daya Manusia (SDM) lokal. Oleh karena itu, diperlukan langkah – langkah strategis, termasuk literasi dan adopsi digital bagi seluruh masyarakat.

Penetrasi internet masyarakat Indonesia saat ini sudah cukup tinggi, yaitu mencapai 54,68 persen atau 143 juta jiwa. "Angka ini dapat menjadi kekuatan yang sangat besar, baik sebagai pasar maupun sebagai produsen di sektor digital," tutur Darmin.

Kemudian, dukungan bagi sistem inovasi. Hal ini diperlukan agar SDM Indonesia dapat terus memunculkan inovasi yang memberikan manfaat, perbaikan, dan pertumbuhan ekonomi di tengah masyarakat.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FIk9XG
March 28, 2019 at 07:01PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FIk9XG
via IFTTT

Sunday, March 24, 2019

In Picture: Malam Renungan Suci Bandung Lautan Api

Kegiatan bertujuan mengembalikan semangat perjuangan warga Bandung melawan penjajah.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Murid Sakola Ra'jat Iboe Inggit Garnasih melakukan renungan suci saat kegiatan Renungan Suci dalam rangka Peringatan Bandung Lautan Api ke-73 di Taman Makam Pahlawan, Kota Bandung, Sabtu (23/3) malam.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengenalkan kembali semangat perjuangan warga Bandung melawan penjajah dengan strategi bumi hangus kota Bandung pada 23 Maret 1946 dan diharapkan mampu menanamkan kembali rasa kebangsaan pada generasi muda.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2OnDQqr
March 24, 2019 at 07:01PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2OnDQqr
via IFTTT

Thursday, March 21, 2019

Cara BI Pastikan Likuiditas Perbankan Cukup

Ruang ekspansi pertumbuhan kredit tetap terbuka.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bank Indonesia (BI) menyiapkan bauran kebijakan untuk memastikan likuiditas perbankan berada dalam batas aman. Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo mengatakan rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) perbankan Januari 2019 tetap tinggi yakni 23,1 persen.

Rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan) tetap rendah yakni 2,6 persen (gross) atau 1,2 persen (nett). Dari fungsi intermediasi, pertumbuhan kredit pada Januari 2019 tercatat 12,0 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan kredit Desember 2018 sebesar 11,8 persen (yoy).

Pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) pada Januari 2019 sebesar 6,4 persen, tidak berbeda jauh dibandingkan dengan pertumbuhan Desember 2018 sebesar 6,5 persen. Sementara itu, kinerja korporasi go public membaik tercermin dari peningkatan keuntungan dan kemampuan membayar kewajiban.

"Ke depan, Bank Indonesia memandang ruang ekspansi pertumbuhan kredit tanpa mengganggu stabilitas sistem keuangan tetap terbuka," kata dia. 

Hal ini mempertimbangkan siklus kredit yang berada di bawah level optimum di tengah prospek permintaan yang tinggi. Bank Indonesia memprakirakan kredit perbankan tetap tumbuh tinggi mendekati batas atas kisaran 10-12 persen (yoy) dan didukung pertumbuhan DPK yang diprakirakan dalam kisaran 8-10 persen (yoy).

Untuk mengarah pada batas atas target pertumbuhan kredit, likuiditas harus cukup longgar agar bisa disalurkan pada pembiayaan. BI, kata Perry, mengakomodasi dengan menyediakan bauran kebijakan alat-alat likuiditas yang dimiliki oleh bank.

"Kalau diukur alat likuid per DPK itu 20 persen, dengan jumlah itu bank-bank secara keseluruhan punya kecukupan likuiditas untuk menyalurkan kredit, itu lebih dari cukup," kata dia di Gedung BI, Jakarta, Kamis (21/3).

Menurut pemantauan BI, bank BUKU III dan IV tidak memiliki masalah likuiditas. Namun untuk bank BUKU I dan II, mereka masih harus meningkatkan pendanaannya. Perry mengatakan BI ingin memastikan likuiditas cukup sehingga term repo diperbanyak dan diperluas. 

"Jadwalnya sampai beberapa bulan ke depan itu bisa dilihat, itu adalah salah satunya yang kita lakukan," kata dia. 

Selain itu, untuk memastikan likuiditas sejak Desember BI melakukan injeksi likuiditas. Per Desember 2018 sekitar Rp 120 triliun. Kebijakan menaikan Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM) dari 80-92 persen menjadi 84-94 persen juga untuk mendukung pembiayaan perbankan bagi dunia usaha.

"Dengan kenaikan RIM, jadi funding-nya tidak hanya terbatas DPK tapi termasuk juga penerbitan obligasi maupun sekuritas yang lain, financing tidak terbatas pada kredit, tapi juga pembelian obligasi korporasi yang ratingnya baik," katanya. 

Kebijakan ini menaikan RIM ini juga memberikan perbankan mendorong perbankan untuk pembiayaan bagi dunia usaha. Dengan batas atas naik ke 94 persen, bank-bank yang sudah mendekati 92 persen dan memiliki funding, umumnya bank-bank buku empat memiliki akses likuiditas, mereka punya ruang untuk menyalurkan kredit lagi sehingga dinaikan batas atasnya. 

Batas bawah ini telah dinaikankan menjadi 84 persen. Jika 80 persen, bank-bank ini rasio financing to funding rendah sehingga perlu untuk menyalurkan kredit. Deputi Gubernur BI, Erwin Rijanto menyampaikan RIM merupakan perluasan dari LDR.

Karena disisi penyebutnya ditambahkan surat-surat berharga yang memenuhi persyaratan, di bawahnya sebagai penyebutnya dimasukan juga surat berharga yang diterbitkan bank. Dengan menaikan RIM, artinya BI mendorong bank-bank yang intermediasinya sangat rendah. 

"Kalau kita lihat dari data kami, dari total 113 bank, ada 21 bank dengan RIM di bawah 80 persen, RIM 80-92 persen ada 37 bank," katanya. 

Bank dengan RIM tersebut didorong untuk menyalurkan kreditnya. Untuk bank dengan RIM 92-94 persen, BI memberikan keleluasaan jika ingin tumbuh. Jika bank dengan RIM di bawah 80 persen bisa naik jadi 80-84 persen, maka bisa meningkatkan pertumbuhan kredit sekitar Rp 36,2 triliun. 

"Sehingga nanti kita harap pertumbuhan kredit 2019 itu benar bisa mendekati batas atas dari 12 persen, bahkan bisa lebih," kata dia.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FtzDyB
March 21, 2019 at 07:01PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FtzDyB
via IFTTT

Tuesday, March 19, 2019

Radio Week 2019 Gaungkan Suara Kaum Millenial

Mahasiswa diharapkan menggunakan media sosial dengan cerdas agar menguntungkan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA  -- Bagi kalangan mahasiswa, radio masih menjadi daya tarik tersendiri. Khususnya bagi mereka yang memiliki bakat di bidang tarik suara, berceloteh ataupun berhasrat menjadi penyiar.

Potensi tersebut yang terus ditampilkan dalam ajang tahunan Radio Week yang digelar M Radio FISIP Universitas Muhammadiyah Jakarta.  Dalam ajang yang bertajuk  Sound of Millenials tersebut, panitia ingin memperkenalkan suara generasi millennial yang dikenal profesional, cerdas teknologi, dan modern.

“Kegiatan ini untuk mendukung studi mahasiswa supaya mereka cepat menyelesaikan studi dan memiliki keahlian di bidang penyiaran,” kata  Fadli Rachmawan, Ketua Panitia Radio Week 2019, Selasa (19/3).

Acara yang diselenggarakan selama 3 hari tersebut  memiliki tiga rangkaian acara. Di antaranya Talkshow, Announcing Competition Vol. 2, dan Music Festival. Mario Pratama, penyiar Prambors yang tampil sebagai pembicara pada acara talkshow pada 5 Maret lalu mengingatkan mahasiswa agar cerdas dalam menggunakan media sosial.

Apabila digunakan dengan benar, kata dia, maka media sosial mampu menghasilkan uang dalam jumlah besar. "Penggunaan yang benar medsos dapat menghasilkan keuntungan yang besar," katanya. 

Acara yang kedua yaitu Announcing Competition Vol.2 yang merupakan rangkaian acara rutin dalam RadioWeek, diselenggarakan pada 6 Maret 2019 lalu. Peserta kompetisi tahun ini berjumlah 14 tim dari 8 Perguruan Tinggi ternama dari dalam dan luar Jabodetabek. Seperti Universitas Mercu Buana, Politeknik Negeri Jakarta, Universitas Pembangunan “Veteran”Jakarta, Universitas Multimedia Nusantara, Universitas Nasional, Universitas Islam NegeriJakarta, Universitas Al-Azhar Indonesia. 

Para peserta sangat antusias mengikuti kompetisi yang dinilai tiga orang juri yang juga penyiar radio profesional, yaitu Cindy Lauw dan Khanzanisa (penyiar Trax FM), serta Misterwillz (penyiar Gen FM).

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Th0i52
March 19, 2019 at 07:01PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Th0i52
via IFTTT

Wednesday, March 13, 2019

KPK Serahkan Dokumen Stratnas Pencegahan Korupsi ke Presiden

KPK menyoroti transparansi negara soal pengukuran kawasan hutan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara resmi menyerahkan dokumen Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Rabu (13/3). Stranas Pencegahan Korupsi merupakan hasil perumusan dari Tim Nasional Pencegahan Korupsi yang terdiri dari KPK, KSP, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Bappenas, dan Kementerian PAN dan RB.

Presiden kemudian memerintahkan para pimpinan di kementerian, lembaga, dan pemda untuk menjalankan seluruh rencana aksi yang tertuang dalam Stranas PK.

Ketua KPK Agus Rahardjo menjelaskan bahwa dokumen Stranas PK merupakan wujud kebijakan pemerintah yang dituangkan dalam Peraturan Presiden No. 54 Tahun 2018 tentang Strategi Nasional Pencegahan Korupsi.

Agus menyebutkan, ada tigal hal yang menjadi fokus Timnas PK dalam mengupayakan pencegahan korupsi di kementerian, lembaga, hingga pemda. Ketiganya adalah perizinan, tata niaga, dan penegakan hukum.

Di bidang perizinan, KPK menyoroti dua hal yang perlu diintegrasikan yakni OSS (Online Single Submission) atau Sistem Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik, serta Perizinan Terpadu Satu Pintu (PTSP). KPK meminta agar OSS tidak hanya menyasar Pemda tapi juga kementerian-kementerian di pusat. Misalnya, ujar Agus, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) masih memiliki program dan kegiatan yang perlu disinergikan dengan OSS.

Soal perizinan, KPK juga menyoroti transparansi negara menyangkut pengukuran kawasan hutan, kebijakan satu peta, serta kebijakan pemerintah dalam mengurai tumpang tindih pemberian izin atas pemanfaatan lahan.

Lantas soal keuangan negara, KPK mendorong agar antarkementerian bisa lebih 'ramping' dalam melakukan e-planning dan e-budgeting, alias perencanaan secara elektronik dan penganggaran secara elektronik. Agus melihat bahwa masih ada tumpang tindih kebijakan antarkementerian yang sebetulnya memiliki tujuan yang sama.

"E-planning dan e-budgeting harus diintegrasikan dengan e-procurement. Jadi kami harap dalam e-procurement bisa kembangkan industri," kata Agus di Istana Negara, Rabu (13/3).

Fokus ketiga yakni penegakan hukum. Agus melihat bahwa masing-masing kementerian dan lembaga di pemerintahan sudah memiliki sistem informasi namun belum terkoordinasi dengan baik. Misalnya saja, Kemenkumham memiliki sistem informasi soal lembaga pemasyarakatan (lapas), namun kepolisian masih belum memiliki data akurat soal narapidana yang overstay.

"Tidak kalah penting, saya laporkan reformasi birokrasi. Reformasi birokrasi sangat penting dan kami berharap tidak ada penambahan organisasi baru. Kalau pun ada, coba dilihat yang ada hari ini apa," kata Agus. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2F891D9
March 13, 2019 at 07:01PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2F891D9
via IFTTT